0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
611 tayangan10 halaman

Pengertian dan Ukuran Tekanan Udara

Tekanan udara dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti ketinggian tempat, suhu, dan sebaran daratan serta lautan. Tekanan udara dapat diukur menggunakan alat barometer dan berkurang seiring dengan pertambahan ketinggian. Faktor-faktor tersebut mempengaruhi sistem tekanan udara dan pola sirkulasi angin.

Diunggah oleh

Anonymous 9sisjQT
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
611 tayangan10 halaman

Pengertian dan Ukuran Tekanan Udara

Tekanan udara dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti ketinggian tempat, suhu, dan sebaran daratan serta lautan. Tekanan udara dapat diukur menggunakan alat barometer dan berkurang seiring dengan pertambahan ketinggian. Faktor-faktor tersebut mempengaruhi sistem tekanan udara dan pola sirkulasi angin.

Diunggah oleh

Anonymous 9sisjQT
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TEKANAN UDARA

11 JUNI 2015 / RAUDHATULJANNAH9597

Pengertian Tekanan Udara

Tekanan udara adalah tenaga yang bekerja untuk menggerakkan massa udara dalam setiap satuan
luas tertentu.Diukur dengan menggunakan barometer. Satuan tekanan udara adalah milibar (mb).
Garis yang menghubungkan tempat-tempat yang sama tekanan udaranya disebut sebagai
isobar.Tekanan udara diukur berdasarkan tekanan gaya pada permukaan dengan luas tertentu,
misalnya 1 cm2. Satuan yang digunakan adalah atmosfer (atm),millimeter kolom air raksa (mmHg)
atau milibar (mbar). Tekanan udara patokan (sering juga disebut) tekanan udara normal) adalah
tekanan kolom udara setinggi lapisan atmosfer bumi pada garis lintang 450 dan suhu 00C. Besarnya
tekanan udara tersebut dinyatakan sebagai 1 atm. Tekanan sebesar 1 atm ini setara dengan tekanan
yang diberikan oleh kolom air raksa setinggi 760 mm. Satuan tekanan selain dengan atm atau mmHg
juga dapat dan sering dinyatakan dalam satuan kg/m2.

Dan juga Tekanan udara merupakan tingkat kebasahan udara karena dalam udara air selalu
terkandung dalam bentuk uap air. kandungan uap air dalam udara hangat lebih banyak daripada
kandungan uap air dalam udara dingin. kalau udara banyak mengandung uap air didinginkan maka
suhunya turun dan udara tidak dapat menahan lagi uap air sebanyak itu. Uap air berubah menjadi
titik-titik air. Udara yang mengandung uap air sebanyak yang dapat dikandungnya disebut udara
jenuh.

Pembentukan Udara

Udara terbentuk dari campuran gas yang diperlukan oleh semua tanaman dan hewan untuk hidup.
Ketika bergerak,udara menekan segala sesuatu yang dilaluinya,misalnya daun berdesir dan layangan
terangkat tinggi. Gerakan udara yang disebabkan oleh tekanan disebut angin. Udara yang tak
bergerak juga menekan. Bumi dikelilingi oleh lapisan udara setebal 640 km.

Meskipun ringan,lapisan udara ini begitu tebal sehingga menekan semua benda kepermukaan tanah
dengan kekuatan yang sama dengan tekanan setebal 10,4 m. Kita tidak merasakan tekanan udara ke
tubuh kita karena tekanannya sama besar pada seluruh tubuh,dan cairan dalam tubuh juga menekan
ke luar. Tekanan atmosfer lebih rendah di tempat tinggi. Tekanan udara pada kapal terbang di
ketinggian sekitar 16.000 m di atas permukaan tanah hanya tekanan di permukaan tanah.

Variasi Tekanan Udara

Tekanan udara dibatasi oleh ruang dan waktu. Artinya pada tempat dan waktu yang berbeda,
besarnya juga berbeda. Tekanan udara secara vertikal yaitu makin ke atas semakin menurun.

