Anda di halaman 1dari 124

LEMBAR PENGESAHAN

Dokumen Kurikulum SMK Mutiara Qolbu Cianjur Provinsi Jawa Barat untuk
Bidang Keahlian Teknik Informasi dan Komunikasi Program Keahlian Teknik
Computer dan Informatika Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan
telah mempertimbangkan dari Komite Sekolah dan Kepala Cabang Dinas
Pendidikan Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dinyatakan
berlaku pada Tahun Pelajaran 2019/2020.

Ditetapkan di : Cianjur
Tanggal : Juli 2019

Komite Sekolah, Kepala SMK Mutiara Qolbu Cianjur,

Kurnia Jenal Abidin, S.Pd.I

Mengetahui,

Pengawas Pembina SMK Mutiara Qolbu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI
Cianjur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,

Ade Sofyan, SP.,MP. Dra. Hj. Ester Miory Dewayani, M.M.Pd


NIP. NIP.196508161994032003

Hal. 1 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KATA PENGANTAR

Sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan


Kebudayaan Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) setiap
sekolah/madrasah wajib mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
berdasarkan kebutuhan khas satuan pendidikan dalam memenuhi kebutuhan
belajar peserta didik.

KTSP disusun dengan berpedoman pada panduan implementasi


Kurikulum 2013 yang disesuaikan dengan peraturan pelaksanaan kurikulum,
Peraturan Menteri Pedidikan dan Kebudayaan yang relevan yang telah
diperbaharui tahun 2016 dan aturan lain yang berkembang pada tingkat daerah
dan pada tingkat satuan pendidikan.

Di samping memperhatian karakter pelaksanaan kurikulum 2013,


sekolah mempertimbangkan segenap sumber daya yang sekolah miliki untuk
mewujudkan keunggulan sekolah yang berporos pada usaha mewujudkan visi dan
misi. Poros utama pertimbangan adalah bagaimana merumuskan mutu lulusan
yang sekolah harapkan yang kemabangkan dalam bentuk indikator mutu lulusan
seagai basis bagi pengembangan standar yang lainnya.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ini tersusun berkat


kerjasama dari berbagai pihak. Kepala sekolah mengucapkan terima kasih kepada
semua pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam
penyusunan KTSP ini, dan secara khusus kami sampaikan penghargaan dan
terima kasih kepada tim pengembang kurikulum tingkat satuan pendidikan yang
telah berjuang sehingga dapat menyelesaikan dokumen tepat pada waktu yang
diperlukan.

Cianjur, Juli 2019


Tim Penyusun

Hal. 2 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN......................................................................................i
KATA PENGANTAR..............................................................................................ii
DAFTAR ISI...........................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................1
1.1. Rasional........................................................................................................1
1.1.1. Latar Belakang........................................................................................1
1.2. Dasar Hukum................................................................................................7
1.3. RKS dan RKAS Tahun Pelajaran 2019/2020...............................................9
BAB II TUJUAN SMK MUTIARA QOLBU CIANJUR.....................................10
2.1. Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan....................................................10
2.2. Visi Sekolah................................................................................................10
2.3. Misi Sekolah...............................................................................................11
2.4. Tujuan Sekolah...........................................................................................11
2.5. Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Dan Jaringan..................11
2.6. Profil Lulusan.............................................................................................11
BAB III STRUKUTUR DAN MUATAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN
PENDIDIKAN........................................................................................13
3.1. Kerangka Dasar..........................................................................................13
3.2. Struktur Kurikulum....................................................................................14
3.3. Muatan Kurikulum.....................................................................................16
3.3.1. KI dan KD Muatan Nasional................................................................17
3.3.2. KI dan KD Muatan Kewilayahan.........................................................51
3.3.3. KI dan KD Muatan Peminatan Kejuruan.............................................54
3.3.4. Kelompok Mata Pelajaran....................................................................67
3.3.5. Deskripsi Jumlah Mata Pelajaran.........................................................69
3.3.6. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran.......................................70
3.3.7. Diagram Pencapaian Kompetensi.........................................................82
3.3.8. Diagram Pencapaian Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan
Jaringan................................................................................................84
3.4. Program Muatan Lokal...............................................................................85
3.5. Kegiatan Pengembangan Diri.....................................................................89

Hal. 3 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


3.5.1. Pelayanan Bimbingan Konseling..........................................................89
3.5.2. Kegiatan Ekstrakurikuler......................................................................94
3.6. Pengaturan Beban Belajar..........................................................................99
3.7. Kriteria Kenaikan Kelas...........................................................................100
3.7.1. Kenaikan Kelas...................................................................................100
3.7.2. Penilaian Hasil Belajar........................................................................100
3.7.3. Prosedur Pelaporan Penilian...............................................................101
3.7.4. Remedial dan Pengayaan....................................................................101
3.8. Kriteria kelulusan dari Satuan Pendidikan...............................................102
3.9. Peminatan Dan Lintas Minat...................................................................103
3.10. Pendalaman Minat...................................................................................107
3.11. Pendidikan Kecakapan Hidup.................................................................108
3.12. Kriteria Ketuntasan Minimal...................................................................109
BAB IV KALENDER PENDIDIKAN SMK MUTIARA QOLBU CIANJUR..113
4.1. Kalender Pendidikan.................................................................................114
4.1.1. Pengaturan Tentang Permulaan Tahun Pelajaran 2019/2020..............114
BAB V PENUTUP...............................................................................................118
LAMPIRAN.........................................................................................................120

Hal. 4 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Rasional

1.1.1. Latar Belakang


a. Kondisi Ideal
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13
Tahun 2015, tentang perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun
2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa setiap satuan
pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah harus menyusun
kurikulum dengan mengacu kepada Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan,
serta berpedoman pada panduan penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan yang diterbitkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Dengan terbitnya beberapa Peraturan Menteri Pendidikan Nasional yang berkaitan
dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP), maka pengembangan kurikulum
harus pula mengacu pada 8 SNP yaitu Standar Isi (SI), Standar Kompetensi
Lulusan (SKL), Standar Proses, Standar Pengelolaan, Standar Pendidik dan
Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pembiayaan, dan
Standar Penilaian Pendidikan.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum
operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan
pendidikan, yang berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini
meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi
dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik.
KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah
dan komite sekolah. Dokumen KTSP terdiri atas dokumen I dan dokumen II.
Dokumen I meliputi komponen KTSP yaitu tujuan tingkat satuan pendidikan,
struktur dan muatan kurikulum, serta kalender pendidikan, dan dokumen II
meliputi silabus seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal, untuk semua

Hal. 1 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


tingkat kelas. Sebelum mengembangkan KTSP, sekolah perlu melakukan analisis
konteks yang meliputi analisis SNP, analisis kondisi yang ada di satuan
pendidikan, dan analisis kondisi lingkungan eksternal satuan pendidikan.

b. Kondisi Nyata Sekolah


SMK Mutiara Qolbu Cianjur adalah satuan pendidikan yang melaksanakan
fungsi dan memberikan layanan pendidikan serta menyelenggarakan pendidikan
jalur formal jenjang Sekolah kejuruan yang memerlukan adanya suatu program
yang jelas dan dipahami oleh semua pihak baik pihak internal maupun eksternal
sekolah. Atas dasar itulah SMK Mutiara Qolbu Cianjur memandang perlu untuk
mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Melalui KTSP
ini sekolah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan
karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik.
Dengan tersusunnya dokumen KTSP ini, SMK Mutiara Qolbu Cianjur akan
menjadi sekolah yang memiliki kurikulum yang disesuaikan dengan karakter dan
kondisi lingkungan sekolah, sehingga terselenggara proses pendidikan berbasis
Industri di Kabupaten Cianjur Tahun 2024 dengan mengembangkan pembelajaran
ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis industri, melaksanakan pembelajaran
pendidikan dan latihan keterampilan berbasis industri.
Kondisi ideal yang diharapkan tercapai di SMK Mutiara Qolbu Cianjur
adalah terpenuhinya 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan (SNP) sesuai
dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 34 Tahun 2018 Tentang Standar Nasional Pendidikan Sekolah Menengah
Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan, sehingga penyelenggaraan pendidikan yang
bermutu dan hasil pendidikan yang bermutu pula dapat tercapai. Namun
demikian, kondisi nyata saat ini SMK Mutiara Qolbu Cianjur masih harus terus
berbenah dan mengupayakan pemenuhan delapan standar pendidikan. Secara rinci
kondisi nyata SMK Mutiara Qolbu Cianjur adalah sebagai berikut:
1. Standar Isi; adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang
dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan
kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus

Hal. 2 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu, Sudah
sesuai dengan Standar ketentuan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
2. Standar Proses; adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan
pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai
standar kompetensi lulusan, Sudah sesuai dengan Standar ketentuan
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
3. Standar Kompetensi Lulusan; kualifikasi kemampuan lulusan yang
mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Pada dimensi sikap masih
perlu meningkatkan pembentukan karakter siswa sehingga menghasilkan
lulusan yang memiliki sikap percaya diri, disiplin, jujur, berpenampilan baik
dan bertanggung jawab.
4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan; adalah kriteria pendidikan
prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental, serta pendidikan dalam
jabatan. Harus terus meningkatkan segala kompetensi baik fisik, mental,
maupun pendidikan agar menghasilkan lulusan yang bersaing di dunia
industri.
5. Standar Sarana Prasarana; adalah standar nasional pendidikan yang
berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat berolahraga,
tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat
bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber belajar lain, yang
diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan
teknologi informasi dan komunikasi. Perlu dilakukan pembangunan mesjid
untuk menunjang tempat ibadah seluruh unsur sekolah, menyediakan sarana
olahraga untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan siswa dan
unsur sekolah. Pembangunan laboratorium pengelasan yang diharapkan dapat
meningkatkan kompetensi siswa pada program keahlian pengelasan,
Pembangunan kantin sehat yang menyediakan makanan dan minuman sehat
untuk warga sekolah dimana tujuan penyediaan layanan kantin sehat
menyediakan makanan yang aman dan bergizi, Penyediaan sanitasi yang
memadai sesuai dengan perbandingan warga sekolah.
6. Standar Pengelolaan; adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan
dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan
pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agar

Hal. 3 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Sudah sesuai
dengan Standar ketentuan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
7. Standar Pembiayaan; adalah standar yang mengatur komponen dan
besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun.
Sudah sesuai dengan Standar ketentuan Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan.
8. Standar Penilaian; adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan
dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta
didik. Sudah sesuai dengan Standar ketentuan Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan.

c. Potensi dan Karakteristik Satuan Pendidikan


a. Lingkungan Sekolah
SMK Mutiara Qolbu Cianjur teletak di Provinsi Jawa Barat, tepat nya di Jl.
Kubang-Panyusuhan KM.5 Desa Sindangsari Kecamatan Cilaku Kabupaten
Cianjur. Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Cianjur, Kecamatan cilaku
merupakan salasatu kawasan padat penduduk dengan jumlah 101.094 Jiwa.
Kecamatan Cilaku berbatasan dengan :
1. Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Cianjur dan Karangtemah
2. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Cibeber
3. Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Sukaluyu
4. Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Warungkondang
Dalam bidang pendidikan sudah terdapat sekolah SD hingga SMA. Mutu
pendidikan umumnya masih rendah. Rendahnya pendidikan ini berkaitan erat
dengan mata pencaharian penduduk yang sebagian besar adalah buruh dan petani
penggarap (berdasarkan Badan Pusat Statistik).

b. Keadaan Sekolah
Nama Sekolah : SMK Mutiara Qolbu Cianjur
NSS : 402020714120
NPSN : 69883305
Status : Swasta
Alamat Sekolah
Jalan : Jl. Kubang-Panyusuhan KM. 5

Hal. 4 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


Desa/Keluraha : Sindangsari Telepon/H : 082318132323
n P
Kecamatan : Cilaku Fax :-
Kabupaten/Kot : Kab. Email : smk_mqcianjur@gmail.com
a Cianjur
Propinsi : Jawa Barat Website : www.smkmq.blogspot.com
Tahun Berdiri : 2014 Kode Pos : 43285
SK Pendirian
Nomor Ijin Operasional : 421.5/1408.a/Bid.SMA-SMK/Kab/2014
Tanggal Ijin Operasional : 16 September 2014
Nama Yayasan : Yayasan Pendidikan Tunas Ernura Cianjur
Kabupaten/Kota : Cianjur
Provinsi : Jawa Barat
Kompetensi Keahlian : Teknik Otomotif Sepeda Motor, Teknik
Komputer dan Jaringan dan Tata Busana,
Teknik Pengelasan.

c. Keadaan Lingkungan yang Mengelilingi Sekolah


Jenis bangunan yang mengelilingi sekolah :
 Bagian Timur berbatasan dengan area pesawahan
 Bagian Barat berbatasan dengan SMPN 3 Cilaku
 Bagian Utara berbatasan dengan rumah penduduk
 Bagian Selatan berbatasan dengan rumah penduduk
d. Potensi Tenaga Pendidik dan Lingkungan yang Mendukung Progam
Sekolah
 Kualifikasi tenaga kependidikan yang memadai
 Kedisiplinan tenaga pendidikan yang baik
 Adanya hubungan yang baik antara teman sejawat
 Sarana Prasarana yang cukup tersedia
 Adanya listrik dan jaringan internet
 Lingkungan sekolah yang tenang karena berada di lingkungan
Pedesaan

Hal. 5 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


 Lingkungan masyarakat yang agamis memberikan peluang yang besar
terbinanya siswa dan guru dalam perubahan kearah pengalaman nilai-
nilai agama yang dianut
 Budaya masyarakat sekitar sekolah yang masih memegang tradisi dan
budaya lokal memungkinkan nilai-nilai karakter siswa dikembangkan
secara lebih baik dan aplikatif
 Kerjasama yang baik antara sekolah, orangtua dan masyarakat
 Pembentukan akhlakul karimah berupa salaman pagi di pintu gerbang
sekolah
 Sholat Dhuha sebelum waktu jam pelajaran regular dimulai
 Baca Alquran sebelum waktu jam reguler dimulai
 Satu bulan sekali tawasul
Kondisi lingkungan sekolah SMK Mutiara Qolbu Cianjur merupakan
satu-satu nya sekolah kejuruan yang berada di Desa Sindangsari memiliki
area yang cukup luas sekitar 1,5 hektar, namun disisi lain masih diperlu
meningkatkan fasilitas dan sarana. Oleh karena itu seluruh pihak yang
terkait perlu menggali potensi dan karakteristik yang ada pada SMK
Mutiara Qolbu Cianjur dalam rangka menunjang pemenuhan kondisi ideal
yang diharapkan
1.2. Dasar Hukum
a. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
b. Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional
Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah
Kejuruan (MAK)
c. Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional
Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah
Kejuruan (MAK), Standar Kompetensi Lulusan;
d. Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional
Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah
Kejuruan (MAK), Standar Isi;

Hal. 6 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


e. Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional
Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah
Kejuruan (MAK), Standar Proses Pembelajaran;
f. Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional
Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah
Kejuruan (MAK), Standar Penilaian Pendidikan;
g. Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional
Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah
Kejuruan (MAK), Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan;
h. Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional
Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah
Kejuruan (MAK), Standar Sarana dan Prasarana;
i. Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional
Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah
Kejuruan (MAK), Standar Pengelolaan;
j. Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional
Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah
Kejuruan (MAK), Standar Biaya Operasi;
k. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 sebagai pengganti Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, yang telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017, tentang Guru;
l. SK. Dirjen Dikdasmen no. 07/D.D5/KK/2018 Tentang Struktur Kurikulum
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/ Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK);
m. Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan
Karakter;
n. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 20 tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter;
o. Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh
Satuan Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah;
p. Permendikbud Nomor 6 tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai
Kepala Sekolah;
q. Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja
Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah;
r. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No.5 Tahun 2017 Tentang
Penyenggaraan Pendidikan;

Hal. 7 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


1.3. RKS dan RKAS Tahun Pelajaran 2019/2020

RKS dan RKAS Tahun Pelajaran 2019/2020 Terlampir

Hal. 8 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


BAB II
TUJUAN SMK MUTIARA QULBU CIANJUR

2.1. Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan


Tujuan pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan,
pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri
dan mengikuti pendidikan lebih lanjutdengan memiliki keseimbangan sikap,
pengetahuan, dan keterampilan yang terpadu dalam kehidupan sehari-hari.
2.1.1 Tujuan Umum Pendidikan
1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik terhadap
Tuhan Yang Maha Esa.
2. Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi agar menjadi
warga negara yang berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri, demokratis dan bertanggung jawab.
3. Mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki wawasan
kebangsaan, memahami dan menghargai keanekaragaman budaya
bangsa Indonesia.
4. Mengembangkan potensi peserta didik agar memilki kepedulian
terhadap lingkungan hidup, dengan secara aktif turut memelihara dan
melestarikan lingkungan hidup serta memanfaatkan sumber daya alam
dengan efektif dan efisien.
2.1.2 Tujuan Khusus Pendidikan
1. Menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif,
mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia
usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai
dengan kompetensi dalam program keahlian yang dipilih.
2. Menyiapkan peserta didik agar mampu memilih karir , ulet
dan gigih dalam berkompetisi, beradaptasi dilingkungan kerja dan
mengembangkan sikap profesional dalam bidang keahlian yang
diminatinya.
3. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan,
teknologi dan seni agar mampu mengembangkan diri dikemudian hari
baik secara mandiri/kelompok maupun melalui jenjang pendidikan yang
lebih tinggi.
4. Membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi
yang sesuai dengan program keahlian yang dipilih.

Hal. 9 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


2.2. Visi Sekolah
Menjadikan SMK Mutiara Qolbu Cianjur sebagai sekolah berbasis industri
di kabupaten cianjur tahun 2024.

2.3. Misi Sekolah


1. Menyelenggarakan pembelajaran pendidikan karakter berwawasan
lingkungan yang berlandaskan iman dan taqwa
2. Mengembangkan pembelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis
industri
3. Melaksanakan pembelajaran pendidikan dan latihan keterampilan berbasis
industri
4. Mengembangkan budaya sekolah yang religius

2.4. Tujuan Sekolah


1. Menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan di bidang industri
2. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan bersaing dan siap
bekerja di dunia industri
3. Menghasilkan lulusan yang mampu berwirausaha

2.5. Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Dan Jaringan


1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik.
2. Mendidik peserta didik agar menjadi warga Negara yang
bertanggungjawab.
3. Membekali peserta didik degan ilmu pengetahuan, teknologi, seni agar
mampu mengembangkan dikemudian hari baik secara mandiri maupun
melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
4. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan keterampilan dalam
kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan, agar dapat bekerja
baik secara mandiri atau mengisi pekerjaan yang ada di DU/DI sebagai
tenaga kerja tingkat menengah.
5. Membekali peserta didik agar dapat memilih karir, ulet dan gigih dalam
berkompetisi. Beradaptasi dilingkungan tempat kerjanya dan dapat
mengembangkan sikap professional dalam kompetensi Keahlian Teknik
Komputer dan Jaringan.
6. Mempersiapkan peserta didik menjadi manusia produktif, mampu bekerja
mandiri, dapat mengisi lowongan pekerjaan baik yang ada di Dunia Usaha
maupun Dunia Industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai
dengan kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan.

2.6. Profil Lulusan


Standar Kompetensi Lulusan merupakan salah satu dari 8 (delapan) Standar
Nasional Pendidikan sebagaimana yang ditetapkan dalam Pasal 35 Ayat (1)
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup
Sikap, Pengetahuan, dan Keterampilan, yang akan menjadi acuan bagi
pengembangan kurikulum dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan

Hal. 10 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


nasional. Cakupan kompetensi lulusan satuan pendidikan berdasarkan
Permendikbud RI Nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan
Pendidikan Dasar dan Menengah
Standar Kompetensi Lulusan terdiri atas kriteria kualifikasi kemampuan
peserta didik yang diharapkan dapat dicapai setelah menyelesaikan masa
belajarnya di satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki sikap, pengetahuan, dan
keterampilan sebagai berikut.
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SMK KURIKULUM 2013

Dimensi Kualifikasi
Memiliki (melalui mengetahui, memahami, menerapkan,
menganalisis, mengevaluasi) pengetahuan prosedural dan
metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi seni, budaya
Pengetahuan
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian (pada bidang
kerja spesifik) sesuai bakat dan minatnya
Memiliki (melalui menerima, menjalankan, menghargai,
menghayati, mengamalkan) perilaku yang mencerminkan
sikap orang beriman, berakhlak mulia (jujur, santun, peduli,
Sikap disiplin, demokratis, patriotic), percaya diri, dan bertanggung
jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan dirinya sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia
Memiliki (melalui mengamati, menanya, mencoba, mengolah,
menyaji, menalar, mencipta) kemampuan pikir dan tindak yang
Keterampilan efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret sebagai
pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri
(pada bidang kerja spesifik) sesuai dengan bakat dan minatnya

Hal. 11 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN
PENDIDIK

3.1. Kerangka Dasar


Sesuai dengan PP Nomor 19 Tahun 2005 dan PP Nomor 32 Tahun 2013
tentang Standar nasional Pendidikan bahwa penyusunan struktur kurikulum
tingkat nasional maupun daerah serta penyusunan kurikulum tingkat sekolah
(KTSP) harus menggunakan acuan pada kerangka dasar kurikulum yang
dikembangkan dari Standar Nasional Pendidikan. Perubahan PP Nomor 32 tahun
2013 telah ditegaskan bahwa kerangka dasar kurikulum yang digunakan sebagai
dasar penyusunan kurikulum 2013 meliputi landasan filosofis, landasan
sosiologis, landasan yuridis, dan landasan pedagogis.
Landasan filosofis dasar penyusunan kurikulum 2013 sebagai berikut:
1. Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan
bangsa masa kini dan masa mendatang. Pandangan ini menjadikan
Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan budaya bangsa Indonesia
yang beragam, diarahkan untuk membangun kehidupan masa kini, dan
untuk membangun dasar bagi kehidupan bangsa yang lebih baik di masa
depan.
2. Kurikulum 2013 mengembangkan pengalaman belajar yang memberikan
kesempatan luas bagi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang
diperlukan bagi kehidupan di masa kini dan masa depan, dan pada waktu
bersamaan tetap mengembangkan kemampuan mereka sebagai pewaris
budaya bangsa dan orang yang peduli terhadap permasalahan masyarakat
dan bangsa masa kini.
3. Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif. Menurut
pandangan filosofi ini, prestasi bangsa di berbagai bidang kehidupan di
masa lampau adalah sesuatu yang harus termuat dalam isi kurikulum untuk
dipelajari peserta didik. Proses pendidikan adalah suatu proses yang
memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi
dirinya.
4. Pendidikan ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan spiritual,
intelektual, dan kinestetik.
5. Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang
lebih baik dari masa lalu dengan berbagai kemampuan intelektual,
kemampuan berkomunikasi, sikap sosial, kepedulian, dan berpartisipasi
untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik
(experimentalism and social reconstructivism).
Landasan pedagogis Kurikulum 2013 adalah rancangan pendidikan yang
memberi kesempatan untuk peserta didik mengembangkan potensi dirinya dalam
suatu suasana belajar penuh aktivitas, berkarya dan menyenangkan untuk
mengembangakan diri sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan bangsanya.

Hal. 12 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


Permendikbud No 69 tahun 2013 menjelaskan tentang Kerangka dasar
kurikulum Sekolah Menengah Atas merupakan landasan filosofis, sosiologis,
psikopedagogis, dan yuridis yang berfungsi sebagai acuan pengembangan struktur
kurikulum pada tingkat nasional dan pengembangan muatan lokal pada tingkat
daerah serta pedoman pengembangan kurikulum pada Sekolah Menengah Atas.
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas merupakan pengorganisasian
kompetensi inti, matapelajaran, beban belajar, dan kompetensi dasar pada setiap
Sekolah Menengah Atas.

3.2. Struktur Kurikulum


Struktur dan muatan KTSP SMK ditetapkan melalui Keputusan Dirjen
Dikdasmen Nomor 130/D/KEP/KR/2017. Struktur Kurikulum Pendidikan
Menengah Kejuruan berisi Muatan Umum yang terdiri atas: (A) Muatan Nasional
dan (B) Muatan Kewilayahan yang dikembangkan sesuai kebutuhan wilayah dan
(C) Muatan Peminatan Kejuruan yang terdiri atas Dasar Bidang Keahlian, Dasar
Program Keahlian, dan Kompetensi Keahlian.
Muatan Nasional terdiri atas enam Mata Pelajaran yaitu: (1) Pendidikan
Agama dan Budi Pekerti; (2) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan; (3)
Bahasa Indonesia; (4) Matematika; (5) Sejarah Indonesia; (6) Bahasa Inggris dan
Bahasa Asing Lainnya. Muatan Kewilayahan berisi tiga Mata Pelajaran yaitu: (1)
Seni Budaya; (2) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan; dan (3) Muatan
Lokal.
Struktur Kurikulum dan Mata Pelajaran KTSP SMK/MAK dari masing-
masing Kompetensi Keahlian dapat dilihat dalam Keputusan Dirjen Dikdasmen
Nomor 130/D/KEP/KR/2017. Struktur Kurikulum SMK Mutiara Qolbu Cianjur,
Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi, Program Keahlian Teknik
Komputer dan Informatika, dan Kompetensi Keahlian Teknologi Komputer dan
Jaringan dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
KELAS
MATA PELAJARAN X XI XII
1 2 1 2 1 2
A. Muatan Nasional
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3 3 3 3
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4 2 2 4 4
4. Matematika 4 4 4 4 4 4
5. Sejarah Indonesia 2 2 - - - -
6. Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya*) 3 3 3 3 3 3
Jumlah A 18 18 14 14 16 16
B. Muatan Kewilayahan
1. Seni Budaya 2 2 - - - -

Hal. 13 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KELAS
MATA PELAJARAN X XI XII
1 2 1 2 1 2
2. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 2 2 2 2
Jumlah B 4 4 2 2 - -
C. Muatan Peminatan Kejuruan
C1. Dasar Bidang Keahlian
1. Simulasi dan Komunikasi Digital 3 3 - - - -
2. Fisika 3 3 - - - -
3. Kimia 2 2 - - - -
C2. Dasar Program Keahlian
1. Sistem Komputer 2 2 - - - -
2. Komputer dan Jaringan Dasar 4 4 - - - -
3. Pemrograman Dasar 2 2 - - - -
4. Dasar Desain Grafis 4 4 - - - -
C3. Kompetensi Keahlian
1. Teknologi Jaringan Berbasis Luas (WAN) - - 6 6 - -
2. Administrasi Infrastruktur Jaringan - - 6 6 8 8
3. Administrasi Sistem Jaringan - - 6 6 8 8
4. Teknologi Layanan Jaringan - - 6 6 8 8
5. Produk Kreatif dan Kewirausahaan - - 2 2 4 4
Jumlah C 20 20 26 26 28 28
D. Muatan Lokal
1. BTQ 2 2 - - - -
2. Basa Sunda - - 2 2 - -
Jumlah D 2 2 2 2 - -
Total 44 44 44 44 44 44

ALOKASI
MATA PELAJARAN
WAKTU
A. Muatan Nasional
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 318
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 212
3. Bahasa Indonesia 318
4. Matematika 424
5. Sejarah Indonesia 72
6. Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya*) 318
Jumlah A 1.662
B. Muatan Kewilayahan

Hal. 14 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


ALOKASI
MATA PELAJARAN
WAKTU
1. Seni Budaya 72
2. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 144
Jumlah B 252
C. Muatan Peminatan Kejuruan
C1. Dasar Bidang Keahlian
1. Simulasi dan Komunikasi Digital 108
2. Fisika 108
3. Kimia 72
C2. Dasar Program Keahlian
1. Sistem Komputer 72
2. Komputer dan Jaringan Dasar 144
3. Pemrograman Dasar 72
4. Dasar Desain Grafis 144
C3. Kompetensi Keahlian
1. Teknologi Jaringan Berbasis Luas (WAN) 216
2. Administrasi Infrastruktur Jaringan 488
3. Administrasi Sistem Jaringan 488
4. Teknologi Layanan Jaringan 488
5. Produk Kreatif dan Kewirausahaan 242
Jumlah C 3.146
D. Muatan Lokal
1. BTQ 72
2. Basa Sunda 72
Jumlah D 144
Total 5.204

3.3. Muatan Kurikulum


Kedalaman Muatan Kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap
satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta
didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum.
Kompetensi yang dimaksud terdiri atas Standar Kompetensi dan Kompetensi
Dasar yang dikembangkan berdasarkan standar kompetensi lulusan.
Muatan Kurikulum SMK Mutiara Qolbu Cianjur meliputi sejumlah mata
pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta
didik pada satuan pendidikan. Di samping itu materi muatan lokal dan kegiatan
pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum.

Hal. 15 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


3.3.1. KI dan KD Muatan Nasional
1. Pendidikan Agama Islam
Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek
kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
KOMPETENSI INTI 1 KOMPETENSI INTI 2
(SIKAP SPIRITUAL) (SIKAP SOSIAL)
5. Menghayati dan 6. Menghayati dan mengamalkan
mengamalkan ajaran agama yang perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
dianutnya. peduli (gotong royong, kerja sama, toleran,
damai), bertanggung-jawab, responsif, dan
proaktif melalui keteladanan, pemberian
nasihat, penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan
serta menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


1.1 Membaca al-Qur’an dengan meyakini 1.1 Menunjukkan perilaku kontrol diri
bahwa control diri (mujahadah an- (mujahadah an-nafs), prasangka baik
nafs), prasangka baik (husnuzzan), dan (husnuzzan), dan persaudaraan
persaudaraan (ukhuwah) adalah (ukhuwah) sebagai implementasi
perintah agama perintah QS al-Anfal (8):72, QS al-
Hujurat (49): 10 dan 12 serta Hadis
terkait
1.2 Meyakini bahwa pergaulan bebas dan 1.2 Menghindarkan diri dari pergaulan
zina adalah dilarang agama bebas dan perbuatan zina sebagai
pengamalan QS al-Isra’ (17) : 32,
dan QS an-Nur (24): 2, serta Hadis
terkait
1.3 Meyakini bahwa Allah Maha Mulia, 1.3 Memiliki sikap keluhuran budi; kokoh
Maha Memberi Rasa Aman, Maha pendirian, pemberi rasa aman, tawakal dan
Memelihara, Maha Sempurna Kekuatan- adil sebagai implementasi pemahaman al-
Nya, Maha Penghimpun, Maha Adil, Asmau al- Husna: Al-Karim, Al-Mu’min,
dan Maha Akhir Al-Wakil, Al- Matin, Al-Jami’, Al-‘Adl,
dan Al-Akhir
1.4 Meyakini keberadaan malaikat-malaikat 1.4 Menunjukkan sikap disiplin, jujur dan

Hal. 16 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
Allah swt. bertanggung jawab, sebagai implementasi
beriman kepada malaikat-malaikat Allah
swt.
1.5 Terbiasa berpakaian sesuai dengan 2.5 Menunjukkan perilaku berpakaian sesuai
syariat Islam dengan syariat Islam
1.6 Meyakini bahwa jujur adalah 2.6 Menunjukkan perilaku jujur dalam
ajaran pokok agama kehidupan sehari-hari
1.7 Meyakini bahwa menuntut ilmu adalah 2.7 Memiliki sikap semangat keilmuan
perintah Allah dan Rasul-Nya sebagai implementasi pemahaman
QS at-Taubah (9): 122 dan Hadis
terkait
1.8 Meyakini al-Qur’an, Hadis dan ijtihad 2.8 Menunjukkan perilaku ikhlas dan taat
sebagai sumber hukum Islam beribadah sebagai implementasi
pemahaman terhadap kedudukan al-
Qur’an, Hadis, dan ijtihad sebagai
sumber hukum Islam
1.9 Meyakini bahwa haji, zakat dan wakaf 2.9 Menunjukkan kepedulian sosial sebagai
adalah perintah Allah dapat memberi hikmah dari perintah haji, zakat, dan wakaf
kemaslahatan bagi individu dan
masyarakat
1.10 Meyakini kebenaran dakwah Nabi 2.10 Bersikap tangguh dan rela berkorban
Muhammad saw di Makkah menegakkan kebenaran sebagai ’ibrah
dari sejarah strategi dakwah Nabi di
Makkah
1.11 Meyakini kebenaran dakwah Nabi 2.11 Menunjukkan sikap semangat ukhuwah
Muhammad saw di Madinah dan kerukunan sebagai ibrah dari sejarah
strategi dakwah Nabi di Madinah
1.12 Terbiasa membaca al- Qur’an 2.12 Bersikap taat aturan, anggung jawab,
dengan meyakini bahwa taat pada kompetitif dalam kebaikan dan kerja
aturan, kompetisi dalam kebaikan, keras sebagai implementasi dari
dan etos kerja sebagai perintah pemahaman QS al Maidah (5): 48; QS
agama an-Nisa (4): 59; dan QS at-Taubah (9):
105 serta Hadis yang terkait
1.13 Meyakini bahwa agama 2.13 Bersikap toleran, rukun, dan
mengajarkan toleransi, kerukunan, menghindarkan diri dari tindak
dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan sebagai implementasi
kekerasan pemahaman QS Yunus (10): 40-41 dan
QS al- Maidah (5): 32, serta Hadis
terkait
1.14 Meyakini adanya kitab- kitab suci 2.14 Peduli kepada orang lain dengan saling
Allah swt. menasihati sebagai cerminan beriman
kepada kitab-kitab Allah swt.

