Anda di halaman 1dari 35

SEJARAH ILMU BEDAH

Ronny Sutanto,dr,SpOT
Jaman Yunani Kuno
Hippocrates mengarang buku
On the Surgery

Tentang tata kerja dokter bedah

Kebanyakan tentang cara pembalutan


Instrumen Bedah
Jaman Pertengahan
Ilmu bedah terpisah dari ilmu kedokteran
selama lebih dari 1500 tahun

Dokter bedah bukan karir yang terhormat


Abad 13 dan 14
Ilmu kedokteran maju sejajar dengan
theologi dan ilmu hukum

Ilmu bedah dipelajari oleh masyarakat


kelas bawah, diajarkan turun temurun
Ahli Bedah di Inggris
1540 Barbers & Surgeons of England
Ahli bedah berjanji tidak mencukur
Tukang cukur tidak membedah kecuali cabut
gigi
1745 Ahli bedah memisahkan diri
1800 Royal College of Surgeons of London
1843 Royal College of Surgeons of
England
Itali
1316 Buku Diseksi anatomi oleh Mondino
de Luzzi

Otopsi dilakukan oleh dokter bedah

Abad 14an dibangun teater khusus otopsi


di Padua
Akhir abad 15:
Johannes de Ketham: Fasiculus medicinae,
Venice 1491
Berengario da Carpis Commentary: Super
Anatomia Mundini
Andreas Vesalius: De humanis corporis fabrica

Nicolai Copernicus: De revolutionibus orbium


coelestium
Permasalahan Ilmu Bedah
Nyeri
Infeksi
Perdarahan
Shock
Setiap satu hal teratasi, berkembanglah ilmu
bedah
SURGERY 1750-1900
Overcoming pain, infection,
blood loss

http://www.educationforum.co.uk
Surgery Around 1750

http://www.educationforum.co.uk
Perkembangan Ilmu Anestesi

Masalah nyeri teratasi dengan


berkembangnya ilmu anestesi
Alkohol, akar2an mandrake, opium
1842 Crawford W Long gunakan ether untuk
tumor kulit
1846 William Morton gunakan ether
1847 James Simpson gunakan chloroform

Kecepatan pembedahan tdk lagi jd ukuran


The first operation in England,
under anaesthesia. The surgeon is Robert Liston
1846

http://www.educationforum.co.uk
John Snow (Inggris) ahli anestesi pertama

Anestesi tidak lagi dilakukan oleh dokter


bedah

Dokter bedah sering mentelantarkan


pasien ketika pembedahan, tidak
termonitor
Joseph Lister and Carbolic Spray
(1865)

http://www.educationforum.co.uk
Operating Theatre in 1900

http://www.educationforum.co.uk
Masalah Infeksi
Masalah penyembuhan luka
Luka selalu diikuti demam dan pernanahan
Bila pasien beruntung, luka akan sembuh

1867 Lister
Teori inflamasi, penyembuhan luka,
pembekuan darah
Sterilisasi uap, carbol

1865 Louis Pasteur


Teori kuman
Perkembangan Ilmu Bedah
Operasi abdomen di abad 19

McBurney: Appendectomy

Billroth: operasi esofagus dan gaster

Bassini: hernia
Willian S Halsted
Bapak ilmu bedah modern
1904 The Training of Surgeons di Yale

Tehnik operasi hernia

Penggunaan sarung tangan

Penanganan jaringan, minimasi perdarahan

Pendidikan residen bedah


What have been the main changes?

1 20
Abad 20
Pengertian biologi dan fisiologi manusia
Tehnik hipotermia
Anestesi lebih aman
Mesin jantung paru
Regulasi cairan dan elektrolit
Ilmu bedah telah berubah dari art ke
science
Subspesialisasi

Bedah Umum
Bedah Digestif
Bedah Ortopedi
Bedah Plastik
Bedah Thorax
Bedah Vaskuler
Bedah Urologi
Bedah Onkologi
Bedah Endokrin
Bedah Anak
Bedah Syaraf
Bedah Dasar
- Prinsip dan teknik dasar bedah :
1. Sterilisasi (Asepsis, Antisepsis).
2. Anestesi.
3. Teknik operasi (Teknik Halsted).
- Sterilisasi :
1. Secara fisik (autoclave, oven, direbus,
nyala api, radiasi, gas etilendioksida).
2. Secara kimia (cairan Bard Parker,
benzal ionium).
- Infeksi merupakan faktor penting yang
mempengaruhi penyembuhan luka.
- Asepsis= keadaan suci hama (usaha
memusnahkan semua mikroorganisme,
biasanya dengan panas atau mekanik).
- Antisepsis = usaha untuk mecegah
pertumbuhan semua mikroorganisme
dengan bahan kimia.
- Antiseptik: Iodium, Alkohol 70%, Formalin,
Savlon, Asam karbol (sudah tidak
digunakan).
Joseph Lister (1827-
1912 AD)
- Tim operasi= Operator, Asisten I dan II,
Anestetis dan Perawat
Scrub(Instrumentalis I dan II) serta Perawa
Circulating.

- Perawatan Pre Operasi:


1. Mental: Penjelasan seputar operasinya.
2. Fisik: Diet (protein) secara parenteral /
infus, pasien puasa 12-18 jam sebelum
operasi, lavemen / klisma, kebersihan
mulut dan organ operasi (: mandi),
istirahat sebelum operasi, BAK sendiri /
kateterisasi, pakaian operasi,
premedikasi (morfin-atrofin atau
- Perawatan Post Operasi: Pemindahan ke
recovery room dengan perlahan-lahan,
pemindahan ke kamar semula, mengurang
rasa sakit (analgesik), lakukan ubah posisi,
nafas dalam-dalam, cuci muka dan tangan
pasien, basahi bibir pasien, gosok
pinggang pasien dengan alkohol atau
kologne supaya nyaman, jika sudah flatus
beri minum sedikit-sedikit, BAK, BAB,
mobilisasi pasien (biasanya setelah 24-48
jam setelah operasi), diet oral / parenteral,
amati dan tangani komplikasi paska bedah
(pendarahan, syok, gangguan paru-paru).
Open Surgery
Minimal Invasive Surgery
Robotic Surgery
Tele Surgery
19 Sept 2001
The first complete
operation carried out
by robot.
Surgeon in New York
Patient in Strasbourg,
France
FK UNRAM
FK UNRAM
FK UNRAM