Anda di halaman 1dari 11

KEJADIAN PET,{TIT,{G DALAM ILMU BEDAH

DAVID C. SABISTON, JR., M.D.

Kenyataannya sejarah kedokteran merupakan sejarah


kemanusiaan sendiri bersama naik-turunnya, aspirasi
benninya menurut kebenaran dan akhirnya, kegagalan-
nya yang menyedihkan. Masalah ini bisa disuguhkan
dalam bermacam cara, seperti suatu pertunjukan yang
indah, suatu susunan buku, suatu pawai sifat, suatu
rangkaian teori, suatu perluasan kebodohan manusia
atau sebagai tulang dan sumsum sejarah kebudayaan
Juga. Fielding H. Gqnison

Pengetahuan perkembangan bedah sangat berarti Vesalius membuat suatu Profesor penuh atas dasar
dalam pemahaman seni dan ilmunya seperti yang di- penelitian ilmiahnya dalam pengupasan anatomi.
praktekkan saat ini. Alasannya jelas, karena sejarah be- Dalam 4 bulan, atlas anatomi pertamanya, De Humani
dah memberikan dasar untuk penghargaaa evolusi bi- Corports Fabrica, dipublikasi dan menjadi luas digu-
dang yang semakin penting ini dalam ilmu kedokteran. nakan. Dalam penelitian tunggal ini, ia mengoreksi
Hanya prestasi menonjol dan lebilr bermakna yang banyak kesalahan yang telah terlewatkan selama
dianggap perlu bagi semua mahasiswa kedokteran beribu tahun dalam reproduksi anatomi Galen.
yang akan dibahas. Walaupun kedokteran kuno me- Penemuan yang sangat mempengaruhi pemikiran
ngandung banyak minat bagi ahli sejarah dan ahli tentang masalah fisiologi berasal dari William Harvey
arkeologi, sebagai dibuktikan oleh penulis pada awal (Gambar 2), yung menegakkan prinsip sirkulasi. Ia
tulisan kedokteran dikenal, ia jarang dihubungkan memperlihatkan bahwa bila jantung berkontraksi
langsung dengan praktek bedah klinik sezaman. Tetapi
ada sejumlah uraian penyakit yang terkemuka dalam
fuhsan kuno yang mencakup definisi peradangan
oleh Celsus, ahli ensiklopedi kedokteran Romawi
abad pertama sesudah Masehi. Dalam mendefinisikan
peradangan, ia mengatakan: "Sekarang sifat pera-
dangan ada empat: kemerahan dan pembengkakan
dengan panas dan nyeri." Dalam abad kedua, peneli-
tian Galen menarik banyak perhatian, seperti doktrin-
nya bahwa penyakit dikendalikan oleh "empat cairan."
Mencengangkan konsep ini telah diterima selama ber-
abad-abad, tetapi menjadi ketinggaian zaman dan
ditinggalkan lselama Abad Pertengahan.

PELOPOR DALAM ILMA BEDAH

Semua ilmu kedokteran, khususnya bidang ilmu


bedah, berhutang budi pertama-tama pada ahli anatomi
ilmiah, Andreas Vesalius (Gambar l). Ia mulai mengu-
pas tepat dan terinci anatomi manusia, sementara ia se-
orang mahasiswa kedokteran serta uraian telitinyA dan
gambaran realistiknya mengubah total penekanan sebe-
iumnya pada anatomi Galenikal, yang terutama dida-
sarkan atas pengupasan hewan. Hari setelah wisudanya
sebagai doltor kedokteran pada Universitas Padua, Gambar 1. Andreas Vesalius (1514-1564).
BUKU AJAR BEDAH BAGUN 1

Po 16 Hunler Lisler
Gambo 3. Ambroise Pare (1510-1590), .Iohn Hunter (1728-
1793) dan loseph Lister (1827-1912).

