Anda di halaman 1dari 11

TUGAS INDIVIDU

”MAKALAH DAPAR”

Di Susun Oleh :

Nama: Sari Ranggwoho


Npm : 4820116105
Prodi : Farmasi
Smester : V (Lima)

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES)


MALUKU HUSADA
KAIRATU
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah
Farmakogi “LARUTAN DAPAR” tepat pada waktunya.Makalah ini disusun guna
memenuhi tugas mata kuliah FARMASI FISIKA.

Semoga makalah ini bermanfaat dalam pengembangan wawasan dan


peningkatan ilmu bagi pembacanya.Kami menyadari bahwa dalam penyusunan
makalah ini jauh dari kata sempurna, baik dari segi penyusunan, bahasa, ataupun
penulisan. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya
membangun, khususnya dari dosen pembimbing guna menjadi acuan dalam
bekal pengalaman bagi kami untuk lebih baik di masa yang akan datang.

Kairatu,04Februari 2019

Penyusun

SARI RANGGWOHO
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I. PENDAHULUAN
A. LatarBelakang
B. RumusanMasalah
C. Tujuan

BAB II. PEMBAHSAN

1. PengertianDapar
2. KomposisiDapar
3. PersamaanDapar
4. PembuatanDaparSesuaiPh Yang Ditetapkan
5. KapasitasDapar
6. SistemDaparPadaTubuh
7. KapasitasDaparSebagaiPungsi Dari Ph

BAB III PENUTUP

A. KESIMPULAN
B. SARAN

DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Larutan penyangga,larutan dapar, atau buffer adalah larutan yang di


gunakan untuk mempertahankan nilai ph tertentu agar tidak banyak
berubah selama reaksi kimia berlangsung. Sifat yang khas dari larutan
penyangga ini adalah pH-nya hanya berubah sedikit dengan pemberian
sedikit asam kuat atau basa kuat. Buffer terdiri dari asam lemah dan
garam / basa konjugasinya atau basa lemah dan garam /
asamkonjugasinya.

Sangat banyak penggunaan larutan penyangga dalam kehidupan


sehari-hari, karena fungsinya yang sangat penting. Salah satu contoh
larutan buffer dalam kehidupan sehari-hari adalah buffer dalam air
ludah,buffer dalam darah, buffer pada bidang industry
farmasi,bufferpada bidang industry pembuatan sampo bayi, dll.

Larutan penyangga dalam darah terdiri dari tiga macam,yaitu larutan


penyangga karbonat,larutan penyangga hemoglobin dan larutan
penyangga fosfat. Larutan penyangga karbonat dan larutan penyangga
fosfat berfungsi untuk mengontrol dan mengatur pH darah agar tetap
stabil.Larutan penyangga hemoglobin berperandalam proses mengikat
oksigen oleh darah.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian larutan dapar
2. Komposisi dapar
3. Bagaimana Persamaan dapar
4. Bagaimana pembuatan dapar sesuai dengan pH yang di tetapkan
5. Apa itu kapasitas dapar
6. Bagaimana system dapar padatubuh
7. Kapasitasdaparsebagai fungsi dari pH

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui larutan dapar
2. Untukmengetahui komposisi dapar
3. Untuk mengetahui persamaan dapar
4. Untuk mengetahui pembuatan dapar sesuai pH yang ditetapkan
5. Untuk mengetahui kapasitas dapar
6. Untuk mengetahui system dapar padatubuh
7. Untuk mengetahu ikapasitas dapar sebagai fungsi dari Ph
BAB II

ISI

A.Pengertian Larutan Dapar

Larutan dapar Merupakan campuran asam/basa lemah dengan


garamnya.Fungsinya adalah untuk mempertahankan Ph larutan saat di
tambahkan asam/basa lemah dalam jumlah relatf sedikt.Kapasitas dapar adalah
parameter kuantitatif yang menunjukan kekuatan (resistensi) untuk
mempertahankan Ph. ( Chang R, 2006).

