Edisi 25

Mei 2017

ISSN: 2087-5967

www.feb.ugm.ac.id/ebnews
PENGANTAR
Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita semua.

P
uji syukur kehadirat Allah SWT, karena hanya dengan ijin-Nya EB News Edisi 25 dapat
kembali hadir ditengah-tengah sivitas akademika Fakultas Ekonomika dan Bisnis Univer-
sitas Gadjah Mada (FEB UGM). Beberapa berita terkait pengembangan fasilitas sebagai
bagian dari komitmen FEB UGM dalam pendidikan, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat,
dihadirkan pada edisi ini. Antara lain; berita peletakan batu pertama gedung Learning Center
dan perbaikan fasilitas perpustakaan Prodi Magister Manajemen. Masih terkait fasilitas, edisi
ini juga memuat wajah baru dan integrasi teknologi SIPUS Perpustakaan UGM dalam rubrik
Seputar Bulaksumur.
Sinergi yang baik dengan alumni dikupas dalam reportase acara reuni KAFEGAMA ’90 dan
cerita sukses alumni dalam rubrik Pojok Alumni. Mahasiswa berprestasi FEB UGM dan cerita
pengalaman menempuh program Double Degree diangkat dalam rubrik Prestasi Mahasiswa
dan Advertorial.
Tidak ketinggalan reportase dari program studi yang ada di lingkungan FEB UGM (Prodi MM,
MEP, MAKSI dan MD) menambah lengkap EB News Edisi 25.

Semoga bermanfaat.

Eko Suwardi, M. Sc., Ph. D.
Dekan
DAFTAR ISI
01 KABAR
FEB
SEPUTAR
BULAKSUMUR 21
ADVERTORIAL
27 30 FASILITAS
31 ARTIKEL
DOSEN
LENSA
FEB 37

35
Siapa
Dia
23 Kabar

19
Pojok
25
Prestasi
Alumni
Mahasiswa
Kabar FEB S1

PELETAKAN BATU PERTAMA
PEMBANGUNAN GEDUNG LEARNING CENTER
FEB UGM

P
ada hari Senin 21 Novem- but layak diapresiasikan karena
ber 2016, terdapat peman- FEB UGM kembali menjadi pio-
dangan yang berbeda pada neer.
sisi utara halaman parkir FEB Ibu Laksmi Lestari, Program
UGM. Terdapat bacdrop denga Associate Bakti Pendidikan
tulisan besar: Peletakan Batu Djarum Foundation, dalam kes-
Pertama Pembangunan Gedung empatannya memberikan sam-
Pusat Pembelajaran (Learning butan menyampaikan bahwa
Center) FEB UGM. Tepat pada Djarum Foundation berkomit-
pukul 09.20 WIB, acara Pele- men untuk membantu pemba-
takan Batu Pertama tersebut di- ngunan Gedung Pusat Pembela-
buka oleh sambutan dari Dekan jaran (Learning Center) FEB UGM
FEB UGM, Dr. Eko Suwardi, dikarenakan adanya kesadaran
M.Sc. Dalam sambutannya, Dr. untuk bersama-sama bertang-
Eko menyampaikan ucapan ter- gungjawab dalam memajukan
imakasih atas kehadiran dan pendidikan.
dukungan dari berbagai pihak, Gedung Pusat Pembelajaran
termasuk di dalamnya kontri- (Learning Center) yang luasnya
busi dari Prodi Maksi, Prodi kurang lebih 6207,14 m2 ini
PPAk, dan Djarum Foundation. diperkirakan akan selesai pem-
Dr. Didi Achjari, M.Com., Wakil bangunannya pada bulan De-
Rektor Bidang Perencanaan, sember 2017.
Keuangan dan Sistem Informa-
si, menyampaikan sambutan se-
bagai perwakilan dari UGM. Dr.
Didi mengucapkan selamat atas
terlaksananya peletakan batu
pertama yang merupakan awal
dari dibangunnya gedung yang
iconic, dikarenakan mengusung
konsep green building. Hal terse-

1 EB News 25
S1 Kabar FEB

REUNI KAFEGAMA 1990
Pulang ke Kampus Tercinta

J
umat, 10 Februari 2017, tali kasih kepada dosen-dosen ahli di bidangnya untuk mem-
Selasar FEB UGM ramai yang dahulu telah mengajar bagikan tips-tips kesuksesan da-
dipenuhi bazar mulai dari kita,” ungkap Sonia. Selanjutn- lam menghadapi dunia kerja. Di
pakaian, pernak-pernik, hingga ya, selain acara bazar di Selasar antaranya yaitu Djohan Pinar-
angkringan. Pada hari tersebut FEB UGM yang diramaikan oleh wan (Ketua DSAK IAI), Ernawan
rupanya sedang berlangsung Gendhis, Dagadu Jogja, dan An- Dwi Hartanto (Finance and Trea-
acara reuni KAFEGAMA angka- gkringan Kobar, pada saat yang sury Director, PT Aldira Group),
tan 1990. Menurut Sonia Par- bersamaan juga terdapat donor dan Ike Nerfita Primasari, S.E.,
amartha, Ketua Panitia Reuni darah dan cek kesehatan yang M.M. (Human Resource, General
KAFEGAMA 1990, acara ini mer- bekerja sama dengan Palang Services, Risk Management Direc-
upakan reuni pertama setelah Merah Indonesia (PMI). tor, PT Bank MNC International
27 tahun mereka lulus dari kam- Acara reuni KAFEGAMA 1990 Indonesia)
pus FEB (dahulu FE). Maka, aca- berlanjut keesokan harinya Acara dilanjutkan dengan
ra reuni tersebut diberi nama pada Sabtu, 11 Februari 2017. makan siang bersama dosen
“Reuni Perak + 2 tahun”. Di hari kedua acara reuni KAF- yang kemudian dilanjutkan den-
Kegiatan reuni KAFEGAMA EGAMA 1990 ini diawali den- gan syukuran di The Cangkrin-
1990 ini diawali dengan melaku- gan “Sharing Session KAFEGAMA gan Kaliurang pada sore harin-
kan ziarah ke makam Sawit Sari 1990: No Pain No Gain”. Kegiatan ya. Sonia menuturkan bahwa
pada Jumat pagi. Kemudian, ke- ini ditujukan untuk mahasiswa dengan adanya reuni ini dihara-
giatan dilanjutkan dengan me- FEB UGM yang dibagi ke dalam pkan dapat memperluas link
ngunjungi rumah dosen-dosen tiga kelas sesuai jurusan mas- antar alumni FE UGM angkatan
FE UGM yang dulu pernah men- ing-masing, yaitu Ilmu Ekonomi, 1990, menjaga tali silaturahmi,
gajar alumni 1990. “Kegiatan ini Manajemen, dan Akuntansi. dan saling membantu jika ter-
bertujuan sebagai ungkapan Pada masing-masing kelas di- dapat kesusahan.[Nindya]
terima kasih dan menyambung hadirkan alumni-alumni yang

EB News 25 2
Kabar FEB S1

Penguatan Kerja Sama UGM - BI
J
umat (24/2), Fakultas ni, Dr. Paripurna, Kepala BI beasiswa penelitian serta
Ekonomika dan Bisnis Institute, perwakilan Kepala membuka program magang
Universitas Gadjah Mada Bank Indonesia se-DIY-Jateng atau internship di Bank Indo-
(FEB UGM) kembali mem- serta dimoderatori oleh Eko nesia bagi mahasiswa UGM.
perkuat kerjasama yang Suwardi selaku Dekan FEB Dalam kuliah umumnya,
telah disepakati beberapa UGM. Perry membahas bagaima-
tahun yang lalu. Acara yang Acara kuliah umum di- na kebijakan Bank Indonesia
bertempat di Auditorium Su- awali dengan penandatanga- terhadap ekonomi Indonesia
kadji Ranuwihardjo, Gedung nan Nota Kesepahaman oleh ke depannya. Sedangkan,
Magister Manajemen UGM Rektor UGM, Prof. Ir. Dwiko- Muhammad Prakosa lebih
bertajuk Kuliah Umum Ke- rita Karnawati dan Deputi membahas bagaimana per-
banksentralan: Outlook Tan- Gubernur BI, Perry Warjiyo. an Anggaran Pendapatan
tangan dan Arah Kebijakan Acara kemudian dilanjutkan dan Belanja Negara (APBN)
2017. Bank Indonesia meng- oleh pertukaran Token of dalam pembangunan di In-
hadirkan acara kuliah umum Appreciation antara UGM donesia. Kuliah umum diiku-
sekaligus penandatanga- dan Bank Indonesia. ti ratusan peserta yang antu-
nan Nota Kesepahaman di “Kerjasama dengan UGM sias memenuhi Auditorium
bidang Tridharma. sudah dilakukan sejak tahun MM UGM. Acara ini diharap-
Acara tersebut diisi oleh 2003 dengan merintis mata kan semakin meningkatkan
Deputi Gubernur Bank Indo- kuliah Kebanksentralan di kerjasama antara akademisi
nesia, Perry Warjiyo, Ph, D. FEB UGM. Bahkan sejauh dan praktisi kebijakan se-
serta Komisi XI DPR RI, Ir. Mu- ini sudah ada 73 perguru- hingga lulusan perguruan
hammad Prakosa, Ph.D. dan an tinggi yang mengikuti.” tinggi memiliki daya saing
dihadiri oleh Rektor UGM, tutur Perry. Selain itu, pi- yang tinggi di kancah global.
Prof. Ir. Dwikorita Karnawa- haknya berkomitmen untuk [Acha]
ti, M.Sc., Ph.D., Wakil Rektor memberikan bantuan biaya
Bidang Kerjasama dan Alum- pendidikan dalam program
3 EB News 25
MAGISTER SAINS DAN DOKTOR Kabar FEB

Prof. Jogiyanto Hartono, MBA, Ph.D.
Berhasil Menembus Peringkat Ke-3 Peneliti Nasional

S
INTA, sebuah sistem indeks Ia mengatakan bahwa per- merupakan perwujudan komit-
sains dan teknologi, dilun- masalahan ketimpangan ini men pengelola dan Program
curkan oleh Menteri Riset semakin menjadi urgensi yang MD untuk mendukung pro-
dan Teknologi (Menristek) Mu- perlu segera ditindaklanjuti gram pemerintah dengan ter-
hammad Nasir pada hari Senin mengingat fakta bahwa daya us meningkatkan mutu pendi-
(30/01/2017) di Gedung Grha saing Indonesia menurun dari dikan serta mendorong
Sabha Pramana Universitas peringkat 37 pada tahun 2015 ke publikasi artikel
Gadjah Mada Yogyakarta. SINTA peringkat 41 pada tahun 2016. dan buku yang
adalah sebuah portal yang ber- Penurunan ini sejalan dengan berkualitas bagi
isi tentang pengukuran kinerja rendahnya belanja penelitian dosen maupun
ilmu pengetahuan dan teknolo- dan pengembangan yang baru m a h a -
gi yang di dalamnya meliputi mencapai 0,2 persen per Pro- siswa.
kinerja peneliti, penulis, dan duk Domestik Bruto (PDB) seh- (CAM)
pengarang suatu artikel atau- ingga indikator penelitian dan
pun buku, serta kinerja institusi pengembangan yang terdiri dari
pendidikan. publikasi, kekayaan intelektual,
Menristek Muhammad Nasir dan purwarupa masih belum
menjelaskan bahwa ide pem- optimal.
buatan portal ini didasari oleh Di dalam sistem ini, pen-
adanya ketimpangan antara gelola program MD FEB UGM,
jumlah publikasi ilmiah yang di- Prof. Jogiyanto Hartono, MBA.,
hasilkan dengan jumlah maha- berhasil menembus peringkat
siswa dan dosen di Indonesia. ke-3 dengan H-index 29 dan
Ketimpangan ini mengakibatkan sekaligus menempati pering-
peneliti-peneliti Indonesia ku- kat tertinggi pada Prodi FEB
rang dikenal masyarakat global. seluruh Indonesia. Hal tersebut,

Antusiasme Peserta Workshop Tinggi,
Program MD FEB Selenggarakan
Workshop Metode Survei Kembali

P
rogram MD FEB UGM konsep penting seperti tingkat
menyelenggarakan work- pengukuran (level of measure-
shop metode survei sela- ment), kuesioner, penyampelan
ma dua hari dan diikuti oleh (sampling), unit analisis, kualitas
staf pengajar/dosen Perguruan instrumen: validitas dan reliabil-
Tinggi Indonesia dan mahasiswa itas, serta penyebaran kuesion-
Program Doktor FEB UGM pada er.
Kamis dan Jum’at, 25-27 Janu- Hari kedua workshop diisi
ari 2017 dan 30-31 Maret 2017. oleh Dr. Sahid Susilo Nugroho,
Pemateri dalam workshop itu M.Sc., mengisi materi menge-
menghadirkan Prof. Jogiyanto nai data sampling, pengukuran
Hartono MBA., Dr. Nurul Indar- dan penyusunan kuesioner, uji
ti, Siviløkonom, Cand Merc., dan Nurul Indarti, Siviløkonom Cand instrumen dan data analysis.
Dr. Sahid Susilo Nugroho MSc. Merc., dengan membawakan Berbeda dengan pemateri hari
Workshop dibagi dalam dua materi mengenai “aplikasi sur- pertama, Dr.Sahid Susilo Nu-
hari dan lima sesi kelas. Pada vei dalam riset bisnis dan ma- groho,M.Sc tidak hanya men-
hari pertama, kegiatan dibu- najemen”, hingga workshop jelaskan materi workshop di ke-
ka oleh Prof Jogiyanto Hartono metode survei hari pertama las saja, namun juga mengajak
yang memberikan materi untuk berakhir. Sesi ini menekankan peserta untuk praktik secara
dua sesi, yaitu mengenai “kon- konsep penting dalam metode langsung di Laboratorium Kom-
sep survei kuesioner: memba- survei yang sering disalah-arti- puter.(Al)
ngun, mengukur, dan menguji kan dengan observasi. Selain itu
kuesioner”. Selanjutnya diisi Dr. juga menambahkan beberapa
EB News 25 4
Kabar FEB MAGISTER SAINS DAN DOKTOR

nikasikan hasilnya pada pe-
mangku kepentingan (baca:
pembaca). Ia juga menambah-
kan bahwa motivasi dan tujuan
riset harus jelas. Penting bagi
setiap periset untuk berpikir
kembali bahwa tujuan riset tidak
sama dengan tujuan periset.
Selanjutnya, Prof. Mudra-
jad Kuncoro sebagai pemateri
kedua memaparkan tips mu-
dah menulis artikel ilmiah pop-
uler. Guru Besar Ilmu Ekonomi
FEB UGM ini menyampaikan
Kolaborasi Workshop : Alumni Program alasan-alasan mengapa minat
menulis mahasiswa dan dosen
Doktor Wilayah Jateng, UNISBANK dan masih sangat rendah. Menurut-
Program MD FEB UGM nya, salah satu alasan tersebut

