Anda di halaman 1dari 22

Diskusi.

Senin, 24 September 2018, 16:41

Teman2 mari kita diskusikan materi berikut ini "Materi Diskusi 2"

Permalink | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh NAHZIAH 015595471 - Senin, 22 Oktober 2018, 09:20

Manajemen operasi adalah set aktivitas untuk memperoleh nilai tambah produk
melalui transformasi input menjadi output. Hasil konversi diharapkan menghasilkan
nilai tambah dan dapat memberikan kepuasan kepada para pelanggan.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh FATIMAH 023010226 - Senin, 22 Oktober 2018, 19:04

Manajemen operasi adalah satu set aktivitas untuk mendapatkan nilai tambah produk
melalui tranformasi input menjadi output. Input berupa material, karyawan, dan
peralatan. Melalui proses konversi input akan diubah menjadi output yang bernilai
lebih besar (karena memiliki nilai tambah) dari pada input semula. Produktifitas dapat
diukur dengan dua metode, pertama membuat perbandingan antara input dan output.
Kedua, membuat perbandingan antara kondisi aktual dan normatif. Dengan cara ini
dapat diketahui seberapa tinggi tingkat keberhasilan yang sudah dicapai dalam
perusahaan tersebut.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi


Re: Diskusi.2

oleh NUROKHMAN 023766853 - Selasa, 23 Oktober 2018, 09:08

di dalam materi inisiasi 1 manajemen operasi dijelaskan tentang diagram jaringan


kerja, di dalam contoh soal pihak rumah sakit akan membangun sistem penyaringan
udara, setelah diagram jaringan kerja tergambar, maka langkah selanjutnya adalah
menentukan berapa lama waktu penyelesaian proyek dengan menggunakan jalur kritis.
Jalur kritis adalah jalur yang memiliki waktu terlama diantara jalur-jalur yang lain di
dalam diagram jaringan kerja.

Kegiatan Penjelasan Kegiatan Waktu


Pendahulu (minggu)
A Membangun komponen - 2
internal
B Memodifikasi atap dan - 3
lantai
C Membangun tumpukan A 2
D Menuangkan beton dan A, B 4
memasang rangka
E Membangun pembakar C 4
temperatur tinggi
F Memasang sistem kendali C 3
polusi
G Membangun alat pencegah D, E 5
polusi udara
H Pemeriksaan dan pengujian F, G 2

Berdasarkan gambar tersebut, maka kita uraikan terlebih dahulu jalur-jalur yang ada
dan kita jumlahkan waktu penyelesaiannya. Kemudian kita pilih yang memiliki jalur
terlama.

1. Jalur A-C-F-H = 2+2+3+2 = 9 minggu


2. Jalur A-D-G-H = 2+4+5+2 = 13 minggu
3. Jalur A-C-E-G-H = 2+2+4+5+2 = 15 minggu
4. Jalur B-D-G-H = 3+4+5+2 = 14 minggu
Jadi jalur kristisnya adalah Jalur A-C-E-G-H = 15 minggu , pertanyaannya adalah
kenapa jalur kritis yang dipilih bukan jalur tercepat yang di dipilih di dalam
penyelesaian suatu proyek ? dimohon pendapatnya rekan-rekan mahasiswa dan
mahasiswi UT . terima kasih

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh WIRDAYATI 018132778 - Selasa, 23 Oktober 2018, 10:16

produktivitas dapat di ukur dengan rumus Productivity = Unit Produced / Input Uset

Productivity = Unit Produced / Material+Labour + Capital

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh CHINTIA APRILIANI 020930465 - Selasa, 23 Oktober 2018, 21:12

Manajemen Operasi sangat penting, salah satu yang dipelajari dalam manajemen
Operasi yaitu PENJADWALAN PROYEK