balutan bersih. Kemudian Pare mengomentari bahwa


ia melewatkan malam yang gelisah, menjadi yakin
bahwa pasien kedua akan sangat buruk. Tetapi kebijak-
sanaannya memperlihatkan bahwa pagi berikutnya
sewaktu ia menemukan pasien kedua pada hakekatnya
tanpa gejala sistemik, sedangkan yang pertama men-
derita demam tinggi, takikardia dan disorientasi. Se-
waktu metode baru ini menjadi terkenal, Pare diberi
ucapan selamat atas kasus pertamanya yang berhasil.
Ia sangat rendah hati menjawab: Je le pansay,Dieu
le guarit" i'Saya membalutnya, Tuhan menyembuh-
kannya"). Kutipan ini dapat ditemukan'saat ini ter-
tulis pada patung Pare di Paris.
Gambar 2. Wliam HameY (1578-1657). John Hunter seorang dosen anatomi dan bedah
yang cerdas, yang akan diingat karena pengenalan
metode percobaannya. Secara sistematik ia menggu-
dalam sistole, maka darah dari ventrikel kanan meng- nakan hewan untuk mengembangkan teknik bedah
alir melalui arteria pulmonalis dan ke dalam paru. sebelum penggunaannya dalam manusia. Ahli bedah
Kemudian darah melewati atrium dan ventrikel kiri yang sangat bijaksana dan termasuk yang pertama
ke dalam sirkulasi sistemik. Walaupun ia tak dapat berorientasi secara ilmiah, filosofi dan prakteknya
memperlihatkan kapiler, namun Harvey mengusul- terbaik diringkaskan dalam responnya terhadap
kan bahwa harus ada anastomosis antara arteria dan pertanyaan dari rekan dan koleganya, Edward Jenner,
vena untuk memungkinkan konsep sirkulasi lengkap- penemu vaksinasi variola. Sewaktu yang terakhir
nya. berspekulasi dengan pemikiran tentang hibemasi
Ahli
sejarah kedokteran terkemuka Fielding H. dalam landak, Hunter hanya mengatakan "Saya pikir
Garrison memilih tiga ahli bedah yang dianggap terbe- pemecahan anda pantas, tetapi kenapa hanya memikir-
sar pada seluruh zamar:. Ia mencakup Ambroise pare, kan? Kenapa tidak mencoba percobaan?" Hunter
John Hunter dan Joseph Lister (Gambar 3). pare se- menemukan sejumlah operasi dan sangat tertarik dalam
orang ahli bedah militer Perancis yaag mempunyai aneurisma arteri. Setelah hidup yang diisi dengan
pikiran mengamat .yang tekun dan yang telah mem- sokongan bagi anatomi, fisiologi, patologi bedah
perkenalkan kembali pemakaian kuno ligasi untuk maupun bedah klinik, ada sedikit ketakjuban yang
mengendalikan perdarahan. Ia juga dikenal untuk Garrison katakan padanya: "Dengan penemuan John
pengalaman klinik terkontrol klasik sewaktu (selama Hunter, pembedahan berhenti dianggap sebagai hanya
Perang Denonvilliers [1552])ia mengobati dua pera- cara teknis terapi dan mulai mengambil tempatnya
jurit yang 'cedera dengan luka serupa, sewaktu ia ber- sebagai cabang kedokteran ilmiah, yang didasarkan
baring berdampingan dalam suatu tenda dekat lapangan secara kuat pada fisiologi dan patologi."
peperangan. Luka perajurit pertama ditata laksana de- Selama kemajuan dalam kedokteran, ilmu dasar
ugan metode standar saat itu, yaitu kateterisasi rutin sering mempunyai sumber penemuan dan prinsip yang
dengan minyak mendidih, Perajurit kedua ditata laksa- kemudian diterapkan dalam masalah klinik. Contoh
na dengan debridenren, pembersihan dan pemakaian cemerlangnya penelitian Louis Pasteur (1822-1895),
KEJADIAN PENTII{G DALAM ILM(I BEDAH

pemula teori benih penyakit. Dalam pertengahan


abad 19, Pasteur pertama memperlihatkan bahwa
fermentasi dan pembusukan disebabkan oieh organisme
hidup dan ia berpikir bahwa pembentukan pus dan
luka terinfeksi mempunyai patogenesis serupa. Dalam
tahun 1867, Lister mempublikasikan yang pertama
dari serangkaian makalah yang memperkenalkan
konsep pembedahan antiseptik. Prinsip ini didasarkan
atas perusakan semua organisme hidup, terutama
bakteri yang mungkin datang berkontak dengan
jaringan pasien selama tindakan bedah. Pembersihan
cermat kulit pasien dan juga tangan ahli bedah serta
penggunaan duk steril mengelilingi lapangan operasi
dan sterilisasi peralatan membentuk dasar pembe-
dahan antiseptik. Konsep dan praktek Lister tersebar
seluruh dunia. Bagi Listerlah (lebih dari yang lain mana-
pun), penghargaan utama harus diberikan bagi perluas- Gambar 4. llilliam T.G. Morton (1819-1568).
an akhir dalam banyak jumlah dan jenis operasi. Se-
waktu tindakan ini menjadi aman bagi pasien dengan
pengurangan tajam dalam infeksi pascabedah, maka
setelah itu, penggunaan anestesia eter menyebar cepat
penatalaksanaan bedah sekumpulan besar'kelainan
ke seluruh dunia. Dampak anestesia umum jelas diper-
menjadi diterima luas.
lihatkan oleh penggunaan kloroform segera setelah itu
bagi Ratu Victoria selama melahirkan, yang menimbul-
kar istilah "chloroform a la reine" (untuk Ratu).
PERKEMBANGAN ANE STE SIA

Perkembangan anestesi0 suatu pencapaian utama


RONTGEIVOGRAFI
yang membentuk kemungkinan bagi banyak tindakan
bedah baru, sulit dan banyak diperlukan. Seperti se- Penemuan sangat besar dari Rontgen (Gambar 5)
orang mahasiswa kedokteran dalam tahun 1799, Hum- dengan pengenalan sinar-x dalam tahun 1895. Sejak
phrey Davy menyiapkan dan menginhalasi banyak di- waktu itu, perbaikan dalam radiografi (yang mencakup
nitrogen oksida dan memperhatikan efek analgesiknya. penggunaan agen kontras dalam tractus gastrointestina-
Dalam percobaan atas dirinya sendiri, ia memperhati- lis dan dalam arteriografi) sangat memperluas kemung-
kan bahwa nyeri kepala dan nyeri gigi "selalu berku- kinan diagnostik dalam bidang ini. Disamping itu,
rang setelah empat atau lima inspirasi pertama". Ke- radiografi yang dibimbing rontgen untuk biopsi jarum,
mudian ia meringkaskan penemuannya dengan menga-
takan, "Karena dinitrogen oksida dalam efek luasnya
tampak mampu merusak nyeri fisik, maka ia mungkin
bisa digunakan secara menguntungkan selama pembe-
dahan ".
Dalam tahun 1842, Crawford W. Long dari Geor-
gia pertama menggunakan eter sebagai zat anestesi
inhalasi dalam tindakan bedah terencana dalam eksisi
suatu lipoma leher. Ia menggunakan teknik ini dalam
delapan operasi berikutnya dan secara cermat menca-
tatnya dalam majalahnya. tetapi sayangnya tidak mem-
publikasi observasi ini pada waktu itu.
Dalan.r tahun 1846, William 'I. G. Morton (Gambar
4) urentberikan zat anestesi eter di Boston untuk ahli
bedah John Collins Warren, yang membuktikan keber-
hasilan dramatis demikian, yang segera dipublikasikan-
nya. Sumbangan inilah yang mendorong Warren me-
ngatakan pada akhiL tindakan ini untuk memperkenal-
kan itu: "Saudara-saudara, ini bukan bualan!" Segera Gambar 5. l4tilhelm K. Rdntgen (1845-1923).
BUKU AJAR BEDAH BftGIAN 1

