Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Matematika sering disebut ilmu pengetahuan memiliki ruang lingkup
yang luas dan banyak aplikasi dikehidupan nyata. Ruang lingkupnya walau
mengkaji aspek yang luas namun tetap memiliki kesinambungan. Seperti
adanya beberapa prinsip kombinatorik yang dapat membantu pembuktiaan
teorema-teorema. Ada juga suatu prinsip sederhana yang disebut prinsip sarang
merpati.

Pada umumnya prinsip sarang merpati merupakan salah satu teknik


pembuktiannya yang sederhana. Selain itu prinsip ini merupakan salah satu alat
kombinatorik yang berguna dalam menghitung objek property tertentu. prinsip
sarang merpati mempunyai banyak penerapan, diantaranya dalam sains
computer, permasalahan relasi, pembagian, permasalahan numerical,
permasalahan geometri umum, trik kartu kombinatorik, fngsi kuadrat, dan
teori ramsey. Prinsip prinsip sarang merpatijuga merupakah sebuah contoh dari
argument menghitung yang bias diaplikasikan kebanyak masalah formal,
termasuk yang mengandung himpunan terhingga yang tidak bisa dinyatakan
dalam fungsi korespondensi satu-satu.
B. Rumusan Masalah
1. Apa sejarah prinsip sarang merpati (Pigeonhole Principle) ?
2. Bagaimana prinsip sarang merpati (Pigeonhole Principle) ?
C. Tujuan Penulisan
Untuk mengetahui :
1. Sejarah prinsip sarang merpati (Pigeonhole Principle) ?
2. Prinsip sarang merpati (Pigeonhole Principle) ?

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Sejarah Prinsip Sarang Merpati (Pigeonhole Principle)


Prinsip sarang merpati (Pigeonhole Principle) dikemukakan oleh
seorang matematikawan Jerman bernama Johann Peter Gustav Lejeune
Dirichlet padatahun 1834, sehingga prinsip sarang merpati juga disebut dengan
prinsip kotak/laci dirichlet. Prinsip Pigeonhole karena berawal dari
permasalahan jumlah burung merpati dan sarangnya. Salah satu contoh
penggunaan dari prinsip ini adalah bahwa jika terdapat 4 mahasiswa yang akan
menepati rumah dengan 3 kamar maka ada kamar yang ditempati oleh paling
sedeikit 2 mahasiswa. Pernyataan ini tidak menentukan kamar mana yang
ditempati oleh paling sedikit 2 mahasiswa, tetapi hanya menjelaskan
keberadaan dari kamar tersebut tersebut. Secara formal prinsip Pigeonhole ini
dijelaskan dalam pernyataan berikut ini.
B. Prinsip Sarang Merpati (Pigeonhole Principle)
Misalkan kita mempunyai kandang burung merpati (pigeon) yang
memiliki pintu masuk berupa lubang-lubang (hole). Satu lubang berarti satu
sarang. Setiap sarang biasanya ditempati oleh seekor burung merpati.
Contoh :
Misalkan merpati ada 16 ekor, sedangkan kandang/sarang hanya 14 buah.
Prinsip sarang merpati menyatakan bahwa paling sedikit terdapat satu sarang
yang ditempati oleh dua ekor merpati. Pada masalah sarang burung merpati,
prinsip ini tidak memberitahukan di sarang mana merpati yang berisi lebih dari
2 ekor.
Teorema 1 : (Prinsip Sarang Merpati)

Jika 𝑛 + 1 atau lebih objek ditempatkan di dalam 𝑛 buah kotak, maka


paling sedikit terdapat satu kotak yang berisi dua atau lebih objek

Bukti :
Misalkan tidak ada kotak yang berisi lebih dari dua objek. Maka total jumlah objek
paling banyak 𝑛. Ini kontradiksi, karena jumlah objek paling 𝑛 + 1.

