Anda di halaman 1dari 3

TELEGRAF

A. Pengertian Telegraf
Telegraf merupakan sebuah mesin/alat yang menggunakan teknologi telegrafi untuk
mengirim dan menerima pesan dari jarak jauh. Kata "telegraf" yang sering didengar saat ini,
secara umum merupakan telegraf elektrik. Telegraf diciptakan oleh seorang warga Amerika
Serikat bernama Samuel F.B. Morse bersama dengan asistennya Alexander Bain.
Telegraf adalah sistem komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan
dengan menggunakan isyarat listrik dalam bentuk kode morse.
Kode morse adalah kode yang menggunakan kombinasi suara panjang (dinyatakan
dengan simbol garis) dan suara pendek (dinyatakan dengan titik) untuk menyatakan sebuah
huruf, sebuah angka, ataupun tanda-tanda yang lain.
Pada sistem telegraf, suatu pesan akan diterjemahkan menjadi sederetan kode morse.
Kode tersebut selanjutnya dikirim melalui kawat peghubung sebagai media perantara dan
diterima oleh bagian penerima. Pada bagian penerima, kode-kode tersebut diterjemahkan
kembali menjadi pesan seperti aslinya.
Dalam terminologi telegraf, pesan itu disebut telegram. Meskipun telegram sudah jarang
digunakan, kode morse masih dipakai sampai sekarang. Misalnya, dalam dunia pelayaran, kode
morse dipakai untuk mengirim tanda bahaya, meminta pertolongan, atau mengirimkan sinyal
SOS.

B. Cara Kerja
Pesan pada telegraf dikirimkan oleh operator telegraf (telegrapher) menggunakan kode
morse yang dikenal dengan nama “telegram” atau “kabelgram”, dan sering disingkat dengan
pesan kabel atau kawat.
Pesan-pesan yang disampaikan harus diterjemahan terlebih dahulu sehingga dapat dibaca.
Untuk memudahkan dalam penerjemahan, biasanya setiap pengiriman telegraf, dibatasi dalam
kata-kata. Sistem kerja mesin telegraf ini adalah elektromagnetik.

C. Basis Telegraf
Sinyal yang ditampilkan secara umum merupakan titik dan garis, setiap sinyal dalam
bentuk titik dan garis mempunyai makna tersendiri seperti pada daftar berikut ini.
Sistem telegraf diwakili oleh kode-kode yang dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Kode Morse
Merupakan kombinasi dari kedua elemen-elemen titik-titik dan garis-garis.
2. Kode Undulator
Kode ini dikembangkan untuk komunikasi yang menggunakan kabel laut. Kode
ditentukan dengan plus, minus, dan nol sertamempunyai kombinasi yang sama dari arus-
arus panjang dan pendek seperti kode morse.
3. Kode Telegraf Printing
Kode ini digunakan oleh teleprinter.
4. Kode Transmisi Data
Kode ini dipakai untuk transmisi data. Kode transmisi data seperti ASCII, BCD,
EBCDIC.

Sistem pengiriman informasi yang dipakai di Amerika Serikat dan beberapa hasil industri adalah
sebagai berikut:
1. Full Duplex
Jika ada kemungkinan pengiriman kedua belah arah secara bersamaan.
2. Half Duplex
Jika ada kemungkinan pengiriman kedua arah akan tetapi pada satu saat hanya dapat
mengirim ke satu arah saja.
3. Simplex
Jika hanya dapat mengirim kesatu arah saja.

Dari kode morse yang dikirimkan, telegrafi dapat dibagi menjadi dua macam yaitu :
1. Telegrafi arus searah
2. Telegrafi arus bolak-balik
3. Terminal untuk gambar dapat dibagi menjadi dua bagian besar yaitu:
4. Gambar diam
5. Gambar bergerak

D. Manfaat
1. Informasi yang disampaikan lebih cepat sampai kepada penerima/alamat yang dituju
Dengan demikian telegram biasa digunakan untuk mengirim pesan-pesan yang bersifat
sangat penting dan mendesak untuk segera di beri respon.
2. Mempermudah untuk pengiriman pesan jarak jauh
Seperti pada umumnya alat komunikasi canggih masa kini yang memiliki keunggulan
dalam luasnya jangkauan komunikasi. Dahulu kala telegram juga telah mengusung
kelebihan ini. Jangkauan pengiriman pesannya dapat tidak hanya di wilayah lokal tapi
juga internasional. Di Indonesia sendiri telegraf sudah banyak digunakan sejak 1855 oleh
Pemerintah Hindia Belanda. Mereka menggunakannya untuk berkirim pesan dengan
jangkauan yang luas, bahkan hingga Singapura dan Australia.
3. Mampu mengirim pesan penting dengan keamanan yang terjamin
Pada masa peperangan komunikasi menggunakan telegram cukup popular karena pesan-
pesan penting yang dikirimkan lebih terjaga keamanannya karena dengan penggunaan
kombinasi sandi –sandi morse yang cukup sulit untuk diterjemahkan dan ditransimisikan
dalam bentuk signal signal elektromagnetik yang dikirim dengan menggunakan telegraf
sehingga kemungkinan pesan tersebut untuk bocor ke pihak lawan dapat diminimalisir.
4. Memberi kemudahan untuk instansi pemerintah dalam mengirim surat penting
Meski penggunaan surat juga masih sering dilakukan, namun keberadaan telegram ini
menjadi alternative bagi lembaga-lembaga pemerintahan dan kantor departemen dalam
berkirim pesan penting. Telegram yang digunakan pihak pemerintah ini dibedakan
dengan telegram yang dikirim oleh pihak swasta atau masyarakat umum terutama dalam
hal waktu pengiriman dan jenis blangko yang digunakan.
5. Telegram memiliki desain yang unik
Telegram jenis ini disebut telegram indah, teleram ini sering dilakukan terutama untuk
berkirim pesan di hari raya.
6. Mampu mendokumentasi pesan yang dikirim
Telegram banyak digunakan oleh para pelaku bisnis untuk mengirim dokumen-dokumen
resmi dalam perjanjian bisnis

E. Kelebihan dan Kelemahan


1. Kelebihannya :
 Tidak berpengaruh pada cuaca.
 Tidak bisa di sadap.
 Cepat sampai kepada penerima.

2. Kelemahannya:
 Harus mengetahui bahasa sandi telegraf.
 Tidak praktis.
 Memakan waktu yang lama dan ketinggalan jaman.
 Biayanya mahal.

F. Ciri-Ciri
1. Pesan dikodekan menjadi kombinasi ketukan panjang dan pendek yang dikirimkan
sebagai sinyal listrik dan kemuidan diterima dan diterjemahkan balik menjadi pesan
tertulis.
2. Telegraf dikembangkan dari sistem pengiriman pesan dengan kode Morse atau semafor.
3. Telegraf menggantikan pengiriman pesan dengan bendera menjadi ketukan dan
menggantikan metode pengiriman dari bendera menjadi sinyal listrik.