Anda di halaman 1dari 20

KETENTUAN DAN PERSYARATAN

1. Menjelaskan secara lengkap dan ringkas tentang POD (Plan of Development/ Rencana
Pengembangan) dan regulasi yang berlaku Di Indonesia sesuai dengan PTK POD SKK MIGAS
suatu lapangan minyak- gas bumi (dijawab saat presentasi, dalam format power- point).
2. Mempelajari data POD Lapangan Gas Perkutut (terlampir) yang mencakup aspek teknis dan
keekonomian.
3. Peserta dituntut untuk membuat nama perusahaan sendiri yang mewakili profil dari para
peserta se kreatif mungkin. Nantinya nama perusahaan akan dipakai di laporan dan slide
presentasi.
4. Penilaian makalah (dokumen POD) mencakup kelengkapan data, sistematika penulisan,
prosedur pengerjaan, dan materi makalah (dokumen POD). Materi makalah (dokumen
POD) harus mencantumkan kajian model geologi, kajian petrofisik, kajan reservoir,
perkiraan OGIP/OOIP, kajian produksi, kajian pemboran/ kerja ulang dan non- subsurface,
dan rekomendasi pengembangan lapangan.
5. Penilaian hasil pengerjaan POD mencakup kreatifitas dalam memberikan alternatif strategi
pengembangan lapangan, kemampuan tim dalam menguasasi teori, materi dan
penyampaian secara sistematis, jelas, tepat waktu, dan kemampuan dalam menjawab
pertanyaan (diskusi).
6. Penilaian dan keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Lapangan Perkutut
Lapangan perkutut adalah lapangan gas yang belum diproduksikan sebelumnya. Keterangan
mengenai lapangan gas perkutut diuraikan sebagai berikut :

1. Geological Finding & Reviews

Struktur Geologi Regional

Lapangan
Perkutut

Lapangan
Perkutut

Pembagian Cekungan Sumatera Selatan :


1) Sub. Cek. Jambi
2) Sub. Cek. Palembang Utara
3) Sub. Cek. Palembang Tengah
4) Sub. Cek. Palembang Selatan
Batas-batas Cek. Sumatera Selatan
1) Utara : Peg. Tigapuluh
2) Barat : Peg. Barisan
3) Timur : Tinggian Palembang & Lampung
Paleogeografi

Kerangka Struktur Basement Cekungan Sumatera Formasi Lemat/Lahat


Selatan (Late Eocene-Middle Oligocene)

Lapanga
Lapangan n
Perkutut

(Ginger and Fielding, 2005)


Paleogeografi

LTAF (Late Oligocene) UTAF (Earliest Miocene)

Lapangan
Perkutut Lapanga
n

(Ginger and Fielding, 2005)


Paleogeografi

BRF (Early Miocene) GUF (Middle Miocene)

Lapanga
n
Lapangan
Perkutut

(Ginger and Fielding, 2005)


Stratigrafi Regional
(Adiwidjaja dan De Coster, 1973)

Formasi Target
Data Geologi
Peta Struktur Kedalaman

Peta Kontak Fluida (LKG)


Overlay Peta Struktur Kedalaman & IsoVshale

Overlay Peta Struktur Kedalaman & IsoPorosity


Overlay Peta Struktur Kedalaman & IsoSaturasi

Overlay Peta Struktur Kedalaman & IsoPermeability


Korelasi Struktur Berarah NW-SE

P-1

P-2
2. Reservoir Description
3. Tes Produksi-Tekanan

3000
Tekanan, Psi

2000

1000

0
Jul-46 Nov-47 Apr-49 Aug-50 Jan-52 May-53 Oct-54 Feb-56 Jun-57 Nov-58
Waktu

200
Tekanan, Psi

150
100
50
0
0 500 1000 1500 2000 2500 3000
Qo, Bopd

3000
Tekanan, Psi

2000
1000
0
0 1 2 3 4 5 6 7
Qg, MMScfd
Interval Core

No Sumur Tanggal Interval, m Marker


1737.4 1741.3
15/09/1950 1741.3 1747.4
1747.4 1749.2
1688.6
1 P-1
1711.8
21 22/09/1950 1716.6
1719.7
1723.9
1776.4 1785.8 BTL
1859.3 1867.8
23/02 08/04/1951 VZ-B
1867.8 1901.3
2 P-2
1945.5 1946.5 E
Diagram Fasa Sumur P-2 (Lapisan BTL)

3000
3000
Data PVT 1954 Pr=2675 Psi,
Data PVT 1965 T=250 F
April 1954
2500
2500
Titik Kritis
Kondisi
Reservoir
Kondisi
Separator
2000
2000 Diagram Fasa April
1954 Pr=1706 Psi,
Pressure, Psi

T=236 F
Pressure, Psi

1500
Nov 1965
1500
Diagram Fasa Nov
1965
1000
1000 Separator P=974 Psi,

500
500
Separator P=250 Psi,
85
00
-300
-300 -200
-200 -100
-100 00 100
100 200
200 300
300
Temperatur,
Temperatur,oFoF

Komposisi Fluida Komposisi Fluida


(Tahun 1954) (Tahun 1965)

Komposisi Fluida Fraksi Mol Komposisi Fluida Fraksi Mol


Carbon Dioxide 0.016 Carbon Dioxide 0.016
Methane 0.776 Methane 0.8
Ethane 0.075 Ethane 0.09
Propane 0.059 Propane 0.064
Isobutane 0.009 Isobutane 0.009
Butane 0.017 Butane 0.012
Isopentane 0.006 Isopentane 0.003
Pentane 0.006 Pentane 0.003
Hexane 0.036 Hexane 0.003
Analisa Prediksi Qgi Sumur P-2 Lapisan BTL

PIPESIM Project:
1,700

1,600

1,500

1,400

1,300

1,200

1,100

1,000

900

800

700

600

500

400

300

200

100

0
0 1 2 3
Gas Flowrate at NA point (mmscf/d)

Inflow : PWSTATIC=1157 psia Inflow : PWSTATIC=1380 psia Outflow : DBEAN=0.375 ins Liquid Loading : DBEAN=0.375 ins Outflow : DBEAN=0.46875 ins
Liquid Loading : DBEAN=0.46875 ins

Pressure at NA point :: Inflow : PWSTATIC=1157 psia : Y = 7.787 : X = 2.466

Analisa AOF
17/10/2004 6/12/1977.Pressure statis : 1380Psi
Lapisan BTL (1767.8 1775.2) Rate Gas Produksi : 1.86 MMSCF/D
Pressure statis : 1157 Psi Ukuran CHOKE 30/64
Rate Gas Produksi : 1.34 MMSCF/D AOF : 3.14MMSCF/D
Ukuran CHOKE 30/64
AOF : 2.46MMSCF/D
4. In-Place

Ketebalan Luas LKG LKG Properti Petrofisik (fraksi)


Lapisan
m m2 (msstvd) Vshale NTG PHIE Sw
BTL -1808 0.18 0.82 0.24 0.54
44 8,671,450

Bulk Vol. Pore Vol. HCPV Gas OGIP


Bgi (ft3/ft3) Net Vol. (m3)
(m3) (rm3) (rm3) SCF BSCF
0.00820602
381,543,800 312,865,916 75,087,819.84 34,540,397
1.49E+11 148.64

5. HSE & CSR


Masing- masing tim dituntut untuk concern pada masalah corporate social and responsibility, juga
mengenai keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan dalam pengembangan suatu lapangan.
6. Asumsi Keekonomian

Jenis Kontrak : KKKS

Waktu Proyek : 20 Tahun


Harga Gas Domestik : $ 6/MMBtu
Harga Kondensat : $71.55/bbl

Bagian Negara (After tax) : 60 %


Bagian Kontraktor (After tax) : 40 %
Pajak Pemerintah : 40 %
DMO : 25 %

Biaya pemboran : 4 MM US$ /well


Biaya workover : 120.000 US$/well
Biaya penutupan sumur (ASR) :200.000 US$/well

Biaya - biaya lainya dapat diasumsikan namun harus logis dan dapat
dipertanggungjawabkan