Anda di halaman 1dari 297

TIDAK DIPERDAGANGKAN UNTUK UMUM

. .


LONTARAK BUGIS
TIDAl< DIPERDAGANGANKAN UNTUK UMUM

LONTARAK BUGIS

. Muhammad Sikki

------ ---·. --·


JIEIIPUSTAKAAN
PUSAT PEMiliUAN tlAN
PEMGEMIAI6AI IAHA1A
DAPAIHEMII PIIIIDIKAN
DAN K.tBUDAYAAN

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa


Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Jakarta
1995
BAG IAN PROYEK PEMBINAAN BUKU SASTRA INDONESIA
DAN DAERAH-JAKARTA
TAHUN 1994/1995
PUSAT PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BAHASA
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Pemimpin Bagian Proyek : Drs. Farid Hadi


Bendahara Bagian Proyek : Ciptodigiyarto
Sekretaris Bagian Proyek Drs. Sriyanto
Staf Bagian Proyek Sujatmo
E. Bachtiar
Sunarto Rudy

.' .. ,., JSBN 979-459-536-5

HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG


lsi buku ini, baik sebagian maupun seluruhnya dilarang diperbanyak
dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit,
kecuali dalam hal pengutipan untuk keperluan penulisan artikel
atau karangan ilmiah
Par pu stakun ftuset PlllltiiMRdlnPue•"'b .. gan l1bau

Nt. ldH I ~, 1: (! ~
111. I Q --!" ,_ q£"
Tt.. a c:? •r '

KATA PENGANTAR

Masalah kesusastraan, khususnya sastra Indonesia lama, termasuk


sastra lisannya, merupakan unsur kebudayaan nasional yang perlu
ditangani dengan sunguh-sungguh dan berencana. Dalam karya sastra
seperti itu, yang merupakan warisan budaya nenek moyang bangsa
Indonesia, tersimpan nilai-nilai budaya yang tinggi . Sehubungan
dengan itu , sangat tepat kiranya Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan, melalui Bagian Proyek Pembinaan Buku Sastra Indone-
sia dan Daerah-Jakarta, berusaha melestarikan nilai-nilai budaya
dalam sastra itu dengan cara pemilihan, pengalihaksaraan, dan
penerjemahan sastra daerah itu.
Pelestarian sastra daerah perlu dilakukan karena di dalam sastra
daerah terkandung warisan budaya nenek moyang .bangsa Indonesia
yang sangat tinggi nilainya . Upaya pelestarian itu akan sangat
bermanfaat bukan saja dalam rangka memperluas wawasan kita
terhadap sastra dan budaya masyarakat · daerah yang bersangkutan,
melainkan juga memperkaya khazanah sastra dan budaya Indonesia.
Dengan kata lain, upaya yang dilakukan itu dapat dipandang sebagai
dialog antarbudaya dan antardaerah yang memungkinkan sastra daerah
berfungsi sebagai salah satu alat bantu dalam usaha mewujudkan
manusia yang berwawasan keindonesiaan .
Buku yang berjudul Lontarak Bugis ini merupakan karya sastra
daerah Bugis. Pengalihaksaraan dan penerjemahan dilakukan oleh

iii
Muhammad Sikki, sedangkan penyuntingannya oleh Dra. Lustantini
Septiningsih.
r '· · 01 liZ r , ' . •- ;r 't · ,.• \;. , , , \• .~ .;,

Mudah-mudahan buku ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-


baikny~' oleh para pembaca yang memerlukanny~.. .

Jakarta, Januari 1995 Kepala Pusat Pembinaan


dan Pengembangan Bahasa

Dr. Hasan Alwi

IV
' .'

PRAKATA

Gambaran kehidupan masyarakat dan kebudayaan orang bugis pada


zaman kejayaannya dahulu secara berangsur-angsur menjadi pudar. Apabila
tidak ada usaha menyelematkannya, kemungkinan besar akan hilang oleh
perubahan masyarakat dan kebudayaan modem.
Bukti dari sebagian kejayaan yang benardicapai itu kini masih banyak
ditemukan dalam berbagai naskah Lontarak yang berisi pranata-pranata sosial
dan lembaga-lembaga kebudayaan yang banyak mengandung nilai-nilai
pedagogis, ekonomis, sosial politis, filosofis, dan lain-lain. Selama nilai-
nilai tersebut masih tersimpan dalam naskah Lontara, selama itu pula akan
tetap tertutup bagi orang yang tidak memahami bahasa Bugis atau yang
tidak dapat membaca aksara Lontara, terutama lontara Bugis yang banyak
menggunakan bahasa Bugis kuno.
Salah satu usaha praktis yang dapat ditempuh untuk mengungkapkan
latar belakang kehidupan masyarakat dan kebudayaan orang Bugis yang
tersimpan dalam lontara Bugis ialah dengan penerjemahan. Dengan adanya
terjemahan, nilai-nilai budaya dari kebudayaan leluhur orang Bugis yang
masih dihayati oleh orang Bugis masa kini dapat dipahami oleh semua
pihak. Dengan demikian dapat tercipta suasana saling pengertian di antara
suku bangsa yang ada di Nusantara. Selain itu suatu kemungkinan bahwa
nilai-nilai budaya yang terkandung dalam falsafah leluhur orang Bugis masih
ada yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk mewujudkan kepribadian
bangsa yang sekarang ini masih dalam persoalan, diskusi, dan sorotan.
Penerjemahan Lontara Bugis ini dapat terlaksana karena bantuan
berbagai pihak, yang masing-masing telah memberikan sumbangan yang

v
berharga. Untuk merekaitu, sepatutnyalah disampaikan ucapan terima kasih.
Kalau ada yang boleh diutamakan, ucapan terima kasih yahg khusus
ingin ditujukan kepada Drs. Muhammad Salim dan Nyonya Ridwan yang
telah rela menyerahkan naskah Lontara Bugis milik pribadinya untuk
diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Mudah-mudahan naskah terjemahan Lontara Bugis ini memberikan
manfaat sebagaimana yang diharapkan.

Penyusun,

Muhammad Sikki

VI
DAFTARISI

Halaman

KATA PENGANTAR ..... ..... ...... ....... ........ .. ........... ...... ..................... 111

PRAKATA ............. ....... .. .. ................................................................ v

DAFTAR lSI ......... .......... ....... ................... ................................ ...... VII

Pendahuluan .... ........ .... ... .. .. ...... ... .. .... ... .... .. ..... .. ...... ..... .. .. ..... .... ...... 1

I. Pau-Paunna Budi Setihara ......... ............. ........ ..... .. .... .. ....... ....... 10

II. Sureh-Sureh .... .... ....... ... ... ........... ....... .. .. .... ....... ... ....... ... .... .... .. . 88

III. Puang Rimanggalatung .... .. .. .. ......................... ... ... .... .... .... ......... 136

IV. Pau-Paunna Meompalo .... ... ........ ............... ........ ... .. .. .... ... .... ...... 172

V. Elokkelong ............ . .................. .......... .............. .................. ....... 246

VII
PENDAHULUAN

Naskah terjemahan ini bertujuan memelihara warisan budaya daerah


dan memperkenalkannya kepada masyarakat. Dalam usaha mencapai tujuan
itu. ada duajenis pembaca yang dijadikan sasaran utama, yaitu (1) khalayak
urn urn dan (2) para peneliti ilmu sosial dan filolog.
Golongan yang pertama mempunyai tujuan ingin memperk.aya rohani
mereka dari apa yang dibacanya. Mereka mempunyai kecenderungan untuk
memilih bahan bacaan yang sesuai dengan selera pribadinya, yaitu bahan
bacaan yang isinya menarik dan disajikan dalam bahasa yang lancar.
Golongan yang kedua, bertujuan ingin memperoleh gambaran yang
lengkap. terperinci, dan menyeluruh dari apa yang dibacanya. Mereka adalah
pembaca yang tekun dan kritis.
Sebelum sampai pada materi terjemahan berikut ini dijelaskan lebih
dahulu beberapa pokok masalah yang berhubungan dengan penerjemahan.
A. Seleksi Naskah
Naskah yang akan diterjemahkan diprioritaskan pada :
I. Naskah yang tertulis dalam aksara lontara (huruf Bugis) dan belum
pemah ditransliterasi ke huruf Latin.
Mengingat adanya usaha pelatihan ejaan bahasa Bugis generasi
mendatang menjadi semakin kurang dapat membaca naskah yang tertulis
dalam aksara Lontara. Oleh karena itu, dengan transliterasi dari aksara
Lontara ke huruf Latin akan berguna untuk (I) melestarikan isi naskah yang
tertulis dalam aksara lontara; artinya dapat dibaca dan dihayati dari masa
2

ke masa tidak dari generasi ke generasi; (2) membandingkan antara aksara


lontara dan ejaan latin; (3) mempermudah peneliti untuk membaca dengan
tepat kata-kata yang sudah tidak umum dipakai (arkais); (4) mempercepat
proses pengembangan/penyebaran ejaan Latin bahasa Bugis.
2. Naskah yang membicarakan atau berisi hukum adat dan karya sastra
Pada masa sekarang tampak ada tanda-tanda bahwa kedua golongan
naskah Bugis tersebut akan hilang oleh peredaran zaman. Oleh karena itu,
eagar budaya yang merupakan manifestasi kehidupan jiwa bangsa
Indonesia pada abad yang lalu itu perlu cepat-cepat dilestarikan.
B. Deskripsi dan Analisis
Naskah terjemahan ini memuat lima judul, yaitu (l) "Pau-Paunna
Budisetihara", (2) "Surek-surek", (3) "Puang Rimaggalatung", (4) "Pau-
Paunna Meompalo", dan (5) "Elokkelong".
1. Pau-Paunna Budisetihara
Pau-Paunna BudisetiharaDisusun oleh Dr. B.F. Matthes dengan judul
"Boegineesche Chrestomathic",jilid II, 1919.
Naskah tersebut ditemukan pacta koleksi naskah Ny. Ridwan. lsi naskah
terdiri atas 18 pasal semua pasal membicarakan masalah adat-istiadat dalam
berbagai aspeknya. Yang termuat dalam naskah terjemahan ini hanya dua
pasal, yaitu pasal pertama dan pasal kedua.
Dalam keadaan masyarakat yang sedang berubah, seperti halnya
masyarakat Indonesia sekarang, berbagai hukum dan adat yang pemah
dijunjung t.inggi oleh orang Bugis pada masyarakat zamannya, kini sudah
banyak yang diabaikan dan sudah tidak diindahkan lagi.
Sistem pemerintahan feodal, pemerintahan raja-raja yang berkuasa di
daerah masing-masing, semuanya sudah terkikis dari bumi Indonesia.
Sekarang kita hidup dalam masyarakat Pancasila yang berbeda dengan
masyarakat feodal. Namun, tidak dapat disangkal bahwa hukum dan adat
yang pemah dijunjung oleh para leluhur, selain dari yang tidak sesuai dengan
keadaan dan kebutuhan masyarakat sekarang, kemungkinan masih ban yak
yang dapat dimanfaatkan pada masa sekarang dan masa yang akan datan~.
3

2. Surek-surek
Judu1 aslinya "Surek-surek" ialah "Lontara dan Surek-surek", yaitu
beberapa naskah yang dikumpulkan disalin ulang oleh Muh. Salim, BA,
Kantor Pembinaan Kebudayaan Kabupaten Sidenrong Rappang, 1975.
Naskah yang sudah terkumpul itu terdiri atas (1) "Lontara-Lotowa",
(2) "Lontarakna Labadulla", (3) "Lontarakna Sai1e", (4) "Surek-surekna La
Nohong", (5) "Surek-surekna Ambo wellang", (6) "Surek-surekna kantoro
Kabudayaan".
lsi naskah tersebut terdiri atas 43 pasal. Salah satu di antaranya, yaitu
Pasal 16 : "Makkaso1ang e ri Arung Mangkauk e enrenge To Mabbicara e",
dimuat dalam naskah terjemahan ini.

3. Puang Rimagga1atung
Naskah "Puang Rimaggalatung" ditemukan pada koleksi naskah Kantor
pembinaan kebudayaan Kabupaten Sidenreng Rappang. Isinya merupakan
kumpu1an buah pikian seorang cendekiawan Bugis yang bemama La
Tandamparen puang ri Maggalatung. Ia dapat disejajark:an dengan filosuf
daerah Sulawesi Selatan lainnya, seperti Nene Allomo yang berasal dari
Sidenreng Rappang, Maccae ri Luwu yang berasal dari Luwu, Kajao
Laliddong yang berasal dari Bone, Boto Lempangang yang berasal dari
Gowa. dan Arubbila yang berasal dari Sidenreng.
Riwayat hidup Puang Rimaggalatung secara singkat adalah sebagai
berikut.
Asal Keturunan
La Tandampare Puangri Maggalatung adalah anak tunggal dari La
tompiwanua (menurut kronik Wajo). Ia adalah keturunan dari Kaisar (Batara)
dari Kerajaan Cobatabi. Ibunya adalah we Tenri Lai anak Arung Palakka
dari Bone.
Masa Mudanya
La Tandampare lahir dan dibesarkan di lingkungan istana Arung
palakka. Karena ia sangat dimanjakan dan mungkin karena calon pengganti
Arung Palakka, ia terkenal sangat nakal dan suka berbuat keonaran.
Kegemarannya ialah berkelahi dan mengganggu masyarakat di Palakka.
4

Kelakuarmya-yang tidak senonoh itu menyebabkan rakyat Palakka memohon


kepada raja agar La Tandampare itu diusir dan dibuang (ripaoppangi tana).
Bersama dengan pengikutnya sebanyak 300 orang dari Palakka yang pacta
umumnya juga adalah pemberani yang nakal, ia terpaksa meninggalkan
tanah kelahirarmya Bone dan berangkat menuju Solo, sebuah kampung di
pinggir Sungai Waianae di perbatasan Bone dan Wajo. Setiba di daerah itu,
ia turun kc sungai Walannae dan membuka pakairmya lalu dihanyutkan di
sungai. Ia mengucapkan sumpah yang bunyinya sebagai berikut : Lesuga
care-careku na lo lesu ampe-ampe majaku ri wanua Wajo Artinya, Adakah
mungkin pakaian itu akan kembali sehingga akan kembali pula sifat-sifat
buruk saya dan akan kubawa masuk ke negeri Wajo.
Bersama-sama dengan 1b Taba, ia menumbangkan Kerajaan Cirmotabi.
kemudian mendirikan Kerajaan Wajo yang baru. Di kerajaan itu ia memulai
memperaktikkan demokrasi dan hak-hak manusia.
Masa pemerintahan
La Tandampare Puang ri Maggalatung adalah Arung Matowa Wajo IV
yang memerintah pacta tahun 1491-1524. Ia merupakan homonevus pencipta
dinast_i baru yang besar. Ia bersama-sama dengan pamannya La liringan to
Tab a yang kemudian menjadi Arung Simetteng Pola (beliau ini juga seorang
homonevus) meletakkan dasar-dasar demokrasi (mangelle pasang) dan hak
so sial rakyat serta azas negara hukum (the rule of law) atau terkenal dengan
semboyan ade assiturusennami to wajo e napopuang.
Menu rut Dr. Noordyn, La Taddampare Puang ri Maggalatung disebut
de grond legger van de vier wortels van de rochtspraak (peletak dasar dari
empat akar peradilan) . Pacta waktu ia dilantik menjadi Arung Matowa
melalaui pemilihan terbatas (tuppu batu), jumlah penduduk Wajo 1.000
orang di Wajo dan 500 orang di Sekkanasu. Setelah lebih kurang tiga tahun
ia memerintah, penduduk bertambah menadi 50.000 jiwa. Kerajaan Wajo
pada waktu itu mengalami perkembangan besardalam segala segi kehidupan.
Atas usaha Kerajaan Wajo mnguasai wilayah yang luas. Cara memperoleh
wilayah itu dengan suka rela menggabung dan dengan peperangan. Sistem
peperangan yang dilakukannya ialah sistem bumi hangus, yaitu pada saat-
saat peperangan berlangsung sering terlihat asap api mengepul-ngepul ke
atas. Keadaan itu disebut mallalatung. Ia kemudian diberi gelar Puang ri
Maggalatung. Ada tiga puluh daerah yang dapat dikuasainya, seperti
5

Kerajaan Cinnatabi, Soppeng, Larompong, Timurung, Enrekang, Cina,


Betawa, Utting, Rappang, Bulu Cenrana, dan Wawolonrong.
Keahlian
Puang ri Maggalatung adalah seorang yang cakap dan ahli hukum
adat. Ia dikenal jujur dalam segala bidang. Selain itu, ia adalah cendekiawan
daerah Wajo sebelum Islam. Butir-butirmutiara yang berupa nasihat/petuah
tertulis dalam buku Lotarak yang bernilai tinggi. Di samping kecerdasannya
tentang hukum, iajuga terkenal sebagai ahli strategi perang pada masanya.
Sebuah naskah yang menghimpun buah pikiran serta nasihat-nasihatnya
dalam bidang hukum dan adat yang berjudul "Puang ri Maggalatung" dapat
dibaca dalam naskah terjemahan ini.

4. Pau-paunna Meompalo
Naskah "Pau-paunna Meompalo" ditemukan pada koleksi naskah Muh.
Salim, BA. Menurut tern a dan fungsinya, "Pau-paunna Meompalo" sebagai
satu karya sastra ciapat dimasukkan dalam golongan sastra sejarah. Menu rut
Darusuprata (Bahasa dan Sastra. Tahun II No.5, 1976) ciri-ciri sastra sejarah
adalah sebagai berikut. Unsur-unsur sastra yang mengandung m itologi dalam
jalinan geneologi atau silsilah yang dihubungkan dengan dewa-dewa,
bidadari-bidadari, tokoh-tokoh wayang, dan nabi-nabi berselang-seling
dengan legenda yang bertalian dengan pola dasar alam pikiran pokok
kehidupan yang cukup kuno yang mengandung unsur-unsur tanah, api, dan
udara.
"Pau-paunna Meompalo" atau "Hikayat Meompalo" sangat populer
dikalangan orang~orang. Naskah itu disebut "Meompalo Bolong ede" . atau
"Meompa/o Karel/ae" .
Menurut artinya, meompalo ialah kucing jantan yang wama bulunya
sekurang-k."Urangnya mempunyai kombinasi tiga warna. Apabila warna hi tam
yang menonjol. ia disebut Meompalo Bolongede. Kalau wama kekuning-
kuningan yang menonjol, ia disebut Meompalo Karellae.
Walaupun hikayat itu berjudul "Pau-paunna Meompalo" peranan
Meompalo di sini hanyalah sebagai pengawal Sangiasserri atau Sang Hiang
Sri. Jadi, Sangiansserrilah yang berperanan sebagai pelaku protagonis.
Meompalo dan Sangiasserri adalah titi.san dewa. Pada mulanya
6

pengembaraan dari satu daerah ke daerah lain menjelajahi seiiap kampung


untuk mencari tempat yang damai dan tenteram. Apabila masyarakat
setempat melakukan perbuatan yang tidak senonoh, perbuatan-perbuatan
yang dipantangkan, dengan segera keduanya meninggalkan daerah itu, lalu
mencari pemukiman baru.
Petuah-petuah dan ajaran hidup dalam "Pau-paunna Meompalo"
disajikan dalam bentuk prosa liris yang setiap larik terdiri atas delapan suku
kata. Menurut pola struktumya serta fungsi atau peranannya dalam
masyarakat, "Pau-paunna Meompalo" mempunyai ciri-ciri yang banyak
persamaannya dengan Kaba Minangkabau.
"Pau-paunna'; Meompalo kebanyakan dibaca oleh Passurek-surek (ahli
Lontara) pada upcara maddoja bine, yaitu berjaga-jaga pada malam
menjelang benih akan disemaikan. Biasanya peristiwa itu dilakukan tiga
malan1 berturut-turut.
Sikap pandangan masyarakat Bugis yang tercantum dalam "Pau-
paunna Meompalo" ini dapat dilihat dari nilai filosofis ceritera, yaitu
~erbagai pantangan dan ajaran moral dan perasaan takzim kepada
sangiasserri dan Meompalo. Bahkan juga kepada kucing. Seorang sopir
yang sedang menyetir yang secara tiba-tiba menabrak seekor kucing,
perasaannya akan sangat tergugah dan merasa dirinya akan ditimpa
bencana. Ia me rasa tenteranl jika kucing yang ditabrak itu dikuburkan dengan
Ia yak.
5. Elokkelong
Naskah "Eiokkelong" ditemukan pada koleksi naskah Muh. Salim,
BA. "Naskah Elokkelong" dikumpulkan dan disalin kembali oleh Muh.
Salim dan diberi judul "Gelora Kebudayaan Daerah". Naskah ini terbagi
dalan1 tiga jilid. Jilid I berisi 660 bait; jilid II berisi 300 bait; jilid III berisi
405 bait.
Kata elokkelong adalah bentuk reduplikasi dari kata dasar elong yang
berarti 'nyanyian'. Jadi, elokke/ong berarti 'kumpulan nyanyian'. Ada sebagian
elong yang biasa dinyanyikan untuk melipur lara atau untuk melahirkan
suasana hati yang gembira. Ada juga yang dinyanyikan tanpa disertai alat
bunyi-bunyian, tetapi sering pula diikuti dengan alat bunyi-bunyian, seperti
kecapi, biola, dan suling. Elong dinyanyikan pada waktu memerintahkan
7

pesta perka winan di kampung-kampung a tau di pelosok desa Dengan


demikian, kita dapat berkata bahwa di dalam pembicaraan yang
berhubungan dengan seni suara, elong berarti 'nyanyian'.
Dalam hubungannya dengan seni sastra, elong adalah karya sastra
Bugis yang berbentuk puisi. Ada orang yang beranggapan bahwa elong
identik dengan pantun atau syair. Akan tetapi, jika diteliti ciri-ciri pantun
atau ciri-ciri syair, lalu kita bandingkan dengan ciri-ciri elong, temyata bahwa
elong tidak identik dengan pantun ataupun syair.
Pola umum elong (tradisional) ialah tiap kuplet terdiri atas tiga larik;
larik pertama tediri atas delapan suku kata, larik kedua tujuh suku kata, dan
larik ketiga enam suku kata. Acuan 8-7-6 suku kata itu mutlak dan diikuti
dengan konsekwen. Larik pertama, kedua, dan ketiga terjalin secara utuh
dan secara bersama-sama mendukung kesatuan pengertian yang lengkap
pada setiap kuplet. Jika lirik menyimpang dari acuan tersebut, elong menjadi
sumbang. Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahpahaman lebih baik
disebut elong, lepas dari pengertian pantun atau syair.
Cara pengungkapan elong ada dua mac am, yaitu ( l) elong yang
diungkapkan dengan menggunakan kata-kata yang bermakna lugas (arti
sebenamya), elong yang demikian secara populemya disebut elong bawang;
(2) yang diungkapkan dengan kata-kata yang bermakna simbolis (arti kiasan,
perlambang), elong yang demikian disebut elong makkebettuang.
"Elokkelong" yang termuat dalam naskah terjemahan ini hanya jilid
II. Hal ini terjadi karena padajilid l dan III mengalami kesulitan pengolahan
transliterasi dari ak.sara Lontara ke huruf Latin. Perlu diketahui bahwa
aksara Lontara bersifat silabik, artinya setiap huruf melambangkan satu
suku kata, jadi tidak fonemik. Oleh karena itu, membaca teks yang tertulis
dalam aksara Lontara harus disertai pula dengan kemampuan menafsirkan
arti kata-katanya. Salah tafsir berarti membacanya pun juga akan salah dan
sekaligus mengakibatkan penyimpangan arti. Kesulitan yang lain adalah
pengungkapan makna elong yang terkandung pada setiap larik ataupun
pada setiap kuplet. Kata-kata dan kalimat pada elong sebagian besar bersifat
ungkapan yang sulit ditangkap maksudnya. Untuk memberikan penafsiran
yang tepat, diperlukan orang yang benar-benar mengetahui latar belakang
elong .
Pada jilid II, kedua kesulitan tersebut dapat diatasi karena arti secara
umum dari setiap kuplet tercantum sebagai penutup setiap kuplet. Dengan
8

berpedoman pada pengertian secara umum itu, pengertian kata demi kata
serta larik demi larik dapat ditafsirkan.
Perlu dijelaskan pula bahwa arti atau maksud yang terkandung pada
suatu e/ong tidak sempit, tidak terikat pada satu segi saja, tetapi terbuka
berbagai kemungkinan untuk penafsirannya. Penafsiran itu dapat saja
berbeda-beda pada setiap pribadi, tergantung pada suasana, waktu, dan
tempat yang melatarbelakangi tercetusnya sebuah elong. Sebagai contoh.
suatu elong pada suatu saat dianggap sebagai pencerminan kehidupan
keluarga seseorang, tetapi di tempat lain penerapan elong itu dianggap
sebagai elong masyarakat.

C. Proses Penerjemahan
Pada naskah terjemahan ini, proses penerjemahan berlangsung sebagai
berikut.

I. Teks naskah yang akan diterjemahkan dibaca dengan cermat untuk


dipahami pesan seluruh arti setiap kata dan arti sampingnya.
2. Transliterasi adalah penggantian atau pengalihan dari aksara Lontarak
ke huruf latin. Akan tetapi tugas yang dilakukan tidak hanya san1pai di
situ saja. Naskah Lontarak itu tidak disertai tanda baca dan huruf besar
sehingga perlu dilengkapi dengan huruf besar dan tanda baca, seperti
tanda koma, tanda kutip, tanda seru, dan tanda tanya.
3. Dalan1 melakukan transfer atau pemindahan dalam mencari padanan dari
bahasa Bugis ke bahasa Indonesia yaitu.
a. menghindari kecenderungan untuk mengubah teks naskah yang
diterjemahkan, seperti mengelakkan penambahan dan pengurangan
komponennya;
b. menghindari penerjemahan harfiah atas ungkapan dan kalimat yang
tidak dipahami, karena hal itu akan mengorbankan pesan bahasa
sumber, di samping menyeleweng dari hukum bahasa sasaran;
c. menyadari bahwa menerejemahkan tidak sama dengan menyadur.

4. Semua hasil terjemahan dibaca ulang untuk mengadakan perbaikan agar


susunan bahasa Indonesia dalam teks itu lebih lancar. Dengan demikian,
9

orang yang membacanya tidak terlalu merasakan bahwa apa yang


dibacanya itu adalah terjemahan.
Catatan:
Bunyi glottal stop L ?_7 dane (taling) dalam naskah Lontarak yang
diterjemahkandilambangkandengan huruf .kdantdalam naskah teljemahan
ini.
Hal ini didasarkan pada keputusan Lokakarya Pemantapan Ejaan Latin
Bahasa-Bahasa Daerah di Sulawesi Selatan pada tanggal 20- 22 Agustus
1990.
Contoh pemakaian :
(nene?J ditulis I nenek I artinya 'nenek'
[kassi1 I ditulis /kessikl artinya 'pasir'
[tally I ditulis ltellul artinya 'tiga'
I. PAU-PAUNNA BUDISETIHARA

lnikah yang menceritakan Hikayat lana e poada-ada eng i pau-


Budi Istiharat Indera Bustanul paunna Budisetihara lndera
Arifin. Burtanule Arifing.
Adapun Budi lstiharat Indera Na ia Budisetihara lndera
Bustanul Arifin itu, dialah yang Bustanule Arifing, iana timpak i
membuka dan membeberkan enrenge lukai wi sininna rahasia
segala rahasia yang ada di dalam ripoada e ri /alenna karettasa e, ri
buku ini dalam delapan belas seppulo e aruwa passaleng.
pasal.
Pasal satu menceritakan adat- Passaleng mamulang e, poada-
istiadat suatu kerajaan. ada eng i adekna akkaruangeng e
ritu.
Adapun adatnya yang dinamai Na ia adekna ria seng e aruang :
raja:
Dipeliharanya negerinya. Natutui wi tanana.
Ia pengupayakan agar negerinya Na pekkuwa are gaukna maka taro
beserta rakyatnya menjadi sentosa eng i temmareul/engeng enrenge
dan sejahtera. salewengeng wanuanna silaong
tau tebbena.
Pasal dua menceritakan perilaku Passaleng madua e, poada-ada

10
II

seorang sahaya terhadap tuannya, eng i gaukna ata e ri puanna, taro


yang tetap setia melakukan eng i matette pogauk
pengabdian kepada rajanya. pakkasiwiang ri puanna.
Semua penghonnatan dan Alamaseaseamua papakalebbi
kebesaran dihadapkannya kepada enrenge pakakaraja.
raja.
Dengan khidmad dilakukan segala Napogauk e ri aruang e.Naporajai
pekerjaannya. wi gaukna
Pasal tiga menceritakan raja yang Passaleng matellu e, poada-ada
jujur, beriman, dafl bertakwa. eng i arung malempu e, napogauk
teppe enrenge pangile.
Pasal empat menceritak.an orang Passaleng maeppa e, poada-ada
yang mengadili, menerima suap, eng i tau mabbicara mala e
dan menganiaya hamba Allah. pasosok, namaceko ri atanna
Al/ataala.
Pasallima menceritak.an orang Passaleng mallia e, poada-ada
yang bersatu padu memikirkan eng ito maraja situru nawa-nawa
kebaikan negerinya dan e mitang i adecengenna tanana,
kesentosaan seluruh warga negara enrenge atemareullengenna
dan masyarakat pacta umumnya. sininna lisekna wanua e, silaong
tau tebbena ia man eng.
Pasal enam menceritak.an semua Passaleng maenneng e, poada-ada
peralatan perang Maharaja. eng ia sininna ewangenna Aruang
Mangkau e.
Pasal tujuh menceritak.an semua Passaleng mapitu e, poada-ada
hulubalang, yang memikirkan eng i eininna pangulu e,
keam anan dan kesejahteraan, mitangeng i adecengenna enrenge
menjaga istana raja dan isinya. atemareullengenna, natutui wi
bo/ana m:·ung e enrengge lisekna.
Pasal delapan menceritak.an semua Passaleng maruwa e, poada-ada
isi perbendaharaan raja, serta eng i sininna /isekna embanna
kesempumaannya, aman sentosa. arung e, enrenge asok-kurengan
temareulleng.
12

Pasal sembilan menceritakan Passaleng masera e, poada-ada


orang yang menjaga negeri raja eng i tau jaga-jagai eng i tanana
dan kampungnya dengan arung e, enrenge kamponna
penjagaan yang sempuma. nasangka tutu.
Pasal sepuluh menceritakan Passaleng maseppulo e, poada-
Maharaja yang aniaya dan ceroboh ada eng ia Arung mangkau
pada semua tindakannya. maceko e namacepak riamaneng
gaukna.
Pasal sebelas menceritakan semua Passaleng masepppulo e seua
perutusan yang amat takut dan poada-ada eng i sininna suro
malu apabila tidak menyampaikan maraja tauk e namasiri teppa-
perintah raja. lettuk i passuronna arung e.
Pasal dua belas menceritakan laki- Passaleng maseppulo e dua,
laki yang mempunyai tanggung poada-ada eng i worowan.e
jawab terhadap isterinya. matutui wi eng i makkunrainna,
mengajari dan menunjukkan jalan napangajari wi, napaitai wi /a/eng
yang benar dan lurus. tongen-tongen namq lempuk.
Pasal tiga belas menceritakan Passaleng maseppu/o e tellu,
perempuan yang menghormati poada-ada eng i gaukna
suami. memuliakan suami, dan makkunrai mappakaraja e ri
benar-benar setia kepada suami. lakkaina, napakalebbi i, natinulu
tongeng-tongeng ininnawanna ri
worowanena.
Pasal empat belas menceritakan Passaleng maseppulo e eppa,
kelakuan guru dengan murid. poada-ada eng i gaukna anre guru
e enrenge anak guru e.
Pasallima belas menceritakan Passaleng maseppulo e lima,
tempat raja menyimpan rahasia poada-ada eng i tau napassuri e
sedapat mungkin disembunyikan- rahasi arung e,nasi u/le-ullena
nya. subbu i.
Pasal enam belas menceritakan Passaleng maseppulo e emmeng,
tanda orang yang berpikir dan poada-ada eng i tanranna tau
berakal. engka e nawa,-nawanna enrenge
13

Pasal tujuh belas menceritakan engka e akkalenna.


ilmu pengetahuan yang dinamai
Passaleng maseppulo e pitu,
firasat.
poada-ada eng i pengisengeng
Pasal delapan belas menceritakan riaseng e pirasak.
akhir cerita ini.
Passaleng maseppulo e arua,
poada-ada eng i acappurenna pau
we.

Pasal satu Passaleng mammulang e,


Menceritakan adat maharaija Pooda-odo eng i adebuz A rung
yang memelihara negerinya mangkauk E matutu eng i
tanana.

Yang memikirkan dan mencari Nawa-nawa eng i mannennungen


terus-menerus keamanan dan sappai atemmareullengenna,
kesejahteraan negara beserta orang anreng e asalowanganna tanana
banyak (rakyat). siloang tau tebbena.
Ia berlaku jujur Napogauk i riaseng e malempuk
Keputusannya dilihatnya yang Enrenge bicaranna, naita i
benar dan senantiasa ia memper- akkuanna e tong eng, napakkuling
lihatkan kebenaran tindakannya. kulingi napanessa decenna
gaukna.
satu demi satu kepada hamba tasseua-tasseua ri atanna Alia
Allah yang lemah taala ,
supaya terpelihara dari semua kuammengi na riatutui ti sininna
bahasa dan orang yang aniaya. bala e enrenge tomaceko e.
Sepertti Firman Allah di dalam Kuaetosia makkedanna Alia taala
Quran, ri /a/eng Korang.
Alfitnatu asyaddu minal qatli. Alfitnatu asyaddu minal qatli
Artinya, fitnah itu lebih besar Bettuwanna, na ia riaseng e
kejahatarmya daripada membunuh pitena marajangi jakna na ia
manusia. mpuno e tau.
Oleh karena itu, hendaknya lana ritu na rieloreng Arung
14

Maharaja itu menjaga Mangkauk o matutui wi akkaso-


penghianatan (bahaya) semua lanna sininna to maceko e.
orang yang aniaya.
Supaya terhindar dari bencana Kuammengi na tassala ritu
dunia dan akhirat. asolangenna lino enrenge aherak
Adapun yang baik dan yang jahat Apa iatu deceng e na ia jak e
itu tidak terpisahkan. deksa assarengenna ..
Terus-menerus, berganti-ganti Mannennungeng. sisulle-sulle,
siang malam, tidak pemah putus. esso we, wenni e dek napettu.
Adapun sifat Allah tidak terhenti Na ia sipakna Allataala, dek na
berganti-ganti siang malam. pettu, sisulle-sulle mui esso wenni.
Pertama-tama, sifat jalal adalah Mula-mulanna sipak ja/alu iana
tanda kebesaran ritu tanrang arajang.
Kedua, sifat jamal adalah tanda Maduanna sipak jamalu naritu
keindahan. tanra maennye-ennye.
Ketiga, sifat kamal adalah tanda Mate/luna sipak kamnalu naritu
kemuliaan atau kesempumaan. tanra alebbireng iarega
asokkureng.
Oleh karena itu, yang dinamai Aga na ia poaseng e tau, iamua
manusia hanyalah perilakunya gaukna, tommappetu e siewa-ewa.
yang tidak putus-putusnya saling
berlawanan.
Adapun sifat yang tiga itu sama Apa ia ritu sipak tellu o,
halnya diibaratkan orang yang makkotoisa alarapanna to
bermain pencak. mamencak.
Yang memainkan pedang dan silih MacceuJei e peddang sisulle-sulle
berganti kena-mengena. eikenna.
Jika ada yang lalai sedikit saja, Na rekko engka tassala cekdek,
dialah yang dikena, karena iana rikenna mukka mappa
kelengahannya. ragama.
Begitulah siang dan malam silih Makkutomi ritu esso we na wenni
berganti, tidak ada putusnya. e. assisulle-sullena, dek
15

appetuana.
Seperti finnan Allah taala didalam Kuaemutosia makkedanna Alia
Quran. taala ri laleng Koreng.
Tuulijullaila finnahaari wa Tuuliju/laila finnahaari
tuulijunnahaara fillaili. watuulijunnahaara fillaili.
Artinya, adapun malam itu keluar Bettuanna iatu wenni e massu i ri
dari siang dan siang itu keluar dari esso e, esso e masu i ri wenni e.
mal am.
Begitulah juga kebaikan dan Makkotoni tu deceng e na jak e.
kejahatan.
Apabila malam telah berlindung, Na rekko mallinruni wenni e
siang (hari) pun terbitlah. ompotonisia esso wee.
Terbukalah semua pikiran dan Tattimpak manettoni innna wa e
mata (penglihatan). enrenge ma e.
Sempumakanlah terangnya Na sokkukna tajnna pakkita e ri
penglihatan kepada semua yang sininna naira e.
dilihatnya.
Semuanya melakukan yang Pada napogaukni nyamekki-
menyenangkan hati. ninnawa e
Ramailah pennainan yang baik Marowani accule-culeng
serta mulia dipandang orang. madeceng e enrenge malebbi e
naita tau.
Semua kaum keluarga dan Enrenge sininna wija-wijanna
sahabatnya berkumpul enrenge sellaona, medepu-
menyenangkan hati. reppungeng manyamek kininnawa.
Hanyalah orang yang jahat dan Sangadinnasia to majakgauk e
orang bodoh yang tidak merasa enrenge to bonngiJ e tepporio i,
senang.
Ia senantiasa berusaha manennungon muasia maelo e
melaksanakan keinginannya untuk paddupai ri nawa-nawanna e,
berbuat jahat serta aniaya. pegaukjak enrenge ceko.
16

Dengan demikian, ia pun Aga napopeddi i tellolongettonisia


sengsaralah karena tidak mendapat nyemekkininnawa, muka
ketenteraman akibat kesialannya masilakana enrenge dorakana.
serta kedurhakannya.
Tidak ada lain yang dipintanya, Aga na dek sia Iaing naellau,
hanya malam yang gelap. wenni napettang e mua.
Adapun hidupnya itu, samalah Aga na ia tuwona ritu,
halnya seperti orang buruan yang padatonisiar alarapanna to
lupa akan dirinya. riuragai e, nalupai wi alena.
Adapun dunia terlalu nyaman Apa ia Uno manyameng pegang i
dirasakan oleh semua orang yang ripeneddingi risininna tau dek e
tidak mempunyai pikiran dan nawa-nawanna entrenge
akalnya. akkalenna
Sebab senantiasa memperturutkan Mukka naolainna inapessunna
nafsunya. jadilah ia tidak sadar mannennungeng, jajini
akan dirinya. tennaebarokna alena.
Sabda Nabi Salla lau Alaihi Kuaetosia makkedanna nabi e
wasallam. Sallallahu Alihi Wassallama
Addunyaa )iipaton, wa taalibuhaa Addubyaajiinaton, wa taalibuhaa
kilaabon. · killaabon.
Artinya, dunia itu adalah bangkai. Bettuanna iatu lino wannuwa
Barang siapa mencarinya ia adalah makebbong,nigi-nigi sappa i, iana
sebagai anjing. ritu padai asu e.
Barang siapa mencari kekayaan Nigi-nigi tau sapa asugireng,
dan kemuliaan dunia. enrenge alebireng lino .
Oh. fakir yang hina, ingatlah akan 0, pakkerek matuna, engerengi wi
dirimu. jangan kaukena pesona alemu, ajak muwedding narga-
pem1ainan dunia. raga aceule-ceuleng.
Karena dunia adalah silih berganti, Apa mejeppu lino sisul/e-
perhatikanlah waktu yang sullemuitu, itamuni wettu we
berubah-ubah. aapinra-pinrana.
Apabila engkau ingin duduk di Rekko maelokko tudang ri seppana
17

Dunia ini diibarat.kan sebuah Jatu lino rirapang ia lopi inappa


perahu yang baru diluncurkan riulok manok ri labuang e.
turun di pelabuhan.
Semua yang melihatnya sama- Naia sininna mita eng i pada
sama mengatakan bahwa bukan makkeda manenni, dek nakkua
main bagusnya melihat bentuknya. decenna rita tappana.
Mereka san1a-san1a mau Pada maelo manenni tonangi wi,
menaikinya untuk dibawa berlayar nawawa i lao sempek, apa dek
karena bukan main indah anukkua decenna winrukna.
buatannya.
Tidak sampai pada pikirannya Nadek nasappa nawa-nawa e,
apabila nanti sudah lapuk, sudah nerekko burukni, nareni bebbu,
dimakan bubuk,
semua yang melihatnya sudah dekna natujuang i sininna mita
tidak tertarik Iagi. ong i.
Ditinggalkannya di pelabuhan dan Nobbeanni ri labuang e. naia
akhimya dibakarnya. acappurenna, natunu maneng.
Seorang ulama lagi berkata Seuato paimeng to panrita
makkeda:
Adapun dunia itu, kita seolah-olah latu Uno samattamur to manippi,
orang berpimpi, melihat sesuatu mita e anu mallaing-laingeng
yang beraneka ragam rupanya. rupanna.
Sesudah bangun, satu pun sudah Aga pesedding i, mau seua
tidak ada lagi yang pemah kita dektona pura e naita.
lihat.
Begitulah perumpamaan yang Makkoni ro akkarapangenna to
diberikan oleh ulama, dilihatnya panrita e, naitanna appengenna
dari awal hingga akhir. lettu ri acappurenna.
Dikatakan bahwa dunia itu adalah Nekkeda iatu fino wanua lennye.
negeri yang lenyap.
Akhirat itu negeri yang kekal. Na ia aherak wanua maradde.
Barang siapa yang mencari Nigi-nigi tau massapa asugireng
kekayaan dan kemuliaan dunia, enrenge alebbireng lino,
18

melakukan perbuatan yang disukai naturusi wi gauJcanna naelori e


nafsunya. napesseunna.
Ia adalah setan, hanya mukanya lana ritu setang, rupannamu wa
yang berupa manusia, adapun rupa tau, naia gaulcna-gauk olo-
lakunya bersifat binatang. olok.
Begitulah yang dikatakan di dalam Makkoni ro pau we di lalonna
kitab Anwar. kitta e aneware.
Adapun hati orang yang tidak baik Haia atinna to majak gauk e iana
sifatnya itu ialah tempat setan. ritu bola setang.
Sesungguhnya mereka itu Majeppu imennang ritu masse-
menyesal semuanya di akhirat sekale maneng matti ri aherak.
nanti.
Hendak kembali ke dunia mereka Maelo i nrewe ri lino tennaul/eni.
sudah tidak mungkin lagi.
Maka datanglah malaikat Napolena malaekak e mutanaiang
menanyakan iman dan akidahnya, i teppekna enrenge .
sangat menakutkan rupanya. appasseuwanna,mappitau-tau
tappana.
Semua orang yang beriman Na ia sininna tomateppek e,
senantiasa bercahaya mukanya mannennungennisia matajang ru-
mendapat nikmat pada saat panna, nalo/ongeng nyameng ri
memuncaknya panas di hari wettu pellana essd kiamek e.
kiamat.
Maka tinggallah manusia Naonrona tau we tassewawang-
sekelompok-sekelompok, . tassewawang, tassilole-tassilole.
serom bongan-serombongan.
Adapun hari kiamat, Na ia esso kiamak e ritu,
Allah taala juga yang mengetahui Allahtaalamua misseng ia
bagaimana susahnya. perekna.
Adapun keluarga, ibu, ayah, Na ia seajing e, ina e, ama e,
nenek, tidak ada lagi yang kenal- nenek, dekna tau sisseng mulcka
mengenal karena haus dan lapar masserona dekka e enrenge lupuk
yang amat sangat. e.
19

Keputusan Kadi Rabbul Jalil Na ia bicaranna Kadi Rabbu


mahaadil. Jalile maserro melempuk.
Hukuman seorang pencuri, ditetak Na ia bicaranna te lolang e,
tangan dan kakinya. rirettek i limanna enrenge ejana.
Adapun timbangan sudah siap, Na ia abbatug e mangattani, baic-
kecil dan besar, semuanya cu, maraja, naisseng maneng.
diketahuinya.
Walaupun seperti kuman, tidak Mau kuwa e amek-kameng, dek
ada yang terlindung. sameng malinrung.
Semua fakir ditunaukkan kepala- Na ia sininna pakkerek e,
nya hingga di kakinya karena naparuddukni ulunna manok ri
panas yang tidak dapat ditahannya. ajone, mukkatennaullena pereng i
pella e.
Adapun yang kebaikannya lebih Na ia matanek e decenna
berat, masuklah ia ke dalam surga mutaamani ri suruga temma-
dengan am an. reulleng.
Adapun yang keburukannya Iebih Na ia matanek e jakna muttamani
berat, masuklah ia ke nereka, ri ranakan risessa, massebbu-
disiksa beribu-ribu tahun lamanya. sebbu taunna.
Begitulah balasannya perbuatan Makkoni ro walekna gauk maja e.
yang jahat.
Ketahuilah, wahai orang yang lssengissio sininna tau engka e
mempunyai pikiran, kepercayaan. nawa-nawammu, teppekmu,
Sesunggulmya titian di Siratul Majeppu ri Siratule Musetakimi,
Mustakim itu ada tujuh bagian. pitu laue i leteng e.
Lebih tajam daripada pedang, Matarengeng ina peddang e,
lebih halus daripada rambut, dan narennikeng i na weluwa e,
bergoyang-goyang selalu. nawenang npuleng.
Seperti juga bulu-bulu yang ditiup Makkotoisa wulu-wulu nairik e
oleh angin. anging.
Adap~.~:n jaulmya, kira-kira enam Na ia belana kira-kira enneng i
ratus tahun perjalanan orang yang ratuna riallalengi ri tau majak
20

buruk sifatnya. gauk e.


Adapun orang yang selalu Na ia ri tau pogauk e pakkasi-
menyembah Allah taala, lahir batin wiang ri Allataa/a, /eherekna,
hanya sebentar saja mereka sudah batenna, masigamuasa Ieppek.
lalu.
Seperti tirman Allah taala di dalam Kuaemutoisia makkedanna Al/a-
Quran. taa/a ri /a/eng Koreng.
Artinya : Barang siapa berbuat Beettuanna, nigi-nigi pogauk
baik, walaupun sebesar zarah, baik deceng mau komuwa serak, riwa-
juga balasannya. lektoisia deceng.
Barang siapa berbuat jahat, Nigi-nigi pegaukjak mau kuwa-
walaupun sebesar zarah, ia juga muwa serak, riwalektonisia jak.
akan mendapat balasan atas
kejahatannya.
Barang siapa yang mengadili, lalu Nigi-nigi tau mattenni bicara ,
diadilinya hamba Allah tidak nabicara i atanna Alia taala, na
benar dan bukan hukum Allah tania riakkuanna e tongeng na
yang dikenakan kepadanya, itulah tania bicaranna Alia taala
yang dinamai orang yang aniaya. nabicaranng i iana ritu riaseng to
maceko.
Seperti juga firm an Allah di dalam Kuaemutoisia napoada e Alia tala
kitab yang dinamai Minhaje. ri /a/eng kitta riaseng e Minehaje.
Barang siapa melakukan hukum, Nigi-nigi, aruttogi, tomaraja togi,
baik ia seorang raja maupun mabbicara, natalla/o ri seua e
pembesar, dan diabaik.annya suatu hurupuk, iana riaseng mabbicara
huruf, itulah yang dinamakan kaperek, enrenge mabbicara
hukum kafir dan huk.um aniaya. maceko.
Apabila dua huruf yang ditinggal- Na rekko dua hurupu nebbeang,
k.an, itulah yang dinamai huk.um iana riaseng mabbicara puasa.
yang sesat.
Apabila tiga huruf, itu dinamai Na rekko tellu hurupu iana ri-
hukum setan. aseng mabbicara setang.
Ada juga ulama yang memberik.an Seuato paimeng alarapanna to
21

perumpamaan seperti kera gunung panrita e, makkotoisa darek buluk


yang memakan buah-buahan. e, bua ajukkajung.
Diumpamakannya juga sebagai Rirapattoi makkotosa gaja
gajah yang mengunyah batang gareppuk e batang utti.
pi sang.
Diumpamakannya juga sebagai Rirapattoi paimeng kotosa namok
nyamuk yang hinggap menggigit tonang e ria/eta paokko. Na rek
badan kita. ka tettikni dara e nammi e luttuni.
Apabila darah telah menitik, yang
diisapnya pun terbang.
Karena ia terlalu kenyang, Apa mawessok weganni, na
ia pun mati bersama darah yang marang mate silaong dara ditetti
setitik. Demik.ianlah e. Makoniro alarapanna
perumpamaannya.
Oleh karena itu, seorang raja dan Aga na rieloreng arung e,
yang memegang hukum menjaga enrennge to matti e bicara,
betul-betul hukumnya supaya matutui wi bicaranna, kuamenngi
dijauhkan dari bahaya di dunia dan na ripe belaiang bala e ri fino
di akhirat. lettu ri aherak.
Hendaknya semua raja dan Nanelorenna sininna arung e,
pembesamya bersatu hati silaong to marajana, situruk
(sepakat). nawa-nawa.
Janganlah kiranya menjadi Ajak naeleri wi matinro e.
penidur.
Jangan juga dia dapat dirayu-rayu Ajaktena wedding naraga-raga
oleh pem1ainan yang menyenang- ceule-ceuleng ,nyamekkininawa.
kan hati.
Seorang raja apabila suka tidur Apa iatu arung e, rekko naelori wi
tidak akan mesra hubungannya matinre e, temma decenni
dengan para pembesarnya. assitujuana to marajana.
Apabila tak ada persetujuan Na rekko tessitujuni to marajana,
dengan para pembesarnya. assisalang ritu napocappa
pertikaianlah akhimya.
22

Apabila telah bertikai antara raja Na rekko sisala-salai arung e to


dengan pembesamya dan marajana, anakarungna
bangsawan hancurlah negara. masolanni tu wanua e. Tatterre-
Bercerai orang di sana-sinL terreni tau tebbena ri anrini.
Sebab raja dan pembesamya serta Apa iatu arung e silaong sininna
bangsawan lainnya diumpamakan to marajana, anakarungna,
orang yang bersuami istri. rirapang ito mallaibiningeng.
Adapun orang yang bersuami istri Na ia to mallaibinengeng e, rekko
itu apabila tidak ada persesuaian, tessituju i, tessalama i,
tidak selamatlah ia untuk selama- Mannennungenni tessalewangeng.
lamanya, tidak akan merasa
tenteram.
Ibarat perahu yang memiliki dua Kotoisa lopi dua e anakkodana,
nahkoda, tidak selamatlah ia. tessa/amani ritu.
Adapun Maharaja yang tidak sepa- Na ia Arung Mangkau tessituju e
hanl dengan para pembesamya, to marajana, maegajakpolei wi.
hanya bencana yang menimpanya.
Pikiran susah maka hancurlah Enrenge sara ininnawa,
negara. namasulckara wanuwa e.
tersiar-siarlah rakyatnya. natattere-terena tau tebbe e.

Sesungguhnya, tempat bemaung Apa ia acinaungena enrenge


dan tempat berpegang hamba akteninna atanna Allatal/a,
Allah ialah yang dinami raja. riaseng e arung.
Pembesar itu penuntun orang Na ia to maraja e ritu parujukna
ban yak. ia tau tebbe e.
Apabila raja dan pembesar tidak Na ia 11a rekko tessiitujunawa-
sepakat, itu menyebabkan rakyat nawa i arung e to narajana, iana
cerai berai. ritu nataterre-terrena tau maega e..
Apabila sudah bercerai-berai, Na rekko teterrena iana mancaji
mereka menjadi musuh. bali.
Adapun yang mendatangkan Na ia pakengka e musuk, pole
musuh bersumber dari pertikaian riasseisalangenmi ri lalaempanua.
di dalam negeri.
23

Apabila musuh di negeri lain, Apagisia bali e ri wanua Iaing e,


orang lain (rakyat) yang menjadi tau tebbeba mancaji bali.
law an.
Oleh karena itu, hendaklah raja Agana na rielerengna arung e
memperbaiki sifat dan baik hati. patuju gaukna, manyamekkini-
nawa.
Supaya baik hubungannya dengan Bara kuammeng i na madeceng
pembesamya dan rakyatnya. assiatenninna to marajana
enrenge tau tebbena.
Hendaknya raja dihadap tiga kali Rielorengtoi arung e wekka tellu
dalam sehari semalam. rikasiwiangi , nasiesso siwenni.
Agar jangan susah hati hamba Kuammengi aja namasara
Allah yang lemah menyampaikan inninnawa atanna Allataala
maksudnya. madodong e, palettu i gaukna.
Janganlah raja itti curang dan kikir Ajate arung e maceko, namakke-
terhadap semua orang. wirang ri sininna tau e.
Sesungguhnya, amat buruk sifat Apa ia makkuae ritu mascro maja.
yang demikian.
Hendaknya raja itu memilih mana Riclerengtoi arung e pagauk
yang baik dan yang buruk dan pangilo, enrenge akkuwanna e
memberikan keputusan terhadap tengeng, gauk e nabicara, nama-
sesuatu perkara dengan benar dan lempuk.
adil.
Agar semua pembesamya men- Kuammengi namarela maneng to
contoh perbuatan yang demikian marajana ri gauk kuai ritu.
itu.
Raja dan pembesamya di umpa- Apa ia arung e enrenge to
makan pandai emas dan tukang marajaf14, rirapangi kotoisa panre
kayu sesamanya. ilaweng, enrenge panre aju si- ·
laong pasa-padanna.
Apabila kita tidak melihat rupa- Rekko tettaita i rupanna bate
nya, yang kita lihat adalah buatan- winrunasi rita.
nya itu.
24

Kebenaran dan kesalahannya ber- Apatujanna enrenge apa sa/anna,


beda-beda menurut pengetahuan- mallaing-laengeng
· nya masing-masing. panggisengenna.
Demikianlah raja dengan segala Makk.otoni ritu arung e sininna to
pembesamya, hakimnya masing- marajana, to mabbicarana
masing berbeda-beda terhadap apa allaing-laingenna, pa naita e
yang diketahuinya, serta benar panngisengenna enrenge
atau salahnya keputusan yang patujunna bicaranna, pasalana.
dian1bilnya.
Apabila pembesamya, ahli Na rekko patuju ito marajana, to
hukumnya benar, maka rajalah mabbicaranna arung ena ritu
yang baik. madeceng.
Apabila mereka salah, rajalah Na rekko pasala i, erung e na ritu
kurang baik. majak.
Raja itu umpanla batang tubuh, Apa ia arung e rirapangi watak-
sedangkan pembesar sebagai kale, na ia to marajanan rirapang
bayang-bayang. i waje-waje.
Bayang-bayang itu selalu Na ia waje-waje e marolamuisa ri
mengikuti badan manusia. watakkale.
Satu lagi, pembesar dan ahli Seuato paimeng, iatu to maraja e,
hukum itu diumpan1akan sungai to mabbicara e rirapang i salo,
dan mata air. enrenge mata uwea.
Apabila mata air bersih dan jernih, Na rekko mapaccing i, macinnong
bersih dan jemilah sungai itu. i marana uwae, mapaccing tonni,
macinnong toni sale e.
Apabila keruh mata air, keruh Na rekko maluk i matnna uwae,
pulalah sungai itu seluruhnya. malukoni salo e ia maneng.
Demikianlah perumpamaan antara Makkoni eo alarapanmne arung e
raja dan pembesarnya. na to marajana.
Apabila bcnar pekerjaan han1ba Na rekko patuju i gaukna ata e
itu, baiklah tuannya. madecenni puang e.
25

Apabila buruk pekerjaan hamba Na rekko majak i gaukna ata e


itu, raja itulah yang dikatakan arung ena ritu riaeng majak.
jahat.
Harnba itu yang menjaga tuannya Apa iatu e iana ritu matutui wi
dari segala mara bahaya yang puanna ri sininna gauk majak
hendak menimpa tuannya, itulah mae/a e tuju i puanna, iana ritu
gunanya. amukkana.
Demikian pesan orang dahulu, Nappasengeng i to rielo e amtu-
turun-temurun, hingga orang yang tureng, rielopa na riolo,gang-
membuat cerita ini. kanna pinru eng i pau awe.
Seharusnyalah semua raja, apabila Sitinajapurai sininna arung e,
hendak mengangkat seorang pem- rekko maelo i tare to maraja,
besar, yang akan memerintahkan parenta eng i tau tebbek e, en-
orang banyak beserta negerinya. renge tana e.
Hendaklah dilihatnya baik-baik, Rielereng i naita madeceng, nailei
dipilihnya orang yang baik (mulia) wi tau madeceng, nailei wi tau
asal-usulnya, dan janganlah orang madeceng e appongenna, aja na ia
yang hina asa.l-usulnya. tau majak e appengenna.
Adapun asal yang mulia dengan Apa naitu appongeng malebbik e,
asal yang hina selarnanya ber- na ia appongeng majak e,
lawanan. mannennungeng sipobali.
Orang yang hina asalnya, akalnya Apa iatu to matuna e appengenna,
buruk dan pi.kirannya pendek. pasala i akkalenna maponco
nawa-nawa i.
Sebab yang disimpulkan dalarn Apa ia nasikenru ri natinna,
hatinya ialah bahwa makkeda e.
apabila nanti saya memperoleh rekko matti lolongenge deceng,
kebaikan, saya lakukan apa yang upogaukni ia-ianna upoelok e
saya inginkan kepadarnu, saya riko, uwalektonisa.
melakukan pembalasan.
Engkau .kira, saya lupakan perbu- Muaseng i ualupai gauktemateam-
atan orang tuarnu yang menghina- mu, nasaurenna tomatoakku ri
kan orang tuaku dahulu sampai olo, namareng esse ewe.
26

Engkau kira, dunia ini akan sdalu Muasengi sini makuannani lino.
demiki an.

Bcgitulah yang tersimpan dalam Makkoni ro nataro e ri atinna, tau


hati orang y<mg pendek pikiran. maponco nawa-nawa e na majak.
jahat. dan hina asalnya. na matuna assalenna ..
Walaupun bagaimana haiknya Mauni pekko menna decenna
buah pikirannya. benar pakalu nawa-nawanna, patuju
perhuatannya. jang<m sekali-kali gaukna, ajakla/o mupappadai tau
engkau samakan dengan orang ma/ebbi e appongenna.
yang mulia asalnya. Aja musuro i matti bicara,
Janganlah engkau suruh dia mapparenta tau tebbek tau makkua
memhicarakan dan memerintall e.
orang h'my<lk. orang yang
demikian itu.

ltulah yang clinamakan tabu yang lana ritu riaseng sapa, enrenge
hesar. pemmali maraja.
Walaupun cngkau menyukainya. Maunni pekkomemta muelorinna.

ltulah sehahnya perlu diselidiki lana ritu reeloreng rita madeceng


haik-baik rupanya serta agamanya. rupanna enrenge agamana.
Walaupun pantas pada mukanya, Mauni sitinaja menna ri rupanna
tidak disertai agama. jang<mlall tcnnasilaong agama, ajak
cngkau percaya. muatepperi wi.
Hanya mukanya berbentuk Rupanna mua rupa tau, naia
manusia. tetapi perhuata~mya gaukna senrupamui olokolo e.
serupa binantang.

Sesunggulmya. yang clemikian Aga namalebbi koritu mate na ia


lebih haik mati daripada hidup. ruwo e. tau majak nawa-nawa c.
orang yang huruk pikir<mnya.

