Edisi 24

Januari 2017

ISSN: 2087-5967

www.feb.ugm.ac.id/ebnews
PENGANTAR
Pada 19 September 2016 ini, Fakultas Ekonomika dan
Bisnis Universitas Gadjah Mada genap berusia 61 tahun.
Semangat Kebaruan, Inovasi, dan keinginan untuk bisa
memberikan impak besar dan positif bagi masyarakat
menjadi tema besar Dies Natalis FEB UGM ke-61, Nov-
elty, Innovation, Impact. Dengan semangat yang sama
dan dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan YME, EB
News Edisi 24 telah terbit. Reportase Khusus edisi kali ini
mengetengahkan rangkaian acara Dies Natalis FEB UGM
ke-61 yang terdiri dari seminar, kegiatan sosial, Tumpen-
gan, Rapat Senat Terbuka FEB UGM dan Orasi Ilmiah
yang menjadi puncak acara. Kegiatan KAFEGAMA berupa
Bedah dan Peluncuran Buku “Menumbuhkan Ekonomi
Kerakyatan, Memenangkan Masyarakat Ekonomi ASE-
AN” terdapat dalam rubrik Kabar FEB, begitu juga den-
gan beberapa kegiatan prodi di lingkungan FEB UGM.
Rubrik Artikel Dosen ditulis oleh Ibu Endang Sih Prapti,
M.A dan rubrik pengalaman melakukan paparan interna-
sional melalui program Double Degree diceritakan oleh
Chaterine Novita yang menyelesaikan program Double
Degree-nya di Hochschule Pforzheim, Jerman. Pojok
Alumni diisi oleh seorang alumni muda bertalenta, Stani-
slaus Tandelilin sedangkan Mahardhika Sekar, mahasiswa
berprestasi FEB UGM dalam bidang taekwondo berbagi
cerita dalam rubrik Prestasi Mahasiswa.
Akhir kata, semoga EB News Edisi 24 ini dapat memberi-
kan manfaat.

Selamat membaca.

Eko Suwardi, M. Sc., Ph. D.
Dekan

Diterbitkan oleh
Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Universitas Gadjah Mada
Jl. Sosio Humaniora
Bulaksumur, Yogyakarta 55281
T: + 62 274 548 510 (hunting)
F: + 62 274 563 212
E: dekan@feb.ugm.ac.id
W: http://www.feb.ugm.ac.id

Penanggung Jawab Pengarah Tim Liputan
Eko Suwardi, M.Sc., PhD. Ika Wulandari W
Amirullah Setya Hardi, Ph.D (Dekan) Jodista Giche K
(Wakil Dekan Bidang Penelitian, Ulayya Gempur T.
Pengabdian Kepada Masyarakat, Mahfud Solihin, M.Acc., Ph.D Meylia Candrawati
Alumni dan Kerjasama) (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Nurma Nindya Sari
Kemahasiswaan) Bernardus Ade
Acha Edgina
Prof. Dr. Slamet Sugiri, M.B.A., Akt.
(Plt. Wakil Dekan Bidang Keuangan
Administrasi dan Sumber Daya
Teknologi Informasi
Manusia) Muhammad Ali Faiq

Artistik
Ananda Adi Cahyono
01
Kabar FEB
S1
DAFTAR
05 Magister Sains & Doktor ISI
08 Magister Akuntansi
10 Magister Manajemen
12 Magister Ekonomika Pembangunan
16 Pendidikan Profesi Akuntansi

Berita Unit
Seputar Bulaksumur
Lensa FEB
Advertorial
Beasiswa & Rekrutmen
Testimoni Mahasiswa Asing
Siapa Dia 21 Reportase Khusus
Fasilitas

31 Prestasi Mahasiswa 33 Artikel Dosen

Kabar 23 29Pojok Alumni
Kabar FEB | S1

Bedah buku:
Menumbuhkan Ekonomi Kerakyatan,
Memenangkan Masyarakat Ekonomi ASEAN

J
umat, 28 Oktober lalu, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) bersama den-
gan Keluaga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (KAFEGAMA) menyeleng-
garakan bedah buku yang berjudul “ Menumbuhkan Ekonomi Kerakyatan, Memenangkan Masyarakat
Ekonomi ASEAN”. Acara yang dihadiri oleh alumni, dosen, dan mahasiswa S1, S2 FEB UGM ini berlangsung
pukul 14.00-16.30 WIB di ruang Kertanegara. Acara dibuka dengan sambutan oleh ketua KAFEGAMA, Sapto
Amal. Kemudian, sambutan dilanjutkan oleh Dekan baru FEB UGM, Eko Suwardi Ph.D.
Bedah buku kali ini menghadirkan tiga orang pembicara yaitu Dr. Hendri Saparini Ph. D., Prof. Wihana Kira-
na Jaya M.Soc.Sc.,Ph.D., dan Dr. A. Tony Prasetiantono Ph. D. Acara yang dimoderatori oleh Akhmad Akbar
Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D dibagi menjadi empat sesi.
Materi sesi pertama disampaikan oleh ketua tim penulis, Hendri Saparini. Menurut Hendri, Indonesia
memiliki potensi sebagai negara produsen karena memiliki kekayaan sumber daya manusia, sumber daya
alam, maupun budaya.
Sumber daya manusia di Indonesia tergolong berpendidikan rendah seperti lulusan SD dan SMP. Hendri
memberikan contoh profesi yang berpendidikan rendah adalah tukang kayu. Profesi sebagai tukang kayu
tidak begitu menarik bagi negara-negara di ASEAN. Ini merupakan sebuah peluang bagi Indonesia untuk me-
menuhi permintaan tukang kayu di ASEAN. Indonesia perlu membuat sertifikasi khusus profesi tukang kayu.
Sertifikasi digunakan untuk menjaga kualitas profesi supaya mampu terserap MEA.
Sektor lain yang dibahas oleh Hendri adalah sektor pendidikan tinggi. Indonesia memiliki kekayaan alam
yang melimpah seperti hutan hujan tropis dan laut. Indonesia sering dijadikan sebagai objek penelitian ke-
hutanan dan penyakit tropis. Namun, pusat penelitian kehutanan bukan berasal dari Indonesia melainkan
Jepang. Jika Indonesia mampu mengembangkan pusat penelitian kehutanan, bukan tidak mungkin Indone-
sia bisa dijadikan rujukan bagi orang asing untuk belajar.
“Siapa pun yang ingin belajar mengenai penyakit tropis ada di Indonesia, bukan kita mendatangkan uni-
versitas-universitas terbaik di dunia untuk membuka cabang di Indonesia.” tutur Hendri.
Kemudian, sesi dua bedah buku dipaparkan oleh Wihana Kirana Jaya. Menurut Wihana Kirana Jaya, FEB
UGM perlu membenahi kurikulumnya mengikuti perkembangan dunia digital. Konten-konten yang mengand-
ung digitalisasi seperti digital economy, big data, dan cloud computing perlu diajarkan ke mahasiswa. Jika
tidak segera berbenah menghadapi digitalisasi, maka industri tidak akan melirik lulusan FEB UGM.
Sesi ketiga diisi oleh A. Tony Prasetiantono. Tony Prasetiantono menyoroti tiga sektor yang dimuat da-
lam buku yaitu kesehatan, pendidikan, dan pariwisata. Investasi di bidang kesehatan tumbuh dengan pesat.
Pertumbuhan yang pesat ini dikarenakan investor berkeinginan agar orang Indonesia yang sakit bisa berobat
di Indonesia, tidak perlu lagi berobat ke Singapura. Implikasinya akan menghemat devisa negara. Sebagian
besar rumah sakit di Indonesia terkesan menyeramkan. Pembenahan infrastruktur rumah sakit perlu dilaku-
kan agar pasien bisa berobat dengan nyaman.
Sektor kedua adalah pendidikan. Indonesia menempati urutan ketiga di ASEAN sebagai negara yang pal-
ing banyak mengirimkan mahasiswanya untuk belajar ke luar negeri di bawah Malaysia dan Vietnam. Indo-
nesia perlu meningkatkan jumlah mahasiswa yang belajar di luar negeri. Meskipun universitas-universitas
di Indonesia berkualitas, mahasiswa perlu belajar di luar negeri khususnya ke negara-negara yang memiliki
tradisi pendidikan yang baik. Dengan belajar di luar negeri, mahasiswa Indonesia akan bersaing dengan
mahasiswa dari negara lain yang membawa keunggulan khas negaranya seperti China yang unggul di bidang
matematika dan Korea Selatan yang memiliki etos kerja yang tinggi.
Selain itu, Indonesia memiliki banyak destinasi wisata yang indah namun infrastrukturnya belum baik.
Infrastruktur yang belum baik mengurangi ketertarikan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara un-
tuk berkunjung. Hal itu juga yang mempengaruhi lamanya seorang wisatawan berkunjung di suatu daer-
ah. Contoh saja Yogyakarta yang memiliki deretan pantai yang indah. Wisatawan akan lebih tertarik untuk
berkunjung ke pantai selatan apabila Yogyakarta memiliki fasilitas resort. Wisatawan bisa menikmati pantai
dari dalam kamar hotel. Hal itu akan memperlama waktu wisatawan tinggal di objek wisata. Imbasnya pere-
konomian warga di sekitar hotel akan meningkat.
Kemudian, untuk sesi terakhir, moderator memberikan kesempatan kepada hadirin untuk memberikan
komentar. Dosen FEB UGM, Endang Sih Prapti Soemiantoro, Dra., M.A. menyatakan tidak setuju dengan istilah
kerakyatan karena istilah tersebut hanya salah satu sila dari Pancasila. Endang lebih setuju menggunakan is-
tilah rakyat daripada kerakyatan. , Prof. Dr. R.M. Gunawan Soemodiningrat M.Ec. menanggapi komentar men-
genai istilah rakyat dan kerakyatan. Menurutnya, pemahaman dan perdebatan mengenai istilah rakyat dan
kerakyatan tidak akan pernah selesai. Arti rakyat menurutnya adalah warga negara yang berada di bawah
garis kemiskinan. [Ade]
1 EB News 24
Kabar FEB | S1

Perkenalan
Pengurus dan
Peluncuran Buku
P
ada 28 Oktober 2016, suasana gurus Usai sam-
kekeluargaan terasa di Hotel
University Club. Bertepatan den-
KAFE-
GAMA,
dalam Acara butan oleh
Dekan FEB
gan hari peringatan Sumpah Pemuda, a c a ra Silaturahmi UGM, Hendri
Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika silaturah- Saparini men-
dan Bisnis Universitas Gadjah Mada mi tersebut KAFEGAMA yampaikan pem-
(KAFEGAMA) menyelenggarakan aca- juga digu- bahasan menge-
ra silaturahmi KAFEGAMA. Malam itu nakan untuk nai buku yang ditulis
menjadi puncak rangkaian acara yang memaparkan pro- oleh KAFEGAMA. Buku
dilakukan oleh KAFEGAMA. Sebelum- gram kerja KAFEGAMA. tersebut berisikan potensi-po-
nya, KAFEGAMA melakukan bedah Sekretaris Umum KAFEGAMA, Dr. An- tensi yang dimiliki oleh bangsa Indo-
buku yang diselenggarakan di Fakul- ggito Abimanyu M.Sc., menjelaskan nesia seperti sumber daya alam, sum-
tas Ekonomika dan Bisnis Universitas beberapa program dan pencapaian ber daya manusia, dan sumber daya
Gadjah Mada (FEB UGM). seperti status KAFEGAMA sebagai budaya tentunya berbasis kerakyatan.
Acara silaturahmi malam ini di- badan hukum, pendataan alumni Terdapat 10 sektor pembahasan yai-
hadiri oleh Menteri Perhubungan, Ir. melalui website, pengumpulan dana tu industri makanan dan minuman,
Budi Karya Sumadi Indonesia, Wakil alumni KAFEGAMA melalui “Saweran pertanian dan peternakan, perikanan,
Rektor UGM Bidang Kerja Sama dan KAFEGAMA”, dukungan KAFEGAMA un- pariwisata, energi baru dan terbaru-
Alumni, Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., tuk pengembangan kegiatan perkulia- kan, industri dasar, ekonomi digital,
LL.M., Kepala BPK RI sekaligus Ketua han dan softskill mahasiswa FEB UGM. kesehatan, pendidikan tinggi, dan
Umum KAFEGAMA, Drs. Sapto Amal Dukungan KAFEGAMA terhadap FEB tenaga kerja. Seusai membahas buku
Damandari, Ak. , C.P.A., CA, Dekan FEB UGM tersebut membuktikan adanya tersebut, dilakukan peluncuran buku
UGM sekaligus Wakil Ketua KAFEGAMA, ikatan yang kuat antara alumni den- secara simbolis dengan pemberian
Dr. Eko Suwardi M.Sc., Komisaris Uta- gan almamaternya. Dengan dukungan buku kepada Menteri Perhubungan
ma PT Telkom Indonesia, Dr. Hendri tersebut, KAFEGAMA berharap FEB Indonesia, Budi Karya.
Saparini, anggota KAFEGAMA lainnya UGM tetap menghasilkan pemimp- Sementara itu, Wakil Rektor
serta mahasiswa. in-pemimpin baru baik di pemerintah- Bidang Kerja Sama dan Alumni, Pari-
Acara silaturahmi malam ini seka- an maupun swasta. purna mengatakan acara silaturahmi
ligus menjadi acara perkenalan jajaran Selanjutnya, Eko Suwardi mem- semacam ini bagus untuk menjaring
pengurus KAFEGAMA dan peluncuran berikan sambutan singkat yang dib- alumni. Harapannya acara semacam
buku karya KAFEGAMA yang berjudul awakan dengan santai dan beberapa ini juga dapat dilakukan di fakultas
“Menumbuhkan Ekonomi Kerakyatan, gelak tawa. Eko Suwardi menjelaskan lain di UGM. [Ade]
Memenangkan Masyarakat Ekonomi tentang kreativitas mahasiswa saat ini
ASEAN”. Sapto Amal memperkenalkan dengan beragam acara yang diseleng-
jajaran pengurus yang hadir malam itu garakan. Ini memberikan kesan nos-
di depan panggung. talgia kepada alumni saat berkegiatan
Selain memperkenalkan jajaran pen- selama kuliah.

EB News 24 2
Kabar FEB | S1

My Hometown di
Student Week 2016

F
akultas Ekonomika dan Ilmu Ekonomi 2014 selaku ketua seperti kembali ke kampung
Bisnis (FEB) UGM kembali Student Week 2016 mengaku tak- halaman mereka.
menggelar Student Week jub terhadap jiwa entrepreneur “Mereka baru belajar lepas dari
2016 kemarin Selasa (9/8) hing- yang sudah melekat pada diri orangtua, baru belajar lepas dari
ga Jumat (12/8) di Plaza FEB. mahasiswa baru. Hal ini dibukti- kampung halamannya semoga
Kegiatan rutin tahunan yang kan dari keuntungan yang mere- dengan adanya acara ini bisa
berlangsung selama empat hari ka raih mencapai 5 kali lipat dari membuat mereka merasa kem-
ini dimaksudkan untuk mem- modal. Selain itu juga setelah tu- bali ke kampung halamannya,”
perkenalkan dan sekaligus ajang tup acara masing-masing kelom- imbuh Anin.
promosi bagi himpunan dan lem- pok dengan suka rela mem- Erma Wheny selaku Koordinaor
baga kemahasiswaan yang ada berikan report berupa laporan Bagian Kemahasiswaan dan
di lingkungan kampus FEB. Se- keuangan kepada panitia. Alumni menambahkan acara Stu-
banyak 482 mahasiswa baru dari “Kami gak nyangka kalau adek- dent Week ini selain dimaksud-
tiga jurusan bergabung dalam adek bisa untung sebanyak itu kan untuk mengenalkan lingkun-
acara ini. Ada berbagai acara da- bahkan mereka sampai rela gan FEB juga sebagai wadah
lam Student Week kali ini, seperti membuat laporan keuangan,” mahasiswa untuk saling kenal
entrepreneurship expo (9-10/8), terang Anin. terlebih untuk mahasiswa asing
organizational bazar BEM HMJ-LK Acara ditutup dengan cultural agar semua bisa menjadi satu.
(11/8) dan Cultural Event (12/8). event. Mengangkat tema “home- “Acara ini adalah ajang untuk sa-
Entrepreneurship expo mer- town” dalam cultural event kali ini ling kenal dan bertukar budaya,
upakan pameran stand entre- diisi oleh penampilan gamelan mereka bisa berbaur dan tentun-
preneur untuk mahasiswa baru. FEB yang terdiri dari dosen dan ya untuk meyatukan angkatan
Entrepreneurship expo tahun ini karyawan, band mahasiswa baru 2016 biar semakin solid,” jelas
mengangkat tema cakrawala dari masing-masing jurusan serta Wheny. (Mey)
nusantara. Dalam acara ini ma- satu band gabungan dari ketiga
hasiswa baru yang sudah dibagi jurusan dan beberapa penampi-
menjadi 18 kelompok diberikan lan lainnya. Diakhir acara cultural
modal oleh panitia sebesar Rp event ditutup oleh flash mob ang-
150.000 untuk membuka usaha. katan 2016.
Modal tersebut nantinya harus Anin menjelaskan tema “home-
dikembalikan lagi kepada panitia town” yang diangkat dalam cul-
diakhir acara. tural event kali ini diharapkan
Anindya Rachma Puspitasari, dapat membuat mahasiswa baru

3 EB News 24
Kabar FEB | S1

Kerjasama dengan
University of Victoria Canada

“ bersepakat
meningkatkan
kerjasama dengan
Program Double
“ Urusan Internasional), dan ria. Kegiatan co-op program
Moh. Akhdy Prihantono (Dep- atau internship menjadi salah
Degree di level S1 uty Manager Kantor Urusan satu unggulan yang diwajib-
Internasional). kan bagi mahasiswa sebelum
Pertemuan yang ber- lulus.
Dr. Saul Klein, Dean & Lands- langsung di Ruang Rapat Biro Peter B. Gustavson School
downe Proffessor of Interna- Dekan itu membahas pengua- of Business, University of Vic-
tional Business, Peter B. Gus- tan kerjasama antara dua in- toria, Canada telah terakredi-
tavson School of Business, stitusi yang sudah berlangung tasi Internasional oleh AACSB
University of Victoria, Canada cukup lama. Selain program dan EQUIS. FEB UGM adalah
berkunjung ke Fakultas Ekono- student exchange yang sudah satu-satunya partner dari Pe-
mika dan Bisnis Universitas berlangsung, Dr. Klein juga ter B. Gustavson School of
Gadjah Mada (FEB UGM) pada bersepakat meningkatkan Business, University of Victoria
hari Selasa, 29 November 2016 kerjasama dengan Program di Indonesia dan demikian se-
pukul 12.00 WIB. Kunjungan Double Degree di level S1 baliknya.
tersebut disambut oleh Dr. dengan jurusan yang ditawar- Pertemuan yang ber-
Eko Suwardi, M.Sc. (Dekan FEB kan yaitu: Entrepreneurship, langsung selama satu seten-
UGM), Dr. M. Edhie Purnawan International Business, dan gah jam tersebut sangat efektif
(Wakil Dekan Bidang Kerjasa- Service Management. Dr. Klein dengan harapan dapat tercip-
ma, Alumni dan Pengabdian juga menjelaskan dengan ta kerjasama timbal balik yang
Kepada Masyarakat), Dr. Mah- program double degree ini, saling menguntungkan antara
fud Sholihin (Kepala Departe- mahasiswa akan mendapat kedua pihak.
men Akuntansi), Dr. Rangga ijin bekerja di Canada setelah
Almahedra (Manager Kantor lulus dari University of Victo-

