Anda di halaman 1dari 22

Tawuran Pelajar di Cianjur : Giliran 2SK VS Oto, Satu

Tewas Ditusuk Pecahan Botol
Cianjur Depa

TEWAS LAGI: Satu pelajar SMK Ar Rahmah (2SK) Cecep Muhjidin (16) pelajar SMK Ar Rahmah Kelas Mesin II, warga
Ciranjang yan tewas usai tawuran dengan pelajar SMK PGRI III (OTO).
POJOKJABAR.com, CIANJUR-Belum satu bulan aksi tawuran brutal yang tewaskan pelajar SMK
Ar Rahmah Cianjur masih terngiang di telinga. Tawuran antara sekolah yang sama SMK Ar Rahmah
(2SK) dan SMK PGRI III (OTO) kembali terjadi dan menewaskan satu korban lagi.
Entah balas dendam atau memang sekolahnya yang lalai, tawuran kedua sekolah selalu saja tak bisa
dihindari. Lokasi tawuran kali ini terjadi di Jalan Raya Bandung-Cianjur Kecamatan Karangtengah,
Cianjur, Jumat (27/11/2015) siang sekitar pukul 11:15 WIB.

Saat itu rombongan pelajar SKM Ar Rahmah hendak pulang dengan menumpang angkutan Cianjur-
Ciranjang. Tiba-tiba saja dihadang oleh dua pelajar dari SMK Oto tepatnya di depan SMP Negeri 1
Karangtengah, sebelum tugu suling Perumnas Karangtengah.

Saat itu pelajar SMK Oto yang mengendarai motor boncengan dengan pelajar SMK Ar Rahmah
saling ejek, tak lama mereka turun dan terjadilah duel maut. “Entah siapa yang mulai duluan,
akhirnya satu pelajar dari SMK Ar Rahmah tewas tak terselamatkan setelah dibawa ke RSUD
Cianjur,” kata Jujun (50) warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah.

Menurutnya, akibat kejadian anarkis tersebut, seorang pelajar dari SMK Ar Rahmah tewas. Pelajar
tersebut sebelumnya sempat dilarikan ke Rumah Sakit dr Hafiz Karangtengah, dan dirujuk ke RSUD
Cianjur karena nyawanya tak tertolong lagi. “Korban diketahui bernama Cecep Muhjidin (16) pelajar
SMK Ar Rahmah Kelas Mesin II, asal warga Kampung Pasir Gadung RT 01/03 Desa Karangwangi
Kecamatan Ciranjang,” kata Kepala Kantor Instalasi Pemulasaran Jenazah Kedokteran Forensik
RSUD Cianjur H Jajat Multazam.

Jajat menyebutkan, korban alami luka robek di bagian leger ke dalam kurang lebih 4 centimeter dan
panjang 5 centimeter dengan luka tidak rata. Sehingga menyebabkan pembuluh darah putus dan
banyak darah keluar, rencananya malam (hari kemarin,red) atau besok pagi (hari ini,red) akan
dilakukan otopsi.

“Kemungkinan terkena benda tajam botol yang sudah dipecahkan,” ungkapnya.

Begitupun keterangan yang diperoleh dari beberapa teman satu sekolahnya yang menyebutkan,
tawuran berawal dari saling ejek dan kejar-kejaran pelajar antar kedua sekolah tersebut. “Dua orang
pelajar STM Oto berboncengan pakai motor Honda Supra X 125, anak STM Oto menusuk STM
Stekmal hingga nyawanya tak tertolong lagi,” ucap Guru Permesinan SMK Ar Rahmah, Hendar saat
berada di Forensik RSUD Cianjur.

Senada diungkapkan, Wali Kelas II Mesin SMK Ar rahmah Agus Rohman yang membenarkan,
dugaan pelajranya ditusuk saat sedang berada di dalam angkutan Cianjur-Ciranjang. Kemungkin
kondisi laju kendaraan sedang pelan atau berhenti, nah ada kesempatan dua pelajar untuk tawuran.

“Kemungkinan menggunakan botol dan dipecahkan terlebih dahulu. Karena melihat darah terus
mengalir kehabisan darah. Kami tentunya merasa prihatin, dan sedih, padahal di sekolah selalu terus
ada pembinaan, dan pengaraahan kepada semua siswa,” ujar Agus terlihat kesal bercampur sedih.

(radar cianjur/mat/dep) http://jabar.pojoksatu.id/cianjur/2015/11/28/tawuran-pelajar-di-
cianjur-giliran-2sk-vs-oto-satu-tewas-ditusuk-pecahan-botol/

Tawuran Pelajar di Cianjur : NAZI VS Oto, Satu Tewas
Ditusuk
Cianjur Depa

Informasi dihimpun. legislatif maupun aparat Kepolisianya. dan Agi Insan Hakim (17) warga Desa Cinangsi Cikalongkulon harus dirawat untuk dioperasi di Rumah Sakit Dr Hafiz. .com. Begitupun tak ada upaya serius dari Pemkab Cianjur melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur. korban tawuran pelajar terus berjatuhan. POJOKJABAR. Kali ini aksi brutal dilakukan para pelajar SMK Negeri 1 Cilaku (NAZI) yang menyerang sekelompok SMK PGRI III Cianjur (Oto). dan yang satu lagi masih dirawat untuk dilakukan operasi. Gangsar (38) Satpam Rumah Sakit Dr Hafiz membenarkan. Buktinya. Akibat tawuran tersebut. Kecamatan Kangtengah. Jumat (13/11/2015) siang. yang satu meninggal dunia. tepatnya di Jalan Pramuka Cianjur. sekelompok pelajar dari STM Negeri 1 Cilaku tiba-tiba saja menyerang kawanan pelajar STM Otomotif yang sedang nongkrong usai pulang ke sekolah di pertigaan Sidanglaka. Nanda K (17) warga Cibalagung Desa Kademangan meninggal dunia di lokasi kejadian. sekitar pukul 12:00 WIB atau disaat umat muslim sedang menjalankan ibadah sholat Jumat. Desa Sukamulya.TEWAS: Perawat RS Dr Hafiz menutupi jenazah siswa yang tewas tawuran. Kemungkinan akan dilakukan visum lebih lanjut. pada bulan ini. CIANJUR-Sepertinya tak ada hukum yang bisa membuat para pelajar jera ketika membunuh dan dibunuh dalam tawuran pelajar. Padahal masih terngiang di telinga kasus tawuran pelajar yang menewaskan pelajar SMK Ar Rahmah (Stekmal). ada korban pelajar tawuran.