Satu lagi. orang yanb buruk Seuaro paimeng, iatu to majak nawa-
pikiran walaupun ia baik, sama nmva e, mawzi madeceng nzenna,
juga iharatnya kucing dengan ikan. kotonisatu alm·apanna meong e na
hale.
27

Kucing dengan ikan walaupun Apa ia meong e na bale, mauni


bagaimana baiknya, dia selalu juga pekJcomena deungna, naemmau
mencium bau ikan. ullengmuwi bale.
Itulah sebabnya diharuskan kepada MakJconi rona neloreng arung e,
raja agar selalu meneliti asal-usul naita medeceng appongeng
orang yang mulia dan benar malllebbeik e, enrenge to patuju
perbuatannya. agauk e.
Supaya banyaklah orang yang Kuammengi maega nasilaongeng
menemani raja, menjaga negerinya arung e matutui wi tanana, sila-
serta orang bany~ (rakyatnya). eng tau tebbekna.
Adapun yang memperbaiki raja, Apa ia gauk padecengi eng ia
yang menjadikan dia terpuji arung e, taro eng i ripuji engrenge
beserta sejahtera dalam negeri temareulleng ri tanana panuwa
serta sentosa di negerinya bersama enrenge ri sininna tau tebbek e
-sama rakyatnya terdiri atas dua duappulo i lima rupanna.
puluh lima macam.
Pertama, hendaklah raja itu kuat Mula-mulanna, rieloreng arung e
agamanya. maserro agamana.
Terus-menerus ia melakukan Mannennungen pegauk pakkasiwi
ibadat kepada Allah, mendirikan yang e ri Allataala, napatettong i
syariat Nabi Sallallahu Alaihi sareakna Nabi e salla lahu Alaihi
Wasallam. artinya adapun tanda Wasallama, bettuanna, na ia
orang yang beriman ialah orang tanranna tau engka e teppena iana
yang bersembahyang. ritu massempajang i.
Kedua, hendaklah raja itu bersa- Maduanna, rieloreng arung e
habat, mengambil kenalan, dan masselao, mala issenngisseng,
bersahabat dengan ulama. naewa isielori to panrita e.
Apabila tidak ada ulama, suruhlah Na rekko dek to panrita, tasuro-
orang membaca kita-kitab yang muna baca kitta, bicara eng i pa-
rnembicarakan ilmu fikih. ngisengeng pakihi e.
Dicarinya orang yang dapat mem- Nasappak to misseng mabbaca,
baca, disurulmya membacakan di nasuro baca i ri alona, bara
hadapannya supaya didengamya kuammengi naengkalinge i adae ri
28

segala apa yang tersebut di lalenna ritu.


dalamnya.
Ketiga, hendak.lah raja meng- Matellunna, rieloreng i arung e
honnati gurunya; amappakilraja ri enregurunna.
Dicarinyalah ilmo pengetahuan Nasappai panngisengeng ie en-
serta sesuatu yang dapat melin- renge gauk matutui eng i tanana
dungi negerinya serta rakyatnya. silaong tau tebbekna.
Keempat, hendak.lah raja mencari Maeppana, rielong i arung e
grang yang berani. sappak to waranai.
Kelima, hendak.lah raja mencari Makillimanna, rieloreng i arung e
orang yang mulia asalnya, sappak tau melebbi appongenna.
Keenam, hendak.lah raja mencari Ma ennenna, rieloreng i arung e
orang yang pandai berbicara di s~ppak tau misseng makkedada ri
hadapannya dan mempunyai kata- olona, naengkll nataro ada-ada
kata nasihat dari orang-orang tua toriolo.
dahulu.
Ketujuh, hendak.lah raja mencari Mapituna, rieloreng" i arung e
orang yang berak.al (pintar) dan sappak tau engka e akkalenna,
pandai bertutur kata. namacca makkeda-ada.
Kedelapan, hendak.lah raja Maruwanna, rieloreng i rung
mengetahui (kenai) akan orang enaiseng appongenna tau e,
yang mulia dan yang hina asalnya. malebbik e, matna•e.
Kesembilan, hendak.lah raja tahu Maseranna, rieloreng i arung e
yang berat bagi orang, dan yang naiseng matanek e ritau e, enrenge
fingan bagi semua hamba Allah. e maringeng e riseninna atanna
Alia taala.
Kesepuluh, hendak.lah rajajanpn Maseppulona, rieloreng i arung e
mengangkat orang yang hina dan ajak napatek i tau matuna e,ajak
jangan menjatuhkan orang yang to napanok i tau nalebbik e.
mulia.
Kesebelas, hendaklah raja Maseppulona seua, rielong i arung e
menjagai semua hamba Allah. matutui wi seninna atanna Allataala.
29

Bersifatlah dellllawan kepada fakir Nama/abo limanna ri pakkere e


dan miskin. enrenge ri miseking e.
Kedua be/as, hendaklah raja ber- Maseppulo duanna, rieloreng i
sepakat dengan orang besarnya. aruing e situru nawa-nawa
tomarajana
Tiga kali dihadap dalam sehari Wekkatellu rikasiwiangi na sesso
semalan1. seiwenni.
Agar tidak teraniaya hamba Allah Mamengia ajak narigauk-gauk
yang lemah, dan dapat melaporkan atanna AL/ahtaala madodong e,
perihalnya. nappaisengeng i gaukna.
Ketiga be/as, hendak.lah raja Maseppulo tellunna, rieloreng i
memperbaiki negeri dan arung e napedecengi wanuanna
kan1pungnya. enreng e kamponna.
Dibersihkannya pasar serta jalan Napecelliri wi pasak e enrenge
ray a. lalekkaraja e.
Keempat be/as , hendak.lah raja Maseppulona eppa, rieloreng i
mencari r c rscnjalaan (tentara) yang arung e sappa ewangeng
baik. madeceng.
Kelima be/as, hendak.lah raja Masuppulona lima, rieloreng i
jangan mungkir akan janji yang arung e ajak nangalasoroti janci
pemah dia ucapkan. pura e napoada.
Keenam be/as, hendak.lah raja Maseppulona enneng, rieloreng i
jangan dirayu-rayu oleh pellllainan arung e, ajan maraga-raga i
yang menyenangkan hati. ceuleng-ceuleng, myamekkini-
nawa.
Kebaikan jugalah yang dipikir- Adecengennasia nanawa-nawa,
kannya dan dijaganya rakyatnya. natutui wi tau tebbekna.
Bagaimana pikirannya supaya baik Pekkuare i nawa-nawanna,
negerinya dan kesejahteraan namadeceng tanana, nasile-
rakyatnya. wangeng tau tebbekna.
Yang baik dan yang jahat itu silih Apa iatu medeceng e na maja e
berganti siang dan malam . sisulle-sullemuwi esso wenni.
30

lidak ketahuan kapan datangnya Tenna risseng apelenna musuk e


musuh atau kesusahan karena enrenge asar e, apa ia fino onrong
dunia ini adalah tempat yang masolang.
rusak.
Kerujuh be/as , hendaklah raja itu Maseppulaena pitu, rieloreng i
jangan ban yak makan dan jangan arung e, ajak namaege nanre, ajak
banyak minum . to namaege nainung.
Apabila banyak minum air, Apa ia rekko naega uwae nainung,
banyak jugalah tidumya. maegatoni tinrona.
Jadilah ia teledor pada semua Jajitonisa maca/eo ri sininna
perbuatannya. gaukna.
Apabila teledor akan semua per- Na rekko maca/eo i ri sininna
buatannya, banyaklah kejahatan gauk e, maegatoni jakna takkena
yang menimpa dilinya. ri alenna.
Kede/apan belas,hendaklah raja Maseppulena aruwa, rie/oreng i
memaafkan orang yang bersalah. arung e maddampengeng to
pasala.
Sedapat mungkin ia berusaha Siulle-ullena, ri au naewa e
terhadap orang yang pernah mela- makkulu ada.
kukan ikrar bersan1a dengan dia.
Walaupun sudah sejak lama Mau rielopa na riolo, emrenge tau
berlalu dan orang yang bertekat naowa e sitelli, apagesa naewa e
bulat dengan dia, lebih-lebih lagi sitanro.
orang yang sudah bersumpah setia
dengan dia.
Supaya lepas dia dari kesusahan, Kuammengi naleppek ri sara e,
dan kesukaran yang akan merusak enrenge ri sukkarak, maka pejari
dan memberatkan dilinya. eng i enrenge taneki eng i alena.
Semuanya itu diumpamakan racun Apa majeppu imennang ritu, rira-
berbisa. pang i racung mamoso.
Kesembilan be/as, hendaklah raja Maseppululona asera rieloreng i
memperbaiki masjid dan arung e, padecengi wi masigik e
31

lang gar. enrenge lengkarak e.


di tiap-tiap negeri supaya tasseua-tasseua wanuwa,
tersiarlah agama. kuwammengi nalebang agama e.
Kedua puluh, hendaklah raja Maduaeppulona, rieloreng i arung
jangan membiasak.an dirinya e, ajak napabiasa i a/ena si/aong
bepergian bersama perempuannya makkunraina kuammengi ajak
agar jangan lengah (teledor). namacapak.
Kedua puluh satu, hendaklah raja Maduappulone seddi, rielong i
jangan terlalu menuruti kata-kata arung e, ajak naturusi wegang i
perempuan. ada-adanna makkunrai e.
Perempuan itu adalah perusak. Apa iatu makkunrai e
Uadal). pakkaso/ananna idakjaleng.
Kedua puluh dua, hendaklah raja Maduappulona dua, rieloreng i
memperbaiki semua saudagar arung e napedecengi sininna
supaya ramailah bandar negara. padangkang e, kuammengi
namarrowa bennarakna wanuwa e
Kedua puluh tiga , hendaklah raja Maduappulona tel/u, rioloreng i
jangan melindungi orang jahat dari arung e, aja nataro tau majak ri
negerinya. wanuwanna.
Mereka itulah yang membuat Apa ia imennang ritu jaji doraka i
kerusuhan dalan1 negeri . ri wanuwa e.
Kedua pu/uh empat, hendaklah Maduappulona eppa, rieloreng i
raja itu memenuhi apa yang di- arung e, napatuju i rininnawanna
inginkan dan menyempumak.an e, napassokku i elokna
kemauan permaisurinya. makkunrainna.
Diberikannya kesenangan kepada Napenyamengi wi sininna liseknae
semua penghuni rumahnya. bo lana.
Agar mendapat kebaikan serta Kuammengi na nalolongeng deceng
pujian dari isi rumahnya. enrenge pappuji ri lisek bolana.
Kedua pu/uh lima , hendaklah raja Maduappulona lima, rieloreng i
jangan menuruti dan jangan juga arung e, ajak naolai wi seninna
mempercayai secara keseluruhan ada-adanna tau e, naengkalinga e
32

laporan orang yang ia dengar, ritu, ajak nalampegang i.


jangan terlalu berpihak kepadanya.
Dengan demik.ian, kepercayaan Kuammengi namassek
orang akan bertambah teguh. paddennuanna tau e.
Sudah menjadi kebiasaan bagi Apa napoadek i ritu tau e, lisekna
orang yang hidup di dunia ini, lino, na ia pakkasolanna timunna
bahwa bahaya mulut orang lebih tau e, matarenngeng i napeddang e.
tajam daripada pedang.
Satu lagi, barang siapa bersalah Seuato paimeng, nigi-nigi tau
kepadanya, janganlah disimpan masalai wi, ajak nataro i
dalam hati supaya rajinlah hamba rininnawa , kuammengi
itu kepada tuannya (rajanya). namatinulu ata e ri puanna.
Janganlah seorang hamba selalu Ajak namaraddek tauna ata e
dalam ketakutan. mannennungeng.
Jangan juga raja itu mengingatnya Ajakto arung e ritu naengerangi
hanya waktu baiknya dan waktu wi madecenna enrenge wettu
senangnya saja. salewangenna.
Raja beserta hambanya diumpa- Apa iatu ata e na puang e,
makan gula dan semut. rirapang i golla na bere-bere.
Gula itu tempat kematian semut. latu golla e onrong amatenna i
bere-bere.
Walaupun sudah terpaksa dia mati, Mau purapa namanippe mate, dek
tidak dapat ia pergi juga ke gula. tellaona ri golla e.
Karena alangkah manisnya gula Mukka masserona napeneddingi
itu. ceninna golla e.
lidak pernah dipikirkannya bahwa Dek pura-pura i rikapanna
gula nanti yang membunuhnya. makkeda e, go /Ia e mpunowak.
Demikianlah antara hamba dan Kutonisa ritu ata e napuang e.
rajanya.
Satu lagi. siapa saja, baik raja, Sekuato paimeng, nigi-nigi aruttogi, to
orang besar. maupun kita semua marajatogi, enrenge topa paimeng idik
hamba Allah memperbesar pikiran maneng atanna e AllaJaala,
33

dan angan-angannya, tidak napendjai wi pikkirikna enrenge


menyempumakan pikiran pada kira-kirana, teppassokku i nawa-
perbuatan yang mendatangkan nawana ri gauk riallolongi e
kebaikan dan kesejahteraan deceng, enrenge asalewangengeng
negerinya serta kepada rakyatnya, ri tanana, silaong ri tau tebbekna,
itu diumpan1akan api dan rumput lana ritu rirapang i api, na ruk
kering. marakko e.
Perbuatan yang tidak dipikirkan Apa iatu gauk tenrinawa-nawa e, na
dan tidak dipertimbangkan pada dek panngile rigaukna, mapellang i
waktu dilaksanakan, yang ritu naia api mallua e.
demikian itu lebih panas daripada
api yang menyala.
Sesungguhnya yang demikian itu Apa majeppu kuae ritu iana riseng
yang dinamai perbuatan setan. gauk setang.
Tidak akan terhindar dari kerusak- Teleppe i ri asolangeng e enreng e
an dan kesusahan hati dan berat ri sara ininnawa e, matanektoni ri
juga dirinya. a lena.
Oleh karena itu, hendaklah raja Aga na rieloreng arung e silaong
bersama pembesamya jangan to maraja e, ajak napogauk i kua e
berbuat yang demikian itu. ritu.
Supaya ramailah orang mengabdi Kuammengi namarowa
kepada raja. kasiwiyanginna.
Tetaplah kesejahteraannya. Naraddek atemmareullengenna.
Semua manusia di dunia, apabila Apa ia sininna tau e ri /a/eng Uno ,
baik kelakuannya dan benar itu namadeceng gaukna, napatuju,
menyebabkan kerukunan dan lana ritu taro i situruk nawa-
kedantaian. nawa, salewangeng.
Inilah sebuah cerita menceritakan lana e seua pau poada-ada eng i
pada waktu Nabi SAW duduk di ri wettunna Nabitta Sallalhu
masjid bersanla sahabatnya. Alaihi Wassallama tudang i ri
masigik e silaong sahabakna.
Pada waktu itti sudah tidak akan lagi Ri wettu mawenana nrewek ri
beliau akan kembali ke hadirat Allah. pammasena Allataala.
34

Adapun sahabat (yang hadir pada Na iaro sahabak e dek misseng i


waktu itu) tidak ada yang menge- mawikna nrewe ri pammasena
tahui bahwa beliau sudah dekat Allataala.
akan kembali ke hadirat Allah.
Maka datanglah Jibrail memberi Napolena Jiberaele beresellengi
salam. berpeluk-pelukan Nabi wi, nasirao-raoina nabitta
dengan Jibrail dan bertangis- Jiberaile, simowa-mowang.
tangisan.
Tercenganglah sahabatnya Alinganganni sahabak e mitai
menyaksikan peristiwa itu. gauk e ritu.
Karena belum pemah melihat yang Mukka tangngina nakkua Nabi e ri
demikian itu antara Nabi dan ta enrenge Jiberaile.
Jibrail.
Sesudah itu, berkatalah Jibrail, Purai kua, makkedani Jiberaile
"E, to rielorinna Allataala! Maitta
"Wahai orang yang disayangi
weganni uddani maelo mewao
Allah! Telah lama Allah rindu,
situdang-tudangeng ".
ingin duduk bersama-sama dengan
engkau."
Tahulah Nabi, apa arti kata Naissenni nabitta nabettuangi
Jibrail. adanna Jiberaile.
Berkatalah Nabi, "Wahai Makkedani nabitta, "E, sellaoku
sahabatku Jibrail! Saya pun telah Jiberaile! Maittatona uddani ri
lama rindu kepada Thhanku, raja puakku, puanna sininna alang e.
seluruh alam .
Akan tetapi, hampirlah tiba Na iakia mawekni sipobali tau
perasanya saling bermusuhan masse e assiatenninna.
orang yang kuat persekutuannya.
11dak bergunalah orang yang Temmatujutoni tau malebbik e.
mulia.
11dak dikasihanilah orang yang Teribuwangettoni to mamase-
miskin bersama yatim piatu. mase, enrenge to beu-beu e.
35

Sudah tidak lama lagi akan rusak Mawektoni marusak agamana


agama pesuruh Allah. surona Allataala.
Sudah I idak lama lagi menjadi Mawektoni beu sahabakku
yatimlah sahabatku Abubakar, Abubakareng enrenge Usman,
Usman, Umar Ali, dan anakku enrenge Ummare, Enrenge Ali
Fatimah, tidak lama lagi ia enrenge anakku Fatimah mawekni
kehilangan ayah." dek amanna."
Barulah sahabat mengetahui lnappani naisseng sahabak e
bahwa sudah tidak lama lagi maweknana riwelae, mukka
mereka akan ditinggalkan oleh makkeda kuwanna.
Nabi, yang terungkap dari ucapan-
ucapan beliau tadi.
Nabi tidak sakit, lantas berkata Nudok dokona nabitta nakkeda
demikian. kua.
Maka semua sahabat dan semua Nateeri manenna sahabak e,
orang menangislah. enrenge sininna tau e.
Setelah ia berkatalah Nabi, "Wahai Purai kua, makkedani Nabitta, "0,
Jibrail! Apakah setelah saya mati Jiberaile! Iaga matti rekko
kelak, engkau masih turun juga ke matena, turunmupage ri fino, a,
dunia, atau tidak?" dekna?"
Berkatalah Jibrail, "Wahai Makkedani Jiberaile, "E,
Rasullullah! Sepuluh kali lagi Rasulullahi! Wekka seppulopa mai
saya turun ke dunia." turung ri fino."
Kata Nabi, "Apakah yang Makkedani nabitta, "Aga
diperintahkan Allah sehingga risuroakko ri Al/ataala munak mai
engkau turun kedunia, padahal rilino, apa iamua udekna?"
saya sudah tidak ada?"
Berkatalah Jibrail, Makkedani Jiberaile,
Pertama, say a disuruh mengambil "Mula-mulanna, risuroak malai wi
kasih sayang orang berkasih- assielorenna to sieloreng e.
kasihan.
Kedua, saya disuruh mengambil Maduanna, risuroak malai wi
amal orang yang pandai (ulama). amalakna to panrita e.
36

Ketiga, saya disuruh mengambil Matelunna, risuroak malai wi


kesabaran semua fakir. sabbarakna sininna pakkerek e.
Keempat, saya disuruh mengambil Maeppakna, risuroak malai wi
kejujuran orang yang mengadili. lempukna to mabicara e.
Kelima, saya disuruh mengambil Malimana, risuroak malai wi
kedermawaan orang kaya. labona to sugi e.
Keenam, saya disuruh menaik.an Maenenna, risuroak patek i
martabat orang yang hina. muretebakna to matuna e.
Ketujuh, saya disuruh mengambil Mapitunna, risuroak malai wi
rasa malu kepada perempuan dan sirikna makkunrai e upalelei lao ri
dipindahkan kepada laki-laki. worowane.
Kedelapan, saya disuruh Maruanna, risuroak malai wi
mengambil berkah tanah. barekkana tana e.
Kesembi/an, saya disuruh Maseranna, risuroak malai wi
mengan1bil persatuan orang yang assiturusenna to situru e.
bersekutu.
Kesepuluh, saya disuruh Maseppulona, usuroak malai wi
mengambil arti Quran." betuanna Korang e."
Berkatalah Nabi SAW, "Wahai Makkeda i Nabi e saw. "E,
sahabat Jibrail! Apabila telah sellaoku Jibirile! Rekko purani
engkau an1bil yang sepuluh muala ritu seppulo e rupanna,
macam itu, bagaimanakah pekkonagi gaukna umakku?"
kelakuan umatku?"
Berkatalah Jibrail, "Wahai Makkedani Jiberai/e, "E,
Rasullulla! Adapun bermusuhan- Rasulullahi! latu ummakmu
lah satu dengan yang lain. Ber- sielorem pegang e siabaccini.
musuhanlah itu dengan anak. Sesalani ina e nakna.ltamenni
Lihatlah kelakuan binatang, tidak gaukna olkolo e dekna sisseng.
ada yang kenal-mengenal.
Adapun semua umatmu yang Na ia sininna ummakmu engka e
mempunyai pengetahuan tidaklah panngissengenna, tennubuangenni
dijadikan amal. amala e.
37

Mereka menyatakan bahwa Pada siaseng manenni alena to


dirinyalah orang yang pandai. miss eng.
Adapun semua fakir, sama halnya Na ia sininna pakkere e, makkoni
dengan sungai yang tidak berair tu alarapanna salok dek e
disebabkan oleh ketiadaan uwaena, mukka deknana
kesabaran mereka. sabbarakna.
Adapun semua yang dinamai raja, Na ia sininna poaseng e arung,
mereka laksana permata yang makkotoni tu alarapanna aratiga
tidak bercahaya disebabkan oleh dek e tajanna, mukka dekna na
ketiadaan kejujuran mereka serta lempukna namaraja cekona
kesewenang-wenangan memberi bicaranna.
keputusan.
Adapun orang kaya itu adalah Na ia to sugik e padatonisa
umpamanya pohon kayu yang alarapanna ajukajung dek e
tidak ada buahnya, karena tidak buana, mukka deknana labona
lagi dem1awan dan bertambah naraeng nekekna.
kikirnya.
Adapun semua perempuan, Na ia sininna makkunrai e,
mereka itu umpamakan orang makkotonisa tu alarapanna to
yang makan, tetapi tidak ada manre nadek penne, mukka
piring. karena ketiadaan perasaan deknana sirikna.
malu.
Adapun sekali tanam-tanaman Na ia sininna taneng-taneng e
sudah tidak bersemi, juga sudah dekna lisekna, dektona buana, apa
tidak berbuah sebab sudah tidak pura dekni barekkakna buana, apa
ada berkal1 dari tanah. pura dekni barekkakna tana e.
Demikian juga, kata-kata yang Makkotoni tu ada-ada madecenge
baik sudah tidak ada lagi. dektoni tu.
Kecuali, kata-kata yang buruklah Sangadinna ada-ada majak e mani
yang makin banyak, maega.
Demikian juga, yang busuk dan yang Nakotopa kebbong e enrenge
kotor itulah y~g memenuhi dunia, karena rotak e, iamani pennoi wi Uno,
tidak ada lagi 0011 yang harum. apa dekna mau mawau.
38

Adapun segala umatmu yang Na ia sininna ummakmu, mareppe


biasanya rapat berduyun-duyun e sitinro-tinrok makkoni tu
di.umpamakan sebagai anjing liar alapapanna asu taoampule ng e
yang berkeliaran, demikianlah lampak, makkoni ro gaukna
kelakuan mereka. imennang.
Adapun arti Quran, dilenyapkan Na ia adanna Korang e
sudah tidak ada tulisannya yang ripalo/okni matti, dekna ukukna
kelihatan. rita.
11
Ketahuilah Wahai Rasullullah. /ssengsio, e Rasulullahi."
Menangislah Nabi sallallahu alihi Naterrina nabitta saw. nainappa
wasalan1, lalu bersabda, makkeda.
11 Wahai, sahabatku Jibrail! Tidak
"Sellaoku Jiberai/e!
dapatkah saya memintakan ampun Temmakkulega ewllau
semua umatku?. addampengeng ummakku?.
Supaya dikasihani Allah. Na riamasei ri Allataa/a?
Janganlah diambil semuanya itu Ajak lalo mua/ai ri sininna
dari umatku. ummakku.
Sebab semua umatku itu tidak ada Apa iatu ummakku iamaneng
lagi yang mengajari. dekna pangajari wi.
lidak ada yang menunjukkan jalan Dekna paitai wi ri /a/eng tongeng
yang benar dan jalan yang lurus. II tongeng e, enrenge ri /a/eng
malempuk e."
Berkatalal1 Ji brail, Allah
II Makkedani Jiberaile, "Allataala
melakukan apa saja yang pogauk i gangkanna naelori e ri
diinginkan-Nya kepada hamba- atanna".
Nya.11
"Wahai, sahabatku Jibrail! "E, sellaoku Jiberile! Ajak lalo
Janganlah dilakukan kepada semua napogauk i ri sininna ummakku,
umatku segala yang dikehendaki apa ia ummakku madodongi dek
Thhanku, sebab umatku itu lemah pakkulena".
dan tidak berdaya.
39

Berkatalah Jibrail, Sesungguhnya Makkedani Jiberaile, "Majeppu


Allah taala tidak mungkir akan Allahtaala tesorosi janci.
janji-Nya."
Menangislah Nabi, dan tidak Naterina Nabitta, nadekna
berkata-kata lagi. adanna.
Berkatalah Jibrail, "Wahai Makkedani Jiberaile, "E,
Rasullullah! Sesungguhnya, dunia Rasulullahi! Majeppu ritu Uno,
itu silih berrganti, lihatlah sisullesulle, itamuni appinra-
perubahan-perubahan waktu. pinrana wettue we.
Sepanjang-panjang hidup, Silampek-lampekna ritu tuwo e,
akhirnya mati. acapurenna mate.
Demikian juga, yang baik pada Padamutoi deceng e acappurenna
akhirnya menjadi buruk. jak.
Di manakah engkau lihat yang Kego mita tuwo temmate, enrenge
hidup tidak mati serta kebaikan deceng tennawalek jak.
yang tidak dibalas dengan yang
jahat (buruk).
Hanya Allah juga yang tetap (abadi) Sangadinna Allataala maraddek
sepanjang masa, tidak rusak. mannengnungeng, temmarusak.
Segala makhluk akan musnah Na ia ritu sininna mahalok e dek
semuanya. manemmui.
Akhirnya, akan kembali juga pada Na ia acappurenna pada
asalnya. nrewemaneng i ri appongenna.
Segala umatmu, Allah juga beserta Na ia sininna ummakmu Allataalamu
pesuruhnya yang tahu. a enrenge surona misseng i.
Semua umatnya itu perlu Na ia sininna ummakmu, parellui
mempunyai pertimbangan koritu pogauk i pangngile, molal
menuruti akal yang sudah menjadi wi akkalenna, pura
ketentuan baginya. ripattotorongeng i.
Supaya ada perbedaannya dengan Kuamengi na engka assilaingenna
binatang, wahai orang yang olok-olok e, e to rielorinna
disayang Allah." Allataala.
40

Sesudah berk.ata demikian, Purai makkeda koro, laoni


pergilah Jibrail dan kembalillah Jiberaile, rewektoni Nabitta
Nabi SAW ke rumah Aisyah orang sallallahu alaihi wasalam lao ri
yang dikasihani Allah dan semua bolana Aisa to nariong e ri
sahabat kembali ke rumah masing- Allataala koritu, nrewek
masing. manetttoni sahabak e ri bolana.
Berk.atalah Rasullullah, "Wahai Makkedana Rasulullahi, "E, Sitti
Siti Aisyah! Saya melihat semua Aisa uita i ia maneng tau we
manusia diliputi rasa kedamaian. asa/ eworeng manyame kkininnawa.
Mencari kekayaan dan kemuliaan Sappa asugireng enrenge
dunia. alebbireng fino.
Lupalah mereka akan hari kiamat. Nalupaini esso kiamek.
Apabila kelak akan bangun dari Rekko matti motokni ri kuburukna
kubumya, mereka bertelanjang mabbilampelang manenni, dekna
bulat, tidak ada yang memakai mallipa."
sarung."
Maka menangislah Siti Aisyah Naterina Sitti Aisa nakkeda. "E,
dan berk.ata, "Wahai 1\Janku, Puakku, e Rasulullahi! Nigamani
wahai Rasulullah! Siapakah yang mallipak temal/osu matti ri wettu e
nanti bersarung, tidak telanjang ritu?"
pada waktu itu?"
Berkatalah Rasulullah, "Wahai Siti Makkedani Rasulullahi, "E, Sitti
Aisyah! Pada waktu itu kelak semua Aisa!, latu matti wettu e,
manusia sama, tidak ada yang makkomaneng tau e, dek matanre,
tinggi, tidak ada yang pendek, bagi dek maponcok gangkanna idik
kita hamba Allahtaala." atanna e Allataala."
Berk.atalah Sitti Aisyah, "Wahai Makkedani Sitti Aisa, "E,
Rasullulla! Jika demikian keadaan Rasulullah! Rekko makkoi tu gauk
di hari kiamat, mintalah kepada e ri esso kiamak, el/auang /a/oak
Allah supaya sayalah sendirian ri Allataala, iakna malipak ri ale-
yang bersarung. aleu.
Saya sangat malu bertelanjang Mascrro wegangak masirik
pada waktu itu." mabbelampeleng ri wettu e ritu."
41

Tersenyumlah Nabi memarxiang Sitti Nacabberukna Nabitta makkita


Aisyah. lalu berlcata, "Pada S<Ktgkamu, lao ri Aisa, makkeda. "Muaseggi
hanya engkau yang demikian? Semua ikomua ri ale-a/emu makkua?
orang demikian adanya" Makkomaneng tau e."
Berkatalah Aisyah, "Kerena Makkedani Aisa, "lana ritu
manusia demikian halnya. saya makkuanna maneng tau e
malu." umasiriksia."
Sesudah berbincang-bincang, tiba- Purai mappau-pau, takko engkana
tiba ada anak perempuan yang anak makkunrai mabbelang manek
bertelanjang turun ke tanah, ri tana e.
Terlihatlah oleh Nabi dan Na ritana ri Nabitta, makedani,
berkatalah ia. "Wahai Sitti Aisyah. "E, Sitti Aisa! itasai anak-anak e
lihatlah anak itu! Bagaimanakah ritu! Pekkogi pakkitammu?
penglihatanmu" Apakah ia Engkaga sirikna, a, dek?"
mempunyai malu atau tidak?"
Bersujudlah Sitti Aisyah di kaki Sompani Sitti Aisa ri ajena Nabitta
Nabi SAW dan berkata, "Wahai sallallahu alaihi wasallama
Rasulullah! mintakanlah saya nakkeda, "E, Rasulullahi! ellau
keampunan kepada Allah. anddami pengellaloa ri Allataala.
Benar sekali kesalahanku kepada Maraja wegang asalakku ri
Allah taala dan kepada engkau Allataala enrenge ri ko, namukka
karena pikiran yang bodoh. saya nawa-nawa benngoku, dekna
tidak tahu segala sesuatu makanya nisseng bajarilau uakkeda kua."
saya berkata demikian.
Berkatalah Rasulullah, "Wahai Makkedani Rasulullahi, "E, Sitti
Sitti Aisyah! Jangan kaukira Aisa! Aja muaseng i muwawa lao
engkau akan membawa kekayaan ri aherak asugiremmu, enrenge
serta kemuliaan ke akhirat. atanreng e.
Bayangkanlah bagaimana ada Ia muita ri mula engkata lettu
permulaan kita datang ke dunia. mai.
Demikian kesudahannya dan Makkotoni tu acappurena,
kesudahanmu sebab dunia itu acappurenmu, apa iatu lino e
negeri yang fana, akhirat itu negeri wanua lennyek, ia aherak wanua
42

yang baka. Ketahuilah wahai Sitti maraddek.lssengi sio, e Siti


Aisyah, demikianlah kelak keadaan Aisah, makkoni ro matti gauk e ri
kita semua di dunia ini." dik maneng ri lino."
Pasal Dua Passaleng Madua e
Menceritakan Perilaku Hamba Poada-ada eng I adekna ata e
Kepada Thannya makkepuang
Benar-benar mempersembahkan Tongeng-tongengi eng i kasiwiangi
semua sifat memuliakan dan sifat wi ala masia-siamua pappakalebbik
menghom1ati dia lakukan kepada enrenge pappakaraja napogauk e ri
raja itu. arung e ritu.
Disianginya kampung raja. Nabajai wi kamponna arung e.
Entah dengan cara bagaimana Pekkuaregi gaukmu mulle sappareng i
engkau dapat berusaha agar bersih ri nawa-nawa mapaccinna parentaeng
tempat raja memerintah. i onronna arnng e.
Demikian juga, tempat orang Enrenge onrong ri onroi e
menghadap raja. kasiwiangi arung e
Diperbuatlah yang disukai dan Enrenge pogauk eng i naelori e
disenangi raja. enrenge naponyameng e.
Supaya pantas (sesuai) dipandang Najajina sitinaja wegang
orang. ripakkitanna tau e.
Bersama yang melihat kedua belah Enrenge ri tomattannga e ri dua e
pihak, baik hamba sahaya maupun ritu, ri ata e enrenge ri puang e.
kepada raja.
Seperti intan yang diikat dengan Kotosa alarapanna intang tonang
emas tampaknya. e ri ulaweng e tanngarenna.
Karena benar caranya mengabdi Mukka patujuna gaukna
kepada rajanya. makkasiwing ri puanna.
Semuanya dilakukan dengan teliti Mapparessa ia maneng gaukna na
sehingga tidak ada lagi dekna risappa koritu.
kekurangannya.
Ketahuilah, wahai semua lssengisio, e sininna seajikku
43

keluargaku demikianlah cara orang makkoniro gaukna makkasiwiang


mengabdi kepada raja. e ripuanna.
Haruslah seorang hamba jangan Na harusu riaseng e ata, ajak lalo
sekali-kali kau pandang remeh tata muringeng-ringengi wi gaukna
tertib pengabdian kepada raja. makkasiwiang e ri puanna.
Karena perbuatan itu sukar sekali. Apa iatu gauk e tellomo-lomo
sukkarakna.
Samalah halnya dengan telur di Padamutoisa alarapanna ittello
ujung tanduk. tonang e ri cappa tanruk.
Hanya sedikit saja bersalah, ia pun Ceddekmua tassalana na
jatuh, pecah, tidak ada lagi mahuang, na reppakna, dekna
gunanya. tujunna.
Sebab itu hendaklah ia selalu ingat Aga na rielorenna naingerenngi
agar diperhatikan cara-cara alena natutui wi gaukna
mengahdikan diri kepada raja akkatangenna ri arung e.
Supaya ia jauh dati bencana dan Kuammengi na mabela ri jake
penderitaan yang menyiksa enrenge peddik matanek e ri
dirinya. alena.
Jangan sekali-kali engkau terlupa Aja lalo mutakkalupa, enrenge
dan lengah, pikirkanlah olehmu. maca/eo, nawa-nawai ria/emu.
Bersungguh-sungguhlah mencari Tongeng-tongengi wi sappa i
kebaikan dan yang dipuji oleh adecengeng e enrenge ripujie ri
Allah. puang e.
Satu lagi, janganlah sekali-kali Senatopi paimeng, ajak /alo
engkau berhenti siang malam muapettu esso wenni, nawa-
memikirkan, membicarakan budi nawai, bicara i gaukna panrita e.
pekerti para ulama.
Menjaga negeri yang menjadikan Mumatutu ri tana e, taro eng i
semua rakyat dalam sejahtera. temareulleng tau tabbek e iamaneng.
Supaya raja terhindar dati nama Kuamengi na ripabelai ri arung e.
yang buruk dan yang kotor beserta aseng majak e, enrenge rotak e
kerusakan. silaong asolangeng e.
44

Sedapat niungkin engkau mencari Siulle-ullemu sappareng i arainna


tambahan harta benda tuanmu. waramparanna puammu.
Setiap tahun, setiap bulan, setiap Tassitaung, tassiuleng-tassiuleng
hari. tassiesso-tassiesso.
Jangan sekali-kali engkau lupa Ajak lalo mutakkalupa enrenge
atau lengah mencari yang pasajau, sappareng i naponyameng
menyenangkan hati tuanmu. e ininnawanna puanmu.
Ataukah perbuatan hendaklah juga Arega gaukm rielorengtoi
engkau melakukan peraturan napogauk parenta ri wanuwa e,
dalam negeri bersama rakyat. enrenge ri tau tebbek e.
Tua muda, yang hina, dan yang Macoa malolo, to matuna, to
mulia masing-masing menurut malebbik pada ri silasanna e.
sewajamya.
Demikinlah lakumu dan Makkoni ro gaukmu enrenge
perintahmu agar sempumalah papparentamu, na sokku
pengabdianmu kepada raja. kasiwiammu ri arung e.
Maka tersebar berita tentang cerita Na jajina mallebbang birittamu,
kebenaranmu mengerjakan pau-pau patujunmu pogauk
pengabdian kepada tuanmu di pakkasiwiang ri puammu,
setiap negeri. tasewanua-tasewanua.
Mereka pun akan menyukaimu Na jajina me Iori manekko, mukka
karena engkau telah melakukan patujuna kasiwianmu enrenge
pengabdian serta perintah secara parentamu.
tepat.
Semua orang beranggapan bahwa Na ia manenna ri nawa-nawanna
amat sempuma adanya beraja-raja tau e makkeda e sitinaja pura i
serta pengabdiannya kepada raja adekna makkepuang enrenge
dan kepada pembesar. Benarlah pakkasiwianna ri aruang e, enrenge
pengabdiannya di hadapan raja. ri sininna to maraja e. Patujunna
Demikian juga dalam pandangan kasiwia~ ri olona arung e,
masyarakat. patujunna ri matanna tau e.
Semua orang yang mendengamya Enrenge ri sininna mengkalinga
memuji semua kepadanya. eng i, mappuji maneng koritu.
~
45

Fasih lidahmu berkata-kata, Mapasek Jilamu makeda-ada,


lemah-lembut mengeluark.an kata namalemmak passukadanmu,
sebagai air yang jemih tidak macinnong maritik-kitik.
bemoda.
Adalah serupa air zamzam yang Padatoisa alarapanna uae
memerciki wajah orang yang samesang e talessi e lao ri
engkau sukai dan semua orang. rupanna tori eloremmu enrenge ri
sininna tau tebbek e.
Demikianlah anggapan semua Makkoniro cininnawanna sininna
orang yang melihat dan to makkita e enrenge to
mendengamya. marengkalinga e.
Jika tidak demikian perbuatanmu Na rekko tekkoi ro gaukmu
dan pengabdianmu, tidaklah enrenge pakkasiwiammu
engkau bemama hamba, dan itulah temupoasenni ata e, iana riaseng
yang disebut musuh raja. balinna arung e.
Sebab yang dinamai musuh Apa ia riaseng e bali, maega
banyak macamnya. rupanna.
Ada musuh dari dalam dan ada Engka bali ri saliweng, engka bali
musuh dari luar. ri /a/eng.
Ketahuilah yang demikian itu lssengisio kuaero, ajak
jangan engkau lupa dan lengah, mutakkaluppa enrenge maca/eo,
pikirkanlah siang malam, jangan nawa-nawai essowenni, ajak
engkau menuruti hawa nafsumu. muolai wi napessummu.
Barang siapa yang bersahabat, Nigi-nigi pose/lao i, naewa i sie
diajaknya berteman, terus- loreng, manennungenni dek
meneruslah ia akan selamat di asalamakenna ri lino /ettu ri
duni a sam pai ke akhirat. aherak.
Nafsu itu terlalu pendusta, ia harus Apa ia inapessu e ritu pabelleng
dibasmi. purai, harusuk i rirusak.
Jangan sekali-kali engkau Ajak lalo muolai wi, barak
menuruti agar engkau jauh dari kuamengi mumabela
bencana dunia serta penderitaan ripakkasolanna lino, enrenge
ak.hirat. peddikna aherak.
46

Jangan engkau lalai memikirkan Aja muatinro nawa-nawai wi


bagaimana cara pengabdian gaukna akkatangeng e riarung e..
kepada raja.
J angan engkau pandang enteng Aja muringeng-ringengi wi,
karena tidak terkira sakitnya bila telomo-lomo penddikna pasala e ri
bersalah kepada raja. arung e.
Sebagaimana yang tersebut di Kuaetoisia napoada e pau-pau
dalam cerita ini. ewe.
Dahulu kala, ada seorang Maharaja Ri wettu riolo engka seua Arung
di negeri Siam. Mangkau ri tana Siang.
Kerajaannya besar, kenamaan di Maraja akkarungenna. Kallenak i
ceritakan keberaniannya bersama ripau-pau awaraningenna, silaong
semua pembersamya dan ahli sininna to marajana, enrenge
hukumnya, rakyatnya tidak ada tomabbicarana, tau tebbekna, dek
yang menyamai keberaniannya. padt.l-padt.lng i awaraningenna.
lidak terkatakan banyaknya Tenrisseng ripoada-adt.l egana tau
rakyat, tidak putus-putusnya orang tebbekna, temmupettUJo to
menghadap siang dan malam. makkasiwiang e ri olona esso-wenni.
Pada suatu hari, baginda dihadap Engkana seua esso, na
oleh pembesarnya, dan ahli rikasiwiangi ri to marajana, ri to
hukumnya hadir semuanya mabicarana, engka maneng i ri
menghadap raja. olona makkasiwiang.
Setelah itu, pelayan dan dayang- Purai kua, marakkakni boneballak
dayang mengantar makanan. e, pangolo e, anre.
Setelah terhidang semuanya, Aga sapu i akkak e, manreni a rung
bersantaplah raja dan isteri, dan e mallaibini, manremanettoni tau
semua orang makan bersama- e.
sama.
Ketika raja tengah bersantap, Aga ia matenngang anrena, mitani
dilihatnya sehelai rambut dalam gemmek silampa ri nanrena arung
makanan raja. e.
Murkalah, raja dan istri, teramat Magellini arung e mallaibini,
47

marahnya. massero wega gellina.


Berkatalah raja, "Wahai pelayan! Makkedani arung e, "E,
Wahaidayang~yang! ~engapa boneballa! E pangolo! Magi
engkau taruh rambut dalam mutaroi wi gemmek inanreu?
makananku?
Pantaskah engkau lakukan Harusukgo ro pogauk i riak gauk
terhadapku yang demikian? kuae?
Sekali-kali engkau tidak takut Dek pura-pura taukmu riak, mau
kepadaku, walaupun sedikit! cekdekmua!"
~enyembahlah para pelayan dan Na pada sompana nakkeda
dayang-dayang, gemetarlah boneballa pangolo e, tenre
seluruh badannya dan berkata, maneng alena, pada makkeda,
"Wahai Thanku! Segal a perintah- "E, puang! Gangkanna passurotta
mu kami junjung di atas kepala. e kipatek i ri ulummeng.
1idak kepalang tanggung kami Dek nae anukkua kiatutuinna,
perhatikan dan kami jaga. kisalungkei.
Entah bagaimana sehingga kami Pekkoarenagi tekki tamunisia idik
tidak sempat melihatnya. maneng e.
Bagaimana pun nasib kami, Pekkoarenagi weremmeng idik
hanyalah arnpunmu jua yang kami maneng e, sangadinna
tunggu. niaddampettamani.
Kami mohon keampunan, Usompaik ridik maneng e, apa
sesungguhnya kami sudah pasala wegakkeng e.
bersalah besar.
Akan tetapi, bukanlah lantaran Na iamua kia tania mukka
kelengahan kami. apasajuremmeng.
Karena kami cukup berhati-hati Apa dekna anukkua kiatutuinna."
m-enjaganya."
~akin bertambah murkalah raja Na pedek maserromua gellinna
dan berkata kepada semua arung e, nakkeda ri sininna to
pembesarnya, "Wahai semua marajana, "E, sininna
48

pembesar! Cukurlah semua tomarajaku! Kelluk maneng i tu


pelayanku, dayang-dayangku, juru bonebal/ak e, pangolo e, anak-
masak, jangan ada seorang Y.ang anak riboko e, aja naengka
mempunyai rambut mereka itu." mueloreng taro gemmek iamaneng
imennang."
Demikianlah, maka tidak ada Makkoni rona dekna maggemmek
perempuan negeri itu yang makkunrai, gangkanna lisekna
mempunyai rambut. wanua e.
Sampai di seluruh daerah Gangkenna e tanana nakkarungi
kerajaannya. e.
Barang siapa yang berambut, Nigi-nigi taro weluak maraja i
besarlah celakanya. acilakana.
Sampai di sinilah kisah raja yang Gangkannatonisa e puang teppek
memotong rambut semua eng i gemmekna makkunrai e ia
perempuan dalam negeri, maneng.
Raja berkata, "seluruh isi negeri Makkeda i arung e, gankanna e
kerajaanku, barang siapa yang lisekna tanau uakkarungi e ia-
tidak mematuhi kataku, dialah iannani temmolai wi adakku, iana
musuhku didunia hingga ke tu balikku ri Uno lettu ri aherak
akhi rat dan tidaklah mendapat tellolongeng asalamakeng.
keselamatan.
Maka tidak ada lagi perempuan Aga na dekna makunrai
yang mempunyai rambut, kecuali maggemmek, sangadinna
hanya laki-laki saja. worowane mani.
Demikianlah permufakatan raja Makkoni ro ajancingenna arung e
dengan pembesarnya. ia maneng to marajana.
Sudah tidak ada lagi perempuan Na dekna makkunrai taro weluwa
mempunyai ram but di negeri Siam ri tana Siang lettu kukkuro, jajini
hingga sekarang dan menjadi tabu pemmali lettu esso ewe.
sampai hari ini.
Ketahuilah wahai keluargaku, lssengisio, e seajikku, engkalinga
dengarlah baik-baik yang madeceng i kuaewe.
demikian itu.
49

Demikianlah, penderitaan dan Makkoni ro penddikna enrenge


kesukaran yang dinamai hamba sukkarakna riaseng e ata ri arung
sahaya terhadap raja. e.
Jangan sekali-kali engkau lengah Aja lalo mucaleo, mumacapa
dan meremehkan cara-cara rigaukna makkusiwiang e enrenge
mengabdi dan melaksanakan ri passuronna arung e.
perintah raja.
Supaya dijauhkan dari segala Kuammengi na ripabelai riko,
dukacita. saraininnawa e.
Beserta kesulitan yang Enrenge sukkarakna rial/olongi e
mendatangkan penderitaan. tanek.
Jangan lupa engkau lengah Ajakto mucaleo matutui wi a/emu.
menjaga dirimu.
Ingatlah baik-baik, lihatlah Engenrangi madeceng i, mita eng
belangkangmu, jangan hanya i, ri munrimmu, aja na iamua
melihat yang di hadapanmu, muita ri olomu, engerengi esso ri
ingatlah akan hari kemudian. munri e.
Sebab adat dunia itu, sesungguh- Apa iatu adekna fino, rekko
nya engkau yang bemama hamba sitongeng-tongenna, iatu iko ata e,
sahaya, sedapat mungkin engkau temakul/e pura-purai temmuatutui
menjadi tuanmu. puammu.
Satu lagi, ada Maharaja di negeri Seuato paimeng engka seua Arung
Yaman yang membunuh Mangkau ri wanuwa e ri Yamani,
keluarganya. mpunoi seajinna.
Diceritakan oleh orang-orang Napau-pau to matoa e, siduppa
bahwa bertemu mata dengan matamui bonebal/ak e, ri olona
warga istana dihadapan raja dan arung e, nacabberu ri wettu e ritu.
tersenyumlah ia pada waktu itu.
Pada suatu hari raja mengadakan Purai seua esso na mappaccule
perm ainan bersuka ria bersama arung e, manyamekkeninnawa
dengan warga istana. silaong bone ballakna.
Ahli zikir, pemain pencak, dan Paddikkirik e, pancara laki-/aki e,
para biduan besar kecil berkumpul biduang e makkelong, maraja
50

semua. baiiceu maddeppungeng maneng.


Berbunyilah semua bunyi- Mwri maneng i pauni-wri e, gong e,
bunyian, gong berserta suling, enrenge puwik-puwik e, gesong kesong
rebab dan tabuh-tabuhan. e, calampong e, tabu-tabuang e.
Ttdak terkatakan ramainya semua Dekna kua roakna uninna sininna
bunyi-bunyian, riuh-redah muni-uni e, dekna riengkalinga
kedengarannya. baja ri/auk.
Begitulah atas Maharaja apabila Makko memengni adekna A rung
bermain-main, menyenangkan Mang kau e, rekko maceule-ceule i
hati. manyamekkininnawa i.
Adapun semua warga istana, Na ia sininna bone bal/ak e, pada
mereka menyanyikan, menyindir makkelonni, na sielongina.
satu dengan yang lain.
Sebagian mempermainkan keris Saisa macculei gajang , seisa
sebagian memainkan pedang, macceulei peddang, pada
masing-masing melakukan napogaukni paddisengenna, dekna
menurut keahliannya, tidak terkira kua rowakna eule. ·
lagi ramainya permainan.
Pada waktu itu keluarga raja lana wettu e ro, engkai seajinna
berada di hadapannya bersama arung e ri olona, enrenge to
pembesamya, orang dalam marajana, to marilalenna,
(perdana menteri), hulubalang, pangulujoakna, engkamanengtoi
serta semua rakyatnya, besar-kecil tau maegana, baiccu maraja,
berkumpul, bercampur-baur maddeppungeng sisowoksowok,
berlain-lainan rupanya. malaing-laingeng rupanna.
Adapun raja itu tidak ada lain Na ia arung e dek Iaing naikkik
yang se lalu dierhatikan hanyalah mata uleng, bone ballaknamua ia
warga istananya semua. maneng.
Sebab sudah menjadi adat bagi Apa adekna i sininna riaseng e
seorang raja cemburu untuk arung , mangempuruang eng i lisek
warga istananya. bolana.
Ttba-tiba dilihatnya keluarganya Takko naitani seajinna siduppa
itu bertemu pandang dengan warga mata bone ballakna tudang e
51

istana yang duduk menyanyi makkolong ri olona manyameng


manis sekali rupanya. pegang rupanna cabberuk.
Adapun warga istana itu, memang Na iaro bone ballak e, seajinna
keluarga rajakah yang disindimya memettosa arung e napareresi
dalam nyanyian. elong.
Murkalah raja, merah padam Masaini arung e, macella
mukanya, disuruhnya rupanna, nasuroni to narajana
pembesamya menangkap tikkeng i seajinna.
keluarganya itu.
Pergilah semua pembesar, orang Na/ao manenna to maraja e, to
dalam, hulubalang, bangsawan marilaleng e, anreguru joak e,
memintakan ampun atasnya anak arung e, mel/au
kepada raja. addampengeng i ri arung e.
Karena bukanlah adat seorang raja Na mukka tanianna adekna
hanya gara-gara warga istananya, riaseng e arung, mukka bone
lalu dibunuhnya keluarganya ballaknamua naunoang i seajinna.
sendiri.
Tidak mungkin raja mengampun- Natea maddampeng, nasurotik-
kannya, bahkan disuruh me- kengmuisa.
nangkapnya juga.
Para pembesar tidak dapat berbuat Na dekna pakkullena to maraja e,
apa-apa akan ditangkaplah na ritikkena ri to maraja e
keluarganya raja itu. seajinna arung e.
Orang menjadi ribut, rakyat cerai Marukkani tau we, tatterre-tereni
berai karena raja memerintahkan sininna tau tebbek e, mukka
menangkap keluarganya. nasurona tikkeng seajinna arung e.
Sesudah ditangkap, disuruh Purai ritikkeng, nasurona mpunei,
membunuhnya, bermacam-macam a/amasoq-seamua pappakasiasi,
siksaan yang dilakukan kepada napakkasi-asiang i seajinna.
keluarganya.
Semua yang melihat dan Angkana mita eng i,
mendengarkannya menangis mongkalinga eng i, teri maneng
karena penyiksaan yang i, mukka maserona wegang
52

keterlaluan itu. napakkasiasi.


Wahai semua keluargaku! E, seninna seajikku! Engkalinga
Dengarlah baik-baik, demikianlah madeceng i, makkoni ro gaukna
perbuatan raja itu kepada arung e ri seajinna.
keluarganya.
Sarna sekali tidak mengenal Dek sammeng addampenna, mau
am pun, walaupun sebesar zarah komua serra tengengkato
tidak ada juga bel as kasihannya. pakkamasena.
Wahai orang yang mengabdi E, sininna tomakkasiwiang e ri
kepada raja! Dengarlah itu, dan arung! Engkalingai ro, muakkala
ambillah iktisar padanya. rapangi wi.
Keluarganya sendiri tidak diberi Seajinna kenneng
ampun, apalagi kesalahan kita, tennaddampengeng, naleng
hambanya, sudah tentu tidak akan idikpasi napoata e
diampunkan. naddampengeng ri apasalatta.
Sesungguhnya, hamba terhadap Majeppu atae ri arung e,
raja adalah umpama durian dengan padatoisa duri e na bojok.
labu.
Apabila durian itu mengenai labu, Rekko ripatonang i duri e ri bojok
labu jugalah yang luka. e, bojok e mua malok.
Demikianlah juga, apabila labu Kuaetopa rekko bojok e
yang menimpa diri labu jugalah ripatonang ri dude, bojok e muto
yang luka. malok.
Bukanlah duri yang luka (rusak). Dekna tu namalok duri e.
Demikianlah, ibaratnya antara Makkoni ro alarapanna ata e na
hamba dan tuannya. puang e.
Ingatlah baik-baik jangan engkau Engenengi madeceng i, ajak mutak
lupa memikirkan dirimu. kalupa, nawa-nawai a/omu.
Adapun yang dinamakan mengabdi latu riaseng e makkasiwiang ri
kepada raja, carilah syaratnya dan arung, sappa i sarakna enrenge
adatnya. Adapun syaratnya adekna, apa iatu sarakna
mengabdi ada tujuh macam, makkasiwiang e pitunrupa i.
53

Pertama, jagalah kepalamu, Mula-mulanna, atutui wi ulummu,


hendaknya jangan banyak goyang ajakmucloreng i maega kedo,
dan tunduklah berdiam diri. cukukko mumammekkok
Dengarkanlah perintah raja. Muengkalingai passuroanno, anmg e.
Jangan engkau menoleh ke kanan Ajak muassai/eulleng, ri atau ri
dan ke kiri. abeo.
Diperlihatkanlah takutmu kepada Mupaddupai taukmu ri arung e,
raja supaya engkau dikasihaninya, kuamengi nawalekko pammase.
Kedua,jagalah matamu, janganlah Maduanna, atutui wi matammu
memandang ke sana ke mari makkita ulleng, kuammengi ajak
supaya engkau jangan teledor. mutakkalupa.
Ketiga, jagalah telingamu, Matelunna, atutui wi dacculimmu,
janganlah engkau 'mendengar kata- ajak muengkalingai wi, ada-ada
kata yang tidak ada gunanya. dek e tujunna.
Keempat, jagalah hidungmu Maeppakna, atutui wi ingekmu.
jagalah engkau mencium bau Ajak muemmau wau mawau.
harum supaya engkau tidak ingin kuammengi ajak mumacinna ri
kepada barang yang harum. anu mawau e.
Kelima, jagalah tangamu, Malimanna, atutui wi limammu,
janganlah memegang barang yang ajak nakarawai waramparang
tidak pantas dipegang supaya tengarusu e rikarawa kuammengi
engkau jauh dari kerusakan. mumabela ri asolangeng e.
Keenam , jagalah lidahmu, Maenenna, atutui wi lilamu, ajak
janganlah engkau banyak berkata namaega ada ri ad.a dek e nattuju.
yang tidak ada gunanya.
Sebab apabila orang banyak Apa iatu rekko matebbe adaik,
bicara, biasanya lebih atapun lebbigi tu, kuraggi.
kurang.
Ketujuh, jagalah kakimu dari Mapitunna, atutui wi ajemu ri
perbuatan yang tidak berguna, gauk temmatuju e.
~ ~yasupayamgkau Mak.koni ro gaukmu, kuammengi
temidar dari semua yang mn:elakakan. muriatutui ri sininna jak e.
54

Sebab pokok kejahatan itu Apa ia appongennajak e pole ri


datangnya dari yang tujuh macam pitu eng i tu rupanna.
itu.
Satu lagi yang menceritakan Seuato paimeng poada-adaeng i
perbuatan hamba kepada sesama gaukna ata e ri padanna ata.
hamba.
Alangkah baikny~ seia sekata Madeceng mpegang situru nawa-
cinta-mencintai satu dengan yang nawa e nasielori.
lain.
Bersatu padu dan bersahabat, nasiatenni massek siposellao.
Supaya jangan engkau Kuammengi ajak musisala-sa/a.
bennusuhan.
Kita ini manusia yang bernama Apa ia idik tau epoaseng e ata,
hamba, kita sendirilah yang sating idikmuto sipabbali.
bennusuhan.
J angan engkau pandang saat yang Ajak na ia muita wettu madeceng
menggembirakan dan saat e, enrenge wettu a/ebbireng e.
kejayaan.
Yang engkau pandang ialah waktu lamuasa muita, wettu sara e
susah dan waktu yang sukar. enrenge wettu sukkarak e.
Sebab kita manusia, hanya mulut Apa idik riaseng e tau, timuttamua
kita yang baik, tetapi hati kita madeceng, atitta mapaik, kotosa
pahi t sebagai racun. racung.
Kita tidak usah terlalu senang, Tengarusuk i riporennu, tatepperi
percaya dengan kata-kata yang wegang ada madeceng e.
baik.
Itulah yang membawa kita kepada lana surei lao rijak e enrenge ri
kejahatan dan kesusahan. asolangeng e.
Sebab kata-kata yang baik itu Apa iatu ada madeceng e
adalah musuh yang besar. balimaraja.
Dapat diumpamakan dua orang, Makkotoisa a(arapanna dua tau ,
seorang mengucapkan kata yang seua poadai ada madeceng e,
55

baik-baik disertai bujukan dan alamasea-seamua pappalece


pujian yang menyenangkan hati, enrenge pappuji maka
maka rianglah dan orang pun naponyameng e ininnawae
percaya. nariporennu, nariatepperi.
Apabila ada seorang yang Na pekko engkana seua tau
mendengamya, lupalah ia akan mengkalingai, nalupaini alena,
dirinya karena ia mendengar kata mukka naengkalinganna ada
yang muluk-muluk beserta pujian, madeceng e, enrenge papuji e,
dan disangkanya itu benar. nakapannitongeng.
Jangan engkau percaya kepada Ajak muatepperi wi ada mabel e
kata-kata yang sangat bertentangan mpegang assisalanna ri nawa-
dengan pikiran. nawa e.
Apabila engkau percaya akan kata- Na rokko muatopperi wi ada
kata yang muluk-muluk, samalah madeceng e, kotonisatu
halnya dengan orang yang berdiri alarapanna to to tudang o ri
pada tebing yang curam dan poping matauro nabuang.
terjatuh.
Jangan sekali-kali percaya akan Ajak lalo muateppori wi ada-
kata-kata, mereka hanya adanna, nauragaimmu kotu,
menipumu, karena mereka men- mukka napuirimmu enrenge
dustaimu dan mengambil hartamu. nakoiraimmu.
Apabila ada orang berkata yang Na rokko engka to makkoda
muluk-muluk kepadamu, manis madeceng riko, namadeceng
tutur katanya, bermacam-macam passuadanna,mabuangpuangeng
pujian dihadapanmu, ingatlah pappujinna ri olomuenrengong
baik-baik, jangan engkau madeceng i, ajak mutakluppa.
terpesona.
Kata yang muluk-muluk itu Apa iatu ada madeceng e
hanyalah bujukan karena ia hcndak pappaluru muatu, nauragaimiko.
memperdayakan engkau.
Jangan engkau dengar, jangan Ajak muengkalingai wi, ajak
engkau percaya, pura-pura saja muatepperi wi, timummuna kadoi
engkau mengiakan. wi.
56

Dapat pula diumpamakan orang Kotosa alarapanna to terri e to


yang menangis dan orang yang mecawa o.
tertawa.
Barang siapa yang mendengar Nigi-nigi tau mengkalinga tau
orang menangis, diharamkan terri riharangeng i ri Al/ataa/a
Allahtaala munuruti tangisnya. nao/oi torrinna.
Apabila ada orang yang tertawa, Na rakko engka to mecawa
semua yang mendengarkan turut angkanna mengkalinga ong i
semua tertawa. mara/a manong i mecawa.
Begitu juga, yang baik dan yang Kotonisatu deceng e na jake.
buruk.
Apabila ada orang yang mendapat Na rekko engka tallongeng deceng
kebaikan dan kemuliaan, segala enrenge alebbireng, angkanna
keluarganya, turunannya, teman- seajinna, wija-wijanna, sella-
temannya, berkumpullah sel/aona maddeppungeng manenni
menyenangkan hati siang dan manyamekkininnawa esso wenni,
malam, tidak ada putus-putusnya, de appattunna, tennalukai assia-
tidak tercerai persahabatannya, tenninna, mau tau Iaing e
biarpun orang lain sikap sebagai samannatoni naposeajing, mukka
keluarganya karena kemuliaannya. alebbirenna.
Apabila ada orang yang bemasib Na rekko engka tau lolongeng
buruk serta dalam kesukaran, jaenreng e sukkara ri alena, mau
seorang pun tidak ada yang mau seua tau dektona mae/o mewai
membantunya. Keluarganya dan wiri sininna seajinna, enrenge
teman-temannya menjadi musuh se/la-sellaona jaji bali manenni.
baginya.
Adapun segala keluarganya, Na ia sininna sejinna enrenge
beserta ibunya, ayahnya tidak ada inanna, amanna, dektona misseng
yang mau tahu karena ia menderita i, mukka majaknana enrenge
dan rusak, masolanna.
Demikianlah adat dunia. Makkoni ro adekna Uno.
Ketahuilah, engkau sekalian yang lssengisio iko makkasiwiang e ri
mengabdikan diri kepada raja, arung, ajak
57

janganlah engkau meremeh- muacebbacebbangeng i.


remehkan.
Dunia itu sangat mudah membuat latu fino manyamempegang i
orang terlupa bagi orang yang patakkalupai ri tau peneddingi
merasai enaknya. eng i nyamenna.
Kecuali orang yang beruntung dan Sangadinna to ritaro o maupe
orang yang mempunyai pikiran enrenge toke nawa-nawa e,
yang tidak lupa akan dirinya. tettakkalupa ri alena.
Demikianlah kemuliaan dunia, Makkoniro alebbienna Uno ,
hendaklah semua orang, apabila ia nareloreng sininna tau e, rokko
melihat ke depan, dilihatnya juga naitai olona, naitatoi munrinna
ke belakang.
Apabila ia mendapat keberun- Rokko mitai doceng,
tungan, hendaknya diingatnya naengngerengi wi riasengo jak.
yang dinamakan .kemalangan.
Supaya pikirannya sempuma, Kuammengi nasakku nawa-nawa,
sebab kita yang dinamai manusia apa idik riaseng e tau, dek
nasib kita tidak tetap. marakde gaukta ri onronna.
Apabila seseorang dekat kepada Na rekko marepek i tau e ri arung
raja. makin bertambahlah pede arainni takabbarakno.
tekebumya.
Kedua, seseorang yang dekat Maduanna, rekko marapek i tau e
kepada pembesar, makin bertam- ri tomaraja, pedek arainni
bahlah keangkuhannya. napaenrekna alena.
Ketiga, apabila dekat kepada Matellunna, rekko marapek i tau e
orang jahat, makin bertambahlah ri tau pasok, pedek arainni
sifat jahilnya. jahelekna.
Keempat, apabila orang dekat Maeppakna, rekko marapek i tau e
kepada ulama, makin bertambah- ri to panrita e pedek arainni
lah sabamya. sabbarakna.
Engkau sekalian yang ada lko mennang sininna engka e
pikirarunu. nawa-nawammu.
58

Janganlah engkau demikian sebab Ajak muakkoro, apa ia kuao tania


yang demikian itu bukanlah gauk tau, gauk olokolok asenna.
kelakuan manusia, hanya kelakuan
binatang.
Kelakuan binatang itu ada Apa ia gaukna olokolok e
bennacam-macaril. mal/ailaingong i.
Adapun kelakuan ayam itu, Na ia gaukna manuk e mau
walaupun ia kenyang, dikais- mawesso babuana
kannya juga kakinya. nakkaorammuwi ajena.
Apabila orang yang Narokko poleni kuttunna to
memeliharanya sudah malas, parenta eng i natikenni
ditangkapnya lalu disembelih, dan nanasampollo, namatena.
matilah ia.
Adapun kelakuan kucing itu Na ia gaukna meong e rekko
apabila sudah makan, naiklah ia purani manro menrekni ri
tidur di rengkiang. angkangu/ung e matinro.
Bagaimanapun ia disayang, Na mau pekkumuna· riolorinna,
tulang-tulang dan kulit jugalah buku-bukumua riwerengi enrenge
yang diberikan kepadanya. ulik.
Adapun kelakuan monyet itu, Na ia gaukna darek e, naitanna
apabila dilihatnya orang telah malinona tau e, nalaona ri
sunyi, pergilah ia memakan taneng-tanenna tau e,
tanaman orang, tidak diketa- tennaissengi ritangi bokona sook.
huinya bahwa ia dipasangi jerat.
Adapun ilmu ikan, di mana-mana Na ia pangisengeng bale, kegi-
ikan kecil berkumpul, di situlah ia kegi mattanggung bele baiccu e,
ditangkap. kotosa riseppa.
Demikianlah kelakuan binatang, Makkoni ro gaukna olok-olok e,
Jangan sekali-kali engkau turuti ajak lalo muolai wi gaukna
kelakuan yang demikian. kuaero
Supaya dijauhkan dari kerusakan Kuammengi na ripabelai riko
dunia dan akhirat. asolangeng e ri lino ri aherak.
59

Perlu bagi semua orang untuk Pare/lui ri sininna tau e pogauk


selalu menggunakan eng i pangile, muissettoi, ia fino
pertimbangan. dan juga harus accappurennai aherak.
diketahui bahwa dunia akhimya
akhirat.
Demikian juga, yang baik itu Padatoisa deceng o, acapurenna
akhimya buruk. jak.
Engkau ketahui juga bahwa lebih Missettoi pameng, ri oloisa tuo e
dahulu hidup daripada mati. na mate.
Engkau ketahui bahwa lebih Muissettoi paimeng , mammula i,
dahulu yang baik daripada yang deceng e na jak e.
jahat.
Demikianlah juga, semua yang Makkotoitu sininna baru e
baru akan juga hilang akhirnya. teddemmui acappurenna.
Demikianlah juga, tandanya yang Makkotonitu tanranna riaseng e
dinamai manusia. tau.
Satu lagi. perbuatan yang baik Seuato paimeng gauk madeceng e
dituruti dan dipakai oleh semua rialai IUJ ripake, risininna riaseng
orang. yaitu ilmu padi dan ilmu e tau, Pangissengeng ase enrenge
pohon. pangissengeng aju e.
Wahai semua orang yang E sininna to kenawa-nawa!, itaiae
berpkiran, lihatlah padi dan pohon, enrenge aju e, rekkotu mpunga i ,
apabila ia berbunga, ia mangolo manaikii ri langi e.
menengadah ke langit.
Apabila buahnya sudah berisi, Na rokko mallisekni buana ritu
merunduklah ia ke tanah. cukukni nanok ritana e.
Barang siapa yang melakukan Nigi-nigi pogauk i kuwa e ritu a
yang demikian itu, kebaikanlah decengengtu ri fino nalolongong,
yang didapatnya di dunia ini dan enrenge appalang ri aherak.
pahala di akhi rat.
Demikianlah, contohnya orang Makkoni ro alarapanna to misseng
yang pandai. e.
60

Satu lagi, bahwa empat macam Seuato paimeng, eppa i rupanna


tandanya orang yang dicintai oleh tnranna torielori e ri Allataala.
Allah.
Pertama, orang yang banyak Mula-mulanna, maega e
ilmunya dan makin bertambah pangissengengenna na pedek
amalnya. araing amalakna.
Kedua, orang yang makin dihor- Maduanna, pedek ripakarajai
mati, makin dia merendahkan napedek napakutuna alena.
dirinya.
Ketiga, orang yang makin Matelunna, araeng i asugirenna
bertambah kekayaannya, makin na pedek araitto labona.
bertambah juga sifat derma-
wannya.
Keempat, orang yang makin Maeppakna, pedek malampek i
panjang umurnya, makin kurang umurukna na pedek kurang
hasratnya. kekellana.
Seperti sabda Nabi sallalahu alaihi Kuaemutosa makkedanna Nabitta
wasallam di dalam hadis. sallalahu alaihi wasallama ri
/a/en Haddese.
Adapun orang dermawan Na ia to ma/abo e relori wi
disayangi Allah walaupun ia Al/ahtaala, mauni pasemuni.
durhaka (bohong). Satu lagi, Seuwato paimeng iatu sallakenna
adapun perbedaan manusia ada tau e limappangkak i
lima tingkatannya.
Pertama, nabi. Mula-mulanna, Nabi e.
Kedua, wali. Maduanna, ualli e.
Ketiga. mukmin. Matelunna, morning e.
Keempat, muslim. Maeppanna , selleng e.
Kelima, kafir. Malimanna, kaperek e.
Itulah lima tingkatan manusia. lanatu lima e ileinna tau e.
Demikian juga. malaikat itu ada Nakkotopa sininna Maika e tellu
61

tiga tingkatannya. pangkak i ileinna.


