KONSEP DIRI
DALAM
KEPERAWATAN
Psikososial dan budaya keperawatan
Bela Novita A.S., S.Kep., M.K.M
Konsep
Diri semua ide, pikiran, kepercayaan
dan pendirian yang diketahui
individu tentang dirinya dan
mempengaruhi individu dalam
berhubungan dengan orang lain
(Stuart dan Sudeen, 1998)
FAKTOR MEMPENGARUHI KONSEP DIRI
Kelompok yang memberi arahan
dan pedoman sesuai norma dalam The Seseorang yang dianggap penting
Reference dalam kehidupan
kelompok tsb significant ex : orang tua, guru saat di sekolah
Ex : kelompok pecinta alam, Group
kelompok penggemar barang antik other
Teori
Perkembangan
Konsep diri dapat berkembang
melalui eksplorasi lingkungan
Ex : pengalaman dan hubungan
interpersonal
Rentang Konsep Diri
Harga
Aktualisasi Diri Depersonalisasi
Rendah
Respon Adaptif Respon
Konsep
Kerancuan Maladaptif
Diri
Diri
Positif
Rentang konsep diri
• Respon adaptif : respon yang dihadapi klien bila klien menghadapi suatu masalah dapat
menyelesaikannya secara baik
• Aktualisasi : kebutuhan sesorang untuk menjadi sesuai dengan keinginannya sesuai
dengan potensi yang dimiliki ( Maslow “teori kebutuhan”)
• Konsep diri positif : Menunjukkan individu akan sukses dalam menghadapi masalah
• Harga diri rendah : Transisi antara respon konsep diri positif dan mal-adaptif
• Kerancuan identitas : Identitas diri kacau atau tidak jelas sehingga tidak memberikan
kehidupan dalam mencapai tujuan
• Depersonalisasi : Tidak mengenal diri yaitu mempunyai kepribadian yang kurang
sehat,tidak mampu berhubungan dengan orang lain secara intim. Tidak ada rasa percaya
diri atau tidak dapat membina hubungan baik dengan orang lain.r
• Respon maladaftif : respon individu dalam menghadapi masalah dimana individu tidak
mampu memecahkan masalah tersebut. Respon mal-adaptif gangguan konsep diri
Ciri-ciri individu yang memiliki konsep diri positif
Konsep
Diri Menganggap orang lain sama
dengan dirinya
Positif Orang yang memiliki konsep diri Punya keyakinan mampu
positif akan lebih mudah mengatasi bermacam masalah
beradaptasi dengan banyak Bisa menerima pujian tanpa
situasi. Ia memandang hal-hal merasa malu
buruk memiliki hikmah dan bukan Punya kesadaran bahwa orang
sebagai akhir dari segalanya. Orang lain punya perasaan, keinginan,
seperti ini biasanya lebih percaya
dan perilaku yang belum tentu
diri, optimis dan selalu berpikir diterima semua anggota
ada yang bisa dipecahkan masyarakat
Keinginan dan kemampuan
dalam memperbaiki diri sendiri
Konsep
Diri
Negatif Ciri-ciri individu yang memiliki konsep diri positif
Orang-orang yang memiliki konsep
diri negatif cenderung lebih
pesimistik dan sulit melihat Merasa pesimis setiap kali
kesempatan dalam kesulitan. menghadapi persaingan
Bahkan, mereka merasa kalah Sangat sensitif terhadap kritikan
sebelum mencoba. Jika pun gagal, Responsi terhadap pujian
orang-orang seperti ini akan Cenderung bersikap hiperkritis
menyalahkan keadaan, orang Punya perasaan tidak disenangi
lain atau diri sendiri oleh orang lain
Penyebab Gangguan Konsep Diri
Pola Asuh
Orang tua
Merubah
Konsep kegagalan
Diri
Kritik
Depresi
Internal
Gambaran
Diri
Pembagian
Konsep Diri
Ideal Diri
Identitas
Diri
Harga Diri
Peran Diri
Gambaran
Diri sikap individu terhadap dirinya
(fisik) baik disadari maupun tidak
disadari. Komponen ini
mencakup persepsi masa lalu
dan/atau sekarang mengenai
ukuran dan bentuk tubuh serta
potensinya.
Ex : Menopause selama masa
dewasa dengan penuaan
mencakup penurunan ketajaman
penglihatan, pendengaran, dan
mobilitas, perubahan ini dapat
mempengaruhi citra tubuh
Contoh Pertanyaan yang diajukan dalam
Pengkajian Gambaran Diri
1. Bagaimana anda memandang diri anda ?
2. Bagaimana anda memandang orang lain disekitar anda ?
3. Bagaimana orang lain memandang diri anda ?
4. Apakah anda nyaman dengan keadaan anda saat ini ?
5. Apakah anda merasa berbeda dengan orang lain ?
6. Bagaimana perasaan anda mengenai penampilan anda ?
7. Bagaimana orang terdekat anda bereaksi terhadap perubahan pada
tubuh anda ?
