Anda di halaman 1dari 25

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sering kali kita bingung memilih buku referensi untuk kita baca dan
pahami.Terkadang kita memilih satu buku,namun kurang memuaskan hati
kita.Misalnya dari segi analisis bahasa , pembahasan tentang kepemimpinan.
Oleh karena itu, penulis membuat Critical Book Report (CBR) ini untuk
mempermudah pembaca dalam memilih buku referensi,terkhusus pada pokok
bahasan tentang pendidikan kewirausahaan.

1.2 Tujuan Penulisan CBR

1. Untuk memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan.


2. Untuk mengulas isi sebuah buku yang dikritikalisasi.
3. Mencari dan mengetahui informasi yang ada dalam buku tersebut.
4. Melatih diri untuk berfikir kritis dalam mencari informasi yang di berikan
oleh setiap bab dari sebuah buku.
5. Untuk memperdalam pengetahuan mengenai pendidikan kewirausahaan.

1.3 Manfaat Penulisan CBR

1. Agar pembaca tanggap terhadap hal-hal penting yang ada didalam bab ini
2. Untuk memahami tentang pendidikan kewirausahaan mulai dari materi
hingga pengaplikasisannya
3. Melatih Kemampuan penulis dalam mengkritisi suatu buku.

1
BAB II

RINGKASAN ISI BUKU

2.1 Identitas Buku

Judul Buku : PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN


Penulis : Dr. Usiono, MA
Editor : Firmansyah, MA
Penata Letak : Muhammad Yunus Nasution
Perancang Sampul : Aulia Grafika
Penerbit : PERDANA PUBLISHING
ISBN : 978-602-6970-67-1
Tahun Terbit : 2017
Tebal :206 halaman
Kota :Medan
Bahasa : Indonesia

2.2 Ringkasan Isi Buku

BAB 1 :PENDAHULUAN

Ada empat keuntungan yang akan diperoleh dari wirausaha: 1) harga diri,
2) penghasilan, 3) ide dan motivasi, 4) masa depan. Dalam banyak kasus,
pengusaha bahkan dianggap sebagai penyelamat bagi mereka yang membutuhkan

2
lapangan kerja. dan perlu diingat bahwa menjadi pemilik usaha dengan
mempekerjakan orang lain merupakan hal yang sangat mulia.

Heru mengungkapkan bahwa keberhasilan wirausaha dengan kerja keras,


teliti dan dalam jangka panjang, akan memiliki beberapa manfaat secara individu:
1) memperoleh kontrol atas kemampuan diri, 2) memanfaatkan potensi dan
melakukan perubahan, 3) memperoleh manfaat finansial tanpa batas, 4) kontribusi
kepada masyarakat dan mendapatkan pengakuan atas usaha.

Seorang pengusaha dituntut untuk memiliki indra khusus. Di samping itu,


pengusaha juga harus memiliki tanggung jawab terhadap segala kegiatan yang
dilakukan dan komitmen terhadap segala kegiatan yang dilakukan dan komitmen
terhadap apa yang sudah dijalankan.

Ada beberapa jurus awal yang harus segera dilakukan jika mau
berwirausaha, yaitu: 1) berani memulai, 2) berani menanggung risiko (tidak takut
rugi), 3) Penuh perhitungan, 4) memiliki rencana yang jelas, 5) tidak cepat puas dan
putus asa, 6) optimisme dan penuh keyakinan, 7) memiliki etika dan moral..
Langkah selanjutnya, seorang calon pengusaha dituntut untuk berani menanggung
segala risiko, baik resiko kerugian, bangkrut dan resik lainnya. Penyakit takut rugi
atau bangkrut, ini juga menjadi momok bagi calon wirausahawan baru. Perlu
diingat bahwa dalam usaha hanya ada dua pilihan, yakni untung atau rugi. Artinya,
bisnis yang akan dijalankan pasti memiliki resiko rugi untung. Seorang calon
pengusaha harus berani mengambil risiko apapun. Hal yang perlu diingat adalah
menjalankan segala sesuatu dengan perhitungan matang dan selalu memiliki sikap
optimis bahwa semua masalah dapat diatasi.

Agar peluang memperoleh keuntungan tidak hilang dan segala kendala


risiko yang bakal dihadapi dapat diatasi atau diminimalkan, sebelum melakukan
bisnisnya seorang calon pengusaha perlu memperhitungkan. Perhitungan yang
dibuat sebaliknya dituangkan dalam suatu rencana yang lengkap. Seorang calon
pengusaha tidak akan cepat merasa puas atas hasil yang dicapai. Sifat optimistis
dan penuh keyakinan bahwa usaha yang sedang dijalankan akan memberikan hasil
selalu ditanamkan kepada setiap calon pengusaha.

3
Terakhir, seorang calon pengusaha harus memiliki etika dan moral dalam
menjalankan usahanya. Hal ini perlu dijunjung tinggi mengingat etika dan moral
berbisnis merupakan dasar untuk melakukan suatu bisnis yang baik. Seorang calon
pengusaha paling tabu untuk melakukan kegiatan yang melanggar hukum, baik
bermasyarakat maupun terhadap hukum Negara. Sebaliknya, pengusaha yang baik
adalah pengusaha yang taat akan peraturan dan taat hukum.

