Anda di halaman 1dari 22

TUGAS AMDAL RKL-RPL PEMBANGUNAN TPA MUARA GEMBONG

TUGAS AMDAL RKL-RPL PEMBANGUNAN TPA MUARA GEMBONG DISUSUN OLEH : ANGGA BAHRUL FAHMI 331610067 PROGRAM STUDI

DISUSUN OLEH :

ANGGA BAHRUL FAHMI

331610067

PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI PELITA BANGSA BEKASI

2019

RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

Sasaran pengelolaan lingkungan adalah merumuskan upaya aksi atau tindakan untuk mencegah, meminimalisir dan mengendalikan dampak yang tergolong negative penting serta merumuskan tindakan untuk menanggulangi dampak negatif yang telah terjadi sampai pada kondisi yang “aman” dan “sehat” bagi lingkungan. Selain itu pengelolaan lingkungan yang dilakukan juga ditujukan untuk meningkatkan dan mengembangkan dampak positif yang telah maupun diprakirakan akan terjadi.

Dengan demikian rencana pengelolaan lingkungan hidup pada kegiatan rencana usaha dan/atau kegiatan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi pada dasarnya merupakan salah satu upaya agar masyarakat sekitar mempunyai suatu tempat untuk menyimpan dan mengolah sampah tersebut agar sampah tersebut tidak berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan. adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan ini merupakan kecamatan dengan wilayah dan juga kecamatan paling ujung di Kabupaten Bekasi. Berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Teluk Jakarta di barat, Kabupaten Karawang di timur, dan kecamatan Babelan di selatan. Adapun rencana pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan adalah sebagai berikut :

RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (RKL) TPA

NO.

SUMBER DAMPAK

TOLOK UKUR

TUJUAN RENCANA

 

RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

PERIODE

INSTITUSI PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

 

PENTING

DAMPAK

PENGELOLAAN

PENGELOLAAN

 

LINGKUNGAN

 

LINGKUNGAN

PELAKSANA

 

PENGAWAS

PENERIMA

HIDUP

PENGELOLAAN

PENGELOLAAN

LAPORAN

 

HASIL

PENGELOLAAN

LINGKUNGAN

A

PRA KONSTRUKSI

 
 

Survey lokasi TPA

Lokasi yang tidak memenuhi persyaratan akan mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat

Agar lokasi TPA tidak mencemari lingkungan dan tidak mengganggu kesehatan masyarakat

Melakukan survei langsung ke lokasi dan menilai apakah lahan tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk dibangunnya TPA

Selama proses survey lapangan langsung

Pemrakarsa

 

Dinas Lingkungan

Dinas Lingkungan

Hidup

Hidup

 

Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi

 

Perencanaan

Perencanaan yang tidak didukung oleh data yang akurat akan menghasilkan konstruksi yang tidak memadai

Agar kostruksi yang dihasilkan memadai dan sesuai berjalan sesuai rencana

Menyiapkan data-data yang akurat yang mendukung konstruksi agar menghasilkan komstruksi yang memadai

Selama proses

Pemrakarsa

 

Dinas Lingkungan

Dinas Lingkungan

perencanaan

Hidup

Hidup

Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi

 

Pembebasan lahan

Ganti rugi yang tidak memadai akan menimbulkan keresahan masyarakat

Agar masyarakat yang lahan atau pemukimannya teralihkan bisa menerima dan menyetujui pembangunan TPA yang akan berjalan

-

Melakukan ganti rugi kepada

Sebelum konstruksi

Pemrakarsa

 

Dinas Lingkungan

Dinas Lingkungan

masyarakat yang lahan atau pemukimannya akan dibangun TPA

dimulai

Hidup

Hidup

Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi

-

Mensosialisasikan kepada masyarakat

 
 

sekitar mengenai rencana pembangunan TPA, tujuan pembangunan TPA, dan manfaat pembangunan TPA

 

Sosialisasi

Sikap penolakan dan persepsi masyarakat yang kurang baik

Untuk mengurangi munculnya sikap dan persepsi negative masyarakat terhadap keberadaan proyek

- Mengadakan musyawarah yang mempertemu- kan beberapa pihak

Selama kegiatan

Pemrakarsa

 

Dinas Lingkungan

Dinas Lingkungan

sosialisasi

Hidup

Hidup

- Pemberian informasi yang jelas mengenai rencana Pembangunan TPA Muara Gembong termasuk rencana teknis

Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi

   

- Melalukan koordinasi di lapangan dengan pihak aparat Desa/Kecamatan apabila terdapat permasalah-an

 

- Merealisasi-kan keinginan-keinginan masyarakat sekitar proyek sebatas hal tersebut menjadi kewajiban pemrakarsa

- Membentuk pusat pengaduan masyarakat

- Melakukan keterbukaan pemrakarsa untuk meningkatkan community development

B

TAHAP KONSTRUKSI

 
 

1.

Kualitas Udara

dan

- polutan yang harus berada di bawah baku mutu yang ditetapkan dalam PP Republik Indonesia No.

Konsentrasi

Untuk mengurangi penurunan kualitas udara serta meningkatnya tingkat kebisingan terutama di kawasan yang dilalui kendaraan pengangkut

-

-

Melakukan penyiraman jalan terutama di kawasan pemukiman yang intensitas lalulintas kendaraannya cukup tinggi pada waktu musim kemarau dan pada jalan jalan yang tidak beraspal;

Kegiatan pengelolaan akan terus dilakukan mulai dari tahap konstruksi.