dilatasi obstruksivaskular dan drainasd abses telah


sama mengesankan.

PERKEMBANGAN PROGRAM LATIHAN


BEDAH
Setelah pengenalan prinsip ilmiah ke disiplin
bedah, penekanan mulai ditempatkan atas latihan ahli
bedah yang tepat. Pola asli program latihan bedah
dibentuk di Eropa selama setengah akhir abad ke 19,
terutama dalam klinik universitas Jerman, Swiss dan
Austria.3 Di sanalah tokoh besar bedah, dengan semua
kekuatan dalam lapangannya masing-masing, menegak-
kan prinsip latihan progresif dalam masa beberapa ta-
hun yang mencapai puncaknya dalam posisi'Residen,'
Utama. Kebanyakan setuju bahwa ayah program la-
tihan bedah modern adalah Bernhard von Iangenbeck
(Gambar 6), seorang ahli bedah klinik terampil yang Gambar 7. Theodor Bilhoth (1829-1894).

sangat berbakat. Ia juga dosen kepala yang mengeli-


lingkan dirinya dengan sekelompok orang muda
cerdas dan melatih mereka dengan tidak tanggung- Zur\ch dan kemudian di Universitas Wina, tempat ia
tanggung. Ia Kepala Ahli Bedah di lembaga pengajaran Ahli Bedah Kepala bagi Allegemeines Krankenhaus
terkemuka (the Charite) yang bergabung dengan yang terkenal di dunia; Theodor Kocher (Gambar 8)
meninggalkan Berlin untuk menjadi Profesor di Uni-
universitas Berlin. Sewaktu murid langenbeck menye-
lesaikan program latihannya, ia diminta oleh universitas
versitas Beme pada usiamuda 3l tahun dan Trendelen-
burg (Gambar 9) diangkat untuk Jabatan di kipzig.
dan klinik utama lain di seluruh Eropa untuk me-
Banyak tokoh telkemuka lain dari program latihan
mangku jabatannya sendiri. Mahasiswanya yang ter-
kemuka ahtara lain Theodor Billroth (Gambar 7)
Langenbeck mengikuti tradisi ini serta kemasyhuran-
yang menjadi Profesor llmu Bedah di Universitas nya dalam produksi ahli bedah akademi dan klinik
terkemuka saat ini menjadi berdiri mantap.
Perkembangan progam latihan'residency' bedah
di Amerika Serikat jelas berhubungan dengan sekolah
Langenbeck-Billroth, sejak William S. Halsted (Gam-

Gambar 6. Bemlard von Langenbeck ft810-1887). Gamba 8. Thedor Kocher (1841-1917).


KEJADIAN PENTING DALAM ILMU BEDAH

Gambar 10. William S. Halsted (1852-1922).

Mula-mula saya bermaksud mengambil selengkap


mungkin rencana Jerman, dalam pokok sama untuk
semua ktnik utama . setiap fasilitas dan dorongan
terbesar diberikan tiap anggota staf untuk melakukan
karya dalam riset.