BAB 2 : KEWIRAUSAHAAN

Menurut R Heru didalam buku menjelaskan bahwa Disiplin ilmu


kewirausahaan dalam perkembangannya mengalami perkembangannya yang cepat
diberbagai bidang seperti ini : industri, perdagangan, pendidikan, kesehatan, dan
pada bidang lain.

Kewirausahaan adalah ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan


dan perilaku, seseorang dalam menghadapi tantangan hidup (usaha).
Kewirausahaan merupakanilmu yang memiliki onyek kemampuan menciptakan
sesuatu yang baru dan berbeda.

Definisi lain tentang wirausahawan adalah seseorang yang menciptakan


sebuah bisnis baru yang mengambil resiko dan ketidak pastiandemi mencapai
keuntungan dengan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang dan
menggabungkan sumberdaya yang dimiliki.

Menurut Danang Suyanto dalam bukunya menguraikan


kewirausahaan dan Wirausaha :
1. Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi
dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk
memperbaiki kehidupan.
2. Kewirausaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha
meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilkan.
3. Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-
peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan memenuhi inovasi, tanpa
memperhatikan sumberdaya yang mereka kendalikan.

4
4. Kewirausahaan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk
menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi
dirinya sendiri dan orang lain.

Sedangkan wirausaha adalah seseorang dan memiliki kemampuan untuk


hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya.
Ia bebas merancang, mengelola, mengendalikan semua usahanya.

Perbedaan seorang wiraswastaan dengan wirausahawan adalah


wirausahawan cenderung bermain dengan resiko dan tantangan. Artinya,
wirausahawan lebih bermain dengan cara memancaatkan peluang – peluang dan
terdorong untuk berinovasi dengan memaksimalkan peluang yang ada. Sedangkan
wiraswastawan lebih cendenrung dengan seseorang yang memanfaatkan modal
yang dimilikinya untuk membuka suatu usaha tertentu. Seorang wirausahawan bisa
menjadi wiraswastawan, namun wiraswastawan belum tentu wira usaha.

Manajer didefinisikan seseorang yang mengkoordinasikan aktifitas dan


orang-orang untuk mencapai tujuan. Seorang menejer, diangkat secara formal
dalam struktural pengambil keputusan, namun belum tentu sebagai wirausahawan.
Tetapi seorang wirausahawan dapat menjadi seorang menejer dan menjadi
pengambil keputusan.

Etika bisnis adalah suatu kode etik perilaku pengusaha berdasarkan nilai-
nilai moral dan norma yang dijalankan tuntutan pedoman dan berperilaku dalam
menjalankan kegiatan perusahaan atau berusaha.

“Katakanlah Kepada Pihak Yang Ajak Berjual – Beli Tidak Boleh Menipu”

Didalam al Alquran ada sepenggal kalimat, “Allah telah menghalalkan jual-


beli”. Artinya, Allah membolehkan enterpreneurshi, Allah membolehkan
marketing. (Jamak kita ketahui, marketing itu dibarengi dengan istilah solusi dan
kepuasan). Niat adalah suatu hal, sedangkan amalan adalah hal yang lainnya. oleh
karena niat merupakan suatu yang abstrak, maka niat untuk memperoleh
keberkahan itu hendaknya dikonkretkan melalui perbuatan.

5
Perintah dari Nabi Muhammad, “Katakanlah kepada pihak yang engkau
ajak jual-beli, tidak boleh menipu.” Perintah lainnya menegaskan, “Berhati-hatilah
pada sumpah yang berlebihan. Meskipun itu akan meningkatkan penjualan, tetapi
itu akan menghilangkan keberkahan.”

Tujuan etika harus sejalan dengan tujuan perusahaan. Berikut ini beberapa
tujuan etika yang selalu ingin dicapai oleh perusahaan :

1. Untuk persahabatan dan pergaulan.


2. Menyenangkan orang lain.
3. Membujuk pelanggan.
4. Mempertahankan pelanggan.
5. Membina dan menjaga hubungan.
6. Menumbuh kembangkan jumlah wirausahawan yang berkualitas.
7. Meningkatkan kesadaran dan orientasi kewirausahaan yang tangguh dan
kuat terhadap masyarakat.
8. Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk
menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan rakyat.
9. Membudayakan semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan
kewirausahaan dikalangan masyarakat.

Adapun sikap dan perilaku yang harus dijalankan oleh pengusaha dan
seluruh karyawan adalah sbb:

1. Jujur dalam bertindak dan bersikap.


2. Rajin, tepat waktu dan tidak pemalas.
3. Selalu murah senyum.
4. Lemah lembut dan ramah-ramah.
5. Sopan santun dan hormat.
6. Selalu ceria dan pandai bergaul.
7. Fleksibel dan suka menolong pelanggan.
8. Serius dan memiliki rasa tanggung jawab.
9. Rasa memiliki tanggung jawab yang tinggi.
10. Memiliki jiwa kepemimpinan.