8. Apakah ada bagian tubuh anda yang ingin anda ubah ?
Ideal Diri persepsi individu tentang
bagaimana ia seharusnya
berperilaku berdasarkan standar
pribadi dan terkait dengan cita-
cita. Pembentukan ideal diri mulai
terjadi sejak masa anak-anak dan
dipengaruhi oleh orang-orang
yang dekat dengan dirinya
Ex : Mengungkapkan keputusasaan
akibat penyakitnya,misalnya saya tidak
bias ikut ujian karena sakit,saya tidak
bias lagi jadi peragawati Karena bekas
luka diwajah saya,kaki saya yang
dioperasi membuat saya tidak bias main
bola
Contoh Pertanyaan yang diajukan dalam
Pengkajian Ideal Diri
1. Apakah anda mendapat apa yang diinginkan ?
2. Tujuan apa dalam hidup anda yang penting ?
3. Apakah anda bangga dengan pekerjaan anda ?
4. Apakah anda puas dengan pencapaian anda ?
Harga Diri
persepsi individu terhadap hasil yang
dicapai dengan menganalisis
seberapa banyak kesesuaian tingkah
laku dengan ideal dirinya. Komponen
konsep diri yang satu ini mulai
terbentuk sejak kecil karena adanya
penerimaan dan perhatian dari
sekitarnya.
Ex : Perasaan malu terhadap diri
sendiri akibat penyakit dan akibat
tindakan penyakit,misalnya malu
dan sedih karena rambut menjadi
botak setelah mendapatkan terapi
sinar pada kanker.
Contoh Pertanyaan yang diajukan dalam
Pengkajian Harga Diri
1. Apakah anda merasa puas dengan hidup anda ?
2. Apakah yang anda rasakan mengenai diri sendiri ?
3. Apakah anda mendapatkan yang anda inginkan ?
4. Tujuan apa dalam hidup anda yang penting ?
5. Bagaimana cara anda menyikapi tanggapan orang lain tentang
kekurangan yang ada pada diri anda ?
6. Bagaimana cara anda menyikapi tanggapan orang lain mengenai
keburukan yang belum tentu ada pada diri anda ?
Peran Diri
serangkaian pola sikap perilaku,
nilai dan tujuan yang diharapkan
kelompok sosial terkait dengan
fungsi seseorang di dalam
masyarakat
Ex : Klien tidak dapat melakukan
peran yang biasa dilakukan (kepala
rumha tangga) selama dirawat di
rumah sakit atau setelah kembali
dari rumah sakit
Contoh Pertanyaan yang diajukan dalam
Pengkajian Peran Diri
1. Apakah anda bersedian untuk menceritakan mengenai keluarga
anda ?
2. Bagaimana hubungan anda dengan orang terdekat ?
3. Apa tanggung jawab anda dalam keluarga ?
4. Apa tanggung jawab anda dengan lingkungan sekitar ?
5. Peran atau tanggung jawa yang ingin anda ubah ?
6. Apakah anda bangga akan anggota keluarga anda ?
7. Apakah anda bangga dengan lingkungan pekerjaan anda ?
Identitas
Diri
kesadaran tentang diri sendiri
yang dimiliki oleh seseorang dari
hasil observasi dan penilaian
dirinya, menyadari bahwa dirinya
berbeda dengan orang lain.
Komponen konsep diri ini mulai
terbentuk dan berkembang sejak
masa kanak-kanak
Ex : Ketergantungan pada orang
lain misalnya untuk self-care perlu
dibantu orang lain sehingga
otonomi atau kemandirian
terganggu
Contoh Pertanyaan yang diajukan dalam
Pengkajian Identitas Diri
1. Bagaimana anda menggambarkan karakteristik anda ?
2. Bagaimana orang lain menggambarkan diri anda ?
3. Apa yang disukai dalam diri anda ?
4. Apa saja keuatan, bakat dan kemampuan anda ?
5. Apa yang ingin anda ubah jikan anda bisa mengubahnya yang
sangat mengganggu anda ?
Contoh Kasus
Ny. A berusia 35 tahun, bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Ny. A
dianiaya oleh majikannya yang berusia 50 tahun dengan cara
menyiramkan air keras pada wajahnya. Kejadian ini mengakibatkan Ny.
A mengalami cacat seluruh wajahnya, yang mengharuskan operasi
plastik untuk mengembalikan kondisi wajah seperti semula. Namun,
hasil operasi ternyata gagal dan membuat Ny. A tampak lebih buruk
dari sebelumnya. Hal ini membuat Ny. A merasa malu, menganggap
Tuhan tidak adil. Setiap kali melihat cermin ia selalu mengeluhkan
keadaannya, ketika berbicara dengan orang lain selalu menunduk ddan
berbicara pelan. Ny. A tampak mudah tersinggung dan mudah marah.
Buatlah pengkajian konsep diri pada pasien Ny. A !!1
Referensi
Pedak, M., 2009. Metode Supernol Menaklukkan Stress. Hikmah
Stuart, G.W dan S.J, Sundeen. 1998. Buku Saku Keperawatan Jiwa, edisi
3. Jakarta : Buku kedokteran EGC
Muhuth, A., 2015. Pendidikan Keperawatan Jiwa, Teori dan Aplikasi.
Yogyakarta : Penerbit Andi
Semiun, Y., 2006. Kesehatan Mental 2. Yogyakarta : Penerbit Kanisius