Anda di halaman 1dari 2

Nama : Rismala

NIM : 16010024

STRATEGI PELAKSANAAN 3 RESIKO PERILAKU KEKERASAN


A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi Pasien
Klien tenang, kooperatif dan klien mampu menjawab semua pertanyaan
2. Diagnosa Keperawatan
Resiko perilaku kekerasan
3. Tujuan Khusus
a. Klien mampu membina hubungan saling percaya
4. Tindakan Keperawatan
SP 3 : latihan mengontrol perilaku kekerasan secara social/verbal : menolak dengan
baik, meminta dengan baik dan mengungkapkan perasaan dengan baik

B. STRATEGI KOMUNIKASI PELAKSANAAN TINDAKAN


KEPERAWATAN
1. Orientasi
a. Salam terapeutik
“Assalamualaikum, Selamat pagi IY?”, “masih ingat dengan saya ? benar
sekali.. bagus sekali IY masih ingat dengan saya”
b. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan IY saat ini ? apa masih ada perasaan marah, jengkel ?” “
apakah IY sudah melakukan latihan yang kita pelajari kemarin?”
c. Kontrak
“Baiklah, sesuai dengan janji kita kemarin hari ini kita akan mempelajari latihan
mengontrol perilaku kekerasan secara social/verbal : menolak dengan baik,
meminta dengan baik dan mengungkapkan perasaan dengan baik”. IY maunya
kita berbincang – bincang dimana, bagaimana kalau disini saja?”. “Berapa lama
IY mau kita berbincang-bincang ? bagaimana kalau 15 menit ?”.
2. Kerja
“Sekarang kita latihan cara bicara yang baik untuk mencegah marah. Kalau marah
sudah disalurkan melalui Tarik nafa dalam dan memukul Kasur dan bantal dan IY
sudah merasa lega, maka kita perlu bicara dengan orang yang membuat IY marah,
ada tiga caranya:
“ meminta dengan baik tanpa marah dengan nada suara yang rendah serta tidak
menggunakan kata – kata kasar.. coba IY praktikan… bagus sekali…”
“jika ada yang menyuruh IY dan IY tidak mau melakukannya, katakana: maaf saya
tidak bisa melakukannya… coba IY praktekan… bagus sekali”
“jika ada perlakuan orang lain yang membuat kesal, IY dapat mengatakan ‘saya
jadi ingin arah karena perkataanmu itu’ coba IY lakukan… bagus sekali….
3. Terminasi
a. Evaluasi Subyektif
“Bagaimana perasaan IY setelah berbincang-bincang tentang cara mengontrol
amarah dengan bicara baik – baik tadi?”
b. Evaluasi Obyektif
“coba IY sebutkan cara – cara yang sudah kita pelajari tadi! Bagus sekali!

c. Rencana Tindak Lanjut


“ mari kita masukan kedalam jadwal kegiatan IY sehari –hari? jadi, kalau IY
merasakan keinginan untuk marah, lakukan cara tadi ya..
d. Kontrak
1) Topik

“Baik, bagaimana kalau besok, kita berbincang-bincang lagi dan kita akan
latihan lagi cara yang lain untuk mengontrol atau mencegah marah yaitu dengan
cara ibadah?”
2) Tempat
“Dimana kita bisa berbincang lagi, bagaimana kalau disini saja?”
3) Waktu

“Berapa lama kita akan berbincang, bagaimana kalau 15 menit ?”