6
11. Pantang menyerah dan ulet.
12. Menerapka sikap kritis.

Berikut ini beberapa ciri-ciri wirausahawan yang dikatakan berhasil :

1. Memiliki visi dan tujuan yang jelas.


2. Inisiatif dan selalu proaktif.
3. Berorientasi pada prestasi.
4. Berani mengambil resiko.
5. Kerja keras.
6. Bertanggung jawab terhadap segala akttivitas yang dijalankan.
7. Komitmen pada bagian pihak.
8. Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak,
baik langsung maupun tak langsung.

Senada dengan Retno yang mengatakan bahwa ciri atau karakteristik


wirausahawan adalah:

1. Percaya diri.
2. Berorientasi pada tugas dan hasil.
3. Pengambilan resiko dan suka tantangan.
4. Kepemimpinan.
5. Keorisilan berwatak inovatif dan kreatif serta fleksibel.
6. Berorientasi kemasa depan.
7. Keterampilan.
8. Menilai prestasi lebih tinggi pada uang

BAB 3 :TRIK MENDIRIKAN USAHA

Dari hasil penelitian dilapangan terdapat beragam cara dan sebab untuk
memulai usaha. Ada lima sebab atau cara seseorang untuk mulai merintis usahanya,
yaitu: 1) faktor keluarga pengusaha, 2) sengaja terjun menjadi pengusaha, 3) kerja
sampingan, 4) coba-coba, 5) terpaksa. Senada dengan Heru, dalam melakukan,
memulai kegiatan usaha terdapat berbagai pilihan yang tersedia untuk seorang

7
wirausahawan memulai usaha cara yang dapat dilakukan melalui, memasuki dunia
usaha; 1) merintis usaha baru, 2) membeli perusahaan lain, 3) kerja sama
manajemen/waralaba, 4) bisnis keluarga.

Cara memulai usaha yang lazim dilakukan yaitu dengan cara:

1. Mendirikan usaha baru artinya seseorang memulai usaha dengan


mendirikan perusahaan yang baru
2. Membeli perusahaan dengan cara mebel perusahaan yang sudah ada atau
sudah berjalan sebelumnya
3. Kerja sama manajemen dengan System waralaba. Model ini dikembangkan
dengan memakai nama dan manajemen perusahaan lain.
4. Mengembangkan usaha yang sudah ada. Artinya pengusaha melakukan
pengembangan atas usaha yang sudah ada sebelumnya, baik pengembangan
berupa cabang ataupun penambahan kapasitas yang lebih besar.

Jenis bidang usaha yang dapat digeluti untuk pemula sesuai minat dan bakat,
terutama untuk usaha kecil dan menengah antaralain sbb ::

1. Sektor kecantikan, contohnya :membuka usaha salon dan SPA atau


kecantikan lainnya.
2. Sektor keterampilan, contohnya :setor jasa perbaikan (servis), seperti servis
elektronik, motor atau servis sein-mesin.
3. Sektor konsultan, contohnya : menjadi penasehat untuk berbagai bidang
usaha
4. Sektor industri, contohnya : industri batu bara, genteng, dan lain-lain
5. Sektor tambang
6. Sektor kelautan , contohnya : penangkapan ikan dengan menyediakan
kapal-kapal penangkapan ikan bagi para nelayan, baik untuk skala kecil
maupun menengah
7. Sektor perikanan, contohnya : membuka usaha tambak ikan atau udang,
baik di air tawar maupun air laut
8. Sektor agrobisnis seperti membuka pertanian jangka pendek
9. Sektor perdagangan, contohnya: membuka toko-toko atau kios

8
10. Sektor pendidikan, contohnya : lembaga pelatihan atau kursus-kursus
11. Sekolah percetakan, contohnya : usaha fotokopi, sablon, percetakan buku,
majalah, koran atau percetakan lainnya
12. Sektor seni , contohnya : sektor mengerjakan seni lukis, musik, ukir atau
menjadi penulis cerita
13. Sektor kesehatan , contohnya : klinik-klinik kesehatan praktik dokter
bersama, rumah sakit dan apotik
14. Sektor pariwisata , contohnya : membuka biro perjalanan, usaha wisata,
membuka tempat penginapan, motel atau hotel.

Empat kesalahan yang sering dilakukan calon pembisnis yang menyebabkan


kegagalan menjadi pengusaha:

1. Kaya ide tapi miskin keberanian untuk memulai.


2. Terlalu banyak hambatan.
3. Bingung menentukan jenis usaha.
4. Ingin cepat menuai hasil.

Jenis-jenis usaha yang sekarang sedang trend dan jenis usaha yang tidak pernah
redup:

1. Usaha teknologi informasi.


2. Sesuai dengan kebijakan pemerintah.
3. Usaha makanan, kesehatan, pendidikan.

BAB 4 :APAPUN BISA JADI DUIT

“Orang Melihat Kesuksesan saya hanya satu persen. Namun, mereka tidak
melihat 99% kegagalan saya.” Soichiro Honda-pendiri perusahaan Honda

