Anda di halaman 1dari 2

17.

Intervensi Keperawatan
No. Diagnosa Keperawatan Tujuan Intervensi
1. Diare berhubungan dengan kondisi Setelah dilakukan asuhan NIC :
fisiologis (Proses infeksi). keperawatan selama 3 x 24 jam Manajemen Diare
DS : diharapkan : 1. Monitor tanda dan gejala diare
- Ibu Pasien mengatakan bahwa pasien Masalah diare teratasi dengan 2. Anjurkan keluarga untuk melaporkan warna, jumlah,
BAB encer > 6x sebelum masuk rumah kriteri hasil: frekuensi dan konsistensi feses
sakit NOC : 3. Evaluasi efek medikasi terhadap gastrointestinal
- Ibu Pasien mengatakan bahwa pasien Bowel Elimination : 4. Observasi turgor kulit secara reguler
masih BAB encer sebanyak 4x.  Pola eliminasi normal 5. Hitung diare/output bowel
DO :  Tidak terjadi diare 6. Timbang BB secara reguler
- Pasien nampak diantar ibunya saat ingin  Asupan cairan adekuat 7. Identifikasi faktor (seperti medikasi, bakteri, dan
BAB  Bising usus dbn tube feedings) yang dapat menyebabkan diare
- Peristalitik hiperaktif  Karakteristik feses normal 8. Ajarkan pasien/keluarga cara menggunakan obat
- Hasil pemeriksaan TTV: antidiare
 Suhu : 37,80C 9. Evaluasi status nutrisi
 Nadi : 89x/menit 10. Anjurkan untuk mengurangi makanan yg bergas,
 Respirasi : 22x/menit mengandung laktosa dan pedas
 Tekanan Darah :100/80 mmHg 11. Ajarkan keluarga untuk melaporkan setiap episode
diare
12. Monitor kulit area perianal terhadap iritasi dan
ulserasi
13. Laporkan ke dokter jika ada peningkatan frekuensi
bising usus
14. Kolaborasi nutrisi rendah serat, TKTP sesuai
indikasi
15. Hindari penggunaan laksatif

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar Nurul Azizah, S.Kep


Angkt. VII NIM. 21707053
Profesi Ners
2. Risiko kekurangan volume cairan Setelah dilakukan asuhan NIC :
berhubungan dengan kehilangan cairan keperawatan selama 3 x 24 jam Manajemen cairan
melalui rute nomal (Diare) diharapkan : 1. Pertahankan catatan intake dan output yang akurat
Faktor Risiko: Tidak terjadi kekurangan cairan 2. Monitor tanda-tanda vital
- Ibu pasien belum belum mengetahui dengan kriteria hasil : 3. Monitor masukan makanan / cairan
secara jelas tentang penyakit pasien NOC : 4. Hitung intake kalori harian
- Frekuensi BAB encer 3x sehari Keseimbangan cairan 5. Berikan terapi intravena
- Muntah kurang lebih 4x sehari  Mempertahankan urine output 6. Monitor status nutrisi
- Turgor kulit elastis sesuai dengan usia 7. Berikan cairan adekuat
- Hasil pemeriksaan TTV:  Berat badan normal 8. Dorong masukan oral
 Suhu : 37,80C  Berat jenis urin normal 9. Dorong keluarga untuk membantu pasien makan
 Nadi : 89x/menit  Hematokrit normal 10. Tawarkan snack (jus buah, buah segar)
 Respirasi : 22x/menit  Tekanan darah normal
 Tekanan Darah : 100/80 mmHg  Frekuensi nadi normal
 Suhu tubuh dalam batas normal
 Tidak ada tanda tanda dehidrasi

3 Defisit perawatan diri berhubungan Setelah dilakukan tindakan NIC :


dengan kelemahan keperawatan selama 3 x 24 jam, 1. Menentukan jumlah bantuan yang dibutuhkan oleh
DS : diharapkan pasien dapat menunjukan pasien
perawatan diri yang maksimal 2. Kaji membran mukosa oral dan kebersihan tubuh
- Ibu klien mengatakan bahwa anaknya setiap hari
dengan kriteria hasil :
tidak pernah mandi selama sakit 3. Tempatkan handuk dan peralatan mandi di wc
DO : - badan pasien bersih dan harum 4. Membantu pasien untuk mandi dan menyikat gigi
- Badan pasien nampak kotor - kuku pendek dan rambut rapi dan 5. Memantau kebersihan kuku
- Gigi tampak kotor bersih 6. Ajarkan pasien dan keluarga tentang pentingnya
- kuku nampak panjang menjaga kebesihan tubuh

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar Nurul Azizah, S.Kep


Angkt. VII NIM. 21707053
Profesi Ners