Anda di halaman 1dari 22

TUGAS AMDAL

RKL-RPL PEMBANGUNAN TPA MUARA GEMBONG

DISUSUN OLEH :
ANGGA BAHRUL FAHMI
331610067

PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN


SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI PELITA BANGSA
BEKASI
2019
RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

Sasaran pengelolaan lingkungan adalah merumuskan upaya aksi atau tindakan untuk mencegah, meminimalisir dan mengendalikan dampak yang
tergolong negative penting serta merumuskan tindakan untuk menanggulangi dampak negatif yang telah terjadi sampai pada kondisi yang “aman” dan “sehat”
bagi lingkungan. Selain itu pengelolaan lingkungan yang dilakukan juga ditujukan untuk meningkatkan dan mengembangkan dampak positif yang telah
maupun diprakirakan akan terjadi.

Dengan demikian rencana pengelolaan lingkungan hidup pada kegiatan rencana usaha dan/atau kegiatan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir
(TPA) di oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi pada dasarnya merupakan salah satu upaya agar masyarakat sekitar mempunyai suatu tempat untuk
menyimpan dan mengolah sampah tersebut agar sampah tersebut tidak berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan. adalah sebuah kecamatan di
Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan ini merupakan kecamatan dengan wilayah dan juga kecamatan paling ujung di Kabupaten
Bekasi. Berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Teluk Jakarta di barat, Kabupaten Karawang di timur, dan kecamatan Babelan di selatan. Adapun rencana
pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan adalah sebagai berikut :
RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (RKL) TPA

NO. SUMBER DAMPAK TOLOK UKUR TUJUAN RENCANA RENCANA PENGELOLAAN PERIODE INSTITUSI PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
PENTING DAMPAK PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP PENGELOLAAN
LINGKUNGAN LINGKUNGAN PELAKSANA PENGAWAS PENERIMA
HIDUP PENGELOLAAN PENGELOLAAN LAPORAN
HASIL
PENGELOLAAN
LINGKUNGAN
A PRA KONSTRUKSI
Survey lokasi TPA Lokasi yang tidak Agar lokasi TPA tidak Melakukan survei langsung ke lokasi dan menilai Selama proses survey Pemrakarsa Dinas Lingkungan Dinas Lingkungan
memenuhi persyaratan mencemari lingkungan apakah lahan tersebut sudah memenuhi lapangan langsung Hidup Hidup
akan mencemari dan tidak mengganggu persyaratan untuk dibangunnya TPA Kabupaten Bekasi Kabupaten Bekasi
lingkungan dan kesehatan masyarakat
mengganggu kesehatan
masyarakat
Perencanaan Perencanaan yang tidak Agar kostruksi yang Menyiapkan data-data yang akurat yang Selama proses Pemrakarsa Dinas Lingkungan Dinas Lingkungan
didukung oleh data dihasilkan memadai mendukung konstruksi agar menghasilkan perencanaan Hidup Hidup
yang akurat akan dan sesuai berjalan komstruksi yang memadai Kabupaten Bekasi Kabupaten Bekasi
menghasilkan sesuai rencana
konstruksi yang tidak
memadai
Pembebasan lahan Ganti rugi yang tidak Agar masyarakat yang - Melakukan ganti rugi kepada Sebelum konstruksi Pemrakarsa Dinas Lingkungan Dinas Lingkungan
memadai akan lahan atau masyarakat yang lahan atau pemukimannya akan dimulai Hidup Hidup
menimbulkan keresahan pemukimannya dibangun TPA Kabupaten Bekasi Kabupaten Bekasi
masyarakat teralihkan bisa - Mensosialisasikan kepada masyarakat
menerima dan sekitar mengenai rencana pembangunan TPA,
menyetujui tujuan pembangunan TPA, dan manfaat
pembangunan TPA pembangunan TPA
yang akan berjalan
Sosialisasi Sikap penolakan dan Untuk mengurangi - Mengadakan musyawarah yang mempertemu- Selama kegiatan Pemrakarsa Dinas Lingkungan Dinas Lingkungan
persepsi masyarakat munculnya sikap dan kan beberapa pihak sosialisasi Hidup Hidup
yang kurang baik persepsi negative - Pemberian informasi yang jelas mengenai Kabupaten Bekasi Kabupaten Bekasi
masyarakat terhadap rencana Pembangunan TPA Muara Gembong
keberadaan proyek termasuk rencana teknis
- Melalukan koordinasi di lapangan dengan
pihak aparat Desa/Kecamatan apabila terdapat
permasalah-an
- Merealisasi-kan keinginan-keinginan
masyarakat sekitar proyek sebatas hal tersebut
menjadi kewajiban pemrakarsa
- Membentuk pusat pengaduan masyarakat
- Melakukan keterbukaan pemrakarsa untuk
meningkatkan community development
B TAHAP KONSTRUKSI
1. Kualitas Udara - Konsentrasi - Untuk - Melakukan penyiraman jalan terutama di Kegiatan pengelolaan Pemrakasa - Dinas Bapedalda
dan polutan yang mengurangi kawasan pemukiman yang intensitas lalulintas akan terus dilakukan Kebersihan, Kabupaten Bekasi
Kebisisngan harus berada di bawah penurunan kendaraannya cukup tinggi pada waktu musim mulai dari tahap Pertamanan dan
baku kualitas udara serta kemarau dan pada jalan jalan yang tidak beraspal; konstruksi. Provinsi
Pematangan lahan, mutu yang ditetapkan meningkatnya tingkat - Dinas Jawa Barat
mobilisasi material dalam kebisingan terutama di - Memperlambat laju kendaraan angkut Lingkungan
bangunan, dan PP Republik Indonesia kawasan yang dilalui pada saat melewati jalur yang dekat dengan Hidup Dinas
pembangunan fasilitas No. kendaraan pengangkut pemukiman penduduk, yaitu maksimum 40 Kabupaten Bekasi Kebersihan Kab.
penunjang TPA 41 Tahun 1999 Tentang alat km/jam untuk jalan kota beraspal serta kecepatan Bekasi dan
Pengendalian berat serta bahan maksimum 20 km/jam untuk jalan yang belum - Dinas Provinsi Jawa Barat
Pencemaran konstruksi beraspal; Kesehatan
Udara; yang digunakan dalam Kabupaten Bekasi BPLH Kab.Bekasi
pematangan lahan, - Menutup rapat isi bak truk material bahan dan Jawa Barat
- Laporan mobilisasi dengan terpal untuk menghindari
adanya gangguan material bangunan, jatuhnya material konstruksi (pasir) dan
pernapasan masyarakat serta debu pada saat pengangkutan dan
di pembangunan fasilitas diharuskan tidak membawa beban yang
sekitar lokasi kegiatan; penunjang TPA melebihi kapasitas angkut kendaraan
dan tersebut;
Keluhan - mencegah
masyarakat angka kesakitan - Penggunaan
tentang tingginya kadar dikarenakan sarana Keselamatan dan
debu dan kebisingan pencemaran Kesehatan Kerja (K3) yaitu masker atau
digunakan juga sebagai udara yang penutup hidung bagi karyawan yang
tolok ukur dampak. kemungkinann bekerja dekat lokasi debu seperti
dihasilkan. operator alat-alat
berat dan sopir
kendaraan pengangkut.