P
adalah budaya masyarakat In-
rogram Magister Sains Nomor 20 Tahun 2017 tentang
donesia yang masih menganut
dan Doktor (MD) FEB kewajiban penulisan jurnal ilm-
budaya lisan, bukan tulisan.
UGM kembali mengada- iah nasional dan internasion-
Oleh karena itu, dalam work-
kan workshop yang bertemakan al bagi guru besar dan lektor
shop ini, Ia ingin menumbuhkan
“Penulisan Artikel Ilmiah pada kepala, maka kegiatan workshop
motivasi para dosen yang hadir
Jurnal Internasional Bereputa- seperti ini saya anjurkan untuk
dengan pengalaman-pengala-
si” di kampus UNISBANK-Sema- diikuti.”
mannya yang menarik terkait
rang. Hadir dalam acara terse- Sebelum memulai materi,
dengan hasil dari menulis itu
but selaku pembicara dari Prof. Jogiyanto mengatakan
sendiri.
Program MD yaitu Prof. Jogiyan- bahwa Ia menyadari permasala-
Dosen Unika Soegijapranata
to Hartono, MBA, PhD. dan Prof. han berat yang harus dihadapi
Semarang, Prof. Andreas Lako,
Mudrajad Kuncoro M.Soc, Sc. oleh para dosen terkait dengan
selaku Ketua Panitia Workshop
Acara yang dilaksanakan pada Permenristekdikti tersebut. Ia
yang diadakan oleh Program
hari Senin (06/02/17) tersebut berpesan bahwa sebaiknya kita
MD FEB UGM tersebut menga-
dihadiri oleh sedikitnya 200 staf menanggapi hal tersebut se-
takan bahwa acara ini sangat
pengajar dosen baik dari Per- bagai tujuan positif untuk men-
penting bagi dosen dalam rang-
guruan Tinggi di Semarang dan dongkrak jumlah jurnal ilmiah
ka meningkatkan kompetensi
sekitarnya. internasional Indonesia. Ia just-
menulis di jurnal ilmiah. Lulusan
Rektor UNISBANK, Dr. Hasan ru berharap dinamika seperti ini
S3 Program MD FEB UGM itu
Abdul Rozak, S.H., dalam pem- akan membawa jurnal-jurnal In-
juga berharap bahwa di masa
bukaannya mengatakan bah- donesia ke peringkat tertinggi di
yang akan datang terbentuk sin-
wa pelatihan yang diadakan ASEAN dalam beberapa tahun
ergi antara Alumni Program MD
oleh Program MD FEB UGM ini mendatang.
FEB UGM dengan UGM dan pi-
sangat penting untuk diikuti. Ia Dalam pemaparannya, Prof.
hak-pihak lain. (CAM)
memaparkan, “Sejalan dengan Jogiyanto menjelaskan konsep
keluarnya Permenristekdikti dasar riset, bagaimana meran-
(Peraturan Menteri Riset dan cang riset yang baik, menjual
Teknologi Pendidikan Tinggi) ide tersebut, dan mengkomu-
5 EB News 25
MAGISTER SAINS DAN DOKTOR Kabar FEB

Komitmen FORKOMSI untuk
Mendorong Mengembangkan
Keilmuan dan Penelitian Mahasiswa

F
orum Komunikasi Mahasiswa
Magister Sains (Forkomsi) FEB
Workshop Penulisan Buku Teks UGM merupakan organisasi ke-
Yang Baik dan Produktif bagi mahasiswaan yang menjadi pusat
Dosen FEB UGM kegiatan mahasiswa Magister Sains
FEB UGM. Forkomsi mewadahi

D
alam rangka meningkatkan mo- seluruh mahasiswa dari tiga pro-
tivasi dalam menulis buku teks, gram studi yaitu: Manajemen, Akun-
Program MD FEB UGM mengada- tansi, dan Ilmu Ekonomi. Pada Jumat
kan workshop dengan tema “Penulisan 17 Maret 2017, Forkomsi menga-
Buku Teks yang Baik dan Produktif” bagi dakan acara pelantikan pengurus
dosen FEB UGM yang dilaksanakan di baru dan seminar yang diadakan di
Ruang Lippo Gedung Program MD FEB Ruang Auditorium BRI Gedung Pro-
UGM pada Senin, 23 Januari 2017. gram MD FEB UGM. Acara pelanti-
Pemateri workshop adalah Prof. kan pengurus baru dilanjutkan den- Selepas pembukaan dari Prof. Jogi-
Jogiyanto Hartono, MBA., yang tel- gan seminar berjudul “Trump Effect: yanto, Fatma Yeni, selaku Ketua Forkom-
ah menulis puluhan judul buku teks, What is the Impact to the Economy of si periode Tahun 2016-2017, menyam-
seperti “Teori Portofolio dan Analisis Indonesia?” dengan pembicara Nofie paikan laporan pertanggungjawaban
Investasi”, “Sistem Informasi Keper- Iman Vidya Kemal, S.E., M.Sc., Ph.D. mengenai capaian-capaian yang tel-
ilakuan”, “Metodologi Penelitian Sistem Acara pelantikan pengurus baru ah dilakukan oleh Forkomsi dibawah
Informasi”, “Sistem Informasi Strategik Forkomsi periode Tahun 2017-2018 kepemimpinannya. Laporan ini menun-
untuk Keunggulan Kompetitif”,” Pe- dibuka oleh Prof. Jogiyanto Hartono, jukkan bahwa Forkomsi tidak hanya
doman Survei Kuesioner” dan lain se- MBA selaku Koordinator Program sebagai ajang berkumpul sekelompok
bagainya. MD FEB UGM. Menurut beliau, es- mahasiswa, namun juga sebagai wadah
Prof. Jogiyanto Hartono, MBA., tafet kepemimpinan dalam tubuh munculnya kegiatan-kegiatan yang ber-
mengatakan bahwa menulis buku organisasi Forkomsi sudah sangat manfaat.
bukan hanya membutuhkan penge- baik. Terbukti bahwa organisasi ini Beberapa kegiatan yang berhasil te-
tahuan mumpuni mengenai isi buku sudah berdiri cukup lama dan sela- realisasi diantaranya adalah (1) Seminar
yang akan ditulis, namun yang tidak ka- berjudul “The Power of Managing Time”
lu ada regenerasi di tiap angkatan.
lah penting adalah menulis buku mem- dengan pembicara Prof. Mudrajad Kun-
Ketua Forkomsi yang terpilih yaitu
butuhkan motivasi, sehingga bagaima- coro, M.Soc.Sc. Ph.D., (2) Kuliah Umum
Amirusholihin, mahasiswa semes-
na membangun motivasi menulis juga berjudul “Recent Development in Islamic
ter I Program Studi Ilmu Ekonomi
menjadi sesuatu hal yang penting.
memberikan keterangan bahwa Finance” dengan pembicara Prof. Abdul
Prof. Jogiyanto Hartono, MBA.,
Forkomsi sebagai organisasi ma- Ghafar Ismail, (3) Pelatihan Keterampilan
yang juga Koordinator Program MD
hasiswa tingkat pascasarjana beru- Belajar: Mendeley, Zotero, dan Ms. Word
FEB UGM membagi materi pembaha-
saha mewadahi sekaligus menam- untuk Penulisan Tesis dan Referensi
sannya dalam empat bahasan umum.
Pada pembahasan awal, beliau men- pung aspirasi mahasiswa Program dengan pembicara Rijadh Djatu Winar-
jelaskan mengenai buku yang penting Magister Sains FEB UGM yang ingin di, M.Sc., CFA, (4) Lokakarya “Publishing
untuk ditulis oleh kalangan akademisi mengembangkan potensi diri teru- in the Journal of Islamic Marketing: Tips
guna mengisi gap mengenai kurangn- tama dalam bidang pengembangan and Tricks” dengan pembicara Profesor
ya literatur akademik yang selama ini keilmuan dan penelitian. Faridah Hj. Hassan dari Malaysia, serta
belum mampu ditulis oleh akademisi “Pencapaian Forkomsi mulai se- masih ada beberapa kegiatan lagi yang
di Indonesia. jak didirikan hingga sekarang bisa telah dilaksanakan.
Selanjutnya, Prof. Jogiyanto Har- dikatakan cukup baik. Meskipun de- Dalam kesempatan kali ini, Prof. Jogi-
tono, MBA., menjelaskan faktor-faktor mikian, masih banyak hal yang perlu yanto Hartono, MBA juga memimpin pe-
sukses dalam menulis buku teks, sep- untuk diperbaiki bersama. Masalah lantikan dan pembacaan ikrar bagi para
erti motivasi atau tujuan menulis, pe- yang masih sering terjadi dalam se- pengurus baru Forkomsi. Beliau meng-
rencanaan yang baik mengenai materi tiap kepengurusan adalah manaje- ingatkan bahwa Forkomsi merupakan
tulisan eksekusi penulisannya, serta men waktu pengurus dan landasan organisasi mahasiswa yang letaknya be-
nilai-nilai yang diperlukan dalam meny- organisasi Forkomsi yang belum rada di tengah-tengah. Dengan berada
usun sebuah buku teks. tersusun rapi. Untuk itulah tahun ini di tengah-tengah, Forkomsi diharapkan
Pada tahap penjelasan teknis penu- saya mencalonkan diri sebagai ketua mampu menjadi pusat pemancar ke-
lisan, Prof. Jogiyanto Hartono, MBA., umum Forkomsi dengan fokus tiga baikan. Terakhir, beliau berharap bahwa
menjelaskan proses penulisan buku hal yaitu: membangun sistem keor- ke depan Forkomsi tidak hanya berman-
yang sistematis, mulai dari merancang ganisasian yang baik, meningkatkan faat bagi mahasiswa tetapi juga untuk
isi buku, mengumpulkan bahan hingga peran mahasiswa dalam penelitian masyarakat luas. (CAM)
proses penulisan. Pada sesi terakhir, dan pengembangan keilmuan, ser-
dijelaskan mengenai kriteria buku yang ta meningkatkan hubungan kekel-
baik, meliputi karya sendiri, memenuhi uargaan sesama mahasiswa dan
keinginan pembaca, bahasan yang baik alumni Program Magister Sains FEB
dan benar, mencapai tujuan kognitifn- UGM,” jelas Amir.
ya dan mendukung metode pembela-
jaran.(Al)
EB News 25 6
Kabar FEB MAGISTER AKUNTANSI

Kuliah Umum Analisis Kesenjangan Sosial di
Indonesia
P
ada Jumat, 3 Februari 2017, bahwa kesenjangan sosial mer- 0,3 pada tahun 1998 kemudian
Program Studi Magister upakan hal yang lumrah terjadi merangkak naik hingga 0,4 pada
Akuntansi Fakultas Ekono- di setiap negara. Pertumbuhan tahun 2016. Indeks gini 0,40 be-
mika dan Bisnis (FEB) Universi- ekonomi dan sosial dapat ber- rarti 1% populasi di Indonesia
tas Gadjah Mada (UGM) menye- jalan dengan baik jika terdapat menguasai lebih dari 40% aset
lenggarakan kuliah umum kesenjangan sosial yang normal di Indonesia. Predikat provinsi
dengan topik “Analisis Kesen- dan wajar. Akan tetapi, kesen- dengan tingkat kesenjangan so-
jangan Sosial di Indonesia” yang jangan sosial yang terlalu jauh sial tinggi disandang oleh Papua
disampaikan oleh Prof. Dr. Bam- dapat menimbulkan masalah Barat dan Jawa Barat dengan in-
bang Sudibyo, M.B.A., CA. Kuliah yang serius baik dari segi sosial deks gini 0,43.
umum tersebut dilaksanakan maupun politik. Kesenjangan sosial terjadi
di Ruang Audio Visual FEB UGM Kesenjangan sosial lazim di- sebagai akibat dari praktik ko-
dan dihadiri oleh dosen dan ma- ukur dengan indeks gini. Indeks rupsi yang massal dipraktikan
hasiswa. Prof. Dr. Abdul Halim, gini atau koefisien gini merupa- baik di tingkat pemerintahan
M.B.A sebagai ketua program kan indikator yang menunjukkan maupun swasta, adanya 115 un-
studi Magister Akuntansi FEB tingkat ketimpangan pendapa- dang-undang yang melanggar
UGM, turut hadir dan membuka tan secara menyeluruh. Nilai pasal 33 UUD 1945 mengenai
kegiatan tersebut. koefisien gini berkisar antara 0 pemanfaat kekayaan alam untuk
Prof. Dr. Bambang Sudibyo, hingga 1. Koefisien gini bernilai kesejahteraan rakyat, serta kebi-
M.B.A, CA merupakan dosen FEB 0 menunjukkan adanya pemer- jakan transfer kekayaan negara
UGM yang juga pernah menjabat ataan pendapatan yang sempur- di masa lalu kepada kelompok
sebagai Menteri Keuangan di era na, atau setiap orang memiliki tertentu.
Presiden Gus Dur atau Kabinet pendapatan yang sama. Sema- Di akhir kuliahnya, Prof. Dr.
Persatuan Nasional pada tahun kin tinggi indeks gini, maka se- Bambang Sudibyo, M.B.A., CA
1999-2000. Beliau juga pernah makin tinggi pula tingkat kesen- sebagai ketua Baznas menyam-
menjabat sebagai Menteri Pen- jangan sosial yang terjadi. paikan bahwa zakat dapat
didikan Nasional di era presiden Indonesia pernah mengala- menurunkan tingkat kemiskinan,
Susilo Bambang Yudoyono pada mi keterpurukan ekonomi saat namun zakat tidak dapat menor-
tahun 2004-2009. Di sela-sela krisis moneter tahun 1998. Gross malkan kesenjangan sosial. Ke-
kesibukannya, beliau berkenan Domestic Product (GDP) per kap- senjangan sosial yang ekstrim
hadir untuk memberikan kuliah ita anjok dari USD1.394,5 pada dengan indeks gini ≥ 0,40 hanya
umum sebagai wujud pengab- tahun 1996 menjadi USD572,1 dapat dinormalisasikan melalui
dian kepada almamater. saja pada tahun 1998. Ting- kebijakan hukum dan ekonomi
Dalam kuliahnya, Prof. Dr. kat kemiskinan meningkat dari afirmatif yang besar dan kolosal.
Bambang Sudibyo, M.B.A, CA 17,47% pada tahun 1996 menja- [MAKSI]
yang saat ini menjabat sebagai di 24,2% pada tahun 1998.
ketua Badan Amil Zakat Nasi- Akan tetapi, indeks gini just-
onal (BAZNAS) menyampaikan ru mengalami peningkatan dari

