0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24K tayangan5 halaman

Legal Opini

PT. Mitra Utama Global dan pengurusnya dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan tindak pidana penipuan terhadap Ramadhoni dan korban lainnya dengan menawarkan pekerjaan palsu dan mengambil uang pelamar. Legal opinion ini memberikan rekomendasi agar Ramadhoni melaporkan perbuatan PT. Mitra Utama Global ke polisi berdasarkan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Diunggah oleh

AriefRespati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24K tayangan5 halaman

Legal Opini

PT. Mitra Utama Global dan pengurusnya dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan tindak pidana penipuan terhadap Ramadhoni dan korban lainnya dengan menawarkan pekerjaan palsu dan mengambil uang pelamar. Legal opinion ini memberikan rekomendasi agar Ramadhoni melaporkan perbuatan PT. Mitra Utama Global ke polisi berdasarkan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Diunggah oleh

AriefRespati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kepada

Yth.Ramadhoni

Selaku Karyawan PT. Mitra Utama Global

Jl. Pemuda 1 No.27 RT.05/02 Biringkanaya

Makassar

Di Tempat

Perihal : Penyampaian Legal Opinion

LEGAL OPINION

(PENDAPAT HUKUM)

Dengan Hormat,

Merujuk pertemuan dengan saudara Ramadhoni tanggal 22 Mei 2017, Kami Kantor Pusat
Bantuan Hukum Peradi Makassar menyampaikan Legal Opinion sebagai berikut :

Dengan ini saya, ACHMAD ARIF GUNAWAN., S.H. akan memberikan pendapat hukum
(Legal Opinion) kepada Ramadhoni , Selaku Karyawan PT. Mitra Utama Global, Jl. Pemuda 1
No.27 RT.05/02 Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Berkaitan dengan akan diajukannya
laporan tindak pidana penipuan kepada PT. Mitra Utama Global dan pengurus perusahaan yang
merupakan perusahaan general trading, supplier dan recruitment di Jl. Ance Daeng Ngoyo No.
102 A 3-4 th Floor selaku Terlapor.

 
A. FAKTA HUKUM:

1. Bahwa saudara Ramadhoni selaku pihak kedua telah melakukan perjanjian mitra kerja
dengan PT. Mitra Utama Global selaku pihak pertama, dimana diwakili oleh Ari
Chaniago, S.S sebagai branch manager dan telah ditandatangani dan dituangkan dalam
surat perjanjian mitra kerja tertanggal 16 Mei 2017.
2. Sebelum dilakukan perjanjian mitra kerja tersebut saudara Ramadhoni membaca iklan
yang disebarkan oleh PT.Mitra Utama Global pada media cetak maupun media
elektronik, seperti: internet, dimana pada iklan tersebut memberitahu bahwa PT.Mitra
Utama Global membutuhkan Staff Administrasi, HRD, dan Resepsionis.
3. Kemudian, dari iklan tersebut saudara Ramadhoni dan kelima temannya melamar
pekerjaan kepada PT.Mitra Utama Global, dimana pada saat melamar pekerjaan tersebut
mereka tidak dilakukan pemeriksaan maupun tes tertentu.
4. Saudara Ramadhoni pada waktu melamar pekerjaan dimintai sejumlah biaya Rp.550.000
untuk Manajemen Training oleh Pihak PT.Mitra Utama Global yang, dimana merupakan
ketentuan pasal 1 ayat 1 dalam perjanjian mitra kerja dan kemudian tertuang dalam
formulir registrasi tertanggal 16 Mei 2017.
5. Pada pertama hari kerja, Ramadhoni tidak mendapat training sesuai bidang pekerjaannya,
yakni: administrasi HRD. Ramadhoni dan para temannya hanya diajarkan untuk cara
merekrut orang.
6. Berdasarkan Pasal 4 tentang penghasilan pendapatan di dasarkan kepada transaksi yang
diperoleh ketika berhasil mendapatkan klien. Hal ini tertuang dalam surat keterangan
penghasilan mitra kerja tertanggal 16 Mei 2017.
7. Biaya yang diperoleh dari biaya managemen training akan masuk kepada pemasukan
perusahaan dan kemudian menjadi sumber gaji dari para karyawan, dimana
perhitungannya adalah 80 % dari perusahaan dan 20 % dari klien.
8. Berdasarkan keterangan Ramadhoni dikatakan bahwa pekerjaan sebagaimana yang
diberitahukan pada iklan tidak ada. Perusahaan mengambil seluruh uang dari biaya
training, kemudian agar perbuatan tersebut tidak diketahui para pekerja yang akan
merekrut orang, maka dalam perjanjian mitra kerja dalam Pasal 4, diatur mengenai cara
memperoleh penghasilan oleh pihak kedua, yakni: penghasilan mitra kerja, komisi, dan
bonus. Dimana, sistem ini akan memberikan penghasilan kepada pekerja apabila berhasil
merekrut pekerja baru dan semakin banyak pekerja baru yang diperoleh, maka komisi
akan semakin besar.
9. Bahwa Identitas nama perusahaan PT.Mitra Utama Global selalu berubah dan website
perusahaan telah suspended.
10. Bahwa atas dasar tipu muslihat yang dilakukan oleh PT.Mitra Utama Global telah banyak
memakan korban dan para korban telah banyak memposting perihal tipu muslihat
tersebut di sosial network, seperti: youtube, facebook, dan twitter.