2
Contoh 1:
Jika terdapat 11 pemain dalam sebuah tim sepak bola yang menang
dengan angka 12 – 0. Maka harus terdapat paling sedikit satu pemain dalam
tim tersebut yang membuat gol paling sedikit 2 kali.
Contoh 2:
Jika anda menghadiri kuliah dalam selang waktu senin sampai jum’at,
maka haruslah terdapat paling sedikit satu hari ketika anda menghadiri paling
sedikit 2 kelas.
Contoh 3:
Dari 27 orang mahasiswa, paling sedikit terdapat dua orang yang namanya
diawali dengan huruf yang sama, karena hanya ada 26 huruf dalam alfabet.
Kita menganggap 27 huruf awal dari nama-nama mahasiswa sebagai merpati
dan 26 huruf alfabet sebagai sarang merpati. Menurut prinsip pigeonhole,
beberapa huruf awal alfabet dipasangkan dengan paling sedikit dua huruf awal
nama mahasiswa.
Contoh 4:
Misalkan terdapat banyak bola merah, bola putih, dan bola biru di dalam
sebuah kotak. Berapa paling sedikit jumlah bola yang diambil dari kotak (tanpa
melihat ke dalam kotak) untuk menjamin bahwa sepasang bola yang berwarna
sama terambil.
Penyelesaian :
Jika setiap warna dianggap sebagai sarang merpati, maka n = 3. Karena
itu, jika orang mengambil paling sedikit n + 1 = 4 bola (merpati), maka dapat
dipastikan sepasang bola yang berwarna sama ikut terambil. Jika hanya diambil
3 buah, maka ada kemungkinan ketiga bola itu berbeda warna satu sama lain.
Jadi 4 buah bola adalah jumlah minimum yang harus diambil dari dalam kotak
untuk menjamin terambil sepasang bola yang berwarna sama
Contoh 5:
Misalkan sebuah turnamen basket diikuti oleh n buah tim yang dalam hal
ini setiap tim bertanding dengan setiap tim lainnya dan setiap tim menang

3
paling sedikit satu kali. Tunjukkan bahwa paling sedikit ada 2 tim yang
mempunyai jumlah kemenangan yang sama.
Penyelesaian:
Jumlah kemenangan setiap tim paling sedikit 1 kali dan paling banyak n-1
kali. Angka n-1 berkorespondensi dengan n-1 buah sarang merpati untuk
menampung n ekor merpati (tim basket). Jadi, paling sedikit ada 2 tim basket
yang mempunyai jumlah kemenangan sama.
Teorema 2 : (Prinsip Sarang Merpati yang dirampatkan)

Jika 𝑀 objek ditempatkan didalam 𝑛 buah kotak, maka paling sedikit


𝑀
terdapat satu kotak yang berisi minimal ⌈ 𝑛 ⌉ objek.

Bukti :
Diasumsikan bahwa tidak ada wadah yang berisi lebih dari [𝑀/𝑛] – 1 objek,
maka jumlah objek maksimalnya adalah jumlah wadah dikali isinya yang
diperhatikan dalam pertidaksamaan berikut
𝑀 𝑀
𝑛 ([ ] − 1) < 𝑛 (( + 1) − 1)
𝑛 𝑛
𝑀
Pertidaksamaan diatas dapat ditulis demikian karena [ 𝑛 ] tidak mungkin sama
𝑀
atau melebihi + 1. Jika ruas kanan disederhanakan, maka hasilnya adalah 𝑛,
𝑛

yang berarti
𝑀
𝑛 ([ ] − 1) < 𝑀
𝑛
Padahal, jumlah objek total adalah 𝑀. Maka dari itu, terdapat kontradiksi pada
pernyataan kontraposisinya sehingga prinsip sarang merpati yang
digeneralisasikan bernilai benar.
Contoh 1:
50
Diantara 50 orang mahasiswa, terdapat paling sedikit ⌈12⌉ = 5 orang, yang
lahir pada bulan yang sama.
Contoh 2:

4
Jika mahasiswa matematika berjumlah 1.000 orang. Berapakah jumlah
minimal mahasiswa yang mempunyai inisial depan dan bulan lahir yang sama?
M = 1.000
n = 26 × 12 = 312
𝑀 1.000
⌈ 𝑛 ⌉ = ⌈ 312 ⌉ = 4 orang.