Proyek merupakan suatu usaha untuk memenuhi atau menyelesaikan tugas yang
bersifat unik dan tidak rutin. Apabila tugas-tugas yang ada bersifat rutin, maka
kegiatan tersebut tidak tergolong sebagai suatu proyek. Pengertian proyek bukan
hanya sebatas pada kegiatan-kegiatan pembangunan gedung-gedung saja, tetapi dapat
juga berupa kegiatan-kegiatan lain yang tidak bersifat fisik. Contoh proyek misalnya
konstruksi fasilitas dan gedung-gedung seperti rumah, pabrik, pusat perbelanjaan;
pengembangan sistem persenjataan misalnya pesawat tempur baru atau kapal perang
baru; pengembangan sistem satelit baru, konstruksi jaringan pipa minyak,
pengembangan sistem computer baru, perencanaan konser musik atau turnamen
olahraga; serta pengenalan produk baru ke pasar.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh AGUS WIDY SURYONO 024072353 - Rabu, 24 Oktober 2018, 00:11

Manajemen operasi pada sebuah project konstruksi atau sejenisnya lazim


menggunakan metode operasi penjadwalan prlaksanaan kegiatan kerja dan biasa di
sebut dengan kurva S

Dengan demikian pelaksaan kegiatan jika mengacu dan sesuai dengan kurva s
tersebut dapat terlaksana dengan baik efektiv efisien dan tepat waktu dalam
penyelesaian kegiatan tersebut.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh TOTO SRI RAHARTO 030101665 - Rabu, 24 Oktober 2018, 09:26

Produksi adalah serangkaian kegiatan untuk menghasilkan barang/jasa untuk


digunakan dalam kehidupan, sedangkan produktivitas adalah segala rangkaian
kegiatan untuk mengefektifkan kegiatan produksi

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi


Re: Diskusi.2

oleh DEDY ANSHORI 015896978 - Rabu, 24 Oktober 2018, 09:35

Secara umum dapat dikatakan bahwa manajemen operasi adalah satu set aktivitas
untuk memperoleh nilai tambah produk melalui transformasi input menjadi output.
Dengan demikian, jelas bahwa manajemen operasi akan berbicara tentang proses
transformasi dari input menjadi output. Input boleh jadi terdiri dari material,
karyawan, dan peralatan. Melalui proses konversi, input akan diubah menjadi output
yang bernilai lebih besar (karena mempunyai nilai tambah) dari pada input semula.
Output inilah yang akan digunakan untuk melayani kebutuhan para pelanggan. Jika
output tidak sesuai dengan kebutuhan para (calon) pelanggan maka dalam bahasa
sehari-hari sering disebut bahwa produk yang dihasilkan tidak dapat diserap oleh
pasar.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh MUHAMMAD KHOIRUL JIHAD 021176372 - Rabu, 24 Oktober 2018, 15:46

Materi Manajemen Operasi berkaitan dengan produktivitas, pemilihan lokasi,


persediaan dan penjadwalan proyek.

1. Dalam pembahasan produktivitas, dijelaskan bahwa terdapat dua cara dalam


melakukan perbandingan produktivitas yaitu:

a. produktivitas sebagai perbandingan output dengan input;

b. produktivitas sebagai perbandingan kondisi actual dengan kondisi normative

dari perhitungan produktivitas dapat diketahui elemen mana yang membutuhkan


perhatian dalam rangka efeisiensi sumber daya. Dalam hal produktivitas dianggap
sebagai perbandingan output dengan input, dapat dikethui porsi masing-masing input
terhadap outputnya serta tingkat efisiensi masing-masing input. Dalam hal
produktivitas dianggap sebagai perbandingan kondisi actual dan normative, dapat
dikethui sumber daya yang yang memerlukan perhatian bagi efisiensi proses konversi
mengacu pada kondisi normative.

2. dalam pembahasan pemilihan lokasi dijelaskan dua alternative cara pemilihan


lokasi yaitu:

a. Pemilihan lokasi dengan penilaian kuantitatif factor lokasi:

yaitu mengacu pada factor factor yang mempengaruhi baiknya lokasi seperti pasar,
sumber daya atau bahan baku, tenaga kerja dan lain sebagainya.

b. Pemilihan lokasi berdasarkan analisis biaya

yaitu mengacu pada pertimbangan biaya-biaya seperti biaya tetap dan biaya variable.
Lokasi yang paling baik yaitu yang membutuhkan biaya yang paling sedikit.

