Anda di halaman 1dari 159

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebenarnya merupakan mata pelajaran hafalan atau ingatan, tetapi
menjadi kendala bagi siswa, terutama bagi siswa-siswi SD. Hal ini disebabkan oleh keluasaan materi
mata pelajaran ini.

Suatu bukti pada kasus UAS tahun 2009-2009 di SDN Glagga 03

Kecamatan Arosbaya nilai IPS justru lebih rendah dibanding nilai mata pelajaran yang lain.

Di SDN Glagga 03. khususnya kelas IV juga demikian mata pelajaran IPS

juga menjadi kendala, suatu bukti saat pelajaran pokokkripsikanbahasan “

perkembangan tehnologi transportasi”, h dari 10 soal ternyata tidak memuaskan, dari siswa sebanyak
29 yang benar semua

2 anak, benar 9 soal 3 anak, benar 8 soal 2 anak, benar 7 soal 1 anak, benar 6 soal 5 anak dan yang
lainnya benar lima ke bawah.
Dari uraian di atas pembelajaran tentang mendiskripsikan perkembangan tehnologi transportasi
dikatakan tidak berhasil karena jumlah siswa yang menguasai materi pelajaran kurang dari 70%. Hal
ini disesuaikan dengan pengarahan dari pengawas TK/SD dalam kegiatan KKG dan pemeriksaan
analisis pembelajaran di Kecamatan Arosbaya yaitu pembelajaran dikatakan berhasil apabila minimal
70% siswa sudah menguasai materi pelajaran, karena itu peneliti selaku guru kelas IV SDN Glagga 03
perlu melakukan perbaikan pembelajaran

1
agar siswa dapat dengan mudah dan cepat mengetahui perkembangan tehnologi
transportasi pada masa dulu dan masa kini.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan diskusi dengan teman sejawat dan supervisor penyebab siswa tidak
dapat menceritakan pengalaman menggunakan transportasi masa lalu dan masa kini
serta menjelaskan kelemahan dan keuntungan menggunakan transportasi masa lalu
dan masa kini, karena dalam memberikan materi guru tidak menggunakan alat bantu.

Dari uraian di atas, yang menjadikan fokus perbaikan pembelajaran dalam upaya
membantu siswa agar dengan mudah menceritakan pengalaman menggunakan
transportasi masa lalu dan masa kini serta menjelaskan keuntungan dan kelemahan
menggunakan transportasi masa lalu dan masa kini.

Fokus pembelajaran dapat dirumuskan menjadi rumusan masalah sebagai berikut :

Mengapa siswa kelas IV SDN Glagga 03 tidak bisa menceritakan pengalamannya


menggunakan transportasi masa lalu dan masa kini ?

Mengapa siswa kelas IV tidak bisa menjelaskan kelemahan dan

keuntungan menggunakan transportasi masa lalu dan masa kini ? Bagaimana


meningkatkan penguasaan materi tentang menceritakan

pengalaman dan menjelaskan kelemahan serta keuntungan menggunakan transportasi


masa lalu dan masa kini.
2
Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian antara lain :

Agar siswa dapat menceritakan pengalamannya menggunakan tehnologi transportasi


masa lalu dan masa kini. Siswa dapat menjelaskan kelemahan dan keuntungan
menggunakan transportasi masa lalu dan masa kini.

Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini bisa memperbaiki proses belajar mengajar di kelas IV khusunya
pada pelajaran Pengetahuan Sosial. Oleh karena itu dibutuhkan pengembangan teori
pembelajaran, terlebih dengan berkembangnya ilmu pengetahuan di berbagai bidang
dan berbagai tuntunan baru terhadap mutu proses dan hasil dari pembelajaran.
3
BAB II

KAJIAN PUSTAKA

A. Identifikasi Masalah

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pertama kali diperkenalkan oleh ahli psikologi
social amerika yang bernama Kurt Lewin pada tahun 1946. Inti gagasan Lewin inilah
yang selanjutnya dikembangkan oleh ahli-ahli lain seperti Stephen Kemmis Robin
Mc. Taggart, John Eliot, Dave Ebbutt dan sebagainya. Di Indonesia sendiri PTK baru
dikenal pada akhir decade 80-an.

Menurut John Eliot PTK adalah kajian tentang situasi sosial dengan maksud untuk
meningkatkan kualitas tindakan di dalamnya (Elliot, 1982).

