Anda di halaman 1dari 8

MINI PROJECT

PENGARUH PELAKSANAAN PROGRAM KELAS IBU HAMIL TERHADAP


PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS KARIANGAU

Disusun Sebagai Mini Project Program Internship Dokter Indonesia

Oleh:
dr. Dwi Murwati

Pendamping:
dr. Dedi Handoko

BALIKPAPAN
April 2017
LEMBAR PENGESAHAN

MINI PROJECT

PENGARUH PELAKSANAAN PROGRAM KELAS IBU HAMIL TERHADAP


PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS KARIANGAU

Laporan Mini Project ini diajukan dalam rangka memenuhi tugas internsip di Puskemas

Balikpapan,

Pendamping Internsip Peserta Internship,

(dr. Dedi Handoko) (dr. Dwi Murwati)


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT, karena hanya berkat
limpahan nikmat, rahmat dan hidayah-Nya sehingga peneliti dapat menyelesaikan mini
proyek yang berjudul Pengaruh Senam Vitalisasi Otak (SVO) terhadap Fungsi Kognitif
Orangtua Lanjut Usia (Lansia) Di Wilayah Kerja Puskesmas Kariangau.
Peneliti menyadari bahwa keberhasilan penelitian ini tidak terlepas dari bantuan,
dukungan, doa dan kerjasama yang baik berbagai pihak. Maka pada kesempatan ini peneliti
ingin menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada :
1. Pak Yogik Wahyudianto, SSI. Apt, selaku Kepala Puskesmas Kariangau.
2. dr. Dedi Handoko, selaku dokter pendamping peneliti selama menjalankan PIDI di
Balikpapan khususnya saat rotasi di Puskesmas Kariangau yang telah banyak
memberikan semangat dan dukungan untuk terus giat belajar dan menyelesaikan PIDI
tepat waktu.
3. dr. Seprian Widasmara, selaku dokter di Puskesmas Kariangau yang telah bersedia
memberikan saran dan kritik, serta bimbingan selama selama peneliti menjalankan
PIDI.
4. dr. Nur Ayu Hasanah, selaku dokter di Puskesmas Kariangau yang telah membimbing
dan memotivasi selama peneliti menjalankan PIDI.
5. Rekan-rekan seperjuangan peserta PIDI Balikpapan khususnya Chenko Rayndi,
Silvester Anggi P.P, Novita Nurlita, Desy Nur Fatma Sari, Cempaka dan Desire
Bibiana P. terima kasih untuk dukungan dan bantuannya selama menjalankan PIDI di
Puskesmas Kariangau.
6. Seluruh staf Puskesmas Kariangau dan berbagai pihak yang tidak dapat disebutkan
satu persatu yang telah banyak membantu peneliti dalam menyelesaikan mini proyek
ini.
Semoga seluruh pihak yang telah disebutkan mendapatkan balasan pahala,
keberkahan, rahmat, kebaikan dan kesehatan dari Allah SWT.
Akhir kata, peneliti menyadari bahwa mini proyek ini masih terdapat banyak
keterbatasan. Oleh karena itu, peneliti sangat mengharapkan saran dan kritik yang
membangun dari para pembaca. Semoga mini proyek ini dapat bermanfaat bagi
pengembangan ilmu pengetahuan dan menjadi berkah bagi peneliti maupun pembacanya.
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.
Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta
pertanggungan jawabnya. [QS. Al-Israa: 36]

Balikpapan, April 2017

Peneliti
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Program pembangunan kesehatan di Indonesia saat ini masih memprioritaskan pada
upaya peningkatan derajat kesehatan Ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling
rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin dan bayi pada masa perinatal. Hal ini ditandai
dengan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan (SDKI) tahun 2012, angka kematian
ibu di Indonesia masih tinggi sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini sedikit
menurun jika dibandingkan dengan SDKI tahun 1991, yaitu sebesar 390 per 100.000
kelahiran hidup. angka ini sedikit menurun meskipun tidaak terlalu signifikan. Target
Global MDGS ke 5 adalah menurunkan angka kematian ibu (AKI) menjadi 102 per
100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015. Mengacu dari kondisi saat ini, potensi untuk
mencapai target MDGS ke 5 untuk menurunkan AKI adalah off track, artinya diperlukan
kerja keras dan sungguh-sungguh untuk mencapainya.
Pemerintah bersama masyarakat bertanggung jawab untuk menjamin setiap ibu hamil
memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan ibu yang berkualitas dimulai dari saat
hamil.