Pemrakasa

 

-

Kebersihan,

Dinas

Bapedalda

Kabupaten Bekasi

Kebisisngan

Pertamanan

dan

   

Provinsi

Pematangan lahan,

   

-

Dinas

Jawa Barat

mobilisasi material

-

Memperlambat laju kendaraan angkut

Lingkungan

bangunan, dan

pada saat melewati jalur yang dekat dengan

Hidup

Dinas

pembangunan fasilitas

pemukiman penduduk, yaitu maksimum 40

 

Kabupaten Bekasi

Kebersihan Kab.

penunjang TPA 41 Tahun 1999 Tentang Pengendalian alat berat serta bahan konstruksi yang digunakan dalam
penunjang TPA
41 Tahun 1999 Tentang
Pengendalian
alat
berat serta bahan
konstruksi
yang digunakan dalam
pematangan lahan,
mobilisasi
material bangunan,
serta
km/jam untuk jalan kota beraspal serta kecepatan
maksimum 20 km/jam untuk jalan yang belum
beraspal;
-
Dinas
Bekasi dan
Provinsi Jawa Barat
Pencemaran
Kesehatan
Udara;
Kabupaten Bekasi
-
Menutup rapat isi bak truk material bahan
dengan terpal untuk menghindari
jatuhnya material konstruksi (pasir) dan
debu pada saat pengangkutan dan
diharuskan tidak membawa beban yang
melebihi kapasitas angkut kendaraan
tersebut;
BPLH Kab.Bekasi
dan Jawa Barat
- Laporan
adanya gangguan
pernapasan masyarakat
di
sekitar lokasi kegiatan;
pembangunan fasilitas
penunjang TPA
dan
Keluhan
-
mencegah
masyarakat
angka kesakitan
-
Penggunaan
tentang tingginya kadar
debu dan kebisingan
digunakan juga sebagai
tolok ukur dampak.
dikarenakan
pencemaran
udara yang
kemungkinann
dihasilkan.
sarana Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3) yaitu masker atau
penutup hidung bagi karyawan yang
bekerja dekat lokasi debu seperti
operator alat-alat
berat dan sopir
kendaraan pengangkut.
-
Penggunaan
sarana K3 berupa penyumbat telinga bagi
tenaga kerja yang bekerja dekat lokasi
yang bising, seperti alatalat
berat,
genset, dan juga pengendara kendaraan kendaraan
berat lainnya;
-
Membuat
jadwal pekerjaan dengan baik
untuk meningkatkan efisiensi perjalanan
yang dilakukan oleh kendaraan kendaraan
besar pengangkut alat-alat
serta bahan-bahan
konstruksi. Misalnya
dengan melakukan pekerjaan yang
menimbulkan kebisingan tinggi yang tidak
dapat dihindari tidak dilakukan pada
malam hari, menghentikan penggunaan
peralatan yang menimbulkan kebisingan
dengan intensitas yang cukup tinggi pada
waktu-waktu
beribadah dan ketika
melewati tempat-tempat
ibadah;
-
Mengatur
jadwal kegiatan sedemikian
rupa agar aktivitas dengan intensitas
kebisingan cukup tinggi tidak dilakukan
secara bersamaan; dan
Pemeliharaan/
inspeksi peralatan/
kendaraan secara periodik. Hanya
kendaraan dan peralatan yang dalam
       

kondisi baik dan dipelihara dengan baik yang dioperasikan di lokasi dan harus diperiksa secara berkala selama alatalat tersebut digunakan

       
 

2.

Kuantitas dan

Parameter kekeruhan, Penentuan debita air.

-

Untuk

- Membuat siklus penggunaan air saat pembangunan

Selama Pembangunan

PT. BAHRUL

-

Dinas

Bapedalda

Kualitas Air

mengurangi dampak kekeruhan, minyak dan sampah di perairan sekitar TPA

TPA

FAHMI

Kebersihan,

Kabupaten Bekasi

     

Pertamanan dan

Provinsi

Kegiatn pembangunan yang memerlukan banyak air tanah dan air permukaan (sungai), seperti pengadukan adonan semen dsb. Air permukaan yang tercemar oleh lumpur yang dihasilkan selama kegiatan konstruksi

Lingkungan Hidup

Jawa Barat

Kabupaten Bekasi

Dinas

 

-

Dinas

Kebersihan Kab. Bekasi dan Provinsi Jawa Barat

-

Mengurangi

Kesehatan

dampak

Kabupaten Bekasi

terhadap biota

 

perairan.

BPLH Kab.Bekasi dan Jawa Barat

-

Mengurangi

dampak

pencemaran

 

mikrobiologis

terhadap

sumber air

bersih

 

3.

Vektor dan

- Laporan

Untuk menguangi dan mencegah angka kesakitan pada wilayah

- Menerapkan sanksi bila adanya pekerja yang tidak menjaga kebersihan lingkungan.

Selama pembangunan

PT. BAHRUL

-

Dinas

Bapedalda

Binatang

adanya gangguan

TPA berlangsung

FAHMI

Kebersihan,

Kabupaten Bekasi

Pengganggu

kesehatan masyarakat

Pertamanan dan

dan

 

di

sekitar lokasi proyek

- Mengadakan pengobatan gratis bila terjadi kenaikan angka kesakitan oleh pihak proyek

Lingkungan Hidup

Provinsi

Hasil galian sebagai tempat breeding place dari vector penyakit serta sanitasi lingkungan yang kurang terjaga akan menjadi tempat perkembangbiakan da tempat hidup dari binatang penggganggu

sekitar lokasi kegiatan;

Kabupaten Bekasi

Jawa Barat

dan

 

-

Dinas

Dinas Kebersihan Kab.

-

Keluhan

Kesehatan

masyarakat

Kabupaten Bekasi

 

tentang tingginya kadar debu dan kebisingan digunakan juga sebagai tolok ukur dampak

Bekasi dan Provinsi Jawa Barat

BPLH Kab.Bekasi dan Jawa Barat

C

TAHAP OPERASI

 
 

1.

Kualitas Udara

-

Tingkat

Untuk mengurangi penurunan kualitas udara serta peningkatan kebisingan terutama di kawasan yang dilalui kendaraan pengangkut sampah serta kegiatan penimbunan yang

- Melakukan

Selama TPA

PT. BAHRUL

-

Dinas

Bapedalda

dan Kebisingan

baku mutu

penyiraman jalan terutama di kawasan pemukiman yang intensitas lalulintas kendaraannya cukup tinggi pada waktu musim kemarau dan pada jalanjalan yang tidak beraspal;

masih beroperasi.

