Anda di halaman 1dari 3

Alat Ukur Kualitas BBM SPBU dan Cara

Penggunaannya
Alat-Alat yang Dipakai Ketika Mengukur Kualitas BBM

saat semua alat dimasukkan

Salah satu Prosedur penerimaan BBM di Spbu yakni dengan cara mengukur kualitas BBM itu sendiri, apakah
sesuai dan memastikan tidak adanya zat-zat lain yang terkandung dalam cairan. Prosedur ini biasanya
dinamakan Density Observasi. Di mana sample BBM sebanyak kurang lebih satu liter dimasukkan ke wadah
tertentu, guna mengetahui sejauh mana Berat Jenis dan Suhu perbandingan pengiriman dari Depot Pertamina
setempat. Berikut uraian sederhana cara pelaksanaannya :

Mula-Mula Anda siapkan dulu alat pendukung seperti Gelas Ukur, Thermometer dan Hydrometer.

Gelas Ukur

Thermometer
Hydrometer

Masukkan cairan BBM seperti yang terlihat pada gambar di bawah.

Setelah Anda memasukkan cairan BBM, selanjutnya masukkan juga Hydrometer ke dalam Gelas Ukur secara
perlahan-lahan. Tunggu sejenak sampai Hydrometer dalam posisi tenang. Perlu Anda ketahui bahwa sebelum
memasukkan Hydrometer ke dalam Gelas Ukur, perhatikan kode Hydrometer yang tertera pada bagian dalam
Hydrometer

Sesuaikan dengan Jenis cairan BBM yang sedang Anda ukur. Kita ambil contoh sederhananya Seperti pada
Gambar di atas, gunakan Hydrometer 0,700 (untuk BBM Premium, Bensin). Karena apabila Anda memasukkan
Hydrometer berkode 0,800 (untuk M.Solar) ke dalam Gelas Ukur yang berisikan cairan BBM Premium atau
Bensin, maka Hydrometer 0,800 M.Solar akan membentur dasar daripada Gelas Ukur.

Begitupun sebaliknya, jika Anda memasukkan Hydrometer 0,700 Premium ke dalam Gelas Ukur yang berisikan
Cairan BBM M.Solar, maka tekanan cairan BBM M.Solar yang berada pada Gelas Ukur akan mendorong ke atas
dan mengenai wajah kita terlebih lagi akan mengakibatkan Hydrometer terlempar keluar dari Gelas Ukur
hingga pecah.

Kemudian masukkan Thermometer Suhu ke dalam Gelas Ukur.Tahan sejenak hingga pergerakan cairan pada
Thermometer tidak lagi bergerak, angkat Thermometer Suhu dan lihat hasilnya (batas cairan air raksa yang
berwarna merah menunjukkan angka berapa).

Atau jika Anda tak ingin direpotkan, baiknya buatkan pengait khusus pada ujung Thermometer selanjutnya
Anda gantungkan di dalam Gelas Ukur.(Coba buat desain khusus yang menurut anda lebih cocok jika
Thermometer yang Anda gunakan sesuai standard pengukuran Density)

Kita beralih ke Hydrometer yang Anda masukkan tadi ke Gelas Ukur. Perhatikan dengan seksama Gambar
berikut:
Gambar di atas menunjukkan Cara penghitungan Spesific Gravitasy (SG) atau Berat Jenis BBM. Garis putih
merupakan garis imajinasi batas cairan BBM yang ada pada Gelas Ukur. Sedang yang menyerupai penggaris
adalah garis imajinasi untuk Hydrometer yang Anda masukkan tadi pada Gelas Ukur.

Lihat garis putih (cairan BBM) yang menyentuh garis-garis hitam mistar (Hydrometer). Catat angka yang
ditunjukkan. Kemudian satukan hasil dari Thermometer dan Hydrometer. Misal, hasil pengukuran Suhu cairan
BBM tadi yaitu 31 derajat celcius sedanggkan Hydrometer menunjukkan angka 0,715.

Maka hasilnya = 0,715/31. Lalu silahkan buka lembaran tabel ASTM Anda dan tarik garis imajinasi antara 0,715
dan 31 derajat. Hasilnya ada pada sudut garis tersebut, misalkan 0,729. Inilah Density Observasi pada cairan
BBM yang diterima di Spbu. Semoga bermanfaat.