B.Komposisi Dapar

Larutan penyangga terbentuk dari campuran asam/basa dengan pasangan


basa/asam konjugasi yang di peroleh dari garamnya.Ada dua jenis larutan
penyangga yaitu:

1. Larutan penyangga asam terdiri dari campuran asam lemah dan basa
konjugasinya.
2. Larutan penyangga basa yang terdiri dari campuran basa lemah dan asam
konjugasinya

Larutan penyangga dapat di buat secara langsung dan secara tidak


langsung.Hal ini tergantung dari sumber asam konjugasi atau basa konjugasi
dari asam lemah dan basa lemah.

Selain campuran asam lemah dengan garamnya atau basa lemah dengan
garamnya,suatularutan penyangga juga dapat di buat dengan mencampurkan
asam lemah dengan basa kuat atau basa lemah dengan asam kuat asalkan
konsentrasi yang lemah harus lebih besar dari pada yang kuat.

C.Persamaan Dapar

Aksi dapar atau kemampuan mempertahankan Ph merupakan aksi dapar yang


terdiri dari sistem keseimbangannya.
Misalnya :

Hcl / NaoH + H2O → bukan dapar

Hac + Na Ac → sistem dapar

Hac + NaOH → Na Ac + H2O

Contoh persamaan dapar:

1) Asam kuat

H2O (Ph 7) + HCL → pH =3

100 ml 1 ml 0, N PH ditentukan HCL

2) Sitem dapar
HaC + Na Ac + HCL → PH berubah 0,09 unit
0,01 M 0,01 M 0,1 N
Artinya dapar mampu mempertahankan PH → Perubahan PH kecil
3) Asam lemah
HaC + H2O ⥦ H30+ + Ac

(H3O+) = √Ka C
PH = 1⁄2 (pKa – log c).

D. Pembuatan Dapar Sesuai Dengan PH yang Di Tetapkan

Potensial Hydrogen atau yang sering di sebut dengan Ph merupakan


ukuran untuk menentukan keasaman dan kebasaan suatu larutan.PH
memiliki 3 komponen yang basa,asam,dan netral.Dikatakan basa apa bila
larutan memiliki Ph di atas nilai 7 ,di katakan asam apa bila larutan memiliki
PH di bawah 7,dan di katakan netral aapabila larutan tersebut memilki Ph 7
pada suhu 250.

Suatu PH berhubungan dengan larutan dapar.Larutan dapar merupakan


larutan yang dapat mempertahankan PH tertentu meskipun telah di berikan
perlakuan penambahan mau pun pengurangan asam atau basa.Dapar
bersifat asam ketika larutan basa kuat di larutkan dengan asm lemah dan
dapat bersifat basa ketika larutan asam kuat di larutkan dengan basa lemah.

E. Kapasitas Dapar

Kapasitas dapar adalah parameter kuantitatif yang menunjukkan kekuatan


(resistensi) untuk mempertahankan pH, yang diungkapkan oleh persamaan dari
Van Slyke berikut :

β = ΔB/ ΔpHβ = Jumlah tertentu penambahan reagen yang menyebabkan


perubahan

pHΔpH = Perubahan pH akibat penambahan sejumlah B reagensi

Kapasitas dapar bergantung pada perbandingan (garam)/(asam).


kapasitas dapar yang terbesar adalah pada saat (garam)/(asam) = 1 dan karena
itu sesuai dengan persamaan pH=pKa. Persamaan kapasitas dapar

sebelumnya sudah memberikan hasil yang cukup. Persamaan tersebut


selanjutnya diperbaiki lebih lanjut oleh Koppel, Spiro, serta Van Slyke, yaitu :

C = kadar total / jumlah kadar total asam + garam.