3. dalam pembahasan persediaan, dijelaskan biaya penyimpanan dan biaya pemesanan


serta penentuan economic order quantity (EOQ). Biaya penyimpanan yaitu
biaya-biaya yang berkaitan dengan penyimpanan persediaan selama periode tertentu.
Biaya pemesanan yaitu biaya yang terkait dengan pemesanan barang. Kedua biaya
tersebut memiliki sifat berkebalikan, satu biaya tinggi menjadikan biaya yang satunya
menjadi rendah. Dengan sifat tersebut, maka perlu dihitung optimalisasi tingkat
pemesanan dalam satu periode dengan perhitungan EOQ yang merupakan tingkat
optimal pemesanan persediaan.

4. dalam pembahasan penjadwalan proyek, dijelaskan mengenai diagram jaringan


kerja.

Diagram jaringan kerja merupakan suatu gambaran proses hubungan urutan kegiatan
penyelesaian pekerjaan pada setiap tahapan untuk tujuan penyelesaian suatu proyek.
Dengan melakukan diagram jaringan kerja, akan diketahui jalur kritis yaitu jalur yang
memiliki waktu terlama diantara alternative jalur lain dalam diagram jaringan kerja.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh NUR SYAMSUDIN 024055292 - Rabu, 24 Oktober 2018, 21:26


Manajemen operasi merupakan aktibtas untuk memperoleh nilai tambah produk
melalui tranformasi input menjadi output. Hasil konversi diharapkan menghasilkan
nilai tambah dan menberikan kepuasan kepada pelanggan. selanjutnya perlu diketahui
juga bahwa tingkat produksi adalah berapa jumlah yang dihasilkan dalam kurun
waktu tertentu, sedangkan tingkat produktivitas adalah sejauh mana produksi yang
dilaksanakan telah mencapai apa yang telah direncanakan. Analisis kelayakan produk
meliputi tiga aspek utama yaitu analisis teknis, analisis ekonomi dan analisis
komersial. Ketiga analisis ini harus mendapatkan hasil layak. Jika salah satu aspek
tidak layak sebaiknya perusahaan mengurungkan niatnya untuk memproduksi dan
menjual produk tertentu. Selanjutnya dalam menentukan perencanaan proses
memerlukan berbagai keputusan penting . Berapa produksi minimal harus ditentukan
agar perusahaan tidak terjebak dalam kerugian. Target penjualan dengan keuntungan
tertentu, besarnya margin of safety dan titik tutup usaha perlu dianalisis untuk
mendapatkan keputusan proses yang baik. Disamping itu, keputusan beli/buat,
meneruskan produk rugi dan penggantian teknologi perlu dianalisis dan direncanakan
dengan baik juga. Diperlukan juga analisis proses untuk melihat apakah proses sudah
berjalan dengan benar dan efisien atau belum. Dimana terdapat empat metode kerja
yang memerlukan analisis proses dengan cara masing-masingyang berbeda. Empat
metode kerja tersebut adalah sistem kerja keseluruhan, karyawan bekerja pada tempat
tepat, karyawan bekerja dengan mesin dan karyawan bekerja bersama. Yang perlu
diperhatikan juga bahwa pemilihan lokasi perlu dilakukan dengan cermat dimulai
dengan keputusan regional, disusul dengan keputusan lokal dan keputusan tapak.
Persediaan didalam perusahaan dapat dikelompokan menjadi beberapa macam. Ada
beberapa sudut pandang pengelompokan persediaan yaitu menurut tahap proses,
menurut nilai persediaan, menurut tujuan pengadaan persediaan, menurut jenis
permintaan dan menurut operasional persediaan. Pada dasarnya perusahaan
menginginkan adanya persediaan yang cukup dengan biaya yang rendah. Ada tiga
macam biaya persediaan sehubungan dengan EOQ yaitu biaya pemesanan, biaya
penyimpanan dan biaya tetap persediaan. Ketidakpastian persediaan bisa berasal dari
dalam perusahaan dan bisa pula berasal dari luar perusahaan dimana kedaunya akan
mempunyai akibat surplus maupun stock out yang sama sama tidak menguntungkan.
Persediaan pengaman ditujukan untuk berjaga-jaga agar dalam keadaan kesulitan
bahan baku perusahaan masih mempunyai sejumlah persediaan. Kebijakan order
periode tetap akan menghasilkan tindakan pembelian dengan rentang waktu
pembelian yang sama walaupun jumlah unit per pembelian berbeda. Order kualitas
tetap menghasilkan jumlah pembelian yang sama walaupun rentang waktu pembelian
berbeda. Dalam keadaan normal tidak terdapat perbedaan antara order periode tetap
dan order kuantitas tetap. Selajutnya terkait denga prinsip just in time adalah
meghilangkan segala macam afval di dalam perusahaan. Aliran bahan menggunakan
pull system. Perlu kerja sama yang baik antara mitra kerja perusahaan dan alat
komunikasi yang digunakan untuk mengetahui skedul produksi adalah ekstranet. Bagi
perusahaan yang menggunkan just in time untuk memenuhi kebutuhan bahan selama
satu periode dilakukan satu kali persiapan pembelian bahan namun pengiriman bahan
dilakukan berdasar skedul produksi. Dengan demikian biaya pemesanan dapat ditekan
sementara biaya penyimpanan juga dapat terhindarkan.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh TRI WILDHANI MUHRIM 023013561 - Kamis, 25 Oktober 2018, 10:14

Manajemen operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi, serta
memastikan pemeliharaan danperkembangan berlangsung secara efektif dan efisien.
Seorang manajer operasi brtanggung jawab mengelolah proses pengubahan input
(dalam bentuk material,tenaga kerja dan energi) menjadi output (dalam bentuk barang
dan jasa)

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh JUNSEN HARDIANSAH 020920543 - Kamis, 25 Oktober 2018, 11:49

Setiap perusahaan manufaktur akan memiliki persediaan karena dibutuhkan untuk


kelancaran proses produksi. Bahan baku merupakan persediaan yang harus ditentukan
jumlahnya dengan benar agar produksi dapat berjalan sekaligus dapat menghemat
biaya. Adanya persediaan akan menimbulkan dua macam biaya yaitu biaya
penyimpanan dan biaya pemesanan. Biaya penyimpanan adalah biaya-biaya yang
berkaitan dengan penyimpanan persediaan sepanjang waktu tertentu. Biaya
pemesanan adalah biaya-biaya yang berkaitan dengan pemesanan barang. Kedua
biaya tersebut bersifat kebalikan. Misalnya, kita melakukan pemesanan bahan baku
untuk satu tahun dalam sekali waktu, misalnya di awal tahun, maka biaya yang
mengikuti adalah biaya pesan menjadi murah (hanya memesan satu kali) sedangkan
biaya simpan menjadi mahal (karena menyimpan dalam jumlah yang banyak). Oleh
karena itu perlu dilakukan perhitungan agar penggunaan kedua biaya tersebut menjadi
optimal. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan Economic Order
Quantity (EOQ). Suatu perusahaan tidak dapat memesan barang yang diperlukan
hanya satu kali di awal tahun karena beebrapa alasan, misalnya gudang tidak
mencukupi atau bahan tidak tahan lama. Oleh karena itu dilakukan beberapa kali
pembelian dalam satu tahun. Nah, dengan EOQ akan dapat diketahui jumlah
pembelian yang paling optimal (Q) untuk setiap kali pemesanan sehingga biaya
pemesanan dan biaya penyimpanan menjadi seimbang.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh ZULKARNAIN HADARI 021924608 - Jumat, 26 Oktober 2018, 22:44

salam

Saudara mahasiswa UT saya mau bertanya,Setiap perusahaan manufaktur akan


memiliki persediaan karena dibutuhkan untuk kelancaran proses produksi
jadi,bagaimana cara kita untuk memberikan kelancaran/profit kepada perusahaan
dengan meminimumkan biaya-biaya persediaan?mohon penjelasannya ya
teman-teman!

terima kasih

salam ut

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh HENDRI YUSTIAR 030532203 - Kamis, 25 Oktober 2018, 15:49


 Terdapat dua metode yang populer untuk mengukur produktivitas dalam sebuah
perusahaan yaitu dengan membuat perbandingan antara output dengan inputnya dan
membuat perbandingan antara kondisi aktual dan normatif.
 Pemilihan lokasi dalam manajemen operasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu
pemilihan lokasi dengan penilaian kuantitatif faktor lokasi dan pemilihan lokasi
berdasarkan analisis biaya.
 Dalam perhitungan persediaan terdapat 2 biaya yaitu biaya penyimpanan dan biaya
pemesanan. Perlu dilakukan perhitungan agar penggunaan kedua biaya tersebut menjadi
optimal. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan Economic Order
Quantity (EOQ). Dengan EOQ akan dapat diketahui jumlah pembelian yang paling
optimal (Q) untuk setiap kali pemesanan sehingga biaya pemesanan dan biaya
penyimpanan menjadi seimbang.
 Untuk menentukan waktu penyelesaian suatu proyek, maka dapat digunakan diagram
jaringan kerja.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh HERI JASMADI 023309869 - Kamis, 25 Oktober 2018, 16:54

Manajemen Operasi satu set aktivitas untuk memperoleh nilai tambah produk
melalui proses transformasi dari sejumlah input menjadi output. Input boleh jadi
terdiri dari material, karyawan, dan peralatan. Melalui proses konversi, input akan
diubah menjadi output yang bernilai lebih besar (karena mempunyai nilai tambah)
dari pada input semula. Sebagaimana diketahui, produksi adalah penambahan nilai.
Produksi dilakukan dengan proses konversi dari input menjadi output.

Produksi merupakan konsep daripada pengolahan (manufaktur) karena pengolahan


ini hanyalah sebagai bentuk khusus dari produksi. Dengan demikian perusahaan
dapat diartikan sebagai berikut.
Produktivitas adalah sebuah konsep yang menggambarkan hubungan antara hasil
(jumlah barang dan jasa yang di produksi) dengan sumber (jumlah tenaga kerja,
modal, tanah, energi, dan seagainya) yang dipakai untuk menghasilkan hasil tersebut.

Penilaian maksimum: -
Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh NI PUTU FERY EKAYANTI 022614896 - Jumat, 26 Oktober 2018, 18:19

Manajemen operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi. Selain itu
juga memastikan pemeliharaan dan perkembangan produksi berajlan secara efektif
dan efisien. Jadi manajemen operasi ini sedikit berbeda dengan manajemen
operasional.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh GINA AYU OCTAVIA. 021020633 - Jumat, 26 Oktober 2018, 20:21

Ada dua metoda yang populer untuk mengukur produktivitas dalam sebuah
perusahaan, yaitu :

1.Produktivitas sebagai perbandingan output dengan input.

2.Produktivitas sebagai perbandingan kondisi aktual dengan normatif.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh AULIA ANINDYASMARA 021426793 - Sabtu, 27 Oktober 2018, 04:18


Manajemen operasi adalah suatu usaha pengelolaan secara maksimal penggunaan
semua faktor produksi yang ada baik itu tenaga kerja (SDM), mesin, peralatan,
material (bahan mentah) dan faktor produksi yang lainnya dalam proses tranformasi
untuk menjadi berbagai macam produk barang atau jasa.

Ruang lingkup terdiri dari :

1. Perancangan desain system produksi dan operasional

2. Pengoperasian sistem produksi dan operasional

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh INTAN NURLIA 020412452 - Sabtu, 27 Oktober 2018, 07:55

Di dalam bisnis, pelaku bisnis akan melakukan kegiatan yang dapat memberikan nilai
tambah. Siapapun yang melakukan kegiatan yang mempunyai nilai tambah dapat
disebut dengan berproduksi. Dengan kata lain, produksi adalah kegiatan yang
memberikan nilai tambah atau penambahan manfaat yang dapat dilakukan, yaitu
manfaat bentuk, manfaat tempat, manfaat waktu dan manfaat kepemilikan. Kegiatan
produksi dapat mengambil salah satu dari nilai tambah tersebut, atau beberapa
diantaranya sekaligus.

Manajemen operasi adalah set aktivitas untuk memperoleh nilai tambah produk
melalui transformasi input menjadi output. Hasil konversi diharapkan menghasilkan
nilai tambah dan dapat memberikan kepuasan kepada para pelanggan.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh KALIADAM SIREGAR 020618558 - Sabtu, 27 Oktober 2018, 11:15


Teman-teman Tugas1 Yang diberikan Tutor kok tidak ada File nya ya..?

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh RIFKA MAZKIYYAH 022331058 - Sabtu, 27 Oktober 2018, 19:06

iya, saya lihat juga tidak ada. dan untuk data tutor tuton TAP dimana ya?

