LEGAL OPINION
(PENDAPAT HUKUM)
A. KASUS POSISI :
Bahwa klien kami Tuan Rahmat Sanjaya telah melakukan perjanjian jual beli dan telah memesan
satu unit rumah tipe Arjuna di Batu Raya Regency seharga Rp. 800 juta kepada PT. Tri Jaya
Property. Dimana tanggal perjanjian pembelian tersebut terlampir sebagai berikut :
1. Bahwa pada tanggal 12 November 2011, telah diadakannya perjanjian
pembelian satu unit perumahan antara Tuan Rahmat Sanjaya dengan PT. Tri
Jaya Property yang ditandatangani di Surabaya, 12 November 2011.
2. Tuan Rahmat Sanjaya telah membayar uang muka sebesar Rp.160 juta ,yaitu
20% dari harga pembelian dan sisanya akan dibayar pada saat penyerahan unit
rumah yang dijanjikan oleh PT. Tri Jaya Property yang akan diserahkan
sebelum tanggal 15 februari 2012.
3. Seharusnya, sebelum tanggal 15 februari 2012 PT. Tri Jaya Property
menyerahkan satu unit rumah kepada Tuan Rahmat Sanjaya,namun hingga
Akhir Maret 2012 rumah yang dijanjikan belum juga diserahkan oleh Pt. Tri
Jaya Property.
4. Tuan Rahmat Sanjaya ingin memutuskan untuk membatalkan pembelian unit
rumah tersebut dengan meminta kembali pembayaran uang muka secara
penuh. Tetapi PT. Tri Jaya Property menolak untuk membayar pengembalian
uang muka secara penuh dan hanya akan mengembalikan sebesar 50% dan
setelah dipotong dengan berbagai biaya.
B. ISU HUKUM :
Bahwa setelah melihat kasus posisi diatas maka isu hukum yang dapat diambil adalah :
1. Telah terjadi Wan-prestasi oleh PT. Tri Jaya Property y perusahaan
pengembang perumhan dan pertokoan berkedudukan di Wisma Tri Jaya ,jl.
Sedap Malam No. 9-10 Malang kepada Tuan Rahmat sanjaya selaku costumer
PT. Tri Jaya Property beralamat Jl. Gubeng Masjid No. 70 Surabaya.
2. PT. Tri Jaya Property berkewajiban mengembalikan pembayaran uang muka
secara penuh kepada Tuan Rahmat Sanjaya sebesar Rp. 160 juta
C. ANALISIS HUKUM:
Dengan melihat fakta-fakta hukum diatas maka dasar hukum yang digunakan sebagai alat
bukti oleh Tuan RAhmat Sanjaya dengan PT. Tri Jaya Property adalah Bahwa pada tanggal
12 November 2011, telah diadakannya perjanjian pembelian satu unit perumahan antara
Tuan Rahmat Sanjaya dengan PT. Tri Jaya Property yang ditandatangani di Surabaya, 12
November 2011. Dengan melihat alat bukti di atas maka dasar hukum yang kuat untuk
mengajukan gugatan ke pengadilan adalah :
1. Pasal 1239 BW : tentang Wan-prestasi ketika si berhutang tidak memenuhi
kewajibannya (tidak berbuat sesuatu)
2. Pasal 1240 BW : Dalam rangka berpiutang berhak menuntut akan penghapusan
segala sesuatu yang telah dibuat berlawanan dengan perikatan. Dan bolehlah ia
minta supaya dikuasakan oleh hakim untuk menyuruh menghapuskan segala
sesuatu yang telah dibuat tadi atas biaya si berhutang.
3. Pasal 1243 BW : kewajiban berhutang membayar penggantian biaya.
D. REKOMENDASI HUKUM
Berdasarkan isu hukum maka menurut kami telah terjadi wan-prestasi atas klien kami Tuan
Rahmat Sanjaya oleh PT. Tri Jaya Property. Hal ini sesuai dengan dasar hukum pasal 1239
BW. Dan PT Tri Jaya Property berkewajiban melakukan pengembalian biaya ganti rugi
atas tidak terpenuhinya suatu prestasi sebesar RP. 160 juta kepada Tuan Rahmat Sanjaya.
Kesimpulan yang dapat kami tarik adalah Tuan Rahmat Sanjaya berhak mengajukan
gugatan kepada PT. Tri Jaya Property, karena telah melakukan wan-prestasi. Demikian
legal opinion ini dibuat, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya, apabila ada pertanyaan
lebih lanjut, silahkan bapak menghubungi kami. Atas perhatiannya kami ucapkan terima
kasih.
Palembang ,1 April 2016
Hormat Kami
Konsultan Hukum
JOKO WIDODO