Anda di halaman 1dari 4

PERIODE EMAS : 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN

Guna meningkatkan kesehatan anak dan mengurangi angka kejadian gizi buruk di
Indonesia, saat ini sedang berlangsung program Duta 1000 Hari Pertama Kehidupan
(HPK). Program 1000 HPK ini mengedukasi mengenai pentingnya gizi bagi bayi sejak
masa konsepsi dan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) untuk bayi berusia 0
hingga dua tahun. Dan program ini pun disosialisasikan kepada masyarakat wilayah
kerja UPT Puskesmas Maridan Kec. Sepaku Kab. Penajam Paser Utara Kaltim yaitu
pada Kelurahan Pemaluan, Kelurahan Maridan, Desa Binuang dan Desa Telemow.

Sosialisasi ini dilakukan oleh petugas Penyuluh Kesehatan Masyarakat dan selaku
pemegang program Promosi Kesehatan, tempat pelaksanaan penyuluhan ini dilakukan
di Posyandu-Posyandu Balita wilayah kerja UPT Puskesmas Maridan tersebut.

Dengan memberikan pemahaman mengenai:


- Apa yang dimaksud dengan 1000 Hari Pertama Kehidupan
Yaitu masa dimana anak sejak dalam kandungan hingga seorang anak berusia 2 tahun
- Mengapa 1000 Hari Pertama Kehidupan disebut Periode Emas Pertumbuhan
Karena pada periode ini terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat, yang
mendukung seluruh proses pertumbuhan anak dengan sempurna
- Apa yang terjadi jika bayi tidak mendapatkan cukup gizi yang dibutuhkan di
Periode Emas ini

 Pertumbuhan otak terhambat, anak tidak cerdas


 Pertumbuhan jasmani dan perkembangan kemampuan anak terhambat, dan
anak menjadi pendek ( stunting )
 Anak menjadi lemah dan mudah sakit
 Anak akan sulit mengikuti pelajaran saat bersekolah nantinya
 Setelah dewasa akan sulit mendapatkan pekerjaan atau melakukan pekerjaan
dengan penghasilan yang baik seperti yang diinginkannya

- Bagaimana cara agar kebutuhan gizi bayi di 1000 Hari Pertama Kehidupan
(Periode Emas) dapat dipenuhi dengan sempurna

 Makan lebih banyak (dua porsi) dan beraneka ragam lauk pauk, sayur dan buah,
agar kebutuhan gizi janin terpenuhi dengan cukup sejak awal dan selama masa
kehamilan, dan minum tablet tambah darah 1 butir sehari = 90 butir selama
kehamilan
 Tidak merokok, tidak minum bersoda, beralkohol, tidak makan mie instan
sebagai makanan pokok, hindari makanan berpengawet, dan tidak minum obat
tanpa resep dokter
 Ikuti kelas ibu hamil, dan lakukan perawatan payudara untuk menjamin
keberhasilan pemberian ASI
 Lakukan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali selama masa kehamilan untuk
memantau pertumbuhan janin
 Rencanakan dimana tempat persalinan
 Lakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) langsung setelah lahir, agar bayi
mendapatkan kolostrum dalam kehangatan dekapan ibu dan inisiasi ini sangat
mendukung keberhasilan pemberian ASI Eksklusif
 Berikan ASI secara Eksklusif mulai bayi usia 0-6 bulan. Hanya ASI saja tanpa
tambahan apapun, air juga tidak. Lambung bayi sangan kecil, dan semua
kebutuhan gizinya sampai dengan usia 0-6 bulan sudah terpenuhi dengan
sempurna hanya dengan ASI saja
 Setelah usia 6 bulan sampai usia 2 tahun, teruskan pemberian ASI dengan
makanan tambahan pendaming ASI ( MP- ASI )
 Menimbang bayi tiap bulan di Posyandu untuk dipantau tumbuh kembangnya
 Berikan kapsul vitamin A da imunisasi lengkap sesuai jadwal
 Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum memberi ASI, sebelum
menyiapkan dan memberi MP-ASI, sesudah membersihkan tinja anak, sebelum
makan dan sesudah BAB. Ini dilakukan agar bayi dan ibu tidak jatuh sakit pada
Periode Emas ini.

 = Perkembangan otak bayi paling signifikan berlangsung pada
masa periode emas dalam 2 tahun pertama kehidupan bayi. Pada periode ini,
otak mengalami tumbuh kembang yang sangat pesat. Milyaran sel otak yang
telah terbentuk mulai menjalin hubungan satu sama lain. Semakin banyak dan
kuat hubungan antar sel otak, semakin cepat bayi mempelajari dunia baru. Jika
anak terlanjur kekurangan gizi maka pertumbuhan dan perkembangan otaknya
terganggu dan sulit bisa diperbaiki. Untuk itu diperlukan perhatian lebih bagi
orang tua untuk mencukupi gizi anak pada masa usia dini ini guna pencapaian
tumbuh kembang anak dengan sempurna, khususnya bagi masyarakat (orang
tua bayi/balita) wilayah kerja Puskesmas Maridan. =
Penyuluhan Kesehatan "1000 HPK" di Posyandu AsterXI menggunakan media alat bantu
Booklet dan peserta diberikan Leaflet mengenai "1000 HPK"

Penyuluhan Kesehatan "1000 HPK" di Posyandu Aster II menggunakan media alat bantu
Booklet dan peserta diberikan Leaflet mengenai "1000 HPK"


 Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan penyampaian materi
mengenai pengertian 1000 hari pertama kehidupan atau masa periode emas,
beberapa akibat kurang gizi, cara pemenuhan kebutuhan gizi dalam periode
emas.

 Kegiatan berlangsung selama 20 menit dengan tahapan


pembukaan, pelaksanaan penyampaian materi, evaluasi materi kemudian
penutup. Dalam berlangsungnya kegiatan, masyarakat wilayah kerja Puskesmas
Maridan cukup memahami materi dengan baik dimana pada saat pelaksanaan
evaluasi penyuluh kesehatan menanyakan kembali mengenai materi yang telah
disampaikan dan masyarakat mampu menjawab dan memahami pemenuhan gizi
pada periode emas anak.