K3 DALAM
KEPERAWATAN
Bela Novita A.S., S.Kep., M.K.M
Dasar-dasar K3
bidang yang terkait dengan
Kesehatan dan kesehatan, keselamatan, dan
keselamatan kerja (K3) kesejahteraan manusia yang
bekerja di sebuah institusi
maupun lokasi proyek.
penting bagi moral, legalitas,
dan finansial
Mewujudkan lingkungan kerja
yang aman, nyaman dan selamat
Mewujudkan tenaga kerja yang
sehat dan produktif
Tujuan Mewujudkan laboratorium yang
berkualitas dan terpercaya
Mewujudkan sistem informasi
hiperkes dan keselamatan kerja
Pekerjaan medis merasa aman melakukan
pekerjaannya
Manfaat Prosedur
Kerja K3
Hemat waktu – karena perawat tidak harus
berfikir panjang dan hanya mengikuti prosedur
yang telah diterapkan.
Otonomi (Autonomi) Veracity (Kejujuran)
Beneficence
(Berbuat Baik) Fidelity (Menepati janji)
Etika
Keperawatan Justice (Keadilan) Confidentiality
(Kerahasiaan)
Non-maleficence Accountability
(tidak merugikan) (Akuntabilitasi)
Kesehatan dan keselamatan
kerja diterapkan di semua
Ruang lingkup K3 tempat kerja yang di dalamnya
melibatkan aspek manusia
dalam sebagai tenaga kerja, bahaya
keperawatan akibat kerja dan usaha yang
dikerjakan.
pemberi Asuhan Keperawatan
penyuluh dan konselor bagi Klien
pengelola Pelayanan
Kebijakan K3 yang Keperawatan
berkaitan dengan
keperawatan peneliti Keperawatan
pelaksana tugas berdasarkan
pelimpahan wewenang
pelaksana tugas dalam
keadaan keterbatasan tertentu
Memfasiltasi kegiatan K3 baik tingkat nasional dan
organisasi
Melaksanakan perbaikan terus menerus terhadap
biroksrasi, administrasi dan biaya
Konsep Kerjasama antar instansi terkait dalam kerangka
dasar K3 manajemen K3
Melakukan evaluasi berkala terhadap efektifitas kebijakan
K3 nasional.
Mempublikasikan manajemen K3
Memastikan manajemen K3 diberlakukan sama terhadap
kontraktor, pekerja kontrak dan pekerja tetap.
Pelecehan verbal saat berkomunikasi dengan
pasien dan keluarganya
Kekerasan fisik pada perawat ketika melakukan
pengkajian
Risiko & hazard dalam Pasien dan keluarga acuh tak acuh dengan
pengkajian asuhan pertanyaan yang diajukan perawat
keperawatan Resiko tertular penyakit dengan kontak fisik
maupun udara saat pemeriksaan fisik
Perawat menjadi terlalu empati dengan
keadaan pasien dan keluarganya
Risiko & hazard Perencanaan tindakan asuhan keperawatan tidak
dalam sesuai dengan apa yang harus diberikan kepada pasien
perencanaan Perawat tidak mengetahui rencana tindakan apa yang
harus diberikan kepada pasien
asuhan keperawatan
Perawat tidak kompeten dalam memberikan
tindakan asuhan keperawatan
Perawat beresiko terhadap tindakan yang di
Risiko & hazard dalam lakukan tidak menggunakan standar oprasional
implementasi asuhan prosedur
keperawatan Perawat gagal dalam melakukan tindakan asuhan
keperawatan
Tindakan yang dilakukan tidak sesuai dengan
rencana tindakan
Perawat tidak mampu mengumpulkan data- data pasien ,
dan pasien berisiko terlalu lama dirumah sakit.
Risiko & hazard dalam Risiko pasien terlalu lama dirumah sakit pasien tertular
evaluasi asuhan berbagai macam penyakit yang ada dalam ruangan
keperawatan maupun ruangan luar.
Tidak ada peningkatan pada hasil evaluasi asuhan
keperawatan