EB News 24 4
Kabar FEB | Magister Sains & Doktor

PROGRAM MAGISTER DAN DOKTOR FEB
MENDAPAT KUNJUNGAN UNIVERSITAS DARI
TIMUR INDONESIA HINGGA NORWEGIA

P
ada bulan Oktober 2016, Pro- versity of Technology-Australia pada yang bermutu dimana hal itu relevan
gram Magister Sains dan Dok- kunjungannya 10 Oktober 2016 dan dengan fenomena dalam lingkungan
tor (MD) FEB UGM dikunjungi 14 Oktober 2016 menawarkan ker- industri. Dia menambahkan, pene-
oleh tiga universitas, Universitas jasama berupa program exchange litian yang relevan dengan dunia
Cenderawasih-Papua, University of students, double degree dan joint de- industri akan memudahkan hasil
Agder-Norwegia, dan Swinburne Uni- gree. Pertemuan Pengelola Program penelitian tersebut untuk digunakan
versity of Technology-Australia. Uni- MD FEB dengan Prof Stein Kristiansen sehingga lebih bermanfaat kepada
versitas Cenderawasih dalam kun- mewakili Faculty of Social Sciences masyarakat luas.
jungan pada 3 Oktober 2016 tersebut University of Agder-Norwegia mendi- Prof. Jogiyanto Hartono, MBA.,
bertujuan untuk mempelajari penge- skusikan tawaran kerjasama beru- Ph.D. selaku Koordinator Program
lolaan Program Doktor Ilmu Ekonomi pa program exchange students dan MD FEB UGM mengatakan akan
FEB UGM. Dalam pertemuan den- dual degree. Pada kunjungan Dr Ngui menindaklanjuti tawaran kerjasama
gan pengelola Program Doktor Ilmu Kwang Sing sebagai Dekan Swin- tersebut. Menurut Prof Jogiyanto
Ekonomi Universitas Cenderawasih, burne University of Technology-Aus- mahasiswa doktoral yang diterima
Prof. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc., tralia yang berlokasi di Serawak di Program MD FEB UGM memiliki
Ph.D. selaku Ketua Program Doktor Malaysia dan Dr Jerome Donavan kualifikasi yang sama baiknya den-
Ilmu Ekonomi di Program MD FEB sebagai Senior Lecturer Swinburne gan kualifikasi mahasiswa doktoral
UGM memberikan pemaparan men- University of Technology-Australia yang akan diterima di Universitas
genai kondisi dan perkembangan menawarkan program joint degree Agder dan Universitas Tekhnologi
Program MD FEB UGM. Kunci keber- kepada Program MD FEB UGM. Uni- Swinburne. Selain itu Prof. Jogiyan-
hasilan Program MD FEB UGM adalah versitas Tekhnologi Swinburne men- to Hartono, MBA., Ph.D. menjelaskan
selalu menekankan pada input, pro- awarkan desain program perkuli- beberapa keunggulan yang dimiliki
cess dan output yang baik, sehingga ahan dengan fokus pada kegiatan oleh Program MD FEB UGM dalam hal
lulusan dari Program MD FEB UGM penelitian dibidang ekonomi dan mekanisme pembelajaran program
sangat berkualitas. Prof. Mudrajad manajemen. Beberapa konsentrasi doktoralnya. Mekanisme pembelaja-
Kuncoro, M.Soc.Sc., Ph.D. juga me- yang ditawarkan antara lain, sustain- ran saat ini adalah hasil review pan-
nekankan pentingnya untuk selalu ability in economy, hospitality and jang dari mekanisme yang digunakan
melakukan evaluasi dan improve- tourism, SME and entrepreneurship oleh Program MD FEB UGM sebelum-
ment pada Program MD FEB UGM dan beberapa konsentrasi dengan nya. Mekanisme yang digunakan saat
agar sesuai dengan kebutuhan pen- fokus penelitian dibidang industri. ini merupakan hasil diskusi dari staf
didikan, baik sesuai dengan regulasi Dr Jerome Donovan mengatakan pengajar yang memiliki pengalaman
pendidikan dari pemerintah maupun program doktoral dengan fokus pe- dari berbagai universitas terbaik di
untuk kebutuhan mahasiswa melalui nelitian sangat penting mengingat dunia, sehingga menghasilkan me-
review melalui kegiatan Workshop kompetisi pada publikasi akademik kanisme pembelajaran yang kompre-
dan Focus Group Discussion (FGD). saat ini menjadi semakin ketat dan hensif dan berkualitas.(Al)
Sementara University of Ag- berat, sehingga akademisi harus
der-Norwegia dan Swinburne Uni- mulai fokus menghasilkan penelitian

5 EB News 24
Kabar FEB | Magister Sains & Doktor

DALAM RANGKA DIES NATALIS KE 36 PROGRAM MD SELENGGARAKAN
TEMU ALUMNI DAN SEMINAR

P
rogram MD FEB menyelengga- metode pengajaran dimana maha- Temu Alumni merupakan salah satu
rakan rangkaian kegiatan Dies siswa dan instruktur berpartisipasi sarana untuk memenuhi tiga pilar
Natalis ke 36 diawali dengan dalam diskusi langsung suatu kasus tambahan standar dari akreditasi AA-
seminar dengan tema Pembelajaran bisnis atau masalah. Kasus tersebut CSB yang telah disandang FEB UGM
Berpusat Mahasiswa pada Kamis 29 biasanya dibuat dalam bentuk ter- dalam tiga tahun terakhir, Tiga Pilar
September 2016 yang lalu. Seminar tulis dan berasal dari pengalaman tersebut adalah Engagement, Inno-
diikuti oleh para alumni Program aktual dari eksekutif bisnis, dibaca, vation, dan Impact Society.
Magister Sains dan Doktor FEB UGM dipelajari, dan dibahas oleh maha- “Melalui kegiatan ini harapan
yang tersebar dari berbagai daerah siswa, dan mereka menjadi dasar kami akan selalu ada inovasi pembe-
di Indonesia. Seminar diisi oleh tiga jalannya diskusi kelas di bawah arah- lajaran yang didapatkan oleh dosen
pemateri yang merupakan Pengelo- an instruktur. Sesi terakhir dibawakan alumni Program MD. Dengan kegia-
la Program MD FEB yaitu Prof. Jogi- oleh Prof. Mudrajad Kuncoro, M.Soc. tan ini akan terjalin Engagement
yanto Hartono, MBA., Ph.D., Prof. Sc., Ph.D. dengan tema Pembelaja- antara institusi ini dan institusi para
Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc., Ph.D. ran Berbasis Riset dalam Bidang Ilmu alumni, kemudian tentu saja hara-
dan Nurul Indarti Siviløkonom, Cand. Ekonomi. Dalam pemaparannya Prof. pannya adalah para alumni akan
Merc., Ph.D. Prof. Mudrajad Kuncoro, Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc., Ph.D. memberi dampak yang baik kepada
M.Soc.Sc., Ph.D. menyoroti rendahnya minat menulis masyarakat,” jelas Prof. Jogiyanto
Dr. Eko Suwardi, M.Sc. selaku dosen dan mahasiswa di Indonesia. Hartono, MBA., Ph.D.
Wakil Dekan FEB UGM membuka Menurutnya budaya menulis para Siti Aisah Bauw salah seorang
Seminar dalam sambutannya berpe- dosen wajib ditumbuhkan supaya alumni Program MD FEB yang saat
san kepada para Alumni Program MD mental ilmiah merasuk ke sendi-sen- ini bersatus sebagai dosen tetap
untuk menjadi duta-duta Bulaksu- di metode pembelajaran di Indone- di Fakultas Ekonomi, Universitas
mur dalam menyebarkan kebaikan sia. Papua mengaku merasa bahagia
kepada masyarakat. Selanjutnya ma- Setelah acara seminar dilan- dengan acara Temu Alumni terse-
suk pada seminar, materi pertama jutkan dengan acara puncak Dies but. Menurutnya kegiatan ini sangat
dibawakan oleh Prof. Jogiyanto Har- Natalis yaitu acara potong tumpeng bermanfaat, baik dari sisi profesinya
tono, MBA., Ph.D., dengan mengawali dan temu alumni. Dies Natalis ke sebagai seorang dosen juga sebagai
seminarnya dengan kritik terhadap 36 ini tema besar dari Temu Alumni ajang kekerabatan sesama alumni.
pendidikan yang selama ini diter- Membangun Alumni Berkualitas, Be- “Saya sengaja meluangkan waktu
apkan di berbagai perguruan tinggi rinovasi dan Berimpak pada Bangsa. untuk menghadiri kegiatan ini. Sem-
yang belum membekali mahasiswa Acara Dies Natalis dibuka oleh Prof. inarnya sangat berbobot dan ber-
dengan cara memecahkan masalah Jogiyanto Hartono, MBA., Ph.D., se- manfaat, juga suasana kekerabatan-
secara efektif dan efisien. Materi laku Koordinator Program MD. Da- ya sangat terasa sekali,” ungkap
kedua dibawakan oleh Nurul Indarti lam sambutannya Prof. Jogiyanto alumni Magister Ilmu Ekonomi FEB
Siviløkonom, Cand.Merc., Ph.D. yang Hartono, MBA., Ph.D.,memberikan UGM angkatan 2009. Acara juga dira-
membawakan tema Pembelajaran alasan kegiatan Temu Alumni menja- maikan dengan bazar buku, hiburan,
Berbasis Kasus. Dalam penjelasann- di acara pokok dari Dies Natalis kali stand dari berbagai penerbit buku.
ya, Metode Kasus adalah sebuah ini. Beliau mengungkapkan kegiatan (Al)

EB News 24 6
Kabar FEB | Magister Sains & Doktor
PROGRAM MD FEB MELULUSKAN LAGI 4 DOKTOR DAN 29 WISUDAWAN

P
rogram Magister dan Doktor (MD) tasi Pengaruh Intensitas Kapital Terhadap Program MD FEB UGM dalam beberapa
FEB UGM meluluskan tiga doktor Neraca Transaksi Berjalan Negara ASEAN tahun terakhir, yaitu impact, engagement
dari Program Studi Manajemen, +6: Pendekatan dengan Model Panel Din- dan innovation. Harapannya agar alumni
satu doktor dari Program Studi Ilmu amik. Program MD FEB UGM memberikan impak
Ekonomi, dan 28 wisudawan Program Dari 28 wisudawan/wisudawati pro- bagi orang lain sehingga impact tersebut
Magister Sains pada bulan Oktober 2016. gram yang dilepas tersebut, 2 orang dian- akan membentuk engagement, bagaima-
Doktor yang diluluskan antara lain perta- taranya dinyatakan lulus dengan predikat na alumni mencurahkan segala pengeta-
ma Hidajat Hendrasjah pada 3 Oktober cumlaude yaitu Desi Rianingsih Haryati huan dan pikiran kepada masyarakat luas
2016 setelah mempertahankan diser- Parastri dari Program Magister Sains Aku- agar lebih berkualitas, proses tersebut
tasinya yang berjudul Hubungan Kurva tansi dengan nilai IPK 3.9 dan Rumiati akan terus memperbaiki diri alumni men-
Linier antara Rasa Percaya Intra Tim dan dengan nilai IPK 3.89, juga dari Program jadi lebih baik lagi sehingga menciptakan
Inovasi Tim: Peran Pemoderasian Kom- Magister Sains Akuntansi. Dalam penyam- innovation.
pleksitas Tugas Tim. Doktor kedua adalah paiannnya Prof. Jogiyanto Hartono, MBA., “Disini anda dilatih dengan proses yang
Reni Rosari dengan disertasinya yang ber- Ph.D., juga menambahkan harapan dan ketat dan keras, ibarat memerah jeruk,
judul Pengembangan dan Validasi Pen- pesan kepada wisudawan/wisudawati anda sedang diperah, justru itulah inti-

gukuran Kepemilikan Psikologikal Pada agar menunjukan dan memberikan im- sari dari diri anda yang kemudian akan
Konteks Budaya Jawa di Indonesia yang pak atau kontribusi kepada masyarakat, menyehatkan bagi orang lain, itulah yang
dipertahankannya dalam ujian terbuka karena menurut Prof. Jogiyanto Hartono, disebut impact,” kata BM Purwanto, MBA.,
promosi doktor pada 7 Oktober 2016. Ter- MBA., Ph.D., alumni tidak hanya cukup Ph.D. Selanjutnya BM Purwanto, MBA.,
akhir adalah Muhammad Zaky yang me- menjadi pintar tetapi juga harus menjadi Ph.D. menyampaikan hal yang dibutuh-
neliti mengenai Karakteristik Pekerjaan, orang yang bernilai. “Harapan kami per- kan alumni agar mampu berkontribusi,
Positive Moods, dan Kreatifitas: Pengujuan juangan saudara-saudari tidak berhenti yaitu soft skill kewirausahaan, etika dan
Multi-level dan Lintas-level dipertahank- pada titik ini, saudara harus menunju- komitmen, juga kemampuan computing
an pada ujian terbuka promosi doktor 24 kan kontribusi kepada masyarakat juga skill dan analisis data untuk membantu
Oktober 2016. bermanfaat kepada bangsa dan jangan dalam pengambilan keputusan yang baik.
Sementara 29 orang wisudawan/ lupa untuk selalu berhubungan dengan Sambutan terakhir disampaikan oleh
wisudawati Program MD FEB UGM dile- Program MD, baik dalam menyampaikan Desi Rianingsih Haryati Parastri selaku
pas pada acara Graduation Ceremony perkembangan karir saudara ataupun perwakilan dari Wisudawan/Wisudawa-
yang di gelar di Auditorium BRI Gedung memberikan masukan kepada Program ti. Dalam sambutannya Desi mengung-
MD, 19 Oktober 2016. Dari 29 wisudawan/ MD yang kita cintai ini,” kata Prof. Jogiyan- kapkan rasa terimakasih dan penghar-
wisudawati, terdiri 28 orang lulusan Pro- to Hartono, MBA., Ph.D., menutup lapo- gaan yang tinggi kepada dosen Program
gram Magister dengan sebaran, 14 orang rannya. MD FEB UGM yang telah membimbing,
diantaranya berasal dari Program Magis- BM Purwanto, MBA., Ph.D. selaku memberikan inspirasi, dan memberikan
ter Sains Akuntansi, 11 orang berasal dari Wakil Dekan Bidang Akademik dan Ke- pengajaran dengan cara yang menarik
Program Magister Sains Manajemen, dan mahasiswaan FEB UGM dalam sambu- sehingga mudah untuk dipahami maha-
3 orang berasal dari Program Magister tan pada acara Graduation Ceremony siswa dalam kegiatan belajar selama me-
Sains Ilmu Ekonomi dan 1 orang Program tersebut menjelaskan mengenai tiga nempuh pendidikan di Program MD FEB
Doktor Program Studi Ilmu Ekonomi yaitu tambahan pilar baru dari lembaga akred- UGM.(Al)
Ni Putu Wiwin Setyari dengan judul diser- itasi dunia AACSB yang telah disandang

7 EB News 24
Kabar FEB | Magister Akuntansi

Pelatihan Teknis Kerjasama
Magister Akuntansi dan
Pemerintah Provinsi Papua

S
ebagai salah satu bentuk pengabdian terhadap mas-
yarakat khususnya untuk Indonesia Timur, Program
Magister Akuntansi menjalin kerjasama dengan Pe-
merintah Daerah Papua melalui BPKAD Provinsi Papua dan
BPKAD Kabupaten Mimika.
Pelatihan teknis yang diselenggarakan Program Magis-
ter Akuntansi dengan BPKAD Provinsi Papua yaitu Bimbin-
gan Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah pada tanggal 26
– 27 Agustus 2016. Bimbingan teknis ini membahas men-
genai Pengantar Akuntansi Akrual di Pemerintah Daerah,
Siklus Laporan Keuangan, Akuntansi Pendapatan, Akuntan-
si Beban dan Belanja, Akuntansi Persediaan, Akuntansi Aset Tetap dan Akuntansi Piutang. Nara sumber yang menyam-
paikan materi tersebut adalah Irwan Tufiq Ritonga, S.E., M.Bus., Ph.D., Wawan Setiawan, M.Si., Ak., CA., dan Ehrmann
Suhartono, S.E., M.Si.
Pelatihan teknis yang diselenggarakan Program Magister Akuntansi dengan BPKAD Kabupaten Mimika yaitu Pela-
tihan Teknis Penatausahaan Keuangan Daerah dan Penatausahaan Barang Milik Daerah pada tanggal 6 – 9 Septem-
ber 2016. Pelatihan teknis ini membahas mengenai Pengantar Akuntansi Akrual di Pemerintah Daerah, Siklus Laporan
Keuangan, Laproan Keuangan Pemerintah Daerah, Akuntansi meliputi Pendapatan, Piutang, Beban dan Belanja, Aset
Tetap, Kewajiban dan Simulasi Penyusunan Laporan Keuangan. Nara sumber dalam pelatihan teknis ini adalah Prof.
Dr. Abdul Halim, MBA., Irwan Taufiq Ritonga, S.E., M.Bus., Ph.D., dan Ehrmann Suhartono, S.E., M.Si. Bimbingan teknis
dan pelatihan teknis ini diselenggarakan dengan tujuan dapat memberikan tambahan keterampilan peserta dalam
bekerja di instansi pemerintahan khususnya dalam bidang akuntansi.

Pelepasan Wisudawan Magister Akuntansi FEB UGM
Periode Oktober 2016

P
rogram Magister Akuntansi Koordinator Bidang Administrasi Mohammad Ahlal Firdaus dengan
kembali melaksanakan pele- dan Keuangan. lama studi 1 tahun 5 bulan dan
pasan wisuda sebanyak 74 Acara ini juga dihadiri oleh lulusan termuda diraih oleh Riana
mahasiswa, bertempat di Pendopo wakil instansi pengirim mahasiswa Mahfuroh dengan usia saat wisuda
Wisma Kagama Universitas Gad- tugas belajar antara lain Kepala adalah 24 tahun. Pada prinsipnya,
jah Mada pada tanggal 18 Oktober Perwakilan BPKP DIY, Wakil Bupati pihak Program Magister Akuntansi
2016. Dihadiri oleh Wakil Dekan Pemerintah Daerah Barito Timur, juga menyampaikan harapan ke-
Bidang Aset, Keuangan dan Sum- Inspektorat Klaten dan Perwakilan pada alumni untuk tetap menjaga
ber Daya Manusia, Prof. Dr. Slamet Kopertis Wilayah VII. Dari 74 wisu- nama baik almamater dan men-
Sugiri, M.B.A., CMA., Kaprodi Mak- dawan, 32 orang merupakan ma- jalin komunikasi dengan pihak Pro-
si FEB UGM Prof. Dr. Abdul Halim, hasiswa tugas belajar STAR BPKP. gram Magister Akuntansi.
M.B.A., Ak., CA., Sekretaris Prodi Predikat cum laude diraih oleh
Maksi FEB UGM Irwan Tufiq Riton- Ahmad Amnan dengan IPK 3.86,
ga, S.E., M.Bus., Ph.D., CA dan Yulia sedangkan lulusan dengan wak-
Arisnani Widyaningsih, MBA., Ph.D, tu studi paling cepat diraih oleh

EB News 24 8
Kabar FEB | Magister Akuntansi

Bimbingan Teknis Pengelolaan
Keuangan dan Barang Daerah
Kabupaten Bogor

P
rogram Magister Akuntansi Fakultas Ekonomika
dan Bisnis UGM bekerjasama dengan Dinas Pen-
gelolaan Keuangan dan Barang Daerah (DBKBD)
Kabupaten Bogor menyelenggarakan kegiatan ker-
jasama pendidikan non-gelar dengan judul Bimbingan
Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah pada Pemerin-
tah Kabupaten Bogor.
Bimbingan teknis ini berlangsung tiga hari, yaitu
pada hari Selasa-Kamis, tanggal 4-6 Oktober 2016, ber-
tempat di University Club Hotel UGM dan diikuti oleh
62 peserta staf dari Dinas Pengelolaan Keuangan dan
Barang Daerah ( DBKBD ) Kabupaten Bogor.
Narasumber dalam kegiatan ini adalah Prof. Dr. Ab-
dul Halim, MBA, Irwan Taufiq Ritonga , SE., M.Bus Ehr-
man Suhartono, SE., M.Si, Wawan Setiawan, M.Si., Akt.,
CA,., Ph.D, Zainul Faizen Haza, S.T., M.T., Ph.D, dan Barda
Hartana, A.Md. Selain pemberian materi di kelas, para
peserta juga melakukan studi banding pengelolaan
retribusi tempat wisata di Goa Pindul Gunung Kidul Yo-
gyakarta.