Dalam pidatonya yang disampaikan di Yale dalam ta-


hun 1904, Halsted menekannya:
Di samping tugasnya di bangsal dan tugas operasi,
Garnb ar 9. Friedich Tr endel enbur g ( I 8 44 - I 9 24 )' assten diharapkan melakukan penelitian asli dan men-
jaga sangat terampil bagi penelitian dalam patologi be-
dah, bakteriologi dan sejauh mungkin fisiologi
bar 10), Profesor di Rumah Sakit dan Fakultas Ke- Orang muda yang bermaksud mempelajari ilmu bedah
dokteran Universitas Johns Hopkins yang baru dibuka, seharusnya pada awal kehidupannya mencari untuk
sangat terkesan selama perjalanannya ke Jerman, mendapatkan pengetahuan masalah dasar bagi pelajaran
Swiss dan Austria dengan tencana Langenbeck tepat profesinya,
sebelum pengangkatannya di Baltimore. Halsted
(umumnya dianggap sebagai ahli bedah paling ter- Dalam pidatonya ia juga mengatakan:
kemuka di Amerika Utara) secara teratur mengunjungi Kita memerlukan satu sistem dan kita akan yakin
klinik Eropa utama dalam setengah akhir abad ke memilikinya, yang akan menghasilkan tidak hanya ahli
19. Ia menjadi sangat terkesan dengan sistem progre- bedah, tetapi ahli bedah darijenis tertinggi;orang yang
sif latihan bedah dan benar-benar bertekun dengan akan merangsang orang muda negara kita memgelajari
konsep bahwa mahasiswa muda cerdas sangat terpilih ilmu bedah serta mencurahkan tenaga dan kehidupan-
seharumya mulai sebagai dokter rumah sakit dan nya untuk meningkatkan standar ilmu bedah.
secara bertahap maju melalui "residency" dengan
peningkatan tanggung jawab. Ia setuju dengan La- Keberhasilan Halsted yang mengherankan dalam
ngenbeck yang dengan menyelesaikan 'Chief Resi- melatih ahli bedah kemudian ditiru oleh lainnya, yang
dency', pada hakekatnya mahasiswa seharusnya mem- mencakup Blalock (Gambar 1 l), yang kemudian diang-
punyai kemampuan seperti dosennya dalam program kat ke jabatan Halsted di Johns Hopkins. Dosen kepala
ini. Sehingga banyak mahasiswa Halsted diangkat lain dari banyak ahli bedah akademi meliputi Wangen-
langsung ke jabatan akademi bergengsi setelah menye- steen (Gambar12) di Universitas Minnesota serta
lesaikan program'residency' bedahnya. Ravdin (Gambar 13) dan Rhoads (Gambar l4) diUni-
Konsep spesifik latihan bedah Halsted muncul versitas Pennsylvania. Dosen berbakat ini menghasilkan
dalam karangannya tentang: "latihan Seorang Ahli banyak mahasiswa yang kemudian menjadi Profesor
Bedah"2 Ia mengatakan: Ahli Bedah dan Kepala Departemen.
BUKU AJAR BEDAH BAGIAI,{ 1

Gambar 11. Alfred Blalock (1899-1964). Gambar 13. Isador S. Ravdin (1894-1972).

Dalam Pidato Rektor bagi Asosiasi Ilmu Bedah saya bahwa ia jangan menjauhkan diri darinya karena
Amerika dalam tahun 1956, Blalock menekankan salah paham dan ketakutan bahwa ia tidak mempunyai
pandangannya tentang makna riset dalam perkataan: keaslian. Sebagai seorang mahasiswa kedokteran, saya
merasa kasihan bagi peneliti, tetapi kemudian ia ber-
Satu-satunya cara orartg yang tertarik dapat me- ubah mer{adi kebanggaan dan kecemburuan.
nentukan apakah ia berbakat atau tidak dalam riset
dengan memberikan suatu ujicoba Pengarahan

Gambar 12, Owen H. lllurtgeuric€n (1898- Gambar 14. lonathan Rhoads (1907- )
KEJADIAN PENTING DALAM ILMU BEDAH 7

untuk secara aman membuang appendix vermiformis


yang meradang.
Hernia telah diuraikan selama berabad-abad
dengan luar biasa namun koreksi bedah hanya dapat
dicapai seabad yang lalu. Sementara sejumlah tindakan
teiah diusahakan selama abad ke 19, Bassini (Gambar
16) dan Halsted serentak tetapi secara dengan terpisah
merancang suatu operasi yang dirancang secara anatomi,
yang pada waktu itu dinamai "pengobatan radikal her-
nia inguinalis." Dua pelopor bedah ini sangat banyak
menyokong perbaikan dalam hasil jangka lama setelah
tindakannya serta prinsip operasinya tetap dipraktek-
kan sampai hari ini.
Perkembangan pembedahan glandula thyroidea
dipelopori oleh Theodor Kocher. Ahli bedah terkemu-
ka ini menyempurnakan operasi tiroidektomi dan da-
lam tahun 1985 menguraikan 1000 tiroidektomi untuk
struma. Pada saat ia meninggal dalam tahun 1917,
ia telah melakukan 5000 tiroidektomi daiam kliniknya
di Berne dengan mortalitas hanya 0,11 persen. Ia juga
memperhatikan bahwa hipotiroidisme sering timbul
setelah tiroidektomi total dan bahwa pemberian eks-
trak thyroidea ke pasien diikuti oleh kembalinya
metabolisme normal. Untuk sokongannya ke pembe-
dahan glandula thyroidea dan ke penatalaksanaan
hipotiroidisme, Kocher menjadi atrli bedah pertama
yang dihadiahl Nobel dalam tahun 1909.
Gambar 15. Ephraim McDowell (1771-1830)
Perkembangan tindakan bedah atas glanduia
parathyroidea dimulai oleh Mandi dari Wina dalam
tahun 1925, sewaktu ia membuang tumor parathy-
PERKEMBANGAN UTAMA DALAM BEDAH UMUM
Laparotomi pertama yang berhasil dilakukan
dalam pedesaan Kentucky pada Hari Natal 1809 oleh
Ephraim McDowell (Gambar 15). Ia telah dilatih di
Edinburgh di bawah sejumlah dosen terbaik waktu
itu. McDoweil mengeluarkan tumor ovarium yang
besar pada seorang pasien yang pullh tanpa banyak
gangguan dan hidup selama bertahun-tahun setelah itu.
Ia kemudian membuang sebelas tumor ovarium lain
dengan hanya satu kematian. Kemajuan utama lain
dalam bedah abdomen dibuat oleh Billroth dari Wina,
yang daiam tahun 1881 pertama berhasil melakukan
reseksi lambung. Dalam seorang pasien dengan karsi
noma pylorus yang menyumbat, ia membuang bagian
lambung yang terlihat dan membentuk kembali konti-
nuitas dengan gastroduodenostomi. Kolesistektomi
pertama dilakukan daiam tahun 1882 oleh Kari
Langenbuch dalam pria berusia 43 tahun yang telah
menderita kolik saluran empedu selama 10 tahun.
Dalam tahun 1886, Reginald Fitts dari Boston meng- "'ioo
s...*$'::iPO\dK*
gambarkan gambaran klinik dan gejala apendisitis akuta
itu McBurney dari New York
serta segera setelah
dan lainnya mengembangkan teknik bedah yang tepat Gambar 16. Edoaro Bassini (1844-1924)
BUK.U AJAR BEDAH BAGIAN I