Kapasitas dapar tidak hanya dipengaruhi oleh perbandingan


(garam)/(asam) tetapi juga oleh konsentrasi total dan asamnya. Meningkatnya
konsentrasi komponen dapar mengakibatkan kapasitas atau efisiensi dapar juga
meningkat. Kesimpulannya dapat dikatakan bahwa kapasitas dapar dapat
dipengaruhi oleh perbandingan konsentrasi (garam)/(asam) yang meningkat
dengan perbandingan menuju 1, dan meni ngkatnya konsentrasi total asam dan
garam.

F. Sistem Dapar Pada Tubuh Manusia

Dalam tubuh manusia,PH darah harus di jaga pada 7,35-7,45. Jika PH


darah kurang dari 7,35 maka di sebut asidosis (penguran PH) yang dapat terjadi
akbat penyakit-penyakit seperti ginjal, jantung, diabetes melitus.Kematian dapat
terjadi jika PH darah di jaga oleh beberapa sistem kesetimbangan larutan
penyangga.

Pada cairan tubuh,baik cairan intr sel mau extra sel,merupakan larutan
penyangga.Sistem penyangga yang utama dalam cairan intra sel adalah
pasangan asam basa konjugasi dihidrogenfosfat-monohidrogenfosfat (H2PO4- -
HPO42-).Sitem ini bereaksi dengan asam dan basa sebagai berikut:

 HPO42- (aq) + H+ (aq)

H2PO4- (aq)

Pada cairan luar sel terdapat sistem penyangga pasanganasam basa


konjugasi asam karbonat bikarbonat ( H2CO3 – HCO3-). Sistem ini bereaksi
dengan asam basa sebagai berikut :

 HCO3- (aq) + H + (aq)

H2CO3 (aq)

G. Kapasitas Dapar Sebagai Fungsi Dari pH

Kapasitas dapar merupakan besarnya penahanan perubahan PH


secara maksimal .Kapasitas dapar maksimum tercapai apabila PH = pka atau
(H3O) =K. Persamaan yang dapat menyatakan kapasitas dapar maksimum
dapat di turunkan dari rumus kapasitas dapar.Dengan mngganti Ka dengan
(H3O+) baik pada pembilang maupun penyebut dari persamaan dapar, maka
:
B maks = 2,303 C X [H3O+] / ( 2 [H3O+]2 = 2,303 /4 C

C = konsentrasi dapar total

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Dapara dalahsenyawa-senyawa atau campuran senyawa yang dapat


meniadakan perubahan pH terhadap penamabahan sedikit asam /
basa.Peniadaan perubahan pH tersebut di kenal sebagai aksi dapar.

Laruatan penyangga, larutan dapar, atau buffer adalah larutan yang di


gunakan untuk mempertahankan nilai pH tertentu agar tidak banyakberubah
selama reaksi kimia berlangsung.Sifat yang khas dari larutan penyangga ini
adalah pHnya hanya berubah sedikit dengan pemberian sedikit asam kuat/
basa kuat.buffer terdiri dari asam lemah dan garam /basa konjugasinya /basa
lemah dangaram/ asam konjugasinya.

B. Saran

Semoga dengan adanya makalah ini dapat memberikan manfaat serta


tambahan ilmu bagi pembaca tentang larutan dapar dan juga fungsi dari larutn
dapar pada tubuh kita serta dapat di manfaatkan atau di aplikasikan
pengunaannya secara baik oleh banyak orang.
DAFTAR PUSTAKA

Alfred, Martin.2008. farmasifisikadasar – dasarfarmasifisikdalamilmufarmasetika

Edisiketigajilid 2.Ui –pres.jakarta

Baroroh,umi L.U.2004.diktat kimiadasar 1.


Universitaslambungmangkurat.banjarbaru

Ditjen pom.1979.farmakope Indonesia III.Depkes RI. Jakarta

Moechtar. 1989.Farmasifisi kbagian larutandan disperse.


GadjahMadaUniersity.Yogyakart

Oxtobydavid w,dkk.2001. prisip-prinsipkimiamodern.Erlangga,Surabaya.

Anda mungkin juga menyukai