Hal. 17 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
1.15 Meyakini adanya rasul- rasul Allah 2.15 Menunjukkan perilaku saling
swt. menolong sebagai cerminan beriman
kepada rasul-rasul Allah swt.

1.16 Meyakini bahwa Islam mengharus- 2.16 Menunjukkan sikap syaja’ah (berani
kan umatnya untuk memiliki sifat membela kebenaran)dalam
syaja’ah (berani membela mewujudkan kejujuran
kebenaran) dalam mewujudkan
kejujuran
1.17 Meyakini bahwa hormat dan patuh 2.17 Menunjukkan perilaku hormat dan
kepada orangtua dan guru sebagai patuh kepada orangtua dan guru
kewajiban agama sebagai implementasi pemahaman QS
al-Isra’ (17): 23 dan Hadis terkait
1.18 Menerapkan penyelenggaraan 2.18 Menunjukkan sikap tanggung jawab
jenazah sesuai dengan ketentuan dan kerja sama dalam penyelenggaraan
syariat Islam perawatan jenazah di masyarakat
1.19 Menerapkan ketentuan khutbah, 2.19 Menjaga kebersamaan dengan orang
tablig, dan dakwah di masyarakat lain dengan saling menasihati melalui
khutbah, tablig, dan dakwah
1.20 Menerapkan prinsip ekonomi dan 2.20 Bekerjasama dalam menegakkan
muamalah sesuai dengan ketentuan prinsip-prinsip dan praktik ekonomi
syariat Islam sesuai syariat Islam
1.21 Mengakui bahwa nilai-nilai Islam 2.21 Bersikap rukun dan kompetitif dalam
dapat mendorong kemajuan kebaikan sebagai implementasi nilai-
perkembangan Islam pada masa nilai perkembangan peradaban Islam
kejayaan pada masa kejayaan
1.22 Mempertahankan keyakinan yang 2.22 Bersikap rukun dan kompetitif dalam
benar sesuai ajaran Islam dalam kebaikan sebagai implementasi nilai-
sejarah peradaban Islam pada masa nilai sejarah peradaban Islam pada
modern masa modern
1.23 Terbiasa membaca al- Qur’an 2.23 Bersikap kritis dan demokratis sesuai
sebagai pengamalan dengan dengan pesan QS Ali Imran (3): 190-
meyakini bahwa agama mengajarkan 191 dan 159, serta Hadis terkait
kepada umatnya untuk berpikir kritis
dan bersikap demokratis
1.24 Meyakini bahwa agama mewajibkan 2.24 Berbuat baik kepada sesama manusia
umatnya untuk beribadah dan sesuai dengan perintah QS Luqman
bersyukur kepada Allah serta berbuat (31): 13-14 dan QS al-Baqarah (2): 83,
baik kepada sesama manusia serta Hadis terkait
1.25 Meyakini terjadinya hari akhir 2.25 Berperilaku jujur, bertanggung jawab,
dan adil sesuai dengan keimanan
kepada hari akhir
1.26 Meyakini adanya qadha dan qadar 2.26 Bersikap optimis, ikhtiar, dan tawakal

Hal. 18 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
Allah swt. sebagai implementasi beriman kepada
qadha dan qadar Allah swt.
1.27 Meyakini bahwa agama mewajibkan 2.27 Berperilaku kerja keras, dan
umatnya untuk bekerja keras dan bertanggung jawab dalam kehidupan
bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari
sehari-hari
1.28 Meyakini kebenaran ketentuan 2.28 Menunjukkan sikap bersatu dan
pelaksanaan pernikahan berdasarkan kebersamaan dalam lingkungan
syariat Islam masyarakat sebagai implementasi
ketentuan pernikahan dalam Islam
1.29 Meyakini kebenaran ketentuan waris 2.29 Peduli kepada orang lain sebagai
berdasarkan syariat Islam cerminan pelaksanaan ketentuan waris
dalam Islam
1.30 Meyakini kebenaran ketentuan 2.30 Bersikap moderat dan santun dalam
dakwah berdasarkan syariat Islam berdakwah dan mengembangkan
dalam memajukan perkembangan ajaran Islam
Islam di Indonesia
1.31 Meyakini kebenaran bahwa dakwah 2.31 Menjunjung tinggi kerukunan dan
dengan cara damai, Islam diterima kedamaian dalam kehidupan sehari-
oleh masyarakat di Indonesia hari
1.32 Meyakini bahwa islam adalah 2.32 Menjunjung tinggi nilai-nilai Islam
rahmatan lil- ‘alamin yang dapat rahmatanlil-alamin sebagai pemicu
memajukan peradaban dunia kemajuan peradaban Islam di masa
mendatang
1.33 Meyakini bahwa kemunduran umat 2.33 Mewaspadai secara bijaksana terhadap
Islam di dunia, sebagai bukti penyimpangan ajaran Islam yang
penyimpangan dari ajaran Islam berkembang di masyarakat
yang benar

KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4


(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
2. Memahami, menerapkan, 4. Melaksanakan tugas spesifik, dengan
menganalisis dan mengevaluasi menggunakan alat informasi dan
tentang pengetahuan faktual, prosedur kerja yang lazim dilakukan
konseptual, prosedural, dan serta menyelesaikan masalah sederhana
metakognitif sesuai dengan bidang sesuai dengan lingkup kajian
dan lingkup kajian Pendidikan Pendidikan Agama Islam dan Budi
Agama Islam dan Budi Pekerti Pekerti.
pada tingkat teknis, spesifik, detail Menunjukkan keterampilan menalar,
dan kompleks berkenaan dengan mengolah, dan menyaji secara efektif,
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, kreatif, produktif, kritis, mandiri,
budaya, dan humaniora dalam kolaboratif, komunikatif dan solutif
konteks pengembangan potensi diri dalam ranah abstrak, terkait dengan
sebagai bagian dari keluarga, pengembangan dari yang dipelajarinya

Hal. 19 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


sekolah, dunia kerja, warga di sekolah.
masyarakat nasional, regional dan Menunjukkan keterampilan
internasional. mempersepsi, kesiapan, meniru,
membiasakan gerak
mahir, menjadikan gerak alami, dalam
ranah kongkrit terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Menganalisis QS al-Anfal (8):72, QS 4.1.1 Membaca QS al-Anfal (8):72,QS al-
al-Hujurat (49):10 dan 12 serta Hadis Hujurat (49): 10 dan 12, sesuai
tentang kontrol diri (mujahadah an- dengan kaidah tajwid dan
nafs), prasangka baik (husnuzzan), makharijul huruf
dan persaudaraan (ukhuwah) 4.1.2 Mendemonstrasikan hafalan QS al-
Anfal (8:72), QS al- Hujurat (49):
10 dan 12 dengan fasih dan lancer
4.1.3 Menyajikan keterkaitan antara
kualitas keimanan dengan kontrol
diri (mujahadah an-nafs), prasangka
baik (husnuzzan), dan persaudaraan
(ukhuwah) sesuai dengan pesan QS
al- Anfal (8:72), QS al-Hujurat (49):
10 dan 12, serta Hadis terkait
3.2 Menganalisis QS al-Isra’ (17): 32, dan 4.2.1 Membaca QS al-Isra’ (17): 32,
QS an-Nur (24): 2, serta Hadis dan QS an-Nur (24): 2 sesuai
tentang larangan pergaulan bebas dan dengan kaidah tajwid dan
perbuatan zina makharijul huruf
4.2.2 Mendemonstrasikan hafala QS
al-Isra’ (17): 32, dan QS an-Nur
(24): 2 dengan fasih dan lancer
4.2.3 Menyajikan larangan pergaulan
bebas dan perbuatan zina
dengan berbagai kekejian
(fahisyah) yang ditimbulkannya
sesuai pesan QS al-Isra’ (17):
32, dan QS an-Nur (24): 2

Hal. 20 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.3 Menganalisis makna al- Asma’u al- 4.3 Menyajikan hubungan makna al-
Husna: al- Karim, al-Mu’min, al- Asma’u al-Husna: al-Karim, al-
Wakil, al-Matin, al-Jami’, al-‘Adl, dan Mu’min, al-Wakil, al-Matin, al-
al-Akhir Jami’, al-‘Adl, dan al-Akhir dengan
perilaku keluhuran budi, kokoh
pendirian, rasa aman,tawakal dan
perilaku adil

3.4 Menganalisis makna beriman kepada 4.4 Mempresentasikan hubungan makna


malaikat- malaikat Allah swt. beriman kepada malaikat-malaikat Allah
swt dengan perilaku teliti, disiplin, dan
waspada

4.5 Mempraktikkan tata caraberpakaian


3.5 Menerapkan ketentuan berpakaian sesuai syariat Islam
sesuai syariat Islam
4.6 Melaksanakan perilaku jujur dalam
3.6 Memahami manfaat kejujuran kehidupan sehari- hari.
dalam kehidupan sehari-hari
3.7 Menganalisis kewajiban menuntut 4.7 Menyajikan kewajibanmenuntut ilmu
ilmu untuk membela agama dengan kewajiban membela agama
sesuai perintah QS at- Taubah (9): 122
dan Hadis
3.8 Menganalisis kedudukan al-Qur’an, 4.8 Menentukan suatu hokum berdasarkan
Hadis, dan ijtihad sebagai sumber al-Qur’an, Hadis, dan ijtihad sebagai
hukum Islam sumber hukum Islam
3.9 Menganalisis tata cara ibadah haji, 4.9 Menyimulasikan tata cara ibadah haji,
zakat, dan wakaf zakat, dan wakaf
4.10 Menyajikan substansi strategi, dan
3.10 Menganalisis substansi, strategi, dan penyebab keberhasilan dakwah Nabi
penyebab keberhasilan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah
Muhammad saw di Makkah
4.11 Mempresentasikan dan strategi dengan
3.11 Menganalisis strategi, dan keberhasilan dakwah Nabi Muhammad
keberhasilan dakwah Nabi saw di Madinah
Muhammad saw di Madinah
3.12 Menganalisis makna QS al-Maidah 4.12.1 Membaca QS al-Maidah (5): 48; QS
(5): 48; QS an- Nisa (4): 59, dan QS an-Nisa (4): 59, dan QS at-Taubah
at- Taubah (9): 105, serta Hadis (9): 105 sesuai dengan kaidah tajwid
tentang taat pada aturan, kompetisi dan makharijulhuruf
dalam kebaikan, dan etos kerja 4.12.2 Mendemonstrasikan hafalan QS al-
Maidah (5): 48; QS an-Nisa (4): 59,
dan QS at- Taubah (9): 105 dengan

Hal. 21 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
fasih dan lancer
4.12.3 Menyajikan perintah berkompetisi
dalam kebaikan dan kepatuhan
terhadap ketentuan Allah sesuai dengan
pesan QS al-Maidah (5): 48; QS an-
Nisa (4): 59, dan QS at-Taubah (9):
105
3.13 Menganalisis makna QS Yunus (10): 4.13.1 Membaca QS Yunus (10): 40-41 dan
40-41 dan QS al-Maidah (5): 32, QS al-Maidah (5): 32 sesuai dengan
serta Hadis tentang toleransi, rukun, kaidah tajwid dan makharijul huruf
dan menghindarkan diri dari tindak 4.13.2 Mendemonstrasikan hafalan QS
kekerasan Yunus (10): 40-41 dan QS al-Maidah
(5): 32 dengan fasih dan lancar
4.13.3 Mempresentasikan perintah toleransi
dan kerukunan sesuai pesan QS
Yunus (10):40-41 dan menghindari
tindak kekerasan sesuai pesan QS Al-
Maidah (5): 32
3.14 Menganalisis makna iman kepada 4.14 Mempresentasikan keterkaitan antara
kitab-kitab Allah swt. beriman kepada kitab- kitab suci Allah
swt dengan perilaku sehari-hari
4.15 Menyajikan hubungan antara iman
3.15 Menganalisis makna iman kepada kepada rasul-rasul Allah swt dengan
rasul-rasul Allah swt. keteguhan dalam bertauhid, toleransi,
ketaatan, dan kecintaan kepada Allah
3.16 Menganalisis makna syaja’ah (berani 4.16 Menyajikan makna syaja’ah (berani
membela kebenaran) dalam membela kebenaran) dan upaya
mewujudkan kejujuran mewujudkan kejujuran dalam kehidupan
sehari-hari
3.17 Menganalisis perilaku hormat dan 4.17 Menyajikan ketauhidan dalam
patuh kepada orangtua dan guru beribadah serta hormat dan patuh
kepada orangtua dan guru sesuai
dengan QS al-Isra’ (17): 23 dan Hadis
terkait
3.18 Mengevaluasi tata cara perawatan 4.18 Menyimulasikan tata cara perawatan
jenazah jenazah
3.19 Menganalisis pelaksanaan khutbah, 4.19 Menyimulasikan tata cara khutbah,
tablig, dan dakwah tablig, dan dakwah
3.20 Menganalisis prinsip- prinsip dan 4.20 Menentukan kegiatan usaha sesuai
praktik ekonomi dalam Islam dengan prinsip-prinsip dan praktik
ekonomi dalam Islam
3.21 Menganalisis perkembangan 4.21 Menyajikan perkembangan peradaban
peradaban Islam pada masa Islam dan faktor- faktor yang

Hal. 22 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
kejayaan (Masa Khulafaur Rasyidin mempengaruhinya pada masa kejayaan
– Bani Umayyah) (Khulafaur Rasyidin – Bani Umayyah)
4.22.1 Menyajikan perkembangan
3.22 Menganalisis perkembangan Islam peradaban Islam pada masa modern
pada masa modern (1800- sekarang) (1800-sekarang)
4.22.2 Menyajikan prinsip-prinsip
pembaharuan yang sesuai dengan
perkembangan peradaban Islam pada
masa modern
3.23 Mengevaluasi makna QS Ali Imran 4.23.1 Menyajikan sikap kritis dan ciri
(3): 190-191, dan QS Ali Imran (3): orang-orang berakal (ulil albab)
159, serta Hadis tentang berpikir sesuai pesan QS Ali Imran (3): 190-
kritis dan bersikap demokratis 191
4.23.2 Mempresentasikan demokrasi dan
sikap tidak memaksakan kehendak
sesuai pesan QS Ali Imran (3): 159
4.24.1 Membaca QS Luqman (31): 13-14 dan
3.24 Mengevaluasi makna QS Luqman QS al-Baqarah (2): 83 sesuai dengan
(31): 13-14 dan QS al-Baqarah (2): kaidah tajwid dan makharijul huruf
83, serta Hadis tentang 4.24.2 Mendemonstrasikan hafalan QS
kewajibanberibadah dan bersyukur Luqman (31): 13-14 dan QS al-
kepada Allah sertaberbuat baik Baqarah (2): 83 dengan lancar
kepada sesama manusia 4.24.3 Mempresentasikan kewajiban
beribadah dan bersyukur kepada Allah
serta berbuat baik terhadap sesama
manusia sesuai pesan QS Luqman
(31): 13-14 dan QS al- Baqarah (2):
83
3.25 Mengevaluasi makna iman kepada 4.25 Menyajikan perilaku jujur,
hari akhir bertanggung jawab, dan adil sebagai
perwujudan iman kepada hari akhir
3.26 Mengevaluasi makna iman kepada 4.26 Mempresentasikan makna sikap optimis,
qadha dan qadar ikhtiar, dan tawakkal sebagai
perwujudan iman kepada qadha dan
qadar Allah swt.
3.27 Mengevaluasi perilaku bekerja keras 4.27 Menyajikan perilaku bekerja keras, jujur,
dan bertanggung jawab dalam bertanggung jawab, adil, dan toleransi
kehidupan sehari-hari yang dalam kehidupan sehari-hari yang
berkembang di masyarakat berkembang di masyarakat sebagai
wujud keimanan
3.28 Mengevaluasi ketentuan pernikahan 4.28 Menyajikan prosesi pernikahan dalam
dalam Islam Islam
3.29 Mengevaluasi ketentuan waris dalam 4.29 Menggunakan ketentuan pembagian
Islam waris Islam dalam kehidupan

Hal. 23 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.30 Mengevaluasi strategi dakwah dan 4.30 Menyajikan prinsip-prinsip strategi
perkembangan Islam di Indonesia dakwah dan perkembangan Islam di
Indonesia
3.31 Mengevaluasi sejarah perkembangan 4.31 Menyajikan nilai-nilai
Islam di Indonesia keteladanan tokoh-tokoh dalam
sejarah perkembangan Islam di
Indonesia
3.32 Mengevaluasi faktor-faktor 4.32 Menyajikan faktor-faktor penentu
kemajuan peradaban Islam di dunia kemajuan peradaban Islam di dunia
3.33 Mengevaluasi faktor-faktor 4.33 Menyajikan faktor-faktor penyebab
kemunduran peradaban Islam di kemunduran peradaban Islam di dunia
dunia

2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan


Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek
kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
KOMPETENSI INTI 1 KOMPETENSI INTI 2
(SIKAP SPIRITUAL) (SIKAP SOSIAL)
1. Menghayati dan 2. Menghayati dan
mengamalkan jaran agama yang mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
dianutnya. tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerja sama, toleran, damai), bertanggung-
jawab, responsif, dan proaktif melalui
keteladanan, pemberian nasihat,
penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan
serta menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


1.1 Menghayati hakikat bangsa dan 2.1 Responsif terhadap hakikat
Negara sebagai anugerah Tuhan bangsa dan Negara
Yang Maha Esa
1.2 Mensyukuri fungsi dan peran 2.2 Proaktif melaksanakan fungsi dan peran

Hal. 24 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
Pancasila dalam kehidupan Pancasila dalam kehidupan bangsa dan
bangsa dan negara Indonesia negara Indonesia
1.3 Mensyukuri nilai-nilai Pancasila 2.3 Menunjukkan sikap peduli terhadap
dalam praktik penyelenggaraan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam
pemerintahan Negara sebagai salah kehidupan berbangsa dan bernegara
satu bentuk pengabdian kepada Tuhan
Yang Maha Esa
1.4 Mengamalkan ketentuan Undang- 2.4 Peduli terhadap penerapan ketentuan
Undang Dasar Negara Republik Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 yang mengatur Indonesia Tahun 1945 yang mengatur
tentang wilayah, warga Negara, tentang wilayah, warga Negara,
penduduk, agama dan kepercayaan penduduk, agama dan kepercayaan serta
serta pertahanan dan keamanan pertahanan dan keamanan
sebagai wujud rasa syukur kepada
Tuhan Yang Maha Esa
1.5 Menghayati sistem politik Indonesia 2.5 Responsif terhadap sistem politik
sebagai wujud rasa syukur kepada Indonesia
Tuhan Yang Maha Esa
1.6 Menghayati nilai-nilai terkait fungsi 2.6 Peduli terhadap fungsi dan kewenangan
dan kewenangan lembaga-lembaga lembaga-lembaga negara menurut
negara menurut Undang-Undang Undang- Undang Dasar Negara
Dasar Negara Republik Indonesia Republik Indonesia Tahun 1945
Tahun 1945 sebagai bentuk sikap
beriman dan bertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa
1.7 Melaksanakan budaya politik 2.7 Peduli terhadap budaya politik Indonesia
Indonesia sebagai wujud rasa syukur
kepada Tuhan Yang Maha Esa
1.8 Menghayati hubungan pemerintah 2.8 Peduli terhadap hubungan pemerintah
pusat dan daerah menurut Undang- pusat dan daerah yang harmonis di
Undang Dasar Negara Republik daerah setempat
Indonesia Tahun 1945 sebagai
anugerah Tuhan Yang Maha Esa
1.9 Mensyukuri nilai-nilai yang 2.9 Menunjukkan sikap kerja sama dalam
membentuk komitmen integrasi rangka mewujudkan dalam bingkai
nasional dalam bingkai Bhinneka Bhinneka Tunggal Ika komitmen
Tunggal Ika sebagai wujud syukur integrasi nasional
kepada Tuhan yang Maha Esa
1.10 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha 2.10 Responsif terhadap ancaman negara dan
Esa atas nilai-nilai yang membentuk upaya penyelesaiannya di bidang
kesadaran atas ancaman terhadap ideologi, politik, ekonomi, sosial,
negara dan upaya penyelesaiannya budaya, pertahanan, dan keamanan
dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
1.11 Menghayati wawasan nusantara 2.11 Bertanggung-jawab mengembangkan

Hal. 25 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
dalam konteks Negara Kesatuan kesadaran akan pentingnya wawasan
Republik Indonesia sebagai anugerah nusantara dalam konteks Negara
Tuhan Yang Maha Esa Kesatuan Republik Indonesia
1.12 Menghayati hak asasi manusia 2.12 Peduli terhadap hak asasi manusia
berdasarkan perspektif Pancasila berdasarkan perspektif Pancasila dalam
sebagai anugerah Tuhan yang Maha kehidupan berbangsa dan bernegara
Esa
1.13 Mengsyukuri sistem pemerintahan di 2.13 Proaktif terhadap sistem pemerintahan di
Indonesia sebagai anugerah Tuhan Indonesia
Yang Maha Esa
1.14 Mengamalkan nilai-nilai ke- Tuhanan 2.14 Peduli dalam berdemokrasi Pancasila
dalam berdemokrasi Pancasila sesuai sesuai Undang- Undang Dasar Negara
Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Republik Indonesia Tahun 1945
1.15 Mengahayati nilai-nilai dalam sistem 2.15 Disiplin terhadap aturan sistem hukum
hukum dan peradilan Indonesia sesuai dan peradilan sesuai dengan Undang-
dengan Undang-Undang Dasar Undang Dasar Negara Republik
Negara Republik Indonesia Tahun Indonesia Tahun 1945
1945 sebagai rasa syukur kepada
Tuhan Yang Maha Esa
1.16 Mengamalkan nilai-nilai dalam 2.16 Proaktif terhadap sistem perlindungan
sistem perlindungan tenaga kerja di tenaga kerja di Indonesia
Indonesia berlandaskan Ketuhanan
Yang Maha Esa
1.17 Menghayati nilai-nilai dalam sistem 2.17 Disiplin terhadap aturan sistem hukum
hukum dan peradilan Internasional dan peradilan Internasional
sebagai rasa syukur kepada Tuhan
Yang Maha Esa
1.18 Mensyukuri peran Indonesia dalam 2.18 Toleran dan cinta damai sebagai refleksi
mewujudkan perdamaian dunia peran Indonesia dalam perdamaian dunia
sebagai anugerah Tuhan Yang Maha dalam hidup bermasyarakat, berbangsa
Esa dan bernegara
1.19 Bersyukur pada Tuhan Yang Maha 2.19 Responsif terhadap ancaman negara dan
Esa atas nilai-nilai yang membentuk strategi mengatasinya berdasarkan asas
kesadaran akan ancaman terhadap Bhinneka Tunggal Ika
negara strategi mengatasinya
berdasarkan asas Bhinneka Tunggal
Ika
1.20 Bersyukur pada Tuhan Yang 2.20 Proaktif dalam menerapkan nilai-nilai
Maha Esa atas nilai-nilai persatuan persatuan dan kesatuan bangsa dalam
dan kesatuan bangsa dalam Negara Negara Kesatuan Republik Indonesia
Kesatuan Republik Indonesia
1.21 Menghayati perbedaan sebagai 2.21 Proaktif menghindari pelanggaran hak
anugerah Tuhan yang Maha Esa dan pengingkaran kewajiban warga

Hal. 26 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
dalam rangka menghindari negara dalam kehidupan berbangsa dan
pelanggaran hak dan pengingkaran bernegara
kewajiban warga negara dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara
1.22 Mengamalkan perilaku orang beriman 2.22 Berperilaku jujur dalam praktik
kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam perlindungan dan penegakan hukum di
praktik pelindungan dan penegakan tengah masyarakat
hukum untuk menjamin keadilan dan
kedamaian
1.23 Melaksanakan pemerintahan sesuai 2.23 Berperilaku jujur dalam pelaksanaan
karakteristik good governance dengan pemerintahan sesuai karakteristik good
berlandaskan nilai-nilai ketuhanan governance
Yang Maha Esa
1.24 Menghayati kemajuan Ilmu 2.24 Bertanggung-jawab dalam menyikapi
pengetahuan dan teknologi sebagai pengaruh kemajuan ilmu pengetahuan
anugerah Tuhanan Yang Maha Esa dan teknologi dalam bingkai Bhinneka
Tunggal Ika
1.25 Mensyukuri persatuan dan kesatuan 2.25 Proaktif dalam mengembangkan
bangsa sebagai upaya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebagai
dan mempertahankan Negara upaya dalam menjaga dan
Kesatuan Republik Indonesia sebagai mempertahanakan Negara Kesatuan
bentuk pengabdian Republik Indonesia
1.26 Menghayati peranan pers di Indonesia 2.26 Bertanggung-jawab dalam menyikapi
dengan berlandaskan nilai-nilai peranan pers di Indonesia
ketuhanan Yang Maha Esa
1.27 Mengamalkan etos kerja masyarakat 2.27 Peduli terhadap etos kerja masyarakat
Indonesia dengan berlandaskan nilai- Indonesia
nilai ketuhanan Yang Maha Esa

KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4


(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan
dan mengevaluasi tentang pengetahuan menggunakan alat, informasi, dan
faktual, konseptual, prosedural, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan
metakognitif sesuai dengan bidang dan serta memecahkan masalah sesuai
lingkup kajian Pendidikan Pancasila dengan bidang kajian Pendidikan
dan Kewarganegaraan pada tingkat Pancasila dan Kewarganegaraan.
teknis, spesifik, Menampilkan kinerja di bawah
detil, dan kompleks, bimbingan dengan mutu dan kuantitas
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, yang terukur sesuai dengan standar
teknologi, seni, budaya, dan kompetensi kerja.
humaniora dalam konteks Menunjukkan keterampilan menalar,
pengembangan potensi diri sebagai mengolah, dan menyaji secara efektif,
bagian dari keluarga, sekolah, dunia kreatif, produktif, kritis, mandiri,

Hal. 27 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
kerja, warga masyarakat nasional, kolaboratif, komunikatif, dan solutif
regional, dan internasional. dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi,
kesiapan, meniru, membiasakan, gerak
mahir, menjadikan gerak alami dalam
ranah konkret terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan langsung.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Menganalisis hakikat bangsa dan 4.1 Menyaji hasil analisis hakikat bangsa
Negara dan negara
3.2 Menganalisis fungsi dan peran 4.2 Menyaji hasil analisis fungsi dan
Pancasila dalam kehidupan bangsa peran Pancasila dalam kehidupan
dan negara Indonesia bangsa dan negara Indonesia
3.3 Menganalisis nilai-nilai 4.3 Menyaji hasil analisis nilai-nilai
Pancasila dalam kerangka Pancasila dalam kerangka praktik
praktik penyelenggaraan penyelenggaraan pemerintahan Negara
pemerintahan Negara
3.4 Menganalisis ketentuan Undang- 4.4 Menyaji hasil analisis tentang
Undang Dasar Negara Republik ketentuan Undang-Undang Dasar
Indonesia Tahun 1945 yang Negara Republik Indonesia Tahun
mengatur tentang wilayah negara, 1945 yang mengatur tentang wilayah
warga negara dan penduduk, agama negara, warga negara dan penduduk,
dan kepercayaan, serta pertahanan agama dan kepercayaan, serta
dan keamanan pertahanan dan keamanan
3.5 Menganalisis sistem politik di 4.5 Menyaji hasil analisis tentang sistem
Indonesia politik di Indonesia
3.6 Menganalisis fungsi dan kewenangan 4.6 Menyaji hasil analisis tentang fungsi dan
lembaga-lembaga Negara menurut kewenangan lembaga-lembaga Negara
Undang- Undang Dasar Negara menurut Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 Republik Indonesia Tahun 1945
3.7 Menganalisis budaya politik di 4.7 Menyaji hasil analisis tentang budaya
Indonesia politik di Indonesia
3.8 Menganalisis hubungan pemerintah 4.8 Menyaji hasil analisis tentang
pusat dan daerah menurut Undang- hubungan pemerintah pusat dan
Undang Dasar Negara Republik pemerintah daerah setempat menurut
Indonesia Tahun 1945 Undang- Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945

Hal. 28 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.9 Menganalisis faktor-faktor 4.9 enyaji hasil analisis tentang faktor-
pembentuk integrasi nasional faktor pembentuk integrasi nasional
dalam bingkai Bhinneka Tunggal dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Ika
3.10 Menganalisis ancaman terhadap 4.10 Menyaji hasil analisis tentang ancaman
negara dan upaya penyelesaiannya terhadap negara dan upaya
di bidang ideologi, politik, penyelesaiannya di bidang Ideologi,
ekonomi, sosial, budaya, politik, ekonomi, sosial, budaya,
pertahanan, dan keamanan dalam pertahanan, dan keamanan dalam
bingkai Bhinneka Tunggal Ika bingkai Bhineka Tunggal Ika
3.11 Menelaah pentingnya Wawasan 4.11 Mempresentasikan hasil telaah terkait
Nusantara dalam konteks Negara pentingnya Wawasan Nusantara dalam
Kesatuan Republik Indonesia konteks Negara Kesatuan Republik
Indonesia
3.12 Menganalisis pelanggaran hak asasi 4.12 Menyaji hasil analisis pelanggaran hak
manusia dalam perspektif Pancasila asasi manusia dalam perspektif Pancasila
dalam kehidupan berbangsa dan dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara bernegara
3.13 Menganalisis sistem pemerintahan di 4.13 Menyaji hasil analisis tentang sistem
Indonesia pemerintahan di Indonesia
3.14 Menganalisis sistem dan dinamika 4.14 Menyaji hasil analisis tentang sistem dan
demokrasi Pancasila sesuai dengan dinamika demokrasi Pancasila sesuai
Undang-Undang Dasar Negara dengan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 Republik Indonesia Tahun 1945
3.15 Menganalis sistem hukum dan 4.15 Menyaji hasil analisis tentang sistem
peradilan di Indonesia sesuai dengan hukum dan peradilan di Indonesia sesuai
Undang-Undang Dasar Negara dengan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 Republik Indonesia Tahun 1945
3.16 Menganalisis sistem perlindungan 4.16 Menyaji hasil analisis tentang sistem
tenaga kerja di Indonesia perlindungan tenaga kerja di Indonesia
3.17 Menganalisis system hukum dan 4.17 Menyaji hasil analisis tentang system
peradilan internasional hukum dan peradilan internasional
3.18 Mengevaluasi dinamika peran 4.18 Menyaji hasil evaluasi tentang peran
Indonesia dalam perdamaian dunia Indonesia dalam perdamaian dunia
sesuai Undang-Undang Dasar Negara sesuai Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 Republik Indonesia Tahun 1945
3.19 Menganalisis kasus-kasus ancaman 4.19 Melakukan penelitian sederhana tentang
terhadap Ideologi, politik, ekonomi, potensi ancaman terhadap Ideologi,
sosial, budaya, pertahanan, dan politik, ekonomi, sosial, budaya,
keamanan dan strategi mengatasinya pertahanan, dan keamanan dan strategi
dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika mengatasinya dalam bingkai
BhinnekaTunggal Ika
3.20 Menganalisis faktor 4.20 Menyaji hasil analisis tentang faktor-