Pelatihan Teknis Kerjasama Magister Akuntansi dan
Pemerintah Kota Banjarmasin

P
rogram Magister Akuntansi Salah satu pemerintah daerah naan bimbingan teknis pengelolaan
Fakultas Ekonomika dan Bisnis yang baru saja menjalin kerjasama Keuangan Daerah Berbasis Akrual
UGM adalah salah satu program dengan Prodi Magister Akuntansi dan Pemeriksaan Pajak Daerah pada
studi yang telah terakreditasi secara adalah Pemerintah Kota Banjar- tanggal 20 – 21 Oktober 2016. Bimb-
internasional oleh AACSB ( The Asso- masin melalui DPKAD dan Dinas ingan teknis ini diikuti oleh 19 orang
ciation to Advance Collegiate Schools Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota staf dari Dinas Pendapatan Daerah
of Business ). Untuk mewujudkan Banjarmasin. Bersama dengan DP- Kota Banjarmasin. Narasumber da-
salah satu Tri Dharma Perguruan KAD Kota Banjarmsin, Magister Akun- lam kegiatan ini adalah Prof. Dr. Ab-
Tinggi, yaitu pengabdian kepada tansi menyelenggarakan bimbingan dul Halim, MBA, Irwan Taufiq Ritonga,
masyarakat, maka Prodi Magister teknis Pengelolaan Keuangan Daer- SE., M.Bus. Ph.D., dan Ehrman Suhar-
Akuntansi FEB UGM semakin mem- ah Berbasis Akrual dan Pemeriksaan tono, SE., M.Si.
perluas kerjasama dengan pemerin- Pajak Daerah pada tanggal 18-19
tah daerah di seluruh Indonesia. Ker- Agustus 2016 dan pada 15 – 16 Sep-
jasama ini dalam bentuk pendidikan tember 2016.
nongelar yaitu program bimbingan Bentuk kerjasama dengan Dis-
teknis/workshop. penda Banjarmasin adalah pelaksa-

9 EB News 24
Kabar FEB | Magister Manajemen

Penutupan Business
Leadership Development
Program (BLDP) PT Kereta
Api Indonesia (persero)

B
usiness Leadership Development
Program (BLDP) untuk PT Kere-
ta Api Indonesia (persero) telah
diselenggarakan dengan sukses mulai
tanggal 29 Maret sampai dengan 12
Agustus 2016. Acara penutupan dilak-
sanakan di Kampus Program Magister lajar, di tengah berbagai tuntutan peker- pimpinan PT Kereta Api Indonesia (perse-
Manajemen Fakultas Ekonomika dan jaan yang begitu tinggi,“ jelasnya. Dwi juga ro) yang diproyeksikan akan menduduki
Bisnis Universitas Gadjah Mada pada berharap ilmu dan pengalaman yang di- posisi Senior Management,” lanjutnya.
tanggal 12 Agustus 2016. peroleh dalam program ini akan berman- Dalam kesempatan tersebut, Edi Pra-
Acara tersebut dihadiri oleh J. Dwi faat untuk pengembangan diri dan karir setyo Nugroho, Koordinator BLDP dari
Sulistiyo, Corporate Deputy Director seluruh peserta. EDP MM FEB UGM menyampaikan bahwa
Training and Education Ir. H. Djuanda PT Senada dengan Dwi, T. Hani Han- Program Pengembangan Kepemimpinan
Kereta Api Indonesia (persero). Dalam doko, Direktur MM FEB UGM juga men- Bisnis (Business Leadership Development
sambutannya Dwi mengatakan bahwa yampaikan bahwa BLDP ini dirancang Program) merupakan salah satu pilar uta-
peserta harus menyadari adanya tuntut- secara integratif dan komprehensif, me- ma mewujudkan tercapainya tujuan dan
an yang tinggi untuk mempertahankan liputi kepemimpinan pada level bawah, sasaran transformasi PT Kereta Api Indo-
dan meningkatkan kinerja yang selama level menengah, dan level atas. Program nesia (persero). Hal ini diperlukan untuk
ini telah dicapai oleh jajaran manaje- pengembangan kepemimpinan yang ber- mempertahankan dan meningkatkan kin-
men PT Kereta Api Indonesia (persero). sifat demikian akan sangat membantu PT. erja yang selama ini telah dicapai oleh PT
Selanjutnya Dwi menyampaikan apre- KAI dalam mencetak dan menjamin keter- Kereta Api Indonesia (persero).
siasi kepada para peserta yang telah sediaan kader pimpinan di masa depan Sambutan dari Edi diakhiri dengan
berhasil menyelesaikan program ini sehingga dapat menjamin keberlanjutan pemaparan laporan kegiatan serta eval-
dengan baik, “Management menyam- dan kebersinambungan (sustainability) uasi, demi peningkatan kualitas program
paikan apresiasi untuk seluruh peserta, program transformasi bisnis dan organ- selanjutnya.
karena untuk dapat mengikuti dan lulus isasi PT Kereta Api Indonesia (persero),
program ini dibutuhkan komitmen yang “BLDP bertujuan untuk mendidik, mem-
tinggi, baik waktu maupun kemauan be- persiapkan dan mengembangkan kader

EXECUTIVE SERIES: THE 21ST CENTURY CHALLENGES AND OPPORTUNITIES IN
ORGANIZATION AND LEADERSHIP

M
ardianto Jatna, SE., MM., singkat dan penyerahan souvenir ke- Pemimpin ini setidaknya memiliki
Deputi Direktur pada Divisi pada pembicara. Dengan dimodera- empati, peduli akan keberagaman,
Remuneration & HR Informa- tori oleh Yustia Ekarina Mayang Sari dan mampu bekerjasama dengan
tion dan Business Partner Bank In- dari kelas Internasional 68, Mardianto siapapun tanpa batas.
donesia, mengisi agenda Executive mengajak para mahasiswa untuk me- Antusiasme para mahasiswa ter-
Series dalam rangkaian kegiatan lihat fenomena yang terjadi di abad lihat ketika mereka diberikan kesem-
Leadership Potential Review (LPR) 21 dan membandingkannya dengan patan untuk mengajukan pertanyaan
bagi mahasiswa angkatan 69 MM FEB dasawarsa-dasawarsa sebelumnya. kepada Mardianto. Executive Series
UGM Yogyakarta. Executive Series kali Fenomena-fenomena yang muncul untuk sesi LPR tersebut diakhiri pada
ini diselenggarakan pada Sabtu, 27 dapat dikelompokkan menjadi 6 kat- pukul 11.00 WIB.
Agustus 2016 di Auditorium Sukadji egori: globalisasi, krisis lingkungan,
Ranuwihardjo. Di hadapan kurang individualisasi dan pluralisme nilai
lebih 200 mahasiswa, salah satu era digital, perubahan demografis,
alumni terbaik MM FEB UGM tersebut dan konvergensi teknologi. Sedang-
membawakan tema “The 21st Cen- kan dalam organisasi yang ada di
tury Challenges and Opportunities in abad 21 lebih menekankan bersifat
Organization and Leadership”. datar, cepat, dan tidak fokus pada
Tepat pada pukul 09.00 WIB, struktur hierarki dibandingkan den-
Bayu Sutikno, Ph.D. selaku Deputi Di- gan abad 19 yang cenderung bert-
rektur Bidang Akademik dan Kema- ingkat dan berdasar pada perintah
hasiswaan MM FEB UGM Yogyakarta atasan. Inilah yang kemudian mela-
membuka acara dengan sambutan hirkan istilah pemimpin altrosentris.

EB News 24 10
Kabar FEB | Magister Manajemen

PRESTASI MAHASISWA:
TIM BASEL MM UGM JUARAI CALL FOR PAPER IKNB OJK

K
abar bahagia kembali instansi-instansi, antara lain: Ke- keesokan harinya, tanggal 18
diberikan Tim Basel yang menterian Keuangan RI, Persat- Oktober 2016 di Kantor Otoritas
beranggotakan Bagas Se- uan Aktuaris Indonesia, Institut Jasa Keuangan Pusat yang diakh-
tiaji (JOG-REG-65), Bramantya Pertanian Bogor, Asosiasi Perusa- iri dengan penutupan dan pengu-
Harimurti (JOG-REG-65) dan Tri- haan Pem- muman juara. Tim Basel berhasil
ana (JOG-REG-66). Kali ini, tim mengukir prestasi baru dengan
berhasil meraih Juara 1 Call for Juara 1, kemudian disusul oleh
Paper Lomba Karya Tulis Indus- Elsa Puspa Silvia, Elma Yunita dan
tri Keuangan Non Bank (IKNB). Muhammad Syamsudin, Ph.D.
Kompetisi ini diselenggarakan dari Pusat Pemodelan Matem-
oleh Otoritas Jasa Keuangan atika dan Simulasi (P2MS) ITB
(OJK) selaku pengatur dan sebagai Juara 2 dan Juara
pengawas Industri Keuan- 3 diraih oleh karyawan dari
gan Non Bank (IKNB). Asuransi Wahana Tata dan
Dari 151 paper yang mahasiswa IPB. Sedangkan,
mengikuti kompetisi terse- Juara Harapan 1 diraih oleh
but, Tim Basel masuk sebagai tim karyawan TASPEN, Juara
7 besar yang terpilih untuk Harapan 2 diraih oleh karyawan
mempresentasikan karya tulisn- TELKOM serta Juara Harapan
ya. Kompetisi yang berlangsung 3 diraih oleh dosen Universitas
tanggal 17-18 Oktober 2016 ini Trunojoyo Surabaya.
ditutup dengan pengumuman biayaan Indone- Prestasi yang telah diraih ini
Juara 1 di antara 7 karya tulis sia dan Direktorat Statistik dan diharapkan memberikan moti-
yang dipresentasikan. Tim Basel Informasi IKNB. Dalam presenta- vasi bagi mahasiswa lain untuk
mempresentasi karya tulis yang si, Tim Basel MM UGM mendapa- mencapai prestasi yang lebih ce-
berjudul “Strategi Penguatan tkan nomor undian ke-5 yang merlang di masa mendatang.
Sektor IKNB melalui Inisiasi Pro- mempresentasikan karya tulisn-
gram Nasional Akselerasi Industri ya pada pukul 20:00-20:45 WIB.
Peer to Peer Lending”. Acara kemudian ditutup pada
Kandidat lomba karya tulis
ini terdiri dari berbagai kalangan
mulai dari akademisi, profesion-
al dan mahasiswa. Kompetisi
berlangsung pada tanggal tang-
gal 17 Oktober 2016 di Hotel
Borobudur Jakarta dari pukul
12:00 WIB hingga 23:00 WIB. De-
wan juri berasal dari perwakilan

11 EB News 24
Kabar FEB | Magister Ekonomika Pembangunan

Kunjungan MEP FEB UGM ke
Universitas Teknologi MARA (UiTM) Malaysia

K
UALA LUMPUR – Study Visit Pro- diberi kesempatan berdiskusi dengan gang dikantor cabang Jakarta, Medan
gram Mahasiswa MEP FEB UGM Mahasiswa FSPU UiTM untuk bertu- atau Bali.
ke Kuala Lumpur akan membuka kar pikiran dan saling belajar tentang Terakhir rombongan mengunjungi
kembali kerjasama antara Universitas penilaian di Indonesia dan Malaysia. Kantor JPPH Wilayah Persekutuan Kua-
Teknologi MARA dan beberapa kantor Diskusi dilanjutkan dengan En. Faizal la Lumpur sebagai kantor penilai pe-
penilai baik pemerintah dan swasta. bin Fuad Ketua Pusat Studi Estate Ma- merintah. Dr Norziha Zain selaku Pen-
Study Visit Program melibatkan ma- najemen mengatakan “bahwa seorang garah Penilai Negri mengenalkan JPPH
hasiswa dari konsentrasi Manajemen penilai di Malaysia harus memiliki back- berserta divisinya, kegiatan penilaian
Aset Penilaian Properti dan Keuangan ground pendidikan yang linier dari ting- yang ditangani serta tantangan yang
Daerah yang didampingi oleh Sekretar- kat sarjana hingga profesi, hal ini berbe- dihadapi. Kali ini mahasiswa berkesem-
is Program, Wakhid Slamet Ciptono, da dengan yang ada di Indonesia.” patan untuk mengobservasi langsung
M.B.A., M.P.M., Ph.D dan Staf MEP. Mere- Selain ke FSPU UiTM, mahasiswa kegiatan Staf dikantor JPPH. Wakhid
ka berkesempatan untuk mengunjungi juga melakukan kunjungan ke kantor Slamet Ciptono, menyampaikan ket-
Fakulti Senibina Perancangan dan Ukur jasa penilai swasta dan pemerintah. ertarikan Prodi untuk bekerjasama
Universiti Teknologi MARA (FSPU UiTM), Mahasiswa mengunjungi kantor pe- dengan JPPH terutama dengan divisi
Knight and Frank sebagai Kantor Pe- nilai swasta terbesar di Malaysia yaitu, NAPIC (National Property Policy Center)
nilai Swasta dan Jabatan Penilaian dan Knight and Frank yang mempunyai terkait dengan proses pengumpulan
Perkhidmatan Harta (JPPH) Wilayah cabang diseluruh dunia termasuk In- data mengenai jual beli properti yang
Persekutuan Kuala Lumpur sebagai donesia. Dalam perbincangan dengan telah terintegrasi karena data mengenai
Kantor Penilai Pemerintah. Executive Director Knight and Frank, Mr. transaksi jual beli masih sangat minim
Rombongan disambut hangat oleh Keith Oii menawarkan kesempatan bagi didapatkan di Indonesia.
Prof. Sr. Dr. Hj. Abdul Hadi Nawawi Wakil mahasiswa MEP FEB Harapan kedepan kedua belah
Dekan Bidang Penelitian dan Kerjasama U G M untuk pihak, semoga acara semacam ini
dan para dosen diruang meeting FSPU ma- dapat terus berkembang dan diakh-
UiTM. Dalam sambutannya, Wakhid ir pertemuan berkomitmen dengan
Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., Ph.D menghasilkan beberapa kesepakatan
mewakili Pengelola Program MEP FEB kerjasama akademik yang akan dilak-
UGM, menyampaikan bahwa kunjungan sanakan oleh kedua belah pihak dalam
kali ini bertujuan menghangatkan kem- waktu dekat. (MEP)
bali kerjasama antara dua universitas
yang telah terjalin sejak tahun 2008.
Dalam kunjungan mahasiswa juga

EB News 24 12
Kabar FEB | Magister Ekonomika Pembangunan

Sedangkan Ragil Sriharto, selaku
Penutupan HR Professional Training Project Manager program pelatihan ini
menjelaskan bahwa pelaksanaan pelati-
PT Newmont Nusa Tenggara han ini telah mencerminkan harapan pe-
rusahaan mitra untuk mendapatkan pela-

D
tihan yang menekankan keseimbangan
irektur Program Magister Mana- MM FEB UGM maupun fasilitator juga
antara aspek teori dan praktik. Ragil juga
jemen Fakultas Ekonomika dan memberikan evaluasi dan bimbingan se-
menjelaskan bahwa program ini diampu
Bisnis Universitas Gadjah Mada lama peserta menyusun dan menjalank-
oleh dosen-dosen senior MM UGM, antara
(MM FEB UGM), Hani Handoko, menutup an rancangan proyek yang benar-benar
lain Hani Handoko, Sulistyowati, Gugup
secara resmi program Human Resources dibutuhkan oleh perusahaan. Proyek
Kismanto, Tur Nastiti, Reni Rosari dan
Professional Training untuk PT Newmont tersebut dipresentasikan di depan tim
dikoordinasikan oleh Erna Kartini, Kepala
Nusa Tenggara. Acara penutupan terse- penguji yang terdiri dari pihak MM UGM
Bagian EDP MMFEB UGM.
but diselenggarakan di Kampus MM FEB maupun atasan” imbuh Anton.
Dalam sambutan penutupan, Hani
UGM pada tanggal 14 Agustus 2016, dan Sementara itu, Dadang Priadi, Se-
Handoko mengatakan bahwa alumni pro-
didahului kegiatan presentasi proyek oleh nior Manager Human Resources PT NNT,
gram non-degree adalah juga merupakan
para peserta, sebagai bagian dari tugas mengemukakan bahwa model pembela-
alumni MM FEB UGM. Untuk itu, MM FEB
pelatihan. jaran ‘action learning’ yang gunakan da-
UGM sangat terbuka untuk menerima
Dalam kesempatan tersebut, Anton lam pelatihan yang difasilitasi oleh EDP
para peserta Human Resources Profes-
Sudarisman, Principal Advisor Human MM UGM ini merupakan cara yang paling
sional Training PT Newmont Nusa Teng-
Resources PT NNT, mengemukakan efektif untuk pengembangan diri. “Action
gara untuk kembali ke kampus serta siap
bahwa PT NNT telah memilih MM UGM learning menjadikan pembelajar tidak ha-
memberikan layanan pengembangan
sebagai mitra penyelenggara program nya dituntut mendalami materi, namun
eksekutif lanjutan. Acara diakhiri dengan
ini karena dinilai sanggup merancang juga mengimplementasikan dalam peker-
penyerahan sertifikat kelulusan dan foto
dan menjalankan program pelatihan jaan sehari-hari,” jelasnya. Dadang kemu-
bersama.
Human Resource Professional yang tidak dian memberikan contoh, bahwa pen-
hanya mencakup aspek teori, melainkan galaman mengikuti program pelatihan
juga penugasan dalam bentuk proyek. dengan metode action learning sangat
“Setelah sesi pelatihan di kelas, Tim EDP bermanfaat dalam menunjang karirnya.

IN-CLASS TRAINING SEKOLAH PASAR MODAL FINANCE CLUB: DARE TO BE INVESTOR!

