Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Kota Serang


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : XII MIA 2/ Dua
Tahun Pelajaran : 2015/2016
Materi Pokok : Medan Magnetik
Sub Materi : Gaya Magnetik dan penerapannya dalam teknologi
Alokasi Waktu : 3 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,
dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara
efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1 Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan dan mengatur alam jagad raya melalui
pengamatan fenomena alam fisis dan pengukurannya.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat;
tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli
lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam
melakukan percobaan, melaporkan, dan berdiskusi.
3.6 Menganalisis induksi magnet dan gaya magnetik pada berbagai produk teknologi.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1.1.1 Bersyukur setelah mempelajari konsep gaya magnetik.
1.1.2 Menunjukkan sikap kagum terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakan konsep gaya
magnetik.
2.1.1 Menunjukkan sikap rasa ingin tahu, jujur, teliti, kritis, bekerjasama dan
bertanggungjawab dalam melakukan percobaan, melaporkan, dan berdiskusi.
2.2.1 Menunjukkan sikap menghargai kerja individu dan kelompok dalam melaksanakan
diskusi dan melaporkan hasil diskusinya.
3.9.1 Memberikan contoh persoalan gaya magnetic dalam kehidupan sehari-hari.
3.9.2 Mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya gaya magnetik.
3.6.7 Menghitung besar Gaya Lorentz.
3.6.8 Menentukan arah Gaya Lorentz dengan menggunakan kaidah tangan kanan.
3.6.10 Menyebutkan contoh-contoh penerapan Gaya Lorentz dalam kehidupan sehari-hari.
4.8.1 Melaporkan hasil diskusi LKS penerapan Gaya Lorentz dalam teknologi.

D. Tujuan Pembelajaran
Aspek Spiritual
1.1.1 Melalui kegiatan pembelajaran, siswa mampu menunjukkan rasa syukur dengan berdoa
sebelum dan sesudah pembelajaran.
1.1.2 Melalui kegiatan pembelajaran, siswa mampu menunjukkan sikap kagum terhadap
kebesaran Tuhan dengan mengucapkan salam sebelum dan sesudah pembelajaran serta
menghargai umat lain.

Aspek Sosial
2.1.1 Melalui kegiatan praktikum dan diskusi kelompok siswa mampu menunjukkan sikap rasa
ingin tahu, jujur, teliti, kritis, bertanggungjawab dan bekerjasama.
2.2.1 Melalui kegiatan praktikum dan diskusi kelompok siswa mampu menunjukkan sikap
menghargai kerja individu dan kelompok.

Aspek Pengetahuan
3.9.1 Melalui kegiatan diskusi dan tanya jawab siswa mampu memberikan contoh persoalan
gaya magnetik dalam kehidupan sehari-hari.
3.9.2 Melalui kegiatan studi pustaka siswa mampu mendeskripsikan faktor-faktor yang
menyebabkan terjadinya gaya magnetic atau Gaya Lorentz.
3.6.7 Siswa mampu menghitung besar Gaya Lorentz.
3.6.8 Melalui kegiatan studi pustaka, siswa mampu menentukan arah Gaya Lorentz dengan
menggunakan kaidah tangan kanan.
3.6.10 Melalui kegiatan studi pustaka, siswa mampu menyebutkan contoh-contoh penerapan
Gaya Lorentz dalam kehidupan sehari-hari.
4.8.1 Melalui kegiatan presentasi siswa terampil melaporkan hasil diskusi LKS penerapan
Gaya Lorentz dalam teknologi.

E. Materi Pembelajaran
1. Fakta
Gaya Lorentz
Michael Faraday (1791-1867) menemukan bahwa arah gaya tegak lurus terhadap arah
medan magnet dan arah arus listrik. Gaya dapat ke atas atau ke bawah. Arah gaya pada
kawat berarus listrik dalam medan magnet dapat ditentukan dengan menggunakan kaidah
tangan kanan.
Buka telapak tangan kanan dengan empat jari selain ibu jari
dirapatkan. Arahkan keempatjari yang dirapatkan sesuai dengan arah
induksi magnetik B dan arahkan ibu jari hingga sesuai dengan arah
Gambar 1. Kaidah tangan kuat arus listrik i, maka arah gaya Lorentz, F, yang dialami oleh
kanan konduktor akan sesuai dengan arah dorongan telapak tangan
(Gambar 5.11).

Gaya ini disebut dengan gaya Lorentz dan besar gaya Lorentz dinyatakan sebagai berikut:
Dengan L panjang kawat/konduktor dan sudut terkecil antara arah arus I dan arah induksi
magnetik B.