FAHMI

Kebersihan,

Kabupaten Bekasi

 

konsentrasi polutan

Pertamanan dan

dan

Kondisi jalan eksisting tidak memadai

yang

1 kali dalam 6 bulan masa pengelolaannya.

Lingkungan Hidup

Provinsi

harus berada di bawah

Kabupaten Bekasi

Jawa Barat

 

baku

 

Kegiatan mobilisasi

mutu yang ditetapkan

 

-

Dinas

Dinas Kebersihan Kab. Bekasi dan Provinsi Jawa Barat

kendaraan pengangkut

dalam

-

Memperlambat

Kesehatan

sampah.

PP Republik Indonesia No. 41 Tahun 1999 Tentang

laju kendaraan angkut pada saat melewati jalur yang dekat dengan pemukiman penduduk, yaitu maksimum 40 km/jam untuk jalan kota beraspal serta kecepatan maksimum 20 km/jam untuk jalan yang belum beraspal;

Kabupaten Bekasi

Penurunan kualitas

udara karena

Pengendalian

dilakukan di

BPLH Kab.Bekasi dan Jawa Barat

penumpukan sampah

Pencemaran

TPA

domestik

Udara;

 

-

Laporan

-

Menutup

adanya gangguan

rapat isi bak truk pengangkut sampah

pernafasan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan, serta keluhan masyarakat dengan terpal untuk menghindari jatuhnya
pernafasan masyarakat
di
sekitar lokasi kegiatan,
serta
keluhan masyarakat
dengan terpal untuk menghindari
jatuhnya material pada saat
pengangkutan dan diharuskan tidak
membawa beban yang melebihi
kapasitas angkut kendaraan tersebut;
tentang
tingginya kadar debu
-
Membuat
dan
kebisingan digunakan
juga
sebagai tolok ukur
jadwal pekerjaan dengan baik
untuk meningkatkan efisiensi perjalanan
yang dilakukan oleh kendaraan-kendaraan
pengangkut sampah
dampak
-
Pemeliharaan/
inspeksi
peralatan/kendaraan secara periodik;
-
Pengaturan
pekerjaan yang menimbulkan
kebisingan tinggi yang tidak dapat
dihindari untuk tidak dilakukan pada
malam hari;
-
Mengatur
jadwal kegiatan sedemikian
rupa agar aktivitas yang menimbulkan
kebisingan cukup tinggi tidak dilakukan
secara bersamaan;
-
Penggunaan
sarana K3 berupa
penyumbat telinga bagi tenaga kerja yang
bekerja dekat lokasi yang bising, seperti
alat-alat
berat, genset, dan juga
pengendara kendaraan-kendaraan
berat
lainnya; dan
-
Hanya
kendaraan dan peralatan yang
dalam kondisi baik dan dipelihara dengan
baik yang dioperasikan di lokasi dan
harus diperiksa secara berkala selama
alat- alat tersebut digunakan.
2.
Kualitas Air
Parameter kekeruhan,
-
Untuk
- Membuat Kolam Leacheat
Selama TPA
PT. BAHRUL
-
Dinas
Bapedalda
minyak
mengurangi dampak
kekeruhan, minyak dan
- Membangun geomembran pada
permukaan TPA
masih beroperasi.
FAHMI
Kebersihan,
Kabupaten Bekasi
Kegiatan penimbunan
dan lemak, surfaktan,
Pertamanan dan
dan
sampah
BOD5,
dan sampah ke badan
lemak, surfaktan,
BOD5, dan
- Membuat renacana (SOP) untuk
pengelolaan dari limbah leachet yang
dihasilkan oleh timbunan sampah
Lingkungan Hidup
Provinsi
Kabupaten Bekasi
Jawa Barat
air
sampah di perairan
sekitar TPA
-
Dinas
Kesehatan
-
Mengurangi
Kabupaten Bekasi
dampak
terhadap biota perairan.
Dinas
Kebersihan Kab.
Bekasi dan
Provinsi Jawa Barat
BPLH Kab.Bekasi
   

-

Mengurangi dampak pencemaran mikrobiologis terhadap sumber air bersih

       

dan Jawa Barat

3.

Biota Perairan

Parameter kekeruhan, minyak

-

Untuk

- Membuat Kolam Leacheat

Selama TPA

PT. BAHRUL

-

Dinas

Bapedalda

 

mengurangi dampak kekeruhan, minyak dan lemak, surfaktan, BOD5, dan sampah di perairan sekitar TPA

- Membangun geomembran pada permukaan TPA

masih beroperasi.

FAHMI

Kebersihan,

Kabupaten Bekasi

-

Dampak terhadap biota perairan merupakan dampak turunan terhadap dampak kualitas air; dan

dan lemak, surfaktan,

Pertamanan dan

dan

BOD5,

- Membuat renacana (SOP) untuk pengelolaan dari limbah leachet yang dihasilkan oleh timbunan sampah

Lingkungan Hidup

Provinsi

dan sampah ke badan air

Kabupaten Bekasi

Jawa Barat

 

-

Dinas

Dinas Kebersihan Kab. Bekasi dan Provinsi Jawa Barat

 

Kesehatan

 

-

Mengurangi

Kabupaten Bekasi

-

 

Sumber dampaknya adalah kegiatan penimbunan sampah yang menghasilkan leacheat diprakirakan akan menyebabkan perubahan kualitas air di wilayah perairan sekitarnya yaitu meningkatnya kekeruhan, dan juga masuknya minyak dan lemak, surfaktan,

dampak terhadap biota perairan

BPLH Kab.Bekasi dan Jawa Barat

 

4.

Kesehatan

Meningkatnya keluhan dari masyarakat mengenai gangguan kesehatan seperti gangguan pada saluran pernapasan.

Meminimalisasi terjadinya peningkatan jumlah penderita gangguan pernapasan dan penyakit kulit akibat penurunan kualitas udara, peningkatan kebisingan dan penurunan kualitas air sungai

- Mengelola

Pengelolaan dilakukan

PT. BAHRUL

-

Dinas

Bapedalda

 

Masyarakat

dampak primernya yaitu kualitas udara, kebisingan, dan kualitas

selama kegiatan

FAHMI

Kebersihan,

Kabupaten Bekasi

 

operasional TPA

Pertamanan dan

dan

Dampak penting tersebut sebagian besar bersumber dari kegiatan transportasi darat dan

air sungai

berlangsung.