Dilakukannya PTK adalah dalam rangka guru bersedia untuk mengintropeksi,


bercermin, merefleksi atau mengevaluasi instropeksi, bercermin merefleksi atau
mengevaluasi dirinya sendiri sehingga kemampuannya sebagai guru diharapkan
cukup profesional. Dilaksanakannya PTK, berarti juga berkedudukan sebagai peneliti
yang senantiasa bersedia meningkatkan kualitas kemampuan mengajarnya.

Di bawah ini beberapa hal penting yang berhubungan dengan PTK, yaitu :

PTK penting untuk guru :


PTK sangat kondusif untuk membuat guru menjadi peka dan tanggap terhadap
dinamika pembejalaran dikelasnya.

PTK dapat meningkatkan kinerja guru.

4
Guru mampu memperbaiki proses pembelajaran melalui suatu kajian yang dalam
terhadap apa yang terjadi di kelasnya.

Karakteristik PTK yakni sebagai berikut :

Didasarkan pada masalah yang diharapkan guru dalam instruksional.

Adanya kolaborasi dalam pelaksanaannya.

Peneliti sekaligus sebagai praktisi yang melakukan refleksi.

Bertujuan memperbaiki dan atau meningkatkan kualitas praktek instruksional.

Dilaksanakan dalam rangkaian langkah dengan beberapa siklus.

Pihak yang melakukan tindakan adalah guru sendiri, sedangkan yang melakukan
pengamatan terhadap berlangsungnya proses tindakan adalah peneliti, bukan guru
yang sedang melakukan tindakan.

B. Tindakan Penelitian

IPS adalah satu mata pelajaran di SD yang teridiri dari dua bahan kajian pokok,
pengetahuan sosial dan sejarah.

Pengetahuan social mencakup Antropologi, Sosiologi, Geografi, Ekonomi dan Tata


Negara. Bahan kajian sejarah meliputi perkembangan masyarakat Indonesia sejak
masa lalu hingga masa kini (Kurikulum SD, 1994 : 85)
Agar pelaksanaan pembelajaran IPS tersebut menjadi pembelajaran yang aktif,
kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM), salah satu solusinya adalah
pembelajaran dengan menggunakan alat bantu gambar.

5
Di bawah ini beberapa hal penting yang berhubungan dengan IPS di SD, yaitu
sebagai berikut :

1. Fungsi

IPS di SD berfungsi untuk mengembangkan pengetahuan sikap dan ketrampilan


dasar untuk memahami kenyataan social yang dihadapi siswa dalam kehidupan
sehari-hari. Sedangkan pengajaran sejarah berfungsi menumbuh rasa kebangsaan
dan bangga terhadap perkembangan masyarakat Indonesia sejak masa lalu hingga
masa kini.

2. Tujuan

IPA di SD bertujuan agar siswa mampu mengembangkan pengetahuan dan


ketrampilan dasar yang berguna bagi dirinya dalam kehidupan sehari-hari.
Pengajaran sejarah bertujuan agar siswa mampu mengembangkan pemahaman
tentang perkembangan masyarakat Indonesia sejak masa lalu hingga masa kini,
sehingga siswa memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dan cinta tanah
air.

3. Pendekatan dan Metode Pembelajaran IPS

Dalam pelaksanaan belajar mengajar guru dapat memilih dan menentukan


pendekatan dan metode yang disesuaikan dengan kemampuan siswa, kekhasan
bahan pelajaran, sarana dan keadaan siswa.

Beberapa pendekatan dan metode pembelajaran IPS (Kurikulum SD, 1994 : 34) :
6
Lingkungan

Kegiatan pembelajaran yang menggunakan pendekatan ini dimulai dari atau


mencakup hal-hal atau peristiwa yang pernah dialami dan terdapat di lingkungan
siswa.

Penemuan (Inkuiri)

Pendekatan ini mendorong dan mengarahkan siswa untuk melibatkan diri secara
aktif dalam Proses Belajar Mengajar dengan melakukan berbagai kegiatan
belajar.

Induktif –Deduktif

Pada pendekatan Induktif siswa menarik kesimpulan dari sejumlah fakta yang
satu sama lainnya ada hubungan yang diperoleh melalui pengamatan. Sedang
pendekatan deduktif, menghadapkan siswa pada sesuatu yang berlaku umum dan
mengumpulkan berbagai fakta yang mendukung pernyataan tersebut.

Nilai

Pendekatan ini dapat dikembangkan dari berbagai nilai seperti nilai moral, nilai
estetika, dan sebagainya.