M
engusung tema “In-Class pemateri. teknikal.
Training: Dare to be Investor!”, Peserta In-Class Training Pasar Dengan mengikuti Sekolah Pas-
Finance Club MM FEB UGM Yo- Modal yang diselenggarakan pada ar Modal para peserta diharapkan
gyakarta kembali menyelenggarakan Kamis, 8, 15, dan 22 September 2016 lebih tertarik dan berani untuk men-
Sekolah Pasar Modal bagi anggota setiap pukul 13.30-16.00 WIB tersebut jadi investor di pasar modal melalui
klub dan mahasiswa baru angkatan dibatasi hingga 30 peserta agar dapat pengenalan terhadap mekanisme
69. Seperti halnya penyelenggaraan menjaga kualitas dan keefektifan pem- saham dan pengaplikasian teori un-
pada semester sebelumnya, MM FEB belajaran. Pada sesi pertama, peserta tuk menganalisis suatu saham peru-
UGM Yogyakarta bekerjasama dengan memperoleh materi mengenai berb- sahaan-perusahaan di pasar modal.
PT Danareksa Sekuritas untuk melak- agai pengenalan terhadap pasar mod- Selain itu, peserta akan memperoleh
sanakan training yang dibagi menjadi al dilanjutkan pada sesi kedua dengan pemahaman tentang pasar modal
3 sesi berbeda tersebut. Pada kesem- pembahasan tentang teknis analisis dan mekanisme transaksi saham serta
patan kali ini, Elton Buyung S. dari PT fundamental dan ditutup pada sesi dapat mengoptimalkan fungsi pojok
Danareksa Sekuritas didapuk sebagai ketiga dengan materi teknik analisis Danareksa di MM FEB UGM.

13 EB News 24
Kabar FEB | Magister Ekonomika Pembangunan

Geliat HIMMEP
(Himpunan Mahasiswa Magister Ekonomika Pembangunan)

O
rganisasi kemahasiswaan HIM- umum yang sesuai dengan aspirasi Setya Hardi, Ph.D. Sekretaris Program
MEP bangkit kembali setelah seluruh mahasiswa MEP FEB UGM se- Studi Bidang Akademik, dan Wakhid
lama hibernasi. Kini saatnya cara tepat, cepat, dan akurat. Slamet Ciptono, MBA., Ph.D. Sekretaris
kita melanjutkan perjuangan yang tel- Dari rekapitulasi suara Pemilu Program Studi Bidang Umum, SDM dan
ah dilakukan oleh para pendahulu ci- HIMMEP 2016, yang diadakan pada Keuangan, serta perwakilan seluruh
vitas akademika Magister Ekonomika hari Rabu, 25 Mei 2016 pukul 08.00- mahasiswa dan karyawan MEP FEB
Pembangunan melalui organisasi ke- 16.00 WIB di selasar gedung 2 MEP FEB UGM
mahasiswaan: Himpunan Mahasiswa UGM menghasilkan perolehan suara Program kerja pertama HIMMEP
Magister Ekonomika Pembangunan terbanyak 66 suara dari 162 suara sah telah diadakan pada tanggal 15 dan 16
(HIMMEP), ujar Ketua Panitia Pemilu oleh Hardimansyah. Total suara 168 Oktober 2016 yaitu Pekan Olahraga dan
HIMMEP 2016, Jalu Aji Prakoso. Lang- suara, dan suara tidak sah (berasal dari Seni (POSE) 2016. Event Olahraga dan
kah awal telah dilakukan untuk men- perangkat yang bukan disediakan pani- Seni ini mempertandingkan 3 cabang
gaktifkan kembali HIMMEP yaitu pemi- tia) sebanyak 6. olah raga (Futsal, Badminton, dan Te-
lihan ketua umum HIMMEP 2016. Pelantikan Pengurus Himpunan nis Meja) dan 1 cabang seni (Fotografi).
Pemilu HIMMEP diadakan pada Mahasiswa Magister Ekonomika Pem- Meskipun baru pertama kali diseleng-
tanggal 25 Mei 2016 dengan meng- bangunan atau yang dikenal sebagai garakan, peserta baik mahasiswa mau-
gunakan supporting dari perangkat HIMMEP periode 2016, dilakukan oleh pun staf MEP mengikuti event POSE
teknologi informasi atau e-Pemilu di- Ketua Program Studi Magister Ekono- 2016 dengan antusias. Prof. Tri Widodo,
pandang sebagai pemilu yang cukup mika Pembangunan, Prof. Tri Widodo, M.Ec.Dev., Ph.D. sebagai
inovatif, obyektif dan demokratis, seh- Ph.D. pada tanggal 7 Oktober 2016,
ingga mampu menghasilkan didampingi oleh Amirullah
pilihan ketua

EB News 24 14
Kabar FEB | Magister Ekonomika Pembangunan

O
rganisasi kemahasiswaan HIM- di, Ph.D. Sekretaris Program Studi ke-2 yang dibawakan oleh Nugroho
MEP bangkit kembali setelah Bidang Akademik, dan Wakhid Slamet Wisnu Murti dengan materi Auditing.
lama hibernasi. Kini saatnya Ciptono, MBA., Ph.D. Sekretaris Pro- Disamping kegiatan di dalam
kita melanjutkan perjuangan yang tel- gram Studi Bidang Umum, SDM dan Kampus, HIMMEP juga dilibatkan da-
ah dilakukan oleh para pendahulu ci- Keuangan, serta perwakilan seluruh lan kegiatan Pengabdian kepada Mas-
vitas akademika Magister Ekonomika mahasiswa dan karyawan MEP FEB yarakat. Rabu (2/11) HIMMEP beserta
Pembangunan melalui organisasi ke- UGM Pengelola, LPPM UGM dan Staf MEP
mahasiswaan: Himpunan Mahasiswa Program kerja pertama HIMMEP FEB UGM dan mahasiswa konsentra-
Magister Ekonomika Pembangunan telah diadakan pada tanggal 15 dan si MKAD (Manajemen Keuangan dan
(HIMMEP), ujar Ketua Panitia Pemilu 16 Oktober 2016 yaitu Pekan Olahraga Aset Daerah) mengunjungi desa bi-
HIMMEP 2016, Jalu Aji Prakoso. Lang- dan Seni (POSE) 2016. Event Olahra- naan MEP FEP UGM, Desa Banjaroya,
kah awal telah dilakukan untuk men- ga dan Seni ini mempertandingkan 3 Kecamatan Kalibawang, Kabupaten
gaktifkan kembali HIMMEP yaitu pemi- cabang olah raga (Futsal, Badminton, Kulonprogo. Kunjungan awal ini di-
lihan ketua umum HIMMEP 2016. dan Tenis Meja) dan 1 cabang seni manfaatkan untuk melakukan iden-
Pemilu HIMMEP diadakan pada (Fotografi). Meskipun baru pertama tifikasi permasalahan yang nantinya
tanggal 25 Mei 2016 dengan meng- kali diselenggarakan, peserta baik ma- dapat menjadi program kegiatan yang
gunakan supporting dari perangkat hasiswa maupun staf MEP mengikuti bermanfaat bagi perangkat desa Ban-
teknologi informasi atau e-Pemilu di- event POSE 2016 dengan antusias. jaroya oleh Para mahasiswa MEP FEB
pandang sebagai pemilu yang cukup Prof. Tri Widodo, M.Ec.Dev., Ph.D. se- UGM.
inovatif, obyektif dan demokratis, se- bagai Ketua Prodi MEP FEB UGM mem- Penjelasan dan diskusi singkat
hingga mampu menghasilkan pilihan buka rangkaian acara POSE 2016. mengenai kondisi terkini Desa Banja-
ketua umum yang sesuai dengan aspi- Instagram photography contest roya dan permasalahan yang dihadapi
rasi seluruh mahasiswa MEP FEB UGM yang merupakan cabang seni yang oleh aparat desa terkait perekonomi-
secara tepat, cepat, dan akurat. diperlombakan dalam rangkaian ke- an, manajemen aset desa, dan urusan
Dari rekapitulasi suara Pemilu giatan POSE 2016, juga diikuti oleh administrasi desa oleh Kepala Desa
HIMMEP 2016, yang diadakan pada peserta dengan antusias. Foto yang Banjaroya, Anton Supriyono dan did-
hari Rabu, 25 Mei 2016 pukul 08.00- dilombakan diunggah melalui aplikasi ampingi oleh Sekertaris Desa, Muh.
16.00 WIB di selasar gedung 2 MEP FEB instagram dan ditandai dengan tagar Jazim. Diskusi singkat tentang identi-
UGM menghasilkan perolehan suara #HIMMEPOSE2016 dan #HIMMEPUGM. fikasi permasalahan manajemen aset
terbanyak 66 suara dari 162 suara sah Penjurian foto yang dilakukan oleh desa dan urusan administrasi desa
oleh Hardimansyah. Total suara 168 internal panitia POSE 2016 dengan yang dilakukan oleh delegasi maha-
suara, dan suara tidak sah (berasal cukup ketat mengingat foto yang di- siswa MEP FEB UGM dengan dipandu
dari perangkat yang bukan disediakan lombakan sangat kompetitif. oleh Heksi Anggorowati,S.Kom, Kaur
panitia) sebanyak 6. Program kerja kedua yaitu Upgrad- Umum Desa Banjaroya. (MEP)
Pelantikan Pengurus Himpunan ing HIMMEP. Materi yang disampaikan
Mahasiswa Magister Ekonomika Pem- dalam upgrading sesi pertama ini
bangunan atau yang dikenal sebagai yaitu Sistem informasi geografis (SIG)
HIMMEP periode 2016, dilakukan oleh dasar untuk penilaian properti, per-
Ketua Program Studi Magister Ekono- encanaan pembangunan daerah, dan
mika Pembangunan, Prof. Tri Widodo, Keuangan Daerah yang disampaikan
Ph.D. pada tanggal 7 Oktober 2016, oleh M. Chrisna Satriagasa. Selanjut-
didampingi oleh Amirullah Setya Har- nya akan dilaksanakan upgrading sesi

15 EB News 24
Kabar FEB | Profesi Akuntansi

Focus Group Discussion
Arsitektur Profesi Akuntan

P
ada tanggal 26 September menjaring masukan-masukan ekonomi yang efisien dan trans-
2016, Pusat Pembinaan mengenai bagaimanakah arsitek- paran. Untuk membangun pilar
Profesi Keuangan Kemen- tur profesi akuntansi Indonesia di arsitektur profesi akuntan yang
terian Keuangan Republik Indo- masa yang akan datang. Sampai kuat, Indonesia perlu rekonsiliasi,
nesia bersama dengan Pendi- saat ini, Indonesia masih belum koordinasi, sinergi dan harmoni-
dikan Profesi Akuntan FEB UGM memiliki arsitektur profesi akun- sasi antar lembaga negera serta
mengadakan kegiatan Focus tan sebagai kerangka dasar yang stakeholder yang berkaitan den-
Group Discussion dengan baha- bersifat menyeluruh dan mem- gan profesi akuntan diantaranya
san mengenai Arsitektur Profesi berikan arah, bentuk dan tatan- institusi pendidikan dan asosia-
Akuntansi di Indonesia. Kegiatan an bagi pengembangan profesi si profesi. Oleh karena itu, PPPK
ini dilaksanakan di Pertamina akuntan Indonesia. Arsitektur berinisiatif untuk mendiskusikan
Tower dengan dihadiri oleh 13 profesi akuntan Indonesia bertu- arsitektur profesi akuntan Indo-
PT di Jawa Tengah dan DIY serta juan untuk menciptakan pelaku nesia secara komprehensif dalam
perwakilan dari beberapa kantor profesi akuntan yang kompeten bentuk focus group discussion.
akuntan Publik. Tujuan dilak- dan kredibel untuk memban-
sanakannya FGD ini adalah untuk tu meningkatkan tata kelola

Ujian Saringan Masuk Pendidikan Profesi Akuntan FEB UGM

P
endidikan Profesi Akuntan FEB tansi Keuangan, Akuntansi Mana- sebagai mahasiswa matrikulasi PPAk
UGM kembali menyelenggara- jemen, Sistem Informasi Akuntansi FEB UGM dan akan memulai perkuli-
kan Ujian Saringan Masuk bagi dan Perpajakan. Namun untuk USM ahan matrikulasi pada 14 November
calon mahasiswa baru Pendidikan periode baru peserta diuji dengan 2016. Sedangkan perkuliahan regu-
Profesi Akuntan FEB UGM. Ujian Sa- menggunakan alat ukur PAPS dan lar akan dimulai pada akhir Januari
ringan Masuk pada tanggal 3 dan 4 TOEFL. Potensi Akademik Pasca Sar- 2016. Ujian saringan masuk PPAk FEB
November 2016 berbeda dengan uji- jana bekerja sama dengan Fakultas UGM dilaksanakan di Ruang Audio Vi-
an masuk pada periode sebelumnya. Psikologi UGM sedangkan TOEFL sual dengan diikuti oleh 28 pendaft-
Ujian Saringan Masuk pada periode bekerja sama dengan P2EB FEB UGM. arar dari berbagai perguruan tinggi
sebelumnya, calon mahasiswa baru Peserta yang memenuhi skor PAPS baik negeri maupun swasta.
harus diuji untuk mata kuliah Akun- dan TOEFL tertentu akan diterima

EB News 24 16
Kabar FEB | Profesi Akuntansi
kan di kelas dengan yang terdapat di
dunia bisnis maupun di kehidupan
nyata. Pengetahuan akuntansi seak-
an-akan hanya dapat dihadirkan di
dalam kelas. Untuk itu, pembelaja-
ran akuntansi yang menyeimbang-
kan antara pengetahuan konsep dan
pengalaman melalui proses penga-
jaran di matakuliah laboratorium
akuntansi seharusnya dirancang se-
cara optimal.
Kegiatan Workshop Pengajaran
Praktikum Akuntansi dan Uji Kom-
petensi Akuntansi pada tanggal 7-9
Septemebr 2016 diikuti oleh 114 pe-
serta dari unsur dosen dan instruktur
laboratorium akuntansi di tingkat
perguruan tinggi dari Medan sam-
Workshop Pengajaran Praktikum pai Papua. Dengan tajuk Upgrad-
ing Knowledge Upscaling Experience
Akuntansi dan Uji Kompetensi Akuntansi workshop ini merupakan kerjasama

E
Laboratorium Akuntansi Fakultas
ra baru yang disebut Masyarakat yang sedikit terlalu menitik-beratkan Ekonomika dan Bisnis Universitas
Ekonomi ASEAN (MEA) m e m u - pengenalan konsep dan standar seh- Gadjah Mada, Pendidikan Program
n c u l k a n tantangan sekaligus ingga pembelajaran akuntansi diper- Profesi Akuntan Fakultas Ekonomi-
kesempatan bagi dunia pendidikan timbangkan monoton, kaku, satu ka dan Bisnis Universitas Gadjah
akuntansi di perguruan tinggi. Lulu- arah, dan terasa jauh terpisah dari Mada dan Ikatan Akuntan Indonesia
san akuntansi di Indonesia diharap- dunia praktik. Dalam proses pembe- wilayah Yogyakarta. Narasumber
kan mampu berkiprah dan bersaing lajaran, tidak sedikit mahasiswa (baik yang hadir dalam acara ini diantara-
di tingkat ASEAN melalui pening- akuntansi maupun non-akuntansi) nya adalah Drs. Langgeng Subur,
katan kompetensi dan etika bisnis mempersepsikan perkuliahan akun- MBA, CA, Akt, yang berbicara men-
berstandar global. Untuk mencapai tansi sebagai hal yang membosank- genai pentingnya sertifikasi di era
tujuan di atas pendidikan akuntansi an, tidak membumi, atau bahkan se- MEA. Sedangkan Prof. Dr. Tri Widodo,
di perguruan tinggi perlu beradap- kedar pemenuhan tugas agar dapat M. Ec,Dev berbicara mengenai Indo-
tasi agar lulusan akuntansi memiliki segera lolos dan/atau lulus. Diten- nesia di Era MEA. Pada hari terakhir
pemahaman yang seimbang antara garai, sebagian pengajar akuntansi (Jumat, 9 September 2016), semua
pengetahuan konsep dan pengala- juga merasakan suasana kelas yang peserta mengikuti uji kompetensi
man. kurang kondusif dalam pembelaja- baik secara computerized maupun
Pengajaran matakuliah-matakuli- ran di matakuliah-matakuliah akun- secara manual.
ah akuntansi, terutama di matakuli- tansi. Pada gilirannya, tidak mudah
ah pengantar, sejauh ini cenderung untuk mengoneksikan dan mengap-
menerapkan sistem konvensional likasikan pengetahuan yang diajar-

17 EB News 24
Kabar FEB | Profesi Akuntansi

Pelatihan Akuntansi Keuangan Daerah Berbasis Akrual
Pemda Kabupaten Magetan

S
eusai amanat UU Nomor lolaan keuangan sektor publik lebih mendalam mengenai
1 Tahun 2004 tentang diantaranya adalah kolaborasi keuangan sektor publik, pe-
Perbendaharaan Negara antara pemerintah daerah den- serta juga dibekali dengan
yang mengatur penggunaan gan perguruan tinggi. Terkait latihan-latihan soal yang di-
basis akrual dalam sistem dengan hal tersebut, PPAk FEB harapkan dapat meningkatkan
akuntansi keuangan pemer- UGM bekerjasama dengan Pe- pemahaman mengenai penge-
intah, saat ini dikeluarkan PP merintah Kebupaten Magetan lolaan keuangan sektor publik
Nomor 71 tahun 2010 tentang menyelenggarakan pelatihan diantaranya mengenai peny-
Standar Akuntansi Pemerintah- penatausahan keuangan ber- usunan laporan keuangan pe-
an(SAP) sebagai pengganti PP basis akrual. Pelatihan ini ber- merintah daerah. Kegiatan ini
Nomor 24 Tahun 2005 tentang langsung dari tanggal 24-27 diharapkan dapat dilakukan
Standar Akuntansi Pemerintah- Oktober 2016 dengan diikuti secara berkesinambungan di
an yang menggunakan basis oleh 16 orang dari DPPKAD Ka- waktu-waktu mendatang.
kas menuju basis akrual (cash bupaten Magetan. Narasumber
toward accrual). Kunci keber- dalam kegiatan ini adalah para
hasilan penerapan basis akrual pakar keuangan sektor publik
pada pemerintah daerah salah diantaranya adalah Prof. Dr.
satunya ditentukan oleh sum- Abdul Halim MBA, Arief Surya
ber daya manusia dan sebagai Irawan, M.Com dsb. Di samp-
salah satu upaya untuk mening- ing mendapatkan insight yang
katkan kompetensi sumber
daya manusia dalam penge-

EB News 24 18
Berita Unit

“What Motivates Tax Compliance?”