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh YULIANTI 020319632 - Sabtu, 27 Oktober 2018, 13:00

Manajemen Operasi (Operation Manajemen) merupakan


disiplin ilmu yang diterapkan di dalam suatu kegiatan usaha
di semua perusahaan yang produktif atau secara terus menerus
menghasilkan produk berupa barang maupun
jasa. Produksi (Production)merupakan sebuah penciptaan
barang dan jasa.

Jay Heizer dan Barry Render (2015:3)


mengatakan Manajemen Operasi (Operation
Manajemen-OM) Merupakan serangkaian Aktivitas yang
menciptakan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan
mengubah masukan menjadi hasil.

Eddy Herjanto (2003;2) Manajemen operasional dapat


diartikan sebagai suatu proses yang berkesinambungan dan
efektif menggunakan fungsi fungsi manajemen untuk
mengintegrasikan berbagai sumber daya secara efisien dalam
rangka mencapai tujuan
Pangestu Subagyo (2000;1), Manajemen operasional adalah
penerapan ilmu manajemen untuk mengatur seluruh kegiatan
produksi atau operasional agar dapat dilakukan secara
efisien.

Aktivitas menciptakan barang dan jasa ada pada tujuan semua


organisasi perusahaan. terlepas apakah produk akhir itu
merupakan sebuah barang atau jasa, sebuah aktivitas yang
berlangsung dalam organisasi sering disebut operasi
perusahaan atau lebih dikenal dengan Manajemen Operasional

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh JOSUA CHRISTI KINDANGEN 030775464 - Sabtu, 27 Oktober 2018, 17:44

menanggapi pertanyaan NUROKHMAN 023766853

CPM (critical path method), merupakan teknik pertama activity network diagram
yang diperkenalkan pertama kali tahun 1957 oleh M. R. Walker dari DuPont
Company and J. E. Kelley, Jr. dari Remington Rand Univac. Definisi jalur kritis
menurut penemunya : “If there is a path from origin to terminus whose length equals
the duration of the schedule, it is called a critical-path.” (Kelley, 1961, p. 317)

Dengan kata lain total waktu jalur kritis akan sama dengan umur proyek. Hal ini
berarti jalur kritis adalah jalur yang memiliki waktu terpanjang dari semua jalur yang
dimulai dari peristiwa awal sampai peristiwa yang terakhir dalam activity network
diagram. Oleh karena itu, jalur kritis menunjukkan kegiatan-kegiatan kritis di dalam
proyek. Maksudnya, suatu kegiatan disebut dengan kegiatan kritis bila suatu delay
atau penundaan waktu di kegiatan ini akan mempengaruhi waktu penyelesaian
keseluruhan dari proyek. Oleh karena itu, kegiatan disebut tidak kritis bila kegiatan ini
mempunyai delay.

Delay pada kegiatan tidak kritis disebut slack atau float time (waktu mengambang).
Delay kegiatan di jalur kritis akan menyebabkan delay waktu penyelesaian proyek,
sedang delay di jalur tidak kritis mungkin tidak akan menunda waktu penyelesaian
proyek sejauh delay tidak melebihi slack dan float time untuk masing-masing
kegiatan tidak kritis.
Referensi :

https://eriskusnadi.wordpress.com/2012/03/18/activity-network-diagram-part-1/

https://eriskusnadi.wordpress.com/2012/03/18/activity-network-diagram-part-2/

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh RIFKA MAZKIYYAH 022331058 - Sabtu, 27 Oktober 2018, 18:58

Produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna
suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam
memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah
bentuknya dinamakan produksi jasa. Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu
benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang.

Produksi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai


kemakmuran. Kemakmuran dapat tercapai jika tersedia barang dan jasa dalam jumlah
yang mencukupi. Orang atau perusahaan yang menjalankan suatu proses produksi
disebut Produsen.

Contoh kegiatan produksi yang menghasilkan barang dan jasa adalah :

1. Menanam padi, karena menghasilkan bahan baku makanan pokok.


2. Memelihara ayam, karena menghasilkan daging dan telur yang siap dikonsumsi
3. Mengajar di tempat bimbingan belajar, karena menghasilkan jasa yang berguna bagi
orang lain.

Contoh kegiatan produksi yang menambah guna bentuk barang adalah :

1. Membuat kue bolu, karena menambah guna terigu, gula dan bahan lainnya menjadi kue.
2. Menjahit kain menjadi pakaian, karena menambah guna kain menjadi baju siap pakai.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh ANDIKA RAHMAWAN 024009407 - Sabtu, 27 Oktober 2018, 21:28

Apakah strategi dari manajer perusahaan apabila kapasitas gudang penyimapanan


lebih kecil daripada jumlah pembelian barang (berdasarkan perhitungan EOQ) dan
bagaimana cara menentukan barang mana yang harus dikurangi pembeliaannya?

mohon sarannya dari teman-teman

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh DWI BAYU PRASETYA 030733403 - Sabtu, 27 Oktober 2018, 21:54

Manajemen operasi merupakan satu set aktivitas untuk Memperoleh nilai tambah
produk melalui proses transformasi dari sejumlah input menjadi output. Input boleh
jadi terjadi dari material, karyawan, dan peralatan. Melalui proses konversi, input
akan diubah menjadi output yang bernilai lebih besar (karena mempunyai nilai
tambah) daripada input semula.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh PANDAN WANGI 020342618 - Sabtu, 27 Oktober 2018, 22:49

Manajemen operasi yang saya pahami adalah manajemen yg menitik beratkan pada
proses produksi

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh ROSSI ROSDIANA 021109371 - Minggu, 28 Oktober 2018, 09:11

Manajemen operasi merupakan satu set aktivitas untuk memperoleh nilai tambah
produk melalui proses transformasi dari sejumlah input menjadi output. Input boleh
jadi terdiri dari material, karyawan, dan peralatan. Melalui proses konversi, input akan
diubah menjadi output yang bernilai lebih besar (karena mempunyai nilai tambah)
dari pada input semula. Sebagaimana diketahui, produksi adalah penambahan nilai.
Produksi dilakukan dengan proses konversi dari input menjadi output. Dengan
demikian produksi dapat diukur melalui beberapa variabel, bisa melalui input, bisa
melalui proses, bisa pula melalui output. Produktivitas sebenarnya mengukur sesuatu
yang telah dicapai dan seberapa tinggi tingkat pencapaian yang telah dilakukan. Ada
dua metoda yang populer untuk mengukur produktivitas dalam sebuah perusahaan.
Cara yang pertama adalah membuat perbandingan antara output dengan inputnya.
Hasil perbandingan ini yang disebut dengan produktivitas masing-masing input. Cara
yang kedua adalah membuat perbandingan antara kondisi aktual dan normatif.
Dengan cara yang kedua ini akan dapat diketahui seberapa tinggi tingkat keberhasilan
yang telah dicapai dalam perusahaan tersebut.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh BUDIYONO 018584746 - Minggu, 28 Oktober 2018, 12:35

menurut pendapat saya.............

Manajemen Operasional.docx

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh RIKA ANGGRAINI 023919522 - Minggu, 28 Oktober 2018, 19:26

Manajemen operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses


produksi dimana memastikan pemeliharaan dan perkembangan produksi berajlan
secara efektif dan efisien

Manajemen operasi memiliki ruang lingkup yang lebih kecil dibandingkan dengan
manajemen operasional. Jika manajemen operasional yang mengelola semua hal yang
berkaitan pada operasional perusahaan, manajemen operasi hanya berfokus pada
produksi saja. Karena lingkup yang sempit ini maka tugas dari seorang manajer
operasi tidak terlalu jauh dari produksi dan juga manajemen operasional. Tugasnya
meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengaturan dan pengelompokan dari tenaga
kerja dan staff, bertanggung jawab sebagai pemimpin dan juga pengendali.
Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh SILMA UTAMI 024516083 - Minggu, 28 Oktober 2018, 21:09

 Manajemen Operasi merupakan satu set aktivitas untuk memperoleh nilai tambah
produk melalui proses transformasi dari sejumlah input menjadi output.
 Input terdiri dari : Material, karyawan dan peralatan
 Dua metode untuk mengukur produktivitas :

1. Produktivitas sebagai perbandingan output dengan input.

Hasil perbandingan ini disebut dengan produktivitas masing-masing input.