4. Metode Mengajar

Berbagai metode mengajar IPS seperti : Metode Pengusaha, Metode Proyek,


Metodo Widyawisata, Metode Diskusi, Bermain Peran, Metode Tanya Jawab,
Metode Latihan, Metode Ceramah, Metode Pameran, Metode Permainan, Metode
Cerita dan Metode Simulasi.
7
5. Alat Peraga atau media IPS

Alat peraga atau media sumber belajar yang harus dikembangkan

untuk tercapainya hasil yang optimal. Hal ini seperti apa yang dikatakan

Iskandar dan Mustaji (1989 : 1)

“Dalam usaha meningkatkan kualitas pembelajar, kita tidak boleh melupakan satu hal yang sudah
pasti

kebenarannya yaitu bahwa belajar harus banyak berinteraksi dengan sumber belajar yang memadai
sulit diharapkan dapat diwujudkan proses pembelajaran

yang mengarah kepada tercapainya hasil

Atas dasar itu, beberapa alat peraga atau media IPS sangatlah perlu

diaplikasikan dalam setiap pelaksanaan pembelajaran IPS di Sekolah dasar.

Adapun alat peraga atau media IPS dapat berupa : Peta, Atlas, Globe,

Plenatarium, Solat Sistem, Gambar-gambar (pahlawan, rumah adat,

lingkungan sekitar, alat peraga buatan siswa atau guru dan sebagainya).
C. Tinjauan Masalah dan Tindakan Perbaikan

Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan sebelumnya, pengalaman

penulis dalam meningkatkan efektifitas mengajar yaitu dengan menggunakan alat

peraga atau alat bantu, sehingga diperoleh hasil yang lebih menggembirakan,

karena dengan penggunaan alat peraga dapat memudahkan guru dalam

menyampaikan informasi secara cepat dan lebih konkrit. Menurut Kolletty (1998)

urutan efektifitas dalam proses pembelajaran dan kecepatan siswa menangkap

informasi adalah sebagai berikut :

8
Tabel 1

Aktifitas Siswa dalam Menangkap Informasi

No

Aktifitas

Persentase Daya

Tangkap

Melihat (dengan bantuan alat peraga)

75 %

Mendengar / ceramah
12 %

Meraba

6%

Membau / mencium

4%

Merasakan

3%

Berdasarkan penelitian tersebut maka dapat dilihat betapa pentingnya penggunaan alat
peraga atau alat bantu pembelajaran untuk membantu siswa dalam memahami pokok-
pokok materi pelajaran yang diajarkan dibandingkan dengan cara pembelajaran melalui
ceramah, bila terpaksa alat peraga tidak ada maka perlu membuat / memodifikasi sendiri
alat bantu.

D. Kerangka Berfikir
Hasil interaksi pembelajaran yang diinginkan adalah adanya perubahan tingkah laku
siswa dalam belajar. Tingkah laku sebagai hasil pembelajaran sangat dipengaruhi oleh
dua faktor yang menentukan. Faktor dari dalam diri siswa dan faktor dari luar siswa.
Satu diantara beberapa faktor dari dalam siswa yang ikut berperan aktif adalah factor
emosi siswa. Sedangkan faktor dari luar siswa menonjol adalah faktor instrumen input
berupa alat bantu pengajaran.

Di dalam kelas, keberhasilan interaksi guru-murid dalam pembelajaran bergantung pada


media atau alat peraga yang digunakan. Proses pembelajaran akan berjalan baik dan
sukses apabila alat bantu yang digunakan dapat

9
mengkomunikasikan secara efektif dan tepat antara guru dan siswa. Dalam diri
siswa yang paling berperan menentukan agar interaksi tersebut berlangsung lebih
komunikatif adalah adanya emosi diri siswa. Adanya modalitas tersebut siswa
dapat memahami informasi yang datang dan dapat menyampaikan idenya
kembali, mengorganisasikan kata-kata, mengenal istilah nama-nama tokoh
pergerakan nasional. Selanjutnya siswa akan mampu menguatkan ingatan otaknya
sehingga ilmu yang dipelajari mudah untuk diterima dan dimunculkan kembali.
Pada saat yang dinantikan hasil belajar siswa akan lebih meningkat. Peningkatan
hasil belajar siswa tersebut bagi diri siswa akan dijadikan pijakan kembali untuk
terus belajar seoptimal mungkin.