Hal. 29 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
pendorong dan penghambat persatuan faktor pendorong dan penghambat
dan kesatuan bangsa dalam Negara persatuan dan kesatuan bangsa dalam
Kesatuan Republik Indonesia Negara Kesatuan Republik Indonesia
3.21 Menganalisis nilai-nilai Pancasila 4.21 Menyaji hasil analisis tentang nilai-nilai
terkait dengan kasus-kasus Pancasila terkait dengan kasus-kasus
pelanggaran hak dan pengingkaran pelanggaran hak dan pengingkaran
kewajiban warga negara dalam kewajiban warga negara dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara kehidupan berbangsa dan bernegara
3.22 Mengevaluasi praktik perlindungan 4.22 Mendemonstrasikan praktik
dan penegakan hukum untuk perlindungan dan penegakan hukum
menjamin keadilan dan kedamaian untuk menjamin keadilan dan kedamaian
3.23 Menganalisis pelaksanaan 4.23 Menyaji hasil analisis tentang
pemerintahan sesuai karakteristik pelaksanaan pemerintahan sesuai
good governance karakteristik good governance
4.24 Menganalisis pengaruh kemajuan 4.24 Menyaji hasil analisis tentang pengaruh
ilmu pengetahuan dan teknologi kemajuan ilmu pengetahuan dan
terhadap bangsa dan negara dalam teknologi terhadap bangsa dan negara
bingkai Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
3.25 Mengevaluasi dinamika persatuan dan 4.25 Menyaji hasil evaluasi tentang dinamika
kesatuan bangsa sebagai upaya persatuan dan kesatuan bangsa sebagai
menjaga dan mempertahankan Negara upaya menjaga dan mempertahankan
Kesatuan Republik Indonesia Negara Kesatuan Republik Indonesia
3.26 Mengevaluasi peranan pers di 4.26 Menyaji hasil evaluasi tentang peranan
Indonesia pers di Indonesia
3.27 Mengevaluasi etos kerja masyarakat 4.27 Menyaji hasil evaluasi tentang etos kerja
Indonesia masyarakat Indonesia

7. Bahasa Indonesia
Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek
kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu,
“Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif
melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Hal. 30 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan
menganalisis, dan mengevaluasi menggunakan alat, informasi, dan prosedur
tentang pengetahuan faktual, kerja yang lazim dilakukan serta
konseptual, prosedural, dan memecahkan masalah sesuai dengan bidang
metakognitif sesuai dengan bidang kajian bahasa Indonesia.
dan lingkup kajian bahasa Menampilkan kinerja di bawah bimbingan
Indonesia pada tingkat teknis, dengan mutu dan kuantitas yang terukur
spesifik, detil, dan kompleks, sesuai dengan standar kompetensi kerja.
berkenaan dengan ilmu Menunjukkan keterampilan menalar,
pengetahuan, teknologi, seni, mengolah, dan menyaji secara efektif,
budaya, dan humaniora dalam kreatif, produktif, kritis, mandiri,
konteks pengembangan potensi kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam
diri sebagai bagian dari keluarga, ranah abstrak terkait dengan pengembangan
sekolah, dunia kerja, warga dari yang
masyarakat nasional, regional, dan dipelajarinya di sekolah, serta mampu
internasional.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Memahami laporan hasil 4.1 Menyajikan isi teks (intisari) laporan
observasi berkaitan dengan hasil observasi berkaitan dengan
bidang pekerjaan yang bidang pekerjaan berdasarkan
dipresentasikan dengan lisan dan interpretasi baik secara lisan maupun
tulis tulis
3.2 Menganalisis isi dan aspek 4.2 Mengonstruksikan teks laporan
kebahasaan dari minimal dua teks observasi berkaitan bidang pekerjaan
laporan hasil observasi berkaitan dengan memerhatikan isi dan aspek
dengan bidang pekerjaan kebahasaan baik lisan maupun tulis
3.3 Mendeskripsikan(permasalahan, 4.3 Mengembangkan isi (permasalahan,
argumentasi, pengetahuan, dan argumen, pengetahuan, dan
rekomendasi) teks eksposisi berkaitan rekomendasi) teks eksposisi
dengan bidang pekerjaan yang berkaitan dengan bidang pekerjaan
didengar dan atau dibaca secara lisan dan/tulis
3.4 Menganalisis struktur dan 4.4 Mengonstruksikan teks eksposisi
kebahasaan teks eksposisi yang berkaitan bidang pekerjaan dengan
berkaitan dengan bidang pekerjaan memerhatikan isi (permasalahan,
argumen, pengetahuan, dan
rekomendasi), struktur dan
kebahasaan
3.5 Menganalisis teks anekdot dari 4.5 Mengonstruksi makna tersirat dalam
aspek makna tersirat sebuah teks anekdot baik lisan

Hal. 31 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
maupun tulis
3.6 Mengevaluasi struktur dan 4.6 Menciptakan kembali teks anekdot
kebahasaan teks anekdot dengan memerhatikan struktur, dan
kebahasaan baik lisan maupun tulis.
3.7 Mendeskripsikan nilai-nilai dan isi 4.7 Menceritakan kembali isi cerita
yang terkandung dalam cerita rakyat rakyat (hikayat) yang didengar dan
(hikayat) baik lisan maupun tulis dibaca
3.8 Membandingkan nilai-nilai dan 4.8 Mengembangkan cerita rakyat
kebahasaan cerita rakyat dan cerpen (hikayat) ke dalam bentuk cerpen
dengan memerhatikan isi dan nilai-
nilai
3.9 Menguraikan butir-butir penting dari 4.9 Menyusun ikhtisar dari dua buku
dua buku nonfiksi (buku pengayaan) nonfiksi (buku pengayaan) dan
dan satu novel ringkasan dari satu novel yang dibaca
3.10 Menganalisis pengajuan, penwaran 4.10 Menyampaikan pengajuan,
dan persetujuan dalam teks negosiasi penawaran, persetujuan dan
berkaitan dengan bidang pekerjaan penutup dalam teks negosiasi
lisan maupun tertulis berkaitan dengan bidang pekerjaan
secara lisan atau tulis
3.11 Mengevaluasi isi, struktur (orientasi, 4.11 Mengonstruksikan teks negosiasi
pengajuan, penawaran, persetujuan, berkaitan dengan bidang pekerjaan
penutup) dan kebahasaan teks negosiasi dengan memerhatikan isi, struktur
berkaitan dengan bidang pekerjaan (orientasi, pengajuan, penawaran,
persetujuan, penutup) dan kebahasaan
3.12 Menganalisis permasalahan/ isu, sudut 4.12 Mengonstruksi permasalahan/isu, sudut
pandang dan argumen beberapa pihak pandang dan argumen beberapa pihak,
dan simpulan dari debat berkaitan dan simpulan dari debat berkaitan
dengan bidang pekerjaan untuk dengan bidang pekerjaan secara lisan
menemukan esensi dari debat untuk menunjukkan esensi dari debat
3.13 Menganalisis isi debat berkaitan 4.13 Mengembangkan permasalahan/ isu
dengan bidang pekerjaan dari berbagai sudut pandang yang
(permasalahan/isu, sudut pandang dan dilengkapi argumen dalam berdebat
argumen beberapa pihak, dan berkaitan dengan bidang pekerjaan
simpulan)
3.14 Menganalisis butir-butir penting yang 4.14 Menyajikan hal-hal yang dapat
dapat diteladani dari teks biografi diteladani dari tokoh yang terdapat
berkaitan dengan bidang pekerjaan dalam teks biografi berkaitan dengan
bidang pekerjaan yang dibaca secara
tertulis
3.15 Menganalisis aspek makna dan 4.15 Membuat teks biografi berkaitan
kebahasaan dalam teks biografi dengan bidang pekerjaan baik lisan
berkaitan dengan bidang pekerjaan maupun tulis
3.16 Menganalisis suasana, tema, dan 4.16 Mendemonstrasikan (membacakan atau

Hal. 32 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
makna beberapa puisi yang memusikalisasikan) satu puisi dari
terkandung dalam antologipuisi yang antologi puisi atau kumpulan puisi
diperdengarkan atau dibaca dengan memerhatikan vokal, ekspresi,
dan intonasi (tekanan dinamik dan
tekanan tempo)
3.17 Menganalisis unsur pembangun puisi 4.17 Menulis puisi dengan memerhatikan
unsur pembangunnya (tema, diksi, gaya
bahasa, imaji, struktur, perwajahan)
3.18 Menganalisis isi dari minimal satu 4.18 Menyajikan replikasi isi buku ilmiah
buku fiksi dan satu buku nonfiksi yang dibaca dalam bentuk resensi
yang sudah dibaca dan tahapan- teks prosedur berkaitan bidang
tahapan dalam teks prosedur berkaitan pekerjaan dengan organisasi yang
dengan bidang pekerjaan tepat secara lisan dan tulis
3.19 Menganalisis informasi berupa 4.19 Merancang pernyataan umum dan
pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur
tahapan-tahapan dalam teks prosedur berkaitan bidang pekerjaan dengan
berkaitan dengan bidang pekerjaan organisasi yang tepat secara lisan dan
tulisan
3.20 Menganalisis struktur dan kebahasaan 4.20 Mengembangkan teks prosedur
teks prosedur berkaitan dengan bidang berkaitan bidang pekerjaan dengan
pekerjaan memerhatikan hasil analisis terhadap
isi, struktur, dan kebahasaan
3.21 Menganalisis informasi (pengetahuan 4.21 Mengkonstruksi informasi
dan urutan kejadian) dalam teks (pengetahuan dan urutan kejadian)
ekplanasi berkaitan dengan bidang dalam teks eksplanasi berkaitan dengan
pekerjaan lisan dan tulis bidang pekerjaan secara lisan dan tulis
3.22 Menganalisis struktur dan kebahasaan 4.22 Memproduksi teks eksplanasi berkaitan
teks eksplanasi berkaitan dengan dengan bidang pekerjaan secara lisan
bidang pekerjaan atau tulis dengan memerhatikan
struktur dan kebahasaan
3.23 Menganalisis informasi berupa 4.23 Menyusun bagian-bagian penting dari
permasalahan aktual yang disajikan permasalahan aktual sebagai bahan
dalam ceramah berkaitan dengan untuk disajikan dalam ceramah
bidang pekerjaan berkaitan dengan bidang pekerjaan
3.24 Menganalisis isi, struktur, dan 4.24 Mengonstruksi ceramah berkaitan
kebahasaan dalam ceramah berkaitan bidang pekerjaan dengan
dengan bidang pekerjaan memerhatikan aspek kebahasaan dan
menggunakan struktur yang tepat
3.25 Mendeskripsikan butir-butir penting 4.25 Menyajikan butir-butir penting dari
dari satu buku pengayaan (nonfiksi) satu buku pengayaan (nonfiksi)
berkaitan dengan bidang pekerjaan berkaitan dengan bidang pekerjaan
yang dibaca
3.26 Menemukan butir-butir penting dari 4.26 Menyajikan persamaan dan perbedaan
dua buku pengayaan berkaitan dengan isi dua buku pengayaan berkaitan

Hal. 33 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
bidang pekerjaan (nonfiksi) yang dengan bidang pekerjaan (nonfiksi)
dibaca yang dibaca
3.27 Menganalisis pesan dari satu buku fiksi 4.27 Menyusun ulasan terhadap pesan dari
yang dibaca satu buku fiksi yang dibaca
3.28 Mendeskripsikan informasi penting 4.28 Melengkapi informasi dalam proposal
yang ada dalam proposal kegiatan atau berkaitan dengan bidang pekerjaan
penelitian berkaitan dengan bidang supaya lebih efektif
pekerjaan
3.29 Menganalisis isi, sistematika, dan 4.29 Merancang sebuah proposal karya
kebahasaan suatu proposal berkaitan ilmiah berkaitan bidang pekerjaan
dengan bidang pekerjaan dengan memerhatikan informasi,
tujuan, dan esensi karya ilmiah yang
diperlukan
3.30 Menganalisis informasi, tujuan dan 4.30 Merancang informasi, tujuan, dan
esensi sebuah karya ilmiah berkaitan esensi yang harus disajikan dalam
dengan bidang pekerjaan yang dibaca karya ilmiah berkaitan dengan bidang
pekerjaan
3.31 Menganalisis sistematika dan 4.31 Mengonstruksi sebuah karya ilmiah
kebahasaan karya ilmiah berkaitan berkaitan bidang pekerjaan dengan
dengan bidang pekerjaan memerhatikan isi, sistematika, dan
kebahasaan
3.32 Membandingkan isi berbagai resensi 4.32 Menyajikan isi sebuah resensi
berkaitan dengan bidang pekerjaan berkaitan bidang pekerjaan dengan
untuk menemukan sistematika sebuah memerhatikan hasil perbandingan
resensi beberapa teks resensi
3.33 Menganalisis kebahasaan resensi 4.33 Mengkonstruksi sebuah resensi dari
dalam kumpulan cerpen atau novel buku kumpulan cerita pendek atau
setidaknya dua karya yang berbeda novel yang sudah dibaca
3.34 Menganalisis alur cerita, babak demi 4.34 Mempertunjukkan salah satu tokoh
babak, dan konflik dalam drama yang dalam drama yang dibaca atau ditonton
dibaca atau ditonton secara lisan
3.35 Menganalisis isi dan kebahasaan drama 4.35 Mendemonstrasikan sebuah naskah
yang dibaca atau ditonton drama dengan memerhatikan isi dan
kebahasaan
3.36 Menganalisis pesan dari dua buku fiksi 4.36 Menyusun ulasan terhadap pesan dari
(novel dan buku kumpulan puisi) yang dua buku kumpulan puisi yang
dibaca dikaitkan dengan situasi kekinian
3.37 Mendeskripsikan isi dan sistematika 4.37 Menyajikan simpulan sistematika dan
surat lamaran pekerjaan yang dibaca unsur-unsur isi surat lamaran baik
secara lisan maupun tulis
3.38 Menganalisis unsur kebahasaan surat 4.38 Menyusun surat lamaran pekerjaan
lamaran pekerjaan dengan memerhatikan isi, sistematika
dan kebahasaan

Hal. 34 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.39 Menganalisis informasi, yang 4.39 Mengonstruksi nilai-nilai dari
mencakup orientasi, rangkaian kejadian informasi cerita sejarah dalam sebuah
yang saling berkaitan, komplikasi dan teks eksplanasi
resolusi, dalam cerita sejarah lisan atau
tulis
3.40 Menganalisis kebahasaan cerita atau 4.40 Menulis cerita sejarah pribadi dengan
novel sejarah memerhatikan kebahasaan
3.41 Mendeskripsikan informasi (pendapat, 4.41 Menyeleksi ragam informasi sebagai
alternatif solusi dan simpulan terhadap bahan teks editorial berkaitan dengan
suatu isu) dalam teks editorial bidang pekerjaan baik secara lisan
berkaitan dengan bidang pekerjaan maupun tulis
3.42 Menganalisis struktur dan kebahasaan 4.42 Merancang teks editorial berkaitan
teks editorial berkaitan dengan bidang bidang pekerjaan dengan
pekerjaan memerhatikan struktur dan kebahasaan
baik secara lisan maupun tulis
4.43 Menilai isi dua buku fiksi (kumpulan 4.43 Menyusun laporan hasil diskusi buku
cerita pendek atau kumpulan puisi) dan tentang satu topik baik secara lisan
satu buku pengayaan (nonfiksi) yang maupun tulis
dibaca
3.44 Menganalisis isi teks iklan sesuai 4.44 Mengonstruksi makna dan tujuan isi
bidang pekerjaan teks iklan sesuai bidang pekerjaan
3.45 Menganalisis struktur dan ciri 4.45 Menyusun teks iklan sesuai bidang
kebahasaan teks iklan sesuai bidang pekerjaan dengan memerhatikan
pekerjaan struktur dan kebahasaan baik secara
lisan maupun tulis
3.46 Mengevaluasi informasi, baik fakta 4.46 Menyusun opini dalam bentuk artikel
maupun opini, dalam sebuah artikel berkaitan dengan bidang pekerjaan
berkaitan dengan bidang pekerjaan
yang dibaca
3.47 Menganalisis kebahasaan artikel 4.47 Mengonstruksi sebuah artikel berkaitan
dan/atau buku ilmiah berkaitan dengan bidang pekerjaan dengan
bidang pekerjaan memerhatikan fakta dan kebahasaan
3.48 Mendeskripsikan isi dan sistematika 4.48 Menyajikan simpulan sistematika dan
surat dinas berkaitan dengan bidang unsur-unsur isi surat dinas berkaitan
pekerjaan dengan bidang pekerjaan baik secara
lisan maupun tulis
3.49 Menganalisis unsur kebahasaan surat 4.49 Menyusun surat dinas yang
dinas yang sesuai bidang pekerjaan berkaitan bidang pekerjaan dengan
memerhatikan isi, sistematika dan
kebahasaan
3.50 Menganalisis nilai-nilai yang 4.50 Menulis refleksi tentang nilai-
terdapat dalam sebuah buku nilai yang terkandung dalam
pengayaan (nonfiksi) dan satu buku sebuah buku pengayaan (nonfiksi)

Hal. 35 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
drama (fiksi) dan satu buku drama(fiksi)

4. Matematika
Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek
kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu,
“Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif
melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, 4. Melaksanakan tugas spesifik
menganalisis, dan mengevaluasi dengan menggunakan alat, informasi, dan
tentang pengetahuan faktual, prosedur kerja yang lazim dilakukan serta
konseptual, prosedural, dan memecahkan masalah sesuai dengan
metakognitif sesuai dengan bidang bidang kajian Matematika.
dan lingkup kajian Matematika Menampilkan kinerja di bawah bimbingan
pada tingkat teknis, spesifik, detil, dengan mutu dan kuantitas yang terukur
dan kompleks, berkenaan dengan sesuai dengan standar kompetensi kerja.
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, Menunjukkan keterampilan menalar,
budaya, dan humaniora dalam mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif,
konteks pengembangan potensi diri produktif, kritis, mandiri, kolaboratif,
sebagai bagian dari keluarga, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak
sekolah, dunia kerja, warga terkait dengan pengembangan dari yang
masyarakat dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Menerapkan konsep bilangan 5. Menyajikan penyelesaian
berpangkat, bentuk akar dan logaritma masalah bilangan berpangkat,

Hal. 36 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
dalam menyelesaikan masalah bentuk akar dan logaritma
3.2 Menerapkan persamaan dan 6. Menyajikan penyelesaian
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk masalah yang berkaitan dengan
linear satu variabel persamaan dan pertidaksamaan nilai
mutlak bentuk linear satu variabel
3.3 3.3 Menentukan nilai variabel pada 7. Menyelesaikan masalah
sistem persamaan linear dua variabel sistem persamaan linier dua
dalam masalah kontekstual variabel
3.4 3.4 Menentukan nilai maksimum dan 8. Menyelesaikan masalah
minimum permasalahan kontekstual kontekstual yang berkaitan dengan
yang berkaitan dengan program linear program linear dua variabel
dua variabel
3.5 Menganalisis barisan dan deret 9. Menyelesaikan masalah
aritmetika kontekstual yang berkaitan dengan
barisan dan deret aritmatika
3.6 Menganalisis barisan dan deret 10. Menyelesaikan masalah
geometri kontekstual yang berkaitan dengan
barisan dan deret geometri
3.7 Menganalisis pertumbuhan, peluruhan, 11. Menyelesaiakan masalah
bunga dan anuitas kontekstual yang berkaitan dengan
pertumbuhan, peluruhan, bunga dan
anuitas
3.8 Menentukan perbandingan trigonometri 12. Menyelesaikan masalah
pada segitiga siku- siku yang berkaitan dengan
perbandingan trigonometri pada
segitiga siku- siku
3.9 Menentukan nilai sudut berelasi 13. Menyelesaikan masalah
diberbagai kuadran nilai sudut berelasi diberbagai
kuadran
3.10 Menentukan koordinat kartesius 14. Menyelesaikan masalah
menjadi koordinat kutub dan perubahan koordinat kartesius
sebaliknya menjadi koordinat kutub dan
sebaliknya
3.11 Menerapkan nilai perbandingan 15. Menyajikan grafik fungsi
trigonometri pada grafik fungsi trigonometri
trigonometri
3.12 Menerapkan aturan sinus dan kosinus 16. Menyelesaikan permasalah
kontekstual dengan aturan sinus dan
kosinus
3.13 Menentukan luas segitiga pada 17. Menyelesaikan masalah
trigonometri kontekstual yang berkaitan dengan
luas segitiga pada trigonometri
3.14 Menganalisis nilai sudut dengan rumus 18. Menyelesaikan nilai nilai

Hal. 37 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
jumlah dan selisih dua sudut sudut dengan rumus jumlah dan
selisih dua sudut
3.15 Menerapkan operasi matriks dalam 19. Menyelesaikan masalah
menyelesaiakan masalah yang yang berkaitan dengan matriks
berkaitan dengan matriks
3.16 Menetukan nilai determinan, invers dan 20. Menyelesaikan masalah
tranpos pada ordo 2 x 2 dan nilai yang berkaitan dengan determinan,
determinan dan tranpos pada ordo 3 x 3 invers dan tranpose pada ordo 2 x 2
serta nilai determinan dan tranpos
pada ordo 3 x 3
3.17 Menentukan nilai besaran vektor pada 21. Menyelesaikan masalah
dimensi dua yang berkaitan dengan nilai besaran
vektor pada dimensi dua
3.18 Menentukan nilai besaran vektor pada 22. Menyelesaikan masalah
dimensi tiga yang berkaitan dengan nilai besaran
vektor pada dimensi tiga
3.19 Menentukan nilai variabel pada 23. Menyelesaikan masalah
persamaan dan fungsi kuadrat yang berkaitan dengan persamaan
dan fungsi kuadrat
3.20 Menganalisis operasi komposisi dan 24. Menyelesaikan masalah
operasi invers pada fungsi operasi komposisi dan operasi
invers pada fungsi
3.21 Menentukan persamaan lingkaran 25. Menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan persamaan
lingkaran
3.22 Menganalisis masalah kontekstual yang 26. Menyelesaikan masalah
berkaitan dengan logika matematika kontekstual yang berkaitan dengan
(pernyataan sederhana, negasi logika matematika (pernyataan
pernyataan sederhana, pernyataan sederhana, negasi pernyataan
majemuk, negasi pernyataan majemuk sederhana, pernyataan majemuk ,
dan penarikan kesimpulan) negasi pernyataan majemuk dan
penarikan kesimpulan )
3.23 Menganalisis titik, garis dan bidang 27. Menyajikan penyelesaian
pada geometri dimensi tiga masalah yang berkaitan dengan
jarak antara titik ke titik, titik ke
garis dan garis ke bidang pada
geometri dimensi tiga
3.24 Menetukan masalah kontekstual yang 28. Menyelesaikan masalah
berkaitan dengan transformasi geometri kontekstual kontekstual yang
berkaitan dengan transformasi
geometri
3.25 Menganalisis kaidah pencacahan, 29. Menyajikan penyelesaian
permutasi dan kombinasi pada masalah masalah kontekstual berkaitan

Hal. 38 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
kontekstual dengan kaidah pencacahan,
permutasi dan kombinasi
3.26 Menentukan peluang kejadian 30. Menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan peluang
kejadian
3.27 Mengevaluasi kajian statistika dalam 31. Menyelesaikan masalah
masalah kontekstual kontekstual yang berkaitan dengan
kajian statistika
3.28 Menganalisis ukuran pemusatan data 32. Menyelesaikan masalah
tunggal dan data kelompok yang berkaitan dengan ukuran
pemusatan data tunggal dan data
kelompok
3.29 Menganalisis ukuran penyebaran data 33. Menyelesaikan masalah
tunggal dan data kelompok yang berkaitan dengan ukuran
penyebaran data tunggal dan data
kelompok
3.30 Menentukan nilai limit fungsi aljabar 34. Menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan limit fungsi
aljabar
3.31 Menentukan turunan fungsi aljabar 35. Menyelesaikan masalah
menggunakan definisi limit fungsi atau yang berkaitan dengan turunan
sifat – sifat turunan fungsi serta fungsi aljabar
penerapannya
3.32 Menganalisis keberkaitan turunan 36. Menyelesaikan masalah
pertama fungsi dengan nilai kontekstual yang berkaitan dengan
maksimum, nilai minimum, dan selang turunan pertama fungsi aljabar
kemonotonan fungsi, serta kemiringan
garis singgung kurva
3.33 Menentukan nilai integral tak tentu dan 37. Menyelesaikan masalah
tertentu fungsi aljabar yang berkaitan dengan integral tak
tentu dan tertentu fungsi aljabar
3.34 Menentukan luas permukaan dan 38. Menyelesaikan masalah luas
volume benda putar dengan permukaan dan volume benda putar
menggunakan integral tertentu dengan menggunakan integral
tertentu

5. Sejarah Indonesia
Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek
kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu,
“Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong

Hal. 39 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif
melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) ETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan
menganalisis, dan mengevaluasi menggunakan alat, informasi, dan
tentang pengetahuan faktual, prosedur kerja yang lazim dilakukan
konseptual, prosedural, dan serta memecahkan masalah sesuai
metakognitif sesuai dengan dengan bidang kajian Sejarah
bidang dan lingkup kajian Indonesia.
Sejarah Indonesia pada tingkat Menampilkan kinerja di bawah
teknis, spesifik, detil, dan bimbingan dengan mutu dan kuantitas
kompleks, berkenaan dengan ilmu yang terukur sesuai dengan standar
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, kompetensi kerja.
dan humaniora dalam konteks Menunjukkan keterampilan menalar,
pengembangan potensi diri sebagai mengolah, dan menyaji secara efektif,
bagian dari kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, komunikatif, dan solutif
dalam ranah abstrak terkait dengan

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Memahami konsep dasar sejarah 4.1 Menyajikan hasil pemahaman
(berpikir kronologis, diakronik, tentang konsep dasar sejarah
sinkronik, ruang dan waktu serta (berpikir kronologis, diakronik,
perubahan dan keberlanjutan) sinkronik, ruang dan waktu serta
perubahan dan keberlanjutan)
3.2 Menganalisis kehidupan manusia 4.2 Menyajikan informasi mengenai
dan hasil-hasil budaya manusia dan hasil-hasil budaya
masyarakat Pra Aksara Indonesia khususnya masyarakat Pra Aksara
Indonesia
3.3 Menganalisis berbagai teori 4.3 Mengolah informasi tentang
tentang proses masuknya agama berbagai teori masuknya agama dan
dan kebudayaan Hindu dan kebudayaan Hindu dan Buddha serta
Buddha serta pengaruhnya pengaruhnya terhadap kehidupan
terhadap kehidupan masyarakat masyarakat Indonesia

Hal. 40 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
Indonesia (pemerintahan, (pemerintahan, budaya)
budaya)
3.4 Menganalisis berbagai teori 4.4 Menyajikan hasil analisis berbagai
tentang proses masuknya agama teori tentang proses masuknya
dan kebudayaan Islam serta agama dan kebudayaan Islam serta
pengaruhnya terhadap kehidupan pengaruhnya terhadap kehidupan
masyarakat Indonesia (ekonomi, masyarakat Indonesia (ekonomi,
pemerintahan, budaya) pemerintahan, budaya)
3.5 Menganalisis proses masuk dan 4.5 Mengolah informasi tentang proses
perkembangan penjajahan bangsa masuk dan perkembangan
Eropa (Portugis, Spanyol, penjajahan bangsa Eropa (Portugis,
Belanda, Inggris) ke Indonesia Spanyol, Belanda, Inggris) ke
Indonesia
3.6 Menganalisis dampak politik, 4.6 Menalar dampak politik, budaya,
budaya, sosial, ekonomi, dan sosial, ekonomi, dan pendidikan
pendidikan pada masa penjajahan pada masa penjajahan bangsa Eropa
bangsa Eropa, lahirnya lahirnya pergerakan nasional dan
pergerakan nasional dan peristiwa sumpah pemuda
peristiwa sumpah pemuda
3.7 Menganalisis peristiwa 4.7 Menalar peristiwa proklamasi
proklamasi kemerdekaan dan kemerdekaan dan pembentukan
pembentukan pemerintahan pemerintahan pertama Republik
pertama Republik Indonesia, Indonesia, serta maknanya bagi
serta maknanya bagi kehidupan kehidupan sosial, budaya, ekonomi,
sosial, budaya, ekonomi, politik, politik, dan pendidikan bangsa
dan pendidikan bangsa Indonesia Indonesia
3.8 Menganalisis strategi dan bentuk 4.8 Mengolah informasi tentang strategi
perjuangan bangsa Indonesia dan bentuk perjuangan bangsa
dalam upaya kemerdekaan dari Indonesia dalam upaya
ancaman Sekutu dan Belanda mempertahankan kemerdekaan dari
mempertahankan ancaman Sekutu dan Belanda
3.9 Mengevaluasi upaya bangsa 4.9 Menyajikan hasil kesimpulan
indonesia dalam menghadapi tentang upaya bangsa Indonesia
ancaman disintegrasi bangsa dalam menghadapi ancaman
antara lain PKI Madiun 1948, disintegrasi bangsa antara lain PKI
DI/TII, APRA, Andi Aziz, RMS, Madiun 1948, DI/TII, APRA, Andi
PRRI, Permesta, G-30-S/PKI Aziz, RMS, PRRI, Permesta, G-30-
S/PKI
3.10 Mengevaluasi perkembangan 4.10 Menyajikan hasil telaah tentang
kehidupan politik dan ekonomi perkembangan kehidupan politik
Bangsa Indonesia pada masa dan ekonomi Bangsa Indonesia pada
awal kemerdekaan sampai masa awal kemerdekaan sampai
dengan masa Demokrasi masa Demokrasi Terpimpin
Terpimpin

Hal. 41 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.11 Mengevaluasi perkembangan 4.11 Mengolah informasi tentang
kehidupan politik dan ekonomi pekembangan kehidupan politik dan
Bangsa Indonesia pada masa ekonomi Bangsa Indonesia pada
Orde Baru sampai dengan awal masa Orde Baru sampai dengan
Reformasi, serta peranan awal Reformasi, serta peranan
mahasiswa dan pemuda dalam mahasiswa dan pemuda dalam
perubahan politik dan perubahan politik dan
ketatanegaraan Indonesia ketatanegaraan Indonesia
3.12 Mengevaluasi peran bangsa 4.12 Menyajikan hasil telaah tentang
Indonesia dalam perdamaian peran bangsa Indonesia dalam
dunia antara lain KAA, Misi perdamaian dunia antara lain KAA,
Garuda, Deklarasi Djuanda, Misi Garuda, Deklarasi Djuanda,
Gerakan Non Blok, dan ASEAN, Gerakan Non Blok, dan ASEAN,
OKI, dan Jakarta Informal OKI, dan Jakarta Informal Meeting
Meeting
3.13 Mengevaluasi kehidupan Bangsa 4.13 Membuat studi evaluasi tentang
Indonesia dalam kehidupan Bangsa Indonesia dalam
mengembangkan ilmu mengembangkan ilmu pengetahuan
pengetahuan dan teknologi pada dan teknologi di era kemerdekaan
era kemerdekaan (sejak (sejak proklamasi sampai dengan
proklamasi sampai dengan Reformasi)
Reformasi)