7 EB News 25
MAGISTER AKUNTANSI Kabar FEB

P
rogram Stu- orientasi maha-
di Magister siswa baru dapat
Akuntansi meminimalisir
Fakultas Ekono- kesenjangan an-
mika dan Bisnis tara harapan ma-
Universitas Gad- hasiswa dengan
jah Mada (FEB penyelenggara
UGM) melak- pendidikan dan
sanakan kegia- dosen dalam pros-
tan orientasi es belajar-menga-
mahasiswa baru
semester genap Orientasi Mahasiswa Baru jar. Penyebab kes-
enjangan harapan
tahun ajaran
2016/2017 pada Semester Genap 2016/2017 tersebut dapat ter-
jadi karena adanya
Jumat, 27 Januari disfungsi proses
studi, staf dan juga mahasiswa
2017. Pada semester ini, Maksi belajar-mengajar, pemahaman
senior agar tercipta lingkungan
menerima 46 orang mahasiswa yang keliru tentang makna kuli-
belajar yang nyaman dan kon-
baru yang terdiri dari 36 orang ah, ketidakjelasan tujuan indi-
dusif.
mahasiswa kelas matrikulasi vidu saat masuk ke perguruan
Kegiatan orientasi maha-
dan 10 orang mahasiswa se- tinggi serta kurangnya dukun-
siswa baru dilaksanakan di ru-
mester I. gan dari lingkungan belajar ma-
ang Audio Visual FEB UGM dan
Kegiatan orientasi maha- hasiswa baik dari lingkungan
dibuka oleh Sekretaris Program
siswa baru merupakan sarana pribadi maupun kampus. Den-
Studi Bidang Akademik dan Ke-
pengenalan dan pembekalan gan adanya kegiatan orientasi
mahasiswaan Irwan Taufiq Ri-
bagi mahasiswa baru sebelum dan pembekalan yang benar,
tonga, M.Bus., Ph.D. Kegiatan
memulai kegiatan perkuliah- diharapkan para mahasiswa
kemudian dilanjutkan dengan
an. Selain hal tesebut, kegiatan dapat melaksanakan proses
kuliah umum yang disampaikan
orientasi mahasiswa baru juga belajar yang sesuai harapan
oleh Prof. Dr. Suwardjono, M.Sc.
bertujuan untuk memperkenal- dan tujuannya. Setelah kuli-
dengan judul “Revolusi Para-
kan para mahasiswa baru pada ah umum, kegiatan orientasi
digma Pembelajaran di Pergu-
program studi serta lingkungan mahasiswa baru ditutup den-
ruan Tinggi, dari Penguliahan
kampus Maksi FEB UGM. Kegia- gan kegiatan tur kampus serta
ke Pembelajaran”. Prof. Dr. Su-
tan ini juga menjadi sarana ko- perkenalan mahasiswa baru
wardjono, M.Sc menyampaikan
munikasi para mahasiswa baru dengan para staf dan himpunan
bahwa dengan adanya kegiatan
dengan pengelola program mahasiswa Maksi.[MAKSI]

Pelepasan Calon Wisudawan Maksi Periode
II Tahun Ajaran 2016/2017
Setya Hardi, Ph.D; Ketua Depar- muda dengan usia 24 tahun.
temen Akuntansi, Dr. Sony War- Irwan Taufiq Ritonga, Ph.D
sono, MAFIS; Sekretaris Program sebagai perwakilan dari pengelo-
Studi Bidang Akademik dan Ke- la program studi Maksi FEB UGM
mahasiswaan, Irwan Taufiq Riton- memberikan sambutan dan pe-

M
ga, Ph.D dan Koordinator Bidang san bagi calon wisudawan untuk
agister Akuntansi (MAK- Keuangan dan Umum, Yulia Aris- selalu mempertahankan motto
SI) Fakultas Ekonomika nani, Ph.D. dari Maksi FEB UGM yaitu Building
dan Bisnis (FEB) Univer- Wisuda periode ini akan diiku- Integrity. Setelah menyelesaikan
sitas Gadjah Mada (UGM) melak- ti oleh 35 calon wisudawan dari studi, para calon wisudawan akan
sanakan pelepasan calon wisu- MAKSI FEB UGM. Adapun pre- kembali ke instansi asal dan kem-
dawan periode II tahun ajaran dikat wisudawan terbaik diraih bali mengabdi pada instansi mas-
2016/2017 pada Selasa, 17 Januari oleh Maria Yessica Halik dengan ing-masing. Dengan selalu mem-
2017 bertempat di Ruang Audio IPK 3,8. Selain meraih predikat pertahankan integritas dalam
Visual FEB UGM. Kegiatan ini dib- sebagai wisudawan dengan IPK bekerja, diharapkan para calon
uka oleh Dekan FEB UGM, Dr. Eko tertinggi, Maria juga merupakan wisudawan akan bekerja dengan
Suwardi, M.Sc. dan dihadiri oleh wisudawan dengan masa studi sepenuh hati dan melaksanakan
Wakil Dekan Bidang Penelitian, terpendek selama 1 tahun 5 bulan yang terbaik bagi instansi mas-
Kerjasama dan Alumni, Amirullah dan merupakan wisudawan ter- ing-masing.[MAKSI]

EB News 25 8
Kabar FEB MAGISTER EKONOMIKA PEMBANGUNAN
yampaikan bahwa penyusunan
proposal yang benar sangat pent-
ing karena tingkat keberhasilan
tergantung dari isi proposal terse-
but. “Pemilihan target sponsor juga
berpengaruh. Pilihlah sponsor yang
berkaitan dengan kegiatan yang
akan diselenggarakan karena pro-
posal yang baik isinya harus 70%
mengandung tingkat keberhasilan
menarik sponsor menjadi sponsor-
ship kegiatan tersebut,” tegasnya
Peserta dibimbing step by step
oleh Ahmad Amin, M.Sc., pemateri
dari Program Studi MEP. Selan-
jutnya, beberapa mahasiswa MEP
mendampingi dalam praktek peny-
usunan proposal. Ahmad Amin
memaparkan bahwa kedudukan
proposal menjadi penting dalam
merencanakan sebuah event. “Un-
PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL tuk menyusun proposal yang baik
BAGI PERANGKAT DESA DAN LEMBAGA dan benar harus diperhatikan 6
hal berikut: (a) Why: berhubungan
KEMASYARAKATAN DESA BANJAROYA dengan kenapa kegiatan harus
dilaksanakan; (b) What: apa jenis
“Penyusunan proposal yang Desa Mitra Prodi MEP FEB UGM,
kegiatan dan temanya; (c) Who:
benar sangat penting karena Desa Banjaroya, diharapkan terus
Siapa sasaran kegiatan dan penye-
tumbuh dan berkembang mewu-
tingkat keberhasilan tergan- judkan peningkatan kesejahteraan
lenggara kegiatan; (d) When: Tang-
tung dari isi proposal terse- gal dan pelaksanaan kegiatan; (e)
masyarakatnya.
Where: tempat pelaksanaan kegia-
but.” “Cara membuat proposal yang
tan; (f) How: berhubungan dengan
baik dan benar sangat kami bu-

K
bagaimana konsep dan bentuk ke-
ULON PROGO-Dalam rangka tuhkan,” kata Anton Supriyono,
giatan, bagaimana aturan-aturan
pemberdayaan dan pengem- Kepala Desa Banjaroya dalam
untuk berpartisipasi dalam kegia-
bangan potensi di Desa Ban- sambutannya. “Ini terkait dengan
tan atau bagaimana event tersebut
jaroya, khususnya bidang ekonomi beberapa agenda kegiatan yang
dikelola (acara,dana,publikasi),“
dan sosial budaya, Program Studi akan diselenggarakan di Desa Ban-
jelasnya. Acara ditutup dengan la-
MEP FEB UGM memberikan Pela- jaroya. Kegiatan ini membutuhkan
tihan presentasi peserta pelatihan.
tihan Penyusunan Proposal bagi dukungan sponsorship sehingga
Harapannya, pelatihan yang sing-
Perangkat Desa dan Lembaga Ke- dipandang perlu melatih bebera-
kat dapat membantu warga Desa
masyarakatan Desa Banjaroya, Ke- pa perangkat dan lembaga di Desa
Banjaroya dalam merencanakan se-
camatan Kalibawang, Kabupaten Banjaroya,” imbuhnya.
buah event. [MEP]
Kuloprogo, Jumat (24/2). Sebagai Prof. Tri Widodo,Ph.D., Ketua
Program Studi MEP FEB UGM men-

Kuliah Umum “Sasaran pembangunan, arah kebijakan,
Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2017: dan program prioritas mengisyaratkan
Pembangunan Sektor Unggulan bahwa anggaran dan program harus ber-
orientasi kepada rakyat dan prioritas men-
capai tujuan nasional”

P
rogram Studi MEP menyelenggarakan kuliah
umum dengan tema “Rencana Kerja Pemerin-
tah (RKP) 2017: Pembangunan Sektor Unggu-
lan”, Jumat (10/2), di Auditorium Mubyarto MEP FEB
UGM. Pembicara kuliah umum adalah Muhammad
Cholifihani, M.A, Ph.D, Direktur Jasa Keuangan dan
BUMN Kementerian PPN/Bappenas. Di hadapan
peserta kuliah umum, yaitu mahasiswa MEP FEB
UGM, M. Cholifihani memaparkan bahwa Rencana
Kerja Pemerintah (RKP) 2017 merupakan penjaba-
ran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Tahun 2015-2019 sebagaimana ditetapkan dalam

9 EB News 25
MAGISTER EKONOMIKA PEMBANGUNAN Kabar FEB

P
rogram Studi MEP FEB UGM
memfasilitasi kegiatan ekspose
International University of Japan
(IUJ) untuk mahasiswa Linkage/Dou-
ble Degree pada Jumat, 17 Maret
2017. Program Linkage/Double De-
gree merupakan program kerja sama
antara Program Studi MEP FEB UGM
dengan PUSBINDIKLATREN BAPPE-
NAS. Ada 7 (tujuh) u niversitas mitra
di Jepang, salah satunya adalah IUJ.
Delegasi dari IUJ, Prof. Nawalage S.
Cooray dan Mr. Toru Wada, diter-
ima langsung oleh Wakhid Slamet
Ciptono, M.B.A.,Ph.D. dan Ardyanto
Fitrady, Ph.D. selaku Pengelola Prodi
MEP FEB UGM.
Dalam pertemuannya, Prof.
Cooray memperkenalkan program
studi yang ada di IUJ, dimana IUJ
hanya memiliki Program Master
dan Program Doktor (Ph.D.). Lebih EKSPOSE PROGRAM DOUBLE DEGREE
lanjut, Prof. Cooray memaparkan
bentuk–bentuk kerja sama antara
INTERNATIONAL UNIVERSITY OF JAPAN
IUJ dan Pemerintah Indonesia, baik
yang telah berjalan maupun sedang
(IUJ) di MEP FEB UGM
berjalan sampai saat ini. Bentuk Batch XI. Pemaparan Cooray dan mengikuti jejak alumni sebelumn-
kerja sama tersebut, diantaranya Toru diantaranya menyangkut studi ya,” ungkap Cooray. Selain mem-
adalah Linkage Master Program, MOF dari prosedur pendaftaran, proses berikan informasi seputar IUJ, Prof.
Program, dan program peningkatan seleksi, kurikulum yang akan ditem- Cooray juga mendorong mahasiswa
kualitas SDM untuk Pemerintah In- puh mahasiswa di IUJ serta lokasi untuk menuntut ilmu setinggi-ting-
donesia di bawah naungan program dan fasilitas yang tersedia di IUJ. ginya. “Orang yang kaya yaitu orang
PHRDP. “Sampai saat ini, IUJ telah meng- yang mempunyai banyak pilihan.
Pada hari berikutnya, Sabtu hasilkan lebih dari 4000 alumni ma- Salah satu cara menciptakannya
(18/3), Prof. Cooray, didampingi Mr. hasiswa asing, termasuk di dalamn- yaitu dengan pendidikan. Maka dari
Toru Wada memberikan berbagai ya 500 alumni dari Indonesia. Oleh itu, pendidikan adalah investasi,”
informasi seputar IUJ dihadapan karena itu, IUJ ingin memilih maha- tambahnya. [MEP]
mahasiswa Linkage Master Program siswa terbaik dari Indonesia untuk

Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun serta Mengurangi Kemiskinan dan latan energi dengan meningkatkan
2015 tentang Rencana Pemban- Kesenjangan Antarwilayah”. Choli- rasio elektrifikasi dan konsumsi
gunan Jangka Menengah Nasional fani menjelaskan bahwa kebijakan listrik per kapita (terutama melalui
Tahun 2015-2019, yang memuat anggaran belanja yang dilakukan ti- Penyertaan Modal Negara), dan
Rancangan Kerangka Ekonomi Mak- dak berdasarkan “money follow func- peningkatan pemanfaatan energi
ro tahun 2017, prioritas pembangu- tion”, tetapi “money follow” program terbarukan. Keempat, kemariti-
nan, rencana kerja, dan pendanaan- prioritas, dan tidak perlu semua tu- man dan kelautan (Kemenhub dan
nya. gas dan fungsi (tusi) harus dibiayai Kemen Kelautan dan Perikanan,
“Bappenas dalam RKP 2017 secara merata serta memangkas serta Penyertaan Modal Negara),
memproyeksikan pengalokasian an- program yang nomenklaturnya ti- terutama dalam menurunkan bi-
ggaran berdasarkan program prior- dak jelas dan tidak ada manfaatnya aya logistik melalui pengembangan
itas pembangunan yang dicanang- bagi rakyat. “Semua nomenklatur pelabuhan. Kelima, pariwisata dan
kan pemerintah,” ungkap Cholifani. proyek harus jelas, misalnya mem- industri: akan mendapat penekanan
“Dana yang bakal digelontorkan beli jaring, membeli benih, dan se- lebih lanjut dalam RKP 2017 ter-
ke kementerian/lembaga dan pe- terusnya,” tegasnya. utama pengembangan kawasan
merintah daerah sesuai dengan Pendekatan Pembangunan industri dan pariwisata. “Sasaran
program pembangunan prioritas Sektor Unggulan sudah dimulai se- pembangunan, arah kebijakan, dan
dan program pendukung lainnya jak APBN-P 2015 yaitu: pertama, program prioritas mengisyaratkan
yang berkontribusi pada prioritas,” kedaulatan pangan (terutama ang- bahwa anggaran dan program ha-
tambahnya. Selanjutnya, Sesuai ar- garan Kementan dan Kemen PUPR, rus berorientasi kepada rakyat dan
ahan Presiden Joko Widodo terkait Penyertaan Modal Negara). Salah fokus untuk, mencapai tujuan nasi-
penyusunan RKP 2017 mengusung satu yang terpenting adalah integra- onal,” pungkas Cholifani. [MEP]
tema: “Memacu Pembangunan si kebijakan peningkatan produksi
Infrastruktur dan Ekonomi untuk padi mulai dari waduk, irigasi, dan
Meningkatkan Kesempatan Kerja desa mandiri benih. Kedua, kedau-