Dengan demikian guru melalui alat bantu pengajaran mampu membangkitkan


emodi siswa sekaligus penguat ingatan saat menyampaikan isi materi
pelajarannya. Siswa mampi menerima dan menguasai isi pelajaran secara baik
dan mudah melalui perantaraan emosi yang dimiliki. Berdasarkan pemikiran di
atas berarti penggunaan alat bantu gambar pembelajaran mampu meningkatkan
hasil belajar siswa kelas IV SDN Glagga 03.Kecamatan Arosbaya -Bangkalan .
10
BAB III

PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN

A. Tempat dan Waktu Pelaksanaan

Perbaikan pembelajaran ini dilaksanakan di kelas IV SDN Glagga 03 Kecamatan


Arosbaya Bangkalan. Jadwal pelaksanaan dari siklus pertama sampai kedua dapat
dilihat pada tabel 2.

Tabel 2

Jadwal Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran

No

Hari/tanggal

Jam ke

Siklus

Pengamat
1

Selasa, 16 Maret 2010

08.35 –09.15

...................

Selasa, 23 Maret 2010

09.15 - 0955

...................

B. Deskripsi Pelaksanaan Persiklus

a. Rencana Perbaikan
Perbaikan pembelajaran dilakukan melalui dua siklus. Pada siklus pertama mencakup
tentang pengalaman menggunakan transportasi masa lalu dan kini. Siklus kedua
mencakup tentang kelemahan dan keuntungan menggunakan transportasi masa lalu
dan kini. Perencanaan masing-masing siklus perbaikan dapat dijelaskan seperti
berikut :

Siklus 1

Kompetisi dasar

3 kemampuan memahami perkembangan tehnologi untuk produksi, komunikasi dan


transportasi.

11
Hasil belajar

3.3 Siswa mampu mendiskripsikan perkembangan tehnologi transportasi.

Indikator

Mendiskripsikan pengalaman menggunakan transportasi masa lalu dan masa


kini.

Tujuan perbaikan

Siswa mau menjawab pertanyaan guru yang diajukan kepada seluruh kelas.

Siswa mampu menjawab pertanyaan guru dengan tepat.

Langkah pembelajaran


Kegiatan awal (5 menit)

Memotivasi siswa melalui tanya jawab tentang transportasi.

Menyampaikan tujuan pembelajaran

Kegiatan Inti (30 menit)


Menjelaskan pengertian tentang transportasi.

Siswa dikelompokkan menjadi 4 kelompok

Masing-masing kelompok menceritakan pengalamannya menggunakan


transportasi masa dulu dan kini.

Kegiatan akhir (5 menit)

Bersama guru siswa menyimpulkan cerita pengalaman menggunakan


transportasi masa lalu dan kini.

Evaluasi

- Prosedur evaluasi

12
Evaluasi pencapaian siswa dilakukan selama proses belajar dengan

cara memberikan latihan soal.

Alat evaluasi Test tulis

Siklus 2

Kompetensi dasar

3 kemampuan memahami perkembangan tehnologi untuk produksi,


komunikasi dan transportasi.

Hasil belajar

Siswa mampu mendiskripsikan perkembangan tehnologi transportasi 3.3

Indikator

Membandingkan jenis-jenis tehnologi transportasi masa lalu dan kini

Tujuan perbaikan

Siswa mampu menjelaskan kelemahan dan kelebihan menggunakan


transportasi masa lalu dan kini.
Kegiatan pembelajaran

Kegiatan awal (5 menit)

Tanya jawab tentang materi yang lalu

Menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran

Kegiatan inti (30 menit)

Menjelaskan kelemahan menggunakan transportasi masa lalu dan kini.

13
Menjelaskan keutungannya menggunakan transportasi masa lalu dan kini.

Kegiatan akhir (5 menit) Pemantapan materi

Pemberian tugas (PR)

Evaluasi

Prosedur evaluasi

Evaluasi pencapaian siswa dilakukan selama proses belajar mengajar dengan cara
pemberian latihan soal.

Alat evaluasi Test tulis

Prosedur Pelaksanaan Siklus 1

Langkah-langkah yang ditempuh pada siklus perbaikan pembelajaran siklus 1


adalah :

Memotivasi siswa melalui tanya jawab tentang transportasi.

Penjelasan tentang pengertian transportasi


Mengatur siswa dalam kelompok belajar

Melatih siswa untuk menghargai pendapat orang lain

Mengawasi setiap kelompok secara bergiliran

Memberi bantuan pada kelompok yang mengalami kesulitan

Memberikan penguatan

14
Pelaksanaan perbaikan pembelajaran diamati oleh teman sejawat untuk membantu
penelitian dalam merekap data.

Prosedur Pelaksanaan

Siklus 2

Langkah-langkah tang ditempuh dalam perbaikan pembelajaran siklus

2 adalah :

Memotivasi siswa melalui tanya jawab tentang materi yang lalu.

Penjelasan tentang kelemagan dan keuntungan transportasi masa lalu dan masa kini.