6. Bahasa Inggris
Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek
kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu,
“Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif
melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Hal. 42 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan
menganalisis, dan mengevaluasi menggunakan alat, informasi, dan
tentang pengetahuan faktual, prosedur kerja yang lazim dilakukan
konseptual, prosedural dasar, dan serta memecahkan masalah sesuai
metakognitif sesuai dengan bidang dan dengan bidang kajian Bahasa Inggris.
lingkup kajian Bahasa Inggris pada Menampilkan kinerja di bawah
tingkat teknis, spesifik, detil, dan bimbingan dengan mutu dan kuantitas
kompleks, berkenaan dengan ilmu yang terukur sesuai dengan standar
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, kompetensi kerja.
dan Menunjukkan keterampilan menalar,
humaniora dalam konteks mengolah, dan menyaji secara efektif,
pengembangan potensi diri sebagai kreatif, produktif, kritis, mandiri,
bagian dari kolaboratif, komunikatif, dan solutif
dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Menganalisis fungsi sosial, 4.1 Menyusun teks interaksi transaksional
struktur teks, dan unsur lisan dan tulis pendek dan sederhana
kebahasaan teks interaksi yang melibatkan tindakan memberi
transaksional lisan dan tulis yang dan meminta informasi terkait jati
melibatkan tindakan memberi dan diri, dengan memperhatikan fungsi
meminta informasi terkait jati diri sosial, struktur teks, dan unsur
dan hubungan keluarga, sesuai kebahasaan yang benar dan sesuai
dengan konteks penggunaannya. konteks penggunaannya.
(Perhatikan unsur kebahasaan
pronoun: subjective, objective,
possessive)
3.2 Menganalisis fungsi sosial, 4.2 Menyusun teks interaksi interpersonal
struktur teks, dan unsur lisan dan tulis sederhana yang
kebahasaan teks interaksi melibatkan tindakan memberikan
interpersonal lisan dan tulis yang ucapan selamat bersayap (extended),
melibatkan tindakan memberikan dan responnya dengan memperhatikan
ucapan selamat bersayap fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
(extended), dan responnya, sesuai kebahasaan yang benar dan sesuai
dengan konteks penggunaannya. konteks.
3.3 Menganalisis fungsi sosial, 4.3 Menyusun teks interaksi transaksional
struktur teks, dan unsur lisan dan tulis pendek dan sederhana
kebahasaan teks interaksi yang melibatkan tindakan memberi
transaksional lisan dan tulis yang dan meminta informasi terkait niat
melibatkan tindakan memberi dan melakukan suatu tindakan/kegiatan,
meminta informasi terkait niat dengan memperhatikan fungsi sosial,
melakukan suatu struktur teks, dan unsur kebahasaan

Hal. 43 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
tindakan/kegiatan, sesuai dengan yang benar dan sesuai konteks
konteks penggunaannya. penggunaannya.
(Perhatikan unsur kebahasaan be
going to, would like to)
3.4 Menganalisis fungsi sosial, 4.4 Menyusun teks deskriptif lisan dan
struktur teks, dan unsur tulis, pendek dan sederhana, terkait
kebahasaan beberapa teks orang, benda dan tempat, dengan
deskriptif lisan dan tulis dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur
memberi dan meminta informasi teks, dan unsur kebahasaan, secara
pendek dan sederhana terkait benar dan sesuai konteks
orang, benda dan tempat sesuai
dengan konteks penggunaannya.
3.5 Menganalisis fungsi sosial, 4.5 Menyusun teks khusus dalam bentuk
struktur teks, dan unsur pemberitahuan (announcement), lisan
kebahasaan beberapa teks khusus dan tulis, pendek dan sederhana,
dalam bentuk pemberitahuan dengan memperhatikan fungsi sosial,
(announcement), dengan memberi struktur teks, dan unsur kebahasaan,
dan meminta informasi terkait secara benar dan sesuai konteks
kegiatan sekolah/tempat kerja,
sesuai dengan konteks
penggunaannya
3.6 Menganalisis fungsi sosial, 4.6 Menyusun teks interaksi
struktur teks, dan 4unsur transaksional, lisan dan tulis, pendek
kebahasaan teks interaksi dan sederhana, yang melibatkan
transaksional lisan dan tulis yang tindakan unsur dan meminta informasi
melibatkan tindakan memberi dan terkait keadaan/tindakan/ kegiatan/
meminta informasi terkait kejadian yang dilakukan/terjadi di
keadaan/tindakan/ kegiatan/ waktu lampau yang merujuk waktu
kejadian yang dilakukan/terjadi di terjadinya dan kesudahannya, dengan
waktu lampau yang merujuk memperhatikan fungsi sosial, struktur
waktu terjadinya dan teks, dan unsur kebahasaan yang
kesudahannya, sesuai dengan benar dan sesuai konteks
konteks penggunaannya.
(Perhatikan unsur kebahasaan
simple past tense vs present
perfect tense)
3.7 Menganalisis fungsi sosial, 4.7 Menyusun teks recount lisan dan tulis,
struktur teks, dan unsur pendek dan sederhana, terkait
kebahasaan beberapa teks recount peristiwa/pengalaman, dengan
lisan dan tulis dengan memberi memperhatikan fungsi sosial, struktur
dan meminta informasi terkait teks, dan unsur kebahasaan, secara
peristiwa/pengalaman sesuai benar dan sesuai konteks
dengan konteks penggunaannya
3.8 Menganalisis fungsi sosial, 4.8 Menyajikan teks naratif pendek dan

Hal. 44 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
struktur teks, dan unsur sederhana terkait legenda rakyat
kebahasaan beberapa teks naratif secara lisan dan tulis dengan
lisan dan tulis dengan memberi memperhatikan fungsi social, struktur
dan meminta informasi terkait teks dan unsur kebahasaan secara
legenda rakyat sederhana, sesuai benar dan sesuai konteks
dengan konteks penggunaannya
3.9 Menganalisis fungsi social, 4.9 Menyusun teks khusus dalam bentuk
struktur teks dan unsur kebahasaan memo, menu, jadwal dan tanda-tanda
beberapa teks khusus dalam (signs) lisan dan tulis, pendek dan
bentuk memo, menu, schedule dan sederhana, dengan memperhatikan
signs dengan memberi dan fungsi sosial, struktur teks dan unsur
meminta informasi terkait kegiatan kebahasaan secara benar dan sesuai
sekolah atau tempat kerja, sesuai konteks.
dengan konteks penggunaannya di
dunia kerja.
3.10 Menerapkan fungsi social, struktur 4.10 Menyusun teks interaksi transaksional
teks dan unsur kebahasaan teks lisan dan tulis yang melibatkan
interaksi transaksional lisan dan tindakan member dan meminta
tulis yang melibatkan tindakan informasi terkait perbandingan kata
memberi dan meminta informasi sifat dengan memperhatikan fungsi
terkait perbandingan kata sifat social, struktur teks dan unsur
sesuai dengan bidang keahlian dan kebahasaan yang benar dan sesuai
konteks penggunaannya. konteks.
3.11 Menganalisis fungsi social, 4.11 Menyusun teks interaksi transaksional
struktur teks dan unsur kebahasaan lisan dan tulis, pendek dan sederhana,
teks interaksi transaksional lisan yang melibatkan tindakan memberi
dan tulis yang melibatkan tindakan dan meminta informasi tentang
memberi dan meminta informasi petunjuk arah (direction) dengan
tentang petunjuk arah (direction) memperhatikan fungsi social, struktur
sesuai dengan konteks teks dan unsur kebahasaan yang benar
penggunaannya di dunia kerja. dan sesuai konteks di dunia kerja.
3.12 Menganalisis fungsi social, 4.12 Menyusun teks interaksi transaksional
struktur teks dan unsur kebahasaan lisan dan tulis, pendek dan sederhana
teks interaksi transaksional yang yang melibatkan tindakan memberi
melibatkan tindakan memberi dan dan meminta informasi terkait
meminta informasi terkait kegiatan/tugas-tugas rutin sederhana
kegiatan/tugas-tugas rutin (simple routine tasks) dengan
sederhana (simple routine tasks) memperhatikan fungsi social, struktur
sesuai dengan konteks penggunaan teks dan unsur kebahasaan yang benar
di dunia kerja. dan sesuai konteks dunia kerja.
3.13 Menganalisis fungsi sosial, 4.13 Menyusun teks interaksi
struktur teks, dan unsur transaksional, lisan dan tulis, pendek
kebahasaan teks interaksi dan sederhana, yang melibatkan
transaksional lisan dan tulis yang tindakan memberi dan meminta

Hal. 45 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
melibatkan tindakan memberi dan informasi terkait saran dan tawaran,
meminta informasi terkait saran dengan memperhatikan fungsi sosial,
dan tawaran, sesuai dengan struktur teks, dan unsur kebahasaan
konteks penggunaannya. yang benar dan sesuai konteks
(Perhatikan unsur kebahasaan
should, can)
3.14 Menganalisis fungsi sosial, 4.14 Menyusun teks interaksi
struktur teks, dan unsur transaksional, lisan dan tulis, pendek
kebahasaan teks interaksi dan sederhana, yang melibatkan
transaksional lisan dan tulis yang tindakan memberi dan meminta
melibatkan tindakan memberi dan informasi terkait pendapat dan
meminta informasi terkait pikiran, dengan memperhatikan fungsi
pendapat dan pikiran, sesuai sosial, struktur teks, dan unsur
dengan konteks penggunaannya. kebahasaan yang benar dan sesuai
(Perhatikan unsur kebahasaan I konteks
think, I suppose, in my opinion)
3.15 Menerapkan fungsi social, struktur 4.15 Menuliskan kembali teks pesan
teks dan unsur kebahasaan teks sederhana lewat telephone terkait
interaksi transaksional yang tempat kerja dengan memperhatikan
melibatkan tindakan memberi dan fungsi sosial, struktur teks dan unsur
meminta informasi terkait pesan kebahasaan secara benar dan sesuai
sederhana lewat telephone (taking konteks dunia kerja
simple phone message) sesuai
dengan konteks penggunaannya di
dunia kerja
3.16 Menganalisis fungsi 6sosial, 4.16 Menyusun teks khusus dalam bentuk
struktur teks, dan 6unsur undangan resmi lisan dan tulis, terkait
kebahasaan beberapa teks khusus kegiatan sekolah/tempat kerja, dengan
dalam bentuk undangan resmi memperhatikan fungsi 6nsure,
dengan memberi dan meminta struktur teks, dan 6unsur kebahasaan,
informasi terkait kegiatan secara benar dan sesuai konteks
sekolah/tempat kerja sesuai
dengan konteks penggunaannya
3.17 Membedakan fungsi sosial, 4.17 Menyusun teks khusus dalam bentuk
struktur teks, dan unsur surat pribadi terkait kegiatan diri
kebahasaan beberapa teks khusus sendiri dan orang sekitarnya, lisan dan
dalam bentuk surat pribadi dengan tulis, dengan memperhatikan fungsi
memberi dan menerima informasi sosial, struktur teks, dan unsur
terkait kegiatan diri sendiri dan kebahasaan, secara benar dan sesuai
orang sekitarnya, sesuai dengan konteks
konteks penggunaannya
3.18 Menganalisis fungsi sosial, 4.18 Menyusun teks prosedur, lisan dan
struktur teks, dan unsur tulis, dalam bentuk manual terkait
kebahasaan beberapa teks penggunaan teknologi dan kiat-kiat

Hal. 46 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
prosedur lisan dan tulis dengan (tips), dengan memperhatikan fungsi
memberi dan meminta informasi sosial, struktur teks, dan unsur
terkait manual penggunaan kebahasaan, secara benar dan sesuai
teknologi dan kiat-kiat (tips), konteks
pendek dan sederhana, sesuai
dengan bidang keahlian dan
konteks penggunaannya
3.19 Menganalisis fungsi sosial, 4.19 Menyusun teks interaksi transaksional
struktur teks, dan unsur lisan dan tulis yang melibatkan
kebahasaan teks interaksi tindakan memberi dan
transaksional lisan dan tulis yang memintainformasi terkait
melibatkan tindakan memberi dan 4.20 keadaan/tindakan/ kegiatan/kejadian
meminta informasi terkait keadaan tanpa perlu menyebutkan pelakunya
/tindakan/ kegiatan/ kejadian tanpa dalam teks ilmiah, dengan
perlu menyebutkan pelakunya memperhatikan fungsi sosial, struktur
dalam teks ilmiah, sesuai dengan teks, dan unsur kebahasaan yang
konteks penggunaannya. benar dan sesuai konteks
(Perhatikan unsur kebahasaan
passive voice)
3.20 Menganalisis fungsi sosial, 4.21 Menyusun teks lisan dan tulis untuk
struktur teks, dan unsur menyatakan dan menanyakan tentang
kebahasaan untuk menyatakan dan pengandaian jika terjadi suatu
menanyakan tentang pengandaian keadaan/ kejadian/peristiwa di waktu
jika terjadi suatu keadaan/ yang akan datang, dengan
kejadian/peristiwa di waktu yang memperhatikan fungsi sosial, struktur
akan datang, sesuai dengan teks, dan unsur kebahasaan yang
konteks penggunaannya. benar dan sesuai konteks.
3.21 Menganalisis struktur teks dan 4.22 Menyusun teks ilmiah faktual (factual
unsur kebahasaan untuk report), lisan dan tulis, sederhana,
melaksanakan fungsi sosial teks tentang orang, binatang, benda, gejala
factual report dengan menyatakan dan peristiwa alam dan sosial, terkait
dan menanyakan tentang teks dengan mata pelajaran lain
ilmiah faktual tentang orang,
binatang, benda, gejala dan
peristiwa alam dan sosial,
sederhana, sesuai dengan konteks
pembelajaran di pelajaran lain
3.22 Menganalisis fungsi sosial, 4.23 Menyusun teks eksposisi analitis tulis,
struktur teks, dan unsur terkait isu aktual, dengan
kebahasaan beberapa teks memperhatikan fungsi sosial, struktur
eksposisi analitis lisan dan tulis teks, dan unsur kebahasaan, secara
dengan memberi dan meminta benar dan sesuai konteks
informasi terkait isu aktual, sesuai
dengan konteks penggunaannya

Hal. 47 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.23 Menganalisis fungsi social, 4.24 Menyusun teks biografi tokoh lisan
struktur teks dan unsur kebahasaan dan tulis, pendek dan sederhana,
pada teks biografi tokoh sesuai dengan memperhatikan fungsi sosial,
dengan konteks penggunaannya. struktur teks, dan unsur kebahasaan
yang benar dan sesuai konteks
3.24 Menganalisis fungsi sosial, 4.25 Menyusun teks interaksi transaksional
struktur teks, dan unsur lisan dan tulis yang melibatkan
kebahasaan teks interaksi tindakan memberi dan meminta
transaksional lisan dan tulis yang informasi terkait hubungan sebab
melibatkan tindakan memberi dan akibat, dengan memperhatikan fungsi
meminta informasi terkait sosial, struktur teks, dan unsur
hubungan sebab akibat, sesuai kebahasaan yang benar dan sesuai
dengan konteks penggunaannya. konteks
(Perhatikan unsur kebahasaan
because of ..., due to ..., thanks
to ...)
3.25 Menganalisis fungsi social, 4.26 Menyusun teks interaksi transaksional
struktur teks dan unsur kebahasaan tulis yang melibatkan tindakan
teks interaksi transaksional yang memberi dan meminta informasi
melibatkan tindakan memberi terkait penulisan laporan sederhana
3.26 dan meminta informasi terkait dengan memperhatikan fungsi social,
penulisan laporan sederhana. struktur teks dan unsur kebahasaan
yang benar dan sesuai dengan konteks
penggunaannya di dunia kerja.
3.27 Menganalisis fungsi social, 4.27 Menyusun teks interaksi transaksional
struktur teks dan unsur kebahasaan lisan yang melibatkan tindakan
teks interaksi transaksional yang memberi dan meminta informasi
melibatkan tindakan memberi dan terkait penyajian laporan dengan
meminta informasi terkait memperhatikan fungsi social, struktur
penyajian laporan secara lisan teks dan unsur kebahasaan yang benar
(report presentation) dan sesuai dengan konteks
penggunaannya di dunia kerja.
3.28 Menganalisis fungsi sosial, 4.28 Menyusun teks interaksi interpersonal
struktur teks, dan unsur lisan dan tulis sederhana yang
kebahasaan teks interaksi melibatkan tindakan menawarkan
interpersonal lisan dan tulis yang jasa, dan menanggapinya dengan
melibatkan tindakan menawarkan memperhatikan fungsi sosial, struktur
jasa, serta menanggapinya, sesuai teks, dan unsur kebahasaan yang
dengan konteks penggunaannya. benar dan sesuai konteks
(Perhatikan unsur kebahasaan May
I help you? What can I do for you?
What if ...?)
3.29 Menganalisis fungsi sosial, 4.29 Menyusun teks khusus surat lamaran
struktur teks, dan unsur kerja, yang memberikan informasi

Hal. 48 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
kebahasaan beberapa teks khusus antara lain jati diri, latar belakang
dalam bentuk surat lamaran kerja, pendidikan/pengalaman kerja, dengan
dengan memberi dan meminta memperhatikan fungsi sosial, struktur
informasi terkait jati diri, latar teks, dan unsur kebahasaan, secara
belakang pendidikan/pengalaman benar dan sesuai konteks
kerja, sesuai dengan konteks
penggunaannya
3.30 Menganalisis fungsi sosial, 4.30 Menyusun teks interaksi transaksional
struktur teks, dan unsur lisan yang melibatkan tindakan
kebahasaan teks interaksi memberi dan meminta informasi
transaksional lisan yang terkait jati diri dalam konteks
melibatkan tindakan memberi dan pekerjaan (wawancara pekerjaan),
meminta informasi terkait jati diri dengan memperhatikan fungsi sosial,
dalam konteks pekerjaan struktur teks, dan unsur kebahasaan
(wawancara pekerjaan) yang benar dan sesuai konteks
penggunaannya di dunia kerja.
3.31 Menganalisis fungsi sosial, 4.31 Menyusun teks lisan dan tulis untuk
struktur teks, dan unsur menyatakan dan menanyakan tentang
kebahasaan untuk menyatakan dan keharusan, dengan memperhatikan
menanyakan tentang keharusan, fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
sesuai dengan konteks kebahasaan yang benar dan sesuai
penggunaannya. konteks.
3.32 Menganalisis fungsi sosial, 4.32 Menangkap makna secara kontekstual
struktur teks, dan unsur terkait fungsi sosial, struktur teks, dan
kebahasaan beberapa teks news unsur kebahasaan teks news items
item lisan dan tulis dengan lisan dan tulis, dalam bentuk berita
memberi dan meminta informasi sederhana koran/radio/TV
terkait berita sederhana dari
koran/radio/TV, sesuai dengan
konteks penggunaannya
3.33 Menganalisis fungsi sosial, 4.33 Menyusun teks interaksi transaksional
struktur teks, dan unsur lisan dan tulis yang melibatkan
kebahasaan teks interaksi tindakan memberi dan meminta
transaksional lisan dan tulis yang informasi terkait pengandaian diikuti
melibatkan tindakan memberi dan oleh perintah/saran, dengan
meminta informasi terkait memperhatikan fungsi sosial, struktur
pengandaian diikuti oleh teks, dan unsur kebahasaan yang
perintah/saran, sesuai dengan benar dan sesuai konteks
bidang keahlian dan konteks
penggunaannya. (Perhatikan unsur
kebahasaan if dengan imperative,
can, should)

Hal. 49 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


3.3.2. KI dan KD Muatan Kewilayahan
1. Seni Budaya
Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek
kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu,
“Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif
melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, 4. Melaksanakan tugas spesifik
menganalisis, dan mengevaluasi tentang dengan menggunakan alat, informasi,
pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedur kerja yang lazim
operasional dasar, dan metakognitif dilakukan serta memecahkan
sesuai dengan bidang dan lingkup masalah sesuai dengan bidang
kajian/kerja Seni Budaya pada tingkat kajian/kerja Seni Budaya.
teknis, spesifik, detil, dan kompleks, Menampilkan kinerja di bawah
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, bimbingan dengan mutu dan
teknologi, seni, budaya, dan humaniora kuantitas yang terukur sesuai dengan
dalam konteks pengembangan potensi standar kompetensi kerja.
diri Menunjukkan keterampilan menalar,
mengolah, dan menyaji secara
efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif,
dan solutif

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Memahami konsep budaya 4.1 Mempresentasikan konsepbudaya
3.2 Memahami konsep seni 4.2 Mempresentasikan konsep seni
3.3 Memahami konsep keindahan 4.3 Mempresentasikan konsep keindahan
3.4 Menganalisis jenis, fungsi dan unsur 4.4 Memilah jenis, fungsi dan unsur seni

Hal. 50 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
seni budaya Nusantara budaya Nusantara
3.5 Menganalisis perkembangan seni 4.5 Merumuskan perkembangan seni
budaya Nusantara budaya Nusantara
3.6 Menerapkan apresiasi seni budaya 4.6 Melaksanakan peniruan karya seni
Nusantara budaya Nusantara
3.7 Menerapkan apresiasi seni budaya 4.7 Melaksanakan apresiasi seni budaya
mancanegara mancanegara
3.8 Menganalisis karya seni budaya 4.8 Mengembangkan karya seni budaya
Nusantara Nusantara
3.9 Mengevaluasi karya seni budaya 4.9 Mempresentasikan hasil evaluasi karya
Nusantara seni budaya Nusantara
3.10 Merancang karya seni budaya 4.10 Mengkreasi karya seni budaya
Nusantara Nusantara

2. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan


Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek
kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu,
“Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif
melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan
dan mengevaluasi tentang pengetahuan menggunakan alat, informasi, dan
faktual, konseptual, prosedural dasar, prosedur kerja yang lazim dilakukan
dan metakognitif sesuai dengan bidang serta memecahkan masalah sesuai
dan lingkup kajian Pendidikan Jasmani, dengan bidang kajian Pendidikan
Olahraga, dan Kesehatan pada tingkat Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.
teknis, spesifik, detil, dan kompleks, Menampilkan kinerja di bawah
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, bimbingan dengan mutu dan kuantitas

Hal. 51 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
teknologi, seni, budaya, dan yang terukur sesuai dengan standar
kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar,
mengolah, dan menyaji secara efektif,
kreatif, produktif, kritis, mandiri,

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Menerapkan teknik dasar salah satu 4.1 Mempraktikan teknik dasar salah satu
aktifitas olahraga permainan bola aktifitas olahraga permainan bola
besar untuk menghasilkan koordinasi besar untuk menghasilkan koordinasi
gerak yang baik gerak yang baik
3.2 Menerapkan teknik dasar salah satu 4.2 Mempraktikan teknik dasar salah satu
aktifitas olahraga permainan bola aktifitas olahraga permainan bola
kecil untuk menghasilkan koordinasi kecil untuk menghasilkan koordinasi
gerak gerak
3.3 Menerapkan salah satu keterampilan 4.3 Mempraktikan salah satu
aktifitas atletik untuk menghasilkan keterampilan aktifitas atletik untuk
gerak yang efektif menghasilkan gerak yang efektif
3.4 Menerapkan salah satu keterampilan 4.4 Mempraktikan salah satu
aktifitas olahraga beladiri untuk keterampilan aktifitas olahraga
menghasilkan gerak yang efektif beladiri untuk menghasilkan gerak
yang efektif
3.5 Menerapkan latihan pengukuran 4.5 Mempraktikan latihan pengukuran
komponen kebugaran jasmani untuk komponen kebugaran jasmani untuk
kesehatan (daya tahan, kekuatan, kesehatan (daya tahan, kekuatan,
komposisi tubuh, dan kelenturan) komposisi tubuh, dan kelenturan)
menggunakan instrumen terstandar menggunakan instrumen terstandar
3.6 Menerapkan keterampilan rangkaian 4.6 Memraktikan keterampilan rangkaian
gerak dasar aktifitas olahraga senam gerak dasar aktifitas olahraga senam
untuk menghasilkan koordinasi yang lantai untuk menghasilkan koordinasi
baik yang baik
3.7 Menerapkan keterampilan gerak 4.7 Mempraktikan hasil analisis gerakan
rangkaian aktifitas olahraga senam rangkaian aktifitas olahraga senam
ritmik untuk menghasilkan koordinasi ritmik untuk menghasilkan
yang baik koordinasi yang baik
3.8 Menerapkan keterampilan salah satu 4.8 Mempraktikan keterampilan salah
gaya renang pada aktifitas olahraga satu gaya renang pada aktifitas
air* olahraga air*
3.9 Memahami cara perilaku budaya 4.9 Mempresentasikan cara perilaku
hidup sehat dalam kehidupan sehari- budaya hidup sehat dalam kehidupan
hari sehari-hari
3.10 Menganalisis teknik dasar salah satu 4.10 Mempraktikan teknik dasar salah satu

Hal. 52 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
aktifitas olahraga permainan bola aktifitas olahraga permainan bola
besar untuk menghasilkan koordinasi besar untuk menghasilkan koordinasi
gerak yang baik gerak yang baik
3.11 Menganalisis teknik dasar salah satu 4.11 Mempraktikan teknik dasar salah satu
aktifitas olahraga permainan bola aktifitas olahraga permainan bola
kecil untuk menghasilkan koordinasi kecil untuk menghasilkan koordinasi
gerak gerak
3.12 Menganalisis salah satu keterampilan 4.12 Mempraktikan salah satu
aktifitas atletik untuk menghasilkan keterampilan aktifitas atletik untuk
gerak yang efektif menghasilkan gerak yang efektif
3.13 Menganalisis salah satu keterampilan 4.13 Mempraktikan salah satu
aktifitas olahraga beladiri untuk keterampilan aktifitas olahraga
menghasilkan gerak yang efektif beladiri untuk menghasilkan gerak
yang efektif
3.14 Menganalisis latihan pengukuran 4.14 Mempraktikan latihan pengukuran
komponen kebugaran jasmani untuk komponen kebugaran jasmani untuk
kesehatan (daya tahan, kekuatan, kesehatan (daya tahan, kekuatan,
komposisi tubuh, dan kelenturan) komposisi tubuh, dan kelenturan)
menggunakan instrumen terstandar menggunakan instrumen terstandar
3.15 Menganalisis keterampilan rangkaian 4.15 Mempraktikan keterampilan
gerak dasar aktifitas olahraga senam rangkaian gerak dasar aktifitas
untuk menghasilkan koordinasi yang olahraga senam untuk menghasilkan
baik koordinasi yang baik
3.16 Menerapkan keterampilan gerak 4.16 Mempraktikan hasil analisis gerakan
rangkaian aktifitas olahraga senam rangkaian aktifitas olahraga senam
ritmik untuk menghasilkan koordinasi ritmik untuk menghasilkan
yang baik koordinasi yang baik
3.17 Menganalisis keterampilan salah satu 4.17 Mempraktikan keterampilan salah
gaya renang pada aktifitas olahraga satu gaya renang pada aktifitas
air* olahraga air*
3.18 Menganalisis permasalahan cara 4.18 Mempresentasikan permasalahan cara
perilaku budaya hidup sehat dalam perilaku budaya hidup sehat dalam
kehidupan sehari- hari kehidupan sehari-hari

3.3.3. KI dan KD Muatan Peminatan Kejuruan


1. Teknik Komputer dan Jaringan (C)
Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek
kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu,

Hal. 53 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


“Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif
melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
(PENGETAHUAN)
3. Memahami, menerapkan, 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan
menganalisis, dan mengevaluasi menggunakan alat, informasi, dan
tentang pengetahuan faktual, prosedur kerja yang lazim dilakukan serta
konseptual, operasional dasar, dan memecahkan masalah sesuai dengan
metakognitif sesuai dengan bidang lingkup Simulasi dan Komunikasi
dan lingkup Simulasi dan Komunikasi Digital, dan Dasar Bidang Teknologi
Digital, dan Dasar Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Informasi dan Komunikasi pada Menampilkan kinerja di bawah
tingkat teknis, spesifik, detil, dan bimbingan dengan mutu dan kuantitas
kompleks, berkenaan dengan ilmu yang terukur sesuai dengan standar
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, kompetensi kerja.
dan humaniora dalam konteks Menunjukkan keterampilan menalar,
pengembangan potensi diri sebagai mengolah, dan menyaji secara efektif,
bagian dari keluarga, sekolah, dunia kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kerja, warga masyarakat nasional, kolaboratif, komunikatif, dan solutif
regional, dan internasional. dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi,
kesiapan, meniru, membiasakan, gerak
mahir, menjadikan gerak alami dalam
ranah konkret terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.

a. Simulasi dan Komunikasi Digital

Hal. 54 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Menerapkan logika dan 4.1 Menggunakan fungsi-fungsi perintah
algoritma komputer (Command)
3.2 Menerapkan metode peta- 4.2 Membuat peta-minda
minda
3.3 Mengevaluasi paragraf 4.3 Menyusun kembali format dokumen
deskriptif, argumentatif, pengolah kata
naratif, dan persuasif
3.4 Menerapkan logika dan 4.4 Mengoperasikan perangkat lunak
operasi perhitungan data pengolah angka
3.5 Menganalisis fitur yang 4.5 Membuat slide untuk presentasi
tepat untuk pembuatan slide
3.6 Menerapkan teknik 4.6 Melakukan presentasi yang efektif
presentasi yang efektif
3.7 Menganalisis pembuatan e- 4.7 Membuat e-book dengan perangkat
book lunak e-book editor
3.8 Memahami konsep 4.8 Merumuskan etika Kewargaan
Kewargaan Digital Digital
3.9 Menerapkan teknik 4.9 Melakukan penelusuran informasi
penelusuran Search Engine
3.10 Menganalisis komunikasi 4.10 Melakukan komunikasi sinkron dan
sinkron dan asinkron dalam asinkron dalam jaringan
jaringan
3.11 Menganalisis fitur perangkat 4.11 Menggunakan fitur untuk
lunak pembelajaran pembelajaran kolaboratif daring
kolaboratif daring (kelas maya)
3.12 Merancang dokumen tahap 4.12 Membuat dokumen tahap pra-
pra-produksi produksi
3.13 Menganalisis produksi 4.13 Memroduksi video dan/atau animasi
video, animasi dan/atau dan/atau music digital
musik digital
3.14 Mengevaluasi pasca- 4.14 Membuat laporan hasil pasca-
produksi video, animasi produksi
dan/atau musik digital

b. Fisika
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Memahami konsep besaran 4.1 Menyaji hasil pengukuran besaran
pokok, besaran turunan, dan fisis menggunakan alat ukur dan
satuan dalam pengukuran teknik yang tepat
3.2 Memahami konsep usaha, energi, 4.2 Melakukan percobaan untuk
daya dan efisiensi dalam menentukan usaha pesawat
kehidupan sehari-hari. sederhana

Hal. 55 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.3 Menganalisis sifat elastisitas 4.3 Menyajikan hasil percobaan tentang
bahan elastisitas benda
3.4 Menganalisis hubungan antara 4.4 Mendemonstrasikan fenomena
getaran dan gelombang serta gelombang dengan peralatan
besaran-besaran nya yang terkait sederhana
3.5 Menganalisis optik fisis dan 4.5 Menyajikan hasil percobaan tentang
geometri optik fisis / geometri
3.6 Mengevaluasi proses pemuaian, 4.6 Menyaji hasil penyelidikan
perubahan wujud zat dan mengenai perpindahan kalor
perpindahan kalor menggunakan azas black
3.7 Menganalisis konsep listrik statis 4.7 Mengatasi berbagai masalah yang
dalam bidang teknologi informasi diakibatkan oleh listrik statis pada
dan komunikasi komponen- komponen teknologi
informasi dan komunikasi
3.8 Memahami hukum-hukum 4.8 Menyajikan hasil percobaan hukum-
kelistrikan arus searah hukum kelistrikan arus searah
3.9 Memahami konsep kemagnetan 4.9 Menyajikan hasil percobaan tentang
dan elektromagnet medan magnet dan induksi magnet
3.10 Mengevaluasi dampak radiasi 4.10 Membuat karya tulis tentang
elektromagnetik secara kualitatif dampak radiasi elektromagnetik

c. Kimia
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Memahami peran kimia dalam 4.1 Menunjukkan perbedaan perubahan
kehidupan materi dan pemisahan campuran
melalui praktikum
3.2 Menganalisis struktur atom 4.2 Menentukan letak unsur dalam tabel
berdasarkan konfigurasi elektron periodik pada struktur atom dengan
untuk menentukan letak unsur menggunakan konfigurasi elektron
dalam tabel periodik
3.3 Menganalisis proses pembentukan 4.3 Menyajikan pembentukan ikatan ion,
ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan kovalen, dan ikatan logam yang
ikatan logam serta interaksi antar terjadi pada beberapa senyawa dalam
partikel (atom, ion, molekul) materi kehidupan sehari hari
dan hubungannya dengan sifat fisik
materi
3.4 Memahami konsep massa molekul 4.4 Menyelesaikan permasalahan yang
relatif dan konsep mol berkaitan dengan konsep massa
molekul relatif dan konsep mol
3.5 Memahami Hukum-hukum dasar 4.5 Menyelesaikan permasalahan yang
dan persamaan kimia berkaitan dengan hukum-hukum dasar
dan persamaan kimia

Hal. 56 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.6 Menganalisis struktur, sifat 4.6 Menyajikan hasil identifikasi senyawa
senyawa hidrokarbon (ALKENA ) hidrokarbon (ALKENA) yang terdapat
dalam kehidupan sehari hari
3.7 Menganalisis struktur, tata nama, 4.7 Mengintegrasikan antara struktur, tata
sifat, penggolongan dan kegunaan nama, sifat, penggolongan polimer
polimer dengan kegunaan polimer dalam
kehidupan sehari hari
3.8 Mengevaluasi sifat larutan 4.8 Menyajikan tabel hasil percobaan asam
berdasarkan konsep asam basa dan basa dengan menggunakan indikator
pH larutan universal, kertas lakmus dan indikator
alam
3.9 Menganalisis gejala proses 4.9 mengajukan ide/gagasan untuk
penyepuhan dan faktor-faktor yang mengatasi proses korosi berdasarkan
mempengaruhi terjadinya korosi faktor- faktor yang mempengaruhinya
pada kehidupan sehari hari melalui
percobaan yang dilakukan
3.10 Menganalisis manfaat dan kerugian 4.10 Mengajukan gagasan untuk mengatasi
Radiokimia dalam kehidupan sehari dampak negatif dari Radiokimia
– hari

2. Teknik Komputer dan Jaringan (C2)


Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek
kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu,
“Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, Kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif
melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
prosespembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru
dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, 4. Melaksanakan tugas spesifik, dengan
menganalisis, dan mengevaluasi menggunakan alat, informasi, dan

Hal. 57 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


tentang pengetahuan faktual, prosedur kerja yang lazim dilakukan
konseptual, operasional dasar, dan serta menyelesaikan masalah
metakognitif sesuai dengan bidang sederhana sesuai dengan bidang dan
dan lingkup kerja Dasar-dasar lingkup kerja Dasar-dasar Teknik
Teknik Komputer dan Informatika Komputer dan Informatika
pada tingkat teknis, spesifik, detil, Menampilkan kinerja mandiri dengan
dan kompleks, berkenaan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dengan standar kompetensi kerja.
budaya, dan humaniora dalam Menunjukkan keterampilan menalar,
konteks pengembangan mengolah, dan menyaji secara efektif,
potensi diri sebagai bagian dari kreatif, produktif, kritis, mandiri,
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga kolaboratif, komunikatif, dan solutif
masyarakat nasional, regional, dan dalam ranah abstrak terkait dengan

a. Sistem Komputer
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Memahami sistem bilangan 4.1 Mengkonversikan sistem bilangan
(Desimal, Biner, Heksadesimal) (Desimal, Biner, Heksadesimal)
dalam memecahkan masalah
konversi
3.2 Menganalisis relasi logika dasar, 4.2 Merangkai fungsi gerbang logika
kombinasi dan sekuensial (NOT, dasar, kombinasi dan sekuensial
AND, OR); (NOT, AND, OR);
(NOR,NAND,EXOR,EXNOR); (NOR,NAND,EXOR,EXNOR);
(Flip Flop, counter) melalui ujicoba (Flip Flop, counter)
3.3 Menerapkan operasi logika 4.3 Mempraktikkan operasi Logik Unit
Aritmatik (Half-Full Adder, Ripple (Half-Full Adder, Ripple Carry
Carry Adder) Adder)
3.4 Mengklasifikasikan rangkaian 4.4 Mengoperasikan aritmatik dan logik
Multiplexer, Decoder, Register pada Arithmatic Logic Unit
(Multiplexer, Decoder, Register)
3.5 Menerapkan elektronika dasar 4.5 Mempraktikkan fungsi kelistrikan
(kelistrikan, komponen elektronika dan komponen elektronika)
dan skema rangkaian elektronika)
3.6 menerapkan dasar dasar 4.6 Manipulasi dasar-dasar
mikrokontroler mikrokontroler (port IO, clock,
arsitektur RISK, general purpose
RISK, stack pointer, SRAM,
EEPROM, SREG)
3.7 Menganalisis blok diagram dari 4.7 Menyajikan gambar minimal sistem
sistem mikro komputer (arsitektur mikro komputer berdasarkan blok
komputer) diagram dan sistem rangkaian
(arsitektur computer)
3.8 Mengevaluasi Perangkat 4.8 Merangkai perangkat eksternal
Eksternal / Peripheral dengan consule unit

Hal. 58 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.9 Menganalisis memori berdasarkan 4.9 Membuat alternatif kebutuhan untuk
karakteristik sistem memori memodifikasi beberapa memori dalam
(lokasi,kapasitas, kecepatan, cara sistem computer
akses, tipe fisik)
3.10 Menganalisa Struktur CPU dan 4.10 Menyajikan Rangkaian internal CPU
fungsi CPU

b. Komputer dan Jaringan Dasar


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Menerapkan K3LH disesuaikan 4.1 Melaksanakan K3LH dilingkungan
dengan lingkungan kerja kerja
3.2 Menerapkan perakitan komputer 4.2 Merakit komputer
3.3 Menerapkan pengujian perakitan 4.3 Menguji kinerja komputer
komputer
3.4 Menerapkan konfigurasi BIOS pada 4.4 Melakukan seting BIOS
komputer
3.5 Menerapkan instalasi sistem operasi 4.5 Menginstalasi sistem operasi
3.6 Menerapkan instalasi driver perangkat 4.6 Menginstalasi driver perangkat keras
keras komputer komputer
3.7 Menerapkan instalasi software aplikasi 4.7 Menginstalasi software aplikasi
3.8 Menerapkan perawatan perangkat 4.8 Melakukan perawatan perangkat keras
keras komputer komputer
3.9 Menganalisis permasalahan pada 4.9 Melakukan perbaikan pada perangkat
perangkat keras keras
3.10 Menganalisis permasalahan pada 4.10 Mengelola perbaikan pada instalasi
instalasi software aplikasi software aplikasi
3.11 Menerapkan instalasi jaringan 4.11 Menginstalasi jaringan komputer
komputer
3.12 Menerapkan pengalamanatan IP pada 4.12 Mengkonfigurasi pengalamatan IP pada
jaringan komputer jaringan komputer
3.13 Menerapkan sumber daya berbagi 4.13 Menginstalasi sumber daya berbagi
pakai pada jaringan komputer pakai pada jaringan komputer
3.14 Menerapkan instalasi koneksi internet 4.14 Menginstalasi koneksi internet pada
pada workstation workstation
3.15 Mengevaluasi desain jaringan lokal 4.15 Mendesain jaringan lokal (LAN)
(LAN)
3.16 Menerapkan instalasi jaringan lokal 4.16 Menginstalasi jaringan local (LAN)
(LAN)
3.17 Menerapkan perawatan jaringan lokal 4.17 Melakukan perawatan jaringan lokal
(LAN) (LAN)
3.18 Menganalisis permasalahan pada 4.18 Mengelola perbaikan pada jaringan
jaringan lokal (LAN) lokal (LAN)

Hal. 59 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


c. Pemrograman Dasar
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Menerapkan alur logika pemrograman 4.1 Membuat alur logika pemrograman
komputer komputer
3.2 Memahami perangkat lunak 4.2 Melakukan Instalasi perangkat lunak
bahasa pemrograman bahasa pemrograman
3.3 Menerapkan alur pemrograman 4.3 Menulis kode pemrogram sesuai dengan
dengan struktur bahasa aturan dan sintaks bahasa pemrograman
pemrograman komputer
3.4 Menerapkan penggunaan tipe 4.4 Membuat kode program dengan tipe data,
data, variabel, konstanta, variabel, konstanta, operator dan ekspresi
operator, dan ekspresi
3.5 Menerapkan operasi aritmatika 4.5 Membuat kode program dengan operasi
dan logika aritmatika dan logika
3.6 Menerapkan struktur kontrol 4.6 Membuat kode program struktur kontrol
Percabangan dalam bahasa percabangan
pemrograman
3.7 Menerapkan struktur kontrol 4.7 Membuat kode program struktur kontrol
Perulangan dalam bahasa perulangan
pemrograman
3.8 Menganalisis penggunaan array 4.8 Membuat kode program untuk
untuk penyimpanan data di menampilkan kumpulan data array
memori
3.9 Menerapkan penggunaan fungsi 4.9 Membuat kode program menggunakan
fungsi
3.10 Menerapkan pembuatan antar 4.10 Membuat antar muka (User Intreface)
muka (User Intreface) pada pada aplikasi
aplikasi
3.11 Menerapkan berbagai struktur 4.11 Membuat kode program berbagai
kontrol dalam aplikasi antar struktur kontrol dalam aplikasi antar
muka (User Intreface). muka (User Intreface).
3.12 Menganalisis pembuatan 4.12 Membuat aplikasi sederhana berbasis
aplikasi sederhana berbasis antar muka (User Intreface)
antar muka (User Intreface)
3.13 Mengevaluasi debugging 4.13 Menggunakan debuging pada aplikasi
aplikasi pada sederhana sederhana
3.14 Mengevaluasi paket installer 4.14 Memformulasikan paket installer
aplikasi sederhana aplikasi sederhana

d. Dasar Desain Grafis


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Mendiskusikan unsur-unsur tata letak 4.1 Menempatkan unsur-unsur tata letak

Hal. 60 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
berupa garis, ilustrasi, tipografi, berupa garis, ilustrasi, tipografi, warna,
warna, gelap-terang, tekstur, dan gelap-terang, tekstur, dan ruang
ruang
3.2 Mendiskusikan fungsi, dan unsur 4.2 Menempatkan berbagai fungsi, dan
warna CMYK dan RGB unsur warna CMYK dan RGB.
3.3 Mendiskusikan prinsip-prinsip tata 4.3 Menerapkan hasil prinsip- prinsip tata
letak, antara lain : proporsi, irama letak, antara lain : proporsi, irama
(rythm), keseimbangan, kontras, (rythm), keseimbangan, kontras,
kesatuan (unity), dan harmoni dalam kesatuan (unity), dan harmoni dalam
pembuatan desain grafis pembuatan desain grafis
3.4 Mendiskusikan berbagai format 4.4 Menempatkan berbagi format gambar
gambar
3.5 Menerapkan prosedur scanning 4.5 Melakukan proses scanning gambar/
gambar/ ilustrasi/teks dalam desain ilustrasi/teks dengan alat scanner
dalam desain
3.6 Menerapkan perangkat lunak 4.6 Menggunakan perangkat lunak
pengolah gambar vektor pengolah gambar vektor
3.7 Menerapkan manipulasi gambar 4.7 Memanipulasi gambar vektor dengan
vektor dengan menggunakan fitur menggunakan fitur efek
efek
3.8 Menerapkan pembuatan desain 4.8 Membuat desain berbasis gambar
berbasis gambar vektor vektor
3.9 Menerapkan perangkat lunak 4.9 Menggunakan perangkat lunak
pengolah gambar bitmap (raster) pengolah gambar bitmap (raster)
3.10 Menerapkan manipulasi gambar 4.10 Memanipulasi gambar raster dengan
raster dengan menggunakan fitur efek menggunakan fitur efek
3.11 Mengevaluasi pembuatan desain 4.11 Membuat desain berbasis gambar
berbasis gambar bitmap (raster) bitmap (raster)
3.12 Mengevaluasi penggabungan gambar 4.12 Membuat desain penggabungan gambar
vektor dan bitmap (raster) vektor dan bitmap (raster)

3. Teknik Komputer dan Jaringan (C3)


Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek
kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu,
“Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, Kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif
melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan

Hal. 61 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
prosespembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru
dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, 4. Melaksanakan tugas spesifik
menganalisis, dan mengevaluasi dengan menggunakan alat, informasi,
tentang pengetahuan faktual, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan
konseptual, operasional dasar, dan serta memecahkan masalah sesuai
metakognitif sesuai dengan bidang dan dengan bidang kerja Teknik Komputer
lingkup kerja Teknik Komputer dan dan Jaringan.
Jaringan pada tingkat teknis, spesifik, Menampilkan kinerja di bawah
detil, dan kompleks, berkenaan dengan bimbingan dengan mutu dan kuantitas
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, yang terukur sesuai dengan standar
budaya, dan humaniora dalam konteks kompetensi kerja.
pengembangan potensi diri sebagai Menunjukkan keterampilan menalar,
bagian dari keluarga, sekolah, dunia mengolah, dan menyaji secara efektif,
kerja, warga masyarakat nasional, kreatif, produktif, kritis, mandiri,
regional, dan internasional. kolaboratif, komunikatif, dan solutif
dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas

a. Teknologi Jaringan Berbasis Luas (WAN)


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Menganalisis jaringan berbasis luas 4.1 Membuat disain jaringan
berbasis luas
3.2 Mengevaluasi jaringan nirkabel 4.2 Mengkonfigurasi jaringan nirkabel
3.3 Mengevaluasi permasalahan jaringan 4.3 Memperbaiki jaringan nirkabel
nirkabel
3.4 Memahami jaringan fiber optic 4.4 Mengkaji jaringan fiber optic
3.5 Mengidentifikasi jenis-jenis kabel 4.5 Menemutunjukkan kabel fiber
fiber optic optic
3.6 Menerapkan fungsi alat kerja fiber 4.6 Menggunakan alat kerja fiber
optic optic
3.7 Mengevaluasi penyambungan fiber 4.7 Melakukan sambungan fiber
optic optic
3.8 Mengevaluasi perangkat pasif 4.8 Mengkonfigurasikan perangkat
jaringan fiber optic pasif jaringan fiber optic

Hal. 62 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.9 Mengevaluasi permasalahan jaringan 4.9 Melakukan perbaikan jaringan
fiber optic fiber optic

b. Administrasi Infrastruktur Jaringan


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Mengevaluasi VLAN pada 4.1 Mengkonfigurasi VLAN
jaringan
3.2 Mengevaluasi permasalahan 4.2 Melakukan perbaikan konfigurasi
VLAN VLAN
3.3 Memahami proses routing 4.3 Mengkaji jenis-jenis routing
3.4 Mengevaluasi routing statis 4.4 Mengkonfigurasi routing statis
3.5 Menganalisis permasalahan 4.5 Memperbaiki konfigurasi routing statis
routing statis
3.6 Mengevaluasi routing 4.6 Mengkonfigurasi routing dinamis
dinamis
3.7 Mengevaluasi permasalahan 4.7 Memperbaiki konfigurasi routing
routing dinamis dinamis
3.8 Mengevaluasi internet 4.8 Mengkonfigurasi NAT
gateway
3.9 Menganalisis permasalahan 4.9 Memperbaiki konfigurasi NAT
internet gateway
3.10 Mengevaluasi firewall 4.10 Mengkonfigurasi firewall jaringan
jaringan
3.11 Menganalisis permasalahan 4.11 Memperbaiki konfigurasi firewall
firewall
3.12 Mengevaluasi manajemen 4.12 Mengkonfigurasi manajemen bandwidth
bandwidth
3.13 Menganalisis permasalahan 4.13 Memperbaiki konfigurasi manajemen
manajemen bandwidth bandwidth
3.14 Mengevaluasi load balancing 4.14 Mengkonfigurasi load balancing
3.15 Mengevaluasi permasalahan 4.15 Memperbaiki konfigurasi load balancing
load balancing
3.16 Mengevaluasi Proxy Server 4.16 Mengkonfigurasi Proxy Server
3.17 Menganalisis permasalahan 4.17 Memperbaiki konfigurasi Proxy Server
Proxy Server

c. Administrasi Sistem Jaringan


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Menerapkan sistem operasi jaringan 4.1 Menginstalasi sistem operasi jaringan
3.2 Mengevaluasi DHCP Server 4.2 Mengkonfigurasi DHCP Server
3.3 Mengevaluasi FTP Server 4.3 Mengkonfigurasi FTP Server

Hal. 63 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.4 Mengevaluasi Remote Server 4.4 Mengkonfigurasi Remote Server
3.5 Mengevaluasi File Server 4.5 Mengkonfigurasi File Server
3.6 Mengevaluasi Web Server 4.6 Mengkonfigurasi Web Server
3.7 Mengevaluasi DNS Server 4.7 Mengkonfigurasi DNS Server
3.8 Mengevaluasi Database Server 4.8 Mengkonfigurasi Database Server
3.9 Mengevaluasi Mail Server 4.9 Mengkonfigurasi Mail Server
3.10 Mengevaluasi Control Panel 4.10Mengkonfigurasi Control Panel
Hosting hosting
3.11 Mengevaluasi Share Hosting Server 4.11 Mengkonfigurasi Share Hosting
Server
3.12 Mengevaluasi Virtual Private Server 4.12Mengkonfigurasi Virtual Private
Server
3.13 Mengevaluasi dedicated hosting 4.13Mengkonfigurasi Dedicated Hosting
Server Server
3.14 Mengevaluasi VPN Server 4.14Mengkonfigurasi VPN Server
3.15 Mengevaluasi sistem kontrol dan 4.15Mengkonfigurasi sistem kontrol dan
monitoring monitoring
3.16 Mengevaluasi sistem keamanan 4.16Mengkonfigurasi sistem keamanan
jaringan jaringan
3.17 Menganalisis permasalahan sistem 4.17Melakukan perbaikan sistem
administrasi administrasi

d. Teknologi Layanan Jaringan


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Memahami ragam aplikasi 4.1 Menyajikan karakteristik ragam
komunikasi data. aplikasi komunikasi data
3.2 Menganalisis berbagai standar 4.2 Menyajikan berbagai standar
komunikasi data. komunikasi data
3.3 Menganalisis proses komunikasi 4.3 Menyajikan hasil analisis proses
data dalam jaringan. komunikasi data
3.4 Memahami aspek-aspek 4.4 Menalar aspek-aspek teknologi
teknologi komunikasi data dan komunikasi data dan suara
suara.
3.5 Menganalisis kebutuhan 4.5 Menyajikan hasil analisis kebutuhan
telekomunikasi dalam jaringan. telekomunikasi dalam jaringan
3.6 Menganalisis kebutuhan 4.6 Menyajikan hasil analisis kebutuhan
beban/bandwidth jaringan. beban/bandwidth jaringan
3.7 Memahami konsep kerja 4.7 Menalar konsep kerja protokoler
protokoler Server softswitch. Server softswitch
3.8 Memahami diagram rangkaian 4.8 Menalar diagram rangkaian operasi
operasi komunikasi VoIP komunikasi VoIP
3.9 Memahami bagan dan konsep 4.9 Menyajikan bagan dan konsep kerja

Hal. 64 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
kerja Server softswitch Server softswitch berkaitan dengan
berkaitan dengan PBX. PBX.
3.10Menerapkan konfigurasi 4.10Melakukan konfigurasi ekstensi dan
ekstensi dan dial-plan Server dial-plan Server softswitch
softswitch.
3.11Menerapkan prosedur instalasi 4.11 Menginstalasi Server softswitch
Server softswitch berbasis berbasis session initial protocol
session initial protocol (SIP). (SIP).
3.12Memahami konfigurasi ekstensi 4.12Menyajikan hasil konfigurasi
dan dial-plan Server softswitch eksistensi dan dial-plan Server
softswitch.
3.13Memahami fungsi firewall pada 4.13Menalar fungsi firewall pada
jaringan VoIP jaringan VoIP
3.14Memahami prinsip kerja 4.14Menalar prinsip kerja subscriber
subscriber internet telepon internet telepon
3.15Menerapkan konfigurasi pada 4.15Membuat konfigurasi subscriber
subscriber internet telepon internet telepon.
3.16Mengevaluasi kerja sistem 4.16Mengelola kerja sistem komunikasi
komunikasi VoIP VoIP
3.17Mengevaluasi perawatan sistem 4.17Melakukan perawatan sistem
komunikasi VoIP komunikasi VoIP

e. Produk Kreatif dan Kewirausahaan


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Memahami sikap dan perilaku 4.1 Memresentasikan sikap dan perilaku
wirausahawan wirausahawan
3.2 Menganalisis peluang usaha produk 4.2 Menentukan peluang usaha produk
barang/jasa barang/jasa
3.3 Memahami hak atas kekayaan 4.3 Memresentasikan hak atas kekayaan
intelektual intelektual
3.4 Menganalisis konsep 4.4 Membuat desain/prototype dan kemasan
desain/prototype dan kemasan produk barang/jasa
produk barang/ jasa
3.5 Menganalisis proses kerja 4.5 Membuat alur dan proses kerja
pembuatan prototype produk pembuatan prototype produk barang/jasa
barang/jasa
3.6 Menganalisis lembar kerja/ gambar 4.6 Membuat lembar kerja/gambar kerja
kerja untuk pembuatan prototype untuk pembuatan prototype produk
produk barang/jasa barang/jasa
3.7 Menganalisis biaya produksi 4.7 Menghitung biaya produksi prototype
prototype produk barang/jasa produk barang/jasa
3.8 Menerapkan proses kerja pembuatan 4.8 Membuat prototype produk barang/jasa

Hal. 65 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
prototype produk barang/jasa
3.9 Menentukan pengujian kesesuaian 4.9 Menguji prototype produk barang/jasa
fungsi prototype produk barang/jasa
3.10Menganalisis perencanaan produksi 4.10Membuat perencanaan produksi massal
massal
3.11Menentukan indikator keberhasilan 4.11 Membuat indikator keberhasilan tahapan
tahapan produksi massal produksi missal
3.12Menerapkan proses produksi massal 4.12Melakukan produksi massal
3.13Menerapkan metoda perakitan 4.13Melakukan perakitan produk barang/jasa
produk barang/jasa
3.14Menganalisis prosedur pengujian 4.14Melakukan pengujian produk barang/jasa
kesesuaian fungsi produk
barang/jasa
3.15Mengevaluasi kesesuaian hasil 4.15Melakukan pemeriksaan produk sesuai
produk dengan rancangan dengan kriteria kelayakan produk/standar
operasional

3.3.4. Kelompok Mata Pelajaran


Kelompok mata pelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah
yang tertuang dalam Struktur Kurikulum meliputi lima kelompok mata pelajaran
sebagai berikut :
1. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
2. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
3. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
4. Kelompok mata pelajaran estetika
5. Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan
Kelompok mata pelajaran tersebut dilaksanakan melalui muatan dan/atau
kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP 19 Tahun 2005 Pasal 7.
Cakupan setiap kelompok mata pelajaran disajikan pada Tabel di bawah ini.
Kelompok Mata Mata Pelajaran/
No Cakupan
Pelajaran Komponen Terkait
1. Agama dan Kelompok mata pelajaran agama dan Agama, Pendidikan
Akhlak Mulia akhlak mulia dimaksudkan untuk Kewarga-negaraan, IPA,
membentuk peserta didik menjadi Fisika, Kimia, Sejarah
manusia yang beriman dan bertakwa Indonesia, Seni Budaya,
kepada Tuhan Yang Maha Esa serta Penjaskes, Matematika
berakhlak mulia. Akhlak mulia dan Kompetensi
mencakup etika, budi pekerti, atau Keahlian, dan
moral sebagai perwujudan dari Pengembangan Diri.
pendidikan agama.
2. Kewarganegaraan Kelompok mata pelajaran Agama, Pendidikan

Hal. 66 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


Kelompok Mata Mata Pelajaran/
No Cakupan
Pelajaran Komponen Terkait
dan Kepribadian kewarganegaraan dan kepribadian Kewarga-negaraan,
dimaksudkan untuk peningkatan Bahasa Indonesia,
kesadaran dan wawasan peserta didik Bahasa Inggris, Seni
akan status, hak, dan kewajibannya Budaya, Penjaskes, dan
dalam kehidupan bermasyarakat, Pengembangan diri.
berbangsa, dan bernegara, serta
peningkatan kualitas dirinya sebagai
manusia.
Kesadaran dan wawasan termasuk
wawasan kebangsaan, jiwa dan
patriotisme bela negara, penghargaan
terhadap hak-hak asasi manusia,
kemajemukan bangsa, pelestarian
lingkungan hidup, kesetaraan gender,
demokrasi, tanggung jawab sosial,
ketaatan pada hukum, ketaatan
membayar pajak, dan sikap serta
perilaku anti korupsi, kolusi, dan
nepotisme.
3. Ilmu Pengetahuan Kelompok mata pelajaran ilmu Bahasa Indonesia,
dan Teknologi pengetahuan dan teknologi pada Bahasa Inggris,
SMK/MAK dimaksudkan untuk Matematika, IPA, Fisika,
menerapkan ilmu pengetahuan dan Kimia, Sejarah
teknologi, membentuk kompetensi, Indonesia, SIMDIG,
kecakapan, dan kemandirian kerja. Kompetensi Keahlian
dan Muatan Lokal.

4. Estetika Kelompok mata pelajaran estetika Bahasa Indonesia,


dimaksudkan untuk meningkatkan Bahasa Inggris, Seni
sensitivitas, kemampuan Budaya, SIMDIG,
mengekspresikan dan kemampuan Kompetensi Keahlian
mengapre-siasi keindahan dan dan Muatan Lokal.
harmoni. Kemampuan mengapresiasi
dan mengekspresikan keindahan
serta harmoni mencakup apresiasi
dan ekspresi, baik dalam kehidupan
individual sehingga mampu
menikmati dan mensyukuri hidup,
maupun dalam kehidupan

Hal. 67 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


Kelompok Mata Mata Pelajaran/
No Cakupan
Pelajaran Komponen Terkait
kemasyarakatan sehingga mampu
menciptakan kebersamaan yang
harmonis.
5. Jasmani, Olahraga Kelompok mata pelajaran jasmani, Penjaskes, IPA, Fisika,
dan Kesehatan olahraga dan kesehatan pada Kimia dan Muatan
SMK/MAK dimaksudkan untuk Lokal.
meningkatkan potensi fisik serta
membudayakan sikap sportif,
disiplin, kerja sama, dan hidup sehat.
Budaya hidup sehat termasuk
kesadaran, sikap, dan perilaku hidup
sehat yang bersifat individual
ataupun yang bersifat kolektif
kemasyarakatan seperti keterbebasan
dari perilaku seksual bebas,
kecanduan narkoba, HIV/AIDS,
demam berdarah, muntaber, dan
penyakit lain yang potensial untuk
mewabah.

3.3.5. Deskripsi Jumlah Mata Pelajaran


Mata pelajaran untuk SMK terdiri dari empat kelompok mata pelajaran,
yaitu kelompok mata pelajaran Muatan Nasional (A), Muatan Kewilayahan (B),
Muatan Kejuruan (C) dan Muatan Lokal (D). Kelompok mata pelajaran Muatan
Nasional (A) terdiri 6 mata pelajaran, kelompok mata pelajaran Muatan
Kewilayahan (B) terdiri 2 mata pelajaran, kelompok mata pelajaran Muatan
Peminatan Kejuruan (C) terdiri dari 3 jenis yang merupakan mata pelajaran
pilihan akademik dan vokasional terdiri dari kelompok mata pelajaran Dasar
Bidang Keahlian (C1), kelompok mata pelajaran Dasar Program Keahlian (C2),
dan kelompok mata pelajaran Paket Keahlian (C3) terdiri dari 12 mata pelajaran
dan kelompok mata pelajaran Muatan Lokal (D) terdiri dari 2 mata pelajaran.
Sehingga jumlah jam pelajaran perminggu untuk SMK sebanyak 44 jam.
Nama-nama mata pelajaran untuk Paket Keahlian Teknik Komputer dan
Jaringan SMK Mutiara Qolbu Cianjur sebagaimana tercantum pada struktur
kurikulum, yaitu : Kelompok mata pelajaran Muatan Nasional (A) : Pendidikan
Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, bahasa Indonesia,
Matematika, Sejarah Indonesia, dan Bahasa Inggris; Kelompok mata pelajaran
Muatan Kewulayahan (B): Seni Budaya, Pendidikan Jasmani Olahraga dan

Hal. 68 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


Kesehatan; Kelompok mata pelajaran Muatan Peminatan Kejuruan C1 : Fisika,
Kimia, dan Simulasi dan Komunikasi Digital; C2 : Sistem Komputer, Komputer
dan Jaringan Dasar, Program Dasar, dan Dasar Desain Grafis; C3 : Teknologi
Jaringan Berbasis Luas (WAN), Administrasi Infrastruktur Jaringan, Administrasi
Sistem Jaringan, Teknologi Layanan Jaringan dan Produk Kreatif dan
Kewirausahaan; dan Muatan Lokal Bahasa Sunda dan Baca Tulis Qur’an.

3.3.6. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran


1. Pendidikan Agama Islam
a. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan fungsi manusia
sebagai khalifah, demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi
b. Meningkatkan keimanan kepada Allah sampai Qadha dan Qadar
melalui pemahaman terhadap sifat dan Asmaul Husna
c. Berperilaku terpuji seperti husnuzzhan, taubat dan raza dan
meninggalkan perilaku tercela seperti isyrof, tabdzir dan fitnah
d. Memahami sumber hukum Islam dan hukum taklifi serta menjelaskan
hukum muamalah dan hukum keluarga dalam Islam
e. Memahami sejarah Nabi Muhammad pada periode Mekkah dan
periode Madinah serta perkembangan Islam di Indonsia dan di dunia

2. Pendidikan Kewarganegaraan
a. Memahami hakekat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
b. Menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum, peradilan
nasional, dan tindakan anti korupsi
c. Menganalisis pola-pola dan partisipasi aktif dalam pemajuan,
penghormatan serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun di luar
negeri
d. Menganalisis peran dan hak warganegara dan sistem pemerintahan
NKRI
e. Menganalisis budaya politik demokrasi, konstitusi , kedaulatan negara,
keterbukaan dan keadilan di Indonesia
f. Mengevaluasi hubungan internasional dan sistem hukum internasional
g. Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai
dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
h. Menganalisis peran Indonesia dalam politik dan hubungan
internasional, regional, dan kerja sama global lainnya
i. Menganalisis sistem hukum internasional, timbulnya konflik
internasional, dan mahkamah internasional

3. Bahasa Indonesia
a. Tingkat Semenjana
1) Mendengarkan
Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan
penerimaan informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

Hal. 69 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


2) Berbicara
Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan,
dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-
hari
3) Membaca
Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis
berupa teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan sehari-
hari
4) Menulis
Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan
pikiran, perasaan, dan penyampaian informasi dalam bentuk teks,
grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

b. Tingkat Madia
1) Mendengarkan
Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan
penerimaan informasi yang berkaitan dengan pekerjaan
2) Berbicara
Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan,
dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan pekerjaan
3) Membaca
Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis
berupa teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan
4) Menulis
Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan
pikiran, perasaan, dan penyampaian informasi dalam bentuk teks,
grafik, dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan

c. Tingkat Unggul
1. Mendengarkan
Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan
penerimaan informasi yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah
sederhana
2. Berbicara
Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan,
dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah
sederhana
3. Membaca
Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis
berupa teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah
sederhana
4. Menulis
Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan
pikiran, perasaan, dan penyampaian informasi dalam bentuk teks,
grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah
sederhanadengan bahasa Indonesia setara tingkat Unggul

Hal. 70 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


4. Matematika
a. Memahami konsep operasi bilangan riil serta penerapannya dalam
pemecahan masalah
b. Memahami konsep aproksimasi kesalahan serta penerapannya dalam
pemecahan masalah
c. Memahami sistem persamaan linier, pertidaksamaan linier, dan
persamaan kuadrat, serta penerapannya dalam pemecahan masalah
d. Memahami logika matematik dalam pernyataan majemuk dan
pernyataan berkuantor serta penerapannya dalam pemecahan masalah
e. Memahami konsep matriks dan penerapannya dalam pemecahan
masalah yang terkait dengan matriks
f. Memahami konsep perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas
trigonometri dan penerapannya dalam pemecahan masalah
g. Memahami konsep persamaan fungsi linier dan fungsi kuadrat dan
penerapannya dalam pemecahan masalah
h. Memahami konsep barisan dan deret dan penerapannya dalam
pemecahan masalah
i. Memahami konsep kedudukan, jarak, dan besar sudut dalam ruang
dimensi dua dan penerapannya dalam pemecahan masalah
j. Memahami konsep vektor dan penerapannya dalam pemecahan
masalah
k. Memahami konsep teori peluang dan penerapannya dalam pemecahan
masalah
l. Memahami konsep statistik sederhana dan penerapannya dalam
pemecahan masalah
m. Memahami konsep irisan kerucut dan penerapannya dalam pemecahan
masalah
n. Memahami konsep limit fungsi dan turunan fungsi dan penerapannya
dalam pemecahan masalah
o. Memahami konsep integral dan penerapannya dalam pemecahan
masalah
p. Menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki
rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika,
serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah
q. Menalar secara kritis dan mengembangkan aktivitas kreatif dalam
memecahkan masalah serta mengkomunikasikan ide
r. Menerapkan Matematika sebagai dasar penguasaan kompetensi
produktif dan pengembangan diri.

5. Sejarah Indonesia
a. Mampu membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya konsep
waktu dan tempat/ruang dalam rangka memahami perubahan dan
keberlanjutan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa di
Indonesia;

Hal. 71 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


b. Mampu engembangkan kemampuan berpikir historis (historical thinking)
yang menjadi dasar untuk kemampuan berpikir logis, kreatif, inspiratif,
dan inovatif;
c. Mampu menumbuhkan apresiasi dan penghargaan peserta didik terhadap
peninggalan sejarah sebagai bukti peradaban bangsa Indonesia di masa
lampau;
d. Mampu menumbuhkan pemahaman peserta didik terhadap diri sendiri,
masyarakat, dan proses terbentuknya bangsa Indonesia melalui sejarah
yang panjang dan masih berproses hingga masa kini dan masa yang akan
datang;
e. Mampu menumbuhkan kesadaran dalam diri peserta didik sebagai bagian
dari bangsa Indonesia yang memiliki rasa bangga dan cinta tanah air,
melahirkan empati dan perilaku toleran yang dapat diimplementasikan
dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat dan bangsa;
f. Mampu mengembangkan perilaku yang didasarkan pada nilai dan moral
yang mencerminkan karakter diri, masyarakat dan bangsa; dan
Menanamkan sikap berorientasi kepada masa kini dan masa depan.
6. Bahasa Inggris
a. Level Novice
1) Mendengarkan
Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional,
secara formal maupun informal, dalam bentuk mendengarkan
permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari
2) Berbicara
Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan
transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk
menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan
kehidupan sehari-hari
3) Membaca
Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional,
secara formal maupun informal, dalam bentuk menyimak permintaan
dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari
4) Menulis
Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan
transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk
menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan
dengan kehidupan sehari-hari

b. Level Elementary
1) Mendengarkan
Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional,
secara formal maupun informal, dalam bentuk mendengarkan
permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan
2) Berbicara
Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan
transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk

Hal. 72 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan
pekerjaan
3) Membaca
Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional,
secara formal maupun informal, dalam bentuk menyimak permintaan
dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan
4) Menulis
Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan
transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk
menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan
dengan pekerjaan

c. Level Intermediate
1) Mendengarkan
Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional,
secara formal maupun informal, dalam bentuk mendengarkan
permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian
2) Berbicara
Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan
transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk
menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan
keprofesian
3) Membaca
Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional,
secara formal maupun informal, dalam bentuk menyimak permintaan
dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian
4) Menulis
Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan
transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk
menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan
dengan keprofesian

7. Seni Budaya
a. Seni Rupa
1) Memahami konsep seni rupa dan memahami pentingnya seni rupa
dalam kehidupan
2) Menunjukan sikap apresiatif terhadap seni rupa
b. Teater
1) Memahami konsep teater dan memahami pentingnya teater
dalam kehidupan
2) Menunjukan sikap apresiatif terhadap teater

8. Pendidikan Jasmani dan Olahraga


a. Mempraktekkan keterampilan permainan dan olahraga dengan
menggunakan peraturan

Hal. 73 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


b. Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama serta nilai-nilai
yang terkandung di dalamnya
c. Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh, kebugaran
jasnani serta aktivitas lainnya
d. Mempraktekkan gerak ritmik yang meliputi senam pagi, senam
aerobik, dan aktivitas lainnya
e. Mempraktekkan kegiatan dalam air seperti renang, permainan di air
dan keselamatan di air
f. Mempraktekkan kegiatan-kegiatn di luar kelas seperti melakukan
perkemahan, penjelajahan alam sekitar, mendaki gunung, dan lain-lain
g. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti
perawatan tubuh serta lingkungan yang sehat, mengenal berbagai
penyakit dan cara mencegahnya serta menghindari narkoba dan HIV.

9. Simulasi dan Komunikasi Digital


a. Mampu mengoperasikan komputer PC
b. Mampu mengoperasikan sistem operasi soft ware
c. Mampu menggunakan teknologi komputer untuk mengolah data,
keperluan sehari-hari serta keperluan yang terkait dengan kebutuhan
dunia kerja
d. Mampu mengoperasikan PC dalam suatu jaringan serta
mengoperasikan web design

10. Fisika
a. Memahami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran
besaran fisika secara langsung, tidak langsung, secara cermat, teliti, dan
obyektif
b. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan
mekanika benda titik, kekekalan energi, impuls, dan momentum
c. Memahami sifat mekanik bahan serta menentukan kekuatan bahan
d. Mendeskripsikan prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal,
fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta
penerapannya dalam mesin kalor
e. Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai
penyelesaian masalah
f. Memahami konsep getaran, gelombang, dan bunyi serta
penerapannya untuk pemecahan masalah
g. Menerapkan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam
berbagai masalah
h. Menguasai konsep dasar Fisika yang mendukung secara langsung
pencapaian kompetensi program keahliannya
i. Menerapkan konsep dasar Fisika untuk mendukung penerapan
kompetensi program keahliannya dalam kehidupan sehari-hari
j. Menerapkan konsep dasar Fisika untuk mengembangkan kemampuan
program keahliannya pada tingkat yang lebih tinggi

Hal. 74 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


11. Kimia
a. Memahami konsep materi dan perubahannya, fenomena reaksi kimia
yang terkait dengan kinetika, kesetimbangan, kekekalan masa dan
kekekalan energi
b. Memahami sifat berbagai larutan asam-basa, larutan koloid, larutan
elektrolit-non elektrolit, termasuk cara pengukuran dan kegunaannya
c. Memahami konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia serta
penerapannya dalam fenomena pembentukan energi listrik, korosi logam,
dan pemisahan bahan (elektrolisis)
d. Memahami struktur molekul dan reaksi senyawa organik yang
meliputi benzena dan turunannya, lemak, karbohidrat, protein, dan
polimer serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari
e. Meningkatkan kesadaran tentang terapan kimia yang dapat
bermanfaat dan juga merugikan bagi individu, masyarakat, dan
lingkungan serta menyadari pentingnya mengelola dan melestarikan
lingkungan demi kesejahteraan masyarakat
f. Memahami konsep, prinsip, hukum, dan teori kimia serta saling
keterkaitannya dan penerapannya untuk menyelesaikan masalah dalam
kehidupan sehari-hari dan teknologi
g. Menggunakan pengetahuan dasar kimia dalam kehidupan sehari-hari,
dan memiliki kemampuan dasar kimia sebagai landasan dalam
mengembangkan kompetensi di masing-masing bidang keahlian.

12. Produk Kreatif dan Kewirausahaan


a. Mampu mengidentifikasi kegiatan dan peluang usaha dalam
kehidupan sehari-hari, terutama yang terjadi di lingkungan
masyarakatnya
b. Menerapkan sikap dan perilaku wirausaha dalam kehidupan sehari-
hari di lingkungan masyarakatnya
c. Memahami sendi-sendi kepemimpinan dan mampu menerapkannya
dalam kehidupan sehari-hari serta menerapkan perilaku kerja prestatif
dalam kehidupannya
d. Mampu merencanakan sekaligus mengelola usaha kecil/mikro dalam
bidangnya

13. Dasar Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan


a. Menguasai Penerapan Konsep Dasar Listrik Elektronika
1. Memahami Teori Kelistrikan
2. Mengenal komponen elektronika.
3. Membuat Rangkaian Elektronika Dasar
4. Elektronika Optik
5. Menggunakan alat ukur Multimeter
6. Konsep Elektronika Digital

b. Menguasai Fungsi Peripheral dan Instalasi Personal Computer


1. Menginstalasi PC

Hal. 75 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


2. Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan periferal
3. Melakukan perbaikan dan setting ulang PC
4. Melakukan perbaikan periferal
5. Melakukan perawatan PC
6. Melakukan Perawatan Periferal

c. Menguasai Dasar Operating System


1. Menginstalasi sistem operasi berbasis GUI (Graphical User Interface)
2. Menginstalasi berbasis text
3. Menginstalasi softwere

14. Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan


a. Membuat disain jaringan lokal (Local Area Network)
1. Menentukan persyaratan pengguna.
2. Membuat disain awal jaringan.
3. Mengevaluasi lalu lintas jaringan.
4. Menyelesaikan disain jaringan

b. Membuat disain jaringan berbasis luas (WAN)


1. Mengidentifikasi persyaratan WAN
2. Mengidentifikasi spesifikasi WAN
3. Membuat disain awal jaringan WAN
4. Mengevaluasi lalu lintas jaringan
5. Menyelesaikan disain jaringan

c. Mendisain kebutuhan server


1. Memilih aplikasi untuk server
2. Memilih sistem operasi untuk Jaringan
3. Memilih komponen server

d. Mendisain sistem keamanan jaringan


1. Melakukan evaluasi kebutuhan
2. Mengidentifikasi pengendalian yang diperlukan
3. Mendisain pengendalian untuk diterapkan dalam sistem

e. Memasang kabel UTP dan BNC pada jaringan


1. Mempersiapkan peralatan dan bahan yang diperlukan
2. Memasang kabel sesuai disain jaringan
3. Memasang konektor pada kabel jaringan
4. Menguji koneksi kabel

f. Memasang kabel serat optik


1. Menyiapkan penyambungan
2. Memverifikasi penempatan kabel serat optik
3. Melindungi kabel serat optik
4. Menyambung kabel serat optik tanpa konektor

Hal. 76 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


5. Memasang konektor serat optik
6. Merapikan dan membersihkan tempat kerja
7. Melengkapi administrasi instalasi

g. Memasang jaringan nirkabel


1. Menentukan spesifikasi perangkat
2. Memilih dan menginstalasi perangkat
3. Menguji perangkat

h. Menginstalasi non manageble switch pada jaringan


1. Menentukan spesifikasi perangkat
2. Memilih dan menginstalasi perangkat
3. Menguji perangkat

i. Menginstalasi non manageble switch pada jaringan


1. Menentukan spesifikasi switch/ hub
2. Memilih switch/ hub yang tepat
3. Memasang switch/hub dan peralatan pendukung
4. Menguji switch / hub dan jaringan

j. Menginstalasi dan mengkonfigurasi manageable switch pada


jaringan
1. Menentukan spesifikasi manageable switch
2. Memilih manageable switch yang tepat
3. Memasang dan mengkonfigurasi manageable switch dan peralatan
pendukung
4. Menguji Manageable switch dan jaringan

k. Menginstalasi dan mengkonfigurasi static routing pada router.


1. Menyiapkan router
2. Mengkonfigurasi router
3. Menguji Router

l. Mengkonfigurasi dynamic routing pada router.


1. Menyiapkan router.
2. Mengkonfigurasi router
3. Menguji Router

m. Menginstalasi sumber daya berbagi pakai pada jaringan komputer


1. Menyiapkan sumber daya yang akan dibagi pakai.
2. Mengkonfigurasi sumber daya yang dibagi pakai
3. Menguji sumber daya yang dibagi pakai

n. Menggelar sistem pengkabelan terstruktur horisontal


2. Merencanakan konfigurasi perkabelan horisontal

Hal. 77 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


3. Menginstalasi perkabelan horisontal
4. Membuat dokumen

o. Menginstalasi dan Mengkonfigurasi TCP/IP statis pada workstation


yang terhubung pada jaringan
1. Mengidentifikasi Workstation
2. Mengumpulkan informasi internetworking
3. Menginstal protokol TCP/IP
4. Menguji koneksi TCP/IP

p. Menginstalasi dan Mengkonfigurasi TCP/IP dinamis pada


workstation yang terhubung pada jaringan
1. Mengidentifikasi Workstation
2. Mengumpulkan informasi internetworking
3. Menginstal protokol TCP/IP
4. Menguji koneksi TCP/IP

q. Mendisain dan membangun server


1. Memilih aplikasi untuk server
2. Memilih sistem operasi untuk jaringan
3. Memilih komponen server
r. Menginstalasi dan mengkonfigurasi server
1. Menetapkan spesifikasi server
2. Membangun dan mengkonfigurasi server
3. Menguji server

s. Menginstalasi dan mengkonfigurasi gateway internet


1. Mengonfirmasi kebutuhan klien dan perangkat jaringan
2. Meninjau masalah keamanan
3. Memasang dan mengkonfigurasi produk dan perangkat gateway
4. Mengkonfigurasi dan menguji titik jaringan.
5. Mengimplementasi perubahan

t. Melakukan pengujian pada sistem


1. Mempersiapkan pengujian sistem
2. Melakukan pengujian sistem
3. Menganalisis dan melaporkan hasil pengujian sistem

u. Mengadministrasi perangkat jaringan


1. Mempersiapkan pengujian sistem
2. Melakukan pengujian sistem menganalisis dan melaporkan hasil
pengujian sistem
3. Memasang perangkat pada sistem jaringan
4. Mengkonfigurasi perangkat layanan
5. Mengadministrasi dan memberikan dukungan fungsi pelayanan
perangkat

Hal. 78 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


6. Memecahkan masalah

v. Melakukan backup dan restore basis data pengguna


1. Meninjau ulang arsitektur basis data
2. Menentukan metoda backup yang sesuai dengan kebutuhan basis data
3. Menentukan basis dan prosedur recovery
4. Gunakan alternatif basis data

w. Menyelenggarakan administrasi sistem jaringan


1. Mencatat hak akses keamanan
2. Mencatat lisensi perangkat lunak
3. Menjalankan back-up sistem
4. Memulihkan (restore) sistem dengan menggunakan back-up
5. Mendokumentasikan akses keamanan

x. Memberikan layanan administrasi sistem jaringan


1. Mengelola akses dan keamanan klien.
2. Memberi masukan dan mensosialisasikan rencana perbaikan kerusakan.
3. Memonitor kinerja jaringan

y. Mendukung perangkat lunak sistem


1. Merawat perangkat lunak sistem.
2. Memasang perangkat lunak dan mengelola berkas sistem.
3. Mengelola pemakaian sistem
4. Memonitor keamanan sistem
5. Menjalankan backup sistem
6. Memulihkan (restore) sistem dari back-up.

15. Muatan Lokal Bahasa Sunda


a. Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai
bentuk wacana lisan nonsastra berupa pengumuman, berita dan cerita
b. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan
dalam berbagai bentuk wacana lisan melalui berbicara, bertelepon dan
berdialog dalam rangka Bahasa Sunda dengan bahasa yang sesuai
c. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan
dalam berbagai bentuk wacana lisan sastra melalui membahas atau
mendiskusikan isi cerita rakyat/novel
d. Mampu mengapresiasikan karya sastra
e. Mampu menuliskan ungkapan gagasan dalam bentuk wacana, narasi,
deskripsi, eksposisi, argumentasi dan persuasi
f. Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai
macam wacana lisan sastra berupa cerita rakyat

16. Muatan Lokal Baca Tulis Al- Qur’an

Hal. 79 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


a. Mampu memahami dan menerapkan hukum bacaan qolqolah dan hukum
bacaan
b. Mampu memahami hukum bacaan waqof dan menerapkan dalam
membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar
c. Mampu memahami kaidah menulis kata dan kalimat dalam Al-Qur’an
dengan baik dan benar
d. Mampu membaca, menulis, dan melapalkan serta memahami kandungan
Al-Qur’an pada Surat-surat Pendek.

Hal. 80 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


3.3.7. Diagram Pencapaian Kompetensi

Diagram Pencapaian Kompetensi


SMK Mutiara Qolbu Cianjur Tahun 2019-2020

Diagram ini menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang di


ajarkan dan di latihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang di butuhkan
Pada kelompok Muatan Nasional, Muatan Kewilayahan dan Muatan Lokal (A, B,
dan D)
I II III

A1 A1 A1
1 2 3

A2 A2 A2

A3 A3 A3

A4 A4 A4

1
A5 A6 A6

A6 B2

B1 D2

B2

D1

Hal. 81 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


Keterangan:
1. Kelompok Muatan Nasional (A)
a. A1 : Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
b. A2 : Pendidikan Pancasiala dan Kewarganegaraan
c. A3 : Bahasa Indonesia
d. A4 : Matematika
e. A5 : Sejarah Indonesia
f. A6 : Bahasa Inggris
2. Kelompok Muatan Kewilayahan (B)
a. B1 : Seni Budaya
b. B2 : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehanatan
3. Kelompok Muatan Lokal (D)
a. D1 : Baca Tulis Qur’an
b. D2 : Bahasa Sunda

Hal. 82 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


3.3.8. Diagram Pencapaian Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan
Jaringan

Diagram Pencapaian Kompetensi


Kejuruan Teknik Komputer Dan Jaringan
SMK Mutiara Qolbu Cianjur Tahun 2019-2020

Diagram ini menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang di


ajarkan dan di latihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang di butuhkan
Pada kelompok Peminatan (C 1, C2, C3)
I II III

C1.1 C3.1 C3.2


1 2 3

C1.2 C3.2 C3.3

C1.3 C3.3 C3.4

C2.1 C3.4 C3.5

1
C2.2 C3.5

C2.3

C2.4

Hal. 83 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


Keterangan:
4. Kelompok Peminatan (C 1)
a. C1.1 : Simulasi dan Komunikasi Digital
b. C1.2 : Fiska
c. C1.3 : Kimia
5. Kelompok Peminatan (C 2)
a. C2.1 : Sistem Komputer
b. C2.2 : Komputer dan Jaringan Dasar
c. C2.3 : Program Dasar
d. C2.4 : Dasar Desain Grafis
6. Kelompok Peminatan (C 3)
a. C3.1 : Teknologi Jaringan Berbasis Luas (WAN)
b. C3.2 : Administrasi Infrastruktur Jaringan
c. C3.3 : Administrasi Sistem Jaringan
d. C3.4 : Teknologi Layanan Jaringan
e. C3.5 : Produk Kreatif dan Kewirausahaan

3.4. Program Muatan Lokal


Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan
kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk
keunggulan daerah, yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata
pelajaran yang ada dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran
tersendiri. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat menjadi mata
pelajaran muatan lokal.
Muatan lokal merupakan mata pelajaran, karena itu satuan pendidikan harus
mengembangkan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar untuk setiap jenis
muatan lokal yang diselenggarakan. Satuan pendidikan dapat menyelenggarakan
satu mata pelajaran muatan lokal setiap semester. Ini berarti bahwa dalam satu
tahun satuan pendidikan dapat menyelenggarakan dua mata pelajaran muatan
lokal.
Penerapan Muatan Lokal di SMK Mutiara Qolbu Cianjur diharapkan dapat
memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan perilaku kepada peserta didik
agar mereka memiliki wawasan yang luas tentang keadaan lingkungan daerah dan
kebutuhan masyarakatnya sesuai dengan nilai-nilai/aturan yang berlaku serta ikut
mengambil bagian dalam mendukung kelangsungan pembangunan daerah dan
pembangunan nasional.
Melalui implementasi Muatan Lokal yang dikembangkan di SMK Mutiara
Qolbu Cianjur, diharapkan peserta didik dapat:
a. Mengenal dan menjadi lebih akrab dengan lingkungan alam, sosial, dan
budaya daerah;
b. Memiliki bekal kemampuan dan keterampilan serta pengetahuan
mengenai lingkungan daerah yang berguna bagi dirinya dan masyarakat
pada umumnya;
c. Memiliki sikap dan perilaku yang selaras dengan nilai-nilai/aturan yang
berlaku di daerah, serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai
luhur budaya daerah dalam rangka menunjang pembangunan nasional;

Hal. 84 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


d. Berpartisipasi dalam pembangunan masyarakat dan pemerintah daerah.
Setiap akhir semester hasil belajar muatan lokal bersama hasil belajar mata
pelajaran lain dilaporkan kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk
Laporan Hasil Belajar (rapor) berupa angka (untuk aspek pengetahuan dan atau
praktik) dan predikat (untuk aspek afektif), disertai deskripsi kemajuan
belajar/ketercapaian kompetensi peserta didik.
Mata pelajaran ini berdiri sendiri dan dimasukkan ke dalam kelompok mata
pelajaran kewilayahan dengan beban belajar 2 jam pelajaran per minggu. Adapun
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar mata pelajaran muatan lokal (Basa Sunda)
dan Baca Tulis Qur’an adalah sebagai berikut.

3.4.1 Baca Tulis Qur’an


KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, 4. Menunjukkan keterampilan
menganalisis dan mengevaluasi menalar, mengolah, dan menyaji
pengetahuan faktual, konseptual, secara (a) efektif, (b) kreatif, (c)
prosedural, dan metakognitif pada produktif, (d) kritis, (e) mandiri,
tingkat teknis, spesifik, detil, dan (f) kolaboratif, (g) komunikatif,
kompleks berdasarkan rasa ingin dan (h) solutif, dalam ranah
tahunya tentang (a) ilmu konkret dan abstrak terkait dengan
pengetahuan, (b) teknologi, (c) pengembangan dari yang
seni, (d) budaya, dan (e) dipelajarinya di sekolah, serta
humaniora dengan wawasan mampu menggunakan metode
kemanusiaan, kebangsaan, sesuai dengan kaidah keilmuan.
kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan
pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Mampu membaca, menulis, dan 4.1 Membaca, menulis, malafalkan (menghafal)
melapalkan serta memahami serta memahami isi kandungan ayat Al-
kandungan Al-Qur’an pada Surat Qur’an Surat An-Naas dan Al-Falaq
Pendek An-Naas dan Al-Falaq
3.2 Mampu membaca, menulis, dan 4.2 Membaca, menulis, malafalkan
melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat Al-Ikhlas
Pendek Al-Ikhlas dan Al-Lahab
dan Al-Lahab

3.3 3. Mampu membaca, menulis, 4.3 Membaca, menulis, malafalkan


dan melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat

Hal. 85 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
Pendek An-Nashr dan Al-Kafirun kandungan ayat Al-Qur’an Surat An-Nashr
dan Al-Kafirun

3.4 Mampu membaca, menulis, dan 4.4 Membaca, menulis, malafalkan


melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat Al-
Pendek Al-Kautsar dan Al-
Kautsar dan Al-Maa’un
Maa’un
3.5 Mampu membaca, menulis, dan 4.5 Membaca, menulis, malafalkan
melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat Al-
Pendek Al-Quraisy dan al-Fiil
Quraisy dan al-Fiil

3.6 Mampu membaca, menulis, dan 4.6 Membaca, menulis, malafalkan


melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat Al-
Pendek Al-Humajah
Humajah

3.7 Mampu membaca, menulis, dan 4.7 Membaca, menulis, malafalkan


melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat Al-Ashr
Pendek Al-Ashr
3.8 Mampu membaca, menulis, dan 4.8 Membaca, menulis, malafalkan
melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat At-
Pendek At-Takatsur
Takatsur

3.9 Mampu membaca, menulis, dan 4.9 Membaca, menulis, malafalkan


melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat Al-
Pendek Al-Qoriah
Qoriah

3.10 Mampu membaca, menulis, dan 4.10 Membaca, menulis, malafalkan


melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat
Pendek Al-Adiyat
Al-‘Adiyat

3.11 Mampu membaca, menulis, dan 4.11 Membaca, menulis, malafalkan


melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat At-Thiin
Pendek At-Thiin
3.12 Mampu membaca, menulis, dan 4.12 Membaca, menulis, malafalkan
melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi

Hal. 86 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat Al-
Pendek Al-Insyirah Insyirah

3.13 Mampu membaca, menulis, dan 4.13 Membaca, menulis, malafalkan


melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat Ad-
Pendek Ad-Dhuha
Dhuha

3.14 Mampu membaca, menulis, dan 4.14 Membaca, menulis, malafalkan


melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat Al-Lail
Pendek Al-Lail
3.15 Mampu membaca, menulis, dan 4.15 Membaca, menulis, malafalkan
melapalkan serta memahami (menghafal) serta memahami isi
kandungan Al-Qur’an pada Surat kandungan ayat Al-Qur’an Surat Asy-
Pendek Asy-Syamsu
Syamsu

3.4.2 Basa Sunda


KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, 4. Menunjukkan keterampilan
menganalisis dan mengevaluasi menalar, mengolah, dan menyaji
pengetahuan faktual, konseptual, secara (a) efektif, (b) kreatif, (c)
prosedural, dan metakognitif pada produktif, (d) kritis, (e) mandiri,
tingkat teknis, spesifik, detil, dan (f) kolaboratif, (g) komunikatif,
kompleks berdasarkan rasa ingin dan (h) solutif, dalam ranah
tahunya tentang (a) ilmu konkret dan abstrak terkait dengan
pengetahuan, (b) teknologi, (c) pengembangan dari yang
seni, (d) budaya, dan (e) dipelajarinya di sekolah, serta
humaniora dengan wawasan mampu menggunakan metode
kemanusiaan, kebangsaan, sesuai dengan kaidah keilmuan.
kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan
pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.

KOMPETENSI DASAR 3 KOMPETENSI DASAR 4

Hal. 87 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


3.1. Menganalisis aspek 4.1. Menerjemahkan teks ke dalam
kebahasaan dan rasa bahasa bahasa Sunda atau sebaliknya
teks terjemahan. dengan memperhatikan unsur
kebahasaan dan rasa bahasa.
3.2. Membandingkan jenis dongeng, 4.2. Menampilkan berbagai jenis
berdasarkan isi, struktur, dan dongeng dengan cara ngadongeng,
aspek kebahasaan. monolog, atau dramatisasi.
3.3. Menganalisis isi, struktur dan 4.3. Menulis laporan kegiatan dengan
aspek kebahasaan laporan memperhatikan struktur dan unsur
kegiatan. kebahasaan.
3.4. Membandingkan bentuk, 4.4. Melantunkan kawih Sunda klasik
struktur dan aspek kebahasaan dan pop dengan memperhatikan
teks kawih Sunda klasik dan bentuk, ekspresi, dan intonasi
pop. (lentong).
3.5. Menganalisis isi, struktur, dan 4.5. Merancang, melakukan dan
aspek kebahasaan teks menyusun laporan wawancara
wawancara. dengan memperhatikan kesantunan
berbahasa.
3.6. Menganalisis isi, struktur, dan 4.6. Menyajikan isi teks babad/sejarah
aspek kebahasaan teks babad/ Sunda dengan memperhatikan
sejarah Sunda. struktur dan unsur kebahasaan.
3.7. Menganalisis bentuk dan tipe 4.7. Mengkreasikan aksara Sunda sesuai
aksara Sunda sesuai dengan dengan kaidah-kaidahnya.
kaidah-kaidahnya.
3.8. Menganalisis isi, struktur, dan 4.8. Menampilkan sajak dengan cara
aspek kebahasaan sajak. membaca, mendeklamasikan,
musikalisasi atau dramatisasi.

3.5. Kegiatan Pengembangan Diri


Pengembangan diri dilakukan dengan mengembangkan karakter peserta
didik sebagai pribadi, anggota masyarakat dimana siswa berada, dan sebagai
masyarakat global yang memiliki dayat saing, kegiatan pengembangan diri
dilakukan melalui:

3.5.1. Pelayanan Bimbingan Konseling


1. Konsep Layanan Bimbingan dan
Konseling Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor adalah guru yag
mempunyai tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh dalam
kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling terhadap sejumlah siswa.
Layanan bimbingan dan konseling adalah kegiatan Guru Bimbingan dan
Konseling atau Konselor dalam menyusun rencana pelayanan bimbingan
dan konseling, melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling,
mengevaluasi proses dan hasil pelayanan bimbingan dan konseling serta
melakukan perbaikan tindak lanjut memanfaatkan hasil evaluasi.

Hal. 88 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


2. Komponen Layanan Bimbingan dan
Konseling Pedoman bimbingan dan konseling mencakup komponen-
komponen berikut ini.
a. Jenis Layanan meliputi:
(1) Layanan Orientasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang
membantu peserta didik memahami lingkungan baru, seperti
lingkungan satuan pendidikan bagi siswa baru, dan obyek-obyek
yang perlu dipelajari, untuk menyesuaikan diri serta mempermudah
dan memperlancar peran di lingkungan baru yang efektif dan
berkarakter.
(2) Layanan Informasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang
membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai
informasi diri, sosial, belajar, karir/ jabatan, dan Pendidikan lanjutan
secara terarah, objektif dan bijak.
(3) Layanan Penempatan dan Penyaluran yaitu layanan bimbingan dan
konseling yang membantu peserta didik memperoleh penempatan
dan penyaluran yang tepat di dalam kelas, kelompok belajar,
peminatan/lintas minat/pendalaman minat, program latihan, magang,
dan kegiatan ekstrakurikuler secara terarah, objektif dan bijak.
(4) Layanan Penguasaan Konten yaitu layanan bimbingan dan
konseling yang membantu peserta didik menguasai konten
tertentu, terutama kompetensi dan atau kebiasaan dalam melakukan,
berbuat atau mengerjakan sesuatu yang berguna dalam kehidupan
disekolah/madrasah, keluarga, dan masyarakat sesuai dengan
tuntutan kemajuan dan berkarakter-cerdas yang terpuji, sesuai
dengan potensi dan peminatan dirinya.
(5) Layanan Konseling Perseorangan yaitu layanan bimbingan dan
konseling yang membantu peserta didik dalam mengentaskan
masalah pribadinya melalui prosedur perseorangan.
(6) Layanan Bimbingan Kelompok yaitu layanan bimbingan dan
konseling yang membantu peserta didik dalam pengembangan
pribadi, kemampuan hubungan sosial, kegiatan belajar, karir/jabatan,
dan pengambilan keputusan, serta melakukan kegiatan tertentu
sesuai dengan tuntutan karakter yang terpuji melalui dinamika
kelompok.
(7) Layanan Konseling Kelompok yaitu layanan bimbingan dan
konseling yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan
pengentasan masalah yang dialami sesuai dengan tuntutan
karaktercerdas yang terpuji melalui dinamika kelompok.
(8) Layanan Konsultasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang
membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh
wawasan, pemahaman, dan cara-cara dan atau perlakuanyang perlu
dilaksanakan kepada pihak ketiga sesuai dengan tuntutan
karaktercerdas yang terpuji.
(9) Layanan Mediasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang
membantu peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan dan

Hal. 89 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


memperbaiki hubungan dengan pihak lain sesuai dengan tuntutan
karakter-cerdas yang terpuji.
(10) Layanan Advokasi yaitu layanan bimbingan dan konseling
yangmembantu peserta didik untuk memperoleh kembali hak-hak
dirinyayang tidak diperhatikan dan/atau mendapat perlakuan yang
salahsesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji.
b. Kegiatan Pendukung Layanan meliputi:
(1) Aplikasi Instrumentasi yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang
diri siswa dan lingkungannya, melalui aplikasi berbagai instrumen,
baik tes maupun non-tes.
(2) Himpunan Data yaitu kegiatan menghimpun data yang
relevan dengan pengembangan peserta didik, yang diselenggarakan
secara berkelanjutan, sistematis, komprehensif, terpadu, dan bersifat
rahasia.
(3) Konferensi Kasus yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta
didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak
yang dapat memberikan data, kemudahan dan komitmenbagi
terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan, yang
bersifat terbatas dan tertutup.
(4) Kunjungan Rumah yaitu kegiatan memperoleh data, kemudahan dan
komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui
pertemuan dengan orang tua dan atau anggota keluarganya.
(5) Tampilan Kepustakaan yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan
pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan
pribadi, kemampuan sosial, kegiatan belajar, dan karir/ jabatan.
(6) Alih Tangan Kasus yaitu kegiatan untuk memin-dahkan penanganan
masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangan
ahli yang dimaksud.
c. Format Layanan meliputi:
(1) Individual yaitu format kegiatan bimbingan dan konseling yang
melayani peserta didik secara perorangan.
(2) Kelompok yaitu format kegiatan bimbingan dan konseling yang
melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika
kelompok.
(3) Klasikal yaitu format kegiatan bimbingan dan konseling yang
melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas rombongan
belajar.
(4) Lapangan yaitu format kegiatan bimbingan dan konseling yang
melayani seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di
luar kelas atau lapangan.
(5) Pendekatan Khusus/Kolaboratif yaitu format kegiatan bimbingan
dan konseling yang melayani kepentingan peserta didik melalui
pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat memberikan kemudahan.
(6) Jarak Jauh yaitu format kegiatan bimbingan dan konseling yang
melayani kepentingan siswa melalui media dan/ atau saluran jarak
jauh, seperti surat dan sarana elektronik.

Hal. 90 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


3. Strategi Layanan Bimbingan dan
Konseling
a) Program Layanan Dari segi unit waktu
sepanjang tahun ajaran pada satuan pendidikan, ada lima jenis program
layanan yang disusun dan diselenggarakan dalam pelayanan bimbingan
dan konseling, yaitu sebagai berikut:
(1) Program Tahunan yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling
meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun ajaran untuk masing-
masing kelas rombongan belajar pada satuan pendidikan.
(2) Program Semesteran yaitu program pelayanan bimbingan dan
konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang
merupakan jabaran program tahunan.
(3) Program Bulanan yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling
meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran
program semesteran.
(4) Program Mingguan yaitu program pelayanan bimbingan dan
konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang
merupakan jabaran program bulanan.
(5) Program Harian yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling
yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu.
Program harian merupakan jabaran dari program mingguan dalam
bentuk Satuan Layanan atau Rencana Program Layanan dan/ atau
Satuan Kegiatan Pendukung atau Rencana Kegiatan Pendukung
pelayanan bimbingan dan konseling.
c) Penyelenggaraan Layanan Sebagai pelaksana pelayanan
bimbingan dan konseling, Guru Bimbingan dan Konseling atau
Konselor bertugas dan berkewajiban menyelenggarakan layanayang
mengarah pada (1) pelayanan dasar, (2) pelayanan pengembangan, (3)
pelayanan peminatan studi, (4) pelayanan teraputik, dan (5) pelayanan
diperluas.
(1) Pelayanan Dasar, yaitu pelayanan mengarah kepada terpenuhinya
kebutuhan siswa yang paling elementer, yaitu kebutuhan makan dan
minum, udara segar, dan kesehatan, serta kebutuhan hubungan sosio-
emosional. Orang tua, guru dan orang-orang yang dekat (significant
persons) memiliki peranan paling dominan dalam pemenuhan
kebutuhan dasar siswa. Dalam hal ini, Guru Bimbingan dan
Konseling atau Konselor pada umumnya berperan secara tidak
langsung dan mendorong para significant persons berperan optimal
dalam memenuhi kebutuhan paling elementer siswa.
(2) Pelayanan Pengembangan, yaitu pelayanan untuk mengembangkan
potensi peserta didik sesuai dengan tahap-tahap dan tugas-tugas
perkem-bangannya. Dengan pelayanan pengembangan yang cukup
baik siswa akan dapat menjalani kehidupan dan perkembangan
dirinya dengan wajar, tanpa beban yang memberatkan, memperoleh
penyaluran bagi pengembangan potensi yang dimiliki secara
optimal, serta menatap masa depan dengan cerah. Upaya

Hal. 91 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


pendidikan pada umumnya merupakan pelaksanaan pelayanan
pengembangan bagi peserta didik. Pada satuan-satuan pendidikan,
para pendidik dan tenaga kependidikan memiliki peran dominan
dalam penyelenggaraan pengembangan terhadap siswa. Dalam hal
ini, pelayanan bimbingan dan konseling yang dilaksanakan oleh
Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor selalu diarahkan dan
mengacu kepada tahap dan tugas perkembangan siswa.
(3) Pelayanan Arah Peminatan/Lintas Minat/Pendalaman Minat Studi
Siswa, yaitu pelayanan yang secara khusus tertuju kepada
peminatan/lintas minat/pendalaman minat peserta didik sesuai
dengan konstruk dan isi kurikulum yang ada. Arah peminatan/lintas
minat/pendalaman minat ini terkait dengan bidang bimbingan
pribadi, sosial, belajar, dan karir dengan menggunakan segenap
perangkat (jenis layanan dan kegiatan pendukung) yang ada dalam
pelayanan Bimbingan dan Konseling. Pelayanan peminatan/lintas
minat/pendalaman minat peserta didik ini terkait pula dengan
aspekaspek pelayanan pengembangan tersebut di atas.
(4) Pelayanan Teraputik, yaitu pelayanan untuk menangani pemasalahan
yang diakibatkan oleh gangguan terhadap pelayanan dasar dan
pelayanan pengembangan, serta pelayanan pemi natan.
Permasalahan tersebut dapat terkait dengan kehidupan pribadi,
kehidupan sosial, kehidupan keluarga, kegiatan belajar, karir. Dalam
upaya menangani permasalahan peserta didik, Guru Bimbingan dan
Konseling atau Konselor memiliki peran dominan. Peran pelayanan
teraputik oleh Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor dapat
menjangkau aspek-aspek pelayanan dasar, pelayanan
pengembangan, dan pelayanan peminatan.
(5) Pelayanan Diperluas, yaitu pelayanan dengan sasaran di luar diri
siswa pada satuan pendidikan, seperti personil satuan pendidikan,
orang tua, dan warga masyarakat lainnya yang semuanya itu terkait
dengan kehidupan satuan pendidikan dengan arah pokok
terselenggaranya dan suskesnya tugas utama satuan pendidikan,
proses pembelajaran, optimalisasi pengembangan potensi peserta
didik. Pelayanan diperluas ini dapat terkait secara langsung ataupun
tidak langsung dengan kegiatan pelayanan dasar, pengembangan
peminatan, dan pelayanan teraputik tersebut di atas.
d) Waktu dan Posisi Pelaksanaan Layanan
(1) Semua kegiatan mingguan (kegitan layanan dan/ atau pendukung
bimbingan dan konseling) diselenggarakan di dalam kelas (sewaktu
jam pembelajaran berlangsung) dan/atau di luar kelas (di luar jam
pembelajaran)
(2) Di dalam jam pembelajaran:
a. Kegiatan tatap muka dilaksanakan secara klasikal
dengan rombongan belajar siswa dalam tiap kelasuntuk
menyelenggarakan layanan informasi, penempatan dan

Hal. 92 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


penyaluran, penguasaan konten, kegiatan instrumentasi, serta
layanan/kegiatan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas.
b. Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah pada waktu
pembiasaan hari Sabtu pada jam 1 dan pada waktu jam kosong.
c. Kegiatan tatap muka nonklasikal diselenggarakan
dalam bentuk layanan konsultasi, kegiatan konferensi kasus,
himpunan data, kunjungan rumah, tampilan kepustakaan, dan alih
tangan kasus.
(3) Di luar jam pembelajaran:
a. Kegiatan tatap muka nonklasikal
dengan siswa dilaksanakan untuk layanan orientasi, konseling
perorangan, bimbingan kelompok, konseling kelompok, mediasi,
dan advokasi serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksana-kan di
luar kelas.
b. Satu kali kegiatan
layanan/pendukung bimbingan dan konseling di luar kelas/di luar
jam pembelajaranekuivalen dengan 2 (dua) jam pembelajaran
tatap muka dalam kelas.
c. Kegiatan pelayanan bimbingan
dan konseling di luar jam pembelajaran satuan Pendidikan
maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan bimbingan dan
konseling, diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan satuan
pendidikan.
(4) Program pelayanan bimbingan dan konseling pada masing-masing
satuan pendidikan dikelola oleh Guru Bimbingan dan Konseling atau
Konselor dengan memperhatikan keseimbangan dan kesinambungan
program antarkelas dan antarjenjang kelas, dan mensinkronisasikan
program pelayanan bimbingan dan konseling dengan kegiatan
pembelajaran mata pelajaran dan kegiatan ekstra kurikuler dengan
mengefektifkan dan mengefisienkan penggunaan fasilitas satuan
pendidikan.

3.5.2. Kegiatan Ekstrakurikuler


Ekstrakurikuler merupakan Pendidikan yang dilakukan oleh peserta didik
diluar jam belajar kurikulum standar sebagai perluasan dari kegiatan kurikulum
dan dilakukan di bawah bimbingan sekolah dengan tujuan untuk mengembangkan
kepribadian, bakat, minat, dan kemampuan peserta didik yang lebih luas atau di
luar minat yang dikembangkan oleh kurikulum, kegiatan ekstarkurikuler yang
dilaksanakan adalah:
A. Pramuka
Pola umum gerakan pramuka adalah kerangka tata cara pelaksanaan
usaha gerakan pramuka untuk mencapai tujuannya. Pola ini meliputi segala
bidang dalam gerakan pramuka, dan belaku untuk semua jajaran dimana saja,
setra dalam waktu kapan saja.

Hal. 93 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


Untuk pembina adalah Bapak Dede Permana S.Pd untuk putra dan
Bapak Yogi Koswara untuk putri.
1. Tujuan dan Fungsi
a) Tujuan dibuat nya
pola umum adalah untuk mematapkan pengelolaan gerakan pramuka
dan mempelancar pelaksanaan tugas pokok gerakan pramuka.
b) Pola umum
berfunsi sebagai dasar dan pola kebijaksaan dalam penyusunan
rencana kerja, program kerja, dan rencana kegiatan Kwartir dan
satuan pramuka, serta sebagai pegangan dan tuntunan para
pelaksana, pengelola gerakan pramuka. Dengan adanya pola umum
maka gerak langkah pelaksanaan tugas pokok gerakan pramuka,
dimana pun dan bilamana pun selalu sama satu senada.
Eksarkulikuler di SMK Mutiara Qolbu Cianjur adalah organisasi
Kegiatan dalam Mutiara Qolbu Cianjur mencangkup banyak hal:
a. Tentang alam
b. Baris berbaris
c. P3 (Pertolongan pertama dalam kecelakaan)
d. Keterampilan
e. Dll
Penegak Bantara Penegak Bantara adalah tingkatan Syarat-syarat
Kecakapan Umum pertama dalam satuan Pramuka Penegak sebelum
Penegak Laksana. Golongan Pramuka Penegak yang belum menyelesaikan
Syaratsyarat Kecakapan Umum (SKU) Penegak Bantara belum dianggap
sebagai Pramuka Penegak dan disebut sebagai “Tamu Ambalan”, atau
“Tamu Penegak”.
Penegak Laksana Penegak Laksana adalah tingkatan Syarat-syarat
Kecakapan Umum kedua dalam satuan Pramuka Penegak setelah Penegak
Bantara. Golongan Pramuka Penegak yang telah menyelesaikan Syarat-
syarat Kecakapan Umum (SKU) Penegak Laksana dapat mengikuti SKU
Pramuka Garuda.
No Ekskul Hari Waktu Kegiatan Ket

1 Pramuka Jum'at 07:30 – 09:30 a. Mengembangkan jiwa Wajib


kepemimpinan pada
peserta didik.
b. Sebagai wadah berlatih
organisasi.
c. Melatih peserta didik
agar terampil dan
mandiri.
d. Mengembangkan jiwa
sosial dan peduli kepada
orang lain.
e. Melatih peserta didik

Hal. 94 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


No Ekskul Hari Waktu Kegiatan Ket

untuk menyelesaikan
masalah dengan cepat
dan tepat.
f. Mengenalkan
beberapa usaha
pelestarian alam,
sikap ramah
terhadap
lingkungan,
kebiasaan diri
hidup bersih dan
sehat.

B. Paskibra
Ekstrakulikuler Paskibra bertujuan sebagai wadah pembinaan bagi
anak-anak dan pemuda Indonesia dengan prinsip-prinsip metodik
kepaskibraan yang pelaksanaannya desesuaikan dengan keadaan,
kepentingan, dan perkembangan bangsa dan Negara. Dan ekstrakulikuler ini
bertujuan untuk menyiapkan siswa mampu melaksanakan upacara bendera
yang lebih baik lagi, serta menunjang kegiatan belajar mengajar, khusunya di
bidang pembinaan kesiswaan dalam pembentukan watak, kedisiplinan dan
kepribadian siswa melalui kegiatan kepaskibraan.
Pelaksanaan Kepaskibraan di SMK Mutiara Qolbu Cianjur mengacu
kepada metodik kepaskibraan yang menggunakan pandangan dan
memerlukan tiap peserta didik sebagai makhluk Tuhan, makhluk pribadi dan
makhluk sosial.
Para pendidik merupakan subjek didik, yang ikut menentukan ragam
kegiatan kepaskibraan, yaitu dengan memperhatikan minat, bakat,
kemampuan dan kebutuhan mereka.
Kepaskibraan di SMK Mutiara Qolbu Cianjur dilandasi dengan
pendidikan yang berpusat pada Allah SWT sebagai bentuk kepercayaan
agama Islam, pendidikan yang bersifat pada anak dan pemuda, dan
pendidikan yang berpusat pada masyarakat. Untuk pembina adalah Bapak
Riska Juliyanti S.Pd
No Ekskul Hari Waktu Kegiatan Ket

1 Paskibra Jum'at 07:30 – 09:30 a. Melatih kedisiplinan Pilihan


b. Mengembangkan cinta tanah
air/nasionalisme
c. Mempersiapkan peserta
didik untuk menjadi petugas

Hal. 95 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


No Ekskul Hari Waktu Kegiatan Ket

upacara yang baik

C. Bola Volly
Untuk pelatih pembina adalah Bapak H Deden Pelani S.Pd.
Ekstrakurikuler volly diadakan dengan tujuan menyediakan wadah untuk
siswa menyalurkan hobinya dan menghadirkan corak positif kepada para
siswa yaitu sifat-sifat sportifitas serta mencetak bibit-bibit baru olahragawan
yang berprestasi di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
a. Kegiatan Awal
Sebelum dilaksanakan kegiatan inti terlebih dahulu diberikan
pengarahan tentang materi yang akan disajikan, kemudian dilanjutkan
dengan pemanasan yang gerakannya meliputi :
 Peregangan
 Kelenturan
 Lari
b. Kegiatan Inti
 Latihan Fisik
 Latihan Kekuatan
 Latihan Reaksi
 Latihan Stamina
c. Latihan Dasar
 Teknik Dasar Penjagaan dan Pergerakan
 Teknik Dasar Service
 Teknik Dasar Passing
 Passing bawah
 Passing atas
d. Teknik Dasar Smesh/Spike
e. Teknik Dsar Block (Bendungan)
f. Pola Permainan
No Ekskul Hari Waktu Kegiatan Ket

1 Bola Volly Jum'at 07:30 – 09:30 a. Melatih peserta didik Pilihan


terampil dalam bidang
olahraga
b. Menyiapkan peserta didik
dalam kegiatan O2SN
c. Mengikutsertakan peserta
didik dalam kegiatan O2SN

Hal. 96 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


D. Bola Futsal
Ekstrakurikuler ini merupakan salah satu ekstrakurikuler yang sudah
lama di SMK Mutiara Qolbu Cianjur. Futsal adalah salah satu olahraga paling
populer di kalangan anak muda sekarang, karena olahraga ini adalah turunan
dari sepak bola tapi dengan jumlah pemain yang lebih sedikit dan luas
lapangan yang lebih kecil. Di SMK Mutiara Qolbu Cianjur ekstrakurikuler
futsal cukup digemari, tercatat banyak siswa ikut serta dalam ekskul ini.
Untuk pelatih pembina adalah Bapak Andri Yantri untuk putra dan
Bapak Moh Hidayat Fajar Sidik, ST untuk putri. Ekstrakurikuler futsal
diadakan dengan tujuan menyediakan wadah untuk siswa menyalurkan
hobinya dan menghadirkan corak positif kepada para siswa yaitu sifat-sifat
sportifitas serta mencetak bibit-bibit baru olahragawan yang berprestasi di
tingkat lokal, nasional maupun internasional.
No Ekskul Hari Waktu Kegiatan Ket

1 Bola Futsal Jum'at 07:30 – 09:30 a. Melatih peserta didik Pilihan


terampil dalam bidang
olahraga
b. Menyiapkan peserta didik
dalam kegiatan O2SN
c. Mengikutsertakan peserta
didik dalam kegiatan O2SN

E. Paduan Suara
Sebagai seorang pelajar pastinya disekolah difasilitasi ataupun
diwajibkan untuk memilih kegiatan diluar jam pelajaran utama sekolah
sebagai sarana untuk menggembangkan bakat, melatih kerjasama tim,
meningkatkan kreatifitas maupun memacu semangat berkompetisi yang sehat
pada seorang anak didik. Salah satunya adalah Paduan Suara. Beragam alasan
tentunya jika seseorang memilihnya sebagai kegiatan ekstra kulikuler
(ekskul).
Bagi seorang siswa yang memiliki bakat menyanyi ataupun hobi dalam
hal yang berkaitan dengan olah vocal, ekskul ini merupakan pilihan yang
tepat dimana dia akan dilatih tehnik vocal yang benar, termasuk tehnik
pernafasan, artikulasi dan dinamika. Fisik yang prima juga sangat dibutuhkan
untuk bisa memaksimalkan suara yang dihasilkan, sehingga sangat
disarankan bahwa seorang anggota paduan suara harus rutin melakukan jenis
olahraga aerobik, seperti jogging, lari, renang maupun bersepeda yang bagus
untuk memperkuat organ pernafasan.

Hal. 97 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


No Ekskul Hari Waktu Kegiatan Ket

1 Paduan Jum'at 07:30 – 09:30 a. Melatih peserta didik tentang Pilihan


Suara Pernafasan
b. Melatih peserta didik tentang
Vokal suara
c. Melatih peserta didik
menyanyikan Lagu
Indonesia Raya dan
Mengheningkan Cipta,
Lagu Nasional (Syukur,
Terima Kasihku, Rayuan
Pulau Kelapa, Desaku)
d. Melatih peserta didik
menyanyikan Yel-Yel
e. Persiapan peserta didik untuk
mengisi acara di wisuda

3.6. Pengaturan Beban Belajar


Beban belajar ditentukan berdasarkan penggunaan sistem pengelolaan
program pendidikan yang berlaku di sekolah. Sistem tersebut terdiri dari sistem
paket dan sistem kredit semester (SKS). Adapun pengaturan beban belajar di
SMK Mutiara Qolbu Cianjur adalah sebagai berikut.
1. SMK Mutiara Qolbu Cianjur
menggunakan sistem paket kategori standar. Jam pembelajaran untuk
setiap mata pelajaran pada sistem paket dialokasikan sebagaimana tertera
dalam struktur kurikulum. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah
beban belajar per minggu sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik
dan/atau kebutuhan akademik, sosial, budaya, dan faktor lain yang
dianggap penting, namun yang diperhitungkan Pemerintah maksimal 2
(dua) jam/minggu.
2. Jumlah Jam Pembelajaran per minggu di
SMK Mutiara Qolbu Cianjur pada Kompetensi Keahlian Teknik Komputer
dan Jaringan dalam 1 minggu adalah 44 jam pembelajaran.
3. Minggu efektif dalam satu tahun
pelajaran (2 semester) untuk tahun pelajaran 2019/2020 adalah 40 minggu
efektif. Khusus kelas XII hanya 34 minggu efektif.
4. Alokasi waktu untuk satu jam pelajaran
tatap muka adalah 45 menit.
5. Beban belajar penugasan terstruktur dan
kegiatan mandiri, maksimal 60% dari waktu kegiatan tatap muka mata
pelajaran yang bersangkutan.

Hal. 98 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


6. Untuk Mata Pelajaran Seni Budaya,
satuan pendidikan wajib menyelenggarakan minimal 2 aspek dari 4 aspek
yang disediakan. Peserta didik mengikuti salah satu aspek yang disediakan
untuk setiap semester, aspek yang diikuti dapat diganti setiap semesternya.
Salah satu aspek mata pelajaran yang dipilih harus sesuai dengan program
keahlian yang diikutinya, dalam rangka memperkaya dan meningkatkan
kualitas keahlian yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.
7. Praktek kerja lapangan dapat
dilaksanakan menggunakan sistem blok selama setengah semester (sekitar
3 bulan); dapat pula dengan cara masuk 3 hari dalam seminggu, setiap hari
8 jam selama 1 semester.
8. Pelaksanaan pembelajaran mata
pelajaran kelompok Nasional dan Kewilayahan dapat dilakukan di satuan
pendidikan dan/atau industri (terintegrasi dengan Praktik Kerja Industri)
dengan Portofolio sebagai instrumen utama penilaian.
9. SMK Mutiara Qolbu Cianjur menambah
beban belajar berdasarkan pertimbangan kebutuhan belajar peserta didik
dan/atau kebutuhan akademik, sosial, budaya, dan faktor lain yang
dianggap penting oleh satuan pendidikan dan/atau daerah, berupa
penambahan 1 jam pelajaran untuk mata pelajaran matematika pada kelas
XI dan XII, penambahan 1 jam pelajaran untuk mata pelajaran Bahasa
Indonesia pada kelas XII, dan penambahan 1 jam pelajaran untuk mata
pelajaran Bahasa Inggris pada kelas XII.
10. SMK menyelenggarakan program
Pendidikan Sistem Ganda (PSG) bersama dengan institusi pasangan, yang
memadukan secara sistematis dan sistemik program pendidikan di sekolah
dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui bekerja
langsung di institusi pasangan, terarah ubtuk mencapai suatu tingkat
keahlian profesional tertentu.

3.7. Kriteria Kenaikan Kelas

3.7.1. Kenaikan Kelas


Kriteria kenaikan kelas di SMK Mutiara Qolbu Cianjur mengacu kepada
standar penilaian yang dikembangkan oleh BSNP dan Permindikbud Nomor 4
tahun 2018 tentang penilaian hasil belajar oleh satuan pendidiakn dan penilaian
hasil belajar oleh Pemerintah.
a. Kenaikan
kelas dilaksanakan pada setiap akhir taun pelajarana atau pada akhir
semester genap (semester 2).
b. Ketentuan
kenaikan kelas didasarkan pada hasil penilaian yang dilakukan pada
semester genap (semester 2).
c. Peserta
didik dinyatakan Naik Kelas, apabila yang bersangkutan memiliki:

Hal. 99 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum


1. Tidak lebih dari 3 mata pelajaran, pada kompetensi pengetahuan,
keterampilan, dan/atau sikap belum tuntas.
2. Kehadiran mengikuti proses pembelajaran minimal 90 %.
3. Untuk peminatan/kejuruan, semua mata pelajaran yang menajdi ciri
khas Program Keahlian bersangkutan mencapai Ketuntasan Kriteria
Minimal (KKM)

3.7.2. Penilaian Hasil Belajar


Penilai hasil belajar peserta didik dilakukan secara berkesinambungan,
bertujuan untuk memantau proses dan kemajuan belajar peserta didik serta untuk
meningkatkan efektivitas pembelajaran.
a. Proses penilaian diawali dengan mengkaji silabus sebagai acuan dalam
membuat rancangan dan kriteria penialai pada awal semester. Setelah
menetapkan kriteria penialaian, pendidikan memilih teknik penelian sesuai
dengan indicator dan mengembangkan instrument serta pedoman
penyekoran sesuai dengan teknik penilaian yang dipilih.
b. Pelaksanaan penilaian dalam proses pembelajaran diawali dengan
penelusuran dan aiakhiri dengan tes dan/atau nontes. Penelusuran dilakukan
dengan menggunakan teknik bertanya untuk mengeksplorasi pengalaman
belajar sesuai dengan kondisi dan tingkat kemampuan peserta didik.
c. Hasil penialai oleh pendidik dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui
kemajuan dan kesulitan belajar, dikembalikan kepada peserta didik disertai
balik (feedback) berupa komentar yang mendidik (penguatan) yang
dilaporkan kepad pihak terkait dan dimanfaatkan untuk perbaikan
pembelajaran.
d. Laporan hasil penilai oleh pendidik berbentuk:
1. Niali dan/atau
deskripsi pencapaian kompetensi, untuk hasil penialian kompetensi
pengetahuan dan keterampilan termasuk penilaian hasil pembelajaran
praktek.
2. Deskripsi sikap,
untuk hasil penaialian kompetensi sikap spiritual dan sikap social.
e. Laporan hasil penialain oleh pendidikan disampaikan kepada kepala
sekolah/madrasah dan pihak lain yang terkait (misal: wali kelas, Guru
Bimbingan dan Konseling, dan orang tua/wali) pada periode yang
ditentukan.
f. Penilaian kompetensi sikap spiritual dan social dilakuakn oleh semua
pendidik selama satu semester, hasil diakumulasi dan dinyatakan dealam
bentuk deskripsi kompetensi oleh wali kelas/guru kelas.

3.7.3. Prosedur Pelaporan Penilian


Penilaia hasil belajar oleh satuan pendidik dilakukan untuk menilai
pencapaian kompetensi lulusan peserta didik yang meliputi kegiatan sebagai
berikut:

Hal. 100 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
a. Menentuka
n kriteria minimal pencapaian tingkat kompetensi dengan mengacu pada
indicator kompetensi dasar tiap mata pelajaran.
b. Mengoordi
nasi ulangan harian, ulangan tengan semester, ulanagn akhir semester,
ulangan kenaikan kelas, ujian tingkat kompetensi, dan ujian akhir
sekolah/madrasah.
c. Menentuka
n kriteria kenaikan kelas.
d. Melaporka
n hasil pencapaian kompetensi dan/atau tingkat kompetensi kepada orang
tua/wali peserta didik dalam bentuk buku rapor.
e. Melaporka
n pencapaian hasil belajar tingkat satuan Pendidikan kepada Dinas
Pendidikan dan instansi lainnya yang terkait.
f. Malaporka
n hasil ujian tingkat kompetensi kepada orang tua/wali peserta didik dan
dinas Pendidikan.

3.7.4. Remedial dan Pengayaan


Bagi peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan belajar harus
mengikuti perbaikan atau pembelajaran remedial, sedangkan bagi peserta didik
yang mencapai kriteria ketuntasan lebih cepat dari waktu yang disediakan dapat
mengikuti kegiatan atau pembelajaran pengayaan.
Seorang peserta didik diketahui membutuhkan pembelajaran remedial atau
tidak dari hasil ulangan harian peserta didik lebih kecil dari kriteria ketuntasan
belajar makanpeserta didik tersebut perlu mengikuti program remedial. Oleh
karena itu, ulangan harian perlu dilakukan setelah satu atau dua kompetensi dasar
(KD), sehingga seorang guru dengan cepat mengetahui peserta didik yang perlu
mendapat bimbingan lebih intensif.
Pembelajaran remedial dilakukan di dalam atau diluar kelas dengan cara
sebagai berikut:
1. Menyelenggarakan pembelajaran ulangan metode dan media yang berbeda
dari yang awal dan bervareasi.
2. Peserta didik belajar mandiri atau pemberian bimbingan secara khusus.
3. Guru memberikan tugas/latihan bagi peserta didik secara individual atau
kelompok kecil
4. Peserta didik belajar dalam kelompok kecil dengan bimbingan alumni atau
tutor sebaya.
Semua cara di atas harus diakhiri dengan penilaian untuk mengetahui
apakah peserta didik bersangkutan sudah mengalami kemajuan belajar.
Pengayaan dilakukan bagi peserta didik yang memiliki penguasaan lebih
cepat dibandingkan peserta didik lainnya, atau peserta didik yeng mencapai
ketuntasan belajar ketika sebagai besar peserta didik yang lain belum. Peserta
didik yang berprestasi baik perlu mendapat pengayaan, agar dapat
mengembangkan potensi secara optimal. Salah satu kegiatan pengayaan yaitu

Hal. 101 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
memberikan materi tambahan, latuhan tambahan atau tugas individual yang
bertujuan untuk memperkaya kompetensi yang telah dicapainya. Hasil penilaian
kegiatan pengayaan dapat menambah nialai peserta didik pada mata pelajaran
bersangkutan. Pembelajaran/kegiatan pengayaan dapat dilaksanakan dalam bentuk
seperti berikut:
1. Belajar kelompok (sekolompok peserta didik yang memilik minat tertentu
diberikan pelajaran Bersama pada jam-jam pelajaran sekolah biasa, sambal
menunggu teman-temannya yang sedang mengikuti pembelajaran remedial.
2. Belajar mandiri (secara mandiri peserta didik belajar tentang sesuatu yang
diminati)
3. Pemadatan kurikulum (pemberian pelajaran hanya untuk kompetensi materi
yang belum diketahui peserta didik).
4. Memberikan tugas membaca mandiri.
5. Menugaskan sebagai tutor sebaya.

3.8. Kriteria kelulusan dari Satuan Pendidikan


Sesuai dengan ketentuan PP Nomor 32 Tahun 2013 Pasal 72 Ayat 2, peserta
didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan
menengah setelah memenuhi Kriteria Kelulusan dari Satuan Pendidikan sebagai
berikut :
1. Menyelesaikan Seluruh Program Pembelajaran; Hal ini berarti peserta
didik telah tuntas mengikuti program pembelajaran seluruh mata pelajaran
yang terdapat pada kurikulum yang digunakan. Pemenuhan persyaratan ini
dilihat pada kelengkapan laporan hasil belajar yang tercantum pada rapor
yang dimiliki peserta didik mulai semester 1 sampai semester 6 .
Ketentuan ini menjadi prasyarat untuk mengikuti Ujian Sekolah dan Ujian
Nasional. Penilaian ini dilakukan oleh Satuan Pendidikan bersama
pendidik.
2. Memperoleh Nilai Minimal Baik; pada penilaian akhir untuk seluruh
mata pelajaran. Penilaian akhir untuk masing-masing kelompok mata
pelajaran dilakukan oleh satuan pendidikan dengan mempertimbang hasil
penilaian peserta didik oleh pendidik.
3. Target Kelulusan; Pada tahun 2019/2020 SMK Mutiaria Qolbu Cianjur
mentargetkan kelulusan 100%. Hal ini karena pada tahun-tahun
sebelumnya kelulusan sudah mencapai mendekati 100%. Untuk mencapai
target ini, maka SMK Mutiaria Qolbu Cianjur mengadakan berbagai
upaya, diantaranya:
a. Mengadakan jam pelajaran tambahan untuk mata pelajaran yang di-
UN-kan bagi kelas XII di semester genap.
b. Mengadakan jam pelajaran tambahan untuk melatih keterampilan
peserta didik dalam mempersiapkan Uji Praktik Kejuruan.
4. Lulus Ujian Sekolah
a. Ujian sekolah mencakup :
1. Ujian untuk menilai pencapaian
standar kompetensi lulusan pada mata pelajaran dalam kelompok

Hal. 102 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan teknologi yang tidak
diujikan pada ujian nasional
2. Ujian praktek untuk mata pelajaran
yang tidak dinilai melalui UN.
3. Dilaksanakan sebelum pelaksanaan
Ujian Nasional.
b. Hasil ujian sekolah digunakan sebagai salah satu
pertimbangan untuk :
1. Penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan;
2. Pembinaan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan serta
pengembangan fasilitas dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.
5. Lulus Ujian Nasional
Sebagai mana diatur oleh Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan
Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dalam Prosedur
Operasional Standar (POS) Ujian Nasional, yang dikeluarkan setiap tahun.
6. Penentuan kelulusan
Penentuan kelulusan dilakukan dengan verifikasi data pada point 1 sampai
dengan 4 dan aspek sikap bernilai minimal baik berdasarkan kesepakatan
dewan guru.
7. Program Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas lulusan
Yaitu diselenggarakan kegiatan pemantapan untuk mata pelajaran yang di
UN kan setiap hari Senin sampai Kamis dimulai pada awal semester IV
sampai menjelang dilaksanakannya UN. Bagi yang belum lulus Ujian
Nasional sebagai antisipasi bagi siswa yang belum lulus ujian akhir yaitu
dilaksanakan Ujian Nasional ulang yang penyelenggaraannya diatur dalam
POS UN.
8. Program Paska Ujian Nasional; SMK Mutiaria Qolbu Cianjur memiliki
program paska Ujian Nasional sebagai antisipasi bagi peserta didik yang
belum lulus Ujian Akhir, yaitu:
a. Memberi pembekalan khusus kepada peserta didik dan orang tua/wali
tentang masa depan.
b. Memberikan pembekalan kepada peserta didik tentang bagai mana cara
membuat surat lamaran dengan baik dan benar.
c. Memberikan pembekalan bagai mana cara melamar kerja kerja secara
online
d. Memberikan Program Penguatan Karakter (Karakter Building)

3.9. Peminatan Dan Lintas Minat


Peminatan adalah program kurikuler yang disediakan untuk mengakomodasi
pilihan minat, bakat dan/atau kemampuan peserta didik dengan orientasi
pemusatan, dan/atau pendalaman mata pelajaran dan/atau muatan kejuruan. Pada
sekolah menengah kejuruan dikenal Peminatan Kejuruan yakni program kurikuler
yang disediakan untuk mengakomodasi pilihan minat, bakat dan/atau kemampuan
vokasional peserta didik dengan orientasi penguasan kelompok mata pelajaran
kejuruan.