Lingkungan Hidup

Provinsi

Kabupaten Bekasi

Jawa Barat

-

Memasukkan

dalam program community development dalam bidang kesehatan berupa pelayanan kesehatan secara Cuma-cuma (pengobatan massal) untuk masyarakat sekitar, pemberian paket gizi, imunisasi, penyuluhan kesehatan serta pengadaan air bersih untuk masyarakat

-

Dinas

Dinas Kebersihan Kab.

 

Kesehatan

kegiatan sanitasi lingkungan.

Kabupaten Bekasi

Bekasi dan Provinsi Jawa Barat

BPLH Kab.Bekasi dan Jawa Barat

5.

Sanitasi

 

Untuk mengantisipasi Pencemaran air karena E.coli dan Coliform sehingga dapat menimbulkan dampak turunan berupa sumber penyakit dan lainlain

Pengelolaan lingkungan hidup yang

Selama kegiatan

PT. BAHRUL

-

Dinas

Bapedalda

lingkungan

dilakukan untuk mengurangi dampak adalah:

TPA beroperasi

FAHMI

Kebersihan,

Kabupaten Bekasi

 

Meningkatnya keluhan dari masyarakat mengenai gangguan kesehatan seperti gangguan pada saluran pencernaan

-

Membuat MCK umum di sekitar wilayah TPA dan membuat barak yang terdapat jamban serta septicktank untuk pihak pengelola TPA

Pertamanan dan

dan

Kegiatan Domestik pengelola TPA dan masyarakat pemulung yang biasanya menjadikan kawasan TPA sebagai tempat tinggalnya.

Lingkungan Hidup

Provinsi

Kabupaten Bekasi

Jawa Barat

-

Dinas

Dinas Kebersihan Kab. Bekasi dan Provinsi Jawa Barat

BPLH Kab.Bekasi

 

Kesehatan

Kabupaten Bekasi

   
               

dan Jawa Barat

D

TAHAP PASCA OPERASI

 
 

1.

Fisik

             

Kimia

 

Kualitas Udara

Gas Pasca Operasi TPA

Untuk mengetahui keberhasilan pengelolaan gas pasca operasi

Pengambilan sampel ga untuk di analisis di lab. Data yanga ada dibandingkan dengan baku mutu

Enam bulan sekali pasca operasi

Dinas kebersihan

Dinas kebersihan

Dinas

dan pertamanan

dan pertamanan

Lingkungan

   

kabupaten Bekasi

kabupaten Bekasi

Hidup Kabupaten

Bekasi

 

Dinas Kesehatan

Dinas Kesehatan

BPLHD

BPLHD

Bapelda

 

Kualitas air

Leachate pasca operasi

Untuk mengetahui

Pengambilan sampel air limbah leachate dan air sungai untuk dianalisa di lab. Data yanga ada dibandingkan dengan baku mutu

Enam bulan sekali pasca operasi

Dinas kebersihan

Dinas kebersihan

Dinas

permukaan

keberhasilan

dan pertamanan

dan pertamanan

Lingkungan

pengelolaan leachate

 

kabupaten Bekasi

kabupaten Bekasi

Hidup Kabupaten

pasca operasi

 

Bekasi

Dinas Kesehatan

Dinas Kesehatan

BPLHD

BPLHD

Bapelda

 

Kualitas air tanah

Leachate pasca operasi

Untuk mengetahui

Pengambilan sampel air limbah tanah dan air sungai untuk dianalisa di lab. Data yanga ada dibandingkan dengan baku mutu

Enam bulan sekali pasca operasi

Dinas kebersihan

Dinas kebersihan

Dinas

keberhasilan

dan pertamanan

dan pertamanan

Lingkungan

pengelolaan leachate

 

kabupaten Bekasi

kabupaten Bekasi

Hidup Kabupaten

pasca operasi

 

Bekasi

Dinas Kesehatan

Dinas Kesehatan

BPLHD

BPLHD

Bapelda

 

Kesehatan Masyarakat

Gas pasca operasi

Untukmengatahui

Pengamatan lapangan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif

Tiga bulan sekali pasca operasi

Dinas kebersihan

Dinas kebersihan

Dinas

keberhasilan

dan pertamanan

dan pertamanan

Lingkungan

pengamanan lahan

   

kabupaten Bekasi

kabupaten Bekasi

Hidup Kabupaten

pasca operasi

Bekasi

Dinas Kesehatan

Dinas Kesehatan

BPLHD

BPLHD

Bapelda

RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP

Sesuai dengan hasil evaluasi dampak penting yang tercantum dalam dokumen ANDAL, serta dampak-dampak yang tertuang dalam bab II, maka perlu dilakukan rencana pemantauan lingkungan (RPL) terhadap upaya-upaya pengelolaan lingkungan hidup yang terhadap rencana usaha dan/atau kegiatan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bekasi. Adapun rencana pemantauan lingkungan hidup yang dilakukan adalah sebagai berikut :

RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN (RPL ) TPA

NO

JENIS DAMPAK

SUMBER DAMPAK

PARAMETER LH

TUJUAN RPL

METODE

LOKASI

PERIODE

INSTITUSI PEMANTAU LH

YANG DIPANTAU

PEMANTAUAN

PEMANTAUAN

PEMANTAUAN

PELAKSANAAN

PENGAWAS

PENERIMA

LH

LH

LINGKUNGAN

PEMANTAUAN

LAPORAN

LAPORAN

HIDUP

A.

