Anda di halaman 1dari 3

SEDIMENTOLOGI DAN PRINSIP STRATIGRAFI

Komponen tekstur batuan


- Warna
Secara umum warna pada batuan sedimen akan dipengaruhi oleh beberapa
factor, yaitu :
a) Warna mineral pembentukkan batuan sedimen
b) Warna massa dasar/matrik atau warna semen.
c) Warna material yang menyelubungi (coating material).
d) Derajat kehalusan butir penyusunnya.

Warna batuan juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan pengendapan, jika


kondisi lingkungannya reduksi maka warna batuan menjadi lebih gelap
dibandingkan pada lingkungan oksidasi. Batuan sedimen yang banyak
kandungan material organic (organic matter) mempunyai warna yang lebih
gelap.

- Tekstur
Tekstur batuan sediment adalah segala kenampakan yang menyangkut butir
sedimen sepertiukuran butir, bentuk butir dan orientasi. Tekstur batuan sedimen
mempunyai arti penting karena mencerminkan proses yang telah dialamin batuan
tersebut terutama proses transportasi
dan pengendapannya, tekstur juga dapat digunakan untuk menginterpetasi
lingkungan pengendapan batuan sediment. Secara umum batuan sedimen
dibedakan menjadi dua, yaitu tekstur klastik dan non klastik.

- Bentuk Butir
Tingkat kebundaran butir (roundness)
Tingkat kebundaran butir dipengaruhi oleh komposisi butir, ukuran butir,
jenis proses transportasi dan jarak transport (Boggs,1987. Butiran dari mineral
yang resisten seperti kwarsa dan zircon akan berbentuk kurang bundar
dibandingkan butiran dari mineral kurang resisten seperti feldspar dan pyroxene.
Butiran berukuran lebih besar daripada yang berukuran pasir. Jarak transport
akan mempengaruhi tingkat kebundaran butir dari jenis butir yang sama, makin
jauh jarak transport butiran akan makin bundar. Pembagian kebundaran :

NAMA : RIYAN NASRUL September 26, 2017 1


NIM : 410014188
SEDIMENTOLOGI DAN PRINSIP STRATIGRAFI

a) Well rounded (membundar baik)


b) Rounded (membundar)
c) Subrounded (membundar tanggung)
d) Subangular (menyudut tanggung)
e) Angular (menyudut)
(Endarto:2005)

Sortasi(Pemilahan)
Pemilahan adalah keseragaman dariukuran besar butir penyusun batuan
sediment, artinya bila semakin seragam ukurannya dan besar butirnya maka,
pemilahan semakin baik. Pemilahan yaitu kesergaman butir didalam batuan
sedimen klastik.bebrapa istilah yang biasa dipergunakan dalam pemilahan
batuan, yaitu :

Sortasi baik : bila besar butir merata atau sama besar


Sortasi buruk : bila besar butir tidak merata, terdapat matrik dan fragmen.
Kemas(Fabric)

Didalam batuan sedimen klastik dikenal dua macam kemas, yaitu :


Kemas terbuka : bila butiran tidak saling bersentuhan (mengambang
dalam matrik).
Kemas tertutup : butiran saling bersentuhan satu sama lain

- Struktur
Struktur sedimen merupakan suatu kelainan dari perlapisan normal batuan
sedimen yang diakibatkan oleh proses pengendapan dan energi pembentuknya.
Pembentukkannya dapat terjadi pada waktu pengendapan maupun segera setelah
proses pengendapan.
(Pettijohn & Potter, 1964 ; Koesomadinata , 1981)

- Komposisi
Komposisi batuan pada umumnya adalah kwarsa, feldspar, mika,mineral
lempung,dsb.

Tesxtural maturity of sandstones

Dalam geologi sedimen, kematangan menggambarkan komposisi dan


tekstur butiran pada batuan klastik, terutama batuan dasar, yang dihasilkan dari
jumlah transportasi sedimen yang berbeda. Sedimen matang saat butiran dalam
sedimen menjadi terpusat dan terbaca baik karena pelapukan atau abrasi butiran
selama transportasi. Ada dua komponen untuk menggambarkan kedewasaan,
tekstur dan komposisi. Tekstur menggambarkan bagaimana membulatkan dan

NAMA : RIYAN NASRUL September 26, 2017 2


NIM : 410014188
SEDIMENTOLOGI DAN PRINSIP STRATIGRAFI

mengurutkan sampel sementara komposisi menggambarkan seberapa besar


kecenderungan komposisi terhadap mineral dan komponen yang stabil.

Sedimen matang lebih seragam dalam penampilan, karena butiran sedimen


berpengetahuan luas, memiliki ukuran yang sama dan menunjukkan variasi
komposisi yang kecil. Sebaliknya, sedimen yang belum matang mengandung
lebih banyak butir bersudut, ukuran butir beragam, dan beragam secara beragam.

Karena sedimen diangkut, mineral yang tidak stabil mengalami abrasi atau
larut untuk meninggalkan mineral yang lebih stabil, seperti kuarsa. Sedimen
dewasa, yang mengandung mineral stabil, umumnya memiliki variasi mineral
yang lebih kecil daripada sedimen yang belum menghasilkan, yang dapat
mengandung mineral stabil dan tidak stabil. Salah satu ukuran kedewasaan ini
adalah indeks ZTR yang merupakan ukuran mineral tahan umum yang ditemukan
pada sedimen ultra-cuaca: zirkon, turmalin, dan rutil. Sampel sedimen dari bagian
hilir (hilir) sungai cenderung lebih matang daripada yang ditemukan di hulu,
karena endapan asli telah mengalami abrasi lebih banyak saat ia bergerak ke hilir.

Daftar pustaka :

Boggs Jr., S. (2006). Sedimentology and Stratigraphy. Pearson Education.


http://www.amonline.net.au/geoscience/
http://www.tulane.edu

NAMA : RIYAN NASRUL September 26, 2017 3


NIM : 410014188