0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6K tayangan16 halaman

Makalah Printer

Makalah ini membahas tentang printer dengan 3 kalimat berikut: Makalah ini menjelaskan sejarah perkembangan printer dari zaman dahulu hingga saat ini, komponen-komponen utama printer beserta fungsinya, dan cara kerja printer mulai dari proses mencetak hingga keluarnya hasil cetakan.

Diunggah oleh

Julie Yaney
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6K tayangan16 halaman

Makalah Printer

Makalah ini membahas tentang printer dengan 3 kalimat berikut: Makalah ini menjelaskan sejarah perkembangan printer dari zaman dahulu hingga saat ini, komponen-komponen utama printer beserta fungsinya, dan cara kerja printer mulai dari proses mencetak hingga keluarnya hasil cetakan.

Diunggah oleh

Julie Yaney
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

PRINTER

D
I
S
U
S
U
N

OLEH :

1. TAUFIQ SYALIMUDDIN (16011044)


2. BUDI SOLIHIN (16011035)

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

ROYAL KISARAN
2018
KATA PENGANTAR

Dengan mengucap puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang
telah memberikan berkat, rahmat, serta karunia-Nya, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah kami yang sangat sederhana ini dengan judul “Printer
Makalah ini kami buat dalam rangka memenuhi tugas yang diberikan oleh guru.
Kami menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk
itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun guna
sempurnanya karangan kami ini.

Selanjutnya terima kasih kami sampaikan kepada yag terhormat kepada


guru pembimbing kami yang telah membimbing kami sehingga makalah kami ini
dapat kami selesaikan. Semoga dengan adanya makalah kami ini dpaat bermanfaat
bagi pendengar atau pembaca.

Kisaran, November 2018

Penulis

i
DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ..................................................................................... i


DAFTAR ISI .................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULAN
1.1 Latar Belakang Masalah ............................................................ 1
1.2 Rumusan Masalah ..................................................................... 1
1.3 Tujuan Penulisan ....................................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN

2.1. Sejarah Printer .......................................................................... 2


2.2 Komponen-Komponen Printer ................................................. 4
2.3 Cara kerja Printer ....................................................................... 7

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan ................................................................................ 12


3.2 Saran .......................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 13

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Perkembangan teknologi informasi dari waktu ke waktu semakin
berkembang pesat, sehingga berdampak positif yang dapat kita rasakan, untuk
membantu aktifitas manusia. Teknologi informasi tentang bidang komputer dan
seluruh peralatan yang mendukung keberadaanya sangat bermamfaat bagi
pengolahan data menjadi informasi yang dibutuhkan. Yang dapat dikontrol
dengan program-programnya tersendiri.Perangkat pendukung dari komputer
sangat banyak seperti perangkat keras (Software) yang selalu ada untuk
menggunakan komputer, yakni printer yang digunakan untuk membuat cetakan
pada kertas. Berdasarkan teknologi pencetakanya, piranti printerbiasanya
dikelompokan menjadi; Impact, Thermasl, Ink-Jet, Laser dan Multifungsi. Dan
semua jenis itu akan dijelaskan lebih terperinci pada Bab II isi yang akan
mengupas tuntas tentang printer.Pada perkembangan printer itu hingga saat ini
banyak sekali beredar jenis printer yang tersedia, berbagai merk, type, ukuran dan
harga beserta kelebihan dan kekuranganya. Namun bagi kita yang akan memilih
printer maka perhatikan hal-hal berikut; kualitas cetakan, kecepatan pencetakan,
dan juga kemudahan mengoprasikannya.

1.2 Rumusan Masalah


Pembahasan makalah ini membatasi masalah :
1. Bagaimana sejarah printer?
2. Apa saja kompnen-komponen printer?
3. Bagaimana cara kera printer?

1.3 Tujuan Penulisan


1. Untuk mentehaui sejarah printer
2. Untuk mentehaui kompnen-komponen printer
3. Untuk mentehaui cara kera printer

1
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah Printer

Teknik cetak mencetak sudah dilaksanakan secara sederhana di Cina pada


abad ke-14. Inovasi orang-orang Cina telah berhasil menciptakan tinta dan block
printing yang berpengaruh besar terhadap tradisi tulisan. Tetapi perkembangan
teknik cetak di Cina tidak sehebat dengan perkembangan yang terjadi di Eropa.
Hal ini terjadi disebabkan alfabet Cina memiliki ribuan ideogram spesifik, yang
sangat sukar jika diterapkan di mesin tik. Akibatnya, hampir tidak ada perubahan
yang berarti dalam hal efisiensi produksi di Cina sebagaimana yang terjadi di
Eropa.
Di awal tahun 1950-an, terjadi perkembangan budaya yang sangat pesat di
Eropa yang menimbulkan kebutuhan akan proses produksi dokumen tulisan yang
cepat dan murah. Adalah Johannes Guternberg, seorang tukang emas dan
usahawan asal Jerman, yang berhasil mengembangkan teknologi mesin cetak yang
telah mengubah tehnik mencetak secara revolusioner. Percetakan sendiri mungkin
merupakan penemuan yang paling penting pada millennium lalu, walaupun
dampak yang ditimbulkannya pada perekonomian global tidak terlalu besar.
Penemuan mesin cetak ini memungkinkan Alkitab jadi buku pertama yang
diproduksi secara massal.

a. Sejarah Inkjet Printer


Inkjet printer adalah alat cetak yang sudah menggunakan tinta untuk mencetak
dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus. Kecepatan mencetak
jumlah halaman pada printer Inkjet tidak sama, tergantung pada jenis merk printer
tersebut. Tetapi pada inkjet printer, hasil cetakan lebih lama keringnya jika
dibandingkan dengan laser printer. Printer system inkjet diperkenalkan pada
tahun1984. dengan inkjet printer dan printer ink cartridge, tugas pencetakan
dokumen dan penggantian ink cartridge lebih sering dipergunakan, lebih
dipercaya dengan hasil yang lebih bersih dari pada pita atau pengisian toner
cartridge.
Pada tahun 1984, penerimaan system ini belum menjadi ketergantungan
seperti saat ini. Printer inkjet menggantikan printer system dot matrik, yang
mengakibatkan penggantian pita. Tak lama kemudian, pabrik-pabrik printer mulai
mengkonsep teknologi inkjet, sesuai dengan tuntutan kemajuan. Beberapa
perusahaan mulai menjadi kendali dibelakang kemajuan inkjet. Dan pada tahun
90-an, metode tersebut tersebar luas. Saat ini metode cartridge diperlukan untuk
mencetak baik hitam putih ataupun gambar dan photo warna. Perkembangan ink
cartridge patut dibanggakan, karena kemampuannya menghasilkan cetakan di atas
kertas yang berbeda jenis dan ukuran, pabrik,film dan lain-lain. Printer ini juga
digunakan untuk sekolah-sekolah, rumah-rumah dan jutaan orang di seluruh
dunia.

b. Sejarah Laser Printer


Sebagian dari laser printer bentuknya mirip dengan mesin fotokopi. Daya
cetaknya juga cukup banyak bisa mencapai lebih dari 10 lembar per menit.
Kualitas hasil cetak laser printer pun sangat bagus, sehingga mirip sekali dengan
aslinya. Selain itu hasil cetakan cepat kering. Tetapi harga printer ini cukup
mahal.
Pada tahun 1953, printer dengan kecepatan tinggi pertama kali di kembangkan
oleh Remington-Rand yang digunakan di UNIVAC computer. Pada tahun 1938,
Chester Carlson memperkenalkan proses cetak basah yang disebut
electrophotography yang kemudian hari dinamakan Xerox, yang kemudian
berkembang menjadi penemuan teknologi printer laser. Printer laser yang
sesungguhnya dinamakan EARS yang dikembangkan di Xerox Palo Alto
Research Center, di mulai tahun 1969 dan selesai pada bulan November tahun
1971. tenaga ahli Xerox, Gary Starkweather mengadopsi teknologi copy Xerox
menjadi printer laser. Xerox 9700 adalah produk printer laser pertama Xerox
dengan teknologi xerographic laser yang di realase tahun 1977. IBM sendiri
memulai teknologi ini dengan IBM 3800 yang dipasang pertama pada kantor
pusat akunting di F.W.Woolworth’s North American data Center di Milwaukee,
Winconsin tahun 1976. IBM 3800 adalah industri pertama system printer
kecepatan tinggi. Mengkombinasikan teknologi laser dan electrophotography.
Tahun 1992, Hewlett-Packard memperkenalkan LaseJet 4 yang terkenal,
menggunakan resolusi 600 x 600 dot per inch(dpi).