 

TAHAP PRA KONTRUKSI

 
 

Survey lokasi TPA

Kegiatan survey lapangan

Ada tidaknya protes atau sikap menolak dari masyarakat selama kegiatan survey berlangsung

Memantau agar kegiatan lapangan dan investigasi sebagai persiapan perencanaan proyek dapat terlaksana dengan baik dan tidak ada kesalahpa-haman antara masyarakat dan pemrakarsa proyek

Melakukan dialog/wawancara dengan tokoh masyarakat dan aparat desa, serta Muspika setempat dan melibatkan masyarakat dalam kegiatan survey lapangan, serta survey langsung ke lapangan

Pada lokasi

Selama kegiatan

Pemrakarsa

Dinas

Dinas

dimana kegiatan

survey berlangsung

Lingkungan

Lingkungan

survey tersebut

dengan frekuensi

Hidup

Hidup

akan dilakukan

pemantauan setiap

Kabupaten

Kabupaten

kali pelaksanaan

Bekasi

Bekasi

 

survey

 

Perencanaan

Kegiatan perencanaan

Perencanaan TPA berupa Detail Engineering Design (DED), harus dapat

Agar kostruksi

- Disain site plan disesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia

Pada lokasi

Selama kegiatan

Pemrakarsa

Dinas

Dinas

yang dihasilkan

dimana kegiatan

perencanaan

Lingkungan

Lingkungan

memadai dan

perencanaan

berlangsung

Hidup

Hidup

sesuai berjalan

tersebut akan

Kabupaten

Kabupaten

 

sesuai rencana

dilakukan

Bekasi

Bekasi

mengantisipasi terjadinya pencemaran lingkungan

- Disain fasilitas yang meliputi fasilitas umum (jalan masuk dan jalan operasi, saluran drainase, kantor TPA, pagar), fasilitas perlindungan lingkungan (tanggul, lapisan dasar kedap air, jaringan pengumpul dan pengolah lindi, ventilasi gas, barrier, tanah penutup, sumur uji, alat berat dan lain-lain) dan fasilitas pendukung (air bersih, bengkel, jembatan timbang dan lain-lain)

- Tahapan pembangunan disesuaikan

       

dengan kemampuan pendanaan daerah untuk membangun suatu TPA sehingga dengan kondisi yang paling minimal TPA tersebut dapat berfungsi tanpa mencemari lingkungan.

         

- Dokumen DED dilengkapi juga dengan gambar detail, SOP, dokumen tender, spesifikasi teknis, disain note dan lain-lain

- Perpindahan atau pergeseran lokasi TPA harus diikuti oleh pembuatan DED pada lokasi baru (redisign).

Pembebasan lahan

Kegiatan pembebasan

-

Pembebasan lahan

Agar masyarakat yang lahan atau pemukimannya

-

Pembebasan

Pada lokasi

Selama kegiatan

Pemrakarsa

Dinas

Dinas

lahan

tidak sampai merugikan masyarakat

lahan mengacu ke peraturan yang

dimana kegiatan

pembebasan

Lingkungan

Lingkungan

pembebasan lahan

berlangsung

Hidup

Hidup

-

Yang kehilangan

teralihkan bisa menerima dan menyetujui

berlaku diantaranya UU No.2 Tahun 2012,

tersebut akan

Kabupaten

Kabupaten

permukiman mendapat

dilakukan

Bekasi

Bekasi

lagi tempat bermukim

-

Lahan yang

pembangunan TPA yang akan berjalan

tentang pengadaan

dibebaskan mendapat penggantian yang layak sesuai dengan kesepakatan

tanah bagi

pembangunan

 

untuk kepentingan

umum

 

-

Pembebasan

lahan tidak

berpatokan pada harga pasar, sesuai dengan kesepakatan

-

Dalam

pembebasan lahan selain menggunakan jasa apresial juga perlu

melibatkan

masyarakat dan

aparat desa

-

Bekerja sama

dengan instansi

terkait dalam

pelaksanaan

         

pembebasan lahan

         
 

Sosialisasi

Kegiatan sosialisasi

Ada tidaknya

Memantau agar kegiatan lapangan dan investigasi sebagai persiapan perencanaan proyek dapat terlaksana dengan baik dan tidak ada kesalahpa-haman antara masyarakat dan pemrakarsa proyek

Melakukan dialog/wawan-cara dengan masyarakat sekitar prroyek yang terkena damapka langsung maupun yang tidak terkena dampak langsung, tokoh masyarakat aparat Desa, serta Muspika setempat dan instansi terkait untuk melihat adanya masukan dan inspirasi mesyarakat terkait dengan rencana pengembangan proyek

Pada lokasi di wilayah studi

Selama kegiatan

Pemrakarsa

Dinas

Dinas

masyarakat

protes/keluh-an dan

sosialisasi

Lingkungan

Lingkungan

kritikan masyarakat

 

berlangsung

Hidup

Hidup

selama kegiatan

Kabupaten

Kabupaten

sosialisasi masyarakat

Bekasi

Bekasi

berlangsung

B

 

TAHAP KONTRUKSI

 
   

1.

GEOFISIK KIMIA

   

Penurunan kualitas udara di lingkungan sekitar tapak proyek

Mobilisasi peralatan kerja

Peraturan tentang

Meminimalkan terjadinya perubahan kualitas udara di lingkungan sekitar

Pengambilan sample dan analisa laboratorium kualitas udara

Lokasi

Pemantauan

Pihak Dinas

Bapedalda

Dinas

pencemaran udara

pemantauan

Dapat dilaksanakan

Kebersihan Daerah

Kabupaten

Lingkungan

Pengadaan material

di

area

setiap 6 bulan

Kabupaten Bekasi

Bekasi

Hidup

 

Tempat

sekali.

