Anda di halaman 1dari 5

Modul Praktikum 3 dan 4 Survei Hidrografi

“Identifikasi Tipe Pasut dan Menghitung Nilai Chart Datum”


Oleh: Isna Uswatun Khasanah, M.Eng

Program Studi Teknik Geodesi, FTSP, ITP, 2016

I. Tujuan
Tujuan dari praktikum ini adalah :
1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi tipe pasang surut di stasiun pasut ....... (sesuai
nama stasiun pasut yang dipakai).
2. Mahasiswa mampu menghitung nilai Chart datum berdasarkan definisi International
Hydrographic Organisation (IHO) dan DISHIDROS

II. Alat dan Bahan


Alat yang digunakan pada praktikum adalah sebagai berikut :
1. Seperangkat komputer
2. Ms. Excel untuk menghitung bilangan formzal dan menghitung nilai chart datum.

Bahan yang digunakan pada praktikum adalah konstanta harmonik pasur hasil analisis
harmonik berdasarkan metode admiralty dan least square.

III. Waktu dan Tempat


1. Hari dan Tanggal : Sabtu, 18 Juni 2016
2. Waktu : 09:30 s.d Selesai
3. Tempat : Lokal B3.1

IV. Langkah Kerja


Langkah kerja pada praktikum ini adalah sebagai berikut:

A. Identifikasi Tipe Pasang Surut Stasiun Pasut Meulaboh (Nama stasiun pasut
disesuaikan dengan stasiun pasut yang kalian pakai)
1. Menyiapkan nilai konstanta harmonik dari hasil analisis harmonik pasut berdasarkan
metode admiralty dan least square. Berikut Tabel 1 contoh nilai konstanta harmonik
stasiun pasut Meulaboh.
Tabel 1. Konstanta Harmonik stasiun pasut Meulaboh
metode
metode least
konstanta admiralty square
14.4674434
M2 5 15.2468
4.60363975
S2 6 7.0133
5.75213103
N2 7 4.1772
19.5358670
K1 8 8.936
4.89254801
O1 4 4.0623
0.18653437
M4 7 0.2595
MS4 0.1665552 0.4177
1.24298273
K2 4 1.9087
6.44683613
P1 8 2.9572

2. Menghitung nilai bilangan formzal dengan rumus seperti berikut:

3. Mengidentifikasi tipe pasut berdasarkan bilangan formzal, dengan kriteria :


B. Menghitung Nilai Chart Datum
Rumus nilai Chart datum (CD) adalah sebagai berikut :

CD = S0 - Z0,
Dimana :
- Nilai Z0, berdasarkan definisi IHO adalah penjumlahan semua nilai amplitudo konstanta
harmonik yang signifikan yaitu konstanta dengan nilai snr (signal noise ratio) >1.
- Nilai Z0, berdasarkan definisi DISHIDROS adalah penjumlahan dari 9 konstanta
harmonik utama.

V. Hasil dan Pembahasan


Hasil yang harus dibahas pada laporan praktikum 3 dan 4 adalah :
1. Tipe pasut stasiun pasut “Meulaboh”
Nilai bilangan formzal stasiun pasut Meulaboh dari konstanta harmonik yang di analisis
menggunakan metode admiralty adalah 1.28, sedangkan berdasarkan analisis
menggunakan metode least square adalah 0.58. Berdasarkan kriteria bilangan formzal,
apabila nilai bilangan formzal terletak antara 0.25 dan 1.5 maka tipe pasut stasiun pasut
Meulaboh adalah pasut campuran condong ke harian ganda. Gambar tipe pasut di staisun
pasut meulaboh adalah sebagai berikut :
Gambar 1. Pasut Stasiun Pasut Meulaboh

2. Nilai Chart Datum Stasiun Pasut Meulaboh


Nilai chart datum stasiun pasut Meulaboh berdasarkan definisi IHO dan DISHIDROS
dapat dilihat pada tabel 2.
Tabel 2. Nilai Chart datum stasiun pasut Meulaboh
Metode
Admiralty Metode Least
Nilai (cm) Square (cm)
Zo
(DISHIDROS) 57.2945378 44.9787
Zo (IHO) 57.2945378 55.1112
CD (DIshidros) 190.9701174 204.0213
CD (IHO) 190.9701174 193.8888

Nilai rata-rata pasut (S0) stasiun pasut meulaboh adalah 249. Berdasarkan tabel 2 dapat
diketahui nilai chart datum berdasarkan difinisi IHO untuk metode admiralti adalah 191
cm dan 194 cm untuk metode least square. Sedangkan berdasarkan definisi DISHIDROS,
nilai chart datumnya adalah 191 cm (metode admiralty) dan 204 cm (metode least
square).

VI. Kesimpulan dan Saran

Berisi kesimpulan dari apa yang dikerjakan pada praktikum 3. Sampaikan juga saran
yang membangun untuk praktikum selanjutnya