Anda di halaman 1dari 7

KLIPING

SABU-SABU (Metamfetamina)

Disusun Oleh :

TOPAN IKHSAN

KELAS X – IPA
ASAL SABU-SABU
Metamfetamina (metilamfetamina atau desoksiefedrin), disingkat met, dan dikenal di
Indonesia sebagai sabu-sabu, adalah obat psikostimulansia dan simpatomimetik.
Dipasarkan untuk kasus parah gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian atau
narkolepsi dengan nama dagang Desoxyn, juga disalahgunakan sebagai narkotika. "Crystal
meth" adalah bentuk kristal yang dapat dihisap lewat pipa. Metamfetamina pertama dibuat
dari efedrina di Jepang pada 1893 oleh Nagai Nagayoshi.

Molekul metamfetamina
Sabu murni berbentuk kristal putih. Merupakan golongan obat stimulan jenis
Metamphetamine yang satu derivat turunan dengan Amphetamine yang terkandung dalam
pil ekstasi. Banyak orang menggunakan zat ini untuk mendapatkan efek psikologis .
Efek yang paling diinginkan adalah perasaan euforia sampai ectasy (senang yang sangat
berlebihan). Obat ini juga menimbulkan efek meningkatnya kepercayaan diri, harga diri
dan peningkatan libido. Pemakai sabu bisa tampil penuh percaya diri tanpa ada perasaan
malu sedikit pun dan menjadi orang yang berbeda kepribadian dari sebelumnya.
Dari kenampakan fisiknya, sabu – sabu berwarna putih, berbentuk bubuk, kristal, atau cair
jika ditambah dengan air, tidak berbau, dan berasa pahit. Sabu – sabu memiliki fungsi
medis yang penting yaitu berperan dalam mengobati penyakit tingkat tinggi seperti
gangguan hiperaktif, kekurangan perhatian atau narkolepsi.

Metamfetamin adalah zat kimia sintetis (buatan manusia), tidak seperti kokain yang
berasal dari tanaman. Biasanya sabu dibuat di ‘labotarium gelap’ dan tersembunyi,
menggunakan bermacam bentuk amfetamin atau turunannya, lalu dicampur dengan zat-zat
kimia lain, agar menjadi lebih kuat. Obat-obat umum seperti obat demam sering digunakan
sebagai bahan dasar untuk membuatnya. “Koki” sabu mengambil sarinya, pseudo-efedrina
(yang berasal dari stimulan lain, amfetamin), dan dicampur dengan bahan berbahaya atau
mematikan seperti asam baterai, pembebas pipa yang tersumbat, minyak lampu dan anti-
beku, agar lebih kuat.

Bahan – Bahan Sabu


1.METHANOL
2.NAOH
3.HGCL2
4.AIR SULING
5.ALUMUNIUM FOIL
6.METHYLAMINE (susah di dapat TAPI MUDAH DI BUAT)
7.phenylacetone (susah di dapat tapi mudah di buat)
8.toulene atau benzena
9.mgso4 anhidrat
10.cacl2
11.h2so4
12.garam

sabu dibuat di ‘labotarium gelap’ dan tersembunyi,

Salah satu yang mungkin menarik banyak orang untuk memakai zat ini adalah pemakaian
zat ini tidak dibarengi dengan efek sedasi atau menurunnya kesadaran akibat zat tersebut.
Tidak seperti pemakai heroin atau ganja, pemakai sabu dapat membuat dirinya untuk tetap
membuat terjaga dan konsentrasi.
Namun perlu diperhatikan bahwa zat ini mengandung dopamine yang dapat memberikan
efek rasa senang dan bersemangat pada pengguna. Jika digunakan kontinyu, maka dapat
menyebabkan sulit tidur atau insomnia, depresi, nafsu makan menurun, suhu tubuh
meningkat beserta tekanan darah dan detak jantung, hingga dapat menyebabkan disfungsi
otak yang berlanjut kepada struk. Cara mengkonsumsinya bermacam-macam, dengan
rokok, dihisap, dan disuntikkan.

Selain efek yang menyenangkan di atas, sebenarnya sabu juga membuat timbulnya gejala-
gejala psikosomatik, paranoid, halusinasi dan agresivitas. Kelebihan pemakaian obat ini
akan membuat orang menjadii mudah tersinggung dan berani berbuat sesuatu yang
mengambil risiko.
Dampak Menggunakan Shabu-shabu :
Gelisah, tidak bisa berpikir, tidak bisa bekerja.Tidak bisa tenang, cepat capai, mudah
marah, tidak bisa beraktivitas dengan baik, tidak ada semangat, Depresi berat, Rasa lelah
berlebihan, Gangguan tidur, Mimpi bertambah

Habis pakai shabu-shabu:


Mata bendul ada garis hitam, Badan terasa panas terbakar, sehingga minum terus menerus,
dan ke-mana2 selalu membawa botol aqua. Kuat tidak makan dan tidak tidur sampai ber-
hari2, ngomong terus tapi suaranya jelas.Bersemangat, gariah seks meningkat, paranoid,
tidak bisa diam/tenang, selalu ingin menambah terus, tidak bisa makan, tidak bisa tidur.

Pernah dicoba betapa ganasnya kristal ini, ambil daging mentah dan taruh kristal ini
diatasnya dan kristal ini bisa menembus masuk kedalam daging ini, bayangkan kristal
seperti ini dimasukkan kedalam tubuh.
Akibat Menggunakan Shabu-shabu :

 Merusak organ-organ tubuh terutama otak, dan syaraf yang mengatur pernafasan.
 Banyak yang mati karena sesak nafas, dan tiba2 berhenti bernafas karena syaraf
yang mengendalikan pernafasan sudah rusak dan tidak ada lagi instruksi untuk
bernafas, sehingga nafasnya putus/berhenti, dan mati.
 Paranoid, otak suah dipakai berpikir dan konsentrasi, jet lag dan tidak mau
makan.Rasa gembira / euforia, Rasa harga diri meningkat.
 Banyak bicara, Kewaspadaan meningkat, denyut jantung cepat.
 Pupil mata melebar.
 Tekanan darah meningkat, berkeringat/rasa dingin
 Mual/muntah, (Dalam waktu 1 jam setelah pemakai gelisah)
 Delirium/kesadaran berubah (pemakai baru, lama, dosis tinggi),
 Perasaan dikejar-kejar.
 Perasaan dibicarakan orang.
 Agresif dan sifat bermusuhan.
 Rasa gelisah.
 Tak bisa diam, (Dalam waktu 24 jam).
 Gangguan irama detak jantung.
 Perdarahan otak.
 Hiperpireksia atau syok pada pembuluh darah jantung yang berakibat meninggal.