setelah mobil yang dikendarainya diserang sekelompok pelajar salah satu SMK. Akibat peristiwa tersebut. .id/cianjur/2015/10/09/tawuran-antar-smk-di-cianjur-dua-siswa-jadi-korban/ Selain kedua pelajar yang harus mendapatkan perawatan di RSUD Cianjur. Kali ini aksi tersebut terjadi di depan Gedung Gelanggang Muda Jalan Ir H Juanda.com. http://jabar.pojoksatu. dirawat di UGD RSUD Cianjur. sejumlah pelajar lainnya pun mengalami hal yang sama namun tidak begitu parah sehingga tidak harus dirawat di rumah sakit. Kamis (8/10/2015) siang. Hal ini menambah deretan panjang aksi tawuran antar pelajar di Kabupaten Cianjur.Tawuran Antar SMK di Cianjur. karena mengalami luka serius setelah menjadi korban serangan pelajar lain yang diduga dari SMK PGRI 2 Cianjur. dua pelajar SMK Perhotelan PHT harus dilarikan ke RSUD Cianjur. POJOKJABAR. Panembong. Dua Siswa Jadi Korban Cianjur Depa JADI KORBAN: Dua pelajar SMK Perhotelan PHT Cianjur. CIANJUR-Aksi sok jago pelajar lagi-lagi terjadi.

Aris (17). Asep Burhanuddin. aksi saling serang antar pelajar ini sudah kerap terjadi di Cianjur. tepatnya di depan gedung GGM. merintih menahan sakit setelah daun telinga kirinya robek akibat lemparan batu yang berukuran cukup besar. Beberapa di antara pelajar tersebut diketahui ada yang membawa batu. “Di situ sempat ada yang turun dulu.00 WIB. “Batunya besar-besa. botol beling bahkan ada pula yang menggunakan benda tajam. saat itu. “Saya tahunya ketika ditelepon sama temennya bahwa Aris di rumah sakit. dari arah depan.” tutur gadis berkulit coklat itu.Berdasarkan informasi yang dihimpun. salah satu korban yang mengalami luka pada bagian keningnya itu menuturkan. kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 13.” ujar dia. Saat itu. mobil yang ditumpanginya sempat berhenti untuk menurunkan salah satu temannya. itu dari atas sudah pada turun. orang tua korban mengaku kaget saat mengetahui anaknya menjadi korban. Saya duduk di belakang sopir kena lemparan botol beling dari dekat karena jendela kan terbuka. tiba-tiba segerombolan pelajar yang masih berseragam menyerang angkutan umum tersebut. Harusnya kondisi demikian ditanggapi serius baik oleh sekolah maupun kepolisian. Mendapati kejadian yang menimpa anaknya itu. Asep menambahkan. dari arah depan. terlihat sejumlah pelajar yang berjumlah puluhan itu berjalan ke arah mobil dan langsung melempari dengan menggunakan batu dan botol beling.” kata dia menemani anaknya. Gina (17). pas angkot mau maju. Saat memasuki Jalan Ir H Juanda. Jadi pas itu jendelanya dibuka terus pada melempari gitu. para pelajar dari SMK Perhotelan PHT usai pulang sekolah dengan menumpang angkutan umum yang telah disewa bulanan oleh pihak sekolah. Katanya dilempar batu dan sekarang di UGD. Ketika hendak berjalan lagi. ia pun mengaku cukup khawatir dan takut bahwa kajadian serupa menimpa anaknya di kemudian hari. Pelajar lain yang juga turut di dalam mobil tersebut dan mengalami luka serius. . Sembari tergolek di Ruang Tindakan Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Cianjur.

“Saya sudah telepon wakaseknya tapi katanya dia tidak tahu apa-apa karena sedang di luar kota. pihak SMK PGRI 2 yang coba dihubungi berkenaan dengan hal ini pun tidak bisa dihubungi. Kanit Reskrim Polsek Cianjur kota. pihaknya kini tengah menyelidiki penyebab peristiwa tersebut. Rusman Nurjaman. pihak sekolah tengah mencari tahu penyebab aksi serangan tersebut. Saya berharap kepolisian ikut mengamankan dan mengusut ini. mengatakan.” kata dia. mengatakan. Kami terus tindaklanjuti ini karena siswa kami yang menjadi korban. Selain itu. Kalau perlu ikut dikawal terus. Polisi Gelar Rekontruksi Tawuran Pelajar di Cianjur Cianjur Depa . Nanti kita lihat perkembangannya. Tapi dari tadi saya telepon juga tidak bisa. pihaknya juga sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi korban dan warga sekitar TKP.” singkat Aah. salah satu guru SMK Perhotel PHT Cianjur.“Kami merasa tidak aman melihat anak bersekolah kok seperti ini terus. Sementara itu. (radar cianjur/ruh/dep) Tewaskan Satu Siswa SMKN 1 Cipanas. AKP Aah Hermawan. termasuk dengan meminta konfirmasi dari sekolah asal pelajar yang menyerang para siswanya itu. “Masih kami selidiki dulu. Kalau memang perlu bubaran sekolahnya. Katanya disuruh telepon ke kesiswaannya.” kecam dia.