2.2 Komponen-Komponen Printer


 Cartridge
salah satu bagian dari perangkat printer yang kegunaannya adalah untuk
menyimpan, mengatur, dan tempat keluarnya tinta ketika proses
mencetak.

 Carriage unit ( rumah cartridge )


Tempat menempatkan sebuah cartridge
 Head
Fungsi head ini adalah untuk keluaran sebuah tinta atau toner

 Chip
Mempunyai fungsi yang sangat penting yaitu penghubung antara
cartridge dengan mainboard

 Mainboard
Mainboard tidak kalah pentingnya dengan chip yaitu tempat
dimana penggerak suatu hardware yang juga di kelola oleh sebuah
software, sebuah hardware seperti ini selalu menggunakan driver
untuk penghubung dan penggeraknya.
 Timming belt
adalah bagian untuk menarik cartridge ke kanan ataupun ke kiri
saat ngeprint, copy, scan.

 Paper tray
Paper tray gunanya untuk meletakan kertas sebelum dan setelah
melakukan cetak.

 Sensor roll
Fungsi sensor roll ini adalah untuk mendeteksi kertas yang akan di
pakai, ada atau tidak kertasnya.
2.3 Cara kerja Printer

Cara Kerja Printer Dot Matrix


Printer dot matrix pertama dikenal pada tahun 1964, pada tahun 1970,
sebagian besar industri printer dot matrix dimiliki oleh perusahaan Digital dan
Centronics, dan Centronics lebih memilih pasar low-end dibandingkan dengan
Digital. LA30, LA36, dan Centronics 101 adalah printer dot matrix pada masa
awal perkembangan printer dot matrix. pada tahun 1970-1990 printer dot matrix
merupakan printer yang paling dapat diandalkan dari segi hasil dan harganya.
Pada tahun 1990 mulai muncul printer dot matrix yang mendukung koneksi ke
komputer menggunakan port USB.

Printer Dot-Matrix adalah pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat


rendah. Selain itu ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung
keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang
tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan.

Head dari printer jenis ini, terdiri atas 7 atau 9 ataupun 24 jarum yang
tersusun secara vertical dan membentuk sebuah kolom. Pada saat bekerja, jarum
yang ada akan membentuk character images melalui gesekan-gesekan jarum pada
karbon dan kertas. Printer jenis ini juga merupakan character printer.
Kecepatannya sangat bervariasi, tapi untuk Epson LX-80, adalah 80 caharacter
per second.

Pada saat head-printer bergerak dari kiri kekanan sambil menyentuh kertas,
maka huruf yang sudah terpola dalam suatu susunan jarum akan segera muncul.
Pola huruf ini kemudian diterima oleh pita karbon yang dibaliknya terdapat kertas,
dan terjadilah pencetakan huruf demi huruf.

Setiap character yang terbentuk akan menimbulkan suatu pola unique yang
terdiri dari pelbagai titik didalam dimensi sebuah matrix. Jenis printer dot-matrix
sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada pula yang non-color.
Umumnya, printer jenis dot-matrix juga hanya mempunyai satu warna, yaitu
warna hitam. Untuk printer color, digunakan pita (karbon/ribon) khusus yang
mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan kuning.

Printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal ‘bandel’


(awet). Kelebihan lainnya, pita printer dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan
dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.
Cara Kerja Printer InkJet
Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu
dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau
lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh
produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas
tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas
akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas.
Karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik
agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa
dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus
pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan
pada bagian pencetak di mesin printer.
Cara Kerja Printer Laser
Sebenarnya cara kerja printer laser mirip dengan mesin fotokopi, yaitu
menggunakan photographic drum. Prosesnya seperti ini:

 Kawat corona mengalirkan listrik statis yang membuat drum (photo


conductor) bermuatan positif.
 Unit laser (exposition) menyorotkan sinar pada permukaan drum yang
berputar sesuai dengan informasi yang diperoleh dari computer. Dengan cara
ini, laser menggambar huruf atau citra yang akan dicetak sebagai sebuah pola
muatan listrik–sebuah citra listrik statis yang bermuatan negative.
 Selanjutnya toner atau tinta berwujud serbuk ditaburkan pada drum. Karena
toner bermuatan positif, akan menempel pada area bermuatan negatif pada
drum, yaitu area yang tadi sudah disorot dengan sinar laser.
 Baki kertas memasukkan selembar kertas sehingga digiling oleh drum.
Sebelumnya, kertas diberi muatan negatif oleh kawat corona. Muatan itu lebih
besar dari muatan negatif citra listrik statis sehingga kertas dapat menarik
serbuk toner yang bermuatan positif. Karena berputar dengan kecepatan yang
sama dengan perputaran drum, kertas menyalin citra yang ada di drum.
 Kertas yang telah menyalin citra itu dilewatkan pada fuser, yakni sepasang
penggulung yang dipanaskan. Saat melewati fuser, serbuk toner meleleh dan
menempel kuat pada serat kertas. Kemudian kertas dikeluarkan ke baki output.
 Setelah citra listrik statis pada drum dipindahkan ke kertas, drum melewati
lampu pembebasan. Sorotan lampu yang terang mengenai seluruh permukaan
photoconductor dan menghapus citra listrik statisnya. Lalu, drum melewati
kawat corona yang memberinya muatan positif kembali.
 Proses akan diulang lagi untuk pencetakan berikutnya
Jenis LCD

Pada printer LCD dan LED cara kerjanya sama dengan printer laser, hanya
saja alih-alih menggunakan laser, printer jenis ini menggunakan konsep LCD atau
LED sebagai penembak ion-ion pada photoreceptor. Printer LED lebih dikenal
dibandingkan dengan printer LCD. Printer LED lebih cepat dibandingkan dengan
printer laser, karena ion yang ditembakkan langsung menyeluruh ke seukuran
kertas. Mengurangi bagian yang bergerak dibandingkan dengan printer laser.
Printer ini menghasilkan grafis berkualitas tinggi dan gambar.
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Printer merupakan sebuah perangkat keras yang dihubungkan pada
komputer yang berfungsi untuk menghasilan cetakan baik berupa tulisan ataupun
gambar dari komputer pada media kertas atau yang sejenisnya.Printer terbagi atas
beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari tray. Tray ialah
tempat menaruh kertas. Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya,
karena ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis/
mencetak pada kertas.Jenis-jenis printer diantaranya; Printer Dot matrik, Ink Jet,
Laser Jet.Kualitas cetakan printer tergantung pada jenis dancara kita
merawatnya.Dan telitilah sebelum membeli printer,usahakan membeli printer
yang sesuai dengan kebutuhan.Ketika terjadi kerusakan atau permasalahan pada
printer,dan anda belum mengetahui apa penyebab masalah tersebut sebaiknya
tanyakan kepada orang yang lebih tahu atau dengan menggunakan buku panduan
masalah printer.

3.2 Saran
Saran yang dapat disampaikan Penulis adalah marilah bersama-sama
tingkatkan pengetahuan di bidang teknologi khususnya di bidang arsitektur
komputer supaya bisa mengetahui perkembangan dari software, hardware,
komunikasi data dan yang lainya berhubungan dengan komputer
DAFTAR PUSTAKA

Kadir, Abdul; CH. Triewahyuni, Terra; Pengenalan teknologi Informasi;


Yogyakarta: Penerbit Andi; 2003
Webblog Hanz, Mengenal Lebih Dekat Printer Inkjet, http://hanstuban.wordpress.
Com/2009/08/19/mengenal-lebih-dekat-printer-inkjet/10 Oktober 2009.
Jogiyanto, Pengenalan Komputer, Indonesia : Penerbit Andi, Edisi Kedua, 2005.
http://stitna01194.blogspot.com/2009/03/keunggulan-dan-kekurangan-
printer.html

Common questions

Didukung oleh AI

The historical development of printers mirrors significant technological and cultural shifts within society. Gutenberg's invention of the printing press in the 15th century enabled a more rapid dissemination of information, pivotal in the spread of the Renaissance and the Reformation across Europe. Similarly, the advent of high-speed, precise printers like inkjet and laser printers in the latter half of the 20th century coincided with a rise in personal computing and digitization, reflecting an increasingly information-centric and digital culture. This evolution not only improved document accessibility and production efficiency but also democratized information, allowing wider public access to printed materials .