Memberi bantuan pada kelompok yang mengalami kesulitan.

Bersama guru siswa menyimpulkan materi.

c. Pengumpulan Data

Hasil Test Formatif Semester Genap kelas IV

SDN Glagga 03

Bidang studi IPS

Siklus 1
No

Nama siswa

Nilai

Tuntas

Tidak

Keterangan

tuntas

Moh. Jem’i

50

Perbaikan
2

Alfa Isfan

60

Pengayaan

Jumlatul Hilaidiyah

40

Perbaikan

Lutfiah

50

Perbaikan

Fathor Rahman

50

Perbaikan
6

Moh. Ilyas

50

Perbaikan

Hujjatul Mabrur

50

Perbaikan

Ahana mira wardana

50

Perbaikan

Nur Haula

90

Pengayaan

10
Nur Chidayah

80

Pengayaan

11

Mustaina

60

Pengayaan

15
12

Moh. Sifak

50

Perbaikan

13

Moh. Adlinsyah

50

Perbaikan

14

Zulfikar

90

v
Pengayaan

15

Manajil

100

Pengayaan

16

Jona

50

Perbaikan

17

Nur Indah Sari

70
v

Perbaikan

18

Zainal Arifin

50

Perbaikan

19

Moh. Ulil Absor

50

Perbaikan

20

Susilawati

50
v

Perbaikan

Jumlah

20

14
Keterangan :

Jumlah siswa

20

Tuntas

6
Tidak tuntas

14

Tindak lanjut

Perbaikan siklus 2

Hasil Test Formatif Semester Genap kelas IV


SDN Glagga 03

Bidang studi IPS

Siklus 2
No

Nama siswa

Nilai

Tuntas

Tidak

Keterangan

tuntas
1

Moh. Jem’i

60

Pengayaan

Alfa Isfan

60

Pengayaan

Jumlatul Hilaidiyah

60

V
Pengayaan

Lutfiah

60

Pengayaan

Fathor Rahman

70

Pengayaan

Moh. Ilyas

60
V

Pengayaan

Hujjatul Mabrur

60

Pengayaan

Ahana mira wardana

50

Perbaikan

Nur Haula

60

V
Pengayaan

10

Nur Chidayah

80

Pengayaan

11

Mustaina

80

Pengayaan

12

Moh. Sifak

70
V

Pengayaan

13

Moh. Adlinsyah

70

Pengayaan

16
14

Zulfikar

60

Pengayaan

15

Manajil

80

Pengayaan

16

Jona

70

Pengayaan

17

Nur Indah Sari


70

Pengayaan

18

Zainal Arifin

80

Pengayaan

19

Moh. Ulil Absor

80

Pengayaan

20

Susilawati

70

Pengayaan
Jumlah

19

Keterangan :
Jumlah siswa

20

Tuntas

19

Tidak tuntas

Tindak lanjut

Pengayaan
Deskripsi temuan dan refleksi Siklus 1

Dari data observasi dapat direfleksikan bahwa pelajaran berlangsung dengan baik.
Semua kelompok dapat menyelesaikan tugas dengan baik. Diantara 4 kelompok,
hanya satu kelompok yang berhasil melaksanakan demonstrasi, sedangkan yang
lainnya belum seumpurna.

Siklus 2

Berdasarkan data observasi dapat direfleksi bahwa kemampuan siswa untuk


mendemonstrasikan sudah baik siswa mampu menyelesaikan tugas dari guru dengan
baik.

17
BAB IV

PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Pengolahan Data

Pada perbaikan siklus 1 ini bagian yang peneliti amati dari siswa adalah partisipasi siswa
dalam menjawab pertanyaan.

Dari data didapatkan bahwa 28% siswa yang mampi menjawab dengan benar. Sedangkan
yang 72% masih kesulitan.

Berikut ini tabel hasil observasi siswa pada pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus 1.