TABEL L Kalender Sokongan Utama bagi llmu Bedah Setelah pencapaian yang menonjol ini, banyak
tanggal lain menjadi berarti karena tindakan baru
1543 Vesalius mempublikasikan teks anatomi pertama yang berhasil dilakukan. Kejadian ini diperlihatkan dalam
tepat, De Humani Corpois Fabica
Tabel 1.
1552 Pare mengobati perajurit yang luka dengan debride-
men dan pembalutan pada peperangan Denonvilliers Banyak sokongan spesifik bagi ilmu bedah telah
1628 Harvey mempublikasikan De Motu Cordis,yangmeng- mempunyai dampak luar biasa atas lapangan ini dan
gambarkan sirkulasi darah yang normal sejurnlah hal ini dipertimbangkan. secara tersendiri.
L7l0 Anel mengoperasi aneurisma dengan meligasi arteri di Konsep keseimbangan cairan dan elei<trolit mempunyai
ataskantong
asal ilmiahnva dalam observasi dini Claude Bernard,
L727 Cheselden melakukan operasi lateral untuk batu vesica
urinaria Paris yang dalam tahun 1859 mempublikasikan se-
1759 Mestivier menguraikan dan mengoperasi apendisitis rangkaian kuliah yang diberi judul "Liquids of the
lokalisata Organism." Dalam sokongan besar ini, ia menekankan
1809 McDowellmelakukan ovariotomi
kemaknaan 'milieu interieur', yang ia usulkan meru-
1817 Astley Cooper meligasi aorta abdominalis
L822 Sautermelakukanhisterektomi
pakan keadaan fisiologi yang memungkinkan adanya
1867 Lister memperkenalkan pembedahan antiseptik suatu organisme secara bebas. Konsep ini dimajukan
Bobbs melakukan kolesisto stomi dalam tahun berikutnya, terutama oleh Cannon yang
1870 Thomas melakukan ovariotomi vaginal memperkenalkan istilah "homeostasis". The Meta-
1873 Billrpth mengeksisi larynx
bolis Care of the Surgical Patient, suatu makalah
1881 Billroth mereseksi lambung dengan gastroduodenos-
tomi Francis D. Moore, tetap rujukan standar dalam bi-
Wolfl er memperkenalkan gasuoentero stomi dang penting ini. Sokongan besar lain yang dibuat
1882 Langenbuch mengeksisi vesica biliaris dalam tahun 1960-an merupakan pengenalall alimen-
Winiwarter melakukan kolesistenterostomi tasi parenteral total mengikuti penelitian klinik dan
1884 Billroth mengeksisi pancreas karena kanker
percobaan terkemuka Dudrick dan Rhoads. Ia memper-
1885 H. Kummell melakukan koledokostomi
1886 Fitz menggambarkan apendisitis akuta lihatkan secara percobaan bahwa dalam ptsangan
I 89s Rdntgen menemukan sinar-x anjing seperindukan, satu menerima alimentasi normal
1906 Landsteiner menemukan golongan darah per oral dan lainnya menerima masukan kalori totalnya
t92s Mandl mengeksisi pertama kali adenoma parathyroidea intravena, kedua hewan berkembang normal dan mem-
19 35 Sulfonamid pertama oleh Domagk
punyai berat badan serupa sewaktu tumbuh. Sokongan
1938 Penutupan pertama yang berhasil bagi ductus arterio.
sus paten oleh Gross
luar biasa ini sangat merubah penatalaksanaan dan
1944 Penisilin disediakan oleh Florey dan Chain perjalanan rnasa depan banyak pasien dengan masalah
Penutupan pertama yang berhasil bagi koarktatio aor- gizi yang parah, khuzusnya yang dengan fistula usus,
ta oleh Crafoord yang telah kehilangan banyak cairan dan unsur gizi
Anastomosis subclavia-pulmonalis pertama yang berha-
dengan angka mortalitas dan morbilitas yang tinggi.
sil bagi tetralogi Fallot oleh Blalock
1945 Pintas portacava oleh Whipple
Pengenalan kemoterapi dan mtibiotika telah sa-
l95l Reseksi peftamd, aneurisma aorta abdciminalis oleh ngat merubah perjalanan banyak tindakan bedah.
Dubost Ehrlich (Gambar 17) berhak mendapat penghargaan
Penutupan pertama cacat jantunng (cacat septum in- awal untuk pengenalan agen kemoterapi, Salvarsan
terartriale) oleh Gibbon yang menggunakan sirkulasi
ekslrakorporal C'606") dalam penatalaksanaan sifilis. Dalam tahun
1954 Transplarrtasi ginjal pertama yang berhasil (angka la- 1935, Domagk memperkenalkan Protonsil, suatu
ma) oleh Murray sulfonamid dan untuk pertama kali suatu agen ter-
1958 Pacujantung pertama yang dapat diimplantasi oleh sedia yang segera menyerang bakteri dengan hasil
Elmquist dan Senning klinik dramatis bagi organisme yang rentan. Dalam
1960 Katup jantung protesa buatan pertama (mitral) oleh
Starr
tahrn ),929, Fleming telah mencatat sifat antibakteri
1962 Anastomosis vena saphena ke arteria coronaria yang ragi tefientu, terutama Penicillium notatum, Florey
pertama oleh Sabiston dan Chain menemukan metode untuk menghasilkan
1963 Transplantasi hati pertama yangberhasil oleh Starzl penisilin dalam jumlah yang adekuat untuk penggu-
1964 Transplantasi paru pertama oleh Hardy
naan klinik dalam tahun 1944. Untuk pencapaian
1966 Transplantasi pancreas pertama oleh Najarian
1967 Transplantasi jantung pertama yang berhasil oleh sangat besar ini, tiga penelitian ini diberikan Hadiah
Barnard Nobel dalam tahun 1945.
1982 Transplaltasi jantung-paru pertama oleh Reitz Kontrol hormon atas penyakit neoplastik diper-
lihatkan oleh Huggins (Gambar l8) dalam tahun
1940, tempat ia memperlihatkan bahwa terapi
roidea pertama dalarn pasien osteitis fibrosus kistika antiandrogenik (yang terdiri dari orkiektomi atau
yang lanjut. pemberian estrogen) dapat menghasilkan regresi
KEJADIAN PENTING DALAM ILMU BEDAH

