Anda di halaman 1dari 2

Preparasi Membuka Akses Saluran Akar

Bentuk rongga akses ditentukan oleh jumlah dan lokasi saluran akar. Penetrasi awal ke
dalam ruang pulpa harus dilakukan melalui mahkota gigi pada titik di mana lantai dan ruang
pulpa berada pada jarak terjauh mereka, biasanya di tanduk pulpa. Penting untuk membuang
seluruh atap ruang pulpa sehingga semua jaringan pulpa koronal dapat dihilangkan (Gbr. 5.47).
Dinding rongga akses harus diperiksa untuk memastikan bahwa seluruh atap kamar pulpa telah
dilepas dan tidak ada tepi dentin yang tersisa.2
Penjelajah endodontik (Endodontic Explorer) digunakan untuk menyelidiki lantai
ruang pulpa untuk menemukan pintu masuk saluran akar. Pencahayaan yang baik sangat
penting dan penggunaan loupes gigi atau mikroskop operasi gigi dianjurkan. Lantai ruang
pulpa lebih gelap dan berwarna lebih gelap daripada dinding ruang pulpaSecara umum saluran
akar cenderung ditempatkan secara simetris. Oleh karena itu, jika saluran akar tunggal
ditemukan, tetapi terletak pada sisi bukal atau lingual gigi, saluran akar lain kemungkinan ada.
Endapan dentin tersier dapat mengaburkan pintu masuk saluran akar dan menyebabkan
penyempitan atau kalsifikasi bagian koronal dari saluran akar.2
Jika mengalami kesulitan ketika mencoba untuk menemukan pintu masuk ke saluran
akar, radiografi harus diambil untuk memeriksa lokasi saluran akar dalam kaitannya dengan
rongga akses yang sudah disiapkan. Dalam kasus yang sangat sulit, rujukan ke spesialis dalam
bidang endodontik harus dipertimbangkan.2

Prinsip Umum Membuka akses untuk Perawatan Endodontik

1. Outline Form

Outline form adalah bentuk preparasi yang direkomendasikan untuk akses gigi
yang normal dengan bukti radiografi dari kamar pulpa dan ruang akar. Outline form
adalah proyeksi anatomi gigi internal diatas struktur akar eksternal. Outline form
membantu memastikan bentuk dan lokasi yang benar dan menyediakan akses garis
lurus (straight line access) ke bagian saluran akar. Pada tahapan ini, operator harus
membuang semua struktur gigi yang akan menghalangi proses pembersihan dan
membentukan saluran akar. Pada gigi anterior dengan tanduk pulpa mesial dan
distal, bentuk outline segitiga. Sedangkan pada individu yang lebih tua dengan
kalsifikasi kamar pulpa maka tanduk pulpa sudah menghilang, sehingga bentuk
outline adalah ovoid.3

2. Convenience Form
Convenience form memungkinkan modifikasi outline form untuk memfasilitasi
penempatan dan manipulasi instrumen yang tidak terkendali. Sebagai contoh,
penggunaan instrumen rotari nikel-titanium membutuhkan akses garis lurus. Contoh
lain adalah premolar yang menunjukkan tiga akar. Bentuk garis besar mungkin
dibuat lebih segitiga untuk memudahkan lokasi saluran.3

3. Caries Removal
Membuang seluruh jaringan karies dan jaringan yang tidak terdukung (enamel
yang tidak terdukung dentin) untuk menyediakan lingkungan aseptik sebelum
memasuki ruang pulpa dan saluran akar. Hilangnya jaringan karies juga
memungkinkan penilaian restorasi sebelum dilakukan perawatan dan memberikan
struktur gigi yang sehat sehingga mendukung penempatan restorasi sementara.
Struktur gigi yang tidak didukung dihilangkan untuk memastikan segel koronal
selama dan setelah perawatan sehingga pada pertemuan selanjutnya untuk penentuan
panjang tidak ada kehilangan struktur gigi karna terjadi fraktur.3

4. Toilet of The Cavity


Membersihkan rongga preparasi untuk mencegah bahan restorasi dan benda
asing memasuki kamar pulpa dan saluran akar. Masuknya benda asing atau bahan
restorasi dapat memblokir saluran akar terutama di bagian apikal.3

Tujuan persiapan rongga akses adalah untuk2:


• Membuang seluruh atap ruang pulpa sehingga semua jaringan pulpa koronal dapat
dibuang (catatan: gigi anterior tidak memiliki lantai pulpa — ruang pulpa menyatu
ke dalam saluran akar);
• Memungkinkan visualisasi pintu masuk saluran akar (Gbr. 5.51);
• Menghasilkan persiapan berdinding halus tanpa overhang
dentin;
• Mengizinkan akses garis lurus tanpa hambatan instrumen ke sepertiga koronal
setiap saluran akar.2

Sumber :
1. Torabinejad 2002 3rd edisi
2. Shanon Patel 2013 2nd edisi
3. Torabinejad 2006 4th edisi