P
elatihan dan Penelitian Fakultas melakukan amandemen terhadap pajak atau tax amnesty. Keberhasilan
Ekonomika dan Bisnis (P2EB) Undang-Undang Perpajakan khusus- implementasi kebijakan ini terlihat
Fakultas Ekonomika dan Bisnis nya. dari tingginya uang tebusan amnes-
Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) “Kita menyadari regulasi pajak di ti pajak sebesar 81,1 T di Indonesia,
gelar seminar Kamis (20/10) kemarin negara kita sangatlah kompleks, se- bahkan Indonesia menempati uru-
di ruang Kertanegara. Mengangkat hingga perlu dilakukan perbaiki, kita tan satu dibandingkan semua negara
topic “What Motivates Tax Compli- akan buat lebih sederhana agar nan- yang perah melakukan tax amnesty.
ance?” seminar tersebut menghad- tinya dapat meningkatkan kepatu- Selain Sri Mulyani ada beberapa
irkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani han para wajib pajak,” imbuhnya. narasumber turut dihadirkan yaitu
Indrawati sebagai keynote speech. Faktor lain yang menyebabkan Prof. James Alm, Ph.D., President
Dalam paparannya Sri Mulyani rendahnya kepatuhan pajak selain of Southern Economic Association,
menjelaskan bahwa beberapa tahun regulasi adalah dari sisi administrasi. USA., dan Prof. Bambang Riyanto,
terakhir penerimaan pajak di Indo- Untuk mengantisipasi hal ini maka Ph.D., serta Dr. Arti Adji yang merupa-
nesia sangat rendah. Hal tersebut pemerintah mendorong perbaikan kan dosen FEB UGM.
terjadi karena banyaknya wajib pajak pada Direktorat Jendral Pajak (DJP), Prof. James Alm menyampaikan
yang tidak melaporkan hartanya seh- Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) strategi untuk meningkatkan kepatu-
ingga menyebabkan rasio pajak juga dan instansi lain yang terlibat. Lang- han wajib pajak. Sedangkan Prof.
mengalami penurunan. kah yang dilakukan adalah dengan Bambang Riyanto memaparkan pe-
“Beberapa tahun terakhir peneri- memberikan kemudahan dalam nelitiannya yang menyoroti tentang
maan pajak kita sangat kecil hal ini pelaporan, pembayaran serta akses dampak struktur tarif cukai rokok
disebabkan banyaknya wajib pajak informasi perpajakan. terhadap tingkat kepatuhan cukai
yang tidak melaporkan pajaknya,” Sri Mulyani menegaskan keyak- rokok pada industri rokok di Indone-
terangnya. inannya bahwa kedua aspek ini nan- sia. [Mey]
Sri Mulyani menjelaskan tinya yang akan membuat kepatuhan
rendahnya kepatuhan wajib pajak pajak meningkat. Ditambahkan Sri
untuk melapor ini disebabkan salah Mulyani untuk meningkatkan rasio
satunya karena regulasi yang rumit. pajak pemerintah juga mempunyai
Oleh karena itu pemerintah akan satu kebijakan yaitu pengampunan

19 EB News 24
Unit News | P2EB

EB News 24 20
Reportase Khusus

S
etelah peluncuran logo
dan tagline Dies Natalis
salam, dan Saudi Arabia. Para
pembicara pada IPAFEM kali Nove
INNOV
FEB UGM ke-61, agenda ini pun datang dari berbagai
kegiatan Dies Natalis diawali macam daerah dengan keahl-
dengan Focus Group Discussion ian masing-masing, seperti Dr.

Imp
tentang Kebijakan Ekonomi Nasim Shah Shirazi, Prof. Ro-
dan Bisnis Digital yang dilak- szaini Haniffa, Dr. Muhammad
sankan pada 5 Agustus lalu. Hudaib, Dr. Murniati Mukhlisin,
FGD yang terselenggara dengan Mahfud Sholihin, Ph.D, Dr. Hyl-
kerjasama Six Capital ini meng- mun Izhar,Ahmad Buchori dan lanjutnya dapat memperbaiki
hadirkan perwakilan dari Six Dr. Imam Teguh Saptono. kekurangan dan membuat FEB
Capital Singapura, Dr. Rahmat Setelah IPAFEM, pada 26 menjadi lebih baik.
Waluyanto dari Otoritas Jasa Agustus 2016 diselenggarakan Para tamu dipersilakan me-
Keuangan (OJK), dan Dr. Hen- sarasehan Penguatan Riset di nikmati hidangan makanan
dri Saparini yang merupakan Lingkungan FEB UGM. Kemudi- sambil diiringi alunan keron-
Komisaris Utama PT. Telkom an agenda Dies Natalis dilan- cong dan karawitan. Para tamu
Indonesia. Beberapa isu yang jutkan dengan pertandingan undangan juga disuguhkan
dibahas yaitu mengenai crypto olahraga, bakti sosial, seminar dengan pentas pewayangan
currency, block chain dan finan- international “Digital Economy yang didalangi oleh Ki Dandun
cial technology. and Business for High Economic Hadiwinoto dan Ki Branjang
Growth”, loka-karya Akuntan- Pamadi dengan lakon wayang
si dan uji Bima Kaweca. Namun, pentas
kompeten- pewayangan pada kali ini ber-
si pengajar beda dan memiliki keunikan
Akuntasi, dibandingkan dengan pemen-
serta ziar- tasan pada umumnya. Hal ini
ah dan an- disebabkan karena dalang dari
jangsana. lakon wayang yaitu Ki Bran-
M e - jang Pamadi adalah seorang
m a s u k i dalang cilik. Acara pada malam
tanggal 16 itu kemudian ditutup
September, dengan pembagian
a g e n d a doorprize kepada
Dies Nata- tamu undangan
lis dilanjut- yang hadir. Pada
kan dengan malam Dies Natalis Sabtu keesokan
Agenda Dies Natalis dilan- harinya, rang-
yang diselengaran di Plaza FEB
jutkan dengan acara yang kaian acara Dies
UGM. Stand-stand makanan
dilaksanakan melalui Departe- Natales dilan-
dan panggung besar yang ber-
men Akuntansi yang menjadi j u t k a n
diri berhadapan dengan dere-
tuan rumah the 2nd Interna- dengan
tan kursi penoton semakin
tional Conference on Islamic Fa m i l y
menambah kemeriahan acara
Perspective of Accounting, Fi- F u n
Dies Natalis malam itu. Acara
nance, Economics and Man- Day.
yang dimulai pada pukul 18.30
agement (IPAFEM). IPAFEM ini
ini dibuka dengan sambutan
telah dilaksanakan pada
Dekan FEB UGM Prof.
17-19 Agustus 2016 ber-
Wihana Kirana Jaya,
tempat di The Alana
Ph.D. Beliau men-
Hotel & Convention
yampaikan bah-
Yogyakarta. Peserta IP-
wa pekerjaan
AFEM tahun ini adalah
rumah FEB
mahasiswa, akademisi,
masih ban-
dan praktisi dari In-
yak, sehing-
donesia, Qatar, Al-
ga diharap-
geria, Pakistan, UK,
kan Dekan
Belanda, Malay-
FEB UGM se-
sia, Brunei Darus-

21 EB News 24
Reportase Khusus

elty
VATION
pact Tanggal 19 September 2016
merupakan puncak acara Dies
Natalis ke-61 karena tepat pada
hari itu adalah hari ulang ta-
hun FEB UGM. Dalam rangka
puncak acara Dies Natalis ini
diselenggarakan Rapat Senat
Terbuka FEB UGM dan Orasi
Ilmiah di ruang Kertanegara.
Sekitar pukul 08.30, acara dibu- line, KRS box, jadwal kuliah dan Fair, dan Ekonomi Bebas Ko-
ka oleh Ketua Senat, Prof. Mar- berbagai macam kebutuhan in- rupsi. Selain sebagai perayaan
wan Asri, MBA, Ph. D. Kemudi- formasi akademik untuk maha- ulang tahun FEB UGM, dihara-
an, acara dilanjutkan dengan siswa FEB UGM secara online. pkan rangkaian acara Dies Na-
Pidato Laporan Pertanggung- Tak hanya itu, selain di bidang talis ini juga dapat menambah
jawaban Dekan oleh Prof. Wi- akademik dan penelitian, manfaat untuk seluruh sivi-
hana Kirana Jaya selaku Dekan layanan fasilitas pun juga turut tas-akademika FEB UGM.[Nin-
FEB UGM periode 2012–2016. ditingkatkan. Di sisi bidang dya, Ulayya]
Laporan diawali dengan meny- eksteral, FEB UGM juga telah
inggung tema Dies Natalis ke- banyak menjalin kerja sama
61 yaitu “Novelty, Engagement, dengan lembaga-lembaga yang
and Impact” yang berarti keba- dapat meningkatkan sinergi
ruan, keterlibatan, dan dampak alumni dalam wadah Keluar-
yang luas. ga Alumni Fakultas Ekonomika
Dalam pidatonya, Prof. Wi- dan Bisnis Gadjah Mada (Kafe-
hana juga menjelaskan men- gama). Sebelum acara ditutup,
genai perkembangan dan pen- acara dilanjutkan dengan orasi
capaian FEB UGM. Pencapaian ilmiah berjudul “Kemandirian
pertama adalah dalam hal Finansial” yang disampaikan
internasionalisasi. Hal ini di- oleh Prof. Tandelilin Edu-
uangkapkan oleh Prof. Wihana ardus, MBA.
dengan adanya peningkatan Setelah acara
kegiatan International Week, puncak tersebut,
peningkatan jumlah maha- masih terdapat
siswa yang belajar di program beberapa rang-
IUP (Internasional Undergrad- kaian acara
uate Porgram), dan keaktifan Dies Nata-
dosen-dosen FEB dalam kegia- lis hingga 5
tan internasional. Pada bagian November
pelayanan akademik, Prof. 2016 yaitu
Wihana juga mengungkapkan d i a n ta ra n -
bahwa dalam upaya peningka- ya Malam
tan pelayanan akademik telah M u s i k
dilakukan pengembangan SIN- Kreatif Ma-
TESIS (Sistem Informasi dan hasiswa,
Teknologi Fakultas Ekonomika IKAMMA:
dan Bisnis) yang menyediakan Ta l k s h o w
KRS (Kartu Rencana Studi) on- and Internship

EB News 24 22
Kabar
untuk melanjutkan studi. Bahkan
saat ini, pelajar Cina secara sig-
nifikan bertambah banyak. Bahasa
medium resmi di dalam kegiatan
akademik terbagi menjadi dua yai-
tu bahasa Inggris dan Arab.

Pengalaman Akademik
Belajar dalam atmosfer yang me-
mang dikondisikan untuk meng-
kaji dua hal sekaligus (agama dan

DIYAH
science, membuat saya termotivasi
untuk mempelajari dan memilih
fokus studi di bidang ekonomi dan
keuangan Islam. Dalam pandan-
gan saya, inilah saatnya para pegiat
ekonomi Islam seharusnya telah

PUTRIANI
berada pada masa untuk menter-
jemahkan technical language dari
para tokoh generasi awal yang
mencoba untuk mendefinisikan
ekonomi Islam menjadi sebuah
Staff Pengajar Departemen Ilmu Ekonomi subjek ilmu.
Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Sebagai contoh, Asad Zaman
dalam artikel berjudul “Islamic Eco-
nomics: A Literature Survey” mem-
berikan gagasan pokok-pokok

P
ada bulan September 2011, men Finance. IRTI merupakan salah ekonomi Islam yang perlu dikem-
saya resmi tercatat sebagai satu lembaga paling berpengaruh bangkan; seperti Public good, Is-
mahasiswa master di Inter- terhadap perkembangan ekonomi lamic economic development, atau
national Islamic University Malay- dan keuangan Islam dunia. Para Labour in Islam. Dalam hal ini,
sia (IIUM). IIUM terletak di tengah staf ahli IRTI pun juga didukung sudah waktunya untuk mengem-
rimbunan hutan diperbatasan oleh dosen-dosen di IIUM. Banyak bangkan konsep teknis, misal pub-
Kota Kuala Lumpur dan Selangor, tokoh ekonomi dan keuangan Is- lic goods, yang mencakup tidak ha-
sehingga tidak mengherankan jika lam serta dewan syariah di Indo- nya fiqh atau turoth (sejarah) saja,
kita menjumpai sekelompok orang nesia yang juga pernah menempuh tetapi kajian tentang current appli-
hutan masuk ke dalam kampus. studi di IIUM. Bahkan, jika diamati cation dan steps how to implement
Dengan jargon the garden of knowl- pada setiap konferensi internasi- the public policy according to Islam.
edge and virtue, IIUM menawarkan onal dalam bidang ekonomi dan Contoh lain, konsep ekonomi mon-
environtment, pengalaman dan keuangan Islam yang diselenggara- eter Islam dari Umer Chapra dalam
cara berpikir yang baru untuk saya. kan oleh IRTI, Bank Indonesia dan buku berjudul “Towards A Just Mon-
Pada dasarnya, pertimbangan OJK, maka bisa dipastikan akan etary System” yang masih memer-
utama saya melanjutkan studi di terdapat pembicara ataupun pre- lukan penyempurnaan, terutama
IIUM adalah mempelajari ekonomi senter dari IIUM. dalam modelling. Dari sini kemu-
Islam yang merupakan bidang Ditinjau dari sejarah, pendirian dian kita bisa mengambil kesimpu-
baru bagi saya pribadi ketika itu. IIUM dan IIU Islamabad (Pakistan) lan bahwa bukan masanya lagi kita
Memang banyak kampus yang kini oleh Negara-negara anggota OKI berdebat mengenai apa definisi
menawarkan program ekonomi memang memiliki tujuan utama ekonomi Islam.
dan keuangan Islam di seluruh untuk mengimplementasikan ide Ketika berada di program ma-
dunia, namun IIUM merupakan Islamisasi ilmu pengetahuan, ter- gister, saya bersyukur dapat mem-
kampus yang memiliki keunggulan masuk di bidang ekonomi dan ulai langkah-langkah kecil dalam
utama dibidang kajian ekonomi keuangan. Oleh karena itu tidak proses menterjemahkan technical
dan keuangan Islam. Director Gen- mengherankan jika banyak pelajar language tersebut. Salah satu hal
eral Islamic Research and Training Muslim dari berbagai benua seperti yang saya lakukan adalah menulis
Insitute (IRTI) saat ini dipegang oleh dari Asia, Afrika, dan Negara-negara paper dengan tema berbeda. Saya
salah satu staff pengajar departe- Arab, menjatuhkan pilihan di IIUM ketika itu pada dasarnya juga se-

23 EB News 24
Kabar
dang mencari bidang minat dan kan skema pinjaman baik di bank
fokus riset untuk tesis. Pemilihan konvensional dan Islam terhadap
minat dan fokus ini perlu dilakukan ketimpangan pendapatan dalam
agar proses menterjemahkan tech- masyarakat. Pengembangan ar-
nical language dari konsep yang tificial economy perlu dilakukan
ditawarkan oleh para tokoh awal karena saat ini belum ada negara
ekonomi Islam dapat diestafetkan yang menerapkan system pere-
dari generasi ke generasi. Dari pros- konomian Islami secara penuh.
es estafet ini diharapkan konsep Hal tersebut juga menjadi salah
yang belum dilakukan tersebut satu hambatan terbesar dalam
pada akhirnya dapat diimplemen- pengembangan ekonomi Islam se-
tasikan. lama ini karena riset selalu terken-
Beberapa paper (dengan tema dala dengan availability of data.
berbeda) telah saya presentasikan Oleh karena itu saya berharap
di konferensi internasional. Pen- dengan pengembangan yang saya
galaman paling berkesan adalah lakukan dapat memberikan kontri-
pada waktu itu saya sempat men- busi pengembangan studi ekonomi
gunjungi Yordania yang diakomo- dan keuangan Islam.
dasi penuh dari IRTI dalam rangka Saya berharap setelah
mempresentasikan paper tentang menyelesaikan program doktor ini
Corporate Governance ditinjau dari dapat kembali ke Indonesia guna
perspektif Islam. Paper tersebut berbagi pengalaman studi dan pe-
saya tulis berkerjasama dengan nelitian agar dapat berkontribusi
Bapak Sony Warsono, Ph.D dan dalam pengembangan ekonomi
Ibu Fitri Amalia, M.Sc dari Jurusan dan keuangan Islam di Indonesia.
Akuntansi FEB UGM. Dengan demikian, apa yang saya
Selain itu, dengan networking peroleh selama menempuh pendi-
yang dimiliki oleh pihak kampus, dikan di IIUM dapat berguna untuk
saya dengan mudah mendapatkan semua pihak-pihak yang membu-
pengalaman menghadiri guest lec- tuhkan.
turer yang disampaikan oleh para Semoga sharing cerita singkat
tokoh utama dan filusuf di bidang ini dapat memberikan manfaat
ekonomi dan keuangan Islam. Bah- dan pelajaran kepada siapapun
kan model belajar Distance Learn- yang membacanya.
ing yang disponsori oleh IRTI dan
Center for Islamic Economics (CIE)
IIUM pun juga pernah dilakukan
dengan menghadirkan gabungan
para tokoh dari IIUM, IIU Islam-
abad, IRTI dan Durham University.

Fokus Riset dan Rencana Ke Depan
Dengan berbekal pengalaman
menulis dengan tema berbeda
ketika kuliah master, saya akhirn-
ya menemukan minat studi dan
memfokuskan tesis master terkait
dampak bunga bank terhadap per-
ekonomian. Pengalaman menulis
tesis tersebut kemudian membawa
saya untuk mencoba mendalami
hal tersebut lebih detail. Dalam
disertasi yang sedang saya susun,
saya mencoba membangun model
artificial economy untuk mengob-
servasi dampak kredit berdasar-

EB News 24 24
Seputar Bulaksumur

photo source: detik.com

P
ada tanggal 20 September 2016, UGM Expo 2016 memiliki beber- berjalan setengah hari, pengunjung
ada keramaian yang tidak biasa apa rangkaian acara yaitu expo, sim- di stand fakultas kedokteran gigi
di lingkungan kampus Universi- posium, seminar dan mini workshop, sudah mencapai 49 orang. Di stand
tas Gadjah Mada (UGM). Umbul-um- panggung kesenian, perlombaan tersebut, pengunjung melakukan
bul dan tenda terpasang di sekitar (stand up comedy, dance competition, konsultasi dan pemeriksaan gigi gra-
gedung Grha Sabha Pramana (GSP). lomba mewarnai), inspiring person, tis. Selanjutnya apabila ditemukan
Hari itu merupakan pembukaan aca- serta aerobik. Sesuai namanya yaitu kasus, maka akan diberikan surat
ra UGM Expo 2016 yang berlokasi di UGM Expo 2016, tentunya expo men- rujukan.
lantai dua gedung GSP. Acara ini ber- jadi acara utama. Acara kali ini bertu- Menurut Pinka, salah satu pen-
langsung selama tanggal 20-25 Sep- juan untuk menunjukkan hasil karya gunjung UGM Expo 2016, penataan
tember 2016. UGM Expo 2016 hadir dan inovasi dari para akademisi di layout yang menarik membuat pen-
untuk memeriahkan rangkaian acara UGM yang bermanfaat dan memberi gunjung terkesan. Luas gedung GSP
Dies Natalis UGM ke-67. Direktorat Pe- dampak positif bagi masyarakat. Se- yang terbatas mampu menampung
nelitian dan Pengabdian Masyarakat lain itu, UGM Expo juga mempunyai banyak stand. Selain itu, stand yang
dipilih menjadi panitia penyelengga- tujuan khusus yaitu memperkuat memberikan pemeriksaan gratis dan
ra UGM Expo 2016 dengan tema “Ino- jejaring kerja sama serta mengem- permainan yang memberikan hadiah
vasi Membumi untuk Negeri”. bangkan jejaring baru baik di bidang menjadi daya tarik bagi pengunjung.
Pembukaan acara UGM Expo ilmu, teknologi, dan sosial budaya. [Ade]
2016 dimulai dengan sambutan rek- UGM Expo 2016, zona kedaulatan
tor UGM, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, pangan, zona kemaritiman, zona
M.Sc., Ph.D. Acara dilanjutkan dengan good governance, zona sosial bu-
penandatangan 23 MoU dan launch- daya, zona bencana dan lingkungan,
ing produk dengan mitra. Menurut zona unit penunjang universitas, dan
Amir Husni, sekretaris UGM Expo zona market place. Pengisi stand da-
2016, penandatangan MoU merupa- lam expo berasal dari mahasiswa, pi-
kan bagian penting dari UGM Expo hak universitas, dan pusat studi. Da-
2016 karena hal tersebut merupakan lam UGM Expo, masing-masing stand
langkah awal bagi UGM untuk mem- mencoba untuk menarik pengunjung
perkuat kerjasama dengan perusa- dengan produk yang unik dan per-
haan yang ada di Indonesia. Setelah mainan menarik. Ada pula beberapa
penandatangan MoU, pemotongan stand yang membagikan makanan
pita oleh Prof. Ir. Dwikorita Karnawa- dan minuman.
ti, M.Sc., Ph.D. menjadi simbol bahwa Antusias pengunjung UGM Expo 2016
acara UGM Expo 2016 resmi dibuka. di hari pertama cukup tinggi. Hal itu
Selanjutnya, Prof. Ir. Dwikorita Kar- disampaikan oleh Dera, salah satu
nawati, M.Sc., Ph. D. melakukan tour penjaga stand fakultas kedokteran
UGM Expo 2016. gigi di zona kesehatan. Expo baru

25 EB News 24
LENSA
FEB

EB News 24 26
Advertorial

Catherine Novita

temberg, yang merupakan pusat
Germany: perindustrian Jerman, banyak
dosen-dosen yang merupakan pro-

Lifetime Opportunity in fesor-profesor yang sudah berkec-
impung di perusahaan-perusahaan

the Best Country in the World
ternama seperti Daimler, Porsche,
Bosch ataupun sebagai konsultan
bisnis selama bertahun-tahun.