Tabel 3

Hasil Test Formatif Semester Genap kelas IV

SDN Glagga 03

Bidang studi IPS

Siklus 1
No

Nama siswa

Nilai

Tuntas

Tidak

Keterangan

tuntas

Moh. Jem’i

50

v
Perbaikan

Alfa Isfan

60

Pengayaan

Jumlatul Hilaidiyah

40

Perbaikan

Lutfiah

50

Perbaikan

Fathor Rahman

50

Perbaikan
6

Moh. Ilyas

50

Perbaikan

Hujjatul Mabrur

50

Perbaikan

Ahana mira wardana

50

Perbaikan

Nur Haula

90

Pengayaan
10

Nur Chidayah

80

Pengayaan

11

Mustaina

60

Pengayaan

18
12

Moh. Sifak

50

Perbaikan

13

Moh. Adlinsyah

50

Perbaikan

14

Zulfikar

90

Pengayaan

15
Manajil

100

Pengayaan

16

Jona

50

Perbaikan

17

Nur Indah Sari

70

Perbaikan

18

Zainal Arifin
50

Perbaikan

19

Moh. Ulil Absor

50

Perbaikan

20

Susilawati

50

Perbaikan
Jumlah

13

Keterangan :
Jumlah siswa

20

Tuntas

13

Tidak tuntas

Tindak lanjut
:

Perbaikan siklus 2

Dari perbaikan pembelajaran siklus 2 ini yang peneliti amati dari siswa adalah
kemampuan untuk membandingkan tehnologi transportasi masa lalu dan masa kini
dengan melengkapi tabel.

Dari data yang diperoleh didapatkan bahwa sebagian siswa mampu melengkapi tabel
dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang berlangsung sudah
menunjukkan adanya peningkatan walaupun masih ada beberapa siswa yang
memerlukan perhatian yang khusus.

19
Selanjutnya penulis sajikan hasil penilaian pada siklus 2 sebagai berikut

No

Nama siswa

Nilai

Tuntas

Tidak

Keterangan

tuntas

1
Moh. Jem’i

60

Pengayaan

Alfa Isfan

60

Pengayaan

Jumlatul Hilaidiyah

60

Pengayaan

Lutfiah

60

V
Pengayaan

Fathor Rahman

70

Pengayaan

Moh. Ilyas

60

Pengayaan

Hujjatul Mabrur

60

Pengayaan
8

Ahana mira wardana

50

Perbaikan

Nur Haula

60

Pengayaan

10

Nur Chidayah

80

Pengayaan

11

Mustaina
80

Pengayaan

12

Moh. Sifak

70

Pengayaan

13

Moh. Adlinsyah

70

Pengayaan

14

Zulfikar

60
V

Pengayaan

15

Manajil

80

Pengayaan

16

Jona

70

Pengayaan

17

Nur Indah Sari

70

V
Pengayaan

18

Zainal Arifin

80

Pengayaan

19

Moh. Ulil Absor

80

Pengayaan

20

Susilawati

70

Pengayaan
Jumlah

19

Keterangan :
Jumlah siswa

20

Tuntas

19

Tidak tuntas

1
Tindak lanjut

Dari 20 siswa di kelas V dan hanya 1 orang yang belum tuntas. Namun

demikian karena keterbatasan waktu maka penulis akhiri proses ini dalam arti

tidak dilanjutkan pada siklus ke III dan seterusnya.

Dalam kaitanyya dengan pelaksanaan PTK di Universitas Terbuka ini lebih

ditikberatkan pada keterampilan proses dan bukan pada hasil. Namun demikian,

20
pelaksanaan perbaikan yang berkelanjutan ini dalam bentuk penelitian tindakan keas akan
selalu penulis lakukan bahkan akan menyebarluaskan kepada teman-teman guru lainnya
agar mereka memperoleh kesetaraan dalam mempercepat pencapaian prosionalitas guru.

Tabel 4

Siklus 2

Nama

Tehnologi transportasi

No

Masa

Masa

kelompok
Kelebihan

Kekurangan

lalu

kini

Kupu-kupu

Pedati

Tidak berpolusi

Lambat
-

Pesawat

Cepat

Berpolusi

Kelinci

Sepeda

Tidak berpolusi

Lama

Bus

Cepat

Menyebabkan polusi

Beruang

Gerobak

Tidak polusi

Lama ketujuan
-

Motor

Cepat

Mengeluarkan asap

Naga

Becak

Tidak mengeluarkan asap

Lambat

Mobil

Cepat

Mengeluarkan polusi

Pembahasan Siklus 1
Berdasarkan temuan pada pelaksanaan tindakan tersebut, peneliti mengadakan diskusi
dengan teman sejawat untuk mengetahui penyebab yang terjadi pada siklus 1. Dalam diskusi
ditemukan bahwa siswa tidak memahami materi. Untuk meningkatkan penguasaan siswa
dalam memahami materi pada siklus 1, peneliti akan memberikan beberapa pertanyaan
sebagai pancingan agar siswa lebih teliti.