Hal ini dipengaruhi oleh:


Komposisi gas penyusunnya makin ke atas makin berkurang.

Sifat udara yang dapat dimampatkan, kekuatan gravitasi makin ke atas makin lemah.

Adanya variasi suhu secara vertikal di atas troposfer (>32 km) sehingga makin tinggi tempat suhu
makin naik.

Tekanan udara secara horizontal yaitu variasi tekanan udara dipengaruhi suhu udara, bahwa daerah
yang suhu udaranya tinggi akan bertekanan rendah dan daerah yang bersuhu udara rendah
tekanannya tinggi.

Pola penyebaran tekanan udara horizontal dipengaruhi:

Lintang tempat.

Penyebaran daratan dan lautan.

Pergeseran posisi matahari tahunan.

Sistem Tekanan Udara

Dua system tekanan udara yang utama mengontrol cuaca kita. Tekanan tinggi (antisiklon) terbentuk
ketika udara dingin turun. Biasanya tekanan tinggi berarti cuacanya kering dan baik panas di musim
panas dan dingin di musim dingin. Tekanan rendah (siklon atau depresi) terjadi ketika udara panas
naik,membawa awan hujan dan cuaca yang tidak mementu. Angin bertiup dari zona bertekanan
tinggi ke zona bertekanan randah. Kekuatan angin tergantung pada besarnya perbedaan tekanan.
Jika perbedaannya besar,maka anginnya kuat.

Seperti dibelahan bumi utara,angin berputar melawan arah jarum jam menuju zona bertekanan
rendah dan berputar-putar searah jarum jam dari zona bertekanan tinggi dan dibelahan bumi
selatan,angin berputar berlawanan arah dengan angin di belahan bumi utara,berputar menuju zona
bertekanan rendah.

1. Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Tekanan Udara

Faktor-faktor yang memengaruhi tekanan udara adalah sebagai berikut :

Tinggi Rendahnya Tempat

Semakin tinggi suatu tempat, lapisan udaranya semakin tipis dan semakin renggang, akibatnya
tekanan udara semakin rendah.Tekanan udara di suatu tempat pada umumnya dipengaruhi oleh
penyinaran matahari. Daerah yang banyak mendapat sinar matahari mempunyai tekanan udara
rendah dan daerah yang sedikit mendapat sinar matahari mempunyai tekanan udara tinggi.
Tekanan udara pada suatu tempat berubah sepanjang hari. Alat pencatat tekanan udara dinamakan
barograf. Pada barograf tekanan udara sepanjang hari tergores pada kertas yang dinamakan
barogram. Bila hasilnya dibaca secara teliti, maka tekanan udara tertinggi terjadi pada pukul 10.00
(pagi) dan pukul 22.00 (malam) dan tekanan rendah terjadi pada pukul 04.00 (pagi) dan pukul 16.00
(sore).

Temperatur

Jika temperatur udaranya tinggi, maka volume molekul udara berkembang, sehingga tekanan udara
menjadi rendah, sebaliknya jika temperatur udara menjadi kecil, maka tekanan udara menjadi tinggi.

Sebaran lautan dan daratan

Pengaruh sebaran daratan dan lautan ini sangat jelas pada lintang pertengahan, pada musim dingin
benua relatif lebih dingin dan mempunyai tendensi membentuk pusat-pusat tekanan tinggi.

Alat Ukur Tekanan Udara

index

alat ukur tekanan udara barometer raksa

Tekanan udara merupakan besaran turunan yang dapat diukur dengan alat ukur yang dinamakan
barometer yang berasal dari bahasa yunani “baros = berat dan metron = udara” . Barometer ada
beberapa jenis seperti barometer. Alat yang ditemukan oleh Ilmuwan asal Irlandia (Robert Boyle) ini
memiliki beberapa jenis seperti barometer air raksa, barometer air, barometer aneroid, dan
beberapa jenis barometer lainnya.