Gaya Lorentz antara Dua Kawat Konduktor Lurus Panjang Sejajar dan
Berarus Listrik.
Dua kawat lurus (Gambar 2) sejajar dan terpisah sejauh
a satu sama lain, masing-masing dialiri arus listrik il
dan i2. P dan Q adalah titik tembus kawat pada bidang
V yang tegak lurus kawat.
Kawat berarus il akan menimbulkan induksi magnetik B1 di titik Q. Sesuai dengan kaidah
tangan kanan pertama, arah B1 adalah tegak lurus dengan i2 dan besarnya sesuai dengan
persamaan:

Penerapan Gaya Magnetik dalam Industri


Pernahkah kalian memerhatikan tentang alat-alat listrik dan alat-alat ukur listrik? Bagaimana

prinsip kerja dari alat tersebut? Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan

peralatan-peralatan listrik yang didukung oleh motor listrik, antara lain pompa air,

mesin cuci, kipas angin, mesin jahit,

dan sebangainya. Sedangkan untuk mengukur arus listrik digunakan amperemeter,

untuk mengukur tegangan listrik digunakan voltmeter. Motor listrik, ampermeter, dan

voltmeter adalah suatu alat listrik yang bekerja menggunakan prinsip gaya Lorentz.

Prinsip kerja alat tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Motor Listrik

Motor listrik adalah alat listrik yang digunakan untuk mengubah energi listrik menjadi

energi mekanik atau energy gerak. Pada prinsipnya sebuah motor listrik terdiri atas dua

bagian, yaitu bagian stator dan bagian rotor. Bagian stator yaitu bagian dari motor listrik

yang tidak bergerak, pada umumnya terdiri atas magnet tetap. Bagian rotor yaitu
Sebutkan contoh alat-alat yang bekerja dengan prinsip gaya magnetik di

lingkunganmu, dan jelaskan pula prinsip kerjanya!

F. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik
2. Model Pembelajaran : kooperatif
3. Metode : Demonstrasi, diskusi dan presentasi

G. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1. Media : Video demonstrasi, Phet Simulation, Laptop, Proyektor dan papan tulis.
2. Alat dan Bahan : Video Demonstrasi
3. Sumber Belajar :
a. Kanginan, M. 2013. Fisika untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga.
b. Siswanto & Sukaryadi. 2009. Kompetensi Fisika. Jakarta: Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional.
c. e-dukasi.net

H. Langkah-langkah Pembelajaran

Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pembelajaran
Waktu

Pendahuluan Kegiatan guru : 10 Menit


1. Guru membuka pelajaran dengan memberi salam, berdoa
dan mengecek kehadiran siswa.
2. Guru mereview materi sebelumnya dan motivasi dengan
menampilkan video penerapan gaya Lorentz

Kalian tentu pernah memakai


kipas angin, memakai cooling pad untuk laptop, pernahkah
kalian berpikir kenapa kipas angin untuk laptop bisa berputar?
Kegiatan Siswa :
1. Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru/.
Kegiatan Inti Mengamati 70 Menit
1. Siswa mengamati demonstrasi yang dilakukan oleh guru yang
berkaitan dengan aplikasi gaya magnet kipas angin.
Menginformasikan
Guru menginformasikan standar kompetensi, kompetensi
dasar, dan indikator yang harus siswa capai setelah
melakukan pembelajaran melalui slide dalam power point,
serta guru juga menyajikan informasi materi yang akan
dipelajari adalah gaya magnetic dan penerapan dalam
teknologi.
Menanya
Membimbing siswa untuk mengajukan pertanyaan tentang
hasil pengamatan yang telah dilaksanakan:
Apa saja penerapan gaya magnet pada teknologi yang
digunakan dalam kehidupan sehari-hari?
Mengeksplorasi
Untuk mengetahui jawaban atas pertanyaan yang muncul, guru
mengorganisasikan siswa dalam kelompok kooperatif (3-4
siswa) setiap kelompok, kemudian dibagi Lembar Kegiatan
Siswa kepada masing-masing kelompok. Siswa membentuk
kelompok untuk bekerjasama mendiskusikan prinsip kerja gaya
magnet pada kipas angin.
Mengasosiasi
Guru membimbing siswa untuk bekerja sama mendiskusikan
atas pertanyaan yang ada pada LKS, untuk mendapatkan jawaban
atas masalah yang sebelumnya muncul melalui kajian pustaka
maupun browsing dari internet.
Mengkomunikasikan
1. Dari hasil diskusi siswa diminta menyampaikan hasil diskusi
yang mereka lakukan dengan santun.
2. Dari hasil diskusi kelas guru bersama peserta didik
menyimpulkan dari serangkaian kegiatan pembelajaran.
1. Siswa menyimpulkan materi yang sudah dibahas pada 10 Menit
pertemuan itu.
Kegiatan 2. Siswa mendapatkan tugas dari guru untuk dikerjakan
Akhir dirumah.
3. Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi pada
pertemuan berikutnya.
4. Guru mengucapkan salam penutup.

H. Penilaian
Metode dan Bentuk Instrumen
Metode Penilaian Bentuk Instrumen Keterangan

Spiritual Lembar Observasi Terlampir

Lembar Pengamatan Sikap melalui


Sikap Terlampir
observasi.

Diskusi Kelompok Lembar pengamatan diskusi


Terlampir
(Keterampilan) kelompok dan presentasi

Kinerja Lembar kegiatan praktikum Terlampir

Tes tertulis Tes Uraian Terlampir

Mengetahui , Serang, September 2016


Kepala Sekolah SMA Negeri 1
Kota Serang Guru,

Euis Siti Masitoh


NIP. ... NIM. 2280142536
Lampiran 1 : Penilaian Sikap Spiritual

Indikator pencapaian kompetensi


Menunjukkan rasa syukur atas anugerah Tuhan karena telah menciptakan langit dan bumi
beserta isinya sehingga dapat dijadikan tempat tinggal bagi manusia dan makhluk hidup
lainnya.

