Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN ASESMEN PRA BEDAH

Nomor Dokumen Revisi Halaman

1 1/3
Tanggal terbit Ditetapkan
STANDAR Direktur RS Onkologi Surabaya
PROSEDUR
OPERASIONAL
10 Februari 2015 dr. Siti Sundari Manoppo

PENGERTIAN Asesment atau penilaian yang merupakan rangkaian kegiatan yang


mengawali suatu operasi yang akan dilaksanakan.
TUJUAN 1. Pengumpulan data pasien
2. Menentukan masalah yang ada
3. Menentukan status fisik pasien
4. Meramalkan penyulit yang akan terjadi
KEBIJAKAN Asesmen pra bedah dilakukan terhadap setiap pasien yang akan
menjalani operasi.

PROSEDUR TATA LAKSANA


1. Tempelkan label nama pasien pada kolom label pasien.
2. Isi kolom tanggal/jam dengan tanggal dan jam operasi
3. Isi kolom Diagnosa pre operasi dengan diagnose pasien sebelum
operasi
4. Isi kolom tanggal Mrs dengan tanggal pasien masuk unit rawat
inap di rumah sakit
5. Isi kolom tanggal operasi dengan tanggal saat pasien di operasi
6. Isi kolom prosedur operasi dengan nama prosedur operasi yang
telah dilakukan
7. Isi kolom asisten dengan nama dokter pada kolom dokter jika
asisten operasi adalah seorang dokter. Isi nama perawat pada
kolom perawat jika yang menjadi asisten operasi adalah seorang
perawat.
8. Isi kolom dokter anestesi dengan nama dokter anestesi yang
menangani pembiusan pasien.
9. Pada kolom Kasus bagian:
a. Pada kolom Breast beri tanda check(√)jika pasien yang
dioperasi termasuk dalam kasus breast
b. Pada kolom Thyroid beri tanda check(√)jika pasien yang
dioperasi termasuk dalam kasus Thyroid
c. Pada kolom Ginekology beri tanda check(√)jika pasien yang
dioperasi termasuk dalam kasus Ginekology
d. Pada kolom General Onkologi beri tanda check(√)jika pasien
yang dioperasi termasuk dalam kasus General Onkologi
e. Pada kolom Plastic Surgical beri tanda check(√)jika pasien
yang dioperasi termasuk dalam kasus Plastic Surgical
f. Pada kolom Other beri tanda check(√)jika pasien yang
dioperasi termasuk dalam kasus selain Breast, Thyroid,
Ginekologi, dan Plastic Surgical kemudian tulis nama
kasusnya disamping tanda check(√)
10. Pada kolom jenis anestesi beri tanda check(√) pada kolom local
jika pasien dengan local anestesi, kolom regional jika pasien
dengan regional anestesi, dan general jika pasien dengan general
anestesi
11. Pada kolom PS beri tanda check(√) pada kolom angka yang sudah
disediakan sesuai dengan keadaan pasien saat itu
12. Pada kolom Sifat Operasi beri tanda check(√) pada kolom cito
jika operasi bersifat cito, dan beri tanda check(√)pada kolom
elektif jika operasi bersifat elektif
13. Pada kolom Klasifikasi Operasi beri tanda check(√) pada kolom
bersih jika operasi bersifat bersih, dan beri tanda check(√) pada
kolom kotor jika operasi bersifat kotor
14. Pada kolom lama operasi isi dengan lama waktu yang digunakan
untuk operasi
15. Pada kolom Antibiotic pre operasi isi dengan tanda check(√) pada
kolom “ya” jika menggunakan antibiotic pre operasi kemudian
tulis nama Antibiotik pada kolom yang sudah disediakan. Jika
tidak menggunakan Antibiotik pre operasi isilah tanda check(√)
pada kolom “tidak”
16. Pada kolom penanda lokasi operasi beri tanda check(√) pada
kolom “ya”jika lokasi operasi ditandai, dan beri tanda check(√)
pada kolom “tidak” jika lokasi operasi tidak ditandai
17. Pada kolom penjelasan Resiko Operasi beri tanda check(√) pada
kolom “ya” jika pasien diberi penjelasan tentang resiko operasi
dan beri tanda check(√)pada kolom “tidak” jika pasien tidak
diberi penjelasan tentang resiko operasi
18. Tulis nama Dokter Bedah pada kolom Nama Dokter Bedah
19. Beri tanda tangan Dokter Bedah pada kolom Tanda Tangan

B. ALAT YANG DISIAPKAN


a. Form pemeriksaan assasment pra bedah
b. Form informed consent
c. Hasil pemeriksaan penunjang (Lab, ECG, Thorax, dll)
d. Tensimeter
e. Stetoscope
f. Timbangan berat badan

C. TENAGA
1. Dokter Bedah
2. Perawat

UNIT TERKAIT URNA, Unit Rawat Jalan,