diperlihatkan, maka kegunaannya secara. bertahap


tersebar luas dan telah memungkinkan banyak tindak-
an bedah yang luas, yang tak layak dilakukan sebelum-
nya. Untuk penelitiannya yang terkemuka ini, Land-
steiner diberikan Hadiah Nobel.

PERKEMBANGAN BEDAH VASKULAR DAN KAR.


DIOTHORAX
Bidang bedah vaskular menjadi kenyataan sewaktu
Alexis Carrel (Gambar l9) dari Lyons memperlihatkan
bahwa mungkin menggabungkan dua rijung pembuluh
darah yang dipotong dengan teknik bedah yang cer-
mat, jarum halus dan materi benang yang dipilih
cermat. Sokongan ini telah membawa ke penyembuhan
Gambar 17. PauI Ehrlich (1854-1915). primer pembuluh darah tanpa infeksi atau trombosis.
Sebelum penelitian klinik dan percobaannya, belum
karsinoma prostata lanjut diseminata. tlntuk pene- ada anastomosis vaskular yang berhasil, usaha telah
litian ini maupun penelitian kimia protein dan enzim diakhiri dalam trombosis atau infeksi. Carrel juga
serum serta peranan glandula adrenalis dalam mengen- pertama mentranspiantasi jaringan dan organ yang
dalikan metastasis dari penyakit neoplastik, Huggins menggunakan teknik penjahitan cermatnya ini. Ia
diberikan Hadiah Nobel dalam tahun 1966. jelas meramalkan dasar ilmiah dari iapangan transplan-
Dalam tahun 1900. Karl Landsteiner pertama tasi yang akan datang dan untuk semua pencapaian
mendeteksi adanya aglutinin dan isoaglutinin dalam sangat besar ini, ia diberikan Hadiah Nobel dalam
darah serta menemukan bahwa darah dapat ditentu- fisiologi dan kedokteran dalam tahun 1912.
kan goiongannya ke dalam empat kelompok. Walaupun Penggunaan pertama suatu vena saphena untuk
transfusi darah telah diberikan sebeiumnya, namun menggantikan suatu arteri dilakukan Goyannes di
keberhasilan telah dirusak oleh banyak reaksi fatal. Madrid dalam tahun 1906. Setelah koreksi sualu aneu-
Sewaktu kemampuan menentukan golongan darah risma arteria poplitea, ia memulihkan kontinuitas

:li::r :

:liif.W.'"

Gambar 18. Charles B. Huggins (1901 ), Gambar 19. Alexis Carrel (1873-1944)
10 BUKUAJAR BEDAH BAGIAN 1