- Penggunaan
sarana K3 berupa penyumbat telinga bagi
tenaga kerja yang bekerja dekat lokasi
yang bising, seperti alatalat
berat,
genset, dan juga pengendara kendaraan kendaraan
berat lainnya;

- Membuat
jadwal pekerjaan dengan baik
untuk meningkatkan efisiensi perjalanan
yang dilakukan oleh kendaraan kendaraan
besar pengangkut alat-alat
serta bahan-bahan
konstruksi. Misalnya
dengan melakukan pekerjaan yang
menimbulkan kebisingan tinggi yang tidak
dapat dihindari tidak dilakukan pada
malam hari, menghentikan penggunaan
peralatan yang menimbulkan kebisingan
dengan intensitas yang cukup tinggi pada
waktu-waktu
beribadah dan ketika
melewati tempat-tempat
ibadah;

- Mengatur
jadwal kegiatan sedemikian
rupa agar aktivitas dengan intensitas
kebisingan cukup tinggi tidak dilakukan
secara bersamaan; dan
Pemeliharaan/
inspeksi peralatan/
kendaraan secara periodik. Hanya
kendaraan dan peralatan yang dalam
kondisi baik dan dipelihara dengan baik
yang dioperasikan di lokasi dan harus
diperiksa secara berkala selama alatalat
tersebut digunakan
2. Kuantitas dan Parameter kekeruhan, - Untuk - Membuat siklus penggunaan air saat Selama Pembangunan PT. BAHRUL - Dinas Bapedalda
Kualitas Air Penentuan debita air. mengurangi dampak pembangunan TPA FAHMI Kebersihan, Kabupaten Bekasi
kekeruhan, minyak Pertamanan dan Provinsi
Kegiatn pembangunan dan Lingkungan Hidup Jawa Barat
yang memerlukan sampah di perairan Kabupaten Bekasi
banyak air tanah dan sekitar TPA Dinas
air permukaan - Dinas Kebersihan Kab.
(sungai), seperti - Mengurangi Kesehatan Bekasi dan
pengadukan adonan dampak Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat
semen dsb. terhadap biota
Air permukaan yang perairan. BPLH Kab.Bekasi
tercemar oleh lumpur dan Jawa Barat
yang dihasilkan - Mengurangi
selama kegiatan dampak
konstruksi pencemaran
mikrobiologis
terhadap
sumber air
bersih
3. Vektor dan - Laporan Untuk menguangi dan - Menerapkan sanksi bila adanya Selama pembangunan PT. BAHRUL - Dinas Bapedalda
Binatang adanya gangguan mencegah angka pekerja yang tidak menjaga TPA berlangsung FAHMI Kebersihan, Kabupaten Bekasi
Pengganggu kesehatan masyarakat kesakitan pada wilayah kebersihan lingkungan. Pertamanan dan dan
di sekitar lokasi proyek - Mengadakan pengobatan gratis bila Lingkungan Hidup Provinsi
Hasil galian sebagai sekitar lokasi kegiatan; terjadi kenaikan angka kesakitan oleh Kabupaten Bekasi Jawa Barat
tempat breeding place dan pihak proyek
dari vector penyakit - Dinas Dinas
serta sanitasi - Keluhan Kesehatan Kebersihan Kab.
lingkungan yang masyarakat Kabupaten Bekasi Bekasi dan
kurang terjaga akan tentang tingginya kadar Provinsi Jawa Barat
menjadi tempat debu dan kebisingan
perkembangbiakan da digunakan juga sebagai BPLH Kab.Bekasi
tempat hidup dari tolok ukur dampak dan Jawa Barat
binatang penggganggu

C TAHAP OPERASI
1. Kualitas Udara - Tingkat Untuk mengurangi - Melakukan Selama TPA PT. BAHRUL - Dinas Bapedalda
dan Kebisingan baku mutu penurunan penyiraman jalan terutama di masih beroperasi. FAHMI Kebersihan, Kabupaten Bekasi
konsentrasi polutan kualitas udara serta kawasan pemukiman yang intensitas lalulintas Pertamanan dan dan
Kondisi jalan eksisting yang peningkatan kendaraannya cukup tinggi pada 1 kali dalam 6 bulan Lingkungan Hidup Provinsi
tidak memadai harus berada di bawah kebisingan waktu musim kemarau dan pada jalanjalan masa pengelolaannya. Kabupaten Bekasi Jawa Barat
baku terutama di kawasan yang tidak beraspal;
Kegiatan mobilisasi mutu yang ditetapkan yang - Dinas Dinas
kendaraan pengangkut dalam dilalui kendaraan - Memperlambat Kesehatan Kebersihan Kab.
sampah. PP Republik Indonesia pengangkut laju kendaraan angkut Kabupaten Bekasi Bekasi dan
No. sampah serta kegiatan pada saat melewati jalur yang dekat Provinsi Jawa Barat
Penurunan kualitas 41 Tahun 1999 Tentang penimbunan yang dengan pemukiman penduduk, yaitu
udara karena Pengendalian dilakukan di maksimum 40 km/jam untuk jalan kota BPLH Kab.Bekasi
penumpukan sampah Pencemaran TPA beraspal serta kecepatan maksimum 20 dan Jawa Barat
domestik Udara; km/jam untuk jalan yang belum beraspal;

- Laporan - Menutup
adanya gangguan rapat isi bak truk pengangkut sampah
pernafasan masyarakat dengan terpal untuk menghindari
di jatuhnya material pada saat
sekitar lokasi kegiatan, pengangkutan dan diharuskan tidak
serta membawa beban yang melebihi
keluhan masyarakat kapasitas angkut kendaraan tersebut;
tentang
tingginya kadar debu - Membuat
dan jadwal pekerjaan dengan baik
kebisingan digunakan untuk meningkatkan efisiensi perjalanan
juga yang dilakukan oleh kendaraan-kendaraan
sebagai tolok ukur pengangkut sampah
dampak
- Pemeliharaan/
inspeksi
peralatan/kendaraan secara periodik;

- Pengaturan
pekerjaan yang menimbulkan
kebisingan tinggi yang tidak dapat
dihindari untuk tidak dilakukan pada
malam hari;

- Mengatur
jadwal kegiatan sedemikian
rupa agar aktivitas yang menimbulkan
kebisingan cukup tinggi tidak dilakukan
secara bersamaan;

- Penggunaan
sarana K3 berupa
penyumbat telinga bagi tenaga kerja yang
bekerja dekat lokasi yang bising, seperti
alat-alat
berat, genset, dan juga
pengendara kendaraan-kendaraan
berat
lainnya; dan