Contoh 3:
Jika penduduk kota Padang berjumlah 1.500.000. Buktikan paling sedikit
terdapat 7 orang yang mempunyai inisial depan dan nama belakang yang sama serta
memiliki tanggal lahir yang sama !
Penyelesaian :
M = 1.500.000
n = 26 × 26 × 30 = 20.280
𝑀 1.500.000
⌈𝑛⌉ = ⌈ 20.280
⌉ = 74 orang

C. Latihan Prinsip Sarang Merpati


1. Berapa jumlah minimum mahasiswa di dalam kelas matematika diskrit agar
sedikitnya 6 orang memperoleh nilai yang sama ?
Diketahui :
Nilai mahasiswa : n = 𝐴 , 𝐴− , 𝐵 + , 𝐵 , 𝐵 − , 𝐶 + , 𝐶 , 𝐶 − , 𝐷, 𝐸 berarti ada
sepuluh sarang merpati yang akan ditempati
𝑀
⌈ ⌉=6
𝑛
Ditanya : M = berapa banyaknya merpati yang akan ditempatkan ke sarang
sehingga paling sedikit ada satu sarang yang ditempati oleh paling sedikit enam
merpati?
Jawab :
M = 𝑛 (6-1) + 1
= 10 (5) + 1
= 51
Jadi paling sedikit 51 mahasiswa yang ada dalam kelas matematika diskret agar
sedikitnya 6 orang mempunyai nilai yang sama.

5
2. Tunjukkkan bahwa sekurang-kurangnya ada dua orang di Jakarta yang
jumlah helai rambutnya sama
Diketahui :
Jumlah Penduduk Jakarta = M = 12.700.000
Sedangkan jumlah helai rambut maksimal untuk menutupi kepala per
orang = 𝑛 = 1.000.000 (kemungkinan terburuk)
Sehingga diperoleh
𝑀 12.700.000
⌈ 𝑛 ⌉ = ⌈ 1.000.000 ⌉ = 13

Artinya terdapat sekurang-kurangnya ada 13 orang yang jumlah helai


rambutnya yang sama. Terbukti bahwa lebih dari dua orang yang memiliki
jumlah helai rambut yang sama.

3. Misalkan ada laci yang berisi selusin kaus kaki coklat dan selusin kaus kaki
hitam yang didistribusikan secara acak. Pada saat listrik padam, berapa
kaus kaki yang harus anda ambil untuk memastikan bahwa akan terambil
sepasang kaus yang sewarna ?
Jawab:
Jenis kaus kaki dalam laci ada 2 buah.
Jadi cukup mengambil 𝑛 + 1 =2 + 1 = 3 kaus kaki saja agar terambil
sepasang kaus kaki yang berwarna sama. Karena ini sesuai dengan prinsip
sarang merpati.

4. Bila bilangan Ramsey R(m,n) dengan m dan n bilangan bulat positif ≥ 2,


adalah jumlah minimum orang dalam suatu pesta sehingga terdapat m
orang yang saling bersahabat dan n orang yang saling bermusuhan, dengan
mengasumsikan setiap pasang orang di pesta tersebut adalah sahabat atau
musuh. Di suatu ruangan terdapat 6 orang, dimana setiap dua orang adalah
saling berteman atau saling bermusuhan. Tunjukkan bahwa di ruangan
tersebut sekurang-kurangnya ada tiga orang yang saling berteman atau
saling bermusuhan.
Diketahui :

6
Jumlah orang dalam suatu ruangan= M = 6 orang
Saling berteman atau bermusuhan = 𝑛 = 2
Jawab :
Karena diruangan itu terdapat 6 orang dimana setiap 2 orang saling
bermusuhan dan saling berteman maka haruslah 3 orang termasuk
kelompok saling bermusuhan dan berteman. R(3,3)=6 atau dengan kata
lain karena 2 orang (merpati) akan ditempatkan pada 2 (sarang)
𝑀 6
yaituteman/musuh. Maka ⌈ 𝑛 ⌉ = ⌈2⌉ = 3 ,terdapat 3 orang yang saling

berteman atau saling bermusuhan dalam satu kelompok.