Cara mengenali atau melihat peluang usaha dari lingkungan sekitar yang
dapat berguna sebagai bekal sebelum memulai usaha:

1. Melakukan analisis penduduk


2. Melihat tren di daerah yang lebih maju

Berikut ini adalah jenis-jenis bidang bisnis yang bisa dipilih:

9
1. Ikuti nabi. Mustika pertama yang diberikan Allah SWT, kepada manusia
adalah Muhammad Saw. karna Muhammad layak untuk dicontoh
perjalanan hidupnya. Segala tindak tanduknya selama hidup nyaris
sempurna.
2. Manufaktur. Bidang bisnis manufaktur berbasis pada produksi barang
secara missal untuk dijual ke pasar. Bisnis ini membutuhkan alat-alat
produksi, mulai dari pabrik hingga peralatan produksi.
3. Bisnis jasa. Bisnis yang menghasilkan jasa merupakan kegiatan yang
intangible (tak berwujud). Disebut demikian karena bisnis ini menghasilkan
produk barang melainkan jasa atau pelayanan.
4. Distributor. Bidang bisnis distributor berangkat dari kebutuhan produsen
barang dalam menjual dan mendistribusikan produknya.
5. Bekerja sama dengan distributor. Jika anda bergelut di bidang produksi
barang, peluang yang bagus adalah bekerja sama dengan distributor untuk
mendistribusikan barang ke berbagai daerah.
6. Industri kreatif. Industri kreatif berfokus pada penciptaan barang dan jasa
dengan mengandalkan keahlian, bakat dan kreativitas. Sektor ini lebih
menekankan pada daya kreasi pelaku usaha sehingga peluangnya selalu
terbuka dan berkesinambungan.

Ada beberapa sumber modal yang bisa menjadi sumber alternatif dalam
membangun bisnis:

1. Tabungan
2. Pinjaman lunak
3. Harta atau barang pribadi
4. Pinjaman bank

BAB 5 :PASAR DAN PEMASARAN

Secara sederhana pasar dapat diartikan sebagai tempat bertemunya para


penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. Pengertian ini mengandung arti
pasar memiliki tempat atau lokasi tertentu sehingga memungkinkan pembeli dan
penjual bertemu. Di dalam pasar ini terdapat penjual dan pembeli untuk melakukan
transaksi jual beli produk, baik barang maupun jasa.

10
Pasar diartikan adanya interaksi pembeli dan penjual. Interaksi
menyebabkan hubungan permintaan dan penawaran. Terjadinya pertemuan harga
pasar yakni keseimbangan antara permintaan dan penawaran yang kemudian
disebut harga ekuilibrium. Interaksi permintaan dan penawaran menentukan
potensi pasar pada harga pasar yang berlaku.

Permintaan adalah jumlah produk yang dapat diserap oleh konsumen dari
produk yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu. Permintaan pasar berarti total
volume produk yang akan dibeli kelompok pelanggan tertentu di wilayah geografis
tertentu pada periode waktu tertentu dilingkungan pasar tertentu pada periode
waktu dengan program pemasaran tertentu.

Pemasaran adalah merupakan ujung tombak dan juga merupakan salah satu
faktor yang sangat penting dalam suatu organisasi usaha. Arti dari pemasaran
sangat luas dapat dikatakan sebagai suatu seni dan budaya yang mempunyai
seperangkat nilai dan kepercayaan yang mendasar tentang pelanggan bagi suatu
usaha.

Permintaan dalam suatu pasar dapat dibedakan menjadi dua golongan:

1. Permintaan efektif
2. Permintaan potensial
Permintaan efektif adalah permintaan sejumlah produk yang diperkirakan
pasti akan dibeli.
permintaan potensial merupakan permintaan sejumlah produk yang
mungkin akan dibeli oleh masyarakat atau Industry pada masa yang akan
mendatang.

Tiga sebab produsen memerlukan saluran pemasaran, yaitu:

1. Saluran menjaga aspek-aspek transaksi pemasaran, termasuk penjualan,


pembiayaan dan pengambilan resik yang berkaitan dengan penyimpanan
produk dalam mengantisipasi penjualan yang akan datang
2. Saluran memerlukan fungsi logistical pemindahan barang dari produksi ke
titik pembelian atau konsumen

11
3. Saluran pemasaran membantu produsen mempromosikan barang dan jasa
4. Saluran membantu menguasai pasar dan pengembangan pasar.