Pada umumnya dunia menggunakan hektopascal untuk menyatakan nilai tekanan udara. Akan tetapi
mungkin masih ada yang menjumpai satuan cmHg pada barometer tua dengan konversi satuan 1
cmHg = 1,103 x 105 Pa = 1 x 1,013 x 103 hektopascal. Penggunaan hektopascal sebagai pengganti
milibar. Hektopascal adalah satuan pengukuran langsung dari tekanan udara (gaya/luas alas) seperti
halnya newton/cm persegi tetapi dalam satuan metrik. 1 Hektopascal = 100 Pascal sedangkan 1 bar
= 100.000 newton/m2 = 100.000 Pa.

Barometer ada dua jenis yaitu barometer raksa dan barometer aneroid.Tetapi kegunaan mereka
tetap sama yaitu mengukur tekanan udara. Barometer termasuk peralatan metereologi non
recording yang pada waktu tertentu harus dibaca agar mendapat data yang diinginkan.Barometer
baik raksa maupun aneroid dipengaruhi oleh ketinggian,mengingat tekanan udara akan berkurang
seiring pertambahan ketinggian,sehingga perlu selalu pensetting awal.
Barometer raksa ada dua jenis yaitu wheel barometer dan stick barometer.Prinsip kerja wheel
barometer adalah peningkatan tekanan udara akan berpengaruh pada kolom merkuri menyebabkan
ketinggian raksa di tuba sebelah kiri meningkat disebelah kanan menurun.Terdapat pemberat kecil
yng mengapung di atas merkuri,yang mengikuti pergerakan turun naik merkuri ini menyebabkan
darongan yang terhubung pada pointer dimana akan mengidentifikasi kenaikan tekanan.Jika terjadi
penurunan tekanan maka akan terjadi proses sebaliknya,barometer jenis ini sebaiknya diguncang
dulu sebelum digunakan.

Stik barometer mempunyai prinsip kerja sebagai berikut barometer jenis ini dirancang untuk dapat
membaca tekanan pada sea level dan juga dapat langsung dibaca oleh pengguna pada skala yang
biasanya tercatat pada stick barometer tersebut,sehinngga memerlukan pengaturan yang lebih
rumit disbanding wheel barometer untuk menyesuaikan dengan ketinggian.Prinsip kerjanya hampir
sama dengan wheel barometer karena sama-sama menggunakan air raksa.Intinya barometer
didasarkan pada pemahaman bahwa tekanan udara akan berkurang dengan menambah ketinggian.

Cara Mengukur Tekana Udara

Tekanan udara diukur berdasarkan tekanan gaya pada permukaan dengan luas tertentu, misalnya 1
cm2. Satuan yang digunakan adalah atmosfer (atm), millimeter kolom air raksa (mmHg) atau milibar
(mbar).Tekanan udara patokan (sering juga disebut) tekanan udara normal) adalah tekanan kolom
udara setinggi lapisan atmosfer bumi pada garis lintang 450 dan suhu 00C. Besarnya tekanan udara
tersebut dinyatakan sebagai 1 atm. Tekanan sebesar 1 atm ini setara dengan tekanan yang diberikan
oleh kolom air raksa setinggi 760 mm. Satuan tekanan selain dengan atm atau mmHg juga dapat dan
sering dinyatakan dalam satuan kg/m2

Konversi antara satuan tekanan udara tersebut adalah sebagai berikut :

1 atm = 760 mmHg = 14,7 Psi = 1,013 mbar

Tekanan udara berkurang dengan bertambahnya ketinggian tempat(elevasi atau altitude). Hubungan
antara tekanan udara dengan ketinggian dapat dilihat pada persamaan laplace sebagai berikut :

H = k(1+¥t)log(β0/βh)

Hubungan antara tekanan udara dengan ketinggian tempat itu dimanfaatkan dalam merancang alat
untuk pengukuran ketinggian tempat yang disebut altimeter. Tekanan udara dipengaruhi oleh suhu.

Rumus Tekanan Udara

Bagaimana menetukan tinggi suatu tempat bila diketahui tekanannya?