21
Siklus 2

Dalam pembelajaran siklus ini sebagian permasalahan yang muncul selama


penelitian diatasi. Akan tetapi kendala penguasaan materi masih merupakan
problem yang utama bagi siswa.
22
BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN TINDAK LANJUT

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan di atas dapat diambil

beberapa kesimpulan :

Dalam penyajian materi akan lebih mudah diterima siswa dengan menggunakan
metode tanya jawab.

Pembelian contoh tehnologi transportasi melalui alat peraga yang nyata memudahkan
siswa untuk memahami materi.

Siswa akan mudah memahami materi jika diberikan banyak latihan dan bimbingan.

Saran Tindak Lanjut

Penggunaan metode peragaan dalam pembelajaran IPS perlu untuk ditindak lanjuti
pada pembelajaran lain.
Dalam pembelajaran ini guru mengalokasikan waktu yang cukup.

Agar siswa lebih mudah memberi contoh transportasi masa lalu dan masa kini jika
ditunjukkan alat peraga yang nyata.

23
DAFTAR PUSTAKA

Adi Sukarno, Sudjatmoko, 2004. Horison Pengetahuan Sosial untuk Kelas IV SD.
Jakarta : Penerbit Yudistira.

Depdikbud 1999. Garis besar program pengajaran. Jakarta.

Fattah Nanang dan Muhammad Ali. 2005. Manajemen Berbasis Sekolah. Jakarta:
Universitas Terbuka.

Tim Bina Karya Guru. 2004. Pengetahuan Sosial Terpadu untuk SD Kelas IV.
Jakarta: Penerbit Erlangga.

Wardani I.G.A.K. Kuswaya Wihardit dan Nochi Nasoction. 2003. Penelitian


Tindakan Kelas. Jakarta : Universitas Terbuka.

Wardani I.G.A.K. Siri Yulacha dan Ngadit Marsinah. 2005. Pemantapan


Kemampuan Profesional (Panduan). Jakarta : Universitas Terbuka.
24
Lampiran 3a

RENCANA PERBAIKAN PEMBELAJARAN

(SIKLUS 1)

Mata Pelajaran

IPS

Kelas/Semester

IV/II

Alokasi waktu

1 x 40 menit

Kompetensi Dasar
Kemampuan memahami perkembangan tehnologi untuk produksi, komunikasi dan
transportasi (3)

Hasil Belajar

Mendiskripsikan perkembangan tehnologi transportasi (3.3)

Indikator

Menceritakan pengalaman menggunakan tehnologi transportasi

Tujuan Perbaikan

Siswa dapat menceritakan pengalamannya ketika menggunakan tehnologi transportasi


masa lalu dan masa kini.

Langkah Pembelajaran

Kegiatan awal (5 menit)

Memotivasi siswa melalui tanya jawab tentang transportasi

Menyampaikan tujuan pembelajaran

-
Kegiatan inti (30 menit)

Menjelaskan pengertian transportasi.

Siswa dikelompokkan menjadi 4 kelompok.

Masing-masing kelompok menceritakan pengalamannya pada waktu menggunakan


transportasi masa lalu dan masa kini.

Secara berkelompok siswa membacakan di depan.

Kegiatan akhir (5 menit)

Bersama guru siswa menyimpulkan

Pemberian tugas

Materi

Perkembangan tehnologi transportasi

Sarana dan Sumber

Gambar tentang jenis transportasi masa lalu dan masa kini.


LKS

Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan tepat !

Jelaskan pengertian transportasi ?

Jenis transportasi di Indonesia dikelompokkan menjadi 3 macam sebutkan ?

Jelaskan kelemahan dan kelebihan menggunakan alat transportasi masa lalu ?

Beri contoh 3 jenis alat transportasi masa lalu ?

Jelaskan kelemahan dan kelebihan menggunakan alat transportasi masa kini ?

Beri contoh 3 jenis alat transportasi masa kini ?

Salah satu contoh alat transportasi air yang menggunakan tenaga angin adalah. . .

Jelaskan perbedaan alat transportasi masa lalu dan masa kini ?

Alat transportasi masa lalu yang masih dipakai sekarang adalah . . .

Alat angkutan darat yang menggunakan bahan bakar batu bara adalah . . .
Lampiran 3b

RENCANA PERBAIKAN PEMBELAJARAN

(SIKLUS 2)

Mata Pelajaran

IPS

Kelas/Semester

IV/II

Alokasi waktu

1 x 40 menit

Kompetensi Dasar

Kemampuan memahami perkembangan tehnologi untuk produksi, komunikasi dan


transportasi (3)

Hasil Belajar
Mendiskripsikan perkembangan tehnologi transportasi (3.3)

Indikator

Menceritakan pengalaman menggunakan tehnologi transportasi

Tujuan Perbaikan

Siswa dapat menjelaskan kelemahan dan keuntungan menggunakan tehnologi


transportasi

Langkah Pembelajaran

Memotivasi siswa melalui tanya jawab tentang materi yang lalu

Menyampaikan tujuan pembelajaran


Kegiatan inti (30 menit)

Penjelasan tentang kelemahan menggunakan transportasi masa lalu dan masa kini.