- Hanya
kendaraan dan peralatan yang
dalam kondisi baik dan dipelihara dengan
baik yang dioperasikan di lokasi dan
harus diperiksa secara berkala selama
alat- alat tersebut digunakan.
2. Kualitas Air Parameter kekeruhan, - Untuk - Membuat Kolam Leacheat Selama TPA PT. BAHRUL - Dinas Bapedalda
minyak mengurangi dampak - Membangun geomembran pada masih beroperasi. FAHMI Kebersihan, Kabupaten Bekasi
Kegiatan penimbunan dan lemak, surfaktan, kekeruhan, minyak dan permukaan TPA Pertamanan dan dan
sampah BOD5, lemak, surfaktan, - Membuat renacana (SOP) untuk Lingkungan Hidup Provinsi
dan sampah ke badan BOD5, dan pengelolaan dari limbah leachet yang Kabupaten Bekasi Jawa Barat
air sampah di perairan dihasilkan oleh timbunan sampah
sekitar TPA - Dinas Dinas
Kesehatan Kebersihan Kab.
- Mengurangi Kabupaten Bekasi Bekasi dan
dampak Provinsi Jawa Barat
terhadap biota perairan.
BPLH Kab.Bekasi
- Mengurangi dampak dan Jawa Barat
pencemaran
mikrobiologis
terhadap sumber air
bersih
3. Biota Perairan Parameter kekeruhan, - Untuk - Membuat Kolam Leacheat Selama TPA PT. BAHRUL - Dinas Bapedalda
minyak mengurangi dampak - Membangun geomembran pada masih beroperasi. FAHMI Kebersihan, Kabupaten Bekasi
- Dampak dan lemak, surfaktan, kekeruhan, minyak dan permukaan TPA Pertamanan dan dan
terhadap biota perairan BOD5, lemak, surfaktan, - Membuat renacana (SOP) untuk Lingkungan Hidup Provinsi
merupakan dampak dan sampah ke badan BOD5, dan pengelolaan dari limbah leachet yang Kabupaten Bekasi Jawa Barat
turunan terhadap air sampah di perairan dihasilkan oleh timbunan sampah
dampak kualitas air; sekitar TPA - Dinas Dinas
dan Kesehatan Kebersihan Kab.
- Mengurangi Kabupaten Bekasi Bekasi dan
- Sumber dampak Provinsi Jawa Barat
dampaknya adalah terhadap biota perairan
kegiatan penimbunan BPLH Kab.Bekasi
sampah yang dan Jawa Barat
menghasilkan leacheat
diprakirakan akan
menyebabkan
perubahan kualitas air
di wilayah
perairan sekitarnya
yaitu
meningkatnya
kekeruhan, dan juga
masuknya minyak dan
lemak,
surfaktan,
4. Kesehatan Meningkatnya keluhan Meminimalisasi - Mengelola Pengelolaan dilakukan PT. BAHRUL - Dinas Bapedalda
Masyarakat dari terjadinya dampak primernya yaitu selama kegiatan FAHMI Kebersihan, Kabupaten Bekasi
masyarakat mengenai peningkatan jumlah kualitas udara, kebisingan, dan kualitas operasional TPA Pertamanan dan dan
Dampak penting gangguan kesehatan penderita air sungai berlangsung. Lingkungan Hidup Provinsi
tersebut sebagian seperti gangguan pernapasan Kabupaten Bekasi Jawa Barat
besar bersumber dari gangguan pada saluran dan - Memasukkan
kegiatan pernapasan. penyakit kulit akibat dalam program community - Dinas Dinas
transportasi darat dan penurunan kualitas development dalam bidang kesehatan Kesehatan Kebersihan Kab.
kegiatan sanitasi udara, berupa pelayanan kesehatan secara Kabupaten Bekasi Bekasi dan
lingkungan. peningkatan Cuma-cuma Provinsi Jawa Barat
kebisingan dan (pengobatan massal) untuk
penurunan kualitas air masyarakat sekitar, pemberian paket gizi, BPLH Kab.Bekasi
sungai imunisasi, penyuluhan kesehatan serta dan Jawa Barat
pengadaan air bersih untuk masyarakat
5. Sanitasi Untuk mengantisipasi Pengelolaan lingkungan hidup yang Selama kegiatan PT. BAHRUL - Dinas Bapedalda
lingkungan Pencemaran air karena dilakukan untuk mengurangi dampak adalah: TPA beroperasi FAHMI Kebersihan, Kabupaten Bekasi
Meningkatnya keluhan E.coli dan Coliform - Membuat MCK umum di sekitar Pertamanan dan dan
Kegiatan Domestik dari sehingga dapat wilayah TPA dan membuat barak Lingkungan Hidup Provinsi
pengelola TPA dan masyarakat mengenai menimbulkan yang terdapat jamban serta septicktank Kabupaten Bekasi Jawa Barat
masyarakat pemulung gangguan kesehatan dampak turunan untuk pihak pengelola TPA
yang biasanya seperti berupa - Dinas Dinas
menjadikan kawasan gangguan pada saluran sumber penyakit dan Kesehatan Kebersihan Kab.
TPA sebagai tempat pencernaan lainlain Kabupaten Bekasi Bekasi dan
tinggalnya. Provinsi Jawa Barat

BPLH Kab.Bekasi
dan Jawa Barat
D TAHAP PASCA OPERASI
1. Fisik
Kimia
Kualitas Udara Gas Pasca Operasi TPA Untuk mengetahui Pengambilan sampel ga untuk di analisis di lab. Enam bulan sekali pasca Dinas kebersihan Dinas kebersihan Dinas
keberhasilan Data yanga ada dibandingkan dengan baku mutu operasi dan pertamanan dan pertamanan Lingkungan
pengelolaan gas pasca kabupaten Bekasi kabupaten Bekasi Hidup Kabupaten
operasi Bekasi
Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan
BPLHD BPLHD
Bapelda
Kualitas air Leachate pasca operasi Untuk mengetahui Pengambilan sampel air limbah leachate dan air Enam bulan sekali pasca Dinas kebersihan Dinas kebersihan Dinas
permukaan keberhasilan sungai untuk dianalisa di lab. Data yanga ada operasi dan pertamanan dan pertamanan Lingkungan
pengelolaan leachate dibandingkan dengan baku mutu kabupaten Bekasi kabupaten Bekasi Hidup Kabupaten
pasca operasi Bekasi
Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan
BPLHD BPLHD
Bapelda
Kualitas air tanah Leachate pasca operasi Untuk mengetahui Pengambilan sampel air limbah tanah dan air Enam bulan sekali pasca Dinas kebersihan Dinas kebersihan Dinas
keberhasilan sungai untuk dianalisa di lab. Data yanga ada operasi dan pertamanan dan pertamanan Lingkungan
pengelolaan leachate dibandingkan dengan baku mutu kabupaten Bekasi kabupaten Bekasi Hidup Kabupaten
pasca operasi Bekasi
Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan
BPLHD BPLHD
Bapelda
Kesehatan Masyarakat Gas pasca operasi Untukmengatahui Pengamatan lapangan. Data yang diperoleh Tiga bulan sekali pasca Dinas kebersihan Dinas kebersihan Dinas
keberhasilan dianalisis secara deskriptif operasi dan pertamanan dan pertamanan Lingkungan
pengamanan lahan kabupaten Bekasi kabupaten Bekasi Hidup Kabupaten
pasca operasi Bekasi
Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan
BPLHD BPLHD
Bapelda
RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP

Sesuai dengan hasil evaluasi dampak penting yang tercantum dalam dokumen ANDAL, serta dampak-dampak yang tertuang dalam bab II, maka perlu
dilakukan rencana pemantauan lingkungan (RPL) terhadap upaya-upaya pengelolaan lingkungan hidup yang terhadap rencana usaha dan/atau kegiatan
pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bekasi. Adapun rencana pemantauan lingkungan
hidup yang dilakukan adalah sebagai berikut :
RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN (RPL ) TPA
NO JENIS DAMPAK SUMBER DAMPAK PARAMETER LH TUJUAN RPL METODE LOKASI PERIODE INSTITUSI PEMANTAU LH
YANG DIPANTAU PEMANTAUAN PEMANTAUAN PEMANTAUAN PELAKSANAAN PENGAWAS PENERIMA
LH LH LINGKUNGAN PEMANTAUAN LAPORAN LAPORAN
HIDUP
A. TAHAP PRA KONTRUKSI
Survey lokasi TPA Kegiatan survey lapangan Ada tidaknya protes Memantau agar Melakukan Pada lokasi Selama kegiatan Pemrakarsa Dinas Dinas
atau sikap menolak dari kegiatan dialog/wawancara dimana kegiatan survey berlangsung Lingkungan Lingkungan
masyarakat selama lapangan dan dengan tokoh survey tersebut dengan frekuensi Hidup Hidup
kegiatan survey investigasi masyarakat dan akan dilakukan pemantauan setiap Kabupaten Kabupaten
berlangsung sebagai persiapan aparat desa, serta kali pelaksanaan Bekasi Bekasi
perencanaan Muspika setempat survey
proyek dapat dan melibatkan
terlaksana masyarakat dalam
dengan baik dan kegiatan survey
tidak ada lapangan, serta
kesalahpa-haman survey langsung
antara ke lapangan
masyarakat dan
pemrakarsa
proyek

Perencanaan Kegiatan perencanaan Perencanaan TPA Agar kostruksi - Disain site plan Pada lokasi Selama kegiatan Pemrakarsa Dinas Dinas
berupa Detail yang dihasilkan disesuaikan dimana kegiatan perencanaan Lingkungan Lingkungan
Engineering Design memadai dan dengan kondisi perencanaan berlangsung Hidup Hidup
(DED), harus dapat sesuai berjalan lahan yang tersebut akan Kabupaten Kabupaten
mengantisipasi sesuai rencana tersedia dilakukan Bekasi Bekasi
terjadinya pencemaran - Disain fasilitas
lingkungan yang meliputi
fasilitas umum
(jalan masuk dan
jalan operasi,
saluran drainase,
kantor TPA,
pagar), fasilitas
perlindungan
lingkungan
(tanggul, lapisan
dasar kedap air,
jaringan
pengumpul dan
pengolah lindi,
ventilasi gas,
barrier, tanah
penutup, sumur
uji, alat berat dan
lain-lain) dan
fasilitas
pendukung (air
bersih, bengkel,
jembatan timbang
dan lain-lain)
- Tahapan
pembangunan
disesuaikan
dengan
kemampuan
pendanaan daerah
untuk membangun
suatu TPA
sehingga dengan
kondisi yang
paling minimal
TPA tersebut
dapat berfungsi
tanpa mencemari
lingkungan.
- Dokumen DED
dilengkapi juga
dengan gambar
detail, SOP,
dokumen tender,
spesifikasi teknis,
disain note dan
lain-lain
- Perpindahan atau
pergeseran lokasi
TPA harus diikuti
oleh pembuatan
DED pada lokasi
baru (redisign).

Pembebasan lahan Kegiatan pembebasan - Pembebasan lahan Agar masyarakat - Pembebasan Pada lokasi Selama kegiatan Pemrakarsa Dinas Dinas
lahan tidak sampai merugikan yang lahan atau lahan mengacu ke dimana kegiatan pembebasan Lingkungan Lingkungan
masyarakat pemukimannya peraturan yang pembebasan lahan berlangsung Hidup Hidup
- Yang kehilangan teralihkan bisa berlaku tersebut akan Kabupaten Kabupaten
permukiman mendapat menerima dan diantaranya UU dilakukan Bekasi Bekasi
lagi tempat bermukim menyetujui No.2 Tahun 2012,
- Lahan yang pembangunan tentang pengadaan
dibebaskan mendapat TPA yang akan tanah bagi
penggantian yang layak berjalan pembangunan
sesuai dengan untuk kepentingan
kesepakatan umum
- Pembebasan
lahan tidak
berpatokan pada
harga pasar, sesuai
dengan
kesepakatan
- Dalam
pembebasan lahan
selain
menggunakan jasa
apresial juga perlu
melibatkan
masyarakat dan
aparat desa
- Bekerja sama
dengan instansi
terkait dalam
pelaksanaan
pembebasan lahan

Sosialisasi Kegiatan sosialisasi Ada tidaknya Memantau agar Melakukan Pada lokasi di Selama kegiatan Pemrakarsa Dinas Dinas
masyarakat protes/keluh-an dan kegiatan dialog/wawan-cara wilayah studi sosialisasi Lingkungan Lingkungan
kritikan masyarakat lapangan dan dengan berlangsung Hidup Hidup
selama kegiatan investigasi masyarakat sekitar Kabupaten Kabupaten
sosialisasi masyarakat sebagai persiapan prroyek yang Bekasi Bekasi
berlangsung perencanaan terkena damapka
proyek dapat langsung maupun
terlaksana yang tidak terkena
dengan baik dan dampak langsung,
tidak ada tokoh masyarakat
kesalahpa-haman aparat Desa, serta
antara Muspika setempat
masyarakat dan dan instansi terkait
pemrakarsa untuk melihat
proyek adanya masukan
dan inspirasi
mesyarakat terkait
dengan rencana
pengembangan
proyek

B TAHAP KONTRUKSI
1. GEOFISIK KIMIA

Penurunan kualitas Mobilisasi peralatan kerja Peraturan tentang Meminimalkan Pengambilan Lokasi Pemantauan Pihak Dinas Bapedalda Dinas
udara di lingkungan pencemaran udara terjadinya sample dan analisa pemantauan Dapat dilaksanakan Kebersihan Daerah Kabupaten Lingkungan
sekitar tapak proyek Pengadaan material perubahan laboratorium di area setiap 6 bulan Kabupaten Bekasi Bekasi Hidup
kualitas udara di kualitas udara Tempat sekali. Kabupaten
Kegiatan kontruksi lingkungan Pembuangan Pelaksana adalah BPLHD Bekasi
bangunan sekitar Akhir Sampah kontraktor yang Kabupaten
(TPA) ditunjuk Bekasi

Pihak Dinas
Kebersihan Daerah
Kabupaten Bekasi

Peningkatan Mobilisasi peralatan kerja Kep - Meminimalkan Pengambilan Pelaksana adalah Bapedalda
kebisingan dan pengadaan material 048/MENLH/11/1996 terjadinya sampel, Pemantauan kontraktor yang Kabupaten
getaran di peningkatan pengukuran, dan kebisingan ditunjuk Bekasi
lingkungan sekitar Kegiatan pembangunan kebisingan dan analisa hasil dilakukan selama
tapak proyek TPA Muara Gembong getaran di kegiatan BPLHD
lingkungan berlangsung Kabupaten
Bekasi
Penurunan kualitas Kegiatan pembangunan Peraturan Menteri Meminimalkan Pengambilan Lokasi Pemantauan Pihak Dinas Bapedalda Dinas
air bersih, air TPA Muara Gembong Kesehatan RI terjadinya sample dan analisa pemantauan Dapat dilaksanakan Kebersihan Daerah Kabupaten Lingkungan
permukaan di No.416/Menkes/Per/IX/ penurunan kualitas air bersih, di area setiap 3 bulan Kabupaten Bekasi Bekasi Hidup
lingkungan sekitar 1990 kualitas air air permukaan pemukiman sekali. Kabupaten
tapak proyek bersih, air masyarakat. Pelaksana adalah BPLHD Bekasi
Peraturan Pemerintah permukaan di kontraktor yang Kabupaten
No.82 Tahun 2001 lingkungan ditunjuk Bekasi
sekitar tapak
proyek
Timbulan sampah Pengadaan material Timbulnya limbah Memantau Pengamatan visual Lokasi Pemantauan Pihak Dinas Bapedalda Dinas
konstruksi dan padat/sampah pada pengelolaan dan evaluasi data pemantauan dilakukan selama Kebersihan Daerah Kabupaten Lingkungan
sampah yang Pematangan lahan lokasi proyek timbulan sampah di area kegiatan Kabupaten Bekasi Bekasi Hidup
diakibatkan yang muncul Tempat berlangsung Kabupaten
aktivitas pekerja Pembangunan konstruksi akibat kegiatan Pembuangan Pelaksana adalah BPLHD Bekasi
pada pekerjaan TPA konstruksi dan Akhir Sampah kontraktor yang Kabupaten
konstruksi aktivitas pekerja (TPA) ditunjuk Bekasi

Gangguan Kegiatan pembangunan Kelancaran lalu lintas Meminimalkan Pengamatan visual Lokasi Pemantau dilakukan Pihak Dinas Dinas DISHUBKO
kelancaran lalu TPA Muara Gembong terjadinya dan evaluasi data pemantauan selama kegiatan Kebersihan Daerah Perhubungan MINFO
lintas gangguan di area mobilitas alat dan Kabupaten Bekasi Kabupaten Kabupaten
Mobilisasi peralatan dan kelancaran lalu pemukiman material Bekasi Bekasi
material lintas masyarakat. berlangsung dan Pelaksana adalah
setiap 3 bulan sekali kontraktor yang BPLHD
terhadap kondisi ditunjuk Kabupaten
lau-lintas yang ada Bekasi

Satlantas
Polres Bekasi

Bapedalda
Kabupaten
Bekasi
2. KESEHATAN MASYARAKAT
Gangguan Kegiatan pembangunan Adanya kesakitan Menjaga kondisi Pengamatan Lokasi Waktu dan Pihak Dinas Dinas Dinas
kesehatan TPA Muara Gembong masyarakat dan pekerja kesehatan visual dan pemantauan Frekuensi Kebersihan Daerah Kesehatan Lingkungan
masyarakat dan proyek pekerja proyek evaluasi data dilokasi pemantauan Kabupaten Bekasi Kabupaten Hidup
pekerja proyek dan masyarakat kegiatan Selama kegiatan Bekasi Kabupaten
konstruksi konstruksi Pelaksana adalah Bekasi
bangunan berlangsung kontraktor yang Bapedalda
Tempat ditunjuk Kabupaten
Pembuangan njuk Bekasi
Akhir Sampah
(TPA) ,yaitu
Kampung Muara
Gembong
3. BIOLOGI
Perubahan Kegiatan pembangunan Perbandingan jumlah Meningkatkan Pengamatan Lokasi Pemantauan Pihak Dinas Bapedalda Dinas
Kwantitas Flora TPA Muara Gembong Flora yang berada di serta men jaga visual dan pemantauan Dapat dilaksanakan Kebersihan Daerah Kabupaten Lingkungan
Darat sekitar tapak proyek keberadaan flora evaluasi data dilokasi setiap 6 bulan Kabupaten Bekasi Bekasi Hidup
Pengosongan Lahan sebelum dan ketika yang terancam kegiatan sekali. Kabupaten
proyek berjalan punah di lokasi konstruksi Pelaksana adalah Bekasi
sekitar proyek bangunan kontraktor yang
Tempat ditunjuk
Pembuangan
Akhir Sampah
(TPA) ,yaitu
Kampung Muara
Gembong
Perubahan Mobilisasi bahan Perbandingan jumlah Meningkatkan Pengamatan Lokasi Pemantauan Pihak Dinas Bapedalda Dinas
Kwantitas Fauna Fauna yang berada di serta men jaga visual dan pemantauan Dapat dilaksanakan Kebersihan Daerah Kabupaten Lingkungan
Darat Pengosongan lahan sekitar tapak proyek keberadaan fauna evaluasi data dilokasi setiap 6 bulan Kabupaten Bekasi Bekasi Hidup
sebelum dan ketika yang terancam kegiatan sekali. Kabupaten
Kegiatan pembangunan proyek berjalan punah di lokasi konstruksi Pelaksana adalah Bekasi
TPA Muara Gembong sekitar proyek bangunan kontraktor yang
Tempat ditunjuk
Pembuangan
Akhir Sampah
(TPA) ,yaitu
Kampung Muara
Gembong
C TAHAP OPERASI

1. FISIK KIMIA
Penurunan kualitas Operasional dan SK Gub, Jateng Meminimalkan Pengambilan Lokasi Selama TPA Pihak Dinas Bapedalda Dinas
udara Pemeliharaan TPA No 8 Tahun 2001 penurunan sample dan pemantauan masih beroperasi. Kebersihan Daerah Kabupaten Lingkungan
Muara Gembong kualitas udara analisa kualitas di area Kabupaten Bekasi Bekasi Hidup
dan kebisingan udara Tempat Kabupaten
Pembuangan Pelaksana adalah Bekasi
Akhir Sampah kontraktor yang
(TPA) ditunjuk

Peningkatan Operasional dan Kep- Meminimalkan Pengambilan Lokasi Selama TPA Pihak Dinas Bapedalda Dinas
kebisingan Pemeliharaan TPA 048/MENLH/11/1996 penurunan sample, pemantauan masih beroperasi. Kebersihan Daerah Kabupaten Lingkungan
Muara Gembong kualitas udara pengukuran dan di area Kabupaten Bekasi Bekasi Hidup
dan kebisingan analisa kebisingan Tempat Kabupaten
Pembuangan Pelaksana adalah Bekasi
Akhir Sampah kontraktor yang
(TPA) ditunjuk

Penurunan kualitas Operasional dan Peraturan Menteri Meminimalkan Pengambilan Lokasi Selama TPA Pihak Dinas Bapedalda Dinas
air Pemeliharaan TPA Kesehatan RI penurunan sample dan pemantauan masih beroperasi. Kebersihan Daerah Kabupaten Lingkungan
Muara Gembong No.416/Per/Menkes/IX/ kualitas air analisa di area Kabupaten Bekasi Bekasi Hidup
1990 laboratorium pemukiman Kabupaten
kualitas udara masyarakat. Pelaksana adalah Bekasi
Perda Prop Jateng kontraktor yang
No.10 Tahun 2004 ditunjuk

Peraturan Pemerintah
No.82 Tahun 2001

Penurunan kuantitas Operasional dan Terjadinya banjir Meminimalkan Pengamatan Lokasi Selama TPA Pihak Dinas DPU Dinas
air permukaan atau Pemeliharaan TPA terjadinya visual dan pemantauan masih beroperasi. Kebersihan Daerah Kabupaten Lingkungan
air tanah Muara Gembong limpasan air dari evaluasi data di area Kabupaten Bekasi Bekasi Hidup
saluran drainase / pemukiman Kabupaten
banjir masyarakat. Pelaksana adalah Bapedalda Bekasi
kontraktor yang Kabupaten
ditunjuk Bekasi

Timbulan limbah Operasional dan Perda Kotamadya Dati Menjaga Pengamatan Lokasi Selama TPA Pihak Dinas Dinas Dinas
padat Pemeliharaan TPA II Semarang No. 6 kebersihan visual dan pemantauan masih beroperasi. Kebersihan Daerah Kebersihan Lingkungan
Muara Gembong Tahun 1993 timbulan sampah evaluasi data di area Kabupaten Bekasi Kabupaten Hidup
agar tidak Tempat Bekasi Kabupaten
mengganggu Pembuangan Pelaksana adalah Bekasi
estetika dan Akhir Sampah kontraktor yang Bapedalda
kenyamanan (TPA) ditunjuk Kabupaten
lingkungan Bekasi
2. KESEHATAN MASYARAKAT

Gangguan Operasional & Angka kesakitan Menjaga kondisi Pengamatan Lokasi Selama TPA Pihak Dinas Dinas Dinas
kesehatan pemeliharaan TPA karyawan TPA Muara kesehatan visual dan pemantauan masih beroperasi. Kebersihan Kesehatan Lingkungan
masyarakat dan Muara Gembong Gembong dapat karyawan TPA evaluasi data dilokasi Daerah Kabupaten Kabupaten Hidup
karyawan TPA dibuktikan secara Muara Gembong kegiatan operasi Bekasi Bekasi Kabupaten
Muara Gembong konklusif diakibatkan dan masyarakat Tempat Bekasi
oleh kegiatan Pembuangan Pelaksana adalah Bapedalda
operasional hotel. Akhir Sampah kontraktor yang Kabupaten
(TPA) ,yaitu ditunjuk Bekasi
Kampung Muara
Gembong
Sanitasi Operasional dan Angka kesakitan Menjaga kondisi Pengamatan Lokasi Selama TPA Pihak Dinas Dinas Dinas
Lingkungan Pemeliharaan TPA karyawan TPA Muara kesehatan visual dan pemantauan masih beroperasi. Kebersihan Kesehatan Lingkungan
Muara Gembong Gembong dapat karyawan TPA evaluasi data dilokasi Daerah Kabupaten Kabupaten Hidup
dibuktikan secara Muara Gembong kegiatan Bekasi Bekasi Kabupaten
konklusif diakibatkan dan masyarakat operasi Bekasi
oleh kegiatan Tempat Pelaksana adalah Bapedalda
operasional hotel Pembuangan kontraktor yang Kabupaten
Akhir Sampah ditunjuk Bekasi
(TPA) ,yaitu
Kampung Muara
Gembong
3. BIOLOGI

Perubahan Perubahan Lahan di Perbandingan jumlah Meningkatkan Pengamatan Lokasi Selama TPA Pihak Manajemen Bapedalda Dinas
Kwantitas Flora sekitar hotel pasca Fora yang berada di serta men jaga visual dan pemantauan masih beroperasi. TPA Kabupaten Lingkungan
Darat operasional hotel sekitar tapak proyek keberadaan flora evaluasi data dilokasi Bekasi Hidup
sebelum dan ketika yang terancam kegiatan Kabupaten
proyek berjalan punah di lokasi operasi Bekasi
sekitar proyek Tempat
Pembuangan
Akhir Sampah
(TPA) ,yaitu
Kampung Muara
Gembong
Perubahan Perubahan Lahan di Perbandingan jumlah Meningkatkan Pengamatan Lokasi Selama TPA Pihak Manajemen Bapedalda Dinas
Kwantitas Fauna sekitar TPA, pasca Fauna yang berada di serta men jaga visual dan pemantauan masih beroperasi. TPA Kabupaten Lingkungan
Darat kontruksi TPA sekitar tapak proyek keberadaan fauna evaluasi data dilokasi Bekasi Hidup
sebelum dan ketika yang terancam kegiatan Kabupaten
proyek berjalan punah di lokasi operasi Bekasi
sekitar proyek Tempat
Pembuangan
Akhir Sampah
(TPA) ,yaitu
Kampung Muara
Gembong
Perubahan Kegiatan Buangan Perbandingan jumlah Meningkatkan Pengamatan Lokasi Selama TPA Pihak Manajemen Bapedalda Dinas
Kwantitas Flora Air Limbah TPA Muara Fora yang berada di serta men jaga visual dan pemantauan masih beroperasi. TPA Kabupaten Lingkungan
Gembong sekitar tapak proyek keberadaan flora evaluasi data dilokasi Bekasi Hidup
sebelum dan ketika yang terancam kegiatan Kabupaten
proyek berjalan punah di lokasi operasi Bekasi
sekitar proyek Tempat
Pembuangan
Akhir Sampah
(TPA) ,yaitu
Kampung Muara
Gembong
Perubahan Kegiatan Buangan Perbandingan jumlah Meningkatkan Pengamatan Lokasi Selama TPA Pihak Manajemen Bapedalda Dinas
Kwantitas Fauna Limbah TPA Muara Fauna yang berada di serta men jaga visual dan pemantauan masih beroperasi. TPA Kabupaten Lingkungan
Air Gembong sekitar tapak proyek keberadaan fauna evaluasi data dilokasi Bekasi Hidup
sebelum dan ketika yang terancam kegiatan Kabupaten
proyek berjalan punah di lokasi operasi Bekasi
sekitar proyek Tempat
Pembuangan
Akhir Sampah
(TPA) ,yaitu
Kampung Muara
Gembong
Plankton Pengoperasian TPA dan Keanekaragaman jenis Mengetahui Pengambilan Lokasi Enam bulan sekali Dinas kesehatan Bapedalda Dinas
IPAL plankton apakah sampel plankton pemantauan selama beroperasi dan BPLH Kabupaten Lingkungan
pengolahan dengan dilokasi kabupaten Bekasi Bekasi Hidup
leachate berjalan planktonnet dan kegiatan Kabupaten
identifikasi lab. operasi Bekasi
Data dianalisis Tempat
dengan indeks Pembuangan
keanekaragaman Akhir Sampah
(TPA) ,yaitu
Kampung Muara
Gembong
Bentos Pengoperasian TPA Keanekaragaman jenis Mengetahui Pengambilan Lokasi Enam bulan sekali Dinas kesehatan Bapedalda Dinas
bentos di sungai apakah sampel plankton pemantauan selama beroperasi dan BPLH Kabupaten Lingkungan
pengolahan dengan dilokasi kabupaten Bekasi Bekasi Hidup
leachate berjalan planktonnet dan kegiatan Kabupaten
identifikasi lab. operasi Bekasi
Data dianalisis Tempat
dengan indeks Pembuangan
keanekaragaman Akhir Sampah
(TPA) ,yaitu
Kampung Muara
Gembong
D TAHAP PASCA OPERASI
1. Fisik
Kimia
Kualitas Udara Gas Pasca Operasi TPA Kadar CH4, CO2 dan Untuk Pengambilan Lokasi Enam bulan sekali Dinas kebersihan Dinas Dinas
SO mengetahui sampel ga untuk pemantauan pasca operasi dan pertamanan kebersihan dan Lingkungan
keberhasilan di analisis di lab. di area kabupaten Bekasi pertamanan Hidup
pengelolaan gas Data yanga ada Tempat kabupaten Kabupaten
pasca operasi dibandingkan Pembuangan Dinas Kesehatan Bekasi Bekasi
dengan baku mutu Akhir Sampah BPLHD
(TPA) Dinas
Kesehatan
BPLHD
Bapelda
Kualitas air Leachate pasca operasi Kadar BOD, COD, pH, Untuk Pengambilan Lokasi Enam bulan sekali Dinas kebersihan Dinas Dinas
permukaan TSS, NH3, minyak dan mengetahui sampel air limbah pemantauan pasca operasi dan pertamanan kebersihan dan Lingkungan
lemak, Cd, Hg, pb dan keberhasilan leachate dan air di area kabupaten Bekasi pertamanan Hidup
Cr air limbah Leachate pengelolaan sungai untuk pemukiman kabupaten Kabupaten
dan air sungai leachate pasca dianalisa di lab. masyarakat Dinas Kesehatan Bekasi Bekasi
operasi Data yanga ada BPLHD
dibandingkan Dinas
dengan baku mutu Kesehatan
BPLHD
Bapelda
Kualitas air tanah Leachate pasca operasi Parameter air bersih Untuk Pengambilan Lokasi Enam bulan sekali Dinas kebersihan Dinas Dinas
sesuai Permenkes mengetahui sampel air limbah pemantauan pasca operasi dan pertamanan kebersihan dan Lingkungan
no.416 th 1990 keberhasilan tanah dan air di area kabupaten Bekasi pertamanan Hidup
pengelolaan sungai untuk pemukiman kabupaten Kabupaten
leachate pasca dianalisa di lab. masyarakat Dinas Kesehatan Bekasi Bekasi
operasi Data yanga ada BPLHD
dibandingkan Dinas
dengan baku mutu Kesehatan
BPLHD
Bapelda
Kesehatan Gas pasca operasi Kondisi kesehatan Untukmengatahu Pengamatan Lokasi Tiga bulan sekali Dinas kebersihan Dinas Dinas
Masyarakat masyarakat i keberhasilan lapangan. Data pemantauan pasca operasi dan pertamanan kebersihan dan Lingkungan
pengamanan yang diperoleh di area kabupaten Bekasi pertamanan Hidup
lahan pasca dianalisis secara pemukiman kabupaten Kabupaten
operasi deskriptif masyarakat Dinas Kesehatan Bekasi Bekasi
BPLHD
Dinas
Kesehatan
BPLHD
Bapelda
DAMPAK PEMBANGUNAN TPA

NO DAMPAK POTENSIAL EVALUASI DAMPAK POTENSIAL DAMPAK PENTING HIPOTELIK


A Pra Kontruksi
1 - Pemilihan lokasi TPA Tidak ada dampak yang sangat berpotensi di karenakan belum ada Tidak ada dampak pada sat pra konstruksi karena tidak ada kegiatan.
2 - Perencanaan sebuah kegiatan,
3 - Pembebasan lahan
-
B Kontruksi
1 Getaran terjadinya getaran yang di karenakan adanya mobilisasi oleh alat angkut terjadinya getaran yang di karenakan adanya mobilisasi oleh alat angkut yamng
yamng sangat besar dan akan berlanjut selama konstruksi itu sangat besar dan akan berlanjut selama konstruksi itu berlangsung.,.
berlangsung.,.
2 Perubahan suhu Suhu menjadi panas karena pohon-pohon yang sudah tidak ada karena Suhu menjadi panas karena pohon-pohon yang sudah tidak ada karena
ditebangi dan pengaruh dari global warming yang salah satu ditebangi dan pengaruh dari global warming yang salah satu penyebabnya
penyebabnya adalah pencemaran udara. adalah pencemaran udara
3 Penyakit ISPA Penurunan kualitas udara dapat menyebabkan warga sekitar proyek Penurunan kualitas udara dapat menyebabkan warga sekitar proyek menderita
menderita penyakit ISPA, khususnya dikarenakan oleh pencemaran penyakit ISPA
debu
4 Kualitas udara penurunan kualitas udara karena peningkatan penurunan kualitas udara karena peningkatan
kadar debu dan emisi gas buang kendaraan. Kendaraan dan alatalat yang kadar debu dan emisi gas buang kendaraan. Kendaraan dan alatalat yang
digunakan untuk kegiatan bongkar muat dan transportasi dapat digunakan untuk kegiatan bongkar muat dan transportasi dapat meningkatkan
meningkatkan konsentrasi polutan di udara khususnya debu dan juga konsentrasi polutan di udara
CO2, SOx, dan NOx khususnya debu
5 Kebisingan Kebisingan yang berasal dari suara kendaraan berat, pengangkut alat Kebisingan yang berasal dari suara kendaraan berat, pengangkut alat berat,
berat, material, dan suara mesin-mesin yang digunakan lalu dari material, dan suara mesin-mesin yang digunakan lalu dari kegiatan
kegiatan pembanguan. Kebisingan ini dapat mengganggu kenyamanan pembanguan. Kebisingan ini dapat mengganggu kenyamanan warga sekitar
warga sekitar proyek pembangunan. proyek pembangunan.
6 Kuantitas dan kualitas air menurun Dalam kegiatan konstruki (pembangunan) tentunya membutuhkan air Dalam kegiatan konstruki (pembangunan) tentunya membutuhkan air untuk
untuk menunjang kegiatan tersebut baik untuk kegiatan domestic para menunjang kegiatan tersebut baik untuk kegiatan domestic para pekerja
pekerja maupun kegiatan pembangunan. Jumlah air yang dibutuhkan maupun kegiatan pembangunan. Jumlah air yang dibutuhkan sangatlah banyak,
sangatlah banyak, dan untuk memenuhi kebutuhan air tersebut maka dan untuk memenuhi kebutuhan air tersebut maka sumber air yang digunakan
sumber air yang digunakan adalah air permukaan yang berasal dari air adalah air permukaan yang berasal dari air sungai. Sehingga kuantitas air
sungai. Sehingga kuantitas air sungai bisa berkurang dan kualitasnya sungai bisa berkurang dan kualitasnya pun bisa menurun karena kontaminasi
pun bisa menurun karena kontaminasi lumpur pada kegiatan lumpur pada kegiatan pembangunan
pembangunan.
7 Timbulan sampah Aktivitas para pekerja bangunan dapat menghasilkan sampah, dan dari Aktivitas para pekerja bangunan dapat menghasilkan sampah, dan dari
kegiatan konstruksi pun menghasilkan sampah. kegiatan konstruksi pun menghasilkan sampah.
8 Penularan penyakit Penularan penyakit dapat terjadi dari pekerja yang berasal dari daerah Penularan penyakit dapat terjadi dari pekerja yang berasal dari daerah endemic
endemic penyakit menular, dia dapat menularkan kepada sesama penyakit menular, dia dapat menularkan kepada sesama pekerja bahkan kepada
pekerja bahkan kepada warga sekitar dikarenakan kepadatan hunian warga sekitar dikarenakan kepadatan hunian dalam basecamp pekerja.
dalam basecamp pekerja.
9 Adanya vektor penyakit dan binatang Keberadaan vektor penyakit seperti nyamuk dapat terjadi karena adanya Keberadaan vektor penyakit seperti nyamuk dapat terjadi karena adanya
penggangu genangan-genangan air berupa lubang galian yang dapat menjadi genangan-genangan air berupa lubang galian yang dapat menjadi breeding
breeding place nyamuk, kemudian ada lalat dan tikus karena ada place nyamuk, kemudian ada lalat dan tikus karena ada tumpukan sampah dari
tumpukan sampah dari aktivitas pekerja proyek. aktivitas pekerja proyek
10 Perubahan ekosistem lingkungan Pengalihfungsian sawah, penebangan pohon dan pembabatan tumbuhan Pengalihfungsian sawah, penebangan pohon dan pembabatan tumbuhan di
di lokasi proyek pebangunan, menyebakan ekosistem lingkungan lokasi proyek pebangunan, menyebakan ekosistem lingkungan berubah, seperti
berubah, seperti tidak adanya belut sawah, ular, bebek, karena tidak adanya belut sawah, ular, bebek, karena habitatnya telah tidak ada.
habitatnya telah tidak ada.