Kabupaten

Kegiatan kontruksi

 

Pembuangan

Pelaksana adalah

BPLHD

Bekasi

bangunan

Akhir Sampah

kontraktor yang

Kabupaten

 

(TPA)

ditunjuk

Bekasi

Pihak Dinas

Kebersihan Daerah

Kabupaten Bekasi

Peningkatan

Mobilisasi peralatan kerja pengadaan material

Kep -

Meminimalkan

Pengambilan

Pelaksana adalah

Bapedalda

kebisingan dan

048/MENLH/11/1996

terjadinya

sampel,

Pemantauan

kontraktor yang

Kabupaten

getaran di

 

peningkatan

pengukuran, dan

kebisingan

ditunjuk

Bekasi

lingkungan sekitar

Kegiatan pembangunan TPA Muara Gembong

kebisingan dan

analisa hasil

dilakukan selama

tapak proyek

getaran di

kegiatan

BPLHD

 

lingkungan

berlangsung

Kabupaten

Bekasi

Penurunan kualitas air bersih, air permukaan di lingkungan sekitar tapak proyek

Kegiatan pembangunan TPA Muara Gembong

Peraturan Menteri

Meminimalkan

Pengambilan sample dan analisa kualitas air bersih,

Lokasi

Pemantauan

Pihak Dinas

Bapedalda

Dinas

Kesehatan RI

terjadinya

pemantauan

Dapat dilaksanakan

Kebersihan Daerah

Kabupaten

Lingkungan

 

No.416/Menkes/Per/IX/

penurunan

di

area

setiap 3 bulan

Kabupaten Bekasi

Bekasi

Hidup

1990

kualitas air

air permukaan

pemukiman

sekali.

Kabupaten

bersih, air

masyarakat.

Pelaksana adalah

BPLHD

Bekasi

 

Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2001

permukaan di

kontraktor yang

Kabupaten

lingkungan

ditunjuk

Bekasi

 

sekitar tapak

proyek

Timbulan sampah

Pengadaan material

Timbulnya limbah

Memantau

Pengamatan visual dan evaluasi data

Lokasi

Pemantauan

Pihak Dinas

Bapedalda

Dinas

konstruksi dan

padat/sampah pada

pengelolaan

pemantauan

dilakukan selama

Kebersihan Daerah

Kabupaten

Lingkungan

sampah yang

Pematangan lahan

lokasi proyek

timbulan sampah

 

di

area

kegiatan

Kabupaten Bekasi

Bekasi

Hidup

diakibatkan

yang muncul

Tempat

berlangsung

Kabupaten

aktivitas pekerja

Pembangunan konstruksi TPA

akibat kegiatan

Pembuangan

Pelaksana adalah

BPLHD

Bekasi

pada pekerjaan

konstruksi dan

Akhir Sampah

kontraktor yang

Kabupaten

konstruksi

 

aktivitas pekerja

(TPA)

ditunjuk

Bekasi

Gangguan

Kegiatan pembangunan TPA Muara Gembong

Kelancaran lalu lintas

Meminimalkan

Pengamatan visual dan evaluasi data

Lokasi

Pemantau dilakukan

Pihak Dinas

Dinas

DISHUBKO

kelancaran lalu

terjadinya

pemantauan

selama kegiatan

Kebersihan Daerah

Perhubungan

MINFO

lintas

 

gangguan

 

di

area

mobilitas alat dan material berlangsung dan setiap 3 bulan sekali terhadap kondisi lau-lintas yang ada

Kabupaten Bekasi

Kabupaten

Kabupaten

Mobilisasi peralatan dan material

kelancaran lalu

pemukiman

Bekasi

Bekasi

lintas

masyarakat.

Pelaksana adalah

 

kontraktor yang

BPLHD

ditunjuk

Kabupaten

Bekasi

 

Satlantas

Polres Bekasi

Bapedalda

Kabupaten

Bekasi

2.

KESEHATAN MASYARAKAT

       

Gangguan

Kegiatan pembangunan TPA Muara Gembong

Adanya kesakitan masyarakat dan pekerja proyek

Menjaga kondisi

Pengamatan

Lokasi

Waktu dan

Pihak Dinas

Dinas

Dinas

kesehatan

kesehatan

visual dan

pemantauan

Frekuensi

Kebersihan Daerah

Kesehatan

Lingkungan

masyarakat dan

 

pekerja proyek

evaluasi data

dilokasi

pemantauan

Kabupaten Bekasi

Kabupaten

Hidup

pekerja proyek

 

dan masyarakat

kegiatan

Selama kegiatan

Bekasi

Kabupaten

konstruksi

konstruksi

Pelaksana adalah

Bekasi

bangunan

berlangsung

kontraktor yang

Bapedalda

Tempat

ditunjuk

Kabupaten

Pembuangan

njuk

Bekasi

Akhir Sampah

(TPA) ,yaitu

Kampung Muara

Gembong

 

3.

BIOLOGI

 

Perubahan

Kegiatan pembangunan TPA Muara Gembong

Perbandingan jumlah Flora yang berada di sekitar tapak proyek sebelum dan ketika proyek berjalan

Meningkatkan serta men jaga keberadaan flora yang terancam punah di lokasi sekitar proyek

Pengamatan

Lokasi

Pemantauan

Pihak Dinas

Bapedalda

Dinas

Kwantitas Flora

visual dan

pemantauan

Dapat dilaksanakan

Kebersihan Daerah

Kabupaten

Lingkungan

Darat

 

evaluasi data

dilokasi

setiap 6 bulan

Kabupaten Bekasi

Bekasi

Hidup

Pengosongan Lahan

kegiatan

sekali.

Kabupaten

konstruksi

Pelaksana adalah

Bekasi

 

bangunan

kontraktor yang

 

Tempat

ditunjuk

Pembuangan

Akhir Sampah

(TPA) ,yaitu

Kampung Muara

Gembong

Perubahan

Mobilisasi bahan

Perbandingan jumlah Fauna yang berada di sekitar tapak proyek sebelum dan ketika proyek berjalan

Meningkatkan serta men jaga keberadaan fauna yang terancam punah di lokasi sekitar proyek

Pengamatan

Lokasi

Pemantauan

Pihak Dinas

Bapedalda

Dinas

Kwantitas Fauna

visual dan

pemantauan

Dapat dilaksanakan

Kebersihan Daerah

Kabupaten

Lingkungan

Darat

Pengosongan lahan

evaluasi data

dilokasi

setiap 6 bulan

Kabupaten Bekasi

Bekasi

Hidup

kegiatan

sekali.

Kabupaten

Kegiatan pembangunan TPA Muara Gembong

konstruksi

Pelaksana adalah

Bekasi

 

bangunan

kontraktor yang

   

Tempat

ditunjuk

           

Pembuangan

       

Akhir Sampah

(TPA) ,yaitu

Kampung Muara

Gembong

C

 

TAHAP OPERASI

   
   

1.