Productivity = Unit Produced / Input used

Productivity = Unit Produced / Material + Labour + capital

2. Produktivitas sebagai perbandingan kondisi aktual dengan normatif.

Cara kedua ini untuk menentukan produktivitas adalah dengan membandingkan


kondisi aktual (senyatanya yang terjadi) dengan normatif (yang seharusnya / standar
yang ditetapkan), sehingga dapat diketahui seberapa tinggi tingkat keberhasilan yang
telah dicapai dalam perusahaan tersebut.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh IRWAN ANDRIANTO 023305055 - Minggu, 28 Oktober 2018, 22:55


Manajemen Operasi adalah serangkaian aktivitas untuk menciptakan nilai dalam
bentuk barang dan jasa melalui transformasi input menjadi output. Aktivitas
merupakan proses atau sekumpulan kegiatan yang memerlukan satu atau lebih dari
input, merubah dan menambah nilai pada input tersebut, sehingga dapat memberikan
satu atau lebih output bagi pelanggan. Input terdiri atas sumber daya manusia (tenaga
kerja), modal (peralatan dan fasilitas), pembelian bahan baku dan jasa, tanah dan
energi. Sedangkan outputnya adalah barang dan jasa. Krajewsky & Ritzman, (2002)
mendefinisikan Manajemen Operasi merupakan pengarahan dan pengawasan proses
yang mengubah bentuk input menjadi barang dan jasa (output). Proses adalah
aktivitas pokok dari organisasi yang digunakan untuk bekerja dan mencapai tujuan
bersama. Pada dasarnya Manajemen Operasi merupakan salah satu fungsi di dalam
perusahaan, di mana perusahaan besar pada umumnya memisahkan setiap fungsi ke
dalam departemen yang terpisah, setiap fungsi memiliki tanggung jawab tertentu
sesuai dengan tugasnya. Masing-masing fungsi dalam perusahaan saling berhubungan.
oleh karena itu kerja sama, koordinasi dan komunikasi yang efektif sangat penting
dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh OFLER KALANGI 023311295 - Minggu, 28 Oktober 2018, 23:16

Manajemen Operasi dalam pemilihan lokasi;

PT. MAJU akan mendirikan pabrik baru karena semakin meningkatnya permintaan
produk. Pabrik baru tersebut direncanakan akan dibangun di Surabaya, Cikarang,
Semarang, atau Bekasi. Data biaya tetap dan biaya variabel adalah sebagai berikut.

Nama Kota Biaya tetap/th Biaya variabel/unit


Surabaya Rp55.000.000,- Rp250.000,-
Cikarang Rp57.000.000,- Rp225.000,-
Semarang Rp53.000.000,- Rp270.000,-
Bekasi Rp58.000.000,- Rp260.000,-
Tentukan lokasi mana yang sebaiknya dipilih apabila perusahaan merencanakan
tingkat produksi sebesar 5.000 unit per periode.

 Surabaya : 55.000.000 + (250.000 × 5.000) = 1.255.000.000


 Cikarang : 57.000.000 + (225.000 × 5.000) = 1.182.000.000
 Semarang : 53.000.000 + (270.000 × 5.000) = 1.403.000.000
 Bekasi : 58.000.000 + (260.000 × 5.000) = 1.358.000.000

Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, maka PT. MAJU sebaiknya mendirikan


pabrik di Cikarang karena biaya totalnya lebih murah.

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh SABDA ALAM MUHAMMADAN 030087897 - Senin, 29 Oktober 2018, 00:13

Yth. Tutor

Diskusi 2.docx

Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh ASEP TRIYA BUDI 021628616 - Minggu, 4 November 2018, 10:01

Manajemen operasi adalah sebuah aktivitas untuk memperoleh nilai tambah produk
melalui transformasi input menjadi output
Permalink | Tampilkan induk | Tanggapi

Re: Diskusi.2

oleh DANANG SUGIARTO 020337211 - Jumat, 9 November 2018, 09:03

manajemen operasional ini adalah bagian yang bisa dibilang paling banyak menyedot
biaya dalam sebuah perusahaan. Sebagian besar pengeluaran yang dikeluarkan
perusahaan dipergunakan untuk menjalankan fungsi manajemen operasional. Tetapi
meskipun begitu, manajemen operasional memberi banyak peluang dalam
meningkatkan keuntungan perusahaan dan pelayanan terhadap kepuasan konsumen