Rekonstruksi sendiri dilakukan hanya di satu titik areal Cimacan Valey dengan 19 adegan. pelaku tetap tiga orang yakni berinisial M (19). “Hasil penyelidikan dan rekonstruksi ini. rekonstruksi ulang ini dilakukan hanya satu titik dan berlangsung lancar. Dari tangan pelajar yang merupakan pelajar SMA PGRI Cipanas ini.” tambahnya. Kapolsek Pacet. tindakan pelaku murni karena kenalakan anak remaja sehingga terjadi tindak kriminal. Untuk para pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kami akan menjerat mereka dengan pasal 351 dan 170 KUHPidana. . CIANJUR – Polsek Pacet menggelar rekonstruksi peristiwa tawuran yang menewaskan seorang pelajar SMKN 1 Cipanas yakni Sopyan (17). “Rekonstruksi ulang ini ada 19 adegan dan terlihat pelaku nekat melakukan tindak kekerasan terhadap korban karena merasa kesal kepada korban. Kompol Pardianto menuturkan. polisi juga berhasil mengamankan barang bukti (BB). Menurutnya.” tuturnya.Rekontruksi tawuran pelajar di Cianjur POJOKJABAR. N (18) dan B (17). Ketiga terbukti melakukan tindakan melanggar hukum. “Kita berhasil juga mengamankan sajam (senjata tajam) yang dipakai pelaku untuk melukai korban hingga meninggal dunia.com.” tegasnya. Saat ini pelaku sudah diamankan dan mendekam di Polsek Pacet. yang dipakai melukai korban hingga meninggal dunia.

tentunya sangat mencoreng nama baik sekolah masing-masing dan semua pihak. (radar cianjur/fhn) http://jabar. Secara tidak langsung. Apa yang diperebutkan sehingga satu per satu pelajar dari SMK/STM tewas berjatuhan akibat tawuran antarpelajar. khususnya menelisik keberadaan perilaku tak wajar dan tak pantas yang dilakukan sekelompok pelajar SMK/STM sehingga mencederai dan mengotori dunia pendidikan di Cianjur.id/cianjur/2016/04/04/tewaskan-satu-siswa-smkn-1-cipanas-polisi-gelar- rekontruksi-tawuran-pelajar-di-cianjur/ Tawuran Pelajar Cianjur Coreng Dunia Pendidikan By: RedaksiOn: 01/12/2015 Prev Next        Cianjur. dampaknya begitu meluas. Hanya tinggal menunggu bom waktu. mungkin bila terus dibiarkan akan semakin menjadi-jadi dan tambah brutal. Jangan sampai Kota Cianjur yang berjuluk Kota Santri ini berubah menjadi “Kota Tawuran” akibat segelintir atau sekelompok oknum pelajar tak .pojoksatu. pwrionline-Sungguh memprihatinkan dan miris bila melihat dunia pendidikan sekarang di Kabupaten Cianjur.

Ini butuh kerja sama semua pihak. Raya Sukabumi. Seakan-akan tidak jera dan kapok mereka. sayangnya. Masyarakat Cianjur kini seakan sudah muak dan geram dengan tingkah polah pelajar tak bertanggung jawab. Senin (30/11). Tindakan tidak bermoral dan tidak mencerminkan perilaku dan sikap seorang pelajar. khususnya bagi SMK/STM. berbagai pihak. Uri menambahkan. semua tak ada hasil dan sia-sia. serta Dinas terkait lainnya telah melakukan pembinaan serta Pelatihan Perilaku dan Karakter. Pramuka. Ya. “Kami sangat menyayangkan sikap dan perilaku yang dilakukan oleh oknum pelajar SMK/STM saat ini.”tegasnya. Beda dengan pelajar dulu. balas dendam atau ada sesuatu yang diinginkan dalam jati diri mereka untuk tampil eksis jadi jagoan. meski senakal apa pun. Dasep Saparudin (40). Namun. Pemkab Cianjur.”katanya. sering juga di keramaian. Jalan. Jadi malas memasukkan putera-puteri bersekolah ke SMK/STM. Harus bagaimana lagi. orangtua siswa puteranya Sekolah di STM Oto. tewas satu pelajar lagi. Kini masyarakat Cianjur enggan dan malas untuk menyekolahkan putera-puterinya ke SMK/STM mana saja di Cianjur. Lingkar Timur (JLT). “Titik rawan tawuran pelajar adalah Jalan. TNI. Raya Bandung.bertanggung jawab. atau hanya ingin eksis saja? Abah Uri (50). dan SMK/STM paling santer terdengar saat ini. Berdasarkan pemantauan dan investigasi pwrionline di lapangan. aksi brutal dan anarkis tawuran pelajar selalu saja tak bisa dihentikan. kejam. hingga tewas satu per satu. Kang. Selalu terngiang kabar berita burung. tawuran pelajar kembali menewaskan pelajar SMK PGRI III (STM Oto) dan SMK Ar-Rahmah (STM 2SK/Stekmal).”katanya. kita selalu tunduk dan patuh kepada gurunya. Apakah pihak sekolah dan Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur yang lalai? Pasalnya. Bentrok pelajar SMK/STM sudah meresahkan dan mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Cianjur. SMK PGRI III (STM Oto). SMK Negeri I (STM Nazi) Cilaku. Khawatir dan takut menjadi korban tawuran dan kekejaman oknum pelajar tak bermoral. Melihat aksi tawuran sering terjadi dan terus berulang. Ya. Seakan mereka tak jera dan tak punya rasa takut. Disdik Cianjur. Seorang alumni STM Stekmal. Tetap saja korban tawuran antar pelajar SMK di Cianjur terus menelan korban. Kepolisian.” kata YN (48). Dasep merasa heran dengan sikap pelajar sekarang ini. mungkin bukanlah hal yang mudah mengurai aksi anarkis yang dilakukan sekelompok pelajar SMK/STM di Cianjur saat ini. bahkan DPRD turun tangan memberikan komentar atau tanggapan mencari jalan solusi terbaik. Tapi. Perlu kerja sama berbagai pihak. sensasi. Jadi ini salah siapa? Apa yang mereka perebutkan kekuasaan. Kalau tidak jera dan terus terjadi lagi. tutup saja sekolahnya!” timpal Dasep miris. ini malahan jadi jagoan. Mereka membawa senjata tajam dan tidak takut sama guru. Tawuran oknum-oknum pelajar dari SMK Ar- Rahmah (STM Stekmal). Kini terulang kembali. “Saya juga heran dan tak masuk di akal. mengungkapkan. Eh. sehingga terus saja satu per satu pelajar SMK/STM tewas. “Perilaku anarkis. Nah. dan brutal yang dilakukan oleh sekelompok pelajar tak bertanggung jawab itu mencoreng nama baik sekolah dan dunia pendidikan di Cianjur. Seharusnya tugas seorang pelajar itu membaca dan belajar. baik masing-masing SMK/STM. jangan sampai terus menjamur. Utamanya tempat yang sepi dan jauh dari keramaian warga. dan marak. seorang warga Kecamatan Karang Tengah. ketenaran. Jalan. Sebenarnya. mengatakan. dan beberapa titik pertigaan di Cianjur Timur lainnya. Belum juga satu bulan dari saat ini. Entah apa yang diperebutkan oleh oknum pelajar. misalnya di Jalan. nyawanya melayang sia-sia. itu .