Bagaimana pula menentukan tekanan jika yang kita ketahui adalah tekanannya. Tekanan udara
dipermukaan air laut adalah 76 cmHg yang akan jadi patokan dan setiap perubahan tinggi 100 m
maka akan terjadi perubahan tekanan sebesaar 1 mmHg.

Ph = (Pu – h/100) cmHg

Ph = tekanan pada ketinggian h

Pu = tekanan udara permukaan air laut

h = tinggi suatu tempat

Untuk mencari ketinggian :

h = (Pu-Ph) x 100 m

Contoh Soal :

Wilayah Jakarta utara memiliki ketinggian 10 m dibawah permukaan airl laut. Berapakah tekanan
udara di tempat tersebut.

Jawab :

Ph = (Pu – h/100) cmHg

Ph = (76 – 10/100) = 76 – 0,1 = 75,9 ccmHg

jika disuatu puncak gunung tekanan udaranya adalah 45 cmHg, berapa ketinggian gunung tersebut
dari permukaan air laut?

h = (Pu-Ph) x 100
h = (76-45 x 100 = 31 x 100 = 3100 m di atas permukaan laut.

Hubungan Gejala- Gejala Alam Dengan Tekanan Udara

Tekanan udara termasuk salah satu unsur utama cuaca. Cuaca adalah keadaan atmosfer di suatu
tempat yang tidak luas pada saat tertentu dan biasanya tidak berlangsung lama. Kita mengatakan
cuaca baik jika hari cerah dan tidak berawan, dan cuaca buruk ketika hari mendung dan turun hujan
lebat. Ilmu yang mempelajariatmosfer di sebut dengan meteorologi.

Tekanan udara pada suatu tempat berubah sepanjang hari. Lembaga neteorologi mencatat tekanan
udara yang berubah-ubah ini pada gulungan kertas yang terdapat pada barograf (alat pencatat
tekanan udara). Penyimpangan yang cukup signifikan pada garfik yang di peroleh dapat mem
prakirakan cuaca di tempat itu:

Tekanan udara lebih rendah dari biasanya, maka kemungkinan besar akan turun hujan. Karena angin
akan melaju ke tempat tersebut.

Tekanan udara lebih tinggi dari biasanya, maka kemungkinan cuaca cerah. Ini karena angin bertiup
dari daerah tersebut.

Bagaimana pola tekanan udara dapat memprakirakan datangnya musim hujan?

Pola tekanan udara yang baik yang terjadi di belahan bumi utara (BBU) dan belahan bumi selatan
(BBS) misalnya dapat memberikan gambaran seberapa besar aliran udara yang melintasi wilayah
Indonesia (ekuator). Dengan mengacu pada indeks tekanan udara di BBU dan BBS ini kita dapat
mewaspadai kedatangan hujan pada tahun itu secara lebih arif.

Jenis- Jenis Tekanan Udara

Jika suatu gas atau udara menempati suatu bejana tertutup maka pada dinding bejana tersebut akan
bekerja suatu gaya. Gaya ini per satuan luas dinding disebut tekanan.Menurut teori ilmu fisika, gas
terdiri dari molekul-molekul yang bergerak terus menerus secara sembarang. Karena gerakan ini,
dinding bejana yang ditempati akan mendapat tumbukan terus-menerus pula dari banyak molekul.

Tumbukan inilah yang dirasakan sebagai tekanan pada dinding.Jika temperatur gas dinaikkan, maka
gerakan molekul-molekul akan menjadi semakin cepat. Dengan demikian tumbukan pada dinding
akan menjadi semakin sering dan dengan implus yang semakin besar. Jadi meskipun volume bejana
tetap, tekanan pada dinding akan menjadi lebih besar.