FISIK KIMIA

 

Penurunan kualitas

Operasional dan

SK Gub, Jateng No 8 Tahun 2001

Meminimalkan

Pengambilan

Lokasi

Selama TPA

Pihak Dinas

Bapedalda

Dinas

udara

Pemeliharaan TPA

penurunan

sample dan

pemantauan

masih beroperasi.

Kebersihan Daerah

Kabupaten

Lingkungan

Muara Gembong

 

kualitas udara

analisa kualitas

di

area

Kabupaten Bekasi

Bekasi

Hidup

dan kebisingan

udara

Tempat

Kabupaten

Pembuangan

Pelaksana adalah

Bekasi

Akhir Sampah

kontraktor yang

(TPA)

ditunjuk

Peningkatan

Operasional dan

Kep-

Meminimalkan

Pengambilan

Lokasi

Selama TPA

Pihak Dinas

Bapedalda

Dinas

kebisingan

Pemeliharaan TPA

048/MENLH/11/1996

penurunan

sample,

pemantauan

masih beroperasi.

Kebersihan Daerah

Kabupaten

Lingkungan

Muara Gembong

kualitas udara

pengukuran dan

di

area

Kabupaten Bekasi

Bekasi

Hidup

dan kebisingan

analisa kebisingan

Tempat

Kabupaten

Pembuangan

Pelaksana adalah

Bekasi

Akhir Sampah

kontraktor yang

(TPA)

ditunjuk

Penurunan kualitas

Operasional dan

Peraturan Menteri

Meminimalkan

Pengambilan

Lokasi

Selama TPA

Pihak Dinas

Bapedalda

Dinas

air

Pemeliharaan TPA

Kesehatan RI

penurunan

sample dan

pemantauan

masih beroperasi.

Kebersihan Daerah

Kabupaten

Lingkungan

Muara Gembong

No.416/Per/Menkes/IX/

kualitas air

analisa

di

area

Kabupaten Bekasi

Bekasi

Hidup

1990

laboratorium

pemukiman

Kabupaten

kualitas udara

masyarakat.

Pelaksana adalah

Bekasi

Perda Prop Jateng No.10 Tahun 2004

kontraktor yang

ditunjuk

Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2001

Penurunan kuantitas air permukaan atau air tanah

Operasional dan

Terjadinya banjir

Meminimalkan terjadinya limpasan air dari saluran drainase / banjir

Pengamatan

Lokasi

Selama TPA

Pihak Dinas

DPU

Dinas

Pemeliharaan TPA

visual dan

pemantauan

masih beroperasi.

Kebersihan Daerah

Kabupaten

Lingkungan

Muara Gembong

evaluasi data

di

area

Kabupaten Bekasi

Bekasi

Hidup

 

pemukiman

Kabupaten

masyarakat.

Pelaksana adalah

Bapedalda

Bekasi

 

kontraktor yang

Kabupaten

ditunjuk

Bekasi

Timbulan limbah

Operasional dan

Perda Kotamadya Dati II Semarang No. 6 Tahun 1993

Menjaga

Pengamatan

Lokasi

Selama TPA

Pihak Dinas

Dinas

Dinas

padat

Pemeliharaan TPA

kebersihan

visual dan

pemantauan

masih beroperasi.

Kebersihan Daerah

Kebersihan

Lingkungan

Muara Gembong

timbulan sampah

evaluasi data

di

area

Kabupaten Bekasi

Kabupaten

Hidup

 

agar tidak

Tempat

Bekasi

Kabupaten

mengganggu

Pembuangan

Pelaksana adalah

Bekasi

estetika dan

Akhir Sampah

kontraktor yang

Bapedalda

kenyamanan

(TPA)

ditunjuk

Kabupaten

lingkungan

Bekasi

 

2.

KESEHATAN MASYARAKAT

   

Gangguan

Operasional &

Angka kesakitan karyawan TPA Muara Gembong dapat dibuktikan secara konklusif diakibatkan oleh kegiatan operasional hotel.

Menjaga kondisi

Pengamatan

Lokasi

Selama TPA

Pihak Dinas

Dinas

Dinas

kesehatan

pemeliharaan TPA

kesehatan

visual dan

pemantauan

masih beroperasi.

Kebersihan

Kesehatan

Lingkungan

masyarakat dan

Muara Gembong

karyawan TPA

evaluasi data

dilokasi

Daerah Kabupaten

Kabupaten

Hidup

karyawan TPA

Muara Gembong

kegiatan operasi

Bekasi

Bekasi

Kabupaten

Muara Gembong

dan masyarakat

Tempat

Bekasi

Pembuangan

Pelaksana adalah

Bapedalda

Akhir Sampah

kontraktor yang

Kabupaten

 

(TPA) ,yaitu

ditunjuk

Bekasi

Kampung Muara

Gembong

Sanitasi

Operasional dan

Angka kesakitan karyawan TPA Muara Gembong dapat dibuktikan secara konklusif diakibatkan oleh kegiatan operasional hotel

Menjaga kondisi

Pengamatan

Lokasi

Selama TPA

Pihak Dinas

Dinas

Dinas

Lingkungan

Pemeliharaan TPA

kesehatan

visual dan

pemantauan

masih beroperasi.

Kebersihan

Kesehatan

Lingkungan

Muara Gembong

karyawan TPA

evaluasi data

dilokasi

Daerah Kabupaten

Kabupaten

Hidup

Muara Gembong

kegiatan

Bekasi

Bekasi

Kabupaten

dan masyarakat

operasi

Bekasi

Tempat

Pelaksana adalah

Bapedalda

Pembuangan

kontraktor yang

Kabupaten

 

Akhir Sampah

ditunjuk

Bekasi

(TPA) ,yaitu

Kampung Muara

Gembong

 

3.

BIOLOGI

 

Perubahan

Perubahan Lahan di sekitar hotel pasca operasional hotel

Perbandingan jumlah Fora yang berada di sekitar tapak proyek sebelum dan ketika proyek berjalan

Meningkatkan serta men jaga keberadaan flora yang terancam punah di lokasi sekitar proyek

Pengamatan

Lokasi

Selama TPA

Pihak Manajemen

Bapedalda

Dinas

Kwantitas Flora

visual dan

pemantauan

masih beroperasi.