5. 51 bilangan akan diambil secara acak dari bilangan 1, 2, 3, ... , 99, 100.
Tunjukkan bahwa selalu ada bilangan yang tidak mempunyai faktor
persekutuan berupa bilangan prima.
Jawab :
Ambil pasangan bilangan dari bilangan bulat yang tersedia.misal (a1, a2),
(a3, a4), (a5, a6), … , (a99, a100). Maka akan terdapat 50 pasangan bilangan
karena yang akan di ambil 51 bilangan sesuai dengan prinsip sarang
merpati maka aka nada pasangan bilangan (𝑛, 𝑛 + 1) artinya bilangan
tersebut berurutan.
Asumsikan : (𝑛, 𝑛 + 1) memiliki factor persekutuan bilangan prima.
Missal 𝑝 , artinya 𝑝 membagi habis 𝑛 dan 𝑝 membagi habis 𝑛 + 1.
Karena 𝑝 membagi habis 𝑛 dan 𝑛 + 1 maka 𝑝 juga membagi habis
(𝑛 + 1) − 𝑛 = 1. Ini kontradiksi.
Akibatnya, berlaku sebaliknya. Selalu ada dua bilangan yang tidak
mempunyai faktor persekutuan berupa bilangan prima.

6. Tunjukkan bahwa jika 9 titik yang koordinatnya berupa bilangan bulat akan
digambar di 𝑅 3 maka akan ada sekurang-kurangnya dua titik yang
koordinat titik tengah kedua titik tersebut berupa bilangan bulat.
Jawab :

7
Sembilan titik yang koordinat titik tersebut berkemungkinan bilangan ganjil
dan bilangan genap. Sehingga akan ada 23 = 8 jenis titik yang di
distribusikan :
Misal :
𝐴(𝑂, 𝑂, 𝑂)
𝐵(𝑂, 𝑂, 𝐸)
𝐶(𝑂, 𝐸, 𝑂)
𝐷(𝑂, 𝐸, 𝐸)
𝐸(𝐸, 𝑂, 𝑂)
𝐹(𝐸, 𝑂, 𝐸)
𝐺(𝐸, 𝐸, 𝑂)
𝐻(𝐸, 𝐸, 𝐸)
Keterangan :
O : Odd (bilangan ganjil) dan E : Even (bilangan genap)
Karena ada 9 titik koordinat sedangkan ada 8 buah jenis kemungkinan titik
yang tersedia, maka menurut prinsip sarang merpati akan ada 2 titik yang
memiliki jenis yang sama sehingga titik tengah bilangan tersebut juga
berbentuk bilangan bulat.

7. Jika bilangan bulat 1 – 10 diletakkan secara acak pada lingkaran.


Tunjukkan bahwa selalu ada himpunan dari tiga bilangan ang berdekatan
yang jumlah anggotanya ≥ 17. (Petunjuk : terdapat 10 himpunan yang
memuat 3 bilangan yang berdekatan, tiap bilangan termuat dalam 3
himpunan berbeda)
Jawab:
Misalkan susunan bilangan yang berdekatan berupa 𝑎1 , 𝑎2 , 𝑎3 , … , 𝑎10
membentuk lingkaran, sehingga
𝑆1 = 𝑎1 + 𝑎2 + 𝑎3
𝑆2 = 𝑎2 + 𝑎3 + 𝑎4
𝑆3 = 𝑎3 + 𝑎4 + 𝑎5
⋮ ⋮ ⋮ ⋮

8
𝑆10 = 𝑎10 + 𝑎1 + 𝑎2
Akan terdapat 10 himpunan bilangan 3 angka. Selanjutnya akan kita
buktikan jumlah bilangan terdekat tersebut adalah ≥ 17.
Karena 𝑎1 , 𝑎2 , 𝑎3 , … , 𝑎10 merupakan bilangan bulat dari 1-10 maka 𝑎1 +
𝑎2 + 𝑎3 + … + 𝑎10 = 55. Sehingga 𝑆1 + 𝑆2 + 𝑆3 + … , + 𝑆10 = 165.
165
Sehingga rata-rata bilangan tersebut = [ 55 ] = 17.

Karena rata-ratanya 17, haruslah selalu ada himpunan dari ketiga bilangan
yang berdekatan tersebut berjumlah ≥ 17.

8. Dalam sebuah kotak terdapat 70 kelereng merah dan 70 kelereng putih.


Tentukan banyak minimal kelereng yang harus diambil sehingga :
a. Terambil 7 kelereng dengan warna yang sama
b. Terambil 7 kelereng putih
Diketahui :
n=2 ( kelereng merah dan putih)
𝑀
⌈ ⌉=7
𝑛
Ditanya :
a. M = ?
b. Terambil 7 kelereng putih = ?
Jawab :
a. M = 𝑛 (7-1) + 1
= 2 (6) + 1
= 13
Jadi, banyak kelereng minimal yang harus diambil agar 7 kelereng yang
berwarna sama adalah 13.
b. Kemungkinan terburuk agar terambil 7 kelereng putih = 70 + 7 = 77

9. Dalam sebuah kotak terdapat 15 kelereng merah dan 20 kelereng putih dan
25 kelereng biru. Tentukan banyak minimal kelereng yang harus diambil
sehingga :
a. Terambil 10 kelereng dengan warna yang sama

9
b. Terambil 10 kelereng biru
c. Terambil 10 kelereng merah
Diketahui :
n=3 ( kelereng merah, putih dan biru)
𝑀
⌈ ⌉ = 10
𝑛
Ditanya :
a. M = ?
b. Terambil 10 kelereng biru
c. Terambil 10 kelereng merah
Jawab :
a. M = 𝑛 (10-1) + 1
= 3 (9) + 1 = 28
Jadi, banyak minimal kelereng yang harus diambil agar terdapat 70 kelereng
dengan warna sama adalah 28.
b. Kemungkinan terburuk dari pengambilan kelereng agar terambil kelereng
berwarna biru adalah = 15 + 20 + 10 = 45
c. Kemungkinan terburuk dari pengambilan kelereng agar terambil kelereng
merah = 20 + 25 = 55

10. Tentukan banyak minimal bilangan bulat yang harus diambil sedemikian
hingga :
a. Terambil 20 bilangan yang bersisa sama jika dibagi 15
b. Terambil 13 bilangan yang bersisa sama jika dibagi 13
Diketahui :
𝑀
a. ⌈ 𝑛 ⌉ = 20, n= 15
𝑀
b. ⌈ 𝑛 ⌉ = 13, n= 13

Ditanya :
a. M = ?
b. M = ?
Jawab :

10
a. Sisa bilangan yang mungkin jika dibagi 13 adalah (0,1,2,3, … , 14) ada 15
𝑀
bilangan (𝑛) sehingga ⌈ 𝑛 ⌉ = 20, maka banyaknya 𝑀 yang harus diambil

adalah
M = 𝑛 (20-1) + 1
= 15 (19) + 1
= 286
b. Sisa bilangan yang mungkin jika dibagi 13 adalah (0,1,2,3, … , 12) ada 13
𝑀
bilangan (𝑛) sehingga untuk dapat terambil ⌈ 𝑛 ⌉ = 13 bilangan yang sama,

maka banyaknya 𝑀 yang harus diambil adalah


M = 𝑛 (13-1) + 1
= 13 (12) + 1
= 157

11. Jika dalam suatu segitiga sama sisi yang panjang sisinya = 1 cm akan
digambar 5 buah titik. Tunjukkan bahwa ada sekurang-kurangnya dua titik
1
yang berjarak kurang dari 2 cm.

Jawab:
Digambarkan segitiga sama sisi dengan ukuran 1 cm

Jika kita bagi lagi segitiga tersebut menjadi 4 segitiga berukuran ½ cm.
Sedangkan kita akan menempatkan lima titik dalam segitiga tersebut.
Menurut prinsip sarang merpati aka nada 2 titik yang berada pada satu
bidang segitiga berukuran ½ cm , artinya akan selalu ada 2 titik yang
berjarak kurang dari ½ cm.

12. Pada suatu labor komputer terdapat 16 buah komputer yang terhubung oleh
jaringan. Tunjukkan bahwa sekurang-kurangnya ada 2 komputer yang
jumlah keterhubungannya sama.

11
Jawab:
16 komputer tersebut terhubung oleh jaringan. Jumlah keterhubungan
tersebut mengikuti pada pola bilangan bulat dari 1-15. Artinya ada
komputer yang jumlah keterhubungan satu dengan komputer lain atau ada
juga jumlah keterhubungannya 15 sekaligus. Karena jumlah komputer
terdapat 15 buah. Sesuai prinsip sarang merpati, haruslah ada dua komputer
yang jumlah keterhubungannya sama.

