Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN KERJA PRAKTEK

MENURUNKAN DOWNTIME YANG DI AKIBATKAN MESIN


CUTTER FRYING

Disusun Sebagai Syarat untuk Menyusun Kerja Praktek


pada Program Studi Strata 1 Teknik Mesin

Oleh :
Dwi Cahyo Wahyu Utomo
NIM :
13-21-201-128

PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG
2017
LEMBAR PENGESAHAN INSTITUSI TEMPAT KERJA PRAKTEK

MENURUNKAN DOWNTIME YANG DI AKIBATKAN MESIN


CUTTER FRYING

DI
PT. DELLIFOOD SENTOSA CORPINDO

Di Susun Oleh :
Dwi Cahyo Wahyu Utomo
NIM :
13-21-201-128

Mengetahui dan Mengesahkan,


Tangerang,

Kepala Departemen,
PT. Dellifood Sentosa Corpindo Pembimbing Lapangan
LEMBAR PENGESAHAN PROGRAM STUDI

MENURUNKAN DOWNTIME YANG DI AKIBATKAN MESIN


CUTTER FRYING
DI
PT. DELLIFOOD SENTOSA CORPINDO

Disusun Sebagai Syarat untuk Menyusun Kerja Praktek


Pada Program Studi Strata 1 Teknik Mesin

Nama : Dwi Cahyo Wahyu Utomo


NIM :13-21-201-128
Prodi : Mesin

Telah dilaksanakan dan disetujui


Tangerang,

Ketua Program Studi Teknik Mesin Dosen Pembimbing


Fakultas Teknik UMT
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN HASIL

Dengan ini menyatakan bahwa :

1. Karya tulis saya, Laporan Kerja Praktek ini adalah Asli dan belum pernah
diajukan di prodi Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah
Tangerang.
2. Karya tulis ini murni gagasan, rumusan, dan penilaian saya sendiri, tanpa
bantuan pihak lain, kecuali arahan Pembimbing.
3. Dalam karya tulis ini tidak terdapat karya atau pendapat yang telah ditulis
atau dipublikasikanorang lain, kecuali secara tertulis dengan jelas
dicantumkan sebagai acuan dalam naskah dengan disebut nama pengarang
dan dicantumkan dalam daftar pustaka.
4. Pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila dikemudian
hari terdapat penyimpangan dan ketidakbenaran dalam pernyataan ini
maka saya bersedia menerima sanksi akademik sesuai dengan ketentuan
Program Studi di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Tangerang,
Yang membuat pernyataan

Dwi Cahyo Wahyu Utomo


ABSTRAK
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala
nikmat dan karunia-Nya sehingga Kerja Praktek dapat terlaksana dengan lancar
serta penulis dapat menyelesaikan penulisan laporan kerja praktek yang berjudul
Menurunkan Downtime yang diakibatkan Mesin Cutter Frying di PT. Dellifood
Santosa Corpindo. Laporan kerja praktek ini disusun untuk melengkapi kerja
praktek yang telah dilaksanakan di PT. Dellifood Santosa Corpindo.
Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah
membantu dalam pelaksanaan kerja praktek maupun dalam penulisan laporan
sehingga dapat terselesaikan dengan baik, antara lain kepada :
1. Tuhan Yang Maha Esa
2. PT. Rahayu Santosa beserta seluruh staf dan karyawan atas kesempatan,
pengarahan dan bimbingan yang telah diberikan.
3. Bapak Umar Dani, S.T., selaku pembimbing Kerja Praktek di PT. Rahayu
Santosa
4. Bapak Ir. P.K. Purwadi, M.T., selaku Ketua Program Studi Teknik Mesin
Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
5. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, secara langsung maupun
tidak langsung telah memberikan dukungan moral kepada penulis
Laporan Kerja Praktek ini masih jauh dari sempurna, maka dari itu saran dan
kritik dari pembaca sangat diharapkan. Akhir kata semoga laporan Kerja Prakek
ini dapat bermanfaat.
DAFTAR ISI

Cover
Lembar Pengesahan Tempat KP
Lembar Pengesahan Program Studi
Surat Pernyataan Keaslian Hasil
Abstrak
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Gambar
Daftar Tabel
Daftar Lampiran

BAB I : PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
1.2 Identifikasi Masalah
1.3 Batasan Masalah
1.4 Tujuan dan Manfaat Penulisan
1.5 Metode Penelitian

BAB II : LANDASAN TEORI


2.1
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABEL
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I : PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

PT. Dellifood Sentosa Corpindo adalah salah satu perusahaan yang


bergerak dalam produksi makanan khususnya makanan cepat saji (instant food)
salah satunya adalah mie instant. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen di
pasaran maka hasil produksi harus mencapai target produksi yang sudah di
tetapkan, bahkan akan lebih baik jika mampu melebihi target produksi
sehingga memenuhi permintaan di pasaran.