Tekanan atmosfir
Tekanan atmosfir yang bekerja di permukaan bumi dapat dipandang sebagai berat kolom udara
mulai dari permukanan bumi sampai batas atmosfir yang paling atas. Untuk kondisi standar, gaya
berat kolom udara ini pada setiap 1 cm2 luas permukaan bumi adalah 1,033 kgf. Dengan perkataan
lain dapat dinyatakan bahwa tekanan :

1 atmosfir (1atm) = 1,033 kgf/cm2 = 0,1013 MPa

Tekanan atmosfir juga biasa dinyatakan dalam tinggi kolom air raksa (mm Hg), di mana 1 atm = 760
mm Hg

Tekanan Mutlak dan Tekanan Lebih

Untuk menyatakan besarnya tekanan gas (atau zat cair) dalam suatu ruangan atau pipa biasanya
dipakai satuan kgf/cm2 atau Pa (pascal). Dasar yang dipakai sebagai harga nol dalam mengukur atau
menyatakan tekanan ada dua macam.

Jika harga nol diambil sama dengan tekanan atmosfir, maka tekanan yang diukur disebut tekanan
lebih (gage pressure)

Jika harga nol diambil sama dengan tekanan vakum mutlak maka tekanan disebut tekanan mutlak.

Antara tekanan mutlak dan tekanan lebih terdapat hubungan sebagai berikut:

Tekanan mutlak = tekanan lebih + tekanan atmosfir

Dalam penulisan satuan tekanan biasanya perlu ditambahkan keterangan apakah harga yang
dimaksud merupakan tekanan mutlak atau tekanan absolut. Jika yang dimaksud adalah tekanan
lebih, maka penulisan satuannya dapat dilakukan misalnya sebagai berikut: kgf/cm2 (g) atau Pa (g),
dimana g merupakan singkatan dari gage. Jika yang dimaksud adalah tekanan mutlak, dapat ditulis
sebagai: kgf/cm2 (abs) atau Pa (abs) dimana abs. merupakan singkatan dari absolut atau mutlak.

Dalam praktek biasanya orang memakai tekanan lebih, sedang tekanan mutlak dipakai dalam teori.

Tabel konversi tekanan

Tekanan dapat dinyatakan dalam berbagai satuan. Dalam prakteknya seringkali diperlukan untuk
mengubah harga tekanan dalam suatu satuan menjadi harga dalam satuan lainnya. Untuk
memudahkan perhitungan dapat dipergunakan

Tabel. Daftar Konversi Tekanan


Pa Bar kgf/cm2 atm mm H2O mm Hg (Torr)

1 1 x 10-5 1,019 72 x 10-5 9,869 23 x 10-6 1,019 72 x 10-1 7,500 62 x 10-3

1 x 105 1 1,019 72 9,869 23 x 10-4 1,019 72 x 104 7,500 62 x 102

9,806 65 x 104 9,806 65 x 10-1 1 9,678 41 x 10-1 1,000 0 x 104 7,355 59 x 102

1,013 25 x 105 1,013 25 1,033 23 1 1,033 23 x 104 7,600 00 x 102

9,806 65 9,806 63 x 10-5 1,000 0 x 10-4 9,678 41 x 10-5 1 7,355 59 x 10-2

1,333 22 x 102 1,333 22 x 10-3 1,359 51 x 10-3 1,315 79 x 10-3 1,359 51 x 10 1

(Sumber ;Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta : Penebit
Erlangga)

Tekanan Udara, Rumus dan Alat Ukurnya rumus hitung 12 Comments

Tekanan Udara, Rumus dan Alat Ukurnya– Udara memiliki massa meskipun sangt kecil. Akan tetapi
dengan jumlah mereka yang sangat banyak massa mereka tidak bisa dianggap ringan. Di bumi ada
yang namanya gravitasi yang menarik udara ini ke bawah sehingga dikenal namanya berat. Berat
udara inilah yang akan menekan permukaan bumi sehingga timbul tekanan udara. Jadi pengertian
tekanan udara adalah besarnya berat udara pada satu satuan luas bidanng tekan.

