RANCANGAN LAPORAN PKWU
MAKANAN KHAS DAERAH BALI
TAPE KETAN & JAJE ULI ala SUGIARTA Csi BALI
OLEH :
KELOMPOK PKWU XI MIPA 1
ANGGOTA :
1. Komang Sasmitha Indah Sari (15)
2. Ni Made Priwinandari (26)
3. Ni Putu Ayu Pradnya Paramitha Utami (30)
4. Ni Putu Lia Anggriani (31)
SMA NEGERI 2 AMLAPURA
TAHUN PELAJARAN : 2019 / 2020
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmatNya,
sehingga kami anggota kelompok PKWU mampu menyusun laporan pengolahan yang berjudul
“RANCANGAN LAPORAN MAKANAN KHAS DAERAH”. Oleh karena itu, kami
mengucapkan terima kasih kepada :
1. Ibu Widi Lestari, S.Pd, M.Pd
2. Anggota kelompok PKWU XI MIPA 1
Penulis berharap hasil pengolahan ini dapat diterima dan mampu memaparkan mengenai
Pengolahan Makanan Khas Daerah sehingga dapat memberi wawasan untuk para pembacanya.
Penulis menyadari dalam penulisan ini masih belum sempurna dan masih banyak kekurangan
dari segi penyusunannya, penulisan, dan bahasa. Oleh karena itu, penulis berharap kritik dan
saran sebagai masukan bagi penulis untuk bisa lebih baik lagi
Amlapura, 4 Oktober 2019
Penulis
DAFTAR ISI
Contents
KATA PENGANTAR ................................................................................................................................. 2
A. Latar Belakang .................................................................................................................................... 4
B. Tujuan .................................................................................................................................................. 4
C. Manfaat ................................................................................................................................................ 4
D. Alat dan Bahan .................................................................................................................................... 4
E. Cara Pembuatan Tape Ketan................................................................................................................ 5
F. Cara Pembuatan Jaje Uli ....................................................................................................................... 6
G. Rancangan Anggaran Biaya ................................................................................................................. 6
H. Kemasan ................................................................................................................................................. 8
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................................................. 9
A. Latar Belakang
Pulau Bali adalah salah satu pulau di Indonesia yang merupakan daerah agraris, dimana salah satu
hasil pangan yang dikembangkan adalah ketan bali. Ketan bali sering diolah menjadi makanan ketika hari
raya bagi Umat Hindu di Bali, salah satunya adalah tape ketan dan jaje uli.Tape ketan adalah makanan
tradisional Indonesia khususnya daerah Bali yang cukup dikenal dan banyak disukai terutama
masyarakat pedesaan.
Kedua makanan ini tidak dapat dipisahkan dalam pengonsumsiannya karena rasa da ri
masing- masing makanan ini saling melengkapi. Adapun tahap yang dilakukan untuk membuat tape
ketan yaitu, tahap persiapan (pencucian, pemasakan dan pendinginan), pengerjaan, dan fermentasi
(menggunakan ragi) merupakan tahap yang berpengaruh penting untuk menghasilkan tape ketan dengan
mutu baik. Ragi mempunyai zat karbondioksida yang membuat adonan menjadi mengembang
dan terbentuk pori-pori sehingga digunakan dalam proses fermentasi. Tape ketan umumnya
memiliki tekstur lembut, rasa manis, sedikit asam, dan cita rasa yang khas karena mengandung sedikit
alkohol.
Selain tape ketan, makanan yang dapat dibuat dari ketan bali adalah jaje uli. Jaje uli adalah salah
satu jajanan khas Bali yang sering digunakan oleh umat Hindu sebagai sarana upacara berupa banten.
Jajanan ini berbahan dasar dari ketan, kelapa, dan tepung beras. Ketiga bahan dasar tersebut dicampur
menjadi satu, ditumbuk hingga menjadi halus, dan dibungkus menggunakan kulit jagung.
