Anda di halaman 1dari 5

Praktikum Elektronika Daya

Saklar Elektronika
Tujuan
Setelah melakukan praktimum ini mahasiswa diharapkan mampu:
1. Mengetahui jenis-jenis komponen dari saklar elektronika
2. Mengetahui dan memahami karakteristik komponen dari saklar elektronika

Alat dan Bahan


1. Komponen :
SCR TIC 116
Triac TIC 226
Mosfet IRF 530N
Rvar 10k
Resistor 1k
Lampu
Protoboard
Jumper
2. Instrumen :
Multimeter
Power Supply

Dasar Teori
Switching Static (saklar statis) sebuah komponen elektronik yang dirancang khusus untuk
menghubungkan dan memutuskan arus pada suatu rangkaian elektronik yang mampu bekerja
dalam waktu yang sangat cepat biasanya mikrodetik. Komponen yang termasuk sebagai
saklar statis diantaranya dioda, SCR, TRIAC, transistor, mosfet. Masing-masing komponen
tersebut memiliki prinsip kerja yang berbeda meski sama-sama berfungsi sebagai saklar.

1. Sillicon Controlled Rectifier (SCR)


SCR banyak digunakan pada suatu sirkuit elekronika karena lebih efisien dibandingkan
komponen lainnya terutama pada pemakaian saklar elektronik. SCR adalah thyristor yang uni
directional, karena ketika terkonduksi hanya bisa melewatkan arus satu arah saja yaitu dari
anoda menuju katoda. Artinya, SCR aktif ketika gate-nya diberi polaritas positif dan antara
anoda dan katodanya dibias maju. Dan ketika sumber yang masuk pada SCR adalah sumber
AC, proses penyearahan akan berhenti saat siklus negatif terjadi.

Gambar 1.1. Simbol SCR Gambar 1.2. Kurva Karakteristik SCR

Hal I.1
Praktikum Elektronika Daya

2. TRIAC
TRIAC biasa juga disebut thyristor bi directional. TRIAC merupakan dua buah SCR yang
dihubungkan secara anti-paralel dengan terminal gate bersama. Berbeda dengan SCR yang
hanya melewatkan tegangan dengan polaritas positif saja, tetapi TRIAC dapat dipicu dengan
tegangan polaritas positif dan negatif, serta dapat dihidupkan dengan menggunakan tegangan
bolak-balik pada Gate. TRIAC banyak digunakan pada rangkaian pengedali dan pensaklaran.
TRIAC hanya akan aktif ketika polaritas pada Anoda lebih positif dibandingkan Katoda-nya
dan gate-nya diberi polaritas positif, begitu juga sebaliknya. Setelah terkonduksi, sebuah
TRIAC akan tetap bekerja selama arus yang mengalir pada TRIAC (ID) lebih besar dari arus
penahan (IH) walaupun arus gate dihilangkan. Satu-satunya cara untuk membuka (meng-off-
kan) TRIAC adalah dengan mengurangi arus ID di bawah arus IH.

Gambar 1.3. Simbol TRIAC Gambar 1.4. Kurva Karakteristik TRIAC

3. Metal Oxide Semiconductor FET (MOSFET)


FET (Field Efect Transistor), transistor FET bekerja bergantung dari satu pembawa muatan,
apakah itu elektron atau hole. Karena hanya bergantung pada satu pembawa muatan saja,
transistor ini disebut komponen unipolar. FET lebih unggul dibanding transistor bipolar
karena FET memiliki impedansi input (input impedance) yang sangat besar. Terutama jika
digunakan sebagai switch, FET lebih baik karena resistansi dan disipasi dayanya yang kecil.
Ada dua jenis transistor FET yaitu JFET (junction FET) dan MOSFET (metal-oxide
semiconductor FET). Pada dasarnya prinsip kerja dari kedua FET ini sama. Perbedaan yang
mendasar pada struktur dan karakteristiknya.
Pada praktikum ini yang akan digunakan MOSFET sebagai saklar. Ada dua tipe MOSFET
menurut tegangan kerjanya yaitu n-Channel MOSFET (n-MOS) dan p-Channel MOSFET (p-
MOS). Dimana n-MOS bekerja dengan memberikan tegangan positif pada gate, dan
sebaliknya, p-MOS bekerja dengan memberikan tegangan negatif di gate. n-MOS berlaku
sebagai switch dengan membuatnya bekerja di sekitar daerah saturasinya.

Hal I.2
Praktikum Elektronika Daya

Gambar 1.5. Simbol MOSFET Gambar 1.6. Kurva Karaktersitik MOSFET

Langkah Percobaan
Percobaan 1
1. Buat rangkaian seperti pada gambar 1.7. Dengan Vs = 6 V.
2. Posisikan Rvar pada nilai minimum (Vg=0). Catat harga Vd dan Id awal.
3. Naikan tegangan di Gate (dengan memutar Rvar) perlahan-lahan hingga terlihat lampu
menyala.
4. Tepat lampu menyala, catat harga: Ig, Id, Vg dan Vd
5. Kemudian turunkan tegangan catu perlahan-lahan hingga lampu padam kembali. Catat
harga-harga Ig, Id, Vg dan Vd yang menyebabkan lampu padam.
6. Ulangi langkah 2-5 dengan beberapa Vs lain : 8, 10, 12, 14 V.
7. Kemudian catat hasilnya pada tabel 1.1.
Vs

Id
1k

Ig Vd
Vg

Gambar 1.7. Rangkaian Percobaan SCR


Percobaan 2
1. Buat rangkaian seperti pada gambar 1.8. Dengan Vs = 6 V.
2. Posisikan Rvar pada nilai minimum (Vg=0). Catat harga Vd dan Id awal.
3. Naikan tegangan di Gate (dengan memutar Rvar) perlahan-lahan hingga terlihat lampu
menyala.
4. Tepat lampu menyala, catat harga: Ig, Id, Vg dan Vd
5. Kemudian turunkan tegangan catu perlahan-lahan hingga lampu padam kembali. Catat
harga-harga Ig, Id, Vg dan Vd yang menyebabkan lampu padam.
6. Kemudian catat hasilnya pada tabel 1.2.
7. Kemudian balik polaritas sumber (Vs= -6 V) dan ulangi langkah 2-6, lalu catat hasilnya
pada tabel 1.3.
8. Ulangi langkah 1-7 dengan beberapa Vs lain : 8, 10, 12, 14 V.

Hal I.3
Praktikum Elektronika Daya

Vs

Id
1k

Ig Vd
Vg

Gambar 1. 8. Rangkaian Percobaan TRIAC


Percobaan 3
1. Buat rangkaian seperti pada gambar 5. Dengan Vdd = 6 V.
2. Posisikan Rvar pada nilai minimum (Vgs=0). Catat harga Vds dan Id awal.
3. Naikan tegangan di Gate (dengan memutar Rvar) perlahan-lahan hingga terlihat lampu
menyala.
4. Tepat lampu menyala, catat harga: Ig, Id, Vgs dan Vds
5. Kemudian turunkan tegangan catu perlahan-lahan hingga lampu padam kembali. Catat
harga-harga Ig, Id, Vgs dan Vds yang menyebabkan lampu padam.
6. Ulangi langkah 2-5 dengan beberapa Vdd lain : 12 V.
7. Kemudian catat hasilnya pada tabel 1.4.
Vdd

1k Id

Ig Vds
Vgs

Gambar 1.9. Gambar Percobaan MOSFET

Hasil Pengukuran
Tabel 1. 1. Hasil Percobaan 1
Vs Ig Vg Id Vd Lampu (On/Off)
Vs = 6 Vdc

Vs = 12 Vdc

Tabel 1. 2. Hasil Percobaan 2


Vs Ig Vg Id Vd Lampu (On/Off)
Vs = 6 Vdc

Vs = 12 Vdc

Hal I.4
Praktikum Elektronika Daya

Tabel 1. 3. Hasil Percobaan 2


Vs Ig Vg Id Vd Lampu (On/Off)
Vs = -6 Vdc

Vs = -12 Vdc

Vs = -14 Vdc

Tabel 1. 4. Hasil Percobaan 4


Vdd Ig Vgs Id Vds Lampu (On/Off)
Vs = 6 Vdc

Vs = 12 Vdc

Analisa

1. Buatlah kurva karakteristik dari hasil praktikum untuk masing-masing komponen

Pertanyaan

1. Jelaskan prinsip kerja dari SCR, TRIAC, MOSFET?


2. Jelaskan perbedaan dari ketiga komponen tersebut diatas?

Kesimpulan

Hal I.5