0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
307 tayangan5 halaman

Penanganan Choking pada Mahasiswi

Pasien wanita berusia 20 tahun mengalami kesesakan napas saat makan bakso bersama teman-temannya. Dia kesulitan berbicara, tidak mampu batuk, dan napasnya cepat serta dangkal dengan suara wheezing. Diagnosa awalnya adalah choking.

Diunggah oleh

nur aidah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
307 tayangan5 halaman

Penanganan Choking pada Mahasiswi

Pasien wanita berusia 20 tahun mengalami kesesakan napas saat makan bakso bersama teman-temannya. Dia kesulitan berbicara, tidak mampu batuk, dan napasnya cepat serta dangkal dengan suara wheezing. Diagnosa awalnya adalah choking.

Diunggah oleh

nur aidah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT

Nn. L usia 20 tahun, Mahasiswi Ilmu Komunikasi Semester IV, sedang menikmati bakso di
warung bersama teman 2 nya. Makan bakso sambil berbicara. Tanpa disangka, tiba2 Nn. L
memukul meja sambil menunjuk kearah leher nya. Penjual bakso panik, apa yang harus
dilakukan oleh teman – temannya?

1. DATA BIOGRAFI PASIEN :

a. Nama : Nn. L
b. Umur : 20 tahun
c. Medrec : 0027899
d. Diagnosa Medis : choking

2. PRIMARY SURVEY
A : pasien kesulitan berbicara,pasien tidak mampu batuk, pasien terlihat memegangi
lehernya, suara napas wheezing, terdapat obstruksi jalan napas
B : napas cepat dan dangkal RR 25x per menit, terdapat tertaksi dada,suara napas
wheezing,hasil pemeriksaan perkusi sonor, tidak ada krepitasi
C : akral hangat, nadi 110x/menit, sianosis
D : E:4 V:2 M:6= GCS 12 , pupil isokor, tidak ada tanda-tanda lateralisasi
E : tidak ada jejas, tidak ada lesi

3. SECONDARY SURVEY
- Keluhan utama :kesulitan untuk berbicara tidak mampu batuk dan terdapar
obstruksi jalan nafas
- Riwayat Penyakit Sekarang : (PQRST)
Pasien tidak mampu batuk,terlihat memegang leherny,napas cepet dan dangkal
Wheezing (+) dan sianosis.
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
- Data Fokus :
a.kesulitan bicara
b.tidak mampu batuk

………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
- Data Penunjang :
- a.tanda-tanda vital
Nadi : 110 x/ menit
Pernafasan : 25 x/ menit
b.Pernapasan cepat dan dangkal
c.suara napas wheezing
d.sianosis

4. ANALISA DATA
No Data Senjang Interpretasi Data Masalah
5. DIAGNOSA KEPERAWATAN (URUTAN PRIORITAS DIAGNOSA
KEPERAWATAN) :
1. ……………………………………………………………………………………………
……….
2. ……………………………………………………………………………………………
……….
3. ……………………………………………………………………………………………
……….
4. ……………………………………………………………………………………………
……….
5. ……………………………………………………………………………………………
……….
6. PERENCANAAN, TINDAKAN KEPERAWATAN DAN EVALUASI

N PERENCANAAN
DIAGNOSA
O HARI KEPERAWATAN IMPLEMENT EVALUA
KEPERAWAT
D /TGL TUJUAN INTERVEN ASI SI
AN
X SI

Anda mungkin juga menyukai