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual peserta didik. Berilah tanda cek ( )
pada kolom skor sesuai sikap spiritual yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria
sebagai berikut:
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak
melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan
Nama Peserta Didik : .
Kelas/No. : .
Tanggal Pengamatan : .
Materi Pokok : Gaya Magnetik dan penerapan teknologi
Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu
2 Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan
pendapat/presentasi
3 Mengungkapkan kekaguman terhadap Tuhan saat melihat berbagai
sifat kenekaragaman makhluk hidup yang menunjukkan kebesaran
Tuhan.
4 Memelihara hubungan baik dengan sesame umat ciptaan Tuhan Yang
Maha Esa
5 Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu
Jumlah Skor
Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus:

Lampiran 2 : Penilaian Sikap Sosial

Indikator pencapaian kompetensi


Menunjukkan sikap jujur, teliti, dan mampu bekerjasama dengan teman di kelas.
Kelas : ..
Hari, tanggal : ..
Materi Pokok/Tema : Gaya Magnetik dan penerapan dalam Tekonologi
Sikap
No Nama Peserta Didik Keterangan
Jujur Teliti Kerjasama
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Kriteria Penskoran :
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak
melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus:

Lampiran 3 : Penilaian Pengetahuan


Indikator pencapaian kompetensi
3.9.3 Melalui kegiatan diskusi dan tanya jawab siswa mampu memberikan contoh persoalan
gaya magnetik dalam kehidupan sehari-hari.
3.9.4 Melalui kegiatan studi pustaka siswa mampu mendeskripsikan faktor-faktor yang
menyebabkan terjadinya gaya magnetic atau Gaya Lorentz.
3.6.8 Siswa mampu menghitung besar Gaya Lorentz pada kawat panjang, dan partikel.
3.6.8 Melalui kegiatan studi pustaka, siswa mampu menentukan arah Gaya Lorentz dengan
menggunakan kaidah tangan kanan.
3.6.10 Melalui kegiatan studi pustaka, siswa mampu menyebutkan contoh-contoh penerapan
Gaya Lorentz dalam kehidupan sehari-hari.
4.8.1 Melalui kegiatan presentasi siswa terampil melaporkan hasil diskusi LKS penerapan
Gaya Lorentz dalam teknologi.

Nama : ..

Kelas : ..

Hari, tanggal : ..

Materi Pokok/Tema : Gaya Magnetik dan Penerapannya dalam Teknologi

Instrumen Soal Pengetahuan

A. Soal Esai
1. Sebuah kawat penghantar panjangnya 0,6 m diletakkan di dalam medan magnet

homogen 4.10-5 T dan membentuk sudut 30o. Berapa N gaya magnet yang dialami kawat

jika dialiri arus sebesar 5 A?

Penyelesaian :

Diketahui : = 0,6 m

B = 4.10-5 T

= 30o

I=5A

Ditanyakan : F = ...?

Jawab :

F = BI L sin

= 4.10-5 . 5 . 0,6 . sin 30o

= 12.10-5 .1/2

= 6 . 10-5 N

2. Dua buah kawat panjang sejajar terpisah pada jarak 10 cm, masing-masing dialiri

arus sebesar 10 A dan 20 A, tentukan besar gaya magnetik per satuan panjang yang

bekerja pada kawat!

Penyelesaian :
Diketahui : a = 10 cm = 0,1 m

I1 = 10 A

I2 = 20 A

= 4 10-7 Wb A-1m-1
0

Ditanyakan : = ...?

3. Sebuah partikel bermuatan sebesar 5.10-5 C bergerak dalam medan magnet 0,5 Wb/m2

dengan kecepatan 2.104 m/s. Tentukan besarnya gaya magnetik yang dialami partikel

tersebut jika arah geraknya membentuk sudut 30o terhadap medan magnet!

Penyelesaian :

Diketahui : q = 5.10-5 C

B = 5.10-1 Wb/m2

v = 2.104 m/s

= 30o

Ditanyakan : F = ...?

Jawab : F = Bqv sin

= 5.10-1.5.10-5.2.104. sin 30o

= 5.10-1 .1/2

= 0,25 N

Jadi, besarnya gaya magnetik yang dialami partikel adalah 0,25 N.

Lampiran 4 : Penilaian Keterampilan

Indikator pencapaian kompetensi:


Nama Pesrta Didik :

Kelas / No. :

Hari, tanggal : ...

Materi Pokok/Tema : Gaya Magnetik dan penerapan dalam Teknologi

Hasil Penilaian
No Indikator
4 (amat baik) 3 (baik) 2 (cukup) 1 (kurang)

1 Mengamati video percobaan

2 Mengumpulkan data

3 Menganalisis data

4 Mempresentasiklan hasil
percobaan

Jumlah Skor yang Diperoleh

Kriteria Penilaian :