Pertama, malaikat. Mula-mulanna, malaikak.
Kedua, jin. M aduanna, j ing.
Ketiga, iblis beserta setan. Matelunna lbelise enrenge setang o.
Di antara ketiga tingkatan itu, Na ia telu e pangkak, malaika e
malaikat yang paling mulia. mua pommalebik.
Sebagai mana sabda Nabi salla- Kuaemutosia makkedanna Nabitta
lahu alaihi wasallam dalam sallalahu alaihi wasallama,
kitabnya. rilaleng kittak.
Empat puluh hamba sahaya sama Patappulopa ata na pada seua e
dengan seorang merdeka. maradeka.
Empat puluh merdeka yang muda, Patappulopa maradeka tau lolo na
baru sama dengan seorang pada seua e maradeka tau toa.
merdeka orang t~a.
Empat puluh merdeka orang tua Patappulopa maradeka tau toa na
baru sama dengan seorang sayid. pada seua e saiek.
Empat puluh sayid, baru sarna Patappulopa saiek na pada seua e
dengan seorang pembesar ahli to maraja mabbicara.
hukum.
Empat puluh pembesar ahli hukum Patappulopa to maraja mabbicara
baru sama dengan seorang maha- na pada seua e Arung Mangkau .
raja.
Empat puluh maharaja, barulah Patappulopa Arung Mangkau na
sama dengan seorang ulama. pada seua e to panrita.
Empat puluh ulama, baru sarna Patappulopa to panrita na pada
dengan seorang wali. seua e Uwalli.
Empat puJuh wali, baru sama Patappulopa Uwalli na pada seua
dengan seorang nabi. e Nabi.
Empat puluh nabi, barulah sama Patappulopa Nabi na pada Nabita
denga~ Nabi Muhammad SAW. Muhammad saw. ri ale-alena.
sendiri.
62

Begitulah tingkat-tingkat martabat Makkoniro pangkak-pangkakna


di dalam dunia. morotabak e ri /a/eng fino.
Janganlah engkau samakan semua. Ajak mupappada maneng i.
Sebab itu berlain-lainan Apa iatu kua e mallai-laingeng
martabatnya. moratabakna.
Hendak.lah engkau hormati semua Rielorengi mupakaraja risininna
orang yang mulia serta orang tua. to malebbik sibawa tomatoa e.
Rendahkanlah dirimu terhadap Pakatunaisio a/emu ri tau e.
orang.
Barang siapa yang membang- Nigi-nigi tau pakarajai alena, na
gakan dirinya, padahal mereka padamua ata ri Allataa/a, mauni
sama saja hamba Allah walaupun arungmenna, riagelli wi ri
ia seorang raja, niscaya dibenci Allataala.
oleh Allah.
Adapun maharaja itu adalah Na ia Arung Mangkau e pasu/ena
pengganti Allah di dunia. i Allataala ri fino.
Pacta pangkat dan martabatnya, Ripangkakna, morotabakna, na ia
adapun asal mulanya, tidak ada mula appongenna, dek pura
sekali-kali perbedaan di antara assilaengenna iamaneng
mereka sem ua. iamannang ritu.
Karena demikian samalah semua Mukka kuannatu na harusuk
hamba Allah itu. sininna atanna Allataala.
Wahai segala keluargaku, yang E Sininna seajekku! , ata e ri
mengabdikan diri kepada maha- Arung Mangkauk nakka siwiang.
raja.

Dengarlah baik-baik akan pesan Engkalinga madeceng i pappaseng


dan pengajaran di dalam tulisan e enrenge pangajak e ri lalena
ini. ewe.
Supaya engkau tidak terlupa, Kuammengi ajak mutakkalupa,
lengah, menjaga dirimu. macaloo, matutui wi a/emu.
Sebab kita semua di dalam dunia, Apa ia idik maneng e ri laleng
63

segala yang mahal itulah yang kita Uno, masulik e tasappa.


cari.
Apabila ada yang tidak Na rokko ongka tettonangi wi
mengalahkan hawa nafsunya hawa napessunna ri nyamengna
terhadap nikmat dunia ini, Uno masolangni ritu.
celakalah dia.
Janganlah engkau terpesona pada Ajak na ia muita arajanna enrenge
keagungailllya serta kemuliaailllya. alebbirenna.
Jangan juga engkau perhatikan Ajakto na ia mupariati pangolori-
cintanya raja kepadamu. nna Arung Mangkau e riko.
Jangan engkau remehk.an hidup di Ajak mulomo-lomoang i tuwo e ri
dunia yang fana ini. Uno, temmaraddeki tu.
Adapun yang tetap menyertai kita Na ia risilaongeng e maraddek
selama-lamanya hanyalah seitta-ittana gau madeceng e mua
perbuatan baik dan perbuatan enrenge gauk majak e.
jahat.
Itulah yang kekal selama-lamanya, /anatu maraddek temmarusak
sampai pada akhimya kita tidak soitta-ittana, lettuk ri accap-
akan berpisah. purenna tenriewa massarang.
Adapun yang berbuat baik itu Na iatu gauk madeceng e, ianatu
dialah yang mendapat kemuliaan. lalongeng allebbireng. Na ia gauk
Adapun perbuatan jahat mendapat majak e ianatu lolongeng atunang.
kehinaan. Itulah sebabnya lanatu namurioloreng matutui wi
hendaknya engkau jaga lidahmu lilamu, apa ia tu lila e bla
sebab lidah itu musuh yang besar. maraja.
Di situlah tempat keluar ular dan Koritu massuk ulak e enrenge
kala, juga semua yang baik dan patikala e. enrengetopa, alamasia-
yang terpu ji. siamua deceng enrenge pappuji.
Di situ pula keluar perkataan tidak Kotonitu massuk ada majak e, ada
baik dan tidak benar. tekkua e.
Sebab lidah i tu tidak kenallelah Apa iatu lila e dek dodonna
sepanjang masa dari tahun ke silampek-lampekna, taung-taung,
64

tahun, bulan ke bulan, siang dan ulempu/ong, esso wenni.


mal am.
Adapun lidah itu selamanya terlalu Apa iatu lila e malairang wegang
liar tidak dapat dibendung seitta-ittana, temakkule manaek,
walaupun diikat oengan tali yang mau risiok tuluk massek pettumua.
kuat, dapat juga diputuskan.
Kecuali bila dirantai dengan Sangadinna passio bessipa
pengikat dari besi, barulah mulut riranteang i timu e nagedda
diam sejenak. cinampek.
Sebagaimana kata Nabi sallalahu Kuammutosa makkedanna Nabi e
alai hi wasallam adapun lidah itu sallalahu alaihi wasallama na ia
adalah macan. lila e macammu i.
Apabila engkau tidak menjaganya, Na rekko temmuatutui wi naokko i
kepalamu nanti akan digigitnya. matu ulummu.
Demikianlah, kata yang punya Makkoni e adanna punnae pau.
cerita.
Satu lagi, perilaku hamba terhadap Seuato pameng pangkaukenna ata
rajanya, besar kecil, tua muda, e ri puanna, baiccu, maraja,
hendaklah hormat kepada rajanya macoa, malolo, rieloreng i
dan menaati segala perintahnya. mappakaraja ri puanna narola ri
adanna.
Dia memuliakan tuannya, dia Napakalebbi koritu·, naporennui
mengharapkan anugerahnya dan pammasena, natauk i gellinna.
takut akan murkanya.
Agar mereka dapat mengerjakan Kuammengi naulle pogauk i
syarat-syarat yang banyak. imennang mega e sarak.
Adapun segala syarat-syarat itu Na ia sininna sarak e, harusuk i
haruslah dijaga oleh semua yang riatutui ri sininna makasiwiang e
mengabdikan diri kepada raja, dan ri arung; duappulo e lima.
adalah dua puluh lima syarat.
Pertama-tama, semua orang yang Mula-mulanna, sininna
mengabdikan diri kepada raja. tomakkasiwiaf!g e ri a rung,
65

hendaklah mendahulukan tawa naporiolo i matutu e ri Alia tal/a,


nya kepada Allah. dia tahu juga naissemutoi iatu arunna atamutoi
bahwa rajapun adalah hamba ri Allataala, dek ulle ri alena.
Allah. ia tidak mempunyai
kekuasaan mutlak.
Sebab semua kerajaan dan Apa iatu sininna akkarungeng e
kebesaran beserta kemuliaan, enrenge arajang e alebbireng e,
sesungguhnya Allah yang mem- Allaatamua mperenngi.
berikan kepadanya.
Dia juga yang dapat mengam- lamuto makkule malai wi,
bilnya. Ia dapat memberikan Naullemuto mperenngi
kerajaan kepada siapa yang akkarungeng ia-ianna napoelo e,
dikehendaki-Nya, tidak ada deksa masukkara ri alena.
kesukaran bagi-N ya.
Sesungguhnya, Allah memperbuat Majeppu Allataala napogauk i ia-
apa yang Dia kehendaki. ianna napoelo e.
Syarat yang kedua, hendaklah Sarak maduae, rieloreng i sininna
semua orang yang mengabdi to makkasiwiang e ri arung porio
kepada raja bergembira, dan i, napakduppa i rennunna,
dinyatakannya sukanya. baik cekdekgi, maegagai.
sedikit maupun banyak.
Apa saja anugerah raja, haruslah Agi-agi pammasena arung e
dimuliakan. arusuk i ripakalebbik.
Supaya memang dia tahu meng- Na naisseng memenna
mengingat kepada raja. maingngerengi arung e.
Mudah-mudahan ada anugerah Bara engka pammasena maraja
besar dari-Nya. koriku.
Syarat yang ketiga. hendaklah Sarak matellu e, rioloreng i
semua hamba raja menjaga sininna atanna arung e ndatutui
rajanya. wi arung e.
Segala macam yang Alamasea-seamua pappinyameng
menyenangkan dan pakaian yang enrenge pakeang madeceng, ri
baik, terhadap sukacita hingga nyamekkininnawana, lettu risara
66

kepada dukacita raja. ininnawanna arung e·.


Agar kau lihat susah yang datang Muita i sara pole koritu.
dari sana.
Tidak boleh kita menceritakan Tenna harusuk tapoada-ada
kesukaran serta penderitaan kita. sarata enrenge pedditta.
Kemudian, kita harus menanyakan Nahurusu riakkutanangnyameng-
suka dan dukanya, kesukarannya nyamenna enrenge sarana,
dengan sungguh-sungguh. sukkarakna risitonge-tongenna e.
Syarat yang keempat, haruslah Sarak maeppa e, arusuk i sininna
semua hamba menetapkan semua ata e, pannenungeng i i iamaneng
perbuatannya dan agamanya gaukna, enrenge agamana silaong
beserta bicaranya dengan bicaranna sikira-kira napaddiolo i
mendahulukan pengabdiannya kasiwianna ri Al/ataa/a, ri mun-
kepada Allah, kemudian baru ripi nasappak naorio e arung e.
dicarinya yang menyenangkan
raja.
Supaya bertambahlah selalu Kuamengi na araingpulana
kebesarannya dan kemuliaannya arajanna, enrenge alebbirenna ri
kepada semua orang serta sininna tau e enrenge bicara
keharuman namanya itu. madecenna ritu.
Sebuah cerita, adalah seorang raja Seuato pau, engka seua A rung
mempunyai seorang hamba yang Mangkau, engka atanna
an1at kuat beragama, kemudia ia seuamaserro anamana, naissettoi
mengetahui bagaimana caranya gaukna makkasiwiang e ri arung
mengabdi kepada raja. e.
Raja melihat kepada semua Naitamanenni arung e atanna, na
hambanya. hanya dialah yang iamua naseng silasa narennuang
pantas mendapat kepercayaan dari
raja.
Karena hatinya jujur dan Mukka malempukna atinna,
pikirannya cerdas. enrenge matanre nawa-nawa i.
Berkatalah raja kepada hambanya Makkedani arung e ritu riatanna
itu, "Tetaplah engkau di sini, "Maraddeksao mai, ajak
67

jangan engkau jauh dari tempat mumabela ri onrong owe!


ini!
Ingatlah baik-baik, siang dan Engngereng madeceng i esso
malam dan janganlah engkau wenni, ajak mumacapak!"
lengah!"
Han1ba itu senantiasa melakukan Na iaro ata e pasempajang lima
sembahyang lima waktu, berzikir wettu i, mpawa sikkiri, enrenge
dan berdo 'a. doang.
Sesudah ia kerjakan, barulah pergi Purapasi napogauk, nalaosi
menghadap raja. makkasiwiang ri olona arung
mangkaukna.
Apabila ia dicari oleh raja, selama- Na rokko risappa i ri arung e
nya ia berada di hadapan raja. engkapulanamui ri olona arung e.
Pada suatu ketika, ia dicari oleh Engkana siseng na risappak ri
raja. tetapi dia sedang tidak ada. arung e, na dek.
Murkalah raja itu. Namagellina arung e ritu.
Selang berapa lama ia pun da- Maittanani na engka pole,
tang, langsung menghadap raja, ia nalaona mangolo ri arung e,
pun dimarahi dan dicaci maki. nariagellina, na riakkedakedaina.
"Mengapa lama baru engkau "Magi mumaitta muanappa pole?
datang?, telah lupa engkau akan mua/uppaini adakku?"
kataku?"
Ia pun akan dijatuhi hukuman. Namae/okna riassuro calla.
Diketahuinya dirinya bersalah, Naissenni a/ena pasa/a, nasom-
iapun menyembah sambil berkata, pana ritu nakkeda, "Massukkara
"Am at sukar bagi hamba pekerja- wegang i riak gauk e".
an ini".
Raja berkata, "Bagaimana engkau Nakkedana arung e,"Pekkugi
katakan sukar?" muaseng i masakkarak?" ·
Berkatalah hambanya, "Yang Nakkedana atanna, "lanae
menjadi kesulitan bagi hamba masukkara ri a/eu, duanna puang
68

karena dua raja tempat hamba ukawiwiangi.


mengabdi.
Seorang raja yang hakiki, ialah Seua puang hakiki, iana pang pan-
yang mencipta seluruh alam dan carajiwi alang e enreng e Adama,
Adan1, mahadahsyat ganjarannya. massero wegang pamma lekna.
Kedua, raja yang majasi. Maduanna,puang majasi.
Dan haruslah hamba mendahulu- Na harusuk riak pario/o eng i
kan pengabdian kepada raja yang pakkasiwiakku ri puakku hakiki e,
hakiki daripada pengabdian na pakkasiwiakku ri puang majasi
kepada raja yang majasi. e.
Demikianlah keyakinan hamba, Makkoniro pappeassekku, ianaro
itulah kesukaran bagi hamba". namasukkarak riak".
Setelah ia mendengar kata Na ia naengkalinganna arung e
han1banya, ia pun menangis adanna atanna, terina nakkeda,
kemudian berkata, "Engkau itu, "lko tu, iana esso we
sejak hari ini. engkau merdekalah! mumaradeka!
Kemana saja engkau pergi yang Kego-kego lao, naponyameng e
kau kehendaki. ininnawammu.
Kerjakanlah pengabdianmmu Mupogauk i tu pakkasiwianmmu ri
kepada Allah, dan jangan sekali- A/ataa/a, ajaklalo mutekkalupa
kali engkau lupa mendoakan aku". mellau doangengak".
Syarat yang kelima, hendaklah Sarak malima e, reloreng i sininna
semua yang bemama hamba pada poaseng e ata, ri arung e,
raja mendahulukan takutnya naperajai taukna ri A/lataala na
kepada Allah daripada takutnya ia taukna ri puanna.
kepada tuannya.
Hendaklah besar pengharapannya Rie/orengtoi maraja paddem-
atas rahmat Allah daripada nuanna ri pammasena A//ataala
pengharapannya kepada tuannya. mappedennuanna ri puanna.
Syarat yang keenam, hendaklah Sarak maenneng e, rie/oreng i
semua hamba raja menyempuma- sininna ata e ri arung e,pasokkuki
kan pengabdiannya kepada pakkasiwianna ri puanna,
69

tuannya dengan mendahulukan napaddiolo i pakkasiwiang


pengabdian akhiratnya. aherakna.
Syarat yang ketujuh, hendaklah Sarak mapitu e, rielorengi sininna
semua yang bemama hamba poaseng e ata ri arung e, na rekko
kepada raja apabila dilihablya naita i puanna mangkau bawang,
tuannya berbuat salah diingatkan- napaitai wi.
nya.
Haruslah dijaga tuannya dari Harusuk i natutu i puanna ri gauk
perbuatan yang curang. maceko e.
Demikianlah perbuatan yang Makkoniro gaukna poaseng e ata
bem1ama hamba kepada raja, yang ri arung e, massek e assiatinna
bersatu padu dengan tuannya. puanna.
Demikianlah yang dinamakan Makkoniro riaseng e paelori ri
cinta kepada tuannya. puanna.
Apabila tidak demikian lakunya Na rekko tekko gaukna ri puanna
kepada tuannya, itulah yang iana ritu riaseng ata sipobali
dinamai hamba yang bermusuhan puanna, na risessa matti ri esso
dengan tuannya, dan akan disiksa kianek.
kelak di hari kiamat.
Sebuah lagi cerita, adalah seorang Seuato pau, engka A rung
raja di negeri yang dinamai Indra Mangkau ri wanua riaseng e
Mapelai mempunyai seorang lndra Mapelai, engka atanna seua
hamba yang bemama Arsa. riaseng Arsa.
Arsa itu amatlah dipercaya oleh Na iare Arsa rirennuang pegang i
tuannya dan dimuliakan. na ritepperi ri puan na, ripakalebbi.
Semua persoalan dan tugas peme- Na ia sininna gauk e,
rintahan dipercayakan kepada Arsa. Arsamanenna ripesuaiang.
Adapun segala pembesar, juru Na ia sininna to maraja e enrenge
bicara, anak raja-raja, besar kecil, to mabbicara e, anakarung e,
dibatalkan semua perintahnya. baiccu maraja, marusak manenni
punna e perenta.
Biar seorang pun tidak ada yang Mauk seua tengengkato mu/Je
70

mengeluarkan pendapatnya. patokkonng i u/unna enrenge


poada i adanna
Demikianlah perbuatan orang Makk.oniro gauk e riarsa.
terhadap Arsa itu.
Adapun asal-usul Arsa, sejak dari Na ia appongenna Arsa, lottu ri
orang tuanya adalah gembala kuda tomatoanna, pakkampi annyaran-
raja di Indra Mapelai. na i arung e ri lndera Mapelai.
Arsa dibebaskan dari tugasnya itu !amana na tassala ritu ria/
setelah ia diangkat menjadi lanranna, rialamani pampawa
prajurit oleh raja. besi ri to marajae ritu.
Pada waktu itulah ia diangkat oleh lamaniro wettu e na ria/a riarung
raja menjadi pengawal. epakkalawing e puk.
Sesudah menjadi pengawal, ia Na ia kalawingna epuk Arsa,
tidak pemah luput berada di maraddek wegang i, dek natassala
hadapan raja siang malam. ri olona arung e esso wenni.
Setelah raja melihat kepatuhan Apa rita i ri a rung e, marapek we-
Arsa, ia pun diangkat menjadi gang Arsa, rialasi anreguru pak-
kepala kawal dan orang suruhan. kalawing epuk, enrenge suro-suro.
Semua warga istana sudah merasa Na ia sininna /isekna bolana
takut kepada Arsa. arung e, matauk manenni ri Arsa.
Tidak ada orang yang dapat Dekna tau makkulle makkeda ri
berbicara selain Arsa. lainna e Arsa.
Dialah yang memerintah warga lamani parnta i lisek bolana
istana. arung e.
Kelakuan Arsa kepada rajanya Patuju we gang gauknya Arsa ri
sangat terpuji. arung e ritu.
Adapun Arsa, setelah ia melihat Na ia Arsa naitanna ininnawanna
hati raja sudah sangat tertarik arung e, mattugenke koritu, iana
sedemikian rupa, timbullah dalam engka ri nawa-nawanna makkedae
pikirannya ingin mencari tipu madecengak pinru uraga nawa-
muslihat untuk menjatuhkan nawa, kuammengi upatelleng
martabat dan kekuasaan, semua assalenna enrenge akoasanna
71

pembesar dan juru bicara, anak sininna to maraja e, enrenge to


raja-raja supaya tidak dapat mabbicara e, anakarung e, na
berbuat apa-apa. dekna pakulena ia maneng ritu.
Sayalah yang berkuasa. Apabila lakmani tongeng elok. Na rekko
saya tidak melakukan demikian, tekkupakluwi, tencaji wi gaukku
tidak terlaksanalah usahaku.
Sebab saya ini berasal dari Apa iak e to matunasa abijakku,
keturunan hina, tidak lain hanya- sangadinna pangelorinnamua
lah kecintaan raja kepadaku. arung e riak.
Dan memang sudah biasa saya Upobiasa memettoisa naparenta
diperintah oleh mereka itu. ia maneng ro imennang.
Saat sekarang ini saya sangat- Na ia wettue we loana, patuju
berjasa kepada raja dan ia pun wegannak ri arung e, naelorinna.
suka kepada saya.
Biarlah saya mengadakan Taroni uwalektonisa gaukna to
pembalasan kepada orang yang pure e parental tomatoakku.
pemah memerintah orang tuaku.
Demikianlah niat jahat orang Makkoniro nawa-nawa pasalana
bodoh dan celaka. tobongo e, tocilaka e.
Segala sesuatu yang disenangi raja Ia gangkanna naposaukkinnawa e
dan yang diinginkannya segera arung e, enrengen naporennu we,
diusahakan semuanya siang maperri-perri maneng sappa i
malan1, pagi sore, kemudian esso wenni, e/ek araweng,
dipersembahkan kepada raja. nampawa ri arung e.
Tidak tidur matanya mencari yang Temmatinro matanna sappareng i
diidam-idamkan raja. rininnawanna e arung e.
Adalah seumpama anjing yang Padatoisa alarapanna asu sappa e
mencari buruan. lampa.
Agar makin bertambah kecintaan Kuammengi naraing
raja serta belas kasihan raja pangelorinna arung e enrenge
kepadanya. pammasena arung e koritu.
Demikianlah yang dilakukannya Makkoni ro gaukna
72

terus-menerus karena sangat ingin mannemzungeng mukka melokna


merendahkan semua pembesar dan wegang pariawa maneng i riaseng
anak-anak raja. e to maraja, anakarung.
Apa saja yang didapatnya, banyak Na ia-iannani nalolongeng ,
atau sedikit atau tetek-bengek, maegagi, ceddekgi, mau are-
dipersembahkannya semua kepada aremua, nawawamui ri arung e.
raja.
Setelah beberapa lama dilihat oleh Apa siare ittana rita ri arung e
raja akan perilakunya itu, makin gaukna ritu, pode arainni
bertan1bahlah kecintaan raja rielorinna ritu Aresa ri arung e.
kepada Arsa.
Maka raja berkata di dalam hati, Aga na ia ri atinna arung e
makkeda e.
"Adapun hembaku ini, Arsa, Ia pale atakku Aresa silasa
pantas diharapkan dan dipercaya. urennuang na riatepperi.
Haruslah Arsa ini saya angkat Arusuk i in e Aresa ua/a
sebagai mangkubumi memerintah Sullewatang, parentai
kerajaanku. akkarungengku.
Sebab menurut pandanganku Apa ia pakkitakku ri Aresa
kepada Arsa, apa saja yang dili- iainnani naita, nalolongeng
hat, didapat, disampaikan semua nawawammannengak, maegagi
kepadaku baik banyak maupun ceddegkgi.
sectikit.
Tidak sekali-kali ia sayangkan, Dek pura macirenaingak, silasa
pantas benar ia saya ambil wakil we gang i ua/a pasulle, parenta i
memerintah negeriku dan tanaku, enrenge tau tebbekku.
rakyatku.
Demikianlah pikiran raja sebagai Makkoniro nawa-nawanna arung
akibat kepicikan pertimbangannya. e mukka pusana bicaranna.
Ketika dilihat oleh Arsa pikiran Apa naita i Arsa ininnawa kuanna
raja yang sudah terpikat sedemiki- arung e ritu mattugongkeng,
an rupa, sangat gembiralah hati si mario weganni ininnawanna
jahanam itu dania lupa daratan. laci/aka, na dekna akkalenna.
73

Sesudahitu, pada suatu hari, Apa purai englcana seua esso


dilihatlah oleh Arsa, telah sunyi naita i Arsa malino to
orang yang menghadap raja, secara mulclcasiwiang e, lolokni Arsa lao
diant-diant Arsa pergi menghadap riolona arung e.
raja.
Menyamprukanapayang Palottui rinawa-nawanna, passu i
diinginkannya. mengeluark.an rahasiana lao ri arung o
rahasianya kepada raja. Sambil Mampawa-mawang aru maddupa-
mempersembahk.an bermacam- dupang.
macam barang.
Bersama dengan batu permata Napisilaong batu-batu,
yang disimpan dalam tembaga naparianarong tembaga suasa.
suasa.
Lekaslah dia dipanggil oleh raja Masigani i tampai ri arung e,
sambil berkata, "Wahai Arsa, makkeda e, E Arsa, aga tu
apakah yang engkau bawa?" muwawa?"
Sujudlah ia. menyembah kepada Massompani nasuju ri ajena
raja sambil berkata. "Sesungguhnya arung e makkeda, "M ajeppu ia e,
patik memohon bCrilah ampun ke mel/au addampengak ridik maega.
bawah duli Thanku.
Patik junjung duli Tuanku, hamba Apa iak e, usompaik, to
orang hina, lagi bodoh. matunawak ubongngok.
lidak tentu asal-usul hamba, Tenrisseng assalekku, sangadinna
semata-mata hanyalah kepasrahan tinuluknamua atikku tongeng-
patik kepada Tuanku. tongeng ridik.
Patik bersembah, apa pun titah Usompaik, agi-agi adatta, upatek i
Thanku patik junjung di atas ri ulukku.
kepala.
Hantba memperoleh barang yang Ulolongengi anu tessilasa e riak,
tidak pantas bagi hamba, inilah iana e uwawa makkasisiang ri dik ,
yang hamba bawa sebagai usompaik".
pengabdian hamba pada Thanku."
Raja pun lalu mengambil tempat Nalani arung e attarong tembaga
74

yang terbuat dari suasa itu suasa e natimapak i, naitani arung


kemudian dibukanya, tampaklah e lisekna ritu paramata mallaing-
sisinya permata bermacam-macam laingeng napasisowok batu-batu:
bercan1pur dengan batu-batu.
Dengan perasaan gembira raja Marioni arung e makeda , "E ·
berkata, "Wahai Arsa, di manakah Aresa, kego lolongeng paramata
gerangan kau ·dapatkan permata masuli wegang . Takkinika mira i".
yang begini mahal. Terkejlit aku
melihatnya" .
Berkatalah Arsa, "Pusaka dari Nakkedana Aresa, "Manakku ri
nenek hamba, Thanku. Sebab nenuk , usompail Apa
turun-temurun nenek hamba dari matturungengi neneuk sese ri
pihak ibu, dialah yang disuruh nakku, lana risuro mattenni wi
memegang perbendaharaan raja geddong waramparanna arung
yang disebut Ishak. Dari sanalah riaseng e lshaka. lana tu apolenna
asalnya tempat yang terbuat dari attarong tembaga suasa e.
suasa itu.
Adapun nenek hamba dari pihak Na ia nene ri amakku, usompaik,
ayah, menurut cerita orang, pada napoadai tau e, ri wettunna a rung
waktu raja yang bernama riaseng e Su/aimana narisuro
Sulaiman, dialah yang disuruh matti i Baitulemali. lana tu ,
memegang Baitulmal. Dari usompaik, apolenna paramata e".
sanalah asalnya permata itu,
Thanku" .
Setelah didengar kebohongan Arsa Na ia naengkalinganna belle-
oleh raja di Indera Mapelai, be/lena Aresa, arung e ri lndera
baginda pun terkejut sambil Mapelai, takkinikni, "Rekko pole
berkata, "Jika memang benar kowi adanna Aresa, assaleng pole
ucapan Arsa itu, memang ia kowi adanna Aresa, assaleng pole
berasal dari orang besar. Sudah ri arajang memengi. Silasa mui
pantas ia memerintah negeriku parentai tanau anrenge tau
serta rakyatku. Sebab asalnya tebbekku. Apa maturungengi
memang turun-temurun assalenna mapparenta memengi ri
memerintah bersama raja". arung".
75

Berkata raja kepada Aresa, Makkedani Arung e ri Aresa, "/lei


"Pilihlah pennata itu, jangan wi paramata e, aja mupasisowok i
dicampurkan dengan batu-batu batu-batu e, apa naturungengi
karena barang mulia bisa matu anu malebbik e.
dicemarkannya".
Berkatalah Arsa, "Ampun Thanku, "Makkedani Aresa, "Usompaik, ia
itulah sebabnya batu-batu kurang na tu na dek nattuju riaseng e
nilainya karena murah harganya di batu-batu apa masempoiallinna.
dunia. Adapun pennata itu dipan- Na iamuatu namalebbik riaseng e
dang mulia bagi manusia, karena pangissengeng. Rekko maraddek i
mahal harganya di dunia. Sarna ri arona tau e malebbik i kua e
halnya dengan ilmu pengetahuan. intang e. Rekko ripassuk i, dekna
Apabila tetap tersimpan di dalarn nattuju padatoisa alarapanna
dada, mulialah ia seperti intan. tuppang e, teani bale manre i.
Jika sudah dikeluarkan, sudah
tidak berguna lagi, sama halnya
dengan katak, sudah tidak mau
ikan memakannya.
Sarna halnya dengan diri Thanku, Kuaemutosa idik, usompaik, reko
apabila Thanku terlalu sering malewekkik massuk rikasiwiangi
keluar dihadap bercakap-cakap mewai makkeda ada tau tebbek e,
dengan orang banyak, hilanglah dekna tu pappakalebbina ia
penghonnatan semua pembesar, maneng to maraja e enrenge ina
pemuka masyarakat, laki-laki, tau e, matoa-malolo, apa ritu
perempuan, tua-muda, karena makuranni taukna ri dik,
sesungguhnya mereka itu sudah usompaik.
berkurang takutnya kepada
Tuanku .
Sarna juga halnya dengan Padatoisa alarapanna anre-anre,
makanan, minum-minuman, jika imung-inungeng e, mawessoni,
sudah kenyang akan menjemukan. najinnaoni.
Sam a juga halnya pedagang Padatoisa alarapanna
dengan barang jualan, apabila padangkang e enrenge abbalu-
banyak perahu yang datang, balukeng e, rekko maegana lopi
murahlah barang dagangan, harga- pole, masemponi dangkangeng e,
76

nya akan jatuh, juga makuranni engkekna, papoletoni


mendatangkan kerugian". aruging".
Penuturan Arsa itu tennakan oleh Na ia arung e nakadoitongenni
pikiran raja. Karena sudah tersesat, nawa-nawanna adanna Aresa.
dibenarkannyalah ucapan orang Mukka pusana, napattongengi
yang terkutuk itu. adanna to cilaka e.
Sama juga halnya nabi dan wali. Napappadotoisa Nabi enrenge
Siapakah yang tidak rindu Uwalli. Niga tau temmuddani
melihatnya karena jarang kita me/o mita i mukka masagalana
dapat bertemu, duduk bersama taukua riewa situda-tudangena
dengan orang yang demikian. ritu.
Debenarkannya kata-kata Arsa, Napattongenni adanna aresa
dan raja berkata dalam hati. nakkeda nawa-nawanna arung e.
Adapun semua bangsawan dan lae sininna anakarung e enrenge
pembesar, pemuka masyarakat, to maraja e, iana tau e, na rekko
orang ini semua apabila saya malewekkak naewa studang-
sering duduk bercakap-cakap situdangeng mappau-mappau,
dengan mereka, akan berkurang makurannipappakarajana
nanti penghunnatan dan perasaan enrenge pappakalebbikna.
takzimnya terhadap diri saya.
Lagipula akan berkuranglah Seuato paimeng, makurattoni
takutnya serta malunya kepada taukna enrenge sirikna riak.
say a.
Biarlah saya mengurung diri di Taroi uberreki aleku ri /a/eng
balik tirai yang berlapis tujuh paddenring pitu lapik e kuam-
supaya makin bertambahlah takut mengi naraing tauna riak enrenge
serta malunya kepada saya sehing- sirina napedek maserro pappaka-
ga makin besartah penghonnatannya lebbikna.
Tak seorang pun saya bolehkan Dek tau uweloreng massu-
keluar masuk melewati dinding muttama ri /a/eng a/awa tennga e.
tengah".
Berkatalah raja, "Wahai Arsa, Makkedani arung, "E Aresa, ikona
engkaulah yang menggantikan saya tu sulleak ia maneng gaukku
77

dalam segala tindakan dan enrenge adakku. lkona mattiwi


perk.ataannku. Engkaulah yang gaukenna akkarungeng e ri tanau
memangku palaksanaan e siloang parentana silaong to
pemerintah di negeriku, serta makkasiwiang e. Apa iko tu uita
memerintah dan menerima orang atakka tongeng-tongeng riak
yang datang menghadap. Karena mumalempuk".
saya lihat engkaulah ham baku
yang paling setia kepadaku serta
engkau pun jujur".
Adapun Arsa, orang terk.utuk dan Na iaro Aresa, to macilaka e na
hina asalnya itu, berk.atalah ia, matuna assalenna, makkedani,
"Am pun Tuanku, hamba mohon "Usompaik, uwellau
ampun sebanyak-banyaknya. apa addamppengengi ri dik maega,
pun titah Tuanku, patik junjung di agi-agi passurotta upatek i ri
atas kepala hamba. ulukku.
Hanya saja, patik adalah hamba Na iamuasa, iakna e atatta
yang paling hina di antara sekian pomatuna ri sininna to matuna e.
orang hina.
Hamba orang dungu lagi lemah, Bonngokak kumadodong, dek
tidak daya di dunia dan akhirat. pakkullekku ri dua e wanua.
Apalah nanti yang akan terlintas Agana matti napoada nawa-
dalam pikiran para pembesar dan nawanna to maraja e ia maneng
para bangsawan semuanya. enrenge anakarung e.
lidak ada yang menyetujui saya. Dek pasilasawak, madecengisa
lebih baik tuanku memilih salah taita bara seuana punna e
seorang yang memang berhak memeng tuju, pomana eng i
turun-temurun". matuttureng ".
Berk.atalah lagi raja, "Wahai Arsa, Makkedasi arung e, "E Aresa,
kalau niasih saya menjadi raja di rekko iakmupa ri wanua ewe,
negeri ini, kaulah yang mewakili ikona passe/leu makkeda enrenge
saya berbicara dan memerintah mappattuju parentai tau tebbekku.
semua rakyatku.
Demikian juga. tugas rakyat juga Silaong gaukna tau tebbek e, mau
pembesar semuanya, kamulah to maraja e ia maneng iko
yang memerintahkan parentai pegauk i adekna
melaksanakan adat kerajaan". ekkarungeng e".
Raja pun memerintahkan untuk Apa massuroni arung e lao rito
menyampaikan kepada semua marajana ia maneng peada-
pembesamya bahwa Arsa diangkat adangi makkeda e, ia Aresa ritaro
menjadi wak.il mutlak. raja, wakkelek mutelak sullei arung e ri
menggantikan raja dalam tugasnya gauk e parentai tana e enrenge tau
memerintah negeri dan rak.yat. tebbek e.
Berkatalah semua pembesar, Makkeda manenni to maraja e, "E
"Wahai suro, san1paikanlah kata- suro, palettuk i adammeng ikkeng
kata kami kepada raja. maneng e ri arung e.
Segala yang dikehendak.i oleh raja, la-iannani tu napoelo arung e,
itulah yang jadi. Sebab raja itu iani kua. Apa iatu arung e,
ibarat angin, dan kami ini angingi hiraukkaju. Agi-agi gukna
seumpama daun kayu. Apa saja angin e nalutturekkeng. Apa aga
perbuatan angin itu tentu kami gaukmeng, ap arung e pogauk i
diterbangkaimya. Apalah daya rikkeng baiccu, maraja, apa
kami karena raja dapat melakukan poleni e akjancingemmeng. lana e
apa yang dikehendakinya pada /a/eng eso/angeng, apa
kami, besar, kecil, dan sekarang mattuturengi dekpa na engka kuae
ini datanglah hal yang jadi ritu. lana ritu arung makkua.
perjanjian kami". lnilah jalan
menuju kerusak.an karena turun-
temurun belum pemah terjadi
yang demikian. Raja inilah barn
terjadi yang demikian.
lnilah saat yang dimak.sud sabda lana wettu napoada e Nabitta
Nabi sallalahu alaihi wasallam salla/ahu alaihi wasallamari
kepada Baginda Ali Radiallahu Bagenda Ali Radiallahu Anhu,
Anhu, yang mengatakan, "Wahai makkeda e, "E Ali, rekko matti
Ali, apabila nanti telah lebih lebbina patappulo wenni ri /a/eng
empat puluh hari ak.u di dalam kubburu, muitani tu fino appinra-
kubur, ak.an kamu lihat perubahan pinrana.
dunia ini.
79

Adapun umatku akan mereka Na iam ummakku naitani


persaksikan kerusakan yang pakkasolanna ldajjalang. Poletoni
dilakukan oleh dajal. Datanglah rukka maserro e, dekna mannessa,
keributan yang amat sangat, kacau apa nadapikni wettunna kua e . .
balau karena memang sudah
san1pai waktunya terjadi yang
demikian.
Karena hijrah Nabi sallalahu alaihi Apa ia hijerana Nabitta sallalahu
wasallam sudah genap sembilan alaihi wasallama genekki asera
puluh lima tahun. pulona lima raung.
Apalah daya kami, tidak dapat Pekkonagi kua gauk e ri dik,
berbuat apa-apa karena memang alamadeceggi riaga, apa pura
sudah demikianlah ditakdirk.an weretai ri Allataala. Puang
oleh Allah. Tuhan yang melakukan pogauk eng i sininna napoelo e ri
segala kehendak-Nya pada hamba- atanna.
Nya.
Bagaimana saja menurut Na pekkua arei pada
kemampuan kami menanggungnya pakkuliemmeng mpawai. Apa iasi
sebab diangkatnya berk.uasa orang ritaro kuasa ri kua e ritu.
yang demikian itu".
Pesuruh itu pun bermohon diri, Masimmanni suro e, nakkeda
lalu berk.atalah semua pembesar, manenna to maraja e, anakarung
anak bangsawan katanya, "Pergilah e, "Loana palettu i adammeng ri
engkau menyampaikan kata-kata arung e".
kan1i kepada raja".
Pesuruh itu pun berangkatlah, dan Na laona sura e, na ia lettukna ri
setelah tiba di hadapan raja, arung e, napalettuk manenni
disampaikannya semua ucapan adanna to maraja e, anakarung e
pembesar dan anak bangsawan itu. ia maneng.
Setelah didengar oleh raja ucapan Na ia naengkalingana arung e
pesuruh itu, beliau hanya tunduk adanna suro e, cukukmani
berdian1 diri dan pucat mukanya. namekko mawiak rupanna.
Sebab ia mengerti apa makna kata- Apa naissengi nabettuangi adanna
HO

kala semua pembesar itu. sininna to maraja e.


Tetapi, karena ia sudah tersesat. lamua kia loana ritoroi pusa, dek
tidak ada pikirannya, diperbuat- nawa-nawanna, napogauk i
nyalah segala yang dikehendaki- gangka napoelo e.
nya.
Ketika ia percayakan negerinya Na ia wettu napesonaianna Aresa
serta rakyatnya kepada Arsa, pada tanana enrenge tau tebbekna, iana
hari itu juga Arsa diangkat sebagai ro esso e nataro i passulle Aresa.
wakil.
Sejak itu pula semua pembesar. to Iatona nappongi sininna to
mabbicara bermusuhan dengan maraja e enrenge to mabbicara e,
Arsa. nasisa/ana Aresa.
Mereka sudah tidak pemah damai. Dekna assitujunna,
terus-menerus bermusuhan. manennungenni sipbali.
Pada waktu itulah semua rakyat Iatona tu wettu e narellaunna jak
bemwhon kepada Tuhan agar Arsa enrenge pakkagelli ri Al/ataa/a ri
ditimpakan bencana dan kutuk tau tebbek e.
dari Allah.
Sejak itu pula raja tidak keluar lagi Gangkanatoni ro tennassukna
dihadap oleh rakyatnya. arung e rikasiwiangi.
Ia hanya tinggal di dalam biliknya Komuni ri /a/eng bilikna maceule-
bersenda gurau menyenangkan ceule mannyameng kininnawa
hati bersama penghuni istananya. silaong lisek bolana.
Demikianlah keadaan raja siang Makkuni ro gaukna arung e
malam, pagi sore. Tidak ada lagi essowenni, elek-araweng, Dekna
orang syang dapat menemui raja tau makkulle sitangi sangadinna
kecuali Arsa. Aresa.
Setelah sekian lama Arsa menjabat Siarei ittana ritaro Aresa passul/e
sebagai wakil, memerintah rakyat, parentai tau tebbek e. gankanna
semua upeti dan persembahan tiwi-tiwina enrenge J akkasiwianna
tiap-tiap negeri tidak pemah tasseua-tasseua tana dek
terputus siang malam, setiap appetmnna essowenni, tassiuleng-
bulan. setiap tahun. tassiuleng, tassetaung-tassetaung.
81

Apabila ada orang di dalam daerah Rekko engka teppogauk i ritu


kerajaan Indera Mapelai yang ganka~rna tana nakkarungi e
tidak melaksanakannya, ditangkap arung e ri lndera Mapelai,
dan dibunuh oleh Arsa, dicarikan rireppungi, ridonai ri Aresa,
kesalahan agar ia didenda, riwinrusengi asafang, kuammengi
dihukum , dan ditangkap. nadosai, nagelli wi, nareppungi.
Sampai kepada anak bangsawan, Gangkanna anakarung e, anakna
anak pembesar yang tidak pantas e to maraja e tessifsa e riagelli,
dihukum, dipukulnya dan nacallai, napeddiri wi.
disakitinya.
Dahulu sewaktu masih raja yang lamani ro ri wettunna arung e
melaksanakan pemerintahan, ada mau tassilasa nakenna bicara ,
beberapa hal yang dianggap tidak paccal/a, nakennamua asofangeng
perlu diadili, dihukum, sekarang mukka kuasana Aresa.
tanpa kecuali semua sudah
ditindaki karena kekuasaan Arsa.
Ada yang diusimya, ada pula yang Engkana ro nasuro meddek,
disuruh singkirkan ke negeri lain engkatona nasuro pali lao ri
atau ke sebuah pulau. wanua Iaing iarega ri libukeng e.
Ada yang ditangkap, ada yang Engka nareppung, engka nauno.
dibunuhnya.
Pada waktu itu , masjid dan Na ia wettu ero marusakni masigik
langgar sudah rusak. Sudah tidak e langkarak e. Dekna tau patet-
ada lagi orang yang menegakkan tongi agama e.
agama.
Ttdak ada lagi yang menjalankan Tenna pogaukni sareakna Nabitta
sariat Nabi sal/alahu afaihi sallalaahu alaihi wasallama.
wasal/am.
Ttdak ada lagi orang yang berpuasa Dekna tau mappuasa enrenge
dan bersembahyang. massempajang.
Katena raja itu serta Arsa sudah Nasaba iaro arung e enrenge
jauh tersesat. Aresa maserro wegang apusanna.
Agama Rasulullah sudah tidak Dekna buakna agamana
82

dihi raukan, sudah ditinggalkannya. Rasulullai, nabeanni.


Tuak sudah dijadikan air minum, Nalani une rinung tuake,
zakat dan fitrah dijadikan mata nepancajini sumpa supala sekkek
pencaharian, karena diambil e, pittara e, apa nalani arung e
semuanya oleh raja dan para silaong to marajana.
pembesamya.
Semua onmg banyak tidak Na ia sininna tau tebbek e tenna
dipedulikanya lagi. buanganni.
Barang siapa yang mengikuti Nigi-nigi tau lao ri Aresa marola
tindak-tanduk Arsa, dialah yang ri gaukna, iana ritu lelongeng
menjabat kedudukan dan enreng naripakalebbik.
dimuliakan.
Siapa saja. walaupun ia seorang Nigi-nigi tau, mau arung, mauna
pembesar, jika ia tidak mengikuti to maraja, rekko teai marola ri
tindak-tanduk Arsa, ia tidak gaukna Aresa, tennalolongengi
mendapatkan kedudukan yang ritu onrong ammanaremza.
dipusakainya.
Terpencar-pencarlah mereka di Na ri anrinina tassia-sia sewanua-
sana sini membuat per1campungan sewanua peneddingi wi
d.alam keadaan menderita akkasiasinna sappa i inanre
kemiskinan, untuk mencari balancana.
sumber penghidupan.
Tertutuplah kemuliaan orang yang Mallinrung manenni assalenna to
ber1cerurunan mulia dan pembesar, madeceng assaleng e, to maraja e,
para bangsawan sejak Arsa yang anakarung e. to malebbik e,
memegang kerajaan, pabbicara di gangka ianna Aresa mattiwi
daerah itu berada di bawah arajang e, naparentai pabbicara e
kekuasaannya. ri wanua e ritu.
Tidak ada lain yang dikerjakan Dekna Iaing napogauk
selain menyelewengkan hukum, mabbicara meceko e mani, dekna
tidak ada lagi kebaikan serta deceng enrengo nyameng
ketenangan yang dirasakan oleh naponeddingi sininna anakarung
para bangsawan dan rakyat. e, tau tebbek e.
83

Tidak ada yang diampunkan, ada Dektona riaddampeng eng,


yang dibunuhnya, ada yang engkana nauno engka napali,
diasingkan, ada yang diusimya, nasuro meddek, mallaing-laingeng
bennacan1-macam hukumarmya. paccalana.
Akhimya, penduduk negeri itu Aga na gangkanna lisekna wanua
seperti telur di ujung tanduk. e ritu padamani alarapanna
ittollok tenang e ri cappak tanruk.
Walaupun sedidikit saja bersalah, Mau ceddekmua tassalana
jatuhlah ia pecah berserak-serak. mahuang mua mareppak tassiak-
siak.
Semua pembesar serta to mabbica- Na ia sininna to maraja e enrenge
ra tidak ada yang membuka mulut, to mabbicara e, dekna mettek,
semua bungkam sebab tidak ada pada mekkok manenni apa dekna
lagi pertemuan dengan raja. assitana arung e ritu.
Setelah sekian lan1a Arsa melakukan Apa siarek ittana pappeddina
penyiksaan kepada semua pembesar Aresa ri sininna to maraja e
serta to mabbicara bersama orang enrenge to mabbicara e silaong ri
ban yak, mereka lalu mengadakan tau tebbek e, maddeppungeng
pertemuan. manenni.
Yang mereka sepakati ialah "Kita Na ia nassiturusi makkeda e,
sudah tidak tahan lagi menang- "Tettau/le we mpawai gaukna
gung tindakan Arsa. Lebih baik Aresa. Ia madeceng tapogauk
pokok kayu yang kita tumpang eng i ponna aju e. Apa ia
tumbangkan. Apabila hanya rekko cappaknamua tapolo,
ujungnya yang kita potong, takkenamua tatoto, tuomui
cabangnya yang kita tutuh, akan paimeng".
tumbuh juga kembali".
Itulah yang mereka sepakati, yang lana ro nassiturusi, nassiatingi
mereka pegang teguh. massek ia man eng.
Mereka bersatulah pergi Naddeppungenna na/ao ri
mendatangi raja lengkap dengan makkodang e tana sakkek
alat perang. ewangeng.
Sepeni orang yang heOOak ~ beqxTcmg. Padatoisa to elo e lao mammusuk.
84

Berkumpullah mereka masuk Naddeppungeng manenna


mengepung pintu raja. muttama /ewoi embana arung e.
Orang-orang terkemuka dan para Naenrekna to maria/a/eng e
pembesar langsung memasuki silaong to maraja e ia maneng ri
rumah raja itu. bolana arung e ritu.
Kemudian, terus masuk ke dalam Tini terruk muttama ri bilikna
bilik raja menyingkapkan tirainya. arung e sampeangi paddenrinna.
Raja itu sedang tidur dikelilingi Na iaro arung e matinroi rilewo-
oleb penghuni rumahnya dan /ewo ri bono bal/akna, ri anak-
dayang -dayangnya. anak ribokona.
Berkatalah para pembesar, "Wahai Nakkedana to maraja e, "E bone
bone ballak, bangunkan raja! ballak, tedduk i arung e!
Celakalah dia, kami semua datang Macilakai ritu, engka
kemari untuk mengeluarkan dia manennakeng e lao mai passuk i ri
dari kerajannya". akkarungenna".
Terkejutlah penghuni rumah raja, Natakkinikna bone bal/ak e matau
semuanya ketakutan dan gemetar. maneng tenre alena.
Bergegas-gegaslah ia membangun- Mapperri-perrini tedduk i arung e.
kan raja.
Raja pun terperanjatlah, ia pun Na ia arung e takkinikni naotok
bangun duduk, pucat wajahnya tudang, mawiak rupanna mitai
melihat kedatangan semua engka maneng to maraja e.
pembesar.
Berkatalah orang-orang terkemuka Makkedani to mari/a/eng e ia
serta semua pembesar, "Wahai manetto sininna to maraja e , "E
Raja Indera Mapelai, hari ini kami puang lndera Mapelai, iana esso
turunkan engkau dari kerajaanmu. ewe kipassukno ri akkarungemmu.
Engkau boleh pergi ke mana saja Kego-kego lao muponyameng e
yang engkau senangi bersama musilaong seajimmu Aresa, to
familimu Arsa, orang yang kau mukalebbik e, to panrita e, to
muliakan itu, orang pandai, orang sakkek tagi-tagi e,
sempuma yang kau sayangi, yang mueloriempegang, muatteppari
engkau sangat percayai. wi.
85

Karena kami sudah tidak tahan lagi Apa tekkiul/ena popuakko.


mempertuan kepadamu.
Dari sekian lama, kami sangka faro mai seko ittana, kuasekko
engkau raja yang patuh dan arwJg mapato wegang
selamat. musalamak.
Kiranya engkaulah raja yang Muarung maceko pale mucilaka,
curang dan terkutuk, kamu adalah wajo-wajonao setang e maddupa
bayang-bayang setan yang tau.
bemlUka manusia.
Enyahlah engkau, ke mana saja Eddekno, kegi-kegi onrong
yang kau sukai, jika kamu tidak mue/ori e, na rekko taeko meddek,
mau enyah dari sini, kamu kami kiunoko.
bunuh.
Benci kami melihat wajahmu. Mabaccinakeng mitai rupammu.
Sejak engkau menjadi raja, taman Sekono ittamu arung,
tidak menjadi, pohon-pohonan tennaenrekna taneng-taneng e,
tidak berbuah, padi, jagung tempuani ajukkajung e, ase,
semuanya sudah mahal, dan sudah ware lie masulik manenni,
banyak orang yang mati kelaparan. maegatona tau mate malupuk.
Anak-anak kami, cucu-cucu kami, Na ia anakmeng, eppommeng,
fan1ili kami sudah cerai-berai di seajimmeng tatterre-terreni ri
sana-sini karena kerasnya anrini muka maserrona
siksaanmu kepada rakyat. pakkasiasimmu ri tau tebbek e.
Ttada berhentinya terjadi Na dektona pajana mrukka
kerusuhan karena kecuranganmu. namukka macekomu.
Itulah kesalahan dan lana ro asalammu enrenge
kebiadabanmu. acilakangmu.
Turunlah, jangan kau bawa Nkno, mau silampak /ipa aja
walaupun selembar sarung. Karena engka muwawa. Apa ia
barang itu semuanya adalah milik waramparang e anunna manettu
orang yang kau perlakukan tau mugauk bawang e.
sewenang-wenang.
86

Simpanlah, nanti k.ami yang Taroi, ikkeppa parewakengi punna


mengembalik.an k.epada yang e.
empunya".
Setelah itu, raja itu pun bangk.itlah Purai kua iaro arung e tettonni
lalu berangkat, selembar sarong nalao, mau silampak lipak
pun tidak ada yang dibawanya. nawawa dekto.
Ia hanya menyek.a air matanya, Nasapu mani uwae matanna na
lalu pergi ke kampung orang nok, nalao ri komponna
dagang. padangkang e.
Karena tidak ada lagi orang yang Apa dekna tau maelok sitangi.
mau menemuinya.
Ia pun menyesali diri lalu berk.ata, Nasessakni alena nakkeda,
"Apa boleh buat, sudah '~bNalenriani purakkuana
demik.ianlah kecelakaan yang acilakang makkua e ritu".
kuterima".
Demikianlah akibatnya raja yang Makkuni ro arung turusi eng i
menuruti nafsunya dan buruk napessunna na majak gaukna.
perilakunya.
Tidak mau duduk berbincang- Natoa mewai situdang-tudangeng,
bincang, bersesuaian paham situru ininawa sininna to
dengan pembesamya, marajana, anakarunna,
bangsawannya, pabbicara pabbicarana ia man eng.
semuanya.
Ketahuilah wahai sekalian orang lsengisio, e sininna riaseng e
yang bergelar arung mangkauk! Arung Mangkauk!
lngatlah baik-baik, jangan sekali- Engerrengi madecengi, ajak lalo
kali kau perbuat semua tindakan mupagauk i sininna gauk
yang dibenci orang. tenriolori e ri tau e.
Jangan kau anggap remeh karena Aja mulomo-Jomoangi, apa iatu
kehidupan di dunia ini sangat atuong e ri fino temmaka-maka
sulit. perrina.
Terlalu banyak. gangguan pikiran Maserro wegang riagi-agi
87

siang dan malam. ininnawa e esso-wenni.


Pikirkanlah baik-baik yang Nawa-nawa madecengi kuae,
demikian itu kau terhindar dari barakkuammengi naripabelai riko
bencana dunia dan akhirat asolangeng ri Uno enrenge peddik
sebagaimana perbuatan Arsa, e ri aherak; kua e tosa gaukna
itulah yang dinamakan hamba Aresa, iana ritu riaseng ata
yang bermusuhan dengan tuannya sipobali puanna apa tennaitai
karena tidak melihat akibatnya. bokona.
II. SUREK-SUREK

Yang Merusak Pada A rung Makkasolang e ri Arung Mang-


Mangkaukl) Dan to Mabbicara2) kauk e Enrenge to Mabbicara

Inilah hal-hal yang merusak pada lana e bicaranna makkasolang e


arung mangkauk dan to ri Arung Mangkauk e enrenge to
mabbicara. mabbicara e.
Pertama, arung mangkauk yang Seuani, Arung Mangkuak pogauk
melanggar pantangan negeri. e sapa tana.
Kedua, tidak memarahi orang Maduanna, temmagelliang eng i
yang melanggar pantangan negeri. tau pogauk e sapa tana.
Ketiga, mengorbankan adat- Mate/luna, mappamaseang eng i
istiadatnya. pangaderenna.
Keempat, membunuh karena nafsu Maeppana, mabbunoang eng i
amarahnya dan yang tidak sesuai gel/ina tennasituru adek e.
dengan adek 3)
Kelima. tidak adil memberi Malimanna, teppasitinaja eng i
hukuman terhadap kesalahan paccallang apasalang seajinna
yang dilakukan oleh familinya enrenge jemma tebbekna.

l) Arung Mangkauk: raja yang berdaulat; gelar khusus bagi raja Bone.
2) to mabbicara: penguasa.
3) adek : adat-istiadat; tata-krama; ketentuan; kebiasaan; dewan
pemerintahan.

