Anda di halaman 1dari 41

CVP

(CENTRAL VENOUS PRESSURE)


Pengertian
—  CVP adalah tekanan didalam atrium kanan pada
vena besar dalam rongga toraks.
—  CVP menggambarkan banyaknya darah yang
kembali ke dalam jantung dan kemampuan
jantung untuk memompa darah kedalam sistem
arterial.
—  CVC : alat untuk mengukur CVP, yang masuk
melalui vena besar sampai ujung kateter di muara
vena cava superior di atrium kanan
CVP
Merefleksikan tekanan darah di atrium
kanan atau vena kava (Carolyn, M.
Hudak, et.al, 1998).
Pada prinsipnya jika venous return turun,
CVP turun, dan jika venous return naik,
CVP meningkat
ª  Memberikan cairan intravena: volum yang
banyak dan jalur vena perifer tidak adekuat
ª  Memberikan obat-obat i.v seperti; obat vasoaktif,
obat yang dapat menyebabkan iritasi
ª  Pemberian parenteral nutrisi
ª  Pemantauan hemodinamik: CVP
ª  Intervensi terapetik seperti: hemodialisis, TPM
ª  Pengambilan xample darah
Lokasi insersi

—  Vena Subklavia


—  Vena jugularis interna
—  Vena femoralis
—  Vena Brachialis ( Peripherally
Inserted Central Catheter /PICC)
1. Vena subclavia
2. Vena jugularis
3. Vena
femoralis

3. Vena 3. Vena femora

femorali
s
4. Vena
basilica
— CVC : alat untuk mengukur CVP, yang
masuk melalui vena besar sampai ujung
kateter di muara vena cava superior di atrium
kanan
Tujuan
—  Sebagai pedoman untuk menggetahui
penggantian cairan pada klien dengan
kondisi penyakit yang serius/ kritis
—  Menentukan tekanan dalam atrium
kanan dan vena sentral.
—  Mengevaluasi kegagalan sirkulasi.
FUNGSI
—  CVP monitoring
—  Pulmonary Artery kateterisasi dan monitoring
—  Hemodialisis
—  Sebagai tempat pengambilan darah vena
—  Untuk memberikan cairan infus/parentral
—  Resusitasi cairan
—  Tempat memberikan therapie/ intra vena
(vasoaktif, irritating agents,chemotherapy,
hyperalimentation)
Indikasi
—  CVP monitoring
—  Pemberian antibiotik IV jangka panjang
—  Hemodialisis
—  Kemoterapi
—  Pemberian obat yang menyebabkan plebitis perifer :
CaCl,Hipertonic saline,tranfusi berulang, KCL
—  Kebutuhan akses IV berulang
—  Kebutuhan IV therapy saat perifer tidak dimungkinkan
—  Operasi jantung
—  Operasi besar, trauma mayor
Kontraindikasi
—  Infeksi di area insersi
—  Gangguan pembekuan darah
—  Insersi pacemaker
—  Pembedahan area leher
Komplikasi
—  Infection
—  Injury during insertion
—  Air Emboli
—  Pneumothorax/hematothorax
—  Malposisi/dislodgement
—  Fluid overload
—  Central Vein Trombosis
Jenis CVP
—  Satu lumen
—  Dua lumen
—  Tiga lumen
—  Empat lumen
Teknik Pengukuran
—  Manual : manometer
—  Continous monitoring : Transducer
Persiapan alat
MANUAL CVP :
—  CVP yang sudah
terpasang
—  Tiang infus
—  Manometer
—  Cairan infus normal saline
—  Waterpass
Persiapan alat
Continous CVP :
—  CVP yang sudah terpasang
—  Tiang infus
—  Bed side monitor
—  Transducer
—  Holder transducer
—  Pressure Bag
—  Normal Saline + Heparin ( 1:1)
—  Waterpass
Pelaksanaan
MANUAL CVP :
—  Terangkan prosedur
—  Atur posisi : Terlentang
—  Tentukan titik nol pasien : ICS 4 tarik garis ke arah lateral mid axila,
sejajarkan dengan titik nol manometer dengan menggunakan waterpass.
—  Pastikan cairan normal saline
—  Bila terpasang cairan lain, ganti dan bilas dengan normal saline
—  Tutup three way ke arah pasien, buka ke manometer
—  Alirkan cairan sampai level penuh, 30 - 35 cm
—  Tutup ka arah cairan, buka aliran manometer ke arah pasien
—  Tunggu sampai cairan berhenti turun dan stabil di angka tertentu, lihat
undulasi sesuai irama nafas
—  Tentukan nilai saat akhir ekspirasi
—  Tutup ke manometer alirkan infus sesuai kebutuhan
Titik zero pasien
Manometer

Ke pasien/cvp infus

—  I.V. solution to patient


Manometer

Ke pasien/cvp infus

—  I.V. solution to manometer


Manometer

Ke pasien/cvp infus

—  Manometer to patient


Posisi three way semula
Pelaksanaan
Continous CVP :
—  Terangkan prosedur
—  Atur posisi : Terlentang
—  Tentukan titik nol pasien : ICS 4 tarik garis ke arah
lateral mid axila, sejajarkan dengan three way/titik nol
di transducer
—  Pastikan pressure bag pada tek. 300 mmHg dan jalur
cvp lancar à flushing
—  Tutup three way di tranducer ke arah pasien, sehingga
transducer terhubung ke udara atmosfer.
—  Tekan tombol zeroing pressure di monitor sampai
muncul angka nol
—  Buka three way kembali posisi semula
—  Lihat sampai muncul gelombang dan angka CVP
Evaluasi
—  Dokumentasi
—  Evaluasiklinis,faktor2 hemodinamik
—  Laporkan

Nilai normal : 6 – 12 mmHg


1 cm H2O = 0,7 mmHg
1 mmHg = 1.34 cmH2O
CHALLENGE TEST
Nilai CVP
< 7,8 cmH2O à loading 200 cc
7,8 – 13,6 cmH2O à loading 100 cc
13,6 cmH2O à loading 50 cc
cek respon setelah 10 menit
Jika peningkatan nilai CVP :
< 2 à Hipovolemik
2-5 à Normovolemik
> 5 à Hipervolemik
Nursing Management
•  Sebelum Pemasangan
Persiapan alat
Pasien, inform consent
Posisi
•  Saat Pemasangan
Jaga Kesterilan
Tanda-tanda vital
Kenyamanan dan keamanan pasien
Nursing Management

Setelah Pemasangan
• 
Pengukuran, zeroing, kalibrasi
Dokumentasi, observasi hemodinamik
Ganti IV dressing
Observasi tanda-tanda infeksi
Observasi kepatenan CVC
Foto rontgen