K
eputusan untuk mengambil ilmu akademis yang kita miliki. Dosen-dosen tersebut pun sangat
program DD di Hochschule Pforzheim memang bukan kota terbuka; mereka mempersilahkan
Pforzheim adalah keputusan besar, tetapi ia memiliki kenan- kami untuk tak sungkan-sungkan
terbaik yang pernah saya buat da- gan tersendiri bagi banyak orang, berdiskusi baik langsung maupun
lam hidup saya. Apabila Anda per- terutama kami para international via e-mail apabila ada pelajaran
nah mendengar di berita bahwa students. Pforzheim merupakan yang belum dimengerti. Hal lain
Jerman baru-baru saja dinobatkan tempat berkumpulnya maha- yang membuat studi di Pforzheim
sebagai negara terbaik di dunia, siswa-mahasiswi dari penjuru dun- menjadi tak terlupakan adalah,
predikat tersebut memang benar ia, dan setiap semesternya ada banyak aktifitas-aktifitas yang dia-
adanya. Lingkungan yang bersih, sekitar 100 mahasiswa internasi- dakan oleh kampus, seperti trips,
infrastruktur yang memadai, sistem onal yang datang untuk menimba ekskursi, dan European and Friend’s
pendidikan dan kesehatan yang ilmu di HS Pforzheim. Bukan tanpa Day, dimana semua mahasiswa in-
sudah terbukti baik selama ber- alasan, walaupun HS Pforzheim ti- ternasional membuat stand men-
tahun-tahun, transportasi publik dak sebesar universitas-universitas genai negaranya masing-masing,
yang sangat terawat, semua ada di luar sana, tetapi HS Pforzheim merepresentasikan budaya, pari-
disini. Dan Jerman benar-benar menawarkan fasilitas pendidikan wisata, musik, dan juga kuliner.
sukses dalam mengubah cara pan- terbaik dan telah diakreditasi oleh Saya ingat betapa enaknya dessert
dang saya mengenai hidup. Maka banyak badan akreditasi seperti khas Portugal, dimsum yang dibuat
dari itu, tidak hanya ilmu akademis AACSB, yang membuat saya man- oleh teman-teman dari China, taco
yang saya peroleh, tetapi juga pela- tap melangkah ke HS Pforzheim. asli dari Meksiko, dan makanan-
jaran hidup yang jauh lebih penting Terlebih lagi, karena Pforzheim ter- makanan internasional lain yang
ketika kita hendak mengaplikasikan letak di negara bagian Baden-Würt- tak cukup saya sebutkan disini. Dan

27 EB News 24
Advertorial

saya juga ingat betapa senang dan ngungsi di Eropa. Sehingga mata karelawan ataupun pertukaran pe-
tercengangnya muka teman-teman kuliah yang disampaikan terasa lajar di luar negeri, sehingga dapat
internasional kami ketika kami, nyata dan juga membangun sensi- dibilang banyak sekali pribadi-prib-
mahasiswa Indonesia, menunjuk- tivitas kami untuk menyelesaikan adi berkompetensi baik di luar
kan mata uang rupiah yang ban- masalah yang ada. Lalu, yang saya sana. Apalagi apabila Anda beren-
yak 0-nya, menyajikan nasi goreng pelajari dari habit orang Jerman cana untuk membangun karir atau
yang kata mereka ”enak, walaupun adalah mereka sangat proaktif; se- sekolah di luar negeri, khususnya di
sedikit pedas“, dan mencerita- lalu mempersiapkan diri jauh-jauh negara-negara DACH, bahasa Jer-
kan betapa murahnya makanan- hari sebelum ujian, berani bertanya man merupakan suatu keharusan,
makanan di Indonesia. dan berargumen sampai paham, setidaknya untuk bergaul dengan
Jerman terkenal dengan dan tidak menganggap sepele tu- natives disana. Anda akan lebih ce-
orang-orangnya yang detail-orient- gas-tugas dan tanggung jawab pat berteman dengan natives apa-
ed, tepat waktu, terstruktur, dan yang dimiliki. Hal tersebut menurut bila Anda bisa berbicara bahasa na-
efisien. Hal ini tercermin dari baha- saya merupakan cermin yang baik tive-nya, dan saya sudah buktikan
sa mereka, yang notabene memiliki untuk memimpin diri sendiri, dima- itu. Pengalaman bekerja, berorgani-
banyak sekali aturan. Dan sepertin- na kita diharuskan berusaha dalam sasi, dan pengalaman internasional
ya, dari kecil orang-orang Jerman mengatur taktik belajar, mengerja- pun juga tak kalah pentingnya dan
sudah ditanamkan nilai-nilai terse- kan tugas, dan lain sebagainya tan- tidak bisa disepelekan ketika ingin
but. Saya ingat salah satu profesor pa harus mengorbankan satu hal masuk ke pasar kerja disana.
saya disana berkata ”success follows pun. Dan menurut saya, kebiasaan All in all, Jerman menyajikan
structure“. Dan benar, ketika saya dan nilai-nilai tersebut sangat baik banyak sekali kesempatan untuk
harus mengerjakan tugas kelom- dan berguna untuk disebarluaskan mengembangkan dan mengak-
pok dengan orang Jerman, hal dan diaplikasikan, terutama untuk tualisasi diri. Disamping hal-hal
tersebut benar-benar diimplemen- mempersiapkan negara kita meng- yang sudah saya sebutkan diatas,
tasikan. Datang kerja kelompok hadapi tantangan-tantangan strat- tawaran beasiswa, magang, work-
tepat waktu, membagi jatah wak- egis di masa depan. ing student, dan volunteering work
tu presentasi dengan precise, dan Mengenai bahasa, bahasa Ing- untuk international students ban-
membagi tugas sesuai kemampuan gris benar-benar jarang dipakai un- yak disediakan oleh pemerintah
masing-masing anggota kelompok. tuk percakapan sehari-hari. Semua dan perusahaan-perusahaan di
Terlebih lagi, diskusi kelompok orang expect Anda untuk bercakap Jerman. Walaupun banyak dari
seakan sudah diatur, dan tidak me- dalam bahasa Jerman, bahkan di tawaran tersebut mensyaratkan kita
lenceng dari topik, sehingga tidak bank sekalipun. Walaupun begi- untuk cakap berbahasa Jerman,
membutuhkan waktu berjam-jam tu, saya merasa tertantang untuk beberapa bisa diraih dan terbuka
hanya untuk menyelesaikan tugas meningkatkan kemampuan baha- untuk siapa saja. Dan, kuliah di Jer-
kelompok. Di dalam kelas pun saya sa Jerman saya; hampir setiap hari man – terutama HS Pforzheim, san-
diajarkan untuk berpikir detail dan saya mencoba berbicara dalam gat membuka mata saya terhadap
kritis, dan sering juga dosen-dosen bahasa Jerman walaupun beran- dunia luar, bertemu teman-teman
mengaitkan ma- teri den- takan. Tetapi saya senang, karena baru dari latar belakang budaya
gan isu-isu orang-orang disana benar-benar yang berbeda-beda, meningkatkan
terkini d i menghargai usaha Anda walaupun kepekaan dan adaptabilitas terha-
d u n - ia yang Anda ucapkan salah, dan juga dap budaya yang berbeda, indus-
seperti dengan orang-orang ”memaksa“ tri, dan isu-isu dunia, membangun
Brexit bercakap dalam bahasa Jerman, leadership dan kemandirian, serta
d a n secara tidak langsung itu mem- membangun pola pikir yang kom-
mas- percepat perkembangan bahasa petitif, terstruktur namun dinamis
alah Jerman saya. Dan mempelajari ba- terhadap perkembangan zaman.
p e - hasa baru menurut saya adalah
value-added tersendiri, kare- By Catherine Novita K
na disana banyak teman- DD in International Business HS
teman saya yang sudah Pforzheim
cakap dalam berbicara
3 bahkan 4 bahasa
yang berbeda. Ban-
yak dari mereka yang
mendapatkan skill
bahasa tersebut
dari kegiatan su-

EB News 24 28
Pojok Alumni

Co-Founder

ani sla u s
St d e lilin
T an dari salah satu uni-
versitas di Jogja.
Setelah mencoba
membujuk bebera-
di dunia
Resign startup. pa kawan untuk di-
jadikan tim inti, akh-
“Lu gila apa mau ninggalin Dari awal,
saya hanya irnya kami berangkat
Karir di bank gede demi ingin berkarir ke hari pertama lomba.
“Duh, keringet dingin nih”.
di dunia finansial
jualan baju online?” dan mengikuti jejak Bukannya bercanda, tapi me-
mang itu yang saya rasakan saat per-
orang tua yang sudah ahli
Itulah kalimat yang sering saya dengar di bidangnya. Pada saat itu, fokus saya tama kali lomba. Sekilas kompetitor dari
dari teman-teman maupun kerabat dekat, hanya mendapatkan nilai terbaik serta universitas lain jauh lebih pintar, matang,
tepat dua tahun yang lalu. Saat itu, saya mengikuti lomba-lomba bisnis untuk dan siap menggilas tim saya. Akan tetapi,
dengan teman-teman cofounder lainnya mengisi waktu serta CV. Puji Tuhan, saya dengan mindset bahwa ini baru pertama
merintis startup mobile-commerce yang lulus cepat, cum-laude dengan nilai tert- kali lomba, so yah “nothing to lose”.
bergerak di bidang fashion, Sale Stock. inggi di Jurusan Manajemen. Seneng kan “ UGM Juara 2!”
? Ternyata rasanya biasa saja setelah ma- Itu adalah pengumuman yang tidak
Memang terdengar gila, tetapi jika suk dunia kerja. kami sangka setelah tiga hari berkom-
ditelaah lebih lanjut, justru ini adalah mo- petisi memecahkan problem-problem
mentum tinggi bagi calon entrepreneur Kuliah Bermanfaat? bisnis. Memang hanya juara dua, tetapi
untuk mencoba peruntungannya di bisnis Jujur saja kuliah itu hanya fasilitas. Pada pengalaman memecahkan masalah riil,
teknologi. Pasar sudah siap mengadopsi akhirnya, kita sendiri yang harus mengejar bekerja di bawah tekanan, dan koneksi
kultur teknologi dan terbiasa menggu- apa yang kita mau untuk mengembang- yang didapatkan dari kompetitor dan
nakan social media. Selain itu, investor kan kualitas pribadi kita sendiri. Banyak juri yang kini menjadi teman itu justru
baik dari dalam negeri maupun asing siap yang mengorbankan waktu kuliah, justru tidak ternilai. Semua hal itu tidak mun-
untuk mengucurkan dana investasi pada dengan mengisi kegiatan non-akademik gkin didapatkan hanya dengan duduk di
ide startup teknologi yang menarik dan lainnya misal dengan mengikuti organisa- bangku kuliah dan mendengarkan dosen
menjanjikan. si, klub, komunitas, magang, dan lomba. bercoleteh.
Saya sendiri sempat ikut organisasi ma- Akhirnya, setelah itu saya ketagihan un-
Pada saat menduduki bangku kuliah, najemen IKAMMA. Akan tetapi, saya hanya tuk mengikuti lomba baik level nasional,
kira-kira lima tahun lalu di Jurusan Ma- bertahan satu tahun karena kurang suka maupun internasional, tidak pandang
najemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis disuruh-suruh dan banyak politik di level bulu menang atau kalah, yang penting
Universitas Gadjah Mada (UGM), tidak atas. Lantas di semester keempat, saya ikut. Tentu saja saya memiliki teman lom-
terlintas dalam pikiran saya untuk terjun iseng mencoba mengikuti lomba bisnis ba seperjuangan bernama Lingga Madu

29 EB News 24
Pojok Alumni
yang pada saat itu sedang mengenyam lokal maupun asing (kebanyakan yang maupun asing dengan nominal yang jum-
pendidikan S2 di Program Studi Magister apply dari asing adalah lulusan dari US). lahnya tidak sedikit.
Manajemen UGM. Setelah diterima dan mulai bekerja di hari Akhirnya, saya resmi bergabung dengan
pertama., bisa dibilang, ilmu yang saya Sale Stock sebagai co-founder.
Era FEB-UGM Hobi Ikutan Lomba dapatkan di bangku kuliah hanya sekitar
Saya ingat di situs resmi FEB UGM pada ta- 20% terpakai. Sisanya justru pengalaman Sale Stock
hun 2009 belum ada modul untuk melihat problem solving, komunikasi, networking, Setelah bekerja keras dan mendapatkaan
daftar lomba bisnis yang bisa diikuti oleh kepercayaan diri, presentasi, dan bekerja validasi ide dari investor, tentunya saya
mahasiswa. Pendeknya, mengikuti organ- di bawah tekananlah yang diperlukan un- diizinkan oleh orang tua untuk mencoba
isasi adalah hal yang lebih keren diband- tuk bisa bertahan di Citibank. Tentunya, peruntungan di bisnis online.
ingkan mengikuti lomba sehingga sangat semua pengalaman softskill tersebut su- Ide kami sederhana, bagaimana kita
susah mencari informasi lomba-lomba dah siap dan saya dapatmengikuti ban- bisa berbeda dari toko fashion online
bisnis yang diadakan pada saat itu. yak lomba bisnis semenjak di kuliah. yang lain? Investasi kami cukup besar di
Akan tetapi, itu semua berubah pada teknologi tingkat tinggi, seperti konsep
saat tahun periode saya kuliah, dimana The Next Cool Thing? artifical intelligence dan machine learn-
banyak senior maupun junior yang akh- “Tokopedia mengumumkan pendanaan ing untuk menekan biaya operasional.
irnya teryakini untuk mengikuti lomba $100 juta dollar dari Pemodal Ventura As- Harapannya, kami bisa memberikan baju
dan berkontribusi untuk mengharumkan ing” berkualitas dengan harga murah serta
nama FEB UGM. Pada tahun ketiga di Citibank (2014), saya jujur, dan dapat dikirimkan ke seluruh In-
Mengikuti organisasi sudah tidak men- kaget melihat kalimat ini di salah satu ar- donesia.
jadi trend lagi, tetapi mengikuti dan me- tikel media. Lantas saya menghela napas Penerapan teknologi bisa banyak, antara
menangkan lomba bisnis menjadi “the dan langsung menginstropeksi diri. Lebih lain :
next cool thing to do”. dari dua tahun saya berkarir di bank besar • Memprediksi baju apa yang akan
Lantas mulailah muncul modul “business ini, belajar banyak, namun tidak banyak trending minggu depan.
competitions” di situs FEB UGM, lebih baik impact yang bisa saya berikan kepada • Algoritma untuk menentukan harga
telat daripada tidak sama sekali. masyarakat. yang cocok di setiap pulau Indone-
Halleluyah. Hanya beberapa bulan dari pengumu- sia.
man legendaris tersebut, Lingga Madu • Penggunaan rekomendasi produk
Softskill Lebih Penting mengontak saya kembali setelah 3 tahun dan optimasi order basket untuk
Pada saat hari kelulusan, kebanyakan lebih tidak bersua. Ternyata, diam-diam up-selling ke customer.
teman di UGM lebih memilih untuk ap- dia sudah menjalankan bisnis kecil-keci- • Mengotomatiskan personalisasi
ply pekerjaan yang sifatnya safe route lan dengan istrinya, yakni menjual baju marketing digital ke customer.
dan cenderung memilih untuk masuk ke murah ke para wanita “alay” lewat media • Mengotomatiskan tanya jawab den-
BUMN, atau institusi-institusi pemerintah sosial Facebook, namanya Sale Stock. gan customer di chat menggunakan
seperti BI dan OJK. Pasar wanita di Indonesia ternyata sangat neuro-linguistic programming.
Saya yang anti-main stream dan masih besar, estimasi mungkin ada lebih dari 2 • Dan tentu masih banyak penerapan
dalam ambisi besar untuk berkarir di dun- juta wanita “alay” yang bisa kita akuisisi lainnya.
ia finansial, akhirnya memutuskan untuk hanya lewat media sosial. Itulah fokus Setelah dua tahun berjalan, Sale Stock
apply sebagai Management Associate di awal kandidat pembeli kami. telah berhasil mengirimkan lebih dari
Citibank. Saya mendengar bahwa bank Menarik, this is cool. 1,000,000 paket ke seluruh penjuru In-
tersebut mengajarkan karyawan untuk Akhirnya, saya memulai part-time terlebih donesia. Memberikan senyuman kepada
menjadi top leader di industri keuangan. dahulu (karena tidak diizinkan oleh orang lebih dari jutaan wanita agar mereka yang
Puji Tuhan, setelah melewati banyak tua), membantu memberi advice dari sisi di luar Pulau Jawa bisa tampil layak sep-
tahap, akhirnya saya menjadi orang kedua operasional perusahaan, setiap malam erti sosialita Jakarta dengan harga yang
dari UGM yang dalam sejarah mendapat- seusai jam kantor di bank. Bahkan, tidak sama!
kan tempat di Citibank pada posisi Man- jarang saya bolak-balik membangun kan-
agement Associate, setelah menyisihkan tor Sale Stock cabang Jogja di sela-sela Ide dan wawasan ini semua dari mana?
beberapa kandidat dan lulusan top dari waktu week-end dalam keadaan status Semuanya saya dapat dari pengalaman
masih karyawan di Citibank. mengikuti lomba bisnis, karena menden-
Banyak sekali masalah bisnis yang di- garkan dosen saja tidak cukup.
hadapi. Sekali lagi, semua ilmu yang
saya dapatkan pada saat mengikut lom-
ba terpakai. Ide dan eksekusi semakin
matang, dan akhirnya kita semua berhasil
mendapa-
t k a n pen-
danaan
dari in-
vestor
lokal

EB News 24 30
Prestasi Mahasiswa

h i k a
h a rd a r
M a Se k Pusat Pemberdayaan Pemuda dan
Olahraga Nasional (PP PON) tertarik
dan menawarkan Dita untuk melan-
jutkan sekolah di SMP Negeri 147
UGM, Dita mengikuti pemusatan Jakarta di bilangan Ragunan yang