88
89

Keenam, mengasihani orang yang Maennanna, mawasei eng i tau


tidak mampu kepada raja dan dek apatujunna ri arung enrenge
kepada adek. ri adek e.
Ketujuh, tidak memberi Mapitunna, temmamasei eng i tau
penghargaan kepada orang yang e na rekko engka apatujunna ri
berjasa terhadap adat dan kepada pangadereng e enrenge ri arung e.
raja.
Kedelapan, mengampunkan orang Maruana, maddampengeng eng i
yang bersalah sebelum ada to pasala e na depa apatujunna.
jasanya.
Kesembilan, kalau arun$ Maserana, na rekko tea i
manglwuk tidak mau diperingati. ripakaingek Arung Mangkauk e.
Kesepuluh, membiarkan anaknya Masseppu/ona, turu eng i anakna
berbuat sewanang-wenang. mangkauk bawang.
Kesebelas, membiarkan anak Maseppulona seddi, turu eng i
bangsawannya dan hamba anakarunna enrenge ata
istananya berbuat sewenang- ribolainna gauk bawangi tau tebek
wenang kepada orang banyak. e.
Kedua belas, membiarkan istrinya Maseppulona dua , turu eng i
berbuat takabur. wawinena takkaborok.
Kedua belas macam itulah yang lana ro seppulo e dua
membinasakan negeri. wawangenna solangi tana.
Wajarlah dimakzulkan raja yang Sitinajai ripalessok arung makkua
demikian itu. ero.
Kecuali ia tidak dapat Na sangadinna temmakkullei
dimakzulkan, rakyat harus ripallesso, riwelaiangi tana.
diungsikan dari negeri itu.
Karena dialah raja yang paling Apa iana ritu arung kaminang
celaka perbuatannya. macilaka makkua ero winruna.
90

Hal yang lima macam ini tidak lana e gau ewe lima e uangenna
boleh kamu pabbicara l) dan temmakkulle mubicara iko
pemangku adat membicarakannya. pabbicara e, enrenge pakkatenni
adek e ia man eng.
Mintalah persetujuan raja baru Ellaungisa elo ri datu e muinappa
kamu membicarakannya. bicara i.
Pertama, anak bangsawan. Seuani, anak arung e.
Kedua, hamba yang diberi Maduanna, ata menyameng e.
kebebasan.
Ketiga, hamba yang baru Matellunna, ata nappa tau
dimerdekakan. tongeng e.
Keempat, orang-orang dalam Maeppana, ata ribolanna.
istana.
Kelima, hamba yang menebus Malimanna, ata melli eng i alena.
dirinya.
Kecuali negeri yang membelinya Sangadinna wanua e me IIi wi ri
dari raja, baru dapat dicampuri datu e, makkullemua nabicara
oleh adek. adek.
Karena dua keburukannya kalau Apa dua i jakna nakko ribicarai
dibicarakan tanpa persetujuan na tania elona datu e.
adat.
Pertama, kalau raja tidak Seuani, nakko napotea i datu e.
menyetujuinya.
Kedua, kalau ia tidak mau Maduanna, nakko tea i ribicara.
dibicarakan.
Ia mengatakan bahwa saya tidak lasa napoada makkeda e deksa
mau diurus oleh adek karena umaelo nabicara adek apa deksa
mereka tidak mempunyai hak atas appunnang ri aleku.
diri saya.

l) Pabbicara, (=to mabbicara); sesuatujabatan yang menangani urusan


kehakiman, urusan penerangan, perpajakan.
91

Kesemuanya milik raja. Anunna maneng datu e.


Kalau sudah demikian itu ucapan- Nakko makkuni ro adanna,
nya, engkau adek dipermalukan. napelongkorino iko adek e.
Karena kamu sudah tidak mampu Apa dek muisseng mubaliangi
menjawab perkataannya. adanna.
Karena ucapannya itu memang Apa makkutongeng napoada o.
benar.
Oleh karena itu dilarang Makkuni ro naratteang ribicara
membicarakan yang lima macam lima e uangenna nakko tania
itu kalau bukan kemauan raja. elona datu e.
Inilah yang menjelaskan mengapa lana poada eng i sabakna
pemangku adek dilarang membuat nariatteang pampawa adek e
rumah di luar lingkungan istana, massu mabbola ri saliweng bata,
karena mereka diharapkan siang apa riolorengi esso wenni menre
malam naik ke istana menghadap makkasiwiang ri arung e.
raja.
Saling bertukar pikiran mengenai Sipatanngareng' ri bicaranna
keadaan negerinya, supaya to tanana, ajak napaja to mabbicara
mabbicara selalu memikirkan dan e pikkiriki ri atinna
berusaha mencari apa yang dapat mannannungeng sappa i maka
mensejahterakan rakyat agar napoadeceng e jemma tebbekna
mereka dengan ikhlas namatinulu pogauk i passuronna
melaksanakan perintah raja. arung e.
Karena orang banyak jugalah yang Apa tau tebbek e muatu riaseng
dinamakan negeri. tana.
Karena negeri itu sendiri tidaklah Apa iatu tana e deksa napinra-
berubah-ubah. pinra.
Di situlah kau mengambil contoh Kuno makka/arapang nakko
kalau orang berperang. mammusu i tau e.
Orang hanya mengatakan Makkoda i tau e, "abburukong
"Kehancuran negeri" . tata".
92

Orang tidak mengatak.an Dek nakkkeda tau o. "Abburukeng


"Kehancuran manusia". tau".
Padahal, sesungguhnya Na majeppu tau e ripasiwuno.
manusialah yang dipertarungkan.
Karena ada tiga hal yang Sabaknatelluiuangenna
membinasak.an orang banyak. asolangenna tau tebbek e nakko
kalau terjadi peperangan. mammusu i tau e.
Pertama, kalau ia mati. Seuani, nakko mate i.
Kedua, kalau ia dirampas. Maduanna, nakko rirappani.
Ketiga, kalau ia melarikan diri Matellunna, nakko lari wi lao ri
ke negeri lain. wanua Iaing.
Yang wajar bagi raja itu kalau fo!a ia 11asitinaja arung e nakko
banyak rakyatnya dan dipatuhi maega tau tebbekna na riatinuluri
perintahnya oleh orang yang passuronna ri to rilalemparak-
berada di dalam kekuasaannya. kenna.
Kalau raja demikian itu, mesikpun Na rekko makkuni ro arung e,
orang negeri tetangga, akhimya mautu bali wanuanna mawettona
juga akan mendekatkan diri /okka paddepe i alena ri arung e.
kepada raja.
Karena ia gentar mendengar Saba metauna mongkalingai
kekuasaan raja. akoasanna arung e.
Kedua, ia besar pengharapan Maduanna, marajai
kepada raja untuk mendapatkan paddennuanna ri arung e ritulung
pertolongan kalau ada orang yang nakko angka tau maelo gauk
menganiayanya. bawangi.
Begitulah raja dan to mabbicara di Makkuni ro arung e anrenge to
harapkan berdaya upaya menjaga mabbicara e narieloreng mag gang
rakyatnya, karena tidak. gampang ka ul/eang mattutui wi tau tebbek
kalau rakyat cerai-berai, tidak na apa tellomo-lomo nakko
dapat dihimpun kalau sudah tatterrei tau tebbek e tenriullena
terlanjur terpencar-pencar. paddeppungengi nakko takka/ani
tass ea.
93

Juga disyaratkan bagi pabbicara latopa sarakna pabbicara e


dan penjenang semuanya serta enrenge pancennangeng e ia
pemuka masyarakat. maneng kua e ina tau e.
Apabila raja bepergian, Nakko lokkai arung e, mallopigi,
berlayarkah, berjalankah, jangan malleleggi, aja mamabela ri
engkau jauh dari raja. seddena arung e.
Kalau ada yang akan Nakko engka melo nassuroang
diperintahkan raja, kamulah adek arung e, ikonatu adek e sitinaja
yang harus memerintahkannya. massuroangi.
Janganlah raja yang kamu Aja na arung e maneng mueloreng
harapkan menangani semua matteki wi gauk e.
persoalan.
Begitu pula , kalau ada sesuatu Kuaetopa nakko gauk maka
yang perlu mendapat teguran, riakkamparangeng, sitinajai adek
wajarlah kalau adek yang makkamparangeng i.
menegumya.
Karena alangkah janggalnya kalau Apa ma/eongkona arung e nakko
raja sendiri yang langsung ia makkamparangengi alena.
memberikan teguran.
Ataukah ada utusan dari daerah larega nakko engka suro pole ri
lain, pemangku adek-lah yang wanua Iaing, adek e manenna
seharusnya berbincang-bincang sitinaja mewa i mappau riolo.
dengan mereka lebih dahulu.

bagi raja dan adek , lebih-Iebih lagi manenni gauk mappelongkok e


keonaran yang akan dilakukan enrenge mappepeddik e ri arung e,
oleh orang yang menganggap enrenge ri adek e, oncopisa
dirinya mempunyai martabat gaukna matu tau maseng eng i
tinggi . mariwawosa assalonna.
Jika ada orang yang melakukan Na ia tau pogauk e tania
pelanggaran adat dan masih pangadoreng, nakko naullemua
ditahan, artinya raja dan adat yang sampo perrengi, bettuanna
dipennalukannya masih bersabar, sabbarakengi arung ripolongkori
menjadi-jadilah ia melakuk.an e enrenge adek e, napedek
94

perbuatan yang memalukan. araiangtonasa pogauk i gauk


mappelongko e,
Kausanggup bersabar dipennainkan Mullesa sabbarakengi
serta disakiti hatimu. ripelongkori e enrenge ripeddiri e.
Kalau orang yang mengganti raja Na rokko tennaullenisa sbbara to
serta adek tidak tahan lagi sullengi arung e enrenge adek e,
bersabar dan tidak mau lagi napoteani rpelongkori e enrenge
dipennalukan dan disakiti hatinya, ripeddiri e, nasolangi manenni
dibinasakanlah semua hamba atanna Allataala sininna
·Allah yang melakukan majjalekka i e pangadereng.
pelanggaran adat.
Ttdak ada lagi yang diperhamba Dekna napoata arung e.
oleh raja.
Binasalah raja bersama rakyat Jajini sisolangeng maneng arung
semuanya. e ata e.
ltulah sebabnya para pemangku Makkuniro sabbakna murioloreng
adat serta raja diharapkan sekali sininna pakkatenni adek e
saling memperingatkan dengan sipakainge madeceng arung e.
sebaik-baiknya.
Jangan sekali-kali engkau Ajak lalo muaddampengengi tau
memaafkan orang yang melakukan pogauk gauk tenngolo
suatu perbuatan yang tidak patut riaddampengeng.
dimaafkan.

Karena akan mengakibatkan Apa jak battea cappakna.


malapetaka besar.
Demikian pula masalah di bawah Pada toi ri bicara e.
ini.
Yang paling dikehendaki oleh lannatu kaminang naelori dewata
dewata untuk dipergunakan me- e riaddettekeng bicara,
mutuskan perkara ialah makkalarapangi eng i alena.
mengambil ukuran pacta diri
sendiri.
95

Artinya, bersedia menerima Bettuanna maelo molai,


perlakuan sebagaimana yang kau mupaolaiang eng i tau e.
lakukan kepada orang lain.
Karena itu orang-orang tua dahulu Apa iamuro nakkeda to riolo e,
berpesan. "Kalian pemuka situru manekko ina tau e.
masyarakat harus bersepakat".
Jika kalian sudah sama-sama rela Muassiturusipi mael.o mo/ai,
menerima sesuatu perlakuan, mupolaiangi tau e.
barulah kalian lakukan pula
kepada orang lain.
Karena orang yang terlanjur Apa ia ritu tau tappaliweng e
pemikirannya dan terlanjur pikkirikna natappaliweng gaukna ,
perbuatannya, itulah yang iana ritu riaseng atakabborokeng
din am akan takabur terhadap ri padanna ripancaji ri A/lataala.
sesama ciptaan Tuhan.
Karena penjenang beranggapan Apa iana ri atinna peccennangeng
bahwa mereka tidak dapat e makkeda e, dek ro nau/le gauk
memperlakukan saya secara bawangak imenna.
sewenang-wenang.
Hanya saya boleh memperlakukan lakmusa makkulle gauk bawangi.
mereka secara sewenang-wenang.
Dan mereka sudah lupa akan Napabbokorinisa nawa-nawa
kekuasaan Thhan. elena Dewata e.
Oleh karena itu kalian penjenang Makkuni ro iko pancenengeng e
diharapkan sering-sering muriolorong malewek situdangeng
mengadakan musyawarah. padammu pancennangeng.
Bertukar pikiran terhadap semua Musipatangareng ri"sininna gauk
masalah yang mungkin dapat mupoasolangeng e enrenge to
membinasakanmu serta orang rijanang emmu.
bawahanmu.
Tegas dalam melaksanakan Mutaro i magetteng bicarammu
peraturan jangan diubah-ubah. ajak mupinra-pinra i.
96

Kalau keputusan adek itu berubah- Apa nakko mupinra-pinra i taro


ubah, pasti negeri itu akan ditimpa bicaranmu adek e, temmakkulleni
malapetaka, walaupun negeri hesar tennakenna lasa maraja wanua e,
sekalipun. mauni tana marajamuna.
Karena Dewata tidak menyukai Apa napotea ti Dewata e bicara
peraturan yang selalu berubah- mappinra-pinra e.
ubah.
Kecuali disepakati tidak menyukai Sangadinna riassiturusi wi caeca i
keputusan yang biasa kau lakukan. taro bicara e biasa e mupalalo.
Walaupun raja yang Mau elena arung e ajato mupinrai
menginginkan, jangan juga kamu sangadinna muita i maccappakeng
mengubahnya, kecuali engkau jak.
melihat akan berakibat buruk.
Atau kaulihat sudah membaha- larega muita makkeselannisa.
yakan.
Adakanlal1 musyawarah antara Sarna taruno arung enrenge
raja dan pemangku adat, dan apa sininna iko pakkatf!nni adek e,
yang kalian sepakati itulah yang naiana muassiturusi e mupogauk.
dilaksanakan.
Karena yang dimaksud adat- Apa ia riaseng e pangadereng,
istiadat, yaitu sebaik-baik iana kaminang madeceng
perbuatan yang patut dilaksanakan ripogauk assamatwuseng e.
ialah melaksanakan kesepakatan
bersama.

Meskipun biasa kalian laksanakan, Mauni biasa muappaolang,


kali an menganggap tidak berguna muassamaturusi masengi
pada negeri atau raja mengatakan tennapoadecengeng tana e, iarega
bahwa tidak berguna bagi negeri, arung e makkeda
bersatulah kalian pemangku adat tennapoadecengeng tanaku,
mengubahnya. samaturu manenno pakkatenni
adek e pinrai.
Namun, jangan kau batalkan yang lakia ajakna murasak i takkala
sudah terlanjur kamu lakukan. ona pura mu'appaolang.
97

Kumpulkan seluruh penduduk Mupaddeppungeng manengi tau e


d.alam negeri dan masyarakat, be- ri wanua e, nerenge tau tabbek e
ritahukan bahwa keputusan yang mupoadangi makkeda e, ia o
bias a dilaksanakan dibatalkan. bicara e biasa e rio/a risampoi.
lni lagi peraturan yang berlaku. lasi bicara rio/a.
Kalau kamu tidak menyampai- Apa nakko temmupoadangi, iana
karmya. itulah yang dinamakan riaseng seo-seo lemmak tau e.
mengelabui orang.
Nanti orang terjerumus barulah Nakennapi tau e muinappa
kamu memberitahl:lkan bahwa ini pondangi makkeda e iasisae
peraturan yang ditempuh. laleng rio/a.
Perbuatan yang demikian itu Solangi maneng ro akkarungeng
membawa kebinasaan negeri. gauk mappakua e.
Kalau ada orang bersalah atau Nakko engka tau pasala iaroga
salah tindakarmya atau salah napasala gauk, iareka napasala
pembicaraarmya, baik ia bersalah ada-ada, kugi arung e pasala,
kepada raja, kepada adek, maupun kuaregi adek e pasala, iarega
bersalah kepada anak bangsawan, nakku ri anakarung e pasala, na
dan perbuatan tidak senonoh yang gauk ripoalongkoreng napogauk,
dia perbuat, dan sejak dari dahulu na dekpa na engka riolo pogauk
belum pemah ada orang yang assalang makkua ro, na dekpa
melakukan kesalahan seperti itu, riseng ria/a rapang sabak dekna
dan juga tidak diketahui apa yang na engka riengkalinga na dekto na
dijadikan kias sebab tidak pemah engka tau paui engka tau pogauk i
didengar dan juga tidak pemah ada asalang makkua ero, iarega
seperti itu, atau seorang yang napasala napoasolangengisa tana
melakukan suatu perbuatan yang e napogauk e, ianaro eppa e
dapat membinasakan negeri, uangenna mupakennangi, barenna
apabila empat kasus tersebut ro eppa e uangenna
hendak diberi ganjaran, masing- mupakennaiangi tasitinaja e
masing dari empat kasus itu asalanna.
dikenakan hukuman yang setimpal
dengan kesalahannya.
Pertama, ia dipenjarakan, kedua, Seuani, riroppung i, maduanna,
98

hartanya disita, ketiga, ia rirappa i, matellunna, ripali i,


diasingkan/dibuang, keempat, ia maepana, riuno i.
dibunuh.
Pilihlah salah satu yang kamu Barenna ro mupasitinajaiangi
anggap setimpal dengan kesalahan asalanna ri gauk napogauk e.
yang diperbuatnya.
Nanmn tidak boleh luput dari /akia temmakkullei ro temakkuloi
salah satu yang empat macam itu tania ro mupatappaiangi gauk e
kamu kenakan kepadanya. eppa e uangenna barang
coddinna.
Kalau kesalahan seperti itu belum Nakko asalang dekpa na engka
pemah ada sebelumnya, sebab riolona mappakkua, apak molo i
akan dijadikan kias, tidak ria/a rapang, dek risseng
diketahui persamaannya. padaiang i.
Juga perbuatan yang wajar bagi /atopa gauk sitinaja ri arung e
raja dan penguasa, jangan beritikat enrenge to mabbicara e, aja
jahat terhadap negeri tetangga, mualangi cekka tanamu ri bali
disayanginya rakyat serta sanak wanuanna, nacirinnai wi }emma
keluarganya, serta hamba di dalam tebbekna enrenge seajinna, kuae
istananya. ata ri bolana.
Kalau raja tidak menyayangi orang Apa nakko temmacirinnai arung e
bawahannya, tidak ada lagi ri to riawana, dektonasa tu atanna
hambanya serta familinya yang enrenge seajinna maelo
mau mendukungnya. makkininnawa tongengeng i.

Juga tidak ada yang setia kepada Doktona matinuluri wi


perintalmya. passurenna.
Kalau sudah tidak ada familinya, Nakko dekna sejinna ata ri
hamba di istananya, rakyatnya bolana, pabbanuanna
yang mendukungnya. dialah raja makkininnawa tongengong i,
yang paling celaka. ianatu arung kaminang macilaka.
Sebab meskipun demikian Apa mauni pekkumuna accana
kepintaran dan kekayaan seorang arung e enren_ge asugironna, na
raja, apabila sudah tidak ada deknasa seajinna makkininnawa
99

familinya dan hamba di istananya tongengengi enrenge ata ri


yang mendukungnya, juga bolana, temmatinulutona tau
rakyatnya sudah tidak patuh pada tobbokna ri passuronna, ianatu
perintahnya, raja yang demikian arung makkua e capp onrong ri
itulah kehilangan kekuasaan. linona.
Ia sama halnya dengan pemburu Padatonisatu obarakna
yang tidak mempunyai pembantu paddengeng dek e passosokna.
untuk mencari buronan.
Orang yang pergi mencari ikan, To lao e mabbale na dek pakkaja
tetapi tidak membawa alat-alat natiwi.
penangkap ikan.
Juga sewajarnya raja dan adek Sitinajatoi arung e enrenge ri adek
memikirkan hal-hal yang e pikkiriki ri atinna maka
mempererat hubungan dengan teppassarang eng e bali
negeri tetangganya. wanuanna.
Kalau kita bermusuhan dengan Apa nakko sisala tangakik bali
tetangga, bagaikan kebun yang wanuatta padatonisatu obarakna
tidak berpagar. darek e na dek sappona.
Kalau kebun tidak berpagar, sudah Na rekko dek sappona darek e
pasti tanam-tanaman tidak akan mattentunitu temmakkulleni dek
luput dari kerusakan. so/anna taneng-taneng e.
Begitu juga, kalau tidak ada Makkotonisatu nakko tessituju
persesuaian paham dengan negeri basai tau bali wanuanna ,
tetangga. akan sulit masyarakat temmakkulleni dek so/anna to
terhindar dari bahaya. tebbek e.
Itulah sebabnya sehingga raja Makkoni ro sabakna na riatteang
dilarang membuat gara-gara mala cekka arung e ri bali
dengan negeri tetangganya. wanunna.
Dan pabbicara menasihati anak Napangajari wi Pabbicara e
raja, anak pabbicara sendiri, anak anakna arung e enrenge anakna
bangsawan, dan hamba di istana Pabbicara e, anakarung e, ata ri
agar j~gan sekali-kali membuat bolang e, aja lalo na engka mala
keonaran dengan negeri tetangga. cekka ri bali wanuanna.
100

Jika kamu membuat keonaran Apa na rekko malao cekka ri bali


dengan negeri tetanggamu, wanuammu. majeppu tau tebbek
sesungguhnya rakyatlah yang enatu riabacci.
dibenci.
Karena mereka ~idak tahu, pergilah Apa dek naissengi nalokkana
mereka mencari nafkah di negeri matuk sappa i /a/eng atuonna ri
tetangga, lalu merekalah yang bali wanuanna na iana risolang i.
dibinasakan.
Raja pun jatuhlah martabatnya. Jajini arung e matuna biritta.
Rakyat pun berduyun-duyunlah Iatona napogauk tau tebbek e
pergi merantau ke negeri lain. meddek e lokka ri wanua Iaing.
Karena mereka merasa sudah tidak Apa dekna na masagena nakka
leluasa pergi mencari nafkah. ajena lokka sappa /a/eng atuong.
Maka raja pun mendapat celaka. Aga nalelelngenna asolangeng
arung e.
Apabila sudah tidak ada rakyat, Apa ia na dekna tau tebbek,
raja pun kehilangan sumber dektona enrekeng dallekna arung
nafkah. e.
Semua orang yang membuat gara- Aga sininna iko mala e cekka,
gara dengan negeri tetangga, balinna maneng tu arung e.
mereka adalah musuh raja.
Ataukah raja sendiri yang larega arung e pogauk i mala e
membuat gara-gara dengan negeri cekka ri bali wanuanna, ianatu
tetangganya maka raja yang arung makkua e gauk bawang
demikian itu menganiaya dirinya alena.
sendiri.
Ia tidak menginginkan apabila Natteangi tu engka namana anak-
diwarisi anaknya serta cucunya. na, eppona.
Karena kalau anak dan cucu benar Apa ia ritu anak e enrenge eppo e
perbuatannya. sama halnya mereka nakko engkai patuju gaukna
mengganti diri kita. padamuitu a/eta.
Begitulah sehingga orang Makkunitu nakkeda tau e alena
101

mengatakan bahwa ia menganiaya nagau/c bawang.


dirinya sendiri.
Yang dimaksudkan ialah raja yang lana ro naita ada, arung makkua e
demikian perilakunya. gau/cna.

lnilah Uraian Mengenai Masalah lana e Bicaranna Makkasolang e


yang Merusak pada To Mabbicara ri To Mabbicara e
Kalau tidak serentak bawaharutya Nakko tennapasituru i to
diperintahkan melakukan pengab- rijennagenna pogauk kasuwiang
dian, dan tidak adil memberikan enrenge tennapapadai batena
perintah kepada bawaharutya. pangarairijennangonna.
Yang dimaksud orang yang bersatu Na ia riaseng e to mappasituru,
ialah apabila ada pekerjaan yang nakko engka gauk maolo
akan kamu kerjakan, hanya mupogaulc na gauk mawatang,
dengan persatuanlah baru dapat risiturusipa nariul/e pogauk.
dikerjakan.
Padahal. orang bawahannya Na iana napogauk to rijannangen-
datang berganti-ganti, tetapi ia na sisulle-sul/e engka, na dek
tidak menghukum yang tidak nacallai dek e.
hadir.
Tidak boleh tidak, kamu penguasa Tommakkullenitu dek musolangi
pasti ada yang kamu rusakkan. iko to mabicara e.
Apakah kepada raja kamu lagisa arung e muasa/ai, iagi na
bersalah, ataukah orang to rijennangimmu musolangi.
bawahanmu yang kamu binasakan.
Jika kamu biarkan mereka Apa nakko muturu i sisulle-sulle
berganti-ganti datang, tidak akan engka, tennau/lena tu pajaji wi
selesai·yang diperintahkan oleh passuronna datu e.
raja.
Sebab nanti secara gotong-royong Apa riassiba/ingipi nariulle.
baru dapat dikerjakan.
Kalau nanti pada hari kedua Nakko maduangessonapa,
penguasa sudah merasa malu, namasirik, mugauk bawanni tu to
102
kamu akan menganiaya orang rijennangimmu.
bawahanmu.
Padahal, kita semua sama-sama Apa pada-pada manommuik ata ri
hamba Thhan dan raja. dewata e enrenge ri puang malliiW e.
Ada yang kamu perintahkan Na engka mupakkasuwiang
mengabdi dua hari, ada yang satu duanngesso, engka siesso.
hari.
Tandanya peraturan tidak adil. Tanra temmalompuk bicara e.
Kalau tugas pengabdian agak Nakko kasuwiang baiccumua,
ringan, gilirkanlah bawahanmu pasisullei anak-anakmu najajito
agar tugas pengabdian dapat kasuwianna, najajito anu rialena.
diselesaikan dan urusan pribadinya
pun dapat pula terlaksana.
Kalau ada orang bawahanmu rajin Nakko engka to rijennangimmu
mengabdi. berilah penghargaan matinuluk pogauk kasuwiang,
kepadanya. eleriwisa.
Kalau ada orang yang demikian, Tanrang upek tu to mabbicara e
pertanda kemujuran bagi nakko engka tau makkua.
penguasa.
Karena orang yang demikian Apa dua ia decenna tau makkua e
mempunyai dua kebaikan bagi ri ko to mabbicara e.
kamu to mabbicara
Pertama. kamu hanya tinggal di Sueani, tudang mukko ro bolamu,
rumatunu, tetapi perintatunu dapat najaji passurommu.
terlaksana.
Kedua, kamu dilindungi dari Maduanna narenrikko ri gellinna
kemarahan raja. arung e.
Yang dimaksud tidak adil ialah Na ia riasenge temmappada-pada,
orang yang memberi perlindungan iana ritu to Jinrungi eng i to
terhadap orang tertentu saja. rijonnangenna.
Artinya, ada yang selalu diberi Bettuanna engka napakkasuwiang
tugas pengabdian padahal derajat na tau senrupamua.
mereka sama saja semuanya.
103

Demikian pula, apabila ada tugas latopa nakko engka nassuroang


dari raja, kamu tugaskan mereka arung e muassuro massissi
berkumpul padahal hanya sebagian nasaisamua engka, makkedasiko
saja yang hadir, lalu penjenang pancennangeng e massissiko mai
memerintahkan lagi mereka baja.
berkumpul besok.
Setelah tiba hari yang kamu tentu- Nadapisi esso mutanra e, iamusi
kan, yang datang hanya yang engka paimeng pura e engka,
sudah pemah hadir, penjenang makkedasiko pancenangeng e
memerintahk.an lagi agar mereka massissiko mai paimong, nasituru
berkumpullagi, maka bersatulah manengi engka e wekkadua
yang sudah dua kali hadir untuk makkeda e ajana tarewek apa
tidak datang kembali karena dekto naricalla ri puang adekta
mereka beranggapan bahwa raja dek e nalokka makkasu wiang.
tidak akan menghukum orang
yang tidak datang mengabdi.
Kalau pabbicara sudah ingin meli- Nakko maelomi pabbicara e
patgandakan kejahatan to paccappu i jana to mabbicara e,
mahbicara, yang sudah datang itu iasi pura e engka malo nacalla
pula yang dihukum atau dikenakan iarega nadosa i.
denda.
Kalau to mabbicara sudah Na ia iko to mabbicara e enrenge
demikian tindakannya, sudah sama pancennangeng e makkuna ro
halmu dengan binatang. pangkaukemmu padano tu o/oko-
lok e.
Hanya mukamu saja yang berupa Rupammu mani maddupa tau.
manusia.
Karena binatang itu hanyalah Apa ia olokolok o uatannami
kekuatannya yang digunakan nabbinruseng ri padanna o/oko-
kepada sesama binatang. /ok.
Siapa yang kuat dialah yang ber- Ia iannani mautang , iani passau.
kuasa.
Yang dinamakan manusia ada lima Na ia riasenge rupa tau iana ritu
mac am . lima e uangenna.
104

Pertama. yang bertakwa kepada Seuani mateu e ri Allataala.


Tuhan.
Kedua, yang malu terhadap Maduanna, masiri e ri padanna
sesamanya manusia. rupa tau.
Ketiga, yang taku berdusta. Matel/unna, metau e mabbelle.
Keempat. yang menyayangi orang Maeppana, macininnai wi to ri-
bawahannya. jennangenna.
Kelima. yang menegakkan hukum Malimanna, nagettengengi bicara
keadilan terhadap rakyat yang ada malempuna to ri /a/eng parentana.
di bawah kekuasannya.
Yang dimaksud khianat. Na ia riasenge macoko.
Penama, tidak mempunyai per- Seuani, dekna pangilena,
timbangan, ia tidak dapat mem- tennaisseng pasilengengi
bedakan ant.ara yang baik dan madeceng e enrenge maja e.
yang jahat.
Kedua, tidak mengambil ukuran Maduanna, temmakalarapangina
pada dirinya sendiri. alena.
Sebab sudah tiga macam perbuat- Apa telluni uangenna gau mupa-
an yang kamu timpakan kepada kennainangi to rijennangimmu.
orang bawahanmu.
KanlU suruh mengerjakan Mupakkasiwiangi duangesso,
pengabdian dua hari, lalu kamu mudosatopi.
menderanya pula.
Wajarlah jika orang bawahanmu Sitinaja momettonisa madde to
pergi merantau. rijennangommu.
Kalau raja berlaku adil, sudah se- Nakko engka i malompuk arung e,
wajamya ia menghukum to sitinajatoni re nacalla
mabbicaranya karena gara-gara mabbicarana saba napaddekna
merekalah sehingga rakyat maneng tau tebbek e.
meninggalkan negerinya.
Memangku adat seperti itu per- Na ia pakkatenni adek makkua ero
buatannya. itulah yang dimaksud gaukna, ianaro riaseng pakkatenni
105

pemangku adat yang menjadi adek sipobali puanna.


musuh rajanya.
Yang dimaksud pemangku adat Na ia riaseng e pakkatenni adek
yang menyayangi orang macirinna e ri to ripare.nna,
bawahannya. Pertama, apabila natutui wi ala engkana gauk
dijaganya jangan sampai ada yang bawangi to rijennangonna.
menganiaya rakyatnya.
Kedua, ia menghukum Maduanna nacallai to rijenna-
bawahannya yang tidak mau pergi ngenna toa e lao makkasuwiang.
mengabdi.
Ketiga, tidak kejam terhadap ba- Matellunna, aja naserroi to
wahannya. rijennangenna.
Diperintahkannya secara lemah Napangara i silao pappaloce.
lembut.
Kecuali sudah dibujuk, tetapi ma- Mangadinna napaleceni natea
sih tetap membangkang tidak mati nulu ·makkasuwiang,
melaksanakan pengabdian, barulah ianappani muakkedai sitinaja e.
diberi peringatan yang pantas.
Apabila orang bawahanmu Apa nakko pasalai to rijenna-
bersalah, kamu tidak ngemmu, temmu cal/ai, ianatu
menghukumnya, itulah nanti yang matu napogau sinau-nau massem-
menyebabkan mereka saling panua.
mencomol dengan ternan sekam-
pungnya.
Mereka tidak merasa sepenang- Dekna nasibali perrik, bettuanna
gungan, artinya tidak saling meno- dek nasiturungi.
long.
Kalau sudah mau melengkapi Nakko maeloni passokku i jakna
kejahatannya, kerja mereka iana napogauk sisala e nasiwu-
hanyalah berselisih terus-menerus nowune.
dan saling bunuh.
Negeri ditimp~ malapetaka dan Lolongenni asolangeng tana e.
raja pun celakalah. arung o lolongengtona acilakang,
106

Demikian sehingga kalian Makkuni ro iko sininna pakkatenni


pemangku adat serta penjenang adek e enrenge pancennangeng e·
diharapkan mencari hal-hal yang na riolorong musappa maka
mendatangkan keberuntungan bagi napoadecengeng e tana e enrenge
negeri dan raja. arung e.
Kan1U samakan semua orang Mupappada-pada manengi
bawahanmu. torijennangemmu.
Jika engkau menyuruh, barang Nakko pappangarao, pasala i
siapa yang membangkang callai, patuju i amasei wi.
hukumlah ia, siapa yang patuh
sayangilah ia.
Juga yang merusak para pemangku Iatopa gauk makkasolang ri
adat ialah: pakkatenni adek e;
Pertama, menerima sogok, Seuani mala e pasosok,
Kedua, memutuskan perkara Maduanna mappettuangeng eng i
berdasarkan dorongan nafsu bicara gellinna.
an1arahnya.
Ketiga, memutuskan perkara Matellunna mappettuangeng eng i
berdasarkan perasaan keseganan- bicara wewena.
nya.

Keempat, memutuskan perkara Maeppana mappettuangeng eng i


berdasarkan perasaan senangnya, bicara riona, bettuanna rennunna.
artinya kegembiraannya.
Kelima, memutuskan perkara Malimanna mappettuangeng eng i
berdasarkan perasaan cemasnya, bicara lajekna, bettuanna tauna.
artinya ketakutannya.
Keenan1, ia memutuskan perkara Maennenna kuai ri bolana
di rumahnya, bukan di balairung. mabbicara, dek nakku ri barung e.
Ketujuh, tidak menghadirkan saksi Mapitunna tennasappa e sabbinna
orang yang diadili, lalu perkaranya tau e nabicarai, napottui wi.
diputuskan.
107

Kedelapan, tidak menghadirk.an Maruana tennasappa tau tennga e


orang yang netral, lalu ia nabicarai napettui wi.
memutuskan perkara.
Kesembilan, mengulur-ulurk.an Maserana lojeng e bicara na
penyidangan perk.ara yang tidak taniato tanjeng.
perlu ditunda.
Ia berhenti membicarakannya, Napurana bicaranna, na dekto
padahal tidak ada lagi yang perlu natajeng to mabbicara e napajai
ditunggu olehto mabbicara, lantas wi bicara i.
ia berhenti membicarakan.
Kesepuluh, mengusut si terdakwa Maseppulona natanai eng i to ri
secara sepihak. bicara e na dek balinna.
Kesebelas, be rat sebelah terhadap Maseppulona seddi, engka sewali
orang yang diadilinya, diajarinya to ribicaranna natongengeng
membeikan keterangan- napagguru mappau.
keterangan.
Kedua belas, membujuk agar Massepulona dua, mappaereng
orang mau diadili. Artinya, apabila eng i alena bicara. Bettuanna
to mabbicara mengatakan, nakko makkodai to mabbicara e
kemarilah engkau untuk saya adili, lokkane mai ubicarao na dekpa
padahal yang bersangkutan belum tau e namaelo ribicara.
mau diadili.
Ketiga belas, tidak mempertim- Maseppulona tellu, tennatanngak
bangkan sebaik-baiknya orang madeceng e to ribicaranna wali-
yang diadili, lantas diputuskan. wali napettui wi. Bettuanna, dek
Artinya. keputusan yang diberikan namalempuk taro bicaranna.
tidak adil .
Ia tic:t~ uiengingat bahwa apabila Dek naengerrangi makkeda e,
tidak jujur caranya memutuskan nakko temmalompu i bicarakku,
perk.ara, keburukannya kelak akan tatteppa kui matu ri wija-wijakku
menimpa keturunannya. jakna.
Keenan1 belas, lupa akan Maseppulona enneng, ma/lupai
pembalas;m Thhan terhadap segala eng i pappasiwalekna Allataala ri
perbuatan dan ucapan-ucapan. sininna gauk e enrenge ada-ada e.
108

Ketujuh belas, menunjuk wakil Maseppulona pitu, massuro


untuk membicarakan sesuatu, sulleng i alena mabbicara, na
tetapi bukan sesamanya pemangku tania padanna pallatenni adek
adat yang diperintahkan untuk nasuro.
mewakili.
Kedelapan belas, tidak Maseppulona arua, tennapasitu-
memperhadapkan pihak-pihak dangengisa to ribicara e ia dua
yang bersengketa,lalu perkaranya napettui wi bicaranna.
diputuskan.
Kesembilan belas. ia tidak suka Masoppulona asera, tennaolori
mengumpulkan orang bawahannya paddeppungongi to rijennangenna
untuk diberi nasihat. napangajari wi.
Kedua puluh, tidak sering datang Maduappulona, tea e malewek
menghadap raja yang makkasuwiang ri arung naonroi e.
memerintahnya.
Sebabnya kalian pemangku adat Apa ianatu sabakna murieloreng
dan para penguasa diharapkan malowek makkasuwiang ri arung e
sering datang menghadap raja. iko maneng sininna pakkatenni
adek e enrenge pancenangeng e
iko maneng.
Kali an diharapkan saling Rielorekko sipakaingek ri
memperingatkan kebaikan negeri adecengenna tana e enrenge ri
dan keamanan orang banyak. asennangenna tau tebbek e.
Kedua puluh satu, pemangku adat M aduappulona seddi, pakkatenni
merasa prihatin kalau tidak terpe- adek e naposarasa nakko toncaji
nuhi perintah raja karena memang wi passuronna arung e nasabak
sudah teradat. pangadereng.
Kedua puluh dua, tidak Maduappulona dua, tenni:tpede-
memperhatikan bagaimana cengisa pakkitanna enrenge
caranya supaya orang bawahannya perengkalinganna mita i jajinna
dapat memenuhi kebutuhan pallaona to rijennangenna ri anu
dirinya dan dapat menunaikan rialena najajito kasuwianna.
tugas pengabdiannya.
109

Kedua puluh tiga, penguasa yang Maduappulona tellu, to mabbi-


membiark.an anaknya berbuat cara turu eng i anakna mang-kauk
sewenang-wenang. bawang.
Kedua puluh empat, menerima Maduappulona eppa mala eng i
pendapat kaum wanita. tanngana makkunrai e.
Kedua puluh lima, ia lebih takut Maduappulona lima, mataureng
kepada musuh rajanya daripada eng i balinna puanna, na ia arung
takutnya kepada rajanya sendiri . naonroi e.
Kedua puluh enam, tidak segera Makaduappulena enneng, teppa-
menghukum bawahannya jika sibaklaloang eng i paccalanakko
melakukan kesalahan. pasala i te rijennangenna.
Sebabnya dianjurk.an menghukum Sabakna na riolorong
dengan segera agar jangan ada ripasibaklaloang paccallang
yang berbuat seperti itu lagi; kalau appalanna, apa riatteangi engka
sudah banyak yang berbuat seperti pappadai wi, nakko maesapi
itu baru dihukum, binasalah orang pogauk i muinappa calla i,
bawahanmu. mosolangi witu ri rijanangemmu.
Sebab kamu memasangkan jera Apa mutangini seo mupalaini
untuk mengikat lehemya, artinya ellenna, bettuanna muragai to
melakukan tipu muslihat terhadap rijennangemmu, apa maeloko
bawahanmu karena engkau
menginginkan akan menerima mala maega ponrosa.
denda lebih banyak.

Karena nanti banyak yang berbuat Apa maegamani pogauk i muca/la


demikian baru kamu hukum . i.

Kedua puluh tujuh mengam- Maduappulona pitu maddampeng-


punkan -orang bersalah yang sama eng eng i to pasala e na dek
sekali tidak ada jasa-jasa baiknya. apatujunna.

Kedua puluh delapan, pabbicara Maduappulona arung pabbicara


yang sabar justru dalam keadaan sabbarak e sangadinna engka i
tidak berdaya. toppau/le.
110

Kedua puluh sembilan, Maduappulona asera, palalo eng i


membiarkan pakkaju-kaju pakkaju-kaju e pasanra i,
bergadai, menggadaikan sawah mappatenniangi galung
kerajaan yang dikuasainya, artinya akkasuwianna, bettuanna makkua
misalnya sura, pancenaungeng, itu e sanro e, pancennangeng e,
semuanya termasuk pakkaju-kaju. pakkaju-kaju manenna ro.
Persoalan yang dua puluh lanaro gauk e duppulo e asera
sembilan macam itu, dilarang uangenna riatteang napogauk
dilakukan oleh adek sebab adek e, apa gauk solangi maneng
kesemuanya itu membinasakan ro tana,patatorro tau tebbek gauk
negeri, mencerai-beraikan orang makkua ero.
ban yak jika dilakukan yang
demikian itu.
Hati -hatilah engkau para Atutu laloi aja mupogauk i iko
pemangku adat jangan sampai maneng pakkatenni adek e.
engkau melakukannya.
lnilah Perbuatan Yang Wajar lana e Gauk Sitinaja Naparad-deki
Dimiliki Oleh To Mabbicara dan Ri Alena To Mabbicara E Enrenge
Semua Pemangku Adat Sininna Pakkatenni Adek e
Pertan1a, mereka selalu memikir- Seuani, na nawa-nawa i nasap-
kan dan berusaha memberikan pari atemmareullengenna puanna
kebahagiaan dan ketentrai}lan bagi enrenge asalewengenna puanna
raja dan kesejahteraan bagi na sennang tau tebbekna, bara
rakyatnya supaya raja terhindar kuai nasalewangeng arung e ri
dari hal-hal yang tidak diinginkan biritta tommadeceng e enrenge
dan mempermalukan bersama alongkorong e sibawa tau
rakyatnya. tebbekna.
Mereka jujur didalam perbuatan Napogauk i riaseng e malempu
dan ucapan. gaukna enrenge bicaranna.
Kedua, memberikan bimbingan Matellunna, naira i riakkuanna e
kepada kebenaran, selalu memberi tong eng, napakkuling-kulingi
petunjuk untuk memperbaiki kela- pakkitanna decenna gaukna to

pakkaju-kaju = kepala-kepala negeri; aparatur negara.


Ill

kuan bawahannya, anak raja, dan rijennangenna ri anak arung e


hamba yang tinggal di istana agar enrenge ata ri bolang e, barak kui
jangan salah perbuatan dan aga ajak napasala gaukna enrenge
ucapannya, karena tidak mudah ada-adanna apa tellomo-lomo
menyadarkan raja kalau sudah paggilingenna arung e nakko
terlanjur salah perbuatan dan kata- takkalani sa/a gaukna enrenge
katanya. ada-adanna.
Karena sudah diadatkan bagi raja Apa rielorong memengisa arung e
agar tidak mengingkari apa yang ajanasa tennapaddupai nakko
sudah terlanjur diucapkannya. takkalani napoada adao mauni
maja.
Raja menganggap suatu yang Napoalongkarengisa arung e nak-
mempermalukan kalau ia tidak ko tennarupai wi adanna.
membuktikan kata-kata yang
diucapkannya.
Itulah sebabnya sehingga diharap- Makkuni tu sabakna narieloreng
kan kepada pemangku adat agar pakkatenni adek napariolo
lebih dahulu memperingatkan raja momeng pappakaingekna ri arung
sebelum ia mengucapkan suatu e ri wettu tennapoadana ada e
kata-kata dan melakukan suatu enrenge tennapogauknapa arung
tindakan; juga kelaian pemangku e; kunetopa muengkalinga iko
adat harus ingat, dengan sekuat pakkatenni adek e, aggangka
tenaga harus menasihati anak raja ulleattoi pangajari wi anakna
sebelum ia terlanjur berbuat yang arung e ri tessalanapa gaukna
salah, demikian pula hamba yang kune anak arung e enrenge ata ri
tinggal di istana. bolang e.
Karena kalau nanti salah perbuat- Apa nakko pasalapi gaukna
annya baru kamu menasihatinya, muinappa pangajari wi, agana
apalah yang akan kamu jawabkan maelo mubaliangi nakko ia napoa-
kalau anak raja berkata kepadamu, dakko makkeda e anakna arung e
mengapa kamu baru memberi magi muinappa mappangaja, mui-
nasihat, setelah engkau melihat tamani pasala gaukta muinappa
kami berbuat kesalahan baru pangajariwik.
engkau menasihati kami.
112

Engkau memang menghendak.i Mueloreng memengiksa


supaya kami menyesal. massessekkale.
Kecuali kamu sudah menasihati, Na sangadinna purani
kemudian mereka melakukannya. mupangajari nainappa napogauk,
laporkanlah hal itu kepada raja. appaissengenni ri arung e.
Karena sudah tidak mungkin lagi Apa dekna tunakkuleiko pangajar-
kanlU menasihati anak raja serta ri wi anakna arung e enrenge ata
han1ba yang ada di istana. ri bolang e.
Karena siapa lagi yang sudi men- Apa ala iaga melo mengkalingai
dengarkan nasihatmu, karena nanti adammu, naparamani
setelah engkau nasihati, masih mupangajarinapogauk i gauk sa/a
diperbuatnya perbuatan yang jahat. e.
Ketiga. diharapkan kamu sering Maduanna rielorengi malewek
mengumpulkan rakyat untuk mupaddeppungeng tau tebbek e
dinasihati. jelaskan kepada mereka mupanagajari wi, mupannessangi
perbuatan yang merusak dan yang gauk naposolang e enrenge gauk
baik. napodeceng e.
Yang kanlU tempati mengumpul- Na ia muenroi paddeppuangengi
kan rakyat, apakah di balairung, di tau tebbek e, kugisa ri barung e,
tempat pekerjaan raja, atau di kugi nipassuronna arung e, kugi ri
tempat pekerjaanmu sendiri. pallaoang a/emu.

KanlU adek, kalau rakyat sudah lko adek e nakko engkani maddep-
berkumpul, san1paikanlah kepada pungeng ianamupallebbangiangi
mereka bahwa jujurlah kalian. tau tebbek e makkeda e malempu-
ko mennang.
Jagalah perbuatan dan kata- Atutui wi gaukmu enrenge ada-
katamu. adammu.
Hanya dari perbuatan dan kata- Apa kumui tu ri pangkaukeng e
kata munculnya kebaikan dan enrenge ri ada-ada e mempo
kejahatan. deceng e enrenge jak e.
Mulut itu tinggal di atas, tetapi Apa iatu timu e monro ri wawo i,
sering terjerumus. nae macoa ritallopori.
113

Juga jang<lll kamu biarkan lidahmu Ajakto muturu i lilamu kapau-pau,


berbicara sembarangan, jangan- apa rettek ammi ellommu.
jangan lehermu terpancung.
Yang dimaksud keputusan yang Na ia riaseng e bicara patuju,
tepat ialah bicara tongeng tellu. 1> jiana ritu riaseng e bicara
tongeng tellu e.
Yang dimaksud bicara tallangka Na ia riaseng e bicara tallangka
(Pertama tertunda) belum dekpa naribicara.
dibicarak<Ul.
Masih merupakan laporan atau Onrong gaukmupa iarega rampe-
desas-desus. rampemupa.
Yang dimaksud perkara depek , 2) Na ia riaseng e bicara dopek,
ialah perkara yang dinaungi, bicara ripattinaung, bettuanna
artinya perkara yang sengaja bicara ritaro mabbenni-wenni.
ditunda-tunda.
Akan tetapi. tidak ada yang kalah Ia kia dek cauk i nakke rirakka-
kalau perkara itu cepat diputuskan. rakkai wi bicara e nipettui.
Sebab apa jadinya jika ada salah Apa pekkuni nakko engka mate
satunya yang meninggal. sewali.
Sudah tidak diketahui bagaimana Tenrissenna tu bicara i.
cara membicarakannya.
Adapun bicara tongeng tel/u, Na ia bicara tongeng tellu e,
apabila adek mengatakan bahwa ia nakko nasengi tennaisseng adek e,
tidak tahu-menahu persoalan itu, nattungkaimitu pasalai to
sebenamya ia sengaja ribicaranna, nakko nasengi
menyalahk.Llll orang yang tennaita wunganna.
diadilinya. jika ia mengatakan
tidak tahu latar belakangnya.
Yang disebut bicara tongeng tellu. Apa ia riaseng e bicara tongeng
tellu;

l) bicara tongeng tellu: perkara kebenaran yang berpilin tiga


2) bicara depek : perkara ditenangkan
114

Penama, orang yang diadili sudah Seuani, nappatongonni alena dala


mengakui dirinya bersalah, sesuai to bicara e, riaseng e sa/a ri to
dengan apa yang dinyatakan salah mabbicara e.
oleh to mabbicara.
Kedua, sudah mengakui Maduanna, nakadoini tongeng e,
kebenarannya apa yang dinyatakan riasenna pabbicara e tongeng.
benar oleh pabbicara.
Ketiga. pemangku adat juga sudah Matellunna, pakkatenni adek e
sepakat sem uanya membenarkan sama turu manettona masongi
keputusannya. tongeng bicaranna.
Itulah sebabnya sehingga dinama- Makkuniro sabakna nariaseng
kan bicara tongeng tellu. bicarana tongeng tellu.
Kalau kamu pemangku adat ingin Nakko maelono rottek bicara iko
memutuskan perkara. hilangkanlah maneng pakkatonni adek e, alaini
kemarahanmu. jauhkanlah caimu mupaddek i riomu,
kegem biraannm, perbai kilah mupadecengi wi parengerrammu
ingatanmu kepada Thhan, takutlah ri Allataa/a, muatau i
akan pembalasan-Nya terhadap pappawalekna ri ko.
dirimu.
Ingatlah juga keturunanmu, arti- Muingerrattoi to rimunrimmu,
nya anak cucumu. bettuanna anak eppomu.
Karena sudah pasti, apabila kamu Apa mattentu i nakko mabbicara
mengambil keputusan yang salah, salao, dek nakkule tekku ri wija-
tidak boleh tidak pada keturunan- wijammu tateppa asolangeng e.
mulah akan tertimpa kebinasaan.
Dengan demikian, engkau Aga muappaitanni acilakammu
memperlihatkan kesialan dan enrenge abongoremmu.
kebodohanmu.
Karena kamu lebih mengutamakan Apa mulebbirennisa mabbicara
penyelewengan pada waktu sa/a e na wija-wijammu.
memutuskan perkara daripada
keturunanmu sendiri.
Sedangkan binatang tidak Ia kennessa olokolok e
115

menginginkan kebinasaan temmeloreng i maja anakna,


anaknya. cucunya, apalagi kita eppona, oncoppi idik rupa tau e.
yang bemama manusia.
Juga aku sampaikan kepada kalian latopa upoadakko iko pakkatenni
pemangku adat, jangan memutus- adek e, ajak mupattui wi bicara e
kan perkara kalau kalian nakko tommaddeppungeng
pemangku adat belum berkumpul manekko iko pampawa adek e.
semuanya.
Karena yang dimaksud Apa iamua tu riaseng baruga
musyawarah besar apabila maraja nakko maddeppungeng
berkumpul semua pampa wa manengi pampawa adek e, inang
adek, l) inang tau. 2) pancen- tau e, pancenangeng e.
nangeng. 3)
Sedangkan perkara yang lamuto ritu bicara riaddepungi e
diharapkan itu kalau ada nakko engka padammu pakka-
sesamamu pemegang adat tidak tenni adek dek tudang muptettui
hadir lalau kamu memutuskan wi bicara e, natangnga i
suatu perkara dan dipertimbang- padammu pakkatenni adek,
kan oleh sesamanm pemegang macaccai taro bicaramu,
adat, ia tidak menyetujui nariturunasa adanna pangoriseng
keputusan yang kamu tetapkan, e, temmakkuleni tenna rusak.
lalu didukung oleh ketentuan
hukum yang lebih tinggi, maka
mutlak harus dibatalkan.
Karena engkau turut berbuat Apa turuno mangkauk bawang
sewenang-wenang kalau nakko tennalukai taro bicarammu.
keputusanmu tidak dibatalkan.
Itulah sebabnya kalian diharapkan Makkuni ro sabakna muriolorong
bersidang baru memutuskan maddeppungeng muinappa rettek i
perkara. bicara e.

1) pampawa adek = pejabat pemerintah


2) inang tau = pemuka masyarakat
3) pancennangeng = penjenang
116

Karena engkau sudah banyak Apa maegamumosa sipakaingek.


saling memperingatkan.
Mudah-mudahan kalian beruntung Bara maupekko mullemuanneng
dapat memperbaiki negeri rajamu. padecengi wi tanana puammu;
Menjadi keagungan raja sampai Napoarajattoi arung e lettu ri
kepada keturunannya. wija-wijanna.
Juga kalian pemangku adat sudah Mumadecettona iko silisek
turut pula berbahagia sampai pampawa adek e /ettu ri wija-
kepada keturunanmu, menjadi wijammu , napodecettoni to tebbek
kebahagiaan pula bagi rakyat e.
semuanya.
Orang yang tidak dapat Na ia tau temmakkul/e ritang,
dipertahankan dapat juga iamuto riaseng ritoggeng, ritaro;
dikatakan dicegah, dilindungi: nakko engka tau makkampong ri
kalau ada orang yang tinggal di wanuatta:
kan1pung kita
Pertama. to lariang ceko-ceko. Seuani, to lariang e ceko-ceko.
Artinya, kalau mal am , ia Bettuanna na rekko wenni wi
merampok suatu kan1pung lalu lari maggorak i ri wanua e, nalari
ke negeri kita. /okka ri wanuatta.
Kedua, orang yang tidak Maduanna teppogauk e sapa tana.
mengindahkan pantangan.
Ketiga, hamba yang diikat janji, Matellunna ata ripatetengi e janci,
artinya budak turun-temurun. bettuanna ata mana.
Keempat, orang yang memegang Maeppana, to matti e kaju-kaju ,
satu jabatan: ia belum meletakkan tennalessopa nalokka ri
jabatan lalu pergi ke negerimu. wanuammu.
Kelima, nasoppak e tekkonna, arti- Malinanna , naseppak e tekkenna,
nya keturunan hambanya yang bettuanna bati atanna lariangi.
melarikannya (dipersuamikannya).
Keenam, orang yang membunuh Maennenna mpuno eng i to ri
atasannya. wawona.
117

Ketujuh •.orang yang menentang Mapitunna, to rna/awing e.


(memberontak).
Ketujuh macam hal tersebut harus lanaro pitu e rupanna gauk,
diserahkan jika sesama raja temmakkullei tenriabbereng na
meminta mereka. rekko engkai parellaunna padatta
arung.
Juga tiga macam hal orang yang Tel/utoi uangenna gaukna tau e
dapat dipertahankan kalau ia naritoggang, narokko lokkai ri
masuk ke negeri kita. wanuatta.
Pertama. orang yang pergi Seuani,lokka e mapparukuseng.
mapparukuseng. Artinya, laki-laki Bettuanna woroane nalokka
pergi kawin atau perempuan yang mabbaine, iarega makkunrai ritiwi
dibawa oleh suaminya. ri lakkainna.
Kedua. orang yang merasa kecewa Maduanna, engka e napoesse
di negerinya; misalnya ia didenda ininnawa ri wanuanna, ebarakna
dan sesudah membayar dendanya, ridosai napura nabbereang
ia pun pergilah. ridonangeng eng i nainappa
maddek.
Ketiga. orang yang pergi mencari Matellunna, to lokka e sappa
sumber kehidupan, misalnya orang fa/eng atuoang, kua o to lokka e
yang pergi bersawah, berdagang, maggalung, mabbalu-balu,
berkebun. maddarek.
Mereka itulah yang pantas diperta- lanaro siratang tenriabbereang
hankan jika ada permintaan dari nakko engkai parellunna bali
raja tetangga. arutta.
Yang Membicarakan Akar Besar Na Ia Bicaranna Urek Marajana
Peraturan Bicara e
Yang disebut akar besar peraturan : lana ritu riaseng urek marajana
bicara o:
Pertama, kejujuran to mabbicara, Seuani,lempuna to mabbicara e,
dan mengutamakan perasaan kasih napariolo i paccirinnana ri to ri
sayangnya kepada bawahannya, jennangenna, naparimunri wi
membelakangkan penyiksaannya. paccallana.
118

Kedua, to mabbicara mengum- Maduanna urekna e, appasipu-


pulkan. lunna to mabbicara e.
Yang dimaksud mengumpulkan, ia Na ia riaseng e mappasipulung,
kumpulkan semua rakyatnya, lalu napaddeppungengito
diajarinya dan dinasehatinya agar rijennangenna napangajari wi,
tidak mengucapkan kata-kata yang napakkatutu i, aja napoada ada
tidak senonoh. majak.
Jangan melakukan kejahatan yang Ajak napogauk gauk pasala,
dapat menimbulkan kecelakaan sininna napoasolangeng e ri
dirinya kepada raja, pada arung e, adanna pangoriseng e.
perundang-undangan.
Ketiga, dari akar besar peraturan Matellunna urek marajana bicara
ialah seruan adek. e obbina adek e.
Yang diserukan adek bunyinya Na ia naobbireng o adek e mak
ialah "dengarlah kalian!" keda i, arengkalinga manekko
mennang!

Seruan untuk menggunakan saksi Obbi e ritu sabbinna lempuk e.


dapat membenarl<.an.
Kalau ada yang kamu mau perbuat Nakko engka melo mupogauk ri
terhadap semua perbuatan yang sininna gauk maccappakeng e
kira-kira dapat menimbulkan pangewang, obbikko sabbi dua,
pertengkaran, panggillah saksi tellu maka natepperi e adek.
dua, tiga orang yang dapat
dipercaya oleh adek.
Yang dimaksud, misalnya piutang lana ritu riaseng kuaena pan-
sert.a jual-beli. painreng enrenge angelli-elliang.
Artinya, nanti ada yang menyaksi- Bettuanna engkapa sabbiko
kan baru memperutangkan. muappainreng.
Dan nanti ada yang menyaksikan Enrenge engkapa sabbiko
baru kamu membeli sesuatu yang muangelli aga-aga ri sesena olo
diperl<.irakan dapat menimbulkan riappangewangi e.
pertengkaran.
119

Juga jangan kamu mau berdua- Ajato mumaelo dua-dua tau


duaan dengan orang yang tidak temmuewa e manguru ada
sependapat dengan kamu, dan anrenge manguru gauk, kuotopa
tidak sama tingkah lakumu, dan muewa manguru nawa-nawa.
tidak sama cita-citamu.
Jika engkau sementara duduk, lalu Nakko tudakko na engka pole,
ia datang. tinggalkanlah dan welai wi mu/okka engka e tau na
pergilah ke tempat yang ada orang engka mugennekeng tellu, apagi
supaya ada yang mencukupkan mugonnek eppa.
kamu bertiga atau berempat.
Kalau di jalan kamu bertemu dan Nakko kuko ri /a/eng e siruntuk
kamu beriringan, cepat-cepatlah ke muanguru /a/eng, apperri-perriko
depan atau tinggal di belakang, mulokka ri ole, onrogo ri munri,
jangan sampai kamu saling aja kennessa musirapi.
menyusul.
Karena orang yang jahat suka Apa iatu riaseng e tau sa/a, naelori
memfitnah orang lain. mangkekengi tau e gauk enrenge ada-ada.
Dan siapakah yang akan Na nigana sabbiko nakko ikomua
menyaksikanmu kalau kamu dua-dua.
hanya berdua-duaan.
Adapun orang yang Na ia tosisa to mappainreng e
memperutangkan dan orang yang enrenge to mangellai aga-aga,
membeli sesuatu diharapkan dua narieloreng dua tellu tau na
tiga orang yang dijadikan saksi. pasabbi, apa pekkugani nakko
karena bagaimana jadinya kalau ceddimua tau musabbi na matena,
hanya satu orang saksi, lalu ia iarega nalokka ri wanua mabela,
sudah meninggal ataukah ia pergi na inappa nadapi aga-aga e
ke negeri yang jauh, dan tiba-tiba riappangewangi gauk
barang yang disaksikannya itu riappasabbiang eng i.
baru di pertengkarkan.
Cara yang dilakukan oleh orang Na ia adekna to ripasabbi e,
yang diangkat menjadi saksi, naparisurek i aga-aga ripasab-
kesaksiannya disuratkan dan biang eng i, nataroangengi
ditinggalkan untuk keturunannya. wijanna.
120

Ia berpesan kepada anaknya, Napasengi anakna eppena makke-


cucunya bahwa apabila saya sudah da e, nakko matoak nappange-
mati kelak, kernudian hal itu wangi ro gak e tau e ri munrikku,
dipertengkarkan orang, lalu adek nae/lauio adek e ada tongeng,
meminta kepadamu kesaksian, iana muppoada makkeda e
katakanlah bahwa saya uakkeda tongengengi ala to
mempersaksikan atas nama saksi. ripasabbi e.
Apakah ayatmya atau ibunya, lndoknagi, amboknagi, iatonasa
maka itulah yang disebutnya. napau.
Demikianlah hendaknya orang Makkuni ro appaccingenna
yang menjadi saksi dan orang riaseng e sabbi enrenge to
yang disaksikan. mappasabbi.
Keempat, akar peraturan ialah Maeppana urek bicara e iana ritu
keberanian to mabbicara. nakko warani wi to mabbicara e.
Yang dimaksud to mabbicara Na iana riaseng warani to mab-
berani, kalau orang telah bicara e, nakko maddeppungengi
berkumpul di balairung, kemudian tau e ri baruga e napoada i to
to mabbicara berkata, tidak ada mabbicara e makkeda e, dosa
yang saya takuti kecuali uatau risa/iwenna apasalang e ri
melakukan pelanggaran adat. pangadereng e.
Jangan sampai kalian anak raja Makkedamakko iko anak arung e
dan han1ba yang ada di istana enrenge ata ri bolang e,
mengira bahwa adek itu sogan masalewek ro adek-e patappaiak
menghukum saya karena takut paccal/ang apa ul/eku natatau.
akan kekuasaanku .
Namun, tidak mungkin saya takuti Nae dek akkullena uatnu ul/emu.
kekuasaanmu.
Saya tidak takut pada Dektu uatau i daramu iko anak
kebangsawananmu jika kalian arung e nakko pasalao ri
melanggar adat-istiadat. pangadereng e.
Kalau ia membunuh saya lantaran Nekko naunoak na sabak panga-
saya tegakkan adat-isitiadat kera- derenna arajang e ugettengengi,
jaan kepadanya, tidak boleh tidak temmakkul/e i tenripappuli, detto
121

ia pun akan dibunuh juga, dan tennamasolang repomu.


pasti akan di binasakan pula anak-
istrimu.
Kalau orang dari negeri lain yang Nakko to ri saliweng mpanua
membnuh saya lantaran saya mpuncak nasaba ugettenna e,
menegakkan adat-istiadat, jangan muassamrgak tenrirempekeng
dikira ia tidak mendapat tana, temmakkulleak tenripad-
pembalasan, pasti kerajaan akan daungeng tompi.
mengangkat senjata menuntut
balas alas kematiru:t saya.
Kalau saya bersalah pada adat, Nakko kuak ri pangadereng e sa/a,
saya akan dibunuh dan riunotopak rikaotopi urakku,
keturunanku tidak dibolehkan riappasengettopa riatteang
memangku jabatan, juga ripaitai deceng wija-wijakku.
masyarakat dipesan pula tidak
memberi kesempatan hidup layak
bagi keturunank:u.