kelakuan dan sikapnya itu bukanlah suatu cerminan layaknya seorang pelajar. bertentangan dengan Surat keputusan (SK) Kementerian Pertanian nomor 406/KPTS/ORG/6/80. sangat berbahaya bagi kesehatan warga sekitar.”Kami dengan tegas menolak rencana pembangunan peternakan. jika peternakan jadi dibangun banyak dampak pencemaran sudah dapat diprediksi seperti pencemaran udara.com/masyarakat-tolak-peternakan-ayam. Warga masyarakat memperkirakan. Akibatnya.“Isi SK tersebut diantaranya tidak bertentangan dengan kepentingan umum.akibat perilaku segelintir oknum pelajar yang berjiwa premanisme ingin jadi jagoan dan tampil eksis. Jawa Barat. rencana pembangunan kandang ternak ayam tersebut. Cianjur. jika peternakan ayam jadi dibangun. Dikemukakan. menolak rencana pembangunan peternakan ayam yang akan dibangun oleh sebuah perusahaan. (m) http://sku-aspirasirakyat. Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cianjur . air.html Usai UN Pelajar Corat-Coret dan Konvoi Bakal Lulus atau Tidak? Ini Kata Disdik Cianjur Cianjur Depa . jika tercium oleh manusia.” kata Hendrawan (30) salah seorang warga masyarakat setempat. dapat menimbulkan bau yang menyengat. rencana lokasi peternakan ayam berada dekat pemukiman penduduk. Kamis (21/4) lalu. Masyarakat khawatir akan mengakibatkan polusi udara dan pencemaran lingkungan akibat limbah peternakan tersebut. jarak dari pemukiman harus 1000 meter. Limbah atau kotoran ayam dapat menimbulkan bau tak sedap yang menyengat hasil pelepasan gas amonia dari limbah ternak tersebut. Menurut warga masyarakat setempat. serta tidak mencemari wilayah sekitar. sehingga akan mengganggu kesehatan dan menyebabkan berbagai macam penyakit bagi warga terutama anak-anak. Desa Mekarjaya. Padahal.com/daerah/tawuran-pelajar-cianjur-coreng-dunia-pendidikan/ Masyarakat Tolak Peternakan Ayam in Cianjur 0 Cianjur-Masyarakat Kampung Panagan.” ungkapnya. (Mamat Mulyadi/Cianjur) http://pwrionline. Kecamatan Sukaluyu. bahkan hingga pencemaran tanah. Yana Sopyan menilai.

Maka dari itu.” ungkapnya. Padahal menurutnya.com. sebaiknya pihak sekolah melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak kepolisian. hasil UN belum diumumkan. “Disdik hanya memiliki peran untuk menghimbau saja. apabila pihak sekolah sudah kewalahan hingga tidak dapat memberikan sikap yang tegas kepada siswa. Kamis (7/4/2016) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur. AKP Erik Bangun Prakarsa memberikan arahan dan bimbingan kepada 25 siswa SMK yang menggelar konvoi pasca UN. FOTO: HERLAN HERYADIE/ RADAR CIANJUR POJOKJABAR. namun para pelajar sudah melakukan aksi konvoi serta aksi coret. persoalan ini kami percayakan sepenuhnya kepada pihak sekolah. CIANJUR – Ujian Nasional (UN) barusaja berakhir. . Karena itu. kami menghimbau pihak sekolah agar lebih ketat mengawasi siswanya. 25 pelajar SMK PGRI 3 Cianjur harus diamankan jajaran Polres Cianjur lantaran kedapatan tengah menggelar konvoi.coret seragam sekolah.DIJEMUR: Kasat Lantas Polres Cianjur. Jumati menambahkan. Jumati menyayangkan aksi nekad para pelajar tersebut.” pungkasnya. “Sikap semacam itu tidak mencerminkan seorang pelajar yang baik. sedangkan yang memberikan sanksi dan hukuman adalah pihak sekolah.

melainkan juga harus dilakukan orang tua. pihaknya menilai pengawasan tak bisa hanya dilakukan oleh pihak sekolah saja.Masih kata Jumati. yang berhak menentukan adalah pihak sekolah dan komite sekolah. (radar cianjur/lan/yaz/riz) Home » Jabar » Pakuan » Cianjur » Cianjur Dicoret Dari Daftar DTW. Pasalnya. “Untuk siswa yang sering ikut tawuran ataupun terlibat dalam aksi aneh lainnya.” tutupnya. itu semua tergantung dari hasil rapat antara Disdik. Saat ditanya mengenai sanksi. Disdik. daripada pengawasan yang dilakukan oleh pihak sekolah. Ini Tanggapan Warga Cipanas in Cianjur 0 CIPANAS – Pemkab Cianjur dicoret dari daftar daerah tujuan wisata oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif lantaran dianggap tidak mampu mengembangkan potensi wisata yang ada. pihak sekolah dan komite sekolah. Ini Tanggapan Warga Cipanas jalan-menuju-kawasan-wisata-taman-bunga-rusak dikeluhkan wisatawan Cianjur Dicoret Dari Daftar DTW. serta pihak komite sekolah. Apakah lulus atau tidak. akan ada pertimbangan nantinya.” terangnya. peranan orang tua sangatlah penting dalam mengawasi setiap gerak gerik yang dilakukan oleh anaknya. . Jumati mengaku hal tersebut harus berdasarkan beberapa pertimbangan pihak sekolah. Menanggapi persoalan ini. “Orang tua dapat mengawasi anaknya lebih lama dirumah.