M
latihan. Pemusatan latihan ini di- merupakan tempat berkumpulnya
ahardhika Sekar Pramudita tujukan khusus untuk mereka yang atlet-atlet di semua cabang olah-
yang akrab disapa Dita ada- ingin mencari prestasi di bidang tae- raga. Karir taekwondo Dita melaju
lah mahasiswi tahun ketiga kwondo. kian pesat.
Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika Kejuaraan pertama yang Dita Pada tahun 2010, Dita berke-
dan Bisnis Universitas Gadjah Mada ikuti adalah Kejuaraan Open di sempatan mengikuti The 7th Gyeo-
(FEB UGM). Di balik sosoknya yang Magelang pada tahun 2006, ketika ngsangnam-do Goveror Interna-
manis dan ceria, Dita juga merupa- Dita sedang menduduki kelas 5 SD. tional Taekwondo Championships
kan atlet taekwondo yang sudah Pada debutnya ini, Dita sudah ber- di Korea dan berhasil mengantongi
melebarkan sayapnya hingga Korea. hasil mengantongi medali perunggu medali perunggu di kejuaraan inter-
Mahasiswi yang sudah menyelami di kejuaraan tingkat nasional. Sejak nasional itu. Banyak cerita di balik
olahraga taekwondo sejak SD ini saat itu, motivasinya untuk menye- keberhasilan Dita. “Banyak banget
berkesempatan berbagi cerita den- lami olahraga taekwondo semakin cerita tak terlupakan di balik itu.
gan Tim EB News. bertambah. Saat itu sehari latihan empat kali.
Awalnya, Dita hanya “iseng” Setelah lulus SD, Dita mendaftar Tiap kali mau weekend, sebelum la-
dan coba-coba mengikuti ekstrak- untuk mengikuti tes di SMP khusus tihan diharuskan lari gunung seban-
urikuler taekwondo ketika kelas 3 atlet di Jakarta tapi waktu itu tidak yak dua kali dan setiap putaran itu
SD. Setelah beberapa kali latihan, diterima. Akan tetapi, Tuhan sudah 20 km. Waktu itu bulan puasa, jadi
Dita sempat berhenti latihan sela- menyiapkan cerita lain yang lebih kita nggak puasa. Jauh sama orang
ma sekitar 6 bulan. Saat itu, timbul indah. Ketika Dita menjalankan tes tua, nggak denger suara takbiran,
keinginan untuk latihan taekwondo di SMP khusus atlet tersebut, salah lebaran bareng atlet-atlet lain. Be-
lagi. Ketika Dita mengikuti latihan satu pelatih dari Jawa Tengah men- lum lagi, pas Hari Idul Fitri itu aku
taekwondo lagi, pelatihnya men- gajaknya untuk mengikuti pemusa- malah tanding. Tapi alhamdulillah
awari untuk ikut latihan di Gelang- tan latihan yang berada di bawah bisa dapat medali perunggu.” ke-
gang UGM. Dita pun mengiyakan Kementerian Pemuda dan Olahraga nang Dita.
tawaran itu. Setelah satu tahun dan bekerjasama langsung den- Menurut Dita, mengikuti per-
mengikuti latihan di Gelanggang gan Korea. Saat itu, kepala pelatih lombaan atau kejuaraan taekwon-

31 EB News 24
k w o n d o
m i T a e K o r e a
y e l a g g a
Men Hin
do itu secara tidak langsung sama
Semarang Taekwondo Open
Championship Pra-Junior, Ju-
dengan mengukur sejauh mana ke- kala jenuh. Baginya, berlatih tae- nior Jateng & DIY
mampuan dia. “Kalau latihan terus kwondo merupakan terapi untuk 3. Peserta Kejuaraan Nasional
tapi nggak ikut tanding itu sama aja menghadapi banyaknya tugas kuli- Taekwondo antar PPLP/PPLPD
percuma, kita nggak bisa ngukur se- ah yang diampu. 4. Peserta Pekan Olahraga Pela-
berapa sih sebenarnya kemampuan Berlatih taekwondo memberi jar Nasional (POPNAS)
kita di tingkat nasional atau di ting- banyak keuntungan bagi Dita, di an- 5. Medali perak Gubernur Cup II
kat lain. Jadi mau nggak mau harus taranya melatih untuk menjadi prib- Jawa Tengah Open
bertanding.” ujar Dita. adi yang lebih mandiri, bisa menja- 6. Medali perunggu UNS Open
Suatu ketika, Ayah Dita ga diri, dan bisa mengantarkan Dita Championship Cakra Cup
menanyakan ke manakah Dita ingin ke luar negeri. Remaja yang menyu- 7. Medali emas National Tae-
melanjutkan jenjang pendidikan. kai kesenian tari jawa dan musik ini kwondo Championship Gad-
Apabila Dita ingin benar-benar ingin nantinya dapat lebih terjun jah Mada Cup
melanjutkan karirnya sebagai atlet ke masyarakat. “Aku tuh lebih ingin 8. Medali perunggu Piala Guber-
taekwondo, maka Dita disarankan kerja sosial dan terjun langsung ke nur DKI Jakarta [Acha]
tetap melanjutkan SMA di Ragu- masyarakat.” ujar Dita menutup cer-
nan. Apabila Dita ingin kuliah di itanya.
UGM, Ayah Dita menyarankan un-
tuk melanjutkan SMA di Yogyakarta Penghargaan yang diperoleh Ma-
namun tetap dapat menekuni hobi hardhika Sekar Pramudita:
taekwondonya. Setelah memper- A. Internasional
timbangkan banyak hal, Dita akh- 1. Medali perunggu The 7th Gyeo-
irnya melanjutkan sekolah di SMA ngsangnam-do Goveror Inter-
Negeri 4 Yogyakarta dan berada di national Taekwondo Champi-
kelas atlet. onships
Ketika SMA, Dita tetap rutin 2. Medali Perak The 1st Atmajaya
mengikuti latihan dan kejuaraan Yogyakarta Open International
taekwondo meskipun tidak sesering Friendship Taekwondo Tourna-
sebelumnya. Hingga Dita berkuliah ment
di Ilmu Ekonomi FEB UGM pun Dita B. Nasional
tetap mengikuti latihan taekwondo. 1. Medali perunggu Nagapakca
Tidak seintens sebelumnya, saat Taekwondo Open Tournament
kuliah Dita berlatih taekwondo di 2. Medali emas Piala Pemkab

EB News 24 32
Artikel Dosen

FEB UGM MENDIDIK
MAHASISWA
MENJADI EKONOM
YANG INTELEKTUAL
Endang Sih Prapti Sumiantoro, Dra., MA
PENDAHULUAN
Dalam era “Revolusi Mental” yang dicanangkan oleh presiden NKRI ke tujuh, Joko Widodo, alangkah
baiknya jika FEB–UGM turut berpartisipasi, sekaligus menunjukkan bahwa FEB-UGM telah dan akan terus
melaksanakannya demi Indonesia yang lebih baik.
Mendidik mahasiswa menjadi seorang ekonom tidaklah sulit, karena di sisi mahasiswa, sudah diper-
siapkan melalui seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi. Di lain pihak, di sisi dosen juga sudah dipersiapkan,
baik melalui gelar maupun keahlian dosen, di sisi pengajaran juga sudah dipersiapkan berupa kecukupan
kurikulum, silabus yang jelas dan mudah diterapkan, dan kualitas perpustakaan serta fasilitas pelayanan
kuliah yang memadai.
Namun demikian, tidaklah sedemikian mudah mendidik seorang mahasiswa agar kelak setelah diwisu-
da dapat menjadi ekonom yang intelektual. Lalu, bagaimana caranya agar ekonom yang diluluskan oleh
FEB-UGM juga memiliki karakter intelektual?
BAHASAN
Sebelum melangkah lebih lanjut, sebaiknya kita renungkan, apa arti dari “intelektual” itu sendiri. Arti
secara kata-kata (literally) pada umumnya dapat ditemukan di kamus-kamus yang baik. Penulis memilih
artian intelektual secara literally dari American Heritage Dictionary, karena cukup dapat memberikan gam-
baran yang diperlukan. Di bawah ini adalah kutipannya.

Intellect
Noun (1.a) the ability of the mind to think, reason, and learn; capacity for knowledge and under-
standing.
(1.b) the ability to think abstractly or deeply
Intellectual
Adjective (1.a) of, relating to, or requiring use of the intellect.
(1.b) rational rather than emotional
(2a) having superior intelligent.
(2b) given to learning, thinking and judging ideas.
Noun (1) a person of trained intelligence, esp a person devoted to knowledge
Intellectualism
Noun (1) the use of the intellect.
(2) devotion to exercise or development of the intellect
(3) the doctrine that knowledge is the product of pure reason; rationalism..

33 EB News 24
Artikel Dosen
Dari penjelasan di atas, dapat dimengerti alasan kesulitan membangun karakter “intelektual”
mahasiswa, karena dalam arena intelektual bermain tidak hanya unsur-unsur yang tangible (nyata) tetapi
yang lebih banyak lagi adalah unsur-unsur yang non tangible (abstrak), seperti mind , reason, rational, emo-
tional, yang kesemuanya itu, yang hanya dapat dirasakan. Tapi untuk mengimplementasikannya dalam
proses pendidikan mahasiswa, akan menghadapi batu sandungan yang sangat besar, karena dalam setiap
pendidikan “rasa”, selalu berpotensi menghadapi the Arrow Impossibility Theorem.
Yang akan penulis sampaikan disini merupakan sumbang pikir atau knowledge sharing (dengan
potensi the Arrow Impossibility Theorem) tentang faktor-faktor yang menurut hemat penulis dapat mem-
bantu proses pendidikan intelektual. Sumbang pikir ini bersumber dari buku dan sumber referensi lain
yang penulis cantumkan referensinya di akhir tulisan ini serta pengalaman penulis menjadi dosen FEB –
UGM selama 36 tahun.
1. Memahami Epistemologi Ilmu Ekonomi
Setiap disiplin ilmu pastilah memiliki epistemologi keilmuannya masing-masing, yang akan menjadi
pedoman dan panduan cara pikir, cara tindak, cara berbuat, cara bersikap, cara berbicara, dari orang-
orang yang menggeluti bidang pengetahuan keilmuan tersebut. Selanjutmya, pemilikan akan epistemologi
keilmuan akan membentuk karakter intelektual dari pemiliknya.
Ilmu Ekonomi juga memiliki epistemologi keilmuannya. Dasar dari epistemologi ilmu ekonomi adalah
menempatkan manusia ekonomi pada tempatnya. Epistemologi Ilmu Ekonomi mengenal 2 (dua) tempat,
yang satu adalah milik Yang Maha Kuasa (istilah Adam Smith: the author of the world) dan yang satu lagi
adalah milik kita semua, manusia, manusia ekonomi, ekonom alumnus FEB-UGM.
Tempat pertama merupakan unsur a priorism dari epistemologi ilmu ekonomi.
“Absolutism is only the rights of the acts of GOD”. Apapun yang mutlak hanya merupakan hak dari
kegiatan Yang Maha Kuasa.
Tempat kedua merupakan unsur praxeology dari epistemologi ilmu ekonomi.
“What man in economics can do are merely fictions, BUT his fictions should be legalized using 3 pil-
lars: moral, logics, and responsibility”. Apapun yang dilakukan oleh manusia ekonomi, semata-ma-
ta hanyalah berupa fiksi, TAPI fiksi tersebut haruslah dilegalisasi menggunakan 3 (tiga) pilar, yaitu
moral, logika dan pertanggungjawaban.
Dari epistemologi ilmu ekonomi di atas dapat diketahui bahwa ternyata banyak unsur-unsur yang diper-
lukan untuk menjadi seorang ekonom yang intelektual, antara lain:
1. Bahwa karena ternyata tempat manusia dibedakan dari tempat Yang Maha Kuasa, jangan lang-
gar. Ekonom tidak punya hak untuk bersikap mutlak. Hindari penggunaan kata-kata mutlak,
seperti “pokoknya” atau “otomatis”, hindari sikap merasa paling benar, paling tahu, karena tan-
pa disadari dia telah melakukan tindakan yang bukan merupakan haknya sebagai manusia.
2. Bahwa ternyata ekonom berbeda dengan orang-orang yang kita kenal sebagai ASBUN (asal
bunyi), ASTUL (asal tulis), atau dalam bahasa Jawa, TONNI (waton muni) atau TONYEL (waton
ngeyel), karena fiksi seorang ekonom harus lewat pembenaran (judgement) 3 pilar: moral, logi-
ka, dan pertanggunjawaban.
3. Bahwa berbeda pendapat (yang didukung 3 pilar) dalam ilmu ekonomi, malah disarankan,
karena melalui perdebatan kebenaran itulah ilmu ekonomi berkembang, seperti yang disam-
paikan oleh JS Mill “economics is developed through disagreement”.
4. Bahwa ternyata mudah membedakan seorang ekonom dari seorang kriminal yang menggu-
nakan teori-teori ekonomi dalam perbuatan jahatnya, karena dia telah melanggar pilar episte-
mology ilmu ekonomi, utamanya pilar “moral”.
5. Bahwa ternyata test logika secara eksplisit khusus bagi calon mahasiswa Fakultas Ekonomi
diperlukan, untuk memperkuat pilar logika mereka. (Catatan penulis: sayangnya test logika se-
cara eksplisit tersebut berhenti sampai di Sistem SKALU saja, setelahnya, dianggap sudah im-
plisit dalam soal-soal test masuk umum).
6. Bahwa ternyata pertanggungjawaban dalam “fiksi” seorang ekonom crucial; dan karena per-
tanggunjawaban yang sulit dibantah adalah pertanggungjawaban kuantitatif, itulah sebabnya

EB News 24 34
Artikel Dosen
fakultas ekonomi harus mengajarkan matakuliah-matakuliah kuantitatif, seperti matematika,
statistika, dan ekonometrika.
7. Bahwa meskipun dalam dunia ilmu ekonomi tidak ada “malpraktek” seperti dalam dunia ilmu
kedokteran, misanya, ternyata pertanggunjawaban seorang ekonom lebih berat, karena per-
tanggungjawaban itu sedalam harga dirinya. Sekali ekonom gagal mempertanggungjawabkan
“fiksi” nya, dia jatuh ke lembah ASBUN, ASTUL, TONNI dan TONYEL.

2. Memahami Cara Mengajar Pilihan Dosen
Cara mengajar akan membuahkan hasil yang sesuai dengan cara mengajar tersebut. Dunia pendidikan,
khususnya di Unversitas Gadjah Mada Yogyakarta, menganut sistem pendidikan “Kebebasan Mimbar”, yang
memberikan kebebasan proses belajar-mengajar seluas-luasnya kepada dosen dan mahasiswa sepan-
jang senantiasa berada dalam koridor rambu-rambu moral pendidikan, visi, dan misi Universitas Gadjah
Mada.
Dalam kebebasan mimbar inilah tiap dosen menentukan sistem dan cara yang akan diterapkannya
dalam kelas belajar-mengajarnya. Karena pilihan dosen bervariasi, penulis akan menyampaikannya dari
sudut pandang pengalaman diri. Sepengetahuan penulis ada 3 (tiga) cara yang dapat dipilih: (1) mahasiswa
menghormati dosen; (2) mahasiswa dan dosen mitra kampus; atau (3) dosen menghormati mahasiswa.
Cara (1) lazim dilakukan di Indonesia, dan seringkali “kebablasan” menyerupai feudalism system (yang
penulis tidak suka). Dalam cara (1), tugas utama dosen adalah “filing”, perpanjangaan tangan dari
buku-buku teks. “Knowledge is to be understood” merupakan pencapaian dari cara (1) ini.
Cara (2) lazim digunakan di Amerika Serikat. Dalam cara (2) hubungan dosen-mahasiswa setara, ada
demokrasi di kelas, ada diskusi. “Knowledge is to be digested” sudah mulai menjadi tugas tambahan
cara mengajar dosen. Cara (2) ini pula yang menjadi jawaban penulis dalam interview melamar bea-
siswa Fulbright ke AS. “I want to learn how democracy is applied in your classrooms”. (Ternyata penulis
juga tidak merasa nyaman dengan cara (2) ini, karena sulit menentukan ukuran “setara”).
Cara (3) lazim digunakan di Inggris (penulis memerolehnya pada waktu mengikuti short course di Bir-
mingham University). Penggunaan cara (3) menuntut dosen senantiasa meningkatkan pengetahuan
akan keilmuan yang diampu untuk dapat melayani kebutuhan keingintahuan mahasiswa. Barulah
cara (3) ini penulis merasa cocok, utamanya karena sesuai cita-cita penulis sebagai guru. Pencapaian
dari cara (3) ini adalah “Knowledge is not to be understood, knowledge is to be digested” Waktu penu-
lis bertanya kepada para dosen di Inggris, mengapa dosen harus menghormati mahasiswa? Jawaban
mereka sangat memuaskan ”obsesi guru” pada diri penulis: “Because from a respected generation
there will be a respectful generation”. Wow, betapa mulia.

3. Memahami Pilihan Penggunaan Bahasa
Setiap insan memasuki arena pembelajaran menyadari bahwa ada 3 (tiga) bahasa yang dapat digu-
nakan dalam melakukan komunikasi: bahasa pribadi, bahasa agama, dan bahasa intelektual.
(1). Bahasa Pribadi
Bahasa pribadi adalah bahasa yang sehari-hari digunakan, biasanya meliputi bahasa etnik/daer-
ah baik terkait dirinya ataupun terkait orang-orang di sekitarnya, dan juga bahasa kesukaannya.
(Bahasa pribadi penulis meliputi bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Sunda, dan bahasa
Inggris).
(2). Bahasa Agama
Sering kita mendengar ucapan-ucapan orang yang dapat menunjukkan agama yang dianut oleh
orang tersebut. Contoh, untuk mengucapkan salam:
Assalamualaikum Wr. Wb, Shalom, Om Swastyastu, Salam Sejahtera dan seterusnya.
Bahasa Pribadi dan Bahasa Agama berpotensi memisahkan kelompok orang yang satu dengan kelom-
pok orang yang lain, karena perbedaan yang ada.
(3). Bahasa Intelektual
Bahasa Intelektual adalah bahasa yang universal, tidak berpotensi memisahkan, karena pembe-
naran (judgement) yang diperjuangkan hanya satu, yaitu KEBENARAN. Berani menyatakan diri
sebagai intelektual berarti berani menyuarakan KEBENARAN.
Epistemologi ilmu ekonomi memberi kesempatan munculnya berbagai fiksi untuk mendukung

35 EB News 24
Artikel Dosen
setiap satu kebenaran. Hal inilah yang menyebabkan bahasa intelektual yang digunakan dalam
proses belajar – mengajar dalam ilmu ekonomi muncul dalam berbagai bentuk, antara lain.
1). Literal - Allegorical
2). What it is - What Beyond
3). Normative – Positive
4). Commonsense - Nonsense
5). Factual Hypothesis – Counter Factual Hypothesis
6). Deductive - Inductive
Tampaknya tiap pasangan dalam bahasa-bahasa tersebut di atas seperti saling berlawanan, teta-
pi yang sesungguhnya mereka saling melengkapi dan menunjukkan betapa terbukanya pintu per-
bedaan tanpa harus memisahkan, karena yang diperjuangkan sama, yaitu KEBENARAN yang satu
atau ilmu ekonomi mengenalnya sebagai altruism atau selflessness.
Di samping bahasa intelektual tersebut di atas, ilmu ekonomi juga menggunakan bahasa–ba
hasa lain dalam pencarian kebenaran fiksi seorang ekonom. Yang banyak digunakan adalah Baha-
sa Matematika (Paul Samuelson, misalnya, menghadapi kesulitan dalam menjelaskan kebenaran
dari teori yang ingin dijelaskannya, dalam bukunya “Foundation of Economic Analysis”, menggu-
nakan bantuan bahasa matematika, dengan terlebih dulu merasa perlu untuk menuliskan kutipan
dari J Willard Gibbs “Mathematics is a language”).