Itulah sehingga tidak boleh Makkoni ro sabakna tennakkulle


dikendurkan. dijatuhkan yang riakkompekeng, rialorosengeng
dinamakan adat-istiadat. riaseng e pangadereng.
Maka diharapkan kepada Aga narieloreng pakketenni adek e
pemangku adat menyampaikan parengkalingai sininna lisekna
kepada seluruh lapisan wanua e.
masyarakat.
Kecuali kalau ada anak pattola I) Jamusa nakko engka anak pattoia
yang turut hadir lalau kamu mau tudang mulona poada i, allau
mengumumkannya, mintalah simakko riole, bettuanna ellau
keizinannya lebih dahulu, artinya addampekko riolo iko adek e
mintalah pengampunannya lebih muinappa poadai.
dahulu barn kamu
mengumumkannya.

1) anak pattola : putera/puteri mahkota; anak raja pada permaisuri.


122

Kalau hanya anak cerak ~ tidak


2
lamuasa nakko anak cerakmua,
perlu kamu minta maaf lalau kamu ajakmua muellau addampeng
ucapkan. mupoada i.
Sebab anak cerak itu dapat ·saja Apa iatu anak cerak e, sitinaja
dikenakan hukuman pembalasan. manengmui riewa pull.
Oleh karena itu, adek tidak perlu Aga nariatteang riel/au addam-
minta maaf kepadanya jika hendak pengi ri adek e na inappa napa-
mengeluarkan pengumuman. ada.
Hanya kepada anak pattola saja Aga nariatteang riel/au addam-
adat harus minta maaf kepadanya pengi ri adek e na inappa
lebih dahulu baru mengeluarkan napoada.
pengumuman.
Inilah yang diucapkan oleh to lanae npoada to mabbicara e
mabbicara jika ada anak pattola nakko engka anak patrola tudang:
yang hadir: "Terlebih dahulu patik "uparioloi simakku puang apa
mohon beribu ampun ke bawah maelokak poada ada.
duli tuanku karena patik ingin
mengucapkan sepatah dua patah
kat a.

Patik berani mengucapkannya lamusa sabakna umelo poadai


karena Thanku turut hadir. riwettu engkata tudang.
Karena Tuankulah yang punya Apa idik punna ada, idikmuto
ucapan, dan Tuanku pula yang punna panngedereng.
punya adat-istiadat.
Patik hanya sebagai parang yang Bangkummak kuriabbettang , idik-
diletakkan, Tuanku jua yang patik mua usulle poada i.
gantikan mengucapkannya.
Patik hanya sekedar melaksana- Atamuak kuriso".
kan perintah".

2) anak cerak : putera/puteri raja yang lahir dari ibu yang bukan
bangsawan.
123

Demikianlah yang diucapkan oleh Makkuni ro npoada e pabbicara e


pabbicara kalau ada anak pattola nakko engka anak pattola tudang.
yang hadir.
Kelima, dari akar besar peraturan. Makalimanna urek marajana
bicara e.
Kalau to mabbicara teguh pendi- Nakko magettengi ri adanna to
riannya terhadap bawahannya, mabbicara e ri to rijennangenna,
apabila ada bawahannya setia nakko engka to rijennangenna
membantu menyelesaikan matinulu pajajiangengi pallaoang
pekerjaan pribadinya, maka ri alena, ia napoadangi to
disampaikannya kepada bawahan- rijennangenna makkeda e, passeri
nya itu bahwa teguhkanlah di wi ri atimmu mennang, ri adammu
dalam hatimu, pada ucapanmu panngoriseng e.
ketentuan-ketentuan yang berlaku.
Sedapat mungkin kamu mematuhinya Muaggangka ulleangi metau i.
Jangan sampai timbul di dalam Aja na engka ri atimmu makkeda e
hatimu bahwa saya akan upinrai sininna ada pura
mengubah semua kata-kata yang kupoadakko.
pemah kusampaikan padamu.

Tidak boleh tidak aku harus Temmakkulle pura-purai tekku-


melak.sanakan ketentu an-ketentuan paddupa adanna pangoriseng e.
yang berlaku.
Jangan sampai timbul di dalam Engkammi ri atimmu makkeda e
hatimu bahwa tidak mungkin saya temmakkulleak ro tennala lomo
tidak diberi keringanan oleh puang adekku. sabakna engka
tuanku karena saya telah berjasa, apatujukku, temmakkulleak
tidak mungkin saya tidak tennamasei.
dikasihani.
Nan1Un, itu sudah menyimpang Nae tessellempunisatu, ia
jika kita ingin melanggar batas tasirennuangi lilu eng i sepekna
yang ditentukan oleh raja. arung e.
Artinya, tidak mau mematuhi Bettuanna tea e pogauk pange-
adat-istiadat. dereng.
124

Kalau saya mengabulkan Nakko upalalono ri elomu e,


keinginanmu dan kalian berusaha mupada sappa manenna matu
membuat jasa pada adek, engkau apatujung ri adek e, dek
tidak mengerjakan pengabdian mupogauk kasuwiang ri arung e.
kepada raja.
Ataukah orang sekampungmu /arega na inna nassamaturusi
sudah sepakat semuanya tidak sempanuammu dekto namelo
mau mengabdi pada pekerjaan makkasuwiang ri passuronna
yang diperintahkan kepada raja. arung e.
Maka sayalah yang kalian Majeppuni iakna muappasolang-
korbankan kepada raja. eng ri arung e.
Sebab sudah menjadi ketentuan Apa namana i ritu Dewata e
bagi Dewata memberi hukuman pacalla e nakko tenripogauk i
apabila perintahnya tidak kita passuronna.
kerjakan.
Sudah menjadi ketentuan pula kita Tamanatoi ricalla e nakko tet
dihukum jika tidak menyelesaikan tappajaji wi passuronna datu e.
perintah raja.
Yang pantas kalian harapkan ialah lamisa sitinaja tasirennuangi
supaya saya senantiasa mengajari upagguru ekko makkulikkuling
kalian mengenai semua masalah sininna gauk solangi ekko ri
yang dapat membinasakan kalian pangoriseng e, bettuanna jori e.
pad a pengoriseng, artinya
ketentuan-ketentuan yang berlaku.
Dan tidak membiarkan engkau Enrenge tekkuelorekko nagau
dianiaya oleh orang jahat. bawang to maceko e.
Kasih sayangku kepadamu itulah lana ro sitinajatosa mualekengi
yang pantas kamu balas dengan paccirinnaku riko, na sabak
jalan mematuhi adat-istiadat yang pangadereng mupogauk e
kamu kerjakan. muatinuluri wi.
Yang dimaksud tekun ialah Na ia riasenge matinulu, naita i,
mengetahui sesuatu yang dapat napedecengi wi winruna
mempercepat penyelesaian riajajinna masiga, na inappa
125

tugasnya. lalu ia mengerjakan pogauktoisa anu rialena.


kepentingan pribadinya.
Karena sebenamya bukan anakmu, Apa tania memong ritu anakmu,
istrimu, harta bendamu yang di- wawinenu, waramparammu
inginkan oleh dewata, mau nacinnai dewata e, molo nala datu
dian1bil oleh datu untuk e napaddepu-reppu nacirinnaio.
dihimpunkan sehingga ia
mengasi hanim u.
Hanya tenagamulah yang diharap- Rosomu mememmuatu natajeng.
kannya.
Kalau kamu menganggap hartamu Na rekko muasengi
yang diambil oleh raja, sebab waramparammu nala datu e
kanlU menyerahkan hasil bumi, mennang, mabberemu wassolo
sebenamya pajak bumi yang kamu tana, na iaro mabberemu siwa
serahkan tidaklah membuat kalian tana, uasengi temmupossola-
binasa. ngengto mennang.
Ambil saja contoh pacta diri Nae kuno makkalarapang ria/emu
kalian. mennang.
Kalau ada familimu yang Nakko engka sejimmu, na engka
mengerjakan sawahmu ataukan galummu najama, iarega na tau
orang lain, pasti tidak senang Iaing, majeppu ritu temmanya-
perasaarunu apabila ia tidak meng ininnawammu na rekko ten-
menyerahkan kepadamu pajak nawerekko simana galummu, mu-
sawatunu. padahal kamu dengan tau pada-padamusa, masseajitto-
dia san1a-sama orang biasa, lagi po.
pula kan1u berfan1ili.
Tentu saja kemarahan raja akan Oncoppisa arung e baccinna nak-
Iebih dari itu apabila kamu tidak ko temmuerengi simana tanana.
memberikan pajak tanahnya.
Karena kamu tidak berfamili Apa temmasseajikko arung e, na-
dengan raja. juga kamu adalah poatatokko, namantokko, tanana-
han1banya, miliknya, tanahnya to muatteneng-tanengi.
pula yang kamu garap.
126

Demikianlah yang diharapkan Makkuni ro rioloreng naparad-


untuk selalu diperhatikan oleh to deki ri atanna to mabbiccara e
mabbicara dan rakyat, anak enrenge to tebbek e, anak arung
bangsawan, hamba di istana. e, ata ribo/ang e.
Karena kamu baru dapat bekas Apa iapatu muloppek ri pakke-
dari kemarahan raja apabila kamu gelinna arung mangkauk e, nakko
mencarikan cara yang dapat muitangi maka napoadecengeng e
mendatangkan kebaikan bagi raja arung e, napoadecengengtoi tau
dan juga yang dapat mendatang- tebbek e.
kan .kebaikan bagi mamasyarakat.
Begitulah sehingga dinamakan Makkuani ro nariaseng urek
urek marajana bicara e. marajana bicara e.
Karena maksud to mabbicara Sabakna nakko napaddiolo i
mendahulukan nasihat-nasihat dan pangajana to mabbicara enrenge
petunjuk-petunjuknya, to pakkutanana,sabaktoana
mabbicara tidak mau kalau ia massosseka/e to mabbicara e.
menyesali dirinya sendiri.
Begitu pulalah perbuatan to Makkutopi re gaukmu to mab-
mabbicara sehingga engkau luput bicara e muleppek ri pakkegel-
dari murka dewata. linna dewata e.

Adapun kalian rakyat banyak Na ia iko )emma tebbek e, ajak


janganlah mencari muka pada musaro i masena pancennangeng
penjenang jika tidak bersangkut e nakko tania pangadorong.
paut dengan masalah adat.
Jangan pula kamu membawa Ajato mutiwirengi aga-aga adek e
bingkisan kepada adek jika engkau nakko /okkao sitangi naengka
pergi menemuinya karena sesuatu saramu mao/o mupoada ri adek e.
urusan yang akan kamu sampaikan
kepada adek.
Jangan sampai kamu membawa Muppaso/angengammi, apa ria-
bencana baginya, sebab nanti sengitu matu mala pasosok.
dikatakan ia menerima sogok.
Kecuali urusanmu sudah selesai Kalamenna purapi mupoada
127

dan nanti pada hari yang lain baru saramu, naesso laingpa
kanm bawa, jika ada sesuatu yang mutiwirengi nakko engka aga-aga
ingin kamu berikan kepadanya. mele mutiwirengi.

Adapun Asas Peradilan, Empat Na Ia Urekna Bicara e Patampu-


Macam yang disepakati Oleh aangeng e, Nasitturusi e Kalao
Kajao Laliddong. Puang Laliddong, Puang Rimaggalatung
Rimaggalatung,
Karaeng Matoa; yang Disebutnya Karaenge Maroa e; Maseng e
Akar Tunggang Urek Marajana
Adapun menurut jangkauan Naia panrapi nawa-nawa bonngok
pikiran saya yang dungu. saya ku, uasengisa urek baiccuk ri
menganggap hanya akar kecil makkedana urek marajana bicara
terhadap apa yang mereka sebut e.
akar besar bicara.
Pertama, penuturan kedua belah Seuani, tutu e wali-wali.
pihak.
Kedua. perbuatan kedua belah Maduanna gauk e wali-wali.
pihak.

Ketiga. saksi kedua belah pihak. Matellunna, sabbi e wali-wali.


Keempat, kedudukan kedua belah Maeppana , onro e wali-wali.
pihak.
Kalau itu yang dipakai memutus- Na iaro nakko ia riaddettekeng
kan perkara, boleh jadi yang akan bicara , makkullemua ia tongeng
dibenarkan ialah orang yang salah pasala e, na ia sa/a tau tongeng e.
dan yang dipersalah.kan ialah
orang yang benar.
Kalau dikatakan penuturan kedua Sabakna ri makkedana tutu e wali-
belah pihak, bagaimana kalau si wali, pekkugi nakko maccaisa
pencuri pandai berbicara, karena mattutu panga .e,. apak masagala
jarang pencuri yang tidak pandai panga temmacca mattutu.
bertutur.
128

Kalau dikatakan perbuatan kedua Na ia rimakkedana gauk e wali-


belah pihak, bagaimana kalau wa/i, pekkugi nakko makes-
semua orang yang tidak jujur itu singmanengi tau e temmalempu,
belum pemah kedapatan perbuatan dekpa na engka narita gauk
jahatnya. didengar pun tidak sa/ana, mu riengkalinga e dettopa.
pemah.
Bagaimanapun jadinya kalau baru Na pekkugani pale nakko inappa-
pertan1a kalinya ia mencuri, dan isa mennau gangkanna tau, na
kejujurannya itulah yang kita iana ripatettong malempuna na
jadikan patokan padahal majeppu ia tongeng mennau.
sebenamya dialah yang mencuri.
Karena tidak ada sesuatu yang ti- Apa dek gauk tekkepammulang,
dak mempunyai permulaan, juga detto gauk tekkepacappureng.
tidak ada sesuatu yang tidak
berkesudahan.
Karena ada juga orang yang culas Apa engkamuto tau maceko
kembali menjadi orang jujur. nrewek malempu paimeng.
Kalau dikatakan saksi kedua belah Na ia rimakkedana sabbi e wali-
pihak, bagaimanakah halnya kalau wali, na pe/ckunisa nakko ia engka
orang yang mencuri ada saksinya, sabbinna mennau e, na dek
sedangkan yang bukan pencuri sabbinua tommennau e.
tidak ada saksinya.
Sebab pencuri itu dapat memberi Apa naulle tu pangan e mappessa-
upah untuk diberi kesaksian. ro narisabbi wali-wali.
Kalau saksi orang yang mencuri Nakko maccaisa mappau sabbinna
pandai bertutur. sedangkan saksi mennau e, na bonngosa sabbinna
dari yang bukan pencuri dungu, temmennau e, iarega matanresa
ataukah saksi dari pencuri lebih sabbinna panga e, jajini tong eng
tinggi kedudukannya. jadilah di- sa/a e.
benarkan orang yang salah.
Kalau dikatakan kedudukan kedua Na ia rimakkedana onro e wali-
belah pihak, bagaimana halnya wali, napekkunisa nakko ri
kalau yang bersalah berkedudukan wawoisa sa/a e na riawasa
129

lebih tinggi dan yang benar tongeng e,jajimusi tongeng sa/a


berkedudukan lebih rendah, maka e.
jadi jugalah dibenarkan yang
Salah.
Begitulah sehingga saya mengata- Mak.k.uni ro uakkeda makkullemua
kan bahwa kemungkinan orang sa/a tau tongeng e, makkulle
yang benar disalahkan, mungkin tongeng tau sa/a e.
pula orang yang salah dibenarkan.
Maka berkatalah matinroe ri muti- Aga nakk.eda Matinroe ri Mutiara,
ara, yang saya nru;nakan akar besar iasa uaseng urek marajana bicara
peradilan itu ada lima macam. e lima uangenna:
Pertan1a, kejujuran to mabbicara. Seuani, /empuna to mabbicara e.
Kedua, permusyawaratan/permufa- Maduanna,appadeppungennato
katan to mabbicara. mabbicara e.
Ketiga, seruan to mabbicara. Matellunna, obbina to mabbicara
Keempat. keberanian to Maeppana, awaraii.TngeniUito
mabbicara. mabbicara e.
Kelima, ketegasan to mabbicara. Malimanna, gettenna to mabbica-
ra e.
Demikianlah kiranya pendapat Makkunisa ro nawa-nawa
dungu saya. bonngekku.
Karena pertama, kalau sudah tidak Apa seuani nakko dekni lempuna
ada kejujuran to mabbicara, to mabbicara e, jajini
menjadi-jadilah tipu daya orang pakkuragana to maceko e.
yang culas.
Kedua, kalau pertemuan tidak dia- Maduanna nakko temmaddep-
dakan oleh adek, rakyat akan pungengi adek e, pasalai to tebbek
berbuat kesalahan karena mereka e apak tennaisseng pangadereng e.
tidak tahu-menahu tentang adat-
istiadat.
Ketiga, kalau adek tidak melaku- Matellunna nakko tommobbik i
kan seruan/peneerangan, rakyat adek e, bongok ijemma tebbek e.
menjadi bodoh.
130

Keempat, kalau adek tidak Maeppana nakko dek nawarani


berani,berbuat sewenang- adek e. lalaoi gaukna anak a rung
wenanglall anak raja dan anak e enrenge anakarung e, sibawa
bangsawan serta hamba yang ada ata ribo/ang e.
di istana.
Pastilah akan berbuat sewenang- Mattentui lalo gauk mau atanna
wenang biar hambanya sekalipun, nakko dek nawarani adek e.
jika adek tidak berani.
Kelima, kalau adek tidak tegas, Malimanna nakko temmagettengi
rakyat dibayangi kecemasan, adek e, rajo-rajoangi jemma
artinya mereka ketakutan. tebbek e, bettuanna tau-taurengi.
Karena mereka tidak tahu apa ke- Apak tennaissengi napoelo pak-
inginan pemangku adat sebab ia katenni adek e sabak temmaget-
tidak tegas. tenna.
Begitulah sehingga dinamakan Makkuni ro nariaseng urek ma-
akar besar bicara. perilaku to rajana bicara e, gaukna to
mabhlcllta yang lima itu. mabbicara e lima e uangenna.
Karena sudah pasti pada tindakan Apa mattentui kui ri gaukna to
to mabbicaralah berpangkal mabbicara e maraddekpi ro gauk e
akamya bicara itu, setelah lima e uangenna:
dilestarikarmya perbuatan yang
lima macam.
Pertama, kalau to mabbicara jujur. Seuani, malempupito mabbicara e.
Kedua. kalau rajin to mabbicara Maduanna, makacoapi to mabbi-
mengumpulkan orang bawaharmya cara e pasipulungi to rijennang-
lalu dinasihatinya. enna, napangajari wi.
Ketiga, kalau diserukannya Matellunna, naobbireppi makku-
J;.,._ '·--'~ • .
berulang-ulang, diterangkan ,.,,0 -K.uung pannessa-nessangz to
s~J~!~~=j~!~l,ya kepada orang rijennangenna,bicaranna
bawahannya mengenai persoalan pangadereng e.
ad at -isi tiadat.
Keempat, kalau berani to Maeppana, waranipi to mabbica-
mabbicara mengemukakan ra e poada ada ri baruga e.
pendapat di dalam majelis.
131

Kelima, kalau tegas pabbicara. Maliamanna, magettepi pabbicara e.


Yang dimaksud tegas, biarpun ia Na ia riasenge magetteng, mu ri-
terkepung, ia takkan bergeser dari limpo detto namaelo riesak nakko
pendiriannya jika sudah me- pangadereng tongeng-tongeng.
nyangkut masalah adat-istiadat
yang prinsipil.
Sebab to mabbicara itu diibarat- Apa iatu to mabbicara e, riebarak
kan sebatang pohon yang berdiri i aju sipong, na lima sipak natet-
di atas lima sifat. tongi.
Pertama, ia lurus. Seuani, malempu i.
Kedua, cukup besarnya. Maduanna, padapik rajanna.
Ketiga, cukup panjangnya. Matellunna, padapik lampena.
Keempat, banyak empulumya, Maeppana , maega nanana,
artinya banyak terasnya, maka bettuanna maega tonekna,jajini
kuatlah ia. massek.
Kelima, ia sempuma, artinya tidak Malimanna, liburengi, bettuanna
ada celanya, juga tidak ada dekjakna, detto pasunna majak.
tunasnya yang buruk.
Diibaratkan juga to mabbicara itu Riebaraktoi to mabbicara e ajuka-
laksana kayu-kayuan yang mem- jung lima urekna.
punyai lima akar.
Akamya yang pertan1a terhunjam Seani /ari manok.
ke bawah.
Akarnya yang kedua menuju ke Maduanna uerekna lao manorang.
utara.
Akamya yang ketiga menuju ke Matellunna urekna lao maniang.
selatan.
Akarnya yang keempat menuju ke Maeppana urekna lao a/au.
timur.
Akarnya yang kelima menuju ke Malimanna urekna lao oraik.
barat.
132

Adapun yang menyebabkan ia lanaro taro i malempu sabak


lurus karena ada akar tunggannya engka urek karajana lao mana.
yang terhunjam ke bawah.
Seandainya tidak ada akar Tenna e dek urek karajana lao
tunggangnya yang terhunjam ke manok mula tuona, detto nama-
bawah pada permulaan tumbuh- lempuk, majjekkomui mula tuona.
nya.
Yang menyebabkan ia takkan Na ia taro eng i tea nrorok,
condong karena ada empat senrajai eppa takkena.
cabangnya yang sama besar.
Begitulah ibaratnya bicara itu, Makkuni ro ebarakna bicara e,
tidak akan tumbang kalau tidak temmakkullei mahuang nakko
putus akar besamya yang lima dan temmarettek i urek marajana lima e,
akar kecilnya yang empat. enrenge urek marennikna eppa e.
Yang saya meksudkan akar Na iasa uaseng urek marajana
besamya bicara itu ialah kelima bicara e, gaukna to mabbicara e
sifat to mabbicara. lima uangenna :

Pertama, kejujuran perbuatan to Seuani, lempuna gaukna to mab-


mabbicara. bicara e.
Kedua. ketegasan kata-kata to Maduanna, gettenna ada-adanna
mabbicara. to mabbicara e.
Ketiga. menjelaskan setiap Matellunna, pannessa-nessa I
masalah. gauk e.
Keempat, keberanian to Maeppana, awaraningenna to
mabbicara mengemukakan mabbicara e poada ada ri baruga
pendapat di dalam majelis. e.
Kelima, acap kali dikumpulkan Ma/imanna, malewek napaddep-
orang bawahannya lalu dinasihati- pungeng to rijennangenna
nya. napangajari wi.
Yang saya maksudkan akar kecil- Na ia uaseng e urek marennikna
nya bicara ialah yang empat bicara e, iana ritu eppa e uang-
mac am. enna:
Pertama, penuturan kedua belah Seuani, tutu e wali-wali.
pihak.
Kedua, kedudukan kedua belah Maduanna, onro e wali-wali.
pihak.
Ketiga, perbuatan kedua belah Matellu e, gauk e wali-wali.
pihak.
Keempat, saksi kedua belah pihak Maeppana, sabbi e wali-wali
ltulah yang dapat dicapai oleh pi- Iatona ro nadapi nawa-nawa bon-
kiran saya yang dungu tentang ngokku urek marennikna bicara e
akar kecilnya bicara yang empat eppa e uangenna.
macan1 itu.
Adapun keputusan hukum itu ada Na ia rettekna bicara e ennengi
enam macam. uangenna.
Pertama, keputusan tongeng tellu. Seuani, rettek bicara tongeng
tellu.
Kedua. keputusan karena kegembiraan. Maduanna, rettek bicara rio e.
Ketiga, keputusan karena Matellunna, rettek bicara cai e.
kemarahan.
Keempat, keputusan yang Maeppana rettek bicara mattam-
mempunyai maksud tertentu. puk e.
Kelima, keputusan karena Malmanna, rettek bicara wewe.
keengganan.
Keenan1, keputusan yang ditunda- Maennenna, rettek bicara dopek
tunda.
Apabila kita menetapkan Na rekko torettek bicara, rialai wi
keputusan hukum, ditanggalkan cai e naripadde rio e narialai
kemarahan, dihilangkan wewe, naripadde mattampuk e.
kesenangan, dibuang keseganan,
ditiadakan maksud-maksud
tertentu.
Perbaikilah ingatarunu kepada Mupadecengi wi parengerrammu
134
Thhan dan iangat jugalah akan ri Allataala, muengerrattoi wija-
keturunanmu. wijammu.
Yang dimaksud keputusan tongeng Na ia riaseng e bicara tongeng
tellu ialah apabila sudah tellu e iana ritu na rekko sama
bersesuaian ketiga-tiganya.. turuni tellu.
Yang dituduh bersalah diakuinya Na ia riaseng e sa/a napattong-
kesalahannya. ettoni asalanna.
Yang dinyatakan benar ia pun Ia riaseng e tongeng napattong-
sudah membenark.an apa yang ettoni riaseng e tongeng.
disebut benar.
Sudah sepakat pula to mabbicara Sarna turutoni to mabbicara e
menganggap keputusannya benar. masengi tongeng rettek bicaranna.
Demikian sehingga disebut Makkhni ro nariaseng tongettellu.
tongeng tel/u.
Yang dimaksud bicara doppek Na ia riaseng e bicara dopek,
ialah perk.ara yang dibiark.an bicara ripatinauk. Bettuanna dek
berteduh. nariperri-perri.
Artinya, tidak disegerakan. Bettuanna dek nariperri-peri.
Dibiark.an menunggu, diberi Ripattanjeng-tanjeng i,
perantara baru dibicarakan lagi. ripal/awangengi ma inappasi
ribicara.
Barang siapa yang berubah pe- Na ia iannani pinra adanna , iani
nuturannya, dialah yang sa/a.
dinyatakan bersalah.
Artinya, apabila dua macam kete- Bettuanna nakko duanrupai
rangan yang dikemukakan, dialah batena mappau, iana tu sa/a.
yang bersalah.
Karena to mabbicara itu Apa to mabbicara e natu riebarak
diibaratkankan kayu-kayuan yang ajukkajung malempuk, nakko
lurus, apabila tindakannya benar engka i patuju gaukna napadapi
dan pemikirannya tepat, itulah nawa-nawanna, iana ritu riaseng
yang dimaksud bicara yang bicara sakkek tagi-tagi.
memenuhi syarat.
135

Itu pulalah yang menjadi tanda ke- Tanra maupektoi wanua e nakko
beruntungan negeri jik.a ada engka pabbicara makkua ero
pabbicara yang demikian pangkaukenna.
kelakuannya.

I'
III. PUANG RIMANGGALATUNG

Pada waktu dikatakan oleh Puang lanaro wettu napaunna alena


Rimaggalatung bahwa
Puang Rimaggalatung naseng
penyakitnya sudah parah, orang
maserro lasananna na temmakana
Wajo sangat berduka serta negeri-
sarana to Wajo e silaong lilikna
negeri bagian Wajo yang
Wajo misseng eng i maserro doko.
mengetahui bahwa penyakit beliau
sudah sembuh.

Sudah sekian lama pula tidak Sikuatoni ro dekna na engka


pemah lagi orang Wajo mening- nasalai wi to Wajo e bolana Arung
galkan istana Arung Matoa untuk Matoa e pada mengkalinga ada
mendengarkan petuah-petuah serta madeceng sibawa pangaja sukkuk.
kata-kata nasihat yang sempuma.
Bukan lagi masalah peperangan Tania bicara musu nabicara

136
137

yang diperbincangkan oleh orang to Wajo e.


Wajo.
Sebab orang Wajo berkata bahwa Na saba makkeda i to Wajo ma-
lebih baik, Tuanku, apabila docconi Puang riparengkali-
diperdengarkan kepada kami ngaikang sininna maka mappe-
segala sesuatu yang mendatangkan deceng e ri Wajo .
kebaikan bagi daerah Wajo.
Tuanku sampaikan pula kepada Mupauang tokkeng maka parajai
kami hal-hal yang menjayakan eng e alemmeng to Wajo e.
bagi kan1i orang Wajo.
Kiranya ada pula yang dapat kami Sarokkuanmengi na engkatosa
nasihatkan kepada anak-anak ripangajariang i anakki, eppoki.
kami, cucu-cucu kami.
Maka tinggalallah orang-orang Na pada monrona to Wajo e
Wajo secara bergilir lelaki dan sisulle-sulle worowane makkunrai
wanita, masing-masing bergiliran sisulle-sulle mabbenni na sabak
bem1alam karena tampaknya dekto rita namagaga Arung Matoa
Arung Matoa tidak apa-apa, beliau e, mawatangmui mabbicara,
masih kuat berbicara, hanya sudah tennaullenamua nok ritana e.
tidak mampu turun ke tanah.
Kata Puang Rimaggalatung bahwa Makkeda i Puang Rimaggalatung,
kejujuran dan kepandaian itulah lempuk na acca iana ritu
yang patutu ditanamkan pada diri madeceng riparaddeki ri
kita. watakkale.
Itulah mempeersatukan dengan lana ritu temmasarang Dewata
Tuhan Yang Maha Esa. Seua.
Yang disebut pandai ialah Na ia riaseng e acca iana ritu
kemampuan melihat akibat dari mita e munri gauk.
sesuatu tindakan.
Dan yang dilakukan hanyalah Na ia napogauk engkapi made-
yang mendatangkan kebaikan ceng napogauk i.
itulah yang dikerjakan.
138

Jika tidak baik, janganlah kau la- Na rekko engkai majak, ajasia
kukan karena kejahatannya akan mupogauk i, nrewek i matti jakna
kembali kepadamu. riko.
Berkata Puang Rimaggalatung Makkeda i Puang Rimaggalatung
kepada To Madualeng dan To ri To Madualeng sibawa ri To
Nampe. Nampe.
Selama aku diangkat Arung Matoa Angkakku na ala Arung M atoa to
oleh orang-orang Wajo, hanya Wajo e, wekka eppa muak rettek
empat kali aku menetapkan bicara.
hukum.
Dan itulah yang dituruti, satu kali Na ia rio/a, siseng i urettekeng
aku menetapkan hukum bicaranna pallaonruma e, bicara
perpertanian, "hukum mappassena asenna.
mempersatukan" namanya.
Satu kali aku menetapkan hukum Sisengi urettekeng bicaranna
bagi nelayan, penyadap nira, pakkaja e, passari e, bicara
"hukum memawas diri" namanya. watakkale asenna.
Satu kali aku menetapkan hukum · Sisengi urettekeng bicaranna
bagi pedagang, "hukum kejujuran" pabbaluk e, bicara lempuk asenna.
namanya.
Satu kali aku menetapkan hukum Sisengi urettekeng bicaranna to
bagi orang banyak, "hukum maega e, bicara tongeng tellu
kebenaran tiga dimensi" namanya. asenna.
Kata Puang Rimanggalatung, yang Makkeda i Puang Rimaggalatung,
dapat diwarisi dan diwariskan di iamai rimana ripammanarng ri
Wajo, addanrengeng yang tiga. wajo, Addanrengeng e ia tellu.
Abbate lompong yang tiga. Abbate Lompong e ia te/lu.
Akkarungeng mabbicara. Abbate Akkarungeng Mabbicara e, Abbate
caddi keseluruhannya. caddi e ia maneng.
Kata Puang Rimaggalatung. Makkeda i Puang Rimaggalatung.
Yang membawa akibat buruk di Na ia mpawa e jak ri
bidang pertanian ialah gara-gara loanrumang e, gaukna A rung e
139

perlakukan raja terhadap ri to maega e.


rakyatnya.
Apabila rakyat jelata bersalah, dan Na rekko pasala ito baiocuk e
sudah menyadari kesalahannya itu, naitani asalanna tenriad
lalu mereka tidak diampunkan. dampangeng.
Yang kedua, apabila ada orang Maduanna na rekko engka tau
yang salah pada orang yang pasala ri to makkatenni e bicara
memegang kekuasaan, dan sudah naitani asalanna
sadar akan kesalahannya itu, lalu tennariaddampangeng.
ia tidak diberi ampun.
Ketiga, bagi orang banyak apabila Mate/luna ri to maega e na rekko
saling bertengkar dalam negeri dan sisalai ri /a/eng mpanua
tidak bersesuaian faham, itulah tennasituru ada ianaro mpawa jak
yang membawa bencana pada ri allaonrumang e.
pertanian.
Adapun jika ulat merusak, berarti Na ia na rekko bekkang makkanre,
hamba dengan tuannya melakukan ata ritu sionrong puanna.
perzinahan.
Yang kedua, utusan raja atau Maduanna surona Arung e iarega
pejabat menambah perintah yang Adek e narai wi ada risuroang eng
dian1anatkan kepadanya, dan tanl- i na ada sala naddaiang.
bahan perintah yang disampaikan-
nya itu adalah kata-kata yang
Salah.
Ataukah mengikut sertakan barang lmmagga nalaloang baluk.
dagangan.
Ataukan mengambil keuntungan lmmaggamalai saro ri wettu
(menerima suap) dari perintah risurona.
yang dljalankannya.
Seharusnya ia bicarakan, tetapi ia 0/o e nabicara natea bicara i.
tidak mau membicarakannya.
Apabila tikus makan dan yang Na ia na rekko mare maseppei
dimakannya tidak menyeluruh, itu balawo we, iana ritu na rekko
140

disebabkan oleh adanya perkara ongka bicara ritamua uanganna


yang dapat diselesaikan, tetapi najjai to mabbicara e temmita i.
dengan sengaja tidak diperhatikan
oleh para hakim.
Jika tikus menaikkan bekas Na ia na rekko napaenrek i
makanannya di pematang sawah, akkanrenna balawo o ri petau
tandanya bahwa pabbicara galung e, iana ritu na rekko
memihak. makkalopek i to mabbicara e.
Apabila tikus menyembunyikan Na rekko napattamai balawo e
bekas makanannya. tanda bahwa akkanrenna, Arung e peddiri wi
raja menyakiti hati rakyatnya. Ia pabbanuanna. Tennaita i alena,
tidak menyadari dirinya dan tidak natea mala paingek.
mau menerima peringatan.
Jika tikus hanya merusakkan Na ia rekko manre massebbok i
tanaman padi pada bagian tengah balawo e, massasai wi tau we
sawah. tanda bahwa suami isteri mallai bine ri labu esso e.
bertengkar pada saat menjelang
matahari terbenam1.
Apabila tikus itu makan Na ia na rekko manre lele i
berpindah-pindah di bahagian balawo e, ri awana ase, tau bobo
bawah padi, tandanya orang yang eng i pallaonruma e nacaik ri labu
mengurus makanan petani marah- esso e ri olo dapureng.
marah di dapur pada saat
menjelang matahari terbenan1.
Jika tikus membawa pergi padi Na ia rekko mattottongi balawo e,
yang dimakannya. tandanya masala rettek i batena Pabbicara
pabbicara salah memutuskan e maddettek, iaroga Arung e
perkara atau raja melakukan malawong ri wanuanna.
perbuatan sumbang di negerinya.
Jika padi dihisap walangsangit, Na ia na rekko namimmi i balawo
tandanya ada petani yang buana aso we engka ritu
berzinah. pallaonruma mapangaddi.
Jika burung pipit yang merusak. Na rekko dongi ritu rnakkanre,
141

tandanya ada hamba raja yang ongka ritu ata Arung Mattarasu ri
memaki-maki di jalanan atau di pallawangeng e, iarega ri pasak e
pasar dan tidak dimarahi atau tenriacaireng, tenriampareang ri
dilarang oleh raja. puanna.
Jika babi yang merusak padi, tan- Na rekko bawi makkanro ri ase,
danya raja berbuat sewenang- elonami Arung e kua ri pabbanua
wenang kepada rakyat dan tidak e natea ripakaingek. Maduanna na
mau diperingatkan. Kedua apabila rekko manro pettang i
petani makan dalam keadaan pallaonruma e.
gelap.
Jika tiba masanya padi berbuah Na ia rekko napikni tikkeng lisek
lalu tidak kunjung berisi, tanda- ase we na dek na/lisek, bicara
nya ada perkara yang sudah pura ritu tenri pallisek.
diputusskan, tetapi tidak
diberlakukan.
Jika buah padi tidak mau keluar, Na ia na rekko tea i lessu buana
tandanya raja mendendam kepada ase we Arung e ritu mattampuk-
rakyatnya. Kedua, apabila tampukengi pabbapabbanuanna.
pabbicara naik pitam waktu Maduanna na rekko engka
memutuskan perkara seseorang. Pabbicara macai na rekko
napettui wi bicaranna tau we.
Jika butir padi yang berisi hanya Na ia na rekko maisi cappak i ase
bagian ujungnya, tetapi hampa we, makapa panna, madeceng lila
bagian pangkalnya, tandanya ina majak rupa Pabbicara e.
pabbicara manis di mulut, tetapi
tindakannya jahat.
Jika butir padi yang berisi hanya Na rekko maisi wi panna ase we
bagian pangkalnya, tetapi hampa na makapa cappakna, maja ada-
bagian ujungnya. tandanya ada i Pabbicara e madeceng
pabbicara jahat di mulut, tetapi tampuk ati.
hatinya baik.
Jika padi berselang-seling yang Na rekko siollek i ase we maisek e
han1pa dengan yang bernas, makapa e, bicara ri saliweng
tandanya peraturan dari daerah mpanua ritu ripauttama ri wanua
142

lain dijadikan peraturan untuk e na ia riaddatekeng bicara.


memutuskan perkara dalam negeri.
Jika padi hantpa isinya, tandanya Na ia na rekko lajo i ase we,
ada terjadi perzinahan antara orang sionrong i tau we maranakdara na
yang bersaudara, tetapi tidak dek narilabu.
ditenggelamkan.
Atau ada orang berzinah, tetapi Engkangi to malaweng na dek na
tidak dicekik. riokkek.
Ataukah seseorang berzinah lariga sionrong i tau we mapporo
dengan anak tirinya atau anak anak iarega maranak tennari-
kandungnya, tetapi tidak paddek.
disingkirkan.
Jika musim hujan tidak turun dua Na ia na rekko teani maruwao
kali setahun, tandanya raja dan wekkadua pananrang e, bicara
hakim menyelewengkan peraturan. maceko ritu nabicara Arung e, to
mabbicara e.
Jika hujan merusak tanaman padi, Na ia na rekko bosi mpuno ase
tandanya ada orang yang diperla- engka tau rigauk bawang nalari
kukan sewenang-wenang lalu maddakkak ri to mabbicara e
meminta perlindungan kepada tennariewai.
penguasa, tetapi tidak dilindungi.
Jika kemarau yang merusak Na rekko tikka mupno ase, situru i
tanaman padi, tandanya raja dan Arung e Adek o pada mapella
penguasa sama-sama berlaku gaukna ri pabbanua e.
sewenang-wenang kepada
rakyatnya.
Jika peraturan berlaku sewajamya Na ia IUl rekko makessingi bicara
dan orang di dalant negeri bersatu e na makessing libunna tau we ri
padu. musim tanam akan berjalan laleng mpanua, madecengi tekna
wajar. pananrang e.
Hujan turun secara teratur. Makessingi turunna wongek e.
Tanah garapan pun menjadi Na jajina anre tekko e.
gem bur.
143

Menjadi tumbuh suburlah padi Makessing i o i ajajingenna ase


yang ditanam. taneng e.
Berair dua kali pula musim tanam. Maruwae wekkadua manengtoi
panarang e.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggala-
pastilah peraturan yang dibuat tung, mattentu ritu bicara e
orang dalam negeri menyebabkan nawinruna tau we ri /a/eng
berair dua kali musim tanam, itu mpanua narua e wekkadua
juga yang menyebabkan musim pananrang e, iamuto ro pakengkai
kemarau, itu juga yang menyebab- tikka e, iamuto nassabari
kan kebakaran merajalela. nakkanre api e.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung,
"Kebiasaanmu juga wahai orang abiasammutoiiko to Wajo e na
Wajo, yaitu jika ada milikmu yang rekko engka appunnangemmu
disukai oleh raja dan ia ingin napoji Arung e na mae/a melli wi
membelinya, berikanlah ia, engkau alang i tempeddingi tummereng.
tidak boleh menolaknya.
Sebab engkau tidak akan dirugi- Nasabak tennaparogiku tu ri
kannya dari harga pembelianmu, angellimu tempeddingtoi muak-
tidak boleh juga kau menarik ke- kesaroi ri sesena tania e manamu.
untungan terhadapnya apabila bu-
kan harta warisarunu.
Sebab orang Wajo dengan raja Nasabak tessiala manaksa to Wajo
tidak saling merampas hak. e Arumpanua.
Kecuali kalau engkau sendiri hen- Na sangadinna iko mae/a mam-
dak menghadiahkan atau menjual bereangi iarega mubaluk i
warisanmu". manamu.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung,
"Dengan sesungguhnya aku tegas- massek adakku mennang riko to
kan kepada kalian orang Wajo bah- Wajo e ia attingarang e buluk
wa menantang dengan kata-kata matanre bola e, padai to
penghinaan, gunung setinggi rumah mattingara e to ri tingara e.
itu, san1a halnya orang yang meng-
hina dengan orang yang dihina.
144

Orang yang menghina akan Masukkarak i ritu to mattingara e


mendapat kesukaran, tetapi rumah ia kia bola e mua naonroi
juga yang ditempati kesukaran. masukkarak.
Adapun sanksinya, orang yang Na ia sukkarakna, maccerak ito
menghina diharuskan memotong mattingara e.
kurban.
Adapun jika lebih rendah derajat- Na ia IUl rekko mariawa i onronna
nya orang yang menghina dan to mattingara e na mariasek
lebih tinggi derajatnya orang yang onronna to ritingara e,
dihina, maka mendatangkan masukkarakni ri punna e bola.
kesukaran pada yang punya
rumah.
Dipilih saja. Yang mana berat, Ripilemanisa.Ja maraja, ia
itulah diobati. muwuwurai nasau dua.
Sebab sesuai dengan penetapan Na sabak temmakkule ito Wajo e.
arung saotanre, orang Wajo tidak ritarona e Arung Saotanre,
boleh dikenakan dua macam ripakatenni alu dua to Wajo e.
hukuman.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung.
"Yang aku pesankan kepadamu iatraro kupasengekko Tonampe
wahai Tonampe serta sekalian sibawa anak epokku silisek, eppa
anak cucuku bahwa sesuatu urekna bicara e.
perkara mempunyai empat faktor
utama".
Pertan1a, keterangan kedua belah Seuani tutu e wali-wali.
pihak.
Kedua, saksi kedua belah pihak. Maduanna sabbi e wali-wali.
Ketiga. kedudukan kedua belah Matellunna onro we wali-wali.
pihak.
Keempat. tingkah laku kedua Maeppatra barangkaukna wali-
belah pihak. wali.
Apabila keterangan kedua belah Na ia llll rekko mattukni bicara e
145

pihak telah lengkap. dan sudah na sisaukna tutu e, weddinni


diketahui yang menang dan yang rirettek na sabak sisauknana tutu
kalah. sudah dapat diputuskan e.
karena yang menang dan yang
kalah sudah di ketahui.
Kecuali keterangan kedua belah Na sangadinna pada tutu i
pihak seimbang, carilah saksi sappakni sabbinna.
mereka.
Jika ketenmgan saksi sudah Na rekko sisaukni sabbinna,
diketahui yang menang dan yang weddinni rirettek, na sabak
kalah, sudah dapat diputuskan assisaurenna sabbi e.
karena kesaksian yang menang
dan yang kalah sudah diketahui.
Jika keterangan saksi seimbang, Na rekko pada sabbi qi, peonroi
selidikilah latar belakang na sabak onro ri bo/ana.
kehidupan rumah tangganya.
Jika sudah diketahui yang kalah Na rekko sisaukni onronna,
dan yang menang dalam masalah weddinni rirettek na sabak
kedudukan, sudah dapat assisaurenna onrong ri bola e.
diputuskan karena sudah diketahui
yang kalah dan yang menang
dalam kedudukannya di
lingkungan rumah tangganya.
Kalau kedudukannya sama. Na rekko pada onro i, pebarang-
selidikilah perilakunya. kauk i.
Jika sudah diketahui yang kalah Na rekko sisauni barangkauk e
dan yang menang dalam masalah weddinni ritu rirettek nasabak
perilaku, sudah dapat diputuskan assisaurenna barangkauk e.
karena sudah diketahui yang kalah
dan yang menang dalam peri-
lakunya.
Terkecuali keempatnya berimbang, Na sangadinna pada-padai ia
tidak ada yang terk:alahkan. per- eppa, dek sisau, iana ritu bicara
146

kara itu harus ditunda, lalu engkau maelo ripatinawu mulao mudio
mandi dan mensucikan diri muappepaccing mupake bau-
kemudian memakai wangi- bauang.
wangian.
Kanm berbaring seorang diri dan Muleu ri ale-ale muappeangi ri
serahkanlah kepada Tuhan dewata e iaro pangewanna to dua
sengketa kedua orang itu. e.
Jangan berhenti mengingat dan Aja mupaja marengerrang sibawa
memikirkan penuturan kedua mannawa-nawa ri tutunna ro tau
orang itu. dua e.
Pertimbangkanlah keduanya, dan Pasitimbang-timbangi, na rekko
apabila engkau sudah bangun motoktw rekko ele i iaiannani
pada pagi hari, apa sja yang nawerekko dewata e, iani
diilhamkan Thhan kepadamu, murettekengi.
itulah yang engkau ambil sebagai
keputusan.
Keputusan itulah yang Tuhan Pattarona tu dewata e.
inginkan.
Apabila empat faktor utama pada Na rekko marettek eppa i urekna
perkara dapat diselesaikan, hasil bicara e, sawe i ase we, sawetoi
padi akan berlipat ganda, binatang olokkolok e ri /a/eng mpanua.
temak pun akan berkembang biak
di dalam negeri.
Pergaulan masyarakat pun akan Maroatoni lawangeng e.
menjadi ramai.
Apabila faktor utama dalam Na rekko dek narettek urekna
perkara tidak putus lalu terus bicara e na ripurang, tea i lao
diselesaikan, Sang Hiang Sri tidak pole isekna Sangiang Serri e.
akan memberikan hasil.
Kerbau banyak yang mati. Makkamate-mateang i tedong e.
Jika sengaja mengambil keputusan Na rekko riattungkai wi pasalai
yang salah dalan1 menyelesaikan rettek bicara e, mal/ari wi tikka e,
perkara, kemarau akan menjadi nanrei api wanua e, to manang i
147

panjang, negeri akan dilanda tau e, makurangi buana


kebakaran, jumlah penduduk tidak ajukkajung rianre buana.
akan bertambah, buah-buahan
yang dapat dimakan semakin
berkurang.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung,
"Wahai Tonampe! , jangan engkau 0 tonampe! aja muluka bicara
membatalkan perkara yang sudah pura namubicara paimeng.
putus lalu kamu bicarakan
kembali" .
Itulah yang dikatakan lana ritu riaseng popok gamaruk,
memecahkan piring, padi tidak t eppolei ase e.
menjadi.
Perempuan yang hamil akan mati Mate mallurengi to matampuk e,
dalan1 keadaan mengandung, sininna tuo-tuo e maja maneng i
segala tanaman akan buruk tuona.
pertumbuharmya.
Jika orang yang memutuskan Na ia na rekko manrei pasosok to
perkara makan sogok, padi tidak mabbicara e tellao polei ase wo ,
menjadi, negeri akan dilanda manrei api wanua e, lelei sai e,
kebakaran, wabah berjangkit olokkolok egi makkamate-mateng.
ataukah binatang temak akan
banyak yang mati.
Hanyalah pabbicara yang jujur Na iapa ritu Pabbicara malampe
yang akan panjang umumya, sungek malempuk e, nabicarai
mengoreksi dirinya sendiri. a/ena.
Yang dimaksud mengoreksi diri Naia riaseng e nabicara alena,
sendiri, pertama memeriksai yang nabicarapi nawa-nawanna.
dipikirkarmya.
Yang kedua, mengoreksi kata- Maduanna nabicarapi ada-
katanya. adanna.
Yang ketiga, mengoreksi tindakan- Matellunn<,t nabicarapi gauk-
nya. gaukna. ·
148

Yang keempat, mengoreksi Maeppana nabicarapi pakkitanna.


penglihatannya.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung ,
"Apabila ada orang dipanggil ke na rekko engka tau riobbi lao ri
sidang pengadilan lalu ia mem- bicara e na tia, naggau
bangkang dan menantang, mawatang, watangitoi, naturupa
berikanlah kekerasan, dan apabila lao ri bicara e muerengi tennga e,
ia sudah datang di pengadilan nabicara i.
adililah sebagaimana mestinya".
Peganglah barang sengketa itu. Tawarekkengi. /ani napatto-
Siapa yang dibenarkan oleh adat,
ngeng adek, iani malai.
dialah yang berhak mengambil-
nya.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung,
"Orang mandul yang terbagi habis to manang e, to pucca e na rekko
hartanya jika ia ingin engka aga-aganna maelo
menghibahkannya maka ia harus nabbereang, napatudangpi
menghadirkan semua ahli warisikna.
warisnya.
Adapun hasil jerih payahnya Na ia leppak limanna mau ten-
sendiri boleh ia berikan kepada naewa ada makkullotoi nabbe-
orang lain tanpa memberitahukan reang ri tau Iaing e.
kepada ahli warisnya.
Maksudnya, biar dibenamkan di Na ia naolo e ada, mau ribuang ri
dalam air yang dalam asalkan hasil uae maliung e na rekke leppak
keringatnya sendiri. Ia mempunyai limannamutoha. Nasanrasi
kebebasan atasnya". amaradekangeng.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung,
"Apabila orang yang mandul, na rekko mate i to maneng e, to
orang yang pupus meninggal pucca e na engka warampareng
dunia. dan ada harta yang nawe/ai, rirupa i.
ditinggalkannya, harta itu diklasi-
fikasikan.
149

Adapun harta warisan dari Na ia waramparanna pole ri


ayahnya diserahkan kepada sanak amanna ritiwi i lao ri rangeng ri
keluarga ayahnya. amanna.
Harta warisan dari keluarga ibunya Na ia anu pole we ri rangeng ri
diserahkan kepada sanak keluarga inanna, ritiwi i lao ri rangeng ri
ibunya. inanna.
Jika harta peninggalan itu tidak Na ia na rekko tenrissenna rupai
dapat dikenal lagi asalnya, harta waramparang e, ritawa
itu dibagi dua, untuk ahli waris duangemmani warisik ri amanna
keluarga ayahnya dan ahli waris na warisik ri inanna nariwereng
pihak keluarga ibunya untuk napura.
diselesaikan".
Namun, berkata Puang Nae makkeda i Puang Rimagga-
Rimaggalatung, "Permufakatan latung, assiturusenna Wajo
orang Wajo bersandar pada adat nasanre i ri adek maraja e
yang besar yang turun-temurun. mappura onro e.
Apabila meninggal oang yang Na rekko matei to manang e, to
mandul. orang yang punah itu, dan pucca e na engka waramparang
ada harta peninggalannya sedang nawelai, na engka inrenna,
ternyata ia berhutang, dibayarkan riwajak i riolo enreng mannessana
dahulu utangnya itu kemudian na inappa ribobo.
dikeluarkan ongkos upacara
kematiannya.
Kalau ada sisanya, itulah yang Na engka nasesa boborengi iana
dibagi dua untuk diberikan kepada ritawa dua nariwereng warisikna
ahli warisnya kedua belah pihak". wali-wali.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung ,
"Sudah menjadi adat turun- adek pura onrona i Wajo, tessia/a
temurun bagi orang Wajo, pertama mana eng i masseajing.
tidak saling merebut harta warisan
sesama keluarga.
Yang kedua tidak saling memba- Maduanna tessi/uka taro i
talkan ketetapan sesama keluarga. masseajing.
150

Yang ketiga tidak saling Matellunna tessibicara panga-


mencan1puri hak perseorangan nuang i masseajing.
sesama keluarga.
Ttdak akan melakukan tindakan Tessipakennanngik sukkarak
saling menyukarkan dalam pannganutta, sangadinna sibi-
masalah milik bersama, tetapi rittaianngik masseajing riolo idik
selalu merundingkannya lebih tellu masseajing.
dahulu dalam pertemuan segi tiga
an tar keluarga.
Adat turun-temurun juga yang Adek pura onronatoi Wajo
dianut oleh orang Wajo adalah siaggilingeng addeneng e,
saling memutar tangga, tidak tessiedduk aliri, tessilukka bola.
saling mencabut tiang, tidak saling
membongkar rumah.
Adat turun-temurun juga di Wajo Adek pura onrotoi Wajo tes-
adalah kita tidak saling menampik sisampeang sampukik, tessitong-
sarung, kita tidak saling kangeng addenngik, tessisulureng
menjungkir-balikkan tangga, tidak tengekkik, tessitang to/lariwik,
saling menutup pintu, tidak saling tessisanra to pasa/a.
mempertahankan orang pelarian
dari tiap-tiap daerah, tidak saling
memberi kesempatan berkeliaran
bagi penjahat dari tiap-tiap daerah.
Kita saling menyerahkan segala Siwerengik anu mal/a/etta.
sesuatu yang memang merupakan
milik tiap-tiap pihak".
Berkata Puang Rimaggalatung, Makedda i Puang Rimaggalatung,
"Adat turun-temurun juga di Wajo adek pura onronatoi Wajo, tenna
ialah seorang raja tidak diwajibkan tunrengeng ata e puanna.
mempertanggungja wabkan
perbuatan atas hambanya.
Karena han1ba itu tidak sama Na sabak ia ata e tennala inreng .
dengan barang pinjaman.
151

Ia bukan sebagai mas kawin. Tennala sompa.


Ia tidak memperebutkan sesuatu Tennaddappangeng alena.
untuk dirinya sendiri.
Ia tidak leluasa menjual dirinya". Tennabaluk alena.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung.
"Jika orang tua seseorang Na rekko mennau wi tau we to
melakukan pendurian, dania matowanna tennalewuripi namate,
meninggal sebelum diadili. tempeddissa namana anakna.
kesalahan itu tidak boleh
diwariskan kepada anaknya.
Terkecuali ada orang yang Na sangadinna engka tau map-
menjalankan peraturan yang polangi iaro makkua e, iana ritu
demikian maka itu termasuk sapa tana iatona runu wessa kati.
patangan dan itulah yang
menyebabkan padi tidak jadi".
Kata Puang Rimaggalatung, "Adat Makkeda i Puang Rimaggalatung ,
turun-temurun bagi orang Wajo Adek pura enronatoi Wajo
juga ialah orang Wajo tidak boleh tenrirappa to Wajo e,tenrireppung,
dirampas. tidak boleh diringkus, tenrisampo atek, tenricari
tidak ditut.upi atap (tidak boleh temmasei e, temmatturungeng
dilimpahkan pertanggung jawaban tessinawa-nawa e.
pidanya kepadanya atau harta
benda serumahnya). tidak
menu run pertanggung jawaban
pidana kepada orang-orang yang
tidak seniat.
Ada turun-temurun bagi orang Adek pura anronatoi Wajo,
Wajo juga ialah tidak saling tessilengga werekkeng i, tessiat-
membuka genggaman. tidak saling taneng-tanengeng i, tessiredduk
menanami. tidak saling mencabut taneng-taneng i,tessilempurengi ri
tanaman. tidak saling membenar- sese ennau.
kan dalam masalah pencurian.
Biarpun sebagai putra mahkota, Namau anak matto/a tennatto-
152

dia tidak holeh langsung mengam- matowangi anu narupa e, tem-


bil barang yang dikenalinya tanpa mattepputu asenna.
melaporkan kepada yang berwajib,
jika dilakukan, dinamakan tidak
mem beri tahukan.
Tidak saling menyembunyikan, Tessiakkalek kaleke ngi, tessijel-
tidak saling menunjukkan belukar lokeng ropporoppo.
(kesusahan).
Berkata saling mempercayai, Makkeda siateppere ngi naisseng
dimaklumi oleh dewata mengenai dewata seuwa e riseso lemputa.
kejujuran kita".
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda Puang Rimaggalatung,
"Adat kebiasaan juga bagi Limpo Adek abiasannato i limpo e ri
di Wajo ialah jika berpapasan Wajo na rekko si duppao arunge
dengan Arung, menyisihkan dan niniko mutettong, iagimutudang ,
berdirilah ataupun engkau duduk, aja mujoppa naseng ammani
jangan engkau berjalan, jangan- alena mutoreang, mamasukkarak.
jangan ia menganggap kamu
menyenggolnya yang dapat
mendatangkan kesukaran bagimu".
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung ,
"Adapun engkau sekalian (orang na ia iko maradeka e na rekko
merdeka) apabila bertengkar sisalao anakarung e iarega ata
dengan bangsawan atau abdi raja, Arung e, /ario lao ri inammu
larilah kepada pemimpinmu untuk muappiseng, natanngakko .
mengadu supaya diperhatikan.
Apabila temyata engkau bersalah, Na rekko sa/ao nael/au addam-
engkau akan dimintakan pengam- pengkko, iarega napacerakko.
punan atau disuruh berkurban.
Jika engkau dipihak yang benar, Na rekko tengekko, naddara-
pemimpinmu kan meminta kepada ringekko ri Arung e naca/lai
raja supaya memberi hukuman anakarunna iarega atanna .
kepada bangsawan-bangsawan
atau hambanya itu.
153

Kalau raja tidak menghukum Na rekko tenacallai, a/ani


mereka, gunakanlah hakmu amaradekangemmu, laje tenri-
sebagai orang merdeka, bebas patang e.
tidak ada yang menghalangi.
Mengapa pintu, Wajo engkau Afannagangatangekna ~ajo
masuk, mengapa pintu, Wajo muattama, mangnganga muassu ,
engkau keluar. kakimu yang ajemu pattamao, ajemu passuko ,
memasukkanmu dan kakimu pula
yang mengeluarkanmu".
Berkata Puang Rimaggalatung, Afakkeda i puang Rimaggalatung,
"Adat turun-temurun bagi engkau Adek pura onromu iko to ~ajo e
pergi ke rumah Wajo. apabila na rekko laoko ri bolana Arung e
engkau pergi ke rumah raja dan na engkamani sipaddempereng
hanya tinggal sepelemparan temmudapina, puppungi lipakmu
sebelum sampai ke sana, mupadecengi wi musampoi
perbaikilah sarungmu lalu engkau pangulunna alamemmu.
atur baik dan tutup hulu badikmu.
Kalau sudah naik di rumah, Na rokko menrekno ri bolana,
duduklah bagaikan di rumahmu, tudanno ribo/amu, mauko ten-
meskipun engkau tidak dipersila- ripatudang; nasabak bolamutu
kan duduk sebab ruangan di sitemmek e ri saliweng iko
sebelah luar merupakan milik bagi tommemrek e.
orang yang datang bertamu.
Jangan engkau duduk tegak kalau Aja mupatottong i alekkekmu
engkau bercakap dengan raja. mappau Arung e.
Kalau raja laki-laki engkau hadapi Na rekko Arung worowane me-
bebicara. tataplah wajahnya. wako mappau, ita-itai wi na rekko
naewako mappau.
Kalau Raja perempuan yang Na rekko Arung makkunrai nawok
engkau hadapi , berbicara i matammu na rekko mappauko.
tundukkanlah pandanganmu jika
engkau bertutur.
Jika engkau bertutur dengan raja Na ia na rekko mappauko Arung e
!54

dan masalah adat yang dibicara- na adek napau onrono mappau.


kan. tinggallah berbincang-
bincang.
Namun, jika bukan adat yang Na sangadinna tania adek napau,
dibicarakan, mohon berdirilah assimanno muno.
kemudian engkau mengundurkan
diri".
Kala Puang Rimaggalatung. "Apa Makkeda i Puang Rimaggalatung,
ada raja pcrempuan yang langgar na rekko engka Arung makkunrai
di dekat rumahmu, jangan /ali ri sedde bolamu aja mutel-
menjenguk. sebab apabila engkau long. na rekko naitako, masuk-
dilihatnya, engkau akan mendapat karakko matu.
kesulitan.
Adapun ganjarannya ialah diharus- Na ia panrosamu dua bu/eng iko
kan menebus dengan dua ekor maradeka e.
kerbau bulai bagi kalian orang
yang merdeka.
Apa. engkau ditimpa kesukaran Na ia na rekko nakonnao sukkarak
karena engkau menjenguk, biarpun riwettu tellommu, mau maega tau
banyak orang yang menjenguk, tellong punna bola e mua
tetapi yang empunya rumahlah masukkarak nasaba tennapesang-
yang akan mendapat kesulitan kainna i tau e tel/ong.
karena ia tidak melarang mereka
menjenguk.
Apabila raja laki-Iaki yang Na ia na rekko Arumporoane lalo,
melanggar dibolehkan bagi kamu patellommui rupammu sipuek iko
yang laki-laki memperlihatkan worowane nasaba eng ke ammana
mukamu separuh supaya dengan maelo nassuroang masigakno
segera engkau dapat menampak- paitai wi ale iaregga sittakni
kan dirimu apabila ada sesuatu mubali na rekko engka napau.
yang diperintahkan atau cepat
engkau jawab apabila ada yang
ditanyakan".
Kata Puang Rimaggalatung. Makkeda i Puang Rimaggalatung,
l.'i5

"Wahai Tonampe, jagalah na ia bicara e Tonampo, atutui


perundang-undangan itu sebaik- madoceng i.
baiknya.
Sesuatu keputusan baru dapat di- tapa ritu riaseng bicaranna,
katakan tepat ialah apabila tidak nasabak tessiewa ito pabicara e
ada pertent angan an tara yang na to ribicara e na rekko
mengadili dan yang di adili karena nalolongeng i tau e assitinajanna
orang yang diadili mendapat bicara e. Mupappada-padapi
kepatutan perdilan. Engkau ber- ininnawammu ri tau
sengketa, tidak berat sebelah. mappangewang e dek mawerrek
barasseuanna.
Engkau periksa dulu kedua belah Mututui riolok wali-wali nappasi
pihak, lalu engkau periksa saksi- mututu sabbinna, nappani muellau
saksi kedua belah pihak dan a/apparenna.
sesudah itu engkau minta kerelaan
kedua belah pihak.
Jika engkau mengadili, hai Na rekko mattimbang bicarako
Tonampek. orang yang berseng- Tonampe, tutu e riolok nainappa
keta yang lebih dahulu engkau mutimbang sabbinna , nappasi
adili, kemudian saksi-saksinya, mutimbang enrong ri bolana,
kemudian keadaan rumah nappasi mutimbang barangkaukna
tangganya, kemudian tingkah nainappana munok paterengi
lakunya, kemudian engkau ininnawa namapaccippa mutia
pertimbangkan baik-baik, setelah atongengenna enrenge asalanna
jelas bagimu kebenaran dan mupapaatongengeng tongeng e,
kesalahannya, barulah engkau mupampaeni mupaliwuri ri
memenangkan pihak yang benar asalang sa/a e.
dan melatakkan kesalahan pada
pihak yang bersalah".
Kata Puang Rimaggalatung, "Hai Makkeda·i Puang Rimaggalatung ,
Tonampe! jika ada perkara yang o Tonampo! na rekko engka bicara
engkau hadapi , janganlah muoloi, aja mutimbangi na rekko
memberikan keputusan apabila engka barasseuanna mengkaiko.
engkau berada pada salah satu hal
berikut ini.
156

Pertama. engkau mengantuk, Seuwani cakkarudduko, maduanna


kedua, engkau terlalu kenyang, mawesso-sennakko, matellumua
ketiga. engkau lapar, keempat, malupuko, maeppanna malasao,
enngkau sakit, kelima, engkau malimanna marioko, maennenna
gembira, keenam, engkau marah, masaikko, mapitunna labu i esso
ketujuh, matahari telah terbenam. e.
Thnda dahulu, pergilah berbaring Sorokko riolok muleu munawa-
memikirkan baik-baik, keesokan nawa madeceng i, na bajapa
harinya barulah engkau hadapi mauloi wi bicara e.
perkara itu.
Apabila salah satu hal itu ada pa- Nai na rekko engka seuana
danlu, janganlah engkau putuskan mengkaiko, aja murettek i bicara
perkara itu. e.
Membahayakan nanti bagi Napusolang i matu wija-wijammu
keturunanmu santpai pada lettuk ripaddimunriammu enrenge
generasi yang akan datang, begitu ri warangparangmu.
pula harta bendamu.
Jika semua hal tersebut sudah Na rekko mapaccinni ri ko
bersih darimu lalu engkau Tomampe sikua e ro murettek i
putuskan perkara, itulah yang bicara o, iana ritu riaseng bicara
disebut peradilan berdasarkan tiga tongeng tellu.
kebenaran.
Adapun kebaikan peradilan yang Nai dosenna bicara tengeng tellu
berdasarkan tiga kebenaran ialah e masempo maneng i dallekna to
rakyat menjadi makmur. riwawata.
Arung panjang umumya. Na ia Arung e malampe sungek i,
menakhlukkan negeri tanpa tellao ri wanua naparumpak,
melakukan penyerangan. tellao boto napabeta.
memenangkan perjudian tanpa
ikut dalam arena perjudian".
Kata Puang Rimaggalatung. "Hai Makkeda Puang Rimaggalatung,
Tonampe. telitilah semua putusan 0 Tonampe, tangnga i taro bicara
pejabat yang engkau percayakan sininna mupatenni e bicara aja
157

mengadili jangan terlampau murennuang peggang apa eppa


mempercayainya sebab ada empat ritu sipakiUl tomattiwi e bicara
sifat para hakim dan hanya satu seddimi pedecengai tana.
yang memdatangkan kebaikan
negeri.
Adapun putusan hakim yang Na ia bicara solangi e tana iana
merusakkan negeri, yaitu pertama ritu lUI rekko gellinna ri tau
jika amarahnya kepada orang naddettekeng bicara.
dipergunakan memutuskan suatu
perkara.
Diingatnya pada waktu berbuat Naenrengengi ri wettu eng kana
salah padanya. apasalaniUJ tau we ri alena.
Lalu itulah yang dikenakan, Na ia nabbarengi, olo e tongeng
sedangkan orang yang benar di- tau o napasalai.
persalahkan.
Sifat apinya itulah yang bergerak. Sipak apinna ritu kodo.
Api itu mempunyai kecenderung- Na ia api e mangkauk maraja
an untuk melakukan tindakan yang temita monriniUJ.
hebat tanpa memperhitungkan
akibatnya.
Kedua. putusan hakim yang meru- MaduaniUJ bicara solangi tana,
sak negeri ialah apabila rasa riona ri tau Mddettekong nasabak
senang kepada seseorang yang riwereniUJ warangparang ri tau
dipakai mengadili , karena ia telah ribicara e ritu.
menerima harta dari orang yang
diadili.
Yaitu mengambil sogokan, ia di- laM ritu mala pasosok, sipak
pengaruhi oleh sifat anginnya. anging ritu kedona.
Angin itu bersifat memaksakan Na ia anging e mangkauk mawa-
sesuatu, tetapi tidak jujur, jalan tang, naia kita tania lempu,
apa pun yang dapat ditempuh ongkanamua maka IUlola Mppao-
dilalui semuanya, pemah dari lang i; pura pole uraik pura pole
barat dari timur. a/auk.
158

Ketiga, putusan hakim yang me- Matellunna bicara solangi tana,


rusak negeri ialah belas kasihan- esse babuanna naddettekong
nya yang dipakai memutuskan bicara.
perkara.