Saluran distribusi sebagai bagian dari bauran dari pemasaran berbagai


fungsi yang dapat dimanfaatkan perusahaan dalam rangka menyalurkan
produknya secara efektif dan efisien agar dapat dinikmati oleh konsumen yang
membutuhkan, maka Phillip Kotler menjabarkan fungsi saluran distribusi
adalah sebagai berikut: 1) Informasi, 2) Promosi kontak, 3) Mencocokkan., 3)
Negosiasi, 4) Distribusi fisik. Memindahkan dan menyimpan barang, 5)n
Pendanaan, 5) Pengambilan risiko

BAB 6 :MEMBANGUN KEPEMIMPINAN KEWIRAUSAHAAN

Alasan mengapa Manusia diberi dua telingadan satu mulut yaitu supaya
manusia lebih banyak mendengar dari pada bercerita. (TEACHEBLE)

Menurut Thariq Muhammad as Suwaidan mengatakan bahwa pemimpinan


yang efektif memiliki karakter sebagai berikut:

1. Jika pengikutnya adalah seorang yang bersemangat, namun minim


dalam kemampuan, seorang pemimpin harus menambah bimbingan
dan tidak terlalu banyak memberikan dorongan dan motivasi.
2. Jika pengikutnya adalah seorang yang memiliki semangat rendah
dan memiliki sedikit kemampuan, seorang pemimpin harus
memberikan orientasi dan motivasi yang simultan.
3. Jika dia memiliki potensi dan kemampuan, namun kurang semangat,
orang seperti ini membutuhkan motivasi dari pada orientasi.
4. Jika dia adalah seorang yang memiliki kemampuan, semangat serta
komitmen yang tinggi, dia hanya membutuhkan asistensi. Orang
seperti ini tidak membutuhkan orientasi dan motivasi. Tipe orang ini
hendaknya diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berbuat

Berani mencoba karena mau dan mampu adalah sebuah motivasi yang kuat
dalam mewujudkan hakikat wirausaha yang merupakan modal utama dan hakiki

12
yaitu keberanian untuk melangkah berwirausaha. Sejauh mana keberanian seorang
dalam berwirausaha untuk:

1. Menembus ketidakpastian
2. Menangkap peluang usaha
3. Siap menghadapi risiko setelah melakukan perhitungan, dan
4. Mengambil keputusan yang tepat dan cepat

Untuk mewujudkan komitmen perusahaan yang baik, mutlak diperlukan


kebersamaan langkah semua karyawan yang dikendalikan oleh pemimpin
perusahaan. Kebersamaan karyawan dalam intern perusahaan tersebut,
mencerminkan keterlibatan dan kontribusi tenaga dan pikiran seluruh karyawan
perusahaan dalam mewujudkan target perusahaan.

Dengan berfikir dan berjiwa besar, kita akan dengan cepat tiba di tempat
yang kita tuju didalam ini. Kita akan hidup besar dalam pencapaian, pendapatan,
diantar teman, serta respek keberhasilan, bukan ditentukan oleh besarnya otak
seseorang melainkan oleh besarnya cara berpikir seseorang.

Kepercayaan diri merupakan sesuatu paduan sikap dan keyakinan seseorang


dalam menghadapi tugas atau pekerjaan. Dalam praktik sikap dan kepercayaan ini,
merupakan sikap dan keyakinan untuk memulai, melakukan, dan menyelesaikan
suatu pekerjaan yang dihadapi. Seseorang yang memiliki kepercayaan diri
cenderung memiliki keyakinan akan kemampuannya untuk mencapai keberhasilan.

BAB 7 :SUKSES BERBISNIS RITEL, BISNIS WARALABA DAN


BISNIS PENDIDIKAN

Eceran atau disebut pula ritel (retail), adalah salah satu cara pemasaran
produk meliputi semua aktivitas yang melibatkan penjualan barang secara langsung
ke konsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan bukan bisnis. Organisasi ataupun
seseorang yang menjalankan bisnis ini disebut pula sebagai pengecer. Pada
praktiknya pengecer melakukan pembelian barang ataupun produk dalam jumlah

13
besar dari produsen, atupun pengimport baik secara langsung maupun melalui
grosir, untuk kemudian dijual kembali dalam jumlah kecil.

1. Pengecer toko (store retailing)


2. Pengecer bukan toko (non store retailing)

Berikut ini struktur dasar organisasi toko, yaitu :

1. Supervisor toko
Adalah ujung tombak dalam memimpin toko.
2. Perputaran uang di toko anda
Setiap hari anda akan menerima uang pemasukan dari toko
3. Kepala gudang
Kepala gudang adalah pemimpin gudang barang yang
membawahkan anak gudang. Posisi ini cukup diisi satu orang saja.
4. Administrasi
Adalah karyawan yang sebagian besar tugasnya berhubungan
dengan keuangan.
5. Inventory control toko
Adalah staf seperti halnya IC gudang, tapi lebih berfokus pada
barang yang ada di toko. Dialah yang mengawasi barang di toko
yang jumlahnya banyak.
6. Cleaning service
Adalah karyawan yang pekerjaannya membersihkan toko, baik
didalam toko yang mencakup area display barang dan WC maupun
diluar toko.
7. Kasir
Adalah karyawan yang bertugas ditempat pembayaran untuk
melayani konsumen dalam transaksi pembayaran barang belanjaan
serta menginput barang belanjaan ke sistem komputer.