Tentang bahasa intelektual, berikut ini sebuah ilustrasi. Dalam sebuah acara pendidikan keagamaan
di sebuah stasiun televisi, seorang pembicara menjawab pertanyaan seorang ibu tentang apakah agama
Islam merupakan agama terbaik. Sebagai penonton, penulis mencoba menerka bahasa apa yang akan
beliau gunakan. Beliau beretnik Arab, beragama Islam, dan berprofesi sebagai seorang professor, insan
kampus. Apakah beliau akan menjawab menggunakan bahasa pribadi, bahasa agama, ataukah bahasa
intelekual? Ternyata beliau memilih menggunakan bahasa inelektual. Kurang lebihnya ini jawaban beliau.
“Di dunia ini tidak ada agama yang paling baik. Semua agama baik, karena agama adalah karunia pertolon-
gan dari Yang Maha Kuasa untuk menolong umat manusia mengatasi kesulitan yang dihadapi pada masa
agama itu diturunkan”.

4. Memahami Karakter Bangsa Indonesia
Pemahaman akan karakter bangsa Indonesia diperlukan untuk menakar derajat kesulitan dalam pen-
didikan intelektual. Mengapa Indeks Persepsi Korupsi Indonesia buruk; mengapa di antara stomach (perut)
dan dignity (harga diri) masih banyak yang lebih memilih perut meskipun dengan konsekuensi harga dirin-
ya hancur; mengapa di antara Meaning dan Money, yang kedua yang lebih banyak dipilih, meskipun bangsa
Indonesia tahu pepatah “gajah mati meninggalkan gading, harmau mati meninggalkan belang”. Semuanya
tidak terlepas dari karakter bangsa Indonesia, yang di tataran selanjutnya memengaruhi tingkat kesulitan
yang dihadapi dalam pendidikan intelektual. Untuk itu, perlu kita renungkan bagaimana sesungguhnya
karakter bangsa Indonesia? Penulis tidak berusaha untuk menjadi seorang ahli sejarah, atau ahli anthropol-
ogy, hanya sharing knowledge untuk direnungkan.
Banyak yang berpendapat bahwa karakter bangsa Indonesia sangat dipengaruhi oleh dampak atau aki-
bat dari penjajahan – penjajahan yang dialami bangsa Indonesia yang totalnya selama sekitar 350 tahun.
Kita mengenal 3 (tiga) macam cara penjajahan, (1) cara Spanyol – Portugis yang di samping mengambil
kekayaan dari jajahannya juga menyebarkan agama Katolik Romawi. Cara ini antara lain membuat mun-
culnya etnik baru yang disebut Western Hemisphere yang bahasa, agama, cara pemberian naman mengikuti
penjajahnya. (2) Cara Inggris yang di samping mengambil kekayaan dari jajahannya juga menyebarkan-lu-
askan kebesaran Inggris melalui sistem pendidikan Inggris pada bangsa jajahannya. Cara ini membuat pas-
ca penjajahanpun mereka sukarela mau menjadi warga commonwealth. (3) Cara Belanda yang tujuan uta-
manya mengambil kekayaan dari jajahannya dan seringkali tanpa segan-segan menghancurkan harga diri
bangsa yang dijajah. Di antara 3 cara tersebut Indonesia menerima cara (3). Rakyat Jawa dalam pandangan
penjajah hanyalah dianggap sebagai “kowe” (dalam bahasa Jawa arti “kowe” adalah anak kera) dan “koeli”
(manusia tenaga, tanpa otak/pikiran). Penjajahan meninggalkan bangsa Indonesia dalam keadaan perut
lapar dan harga diri hancur. Mana yang harus dibangun dulu? Sebuah pengambilan keputusan yang sulit
yang harus dilakukan oleh pemimpin Indonesia. Memilih stomach berarti melanjutkan bergantung pada

EB News 24 36
Artikel Dosen
bantuan asing, yang berarti dignity menjadi semakin hancur; memilih dignity berarti perut lapar.
Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, memilih membangun dignity dulu, nasionalisme Indonesia
dulu, harga diri bangsa Indonesia dulu. Melalui Konferensi AA dan GNB nama besar Indonesia mendunia.
Soekarno menyetujui usulan Frans Kasiepo (pahlawan perjuangan merebut kembali Irian Barat) untuk me-
nolak penggunaan nama “Papua” pemberian penjajah dan memilih nama “Irian Barat” yang selanjutnya
menjadi “Irian Jaya”, karena dalam bahasa Nieuw Guinea nama “Papua” berarti bodoh, malas, dan kotor ,
sedangkan nama “Irian” dalam bahasa Biak artinya “matahari menghalau kabut memunculkan harapan”
(Intisari edisi Agustus 2015).
Selanjutnya, sejarah menunjukkan Presiden kedua Indonesia, Soeharto, tidak melanjutkan pilihan
pendahulunya, melainkan berganti pilihan menjadi stomach, resmi, dengan organisasi negara-negara do-
nor berkumpul dalam IGGI (Inter Governmental Group On Indonesia).
Inilah yang legacy nya turut andil dalam kebingungan bangsa Indonesia pada setiap menghadapi pili-
han-pilihan terkait pilihan antara perut dan harga diri. Kebingungan ini pula yang menambah beban kesu-
litan pendidikan intelektual di Indonesia.
Terkait memahami karakter bangsa Indonesia ada baiknya kita juga mengetahuinya dari sudut pan-
dang orang asing. Peristiwanya pada acara Temu Alumni British Council awal 1998, di hotel Sahid Jalan Su-
diman, Jakarta, guest speaker nya Duta Besar Inggris untuk Indonesia. Ini cerita sang guest speaker kepada
hadirin, dalam bahasa Inggris, yang saduran bebasnya k adalah sebagai berikut.
“Pada suatu hari Tuhan mengundang 3 (tiga) presiden, Bill Clinton, Jiang Zemin, dan Soeharto. Pesan
Tuhan sangat singkat: Dalam tiga hari lagi kiamat akan datang, beritahu rakyatmu.
Clinton menyampaikan pesan Tuhan kepada rakyatnya: Saya punya 2 (dua) berita untukmu, satu berita
bagus, dan yang satu lagi berita buruk . Berita bagusnya, “God bless America”, berita buruknya “dalam
tiga hari lagi kiamat akan datang, bersiap-siaplah”.
(Komentar penulis: penilaian pembicara tentang karakter bangsa Amerika Serikat, benar, karena bang-
sa Amerika Serikat penganut filosofi “check and balances”, kalau ada yang baik pasti ada yang buruk.
Juga digambarkan karakter bangsa Amerika Serikat baik, karena meskipun yang diundang Tuhan 1
orang, tapi disampaikan bahwa yang disayangi Tuhan adalah seluruh bangsa Amerika Serikat).
Selanjutnya diceritakan “Jiang Zemin: Saya punya 2 (dua) berita buruk untukmu. Berita buruk yang per-
tama, “ternyata Tuhan itu ada”, berita buruk yang kedua “dalam tiga hari lagi kiamat akan datang, ber-
siap-siaplah”.
(Komentar penulis: penilaian pembicara tentang karakter bangsa China, penulis setuju, karena karakter
bangsa China dikenal melankolis).
Yang terakhir diceritakan “Soeharto: Saya punya 2 (dua) berita bagus untukmu. Berita bagus yang perta-
ma, “masak ya yang diundang Tuhan hanya tiga orang, saya terikut”, berita bagus yang kedua “jangan
takut dampak KRISMON, dalam tiga hari lagi dampak KRISMON akan selesai”.
(Komentar penulis: (KRISMON terjadi Juli 1997. Saya persilahkan pembaca memberi komentar sendiri
terhadap penilaian pembicara yang orang asing tentang karakter bangsa Indonesia).

PENUTUP
Pendidikan intelektual mahasiswa di FEB-UGM diharapkan akan menghasilkan ekonom – ekonom yang
intektual, yang kelak mampu “Bekerja Tanpa Pamrih, Bekerja Dengan hati”.
Pendidikan intelektual di FEB-UGM sudah dilakukan melalui 2 (dua) jalur:
(1). Secara implisit dalam setiap matakuliah yang diajarkan. Sehingga, misalnya:
• Mahasiswa mampu membaca teori “laba maksimum” dan teori “tahap produksi ke II yang rasion-
al”, sebagai “Man purpose, God dispose”
• Dosen pengajar topik “produksi” merasa perlu minta maaf terlebih dulu karena teori yang akan
diajarkan (mengolah input menjadi output) merupakan salah satu peneyebab kemiskinan Indone-
sia, menjadikan Indonesia tersungkur dari produsen / eksportir menjadi netto importir..
• Backward Bending Supply of Labor bisa dibaca “pendapatan hasil kerja itu ada batas kecukupan-
nya”
• Mengetahui bahwwa ajaran tentang sistem ekonomi, tidak terlepas dari ajaran agama, karena
menurut Ibn Khaldun, dua elemen yang ada di dalamnya juga terdapat dalam ajaran agama, indi-
vidualism (habluminallah) dan social interaction (hablum minannas).

37 EB News 24
Artikel Dosen
(2). Secara eksplisit dalam matakuliah Sejarah Pemikiran Ilmu Ekonomi.
Dalam matakuliah ini pendikan intelektual dilakukan melalui pengayaan, presentasi, dan debat tentang
isi pemikiran intelektual di bidang ekonomi dari para pemikir mulai dari jaman Yunani Kuno, Romawi,
Kristianiti, Islam, Orthodox, Heterodox, Modern, sampai dengan yang sekarang, pemikiran para Nobel
Laureates.

Referensi

-------------, (1981), The American Heritage Desk Dictionary, Houghton Mifflin Company.
Caldwell, B.J., (1982), Beyond Positivism: Economic Methodology in the Twentieth Century, George Allen and
Unwin,
Dobb, M, (1981), Theories of Value and Distribution Since Adam Smith, Cambridge University Press.
Friedman, M, (1953), Essays in Positive Economics, The University of Chicago Press.
Friedman, M, (1982), Capitalism and Freedom, The University of Chicago Press.
Intisari, (2015), Edisi Khusus70 Tahun Indonesia Merdeka: Kisah Soekarno, Gramedia.
Khaldun, Ibn, (1987), The Muqaddimah: An Introduction to History, Princeton University Press.
Mini, P.V., (1974), Philosophy and Economics, The University resses of Florida.
Samuelson, P.A., (1971), The Foundations of Economic Analysis, Harvard University Press.
Smith, Adam, (1937), An Inquiry Into The Nature and Causes of The Wealth of Nations, The Modern Library.
Spiegel, H.W., (1983), The Growth of Economic Thought, Duke University Press.
Zahka, W.J., (1992), The Nobel Prize Economics Lectures, Ashgate Publishing Company.

Tambahan (diunduh pada 28 oktober 2016)
1. Stanford Encyclopedia of Philosophy dari http://plato.stanford.edu/entries/epistemology
2. http://www.importanceofphilosophy.com/Epistemology_Main.html
3. Paul T. Sagal , Zeitschrift für allgemeine Wissenschaftstheorie / Journal for General Philosophy of Science
Vol. 8, No. 1 (1977), pp. 144-162 Published by: Springer
Stable URL: http://www.jstor.org/stable/25170426

EB News 24 38
Beasiswa & Rekrutmen

Peluang Karir di PT Indosat Ooredoo, Tbk.

PT Indosat Ooredoo, Tbk. merupakan perusahaan telekomunikasi terkemuka di
Indonesia. Saat ini membutuhkan karyawan untuk bergabung dalam perusahaan.
Pendaftaran online sebelum tanggal 15 Januari 2017.

Informasi lebih lanjut dapat diakses di laman:
http://careers.indosatooredoo.com

Beasiswa Berkley 2017/2018

Berkley akan memberikan beasiswa pendidikan kepada alumni untuk melanjutkan
studi di New York University. Berkas lamaran dikirimkan sebelum tanggal 15 Maret
2017.

Info lebih lanjut dapat diakses di laman:
http://www.stern.nyu.edu/programs-admissions/full-time-mba/community/
berkley-scholars

39 EB News 24
Testimoni Mahasiswa Asing

Marco
Cuz
Jönköping International Business School

If you want
to experience
something
unique and
beautiful
o t o
G donesia!
In

T
he main reason why I chose Indonesia and Gadjah Mada Uni-
versity as the destination for my exchange semester was be-
cause I believed it would provide me with the perfect opportunity
to further develop an international mind--‐set and last but not least es-
tablish valuable and lifelong--‐lasting friendships. And I was certainly
not wrong. I have met so many enchanting students, professors, and
locals. My experience from my stay at the Gadjah Mada University in
Yogyakarta, and as well as in Indonesia in general has been a really
fruitful time and it is something I will carry on with me for the rest of
my life. I am more than sure that I will be back in the future.

EB News 24 40
Siapa Dia

Kisah Dibalik Integrasi
SDM FEB UGM
Bagian 2
Wardi
W
ajah-wajah baru kian menambah ramah suasana bagian keuangan di
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM).
Mereka adalah Tri Purwanto, Wahyu Wijayanto, Wandi, S.Kom dan Su-
karno. Banyak kisah yang tersimpan dibalik integrasi Sumber Daya Manusia
(SDM) yang dilakukan UGM beberapa saat lalu. Integrasi ini merupakan salah
Tri satu upaya untuk mengurangi beban kerja di bagian keuangan fakultas.
Seperti yang dialami Tri Purwanto, salah satu staf bagian umum SDM,
dan Wahyu Wijayanto, staf bagian umum perlengkapan. Sejak tahun 2003,
Purwanto dan Wahyu sama-sama bertugas sebagai security di Wisma MM.
Integrasi ini merupakan tantangan tersendiri bagi mereka yang dulunya
bekerja monoton, sekarang pekerjaannya menjadi lebih kompleks.
Awalnya, Purwanto mengaku kaget saat keluarnya Surat Keputusan (SK)
yang menyatakan dirinya pindah tugas di FEB UGM. Ia yang dulunya bekerja
shift dan libur tidak menentu, sekarang pindah bekerja di kantoran dengan
tugas dan tanggung jawab yang lebih tentunya. Benar-benar suatu kesempa-
tan yang baik.
“Tidak menyangka sama sekali. Kaget bisa pindah dari dulunya yang hanya
seorang security. Kesempatan yang baik ini saya syukuri dengan bekerja sebaik
mungkin,” jelas Purwanto.
Purwato menjelaskan, meski tugasnya berbeda jauh dari saat menjadi security, na-
mun ia tidak merasa kesusahan. Kunci dibalik semua itu adalah berusaha memberi-
kan yang terbaik, terus belajar serta jangan pernah malu untuk bertanya kepada yang
lebih senior.
Wahyu Wijayanto menambahkan, pekerjaannya saat ini sebagai pengawas seluruh
fasilitas di FEB membuat dirinya lebih bersemangat untuk terus meningkatkan kual-
itas kerja. Hal ini dilakukan dengan cara selalu menyusun rencana terhadap setiap
Wahyu pekerjaan yang akan dikerjakannya.
“Dahulu kalau mau kerja ya berangkat saja, kalau sekarang sebelum tidur
mikir besok ini mau apa setelah itu apa, jadi kerjannya terencana,” ungkap Wa-
hyu.
Lain halnya dengan Wandi, S.Kom, salah satu programmer FEB saat ini.
Sebelumnya, Wandi bekerja di bagian IT Magister Manajemen sejak tahun
2010. Wandi mengaku bahwa integrasi ini membuat tugasnya semakin
fokus.
“Sebenarnya, kerjaannya sama-sama sebagai programmer, namun dulu
sampingannya banyak seperti videographer, foto, serta teknisi dadakan
jika ada masalah. Sekarang bisa lebih fokus untuk memantau dan mem-
buat program,” ungkap Wandi.
Hal ini dirasakan juga oleh Sukarno. Laki-laki 47 tahun ini dulu bertu-
gas sebagai security wisma MM dan sekarang berpindah menjadi security
FEB. Meski tugas dan tanggung jawabnya sama yaitu menjaga keamanan,
Karno namun Sukarno mengaku tugasnya menjadi lebih ringan. Dahulu, dia harus
mengeluarkan tenaga ekstra mengingat pengunjung wisma MM berasal dari
berbagai kalangan. Sekarang, Sukarno mengaku lebih mudah untuk mengena-
li orang karena setiap harinya dia selalu bertemu dengan orang yang sama. Hal
ini jugalah yang membuatnya dirinya akrab dengan dosen-dosen.
“Sekarang kerjanya lebih enak, bahkan bisa akrab sama dosen-dosen yang rasanya sudah seperti keluarga
sendiri,” terangnya.
Wahyu,Purwanto, dan Sukarno menambahkan, mereka merasa diuntungkan dengan tidak adanya shift saat
bekerja. Mereka mengaku, inilah yang membuatnya semangat bekerja karena akhirnya mereka bisa memiliki
waktu lebih banyak untuk keluarga dan tentunya bersosial di masyarakat. [Mey]

41 EB News 24
Fasilitas

Menanti Wajah Baru FEB UGM

MAIN
ENTRANCE
F
akultas Ekonomika dan tukkan untuk civitas akademika dan Aset.
Bisnis Universitas Gadjah FEB UGM tetap berada di area Tidak ada kendala yang be-
Mada (FEB UGM) identik den- Grha Sabha Pramana. rarti dalam pembangunan main
gan gedung Pertamina Tower Berdasarkan keterangan dari entrance ini. Pihak fakultas men-
yang gagah berdiri menghadap Slamet Mulyadi selaku Kepala gatasi masalah kehilangan ruang
ke selatan. Akan tetapi, sejak ditu- Seksi Administrasi Umum dan dosen dengan cara meminta
tupnya akses menuju Jalan Sosio Keuangan, setelah melalui proses beberapa dosen yang memiliki
Humaniora, kendaraan tidak bisa lelang, budget yang dialokasikan jabatan tertentu dan memiliki ru-
melintasi jalan tersebut. Jalan untuk pembangunan main en- angan di tempat lain (misalnya:
Sosio Hnumaniora kemudian ha- trance ini adalah sebesar Rp 1,8 dekanat, pengelola Maksi, pen-
nya diperuntukkan untuk pejalan M. Dana ini didapatkan dari uni- gelola MSI, dll) untuk mengalo-
kaki saja. Hal ini membuat kend- versitas. Dana ini tidak hanya kasikan ruangannya untuk dosen
araan yang ingin masuk ke FEB digunakan untuk pembangunan lain.
UGM tidak bisa masuk melalui main entrance saja, namun juga Wajah baru FEB UGM ini
Pertamina Tower. Pertamina untuk area sekitar main entrance diperkirakan selesai pada De-
Tower tidak lagi menjadi pintu seperti plaza, perbaikan fasat di sember 2016. Keuntungan yang
masuk utama FEB UGM. sisi barat, serta renovasi wajah didapatkan dengan adanya main
Keadaan ini membuat pihak kantin atau Cafetaria. entrance baru ini di antaranya:
FEB UGM mengusulkan ke pihak Pembangunan main entrance akses lebih cepat kendaraan ser-
universitas untuk membuat wa- ini ternyata memiliki trade-offs, ta mempermudah tamu yang
jah baru. Pihak universitas mem- yaitu penjebolan dua ruang ingin berkunjung ke FEB UGM.
beri wacana untuk membuat dosen dan satu ruang kelas. “Se- Diharapkan dengan adanya main
wajah baru FEB UGM yang meng- jak setahun terakhir, dua ruang entrance ini akan memperlancar
hadap ke arah barat. Main en- dosen yang berada di lantai 1 kegiatan-kegiatan civitas akade-
trance baru ini berfungsi sebagai sayap barat itu memang sudah mika FEB UGM. Selamat menanti
dropzone pengunjung. Harapan- dipersiapkan untuk kita buka (di- wajah baru FEB UGM! [Acha]
nya, tidak ada kendaraan yang jebol), namun hal itu tidak men-
masuk ke dalam wilayah FEB jadi masalah yang berarti.” ujar
UGM. Area parkir yang diperun- Teguh Sulistiyono, Bagian Umum

EB News 24 42
43 EB News 24
EB News 24 44
45 EB News 24

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful