Anda di halaman 1dari 10

Keselamatan Terhadap Tumbuhan Beracun Bagi

Anak Usia Dini

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Kesehatan AUD

Dosen Pengampu :

Drs.JS.Sukardjo,M.Si

Disusun oleh :

Rossana Hutari (K8111062)

Tri Idawati (K8111068)

PG-PAUD 6B

UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

2014
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Masa usia dini adalah masa pertumbuhan yang sangat pesat bagi anak,baik
pertumbuhan secara fisik maupun mental.Pada masa ini, anak memiliki rasa ingin
tahu yang besar dalam segala hal.Anak ingin mengetahui benda yang ada
disekitanya seperti benda-benda dalam rumah, tumbuhan atau hewan.Rasa ingin
tahunya dapat berupa pertanyaan yang dia ajukan kepada orang tuanya,
mengambil benda yang ia ingin tahu atau bahkan jika dapat dimakan,maka ia akan
memakan benda tersebut.Dalam hal ini yang perlu kita perhatikan adalah mengenai
tumbuhan yang ada disekitar kita.Tumbuhan terbagi menjadi tumbuhan yang
beracun dan tumbuhan yang tidak beracun.Penting bagi kita untuk selalu
memperhatikan dan mengawasi kegiatan anak.Kita juga perlu menjaga
keselamatan anak dari segala hal yang membahayakannya.Oleh sebab itu, makalah
ini akan membahas ciri tumbuhan beracun, cara menjaga keselamatan dari
tumbuhan beracun serta cara mengobati akibat keracunan.

B. Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut :

1. Apa saja ciri ciri tumbuhan yang beracun ?


2. Apa saja jenis tumbuhan beracun ?
3. Bagaimana cara masuknya racun tumbuhan ke dalam tubuh ?
4. Bagaimana cara menjaga keselamatan dari tumbuhan beracun ?
5. Bagaimana cara mengobati keracunan akibat tumbuhan beracun ?

C. Tujuan

Tujuannya adalah sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui ciri tumbuhan beracun,sehingga kita dapat membedakan


antara tumbuhan beracun dengan tumbuhan yang tidak beracun.
2. Untuk mengetahui berbagai jenis tumbuhan beracun.
3. Untuk mengetahui cara masuknya racun tumbuhan ke dalam tubuh kita.
4. Untuk mengetahui cara dalam menjaga keselamatan dari tumbuhan beracun.
5. Untuk mengetahui cara mengobati keracunan yang diakibatkan tumbuhan
beracun.
BAB II

PEMBAHASAN

A. Mengenal Tumbuhan Beracun


Pada dasarnya tumbuhan yang biasa dimakan oleh hewan juga bisa
dimakan oleh manusia, namun harus berhati-hati terhadap tumbuhan yang
beracun .Tumbuhan beracun ialah tumbuhan yang mengandung racun yang
berbahaya bagi manusia dan hewan, terutama jika terjadi kontak langsung
dengannya karena tumbuhan tersebut dapat mencemarkan (bahan)
makanan. Adapun ciri - ciri tumbuhan beracun yang harus kita ketahui agar
kita dapat menghindarinya. Ciri ciri tumbuhan beracun yaitu:
a. Berbau tidak sedap.
b. Tumbuhan bergetah pekat/susu, berwarna mencolok, berbulu,
permukaan kasar, berwarna mengkilat, berduri, dan berdaun kasar
atau liat.
c. Tumbuhan beracun biasanya memiliki buah yang berwarna putih atau
kuning.
d. Buah dari tumbuhan beracun biasanya jika dimakan akan terasa pahit
dan berlendir, hal tersebut dikarenakan dalam buah itu terdapat
kandungan racun yang dapat membahayakan makhluk hidup lainnya.
e. Tumbuhan beracun hidup menyendiri dan terpisah dari tumbuh -
tumbuhan yang tidak beracun.

B. Jenis Tumbuhan Beracun


Berikut adalah beberapa tumbuhan yang berbahaya karena
mengandung zat zat tertentu yang bersifat toksit atau racun. Jenis jenis
tanaman yang merupakan tumbuhan beracun yaitu:
Castor Bean (Biji Kasturi), Rosary Pea (Kacang Polong Rosary), Monkshood, Angels
trumpet (terompet malaikat), Water hemlock, English Yew, Snakeroot, Pohon
Strychnine, Moonseed
(bijibulan),Daphne, Narcissus, Oleander, Rhododendron, Choke
cherry, Nightshade.Selain itu,ada beberapa tumbuhan di Indonesia yang
termasuk dalam kategori tumbuhan beracun.Berikut adalah beberapa
tunbuhan beracun di Indonesia :
1) Renggas atau Inggas, getahnya dapat menimbulkan iritasi pada kulit
dan dapat merusak jaringan.
2) Kemadu atau Pulus, bulu daunnya bbila disentuh akan menyebabkan
gatal pada kulit
3) Rarawean atau rawe, mempunyai rambut yang membuat kulit gatal.
4) Aren, buah aren yang masih mentah dapat menyebabkan gatal.
5) Jarak, racun pada bijinya dapat menyebabkan muntah dan sakit
kepala.
6) Kecubung, daun dan bunganya mengandung atropine yang dapat
menyebabkan halusinasi.
7) Dieffenbachia, mengandung kalsium oksalat yang menyebakan
gangguan mulut dan saluran pencernaan.
8) Triterpenes. Daunnya sendiri dapat menyebabkan iritasi dah gatal-
gatal.

C. Cara masuknya racun tumbuhan ke dalam tubuh


Ada 3 macam cara masuknya racun tumbuhan ke dalam tubuh
manusia yaitu sebagai berikut :
1. Melalui mulut/alat pencernaan.
Cara masuknya racun melalui mulut adalah saat kita menelan tanaman
tersebut. Perlu diketahui bahwa tumbuhan yang dapat mengakibatkan
keracunan itu bukan hanya tumbuhan beracun seperti jenis tumbuhan
yang tertera diatas.Tetapi tumbuhan yang tidak beracun juga dapat
berubah menjadi tumbuhan beracun dikarenakan suatu hal, misalnya
kentang dan wortel yang berwarna agak kehijau hijauan. Warna
kehijau hijauan ini disebabkan oleh racun glycoalkaloid. Jika kita
memakan kentang yang telah berwarna kehijau hijauan tersebut
maka racun yang terkandung dalam kentang akan masuk ke dalam
tubuh kita dan menyebabkan keracunan. Oleh sebab itu, kita harus
meneliti dengan seksama apapun yang akan kita makan.
2. Melalui pernapasan
Racun dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui indra
pembau.Ada beberapa jenis tumbuhan yang berbau dan dapat
mengganggu indra pembau manusia.Tumbyhan tersebut adalah jenis
tumbuhan beracun misalnya bunga bangkai (Raflesia Arnoldi).Jika kita
menjumpai tumbuhan tersebut dan terlalu mencium baunya,maka
akan menyebabkan kita pusing.
3. Melalui kulit atau absorbsi (kontak)
Tumbuhan beracun yang terpapar melalui permukaan kulit dan
dapat meresap ke dalam kulit akan mengakibatkan rasa gatal.Rasa
gatal tersebut dikarenakan tumbuhan itu memiliki bulu - bulu halus
yang bila tersentuh oleh kulit kita akan menempel pada kulit dan
mengakibatkan gatal.

D. Cara menjaga keselamatan terhadap tanaman beracun


Pada dasarnya tumbuhan terbagi menjadi dua golongan yaitu
tumbuhan yang beracun dan tumbuhan yang tidak beracun. Untuk menjaga
keselamatan dari tumbuhan beracun dapat dilakukan dengan beberapa cara
sebagai berikut:
1) Banyak mencari informasi tentang tanaman beracun diberbagai media.
2) Untuk keselamatan anak anak, orang tua perlu mengawasi dan
mengenalkan kepada anak tentang tanaman beracun.
3) Beri pengertian kepada anak agar tidak sembarangan bermain dengan
tumbuhan yang tidak di kenal.
4) Perhatikan tumbuhan disekitar kita pastikan bahwa tumbuhan itu tidak
kotor atau berlumpur, tidak berbulu, tidak mencolok warnanya, tidak
berbau busuk, serta tidak berbau almond (pahit).Jika terdapat ciri
tersebut, sebaiknya jauhkan tumbuhan tersebut dari pekarangan kita
agar tidak terjangkau oleh anak anak.
5) Jika ingin mengkonsumsi tumbuhan yang baru dikenal, ada baiknya
dimasak dengan menggunakan garam untuk menetralisir racun yang
terdapat didalam tumbuhan yang ingin anda konsumsi.

E. Cara Mengobati Keracunan Tumbuhan Beracun


Penanggulangan keracunan akibat tanaman sebaiknya dilakukan
sesegera mungkin setelah gejala tampak untuk mengurangi akibat buruk
yang lebih jauh.Berikut adalah cara menangani sesuai keluhannya :

Jika iritasi terjadi pada kulit, maka segera bilas dengan air yang
mengalir segera, jauhkan dari paparan sinar matahari dan garukan.
Jika tertelan, maka sebaiknya minum banyak air, atau jika baru terjadi
dan memungkinkan sebaiknya dimuntahkan untuk mengeluarkan
racunnya. Minum zat penawar racun seperti air kelapa, susu dan pil
arang.
Jika kondisi semakin parah, sebaiknya segera larikan ke rumah sakit.
Jika terjadi pada hewan ternak atau kesayangan, sebaiknya segera
bawa ke dokter hewan.
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Tumbuhan beracun ialah tumbuhan yang mengandung racun yang


berbahaya bagi manusia dan hewan, terutama jika terjadi kontak langsung
dengannya karena tumbuhan tersebut dapat mencemarkan (bahan)
makanan. Adapun ciri - ciri tumbuhan beracun yang harus kita ketahui agar
kita dapat menghindarinya. Ciri ciri tumbuhan beracun yaitu:
a. Berbau tidak sedap.
b. Tumbuhan bergetah pekat/susu, berwarna mencolok, berbulu,
permukaan kasar, berwarna mengkilat, berduri, dan berdaun kasar
atau liat.
c. Tumbuhan beracun biasanya memiliki buah yang berwarna putih atau
kuning.
d. Buah dari tumbuhan beracun biasanya jika dimakan akan terasa pahit
dan berlendir, hal tersebut dikarenakan dalam buah itu terdapat
kandungan racun yang dapat membahayakan makhluk hidup lainnya.
e. Tumbuhan beracun hidup menyendiri dan terpisah dari tumbuh -
tumbuhan yang tidak beracun.

Berikut adalah beberapa tumbuhan yang berbahaya karena


mengandung zat zat tertentu yang bersifat toksit atau racun. Jenis jenis
tanaman yang merupakan tumbuhan beracun yaitu:
Castor Bean (Biji Kasturi), Rosary Pea (Kacang Polong Rosary),
Monkshood, Angels trumpet (terompet malaikat), Water hemlock, English
Yew, Snakeroot, Pohon Strychnine, Moonseed
(bijibulan),Daphne, Narcissus, Oleander, Rhododendron, Choke
cherry, Nightshade
Ada tiga cara masuknya racun tumbuhan kedalam tubuh,yaitu
melalui mulut atau alat pencernaan,melalui alat pernapasan dan
melalui kulit atau absorbs (kontak)
B. Saran

Penting bagi Guru dan Orang Tua untuk memberikan


pengetahuan dan pengenalan tentang tumbuhan yang beracun dan
yang tidak beracun agar ketika anak bermain diluar lingkungan rumah
maupun sekolah sudah dapat membedakan tumbuhan mana yang
sebaiknya dirawat dan dihindari.
DAFTAR PUSTAKA

http://yeyenpristina.blogspot.com/2013/07/keselamatan-terhadap-tumbuhan-
beracun.html

http://himpalaunas.com/artikel/etalase/2010/07/29/mari-mengenal-tumbuhan-
beracun

http://www.deskripsi.com/t/tumbuhan-beracun