Sebelum anda memulai sebuah toko, tentunya secara bertahap harus


mempersiapkan segala sesuatu, termasuk merekrut karyawan untuk menduduki
semua jabatan yang disebutkan tadi. Merekrut karyawan yang berpotensi dan

14
berperilaku baik tidaklah mudah. Kalian harus memperhatikan beberapa hal berikut
ini:

1. Status karyawan
2. Gaji karyawan
3. Petunjuk dan pelaksanaan gaji karyawan
4. Kompensasi karyawan
5. Ketentuan absen karyawan
6. Cutu tahunan
7. Mutasi karyawan

Waralaba adalah suatu sistem distribusi dimana pemilik bisnis yang semi
yang mandiri membayar iuran dan royalti kepada perusahaan induk untuk menjual
produk atau jasa dengan menggunakan format sistem bisnisnya. Waralaba
merupakan kerjasama manajemen untuk menjalankan perusahaan cabang/penyalur.
Waralaba diperkenalkan pertama kali pada tahun 1850-an oleh Isaac Singer,
pembuat mesin jahit Singer, ketika ingin meningkatkan distribusi penjual mesin
jahitnya. Walaupun usahanya tersebut gagal, namun dialah yang pertama kali
memperkenalkan format bisnis waralaba ini di AS.

Waralaba dapat dibagi menajdi dua jenis yaitu:

1. Waralaba luar negeri


2. Waralaba dalam negeri.

Biaya Waralaba, meliputi: ongkos awal. Biaya ini meliputi meliputi


pengeluaran kedistribusian, lisensi merek, dan format bisnis.

Jenis Waralaba

1. Tradename franchising
2. Product distribution franchising
3. Pue franchising

Hubungan Franchisor dengan Franchisee

15
Secara teoritis, hubungan antara franchisor dengan franchisee
merupakan dua pihak yang memiliki kedudukan yang saling
bergantungan dalam berbagai aspek. Hubungan tersebut memunculkan
hak dan kewajiban yang dituangkan dalam surat perjanjian tertulis
sebagai sebuah kontrak kerja sama manajemen.

Keuntungan dan kelemahan waralaba

Keuntungannya:

1. Dukungan dan pelatihan manajemen


2. Daya tarik merk, mutu dan jasa standar
3. Program iklan nasional
4. Bantuan keuangan
5. Kekuatan membeli terusat dan perlindungan teritorial
6. Peluang berhasil cukup besar.

Kelemahannya:

1. Iuran waralaba dan pembagian keuntungan


2. Mengikuti operasi standar dan kurang kebebasan
3. Batasan dalam pembelian terbatas
4. Program yang tidak memuaskan

Seluk beluk bisnis waralaba dan tips memilih waralaba yang tepat, sbb:

1. Seluk beluk waralaba dan tips menjadi anggota jaringan


2. Memandang dari dua sudut kepentingan
3. Bisnis yang layak di waralabakan
4. Tip bagi investor: memiliki waralaba.

Lokasi yang baik-baik memberikan akses pada sejumlah besar kelompok


target pasar adalah salah satu faktor penting yang menentukan tingkat penjualan
sebuah outlet retail. Karenanya sebuah perusahaan waralaba retail akan
memberikan semacam bantuan lokasi dan persetujuan untuk setiap lokasi waralaba
bagi para pemilik waralabanya.

16
Bisnis pendidikan adalah bisnis kepercayaan, maka sekalinya dipercaya
image itu akan melekat pada lembaganya. Tidak perlu mencari siswa, tapi
orangtualah yang berbondong-bondong mencari lembaga semacam itu.

BAB 8 :BERBISNIS SYARIAH

Bisnis syariah terdiri dari dua unsur kata yaitu bisnis dan syariah. Bisnis
adlah segala sesuatu yang berkaitan dengan jual beli atau istilah sederhananya
kegiatan berdagang. Sedangkan syariah adalah hukum atau aturan berdasrkan
ajaran Islam. Jadi bisnis syariah adalah kegiatan jual beli berlandaskan pada hukum
Islam (Q.S al-Ma’mun : 4-6).

Secara spesifik, perbedaan antara bisnis syariah dan bisnis konvensional


bisa diperhatikan ditabel bawah berikut ini :

Bisnis Syariah vs Bisnis Konvensional

Bisnis syariah Karakter bisnis Bisnis konvensional


Tauhid (nilai Asas Sekularisme (nila-
transendental) nilai material)
Dunia dan akhirat Motivasi Dunia
Profit dan berkah Orientasi Profit
Bekerja adalah ibadah Etos kerja Bekerja adalah
kebutuhan pribadi
Menjadi yang terbaik Sikap mental Menjadi yang terbaik
karena Allah karena aktualisasi diri
Kewajiban sebagai Keahlian dan Kewajiban
muslim pengetahuan perusahaan
Usaha + doa Keberhasilan Usaha
Khalifah Allah Pertanggung jawaban Pemimpin perusahaan
dimuka umi
Halal Modal Halal + haram
Membangun etos entrepreneurship muslim adalah dengan sbb :

1. Tidak takut risiko

17
2. Spirit Iqra (mampu membaca peluang)
3. Pantang putus asa
4. Sabar menjalani
5. Menghargai proses
6. Tidak boros dan kikir

Cerita sukses bisnis syariah, antara lain :