Yaitu hakim yang pilih kasih, yang lana ritu pabbicara makkalepek,
seharusnya dipersalahkan, tetapi olo e sa/a natongengeng i.
dibenarkannya.
Ia dipengaruhi sifat aimya. Sipak uwaena ritu kedo. Na ia
Airitu bersifat pandai dan teliti,
uwae macea namaniniksa, ia kia
tetapi tidak tegas, di mana yang
do gettenna iani malloppo-loppo,
kerendahan, di mana yang hina, ke
matuna-tuna iani naccoloki.
sanalah ia mengalir.
Keempat, ia mempertimbangkan Maeppana natanngak i wali-wali
kedua belah pihak berdasarkan urekna bicara e eppa e nappenisik
pada empat faktor utama dari i ia maneng naonro i massappa
sesuatu perkara, itulah yang naellau i ri dewata seuwa e,
diteliti satu demi satu sebagai tenriaboo tenriatau,·tenriolo
sumber bahan dan memohonkan tenrimunri, tenriawa tenriasek,
kepada Tuhan Yang Maha Esa agar teccukuk tecconga.
ia tidak berpihak di kiri atau di
kanan tidak di depan atau di
belakang, tidak di atas atau di
bawah, tidak memandang yang di
bawah atau memandang yang di
atas, tidak satu pun yang akan
diambil selain yang dibenarkan
oleh hati nuraninya sendiri, yang
benar akan dicari kebenarannya,
yang salah akan dicari
kesalahannya.
Setelah dilihat keduanya, Engkana naita ia dua, napampa-
diserahkan kebenarannya kepada ekni atongengenna tongeng e,
yang benar dan diserahkan pula nawereng tono asalanna sa La e.
kesalahan kepada yang salah.
159

Orang yang salah berkata bahwa Makkeda i tau sa/a e naelorengik


para hakim menginginkan ro madeceng to mabbicara e
kebaikan untuk ldta semua karena namuka napampaekni
diberikannya kebenaran kepada atengengenna tongeng e, nawe
pihak yang benar dan diberikannya rengtoni asalanna sa/a e.
kesalahan kepada pihak yang
salah.
Orang yang salah berkata bahwa Makkeda i tau sa/a e. atonge
kebenaran itu mempunyai sifat ngenna iana ritu sipak tana kedo
sama dengan tanah, berlaku jujur malempu namawatng mampange-
dan kuat, ia yang akan dihadapi /omui tenripangolo mappasipu-
dan tidak akan menghadap, ia lungaui tenripasipulung
akan mengumpulkan dan tak akan mappaconga mui tenripaconga.
dikumpulkan, ia akan ditengadah iana ritu bicara padecengi tana.
dan tidak akan menengadah.
demikianlah peradilan yang
memperbaiki negeri".
Kata Puang Rimaggalatung, Makkeda Puang Rimaggalatung,
"Apa baik peradilan negeri, orang Na ia na rekko madeceng i bicara
berdatangan masuk dan tidak wanua e, muttamamui tau e
keluar. temmassu.
Negeri menjadi ramai, anak-anak Merewa i lipuk e, weddok i kalakik
bertambah banyak, hakim yang e iatona ritu pabbicara makkua e
demikian inilah panjang umumya. malampe sungek.
Dan dialah, hai Tonampe, yang Ia tof'.a ro Tonampe wedding ri
patut diikuti perbuatannya". eloi gaukna.
Kata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung.
"Jangan mengangkat hakim yang aja muala pabbicara to bong go,
dungu sebab peraturan itu harus nasabak tempedding i rabonngori
didalan1i , kalau salah cara bicara e, nasabak na rekko sala
memutuskannya, tenggorokam- rettek i, tigerrokmu murettek.
mulah yang engkau putuskan.
Sebab tidak mengenal anak, tidak Nasabak tenriakkeanakeng, tenri-
mengenal cucu, tidak mengenal akkeappoang, tenriasseajingeng,
160

sanak keluarga, tidak mengingin- tenriaccinaaiang ulaweng matasek


kan emas murni dan kain panjang patola malape.
yang berharga.
Sebab merusakkan negeri, padi Apak naposolang i wnua e,
tidak berhasil, ditelungkupkan tel/appole ase, ripaoppang i
lesung. diselipkan alu, palungeng e, ribatajeng alu e,
digantungan, dapur akan risappeang pattapi e, natuoi serri
ditumbuhi rumput apabila per- dapureng e na rekko bica salamani
adilan yang salah dilaksanakan". riabbicarang.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung,
"Apabila bermusyawarah puang ri Narekko sipulungi puang ri Wajo
Wajo (dewan pemerintah Wajo) ammekkoko muarengkalinga,
diamlah dan dengarkan baik-baik, pappada i na rekko mangoloko ri
samakanlah apabila engkau dewata e.
menghadap kepada dewata.
Sebab sangat angker. Nasabak makerrek ritu.
Pasang baik-baik telingamu dan Parengkalinga madeceng i dauc-
dengarkanlah yang dimusyawarah- cilingmu mutulingi napotudangeng
kan oleh puwang ri Wajo. e puang ri Wajo.
Apabila adat yang dibicarakan itu Narekka adek napoada, iatosa
juga yang engkau pertimbangkan, mutannga na rekko napoada tuppu
jika tuppu (tata susunan adat) yang tosa mutannga, na rekko wari
dibicarakan itu juga yang engkau napoada waritosa mutannga, na
pertimbangkan. apabila wari rekko rapang napoada-ada rapang
(aturan tentang perbedaan esi mutannga namuappoada.
tingkatan masyarakat) yang
dipersoalkan. wari jugalah yang
engkau pertimbangkan. Apabila
rapang (yurisprodensi dan
perjanjian antarkerajaan) yang
dibicarakan, rapang lagi yang
engkau pertimbangkan lalu engkau
memberikan pendapat.
Kalau tidak ditemukan pada adat Na rekko dek i ri pura onro e, dek
161

turun-temurun, tidak ada pada adat i ri abasang e, dek i ri tuppu e,


kebiasaan, tidak ada dituppu dan dek i ri wari e, sappano tannga
tidak ada di wari, carilah pertim- maka napoaraja e Wajo na
bangan yang dapat membesarkan poadecengeng e to maega e.
Wajo, yang mendatangkan
kebaikan bagi orang banyak.
ltulah yang menjadi pertim- lana mupotanngareng ri tudanna
banganmu pada musyawarah puang ri Wajo.
puwang ri Wajo" .
Kata Puang Rimaggalatung, Makkeda Puang Rimaggalatung;
"Wahai Tonampek, ketahuilah 0 Tonampe issengisia adek puro
bahwa adat yang sudah turun- enro e, temmakkulleisa rirusak,
temurun tidak boleh diubah, mau riassimanengi tenrirusak to.
walaupun dengan kesepakatan
tidak boleh juga mengubahnya.
Walaupun hanya satu orang yang Mau seddimua tanngi tenriru-
mempertahankannya tidak boleh sakto, padamui adek maraja e
juga diubah, sama halnya dengan temmakkullei rirebba.
adek maraja (adek yang berlaku
pada Arung) tidak boleh
direbahkan.
Demikian pula, adat kebiasaan Makkuamuto i adek abiasanna
tidak boleh juga diubah sebab temmakkullei ripinra apak
merusak negeri . naposolang i wanua e.
Adapun adat assituruseng (adat Na ia adek assi turuseng e,
berdasarkan kesepakatan) boleh makkullemua rirusak na rekko
saja diubah kalau mengakibatkan ongkai maja cappakna iatona ritu
kerusakan, itulah juga yang dina- riaseng adek rigiling jancara.
makan adat rigilling jancara (adat
yang diputar sebagai jentera)".
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung;
"Adat turun-temurun juga di Wajo Adek pura onronatoi Wajo
ialah merdeka orang-orang Wajo maradeka to Wajo e taro pasoro
untuk menentukan batas-batas per- gaukna, kedona, ada-adanna,
162

buatannya, gerakannya, kata-kata- pakena, ia kia itai a/emu ajak


nya dan pak.aiannya, tetapi engkau mupappada-padai wi ada, gauk,
harus ingat jangan menyamakan kedo, pake ri asek mu e, nasabak
kata-katamu, perbuatann1u, gerak engka adek ri Wajo, engka tuppu,
dan pakaianmu sama dengan engka wari engkato rapang, sabak
atasanmu sebab adat adat di Wajo, tenripateppa i e/ok A rung
ada tuppu. ada wari ada juga Mangkauk to Wajo e, tenriesakto
rapang. karena orang Wajo tidak amaradekangenna to Wajo e.
dapat diperlakuk.an sewenang-
wenang oleh Maharaja, juga tidak
boleh digeser kemerdekaannya".
Kata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimanggala-
"Adapun dahulu pada waktu tung; na ia riolo wetunna puwatta
pemerintahan tuan kita di ri Cinnotabik ia naompo onnau e,
Cinotabik. apabila barang curian naribuanna panga e, dekna
ditemukan, pencurinya diasingkan bicaranna.
sudah habis perkara.
Demikian pula halnya pada waktu Namarassi Batara Wajo, makku-
Batara Wajo. demikian pula per- muasi nao/a o to Wajo e.
aturan yang diikuti orang Wajo.
Namun. setelah Wajo berkembang, Nae mpekkekni wajo, marajani
assituruseng e arung e si Wajo
eratlah persetujuan raja-raja Wajo
sappareng eng i petau panga e.
untuk mencarikan undang-undang
bagi pencu ri.
Setelah lama dicari. yang dite- Na siaga ittana nassappa na
mukan hanyalah mengharuskan iamua nalolongeng patokkong
penggantian kerugian bagi tonra eng i ennau e.
pencurian.
Kalau harta benda pencuri tidak Na rekko teggennek i, pangae
cukup untuk pengganti kerugian. sappa i assinawa-nawangeng.
ia harus meminta bantuan dari
orang yang dapat membantunya.
Apabila juga bel urn mencuk.upi. Na rekko teng$ennekmupi, panga
163

carilah orang yang sefamili e sappasi assipangulunna


dengannya lalu digabungkan naripasialebbong maneng ro sikua
semuanya. e.
Demikianlah hai Tonampe, Makkuni ro Tonampek assituru-
persetujuan di Wajo, antara raja senna Wajo Arumpanua, lilina
dan raja muda Wajo yang Wajo naseng e madeceng ribicara
dianggap baik tentang undang- ennau e, nasabak ia ennau e
undang pencurian, karena masalah Tonampe, apponnannani Arung e.
pencurian itu Tonampe, adalah
wewenang raja".
Berkata Puang Riinaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung-
"La erima (Si penerima) nama La Carima asenna anak e ri
anak itu tentang utang yang terang inreng mannessana tomatoanna ri
dari orang tuanya, terhadap harta waramparang mannessana tau e
benda yang jelas dari ayah dan ambokna indokna.
ibunya.
Apabila ada utangnya yang tidak Na rekko engka inreng temman-
jelas dan tidak pemah ditagih pada nossana na dek na ongka nasi-
waktu ayah dan ibunya masih ngekeng i rewettu tuona ambokna
hidup, dan setelah meninggal baru indokna, namate mani na inappa
ditagih, itu disebut nasampo ongka massingek, iana ritu raseng
parekkok sudah tertutup dan tidak nasampo parekkok.
boleh ditagih lagi".
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung;
"Adat tetap Wajo bahwa anak Adek pura enronai Wajo, na ia
budak tidak boleh mewarisi harta anak ata e temmakkullei mana
benda, tidak boleh pula dikenakan waramparang, tmmakkulleitoi
utang. naita inreng.
Adapun yang dimaksud ialah Na ia nao/a e ada iana ritu ata
budak yang turun-temurun ibunya. mattu-tur.eng e inanna.
Terkecuali jika hasil pendapatan-nya Na sangadinna /eppak
sendiri yang dibelikan barang, dan ia limannapa naelliang i na engka
mempunyai anak yang sudah anakna napatudang maradekai,
dimerdekakan, anaknya itu dapat makkul-leni mammang mana
164

mewarisi secara turun-temurun. massos-soreng.


Apabila anaknya itu anak tunggal, Na rekko iani anak a/e-a/ena, iana
itulah yang dimaksud, beraja di tu natuppu ada makkeda e natule-
mata bersutan di hati, dialah yang tulogi, na anukanugi, iana
menjadi pewaris orang tuanya. nammana ri tomatoanna.
Dilandasi oleh kemerdekaan yang Nasanresi wi amaradekang, tes-
tidak membolehkan saling sia/a manak e ri awa ri ase a
mengambil warisan golongan rumpanua.
bawah dan golongan atas dan
arumpanua (kepala pemerintah
daerah).
Jika berstatus orang merdeka, ia Na ia na rekko engka ammara-
akan mewarisi dirinya sendiri. dekang, a/ena mani tu namana.
Yang dibelikan ibunya itulah yang Ia relliang eng i inanna, ia naolae
dimaksud bahwa ada anak yang ada engka anak maraja babuana,
besar perut dan ada yang kecil engka baiccuk babuana, namara-
perut, besar perutnya anak orang jani babuana anak maradeka e,
merdeka serta kecil perutnya anak baiccukni babuana anak ata e.
orang abdi.
Adapun anak budak yang sudah Na ia anak ata e namaradeka,
dimerdekakan, walaupun merdeka, mau maradeka na rekko deksa
jika bukan harta ayahnya yang nakkua pole riambokna pamma-
memerdekakannya, ia tidak boleh radeka eng i, desatu nammana.
mendapat warisan.
Jika dari ibu-bap~nya yang me- Na ia na rekko po/emi ri indokna
merdekakan atau dari neneknya, ri ambokna pammaradeka eng i,
suaminya yang memerdekakannya iaregga nenena, lakkainna
ataukah ayahnya yang pammaradeka eng i, iaregga
membelinya padahal harta warisan ambokna mel/iwi namana
yang dibelikannya maka ia tidak naolliang i desatu nammana.
berhak mendapat harta warisan.
Juga ia tidak akan mewarisi utang Tennamana to inreng na rekko
orang tuanya apabila orang tuanya matei tomatoanna na engka
165

meninggal. Apabila ada harta waramparang nawelai anak


peninggalan orang tuanya, anak sddehatu mana i.
tirilah yang mewarisi.
Anak tiri itu tidak mendapat Nai anak sedde we, temmana
warisan utang dan kesukaran inreng, temmana sukkarak, doceng
(perkara), hanya kebaikan semata- mi simata-matana namana.
mata saja yang diwarisinya".
Kata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimagglatung ,
"Wahai Tonampe jangan engkau 0 Tonampo, aja mutappokongi
me-lemparkan bicara kepada orang bicara tau we.
lain.
Yang dimaksud ialah, jika ada Ia naola e ada na rekko engka
orang yang bersengketa, lalu salah tomappangwewang na engka bara
seorang di antaranya melapor, seuanna napoada mubicara i,
kemudian engkau bicarakan. apagisisa na rekko ia muhicara
terlebih-lebih kaiau engkau menja- mupassalai; iana ritu bicara
tuhkan kesalahan kepadanya. yang makkua e solangi wi cinnotabik
demikian itulah yang merusak wanua e maraja e.
Cinnotabik. negeri yang besar itu.
Sebab yang demikianlah itu yang Nasabak iana ro na dekna nasituju
menyebabkan orang tidak bersesu- baca tai we ri /a/eng panua
aian paham di dalam negeri rimunri matena petta Arung
setelah wafatnya Petta Cinnotabik Cinnotabik Lapatiroi.
Lapatiroi.
Anak beliau. yaitu Latenribali dan Nabbali salo anakna pada mak-
Latenritippe masing-masing karung ri Cinnotabik mappada
berbeda pendapat, padahal tempat woroane La tentibali, Letenri-
memerintalrnya hanya bersebelah- tippe, na pada Iaing elena.
an di sebuah sungai di Cinnotabik.
Maka menderitalah rakyat dan Namapeddina tau e na pada med-
orang-orang yang merdeka seren- dekna maradeka e lao sappa
tak berangkat meninggalkan onrong maggalung maddarek.
negery, pergi mencari tempat
persawahan dan perkebunan.
166

Dan mengikut pula para Matoa Nacco e Matowa e, namarusakna


yang mengakibatkan punahnya Cinnotabik wanua maraja e.
Cinnotabik negeri yang besar itu.
Sebab di Cinnotabiklah pertama Nasabak kuni ro ri Cinnotabik
kali ada yang dinamakan arung bungek engka riaseng e Arung
patappulo (empat puluh raja patappulo naewa i siannawa-
muda) yang bermusyawarah nawangeng ri wettunna arung
mempertimbangkan sesuatu pacta Petta Lapatiroi riale-alena ri
masa Arung Lapatiroi sendirian Cinnotabik.
memerintah di Cinnotabik.
Adapun di Wajo, barn ada arung Na ia Wajo iapa na engka arung
patappulo jikalau semua daerah patappulo na rekko engka ma-
taklukannya datang bersama arung nengtoi lili e muttama aibawa
pinrang". A.rung Panrang.
Kata Puang rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung,
"Kesepakatan orang Wajo assuturusenna Wajo mellauangi
memintakan ketetapan dalam pura enro ri sesena to mangireng
masalah orang yang meminjam". e.
Dan berkata Puang Rimaggalatung, Nakkeda Puang Rimaggalatung,
"Adapun orang yang merdeka na ia maradeka e nainreng,
apabila meminjam dan ia nasanreseng ri aputtang e, iana
menyanderakan dirinya, itu ritu riaseng to mangompoang.
dinamakan "to mangempoang
(sandera).
Apabila seseorang yang merdeka Na ia na rekko mabuang i mara-
jatuh martabatnya dan sesudah deka e nasanrena ri aputiang e
berstatus sebagai seorang sandera nabbija, mabbatang ri inanna
lalu melahirkan anak, perutangan naolai inrenna.
akan dibebankan berdasarkan ke-
turunan pihak ibu.
Adapun ibunya, jika sudah tua dan Na ia imanna na rekko engkani
tidak dapat menebus dirinya, matoa na dek naulle i pawai
edarkanlah kepada dua tiga orang e/linna, muleloanni dua tellu,
siapa yang tinggi penawarannya ianu moncong pattawana iani
167

itulah yang engkau ikuti. muarolai.


Adapun seseorang yang Na ia to mangompoang e na rokko
menyenderakan dirinya lalu ia mennau i, puttani ritu.
mencuri, ia menjadi budak.
Apabila ia melarikan diri. tiada Na ia 1ra rekko cili wi, deni ritu
Iagi janjinya. jancinna.
Adapun apabila ia dimarahi oleh Na ia 1ra rekko purani ri acairi
tuannya atau ia marah kepada ripuamra iaragga na ia racai ri
tuannya. lalu ia pergi ke negeri puanna nassu ri saliweng panuwa
lain dan tidak diketahui oleh tennaissengi puanna mabuanngi
tuannya, gugurlah janjinya. jancinna.
Adapun si peminjam yang me- Na ia to manginrong o mangem-
nyanderakan diri , ia tidak boleh poang, tenrical/a paccal/ang
diperlakukan sebagai budak raja, arung, tenriappainrengeng pada
tidak boleh dipinjamkan seperti to riolli o, pada ripajujungi
budak beliau atau seperti orang du/ang, pada to rile Ieang e.
hukuman, atau seperti orang yang
dijajakan.
Semua itu boleh dikerjakannyajika faro sikuwa e weddingmua napo-
ia sendiri yang rela melaku-kannya gauk, iapa malang i alena.
Apabila ia diperlakukan salah satu Na ia rekko ripogaikeng i sekua e
dari hal yang demikian itu dan ro barang seuanna ro na tania
bukan kehendaknya, lepaslah o/ona, /oppek i inrenna.
utangnya.
Jika seseorang sandera diperisteri Na ia to mangompoang e na rekko
ia harus diberikan mas kawin yang ripobaino i, risompa i ri
sepantasnya. assitinajana sompana.
Dan jika mereka memperoleh Na ia 1ra rekko siappakangkanni
harta bersama dengan suaminya, Jakkainna siattommuajannisa
mereka boleh saling membagi nasabak maradeka tania ata
harta, sebab ia orang yang manginrennamua.
merdeka bukannya budak, hanya
kebetulan ia berutang.
168

Kalau mereka melahirkan anak, Na rekko jajaiang i anak, mam-


anak mereka boleh mewarisi. manatoi.
Jika anak itu tunggal, ia adalah Na rekko iami anakna messong i
pewaris tunggal. mana.
Adapun jika ia mempunyai anak Na ia na rokko ongka anak ma-
yang lain, yang ibunya bukan radeka Iaing e, dek nangompoang
seorang sandera, anak tersebut indokna, dek natu.na pada
tidak sama pembagiannya. Anak tawana, marolami ri tawana anak
dari seorang sandera mendapat ata e.
bagian seperti anak budak.
Ttdak boleh sama bagiannya sebab Tempeddingi pada tawana
anak dari seorang sandera bersta- nasabak baiccuk babuana anak
tus sosial rendah, anak orang yang mangompo e inanna, marajani
merdeka berstatus sosial tinggi". b(lbuana anak maradeka o.
Kata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimagalatung,
"Adapun orang yang ri appabakuri na ia to riapparibakuri e tem-
(yang menebus seorang abdi menceng tekkurang .. iamua lao
karena utang tidak bertambah dan lisu, padami oang waramparang
tak berkurang uang tebusan yang ri taro bawang e.
akan ia terima kembali, sama
halnya ia sekadar menyimpan
barang" .
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkada i Puang Rimaggalatung,
"Adapun orang yang menyandera na ia tomakkatenni e, dua lalenna.
ada dua macam. Pertama, orang Sesuani to makkatenni engka e
yang menyandera yang ada tanggungi wi makkatenni wi tau e,
penanggungnya sehingga ia iana ritu tebbuta tessengkong.
menyandera seseorang yang tidak
buta dan tak pincang.
Adapun jika telah buta dan pin- Na ia 1ui rekko butani sengkonni
cang, itulah yang menyempuma- iana ritu pasekkek i tau tettongi
kan orang yang menjan1in dan eng i, tanggaungi eng i.
menanggungnya.
169

Adapun orang yang disaderakan Naia tau riakkatenni bawang e de


saja tidak ada yang ditunggu oleh gaga natajeng Ia to makkaterni
si penyandera.Meskipun orang mau jajiang anak si jali si tappere
yang disandera itu telah dek nappunnai to makkatenni e.
melahirkan anak yang banyak
sekali . tidak boleh dimiliki oleh si
penyandera.

Jika sandera itu diperisterikan. Na ia na rekko ripobaine i, ri-


mahamya tetap harus dibayar sompaisa atanna tau e ia kia
kepada tuannya (orang yang tekkurattoisia owanna tau e.
menyanderakan), tetapi uang
sandera dari penyandera tidak
boleh berkurang jumlahnya.
Meskipun sandera yang akan dite- Mau tenggennek maneng seddi tau
bus sudah cacad; uang tebusan mupapole i, sikumatoi napapole-
tidak boleh berkurang". ang.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung,
"Apabila dipersengketakan na rekko riappangewangi wi tau e
mengenai orang dan barang waramparang e apputtanna na
sesuatu pada hal tidak ada orang dekntau tettongi wi, tang ngani
yang menjamin, pertimbangkanlah akkatenning e.
hal penggadaian itu.
Jika nilainya sudah sesuai dengan Ia nadapini angkek rapanna ,
harga yang diterima. berarti sudah puttanisatu.
terjual.
Namun, jika hanya seperdua saja Na ia IUl rekko pattawa duanami
dari nilai harganya berarti dia angkekrapanna, makkatonni
hanya disanderakan saja. manisatu.
Adapun jika melebihi seperdua Na ia IUl rekko naliwenni na
dari nilai harganya, sisa sedikit ceddekmani tennadapi i aputtang
lagi dari harga yang semestinya, e, massanra putta i.
tergadai penuhlah ia.
170

Apabila belum sesuai dengan Na rekko tennadapi i akkatenning


harga gadai, yaitu kurang sedikit e, ri awana coddek pattawa duana
dari nilai semestinya maka angka rapanna anu ritaro e
namanya hanya barang simpanan manitu asenna.
saja.
Sul/e sittak datu namanya yang Sulle sita datu asenna makkuwa e.
demikian".
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimagga/atung ,
"Jangan engkau permasalahkan aja mu engka bicarai limanrupa e.
yang lima macam.
Pertama, perkataan anak-anak, Seuani, pau ananak, maduana tutu
kedua, tutur orang gila, ketiga, taujangeng e, mate/luna ada
perkataan. dukun, keempat, sanro e, maeppana nippi e,
mimpi . kelima, dugaan. malimanna kapang e.
Kelima itulah yang tidak dibenar- lana ritu lima o tennakkua adek
kan oleh adat dan menjadi naposapa wanua e.
pantangan bagi negeri" .
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung,
"Wahai orang Wajo. engkau tidak detto muri uno to Wajo saliwenna
dibunuh, kecuali perbuatanmu gaukmu mpunoko.
sendiri yang membunuhmu.
Juga tutur katamu tidak akan Detto naripasalangi bicarammu
disalahkan. kecuali sendiri yang sangadinna tutummu pasa/ao.
menyalahkanmu.
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung,
"Tidak akan dipertemukan bagi tessiewa situ/a e.
yang bertentangan.
Yang dimaksudkan ialah antara Na ia nao/a e ada, arung e na
raja dan orang kebanyakan. maradeka e.
J ika engkau mendapat kesukaran Na rekko nasukkarakiki arung e
dari raja. pergilah kepada iko maradeka e, laoko ri inamu na
pemimpinmu agar dimusyawarah- sipulung makkeda menrek pasiewa
kan, sebab nanti kalau sudah i b icarammu; nasaba iapa tu
171

temyata persoalan itu berdasarkan nawedding siewa arung e


adat, barulah persoalarunu itu maradeka e na rokko ada rana.
dibicarakan, sebab hanya
persoalan adatlah baru orang dapat
berperkara dengan raja.
Biarpun persoalan adat, masih ada N a mau ada tana na eng kamupa
limpo yang mendukung raja, limpo naewa situru arung e,
berarti masih belum boleh tessiewamupi tu situ/a e apak
berhadapan dengan raja, karena tellutu limpo ri Wajo.
ada tiga limpo di Wajo" .
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung ,
"Jika engkau hendak mengemuka- na ia na rekko maeloko to Wajo
kan ada tanah (kata adat) wahai poada ada, tennampuk tau e
orang Wajo, orang tidak menum- tenripassu todong e, tenrilappes-
buk padi. kerbau tidak dilepaskan. sang no maccule ananak e ri tana
anak-anak tidak qiizinkan turun e, maukkua ri bola e ripapakto
bermain, di dalam rumah pun nainappa ripoada ada ri tana e,
suasana harus tenang, barulah kata nasabak makerrek tu ada tana e ri
adat dibicarakan, sebab kata adat poada.
itu amat angker dibicarakan.
Juga baru dapat diucapkan jika Na ia topa naripada massekpi
memang dianggap sangat tongeng-tongeng.
penting".
Berkata Puang Rimaggalatung, Makkeda i Puang Rimaggalatung ,
"Adapun adat itu terbentuk dari na ia riwinru e adek kuwi pole ri
kebulatan mufakat yang tidak allibungeng e tennaripuek, kua toi
dipertentangkan, kehendak ri appada eloreng e tenna rirusak,
bersan1a yang tidak dibatalkan, kuto i ri assama turuseng e
persetujuan bersama yang tidak tennariwela i.
diingkari.
Itulah pokok pangkal maka ada lana ritu nappongi na engka
yang dibentuk sebagai adat". adek.
IV. PAU-PAUNNA MEOMPALO

Pasal yang menjelaskan Passaleng pannessa eng i ianae


inilah galigona
Meompalo yang hitam Meompalo* bolong ede
kisah sang kucing rampe-rampeanna coki e
berkatalah ia ianaro napoada
Meompalo yang merawat Meompalo makerrek e
waktu aku tinggal di Tempe ia menroku ri Tempe
menetap di Wage mabbanuaku ri Wage
meskipun ikan belanak kumakan mau balanak kuanre
meskipun ikan bete kularikan maumau batee kulariang
aku tidak pemah diusik tengngina kurapasia
di<i sabar dan dermawan Sabbarak i namalobo
majikanku yang punya rumah. puakku punna bola e
Setelah hidupku terhina, Natunaimana langi
tidak dihiraukan dewata nateaiak dewata

* Meompalo : kucing jantan yang wama bulunya tiga macam

172
173

yang tinggal di langit manai ri rua lette


dibawah pertiwi, ri awa peretiwi
alm di bawa ke Soppeng kuripaenrek ri Soppeng
tiba di kampung Bulu kutateppa ri Bulu
ak.u menuju ke Lamuru kutappali ri Lamuru.
Majikanku dari pasar Pola pasa e puakku
dia membawa ika cappek napeleang cappek-cappek
ak.u datang menyambar kual/urunu sittak i
yang sedang besamya. dappina ro battoa e.
Aku dipukul punggung parang Nappeppekak tenrong bangkung
Majikanku yang punya rumah, puakku punna bela e
rasa pecah kepalak.u sa/a mareppak ulukku
rasa terserak. benak.ku sa/a tatterre cocoku
rasa keluar biji mataku sa/a tappessi matakku
berkunang pandanganku. malalak majang suloku.
Aku lari terengah-engah Ku/ari tapposo-poso
sampai di Enrekeng; kulettukna ri Enrekeng
tiba di Maiwa takkadapi ri M aiwa
ak.u mengambil kerak. nasi ukutikna dekke nanre
menguyah tulang ikan; kugareppuk buku bale
dilempar lagi talenan kurirempeksi sakkaleng
ak.u lari bertengger kularimua maccekkeng
di papan pinggir dapur ri papenna dapureng ede
dilempar lagi embusan napeppeksikak pabbeerrung
majikanku yang memasak. puakku temannasu e
Terasa sakit semua Mappenedding manengsia
174

saraf-saraf kecilku urek-urek marennikku


seluruh persendianku. sining lappa-/appaku.
Kucurahkan semua Upabbalobo manenni
airmataku jennek wao matakku
kulaJi mendengus-dengus u/ari mangessu-essu
menggelengkan kepalaku. makkeeppingi ulukku.
Aku laJi menyeruduk Kularia makkacuruk
di bawah dapur ri awa dapureng ede
diseruduk lagi dengan kayu narerosikkak ro aju
majikanku yang memasak puakku to mannasu e
aku tercan1pak ke tanah kumabuang ri tana e
diburu lagi oleh anjing napatitisikkak asu
serempak manusia menjadi gaduh marukka wampang tau we
laki-laki perempuan. oroane makkunrai.
Aku Ian bertengger Kularimua maccekkeng
di atas lesung ri lebok palunggeng ede
dipukullagi dengan alu napeppeksikkak rennang alu
majikanku yang menumbuk (padi) puakku pannampuk ede
Ada juga yang membawa besi Engkatona renreng bessi
aku juga dilempari dengan bambu narauktonak ro awo
aku laJi terengah-engah kulari tapposo
akupun terus memanjat kua-kuanak makkompe
pada tiang rumah ri aliri lettuk ede
menyeruduk dibawah tenun kuseelluk ri awa tennung
diseruduk lagi belida narorosikkak walida
majikanku yang bertenun. puakku pattennung e.
175

Aku lari sambil mendengus Kulari mangessu-essu


naik di para-para menrek ri tala-tala e
Ttdak henti-hentinya memburn Ala pajaga mappeppeng
majikanku yang punya ceppek puakku punna e ceppek
kulari terns naik kutini terru kuenrek
di atas rengkiang ri asek rakkeang ede
terns diikuti nao/aiak ro mai
majikanku yang punya rnmah. puakku punna bola e
Aku lari terns naik Kularimuana menrek
dipuncak onggokan padi ri coppokna lappa ede
kutundukkan keepalaku massurukeengi ulukku
di m uka It unek ria/ana ro ltunek*
Datu Sang Hiang Sri." datunna Sangiang Serri
Ttdak henti-hentinya memaki-maki Tennapajaga mattanro
majikanku yang punya rnmah puakku punna bola e
bertepatan sekali nasitujuang pegganggi
tidumya yang nyenyak takkammemmekna tinrona
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
terbangun semuanya pasedding maneng koritu
padi yang banyak sining ase maeega e.
Jangan kita tinggal merana Aja taonro mappeddi
di tempat derita ini ri /use usoreng ede
mari kita mengembara talao pali a/eta
aku tidak betah tinggal Teekkulleni monreo ede
dipatuk ayan1 napittoki ede manuk
dikuliti tikus napessiri e balao
176

karena hanya di kucing apa eongngemisia


diharapkan menjaga kita kirennuang mampirikik
meronda siang malan1 maddojaikik esso wenni
menangkap tikus-tikus tikkeng i balao ede
sehingga tidak berderai bulirku tennamarunu uleku
berkas pengikat kita. wesse kati passeota.
Hanya kita yang menolong ldikmisia mepperiwi
sekalian umat manusia sininna to kawa ede
padahal sudah kita benci na iana riagelli
marah tidak terhingga mabacci rallalo-lalo
maroa paddinma Maroa paddiuma e*
mereka pada membenci nasi turu bacci maneng
sekalian seisi rumah sining lise langkana e
marah kepada sang kucing mabacci ri meong ede
laki-laki perempuan oroane makkunrai
Belum selesai perkataan Telleppek lalu adanna
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
serentah mereka bangun nasama rokong manenna
saling pandang-memandang sining gilingni sitemmu
mengelilingi tempat onggokan maggoliling lappo ede
padi biasa padi pulut ase Jalo ase pulu
semua padi yang banyak sining ase maega e
Sirih belum terkunyah Ala maressak ora e

*Matoa paddinma: pemimpin dalan1 bidang semua pertanian


177

hanya sekejap mata ala kede pabboja e


beramai-ramai berangkat nasiwewangeng tarakka
semua padi yang banyak sining ase maega e
mengantar kepergian ru/uk i rennang mattoddang
mengiringi keberangkatan larung-larungi tarakka
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri.
Sampai tiba berhenti Nalettuk pole makosong
di rumah Pabbicara ri bolana Pabbicara e*
Sulewatang Maiwa Sulewatanna** Maiwa
Meompalo pun naiklah Menrekni Meompalo e
semua padi yang banyak sining ase maega e
memenuhi sebagian rumah. pennei bola sipo/o.
Namun rasa penat belum hilang Natessau tekketopa
setibanya di rumah makkonna ri bola e
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
secara kebetulan sekali nasitujuang peggangi
sewaktu anak-anak makan manrena kawalakki e
terhan1bur nasi waktu menyuap natimpu tassia-sia
tercecer nasi waktu menyaji nasaji tatterre-terre
tidak tunduk memungutnya tennacukuk mitto i
ibu yang melahirkannya, inanna neajiang eng i.
Ia tidak mau dicegah Natoa ripesangkai
oleh teman-temannya kua ri silaoanna

*Pabbicara : jabatan dalam pemerintahan Adat di daerah Bugis


** Sulewatang : mangkubumi
178

menoleh sambil mencomel nagilingsiamattejjo


(merengut)
menangis merontak-rontak naterri massolla sol/a
merengek tidak henti-hentinya maddaju raju teppaja
digaruk-garuknya kepalanya nakakkangiwi ulunna
bercucuran keringatnya macco/ok-co/ok pusekna
keluar ingusnya naturumpali bolokna
dilemparkannya piringnya naddempereng i pannena
maka berserakanlah di sana-sini natassiampona sia
ke kanan dan ke kiri ri atau ri abeo
Maka menolehlah sambil berkata Nagilingmua makkeda
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
kepada panakawan kua ri silaoanna.
Saya tidak mau menderita Teawak menneng makkaring
di kampung Maiwa ri lipuk e ri Maiwa
kita tidak ditakdirkan tennatotokik lapuang
Tuhan semesta alam To Barek-barek *
yang tinggal di Iangit manaik ri boting langi
(kita) berkedudukan di Maiwa tudang e ri M aiwa
menjadi penghuni meppek tinio to kawa
Aku tidak setuju perbuatannya Tekkuelori gaukna
aku tidak senang kelakuan tekkupoji pangampena
Orang di Maiwa tau wero ri Maiwa

*To Barek-Barek e :
179

Marilahkita berangkat Turoko mennang talao


mencari perangkai yang baik sappa pangampe madeceng
semoga kita dapatkan barak engka talolongeng
apakah perempuan yang jujur makkunraigi malempuk
ataukah laki-laki yang dermawan orowanegi malab
yang dapat memikat hati mappatang kininnawa e
yang tidak berlaku curang tennapogauk e ceko-ceko
yang berhati lapang temmasekkek e atinna
pandai menerima hasil tanaman misseng duppai wisesa
memelihara Sang Hiang Sri pacnre Sangiang Serri.
Didukung oleh air Risoppo ri jennek ede
dan bertelekan di tanah mattulekkeng ri tana e
melayang di udara malewa ri anging ede
Mak.a berjalanlah beriring-iringan Najoppana maddemmang-remmang
sebelum sirih terkunya ala maressak oto e
hanya sekejab mata ala kede pabboja e
mereka meninggalkan Maiwa nabbokorini Maiwa
menuju Soppeng naoloini Soppeng
semakin dekat di Pattojo macawekni ri Pattojo
menuju ke Mario mattujuni ri Mario
Fajarpun sudah menyingsing Namappappana baja e
langit sudah mulai terang namaretena langi ede
menolehlah sambil berkata nagilingmuana makkeda
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
yang manakah gerangan kita lalui? kegana mennang tao/a
yang menuju Tanete? mattuju e ri Tanete?
180

Serempak mereka bersembah Nassamaiyo makkeda


kan angin, sedangkan kami daun kayu angikko kiraung kaju
yang dipertuan di atas berembus, puang e ki wawo miri
Tuanlah yang menentukan arah datukkimua tatappali
tujuan kami.
Menjawab sambil bersabda Mabbali ada makkeda
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
lebih baik nanti madecengi mattisin
kita singgah sebentar taleppassana cinampok
di kampung yang ada di depan kita ri lipu taoloi e
mencari perangai yang baik, sappa pangampo madeceng
semoga kita mendapatkan barak engka talolongeng
apakah perempuan yang jujur makkunraigi malempu
ataukah laki-laki yang patuh orowanegi mapato
pandai menerima hasil tanaman misseng duppai wisesa
memelihara Sang Hiang Sri paenrek Sangiang Saeeri.
Yang inilah kita tempuh lana mennang tao/a.
yang menuju Lakemmek mattuju e ri Lakemmek
maka didapatinyalah napoleini ro mai
Datu Tiuseng datunna tiuseng ede
sorgum dan jagung bata ede barellodo
semua sekoi yang banyak sining betteng maoga e
mere sa jengkel semuanya maggelli maneng sammenna
tinggal bertangis-tangisan monro siterri-terriang
diluar kampung ri sa/iwenna lipak e
maksudnya hendak mengembara manguju pali a lena
181

Kebingunganlah ia Pusani nawa-nawanna


Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
tidak dapat memikirkan rimasuakna nasedding
kampung yang diharapkan, wanua nataddagai
yang diidam-idamkan sumangok banappatinna.
Menolehlah sambil berkata Nagilingmua makkoda
Datu Ttuseng datunna tiuseng ede
kepada teman-temannya, kua ri silaengenna
menyisihk.an kalian sesei mennang a/emu
terpandang olehk.u engkasia kunyili
Yang Mulia junjungan kita puatta to risompa e
keturunan Pajung wijanna Mappajung * ede
manusia di langit tau we ri bering Jangi
di bawah di daratan bumi. ri awa ri prettiwi.
Jangan-jangan yang dipertuan Oje puatta ltunek
ltunek
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangian Serri
semerbak baunya patabbulellang baunna
merangsang tiada taranya patenggo'tenge' rasamale' na
Mungkin sang Datu Oje datu wo watena
diarak diusung riulu riremmak-remmak.
Marl kita ikut Talao mennang taccowo
Jangan kita tinggal diam aja taonro makossong

*Mappajung e (= Pajung): gelar raja Luwu


182

di Tempat yang tidak berpenghuni ri parelleseng lipuk ede


dicukur tikus narampu-rampu balawo
dipatuk ayam napittoki ede manu
dihancurkan babi. nappeccoki ede bawi.
Selepas ucapanya Telleppek lalu adanna
Datu Tiuseng datunna tiuseng ede
telah datang berkumpul natakkadapi makossong
keturunan Pajung wijanna Mappajung ede
keturunan dari langit tunekna ri boring langi
keturunan dari petala bumi tunekna ri perettiwi.
Maka menolehlah sambil berkata Nagilingmua makkeda
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri.
Mengapakah kau tinggal Magao ritu muenre
duduk terisak-isak, mutudang tassengek-sengek
kanm semua bertangis-tangisan musiterri-terriang maneg
di luar perkan1pungan ri parelleseng lipuk ede
kampung Lekemmek. wanuwa e Lakemmek
Menyembahlah sambil berkata Sessu sompani makkeda
Datu Tiuseng datunna tiuseng ede
hamba sangat menderita, Thanku mapeddi laddekkak puang
tidak diperdulikan tennaparalai bola
oleh orang Lakemmek tan ede ri Lakemmek
Ikutkanlah hamba, Thanku Paccookmuanak, puang
dan akan hamba menetap naiapa wenroi
ditempat yang Tuanku tentukan. lipu tapotanra ede.
Menjawab sambil berkata Mabbali ada makkeda
183

Datu Sang H iang Sri datunna Sangiang Serri


kepada panakawan kua ri silaoanna
kita tidak akan menetap tenggudang tengengmuani
dikampung Lakemmek ri lipuk e ri Lakemmek.
Mereka suka sekali Napumenasa weggang i
perbuatan yang tercela gauk temmedeceng ede
disumpah-sumpahi anaknya natanro-tanro anakna
tidak dihiraukan keluarganya nareppung - rangeng - rangenna
tidak seia sekata natea situju basa
orang seisi rumah. tau we ri lalengpola
Menoleh sambil berkat a Nagilingmua makkeda
Datu Sang Hiang Sri, datumra Sangiang Serri
yang akan kita tempati na iapa taenroi
yang jujur dan patuh. malempu e namapato
Belum lama duduk beristirahat, Tekkua tudang marade
berangkatlah beran1ai-ramai nasiwewang genna tarakka
semua padi yang banyak sining ase maega e
mengarak perjalanan larung-larungi matedang
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
didukung oleh air risppo ri jennek ede
bertelekan di tanah mattulekkeng ri tanan e
melayang di angkasa malewa ri anging e
berangkat beriring-iring maddemmang-remmang laona
pergi tidak tentu tujuan lao silao-laona
berjalan tidak menentu jokka sijokka-jokkana.
Maka terbenamlah matahari Nalabutena esse e
184

Seppeng sudah dekat naoloini ri Seppeng


menolehlah sambil berkata nagilingmua makkeda
Datu Sang Hiang Sri, datunna Sanggiang Serri
mari kita singgah sebentar talepangsana cinampe
di daerah yang dihuni manusia ri lipuk to kawa ede
semoga kita mendapatkan barak engka talolongeng
yang berkenan di hati, situju nawa-nawatta
itulah yang kita tempati na iana taenroi
menetap selama-lamanya makkulau temmmala/a
dilingkungan kehidupannya kua ri pangemmerenna
Serempak mereka bersembah Nassamaiyo makkeda
semua padi yang banyak sining ase maega e
semua jenis jagung bata ede warellede
sem ua beteng sining betteng maega e.
Selepas pembicaraannya, Telleppe lalo adanna
Datu Sang Hiang Sri datunna Sanggian Serri
telah sampai di Soppeng natakkadapiriSoppeng
maka datanglah berkumpul napolemua makossong
di kampung Kessi, ri wanuwa e ri Kessi
langsung naik natianik terru naenrek
di rumah kedian1an ri langkana tudangenna
maroa paddiuma Matoa paddiuma e
yang mengepalai Kosi mampiri eng i ri Kossi
memenuhi sebagian rumah pennei bola sipolo.
Sementara mengaso Napolemua macokkong
bersandar baik -baik nasanre-sanre madeceng
185

pada tiartg rumah yang pendek, ri aliri tellettuk e


kebetulan sekali nasitujuang peggangi
orang ribut bertengkar massasainna tau e
pada saat menjelang malam ri madduppanna pettang e
menjelang terbenam matahari mai ri labu esso e
yang sibuk memasak sibetta-bettang mannasu
memasang periuknya pada pateppek i orinna
menjajarkan belanganya pakkaturengi lowakna
ada yang memegang sajinya. engka tetengi sajinna
ada yang mengayunkan sendok engka seweangi sanrukna
sayumya
mengaduk-aduk embusannya naggaruangipabberrunna
dipertengahan dapur ri tengngana dapureng e
memperebutkan putung kayu massasai puppu aju
duduk berdesak-desakan natudang sicipi-cipi
tidak mau damai natea situju basa
orang di dalam rumah tau we ri /a/eng bola
laki-laki perempuan orowane makkunrai
maka menangislah sambil berkata Naterrimua makkeda
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
dengarlah kalian arengkalinga manekke
semua padi yang banyak sining ase maega e
saya tidak mau bermalam teawak mennang mabbenni
di kampung orang Kessi ri lipuk to Kessik e
aku tidak setuju perbuatannya tekukuelori gaukna
aku tidak senang perbuatannya tekkupojo pangampena
186

perempuan penghuni rumah makkunrai rituruna


maroa paddiuma Maroa paddimuma e
yang mengepalai Kossi mampiri eng i Kessi
Turunlah kita berangkat Additoddangko talao
mencari perangai yang baik sappa pangape madeceng
kiranya akan kita dapati bara engka talolongeng
yang menyenangkan hati mappatangkininnawa e
rukun dan damai tinu tessisumpalak e
seia sekata ada situju basa e
perempuan yang dermawan makkunrai rna/abo e
atau laki-laki yang jujur orowanegi malempuk
pandai menerima hasil tanaman misseng duppai wisesa
memelihara Sang Hiang Sri. paenrek Sangiang Serri
Serentak mereka berangkat Siwewangenni mattoddang
Satu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
didukung oleh air riisoppo ri jennek ede
bertelekan di tanah mattulekkeng ri tana e
melayang di angkasa malewa ri anging ede.
Singgah lagi menyelidik Naleppang i mappesammeng
dirumah yang disebelah Timur ri bola ri /au ede
tidak seorangpun didengar natenrek sammeng ritoling
duduk memasang pelita tudang mappatuo pel/eng
pada saat menjelang malam rimadduppana pettang e
tergeletak disana-sini naleuk situppu-tuppu
laki-laki perempuan orowane makkunrai.
Dengan segera pergilah Tijjang muasi nalao
187

Datu Sang Hiang Sri. datunna Sangiang Serri


langsung memeriksa tempayan matterru karawa bempa
kurang air ditimba masuak jennek riserok
yang mengisi tempayan niala pallise bempa
kemudian mencari api nalaosi mita api
di dapur kua ri dapureng ede
tidak ada api dijumpai natenrek api rinyili.
Dengan berprihatin, ia berkata Naterrimua makkeda
Datu Sang Hiang Sri, datunna Sangiang Serri
turunlah. Kita berangkat nonnoko matu talao
aku tidak setuju perbuatannya tekkuelori gaukna
aku tidak senang kelakuannya tekkupoji pangampena
bagaikan orang mati layaknya ojek to mate watena
hanya tidur saja kerjanya natinromani natungka
tidak punya air, tidak punya api tejjennekna tengnagapinna
tidak seorangpun mau dilisek to fino
yang sedang menghadapi pelita macokkong moloi pel/eng
pacta saat terbenamnya matahari. mai ri labu esso e
Maka sampailah dia Natakkadapi mattoddang
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
didukung oleh air risoppo ri jennek ede
bertelekan di tanah mattulekkeng ri tana e
melayang di angkasa ma/ewa ri anging ede
Pada keesokan harinya Namapappana baja e
di hari yang terik dia tiba natengnga tikkana nalettu
dia menuju Mangkoso. naoloini Mangkoso.
18R

Menoleh sambil berkata Nagi/ingmua makkeda


Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
mali kita singgah sebentar ta/eppanssana cinampe
di kampung Wettu ri lipuk ede ri Wettu
mencari perangai yang baik sappa pangampe madeceng
disitulah akan kita tempati na iapa taonroi
yang penduduknya tidak berselisih tinu tessi sumpala e
yang menyenangkan hati mappatangkininnawa e
rukun dan damai situju nawa-nawa e
apakah perempuan yang dermawan makkunraigi malabo
ataukah laki-laki yang jujur orowanegi malempu
pandai menerima hasil tanaman misseng duppai wisesa
memelihara Sang Hiang Sri. paenrek Sangiang Serri.
Menyembah sambil berkata Nasessu sompa makkeda
Datu Tiuseng datunna tiuseng ede
sorgum dan jagung bata ede barelleode
semua sekoi yang banyak. sining betteng maega e.
Menoleh san1 bil berkata Nagilingmua makkeda
Datu Meompalo datunna M eompalo e
serem pak berkata, na pada makkeda maneng
kur semangat kerruk jiwa sumangekmu
keturunan La Patoto tumekna i La Patoto*
turunan Datu Mangkau wija Datu Mangkau

* La Patoto : Sebutan dewa atau raja. (Yang Mahakuasa)