Hal. 103 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar
dan Menengah, No. 251/C/KEP/MN/2008 tanggal 27 Agustus 2008, pemilihan
Kompetensi Keahlian dimulai sejak peserta didik mendaftar di SMK Mutiara
Qolbu Cianjur dengan memperhatikan pertimbangan berupa nilai rapor Sekolah
Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) atau yang sederajat, nilai
ujian nasional SMP/MTs atau yang sederajat, rekomendasi guru bimbingan dan
konseling/konselor di SMP/MTs atau yang sederajat, dan hasil tes penempatan
(placement test) ketika mendaftar di SMK, atau tes bakat dan minat oleh psikolog.
Peminatan pada SMK memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan
kepada peserta didik mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi
pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik sesuai dengan minat,
bakat dan/atau kemampuan dalam bidang keahlian, program keahlian, dan
kompetensi keahlian. Pemilihan peminatan sangat berkaitan erat dengan tujuan
peserta didik selepas lulus sekolah, apakah akan melanjutkan atau masuk ke dunia
kerja. Pemilihan peminatan harus didasarkan atas minat peserta didik yang
didukung oleh potensi dan kondisi diri secara memadai sebagai modal
pengembangan potensi secara optimal, seperti kemampuan dasar umum
(kecerdasan), bakat, minat dan kondisi fisik serta social budaya dan karir mereka.
Peminatan peserta didik pada jenjang SMK sangat diperlukan dalam rangka
mendukung peserta didik mencapai tujuan akhir baik dalam bidang pekerjaan
maupun studi lanjut. Peminatan dapat digunakan sebagai acuan dalam program
pendampingan peserta didik baik oleh guru BK/Konselor maupun guru mata
pelajaran selama mengikuti pendidikan di sekolah. Penempatan peserta didik pada
peminatan pilihan kelompok mata pelajaran kejuruan dimulai pada kelas X.
Langkah-langkah pelaksanaan pemilihan minat peserta didik dilakukan sebagai
berikut:
1. Informasi
Peminatan
Informasi tentang peminatan peserta didik dilakukan bersamaan dengan
penerimaan peserta didik baru (PPDB). Calon peserta didik dan orang tua
peserta didik diberikan informasi selengkapnya tentang pilihan peminatan yang
ada di SMK agar dapat memilih bidang peminatan yang sesuai dengan minat dan
potensi peserta didik. Bila memungkinkan informasi tentang peminatan dapat
dilakukan bersamaan dengan waktu promosi ke sekolah-sekolah sasaran (SMP).
Hal ini diperlukan agar peserta didik yang mendaftar memiliki pemahaman yang
baik dengan pilihannya pada saat mendaftar di SMK. Informasi peminatan
memuat tentang:
1) Jenis-jenis peminatan yang ada di SMK.
2) Cara-cara belajar, kegiatan pengembangan minat, bakat, dan sarana
prasarana belajar yang ada di SMK.
3) Profil tamatan pada setiap bidang peminatan.
4) Karir atau jenis pekerjaan yang dapat dijangkau setelah tamat mengikuti
pendidikan di SMK.
5) Studi lanjutan setelah tamat pendidikan di SMK.
2. Pengusulan
Peminatan oleh Peserta Didik

Hal. 104 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
Peminatan diusulkan berdasarkan minat peserta didik yang disetujui oleh
orang tua/walinya. Usulan peminatan peserta didik dilakukan pada awal masuk
sekolah setelah peserta didik dinyatakan diterima di kelas X. Peminatan
diusulkan oleh calon/peserta didik pada bidang keahlian, program keahlian dan
kompetensi keahlian sesuai dengan spektrum keahlian. Hal ini wajib dilakukan
untuk menghindari terjadinya perubahan peminatan peserta didik, mengingat
pembelajaran pada masing-masing program keahlian sangat spesifik.
Pembelajaran peminatan pada masing-masing program keahlian akan
dilakukan selama 2 semester. Proses perpindahan peminatan hanya boleh
dilakukan pada semester I. Perpindahan peminatan tersebut dimungkinkan
apabila kuota program keahlian yang dituju masih tersedia dan berdasarkan hasil
analisis yang dilakukan dapat mendorong/meningkatkan kompetensi peserta
didik menjadi lebih baik. Sebagai konsekuensinya, peserta didik harus
menempuh program matrikulasi untuk materi-materi pada program keahlian
yang diminati.
3. Analisis
Usulan Peminatan oleh Peserta Didik
Analisis usulan peminatan oleh peserta didik merupakan langkah penting
sebelum dilakukan penetapan peminatan oleh pihak sekolah. Analisis usulan
peminatan peserta didik dilakukan terhadap pilihan/minat dan data-data prestasi
peserta didik. Minat belajar peserta didik diperoleh dari angket saat
pendaftaran/pendataan. Kemampuan peserta didik dapat dianalisis melalui nilai
raport kelas VII, VIII dan IX, Nilai UN di SMP, dan prestasi non akademik
lainnya.
Analisis usulan peminatan dapat pula dilakukan dengan menggunakan data
rekomendasi dari pihak-pihak lain yang kompeten (contoh: rekomendasi Guru
BK/Konselor SMP/MTs). Selain itu sekolah dapat pula menggunakan data
deteksi potensi peserta didik menggunakan tes peminatan yang dilaksanakan di
SMP/MTs atau melakukannya sendiri jika memungkinkan. Apabila diperlukan,
tim analisis peminatan dapat melakukan pengumpulan data lain sesuai
kebutuhan.
Pengumpulan data diperlukan untuk mengetahui berbagai macam data atau
informasi tentang diri peserta didik. Pengumpulan data dapat dilakukan dengan
teknik tes maupun non tes. Pengumpulan data dengan teknik tes dilakukan
menggunakan instrumen tes yang didesain secara khusus dan dilakukan oleh
pihak yang memiliki kompetensi tertentu. Jenis tes yang dapat dilakukan untuk
menentukan peminatan peserta didik dapat berupa tes psikologis atau tes
peminatan. Data yang diperoleh melalui teknik tes tersebut dianalisis dan
dipergunakan sebagai dasar penetapan peminatan peserta didik. Sementara itu
teknik non tes dalam pengumpulan data dapat dilakukan dengan teknik-teknik
sebagai berikut:
i. Dokumentasi, merupakan teknik untuk memperoleh data prestasi belajar
peserta didik berdasarkan dokumen peserta didik pada jenjang sekolah
sebelumnya (SMP/MTs). Pengumpulan data dapat dilakukan dengan
menganalisis buku raport peserta didik (kelas VII, VIII, dan IX), nilai ujian
nasional di SMP/MTs serta prestasi non akademis lainnya. Data dari

Hal. 105 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
dokumen tersebut dapat digunakan sebagai pendukung untuk analisis
kesesuaian kemampuan belajar peserta didik dengan bidang keahlian atau
jenis peminatan peserta didik.
ii. Angket, merupakan teknik untuk memperoleh data tentang minat belajar
peserta didik, perhatian orang tua, dan cita-cita berdasarkan
kuesioner/angket yang didesain secara khusus sesuai dengan kebutuhan.
Angket berisi pertanyaan yang harus diisi oleh peserta didik maupun orang
tua peserta didik yang bersangkutan. Isi angket dapat berupa informasi
tentang minat belajar dan cita-cita peserta didik, maupun harapan orang
tua. Angket merupakan bukti tertulis yang dapat dipertanggungjawabkan
kebenarannya.
iii. Wawancara, merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan secara
terstruktur melalui tanya jawab terhadap peserta didik maupun orang tua
peserta didik. Teknik wawancara dapat digunakan untuk mengklarifikasi
isian angket dan hal lain yang diperlukan.
iv. Observasi, merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan
melakukan pengamatan secara langsung terhadap berbagai aspek peserta
didik. Observasi dapat dilakukan untuk memperoleh data kondisi fisik dan
perilaku peserta didik.
Hasil pengumpulan data yang diperoleh dari teknik tes dan non tes
(dokumentasi, angket, wawancara, observasi, dll) dianalisis dengan metode
tertentu sebagai bahan/acuan dalam menentukan peminatan peserta didik.
Penetapan peminatan peserta didik dapat menggunakan data hasil tes, data non
tes, atau gabungan dari hasil tes dan non tes.
4. Penetapan
Peminatan
Bidang peminatan secara umum dibagi dalam 3 tingkatan yaitu bidang
keahlian, program keahlian, dan kompetensi keahlian. Namun demikian dalam
pelaksanaan penetapannya hanya dilakukan dengan 2 tahap yaitu penetapan
peminatan program keahlian dan penetapan peminatan kompetensi keahlian.
a. Peneta
pan Peminatan Program Keahlian
Penetapan peminatan program keahlian dilakukan setelah peserta
menentukan pilihan bidang keahlian pada saat mendaftar sekolah.
Perpindahan program keahlian hendaknya dihindari mengingat banyaknya
mata pelajaran yang berbeda antar bidang keahlian maupun program
keahlian. Oleh karena itu apabila terjadi perpindahan lebih dari semester 1,
dikhawatirkan peserta didik akan kesulitan mengikuti mata pelajaran
berikutnya.
Penetapan peminatan program keahlian dilakukan oleh kepala sekolah
atas usul tim peminatan. Penetapan peminatan bidang keahlian dilakukan
dengan mempertimbangkan minat peserta didik, prestasi, dan kuota untuk
masing-masing program keahlian. Pelaksanaan peminatan pada program
keahlian dilakukan selama 1 tahun agar peserta didik mendapatkan bekal
yang cukup pada bidang keahlian masing-masing.
c. Penetapan Peminatan Kompetensi Keahlian

Hal. 106 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
Penetapan peminatan kompetensi keahlian dilakukan setelah peserta
didik mengikuti peminatan program keahlian selama 1 tahun. Peminatan
kompetensi keahlian harus sesuai dengan program keahlian sebelumnya
sesuai yang tertera pada spektrum keahlian SMK. Pelaksanaan peminatan
kompetensi keahlian dilakukan sejak peserta didik berada pada awal kelas XI.
Penetapan peminatan kompetensi keahlian dilakukan oleh kepala sekolah atas
usul tim peminatan.
Penetapan peminatan kompetensi keahlian dilakukan dengan
mempertimbangkan minat peserta didik, prestasi peserta didik selama kelas
X. Selain itu penetapan peminatan juga harus memperhatikan kuota untuk
masing-masing kompetensi keahlian. Pelaksanaan peminatan kompetensi
keahlian dilakukan sejak peserta didik berada di kelas XI.

3.10. Pendalaman Minat


Program pembelajaran pendalama minat yang diprogramkan secara khusus
untuk diselenggarakan di masyarakat antara lain berupa Praktik Kerja Industri
(Prakerin). Program Prakerin disusun bersama antara sekolah dan masyarakat
(Institusi Pasangan/Industri) dalam rangka memenuhi kebutuhan peserta didik,
sekaligus merupakan wahana berkontribusi bagi dunia kerja (DU/DI) terhadap
upaya pengembangan pendidikan di SMK Mutiara Qolbu Cianjur. Berdasarkan
Permen dikbud no. 60 tahun 2014, durasi waktu praktik kerja industri, yaitu
minimal setara dengan 500 jam (125 jam tugas terstruktur). Sedangkan jumlah
DU/DI yang telah bekerja sama dengan SMK Mutiara Qolbu Cianjur sejumlah 10
DU/DI, sebagian telah melaksanakan MOU.
Tujuan Praktik Kerja Industri (Prakerin) antara lain sebagai berikut.
a. Mengaktualisasikan model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda
(PSG) antara SMK Mutiara Qolbu Cianjur dan Institusi Pasangan (DU/DI)
yang memadukan secara sistematis dan sistemik program pendidikan di
sekolah (SMK) dan program latihan penguasaan keahlian di dunia kerja
(DU/DI).
b. Membagi topik-topik pembelajaran dari Kompetensi Dasar yang dapat
dilaksanakan di SMK Mutiara Qolbu Cianjur dan yang dapat dilaksanakan
di Institusi Pasangan (DU/DI) sesuai dengan sumberdaya di masing-
masing pihak.
c. Memberikan pengalaman kerja langsung (real) kepada peserta didik dalam
rangka menanamkan (internalize) iklim kerja positif yang berorientasi
pada peduli mutu proses dan hasil kerja.
d. Memberikan bekal etos kerja yang tinggi bagi peserta didik untuk
memasuki dunia kerja dalam menghadapi tuntutan pasar kerja global.
Mekanisme Prakerin diuraikan sebagai berikut:
1) Pemetaan Industri

Hal. 107 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
Dalam Hal ini SMK Mutiara Qolbu Cianjur melaksanakan kegiatan
Pemetaan disesuaikan dengan kebutuhan industry, maka semakin dalam hal ini
sekolah masih dalam tahap memperluas jalinan industri dengan DU/DI.
2) Program Prakerin

Program Prakerin dilaksanakan diawal semester genap bagi kelas XI


dengan Pola bulanan (3 bulan) sebagaimana di jelaskan dalam bahan bacaan
tentang Pedoman Praktik Kerja Industri.
3) Pembekalan Program Prakerin

Sebelum peserta didik diterjunkan di DUDI, Maka Peserta didik


dilakukan tahap pembinaan selama 1 minggu mulai dari pembinaan mental,
etos kerja, dan pembuatan laporan hasil kegiatan Prakerin.
4) Penetapan Pembimbing

Selanjutnya setelah melaksanaan pembinaan dilanjutkan dengan


penetapan oleh kepala sekolah, dengan dikeluarkannya surat keputusan bahwa
siswa tersebut layak diterjukan kelokasi DU/DI.

3.11. Pendidikan Kecakapan Hidup


Implementasi Pendidikan kecakapan hidup dalam proses pembelajaran
dapat dilakukan secara integral. Hal tersebut dapat dilakkukan karena pembekalan
kecakapan hidup merupakan pesan Pendidikan atau “hidden curriculum” yang
keberhasilannya sangat tergantung pada cara penyampaian bukan pada materi
pesannya.
Untuk seluruh peserta didik, secara Umum prinsip implemetasi konsep
kecakapan hidup mencakup tiga domain, yaitu sikap, pengetahuan, dan
keterampilan praktis dengan fokus;
1. Menekankan pada pola pembelajaran yang mengarahkan kepada prinsip
learning to think, learning to do, learning to be, learning to live together
2. Menggunakan pendekatan pembelajaran yang fleksibel (flexible learning),
dan pembelajaran yang menyenangkan (enjoy learning).
3. Pola pendekatan diarahkan kepada proses pembiasan,
4. Perancanangan pembelajaran mengacu pada keterpaduan penguasaan
personal skill, social skill, academic skill, dan vocasional skill.
5. Perancangan strategi pembelajaran diarahkan pada prinsip cara belajar
peserta didik aktif yaitu peserta didik sebagai subyek bukan obyek.
6. Menerapkan penggunaan multi metode dalam pembelajaran.
7. Peran Guru lebih sebagai perancang dan fasilitator untuk terjadi proses
belajar, bukan pada terjadinya proses mengajar.
Model pembelajaran kecakapan hidup di SMK Mutiaria Qolbu Cianjur
adalah model yang diharapkan mampu mengembangkan potensi kecakapan hidup
yang dimiliki peserta didik yang mencakup domain sikap, pengetahuan, dan
keterampilan yang dirancang melalui penggunaan variasi metode mengajar, antara
lain:

Hal. 108 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
1. Metode kerja kelompok yang digunakan untuk melatih dan meningkatkan
kemampuan bersosialisasi dan berinteraksi antar sesamapeserta didik,
menghargai kelebihan dan kekurangan masing-masing anggota tim,
kemampuan bekerja dalam tim, dan lain-lain.
2. Metode kasus digunakan untuk menganalisis dan memecahkan persoalan
yang terjadi di lingkungan peserta didik. Pemilihan kasus dapat diserahkan
kepada peserta didik agar peserta didik lebih peka untuk mengidentifikasi
dan menganalisa permasalahan yang terjadi.
3. Metode Eksperimen digunakan untuk melatih kemampuan peserta didik
dalam menganalisis sesuatu, menghubungkan sebab akibat, mencari jalan
keluar dari permasalahan yang ada, berfikir berdasarkan fakta yang ada
dan didukung dengan landasan teori yang telah ditanamkam atau diberikan
melaluii ceramah/tanya jawab. Peserta didik diberi keleluasaan untuk
melakukan percobaan yang berbeda antar yang satu dengan yang lainnya.
Melaui kegiatan ini diharapkan kecakapan akademik dan berfikir peserta
didik terlatih dan berkembang sesuai potensi peserta didik.
4. Pemberian tugas dalam bentuk laporan disertai dengan presentasi didepan
kelas. Metode ini digunakan untuk mengasah kemampuan peserta didik
dalam menuangkan pokok-pokok pikiran atau ide-ide yang berbentuk
tulisan sekaligus mengkomunikasikan secara lisan. Dari kegiatan
ini,peserta didik berlatih bagaimana berkomunikasi lisan dan tulisan,
mengeluarkan ide-ide atau gagasan, mendengarkan dan menghargai
perbedaan pendapat dari orang lain, mengelola emosi, dan hal-hal lain
yang berhubungan dengan dirinya dan orang lain.
5. Debat grup, dapat digunakan untuk melatih kemampuan berkomunikasi,
mengeluarkan pendapat, menghargai pendapat orang, tidak memaksakan
kehendak pribadi, tidak emosional dalam diskusi, dan menghargai adanya
perbedaan sudut pandang. Pelaksanaa penyusunan karya tulis untuk kelas
XII yang diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik untuk melanjutkan
pendidikannya di Perguruan Tinggi (PT).

3.12. Kriteria Ketuntasan Minimal


Ketuntasan minimal ditentukan oleh masing-masing Guru Mata Pelajaran
dengan berpedoman kepada nilai input atau rata-rata nilai terakhir yang diperoleh
peserta didik pada setiap jenjang kelas yang didasarkan kepada (Intake,
kompleksitas dan daya dukung). Setiap guru mata pelajaran di SMK Mutiara
Qolbu Cinajur meningkatkan kriteria ketuntasan minimal secara terus menerus
untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal.
Ketuntasan minimal di SMK Mutiara Qolbu Cinajur diserahkan kepada
guru mata pelajaran dan dilaporkan kepada pihak yang terkait.
KM untuk kompetensi spiritual dan sosial di SMK mutiara Qolbu Cianjur
adalah minimal Baik, sedangkan untuk kompetensi pengetahuan dan keterampilan

Hal. 109 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
ditentukan berdasarkan hasil analisis. KKM yang ditetapkan oleh sekolah harus
meninjau KKM tiap-tiap mata pelajaran. Dalam hal ini, KKM yang diambil
merupakan nilai KKM terkecil dari suatu mata pelajaran dengan
mempertimbangkan tiga aspek di atas, yang selanjutnya KKM akan menentukan
batasan predikat dalam laporan hasil belajar peserta didik.
Berdasarkan juknis penilaian untuk SMK tahun 2017, Batas bawah
predikat C adalah nilai KKM, selanjutnya rentang predikat capaian kompetensi
dapat dihitung dengan cara :
100− nilai KKM
Re n tan g=
3
Contoh : Sekolah menetapkan KKM 75, maka :
100− 75 25
Re n tan g= = =8,33
3 3
dapat dibulatkan menjadi 8 atau 9.
Misalnya diambil 8.

Maka rentang predikatnya :


Sangat Baik (A) : 93 – 100
Baik (B) : 84 – 92
Cukup (C) : 75 – 83
Kurang (D) :  74
KKM yang ditetapkan di SMK Mutiara Qolbu Cianjur telah jauh di atas KKM
secara umum Nasional yaitu 60, sehingga sekolah wajib mempertahankan target
ketuntasan belajar siswa ini setiap tahunnya atau dapat pula dinaikan secara
bertahap sedikit demi sedikit hingga mencapai KKM ideal 100%. Hal ini tentu
saja menjadi tantangan yang luar biasa bagi sekolah, oleh sebab itu yang paling
memungkinkan adalah sekolah senantiasa meningkatkan daya dukung berupa
fasilitas pembelajaran; misalnya laptop, projector, perpustakaan digital, buku
sumber, sarana prasarana, dan lain sebagainya.

a. Kelas X, XI dan Kelas XII


Ketuntasan belajar untuk kelas X, XI, XII di SMK Mutiara Qolbu Cinajur
mempertimbangkan karakteristik kompetensi dasar dan materi pokok, daya
dukung dan karakteristik peserta didik dengan memperhatikan nilai raport,
SKHUN, dan rekomendasi dari sekolah asal, maka untuk tahun pelajaran
2019/2020 diputuskan bahwa Ketuntasan belajar berdasarkan rapat pleno guru
mata pelajaran.

Hal. 110 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
Adapun Ketuntasan belajar setiap Mata Pelajaran di Kompetensi Keahlian Teknik
Komputer dan Jaringan berdasarkan hasil analisis Guru Mata Pelajaran adalah
sebagai berikut :
b. Nilai Ketuntasan Belajar (KKM)
MATA PELAJARAN X XI XII

A. Muatan Nasional
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 72 75 78

2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 72 75 78

3. Bahasa Indonesia 72 75 78

4. Matematika 70 72 75

5. Sejarah Indonesia 72 - -

6. Bahasa Inggris 72 75 78

B. Muatan Kewilayahan
1. Seni Budaya 72 - -

2. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 72 75 -

C. Muatan Peminatan Kejuruan


1. Simulasi dan Komunikasi Digital 72 - -

2. Fisika 70 - -

3. Kimia 70 - -

4. Sistem Komputer 72 - -

5. Komputer dan Jaringan Dasar 72 - -

6. Pemrograman Dasar 72 - -

7. Dasar Desain Grafis - - -

8. Teknologi Jaringan Berbasis Luas (WAN) - 75 78

9. Administrasi Infrastruktur Jaringan - 75 78

10. Administrasi Sistem Jaringan - 75 78

11. Teknologi Layanan Jaringan - 75 78

12. Produk Kreatif dan Kewirausahaan - 75 78

Hal. 111 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
D. Muatan Lokal
1. Bahasa Sunda 72 - -

2. PLH - 75 -

3. BTQ 72 - -

Hal. 112 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
BAB IV

KALENDER PENDIDIKAN

SMK MUTIARA QOLBU

CIANJUR

Hal. 113 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
4.1. Kalender Pendidikan

a. Kalender pendidikan adalah pengaturan


waktu untuk kegiatan pembelajaran pes
erta didik selama satu tahun pelajaran y
ang mencakup permulaan tahun pelajara
n, minggu efektif belajar, waktu pembel
ajaran efektif dan hari libur.

b. Permulaan tahun pelajaran adalah waktu


dimulainya kegiatan pembelajaran pada
awal tahun pelajaran pada setiap satuan
pendidikan.

c. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk s


etiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan.

d. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu,


meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk m
uatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan ekstrakurikuler.

e. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pe
mbelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur da
pat berbentuk jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun pel
ajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasio
nal, dan hari libur khusus.

f. Kalender pendidikan ditetapkan oleh sekolah, apabila ada perubahan sekolah


melaporkan kepada dinas pendidikan.

4.1.1. Pengaturan Tentang Permulaan Tahun Pelajaran 2019/2020


Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajar
an pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Permulaan tahun pel
ajaran telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu pada bulan Juli (15 Juli 2019) setiap

Hal. 114 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya, Untuk Kelas X hari
Pertama Masuk Melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
dan Untuk Semua Kelas di Mulai Pada Hari Senin 15 Juli 2019.

Tabel.
MINGGU EFEKTIF BELAJAR
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
KELAS X

JUMLAH MINGGU
TAHUN /
NO BULAN KALENDE TIDAK KETERANGA
SEMESTER EFEKTIF
R EFEKTIF N
1 JULI 3 2 1 Mpls
2 AGUSTUS 4 4 0 -
SEPTEMBER Jeda tegah
3 5 4 1
semester pts
TAHUN 2019
4 OKTOBER 4 4 0 -
SEMESTER
5 NOVEMBER 4 4 0 -
GANJIL
DESEMBER 2minggu pas
2 minggu
6 5 1 4
perisapan libur
semester
Jumlah 25 19 6
JUMLAH MINGGU
TAHUN /
NO BULAN KALENDE TIDAK KETERANGA
SEMESTER EFEKTIF
R EFEKTIF N
1 JANUARI 4 4 0
2 FEBRUARI 4 4 0
3 MARET 5 4 1 1 minggu pts
APRIL Kegiatan
4 4 3 1 penumbuhan
TAHUN 2019
budi pekerti
SEMESTER
MEI 2 minggu libur
GANJIL
5 5 2 2 hari raya idul
fitri 1441 h
JUNI 2 minggu pas
6 5 1 4 2 minggu libur
akhir tahun
JULI Masa ppdb tp
7 2 0 0
2020/2021
JUMLAH 29 18 8

Hal. 115 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
Tabel.
MINGGU EFEKTIF BELAJAR
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
KELAS XI

JUMLAH MINGGU
TAHUN /
NO BULAN KALENDE TIDAK KETERANG
SEMESTER EFEKTIF
R EFEKTIF AN
1 JULI 3 2 1 MPLS
2 AGUSTUS 4 4 0 -
SEPTEMBER Jeda Tegah
3 5 4 1
Semester PTS
4 TAHUN 2019 OKTOBER 4 4 0 -
5 SEMESTER NOVEMBER 4 4 0 -
GANJIL DESEMBER 2Minggu PAS
2 Minggu
6 5 1 4 Perisapan
Libur
Semester
JUMLAH 25 19 6
JUMLAH MINGGU
TAHUN /
NO BULAN KALENDE TIDAK KETERANG
SEMESTER EFEKTIF
R EFEKTIF AN
1 JANUARI 4 4 0
2 FEBRUARI 4 4 0
3 MARET 5 4 1 1 Minggu PTS
APRIL Kegiatan
4 4 3 1 Penumbuhan
Budi Pekert
TAHUN 2019
SEMESTER MEI 2 Minggu
Libur Hari
5 GANJIL 5 2 2
Raya Idul Fitri
1441 H
JUNI 2 Minggu PAS
2 Minggu
6 5 1 4
Libur Akhir
Tahun
7 JULI 2 0 0 Masa PPDB

Hal. 116 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
TP 2020/2021
JUMLAH 29 18 8

Tabel.
MINGGU EFEKTIF BELAJAR
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
KELAS XII

JUMLAH MINGGU
TAHUN /
NO BULAN KALENDE TIDAK KETERANG
SEMESTER EFEKTIF
R EFEKTIF AN
1 JULI 3 2 1 MPLS
2 AGUSTUS 4 4 0 -
SEPTEMBE Jeda Tegah
3 5 4 1
R Semester PTS
4 TAHUN 2019 OKTOBER 4 4 0 -
5 SEMESTER NOVEMBER 4 4 0 -
GANJIL DESEMBER 2Minggu PAS
2 Minggu
6 5 1 4 Perisapan
Libur
Semester
JUMLAH 25 19 6
JUMLAH MINGGU
TAHUN /
NO BULAN KALENDE TIDAK KETERANG
SEMESTER EFEKTIF
R EFEKTIF AN
1 JANUARI 4 4 0
2 FEBRUARI 4 4 0
3 MARET 5 4 1 1 Minggu PTS
APRIL Kegiatan
4 4 3 1 Penumbuhan
Budi Pekert
TAHUN 2019
MEI 2 Minggu
SEMESTER
Libur Hari
5 GANJIL 5 2 2
Raya Idul Fitri
1441 H
JUNI 2 Minggu PAS
2 Minggu
6 5 1 4
Libur Akhir
Tahun
JULI Masa PPDB
7 2 0 0
TP 2020/2021
JUMLAH 29 18 8

Hal. 117 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
BAB V

PENUTUP

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum


operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan
pendidikan, yang berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini
meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi
dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik.

KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah


dan komite sekolah. Dokumen KTSP terdiri atas dokumen I dan dokumen II.
Dokumen I meliputi komponen KTSP yaitu tujuan tingkat satuan pendidikan,
struktur dan muatan kurikulum, serta kalender pendidikan, dan dokumen II
meliputi silabus seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal, untuk semua
tingkat kelas. Sebelum mengembangkan KTSP, sekolah perlu melakukan analisis
konteks yang meliputi analisis SNP, analisis kondisi yang ada di satuan
pendidikan, dan analisis kondisi lingkungan eksternal satuan pendidikan.

SMK Mutiara Qolbu Cianjur adalah satuan pendidikan yang melaksanakan


fungsi dan memberikan layanan pendidikan serta menyelenggarakan pendidikan
jalur formal jenjang Sekolah kejuruan yang memerlukan adanya suatu program
yang jelas dan dipahami oleh semua pihak baik pihak internal maupun eksternal
sekolah. Atas dasar itulah SMK Mutiara Qolbu Cianjur memandang perlu untuk
mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Melalui KTSP
ini sekolah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan
karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik.

Hal. 118 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
Pengembangan kurikulum SMK Mutiara Qolbu Cianjur Tahun Pelajaran
2019/2020 mencakup hal-hal berikut:

1. Struktur dan
Muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang merupakan pedoman
dalam pengembangan kurikulum SMK Mutiara Qolbu Cianjur;

2. Beban belajar
bagi peserta didik pada SMK Mutiara Qolbu Cianjur yang didasarkan
beban pada hasil analisis kontek, analisis keunggulan local serta potensi
dan minat peserta didik;

3. Kurikulum
SMK Mutiara Qolbu Cianjur dikembangkan berdasarkan hasil revisi
kurikulum tahun 2018/2019 pemanfaatan hasil anlisis kondisi sekolah,
terutama tenaga pendidik dan sarana prasarana, serta analisis terhadap
kurikulum nasional/ kurikulum 2013;

2. Kalender pendidikan SMK Mutiara


Qolbu Cianjur disusun berdasarkan hasil perhitungan minggu efektif
untuk tahun pelajaran 2019/2020;

Dengan tersusunnya dokumen KTSP ini, SMK Mutiara Qolbu Cianjur akan
menjadi sekolah yang memiliki kurikulum yang disesuaikan dengan karakter dan
kondisi lingkungan sekolah, sehingga terselenggara proses pendidikan yang
berbasis lingkungan sekolah dengan mengembangkan berbagai keunggulan-
keunggulan lokal.

Hal. 119 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum
LAMPIRAN

Hal. 120 | KTSP TKJ SMK Mutiara Qolbu Cianjur-Tim Pengembang Kurikulum