Besarnya tekanan udara di suatu tempat sangat bergantung pada jumlah udara di atasnya. Semakin
tinggi suatu tempat maka semakin sedikit jumlah udara di atasnya, semakin sedikit berat udara yang
ditahan wilayah tersebut sehingga tekanannya semakin sedikit. Berbanding terbalik dengan daerah
atau dataran rendah, mereka mempunyai tekanan udara yang lebih besar. Jadi tekanan udara di
suatu wilayah sangat ditentukan oleh ketinggian tempat atau wilayah tersebut dari permukaan air
laut.

Faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan udara

ada 2 hal yang sangat mempengaruhi tekanan udara yaitu suhu dan tinggi suatu daerah

Tinggi Suatu Tempat

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya tinggi suatu tempat berbanding terbalik dengan tekanan
udara di daerah tersebut.

Suhu Udara

Suhu udara sangat mempengaruhi tekanan udaranya. Ketika suhu tinggi molekul udara akan
mengembang dan volume udara menjadi lebih besar. Jika volume di udara di atas suatu tempat
adalah tetap maka ketika suhu udara naik, massa udara total akan berkurang, berat udara
berkurang, demikian juga dengan tekanan udara. Sebaliknya, ketika suhu rendah makan tekanan
udara akan semakin tinggi.

Tekanan udara di berbagai tempat berbeda-beda terutama tergantung pada tinggi daerah tersebut
dari permukaan air laut. Perbedaan tekanan udara inilah yang mengakibatkan berbagai fenomena
cuaca seperti angin, topan, badai, dan sebagainya.

Rumus Tekanan Udara

Bagaimana menetukan tinggi suatu tempat bila diketahui tekanannya? Bagaimana pula menentukan
tekanan jika yang kita ketahui adalah tekanannya. Tekanan udara dipermukaan air laut adalah 76
cmHg yang akan jadi patokan dan setiap perubahan tinggi 100 m maka akan terjadi perubahan
tekanan sebesaar 1 mmHg.

Ph = (Pu – h/100) cmHg

Ph = tekanan pada ketinggian h

Pu = tekanan udara permukaan air laut

h = tinggi suatu tempat

untuk mencari ketinggian

h = (Pu-Ph) x 100 m

Contoh Soal

Wilayah Jakarta utara memiliki ketinggian 10 m dibawah permukaan air laut. Berapakah tekanan
udara di tempat tersebut.

Jawab

Ph = (Pu – h/100) cmHg

Ph = (76 – (-10)/100) = 76 + 0,1 = 76,1 cmHg


jika disuatu puncak gunung tekanan udaranya adalah 45 cmHg, berapa ketinggian gunung tersebut
dari permukaan air laut?

h = (Pu-Ph) x 100

h = (76-45 x 100) = 31 x 100 = 3100 m di atas permukaan laut.

Alat Ukur Tekanan Udara

alat ukur tekanan udara barometer raksa

Tekanan udara merupakan besaran turunan yang dapat diukur dengan alat ukur yang dinamakan
barometer yang berasal dari bahasa yunani baros = berat dan metron = udara. Barometer ada
beberapa jenis seperti barometer. Alat yang ditemukan oleh Ilmuwan asal Irlandia (Robert Boyle) ini
memiliki beberapa jenis seperti barometer air raksa, barometer air, barometer aneroid, dan
beberapa jenis barometer lainnya. Pada umumnya dunia menggunakan hektopascal untuk
menyatakan nilai tekanan udara. Akan tetapi sobat hitung mungkin masih ada yang menjumpai
satuan cmHg pada barometer tua dengan konversi satuan 1 cmHg = 1,103 x 105 Pa = 1 x 1,013 x 103
hektopascal. Penggunaan hektopascal sebagai pengganti milibar. Hektopascal adalah satuan
pengukuran langsung dari tekanan udara (gaya/luas alas) seperti halnya newton/cm persegi tetapi
dalam satuan metrik. 1 Hektopascal = 100 Pascal sedangkan 1 bar = 100.000 newton/m2 = 100.000
Pa.

Anda mungkin juga menyukai