Dari sekian banyak mesin yang ada di PT. Dellifood Sentosa Corpindo
salah satunya adalah mesin Cutter Frying. Mesin Cutter Frying adalah

Perusahaan membutuhkan proses dengan mesin yang dapat bekerja secara berkelanjutan
agar dapat memenuhi permintaan pembeli.
Namun tidak jarang masalah kerusakan mesin terjadi, baik dalam area
proses maupun area packing, berapa lamanya perbaikan mesin tersebutlah yang
akan menghasilkan (downtime) yaitu ketika mesin atau pekerja menjadi tidak
berfungsi, maka produksi terhenti, dan selanjutnya akan berdampak pada hasil
output yang tidak memenuhi target dan jika di biarkan terus menerus akan
mempengaruhi pemasukan, sehingga mengurangi atau bahkan meniadakan
keuntungan bagi perusahaan. Downtime sangat berbahaya terhadap kegiatan
manufaktur, Oleh sebab itu sangatlah penting untuk memerangi downtime.

1.2 Identifikasi Masalah

Permasalahan yang terjadi yaitu perbedaan hasil produksi antara


target perusahaan dan kenyataan selama 3 bulan dari bulan oktober
desember 2016. Adapun data Achievement yang saya dapatkan adalah
sebagai berikut :

BULAN PLANNING PPIC (crt) ACTUAL OUTPUT (crt) ACHIEVEMENT (%)


OKTOBER 419,484 349,692 83,36 %
NOVEMBER 262,733 225,462 85,81 %
DESEMBER 354,582 301,183 84,94 %
Tabel 1.2 Achievement bulan Oktober Desember 2016
ACHIEVEMENT
BULAN OKT-DES 2016
89.00% 88% 88% 88%
88.00%
87.00%
PERCENTAGE

86.00%
85.00% 85.81% Achivment
84.00% 84.94% Terget
83.00%
82.00% 83.36%
81.00%
Oktober November Desember
BULAN

Grafik 1.1 Achievement bulan Oktober Desember 2016


Berdasarkan data achievement diatas bahwa hasil produksi dari bulan
oktober desember 2016 tidak mencapai target yang di sudah di tentukan.

Selanjutnya saya mengambil data downtime yang di akibatkan oleh


Technical Breakdown sebanyak 12895 menit. untuk mengetahui mesin yang
paling sering mengalami downtime. Berikut ini adalah data Downtime Area
Mechanical Noodle untuk masing-masing mesin dari bulan Oktober
Desember 2016:

BULAN PRESENTASE
JENIS MESIN TOTAL
OKTOBER NOVEMBER DESEMBER (%)
MIXER 0 30 0 30 0.24
ROLL PRESS &
450 193 141 784 6.38
DOUGHSHEET
SLITTER 1746 846 477 3069 24.99
STEAM 0 0 0 0 0.00
CUTTER FRYING 924 553 1840 3317 27.01
STICKER 0 0 0 0 0.00
COOLING 713 1501 251 2465 20.07
METAL DETECTOR 0 0 62 62 0.50
CONVEYOR 0 0 0 0 0.00
POUNCH DISPENSER 20 281 159 460 3.75
WRAPPING 587 497 1088 2092 17.04
Tabel 1.5 Downtime Area Mechanical Tiap Mesin Bulan Oktober Desember
2016
Berdasarkan Data Downtime Area Mechanical di tiap Mesin dari bulan
Oktober Desember 2016 menunjukan bahwa downtime tertinggi dialami oleh
mesin Cutter Frying sebanyak 3317 menit (27,01%).

1.3 Batasan Masalah

1.4 Tujuan dan Manfaat Penulisan


Mengurangi downtime Technical Breakdown yang di akibatkan mesin Cutter
Frying
Memperlancar jalannya produksi
Mencapai target produksi

1.5 Metode Penelitian

1.6 Sistematika Penulisan


Untuk lebih jelasnya mengenai data yang dikumpulkan dalam penyusunan
laporan kerja praktek ini penulis menyusun menjadi 5 BAB yaitu :
BAB I PENDAHULUAN
Membahas mengenai latar belakang, identifikasi masalah, batasan
masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metode penelitian, dan sistematika
penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Menjelaskan tentang

BAB II : LANDASAN TEORI


BAB III : GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
BAB IV : ANALISA DAN PEMBAHASAN
BAB V : KESIMPILAN DAN SARAN

Kerja Praktek harus dilakukan oleh setiap mahasiswa guna menerapkan


ilmu yang didapat di perkuliahan dengan berbagai masalah yang ada di
lapangan, maka dengan adanya penelitian ini diharapkan akan adanya
pemikiran pemikiran baru yang kritis dan mempunyai sikap yang ingin
mengerti dari setiap masalah yang ada, bagaimana solusinya, dan menemukan
suatu pemecahan yang bisa di terima dan dipertanggung jawabkan.

Kerusakan mesin yang terjadi


x. Sebagai contoh pada bulan Juni 2010, target perusahaan adalah
memproduksi 850 ton dan ternyata yang dapat dipenuhi hanya 600 ton.
Berdasarkan hasil wawancara didapatkan bahwa perbedaan antara target dan
hasil yang diperoleh perusahaan disebabkan paling besar oleh downtime pada
line produksi mesin 2500 Ton.
DAFTAR PUSTAKA