EB News 25 10
Kabar FEB MAGISTER MANAJEMEN

CLOSING CEREMONY PELATIHAN KHUSUS
PIM SRI LANKA

A
cara penutupan pelatihan FEB UGM karena siapapun yang tentang Formulating Strategies
khusus PIM Sri Lanka ber- belajar di kampus tersebut, su- and Programs for Public Services
langsung di Faculty Meet- dah dianggap sebagai alumni. Organization, Prof. Dr. Bambang
ing Room Lantai 5. “Waktu berla- Para peserta pun diharapkan Riyanto, L.S., Ak., CA., mengajar
lu begitu cepat karena beberapa memperoleh kenyamanan dan tentang Executing The Strategies
waktu yang lalu saya mengucap- termotivasi untuk berkunjung and Programs for Public Services
kan selamat datang dan saat ini kembali. Organization, dan Rusdi Akbar,
saya sangat sedih karena harus Acara yang berlangsung M.Sc., Ph.D., CMA., Ak., CA.,
mengucapkan selamat tinggal pada tanggal 27 Januari 2017 mengajar tentang Performance
kepada peserta. Saya sangat dilanjutkan dengan pemu- Evaluation For Public Services Or-
senang karena peserta berkun- taran dokumentasi foto selama ganization. “Kami juga mengikuti
jung ke Yogyakarta, khususnya mengikuti pelatihan, penyera- kegiatan yang padat selama be-
ke program studi MM FEB UGM. han sertifikat oleh Dr. T. Hani berapa hari, mulai dari belajar di
Kami berharap dapat member- Handoko, M.B.A., didampin- kelas, mengunjungi perusahaan
ikan pelayanan terbaik dan pe- gi oleh Bayu Sutikno, M.S.M., lokal di Yogyakarta dan men-
serta mendapat pengalaman Ph.D. dan Dilhan Virendra gunjungi kantor pemerintah
tidak hanya teori, tetapi juga Goonetileke serta testimoni dari daerah. Kami juga mendapat
praktik mengenai manajemen Prof. E.M.P. Ekanayake sebagai pengetahuan tentang perenca-
strategik sektor publik. Kami wakil peserta. Dalam testimon- naan strategi dan perencanaan
juga meminta maaf apabila inya, Ekanayake menyampaikan yang profesional untuk sektor
terdapat kekurangan atau pe- penghargaan setinggi-tingginya publik,” papar Ekanayake. Di
layanan yang kurang maksimal. kepada dosen pengajar yang akhir testimoninya, Ekanayake
Sekali lagi, terima kasih atas baik, berkualitas dan sangat mengucapkan terima kasih ke-
kerjasamanya kepada Dilhan komprehensif yaitu Amin Wi- pada Direktur, Deputi Direk-
Virendra Goonetileke, berharap bowo, M.B.A., Ph.D., mengajar tur dan karyawan karena tel-
ini bukan rombongan terakhir, tentang Strategic Planning Pro- ah mengakomodasi kegiatan
melainkan rombongan perta- cess, Dr. Hani Handoko, M.B.A., tersebut. Ucapan terima kasih
ma dan akan berlanjut untuk mengajar tentang Sharpening juga diberikan kepada Dilhan
rombongan selanjutnya,” kata Mission in Public Service Organi- Virendra Goonetileke yang su-
Hani Handoko, Direktur MM zation, Dr. Ertambang Nahartyo, dah menjadwalkan perjalanan
FEB UGM dalam kesempatan M.Sc., CMA., Ak., CA., mengajar ke Yogyakarta serta apresiasi
tersebut. Hani juga menyam- tentang Scanning The Environ- untuk peserta yang telah mengi-
paikan bahwa peserta PIM mer- ment and SWOT Analysis, Dr. John kuti pelatihan dengan baik.
upakan bagian dari Alumni MM Suprihanto, M.I.M., mengajar
11 EB News 25
MAGISTER MANAJEMEN Kabar FEB

LEADERSHIP CAMP ANGKATAN 69: LEADERS ARE MADE, NOT BORN

M
engusung tema “Leaders Are Made, Not Born”, Program MM FEB UGM Yogyakarta menggelar Kemah Kepemi-
mpinan (Leadership Camp) bagi mahasiswa angkatan 69. Leadership Camp yang diikuti oleh 100 mahasiswa
tersebut mengambil tempat di Wildlife Rescue Centre Yogyakarta, Kulonprogo pada Jumat-Sabtu, 31 Maret-1
April 2017. Dengan didampingi oleh 11 pendamping dari angkatan 68 dan beberapa staf kampus, mahasiswa men-
jalani serangkaian kegiatan dalam rangka membentuk jiwa kepemimpinan, melatih keterampilan kerja kelompok,
dan membangun keakraban antar mahasiswa.
Mahasiswa bertolak dari kam-
pus MM FEB UGM pada Jumat,
31 Maret 2017 pukul 13.30 WIB
setelah dilepas secara resmi oleh
Bayu Sutikno, Ph.D. selaku Deputi
Direktur Bidang Akademik. Seti-
banya di lokasi, mahasiswa dia-
jak mengikuti permainan secara
berkelompok. Meskipun sempat
diguyur hujan, mahasiswa tetap
tampak antusias ketika pemandu
acara menguji ketangkasan dan
kekompakan kelompok mere-
ka. Seusai santap malam, acara
berlanjut dengan adu kreativitas dalam permainan ringan dan pementasan pertunjukan bertajuk MMUGM Hits.
Penampilan tim yang dilombakan dengan juri Bayu Sutikno, Ph.D. dan Prof. Eduardus Tandelilin tersebut disambut
gelak tawa dan riuh tepuk tangan hingga akhir acara.
Pada hari kedua, acara diawali dengan pemaparan materi “Pengembangan Kepemimpinan” oleh Direktur Kam-
pus Yogyakarta, Dr. T. Hani Handoko. Mahasiswa dituntut memiliki kemauan untuk berkembang mengikuti arah
perubahan karena pemimpin yang baik terbentuk melalui proses dan pembelajaran. Selanjutnya, mahasiswa kem-
bali mengasah kemampuan kepemimpinan mereka dalam beberapa permainan. Pengumuman pemenang, kata
penutup dari Dr. T. Hani Handoko, dan sesi foto bersama mengakhiri rangkaian acara Leadership Camp sebelum
mahasiswa berkemas untuk kembali ke kampus MM FEB UGM pada pukul 13.30 WIB.

TRANSFORMATIONAL BUSINESS LEADER: OPTIMIZE THE
OPPORTUNITIES ON ASEAN ECONOMIC COMMUNITY
“Transformational leaders should pukul 14.15 WIB diikuti dengan sam- tersebut membagikan pengalaman
run the extra mile” kata Dr. Han- butan dari Ketua Panitia, sambutan hidupnya hingga mencapai posisi
dry Satriago dalam salah satu pa- Ira Ardiana Yunianti selaku wakil tertinggi di perusahaan yang dip-
impinnya. Handry menyebutkan
bahwa seorang pemimpin transfor-
masional haruslah aktif dan fleksi-
bel, berpikiran terbuka untuk se-
lalu terus belajar, memperlakukan
orang secara sama rata, run the ex-
tra mile, siap menaklukkan susahn-
ya deal with past issues, dan memiliki
kepercayaan diri.
Acara ditutup dengan 2 sesi tan-
ya jawab dan foto bersama yang be-
rakhir pada pukul 16.30 WIB.

parannya di hadapan sekitar 360 dari MM FEB UGM serta pemutaran RALAT
mahasiswa peserta Executive Series. video sambutan Dr. Hani Handoko, Pada Edisi EB News 24, berita Penutupan HR
Acara diselenggarakan oleh Human Direktur MM FEB UGM Yogyakar-
Resource Club MM FEB UGM Yogya- ta yang berhalangan hadir. Acara Professional Training, PT. Newmont Nusa
karta sebagai penutup rangkaian kemudian dikomando oleh moder- Tenggara. Seharusnya berada di Halaman
Leadership Potential Review pada ator yang mengawal penjelasan Dr.
Jumat, 3 Maret 2017 di Auditorium Handry Satriago. KABAR FEB | Magister Manajemen.
Sukadji Ranuwihardjo. Chief Executive Officer General Mohon maaf dan terimakasih.
MC membuka acara tepat pada Electric Indonesia sejak Juli 2010

EB News 25 12
Kabar FEB PROGRAM PROFESI AKUNTANSI

Seminar
“Be in demand with ACCA”

P
endidikan Profesi Akuntan- dan M.Si. Ketua Pengelola PPAk tan yang memiliki kualifikasi in-
si Fakultas Ekonomika dan FEB UGM, Prof. Dr. Slamet Su- ternasional yang diakui secara
Bisnis Universitas Gadjah giri, MBA., menyampaikan bah- global diantaranya kualifikasi
Mada menyelenggarakan Sem- wa mahasiswa harus memper- ACCA. ACCA percaya bahwa
inar “Be in demand with ACCA” siapkan diri dalam menghadapi akuntan memiliki peran dalam
sekaligus info session dari ACCA tantangan dan persaingan glob- membawa nilai-nilai ekonomi
Indonesia. Acara ini diseleng- al. Salah satu cara agar dapat di semua tahap pembangunan
garakan di Ruang Sidang Ker- survive dalam persaingan terse- dan berupaya untuk mengem-
tanegara dengan dihadiri oleh but adalah dengan mendapa- bangkan kapasitas profesi dan
Head of ACCA Indonesia, Ibu tkan kualifikasi internasional. mendorong penetapan peratur-
Conny Siahaan. Acara ini diiku- Head of ACCA Indonesia Ibu an standar global. Acara dilan-
ti kurang lebih 100 mahasiswa Conny Siahaan mengatakan jutkan dengan info session dan
dari S1, baik Reguler maupun bahwa karir yang menjanjikan ditutup dengan tanya jawab.
IUP, Magister Akuntansi, Maksi akan terbuka lebar bagi akun-
PROGRAM PROFESI AKUNTANSI Kabar FEB

P
engkinian perkemban- Kegiatan workshop ini dihara-
gan praktik akuntansi dan pkan dapat memberikan man-
metode pengajaran akun- faat diantaranya sebagai sara-
tansi dapat dilakukan secara na penguatan dan peningkatan
efektif dan efisien melalui ket- pengetahuan akuntansi peru-
erlibatan guru-guru SMK dalam sahaan jasa, dagang dan manu-
workshop pengajaran praktikum faktur. Di samping itu, workshop
yang disinergikan dengan uji juga bermanfaat untuk menilai
kompetensi. Pendidikan Profesi kompetensi guru SMK melalui
Akuntansi Fakultas Ekonomi- uji kompetensi akuntansi. Uji
ka dan Bisnis Universitas Gad- kompetensi akuntansi berupa
jah Mada bekerjasama dengan laporan kuantitatif (tiga skor

Pengajaran Praktikum Akuntansi dan Uji Kompetensi
untuk Guru Sekolah Menengah Kejuruan.
Laboratorium Akuntansi FEB kompetensi, skor kehati-hatian
UGM dan Ikatan Akuntan In- dan ketelitian serta laporan
donesia Wilayah Yogyakarta kualitatif (deskripsi berdasar uji
menyelenggarakan Workshop multiple choices dan essay).
Pengajaran Praktikum Akuntan-
si dan Uji Kompetensi Akuntansi
bagi kalangan guru Sekolah Me-
nengah Kejuruan. Kegiatan ini
dilaksanakan di Ruang Sidang
Kertanegara dan diikuti kurang
lebih 45 peserta dari Sekolah
Menengah Kejuruan dari berb-
agai wilayah di Indonesia.

Tes Ujian Masuk PPAK FEB UGM

P
rogram Profesi Akun- demik Pasca Sarjana (PAPS)
tansi FEB UGM kemba- dan TOEFL. Untuk dua ujian
li menyelenggarakan tersebut, PPAk FEB beker-
ujian masuk. Peserta ujian ja sama dengan Fakultas
masuk sebanyak 29 peser- Psikologi UGM dan Pelati-
ta dari berbagai perguruan han Bahasa Ekonomika dan
tinggi daerah di Indonesia. Bisnis (P2EB). Mahasiswa
Peserta yang dinyatakan yang dinyatakan lulus matri-
lolos pada ujian masuk ini kulasi akan memulai perkuli-
akan menempuh matrikula- ahan reguler semester I pada
si pada tanggal 3 April 2017. bulan Agustus 2017.
Ujian Saringan Masuk Pendi-
dikan Profesi Akuntansi FEB
UGM meliputi Potensi Aka-
Kabar FEB UNIT P2EB

Management Development Program PT
Bank Sinarmas Tbk. Batch 50 Tahun 2017

P
elatihan Management De- peserta pelatihan sebanyak 30 MDP ini telah berlangsung
velopment Program PT orang. Peserta pelatihan telah selama 4 angkatan dimulai
Bank Sinarmas Tbk. Batch menempuh materi pelatihan se- dari angkatan 46, 48, 49 dan
50 Tahun 2017 ini diselenggara- banyak 236 sesi meliputi pema- 50. Kurikulum pelatihan dise-
kan oleh PT Bank Sinarmas Tbk. haman lingkungan bisnis dan suaikan dengan job description
bekerjasama dengan Penelitian pengelolaan mikro perbankan. yang akan ditempati oleh calon
dan Pelatihan Ekonomika dan Setiap sesi pelatihan memakan karyawan PT Bank Sinarmas Tbk
Bisnis Fakultas Ekonomika dan waktu 50 menit. Pembelajaran serta memenuhi standar serti-
Bisnis Universitas Gadjah Mada diberikan dengan metode ce- fikasi profesi perbankan sesuai
(P2EB FEB UGM). ramah kelas/klasikal, diskusi ketetapan dari Otoritas Jasa
Pelatihan Management De- kasus, survei lapangan, ujian Keuangan.
velopment Program PT Bank makalah individu, ujian maka-
Sinarmas Tbk. Batch 50 Tahun lah kelompok dan ujian tertulis.
2017 telah dilaksanakan mu- Pelatihan ini melibatkan civitas
lai tanggal 20 Januari 2017 s.d. akademisi FEB UGM, Fakultas
11 Maret 2017 dengan jumlah Hukum dan praktisi perbankan.

dengan keahlian un- theory dikemas dan disajikan ser-
tuk melakukan pem- ingkas mungkin tanpa mengurangi
odelan pengambilan esensi materi. Contoh kasus yang
keputusan interaktif didiskusikan dan dipecahkan ber-
dengan menggunakan sama selama pelatihan semaksimal
game theory. Diharap- mungkin diambilkan dari kasus-ka-
kan di akhir pelatihan, sus yang dihadapi langsung oleh PT.
para peserta mampu PGN. Pelatihan ini didesain dengan
membangun model mengakomodasi konteks permas-
game theory terhadap alahan yang dihadapi perusahaan
berbagai tantangan sehingga kontekstual dan aplikatif
atau permasalahan bagi para peserta.
yang berkembang di Peserta pelatihan berjumlah
PT PGN maupun un- 25 orang yang merupakan pegawai
tuk negosiasi bisnis. di lingkungan PT PGN. Pelatihan
Pelatihan Game Theory untuk Alternatif solusi yang berlangsung pada tanggal 30-31
ditawarkan dapat di- Maret 2017 dengan pengampu Dr.
Penyusunan Kebijakan gunakan sebagai bah- Rimawan Pradiptyo yang dibantu

S
ebagai upaya peningkatan kap- an perumusan kebijakan, upaya pe- tim asisten.
asitas sumber daya manusia mecahan masalah maupun strategi
di PT Perusahaan Gas Nega- mitigasi risiko.
ra (PGN), P2EB menyelenggarakan Pelatihan ini dirancang khusus
pelatihan game theory untuk pen- untuk PT. PGN dengan pendekatan
gambil kebijakan. Pelatihan ini diran- pembelajaran bagi orang dewasa
cang untuk membekali para peserta (andragogi). Berbagai konsep game

15 EB News 25
JIEB Kabar FEB

Workshop Publikasi Artikel Ilmiah
dan Buku 2017

P
ada hari Jumat, 7 April versitas Gadjah Mada, dan Wahyuni, Ph.D. Disesi kedua,
2017, Unit Publika- dilanjutkan oleh Bapak Eko tidak kalah menarik yaitu
si, Fakultas Ekono- Suwardi, M.Sc., Ph.D. selaku pemaparan Kiat-kiat sukses
mika dan Business, Uni- Dekan FEB UGM yang seka- dalam menulis dan memub-
versitas Gadjah Mada ligus membuka acara Work- likasikan buku text utama
kembali menyelenggarakan shop Nasional Publikasi Ilmi- oleh Prof. Dr. Jogiyanto Har-
“Workshop Nasional Publika- ah dan Buku 2017. tono, MBA., Ph.D. dan di-
si Ilmiah dan Buku” yang ber- Pada Sesi pertama, Prof. moderatori oleh Ibu Adjeng-
tempat di Ruang Audio Visual Tri Widodo, M.Ec.Dev., Ph.D., dia Bunga Bangsa, SE., M.Sc.
lantai 1 Ged. FEB UGM. Work- memaparkan bagaima- Banyak antusiasme yang di-
shop kali ini menghadirkan na kiat - kiat sukses dalam tunjukan oleh peserta den-
dua narasumber yang san- menulis sampai memub- gan berbagai pertanyaan
gat mumpuni dibidangnya likasikan artikel ilmiah di jur- yang ditujukan kepada dua
yaitu Prof. Tri Widodo, M.Ec. nal Internasional terkemu- narasumber kita. Tercatat 56
Dev., Ph.D. dan Prof. Jogiyan- ka, berbagai hambatan dan sivitas akademika dari berb-
to Hartono, MBA., Ph.D. kisah sukses disampaikan agai kota di Indonesia seper-
Acara diawali dengan untuk mendorong para pe- ti, Samarinda, Bandung, Pur-
sambutan dan pemaparan serta untuk berlomba lom- wokerto, Semarang, Malang,
tentang Unit Publikasi FEB ba untuk memperbanyak Surabaya, dan Bali menjadi
UGM oleh Ibu Heni Wahy- jumlah artikel yang terpub- peserta workshop kali ini.
uni, M.Ec.Dev., Ph.D., selaku likasikan pada jurnal Inter- Workshop ditutup pada pkl.
Ketua Unit Publikasi Fakultas nasional terkemuka. Sesi ini 16:00 dan diakhiri sesi foto
Ekonomika dan Bisnis, Uni- dimoderatori oleh Ibu Heni bersama.

EB News 25 16
Pojok
Alumni

D
i awal tahun 2017, tim redaksi EB News mendapat kesempatan untuk mewawancarai
salah satu alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM)
,Steven Yudiyantho, yang kini telah sukses meniti karir. Simak wawancara ekslusif
kami berikut ini.

Kapan Bapak mulai bergabung Saya memiliki kisah paling Ketua BEM Bidang Minat dan Bakat,
menjadi mahasiswa di FEB UGM? menarik di UGM dan pada akhirnya setelah sebelumya ikut kepanitiaan
Diterima pada jurusan apa? menjadi kebiasaan unik yang mer- Economics Jazz Live (EJL) dan di-
Saya diterima di Jurusan Mana- upakan modal luar biasa bagi saya. minta Mas Toni agar angkatan 92
jemen FEB UGM pada tahun 1992. Pada saat itu, kami dibekali materi menjadi koordinator EJL yang untuk
materi ajar yang sangat kekinian, pertama kalinya diselenggarakan di
Apakah Bapak bisa berbagi cerita bahkan menurut saya agak melam- Grha Sabha Pramana. Ini merupa-
mengenai suka dan duka ketika paui zamannya. Kami dipaksa untuk kan modal yang sangat kuat bagi
menempuh pendidikan S1 di FEB membaca literatur berbahasa ing- saya untuk mengakselerasi karir se-
UGM? gris yang tebal-tebal. Kami dikenal- hingga sampai pada posisi saat ini.
Saya memiliki pengalaman yang kan dengan artikel-artikel dari HBR,
unik ketika masuk pertama kali Sloan Management Review, Inter- Bagaimana Bapak mengawali
menjadi mahasiswa, karena pada national Journal of Finance dan be- karir sehingga saat ini menjadi
awalnya saya tidak memilih UGM se- berapa artikel yang kami harus cari orang yang berhasil?
bagai pilihan dalam UMPTN. Pilihan dalam CD-ROM karena pada saat Saya ingat ketika pertama kali
ketiga saya adalah salah satu PTN itu belum terdapat akses internet. orientasi, kami diundang open house
yang bukan favorit karena motifn- Kehausan akan ilmu yang up to date oleh Pak Basu yang saat itu menja-
ya adalah yang penting nama saya ditularkan oleh para dosen sehing- di ketua jurusan manajemen. Pada
masuk dalam pengumuman jika ga membuat para mahasiswa ber- saat itu, saya ingat sekali momen
pilhan utama saya tidak berhasil. lomba-lomba untuk mendapatkan sesi tanya jawab dan pertanyaan
Pada waktu itu, saya memilih Teknik artikel atau buku terkini meskipun saya adalah: bagaimana cara menja-
Kimia – ITB sesuai dengan mata hanya bermodalkan fotokopi kare- di dosen UGM? Entah apa yang ada
pelajaran favorit saya waktu SMA. na belum mampu membeli buku dalam benak saya pada saat itu tapi
Tidak pernah terpikir oleh saya un- yang asli. menjadi seorang pengajar menjadi
tuk berkuliah di UGM. Akan tetapi, Kegiatan-kegiatan yang ada impian saya. Bahkan, hingga saat ini
Allah SWT ternyata punya rencana pada saat itu mulai dari kegia- saya tetap berpikiran untuk kembali
luar biasa untuk saya. Menjadi ma- tan keagamaan, ekstrakurikuler, ke kampus.
hasiswa UGM bukan hanya mera- pencinta alam, jurnalistik ataupun Saat ini saya pun diminta oleh
sakan pendidikan di kampus, tetapi kegiatan kemahasiswaan BEM, Pak Ary Ginanjar untuk menjadi Ket-
bagaimana sebenarnya kehidupan menjadi satu media yang penting ua Dewan Ahli ESQ Business School,
di Yogya mengajarkan banyak hal untuk mengasah kemampuan or- dan saya pun memulai karir men-
kepada kita. ganisasi. Pada saat itu saya menjadi jadi seorang dosen di sebuah PTS

19 EB News 25
di Yogya yang dikelola oleh para Apakah pengetahuan yang namanya harum di panggung nasi-
dosen UGM. Saat itu motif saya in- didapat di FEB UGM menunjang onal. Saya pikir proses pengkader-
gin mengambil S2 ke luar negeri karir Bapak? an dosen harus dibuat secara lebih
secepatnya, namun ternyata terjadi Kalo dari sisi knowledge saya pikir terstruktur dan sistematis. Dosen
krisis yang membuat rencana itu be- tidak banyak, karena toh akhirnya menurut saya harus memiliki pros-
rantakan, bahkan pimpinan sekolah es perekrutan yang akhirnya meng-
tersebut seolah-olah meminta saya hasilkan kader yang diproyeksikan
mengundurkan diri karena saya in- all knowledge is free, akan menggantikan posisi-posisi
gin mengambil S2 berbekal biaya so everybody could tokoh tersebut.
sendiri dengan dalih bahwa saya ti- Kedua, ini lebih spesifik untuk
dak memiliki bakat sebagai seorang access freely as well. jurusan manajemen, karena kalo
dosen. Momen ini tidak membuat
saya “down” tapi menjadi motivasi
It’s a democratization akuntansi dan IESP mungkin sudah
punya media, sudah saatnya lem-
pembuktian saya. Sampai saat ini, of knowledge. baga pusat pengembangan manaje-
saya mungkin adalah seseorang men menjadi acuan dan rujukan isu-
yang memiliki pendidikan S1-S2 lo- isu manajerial yang berkembang.
kal namun sudah banyak mendapa- Akan tetapi, yang saya dapat ada- Sampai saat ini, saya sama sekali ti-
tkan kesempatan untuk menjadi lah kerangka berpikir bagaimana dak mendengar gaungnya. Berbeda
pembicara di berbagai konferensi mendekati sebuah problem, baga- dengan PTN di jakarta yang berhasil
SDM baik di level Asia Pacific mau- iamana membuat dan memper- meng-capitalize Pak Reinhald Kasali
pun di level international. tahankan argumen kita dalam pre- dan Budi Sucipto yang eksistensinya
Saya saat ini ditunjuk menja- sentasi, serta bagaimana membuat cukup dirasakan di perusahaan-pe-
di Global Program Owner Danone struktur yang sistematis. At the end, rusahaan baik BUMN maupun swas-
Leadership for First Line Leader, dan inilah yang akan menunjang karir ta.
memfasilitasi berbagai program kita. Menurut saya, saat ini UGM bu-
leadership for executive yang isinya kan hanya bisa menjalin hubungan
adalah para direktur dari berbagai Menurut Bapak, apakah kunci dengan universitas luar negeri, tapi
negara. Saya berpikir kebiasaan sukses dalam menempuh studi bisa fokus ke top 10 recruiter untuk
membaca dan kehausan akan teori dan karir? benar-benar membuat sebuah tero-
yang up to date sangat membantu Pertama, kita harus mempunyai bosan inovatif seperti program Man-
saya dalam hal ini. Contoh lain ada- visi/mimpi. Saya dari awal sudah agement Trainee (MT) yang menjadi
lah saya pernah membuat sebuah memimpikan akan bisa berkontri- bagian dari kuliah dan ada bobot
riset kecil dan riset ini terinspirasi busi dalam keilmuan SDM di level SKS-nya. Hal ini sangat dibutuhkan
oleh Pak Hani yang pada waktu itu international. So, dream high and karena MT program ini membutuh-
memberi saya buku HR Champi- higher. Kedua, tentunya self aware- kan waktu yang tidak sebentar se-
on karya Dave Ulrich. Percaya atau ness. Ketahuilah apa kekuatan dan mentara mereka sudah menerima
tidak, buku itulah yang membuat kelemahan, jangan berfokus pada gaji.
saya diterima dan cukup membantu memperbaiki kelemahan tapi kita Untuk mendekatkan dosen ke
saya untuk melancarkan perjalanan harus bisa meng-capitalize kekua- profesional, saya sadar lokasi yang
karir HR saya di Procter & Gam- tan kita. Kebanyakan orang berusa- jauh dari pusat bisnis menjadi salah
ble (P&G). Setelah dari P&G, saya ha menutupi gap kelemahan, yang satu hambatan. Beberapa tahun
malang melintang sebagai seorang menurut saya kurang efektif. Ketiga, lalu, saya mengusulkan (lagi-lagi) pe-
konsultan Organization & People menurut saya, keberanian keluar rusahaan top recruiter agar yang ma-
Development, sampai akhirnya saya dari status quo atau zona nyaman. gang bukan hanya mahasiswanya,
masuk ke indurstri jasa keuangan, Ini penting karena banyak orang tetapi juga dosennya. Harapannya,
mulai dari Danamon , Barclays dan yang karena merasa nyaman tidak kerja sama dengan perusahaan bu-
terakhir saya di Bank Permata, se- berani pindah perusahaan dan ser- kan hanya sebatas database maha-
bagai Executive VP, Organization & ing kali karena nyaman, kita tidak siswa dan persiapan mahasiwa un-
People Development, dan di Bank mengalami quantum learning. Last tuk menghadapi dunia kerja, tapi ini
Permata kita tahu ada Pak Herwi- but not least, tentunya be positive. Ini akan menjadi win-win solution bagi
dayatmo dan Mas Toni yang juga penting sekali karena hal inilah yang para rekruiter dan fakultas dalam
banyak membantu perjalanan karir membuat kita selalu merasa optimis rangka memperkuat jembatan an-
saya. akan masa depan kita. tara konseptual dan praktis sehing-
Saat ini saya menjadi Organiza- ga akan meningkatkan mutu lulusan
tion Development Director di Da- Apakah harapan dan saran-saran yang tentunya memiliki readyness
none Waters Indonesia. Jabatan ini Bapak bagi FEB UGM pada masa employability yang lebih baik.
mengubah saya yang tadinya ban- mendatang?
yak bekerja sebagai COE (Center of Menurut saya, UGM saat ini
Excellence) nya HR alias think-tankn- mulai kehilangan figur. Saya pikir,
ya HR, menjadi lebih ke Strategic saatnya dosen-dosen muda mulai
Management Office yaitu bagaima- unjuk gigi dan meningkatkan pres-
na kita bisa meningkatkan kapabil- ence-nya baik secara nasional mau-
itas organisasi sehingga bisa men- pun internasional. UGM memerlu-
dukung strategi perusahaan dalam kan lebih banyak figur seperti Pak
menciptakan hasil yang berkelanju- Boediono, Mas Tito, Mas Toni, Bu Sri
tan. Adiningsih, Pak Suad Husnan, yang

EB News 25 20
Seputar Bulaksumur

©RayhanGunaningrat

Perbaikan Kualitas Perpustakaan
Pusat UGM

S
ejatinya perpustakaan berfungsi untuk menunjang kegiatan belajar atau
mengerjakan tugas perkuliahan. Perpustakaan yang nyaman dan ditunjang
dengan fasilitas yang lengkap meningkatkan kepuasan pengunjung perpus-
takaan. Hal inilah yang dilakukan oleh Perpustakaan Pusat UGM. Perpustakaan Pu-
sat UGM selalu memperbaiki fasilitasnya, baik dari segi fisik maupun nonfisik.
Perbaikan Perpustakaan Pusat UGM lebih banyak dilakukan dari segi nonfisik
daripada segi fisik. Hanya beberapa perubahan fisik yang dilakukan, antara lain
menambah jumlah komputer sekitar 30-50 buah, perbaikan fasilitas hotspot pada
lokasi yang sinyalnya kurang baik, dan penambahan gazebo di luar perpustakaan.
Perubahan fisik ini memberikan beberapa dampak bagi pengunjung perpustakaan
pusat. Menurut Arif Surachman, Kepala Bidang Database dan Jaringan Perpustakaan
Pusat UGM, penambahan jumlah komputer mengurangi antrian penggunaan kom-
puter. Sebelumnya, mahasiswa harus menunggu hingga 2-3 jam untuk dapat meng-
gunakan komputer. Sekarang, antrian tersebut sudah tidak terjadi lagi. Bahkan, ada
beberapa komputer yang menganggur. Hal itu sangat membantu mahasiswa, ter-
utama bagi mereka yang sedang mengerjakan skripsi, thesis, atau tugas akhir. Na-
mun, tidak semua perbaikan berjalan sesuai dengan rencana. Penambahan gazebo
yang tujuan awalnya untuk menambah ruang belajar dan diskusi untuk mahasiswa
malah rusak karena cuaca buruk yang melanda Jogja. Selain fasilitas yang sudah
diperbaiki, ada rencana juga untuk menambah fasilitas layar dan proyektor untuk

21 EB News 25
ruang diskusi. Namun, rencana tersebut terkendala pembiayaan yang cukup besar
untuk pengadaan barang tersebut.
Fokus utama Perpustakaan Pusat UGM lebih menyasar pada perbaikan konten
digital. UGM ingin menambah koleksi jurnal online yang bisa diakses oleh maha-
siswa maupun dosen. Anggaran yang dibutuhkan untuk membayar jurnal online
tidak sedikit. Setiap tahun, UGM mengeluarkan dana lebih dari Rp12 miliar untuk
berlangganan jurnal online. Harga langganan jurnal online setiap tahunnya mengala-
mi kenaikan sekitar 5-15%. Kenaikan harga langganan tersebut berdampak pada ke-
naikan anggaran untuk berlangganan jurnal online. Itupun hanya untuk mempertah-
ankan jurnal online yang sudah dilanggan. Untuk
menambah koleksi jur- nal online baru, maka
butuh biaya yang lebih besar lagi. Maka dari itu,
UGM berharap fasilitas jurnal online dapat di-
manfaatkan dengan baik oleh mahasiswa mau-
pun dosen.
Selain memperbaiki konten digital, perpus-
takaan pusat UGM juga melakukan perbaikan
sistem. Sejak tahun 2013, perpustakaan pu-
sat mulai melakukan in- tegrasi dengan perpus-
takaan di setiap fakultas melalui Sipus. Integrasi
tersebut memberikan fasilitas bagi mahasiswa
untuk melakukan inter- library loan. Interlibrary
loan memungkinkan ma- hasiswa untuk melaku-
kan peminjaman di per- pustakaan fakultas lain.
Kemudahan lain yang diberikan adalah pen-
gurusan bebas pustaka bagi mahasiswa yang
akan mengikuti wisuda. Mahasiswa dapat me-
meriksa pinjaman yang masih ada melalui infor-
©RayhanGunaningrat

masi pada perpustakaan pusat tanpa harus bolak-balik meminta surat keterangan
di masing-masing fakultas. Mahasiswa juga bisa mengunggah hasil skripsi, tesis, dis-
ertasi, maupun tugas akhir melalui sistem Sipus.[Ade]

Sumber: Google.co.id
KABAR
melanjutkan studi S-3 di Uni-
versity of Glasglow, universitas
yang sama ketika ia mengambil
sekolah master.

FOKUS RISET
Selama men-
jalani studi S-3 ini,
Zaki berfokus untuk
melakukan riset den-
gan topik Stakeholder
Engagement, dengan
topik spesifik dialogic
engagement dengan
memanfaatkan me-
dia sosial. Faktanya,
perusahaan masih
hanya menggunakan
website perusahaan
untuk mengungkap-
kan informasi menge-
nai perusahaan. Zaki
menjelaskan bahwa
riset terbaru dalam
accounting disclosure
semakin berkembang
sejak tahun 2000-an.
Awalnya, informasi yang di-
Kabar dari Tanah publikasikan tersebut hanya
berfokus pada sharekeholders

Ratu Elizabeth atau creditors saja. Namun,
seiring berkembangnya waktu,
informasi yang diungkapkan

M
ulai tahun 2016, Ah- bimbing untuk melakukan riset. oleh perusahaan tidak hanya
mad Zaki atau yang Untuk itu, sangat penting berfokus untuk sharekeholders
akrab disapa Zaki ter- mempertimbangkan siapa su- atau creditors saja. Didukung
catat sebagai mahasiswa S-3 di pervisor yang akan membimbing dengan stakeholder theory, peru-
University of Glasglow, Inggris. selama proses riset tersebut. sahaan juga harus mempertim-
Salah satu dosen dari Departe- “Sejak S-2, saya sudah menar- bangkan stakeholder lain sep-
men Akuntansi ini melanjutkan getkan ketika mengambil stu- erti karyawan, konsumen, dan
studi doktornya di University di doktor ingin dibimbing oleh masyarakat. “Maka dengan riset
of Glasglow karena menurutn- seorang supersivor yang sudah ini, saya dapat mencari tahu
ya universitas ini menawarkan dikenal dalam research account- seperti apa dialog antara peru-
lingkungan, pengalaman, dan ing, mempunyai pengalaman sahaan dan stakeholders terse-
cara berpikir yang baik untuk banyak, dan telah melakukan but. Menurut saya, dialog terse-
melakukan penelitian. Zaki me- publikasi di jurnal-jurnal ter- but akan lebih efektif apabila
nuturkan bahwa studi S-3 mer- kemuka,” ungkapnya. Dengan melalui media sosial dibanding
upakan proses dilatih atau di- demikian, ia memilih untuk dengan melalui website perusa-

23 EB News 25
haan,” ujar Zaki. antara stakeholders dan perusa- vidu terkait dengan riset yang
Sebagai contoh, pada tahun haan serta pengungkapan yang dilakukan dan bagaimana pan-
2010 British Petrolium men- dilakukan melalui media sosial, dangan mereka terhadap riset
galami kasus tumpahan minyak akuntabilitas perusahaan juga kita,” cerita Zaki.
yang terjadi di Meksiko. Ketika akan meningkat. Zaki menam- Zaki menceritakan terdapat
perusahaan mengeluarkan an- bahkan bahwa riset ini menarik satu pengalaman menarik se-
nual reportnya, informasi yang untuk dilakukan karena ma- lama ia menempuh studi S-3
terkandung di dalamnya akan sih sedikit riset akuntansi yang di University of Glasglow. Pada
tergantung sejauh apa perusa- membahas mengenai topik ini. awal tahun 2017 ini, seorang
haan ingin mengungkapkan in- “ Apalagi di Indonesia, topik ini profesor dari RMIT University
formasi. Misalnya, dalam hal ka- masih relatif baru. Harapannya bernama Profesor Lee Parker
sus British Petrolium ini, maka saya dapat memberikan dimen- datang selama dua minggu di
perusahaan akan mengungkap- si baru atau paradigma baru University of Glasglow. Profesor
kan usaha-usaha yang dilaku- di dalam riset-riset yang ada di Lee Parker merupakan editor
kan untuk mengatasi tumpahan dunia akuntansi di Indoneisa,” Accounting Auditing and Account-
minyak di tempat sekitar penge- tambahnya. ability journal. Maka, dapat ber-
boran. “Nah, pengungkapan in- temu dan berdiskusi dengan
formasi yang hanya diungkap- PENGALAMAN AKADEMIK Profesor Lee Parker adalah
kan melalui website ini menurut Melakukan riset di lingkun- suatu pengalaman berharga.
saya masih dikontrol oleh peru- gan yang sangat mendukung “Melakukan diskusi dengan
sahan,” kata Zaki. adalah keuntungan tersendiri orang yang sangat ahli di bidang
Zaki kemudian mengung- bagi Zaki. Seminar setiap mingu riset ini dapat memberikan emo-
kapkan, hal itu akan mempu- yang hampir selalu diadakan di tional impact dan optimisme
nyai cerita yang berbeda jika University of Glasglow merupa- dalam menghasilkan riset yang
perusahaan mengungkapkan kan salah satu fasilitas yang lebih baik,” jelas Zaki.
informasi mengenai usaha dapat menunjang riset bagi ma-
yang dilakukan melalui me- hasiswa S-3 di sana. Zaki men- TARGET KE DEPAN
dia sosial, misalnya Facebook. gungkapkan, seminar tersebut Fokus utama Zaki saat ini
Apabila British Petrolium me- mendatangkan profesor-pro- adalah dapat menyelesaikan
ngungkapan informasi melalui fesor terkemuka dari berbagai studi dengan baik serta tepat
Facebook, maka akan terjadi in- kampus di dunia dan mereka waktu. Selain itu, Zaki juga ten-
teraksi antara stakeholders dan akan mempresentasikan riset gah memfokuskan risetnya
perusahaan. Dengan demikian, masing-masing. Mahasiswa agar dapat dipublikasikan di
stakeholders dapat merespon diberikan kesempatan untuk jurnal-jurnal terkemuka dan
informasi-informasi yang dis- bertanya maupun berdiskusi memberikan manfaat bagi mas-
ampaikan perusahaan. “ Misaln- dengan profesor-profesor terse- yarakat. “Saya harap ketika saya
ya, orang-orang yang berada di but. “Bahkan profesor itu akan kembali ke FEB, saya sudah
lokasi tumpahan minyak itu bisa memberikan wak- cukup menempa diri
saja bilang bahwa perusahaan tu dan kita dengan
belum melakukan usaha-usaha bisa ber- pengala-
yang dibutuhkan untuk men- diskusi man
gatasi tumpahan minyak terse- secara
but. Idealnya perusahaan akan per-
merespon balik apa yang belum son-
dilakukan perusahaan dengan a l /
langkah-langkah lanjutan,” jelas in-
Zaki. di-
Menurut Zaki, adanya dialog

EB News 25 24
prestasi mahasiswa
Salim Fauzanul Ihsani:
Berprestasi Dimulai dari Tekad

M
enjalani kehidupan Ekonomi (JMME). Di tahun kelompok studi yang berna-
sebagai mahasiswa 2015, Salim diamanahkan ma Study Club Communication
yang berprestasi dan untuk menjadi Ketua SEF Forum (SCCF) UGM sebagai
aktif berorganisasi tidaklah FEB UGM. Selama satu tahun Sekretaris Jenderal (Sek-
sulit. Hal tersebut dibuktikan menjabat, Salim ingin lebih jen). Di SCCF, Salim sering
oleh Salim Fauzanul Ihsani, fokus di organisasi, sehingga sekali berkoordinasi dengan
mahasiswa Ilmu Ekonomi belum bisa menyumbang- Dirmawa bagian Kreativitas.
2013. Ketika diwawancara kan piala untuk SEF. Saat itu, Saat itu, Salim diperlihatkan
Tim EB News, Salim dengan Salim mendorong banyak peringkat prestasi tiap fakul-
antusias bercerita menge- anggota SEF untuk mengi- tas di UGM. FEB saat itu men-
nai perjalanan dan lika-liku kuti kompetisi dan menyum- jadi peringkat pertama di
pengalamannya mengikuti bangkan piala. klaster sosio humaniora dan
berbagai kompetisi nasional Suatu ketika, ada teman peringkat keempat di UGM
maupun internasional. dari FISIPOL yang menga- dalam banyaknya jumlah
Saat awal masuk kuli- jak Salim untuk mengikuti mahasiswa yang berpresta-
ah, sebenarnya Salim tidak lomba simulasi bisnis. Sebe- si dalam satu tahun. Sejak
berencana untuk mengikuti narnya, Salim tidak terlalu saat itu, Salim berpikir, se-
berbagai kompetisi maupun yakin akan menang, karena bagai koordinator organisasi
organisasi. Namun, seiring lomba tersebut berada di keilmuan, dia ingin memberi
berjalannya waktu, Salim tingkat Asia. Namun, pada contoh bagi anggota-anggot-
akhirnya menjadi anggota saat itu, dengan modal nekat anya agar bisa lebih terpacu
Himpunan Mahasiswa Ilmu dan keyakinan, Salim dan semangatnya dalam mengi-
Ekonomi (HIMIESPA), Sharia timnya berhasil mendapat- kuti kompetisi.
Economics Forum (SEF), serta kan Juara 2 Simulasi Bisnis Menurut Salim, tidak ada
Jamaah Ma- “Simbiz 2015” yang diadakan yang namanya ‘untuk ber-
hasiswa oleh Binus University In- prestasi harus mengorbank-
Mus- ternational. Itulah pen- an organisasi’ atau ‘untuk
l i m galaman pertama Salim berorganisasi harus mengor-
dalam mengikuti lomba bankan prestasi’. Menurutn-
ketika kuliah. ya, kedua hal tersebut dapat
Ada hal unik yang berjalan beriringan asal kita
membuat salim lebih memiliki mindset yang baik.
terpacu lagi untuk ber- Contohnya, ketika Salim
prestasi. Ketika tahun menjadi Ketua SEF, Salim
2016, Salim yang su- sudah memiliki mindset un-
dah tidak menjabat se- tuk fokus di organisasi saja
bagai ketua SEF lagi jus- sehingga membuatnya tidak
tru mendapat amanah terpacu untuk mengikuti
untuk meng- kompetisi. Maka, di tahun
koordi- 2016, Salim menantang dir-
n a s i inya. Ketika itu, Salim men-
jabat Sekjen di SCCF dan
Koordinator Mahasiswa Unit
(Kormanit) KKN. Hal tersebut
memang terlihat berat, teta-
pi dia berpikir “pasti bisa”,
maka jalanlah ketiga hal
tersebut.
Rencana-rencana Salim
yang terlihat sulit ternyata
tidak mustahil untuk dica- spesifik.
pai. Buktinya, Salim berhasil Salim mey-
mengantongi Juara 2 Sasana akini kekuatan
Debat Mahasiswa serta me- usaha dan doa yang tinggi
ba- akan sebanding dengan re-
menangkan kategori Favorite gian besar
Poster di Gadjah Mada Sharia turn yang didapatkan. Salim
mahasiswa S2 dan S3. berpesan, “Tidak menang itu
and Business Undergraduate “Tidak semua yang ikut lom-
Festival (Gamasurf) di bulan tidak apa-apa. Setidaknya
ba itu pasti menang. Perlu kita bisa menjalin relasi dan
Mei. Setelah itu, Salim fokus digarisbawahi ya itu. Saya
untuk KKN. Ketika KKN pun, mencari link. Jangan lupa
juga sering ikut lomba pa- beri citra yang baik untuk
Salim sudah diajak untuk per dan tidak lolos. Jadikan
mengikuti kompetisi lagi. UGM.”
saja itu pengalaman,” tutur Mahasiswa kelahiran De-
Menurutnya, Oktober mer- Salim. Dia juga ingin mem-
upakan bulan yang penuh mak ini berencana untuk
beri tahu ke mahasiswa FEB mengambil kuliah S2 di LSE
kerja keras. Dia mengikuti UGM bahwa jika mahasiswa
lomba KTI di Jakarta dan lom- jurusan public economics.
bisa memenangkan kompe- Namun, sambil menung-
ba debat di Bandung dengan tisi, maka kita bisa reimburse
jarak hanya selisih satu hari. gu, Salim ingin bekerja di
uang registrasi, akomoda- lembaga-lembaga riset un-
Mahasiswa yang menyenan- si, dan lain-lain. Kita juga
gi ilmu ekonomi konvension- tuk mengembangkan core-
bisa mendapatkan insen- nya di bidang penelitian
al ini bercerita, “Waktu itu, tif prestasi mahasiswa dari
hari Sabtu saya presentasi ekonomi. Salim bercita-cita
Dirmawa. Kedua hal tersebut untuk mendirikan lemba-
di Jakarta, hari Minggu-nya dapat memacu kita untuk
sudah debat di Bandung. ga konsultan ekonomi (dan
lebih bersemangat menyum- bisnis) sendiri. Selain itu,
Alhamdulillah, keduanya bangkan piala untuk UGM.
mendapat Juara 1.” Salim cukup tertarik apabi-
Salim memberi tips bagi la mendapatkan tawaran
Apabila sudah sering mahasiswa yang ingin me-
menulis dan mengikuti kom- mengajar di UGM karena
menangkan suatu kompeti- dia merasa berbagi ilmu itu
petisi, maka kita akan lebih si. Pertama, lakukan evaluasi
terpacu untuk mengikutin- menyenangkan apalagi jika
setelah mengikuti kompetisi. ilmunya dapat diaplikasikan.
ya lagi. Bermodalkan pen- Hal ini membuat kita dapat
galaman dan kemampuan [Acha]
mengetahui kekurangan
yang dimiliki, Salim bersama dan kelemah-
temannya, Abror, mengaju- an yang bisa
kan paper ke 3rd Indonesian diperbaiki un-
Conference on Tobacco or tuk diterapkan
Health dan diterima. Salim di kompetisi
dan Abror cukup bangga selanjutnya.
dengan pencapaian ini kare- Kemudian, be-
na mereka satu-satunya rusaha dan
presenter mahasiswa S1. berdoa dengan
Presenter di konferensi itu se-
Advertorial

Belajar Mandiri dari
Double Degree di
Groningen, Belanda
I
mpian untuk merasakan international ex- bentuk kelompok belajar, dan lain-lain.
posure sudah diinginkan Wildan sejak SMP. Mahasiswa yang kebanyakan individualis
Berbekal tekad yang kuat dan dukungan membuat Wildan harus lebih proaktif untuk
dari orang tua, Wildan memilih untuk men- menjadi “conversation starter”, sehingga ber-
jadi mahasiswa IUP FEB UGM. Dengan berb- tanya mengenai kuliah dan hal lain pun men-
agai pertimbangan, mahasiswa manajemen jadi lebih nyaman dilakukan. Kemudian, dari
ini mementingkan kualitas pendidikan se- segi teknis, pertemuan tatap muka setiap
bagai alasan utama untuk mengikuti pro- mata kuliah hanya sekali dalam satu ming-
gram Double Degree di University of Gronin- gu di FEB UGM. Sementara di Groningen,
gen, Belanda. pertemuan tatap muka setiap mata kuliah
Wildan mengaku senang dapat mera- ada dua kali dalam satu minggu. Pertemuan
sakan pendidikan di Eropa, terutama di Be- pertama adalah lecture yang merupakan
landa. Dia bercerita bahwa terdapat bebera- kelas dengan jumlah mahasiswa mencapai
pa perbedaan sistem pendidikan di Belanda 200 orang. Dari lecture tersebut, dibentuk
dengan di Indonesia. Wildan merasa pendi- kelompok-kelompok yang bernama tutorial.
dikan di Groningen lebih objektif. Seluruh Pertemuan kedua diisi dengan tutorial yang
penilaian seperti tugas, ujian, partisipasi di dalamnya termasuk kegiatan presentasi,
transparan dan nilai akhir bisa ditanyakan group project, diskusi, dan lain-lain.
kepada dosen. “Kalau di Indonesia terkadang Wildan mengaku lebih menyenangi tipe
tugas-tugas atau ujian tidak dikembalikan ke pendidikan di Belanda karena hasil yang
mahasiswa, sehingga kita tidak tahu sebe- didapatkan benar-benar sesuai dengan us-
narnya berapa sih nilai kita itu. Partisipasi aha, istilahnya ‘high effort high return’. Saat
juga tidak tahu kita dapat berapa. Tahu-tahu awal berada di Groningen, Wildan mengaku
sudah muncul nilai akhir segitu,” tuturnya. agak sulit mengikuti karena belum menemu-
Selanjutnya, menjadi mahasiswa di sana kan fase belajar yang baik. Semakin lama,
juga membuat kita lebih aktif, misalnya da- Wildan dapat menyesuaikan dan mengikuti
lam mencari soal-soal tahun lalu, mem- tipe belajar mengajar di sana dengan baik.
27 EB News 25
“Kalau di sini misalnya kita belajar tiga hari dua tahun. Oleh karena itu, dengan mantap
sebelum ujian saja masih bisa lulus kan. Nah Wildan memilih University of Groningen.
kalau di Groningen belum tentu. Waktu itu, Yang terakhir adalah pertimbangan finansial
aku belajar satu bulan sebelum ujian. Lalu, dan dukungan orang tua.
H-2 minggu mulai intens ke perpustakaan. Terdapat pengalaman tak terduga yang
Kemudian, seminggu sebelum ujian disku- didapat Wildan selama mengambil Double
si soal-soal dengan mahasiswa lain,” tutur Degree di Groningen. Salah satunya adalah
Wildan. kesempatan belajar dan bekerja bersama
Sifat individualis yang menjadi ciri khas PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Gron-
orang Eropa ternyata membantu Wildan ingen. “Senang sekali di PPI Groningen.
untuk hidup mandiri. Misalnya, ketika kita Rasanya seperti berada di rumah sendiri na-
sakit flu lalu ke rumah sakit. Kita hanya akan mun di negara yang totally different. Seperti
disuruh pulang dan membayar biaya rumah punya teman seperjuangan,” tutur Wildan. Di
sakit. Apabila sakit, lebih baik istirahat di ru- PPI Groningen, Wildan berkontribusi di divi-
mah saja daripada ke rumah sakit. Selain itu, si olahraga. Dia juga ditunjuk sebagai salah
Wildan berusaha memasak sendiri untuk satu Project Officer suatu event bernama
makanan sehari-hari. Dia bertanya ke teman- Groenscup XV. Di acara tersebut, PPI Gronin-
teman dan orang-orang di rumah bagaima- gen mengundang seluruh orang-orang Indo-
na cara dan resepnya. Contoh lainnya, ketika nesia yang sedang belajar di Eropa Barat sep-
ban sepeda bocor, kita akan menghabiskan erti Belanda, Jerman, Perancis, dan lain-lain.
sekitar 12 euros apabila membawanya ke Wildan mengatakan acara tersebut dibuat
bengkel. Solusinya, kita memperbaiki sendiri. “sangat Indonesia” agar para peserta mera-
Kalau tidak tahu caranya, kita bisa membaca sa mereka sedang berada di rumah sendiri.
buku petunjuk atau menonton tutorialnya Maka, mereka membuat bazzar makanan
di Youtube. “Hidup di sana tuh benar-benar Indonesia yang dikemas dalam atmosfer In-
membuatku hidup mandiri dan hemat. Soal- donesia pula. Wildan merasa keputusannya
nya di sana apa-apa mahal. Jadi ya mau ti- untuk mengambil Double Degree di Gronin-
dak mau harus mandiri dan hemat,” curhat gen merupakan suatu keputusan yang san-
Wildan. gat tepat.
Wildan mengaku program Double Degree Setelah lulus kuliah, Wildan berencana
yang diambilnya selama 1,5 tahun ini sudah untuk mengambil S2 Finance di Rotterdam
memenuhi ekspektasinya. Dia juga merasa School of Management. Namun, Wildan cuk-
tidak dilepas oleh FEB UGM. Ketika berkuli- up fleksibel dengan rencananya tersebut. Jika
ah di Groningen, OIA dan Akademik masih ada tawaran kerja terlebih dahulu, dia akan
bisa membantunya. Wildan ingin memberi mengambilya. Sejauh ini, Wildan tertarik di
tips sebagai pertimbangan untuk maha- perusahaan yang bergerak di bidang FMCG
siswa yang ingin mengikuti program Dou- (Fast Moving Consumer Goods). [Acha]
ble Degree. Pertimbangan pertama adalah
universitasnya. Pertimbangan yang dimak-
sud adalah ranking universitas. Yang kedua
adalah jurusannya apakah ada yang sesuai
dengan keinginan. Dia bercerita awalnya
ingin memilih Erasmus sebagai tempatnya
mengikuti program Double Degree, namun
tidak ada jurusan International Business.
Yang mengakomodasi jurusan tersebut ada-
lah Rotterdam School of Management (RSM)
Erasmus, namun program di sana berdurasi
FASILITAS
Wajah Baru Perpustakaan
MM UGM
©RayhanGunaningrat

©RayhanGunaningrat ©RayhanGunaningrat

A
da yang berbeda dari pustakaan ketika mereka jenuh melainkan buku populer yang
perpustakaan MM UGM. saat belajar atau mengerjakan berhubungan dengan bisnis
Perpustakaan MM UGM tugas. Lalu, penambahan ruang dan manajemen. Hal ini dilaku-
kini tampil dengan wajah baru. diskusi bagi mahasiswa untuk kan supaya mahasiswa dapat
Beberapa perbaikan dilakukan meningkatkan budaya diskusi lebih mengenali praktik dunia
demi menunjang kegiatan bela- di kalangan mahasiswa. Selain bisnis dan manajemen.
jar para mahasiswa. Perbaikan itu, disediakan juga ruang prib- Selain perubahan fisik, per-
tersebut tidak terlepas dari per- adi bagi mahasiswa yang ingin pustakaan MM UGM juga mem-
an Bayu Sutikno, Sekretaris Pro- belajar dengan kondisi privat. benahi sistem mereka. “Kita su-
gram Studi Bidang Akademik Galeri investasi dan bookstore dah mulai terintegrasi dengan
MM UGM. Perbaikan dilakukan yang dulunya berada di ruangan perpustakaan pusat melalui
dari bulan Oktober 2016 hingga terpisah pun dipindahkan ke da- Sipus, sebelumnya kita hanya
Desember 2016, lalu diresmikan lam perpustakaan. Perpindahan menggunakan Sintesis untuk
pada bulan Februari 2017. Per- tersebut dilakukan supaya ma- integrasi dengan fakultas,” Kata
baikan dilakukan karena per- hasiswa yang belajar di perpus- Nur Fuadi.
pustakaan MM UGM mendapat takaan menjadi lebih dekat apa- Menurut Nur Fuadi, per-
beberapa masukan dari ma- bila ingin membeli buku atau baikan yang dilakukan perpus-
hasiswa untuk memperbaiki belajar saham. takaan MM UGM memberikan
kondisi perpustakaan supaya Perubahan fisik perpus- dampak yang positif. Jumlah
lebih nyaman saat belajar. takaan MM UGM juga dilakukan kunjungan perpustakaan MM
Perbaikan perpustakaan dengan menambah inventaris UGM meningkat setelah per-
MM UGM lebih banyak mem- perpustakaan. Komputer untuk baikan yang dilakukan terutama
perhatikan aspek fisik. Tata mengakses jurnal ditambah dari ketika musim-musim ujian sep-
letak menjadi fokus utama per- sebelumnya berjumlah 6 buah erti UTS, UAS, dan Tesis. [Ade]
baikan. Tirai yang menutupi menjadi 21 buah. Selain kom-
jendela perpustakaan dihilan- puter, perpustakaan MM UGM
gkan. Hal itu dilakukan supaya juga menambah koleksi buku.
mahasiswa bisa menikmati ta- Koleksi buku yang ditambah
man yang ada di belakang per- bukan buku teori atau textbook
ARTIKEL DOSEN
Perspektif Jejaring dalam Kehidupan Sehari-hari
Oleh: Nofie Iman Vidya Kemal, S.E., M.Sc., Ph.D.

P
ada tahun 1347, sejum- diksikan, bahkan menentukan sasaran utama yang harus kita
lah kapal dagang merapat realitas yang ada di sekeliling tuju. Pendek kata, hidup matin-
di pelabuhan Messina, kita. ya sebuah jejaring sangat ber-
Italia. Sebagian besar kru di Secara sederhana, jejaring gantung pada sentralitasnya.
kapal-kapal tersebut ditemukan (networks) dapat diartikan se- Derajat (degree) menggam-
meninggal dunia. Beberapa di bagai grafik keterkaitan yang barkan tingkatan keterhubun-
antaranya sakit keras. Pemer- mencerminkan hubungan yang gan antar objek. Mereka yang
intah setempat merasakan ada simetris maupun asimetris an- hanya memiliki hubungan ter-
sesuatu yang janggal. Mereka tar objek yang terpisah. Objek batas atau sedikit disebut den-
lantas mengkontaminasi kapal- (disebut vertex atau nodes) sa- gan isolated vertex atau periph-
kapal tersebut serta melarang ling terhubung satu sama lain ery. Sebaliknya, mereka yang
siapapun untuk membongkar melalui saluran yang disebut punya banyak keterhubungan
muatan atau meninggalkan der- edge atau ties. Studi tentang disebut dominating vertex. Da-
maga. jejaring sebenarnya telah ban- lam sebuah jejaring, tidak selalu
Sejumlah preman melihat yak diterapkan pada beragam kita bisa berinteraksi langsung
kejadian ini sebagai peluang. bidang seperti fisika, ilmu kom- dengan objek yang lain. Tak ja-
Apalagi, tidak terlihat satu pun puter, teknik elektro, biologi, rang, kita membutuhkan berla-
kru kapal yang berjaga-ja- klimatologi, sosiologi, hingga pis penghubung (degree) untuk
ga. Mereka lantas diam-diam ekonomi dan keuangan. sampai pada objek yang dituju.
menyelinap ke dalam kapal dan Dari sisi kualitas proses, ob- Keantaraan (betweenness)
menjarah muatannya. Tak lama jek-objek dalam jejaring dapat menggambarkan jalur ter-
berselang, kegelapan meng- memilih jalur keterhubungan pendek yang menghubungkan
hantui benua Eropa. Diperkira- sendiri (discretionary), menge- keseluruhan objek terluar dari
kan 75 hingga 200 juta orang lompok berdasarkan bias ke- sebuah jejaring. Sebuah jejaring
meninggal dalam kurun waktu samaan karakter antar objek yang memiliki keantaraan tinggi
hingga 1353. Jumlah tersebut (assortative mixing), maupun berarti mempunyai kontrol atas
setara dengan sepertiga jumlah membentuk hubungan timbal jejaring yang lebih baik. Sebali-
populasi benua Eropa di masa balik yang mutual (reciprocity). knya, tingkat keantaraan yang
itu. Dalam sebuah organisasi, kita rendah mengindikasikan tidak
*** bisa dengan mudah melihat adanya kendali yang baik atas
Sadar atau tidak, kita semua bagaimana para anggotanya jejaring tersebut.
hidup dalam jejaring (net- menjalin hubungan, bagaima- Modularitas (modularity)
works). Hubungan keluarga dan na mereka mengelompok, serta merupakan indikasi seberapa
pertemanan adalah jejaring. apakah hubungan yang terben- integral sebuah struktur dalam
Koneksi bisnis adalah jejaring. tuk saling timbal balik. jejaring. Sebuah jejaring yang
Komputer dan internet adalah Selain itu, teori jejaring juga sangat modular berarti mudah
jejaring. Wabah penyakit ada- memaparkan sejumlah konsep untuk saling dirangkai pasang
lah jejaring. Politik dan kekua- yang menarik seperti misalnya dengan modul atau unit yang
saan adalah jejaring. Kultur dan sentralitas (centrality), derajat lain. Sebaliknya, jejaring yang
hubungan sosial adalah jejaring. (degree), keantaraan (between- kurang modular cenderung sulit
Bahkan emosi dan perasaan ness), modularitas (modularity), untuk dirangkai pasang dengan
adalah bagian dari jejaring. hingga efisiensi (efficiency). yang lain.
Malah tak jarang kita terikat da- Sentralitas (centrality) men- Efisiensi (efficiency) men-
lam beberapa lapis jejaring yang gidentifikasi objek yang paling gukur seberapa baik pertukaran
berbeda (multilayer). penting dalam sebuah jejaring. informasi di dalam jejaring.
Sayangnya, kita belum Ia juga mencerminkan kohesivi- Efisiensi sering menjadi ukuran
mampu memahami dan ber- tas jejaring tersebut. Bila kita tingginya arus informasi yang
tindak dalam perspektif jejar- ingin mengubah kultur sebuah mengalir melalui saluran-salu-
ing. Padahal, perspektif jejaring organisasi atau ingin menutup ran (edge) dalam jejaring. Sema-
memiliki nilai universal dalam penyebaran sebuah wabah pen- kin deras arus informasi, sema-
mendeskripsikan, mempre- yakit, maka sentralitas adalah kin efisien pula jejaring tersebut
31 EB News 25
beroperasi. Tabel 1. Sejumlah penelitian dan temuan terkait je-
jaring
dibandingkan dengan struktur
*** No Temuan Peneliti Peneliti
informalnya. Fenomena “klik” ini
Gagasan pemikiran ilmiah biasa disebut dengan simmelian
Jejaring dapat men-
yang berkembang beberapa 1 ciptakan modal sosial Bourdieu (1985) tie. Setiap objek dalam jejaring
bagi individu
dekade terakhir dalam ilmu so- dapat menggunakan produk
sial dan humaniora nampaknya 2
Jejaring dapat men-
ciptakan modal sosial Putnam (2000) atau jasa tertentu. Semakin ban-
memang lebih banyak berpu- bagi komunitas
yak objek yang menggunakan,
sat pada perspektif numerik Jejaring organisasi
dapat menjadi alterna-
maka nilai dari produk atau jasa
3 Powell (1990)
dan statistik. Kita sangat akrab tif bagi pasar dan tersebut akan semakin tinggi.
hirarki
dengan rata-rata dan distribusi Hal ini disebut dengan efek je-
Jejaring dapat men-
(central tendency) dan sebera- 4
ciptakan status dan Podolny (1993), jaring (network effect). Sayang-
kategori yang berbeda Zuckerman (1999)
pa besar simpangan atas suatu di pasar nya, bila pilihan tidak optimal,
variabel dari rata-ratanya (vari- Jejaring melekatkan maka jejaring akan bergerak
ance). Perspektif ini memang 5
transaksi dalam
matriks sosial dan
Granovetter (1985) pada jalur (path dependency)
membantu menjelaskan dan menciptakan pasar yang keliru dan sulit untuk diko-
mengklarifikasi dunia ketika Jejaring adalah pusat reksi kembali.
(locus) inovasi pada
pendekatan positivistik dan pe- 6
industri teknologi
Powell et al. (1996)
***
tinggi
nelitian empiris (evidence-based) Diskursus semacam ini su-
belum lazim digunakan. Jejaring dapat men-
dorong terciptanya
Owen-Smith dan dah selayaknya tak hanya diang-
7 Powell (2004), Flem-
Namun, di era teknologi kawasan inovatif
seperti Silicon Valley
ing et al. (2007) kat di lingkup akademik tetapi
seperti sekarang ini, kita just- Jejaring menciptakan
juga perlu dibawa ke ranah pub-
ru makin terperangkap pada 8
kepercayaan serta
Uzzi (1997) lik. Selama ini kita sudah terbia-
meningkatkan kendali
pemahaman atas objek (vertex diri dan toleransi sa berpikir numerik, nyaman
atau nodes) beserta segenap Jejaring menginspirasi
Galaskiewicz (1991),
dengan kalkulasi, dan mampu
9 keseragaman dalam
atributnya dan mengabaikan pikiran dan tindakan
Mizruchi (1992) melihat relevansi aritmatika
keterhubungan (edge atau ties). Jejaring membentuk
maupun statistika dalam ke-
10 Rogers (1962, 1995)
Dalam suatu organisasi, seseo- difusi teknologi hidupan kita sehari-hari. Maka
rang dilihat hanya berdasar pro- 11
Jejaring membentuk
praktik organisasi
Davis (1991), Strang
dan Macy (2001)
sudah selayaknya kita mem-
filnya, nilai tesnya, atau karak- beranikan diri untuk melang-
Jejaring dapat me-
ter yang melekat di dalamnya. 12 mengaruhi selera dan Mark (1998) kah lebih jauh dengan pikiran
preferensi individu
Dalam sebuah industri, peru- terbuka dan melihat kehidupan
Sumber: Penulis, dirangkum dari beragam literatur
sahaan hanya dilihat dari aset, kita sehari-hari dari perspektif
laba, atau utang yang dimilikin- Dalam situasi tertentu, ada jejaring.
ya. Sangat jarang kita menganal- kalanya jejaring harus melaku- Perspektif jejaring yang
isis seseorang dengan melihat kan konfigurasi ulang guna terinternalisasi dalam diri kita
koneksinya atau menganalisis menyelesaikan tujuan tertentu mampu menolong kita meli-
sebuah perusahaan berbasis atau menyesuaikan diri dengan hat dan memprediksi dinami-
pada keterhubungannya. perubahan lingkungan ekster- ka kompleksitas dunia dengan
nal. Namun, tidak semua jejar- lebih arif. Kita bisa memetakan
Padahal, perspektif jejaring ing memiliki sifat modular yang
menawarkan tilikan (insight) penyebaran kebenaran maupun
sama. Ada yang sangat cair dan kebohongan (hoax), pandangan
yang lebih mendalam (lihat mudah dirangkai pisah, ada
Tabel 1). Misalnya, seorang politik dan kepentingan, hingga
pula yang kaku dan mustahil kekayaan serta pengaruh sosial
pimpinan (CEO) belum tentu dirangkaipisahkan meski den-
menjadi pusat sentralitas da- dengan lebih tercerahkan.
gan paksaan. Setali tiga uang, Akhir kata, dunia modern
lam organisasi. Ia tidak selalu jejaring yang diisi oleh orang-
mengenal semua orang dalam adalah lingkungan yang sangat
orang jenius di bidangnya, be- kompleks. Hanya berfokus pada
organisasinya. Pun organisasi lum tentu menghasilkan kinerja
yang besar dan mapan belum objek dan mengabaikan keter-
organisasi yang efisien. Bisa jadi hubungan akan membuat kita
tentu punya tingkat keantaraan justru masing-masing menikma-
yang tinggi pula. Bisa jadi be- tak ubahnya preman-preman
ti informasi untuk dirinya sendi- di Messina tahun 1347. Mudah,
sarnya ukuran organisasi justru ri tanpa mendorong pertukaran
membawa kontrol yang rendah sederhana, serba reduksionis,
dengan anggota yang lain. dan salah.
atas jejaring tersebut. Dalam Dalam situasi yang lain, ada
banyak kasus, sedikitnya aturan kalanya jejaring berperilaku
dan SOP malah mampu men- menyimpang dari kodratnya.
dorong keantaraan dan kendali Misalnya, struktur yang formal
jejaring yang lebih baik. justru tidak berjalan optimal
EB News 25 32
33 EB News 25
EB News 25 34
SIAPA
DIA
Dosen Muda FEB UGM yang Berfokus pada
Economics of Conflict
Ryan Sanjaya

W
ajah dosen-dosen baru kian menambah semangat kegiatan belajar mengajar di
Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Adalah Muhammad Ryan Sanjaya atau akrab
dipanggil Ryan, salah satu dosen muda FEB UGM yang saat ini tengah melanjutkan
studi S-3 di RMIT University, Australia dengan fokus topik economics of conflict. Ryan telah
mengajar di FEB UGM sejak tahun 2013.
Menjadi dosen merupakan pilihan yang sesuai dengan keinginan Ryan sejak lulus S-1
pada tahun 2005 silam. “Namun, bagi saya, dosen itu seharusnya memiliki pengalaman
profesion- al nonakademik selama beberapa tahun. Harapannya, ilmu yang
diajar- kan dapat diperkaya dengan pengalaman praktis,” ungkap
Ryan saat diwawancara Tim EB News melalui whatsapp.
Sejalan dengan hal itu, maka tujuh bulan setelah lu-
lus S-1, Ryan pernah bekerja di perusahaan multi-
nasional di Jakarta selama dua tahun. Setelah itu,
Ryan juga menambah pengalamannya dengan
bepindah tempat kerja di sebuah lembaga inter-
nasional yang ditempatkan di Makassar. Peker-
jaan ini menuntut Ryan untuk sering berper-
gian di daerah timur Indonesia hingga tahun
2010. Tentunya, kedua pekerjaan tersebut
berkaitan dengan ekonomi dan bisnis, sesuai
bidang yang dipelajari Ryan selama menun-
tut ilmu di S-1.
Kedua pekerjaan tersebut memberikan
pengalaman tersendiri bagi Ryan. Ia mendapat
mentor yang sangat suportif, dari level manager
hingga vice president. Hal ini tentunya juga dapat
menambah networking. Ia pun juga menyadari bah-
wa bekerja di lembaga nonakademik mengajarkan
bahwa tidak semua orang berpikir seperti aka-
demisi. “Insentif itu sangat penting dalam
membangun motivasi dan pro-
fesionalisme. Artinya, ada
harapan yang dibebankan
dan kamu harus siap mewujudkan harapan itu,” ujar Ryan. Selepas dari pekerjaanya, Ryan
kemudian melanjutkan studi S-2 di Australian National University dan lulus pada tahun 2012.
Hingga tahun 2013, Ryan mulai mengajar di FEB UGM. “Saya merasa beruntung dapat
menjadi dosen di FEB UGM. Input (mahasiswa) mempunyai kualitas yang baik sehingga leb-
ih mudah mengajarnya,” cerita Ryan. Selain mahasiswa, Ryan juga mengungkapkan bahwa
rekan-rekan dosen juga memiliki pengalaman dan kualifikasi yang luar biasa. Dosen yang
memiliki hobi fotografi dan koleksi piringan hitam (vinyl) ini, selama menjadi dosen juga aktif
membantu di Penelitian dan Pelatihan Ekonomika dan Bisnis (P2EB) FEB UGM. Selama di
P2EB ini Ryan mendapatkan banyak pengalaman menarik. Ia mendapat benyak kesempatan
untuk berinteraksi dengan pihak luar yang mempunyai dampak langsung pada dunia nyata,
misalnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementrian Perdagangan, dan beberapa pe-
rusahaan swasta. Pengalaman paling menarik yang didapat Ryan adalah saat Ia melakukan
studi lapangan di Manggarai Timur, NTT. Tanpa diduga, kepala desa di sana meminta Ryan
untuk membahas mengenai topik proyek yang ada pada saat itu, yaitu mengenai sanitasi.
“Yah jadi terpaksa ada ekonom yang membicarakan soal toilet di pedalaman desa NTT,” cer-
ita Ryan.
Akan tetapi, seperti koin yang memiliki dua sisi, menjadi dosen juga penuh dengan tanta-
ngan. Ryan menyebutkan bahwa dosen bergelar master di FEB UGM ini rata-rata mengajar
enam sampai tujuh mata kuliah per semester. Sedangkan dosen bergelar doktor bisa di atas
10 mata kuliah per semester. Apalagi jika ditambah dengan kelas Jakarta. “ Saya pernah men-
gajar dari jam tujuh pagi sampai jam tujuh malam dalam satu hari sepanjang semester. Hal
ini tidak masuk akal mengingat di negara lain dosen hanya mengajar dua sampai tiga mata
kuliah saja per semester,” ujar Ryan. Keadaan ini disayangkan oleh Ryan karena hal ini dapat
berdampak pada kualitas pengajaran yang tidak optimal.
Selanjutnya, di tahun 2016, Ryan melanjutkan studi S-3. Melalui beasiswa LPDP, Ryan kini
tengah fokus untuk menyelesaikan studinya di RMIT University, Australia. Ryan tertarik den-
gan topik economics of conflict karena menurutnya saat ini studi mengenai konflik masih
didominasi oleh temen-teman dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL). Padahal, ilmu
ekonomi memiliki banyak tools (terutama econometrics technique) yang bisa digunakan untuk
menganalisis hal ini. “Saya menemukan bahwa khusus untuk studi di Indonesia, cara peneliti
mengukur keberagaman budaya (yang memicu konflik) masih bisa diperbaiki lagi. Jadi, ada
beberapa kesenjangan dalam penelitian ilmu ekonomi yang bisa saya isi,” ujar Ryan.
Dengan demikian, fokus utama Ryan saat ini adalah dapat menyelesaikan studi dengan
baik. Ia juga berharap dapat menerbitkan dua sampai tiga artikel jurnal. “ Kualitas dosen
diukur bukan dari universitas mana dia lulus, tetapi dari impact akademis yang dia buat.
Salah satunya diukur dengan jumlah publikasi di jurnal terkemuka dan kutipan (citation) yang
didapat,” ungkap Ryan. Selanjutnya, untuk rencana ke depan, Ryan mengaku akan kembali
ke kampus dan melakukan penelitian sebaik dan sebanyak mungkin. Fokus penelitian Ryan
di economics of conflict memerlukan kolaborasi interdisipliner, mulai dari ilmu politik, an-
tropologi, sejarah, sosiologi, hingga psikologi. “Saya yakin peluang ke depan untuk studi ini
masih sangat luas,”ujarnya.
Terakhir, saat ditanya mengenai harapan untuk FEB UGM, Ryan mengungkapkan bahwa
masih perlu perbaikan dari sisi internal maupun eksternal. Secara internal, sistem reward
and punishment masih bisa diperbaiki agar menciptakan kompetisi akademik yang sehat.
Dengan demikian, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman akademik yang optimal dari
dosen-dosen terbaik. Sementara itu, secara eksternal, FEB UGM harus mampu mendengar-
kan dan mengakomodasi kebutuhan para stakeholders (alumni, perusahaan, kementerian,
mahasiswa, dan masyarakat) agar tidak ada penyimpangan antara yang ditawarkan fakultas
dan yang diharapkan stakeholders. [Nindya]

EB News 25 36
LENSA FEB Kuliah Umum Prof. Dr. Bambang Sudibyo, M.B.A

FEB UGM dan TICMI
Kerja Sama Bidang
Pendidikan Pasar
Modal

Juara 2 dan 3 Kompetisi Esai Nasional
Development Economic Event Juara 2 Business Plan Competition

Mahasiswa FEB UGM terpilih sebagai
Deloitte Grand Ambassador

TIM FEB UGM memperoleh JUARA 2 di
Gadjah Mada International Business Case Competition 2017

Mahasiswa Akuntansi
FEB UGM dianugrahi De-
PELETAKAN BATU PERTAMA loitte SEA Tax Challenge
PEMBANGUNAN GEDUNG LEARNING CENTER FEB UGM 2017 di Singapore PENGUATAN KERJASAMA UGM - BI
TESTIMONI
To be a part of an exchange program in Gadjah Mada University, has been a
fantastic learning experience for me. As it was my first trip to Yogyakarta,
to Indonesia, and to Asia in general, I was amazed by the kindness of the
people, their openness, and their way of life. Qualities I also found at the
university, where teachers and professors were very engaged in the teaching of
the subjects, but also about the country in general. And the local students
were always helpful to show you around, help you with the course, or give you
recommendations to what place to visit next.
I sought to learn as much as possible about the people and the country, and
from my travels with fellow international students, I got to see and experience
many sides of Indonesia, and everywhere, from the campus of the university
to Bali, to Flores, to Borneo, and so on, seems to be a new and different
experience.
And from the university, I got to learn about the
economy of Indonesia, the different cultures, the
different people, and about the history of Indonesia in
general, and so on.
I enjoyed my time in Yogya from the first moment on,
to the last. I would recommend anyone to take part in
this program, as it would be an experience you will
never forget

RASMUS MELDGAARD PEDERSEN
University of Soutern Denmark
EB News 25 38
Diterbitkan oleh
Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Universitas Gadjah Mada
Jl. Sosio Humaniora
Bulaksumur, Yogyakarta 55281
T: + 62 274 548 510 (hunting)
F: + 62 274 563 212
E: dekan@feb.ugm.ac.id
W: http://www.feb.ugm.ac.id

Penanggung Jawab Pengarah Tim Liputan
Eko Suwardi, M.Sc., PhD. Ika Wulandari W
Amirullah Setya Hardi, Ph.D (Dekan) Jodista Giche K
(Wakil Dekan Bidang Penelitian, Ulayya Gempur T.
Pengabdian Kepada Masyarakat, Prof. Mahfud Solihin, M.Acc., Ph.D Meylia Candrawati
Alumni dan Kerjasama) (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Nurma Nindya Sari
Kemahasiswaan) Bernardus Ade
Acha Edgina
Kusdhianto Setiawan, Ph,D
Wakil Dekan Bidang Keuangan
Administrasi dan Sumber Daya
Teknologi Informasi
Manusia Muhammad Ali Faiq

Artistik
Ananda Adi Cahyono
Rayhan Gunaningrat

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful