Anda di halaman 1dari 4

Ukuran sample (Sample size)

Leo Sutrisno

Seorang pembaca bertanya, apakah dalam setiap penelitian harus menggunakan


sample sekurang-kurangnya 30. Ia menjelaskan bahwa penelitiannya berkaitan
dengan pemeriksaan darah pada sekelompok orang yang bekerja di sebuah kantor.
Dia menanyakan apakah sample darah yang akan diteliti harus diambil sekurang-
kurangya dari 30 orang yang berbeda. Tidak boleh kurang.

Dalam istilah penelitian, 30 orang yang akan diteliti ini disebut ‘sample size’
(ukuran sample). Ada juga yang mnyebut ‘besar sampel’. Sample size / ukuran
sample / besar sample merujuk pada banyak objek / subjek yang dipilih menjadi
wakil dari objek / subjek sasaran penelitian.

Objek / subjek sasaran penelitian disebut populasi. Sampel berarti wakil dari
populasi. Sample berarti sebagian dari populasi yang dijadikan wakilnya. Sebagian
orang istilah ‘sampel’ dipadankan dengan istilah ‘cuplikan’. Karena harus
mewakili populasi maka ukurannya harus dipertimbangkan dengan seksama.

Salah satu hal yang paling sering digunakan sebagai pertimbangan adalah akurasi.
Dalam kehidupan nyata, apapun yang dilakukan selalu mengandung kekurangan.
Walaupun pengukurannya sudah dilakukan dengan sangat seksama seorang
peneliti tidak dapat mencapai suatu harga yang sungguh sama dengan yang ada
dalam realita.

Karena itu, para peneliti dengan rendah hati akan selalu menyatakan bahwa hasil
pengkurannya berada di antara dua nilai, nilai terendah dan nilai tertinggi. Nilai
yang sesungguhnya berada di antara kedua nilai tersebut. Selisish antara nilai
terendah dan nilai terttnggi ini disebut rentang nilai.

Rentang nilai ini menetapkan derajad kekeliruan (margin errors). Semakin kecil
harga rentang nilainya semakin kecil margin errornya, semakin akuratlah
penelitiannya. Harga margin error ini ditetapkan oleh peneliti di awal penelitian.
Biasanya dinyatakan dalam ....%. Misalnya, margin error = 3%, 4% dsb.

Penelitian yang baik akan menemukan suatu harga yang berada di antara kedua
nilai tersebut. Walaupun diulangi berkali-kali akan tetap menemukan suatu harga
yang berada dalan rentang kedua nilai itu.

Namun, sebagai wujud dari kerendahan hatinya, peneliti tetap mengakui bahwa
tidak semua pengulangan menghasilkan harga yang selalu berada di dalam rentang
tersebut. Ada kalanya diperoleh harga di luar rentang nilai yang sudah ditetapkan.

Di awal penelitian, peneliti juga menetapkan berapa kali penelitian ulang yang
mungkin dilakukan akan menghasilkan harga yang berada dalam rentang nilai itu.
Biasanya dinyatakan dalam persen, misalnya 99%, 95% dsb. Sering juga
dinyatakan dalam banyaknya penelitian ulang yang akan menghasilkan harga yang
berada di luar rentang nilai yang telah ditetapkan ini. Baik cara pertama maupun
cara kedua disebut derajad kepercayaan-’confidence interval’(’α’). Misalnya, α =
1%, 5% atau 10% atau dengan confidence interval 99%, 95% atau 90%. Lihat
Diagram 1.

Suatu penelitian dilaporkan memiliki α =1% berarti jika dilakukan pengulangan


sebanyak 100 kali hanya 1 kali saja yang menemukan harga yang berada di luar
rentang yang telah ditetapkan. Lihat Diagram 2.

Selain margin error dan confidence interval ada satu hal yang lain yang perlu
diperhatikan yaitu besar populasi. Semakin besar populasinya semakin besar juga
samplenya. Tetapi, semakin kecil harga perbandingan antara besar sampel dan
besar populasinya.

Ada sejumlah rumus yang tersedia untuk menghitung ukuran sample yang
menggabungkan margin error, confidence interval dan populasi. Namun, dewasa
ini, pembaca tidak perlu repot menghitung sendiri ukuran sampel yang diperlukan.
Kita dapat menggunakan jasa internet secara Cuma-cuma. Salah satu contoh
disajikan pada Diagram 1.

Selain itu, dengan memilih margin error tertentu (misal: 5 %) dan confidence
interval tertentu (misal: 95%), kita dapat menghitung persentase ukuran sample
terhadap ukuran populasi. Lihat Tabel 1. Semakin besar ukuran populasi semakin
kecil persentase ukuran samplenya. Khusus, jika populasinya 1000 orang, ternyata
sampelnya sekitar 30% dari populasi.

Mungkin bilangan 30 yang ditanyakan pembaca itu sesungguhnya terkait dengan


harga 30% ini bukan 30 orang.

Tulisan ke-9 akan menjawab pertanyaan mengapa perlu sample dan bagaimana
cara memilih objek atau ‘merikrut’ subjek untuk menjadi sample. Sampai jumpa!
Tabel 1: Populasi, sample dan persen
sample terhadap populasi jika margin
error = 5% dan confidence interval 95%

Ukuran Ukuran sampel %


populasi
100 79 79
500 217 73
1000 278 28
5000 357 7
10000 370 3
20000 377 7
50000 381 0.7

1 - How many survey respondents do you need?


Specify your desired error level and population size below and click
calculate. The numbers next to each confidence level indicate how many
people need to complete your survey to achieve the specified error level.

Top of Form
How much error are you willing to tolerate?
%How many people are in your
If you are not sure, try somewhere between 3% and 6%
population? 90% Confidence
95% Confidence
99% Confidence
http://www.custominsight.com/articles/random-sample-calculator.asp
Bottom of Form

Diagram 1
Sebagian besar
penelitian ulang
akan menemukan
Margi harga di daerah
n ini
error ½
½ α
α

Nilai
teren Nilai Nilai
dah sesungguh tertin
nya dalam ggi
realita

Diagram 2