1. Bank Muamalat
Prestasinya:
a. MUI Award 2004 sebagai bank terbaik
b. KLIFF Award 2004
c. Majalah MODAL
d. SUPERBRANDS
e. Dll
2. Asuransi Takaful
Prestasinya:
a. MUI sebagai asuransi syariah terbaik
b. INFO BANK sebagai asuransi umum berpredikat sangat bagus
3. MLM Syariah Ahad Net
Merupakan perusahaan multilevel marketing syariah pertama di
Indonesia bahkan di dunia.
4. Hotel Sofyan Syariah
5. Macan Supermarket Syariah

BAB 9 :HUKUM DAN PERIZINAN USAHA

Usaha perseorangan adalah suatu usaha yang didirikan atas nama si pendiri
seperti, PD, UD, pedagang dan jasa ahli. Dalam pendiriannya tidak wajib
diperlukan akta pendirian (akta notaris), cukup dengan lisan atau tulisan dibawah
tangan. Tetapi untuk surat perizinan lainnya diperlukan, agar usaha perorangan
mempunyai kekuatan hukum, maka sebagai dasar hukumnya harus memiliki
beberapa surat perizinan, yakni:

18
1. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
2. SIUP (Surat Izin Usaha Pedagang)
3. TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
4. SITU (Surat Izin Tempat Usaha)

Berikut bentuk usaha yang tidak berbadan hukum, yaitu :

1. Persekutuan Perdata
Suatu perjanjian dimana dua orang atau lebih meningkatkan diri
untuk memasukkan sesuatu kedalam persekutuan dengan maksud
untuk membagi keuntungan yang terjadi karenanya.
2. Firma (Fa)
Suatu perseroan yang didirikan untuk melakukan usaha dibawah
nama bersama dalam hal komersial atau mencari keuntungn.
3. Commanditaire Vennootschap (Persekutuan Komanditer “CV”)
CV merupakan suatu bentuk badan usaha atau perusahaan yang
didirikan oleh satu orang atau lebih mitra biasa dan satu lebih mitra
diam.
Keuntungan perusahan perorangan, 1) semua lama untuknya, 2)
organisasi sederhana, 3) pengendalian sutuhnya, 4) pajak rendah.
Kelemahan perusahaan seorangan, yaitu 1) kerugiaan akan
ditanggung seorang diri,2) tanggung jawab tidak terbatas, 3) dana
terbatas, 4) keterampilan terbatas.

Berikut bentuk usaha yang tidak berbadan hukum, yaitu :

1. Perseroan Terbatas (PT)


PT adalah bentuk badan usaha yang berbentuk badan hukum yang
didirikan oleh dua orang atau lebih berdasarkann akta pendirian
yang dibuat notaris dan telah disahkan dari mentri kehakiman dan
Ham. Berikut ada lima jenis PT dengan ciri dan karakteristik yang
berbeda, antara lain :
a. PT Tertutup
b. PT Terbuka

19
c. PT Kosong
d. PT Asing
e. PT Domestik
2. Koperasi
Koperasi adalah bentuk usaha berbadan hukum. Tujuan koperasi
adalah menyejahterakan anggotanya dan masyarakat pada
umumnya, serta ikut membangun perekonomian nasional dalam
rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur.

BAB 10 :MENGUBAH HOBI MENJADI BISNIS

Berikut beberapa contoh ide-ide bisnis yang bermula dari sekedar hobi,
antara lain :

1. Menulis, Ide bisnis: penulis, penulis naskah


2. Musik , Ide bisnis: kursus, studio music rental
3. Makanan, Ide bisnis: chatering, warung/restoran, took, produsen
makanan
4. Otak-atik mesin, Ide bisnis: bengkel motor atau mobil
5. Kerajinan tangan, Ide bisnis: produsen kerajinan tangan, toko souvenir
6. Desain busana, Ide bisnis: desainer, butik
7. Mengaji, Ide bisnis: qori’ panggilan, guru ngaji, kursus BTA
8. Bela diri, Ide bisnis: kursus/pelatihan bela diri, bodyguard
9. Berkebun, Ide bisnis: budidaya tanaman
10. Renang, Ide bisnis: toko peralatan renang, penyewaan kolam renang
umum
11. Mencuci, Ide bisnis: laundry
12. Ngobrol, Ide bisnis: presenter, penyiar radio
13. Internet, Ide bisnis: blogger, bisnis online, mendirikan warnet
14. Membaca, Ide bisnis: taman bacaan
15. Bikin desain, Ide bisnis: desain grafis
16. Bahasa asing, Ide bisnis: penerjemah
17. Ngegame , Ide bisnis: play station (PS)

20
18. Elektronik, Ide bisnis: reparasi elektronik, toko elektrik
19. Komputer, Ide bisnis: rental komputer, service
20. Merias Diri, Ide bisnis: salon kecantikan
21. Nongkrong, Ide bisnis: cafe
22. Jalan-jalan (Traveling), Ide bisnis: paket wisata (tour)
23. Nonton konser, Ide bisnis: Event Organizing
24. Bersih-bersih, Ide bisnis: penyedia jasa cleaning service
25. Nonton film, Ide bisnis: rental VCD
26. Penyayang Binatang, Ide bisnis: toko binatang, salon binatang
27. Memasak, Ide bisnis: warung makan
28. Tanaman hias, Ide bisnis: penjual tanaman, toko bunga
29. Minum es, Ide bisnis: jualan es, aneka jus
30. Aksesoris, Ide bisnis: toko aksesoris, penyewaan aksesoris
31. Fitness, Ide bisnis: pelatih fitness
32. Melukis , Ide bisnis: penjual lukisan

BAB 11 :BISNIS SAMPINGAN UNTUK MAHASISWA

1. Broadcaster Radio
Cari duit hanya dengan modal cuap-cuap
Perkembangan radio yang semakin hip membuka kesempatan
Bagi banyak mahasiswa untuk bekerja freelance, sampingan, atau
Magang didunia masyarakat
Profesi yang bisa kita geluti selain penyiar radip, sbb:
a. Announcer /Penyiar
b. Operator
c. Copywriter, Creative Director, Editor/Scripwriter, Music Director,
dan Program Editor
d. Staf radio : promosi, marketing, dan web desaigner
2. Event Organizer
3. Fotografer
Jepret sana, jepret sini, asyiikkkk

21
Bermodalkan hobi, kamu bisa mengeruk uang minimal rp. 300.00
untuk sekali jepret.
4. Instruktur Olahraga
Satu, dua, tiga..., Angkat barbelnya, raih uangnya
Dengan menjadi seorang instruktur olahraga, kamu tidak hanya
akan mendapatkan penghasilan yang lumayan tapi juga
tubuh yang tetap bugar dan sehat.
a. instruktur fitness
b. Instruktur senam
5. Jurnalis
6. Komunikus (pembuat komik)
7. Marketing
a. Marketing sales
b. Marketing promotion
8. MC dan Moderator
9. Model
10. Pedagang
11. Pemgajar
a. Pengajar les bahasa
b. Pengajar les dan bimbingan belajar untuk pelajar sekolah
c. Asisten Dosen atau Asisten Laboratorium
12. Penulis
13. Sulih Suara (pengisi suara kartun misalanya)
14. Surveyor (petualang)
15. Teknisi Komputer dan Jaringan
Enaknya jadi monitor komputer
Agar komputer bisa dioperasikan, ada tekniknya. Dan, tugas teknisi
Komputerlah untuk menjadikannya bekerja.

BAB III

PEMBAHASAN/ ANALISIS

22
3.1 Kelebihan Buku

1. Cover buku dengan desainnya sederhana dan gambar sesuai judul buku
sehingga indah dipandang.
2. Kesalahan penulisan didalam buku ini tergolong cukup sedikit dibanding
dengan kesalahan penulisan dibuku lain yang pernah saya kritik.
3. Setiap bahasa inggris dan pepatah para ahli didalam buku ini bercetak
miring sehingga memudahkan pembaca untuk membedakannya dan
menambah pengetahuan para pembaca.
4. Referensi yang diambil penulis uptodate.
5. Pada setiap bab terdapat pendapat para ahli.
6. Setiap materi pada bab isinya sangat jelas dan lengkap yaitu membahas
secara detail dari akar sampai ujung.
7. Didalam buku ini terdapat banyak kata – kata yang dikemukakan oleh
pengusaha, sehingga memotivasi pembaca.
8. Penulis sering mengaitkan suatu topik dengan ayat al-quran maupun hadist.

3.2 Kekurangan Buku

1. Tidak ada kesimpulan pada setiap bab, jika dibuat pembaca dapat lebih
mengerti..
2. Penempatan huruf kapital yang kurang tepat didalam buku ini sangat sering
ditemukan.
3. Tidak ada gambar didalam buku, sehingga pembaca sangat monoton dan
kurang tertarik membaca isinya.
4. Referensi yang penulis cantumkan untuk 206 halaman menurut saya agar
ditambah lagi ( kurang banyak )

BAB IV

PENUTUP

23
4.1 Kesimpulan

Kewirausahaan adalah ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan


dan perilaku, seseorang dalam menghadapi tantangan hidup (usaha).
Kewirausahaan merupakanilmu yang memiliki onyek kemampuan menciptakan
sesuatu yang baru dan berbeda.

Wirausahawan adalah seseorang yang menciptakan sebuah bisnis baru yang


mengambil resiko dan ketidak pastiandemi mencapai keuntungan dengan
pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang dan menggabungkan
sumberdaya yang dimiliki.

wirausaha adalah seseorang dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri


dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya. Ia bebas
merancang, mengelola, mengendalikan semua usahanya.

4.2 Saran
Untuk pembaca, saya menyarankan membaca buku ini terkhususnya untuk
mahasiswa/mahasiswi yang ingin memulai untuk menjadi pengusha yang sukses.
Untuk penulis, saya berharap ada kesimpulan pada setiap bab, jika dibuat pembaca
dapat lebih mengerti.

DAFTAR PUSTAKA

24
Usiono. 2017.PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN. Medan. PERDANA
PUBLISHING.

25