TPA

Kabupaten

Lingkungan

Darat

evaluasi data

dilokasi

Bekasi

Hidup

 

kegiatan

Kabupaten

operasi

Bekasi

 

Tempat

 

Pembuangan

Akhir Sampah

(TPA) ,yaitu

Kampung Muara

Gembong

Perubahan

Perubahan Lahan di sekitar TPA, pasca kontruksi TPA

Perbandingan jumlah Fauna yang berada di sekitar tapak proyek sebelum dan ketika proyek berjalan

Meningkatkan serta men jaga keberadaan fauna yang terancam punah di lokasi sekitar proyek

Pengamatan

Lokasi

Selama TPA

Pihak Manajemen

Bapedalda

Dinas

Kwantitas Fauna

visual dan

pemantauan

masih beroperasi.

TPA

Kabupaten

Lingkungan

Darat

evaluasi data

dilokasi

Bekasi

Hidup

 

kegiatan

Kabupaten

operasi

Bekasi

 

Tempat

 

Pembuangan

Akhir Sampah

(TPA) ,yaitu

Kampung Muara

Gembong

Perubahan Kwantitas Flora Air

Kegiatan Buangan Limbah TPA Muara Gembong

Perbandingan jumlah Fora yang berada di sekitar tapak proyek sebelum dan ketika proyek berjalan

Meningkatkan serta men jaga keberadaan flora yang terancam punah di lokasi sekitar proyek

Pengamatan

Lokasi

Selama TPA

Pihak Manajemen

Bapedalda

Dinas

visual dan

pemantauan

masih beroperasi.

TPA

Kabupaten

Lingkungan

 

evaluasi data

dilokasi

Bekasi

Hidup

 

kegiatan

Kabupaten

operasi

Bekasi

 

Tempat

 

Pembuangan

           

Akhir Sampah

       

(TPA) ,yaitu

Kampung Muara

Gembong

Perubahan

Kegiatan Buangan Limbah TPA Muara Gembong

Perbandingan jumlah Fauna yang berada di sekitar tapak proyek sebelum dan ketika proyek berjalan

Meningkatkan serta men jaga keberadaan fauna yang terancam punah di lokasi sekitar proyek

Pengamatan

Lokasi

Selama TPA

Pihak Manajemen

Bapedalda

Dinas

Kwantitas Fauna

visual dan

pemantauan

masih beroperasi.

TPA

Kabupaten

Lingkungan

Air

evaluasi data

dilokasi

Bekasi

Hidup

 

kegiatan

Kabupaten

operasi

Bekasi

 

Tempat

 

Pembuangan

Akhir Sampah

(TPA) ,yaitu

Kampung Muara

Gembong

 

Plankton

Pengoperasian TPA dan IPAL

Keanekaragaman jenis

Mengetahui

Pengambilan

Lokasi

Enam bulan sekali

Dinas kesehatan

Bapedalda

Dinas

plankton

apakah

sampel plankton

pemantauan

selama beroperasi

dan BPLH

Kabupaten

Lingkungan

 

pengolahan

dengan

dilokasi

kabupaten Bekasi

Bekasi

Hidup

leachate berjalan

planktonnet dan

kegiatan

Kabupaten

identifikasi lab.

operasi

Bekasi

Data dianalisis

Tempat

dengan indeks

Pembuangan

keanekaragaman

Akhir Sampah

(TPA) ,yaitu

Kampung Muara

Gembong

 

Bentos

Pengoperasian TPA

Keanekaragaman jenis bentos di sungai

Mengetahui

Pengambilan

Lokasi

Enam bulan sekali

Dinas kesehatan

Bapedalda

Dinas

apakah

sampel plankton

pemantauan

selama beroperasi

dan BPLH

Kabupaten

Lingkungan

 

pengolahan

dengan

dilokasi

kabupaten Bekasi

Bekasi

Hidup

leachate berjalan

planktonnet dan

kegiatan

Kabupaten

identifikasi lab.

operasi

Bekasi

Data dianalisis

Tempat

dengan indeks

Pembuangan

keanekaragaman

Akhir Sampah

(TPA) ,yaitu

Kampung Muara

Gembong

D

 

TAHAP PASCA OPERASI

 
 

1.

Fisik

                 

Kimia

 

Kualitas Udara

Gas Pasca Operasi TPA

Kadar CH4, CO2 dan SO

Untuk

Pengambilan sampel ga untuk di analisis di lab. Data yanga ada dibandingkan dengan baku mutu

Lokasi

Enam bulan sekali

Dinas kebersihan

Dinas

Dinas

mengetahui

pemantauan

pasca operasi

dan pertamanan

kebersihan dan

Lingkungan

 

keberhasilan

di

area

kabupaten Bekasi

pertamanan

Hidup

pengelolaan gas

Tempat

kabupaten

Kabupaten

pasca operasi

Pembuangan

Dinas Kesehatan

Bekasi

Bekasi

Akhir Sampah

BPLHD

 

(TPA)

Dinas

Kesehatan

BPLHD

Bapelda

 

Kualitas air

Leachate pasca operasi

Kadar BOD, COD, pH, TSS, NH3, minyak dan lemak, Cd, Hg, pb dan Cr air limbah Leachate dan air sungai

Untuk

Pengambilan sampel air limbah leachate dan air sungai untuk dianalisa di lab. Data yanga ada

Lokasi

Enam bulan sekali

Dinas kebersihan

Dinas

Dinas

permukaan

mengetahui

pemantauan

pasca operasi

dan pertamanan

kebersihan dan

Lingkungan

keberhasilan

di

area

kabupaten Bekasi

pertamanan

Hidup

pengelolaan

pemukiman

kabupaten

Kabupaten

leachate pasca

masyarakat

Dinas Kesehatan

Bekasi

Bekasi

 

operasi

BPLHD

       

dibandingkan dengan baku mutu