Anda di halaman 1dari 1

Ragam dan Hubungan Antarstandar Akuntansi Sektor Publik

Secara umum terdapat 4 ragam standar yang mengatur organisasi sector public yaitu:

1) Standar Nomenklatur

Nomenklatur didefinisikan sebagai daftar prkiraan/akun buku besar yang ditetapkan dan disusun secara sistematis
untuk memudahkan perencanaan, pelaksanaan anggaran, pertanggungjawaban, dan pelaporan keuangan
pemerintah pusat. Selain itu nomenklatur juga merupakan daftar perkiraan buku besar yang ditetapkan dan disusun
secara sistematis untuk memudahkan perencanaan, pelaksanaan anggaran, pertanggungjawaban, pelaporan
keuangan, serta memudahkan pemeriksaan dan pengawasan.

2) Standar Akuntansi Sektor Publik

Karakteristik organisasi sector public berbeda dengan organisasi bisnis. Ukuran kinerjaorganisasi sector public penting
bagi pengguna. Para pengguna laporan keuangan organisasi sector public memiliki kepentingan bersamayang tidak
berbeda dengan organisasi bisnis, yakni untuk menilai :

1. Jasa yang diberikan oleh organisasi sector public dan kemampuannya untuk terus memberikan jasa tersebut

2. Cara pengelolah melaksanakan tugas dan pertanggungjawabannya

3. Aspek kinerja pengelolah

Pertanggungjawaban pengelolah mengenai kemampuannya mengelolah sumber dayaorganisasi yang diterima dari
para penyumbang disajikan melalui laporan aktivitas dan laporan arus kas.

3) Standar Pemeriksaan Keuangan Negara

Standar Audit adalah ukuran mutu berupa persyaratan minimum yang harus dipenuhi oleh seorang auditor. Saat ini,
BPK telah menetapkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SKPN) sebagai standar audit di lingkungan keuangan
Negara. SPKN ini merupakan revisi dari Standar Audit Pemerintahan (SAP) 1995.

SKPN memuat standar umum yang mengatur tentang persyaratan professional auditor, standar pekerjaan lapangan
yang memuat mutu pelaksanaan audit di lapangan, dan standar pelaporan yang memuat persyaratan laporan audit
yang professional.

4) Standar Akuntansi Biaya

Standar akuntansi biaya sector public dirancang untuk mencapai keseragaman dan konsistensi dalam pengukuran,
penetapanm serta pengalokasian biaya pada organisasi sector public. Standar itu didasarkan pada pemeriksaan
praktek akuntansi biaya yang umum di seluruh industry atau usaha yang ada. Saran dan masukan diminta dari
organisasi sector public, industry, serta asosiasi profesi akuntansi. Selain itu, juga dilakukann review atas berbagai
publikasi tersebut.

Standar Nomenklatur memandu proses perencanaan dan pertanggungjawaban yang terkait dengan pengkodean
aktivitas public atau transaksi publik yang terjadi, serta berbagai barang dan jasa yang telah dihasilkan.

Sementara itu, standar akuntansi biaya merupakan dasar pengukuran besarnya investasi yang akan dilakukan. Belanja
investasi biasanya dilakukan dalam jumlah yang besar. Karena itu proses pertanggungjawaban investasi
membutuhkan dasar formulasi perhitungan yan lebih rinci dan pasti.

Standar pada tahap pelaporandan audit mencangkup hubungan yang saling mengaitkan satu sama lain, karena
standar audit memberikan pedoman bagi pelaksanaan audit atas pelaporan sector public dan standar akuntansi
keuangan memberikan pedoman untuk menghasilkan pelaporan yang memenuhi syarat untuk diaudit. Kedua hal itu
sangat menentukan bagi kelangsungan siklus akuntansi sector public secara keseluruhan.