Anda di halaman 1dari 3

SF (Bacillus Subtilis)

Klasifikasi ilmiah Bacillus Subtilis (Madigan, 2005):

Kingdom : Bacteria

Filum : Firmicutes

Kelas : Bacilli

Ordo : Bacillales

Famili : Bacillaceae

Genus : Bacillus

Spesies : Bacillus Subtilis

Bacillus subtilis, dikenal juga sebagai hay bacillus or grass bacillus, adalah bakteri

Gram-positif, katalase-positif, ditemukan di dalam tanah dan saluran pencernaan ruminansia

dan manusia. Sebuah anggota genus Bacillus, B. subtilis adalah berbentuk batang, dan dapat

membentuk endospora pelindung yang keras, memungkinkan untuk mentoleransi kondisi

lingkungan yang ekstrim. B. subtilis secara historis telah diklasifikasikan sebagai aerob

obligat, meskipun ada bukti bahwa bakteri ini adalah anaerob fakultatif. B. subtilis dianggap

sebagai bakteri Gram-positif yang dipelajari paling baik dan organisme model untuk

mempelajari replikasi kromosom bakteri dan diferensiasi sel. Bakteri ini adalah salah satu

bakteri dalam produksi enzim yang disekresikan dan digunakan pada skala industri oleh

perusahaan bioteknologi (Nakano dan Zuber, 1998).


Bacillus subtilis merupakan bakteri Gram-positif, berbentuk batang dan katalase-

positif. Bakteri ini pada awalnya dinamai Vibrio subtilis oleh Christian Gottfried Ehrenberg,
[
dan dinamai ulang menjadi Bacillus subtilis oleh Ferdinand Cohn pada tahun 1872 (subtilis

adalah bahasa Latin untuk 'baik'). Sel B. subtilis biasanya berbentuk batang, dengan panjang

sekitar 4-10 mikrometer (m) dan diameter 0,25-1,0 m, dengan volume sel sekitar 4,6 fL di

fase stasioner. Seperti anggota lain dari genus Bacillus, B. subtilis dapat membentuk

endospora, untuk bertahan hidup dalam kondisi lingkungan yang ekstrim dari suhu dan

pengeringan (Nakano dan Zuber, 1998).

Bacillus subtilis adalah anaerob fakultatif dan telah dianggap sebagai aerob obligat

sampai 1998. B. subtilis memiliki banyak flagela, yang memberikan kemampuan untuk

bergerak cepat dalam cairan. B. subtilis telah terbukti sangat mudah untuk manipulasi

genetik, dan telah banyak diadopsi sebagai organisme model untuk penelitian laboratorium,

terutama dari sporulasi, yang merupakan contoh sederhana dari diferensiasi selular. Dalam

hal popularitas sebagai organisme model laboratorium, B. subtilis sering dianggap sebagai

ekuivalen Gram-positif dari Escherichia coli, suatu bakteri Gram-negatif yang diteliti secara

luas (Nakano dan Zuber, 1998).

Karakteristik dari bakteri B. Subtilis dapat dilihat pada table berikut (Nursal dan Wildan,

2006):

Karakter Bacillus Subtilis


Bentuk Batang (tebal maupun tipis), rantai maupun
tunggal

Gram Positif

Sumber tanah, air, udara dan materi tumbuhan yang


terdekomposisi
Berdasarkan spora Bakteri penghasil endospora

Respirasi Aerob obligat

Pergerakan Motil dengan adanya flagella

Suhu Optimum Pertumbuhan 25-350C

pH Optimum Pertumbuhan 7-8

Katalase Positif

Nursal S. W, dan Wildan S. J.,2006. Bioaktifitas Ekstrak Jahe (Zingiber officinale Roxb.)
dalam Menghambat Pertumbuhan Koloni Bakteri Escherichia coli dan Bacillus
subtilis.Jurnal Biogenesis Vol. 2(2):64-66. Laboratorium Pendidikan Biologi PMIPA
FKIP Universitas Riau.Riau.

Nakano M. M, dan Zuber P., (1998). "Anaerobic growth of a "strict aerobe" (Bacillus

subtilis)". Annual Review of Microbiology 52 (1): 16590.

Madigan M and Martinko J (editors). 2005. Brock Biology of Microorganisms (11th

ed.).Prentice Hall.