Anda di halaman 1dari 4

Istilah dalam FILM

Buat teman-teman yang belum tau tentang istilah dalam produksi sebuah film ini saya
sempatkan untuk ngumpul beberapa istilah dalam film.Mungkin saja ada yang lewat di
sebuah lokasi produksi film trus dengar kata CUT yang keras dari sutradara teman-teman
jangan lari dulu karena menganggap kalian akan di potong ato digunting,heeebagi yang
tahu lebih banyak istilah yang digunakan dalam film dapat memberi masukan demi
perkembangan film indie

ini beberapa istilah film yang patut kalian ketahui:

Anamorphic
Lensa yang digunakan dalam fotografi untuk memperkecil gambar wide screen ke ukuran 35
mm. Proses ini dibalik ketika memproyeksikan hasil akhir film, memunculkan gambar
kembali ke ukuran normal pada layar lebar.

Aspect Ratio
Perbandingan antara lebar dan tinggi bingkai gambar (frame). Rasio untuk tayangan televisi
adalah 1,33:1, artinya lebar frame yang muncul di televisi adalah 1,33 kali dari tinggi.

Available Light
Pengambilan gambar tanpa tambahan cahaya buatan manusia.

Animasi
Membuat film dengan merekam sekumpulan urutan gambar atau kartun, satu frame tiap satu
satuan waktu, tiap gambar memiliki sedikit perbedaan sehingga ketika seluruh gambar
diputar oleh proyektor pada kecepatan tertentu akan memunculkan pergerakan.

Boom Man
Individu yang mengoperasikan mikrofon boom yang menunjang mikrofon yang digunakan
untuk merekam dialog dalam adegan.

Blow Up
Perbesaran ukuran film dari 16 mm ke 35 mm yang dilakukan di laboratorium untuk diputar
di bioskop. Istilah ini juga dipergunakan dalam fotografi untuk memperbesar foto guna
keperluan display atau promosi.

Best Boy
Asisten Gaffer atau asisten Key Grip.

Call Sheet
Pencatatan yang digunakan oleh asisten sutradara untuk selalu mengetahui individu yang
dibutuhkan dalam proses pemfilman beserta waktunya. Kadang sebuah salinannya diberikan
pada para aktor dalam film.

Camera Angle
Sudut Kamera. Ruang pandang kamera ketika sebuah set akan diambil gambarnya. Istilah
tinggi, rendah dan lebar didasari oleh norma imajiner dengan perkiraan kamera 35 mm
dengan lensa 2 inci (50 mm) mengarah pada adegan setinggi bahu.
Camera Report
Sebentuk salinan yang disimpan dalam tiap magazine film tempat asisten kameramen
mencatat panjang pengambilan tiap adegan, nomer adegan dan perintah untuk mencetak atau
tidak. Laporan kamera diberikan ke laboratorium proses, bagian kamera dan bagian produksi.

Camera Tracks (Lintasan Kamera)


Lintasan metal dan atau lembaran kayu lapis ukuran 4 x 8 yang diletakkan di lantai untuk
membawa dolly atau camera boom. Lintasan digunakan untuk menjamin kehalusan gerakan
kamera.

Casting Director
Orang yang memimpin pemilihan dan pengontrakan aktor untuk memenuhi bagian yang
dibutuhkan dalam sebuah naskah.

Cinema Scope
Nama dagang untuk tujuan pemrosesan fotografi dan proyeksi yang mengikutsertakan
kamera dengan lensa anamorfik atau proyektor dan layar berlekuk ekstra panjang.
Memungkinkan proyeksi dari gambar yang jauh lebih besar dari ukuran biasanya. Banyak
film epic dibuat dalam Cinema Scope karena pengaruh dari ukuran terhadap para penonton.

Cinematographer (Penata Fotografi)


Orang yang melaksanakan aspek teknis dari pencahayaan dan fotografi adegan.
Sinematografer yang kreatif juga akan membantu sutradara dalam memilih sudut,
penyusunan dan rasa dari pencahayaan dan kamera.

Composite Print
Film yang telah diedit, termasuk semua gambar, suara dan trek musik yang telah dicetak ke
dalam sebuah film.

Cover Shot
Bagian dari pengambilan film untuk menyediakan materi transisi dari satu bagian ke bagian
lain dalam sebuah adegan yang sama. Bisa juga digunakan sebagai gambar
tambahan/cadangan kalau-kalau perekaman pertama tidak berhasil.

Cut
Sebagai tanda dari sutradara untuk mengakhiri suatu adegan yang di mainkan aktor/s dalam
proses syuting

Day for Night


Adegan eksterior yang menggambarkan keadaan malam hari namun difilmkan pada saat
siang hari, biasanya dengan alasan ekonomis. Penggunaan filter pada kamera akan
menciptakan efek malam hari.

Dolly
Kendaraan beroda untuk membawa kamera dan operator kamera selama pengambilan
gambar. Dolly biasanya dapat didorong dan diarahkan oleh satu orang yang disebut dolly
grip.

Dubbing
Perekaman suara manusia secara sinkron dengan gambar film. Suaranya dimungkinkan
berasal dari aktor yang sesungguhnya atau orang lain, baik dengan bahasa yang digunakan
saat film diproduksi atau bahasa asing sebagai terjemahan. Dubbing biasanya diselesaikan
denggan menggunakan film loops bagian pendek dari sebuah gambar beserta dialognya
dalam bentuk married print-. Aktor menggunakan gambar dan sound track playback sebagai
panduan untuk mensinkronisasikan gerakan bibir dalam gambar dengan perekaman suara
baru. Umumnya digunakan untuk memperbaiki perekaman asli yang buruk, performa artistik
yang tidak dapat diterima atau kemungkinan kesalahan dalam dialognya. Juga digunakan
untuk perekaman lagu dan versi bahasa lain setelah proses pemfilman.

Editor Film
Orang yang bertanggung jawab untuk mendapatkan seluruh potongan gambar dan
mengaturnya ke dalam kesatuan yang koheren. Pada banyak kesempatan, seorang editor
kreatif dapat menyelamatkan atau minimal meningkatkan versi akhir film.

Establishing Shot
Pengambilan jarak jauh, biasanya eksterior, yang menekankan keberadaan dari adegan
(misalnya : letak geografi)

Footage
Unit pengukuran yang digunakan untuk film. Berarti juga stok gambar yang pernah direkam.

Frames per Second (fps)


Sebuah film 35 mm berputar dalam kamera dengan kecepatan normal menghasilkan 24 frame
tiap detik sehingga bila lebih banyak frame yang diputar tiap detiknya, aksi dari subjek akan
diperlambat ketika diproyeksikan dalam kecepatan normal. Bila lebih sedikit dari 24 frame
yang diputar maka aksi tampak dipercepat bila diproyeksikan dengan kecepatan normal.

frog eyes
istilah untuk pergerakan kamera low angle secara ekstrim

Hand Held
Mengambil gambar dengan kamera ringan seperti Arriflex, clair, Beaulieu atau handycam,
jenis yang dapat dioperasikan dengan tangan tanpa bantuan atau meletakkannya pada gear
head dan tripod.

Jump Cut
Melakukan pemotongan dari suatu pengambilan gambar ke gambar lainnya pada sebuah film
tanpa ada penyesuaian. Juga berarti berpindah dari long shot (pengambilan jarak jauh) ke
close-up atau sebaliknya, tanpa ada perubahan pada sudut kamera.

Married Print
Gabungan antara track gambar dan suara setelah film selesai diedit. Istilah ini lebih
digunakan untuk format film dan tidak dikenal dalam produksi dengan format video.

P. O. V.
Point of View (Sudut Pandang). Sudut kamera yang memperlihatkan apa yang dilihat oleh
seseorang yang berada dalam film.

Reflector
Pemantul: sebentuk permukaan berlapis perak yang digunakan untuk merefleksikan /
memantulkan cahaya. Untuk pengambilan film eksterior, pemantul sering digunakan untuk
mengarahkan sinar matahari ke bagian dari adegan. Untuk pencahayaan interior, pemantul
adalah bagian dari lampu studio yang digunakan untuk meningkatkan jumlah penerangan dari
sebuah bola lampu.

Slow Motion
Mengekspose film lebih cepat dari standar 24 frame tiap detik sehingga ketika diproyeksikan
dengan kecepatan normal maka aksi yang ada akan lebih lambat dari normal.

Sound Track
Pita kecil sepanjang film (pada pita seluloid) yang memuat suara dalam film. Pada
kesempatan-kesempatan tertentu, misalnya pada suara stereofonik atau untuk pendistribusian
di luar negeri dengan mempertahankan musik dan efek asli namun dilakukan penyulihan
suara untuk dialognya, maka menggunakan lebih dari satu pita.

Stock Footage
Materi siap pakai: mulai dari newsreels, dokumenter dan fitur film, yang dipandang berguna
untuk film lainnya. Tujuan penggunaan stock footage dari perpustakaan mungkin untuk
otentisitas historis dan / atau biaya yang lebih rendah.

Story Board
Sejumlah sketsa yang menggambarkan aksi di dalam film, atau bagian khusus film yang
disusun teratur pada papan buletin dan dilengkapi dengan dialog yang sesuai waktunya atau
deskripsi adegan. Story board digunakan untuk mempermudah dan mempermurah
pengambilan gambar.