C Pasca konstruksi
1. Penurunan kualitas air tanah Timbulnya leacheat yang berasal dari timbulan sampah yang Timbulnya leacheat yang berasal dari timbulan sampah yang dimungkinkan air
dimungkinkan air leachet tersebut menyerap ke tanah sehingga dapat leachet tersebut menyerap ke tanah sehingga dapat menyebabkan pencemaran
menyebabkan pencemaran terhadap kualitas air tanah. terhadap kualitas air tanah.
2 Kebisingan Kebisingan berasal dari kegiatan lalu lintas yang semakin ramai karena Kebisingan berasal dari kegiatan lalu lintas yang semakin ramai karena
bertambahnya mobilitas lalu lintas yang bertambah dengan truk-truk bertambahnya mobilitas lalu lintas yang bertambah dengan truk-truk
pengangkut sampah menuju TPA. Selain itu juga, pada operasi TPA pengangkut sampah menuju TPA. Selain itu juga, pada operasi TPA terdapat
terdapat alat-alat berat yang bekrja sebagai pengeruk sampah yang akan alat-alat berat yang bekrja sebagai pengeruk sampah yang akan di timbun.
di timbun.
3 Pencemaran udara Pencemaran udara karena lalu lalang kendaraan pengangkut sampah ke Pencemaran udara karena lalu lalang kendaraan pengangkut sampah ke TPA…
TPA serta gas yang dihasilkan oleh timbulan sampah.
4 Limbah domestic Limbah dari toilet, westafel, dapur yang berasal dari basecamp pekerja Limbah dari toilet, westafel, dapur yang berasal dari basecamp pekerja
5 Perubahan suhu Suhu atau iklim dikawasan sekitar TPA menjadi panas karena pohon- Suhu atau iklim dikawasan sekitar TPA menjadi panas karena pohon-pohon
pohon yang sebelumnya sudah tidak ada karena ditebangi dan adanya yang sebelumnya sudah tidak ada karena ditebangi dan adanya efek global
efek global warming yang dikarenakan pencemaran udara. warming yang dikarenakan pencemaran udara.
6 Penularan penyakit Penularan penyakit dapat terjadi karena kondisi lingkungan TPA yang Penularan penyakit dapat terjadi karena kondisi lingkungan TPA yang cocok
cocok untuk prkembangan dan tempat hidup dari berbagai untuk prkembangan dan tempat hidup dari berbagai mikroorganisme dan
mikroorganisme dan vector penyakit vector penyakit
7 Adanya vektor penyakit dan binatang Keberadaan vektor penyakit seperti nyamuk dapat terjadi karena adanya Keberadaan vektor penyakit seperti nyamuk dapat terjadi karena adanya
penggangu genangan-genangan air berupa lubang galian maupun benda benda genangan-genangan air berupa lubang galian maupun benda benda bekas yang
bekas yang dapat menjadi breeding place nyamuk, kemudian ada lalat dapat menjadi breeding place nyamuk, kemudian ada lalat dan tikus karena
dan tikus karena timbunan sampah timbunan sampah
D Pasca Operasi
1. Penurunan kualitas air tanah Timbulnya leacheat yang berasal dari timbulan sampah yang Timbulnya leacheat yang berasal dari timbulan sampah yang dimungkinkan air
dimungkinkan air leachet tersebut menyerap ke tanah sehingga dapat leachet tersebut menyerap ke tanah sehingga dapat menyebabkan pencemaran
menyebabkan pencemaran terhadap kualitas air tanah. Dampaknya terhadap kualitas air tanah.
tersebut bertahan sampai pembangunan dan pemakaian reklamasi lahan
berlangsung.
3 Pencemaran udara Pencemaran udara karena lalu lalang kendaraan pengangkut sampah ke Pencemaran udara karena lalu lalang kendaraan pengangkut sampah ke TPA…
TPA serta gas yang dihasilkan oleh timbulan sampah.
4. Pencemaran Tanah Penurunan kadar kualitas tanah yang disebabkan oleh logam berat Pencemaran tanah Karena sampah ataupun timbunan sampah di lokasi TPA
ataupun bahan pencemar yang dihasilkan oleh lindi dan timbunan
sampa.
PENUTUP

Mengacu pada berbagai permasalahan yang timbul dalam pengeloaan TPA di berbagai kota di Indonesia yang telah mencemarai lingkungan, maka
dukungan perencanaan (teknis, ekonomi dan lingkungan), lokasi yang memadai, fasilitas TPA dan dana O/P saja tidak cukup namun perlu komitmen yang kuat
untuk melaksanakan keseluruhan proses pembuangan sampah dan pengelolaan lingkungan dengan benar dan profesional.
DAFTAR PUSTAKA

Anonimus, 2000, Himpunan Peraturan di Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, Jakarta.

Arifin, Syamsul, 2000, Penegakan Hukum Lingkungan Menuju Pembangunan Berkelanjutan Yang Berwawasan Lingkungan , USU, Medan

Keputusan Menteri LH/Bapedal, Pekerjaan Umum dan Kesehatan yang relevan

Mahida, UN, 2000, Pencemaran Air, Penerbit CV Rajawali, Jakarta.

Mitchell, Bruce, B. Setiawan, Dwita Hadi Rahmi, 2000, Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

SNI 03-3241-1994 tentang Tata Cara Pemilihan Lokasi TPA, Departemen Pekerjaan Umum, 1994