Technological breakthroughs that enabled color printing in modern printers include the development of inkjet technology, which utilizes tiny nozzles to deposit microscopic droplets of colored ink accurately onto paper. Further advancements in ink formulations and piezoelectric technology allowed precise control over droplet sizes and placements, enhancing color accuracy and resolution. Laser printers achieved color printing through successive passes of red, blue, yellow, and black toner on a drum, aligned through sophisticated laser and electrophotographic processes. These innovations collectively expanded printers' capabilities from monochrome to high-fidelity color outputs .

Critical components of a printer include the cartridge, head, chip, mainboard, timing belt, paper tray, and sensor roll. The cartridge stores and controls the ink or toner output during printing. The head disperses ink or toner onto paper. The chip connects the cartridge with the mainboard, which is essential for overall printer operations. The timing belt moves the cartridge horizontally for precise printing. The paper tray holds paper before and after printing, while the sensor roll detects whether paper is present and ready for use .

The early Chinese printing methods were limited by the complexity of the Chinese writing system, which consists of thousands of ideograms, making mechanical type impractical. In contrast, European alphabets used fewer characters, allowing for the efficient use of movable type press developed by Gutenberg. This difference resulted in faster, mass production of texts in Europe, greatly aiding the dissemination of printed materials and fostering cultural and intellectual movements such as the Renaissance and the Reformation. In comparison, China's dissemination of printed material remained limited in scope .

The development of printing technology had a profound impact on document production in Europe but not as significantly in China. While the Chinese developed basic techniques like block printing and created inks as early as the 14th century, the complexity of the Chinese alphabet with thousands of ideograms limited the efficiency and widespread adoption of these techniques. In contrast, Johannes Gutenberg's invention of the mechanical movable type printing press in the 15th century revolutionized document production in Europe. This innovation facilitated mass production of books, including the first mass-produced book, the Bible, and significantly reduced the cost and increased the speed of information dissemination .

Laser printers operate using a technical process involving a laser beam that creates a static charge pattern on a drum; toner particles adhere to this pattern and are fused onto paper via heat. This method allows for fast, precise, and high-quality text and graphic outputs. Conversely, inkjet printers shoot tiny droplets of ink onto paper through nozzles, a process that is less technically complex but adaptable for high-quality color images and varied media types. Inkjet's prints may require drying time, whereas laser outputs are instantly dry .

Different types of printers cater to varying user needs based on their functional capabilities. Inkjet printers are suitable for users needing high-quality color prints across different media. Laser printers are ideal for environments requiring speedy, high-volume document production with quality text output. Dot matrix printers, while less common now, are still preferred in industrial settings for their durability and low operating costs. When choosing a printer, one should consider factors such as print quality, speed, media compatibility, operational cost, and the ease of maintenance. These criteria ensure that the selected printer aligns with specific user requirements and budgets .

Dot matrix printers offer advantages such as durability, low operating costs, and the capability to print through duplicate and triplicate forms, which are beneficial in specific industrial applications. They are renowned for their longevity and reliability. However, these printers have drawbacks, including low print quality and noisy operation. Unlike modern inkjet or laser printers, dot matrix printers struggle with graphic prints and higher resolutions. Consequently, while suited for particular tasks, they are less versatile and not ideal for environments demanding high-quality graphic outputs .

The development of inkjet and laser printers reflects significant technological progress in the field of printing. Inkjet printers, introduced in 1984, use a system that sprays tiny droplets of ink onto paper, offering good quality for colored prints and versatility across different media. It replaced the older dot matrix systems by providing cleaner and quieter prints . Laser printers, on the other hand, emerged from earlier electrophotographic processes developed by Xerox in the late 1960s. These printers use static electricity and laser beams to produce high-speed, high-quality text and graphics, suitable for professional environments. Unlike inkjets, laser printers' prints dry instantly due to the fusion process of toner onto paper during printing .

Johannes Gutenberg played a pivotal role in the evolution of printing technology with his invention of the movable type printing press in the 15th century. His creation enabled the mass production of books, quickly and at lower costs, revolutionizing how information was disseminated. This invention catalyzed the spread of literacy and education throughout Europe, marking the transition from manuscript to print culture. The mass production of the Bible, facilitated by Gutenberg's press, underscored the shift towards accessible, widespread knowledge .

Anda mungkin juga menyukai