vaskular dengan menggunakan vena saphena pasien. Sayangnya hal ini belum diulangi sampai tahun 1946,
Penelitian berikutnya (terutama De Bakey) memper- sewaktu Bailey dan kemudian Harken memulai tindak-
lihatkan kelayakan menggunakan penggonti artei an ini lagi dengan banyak keberhasilan. Penutupan
plastik dengan durabilitas yang lama dan keberhasilan ductus arteriosus paten pertama berhasil dicapai oleh
klinik yang mantap. Gross dalam tahun 1938. Strieder telah menutup suatu
Dalam edisi tahun 1896, Surgery of the Chest, ductus setahun sebelumnya, tetapi pasien ini mening-
Paget, ditemukan pernyataan berikut: gal. Koarktasio aortae dikoreksi dengan anastomosis
ujung-ke-ujung oleh Crafoord dalam tahun 1944.
Pembedahan jantung mungkin mencapai batas
Pencapaian menonjol lain yang telah mempunyai
yang disetel oleh Alam bagi semua pembedahan; tak
dampak hebat atas bidang bedah kardiovaskular me-
ada metode baru dan tak ada penemuan baru, yang da-
pat mengatasi kesulitan alamiah yang menyertai luka rupakan pengenalan kateterisasi jantung oleh Forss-
pada jantung. Adalah benar bahwa ',penjahitan jan- mann dalam tahun 1929. Penelitian pelopor ini kemu-
tung" telah diusulkan secara samar-samar sebagai tin- dian menjadi tindakan diagnostik rutin sewaktu Cour-
dakan yang mungkin dilakukan dan telah dilakukan pa- nand dan Richards memperlihatkan manfaatnya
da hewan; tetapi saya tak dapat menemukan bahwa ia dalam diagnosis banyak bentuk penyakit jantung.
pernah diusahakan dalam praktek. Peneliti ini diberi Hadiah Nobel dalam tahun 1956.
Terapi penyakit jantung kongenital sianotik
Karena alasan ini,
ada minat khusus bahwa dalam sangat diperbesar oleh Blalock dalam tahun 1944,
tahun yang sama (1896), lldwig Rehl pertama yang sewaktu ia pertama berhasil melakukan tindakan
berhasil menutup luka tusuk pada jantung pada pria untuk tetralogi Fallot. Arteria zubclavia dianastomosis
berusia 22 tahvn, yang telah tak sadar selama masa ke arteria pulmonalis untuk memperbaiki aliran darah
3 jam sebelum operasi. Rehn mengendalikan perdarah- ke paru pada pasien dengan lesi obstruktif dalam
an dari suatu luka dalam ventrikel kanan dengan tiga sirkuit arteria pulmonalis. Penggunaan hipotermia
jahitan sutera. Pasien sejarah ini sembuh dan kejadian
dalam bedah jantung telah memungkinkan penghen-
ini menandai awal pembedahan jantung. tian sirkulasi sementara waktu, suatu pendekatan
Rudolph Matas (Gambar 20) menjadi pelopor yang dirangsang oleh penelitian awal Bigelow, yang
bedah lainnya dan sementara merupakan Profesor memperlihatkan dalam hewan percobaan bahwa
Ilmu Bedah di Tulane, pertama menguraikan endoaneu- sirkulasi dapat aman dihentikan selama masa l0 menit
rismografi pembaruannya dalam terapi aneurisma atau lebih pada pengurangan suhu tubuh tanpa efek
arteri. la mewakili penatalaksanaan definitif pertama merusak hipoksia cerebrum. Teknik ini telah berhasil
bagi aneurisma dengan pemulihan sirkulasi dan telah diterapkan dalam penutupan cacat septum intera-
diterima dengan banyak antusias. triale oleh kwis dan Varco dalam tahun 1952. Pen-
Dalam tahun 1925, Souttar dari London pertama capaian terkemuka berikutnya dalam bidang ini dari
memasukkan satu jari ke dalam, auricula atrialis sinitra, Gibson, yang mengembangkan sirkulasi ekstrakorporal.
yang menyempurnakan pembidaian digital bagi katup Kemajuan sangat besar ini dimulai dengan percobaan
mitral stenotik pada pasien penyakit katup reumatik. laboratorium dalam tahun 1931 dan secara sistematik
diikuti oleh peneliti berdedikasi ini dan istrinya sampai
tahun 1953, sewaktu mesin jantung-paru pertama
berhasil digunakan dalam penutupan cacat septum
interatriale dengan menggunakan oksigenator pompa
untuk menggantikan jantung dan paru, sementara
cacat ini dikoreksi. Segera setelah itu dan dengan
menggunakan teknik ini, Lillehei dan juga Kirklin ber-
hasil mengoreksi cacat septum interventriculare, tetra-
Iogi Fallot dan banyak cacat jantung kongenital lain.
Suatu aneurisma aorta abdominalis pertama di-
koreksi dengan pembedahan oleh Du Bost di Paris
dalam tahun 1951. Dalam tahun yang sama, cangkokan
arteri plastik pertama dlperkenalkan secara percobaan
oleh Voorhees dan Biakemore. Implantasi pertama.
yang berhasil bagi suatu katup jantung protesa dicapai
oleh Starr dalam tahun 1960.
Penatalaksanaan bedah iskemia myocardium seka-
Ganrbar 20. Rudolph Matas (1860-1957) rang tersebar luas. Penggunaan pertama cangkokan
KEJADIAN PENTING DALAM ILMU BEDAH 11