189

Engkau angin dan kami daun kayu angingko kiraungkaju


di atas engkau berembus ri wawo i kia miri
dimana engkau bertakhta disanalah dfltuki ki ria
kami mengabdi
aku ikut bersama pergi kuruluki tasitiwi
berjalan bersama dari tasitiwi-tiwi /ettu
dunia san1pai di akhirat ri lino lettu ri maje
di kampung terakhir. ri wanu ri pammasareng
Tidak selang berapa lama Te/leppek /alo adflnna
telah datang berkumpul napolemusa makossong
Datu Sang Hiang Sri dfltunna Sangiang Serri
dipusat rumah kua ri posi sao we
terns naik berbaring, materru menre ma/lekku
Datu Meompalo datunna Meompalo e
mengumpulkan dengan baik pasipupung madecengi
ketentraman jiwanya rampenna ininnawanna
Belum sempat beristirahat, Temmettitopa pusakna
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
tepat tengah hari, naiklah ia na tengnga tikka naenre
orang yang punya rumah awiseng punna bola e
tanpa mencuci kaki tennabissai ajena
dia naik ke rangkiang naenre ri rangkeang e
tidak memakai baju temmasale tammabbaju
mengambil padi seikat. mampae ase siwesse.
Pada saat itu pula Na situjuanpeggang i
sang kucing sedang berbaring mallekkunna meong ede
190

di atas onggokan padi ri ceppekna lappo ede


mengumpulkan dengan baik pasipuppung madeceng i
ketentran1an perasaannya. rampenna ininawanna.
Seluruh anggota badannya Sininna takke-takkena
mengilu semua maddaremmeng manengmua
segala persediaannya sininna lappa-/appana
disebabkan oleh perjalanan napakkua al/alengeng
sudah ditekan oleh rasa lapar nawengo-wengoni lupu
sudah haus dan lapar madekka maliwasenni
tidak diabaikan yang punya rumah nappakko punna bola e.
Diusir ia tidak mau Napasiak i nateya
tidak cepat turun tennapuduk-pudu /esso
Datu Meompalo datunna Meompalo
Dia naik menerjang Naenrekna tudduiwi
menyingkirkan dengan kaki naserring i cappak aje
maka terlempar sang kucing natallittana coki e
jatuh tercan1pak di depan pole teppa ri olona
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
seluruh padi yang banyak sining ase maega e
Datu Tiuscng datunna tiuseng ede
sergun dan jagung bata ede warel/ede
seluruh sekoi yang banyak sining betteng maega e.
Berdirilah membentak-bentak Natijjang mangaru-ngaruk
yang empunya rumah awiseng punna bola e
dibongkar padinya nalengkang i asena
dengan sangat marah, turunlah ia maserre caini nano
191

menuju kelesung kua ri pulungeng ede


tidak disinggahkan sebentar tennapaleppang cinampe
di dalam rumah kua ri ale bola e
lalu ditumbuknya dengan mencomel nanampuk nacai-cai
berserakkanlah disana-sini tassiampo maggo/i/ing
tidak tunduk memungutnya tennacukuk mitte i
ayan1pun datang melarikan na/ariang i manuk
Dengan sedih berkatalah Terrimuani makkeda
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
turun kita herangkat nonnoko matu talao
tidak kusukai sama sekali maserroi tekkupoji
tindakan yang punya rumah gaukna punna bola e
perempuan durhakanya makkunraidorakana
matoa paddiuma Matoa pa~diuma e
tidak dapat memilih waktu tettungi eng i ri wettu.
serentak mereka berangkat. siwewangenni mattoddang
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
turunlah kita pergi turuko mennang talao
mengadu nasib kita tunru-tunrui wi tetota
yang sudal1 dijanjikan pura rijaneiangengik
oleh Dewata ri to parampu-rampu e
mencari kelakuan baik sappa pangampe madeceng
agar kita dapati barang engka talolongong
apakal1 perempuan yang patuh makkunraigi mapato
apakah laki-laki dermawan woroanegi malabo
tahu nienahan nafsu miseng musuk i napaessu
192

tidak berbuat curang teppegauk ceke-ceke


tidak cemburu hatinya tengmangempuru atinna
pada tetangganya kua ri bali be/ana
pandai menerima hasil tanaman misseng duppai wisesa
memelihara Sang Hiang Sri. paenrek Sangiang Serri
Tidak selang beberapa lama sesu- Natengleppe lalo adanna
dah berkata
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
sampailah di Lisu. matakkadapi ri Usu
Maka sepakatlah semua Nasamaio mannena
semua padi yang banyak sining aso maega e
mataharipun sudah terbenam nalabu tona esso e
malampun tiba madduppang toni pettang e
mereka datang berkumpul na pada pie makosseng
memenuhi sebagian rumah pennoi bola sipole
disinilah dia tiba. kuani ria takkappo.
Suaranya terdengar Sammenna riengkalinga
tidak tampak wujudnya tennarinyilik watanna
terasa sekali baunya patengek-tengek baunna
semerbak harumnya. tassipung rasamalekna.
Kebetulan sekali Nasitujuang poggangi
orang Lisu sedang makan, minum manre minunna to Lisu e
berjaga-jaga malam upacara benih maddojairi binena
nasinya tidak cukup tennagennek inanrena
lalu mencomel masamo-samo saina
tidak tenang perasaannya rampenna ininnawanna
193

segala keluarganya awiseng pada winnena


matoa di Lisu Maroa ede ri Lisu
menyumpah, lalu berkata mattanro memme makkeda
di dalam hatinya kua ri /a/eng arinna
entah dapat dipanen uduppa areggansia
ataukah sama sekali tidak memberi tenri duppareggi mai
hasil
bibit yang kusebarkan mai bine ripanokku
sem u a be nih tan am anku sining bine riranengku
menghabiskan saja belanjaku pura-pura balancaku
perbuatannya yang tidak keruan gauk tessilolongenna
matoa di Lisu . Maroa ede ri Lisu.
Kemudian menyuruh Na inappana massuro
mengumpulkan semua pattimummu maneng riru
penduduk di Lisu pabbanua e ri Lisu
tidak cukup nasinya rennagennek inanrena
sayalah yang mendapat malu. iakna napelengkori.
Tidak henti-hentinya mencomel Ala pajaga mattanro
semua keluarganya awiseng ada wennena
matoa di Lisu Matoa ede ri Lisu
lalu terdengarlah olelmya nattuling mengkalingai
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
datang menyebarkan bau harum /el/ang patengek baunna
semerbak baunya yang harum tassimpung rasamelekna.
merangsang
Menyembah sambil berkata, Nasessu sompa makkeda
194

matoa paddiuma Maroa peddiuma e


keturunan dari langit wijanna ri boring langi
keturunan dari pertiwi tunekna ri perettiwi
menyebarkan baunya parabbulellang baunna
sangat merangsang bau harumnya. parangek rasamalekna.
Menyembahlah ia. lalu berkata Nasessu sompa makkeda
berkenanlah kiranya berkedudukan tudanno mai marupe
di kan1pungmu di Lisu. · riwanuannu ri Lisu
Dengan prihatin berkata, Narerrimua makkeda
sudah baik perkataanmu madecenni ritu adammu
maroa paddiuma, Maroa paddiuma e
tetapi saya masih ingin nae madimengmuapak
mencari kelakuan baik sappa pangampe madeceng
apakah perempuan yang jujur makkunraigi ma/empu
apakah laki-laki yang baik orewenegi mapato
perasaan hatinya rampenna ininnawanna
kepada sesama manusia kua ri padanna tau
pandai menghasilkan tanaman misseng duppai wisesa
memelihara Sang Hiang Sri. paenrek Sangiang Serri.
Setelah langit cerah Namareta langi ede
juga tidak mau duduk nateatorana ronnang tudang
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
tidak disukai perbuatannya tenna poji gaukna
perempuan yang dituruti makkunrai rituruna
Matoa ri Lisu Matoa ede ri Lisu
agaknya ia tak kenai rennaissengi watena
195

keturunan La Patoto wujanna La Pateto


keturunan di langit tunek ri boting langi
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
dibawah petala bumi. ri awa ri parettiwi
Maka menyembahlah lalu Nasessu sempana mangganro
bennohon
Matoa di Lisu Matoa ede ri Lisu
menengadahkan telapak tangannya roto Jengengngi jarinna
tidak diindahkan oleh tennagiling massailo
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
didukung oleh air. risoppo ri jennek ede
bertelekan di tanah mattulekkeng ri tana ee
melayang diangkasa. malewa ri anging ede
Dia singgah lagi sebentar Naleppangsi ro cinampe
mendengar baik-baik napesammeng madecengi
disamping rumah ri passirinna bela e
dirumah kediaman ri langkana tudangenna
mangkubumi di Lisu Sulewatang e ri Lisu
kebetulan sekali nasitujuang peggang i
bertengkar suami isteri massasa mallaibine
di dalam rumah. ri bela ri cokkongganna.
Diperlihatkan di barat Mappesammeng ri ajang e
lalu diselidikinya di timur natulingsi ri /au e
jarang orang yang didengar masuwa tau natoling
berbincang-bincang madampe-rampe ro mai
laki perempuan, orowar.£ makkunrai
196

penduduk di Lisu pabbunua e ri Usu


tidak mau seia sekata natoa situju basa
sekampung sekeluarga massikampong massiperru
marah pada penggarap sawahnya. mabacci ri perumana.
Menoleh sambil berkata Nagilingmua makkeda
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
mari kita pergi turuko mennang talao
berjalan sepanjang jalan tuttungngi /a/eng malampe
menjalani suratan takdir tatuanrui wi totota
yang telah dijanjikan pura rijanciangekki
oleh Dewata. ri to parampu-rampu e.
Yang sabar dan tawakal Sabbarak mappesona e
pengasih dermawan namamase nama/abo
pada sesama manusia kua ri padanna tau
kampung yang menyayangi Upuk makkalitutu e
sesama makhluk padann.a ripanacaji
menghormati manusia pakaraja i tau we
merendahkan diri pakatuna i alena
kepada temannya kua ri silaoanna
selengkung langit na naungi e batara
serata bumi, nasanrang e peretiwi
semoga kita dapati bareng engka talolongeng
yang berkenan di hati situju nawa-nawatta
dialah yang ditempati na ia ritaddagai
mementramkan hati. sumangek banappatita.
Serentak mengiakan Samaiyoni rruikkeda
197

semua padi yang banyak sining ase maega e


padi pulut. padi biasa ase pulu ase lolo
kemudian menyusul na inappana mare/a
Datu 1iuseng datunna tiuseng ede
semua sekoi yang banyak sining wetteng maega e
mengiring keberangkatan larung-larungngi mattoddang
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
didukung oleh ari risoppo ri Jenne ede
bertelekan di tanah mattulekkeng ri tana e
melayang di angkasa malewa ri anging ede
melalui sela-sela kampung me/a parelleseng lipu
mengarungi daratan tinggi yang tutungi tanete malampe
memanjang.
Terasa pegal semua Mappendedding manengmua
otot -ot.otnya urek-urek marajana
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
telah san1pai di persimpangan jalan nadapina pekka /a/eng
menuju ke Berru mattuju lae ri Berru
menyembah sambil berkata, naseessu sempa makkeda
semua padi yang banyak sining ase maega e
yang manakah ditujui pegana puang mattuju
apakah yang kita lalui iaga puang siolo
yang menuju ke Berru mattuju ede ri Berru
yang kita singgahi na iana taleppangi
rumah Pabbicara bolana Pabbicara e
yang memerintah Berru jennangi eng i r Berru
198

mungkin dialah yang mau barang iapa maelo


menampung orang terbuang pataddaga to tappli
menyantuni orang melarat timang to mammase-mase
memberikan harapan orang yang passinae to mali/u
putus asa
yang membuang diri . /angina ka/ao-lao
mencari kelakuan baik, sappa pangampe medeceng
semoga y:mg kita tempati barak ia kionroi
memberi rahmat pertiwi namamase parettiwi e
disana kita dapati nanrinina talolongang
yang rukun dan1ai situju nawa-nawa e
yang sabar tawakal sabbara mappesona e
menguasai hawa nafsunya masuk i inapessunna
menahan marahnya. makkak i sai samona.
Di dalam hatiku Ia ti laleng atikku
yang kucita-citakan ri /a/eng paricuttaku
kita semua menuju kuaik maneng mattuju
kerumah Pabbicara r bola/Ill Pabbicara e
terang benderang cahaya pelitanya maroa tua pel/eng/Ill
rantai kedengaran maroa maneng rituling
suara penduduk sammenllll kawalakki e
rajin mengajar namapato mappangguru
kepada anak cucunya kua ri anak eppona
mengucapkan doa selamat napakkerruk sumangek i
semua handai tolarmya sining rangeng-rangenna
kita tempai iapa kitaddagai
199

yang jujur hati malempuk ininnawa e


merendahkan hati pakatunai alena
yang menghormati pakaraja engi i
semua keluarga dan sekampungnya seppeerru sempanuanna
yang menyenangkan hati mappatang ininnawa e
yang berbicara jujur mabbicara malempu e
Menunduk sambil menangis Nacukukmua naterri
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
memikirkan perbuatannya. nawa-nawai gaukna
Matoa di Maiwa Maroa e ri Maiwa
Dengan perasaan sedih berkata, Mangessu bolo makkeda
engkau wahai orang Berru iko mennang te B erru e
yang akan kan1i naiki rumahnya ia mennang kienereki
hanya siapa saja yang senang pada gangkakna perio engik
kami
itulah yang akan kami temati iana ritaddagai
sejak daerah Luwu kami tinggalkan ribokorinna ri Luwu
melalui Ware matta/iukta ri Ware
lalu san1pai disini takkua teppa tappali
di Kampung Berru. ri wanua e ri Berru.
Kecuali belum lagi masanya Sangadi tettengengmuapa
mendapatkan kebaikan talolongeng e deceng
yang cocok pikiran kita situju nawa-nawatta
yang sabar tawakal sabbara mappesona e
ditakdirka sang Datu pappetotona Wedatu
seru sekalian alam to pabbarek-barek ede
200

pandai menghasilkan tanaman misseng duppai wisesa


memelihara Sang Hiang Sri. paeenreke Sangiang Serri
Belum selang berapa lama Teng Ieppek /a/o adanna
sesudahnya
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
telah tiba berkumpul natakkadapi makossong
di kan1pung Berru ri wanuwa e ri Berru
sambil menyelidik natijjang mappesammeeng
di samping rumah ri passirinna be/ana
Pabbicara di Berru. Pabbicara o ri Berru.
Kebetulan sekali Nasitujuang peggangi
mempercakapkan yang baik-baik maddampe-rampe madeceng
keluarga Pabbicara awiseng Pabbicara e
kebetulan pula nasitujuang peggang i
seia sekata nasituju basa maneng
orang di dalam rumah. tau we ri la/empela.
segera menuju Mattou-tou mattoddang
segera naik mattou-tou menre
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
dirumah yang ia tempati ri bola natudangi e
di kampung Berru ri wanuwa e ri Berru.
Tersebar baunya Natabbulellang baunna
semerbak harum mewangi, patenggek rasama/ekna
d.isinilah dia tiba kuani ria takkappo
derapnya terdengar sammeenna riengkalinga
Datu Sang Hiang Sri datunna Sanggiang Serri
201

Bergegaslah Natijjang taddakaraka


keluarga Pabbicara awiseng Pabbicara e
anak isteri maranak malaibine
menimba air ke dalam cerek timpa uwae cerek
dia segera mencuci napabbissai masigak
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
tidak henti-hentinya menabur bertih Tereang mpenne teppaja
diucapkannya kursemangat napakkerru sumangek i
semua padi yang banyak sining ase maega e
Datu Meompalo datunna Meompalo e
sorgum dan jagung bata ede barallede
semua sekoi yang banyak sining wetteng; maega e
Sudah terl1ampar tikamya Pura lebbani jalina
kebakar kemenyan nataroini lawolo
menyembah (sambil) berkata, nasessuk sempa makkeda
keluarga Pabicara awiseng Pabbicara e
kur semangatmu kerru pole sumangekmu
keturunan yang disembah wijanna tunek te risompa
naiklah diatas rumah enrekke mai ri bola
di tempat kediamanmu ri langkana tudangenmu
semua padi yang banyak sining ase maega e
Barulah naik I nnappana rennang menre
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
dicucikan kakinya naribissaiang ajenn
menyembah sambil berkata sessu sompani makkeda
keluarga Pabbicara awiseng Pabbicara e
202

di tempat paling atas irate lalo mutudang


keturunan datu yang disembah wija datu to risempa
keturunan yang pantang didurhakai tunek to riabusungi
keturunan madd.ara takku wija maddara takku* e
Datu Meompale datunna Meompalo e
kudoakan semoga uppakkerru sumangekko
menyebarkan keturunan di Berru terreang mpija ri Berru
melindungi orang banyak. meppek tinio tokawa.
Kemudian lalu duduk lnnappani la/u tudang
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
semua padi yang banyak sining ase maega e
memenuhi sebagian rumah pennei bola sipolo
penduduk Berru pabbanua e ri Berru
sama-sama bergegas naik Na pada menrek masiga
tidak henti-hentinya bermohon, manganre-aizre teppaja
semua orang Berru sininna ro to Berru e
anak-anak orang dewasa anak-anak to matoa
dimuka sang Raja ri olona ro weraja
semua membawa sinsing silaonggenna
hidangan sang Datu pattoanna Wedatu
lepat sekoi Ieppek-leppek betteng ede
ketupan sergum atupekna bata ede
pisang barengeng bersisir otti barangeng massoppe

* Maddara taku : keturunan bangsawan murni.


203

kelapa muda sudah dipepat kaluku lolo ri tabo


tebu beruas yang sudah di- tebbu ma/appa ribobang
penggal-penggal
ketan tertuang sokko makkemmo ritappa
dibentuk seperti orang-orangan riwangu ritau-tau
nasi membundar bulan inanre mal/iii uleng
ubi dan keladi alamede aladi ede
hidangan penjemp\Jtan padduppa patteanana
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
seluruh padi yang banyak sining ase maega e
Datu Meompalo datunna Meompalo e
Setelah selesai upacara makan, Na pura manre mattemmi
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
segera diberi wama cerah naripaccellak masiga
diminyak-minyaki nariminnya -minnyakina
seperti kabut mengepul kuwani saliwu menrek
asap kemenyan rumpunna kammennyang ede
tenteramlah Sang Hiang Sri pelee sumangek /tune
tenanglah Wedatu timummu jiwa Wedatu
bertemu gembira ria cokkong sipakario-rio
seluruh temannya. sining silaongenna,
tidak henti-hentinya datang ber- Timummu teppaja pole
duyun-duyun
mengucapkan kursemangat pakkerruk sumangek i
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
dia sendiri yang datang watamuzmua tarakka
204

matoa padiuma Matoa paddiuma e


segera berdatangan pula turung taddakarakani
para pem uka daerah Berru sining paUlina Berru
Sebelum sirih terkunya Ala mareessa ota e
tidak sekejap mata ala kede pabboja e
semua datang berkumpul na pada pole timummu
di kantpung Berru ri wanua e ri Berru
Tidak putus-putusnya berdatangan Ala pajaga takkappo
hidangan upacara panenan patteanana wisesa e
Menyembah sambil berkata, Sessuk sompa makkeda
para pemuka daerah Berru sining paUlina Berru
kur semangatmu, Wetuna kerruk sumangekmu Wetunek
keturunan datu yang disembah wija datu te risompa
aku gembira tidak terhingga riokuna makkeda
bahagia tidak terkira rennukkuna makkerennu
engkaulah kiranya idi arena puang
kusandari tidak rebah usanresi tengtalebba
kekal tidak terhingga makkulau tengmalala
dalam lingkungan kehidupanku kua ri pangemmerengku
janganlah ki ta berpisah ajasia tamalala
kita sama san1pai di akhirat. tasi/attuang ri maje.
Menjawab santbil berkata Mabbaliada makkeda
Datu Sang Hiang Sri, datunna Sangiang Serri
dengarlah apa kataku iana matuk mutoling
(hai) keluarga Pabicara awiseng Pabbicara e
penduduk Berru pabbanua e ri Berru
205

apabila engkau pelihara terus rekkua mulattuangngi


budi pekerti yang baik ininnawa madecengmu
tidak saling bertengkar timu tengsisumpalakmu
akan saya menetap di Berru tudannak mai ri Berru
tinggal tidak jemu-jemu makkulawu temmala/a
dalam lingkungan kehiduparunu kua ri pangemmerengmu
melindungi orang banyak meppek tinio tokawa,
Menyebah san1 bil 'berkata, Nesessu sompa makkeda
keluarga Pabbicara awiseng Pabbicara o
kur semangatmu kerru pole sumanggekmu
keturunan Opu Mangkauk wija Opu te Mangkauk
kami berbahagia temarennutomisia
bertemu bersuka ria cokko sipakario-rio
di kampung Berru. ri wanuwatta ri Berru
Engkaulah tuanku ldik muare lapuang
memerintah si kecil mupopalili baiccu
menguasai si jelata mupatakke mariwa
engkau angin, kami daun kayu angingko kiraungkaju
di atas engkau mengembus ri wawoik miri ede
di mana engkau berkuasa, di sana datuki ri iana teppa
kami berada,
pada engkau kami ikut Kuai ridik maccoa
jangan kiranya berubah aja garek ·ramarunu
sampai mati kita bersama tasitiwi-tiwi mato
kita sama sampai di akhirat. tasi/attuang ri maje.
Menjawab sambil berkata Mabbali ada makkeda
206

Datu Sang Hiang Sri, datunna Sdhgiang Serri


sudah baik katamu madecenni ritu adammu
hanya yang engkau dengan iana matu mutoling
keluarga pabbicara awiseng Pabbicara e
kata nesihatku, lappa ada pangajaku
semua orang banyak sining tau maega e
penduduk Berru pabbanua e ri Berru
apabila engkau memelihara terns rekkua mu/attuang i
kebaikan hatimu ininnawa mapattamu
tidak melakukan pertengkaran timu tessisumpaa/akmu
sekeluarga sekampung massiperru massikampong
di dalam kampung kua ri ke/empanna
mungkin akan kemari oje tudangik ri Berru
berkedudukan di Berru
menetap tidak terhingga makku/au temma/a/a
dalam lingkungan kehidupanmu. kua ri pangemmerengmu.
Engkau hai orang Berru lko ritu to Berru e
jangan bacar mulut aja mumasokka timu
pada waktu dinihari kua ri denniari e
pada fajar subuh ri wajengpajeng subu e
sebab akan mengejutkan daku apa takkinik-kinikka
pantangan tanaman sa/isapa wesesa e
pengiring Sang Hiang Sri, pangapi Sangiang Serri
apabila kebetulan aku usitujuang penggangi
menaiki tangganm mai tuppukku addeneng
menuju ke rumah manguju menrek ri bola
207

kalau aku pergi rekkuasia /aoak


mengelilingi kampung, menggoliling ri lipuk e
kudapati engkau gaduh ucokkongi mariu
engkau bertengkar di rumahmu muangkaga ri bolamu
aku turun kembali nonokak mai parimeng
aku tidak setuju perbuatanmu tekkue/ori gaukmu
aku tidak senang kelakuanmu tekkupoji pangampemu
engkau bertengkar muangkaga rodo mai
di depan dapur ri olo dapureng ede
se olah-oleh tidak kenai tennaissengngi watena
keturunan La Patoto wijanna i La Patoto
keturunan Maha Pencipta tunekna To Palanroo *
dijelmakan di Luwu addepperenna ri Luwu
anak Batara Guru anakna Batara Guru
menjelajai daerah maggoliling ri lipuk e
menyebarkan baunya patabbulel/ang baunna
sangat merangsang bau harumnya patengek rasamalekna
mencari kelakuan baik sappa pangampe madeceng
berkelana bersama derita natiwi esse babua
pergi membuang diri nalao pali alena
mencari orang pengasih sappa tomamase-mase.
penyayang.
Menangis san1bil berkata Terrimuani makkeda
Datu Sang Hiang Sri, datunna Sangiang Serri

* To Palmzroe : gelar untuk menyebut Thhan (Yang Maha Pencipta)


208

sebab saya bennaksud apak maelok.muawak


terus naik ke langit matterru menrek ri langi
sebab saya sangat rasakan apak temmaka usedding
sakit hatiku peddina ininnawakku
waktu aku tinggal di Maiwa tudangku ro ri Maiwa
waktu sang kucing dibenci riagellinna coki e
oleh keluarga yang kejam ri awiseng palalona
matoa paddiuma Matoa paddiuma e
dipukulnya sang kucing natonronginna posa e
dihajar siang malam nabanutu esse wenni
Datu Moompalo. datunna Meompalo e.
Rasa diiris sembilu Samanna nawerre bulo
pedih perih kurasa pessena ueneddingi
perasaan hatiku rampenna ininnawakku
pengenang perbuatarmya nawa-nawai gaukna
perempuan yang durhaka makkunrai doraka e
bemlUfakat semuanya nasituru basa maneng
manusia seisi rumah tau we ri /a/empo/ci
laki-laki perempuan. orowane makkunrai
ltulah yang kusakitkan lanaro kupopeddi
biarlah aku naik di langit taronak menrek ri langi
aku tidak mau lagi tinggal di teanak tudang ri Uno
dunia.
Menyembah sambil berkata, Nasessu sompa makkoda
keluarga pabbicara awiseng Pabbicara e
semua orang banyak sininna tau maega e
209

penduduk di Berru pabbanua e ri Berru


berkata semua, na pada makkeda maneng
andaikata wahai tuan rekkua pale lapuang
menuju terus mangujuittu manerru
naik ke langit manai ri boring langi
bawa saya terus tiwikka matu manerru
saya tidak mau tinggal di dunia teawak tudang ri lino
apa gunanya tinggal agana ria/a monro
sudah kumng juga namasuatonasia
penduduk manusia. meppetinio tokawa
Menangis sambil berkata Naterrimua makkeda
Datu Sang Hiang Sri, datunna Sangiang Serri
kur semangatmu kerru mai sumangekmu
semua yang menyenangiku angkanna porio eng ak
tiangallah dengan tenang tudakkosia marupe
di kampung asalmu. ri lipu muwekkori e.
Sayalah y;mg rerus laknasia matterru
naik ke langit uenre ri boting /angi
nanti saya kembali reweppa mai parimeng
mudah-mudahan saja barekna mua mamase
dia yang disenangi na ia kutaddagai
jiwa ragaku. sumange banappatikku
Menyembah sambil berkata Sessu sompani makkeda
keluarga pabbicara awiseng Pabbicara c
menangis sambil berkata naterrimua makkeda
anda kata wahai tuan rekkua pale lapuang
210

engkau naik ke langit menrekki ri bating langi


kemhalilah tuan rewekki pale lapuang
di kampung Berru ri wanua e ri Berru
menet ap tidak terhingga makku/au temmalala
menjadi penduduk manusia meppe to fino tekawa
orang hanyak di Berru. to maega e ri Berru
Menunduk sambil menangis Nacukukmua naterri
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
sepe11i buah buni berderai kuani bunne marunu
air matanya Jenne uae matanna
menoleh san1bil berkata, nagilingmua makkeda
tinggallah engkau di sini tudanno mai marupe
keluarga pabbicara awiseng Pabbicara e
semua orang banyak sining tau maega e
di tempat kelahiranmu ri lipu akkellaremmu
di rumah kediamanmu ri Jangkana cokkongengmu
biarkanlah saya naik ke langit tarona menrek ri Jangi
tiba merayu-rayu ulettu maddaju-raju

pada ibuku. ri bu/o allingerekku.


Belum selang beberapa lama Te/Jeppe Jalo adanna
sesudah berkata
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
tidak putus-putusnya bennohon ala pajaga manganro .
keluarga pabbicara awiseng Pabbicara e
semua orang banyak sininna tau maega e
yang menginginkan menetap melereng eng i
211

menyebarkan keturunan di Berru terreang mpija ri Berru


menetap tidak terhingga makkulau temma/ala
dalam lingkungan kehidupannya. kua ri pangemmerenna
Menoleh san1bil berkata Nagilingmua makkeda
Datu Sang Hiang Sri, datunna Sangiang Serri
nanti setelah saya kembali lagi sangadi reweppa mai
kita saling bergembira tasipakario-rio
di kampung halamanmu. rijajareng wekkerengmu.
Belum selesai perkataannya Te/leppek la/o adanna
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serrri
bagaikan kabut mengepul naik kuani saliwu menrek
seperti topan Iayaknya kuani riu sammenna
angin dan udara anging sa/areng ede
padasaatkeberangkatan ri mangujunna matterru
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
kilat sambung-menyambung sianre-anre were e
diikuti halilintar sanlbar- sio/a pareppak ede
menyambar
di larut malam ri malalenna wenni e
melayangnglah ke angkasa namangujuna manerru
keturunan Maha Pencipta wijanna To Palanroe
padi pulut. padi biasa ase pulu ase lola
berangkat bersama-sama na pada masisilao
Datu Ti useng datunna tiuseng ede
sergum dan ja~ung bata ede barello ede
Datu Maempalo datunna Meompalo we
212

beri ring an terus larung-larungi


naik ke langit manai ri boring /angi
Datu Sang Hiang Sri. datunna Sangiang Serri
Sebelum sirih terkunyah Ala "zaressa ota e
tidak sekejap mata ala kede pabboja e
sudah tiba di atas natakkadapina menre
di lapisan awan ri lapina a/lung ede
tercabutlah palangnya ramareddu paccalakna
pintu langit tangekna bitara ede
dia naik terus natini terru naenro
secepat kilat ri saowero pareppa
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
kebetulan sekali Nasitujuang mpegangi
sedang berada makkatawareng mallino
Datu Maha Pencipta datunna to Palanro e
pada singgasana emasnya ri kadera ulawenna
singgasana kebesarannya ri kadera palallona
datanglah bersimpuh napolemuana tudang
menyembah san1bil berkata, nasessu sompana makkeda
di depan junjungannya ri olona ro puanna
orang tua Mangkaukaya sinapati Mangkaukna
Batara yang melahirkannya Batara neajiang eng i
yang melahirkannya di langit patiri eng i ri langi
menaungi batara sinaungi e batara
yang menurunkannya ke dunia panurung eng i ri fino
rnenjadi Sang Hiang Sri. mencaji Sangiang Serri
213

Maka menangislah semua Na pada terri manenna


padi pulut, padi biasa ase pulu ase toto
semua jadi yang banyak sining ase maega e
Datu Moompalo, datunna Meompalo we
Maka menolehlah sambil berkata Giling muani makkeda
sang Batara. to Pabbare-bare ede
kur semangat. Wetuna kerru jiwamu Wetuna
mengapakah engkau naik magao ritu muenre
naik ke langit manai ri betting langi
anak Batara Guru anakna Batara Guru
tidak kamu tinggal di dunia temmutudanna ri lino
menjadi penduduk. meppe tinio tokawa.
Menunduk san1bil menangis Nacukumua naterri
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
menyembah sambil berkata, nasempawali makkeda
kami kemari wahai Tuanku iana mai lapuang
saya naik di langit kuenre ri kua lette
datang menghadap tuanku mappedapi ri olota
aku datang merengek-rengek ulettu maddaju-raju
aku ingin kanm masukkan ridimengak muparisi
masuk ke dalam kandungan muttama ri /a/eng kati
di dalam rahim tempatku ri bulo allingerokku
ibu mangkaukku sinapati mangkaukku
menjadi bayi dalam kandungan mancaji cere natampuk
sebab terlalu penderitaanku apa maserro peddikku
menjadi padi di dunia. mancaji ase ri lino
214

Aku tidak senang perbuatannya Tekkuelori gaukna


tidak kusuka perangainya tekkupoji pangampena
makluk manusia ti lino tekawa ede
tidak acta gunanya aku tinggal di monro bawangak ri lino
dunia
sama sekali aku tidak suka naserroni tekkupoji
yang membiarkan daku ia to porio eng ak
digigit pipit nappeccakitonak dengi
diisap walangsangit namimmirinak anango
dikupas tikus napessirinak balawo
diganyang ulat naputta-putta ule
ticlak mau menjagaku natea maddojaiak
tidak mengiraukan pula tennasaliatona sia
pantangan tanan1-tanaman salisapa wisesa e
sudah tidak seia sekata teani situju basa
orang di dalam rumah tau we ri /alempo/a
sudah keterlaluan di bawah, cukukni puang ri awa
Thanku
dimakmmya yang bukan manrei tenrianrena
makanmmya
memasukan pantangm1 umum puttama sapa lolangeng
gadis celaka to malolo pasaju e
perempum1 jahat makkunrai pasa/a e
dipukuli siang malam nabanutu esso wenni
waktu aku tinggal do Maiwa monroku ro ri M aiwa
maka terlalulah, tuanku aga temmakana puang
sakitnya kurasai peddina kupeneddingi
215

merasa semua mappenedding manengmua


seluruh perasaanku rampenna ininnawakku
hidup di dunia. makkatawarong ri lino.
Yang diperbuat Na ia napopangampe
makluk manusia to fino tokawa ede
pantangan tanaman salisapa wisosa e
pabbicara yang culas Pabbicara macoko e
raja yang kurang jujur Arung temmalempu ede
pantanganku di langit salisapaku ri langi
merajalela di dunia. makkatawareng ri lino
Menunduk sambil menangis Nacukmua natorri
lbu mangkauknya alliangereng Mangkaukna
Opu Batara Luwu Opu Batara Luwu
menjawab sambil berkata, mabbali ada makkeda
kur semangatmu kerrujiwa sumangekmu
engkau kembali, wetuno cokko polo Wetune
anakku Sang Hiang Sri anak e Sangiang Serri
engkau naik terns ke mari muenre matterru mai
naik di langit manai ri bating langi
di kampung tempat kelahiranmu ri lipu akkellaremmu
ibu mangkaukmu sinapati Mangkaukmu
apabila demikian halmu, Mappakuano marupe
jika engkau tidak mau kembali rekkua teako nrewek
lagi. ke dunia parimeng ri /a/eng lino
binasa orang semua peppek maneng i tau .wo
di dunia, wahai anakku anak o ri /a/eng Uno
216

semua makJuk sininna tokaa ede


di bumi pertiwi ri awa ri parettiwi
jika engkau tidak mau turun ke toao nonno ri fino
dunia.
Merengek tidak henti-hentinya Maddaju-raju teppaja
di rumah langit ri sao ere pareppa
sebab di sana tempatnya apa suai macokkong
tan1batan hatinya sumangek banappatinna
ibu mangkauknya allingereng Mangkaukna
kampung di langit lipu e ri coopo meru
engkau tiba merengek-rengek malettu maddaju-raju
hanya sekali engkau dilahirkan sisemmo ritu riliange
untuk tinggal menetap massipuppureng lipu e
di pemlUkaan bumi. ri awa ri atawareng
Kecuali kalau tuarunu Sangadi puammusia
wahai anakku Sang Hiang Sri anak e Sangiang Serri
membenarkan pemwhonarunu narui raju-rajummu

engkau dikandung kembali naparisio


masuk ke dalan1 rahim. muttama ri /a/eng kati
TundukJah san1bil menangis Nacukumua naterri
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
selepas pembicaraaru1ya. Telleppe lalo adanna
Sang Batara to Pabbaro-baro edo
tiba san1bil meninjau nalettu natollongiwi
jalan yang menuju naik /a/eng mattuju o menre
naik ke langit manai ri coppo maru
217

Diembusnya tiga kali Naseppungngi wekkatollu


tidak merasa diri tennaseddinni a/ena
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
semua padi yang banyak sining ase maega e
terangkat naik melayang tarakka menre mallajang
naik ke langit manai rua /etto
di rumah langit ri saoweru paroppa
diikuti, diiringi riru/u riromma-romma
oleh temarmya kua ri silaoamza
tiba berkumpul nacabbe pole makosseng
di rumah di langit ri saoreppe
yang ditempati tuarmya nacokkongi e puanna
ibu numgkauknya allingereng Mangkaukna
Datu Sang Hiang Sri . datunna Sangiang Serri
Menoleh sambil melihat Nagilingmua mabboja
menengadah sambil berkata, congamuani makkeda
mengapakah engkau datang magao ritu muangka
wahai anakku , Sang Hiang Sri anak e Sangiang Serri
di rumah eli langit ri saoero pareppa
tidak tinggal di dunia temmucokkonna ri kawa
di kan1pung manusia ri lipukna to fino o
Menyembgah sambil berkata, Nasessu sompa makkeda
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
di depan tuannya ri olona ro puanna
ibu mangkauknya sinapati Mangkaukna
yang menurunkarmya dari langit panurung eng i ri langi
218

yang melindungi Batara. sinau eng i ri batm·a.


Saya ini tuanku lana mai /apuang
saya naik ke langit kuenro ri bating /angi
tiha di ruwa lette ulettu ri rua letto
aku tid~ di puncak meru kutoppa ri coppo meru
aku tidak mau lagi tinggal di dunia teanak tudang ri lino
di kampung makhluk dunia ri /ipu tokawa edo
tidak kuingini perbuatannya tekkualori gaukna
tidak kusenangi akhlaknya tekupoji pangampona
aku hanya tinggal di dunia monro bawangak ri fino
digigit pipit napoccakitonak dongi
dikupas tikus napessitouak ba/awo
dikais ayam nakcaritonak manu
sebab hanya sang kucing apak meong e mi sia
kami harapkan melindungi kironnuang mampiriki
menjaga siang malam maddojai osso wenni
dan dialah yang dibenci na iana riagelli
makhluk manusia to fino tokawa ede
tidak henti-hentinya dipukul tonrong tommal/awangeng i
dipukuli siang malam, ribanutu osso wenni
itulah sebabnya Than inna mai puang
aku naik ke langit uenre ri boting langi
tiba di puncak meru kuteppe ri coppo meru
aku ingin dimasukkan maelokok muparisi
ke dalan1 kandungan. jmuttama ri loleng kati
tunduk sambil menangis Nacukumua naterri
219

Ibu makauknya allingereng Mangkaukna


sekeluarga marana mal/aibine
Opu Batara Luwu Opu Batarana Luwu
kemudian berkata, na inappana makkeda
kasihanilah aku hai anakku amasengak wewija
engkau turun kembali munonno ritu parimeng
di kampung manusia ri lipuna toline e
sebab sudah demikianlah apa sikua memengi
ketentuan nasibmu pura totorong o ko
dari Sang Batara ri to Parampu-rampu e
engkau diturunkan ke dunia marimanurung ri lino
menjadi Sang Hiang Sri maneaji Sangiang Serri
menjadi makhluk bumi moppo tinio tikawa
.menetap tidak terhingga makku/au tommalala
di tempat tinggalmu ri /a/eng pangemmerermu
makhluk penduduk dunia tokino tokawa ede
semua yang ditutupi langit. sining nasampo e /angi
Kalau kamu tinggal di sini Rekkua tudakko mai
di atas di puncak meru irate ri coppo maru
merana jiwanlU talaweng ritu jiwamu
menderita batinmu tasengnga banappatimmu
berguncang perasaanmu tassenei gumawamu
di kampung di puncak meru ri lipu ri coppo meru
kanl·pung pertemuan segenap wanua ri pammasarong
arwah.
Apakah engkau tidak tahu Tommuissegga pala e
220

wahai anakku Sang Hiang Sri ana o Sangiang Serri


tidak ada lagi tempat asalmu mateni allingerengmu
jiwa raganya sumange banappati
ibu mangkaukmu sinapati Mangkaukmu
sudah singgah di akhirat leppanni ripammasareng
Batara yang melahirkanmu. Batara neajiang o ko
Kasihanilah aku, Wetune Amaseangak Wetuno
engkau tum cepat muadditoddang masiga
di kampung penduduk dunia ri Lipukna to Uno e
tinggal tidak terhingga makkulau tomma/ala
di tempat kediaman kua ri pangemmeronna
makhluk penduduk dunia. to Ji1w tekawa ede
Menyembah sambil menangis Sossu sompani naterri
terisak-isak sambil berkata, tassengek-sengek makkeda
kasihani saya, hai Tuanku amaseangak lapuang
kabulkanlah pem10honanku turuk raju-rajukku
janganlah ditolak aja /ala tapekkai

biarlah kita mati bersama taronik mate sibolong


menyeberang ke akhirat maliwong ri pammasareng
di atas di puncak meru ri aso ri coppo meru
mudah-mudahan nanti di sana baru apa barak kupi taggiling
sadar
di rumah di langit. ri sae wero pareppa
Biarkanlah hai tuanku Taroni mai lapuang
aku tinggalkan, aku membelakangi ulaliu ubekori
makhluk peduduk dunia to lino tokawa ede
221

tidak ada gunanya tinggal di dunia monro bawangak ri fino


alcu sangat membencinya jmaserroni tekkupoji
dia pun sudah tidak menyukaiku. /jia tepporiotonik
Saya anggap lebih baik Ia uaseng madeceng
apabila tuanku nao rekkua lapuang
kasihan lagi padaku mamasesao parimong
tanamlah aku dalam kandungan mulamma ri lalengkati
sudah tidak ingin lagi aku kembali teanak nrewek ri lino
ke dunia
tidak mungkin lagi hidup bersama tempeddinnak mattokawa
manusia
aku tidak setuju perbuatannya tekkuolori gaukna
aku tidak senang akhlaknya tekkupoji pengampenna
biarkan menderita sampai mati taroni peppek namate
makhluk penduduk dunia to fino tekawa ede
untuk apa lagi aku kembali agapi uala nrewek
dicotok pipit napecdcakitonak dongi
dikunyah-kunyah tikus nakecca-jkecca lalawo
diisapi walangsangit. namimmirinak anango.
Lagipula sudah dilakukan Napegau manengtoni
semua pantangan tanaman salisapa wisesa e
diisapi walangsangit. Namimmirinak anango.
Lagipula sudah dilakukan semua Napegau manengtoni
pantangan tanaman salisapa wisesa e
tidak ingin lagi begadang toani maddojaiwi
jiwa semangatku sumange banapptikku
222

hanya sang kucing yang . meong ami kirennuang


diharapkan
mengawal dan merendai kami mampikik maddojaikik
padahal dialah yang tidak disukai na iana tennapoji
di rumah tepat tinggalnya ri langkana cokkongenna
maton paddiuma Maroa paddiuma e
yang tinggal di Maiwa mampiri eng i M aiwa
perbuatannya yang keterlaluan gauk tallak Iatona
perempuan durhakanya makkunrai dorakana
Matoa di Maiwa Maroa o ri Maiwa
dipukulinya sang kucing natonronginna posa e
dipukul siang malan1 nabanutu asso wenni
datu Maempalo. datumza moomalo e
Mak.a aku pergi tuangku Aga ulao lapuang
pergi membuang diri kulao pali i aloku
aku berjalan mengadu nasib kujoppa mattunru toto
mencari akhlak. yang baik sappa pangampe madeceng
mengarungi padang terbentang luas tuttungi padang maloang

jangan kudapati namasua ku/olongeng


yang berkenaan di hatiku situju nawa-nawakku
Aku tiba di Berru Utakkadapi ri Berru
melayang naik ke langit ma/lajang menrek ri langi
ak.u ingin lagi kumaelena parimeng
masuk ke dalam kandungan muttana ri /a/eng kati
menjadi bayi dikandung mancaji coro natampu
di dalam perut. kua ri /a/eng babua.
223

Maka tunduk sambil menangis Nacukukmua naterri


Batara yang melahirkannya Batara neajiang eng i
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
kemudian berkata, na inappana makkeda
kur semangatmu kerru jiwa sumangekmu
wahai anakku Etune anak e ritu Etunek
wahai anakku Sang Hiang Sri anak e Sangiang Serri
dua kalikah kiranya engkau wekkaduagao pale
melalui jalan sempit mota /a/eng kacipereng
engkau mau dua kali mumaelo wekkadua
kembali lagi dikandung nrewek parimeng ritampu
masuk ke dalan1 kandungan muttama ri laleng kati
sebab tidak mungkin juga engkau apa tengwappoajengtono
tinggal di atas langit cokko manai ri langi
diperlihara di Batara. riparanru ri Batara
Pergilah engkau ke dunia Kuwano ritu ri lino
menctap meyebar keturunan makkurek tereang mpija
menjadi makhluk selamanya meppe tinio teppaja
sebab memang hanya demikian apa sikua memengngi
nasib kodratmu toto marampu-rampumu
diturunkan di dunia. ripanurung ri Uno o
Tunduk sambil menagis Nacukukmua naterri
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
lama baru menengadah maittamani naconga
menyembah santbil berkata, nasempa wali makkeda
walaupun mati penduduk dunia matotogi telino e
224

atau mak.hluk menderita peppektogi tokawa e


sungguh aku tidak kembali majeppu teanak nrewek
lagi kembali ke dunia. parimeng ri /a/eng fino
Biarkanlah aku pergi Taranasia ku/ao
pergi mengembara lao silao-laoku
sebab tuanku tidak berkenan lagi apa teane /apuang
memasukan saya di dalam perut parisia ri babua
kembali lagi dalam kandungan. parimeng ri /a/eng kati
Menunduk san1bil menangis Nacukukmua naterri
Ibu makauknya sinapati Mangkaukna
diberinya minyak wangi nariminnya-minnyaki
seperti kabut mengepul naik kuani saliwu menro
asap kemenyan rumpunna mamennyang edo
menangis san1bil berkata, naterrimua makkeda
Ibu mangkauknya al/ingereng Mangkaukna
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
kasihanilah saya wahai anakku ameseangak wewija
kiranya engkau tunduk diturunkan muturu ripanurung

kembali lagi ke dunia nrewek parimeng ri /ino


kuantar kanlU hai anakku kuwao/opa Wetuna
tinggal kembali di Luwu cokko parimeng ri Luwu
di kampung tempat kelahiranmu ri /ipu akke//aremmu
ibu mangkaukmu. sinapati Mangkaukmu.
Menyembah sambil berkata Nassessu sompa makkoda
Datu Sang Hiang Sri detunna Sangiang Serri
berkata dengan diiringi mappau mappasisowo
225

tetesan air mata, jenna wae matanna


tidak ingin kembali ke Luwu toa i nrewek ri Luwu
juga di Watamparo. parimeng ri Watangparo
Lebih dimuliakan sagu Mallebbipi tawaro e
daripada diriku na iasia watakku
tidak diketahui kiranya tennaisengi watena
orang Luwu orang Waro Luwu e to Ware ede
terhadap keturunan La Patoto wijanna i La Patoto
keturunan To Palanroo tunekna To Pa/anroe
di dalant buluh ruas bambu telang ri bulo ri lappa tellang
muncul di bambu petung maddeppak e ri awo pettung
membawa perasaian natiwi arajang
disebabkan oleh rasa kasihan nawawa e wesso babua
terhadap kucing yang teraniaya. ri agellinna coki o.
Terus-menerus aku berjalan Joppasijoppajoppaku
mengeHlingi segenap penjuru maggoli/ing ri lipuk e
waktu kutinggalkan Luwu ubokorinna ri Luwu
melalui Waro. mattaliukku ri Waro
tiba aku di Maiwa utatteppa ri M aiwa
dia lagi yang dibenci iamusi riagelli
datu Meompalo . datunna Moompalo e
Menjawab san1bil menangis Mabba/i ada naterri
Ibu mangkauknya allingereng Makaukna
Datu Meompalo datunna Meompalo we
Datu Sang Hiang Sri. datunna Sangiang Serri
begitulah perbuatannya kuani ritu gaukna
226

orang Ware tau we to Warek ede


taatlah hai anakku taruko ritu wwowija
kemhali di Watan1pare tadde»'ek ri Watangpare
menuruti nasibmu menennugi wi totomu
yang sudah dijanjikan pura rijanciang e ko
menghidup manusia matuwo i ana tau we
daerah dan masyarakatmu lilimu pabbanuamu
rakyatmu di dunia ri fino pabbanuamu
sanak saudaramu di dunia ri fino sumpung lolonu
orang Luwu orang Ware to Luwu to Warek ede
keturunan La Patoto wijanna i La Patoto
keturunan To Palanroo tunekna To Palanroo
sebab sesungguhnya. Wetuno apa majeppu Wetuno
kalau kamu tidak ingin kembali rekkua toao nrewek
di dunia. clalam masyarakat ri fino ritu ri kawa
akan berangkat semua medde maneng i sininna
tumbuh-tumbuhan dunia bu/u-bulunna tana e
buah-buahan bua ajukkajung ede
semua naik melayang menre maneng i mallajang
naik ke langit manai ri bating langi
seluruh tumbuh-tumbuhan dunia sining arowo fino e
pergi mencarimu na pada lao sappako
mengikuti jejak langkahmu mota bate sa/empemu
barn akan berhenti, jiamuapa napaja
orang yang baik kelakuannya tomadeceng e gaukna
orang yang bersih hatinya tomapaccing e atinna
227

dan perbuatannya enreng ede nagaukna


sabar dan pasrah sabbarak mappesona e
kepada sesama manusia kua ripadanna tau
jujur lagi haik ma/empuk e namapatta
yang tidak khianat teppegauk e ceko-coco
di dalam hatinya. mai ri /a/eng atinna.
Tunduk sambil menangis Cukumuani naterri
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
setelah lan1a dibujuk maettamani rilonyo
dibujuk dan dirayu ri/oyona ri capak-campak
diminyaki bau-bauan, rimiunyaki rasama/a
barulah senang nainappana manyameng
perasaan hatinya rampenna ininnawanna
Datu Sang Hiang Sri. datunna Sangiang Serri.
Menyembah mohon diri Nassessu sempa massimang
berkata Wetune, makkeda ritu Wetune
duduklah hai tuanku tudanno ritu Ia puang
sekeluarga marana ma/laibine
kututurkan semua uparenai manekko
seluruh isi mahligai sining lise langkana
yang keterlaluan ri to ta/Jiwek jiwa e
berguncang perasaanku tassenoi gunawaku
laki-laki wanita arowane makkunrai
menyeberang ke akhirat mattekka ri pammasarong
semangat hatinya sumango banappatinna
engkau hiduplah lagi nrewek tuoko parimong
228

oerang:kat turun kc dunia mattoddang nomw ri fino


di kampung penduduk bumi. ri lipu tekawa ede.
Yang akan saya tempati hanyalah Na iapa uonroi
yang berkenan dihatiku situru nawa-nawakku
sabar dan yang tawakal sabbara mappesona e
lurus dan dennawan maleppu e namalobo
yang beritikad baik to pogauk ede doceng
di dalam hatinya. kua ri /a/eng atinna
pandai menerima hasil tanaman misseng duppai wisesa
memelihara Sang Hiang Sri paenro Sangiang Serri.
Apabila aku tidak mendapatkan, Tanrek pale lolongengak
saya akan kembali lagi nrewekak mai parimeng
naik ke langit manai ri boring langi
biarlah aku mati bersama tarona mate sibolong
menyeberang ke akhirat. malliwang ri pammasarong.
Tunduk sambil menangis Cukumuani materri
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangaing Serri
memikirkan nasibnya nawa-nawai wi totona
ibu mangkauknya sinanati Mangkaukna
yang ada eli langit. manai ri boring langi.
Menjawab san1bil berkata Mabbali ada makkeda
ibu mangkauknya allingereng Mangkaukna
Opu Batara Luwu, Opu Batarana Luwu
kur semangatmu kerru jiwa sumangekmu
anakku Sang Hiang Sri ana e Sangiang Serri
halilintar sam bung -sinam bung sielani pareppak ede
229

kilat sambar-menyambar sianre-anre were we


guntur dan halilintar, lette ede parappak ede
maka turunlah lalu pergi turunni sia nalao
berpegang pada guntur makkatenni ri guttu e
serentak mereka berangkat siwewangenni tarakka
semua padi yang banyak sining ase maega e
mengi ringi keberangkatannya larung-larung ng i mattoddang
Datu Sang Hiang Sri. datunna Sangiang Serri
Bagaikan langit akan runtuh Sa/a maruttung langi e
bumi bergetar tatenreng parattiwi e
bagaikan tanah tertekan sa/a mawettong tana e
seluruh penjuru dunia ri awa ri ale lino
Pada saat keberangkatannya ri mangujunna taddewek
kembali
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
menuju Berru. manguju lao ri Berru
Menunduk san1bil menangis Nacukukmua naterri
Opu Batara Luwu Opu Batara Luwu
ibu dari Wetunek allingerenna Wetune
melihat keberangkatan tuju mata i mattoddang
pengarang jantungnya sebbu hati mangkaukna
menangis tersedu-sedu terri marunu-rununi
ibu yang melahirkannya inanna nejiang eng i
melihat anaknya tujumatai anakna
menuju ke Berru mattuju lae ri Berru
kembali lagi ke dunia nrewek parimeng ri fino
230

berpegang pada kilat makkatenni ri wero o


menyelusuri pelangi turun nennung tarawu mattoddang
di tengah malan1 dia tiba natangabenni nalettu
tiba berkumpul napolemua makossong
di kampung Berru. ri wanua e ri Berru
Kebetulan sekali Nasitujuang peggangngi
orang Berru sedang berkumpul timummuna to Berru
menjanlU Sang Hiang Sri lekkek i Sangiang Serri
dengan cepat sekali Tijjannitaddakaraka
keluarga pabbicara awiseng Pabbicara e
mengan1bil air di cerek timpa uae ri cerek
duduk menghadapi cerana tudang moloi wi lamolong
jadi isinya sirih selengkapnya ota sakke nataroi wi
diisikan ke dalarn cerana nataroi wi lamolong
terus-rnenerus mengharnbur bertih terreang benno teppaja
kemudian berkata, na inappa makkeda
kur semangatmu kerru mai sumangakmu
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
semua padi yang banyak sining ase maega e
padi pulut. padi biasa ase pu/u ase lo/o
Datu Ttuscng datunna tiusengng ede
jagung dan sargum warel/e de batarede
datu Meompalo. datunna Meompa/o o.
Berangkatlah sernua Nasiwewangeng tarakka
diikut dan diiringi narulu naremma-remma
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
231

Iamolong diguncang narigoceangeng lawolong


yang dilalui naik na ia nela menrek
di rumah tempat tingal ri langkana tudangenna
pabbicara di Berru. Pabbicara e ri Berru
Dicucikan kakinya Naribissaiang ajena
menyembah sambil berkata nasessu sempa makkeda
keluarga pabbicara, awiseng Pabbicara e
kur semangatmu kerru pole sumangekmu
keturunan datu yang disembah wija Datu to risompa
keturunan yang pantang didurhakai tunek to riabusungi
keturunan maddara takku wija maddara takku e
duduklah di tempat teratas irato lalo mutudang
di tempat sewajamlU ri jajareng tekkosimu
di rumah tempat tinggalmu. ri /angkana tudangengmu
Ia pun dipersilahkan duduk ltampaini lao tudang
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
semua padi yang banyak sining ase maega o
Datu Meompalo datunna Moompalo o
menyembah sambil berkata, sessu sompa makkeda
keluarga pabbicara awiseng Pabbicara o
kur semangatmu kerru jiwamu marupo
memenuhi sebagian rumah, Pennoi bola sipolo
maka diminyakilah nariminyak minnyakina
dan dikumpulkanlah naripasipulungtona
diasapi daun-daunan selangkapnya na rirumpung raung sakkek
kemudian dilunasi darah na inappa ripaccolla
232

Datu Sang Hiang Sri datuna Sangiang Serri


Mudah-muctahan menetaplah tenna podo mulattuangi
semua pacti yang banyak. sining ase maega o
Menyembah sambil berkata Sessu sempani makkeda
keluarga pabbicara, awiseng Pabbicara e
kur semangatmu kerru jiwamu marupe
atas kehadiranmu lagi di sini rinikmu mai parimong
tinggal tidak terhingga makkulau tommalala
cti kan1pung Berru. ri wanua ri Berru.
Menjawab san1bil berkata Mabbali ada makkeda
Datu Sang Hiang Sri, datunna Sangiang Serri
muctah-mudahan tetap selalu tennapodo mulattuangi
kebaikan hatimu ininnawa maddecengmu
jujur penyantun malempu makkalitutu
sabar pasrah musabbara mappesona
terhadap sesama manusia. kua ri padammu tau
Demikian pula misalnya aga ro sining padanna
dapat pula engkau kasihani weddingmuane mamase

dengan mcnampung orang pataddaga to tappali


terbuang
di tempat tinggalmu. ri /olengeng pakkerengmu
Jika benar engkau pengasih, enreng tongeng mumawase
barulah saya tinggal di Berru. torona tudang ri Berru.
Dengarlah perkataanku Engkalingai adakku
perhatikanlah nasihatku telingngi pappangajaku
jagalah kelakuanmu otutui wi gaukn.a
233

peliharalah perangaimu atikeri wi kedomu


nasihati juga semua mupangajari manengtoi
sekalian anak cucumu sininna anak appomu
sekalian rakyatmu sininna rangeng-rangengmu
kari b-kerabatm u siperru sumpung lolomu
famili sekampungmu seajing sempunuammu
masyarakat cti Benu pabbanua e ri Berru
laki-laki perempuail erenane makkunrai
pesanan yang ctitinggalkan pappasenna mai denre
nenek mangkaukku puang nenek Mangkaukku
Batara yang melahirkanku Batara ncajiang eng ak
Opu Batara Luwu Opu Batara Luwu
yang muncul ctibambu telang. maddeppak ri lappa tel/ang.
Jangan bacar mulut Ajak mumasokka timu
waktu terbenanmya matahari ri tinrellekna tikka o
pacta pertemuan malam ri madduppanna pettang u
pacta fajar subuh. ri wejangpajeng subu e
Jangan menyaji nasi Aja musaji inanro
kalau tidak tentran1, rekkua temmadeceng i
persan1aan hatimu reppenna ininnawammu
nanti berhamburan, tubbure-burei matti
jangan engkau saji ctitengah aja musaji tengnga i
nasimu cti dalan1 periuk. nanremu ri uring ede.
Kalau engkau menyuap Rekkua timpukosia
perhatikanlah yang tercecer, atutui wi tabbessikna
tunduklah memungutnya cukukko muitteri wi
234

jangan banyak cakap aja muappau-pau


kalau engkau sedang makan rekkuasia manrow
sebab mengejutkanku apak takkinik-kinikkak
berguncang perasaanku tassenoi gumawakku
tidak tenang hatiku tassengnga e paricittaku
seakan-akan diiris sembilu samanna nawerre bu/o
akan tetapi, nae rekkua marupe
jangan engkau melakukan temmupesipak i ritu
perbuatan yang tidak kusukai gauk e tekkupoji e
jangan engkau saling berbantahan aja musitumpak-tumpak
di dalam rumahmu, mai ri la/empolamu
pada pertemuan malam ri madduppanna pe_ttang e
jangan besar suara, aja mumaraja sadda
pada malam jumat mai ri wenni Juma e
pada tengah malam ri matettengeng mpenni e
pada fajar subuh riwajengpajeng subu e
jangan engkau tidak menyekap aja temmubalempeng i
apimu di dapur, apimmu ri dapureng ede
jangan engkau kosongkan aja ro mupa/ebbang i
periukmu, tempat berasmu uringmu pabbaressengmu
tempayanmu, air minummu. bempamu wae rinungmu.
Dan lagi latopa ro marupe
wahai manusia to fino tekawa ede
pesan yang ditinggalkan pappasenna mai denro
nenek mangkaukku puang nenek Mangkaukku
Iengkapilah tempat sirihmu pasakkek i ota-otangmu
235

engkau duduk menghadapi pelita matudang mo/oi pal/eng


pada waktu terbenam matahari kua ri tabu esso e
engkau tenangkan hatimu mupadecengi wi nyawamu
tenteran1kan jiwamu rempenna ininnawammu
pada pertemuan malam ri madduppanna pettang o
sebab akan menghilang apak mal/ajangngi ritu
isi Sang Hiang Sri. lisekna Sangiang Serri
Dan juga engkau perintahkan Masurotoi tau we
orang
jangan lelap tidur aja namaraja tinro
pada tengah malam, kua ri tennga benni e
jangan engkau pertukarkan aja mupasisapi-sapi i
sendok dan sajimu senrukmu sajimmu
untuk mengaduk periukmu. menggaruang ri uringmu
Kalau engkau rekkua ritu marupe
tidak mau menghiraukan toao matutui wi
pantangan tanan1an, pemmalinna wisesa e
diganyang ulat naputta-putta i ulek

diisap walangsangit namimmiri wi anange


di rusak babi napecoaki wi bawi
juga dikerat tikus natowakitoi
kesemuanya adalah pantangan, maraseng pemmali ritu.
Dengarkan dan perhatikanlah, Tolingi atikeri wi
tidak kuingini perbuatannya tekkuelori gaukna
kalau e.ngkau tidak memperhatik.an rekko temmutolingngi
kata-kata nasihat ada pangaja edo
236

nenek mangkaukku. puang nenek Mangkaukku.


Janganjuga Majakto roddo marupo
berbuat curang, mupegauk coko-coko
jangan ada keinginan hatimu aja necekka atimmu
mengambil yang bukan mulikmu, muala i tenganummu
memakan yang haram muanre maja polena
engkau makan bersimpuh muanre mangemeng-ngemeng
di depan dapur, ri olo ridapurengngo
itu pantangan tanaman salisapa wisesa e
dirusakkan burung napeccokitoi dongi
dirusakkan babi napeccokitoi bawi
digigit tikus natowakiwi balawo
dikepung walangsangit nabalebbek i anango
tidak mau berhasil nateana iaopole
benih yang engkau tanam mai bine ritanengmu
tanan1an yang engkau sebarkan. wisesa ripalaomu.
Sungguh aku tidak suka Maserroi tekkupoji
yang dipantangkan sejak dahulu pemalinna rodo mai
leluhur Sang Hiang Sri. tunekna Sangiang Serri
Menyembah sambil berkata Nasessu sompa makkeda
keluarga pabbicara awiseng Pabbicara e
anak dan isterinya marana mallaibono
pria wanita. orowane makkunrai
semua orang banyak sining tau maega e
bemwhon tidak henti-hentinya manganro-anro teppaja
menanyakan baik-baik pautana madeceng i
237

pantangan tanaman pemmalinna wisesa e


penangkal bagi Sang Hiang Sri. pangampi Sangiang Serri
Engkau hai orang Berru, lko ritu to Berru o
semua orang banyak sining tau maega e
dengarkanlah perkataanku ongkalingaiadakku
petuah yang ditinggalkan pangajana mat denro
nenek mangkaukku puang nenek Mangkaukku
sebagai penangkal bagi Sang pengampina Sangiang Serri
Hiang Sri
Engkau hai orang Berru, lko ritu to Berru o
semua orang banyak sining tau maega e
dengarkan perkataanku, engkalingaiadakku
petuah yang ditinggalkan pengajana mai donre
nenek mangkaukku puang nenek Mangkaukku
sebagai penangkal bagi tanaman pangampina wisesa e
jangan pula engkau pisahkan ajakte mupasarangi
lawar dan perikukmu, onemu awalimmu
akan kering pada akhimya marakko cappak i ritu

benih yang engkau tanam, sia bino ritanongmu


sedih di dalam tassinau i ri laleng
hati sanu bariku ininnawa mapattaku
tersentak hatiku sengnga i paricittaku
yang dipesankan oleh napasengenngak ro mai
nenek mangkaukku. puang nenek Mangkaukku
Begitu pula latopa ro rekkua
saat benih dikemasi, mupanguju i binemu
238

duduklah menghadapi pelita tudanno moloi pel/eng


berjaga-jagalah pada malam hari addojai wi marupe
bisikan hatirnu kedona na-nawamu
tutur sapamu kuae teppa timummu
perangilah nafsumu musu i napessummu
hindarilah godaan matamu akka i cinna matammu
bendung desakan keinginarunu teppok i meccik ke/omu
awasi juga keseluruhan mupesangkai manengtoi
lintasan-lintasan hatimu kedona nawa-nawammu
pada perbuatan yang jahat kua gauk pasala e
dan semua yang terlarang. sining riappesangkang e.
Perbuatlah sedemikan Kuae sai samona
tenteram persaaarunu rampenna ininnawammu
hatimu minta tolong arimmu mel/au tulung
kepada Tuhan pencipta ri puang mappanejie
engkau sa bar dan tawakal musabbarak mappesona
terpenuhilah keinginanmu ripancajiakkosin
engkau hai orang Berru iko ritu to Berrue
jangan bacar mulut, Aja mumasokka timu
pesan yang ditinggalkan pappasenna ro mai
ibu kandungku sinapati lingerekku
Opu Batara Luwu. Opu Batarana Luwu
Kalau engkau perbuat, Rekkua mupogauk i
tiga kali bangun wekkatellu motok
pergi tidak berhasil benihmu lao tenrewek i binomu
tidak kuhiraukan pintamu ucabbengio marillau
239

berguncang semangatku tassenoisUTJnangekku


tersentak hatiku tassengnga paricittaku
tidak berhasil padimu, jkpasalani ro asemu
padahal engkau kenai tindakan majeppui are gauk
yang dipantangkan tanaman. pemmalinna wisesa o.
Demikianlah halnya Kua o ritu marupe
keluarga pabbicara awiseng Pabbicara e
dengarlah nasihat, mengkalingao pangaja
engkau turut berhati-hati muturu makkalitutu
jauhi larangan muniniri papesangka
pantangan tanaman pemmalinna wisesa o
supaya engkau mujur barak maupekko ritu
tumbuh memekar naranruk caddiorio
benih yang engkau tanam mai bine ritanengmu
subur tidak terhambat. mawekke tessangkalangeng
Apabila ia tiba masanya, Narapini maelona
engkau memulai menuai padimu mupammulai asemu
memetik hasil tanamanmu mengalai wisesamu
ikat segenggam-segenggam, sioni tassiwarekkeng
kemudian diberkas na inappana mpessei
nanti cukup tiga hari, gennekpi ro telungesso
kemudian engkau naikkan muinappana paenrok i
ke atas rengkiang manai ri rakkeang e
engkau juga menaruh mayang mutaroitoi bajang
yang belum mekar ia tetbabbakka ede
engkau beri isi padimu maupallisekni asemu
240

di tengah sawahmu. ritengngana ro galungmu.