13. Pada suatu labor komputer terdapat 50 buah komputer yang terhubung oleh
jaringan. Satu diantara komputer-komputer tersebut dalam kondisi rusak.
Tunjukkan bahwa sekurang-kurangnya ada 2 komputer yang jumlah
keterhubungannya sama.
Jawab:
Ada 50 komputer yang terhubung oleh jaringan, tetapi satu komputer pada
labor tersebut mengikuti pola bilangan bulat 0, 1, 2, 3, …, 48. Jumlah
keterhubungan komputer 0 dan 48 tidak akan terjadi sekaligus. Karena
jumlah komputer 50 sesuai dengan prinsip sarang merpati haruslah ada
sekurang-kurangnya dua komputer yang jumlah keterhubungannya sama.

14. Tentukan banyak minimal bilangan yang harus diambil dari :


{1,2,3, ... , 19, 20} untuk menjamin bahwa jumlah dua bilangan yang
terambil lebih dari 21.
Jawab:
Dari bilanganyang tersedia terdapat 10 pasangan bilangan (a1, a2), (a3, a4),
(a5, a6), … , (a9, a10). Kemungkinan terburuk dari pengambilan dua
bilangan tersebut agar berjumlah 21 adalah 10 bilangan (1, 20), (2, 19),
(3,18), … , (10,11). Selanjutnya, agar dapat menjamin jumlah dua bilangan
yang terambil adalah lebih dari 21 menurut prinsip sarang merpati kita
harus mengambil 12 yaitu 1,2,3,4,…,11,12 sehingga ada 2 bilangan yang
terambil berjumlah lebih dari 21 yaitu 11+12 atau 12+10 yang jumlahnya
lebih dari 21.

12
15. Matriks A adalah Boolean Matrix dengan ordo 8 × 8. Jika jumlah semua
entri matriks A=50. Tunjukkan bahwa selalu ada sebuah baris dan kolom
yang jika semua entri pada baris dan kolom tersebut dijumlahkan, hasilnya
lebih dari 13.
Jawab:
Boolean matriks dengan ordo 8x8 memiliki jumlah entri maksimum = 64.
Jika jumlah entri matriks tersebut 50 akan kita tunjukkan akan selalu ada
sebuah kolom dan sebuah baris yang jika dijumlahkan semua entri pada
baris dan kolom berjumlah lebih dari 13. Jika jumlah entri matrik adalah 50
maka ada 14 entri matrik yang bernilai nol. Misalkan figure berikut sebagai
kemungkinan terburuknya
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
𝐴=
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1
(1 1 1 1 1 1 1 1)
Karena 14 entri dari dua baris atau pun dua kolom yang nol. Sedangkan
jumlah dari sebuah baris dan kolom maksimal adalah delapan artinya pada
2 baris atau 2 kolom yang memiliki entri nol akan terdapat duaentri yang
1. Akibatnya akan selalu ada jumlah entri pada sebuah baris ≥ 7dan
sebuah kolom yang entri berjumlah ≥ 6 atau sebaliknya. Sehingga jika
baris dan kolom tersebut dijumlahkan akan selalu ≥ 13.

13
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Prinsip sarang merpati (Pigeonhole Principle) dikemukakan oleh G.
Lejeune Dirichlet. Dengan beberapa teorema diantaranya :
1. Jika 𝑛 + 1 atau lebih objek ditempatkan di dalam 𝑛 buah kotak, maka paling
sedikit terdapat satu kotak yang berisi dua atau lebih objek
2. Jika 𝑀 objek ditempatkan didalam 𝑛 buah kotak, maka paling sedikit terdapat satu
𝑀
kotak yang berisi minimal ⌈ 𝑛 ⌉ objek.

14
DAFTAR PUSTAKA

Anderson, James A. 2001. Discrete Mathematics with Combinatotics.


United States of Amerika
Munir, Rinaldi. 2005. Matematika Diskrit Edisi 3. Bandung: Informatika
Bandung

15