Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH DEBAT BAHASA INDONESIA

“DIBERLAKUKANNYA SISTEM PR BAGI PELAJAR”

NAMA ANGGOTA:
 Adiel Pahotma S.
 Archika Fadhilah S.
 Azmi Rifqie F.
 Metha Rachmadina
 Muhamad Dafana W.
 Muhamad Zidan P.
 Novita Damayanti
 Nur Jannah Ramadhani
 Sekar Nurul Al Fikri

SMA NEGERI 1 CILEUNGSI


TAHUN 2019/2020
KATA PENGANTAR

Puji serta syukur kita panjatkan kehadirat Allah yang telah memberi rahmat, hidayah, dan
inayah – Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyusun makalah ini hingga selesai. Tidak lupa
kami mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan guru bahasa Indonesia kami, yaitu Ibu Franti
Surya Jannah S,Pd yang telah berkontribusi serta mengarahkan dan memberikan bantuan baik
materi maupun pikirannya.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami yakin masih banyak
kekurangan dalam makalah ini, oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang
sifatnya membangun dari pembaca demi kesempurnaan laporan kami.

Cileungsi, 16 Oktober 2019

Kelompok 4

i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………i
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………..ii
BAB I ………………………………………………………………………………………..1
A. Latar Belakang ………………………………………………………………………1
B. Rumusan Masalah …………………………………………………………………...1

BAB II ……………………………………………………………………………………….2
A. Pengertian ……………………………………………………………………………2
BAB III ………………………………………………………………………………………4
A. Kesimpulan …………………………………………………………………………..4
B. Saran …………………………………………………………………………………4

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pekerjaan rumah (PR) dapat didefinisikan sebagai pekerjaan yang ditugaskan oleh
seorang guru, sekolah atau lembaga pendidikan, dan harus diselesaikan oleh siswa
di rumah atau saat tidak menghadiri kelas.
Tujuan dari pembuatan PR adalah sebagai sarana mengulang pelajaran yang telah
dibahas di sekolah atau persiapan materi yang akan dipelajari mendatang. Pemberian PR
tersebut bisa menghasilkan manfaat seperti mengajarkan siswa untuk bersosialisasi,
membantu siswa mengembangkan keterampilan manajemen waktu dan pekerjaan,
meningkatkan komunikasi antara orang tua dengan siswa, dapat melatih dan
menumbuhkan kebiasaan belajar, dan dapat menumbuhkan rasa kemandirian, kedisiplinan
serta tanggung jawab.

B. Rumusan Masalah
1. Apakah PR sekolah membantu siswa melatih pelajaran yang sudah dipelajari?
2. Apakah semakin banyak PR yang dikerjakan maka hasil belajar semakin baik untuk
siswa dan menjamin nilai akademiknya?
3. Apakah PR sekolah merampas waktu bermain, tidur, kebersamaan keluarga dan waktu
latihan yang siswa butuhkan untuk pembangunan fisik, emosional, dan neurologis yang
tepat?
4. Bagaimana dengan PR sekolah yang diberikan bagi perkembangan siswa?

1
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian
Usulan pemindahan ibukota yang dicanangkan oleh pemerintah akhir akhir ini
menuai banyak kontroversi. Pemerintah menganggap bahwa Jakarta sudah tidak mampu
lagi memikul beban sebagai ibukota Negara sekaligus pusat perokonomian Indonesia,
maka dari itu pemerintah berniat untuk memecah konsentrasi beban pemerintahan dan
perekonomian.
Ibukota yang baru sendiri direncanakan akan dibangun di wilayah administratif
Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Usulan ini telah didiskusikan sejak masa kepresidenan Soekarno hingga Susilo Bambang
Yudhoyono, karena masalah lingkungan dan lonjakan populasi penduduk yang sangat
signifikan.
Pemindahan ibukota juga menuai banyak kontroversi dikarenakan banyak
masyarakat yang menilai kebijakan ini tidak mendesak dan tidak strategis. Mereka menilai
bahwa masih banyak hal yang perlu dibenahi di Jakarta dan banyak hal yang lebih penting
yang harus dilakukan. Gelombang penolakan masyarakat makin menguat ketika DPR
mengusulkan pembentukan RUU KPK yang dinilai melemahkan KPK, proyek besar-
besaran dengan dana hingga lebih dari 400 triliun dan kondisi KPK yang lemah tentu akan
membuat celah korupsi terbuka lebar. Ditambah dengan pembukaan lahan secara masif
akan membuat lingkungan rusak, hewan-hewan kehilangan habitatnya, dan dunia akan
kehilangan paru-parunya.
2

Siswa dapat melatih perkembangan akademik dan sejauh mana pemahamannya


dalam pembelajaran sekolah dengan PR. Karena PR adalah sarana siswa untuk
memecahkan masalah. Perkembangan otaknya menjadi lebih baik dan berkembang seiring
dengan seringnya siswa mengasah kemampuannya dalam menyelesaikan masalah. PR
menjadi sarana yang baik untuk siswa melatih perkembangan otak dan akademiknya.
3

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Pekerjaan rumah adalah pekerjaan yang ditugaskan oleh
seorang guru, sekolah atau lembaga pendidikan, harus diselesaikan oleh siswa
di rumah atau saat tidak menghadiri kelas yang dilakukan di rumah.
PR adalah untuk menguji dan mengukur sejauh mana siswa memahami materi yang
telah diajarkan, selain itu adalah untuk menepis kecanduan tekhnologi yang dirasakan dan
di alami oleh kebanyakan siswa pada saat ini.
Siswa dapat melatih perkembangan akademik dan sejauh mana pemahamannya
dalam pembelajaran sekolah dengan PR. Karena PR adalah sarana siswa untuk
memecahkan masalah. Perkembangan otaknya menjadi lebih baik dan berkembang seiring
dengan seringnya siswa mengasah kemampuannya dalam menyelesaikan masalah.

B. Saran
Sebaiknya siswa terus melatih kemampuannya dengan PR. Tetapi siswa juga harus
tetap memerhatikan kesehatan dan waktu istirahatnya. Dengan PR siswa dapat terus
berkembang, maka dari itu siswa harus membiasakan dirinya berlatih dengan mengerjakan
PR.