Anda di halaman 1dari 2

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.W DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN: DIABETES MELITUS Nama: Ny.

W Umur: 44 tahun Diagnosa: Diabetes Tipe II Asuhan Keperawatan Tanggal /Shift 9/12/13 AM Diagnosa Keperawatan 1.Hiperglikemia s/d penurunan produksi insulin ditandai dengan: DS:.... DO: Ku lemah, RBS: 235, menggunakan infus Martos at 10 gtt/m Tujuan Agar gula darah pasien menjadi stabil secara bertahap setelah tindakan keperawatan dengan kriteria hasil: RBS turun, 100-150 mg/dL, Perencanaan Intervensi 1. Monitor tingkat gula darah sesuai indikasi 2. Monitor tandatanda vital pasien Implementasi Rasional 1. mengetahui perubahan tingkat gula darah 2. mengetahui perkembangan pasien At 08 1. memonitor tingkat gula darah sesuai dengan indikasi At 09 2. memonitor tandatanda vital pasien T:36,5 0 C, p: 78x/m, R: 18x/m, BP: 132/78 mmHg At 10 3. memonitor tetesan IV At 14.00 S:.... O: KU gelisah, RBS: 135, tetesan IV berjalan lancar, pasien sudah diberikan obat dan insulin tetap berjalan novorapid A: masalah teratasi P: pertahankan observasi Evaluasi Dokter: A

3. Monitor tetesan IV

4. Ukur gula darah sesuai dengan order dokter

5. Berikan insulin sesuai dengan order dokter 6. Monitor intake dan output sesuai

3. mengetahui cairan masuk sesuai dengan yang dibutuhkan At 10.30 4. mengetahui 4. mengukur gula dosis obat apa darah sesuai yang dapat dengan order diberikan dokter RBS: 135 At 13 5. mengurangi 5. memberikan tinggi kadar gula insulin sesuai pasien dengan order dokter 2U 6. mengetahui 6. memonitor intake masukan dan dan output sesuai

Lanjutan tabel 2.4 dengan kebutuhan 1.Monitor tandatanda vital pengeluaran pasien 1. penurunan volume cairan darah akibat diuresis osmotik dapat dimanefestasikan dari TTV dengan kebutuhan 1. melakukan monitor untuk tanda-tanda vital

2.Resiko kekurangan cairan s/d dieresis osmotik ditandai dengan; DS:.... DO: Ku lemah, ps tampak rest on bed,kulit tampak sedikit kering

Agar defisit volume cairan tidak terjadi setelah tindakan keperawatan dengan kriteria hasil: kebutuhan cairan terpenuhi

2.Monitor intake dan 2. resiko dehidrasi output yang disertai demam akan teraba panas 3. Batasi intake 3. memberikan cairan yang perkiraan mengandung gula kebutuhan dan lemak cairan tubuh

1. memonitor intake dan output

3. membatasi intake yang mengandung gula dan lemak

At 14.00 S:... O: KU lemah, pasien gelisah, tidak terjadi defisit cairan, pasien sudah diberikan LTF 200cc, intake dan output pasien balance 150cc, suhu T: 36,8 C A: masalah tidak terjadi P: pertahankan intervensi