B. Tujuan
1 Mengetahui cara pembuatan tape ketan dan jaje uli yang baik dan benar.
2 Mengetahui kandungan gizi yang terdapat di tape ketan dan jaje uli.
3 Melestarikan makanan khas daerah
C. Manfaat
1 Menambah pengalaman dalam membuat tape ketan dan jaje uli.
2 Mengetahui manfaat yang dimiliki dalam kandungan gizi pada tape dan jaje uli
3 Menambah wawasan mengenai makanan khas Bali
D. Alat dan Bahan
Alat :
1. Mangkok
2. Baskom
3. Panci pengukusan
4. Sendok
5. Tumbukan
6. Panci
7. Ngiu
Bahan jaje uli :
1. ½ Kg Ketan
2. 1 buah kelapa
3. Garam secukupnya
4. ¼ kg Tepung beras
Bahan tapai ketan :
1. ½ Kg Ketan
2. 1 butir Ragi
3. Daun kayu manis secukupnya
4. Air secukupnya
5. Gula secukupnya
E. Cara Pembuatan Tape Ketan
1. Beras ketan direndam selama 4 jam!
2. Daun kayu manis diekstrak dengan menambahkan air, lalu disaring.!
3. Kemudian, beras ketan yang telah direndam, dikukus sampai setengah matang. Lalu,diangkat
dan kedalam beras ketan yang telah setengah matang ditambahkan cairan kayu manis sebagai
pewarna hijau!
4. Campuran tersebut diaduk di dalam baskom agar warnanya merata. Selanjutnya campuran itu
dikukus kembali sampai matang kira-kira selama 30 menit. Setelah matang diangkat terus
didinginkan di atas ngiu!
5. Selanjutnya diberi ragi yang telah dihaluskan terlebih dahulu, diaduk sampai merata. Dan
disimpan di dalam panci selama 2-3 hari (difermentasikan). Setelah 2-3 hari disimpan tape
sudah siap untuk dikonsumsi!
F. Cara Pembuatan Jaje Uli
1. Pertama, mengaroni ketan sampai dalam kondisi setengah matang !
2. Kemudian, siapkan proses pemasakan air yang dicampur dengan garam dan daun pandan!
3. Masukkan ketan yang sudah diaroni dan aduk hingga rata!
4. Aduk perlahan sampai air menyusut dan kering. Kemudian, kukus ketan sampai matang!
5. Pada waktu yang sama, kukus kelapa parut!
6. Campur ketan dengan kelapa dalam kondisi panas dan tumbuk atau haluskan sampai tekstur
adonan menjadi halus!
7. Kemudian, cetak jaje uli Bali dalam bentuk yang pipih dan tipis.
G. Rancangan Anggaran Biaya
1. Biaya Tidak Tetap
No. Nama Barang Jumlah Harga (Rp)
1. Ketan Putih 1 Kg 17.000
2. Kelapa 1 Buah 5.000
3. Ragi 1 Butir 1.000
4. Tepung Beras ¼ Kg 3.000
5. Gula 75 gram 1.000
6. Daun Kayu Manis 50 helai 1.000
7. Daun Pisang 1 Ikat 3.000
Total Biaya Tidak Tetap 33.000
2. Biaya Tetap
No. Nama Barang Harga (Rp)
1. Air 5.000
2. Penyusutan Alat 3.000
3. Gas 5.000
Total Biaya Tetap 13.000
3. Total Biaya
Total Biaya = Biaya Tetap + Biaya Tidak Tetap
=Rp13.000,00 + Rp33.000,00
= Rp.46.000,00
4. Harga Pokok Produksi
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐵𝑖𝑎𝑦𝑎
HPP = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑠𝑖
46.000
=15 𝑝𝑎𝑘𝑒𝑡
= Rp. 3.067,00
5. Harga Jual
Dengan mengambil margin keuntungan sebesar 55%
= 55% x 3.067
=Rp. 1.687,00
Harga Jual = Margin Keuntungan + HPP
= 1.687 + 3.067
= Rp. 4.754,00
= Rp. 5.000,00
6. Penerimaan Kotor
Penerimaan Kotor = Harga Jual x Jumlah Produk
= 5.000 x 15
= Rp. 75. 000,00
7. Keuntungan( Laba)
Laba = Penerimaan Kotor –Total Biaya
= 75.000 - 46.000
= Rp. 29.000,00
H. Kemasan
Adapun kemasan yang digunakan untuk jaje uli adalah daun jagung dan tali raffia yang diikatkan
pada kedua ujung daun jagung setelah digunakan untuk menggulung jaje uli. Sedangkan, kemasan
yang digunakan untuk tape ketan adalah daun pisang yang digunakan untuk membungkus dan semat
yang ditusuk pada ujungnya.
DAFTAR PUSTAKA
http://sandiras.blogspot.com/2014/05/makalah-pembuatan-tape-beras-ketan.html (diakses pada 4
oktober 2019)