Demikian pula latopa ro marupe
terlarang makan .Padi muda tempeddippi ripabessik
(menyisik)
yang baru dituai, muinnappana kettu i
pesan yang ditinggalkan pappasenna mai denre
yang dipertuan di langit, puatta ri boting langi
pantangan tanaman salisapa wisesa e
tidak baik dilakukan temmadeceng ripegau
barang yang diambil malam anu ria/a wenni o
jangan mengumpulkan tea i ripallisek baku
harta hac;;il aniaya waramparang rigengko e
tanan1an tidak akan berhasil. temmappenrek wisesa.
Menoleh lagi sambil berkata Gilingmuasi makkeda
Datu Sang Hiang Sri, datunna Sangiang Serri
pada keluarga pabbicara ri awiseng Pabbicara e
jangan engkau bacar mlut aja mumasokka ada
dilarut malam ritinrollekna wenni e

pada fajar subuh, ri wajengpajeng subu o


dalam satu malam aku tiga kali wekkatelluak siwenni
berkeliling di kampung maggo/i/ing ri lipuk o
mencari akhlak yang baik, sappa pangampe maddeceng
baru aku kembali kuinappana taddewek
di rumah yang aku tempati. ri bola ucokkongi e.
Apabila kebetulan aku Usitujuang peggangi
mulai menginjak tangga, mai tuppukku addeceng
241

aku mendengark.an uteling mengkalingai


pembicaraan yang kurang wajar masekko ukka timue
cepat aku berk.ata, masiga-siga makkeda
turun kalian kembali nonnoko ritu parimeng
aku pergi mengembara, kulao pali i aleku
yang akan aku tempati na iapa uonroi
yang sabar dan pasrah sabbarak mapesona e
kepada sesan1a manusia ri padanna ripaneaji
sebab aku terkejut apak takkinik-kinikkak
tersentak hatiku tassennga paricittaku
terguncang semangatku. tassonoi sumangekku.
Sekiranya engkau benar-benar Enreng tengang mumamaso
pengasih
rukun dan damailah pasituju i basamu
di dalam rumahmu, Kua ri /a/eng polamu
nasihati juga semua pangajari manengtoi
seluruh daerah Berm. sining palilina Berru
Menyembah san1bil berk.ata Nasessu sompa makkeda

keluarga pabbicara, awiseng Pabbicara e


kur semangatmu kerru polo sumangekmu
keturunan Opu yang disembah wija Opu to risompa
Datu Sang Hiang Sri, datunna Sangiang Serri
Datu liuseng datunna tiuseng ede
sergun dan jagung bata edo barel/o edo
sekei yang banyak sining wetteng maega e
Datu Maempalo. datunna Moompalo w.
242

Ia pun berkata lagi Mettakmuasai makkeda


keluarga pabbicara, awiseng Pabbicara o
jangan tuanku berkata demil\ian aja nakkua adatta
Opu Datu yang disembah Opu Datu to risempa
akan aku usahakan upakkulle-ulleipi
menjauhi yang dipantangkan saliangenngi spata
menghindari yang terlarang, niniriwi pommalitta
kiranya engkau kasihan enreng tongeng mumamase
tetap tinggal di Berru maraddok tudang ri Berru
kemauanmu yang dituruti elomu kuwae datu
perkataanmu yang dituruti adammu kuwae raja
Menjawab sambil berkata Mabbali ada makkeda
Datu Sang Hiang Sri, datuanna Sangiang Serri
sungguh indah katanlU madeceng ritu adammu
hanya langit yang mengatasi langimani ri wawena
kata-kata yang baik. ada-ada madecenna
Aku akan naik Mangujunak mai menrek
menuju ke rengkiang ri rakkeang e marupe
bergegas cepat, tijjanni taddakaraka
keluarga pabbicara awiseng Pabbicara e
diminyaki dengan segera naminyakini mesiga
padi yang banyak. sining ase macetti e
Dati Meompalo datunna M eompa/o o
diiringi guntur dan kilat. narulu letto pareppak
Belum lagi lepas Ielah Natengsau tokkotopa
Datu Sang Hiang Sri datunna Sangiang Serri
243

menoleh sambil berkata nagilingmua makkeda


kepada teman-temannya, kua ri silaongonna
rupanya sudah tujuh malam na petu mpennini watena
tinggal di Berru rini tattudang ri Berru
lan1a baru naik maita nappa menrek
di atas rengkiang. mai ri rakkeang ede
Pabbicara di Berru Pabbicara e ri Berru
tidak pemah sekali kudengar tenngina kuangkalinga
bicara yang berbantahan wukka timu sisumpalak
biar kita tinggal menetap ojek tudanngi maraddek
menetap tidak berkesudahan makkulau temmalala
tinggal menyebarkan keturunan makkurek terreang mpija
tetap tinggal di Berru maraddek tudang ri Berru
Kalau tetap ia pertahankan Rekkua nalattuangi
kebaikan hatinya ininnawa madecenna
kehalusan tutur bahasanya wukka timu mapattana
tidak saling bertengkar, tinu tessisumpalakna
keluarga pabbicara awiseng Pabbicara e
aku akan lama hidup bersama malampeka sicokkongeng
tinggal saling bergembira tudang sipario-rio
tinggal saling memelihara. kutudang siraga-raga
Kalau diizinkan Rekkua naelorongngl
Sang Hiang di langit, Sangiang ri boring langi
Dewa yang tinggal di bawah Dewata ede ri awa
Sang Hiang di petala bumi Sangiang ri parettiwi
Sang Hiang Sri di Luwu, Sangiang serri ri Luwu
244

aku bercita-cita menghasilkan mamminasawak paenrek


tanaman yang subur wisesa mawekkek mello
semua yang menghormati saya sininna porennu ong ak
masyarakat di Berru. pabbanua e ri Berru
Serentak sama-san1a berdiri Sarna menrekni tarakka
keluarga di Berru awiseng ede ri Berru
menaburkan benih sambil berseru, terreang mpenno makkoda
kur semangatmu kerru jiwamu marupe
keturunan La Patoto wijanna La Patoto
tunek Sang Hiang Sri tunekna Sangiang Serri
naik ke rengkiang menrek ri rakkeang ede
nanti kupanggil uassuro mobbiripi
masyarakat Berru tau we ri /a/eng Berru
yang mau melaksanakan pomali maelo e mappemmali
pantangan tanantan salisapa wisesa e
jaga kelakuanmu atutui wi kedomu
jaga perbuatanmu atikeri ri gaukmu
engkau hai orang Berru iko mennang to Berru
jangan tinggal serumah aja mupapperuma i
orang yang lalim. to maggauk bawang ede
Pabbicara yang curang Pabbicara maceko e
sebab tidak mendatangkan apak teppaenrek ritu
tanantan Sang Hiang Sri wisesa Sangiang Serri
yang tidak baik perbuatannya. temmadecenge gaukna
Sampai sekian ceritanya. Sikoni pau-paunya.
V. ELOKKELONG

Aku persamakan keiklahsanku Upappada tinulukku


Potongan kayu terbawa arus rappek natudduk so/ok
pasrah sepenuh hatiku temmappangewaku
Maksudnya: Adapun yang
dilakukan, aku tidak ikut
mencan1puri karena kepercayaan
penuh sudah kuserahkan.

Han1pir aku dibinasakan Cedeekko na parennaja


pedagang yang tidak mengetahui padangkang temmisseng e
pelabuhan, lalu ia berlayar. labuwang na sompek
Maksudnya: Hampir kaubinasa
dipimpin oleh orang yang tidak
mempunyai pedoman hidup

Jera aku berserah diri Majerrana mappesona


sudah aku memasarahkan. puranak mappesona
tidak keruan. tenna silolongeng
Maksudnya : Aku tidak akan
memberi kepercayaan karena
hanya disia-siakan

aku tidak mau dibawa berlayar Massimang ak na sompereng


oleh pelayar yang tidak punya passompek tabbolai
pedoman, lalu ia berlayar padoma na sompek

245
246

Maksudnya : Aku tidak mau


dipimpin oleh orang yang tidak
punya pegangan hidup

aku hanya akan .menumpang lapa mai lurengak


pada sampan tambang lopi ripincarae
yang lengkap pendayung na sakkek pabise
Maksudnya : aku hanya mau ikut
kepada orang yang mempunyai
persiapan yang berkecukupan

Walaupun pendayung lengkap, Namau sakkek pawise


bodoh awak perahunya nabonngok pong lopnna
aku tidak mau dimuat. teawak nalureng
Maksudnya: Walaupun
mempunyai persiapan yang
lengkap, tetapi orangnya bebal,
juga aku tidak mau ikut padanya

Kegembiraanku tiada terkira Rennukku ro makkerennu


atas kedatangannya polena saga/a e
memuaskan perasaan. pasau ininnawa
Maksudnya : Kegembiraanku tiada
terkira atas kedatangan orang
pandai yang memuaskan perasaan

Tenanglah engkau, wahai hati lninnawa aggangkao


janganlah engkau bimbang aja mulenggak-lenggak
sampai akhir hayat /etepi ri majek
Kejujuranlah yang menentukan Lempupa makkeda tongeng
sandaran harapan yang sanreeseng nawa-nawa
tidak akan mengecewakan tenna pabeelleang
Maksudnya: Kita tidak kecewa
apabila orang yang kita harapkan
benar-benar memperlihatkan
247

Andaikata hanya sembarang orang Tenna barang tau mau


dijadikan tumpuan harapan, ria/a pakkawaru
hilanglah kesulitan. tenrekti sara e
Maksudnya: Sukar mendapatkan
orang yang tepat untuk
memberikan bantuan.

Dua sumber kesulitan kita Dua ulu saraiki


karena bulan bersinar terang macorana keteng e
kita tidak disinari tenna patappari
Maksudnya: Dua hal yang
menyebabkan kita prihatin, orang
yang hidupnya senang/mewah,
tetapi tidak menghiraukan nasib
kit a.

Sinar matahari tidak menyinari We/lang esso teppatappak


sarang burung: (Bugis: sarang) na bola manuk-manuk
sarang diartikan sara 'sengsara'

hati cem1in: (Bugis:rasa) atinna camming e


rasa artikan manrasa 'menderita'
Maksudnya: Jika Badan menderita
hatipun sensara, karena sumber
penghidupan tidak ada

Yang selalu kita cari lya tteppaja risappak


sama bentuknya yang dijadikan rapanna ria/a e
penggalang merian1 pallangga mariang
Yang san1a bentuknya dengan
penggalang meriam ialah geledong
benang (Bugis:padati)
padati diartikan pacta ati'san1a
pendirian'
Maksudnya: yang selalu kita cari
ialah orang yang san1a
248

pendiriannya dengan kita

Sudah sepantasnya ia binasa Dek memeng tengennajana


sebab orang tidak tetap pendirian apa to rangga sela
tempatnya berharap lurengi totona
Kecintaanku pada seseorang Rennuku ri masagala e
sebelum terpupus cintaku teccappuk dimengeki
pergilah ia entah kemana na /ale sarawa

Rindu dendamku tidak terkira Rennu temmakakku


hanya diimbangi pajaneng natettongi
hati yang tabah ati mappesona
Yang aku dan1bakan /asia manasaku
yang menjadikan berdaun muda paccollik lolo eng i
kayu yang kering aju marakko e
Maksudnya: Alcu hanya
mengharapkan orang yang dapat
memberi kesegaran hidup

Yang aku dambakan Ia sia manasaku


yang rnenjadikan dua diri pattana wali eng i
saling rne·rindukan assimellereng e
Maksudnya: aku hanya
rnengharapkan orang yang dapat
membalas rasa kerinduan

Harapanku tidak terjangkau Pesona temaggangkaku


barulah ada batasnya iapa na kewiring
sesudah dunia kiamat kemekpi fino e
Ket ulusan yang pasrah dan Wennang pute mappesona
keinginan bergelora adalah ternan eja e mamminasa
sehidup-sernati bali sipuppureng
benang putih berarti kesucian
benang rnerah berarti keberanian
Maksudnya: Asalkan tujuannya
suci. aku berani rnenjadi ternan
249

Ketulusan yang pasrah Wennang pure mappesona


tidak mendapat perllatian rinyilik sa/a-sa/a
berubah pada akhimya ngkana
Maksudnya: Kesucian hati yang
diserahkan dengan tulus ikhlas,
lalu tidak mendapat perhatian,
akhimya tidak dipercaya lagi.

Kerusakan nanti akhimya So/ang matti napucappak


barang jadi yang tidak henti- tipu e tenna paja
hentinya
dibentuk terus-menerus riwinruk pulana
Maksudnya: barang sesuatu yang
dianggap telah sempuma, tidak
perlu diubah-ubah lagi.

Perbuatan tanpa pertimbangan Winruk tenringngari e


sering mendatangkan ma/omo i papole
kedukaan hati. sara ininnawa
Segenap penjuru sudah kujelajahi Polenak pale/e winruk
tidak kujumpai tenrek kutuju mata
yang sama denganmu walaupun padamu silisek
seorang
Maksudnya: Sudah aku coba
mencari jodoh yang lain, tetapi
tidak kujumpai satu orangpun
yang san1a denganmu.

Sudah aku datang mencari kekasih Polenak palele cinna


mencari yang san1a denganmu sappak i seppadammu
tidak ada duamu tenreksa duammu
Maksudnya: Ak:u sudah datang
mencari kekasih yang lain, tetapi
tidak ada yang menandingimu

Pupus sudah cintanya, Cappuni palek mellekna


250

sudah putus kenangannya pettuni sengerenna


enggan dibenci. na tea ricacca
Maksudnya: Ia sudah tidak
dicintai dan di kenang, tetapi
masih enggan memutuskan
hubungan.

Sungguh dialah orang Tautona ro kuwa e


yang dijadikan ternan karib riowa simel/ereng
yang mendatangkan kebaikan. pawennang pute i
Maksudnya: Ternan yang suci
hatinya kepada kita, adalah kawan
sejati

Sudah tumbuh tidak ada lagi yang Ranrukni tel/erang Iaing


lain,
kecintaan kepada dirimu dimeng e ri watammu
tidak dapat lagi diubah teani ripinra
Maksudnya: Perasaan cintanya
kepadan1u yang sudah tumbuh
mekar, tidak ada lagi pilihan yang
lain.

Apabila yang telah silam Rekkua lalo riolo e


terkenang dihati, risengek ininnawa
penyakitlah yang didapat dokotu ria/a
Maksudnya: Apabila kenangan
indah dimasa silam selalu
dikenang jua, akhimya kita akan
jatuh sakit.

Berdatanglah celaan Turuko lili maccacca


yang menganggapnya tidak cantik, maseng i tessagala
cantik menurut anggapanku segala muaseng
Maksudnya: Walaupun semua
orang menganggapnya tidak
251

cantik, aku tetap memujanya.

Walaupun diulang kembali, Mautona mappakkuling


cintanya tidak akan menyamai dimeng teppadatona
cinta yang pertama rimula mellekna
Bebas engkau kemana-mana Salleko ro magguliling
seakan-akan aku tidak mempunyai samakku tebbolai ,
penderitaan batin sara ininnawa
Maksudnya: Engkau bebas
kemana-mana seakan-akan aku
tidak menderita atas perbuatarunu
itu.

Setelah pagi baru kuketahui E/emani uwisseng i


ia mengiringkan kerbau yang tidak tinrosi pale tedong
untuk membajak. temmaddakkala e
Maksudnya : Setelah pagi baur
kuketahui, ia tidur dengan orang
lain.
Keinginanku sudah turut Cinna purano kuturu
kukenakan baju sempit kupasang waju rennik
kutanggalkan lagi. uludunni sia
Maksudnya: Aim telah
memperturutkan keinginanku.
Setelah aku merasa tidak cocok,
aku menghentikannya.

Rinduan menitilah kemari, Sengereng leteno mai


kekasih janganlah sekali-kali segala aja la/o
munculkan kehambaran mupacokkong lebba
Maksudnya: Kekasihku, marilah
kemari . Janganlah tetap merasa
dendan1

Kekasih jangan berubah, Segala aja mupinra


menetap tidak ada campuran tudang tenegasowekeng
252

di dalam hatiku. ri /a/eng atikku


Maksudnya Kekasihku, janganlah
meleset dari janji kita. Engkau
satu-satunya pengisi hatiku

Andaikan aku burung Tekkubeenneng manuk-manuk


kuterbang melayang luttukak massuajang
di atas bubungan rumahmu ri coppok bolamu
Maksudnya: Andaikan aku burung,
aku langsung menemuimu di
tempat tidurmu

Orang yang tidak tetap pendiran faro to sarawa e


itu
dijadikan ternan riewa simellereng
kita ditinggalkan lalu ia pergi pataro nalao
Ragu-ragu yang di depan. Rangga sela ri olo e
tidak tetap pendirian yang sarawa ri munri e
dibelakang
lebih baik jangan. lebbini aja e
Maksudnya: Kalau kekasih yang
dulu penuh keraguan, lalu yang
akan menggantikan nya tidak tetap
pendirian, lebih baik tidak ada
san1a sekali.

Berlayar kita san1a berlayar, Sempekki tapada sompek


kita san1a mengekalkan kepada punrengeng
hati yang pasrah ati mappesona
Maksudnya Masing-masing dapat
pergi kemana-mana, tetapi saling
mempercayai tetap kita pelihara

Berlayar kita san1a berlayar, Sempekki tapada sompek


sama-san1a bermuara tapada mamminanga
sama-san1a berlabuh tasiallabuang
253

Maksudnya: Kita mengikuti


perjalanan hidup masing-masing,
dan akhimya kita akan bertemu
juga.

Awan sudah mendung A/lung ro maddanrempuluk


ditunggu hujan turun, ritijang teppa bosi
tetapi semakin menjauh na penek mabela
Maksudnya: Kalau dilihat
kesibukannya, kita menyangka
bahwa apa yang direncanakan
dapat dilaksanakan dalam waktu
yang singkat. Namun kenyata-
annya makin lama makin tidak ada
perhatian.

Saya mencita-citakan menangkap Upomanasa i sia


dan tidak akan melepaskan maka- tikkeng te/leppessang i
nan mataku (yang memikat hati) anrena matakku
Maksudnya : Saya ingin
mempersunting orang yang
kucintai, clan tidak akan kubiarkan
berpisah denganku.

Bunga-bunga dipinggir kali Bunga-bunga tonrong salok


barulah mekar iapa natabbakkak
nanti pacta hari kian1at kamekpi lino e
Maksudnya: orang yang baik budi
pekertinya, biasanya sesudah ia
meninggal, harum namanya.

Aku bertanya padan1u Makkutannawak saga/a


pandaikah yang menggantikanku mapanrega selleak
sabarjugakahia mappesona muga
Maksudnya : Aku tanyakan
padamu bahwa apakah
254

penggantiku itu memang pandai


dan sabar
Pengganti orang yang sudah Passel/e mai to tea
enggan datang membujuk rayu menrek pawidu-widu
sukar menolaknya tepporo tea e
Maksudnya: Orang yang
menggantikan engkau berperilaku
dan pandai merayu sehingga sulit
menolak keinginannya

Sudah mekar dan tidak berpindah Renrukni tellenrang lai


lain
kecintaan kepada dirimu dimeng e ri watangmu
sudah tidak dapat diu bah. teani ripinra
Maksudnya: Sudah mendalam
cintaku padamu sehingga tidak
ada lagi yang lain, yang kucintai

Hati sudah berkata Ati e makkedana


untunglah kalau bukan dusta upekpa tenna beelle
diceritakatmya kepadamu narampeang ekko
Maksudnya: Ucapannya banyak
yang tidak masuk di akal. Oleh
karena itu, ia diduga hanya
mendustaimu.

Tolong peliharakan saya, Tabek atutuingekkak


muara yang kusimpan minanga utaro e
jangan sampai mendapat as awoke ngammi
campuran
Maksudnya: Apabila aku sudah
pergi, peliharalah dirimu, jangan
san1pai tergoda oleh orang lain.

Hanya sekali menetes sang bunga Sisemmi tettik bunga e


(orang mulia berbuat maksiat)
255

satu pulau orang na silibukeng tau


duduk tennenung tudang takkajennek
Maksudnya : Hanya sekali saja
orang baik-baik melakukan
maksiat semua orang dalam
kantpungnya akan heran dan
menyesalinya.

Yang aku harapkan /ami manasaku


nanti liang kubur melerai alebbongpa /alai
percintaan kita assimelleretta
Maksudnya: Aku berharap mudah-
mudahan hanya mautlah yang
akan memutuskan percintaan kita

Aku berharap Upominasai sia


sepotong kain kasa, silerek kasa rennik
kain kafan kita bersama pawalung tadua
Maksudnya: aku berharap, mudah-
mudahan kita mati bersama.

Sudah berbilang malant kepergi- Mabbilang pannini laona


annya
menghitung hari demi hari · mappotok baja-baja
orang yang ditinggalkan to riwelai e
Maksudnya: Sudah sangat lama
kepergiaannya. Kekasih yang
ditinggalkan sudah sangat rindu
menantikannya.

Wahai angin, sampaikanlah Baje palettukengsawa


jeritan sukmaku darari m ·
kepada si dia.
Maksudnya: seseorang yang
mendambakan pertemuan dengan
kekasihnya.
256

Sungguh mati kalau kamu dua, Nateak ala duao


ctia simpan cti hati nataro ri babua
hanya engkau seorang tenna iko mua
11ctak acta lagi yang lain yang
ctiingatnya. kecuali engkau
seorang.

Kalau dewata sudah merahmati. masepi dewata e


ia hidup bersama ba/o/ang sitalleang
saling berharap sipominasa e
Maksudnya : Kalau Tuhan sudah
menghendald, orang yang
memadu cinta ak:an kawin juga

Kehambaranlah agak:nya penyebab L_ebba e pale pawawa


pembawa kebencian patiwi temmassengek
walaupun cantik mauni saga/a
Mak:suctnya: Kalau kita sudah
benci. perempuan cantikpun tidak
dicintai.

Walaupun orang panctai yang Mau mapanre /ureng eng i


memuat kehambaran, sudah tidak: lebba e teatona
mau menjadi kecintaan. mancaji sengereng
Mak:suctnya: Walaupun orang
panctai yang mengurusnya,
perselisihan suctah tidak: dapat
ctictamaikan kembali

Tujuh benci cti atas kebencian Pitu lebba makkelebba


kebencian yang ak:u milild na ia upolebba
benci diatas benci lebbana lebba e
Maksudnya: Perasaaan benci yang
tidak ada taranya

Sekali ia saling mencinta. Sisengi ala massengek


257

kemudiah sating benci nagiling sama tea


kehambaran yang kamu simpan Jebba mutaro e
Maksudnya : Keinginan untuk
menjalin kembali percintaan yang
telah putus sudah tidak mungkin.

Wahai kebencian, duduklah di Lebba tudokko ri sedde


san1ping
berda')ar mengasihiku sanrek massengengsawak
engkau ingatkan aku mupakaingekkak
Maksudnya: Singkirkanlah
perasaan marahmu, dan marilah
kita berbaik kembali. Apabila aku
bersalah, peringatkanlah aku.

Kebencian sudah tidak rela Lebba pale teatoni


kecintaan yang diidam-idamkan dimeng paininnawa
tindakannya kepadaku. ri napakkuaku
Maksudnya: Aku tidak ingin lagi
kepadanya karena ia berbuat sewe-
nang-wenang kepadaku.

Makan minum kebencian (perasa- Manre minung i lebba e


an benci sangat mendalam)
sama-sama kesukaan manguru seli-seli
sudah tidak mau mencintai teani massengek
Maksudnya: Aku tidak dapat
berbaik kembali karena perasaan
henci makin mendalam

Walaupun masih ingin, sudah ti- Mau me/Jek ajatona


dak usah
sebab sudah ter lanjur apak takka/atoni
kumiliki kebencian uwakkang lebba e
Maksudnya: Walaupun ia masih
ingin rujuk, tidak akan kuterima
258

lagi. Sudah terlanjur akan


membencinya.

Asalkan demikian Rekkua kuamoi


perasaan cintanm tarona sengeremmu
akupun di akhirat. ri maje muwak
Maksudnya: Asalkan engkau
benar-benar mencintaiku, sampai
di akhirat aku setia kepadamu.

Walaupun hanya sekali saja Mau ro sisengmua


dimimpikan dalam sebulan, rinippi na siketeng
itu memuaskan perasaan. mappasau nyawa
Maksudnya: Pemyataan rindu
dendam yang sangat mendalam.

Jangan-jangan kecintaanmu juga Ojek sengeremmue


yang kekal denganmu, muewa sipuppureng
bukan dirinya. tania watanna
Maksudnya: Jangan-jangan
engkau bertepuk sebelah tangan.

Ada penyakit yang mendalam Engka doko marilaleng


lalu tidak ada obat na tenrek pakkwaru
menjalar keluar lele ri saliweng
Maksudnya: Cinta yang tidak
terbalas menyebabkan badan
menjadi kurus.

Memang demikianlah Ia memeng tu denre


engkau dipanjat saga/a muriempe
tidak dua cinta tedduani cinna
Maksudnya: Engkau kujadikan
istri karena memang tidak ada
cintaku yang lain
259

Cinta itu sudah dua Duani ritu cinna e


sudah kembar keinginan dinruni sengereng e
sudah tidak dapat dibatasi tenni rigangka
Maksudnya: Kecintaanku dan
kecintaanku sudah saling bertemu,
tidak dapat dibatasi lagi.

Cintaku sudah berkubur Tipu bolani rimajeng


hanya karena engkau yang ingin ikemani mellek
kembali lagi. kurewek paimeng
Maksudnya: Kecintaankau
padamu sudah kulupakan. Namun
karena kamu sangat berharap,
terpaksa aku rujuk kern bali.

Mimpi yang dipesan rupanya Nippi ripaseng watena


tiba dinihari takkappo denniari
mengembalikan semangat parewek sumangek
Maksudnya: Secara tiba-tiba aku
bem1impi pada dinihari. Oleh
karena itu, hatiku merasa bahagia.
Kedatahgannya secara tiba-tiba.
Sehingga hatiku sangat bahagia

Terasa sedih di hati Napaterri marennikkik


setelah terbetik berita polena karebanna
hatinya sudah berubah mappinra sengerang
Maksudnya: Kita berprihatin
mendengar. bal1wa cintanya sudah
berubah.

Hanya budi baikmulah Sengeremmumani mai


dipelihara terus-menerus ritwzgka baja-baja
pengganti dirimu. sellena watangmu
Maksudnya: Hanya budi
baikmulah yang selalu diingat.
260

sehagai pengganti dirimu.

Lebih baik bermimpi Lebbini mannipi e


daripada tinggal di dunia na ia ma/lino e
tidak hidup bersama tennasilolangeng
Maksudnya : Lebih baik aku
bertemu dengan engkau dalam
mimpi. daripada melihatmu tanpa
hidup berdan1pingan dengarunu

Aku dibunuhnya tanpa disembelih Naunonak temragerek


dengan arang yang luar biasa nabangkung tellalona
mendatangkan penderitaan. naparasa-rasa
Maksudnya: aku sangat menderita
karena cintaku belum terjawab
olehnya.

Memang menanggung penderitaan Sipanrasa-rasa memeng


orang yang baru mulai jemma e inappa e
saling memuliakan siempo maberrek
Maksudnya: Rumah tangga baru
yang mulai dibangun, haruslah
disertai dengan perjuangan dan
kerjasan1a yang baik.

Dapatkah disambung Jawa Weddingmoga risambung Jawa


(dihubungkan kembali)
ditutuh pelepahnya ritoto palapana
ditempati meniti na rio/a Jete
Maksudnya : Apakah masih ada
jalan untuk berbaik kembali.

Tidak mungkin dihubungkan Tempedding risambung Jawa


kembali
ditutuh pelepahnya ritoto palapana
ditempati meniti na rio/a Jete
261

Maksudnya: Kita sudah tidak ada


jalan untuk rujuk kembali.

Karena engkau melihat saya faro muitakuna


bergaul dengan dia, kamu mabbola tonrong salok
mencurigai bahwa aku berbuat mukapangnak cemme
serong

Aku perlakukan engkau seperti Upappado camming e


cermin
kutatap setiap hari , utimpak baja-baja
aku tidak berpaling darimu. tekkubokorrimmu
Maksudnya: Aku tidak pemah
lupa mengingatmu setiap hari

Engkau lihatlah pada bulan Akkitao ri keteng e


membulat penuh allili alibunna
di dalan1 hatiku atikku ri /a/eng
Maksudnya: Aku mencintaimu
sepenuh hati.

Engkau lihatlah pada sungai Akkitao ri salo e


yang mengalir setiap hari masso/ok baja-baja
hatiku di dalan1 atikku ri /a/eng
Maksudnya: Aku tetap
mencintaimu sepanjang masa.

Sungguh bodoh ia disuruh Bongngong tau ri suro


diberikan cinta, ripa/e/o i cinna
lalu ia kebingungan. nalele sarawa
Maksudnya: Seseorang yang tidak
mengadakan reaksi terhadap cinta
yang ditujukan kepadanya; ia tidak
merigerti

Engkau mulai menaruh minat Engkao manguju mellek


262

jangan engkau persamakan aku Aja mupappadakik


pasar di Pineki (cepat usai) pasana Pineki
Maksudnya : Kalau engkau
mencintaiku, janganlah cepat
bosan

Hancur dan menderita saya Buruk manrasa bawangi


memelihara pujaan, twzgkai sengereng e
tetapi lain yang didapat. nalaing makkalu
Maksudnya : Pengorbanan sudah
banyak diberikan kepada seorang
kekasih, tetapi orang Iainlah yang
mempersuntingnya.

Gelagah itu Ia pale araso e


dibakar tidak menyalak ritunu temmasuak
asapnya alang-kepalang rumpunna pajinna
Maksudnya: Pengecut itu,
walaupun diganggu tidak akan
melawan. Hanya cakapnya yang
ban yak

Engkau pergi, aku biarkan Laoko labempa cippek


engkau kuberi pula perbekalan balubu lanro Jawa
ketulusan hati.
Maksudnya: Alcu tidak keberatan
atas kepergiaanmu: bahkan aku
merasa gembira.

Nyahlah engkau si tempayan LAoko labempa cippeek


sum bing
kendi huatan Jawa(kendi yang balubu lanro Jawa
halus buatannya)
sebagai penggantimu sellco makkalu
Maksudnya: Nyahlah engkau
bedebah. Orang baik-baik bakal
263

penggantimu.

Bukan orang lara Tania jemma manannga


gan1ang tidak berayun magiang temmattojang
ditinggalkan kekasih. nawalai gona
Maksudnya : Ia cukup cantik dan
terpandang. Oleh karena itu, ia
tidak sangsi apabila ditinggalkan
oleh orang yang dicintainya.

Barulah terkenang Tapa na masengereeng


orang yang terdahulu jemma e ri o/o e
kalau penggantinya dungu. bonngopise/lena
Maksudnya: Kebaikan orang yang
sudah pergi akan disebut-sebut
apabila yang menggantikannya
hanya orang dungu

Semuanya dapat dihindari Rilesangeng maneng mua


kecuali takdir nabanna toto ede
tidak dapat dihindari tenrek lesangenna
Maksudnya: Manusisa dapat
berusaha mengelakkan malapetaka
yang akan menimpa dirinya.
kecuali yang sudah merupakan
takdir.

Tunduklah menerima nasib Tunrukko nalureng toto


jangan bimbang dan ragu aja mulagak-lagak
jangan-jangan engkau dibawa nasemparengammo
beralayar.
Maksudnya : Bertakwalah
menerima takdir, jangan sampai
engkau mati karenanya

Mati juga yang waspada Matemua mapatta e


264

sesudah mati dua tiga mateni dua tel/u


yang gegabah. masso/a-sola e
Maksudnya: Orang yang waspada
pun akan mati juga. tetapi orang
yang gegabah akan korban lebih
dahulu.

Wahai mimpi. mengapa engkau Nippi magi mumalewek


seri ng datang
apakah engkau kembali merayu rewekgo makkawaru
ataukah engkau menambah duka. todongngingo peddik
Maksudnya: Aku sering memim-
kannya. Apakah ia ingin rujuk.
ataukah hanya memperdalam sakit
hatiku

Wahai hati yang rindu, berlena- Mellek amatu-matuo


lena engkau.
Ialu datang si cekatan malamo sangkalangeng
menggantikan engkau bertindak mammatu-matu e
Maksudnya: Cepat-cepatlah
engkau melamar. Jangan-jangan
ada yang mendahuluimu.

Wahai hati yang merindu. Me/lek amatu-matuo


berlena-lenalah engkau
sering berhalangan malamo sangkalangeng
yang berlena-lena mammatu-matu e
Maksudnya: Kalau engkau
menunda-nunda pelaksanaan
sesuatu yang kamu ingini,
akhimya akan menemukan
kegagalan.

Kalau engkau menenun cinta Rekkua tennungko mellek


(menjalin persahabatan)
265

biarlah tidak Iebar taro i temmasakka e


supaya memanjang. na pudu malampek
Maksudnya: Kalau engkau
menjalin persahabatan, jangan
terlalu akrap su paya dapat kekal

Peliharalah kecintaanmu Manya-manyai mellekmu


jangan sampai tertumpah seperti tabbo/o berek ammi
beras
dicotok oleh ayam. napittok i manu
Maksudnya: Peliharalah
kecintaamu supayajangan lepas.
Kalau sudah lepas, cintamu dapat
diantbil oleh orang lain.

Sudah serasi berjodohan Situjuni sipogona


carilah ikhtiar sappakno oakkawaru
perpanjangan musiallampereng
Maksudnya : Engkau dengan dia
sudah sepandan. Usahakanlah
supaya.hubunganmu berdua dapat
kekal.

Larai ikatkan lagi. Lalai pakkalutoi


mahkota kasih unganna sengereng e
jangan bercerai aja nama/a/a
Maksudnya: Apabila timbul
keinginan untuk bercerai,
kembalikanlah rasa cinta kasihmu
supaya berbalik kern bali

Jika ada yang datang berlabuh lapa ro pasorei


mempersunting isi bilik (gadis mpakkang ati geari
cantik)
yang setia. mattaro pura e
Maksudnya: Jika ada yang ingin
266

melamar, haruslah ia bersedia


sehidup semati

Setia bertekad bulat Taro pura teddok puli


simpul mati singkerruk silariang
hilang ujungnya teddeng pabbunganna
Maksudnya: lkrar yang tidak dapat
dimungkiri lagi.

Pedihnya alang kepalang Peddik agana kua e


saling mencintai topada dimengekkik
sama-sama dicegah. tapada riangka
Maksudnya: Pedihnya bukan
kepalang karena percintaan kami
tidak mendapat restu

Walaupun kita dicegah, Maunik pada riangka


asalkan dinding assaleng renring tokkik
kita saling bertemu pandang tasiduppa matta
Maksudnya: Walaupun dicegah,
akan tetap kita bertemu pandang
melalui jendela

Kita berpapasan menghindari Siduppakik ninik tekkik


curi pandang juga ennau mata tokkik
agar kita tidak dicurigai aja terikapang
Maksudnya: kalau kita bertemu di
jalan, berpura-puralah menghindar.
Cukup kita saling melirik agar
tidak cicurigai

Arahkanlah aku ke langit Mappetuju langik munak


cakrawala yang melingkupi bitara sampo eng i
daerah kediamannya tujunna lipukna
Maksudnya: Aku sangat ingin
melihat negerinya.
267

Hanya penyakitlah akibatnya Doko memengmi polena


berkasih-kasihan mewai simellereng
orang yang berhati bim bang to rangga setae
Maksudnya: Berkasih kasihan
dengan yang tidak teguh pendirian
mengakibatkan penderitaan

Negeri mana saja yang ia injak lasi lipuk na/ejjak


disitulah pula ia tempati iasi naoroi
menanam kasih. mal/abu sengereng
Maksudnya: Di negeri manapun ia
tinggal. di situ pula ia beristeri.

Penyesalan akibatnya Sessekale polena


berkasih-kasihan mewai simel/ereng
dengan orang lain negerinya to Iaing lipukna
Maksudnya: Berkasih-kasihan
dengan orang yang berasal dari
negeri lain mengakibatkan
penyesalan.

Lebih baik bermimpi Lebbisia mannippi e


daripacla tinggal di dunia na ia mallino e
ticlak hidup berdampingan tenna sicokkongeng
Maksudnya: Lebih baik ia diam di
daerah lain daripada aim hidup
sekampung tanpa kawin dengan-
nya

Akan bertemu juga nanti Silolongengmua atti


menjadi tajuk kelompoknya ungapipakbukkuna
menjadi pinggir tengahnya. wiringpi tenngana
Maksudnya: Pertemuan yang
sangat diharapkan, tetapi tidak
mungkin terlaksana.
268

Berserah diri saja Lappesona bawangmua


menantikan balas kasih tajeng pakkamase
orang penyayang. to mammase-mase
Maksudnya: Jangan putus asa
mengharapkan belas kasihan
orang penyayang

Jika hanya engkau yang Rekko ikomi mellek


beringinkan
tidak usah aku mendapatkan ajakna ukegona
pasangan
sampai aku mati urituang lenro
Maksudnya: Jika engkau yang
penginginkan aku, lebih baik aku
tidak bersuan1i sampai mati.

Tanamlah ada! supaya tumbuh Tanengko adek na tuo


pelihara bunga putih palimpo bunga pate
engkau bebas bergerak mumasa/le /olang
Maksudnya: Peliharalah adat-
istiadat scna kesucian hati supaya
engkau aman di tengah masya-
rakat

Pergilah engkau bebaskan Lalangko musalleangi


derita hatimu sara e ri atimmu
jangan engkau merana. aja munadoko
Maksudnya: Jangan engkau
terkongkong saja di rumah.
Pergilah berlibur kemana-mana
supaya penderitaanmu terlupakan.

Kusangka tebu gading Uasengi tebbu lagading


aku setuju ditempati berlabuh uturuk nasorei
hambamya alang kepalang kemmen pajinna
Maksudnya: Kusangka ia orang
269

baik -baik sehingga aku setuju


diperistrikannya. Akan tetapi
temyata perangainya sangat buruk.

Hanya yang mencintai mu itulah Me/lek apa mumelleri


engkau cintai
jangan engkau mengharapkan aja mumellei
kecintaan orang yang enggan me/lek to tea o
Maksudnya : Bercinta-cintalah
dengan orang yang memang cinta
kepadan1u. Jangan mengharapkan
cinta dari orang yang tidak
mencintaimu.

Barulah engkau mencintai lapa mupamellei


kalau engkau san1akan mupappada-padapi
keris dipinggangmu gajang ri tappimu
Maksudnya: Kalau engkau jatuh
cinta kepadaku. haruslah dengan
cinta sepenuh hatimu

Yang selalu dicari Ia teppaja risappak


memalingkan orang yang pagiling to makbokok
membelakakang
menaklukkan orang yang enggan panturuk to tea
Maksudnya: Yang dicari ialah
orang yang pandai merayu
sehingga perasaan marah hilang
dan dan1ai kembali.

Biarlah aku diperlakukan demi- Taromokak napakkua


kian
sesudah aku di atas pohon asam menrekpak ri cempa e
lalu penitik liumya. na micci elona
Maksudnya: Biarlah aku
dibencinya. Jika aku sudah
270

mendapat kedudukan yang baik,


pasti ia akan mencintaiku.

Kalau anda berangkat besok, Rekkua laokik baja


tinggalkan sedikit kehambaran tarokik lebba ceddek
perintang rindu. · pal/awa uddang
Maksudnya: Apabila besok lusa
Anda berangkat , janganlah selalu
anda mengingat kenangan indah
yang ditinggalkan

Bagaimana engkau tidak dicurigai Pekkugani temmurikapang


gerak bahumu kedona salangkamu
kerlingan matanm. ilekna matammu
Maksudnya: gerak-gerik serta
kerlingan matamu kepadanya agak
aneh sehingga orang lain mencuri-
gaimu

Banyak orang cantik Kalalamua saga/a


kamu juga saga/a ikomua
kuidam-idamkan
Maksudnya : Banyak Per empuan
cantik, tetapi hanya engkaulah
yang menjadi idan1anku.

Tanyakanlah kembali Gilingkik tapammagai


kekasih yang engkau pilih, saga/a mataro e
jangan-jangan salah arah sa/a loreng ammai
Maksudnya: Selidikilah kembali
wanita yang sudah engkau lamar.
jangan-jangan lain yang engkau
pilih, lain yang akan engkau
kawini.

Apakah sama enaknya Pada-padagalunrakna


271

Maksudnya: Mudah-mudahan kita


tidak mendapat jodoh orang
gelandangan dan orang malas

Aku tidak rela didatangi Massimangak nasorei


peladang dekat rumah(tidak ulet) paddarek sedde bola
pengeliling dapur (sering kali mau passiring dapureng
makan)
Maksudnya: Aku enggan
bersuan1ikan orang malas dan
orang rakus.

Bagaimana pula engkau hendak Agatokko murisengek


dike nang
Engkau tebu di tebing sungai mutebbu tonrong salok
(gelagah)
rasanw hambar menjemukan. kemmumu ajinna
Maksudnya: Bagaimana pula
engkau hendak dikenang. Jasamu
tidak ada. lagipula perangaimu
sangat membosankan.

Aku senang pada bunganya Marennuak ri unganna


aku berharap pada bualmya, tajekkak ri buana
tetapi han1pa bulimya. na lajo tunrunna
Maksudnya: Pada mulanya aku
bergembira karena ada harapan
lamaranku akan diterima. Akan
tetapi, kemudian temyata
lamaranku ditolak, dan lenyaplah
yang kuharapkan.

Salam bertandan bertangkai (sang- Selleng mattunrung mattakke


at banyak)
berakar pohon bakau (sangat ba- makkurekjawi-jawi
nyak) n·
272

bandeng tebat baulu pangempempang e


daripada gundik yang disembunyi- na gona risubbu e
kan
Maksudnya: Sindiran kepada
orang yang mempunyai selir atau
perempuan piaraan.

Walaupun kebun berpagar utuh Mau darek tipu pallak


dan parit berkeliling na benrang maggoliling
ia menyusup sampai masuk se/lukpi napaja
Maksudnya: Walaupun ia dijaga
ketat dan banyak yang mengawasi,
ia berusaha terus sampai berhasil
mempersunting idaman hatinya.

Tidak kucari belanja Tekkusappak balanca e


kutanan1kan cinta uparanruk sengereng
budilah kucari nyawami uappak
Maksudnya: Aku mencintaimu
bukanlah karena menginginkan
hartanlU, melainkah aku tertarik
kepada budi pekertimu

Sudah menghindar kekasih Nangileni saga/a e


mengikuti aliran sungai yang tuttung walana lampek
panjang
kerinduan yang dibawa uddani nalureng
Maksudnya: Kekasih sudah lama
merantau. Rasa rindupun sudah
berkecamuk dalam dada.

Semoga tidak berjodohkan Aja bare na patuju


si penghias jalanan(orang labelo pa/lawangeng
gelandangan)
menyemak kebunnya (orang lakabo darekna
mal as)
273

kepada kekasih. ri saga/a ede


Maksudnya: Sampaikan salam
mesraku yang sebanyak-
banyaknya dan sedalam-dalamnya
kepada kekasihku

Walaupun aku sirih hutan (tidak Mautonak gajeng alek


baik dikunyah)
aku memilih juga kupile-piletopa
kayu tempatku menjalar aju kulerongi e
Maksudnya: Walaupun mukaku
jelek, akupun tidak sembarangan
menerima kekasih.

Yang selalu aku cari Ia teppaja usappak


tegak bagaikan batang ubi kayu tetteng batangeng lame
(lurus)
dan bertolong-tolongan na tosiawaru
Maksudnya: Aku selalu mencari
kawan yang jujur dan dapat
bekerjasama dalam kebaikan.

Yang menyusahkan /ani pasarai


kuda yang selalu terkekang, anyarang puppu galang
tetapi banyak bertingkah. na kodo balakang
Maksudnya: Kita berprihatin
karcna dia sudah herkeluarga.
tetapi masih ingin hidup bebas

Sudah sama manisnya Pada-padani cenninna


tebu orang Tampangeng tebbu to Tampangeng
gula orang Soppeng golla to Soppeng
Maksudnya : Ia sangat dicintai

Mudah-mudahan aku tidak Aja bare babe/leak


dikecewakan
274

sandaran dta-cita sansereng nalVa-nalVa


kepada orang yang diharapkan ri masagala e
Maksudnya: Mudah-mudahan saya
tidak dikecewakan oleh orang
yang saya harapkan.

Aku terkecoh olehnya Nabelleak saga/a e


kuberikan harapan uparutangi mellek
lurus burungeng(kulit rata, isinya ma/empuk burungeng
berlekuk -lekuk)
Maksudnya: Aku terkecoh oleh
orang yang kucintai. Pada lahimya
ia jujur. tetapi hatinya curang.

Jika kan1u disandari Rekko iko risanresi


lalu engkau herkhianat na iko pabe//eang
kita menyeberang ke akhirat limbannik ri maje
Maksudnya: Kamulah yang kami
harapkan memberikan bantuan.
Jika engkau yang berkhianat,
pastilah kan1i akan binasa.

Bagaikan bungka larek (alat Padai bungka larek e


penangkap ikan dipasang ditengah
danau)
Hanyut tidak tertan1pung mali tenriparappek
di tengah gelombang ri ellek bombang e
Maksuclnya : Setelah aku
mengalami kesukaran, tidak ada
lagi yang mau menolongku.

Kecuali mati diriku Sangadi mate watakkak


pecah bagaikan buluh (hancur) mareppak bulo-bulo
aku berhenti memuji kupaja massengek
Maksudnya: Aku tidak akan
berhenti memujamu san1pai aku
mati
275

Jangan terlalu berbesar hati Aja mumarennu wegang


bunyi kelapa jatuh menrunna kaluku e
han1pa isinya. galongkong Jisekna
Maksudnya: Jangan terlalu
berbesar hati jika kanlU dijanjikan
Jangan-jangan hanya janji hampa
belaka.

Sulit didapat Masagala rilolongeng


pandai dan sabar mapanre na mapatta
dan menuruti kerilauan. na paola e/ok
Maksudnya: Sulit mendapatkan
orang pandai. sabar dan patuh.

Setelah aku yatim barulah kukenal Biumanak wisengi


diriku dirundung aleku natarana
duka nestapa sara ininnawa
Maksudnya: Waktu orang tuaku
masih hidup, aku hidup senang
sejahtera. Setelah beliau mening-
gal. barulah aku hidup menderita.

Dua golongan tidak ditermia Dua tau tenritangkek


pinangannya
peladang dekat rumah(tidak ulet) paddarek sedde bola
penjerat ayam hitam (pemalas) anra manukalek
Maksudnya: Dua golongan yang
tidak diterima pinangannya, yaitu
orang yang tidak ulet bekerja dan
orang yang ingin bersenang-
senang saja.

Kalau sudah benar barulah Tongeppi naripuada


diucapkan apak tellomo-lomo
276

sebab tidak cuma-cuma apak tellomo-lomo


kesaksian dewata sabbi dewata e
Maksudnya ; janganlah berkata
sembarangan sebab dapat
mendatangkan bahaya.

Kecuali aku dibingungkan Sangadi ripamalingak


pedoman yang membawaku padoma lureng engak
(pemimpinku)
aku salah arah. usa/a pangolo
Maksudnya: Aku akan tetap meng-
ikuti jalan yang benar. kecuali aku
disesatkan oleh pemimpinku.

Yang aku cita-citakan Ia ritu manasaku


aku mengangkat setinggi- upenrek longi-longi
tingginya lipukta silise
masyarakat bangsaku
Maksudnya: Aku akan menjunjung
tinggi martabat nusa dan bangsa-
ku

Mungkinkah satu saat nanti Engkamuto gare matti


kita bergerak bebas tollolang temmasalle
diwaktu aku cemerlang ri wattu coraku
Maksudnya: Kelak bila aku sudah
kaya. kitapun akan hidup tenang.

Cintamu berpilin tiga (utuh, Sengeremmu tulu tellu


kukuh)
Walaupun diikuti kebencian
akan damai juga
Maksudnya: Percintaanmu/
persahabatanmu sudah akrab.
Walaupun timbul pertikaian,
kamu dapat juga berdamai kem-
bali.
277

Sudah sepi alam sekitar Malinoni lawangeng e


juga sudah melentuk-lentukkan maddoto jari toni
jari (tanda kesal)
orang yang kecewa to sajang rennu e
Maksudnya: Karena kecewa, ia
tidak pemah Iagi pergi ke mana-
mana.

Kalau aku yang engkau nantikan Reklw idik ro mutajang


selalu engkau pikirk.an muparinawa-nawa
engkau lama menderita. malampe dokomu
Maksudnya: Tidak usah kamu
mengharapkan lagi kedatangank.u.

Tanamlah penggalan tiang(sisah Tanekko tepok aliri


tiang)
nanti ia menguncup iapa makkecolli
dialah yang engkau cintai na ia musengek
Maksudnya: Apa yang kamu
harapkan sudah tidak mungkin
t erlaksana.

Sakitnya alang·kepalang Peddik agana kua e


penjolok tidak sampai pakkadangtepparapi
padahal buah manis na bua macopping
Maksudnya: Tidak berdaya
mencapai sesuai sesuatu yang
sangat didambakan.

Taburilah cinta pasrah Gugui mellek pesona


supaya ia segan kuami namawewe
menyampaikan padamu keben- rampeakko lebba
cian.
Maksudnya: Janganlah jemu
278

melakukan yang ia sukai supaya ia


enggan membencimu.

Tidak akan putus yang kendur Temmapettu maompek e


tidak akan meniti di manipi(mati) tellete ri Manipi
sebelum mengiakan (sebelum teppura kadona
ajalnya
Maksudnya: Sebelum ajal
berpantang mati.

Baiulah engkau berpaling kemari tapa mai mugiling


jika benar engkau tepati tongepi mutefongi
Sebelah Selatan Ancung (kampung ma11ianna Ancung
Pajalele)
Pajalele diartikan paja lele;
berhenti pindall.
Maksudnya: Kalau engkau ingin
rujuk kepadaku, kamu harus
bersumpah tidak akan beristeri
yang lain lagi.

Sampai hati ia Mellekna ininnawa


menganggap kita orang jauh bilangik to mabela
kit a sekampung juga tosilipumua
Maksudnya: Walaupun kita
berfamili dan bertetangga, dia
sudah menganggap kita orang lain.
Apapun yang ia lakukan. kita tidak
dihiraukannya lagi.

Peria menjalarlah engkau ke mari Paria /oronno mai


di bawah jendelaku ti awa tellongetta
kita sama-san1a pahit.
Maksudnya: Pemyataan yang
tidak menginginkan lagi
perdan1aian.
279

Buaya di sungai Euja e ri salo e


kejar-mengejar tidak saling me- silellung tessidapi
nangkap
pada kebinasaan ri masagala e
Maksudnya: Binatang yang
bem1usuhan pun tidak saling
membinasakan.

Engkau yang membinasakan diri- lko solangi a/emu


mu
engkau anak manis anak macemring ekko
engkau makan peria engkau makan paria
Maksudnya: Engkau sendiri yang
membuat dirimu menderita. Kamu
sangat dicintai, mengapa pula
berbuat tidak senonoh.

Kami mengajukan hasrat Engkakik manguju mellek


apakah diterima cekko tapatudaggi
yang empunya rumah punna ero bola
Maksudnya: Kami tanyakan,
apakah lamaran kan1i dapat Anda
terima.

Ttdak adakah pasar di negerimu Dekga pasa ri liputa


belanja di kampungmu balanca ri kampotta
engkau pergi jauh. talinco
Maksudnya : Apakah tidak ada
wanita cantik di negerimu
sehingga engkau datang kemari

Ada pasar di kampungku Engka pasa ri kampokku


belanja di negeriku balanca ri lippukku
budi baik yang aku cari saga/a kusappak
Maksudnya: Banyak wanita cantik
280

di negeriku. Akan tetapi yang


kucari hanyalah budi yang baik

Tunggu saja kedatanganmu Tajengmua ri maikku


jangan engkau putus harapan aja mupettu rennu
atas keterlam batanku ri tessidapiku
Maksudnya: Jangan kamu putus
harapan jika aku agak terlambat
datang. Rencana kita pasti akan
saya laksanakan.

Aku tidak akan menunggu yang Tekkutajang maitta e


lama tenritaroang /use
tidak akan disediakan tempat mal/au-/au 2
yang berlama-lama.
Maksudnya: Aku tidak akan
menunggu lebih lama. Siapa yang
datang lebih dahulu, itulah yang
aku terima.

Adapun kayu gabus itu faro aju tabuk ee


dibakar tidak menyala ritunu teemma/uak
pelan-pelan makan di dalan1. mannenne ri /along
Maksuclnya: Orang yang dendam
tidak akan menan1pakkan
marahnya. Akan tetapi hatinya
di dalam bergolak ingin mem-
binasakan.

Aku enggan didatangi Massimangak napolei


peladang dekat rumah paddarek seddee bola
selalu mengawasi isteri pajje/lek sere e
Maksudnya: Aku tidak mau
bersuan1ikan laki-laki pencemburu

Apakah ayan1 piaraanmu laga manuk lawomu


281

diumpamakan kartu domino aggatiwi dumenna


adakah yang menguasai
Maksudnya: Gadis yang kamu
asuh itu apakah sudah ada
tunangannya.

Ayam pingitanku itu faro manuk riurukku


jika diumpamakan domino aggati ro dumenna
sudah ada yang menguasai angkana mongko i
Maksudnya: Gadis yang aku asuh
itu sudah ada tunangannnya

Aku ditinggalkan di lereng Nataronak ri empenna


Gunung Latimojong bu/uk e Latimojong
selalu ingat padanya napaddonang-ronang
Maksudnya : Aku dibawa
ke tempat yang terpencil sehingga
aku hidup dalam kerinduan.

Aku sangka sumur tenang Uaseng i bung macekke


aku singgah berlabuh uleppang mamminaga
kiranya tujuh timbanya. na pitu banronna
Maksudnya: Aku sangka ia belum
berpacaran. Namun, setelah aku
dekati. ternyata sudah banyak
yang terpikat padanya.

Tujuh konon timbanya Pitu ro gare banronna


tujuh juga simpang jalan pituto pekka /a/eng
menuju ke rumatmya mattuju ri bolana
Maksuonya: Senang gadis yang
terlalu banyak mencintainya.

Memang tujuh simpang jalan Pitu tongeng pekka /a/eng


tertuju ke rumahku mattuju ri bo/aku
jalan kerbau semuanya /a/eng todong maneng
282

Maksudnya: Sudah banyak yang


datang menyatakan cintanya
kepadaku, tetapi belum ada
satupun yang bekenan di hatiku

Aku enggan dinaungi Masaimangak naparampak


bendera keramaian bandera rame-rame
sekali setahun tassiaseng sitaung
Maksudnya: Aku enggan diperiste-
rikan oleh orang yang sekali-kali
saja tinggal hersamaku .

Jika yang ingin Rokko ia pamelleri


tumbuhan benalu aju malacui e
lebih baik tidak usah. lebbini ajak e
Maksudnya: Kalau yang mengi-
nginkan daku hanya mau menjadi
benalu, lebih baik aku tidak
bersuami

Engkau bawa berlayar Engkako ritu sompereng


niat yang baik deceng nawa-nawa
berisi engkau pulang lisekpa murewek
Maksudnya: Engkau pergi
merantau mencari kebaikan.
Sesudah berhasil, barulah kanlU
pulang.

Gagal pelayarannya Ennajai somperenna


di tengah perjalanan mattennga lalengi
kematian angin. namatei anging
Maksudnya: Perjuangannya tidak
berhasil karena bantuan yang
diterimanya tiba-tiba terputus.
283

Kusangka kelana jadi(sudah Wasengi kaluku jaji


betisi) utaro i ti olo
kusim pan di depan galongkong lisekna
numbang isinya (hampa)
Maksudnya: Dikira orang pilihan,
lalu ditampilkan kiranya hanya
orang biasa saja.

Aku tidak sangka akan terjadi Tekkutaro ri tujunna


isi kelapa lisekna kaluku e
bersifat kumbang nyiur nakodo tumarang
Maksudnya: Aku tidak sangka
bahwa orang dalan1 kan1pung yang
akan merusak negetinya senditi.

Suclah pasti binasa Dek memeng temmasolanna


sebab pagarlah apak sappo ede
makan tanaman manro taneng-taneng
Maksudnya: Kebinasaan pasti
terjacli karena orang yang di-
percayai melindungi jus tru yang
merusak.

Jangan-jangan Anda tinggal di Cokko lebok buluk ammik


puncak gunung aja tatakka/upa
Janganlah anda lupa pole ri empanna
dati Ierengnya.
Maksudnya: Kalau Anda
mendapatkan kejayaan, janganlah
anda lupa daratan.

Didaki gunung menjulang tinggi Rituppu buluk matanre


kebaikan yang dicati deceng risappak ede
baru diketemukan na rilolongeng
Maksudnya: Hanyalah dengan
perjuangan berat kebaikan bisa
didapat.
284

lidak dikenang yang tinggi Ternrisengek ro matanre


jarang tandingannya yang dibela- saga/a ri munri e
kang
penggantinya melebih. sellena palal/o
Maksudnya: Yang lama tidak
dikenang lagi jika penggantinya
lebih hebat lagi.

Perjanjian yang dilewati Makjanci rilupperi e


membawa kebencian patiwi tenrisengek
membuat kejengkelan mapabacc i-bacci
Maksudnya: Kebiasaan menging-
kari janji menyebabkan seseorang
tidak dicintai, bahkan akan dibenci

Emas yang pada mulanya Katie ripammulanna


heranlah saya ketika dibalasnya Enggakka nawa/ekna
kecewa semata-mata /ebba temmagangka
Kubolehkan engkau bercinta Garakko mele/ek muwedding
merayu penuh harapan tinulu mapesona
janganlah nian berpisah. teano malekga
Mcngakulah. hanya engkau juga N gauni naikotona
Yang menerima cintaku tungkai sengerekku
janganlah engkau bimbang aja mumanennga
Engkau acta dimula rasa Ngkao mapamula dimeng
merayu gadis pingitan pakkang ati gowari
jangan sampai terputus aja muagangka
Sesungguhnya canggung sudah Aha makawatoni
dirayu oleh kekasih riwakkang saga/a e
yang tidak diterima teennaripakkalu
Bagai air yang bergelora Aseneng riwenekkeneng
bila keinginan tidak dituruti cinna e tenrituru
Saki! juga pacta akhirnya. /asa pagankanna
Salah-salah juga ini Salasa salasatoni
285

Titian yang telah lapuk tete maleeatoni


tidak dipertemukan. tenna ripakdupa
Bagai api yang membara Araba patanna bara
adakah yang tidak terbakar engkaga tennabara
sehingga ia yang sudi? ra ia makkalu
Bagai air yang tenang Kammisi uwae pasi
berlayar menembus lautan sompek mallusu tasi
dialah yang diterima na ia ribasi
Basuhlah mukan1u setiap saat Juma ajjumatasako
di air yang tidak pemah kering ri waee temmeti e
persembahan kekasih. ri masagalao
Baik-baiklah menjaga diri Sattu akkaletutuo
jangan-jangan jatuh sakit madoko-doko are
hingga tidak menikrnati alam mumasalle lolang
bebas.
Kenangial1 saya, walaupun engkau Sengekka mauno tea
tidak sudi
simpanlah daku di dalam hati taroak ri babua
Walaupun engkau tidak cinta. mauno temellek
Walaupun saya engkau beri Mauna mutampariak
em as laksana buki t ulaweng pada buluk
belum tentu kuterima taurek issengenna
engkau ada dimula cinta Engkao mammula mellek
jangan nian disamakan Aja mupapadai
pasar di Peneki pasana Peneki
Konon pasar di Peneki Ia pasakna Peneki
tidak sampai sirih memerah tessiresakeng ota
masih pagi sudah usai. nasorok maelek
Timbang-timbanglah juga Pasilawa-1
Iayar dengan mendayung sompek na pagajong ede
agar sam a jatuh cinta nasituru mellek
Bilamana engkau rindu R ekkuwa ·maruddaniko
tengadah melihat bulan congakko ri keteng e
kita bertemu mata. tasiduppa mata
Jaranglah seorang manusia Masagala ritu jemma
yang mengaku akan dirinya tettong mangau ale
286

menepati setelah memberikan Nrupai adanna


pengakuan.
Jika ada yang menepati janji, Engkasi nrupai ada
jarang yang didapat iasi masagala
setia sampai mati. lettureng ri majeng

Entah saya, entah engkau lak are, iko are


menyeberang ke Manipi x) matekka ri Manipi
nantikanlah saya di ahkirat. tejennga ri majeng
Apabila engkau tidak menanti di Temmu tejanga ri majeng
akhirat.
Di sanalah di Manipi kuwapi ri Manipi
bertemu setiap hari. sita baja-baja

Engkau enggan, kami pun tidak lko tea idik tea


ingin engkau tidak cinta, kami ik.o temmellek idik
tidak menyebut kasih. tenrampe seengereng
Apa gunanya bersusah hati Aga guna masara e
adakah jalan mengelakkan tenrega /esangenna
Suratan takdir. pura makkuwa e
Segalanya dapat dielakkan Rilesangi manemmua
hanyalah nasib juga bannami toto ede
yang tidak terelakkan tenre lesangenna
Dua nasib, tiga nasib Dua toto, tellu toto
tetapi sudah nasibku na ia kupototo
hidup sengsara manrasa-rasa e
Hati sabarlah engkau lninnawa sabbarakko
konon mendapat kebaikan /olengeng garo deceng
orang yang sabar. tosabbarak e
Sabar, naiklah engkau ke mari Sabbarak, enrekeko mai
tiada tiket selembar juga tekjali tettappere
hanyalah beriba-iba banna mase-mase
Naiklah engkau ke mari, di rumah Enrekko mai ri bola
menjumpai kemiskinan mattupu kasi-asi
jangan menyesal aja muasessek.
Laksana gunung Bawakaraeng Kuwai Bawakarang
287

meninggi harapanku Tanrena manasakku


cinta kepadamu ria/emu mellek
Rindu di dalam dada Uddani ri lalengmui
pedih tidak terkira peddi temmakke gangka
karena engkau tidak cinta teamu masengek
Hanya apabila bertemu Sianropi Latimojong
Latimojong
dengan gunung Bawakaraeng bulu Bawakaraeng
Barulah aku jatuh cinta kunappa massengek.
Berjanjilah, hanya saya sendiri N gauni na iak topa
yang engkau simpan dalam mutaro ri sengereng
kenangan
Janganlah engkau mungkir aja muasakka
Di dalam hati terpaut Ri /a/eng natassakkari
Pacta mata berbaur mata ri uleng mompok
Orang yang dilamun cinta malamung cinna e
Apabila hanya aku seorang Rekkuwa aleku topa
engkau nanti dalam kenangan mutajeengak musengek
Janganlah engkau berpaling aja mutagiling
Bagai mengkudu bersama madu Kuwai bajak na cani
disantap di pagi hari rianre olekele
manis tak terkira cenning temagangka
Kekasih, baliklah ke map " · •. Sag(Jla gilikko mai
pembawa cinta ·' · · " , .. ? ~ .. mellek·patiwitokko
dirayu kasih ·'..J)raga cinna e
Ayam hutan, cobalah tenang rna nukkalek renrengseko
di sana di puncak bukit ri coppona bulu e
agar jurang engkau tampak mumasalle lolang
Di antara mawar dengan melati Bung a rosi bunga pute
yang mana gerangan kuletakkan koga e kupatoppo
di ujung sanggul ri cappa simpolong
Konon smuur di Bukaka Ia buwungna Bukaka
di timba tidak berhenti ritimpa temappettu
Aimya tidak akan surut. tengina naesak
Kekasih, melintaslah engkau lemma tabbialosaka
bercahaya di dalam cennin nre/a ri /a/eng camming
288

tidak terjangkau tenna riampa e


Emas mumi, gerangan aku Kati matasak mutoak
engkau sangka, a.kulah perak mukapannga sa/aka
karena engkau tidak cinta riteamu me/lek
Jaranglah ada seorang Masaga/a ritu tau
berkata sehidup semati makkeda toddo puli
dan benar dalam hati ratongeng atina
Berlayar, kita berlayar Sompekko tapada sompek
ke laut dalan1 tida.k terkira malijuk tekkogangka
Berlabuh kita bersama tasiallabuang
Kedua pihak aku tempuh Matt iro wali kuttung
kujelajah juga dia kulira-/ira toni
di tengah Tosora Tenngana Tonara
Pemah juga saya dahulu Pura mutoa ro mai
diatur dian yam halus risau jarancarang
ditenun pamalu (ditenun khusus ritennung pama/u
untuk dipakai sendiri >

-- - ~ i ~ -a u.)
'U S .H PE at
PENGEMSAR
DArARTUU
DAI l(.E

PERPUSTAKAAN
PUSAT BAHASA

.