pintas vena saphena ke sirkulasi coronaria dilakukan takan hal ini. Dalam menjawab ke mahasiswa yang hari
tahun 1962. Setelah penerapan teknik ini dalam se- itu menanyakan padanya, untuk memberikan padanya
rangkaian pasien oleh Favaloro dan Johnson yang sebab keberhasilannya yang luar biasa dalam kedokter-
memperlihatkan manfaatnya, tindakan ini sekarang te- an, Osler hanya menjawab:
lah menjadi tindakan bedah jantung yang terlazim di- Tampaknya suatu kewajiban pada kesempatan de-
lakukan di Amerika Serikat. Bedah ini yang menyebab- mikian untuk jujur dan terus terang, sehingga
saya ber-
kan penghilangan total nyeri angina maupun perluasan maksud menceritakan pada anda rahasia kehidupan, se-
masa hidup yang bermakna bagi banyak pasien. perti saya telah melihat suatu permainan dimainkan,
dan seperti saya telah mencoba memainkannya sen-
diri. . . Ya saya bermaksud memberikan hal ini dalam
TRANSPLANTASI
penuh kepastian dengan harapan bahwa beberapa anda
Penelitian percobaan asli yang menetapkan kela- paling kurang akan memperolehnya bagi manfaat anda.
yakan transplantasi jaringan dan organ dilakukan oleh Melalui yang kecil, karya besar tampak besar artinya.
Carrel dan rekannya pada peralihan abad ini. Trans- Kerja merupakan kata sihir membuka setiap pintu, pe-
nyurma terbesar di dunia, batu filsafat sejati, yang
plantasi ginjal pertama yang berhasil jangka lama
mengubah semua logam dasar kemanusiaan menjadi
dicapai oleh Murray dalam tahun 1954. Dalam tahun
emas. Orang bodoh di antara anda akan dibuat cerdas,
1963, Starzl berhasil mengimplantasi suatu hati dan orang cerdas menjadi ulung dan mahasiswa ulung men-
dalam tahun 1964, transplantasi paru pertama dila- jadi mantap. Dengan kata sihir dalam jantung anda,.se-
kukan Hardy. Najarian mencapai transplantasi pancreas mua hal mungkin dilakukan dan tanpanya, semua pe-
dalam tahun 1966 dan keseluruhan bidang ini sekarang lajaran sia-sia dan mengesalkan. Keajaiban kehidupan
telah menjadi yang sangat penting di seluruh dunia. adalah dengannya. . . pada yang mudah diberi harapan,
Kelangsungan hidup jangka lama transplantasi organ pada yang setengah baya diberi kepercayaan, pada yang
telah maju bermakna dengan pengenalan agen untuk tua diberi ketenangan . . . Ia bertanggung jawab lang-
menekan penolakan, yang mencakup Imuran, steroid, sung bagi semua kemajuan dalam kedokteran selama
dua puluh lima abad yang lalu.
globulin anti-limfosit dan lebih belakangan ini siklo-
sporin. Barnard dalam tahun 1967, merupakan yang
pertama berhasil mentransplantasi jantung manusia KEPUSTAKAAN TERPILIH
dan sekarang hal ini suatu tindakan setiap hari. Kom- Majno, G.: The Healing Hand: Man and Wound in the Ancient World.
binasi transplantasi jantung-paru dilakukan Reitz dalam Boston, Harvard University Press, 1975.
Bagi mahasiswa yang tertafik dalsm hedokteran huno cil Cina,
tahun 1982 dan prestasi ini menggambarkankemajuan Mesir d.an Yunani, id suatu sumber kepuetakaan terinct oleh pe-
berbeda lainnya dalam bidang yang selalu maju ini. ngdrang yang terhemuha.
Meade. R. H.: An Introduction to the History of General Surgery. phila_
delphia, W. B. Saunders Company, 1986.
RINGKASAN Pembahasan menyeluruh sohongan dalam bldang llmu hedah
umum dengan hepustdkaan lang luas.
Menjadi jelas dalam retrospeksi bahwa banyak Ravitch..M, M.: A Century ot Surgery: The History of the American
kemajuan dalam ilmu bedah tergantung atas penemuan Surgrcat Association, Vols. I anC 2. philadelphii. J. B. Lippincott
Company, 1981.
sebelumnya. Sementara pemimpin belakangan ini Makalah inl ditampllkan pada pertemuan tahunan Asosiasi Ahll
dalam lapangan ini telah memperluas horizonnya Bedah Ameriha, yang ditemukan seabel, yang lalu, mencermin_
han kebanyahan eohongan penting lebih belakangan inl bagi
dalam , caru yang dipikir tak mungkin sebelumnya, ilmu bedah. Ia dlbahas dalam d.ua volume ini oleh pengorang
namun masih banyak yang masih tersisa untuk masa yang terampiL
yang akan datang. Jelas bahwa penggabungan prinsip Wangensteen, O. H., and Wangensteen, S. D.: The Rise of Surgery From
Empiric Craft to Scientific Discipline. Minneapolis, Universiiy of Min-
biologi dasar di masa yang akan datang (seperti dalam nesota Press. 1978.
masa lampau) akan membawa kemajuan bermakna Volume yang mengagum.han dengan heputtahaan yang me_
bagi bidang kedokteran yang selalu meluas ini. Harus muashan membahas eejarah ilmu bedah eeiah awalnya aampal
mosa rnodern, Ia suotu penelitian tungat ilmlah d,an suatu yang
selalu diingat bahwa penting keakraban dengan penca- memberihan bacaan yang mengagurnhan.
paian masa lampau. Seperti yang dikatakan Billroth
begitu ringkas: "Hanya orang yang akrab dengan seni
KEPASTAKAAN
dan il.nu masa lampau cakap untuk membantu dalam
kemajuannya di masa yang akan datang.". 1. Blalock, A.: The Nature of Discovery. Presidentiat address to the
American Surgical Association. Ann. Surg., 144:3, 1956.
Akhirnya mahasiswa seharumya kontinu meng- 2. Halsted, W. S-.: The training of the surgeon. Bull. Johns Hopkins Hosp.,
ingat fakta bahwa tidak cukup intelek dan ide baru l5:267. 1904.
3. Sabiston, D. C., Jr.: A continuum in surgical education: presidential
produktif
saja; agaknya ia harus digabung dengan usaha address to the Society of University Surgeons. Surgery, 66:1, 1969.
dan dilakukan. Kata Sir William Osler, 'Regius Pro- 4. Sabiston, D. C., Jr.: Major contributions to surgery from the South.
Presidential address to the Southern Surgical Association. Ann.
fessor of Medicine' di Oxford, secara cemerlang menga- Surg.,181:5.1975.