B. Isu Hukum
Bahwa setelah melihat Fakta Hukum diatas maka isu hukum yang dapat diambil adalah :
1. Bahwa telah terjadi tindak pidana penipuan oleh PT. Mitra Utama Global beserta pengurus
perusahaan yang beralamat di Jl. Ance Daeng Ngoyo No. 102 A 3-4 th Floor terhadap
saudara Ramadhoni , Selaku Karyawan PT. Mitra Utama Global, Jl. Pemuda 1 No.27
RT.05/02 Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar.
2. Bahwa PT. Mitra Utama Global dan pengurusnya harus mempertanggungjawabkan
perbuatannya tersebut secara pidana.

C. Analisis Hukum
Dengan melihat fakta hukum diatas maka dasar hukum yang digunakan sebagai alat bukti
oleh saudara Ramadhoni dengan PT. Mitra Utama Global adalah perjanjian mitra kerja
dengan PT. Mitra Utama Global selaku pihak pertama, dimana diwakili oleh Ari Chaniago,
S.S sebagai branch manager dan telah ditandatangani dalam surat perjanjian mitra kerja
tertanggal 16 Mei 2017 adalah melanggar suatu sebab yang halal sebagaimana tertuang
dalam pasal 1320 KUHPerdata ke-4, karena dalam perjanjian tersebut terdapat unsur
melawan hukum dalam ketentuan pidana Pasal 378 KUHP. Dan PT. Mitra Utama telah
melakukan kebohongan dalam penyebaran iklan pada media cetak maupun media elektronik,
seperti: internet, dimana pada iklan tersebut memberitahu bahwa PT. Mitra Utama Global
membutuhkan Staff Administrasi, HRD, dan Resepsionis, dimana iklan tersebut adalah tidak
sesuai dengan fakta/kenyataan pada waktu melakukan lamaran kerja.
D. Bahan Hukum

Untuk melihat apakah perbuatan yang dilakukan oleh orang/lembaga yang menyediakan
lowongan kerja tersebut dikatakan sebagai tindak pidana penipuan dan Dengan melihat alat
bukti di atas maka dasar hukum yang kuat untuk membuat laporan ke kepolisian adalah :

1. Pasal 378 KUHP : tentang perbuatan curang,yakni:


“Barang siapa dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan
melawan hak, baik dengan memakai nama palsu, baik dengan akal dan tipu muslihat
maupun dengan karangan-karangan perkataan bohong, membujuk orang supaya
memberikan suatu barang, membuat utang atau menghapuskan piutang, dihukum karena
penipuan, dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun.”

Menurut R. Soesilo dalam bukunya yang berjudul Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
(KUHP) Serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal Demi Pasal, kejahatan ini dinamakan
“penipuan”. Penipu itu pekerjaannya:

a. membujuk orang supaya memberikan barang, membuat utang atau menghapuskan piutan
b. maksud pembujukan itu ialah: hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan
melawan hak
c. membujuknya itu dengan memakai:

1)    nama palsu atau keadaan palsu atau

2)    akal cerdik (tipu muslihat) atau

3)    karangan perkataan bohong

Mengacu pada pasal ini, apabila pihak yang menyediakan informasi mengenai lowongan
kerja tersebut memenuhi unsur-unsur dalam Pasal 378 KUHP, yakni secara melawan hukum
memakai nama palsu, dengan tipu muslihat, rangkaian kebohongan, dan menggerakkan
pelamar untuk menyerahkan sesuatu kepadanya (mentransfer sejumlah uang), maka pihak
yang dirugikan dapat saja menuntut secara pidana pihak yang menyediakan informasi
lowongan kerja palsu tersebut atas dasar tindak pidana penipuan.

E. Rekomendasi (Langkah Hukum yang Ditempuh)


Berdasarkan analisis hukum diatas maka telah terjadi tindak pidana penipuan atas Saudara
Ramadhoni oleh PT. Mitra Utama Global beserta pengurusnya. Hal ini sesuai dengan dasar
hukum pasal 378 KUHP. Dan PT. Mitra Utama Global dan pengurusnya dapat dilaporkan ke
pihak kepolisian.

F. Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat ditarik adalah saudara Ramadhoni berhak melaporkan PT.Mitra
Utama Global, karena telah melakukan serangkaian kebohongan atau tipu muslihat
sebagaimana masuk kedalam tindak pidana penipuan.

Demikian legal opinion ini dibuat, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

                                                                                           
Makassar, 25 Oktober 2019

Hormat Kami    

(Achmad Arif Gunawan., S.H)

Anda mungkin juga menyukai