mengatakan pagelaran budaya dan pasar kerajinan yang diselenggarakan di lokasi terminal itu. Pemkab Cianjur tidak serius untuk mengembangkan potensi wisata itu. Solihin menilai dicoretnya Cianjur dari daftar tujuan wisata akan merugikan masyarakat Cianjur khusunya masyarakat Kecamatan Ciapanas. (wa) Home » Berita » Masyarakat Tolak Kepulangan Keluarga Eks Gafatar . warga Cipanas menganggap keterlibatan Pemkab Cianjur dalam mengembangkan potensi wisata sudah tidak bisa diharapkan lagi. kami harap menjadi nilai jual potensi wisata Cianjur. Namun. Kami sebagai warga Ciapanas yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Cianjur Utara (Gema Cita) menggelar pesta pasar dan pagelaran budaya untuk menarik minat wisatawan pada Sabtu-Minggu ini” ujarnya. Para pelaku UMKM pun bisa menunjukan produknya yang unik dan bernilai jual tinggi di stand yang ada. Jika sarana dan prasarana mereka untuk menunjukan kreasinya ditempat wisata.” ujar Solihin yang juga selaku Ketua Badan Perwakilan Desa (BPBD) Desa Cipanas ini. kata Solihin. “ Seniman Cianjur bukanya tidak berdaya tapi tidak diberdayakan oleh pemerintah daerahnya sendiiri. Dicoretnya Cianjur dari daerah tujuan wisata ini. Saat ini. adalah bentuk perhatian warga Cipanas terkait dicorenya Kabupaten Cianjur dari daerah tujuan wisata. Dengan begitu potensi wisata Cianjur dapat kembali terangkat. Jajat Sudrajat. salah seorang warga Desa CipaNas Kecamatan Ciapanas. “ Padahal Cianjur ini memliki potens wisata yang cukup tinggi.” ujarnya. “ Dalam pesta pasar dan helaran budaya ini kami merangkul para pelaku industry kreatif dan seniman yang berada di Cianjur Utara untuk menampilkan kreatifitasnya di panggung yang kami sediakan. pasti akan menarik wisatawan untuk datang” ujarnya. Solihin. menurut Solihin akan berdampak pada ditundanya pembangunan jalur Puncak II yang menjadi jalur alternatif untuk menuju Puncak-Cipanas dari Jakarta maupun sebaliknya.Ini tanggapan warga. merasa Pemkab Cianjur selama ini tidak memfasilitasi seniman dan budayawan.” ujanya. “ Dengan memunculkan pelaku UMKM dan seniman untuk mengapresiasikan kebudayaan dan produk khas Cianjur. baik dari sisi fasilitas maupun dari sisi infrasetruktur. “ Kami tidak bisa berpangku tangan begitu saja. Kepala Unit Pengelola Terminal (UPT) Cipanas. juga para pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan kreasinya dan keahlianya untuk dijadikan penarik para wisatawan.

“Kita tunggu dulu kepastiannya . Desa Munjul.Kepulangan keluarga eks Gafatar dari Kalimantan ke kampung asalnya di Kampung Munjul RT 03/01. Rencana kepulangan eks anggota Gafatr itu. keluarga eks anggota Gafatar itu ngontrak rumah pada bulan Agustus 2015 lalu. Mantan anggota Gafatar secara bergantian dituntun mengucapkan kalimat syahadat. untuk shalat berjamaah di masjid pun tidak pernah. Mengenai adanya penolakan dari warga masyarakat. mengakui. sudah diketahui oleh warga masyarakat. sehingga mereka menolak kedatangan keluarga tersebut. membenarkan. ada warganya yang menjadi eks anggota Gafatar turut dipulangkan dari Kalimantan. Sumitra. Kecamatan Cilaku. Rabu (27/1) (poto-mediacenter) Masyarakat Tolak Kepulangan Keluarga Eks Gafatar in Berita. Jawa Barat. namun tidak tahu persis. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur. Menurutnya. Selain itu warga juga tidak pernah tahu pekerjaan Kertohadi Suwiryo sebenarnya. Berdasarkan data yang ada di ke-RT-an 03/RW01 Kampung Munjul. sekitar dua bulan kurang. keluarga tersebut sebelumnya jarang bergaul dengan warga sekitar. keluarga Kertohadi.” ungkap Iwan. Ia tinggal bersama istri dan keempat anak-anaknya dengan mengontrak sebuah rumah. tercatat pernah berdomisili di wilayahnya. Tapi tidak lama. mendapat penolakan dari sebagian warga masyarakat setempat. Beberapa orang warga masyarakat setempat yang dibenarkan oleh Ketua RT 03/01 Kampung Munjul. Iwan. apakah mereka itu akan dipulangkan ke Munjul atau tidak. ada eks Gafatar dari Kalimantan untuk dipulangkan ke Cianjur. Bahkan. ketika dihubungi di Cianjur. pihaknya akan mengkoordinasikannya dengan seluruh pihak terkait. Cianjur 0 Cianjur. Mereka keluarga Kertohadi Suwiryo. ”Saya pernah didatangi aparat baik dari kepolisian maupun TNI dan lembaga terkait. Dikemukakan. Senin (1/2). Kabupaten Cianjur.

seperti dinas BPPTPM. FMPC belum lama ini melakukan unjuk rasa.” kata Yusuf (56 Th) warga masyarakat Cibiuk. apakah mau dipulangkan ke Cianjur atau Sragen.” ungkapnya. “Kita sudah melayangkan surat pernyataan tidak setuju keberbagai instansi pemerintahan. bahwa Kawasan Industri yakni di wilayah Kecamatan Sukaluyu. Masyarakat Tolak Pabrik Alas Kaki in Berita. Saya menduga ada mafia di dalam kekuasaan Pemkab Cianjur yang memaksakan kehendak untuk mengeruk keuntungan secara pribadi dengan mengobankan peraturan dan alih fungsi lahan. digunakan untuk pembangunan pabrik industri.” ucapnya. karena tidak mau lahan pertanian habis. Warga masyarakat meminta Pemkab Cianjur konsekuen. tapi kini menjadi kota industri yang bisa menyengsarakan para petani. Semula memang Kecamatan Ciranjang dan Sukaluyu ditetapkan menjadi kawasan industry. Jawa Barat. Sebab lahan seluas 80 hektare yang akan digunakan pabrik tersebut. Selain itu. karena rencana umum tata ruang telah ditetapkan. merupakan lahan sawah beririgasi teknis dan akan berdamak terhadap penurunan produksi padi. menolak rencana pembangunan pabrik alas kaki PT. Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur. Head Lines 0 Cianjur-Masyarakat Desa Cibiuk. dan Kecamatan Mande.(m Home » Berita » Pemkab Cianjur Harus Konsekuen. . Padahal Cianjur terkenal dengan berasnya. menyatakan masyarakat menolak berdirinya pabrik sepatu dilokasi pertanian yang menjadi sumber penghidupan petani. BAPPEDA. Dinas Pertanian dan DPRD Kabupaten Cianjur. Namun telah dialihkan oleh Tim Khusus Pemkab Cianjur menjadi di wilayah Kecamatan Sukaluyu. baru kita ngambil langkah.dari provinsi. Cianjur. Ketua Forum Masyarakat Peduli Cianjur (FMPC) Farid. “Pemkab Cianjur seharusnya konsukuen jangan begitu mudah menerbitkan berbagai perizinan pendirian pabrik alas kaki tersebut. PYI di atas lahan sawah produktif diwilayahnya. Masyarakat Tolak Pabrik Alas Kaki Pemkab Cianjur Harus Konsekuen. dan Mande.

03:30 JAWA BARAT Korban Tawuran/IRA VERA TIKA/PR KELUARGA Sopian (18) sedang menunggu di depan Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur. (M) Pelajar Tewas Ditikam Oleh: Ira Vera Tika 31 Maret. . Ber- dasarkan pengamatan dan pertimbangan yang dilakukan oleh tim. 2016 . Deden Deni Budiman. telah merubah kawasan industri yang semula di wilayah Kecamatan Sukaluyu dan Ciranjang menjadi di wilayah Kecamatan Sukaluyu dan Mande. Tata Ruang dan Bangunan pada Bappeda Kabupaten Cianjur. Sopian (18) tewas akibat ditikam oleh segerombolan orang yang diduga pelajar dari SMK PGRI Cipanas. Jembatan. 30 Maret 2016. tujuan utamanya untuk menyelamatkan lahan pertanian di Kecataman Ciranjang.* CIANJUR. berdasarkan tim ahli dari Distarkim. Rabu. Kepala Sub Bidang Perencanaan Infrastruktur Jalan. Tim Khusus Pemkab Cianjur.Sebagaimana pernah diberitakan sebelumnya..Pelajar kelas 3 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jolok. pe- mindahan kawasan industri ini. (PR). Tim tersebut terdiri dari Bidang Perencanaan Infrastruktur Bappeda serta Bidang Tata Ruang dari Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kabupaten Cianjur. mengatakan. kawasan indsutri harus dipindahkan agar lahan produktif di Ciranjang tidak terganggu.

korban yang merupakan warga Kampung Loji. Sebelum dibawa ke RSUD Cianjur. Dadang Subarna (37) saat ditemui di Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur. Rabu. “Satu luka tembus ke paru-paru korban kemungkinan akibat tusukan pisau. yakni di bagian pundak sepanjang 2x1 sentimeter dan di bagian punggung sepanjang 3x1 sentimeter. Sementara itu.00. saat ini Kepolisian Sektor Pacet telah memeriksa 9 orang saksi terkait tewasnya Sopian. Tewasnya Sopian belum bisa dipastikan akibat tawuran. gerombolan tersebut membawa senjata tajam mulai dari golok. tidak tahu siapa saja nama pelakunya. dari pengakuan teman korban yang selamat. Menurut dia. polisi belum bisa menemukan barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menyerang Sopian yang terjadi di kawasan Cimacan Valley.” ucap dia. Saat itu.” ucapnya. dari keterangan saksi yang diperiksa mengaku mengenal pelaku yang melakukan penyerangan. dia menduga bahwa kejadian mengarah pada tawuran antar pelajar.” ucapnya saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur.” tuturnya. Asep Guntur Rahayu mengatakan perlu penelusuran lebih lanjut. Akan tetapi. Kabupaten Cianjur usai pulang sekolah. “itu belum . Namun masih kami terus selidiki. Kepala Kepolisian Resor Cianjur. saat diperiksa pihaknya menemukan dua luka dengan kedalaman sekitar 10 sentimeter di punggung korban. satu luka dalam tubuh korban sempat dijahit dan akan dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk penanganan lebih lanjut. “Rombongan keponakan saya akhirnya berpencar melarikan diri. Selain itu. Jajat Multazam mengatakan. Kapolsek Pacet. Pardiyanto mengatakan. Selanjutnya dibawa ke RSUD Cianjur guna diautopsi. Lanjut dia. saat itu keponakannya sedang berkumpul dan tiba-tiba segerombolan orang datang dan terlibat percekcokan dengan kelompok keponakannya. 30 Maret 2016. Hal itu yang menyebabkan korban meninggal dunia. hingga samurai. Kepala IPJ RSUD Cianjur. Namun. sekitar pukul 15. Saat itu. Akan tetapi. nahas Sopian kena tikam di bagian punggungnya. Kecamatan Cipanas itu sempat dilarikan ke RSU Cimacan untuk mendapat penanganan medis.Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa. 29 Maret 2016. Saat ini. clurit. kata Dadang. Hal tersebut disampaikan paman korban. karena dengan menusuk dari bagian belakang dan mengenai paru-paru.00. nyawa Sopian tak tertolong dan akhirnya meninggal sekitar pukul 20. meskipun korban tewas akibat serangan gerombolan orang yang diduga adalah pelajar. lanjut dia. “Kemungkinan memang tawuran pelajar dengan pelajar. Melihat kejadian tersebut. dari hasil pemeriksaan ditemukan dua luka bekas tusukan. Desa Batulawang. “Mereka tahu bahwa yang menyerang itu adalah pelajar dari salah satu sekolah di Cipanas. Sopian sedang berkumpul bersama sekitar 15 orang temannya di sekitar Perumahan Bukit Cimacan. Berdasarkan informasi dari teman-teman korban. polisi masih menyelidiki senjata apa saja yang digunakan oleh pelaku dan berasal darimana barang tersebut.

belum ada indikasi ke arah sana (tawuran). Pihak keluarga pun semakin yakin saat menyaksikan langsung di kamar mayat rumah sakit. . Tini Suprayogi (45). Keduanya tercatat sebagai warga Gang Harapan. Hingga saat ini.** Identitas Korban Pembunuhan di Villa Cipanas Terungkap By Liputan6 on 01 Jan 2013 at 05:18 WIB 17Shares /  Facebook  Twitter  Google+  Email  Copy Link Identitas korban pembunuhan secara sadis di Villa Rose Wood. Namun. Beberapa barang hilang seperti uang tunai. tentu tawuran meskipun melibatkan para pelajar di dalamnya. antisipasi tawuran di wilayah Cianjur Utara harus dilakukan. Kelurahan Sayang. kedua pasangan tersebut dibunuh kawanan perampok yang dikenal korbannya. Sabtu 29 Desember lalu akhirnya terungkap. dari dugaan sementara. Saat ini upaya yang dilakukan harus melalui proses autopsi terlebih dahulu untuk memastikan penyebab kematian. Cianjur. Pacet.” kata dia. Kemudian dilakukan penelusuran saksi-saksi di lapangan oleh polsek setempat. Kecamatan Cianjur Kota. Dari kejadian ini. Identitas itu terkuak setelah keluarganya melihat tayangan televisi dan membaca koran. Korban bernama Dadang Irawan (47) dan istrinya. Pasangan suami istri ini sehari-harinya bekerja sebagai pengusaha konveksi. Cipanas. yang terbilang sukses dan memunyai dua orang anak. polisi masih mencari tahu motif di balik pembunuhan pasangan suami istriini. laptop.

telepon genggam.. warga Jalan Aria Cikondang Gang Harapan.(Mut) http://news. Dalam reka ulang tersebut pelaku M.Teka-teki siapa pelaku pembunuhan sadis yang menewaskan pasangan suami istri (pasutri) pengusaha konveksi bernama Dadang Irawan dan Tini Suprayogi. pelaku M.com/read/478027/identitas-korban-pembunuhan-di-villa-cipanas- terungkap Pelaku Pembunuhan Sadis Pengusaha Konveksi di Villa Rose Wood Cipanas Ternyata Orang Dekat Korban Report By : Kabar Cianjur on Sabtu. sehingga pihak kepolisian sempat mengalami kesulitan dalam mengungkapnya. Ternyata pelakunya adalah orang dekat korban yang selama ini dipercaya membantu urusanya. Kelurahan Sayang Cianjur terungkap sudah.00 CIANJUR. Abdullah bin Nuh. Pelaku menyiapkan tiga kelapa muda yang .32. Ada beberapa tempat yang terungkap disinggahi pelaku sebelum dan sesudah melakukan aksi kejinya yakni di jalan KH.liputan6. 02 Februari 2013 | 06. Dalam melakukan aksinya pelaku terbilang cukup rapi. Ernas membeli tiga buah kelapa muda disalah satu pedagang kelapa di bilangan jalan KH. dan juga sebuah mobil. Semua itu berawal saat pelaku M. Tanpa bisa dihindari lokasi rekonstruksi pembunuhan tersebut menjadi pusat perhatian pengguna jalan hingga mengakibatkan kemacetan beberapa saat. Untuk menghilangkan jejaknya pelaku bahkan sempat singgah di Pos Polisi 55 Cipanas. Abdullah bin Nuh dan Jalan Raya Cipanas. Ernas bersama korban Dadang Irawan dan istrinya masuk keruangan tamu di villa yang disewa korban. yang masih keponakan korban melakukan aksi pembunuhan terhadap pasutri pengusaha konveksi itu sendirian. Hasil dari rekontruksi yang dilakukan jajaran Polres Cianjur. (KC). Ernas.

. Namun pribahasa sepandai-pandai tupai melumpat akhirnya jatuh juga. "Pelaku terancam hukuman minimal 20 tahun dan maksimal hukuman mati. atas perbuatan pelaku yang menghabisi pasutri dengan sadis dan berencana itu. pelaku akan dijerat dengan KUH Pidana pasal 340. Setelah berhasil menghabisi kedua korban. pelaku kemudian menghampiri istri korban di kamar berbeda. Sampai kami mendapat kabar ada pasangan suami istri korban pembunuhan." tegasnya (KC- 02)**. sepertinya tepat diarahkan kepada pelaku.Identitas dua mayat pria dan wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di sebauh vila di kawasan Puncak. Pelakunya ternyata orang dekat korban yang masih keponakan sendiri. Kedua korban adalah pasangan suami isteri yang sehari-hari dikenal sebagai pengusaha konveksi.com/2013/02/pelaku-pembunuhan-sadis-pengusaha. kami tidak tahu persis kemana keduanya pergi. Setelah berhasil menghabisi korban Dadang. Jabar.kabarcianjur. Kapolres Cianjur AKBP Agustri Heryanto mengungkapkan. http://www. Melihat itu pelaku langsung membekap korban dan menyayat leher korban berkali-kali. terungkapnya identitas pasangan suami isteri itu diketahui setelah pihak keluarganya mengaku kehilangan kontak dengan korban. warga Jalan Aria Cikondang Gang Harapan. akhirnya terungkap. Selasa. pelaku menjalankan aksinya menghantam kepala korban bagian belakang dengan menggunakan asbak kristal saat korban sedang duduk diatas sajadah. Hanya saja saat korban tengah berada didalam kamar untuk shalat.dibawanya di meja minibar untuk keperluan ritual penggandaan uang. 1 Januari 2013 20:18 WIB | 3.683 Views Korban meninggalkan rumah sejak Jumat (28/12). Berkat kegigihan pihak aparat kepolisian.html Identitas mayat pria dan wanita terungkap di Cianjur Selasa. bernama Dadang Irawan dan Tini Suprayogi. akhirnya pelaku pembunuhan terhadap pasutri pengusaha konveksi itu terungkap juga. pelaku langsung kabur membawa mobil korban dan uang senilai Rp 130 juta serta identitas korban. Saat itu korban Tini Suprayogi tengah tidur diatas sajadah. Kelurahan Sayang Cianjur. Cianjur. Informasi dihimpun." Cianjur (ANTARA News) .

muncul berita di sejumlah media massa mengabarkan adanya korban pembunuhan di sebuah vila di Cipanas yang mengarah pada identitas korban.antaranews. M (18). belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait terungkapnya identitas korban pembunuhan itu. Ketiga pelaku merupakan siswa salah satu SMA di Kecamatan Cipanas. Ketiganya ditangkap di daerah Cipanas dalam waktu yang berbeda. pihak keluarga mendatangi Kamar Mayat RSUD Cianjur. kami tidak tahu persis kemana keduanya pergi. Untuk memastikannya. masih melakukan penyelidikan terhadap kasus yang menewaskan pasangan suami istri pengusaha konveksi tersebut. mengatakan. aparat berwajib. . dan B (17)." kata Awang (30) salah seorang kerabat korban. Seperti diberitakan sebelumnya.com/berita/351086/identitas-mayat-pria-dan-wanita-terungkap-di-cianjur Tiga Pembunuh Sopian Ditangkap Posted by: cianjurekspres online 1 April 2016 in Berita Utama. Selasa. penjaga mendapati keduanya bersimbah darah dan telah menjadi mayat. Sementara itu. pertamakali diketahui penjaga vila yang hendak menanyakan perpanjang sewa. dua sosok mayat tidak dikenal berjenis kelamin lelaki dan perempuan ditemukan tewas di sebuah vila di Kampung Padarincang. Kecamatan Cipanas (29/12). Hingga saat ini. ketiganya berinisial N (19). Keduanya diduga merupakan korban pembunuhan karena saat ditemukan. (KR-FKR/Y003) Editor: Ruslan Burhani http://www. Kapolsek Pacet. Kompol Pardiyanto. "Korban meninggalkan rumah sejak Jumat (28/12). hingga saat ini.sejak hari Jumat (28/12). Hal tersebut. Cianjur Leave a comment CIANJUR – Jajaran Polsek Pacet berhasil menangkap tiga pelaku pembunuhan Sopian (17). Selasa (29/3) lalu. Sampai kami mendapat kabar ada pasangan suami istri korban pembunuhan. Namun ketika sampai di dalam vila. Hingga akhirnya. Desa Palasari. siswa kelas XII SMKN 1 Cipanas yang ditusuk dalam peristiwa tawuran. keduanya dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan luka mengenaskan disekujur tubuhnya.

“Pelaku sudah ditangkap di Cipanas. mengatakan. kemarin (31/3). Terpisah dari narapidana dewasa. almarhum Sopian sudah dimakamkan setelah diotopsi Rabu (30/3) lalu. Sementara itu. “Lebih ditingkatkan. mengatakan.” tuturnya. Ketiganya ditangkap berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah siswa beberapa waktu lalu. apakah motifnya murni dendam antara pribadi atau memang kedua sekolah ini memiliki latar belakang perselisihan sehingga ketika melihat korban. dua orang pelaku N dan M kemarin (Rabu. pelaku langsung menusukan senjata tajam ke tubuh korban. atas tindakannya.” tandasnya.” tandasnya.(eza/bay) . ketiganya sudah diamankan di Mapolsek Pacet untuk menjalani pemeriksaan.” ujarnya. salah satu komite SMKN 1 Cipanas. Iyus menambahkan. Iyus Rusamsi. red) berinisial B. Meski begitu. saat ada kumpul-kumpul kami bubarkan untuk antisipasi.” paparnya kepada Cianjur Ekspres. Pardiyanto menambahkan. AKBP Asep Guntur Rahayu.” kata dia. polisi masih menyelidiki motif pelaku sehingga tega menghabisi nyawa siswa SMKN 1 Cipanas yang tiga hari lagi akan menghadapi Ujian Nasional. Kapolres Cianjur. “Almarhum Sopian itu korban. red) dan satu lagi sekarang (kemarin. Ketiganya pelajar kelas XI dan XII. kemarin sudah semua diperiksa dan hasil pemeriksaan mengerucut ke tiga nama tersebut. “Pelaku kita amankan berikut senjata tajam dan masih dalam proses pemeriksaan. “Itu berlaku jika pelaku sudah di atas 17 tahun. pihaknya juga meningkatkan pengawasan terhadap siswa untuk mengantisipasi kejadian serupa. pelaku terancam dipenjara selama lima tahun atas penganiayaan yang mengakibatkan korban jiwa. Sudah semuanya ditangkap. Di lain pihak. Menurut dia. “Kami masih sediliki. baik disengaja ataupun tidak. di sini pun hukum harus berjalan kami akan melayangkan surat ke polsek agar ditindak hukum jangan sampai berhenti. sementara jika di bawah umur ada pertimbangan lainnya. Jika dihukum pun akan dikhususkan. pihaknya akan melayangkan surat ke Polsek Pacet agar proses hukum tetap berjalan.