Penjelasan tentang kelebihan menggunakan transportasi masa lalu dan masa kini.

Siswa dikelompokkan menjadi 4 kelompok.

Masing-masing kelompok melengkapi tabel dari guru.

Secara berkelompok siswa membacakan tabelnya.

Kegiatan akhir (5 menit)

Bersama guru siswa menyimpulkan

Pemberian tugas

Materi

Perkembangan tehnologi transportasi

Sarana dan Sumber


Gambar alat transportasi

Buku IPS kelas IV 2004 Bina Karya Guru.

Metode

Ceramah tanya jawab

Demonstrasi

Evaluasi

Prosedur evaluasi

Evaluasi dilakukan selama proses belajar mengajar

Alat evaluasi

Test tulis
Lengkapilah tabel di bawah ini dengan benar !

No

Alat

Transportasi

Masa

Masa

Kelebihan

Kelemahan

lalu

kini
1

2
3

5
6

9
10
Lampiran 4a

LEMBAR OBSERVASI (SIKLUS 1)

Mata Pelajaran

IPS

Kelas

IV

Hari/Tanggal

Selasa, 16 Maret 2010

Fokus Observasi : Guru

No

Aspek yang diobservasi

Kemunculan

Komentar
Ada

Tidak

Persiapan
II

Pelaksanaan

a. Kegiatan awal

1.

Memotivasi siswa

2.

Menyampaikan PTK
3.

Apersepsi

b.

Kegiatan inti

1.

Menjelaskan materi yang akan


disampaikan

2.

Melatih siswa untuk :

Menghargai pendapat orang


lain

Mengambil giliran dan

berbagai tugas
-

Memberikan bantuan pada

kelompok yang mengalami


kesulitan

III

Suasana Kelas

1.

Berpusat pada siswa

2.

Siswa aktif
3.

Guru aktif

Pengamat

Eka Nurhayati, S.Pd


Lampiran 4b

LEMBAR OBSERVASI (SIKLUS 2)

Mata Pelajaran

IPS

Kelas

IV

Hari/Tanggal

Kamis, 23 Maret 2010

Fokus Observasi : Guru

No

Aspek yang diobservasi

Kemunculan

Komentar
Ada

Tidak

Persiapan

II

Pelaksanaan
a.

Kegiatan awal

1.

Memotivasi siswa

2.

Menyampaikan PTK
3.

Apersepsi

b.

Kegiatan inti

1.

Menjelaskan kelemahan dan


kelebihan menggunakan

transportasi masa lalu dan masa

kini
2.

Membimbing siswa tentang

perkembangan transportasi

III

Suasana Kelas

1.

Berpusat pada siswa


2.

Siswa aktif

3.

Guru aktif
Pengamat

Eka Nurhayati, S.Pd


Lampiran 5a

SISTEMATIKA LAPORAN

(SIKLUS 1)

Mata Pelajaran

IPS

Kelas/Semester

IV/II

Alokasi waktu

1 x 40 menit

Masalah yang diatasi


Siswa tidak mampu menceritakan pengalamannya

Siswa masih ragu dalam menyelesaikan tugas

Cara mengatasinya :

Menjelaskan materi dengan tanya jawab masalah kesulitan yang dihadapi

Memberikan latihan-latihan

Hasil

- Hasil rata-rata pelajaran siswa kurang memuaskan. Dari 29 siswa cuma 28% yang
bisa menjawab dengan benar, sedang yang lainnya belum dapat menyelesaikan. Hal
ini perlu adanya pemberian pekerjaan rumah untuk latihan.
Lampiran 5b

RENCANA PERBAIKAN PEMBELAJARAN

(SIKLUS 2)

Mata Pelajaran

IPS

Kelas/Semester

IV/II

Alokasi waktu

1 x 40 menit

Masalah yang diatasi


Siswa perbendaharan bahasa sangat minim.

Siswa belum mampu memberi penjelasan karena minimnya perbendaharan bahasa.

Cara mengatasinya :

Memberikan pertanyaan arahan.

Memberikan latihan dan contoh yang bervariasi.

Hasil

- Ada peningkatan yang cukup pesat dalam menyelesaikan tugas. Dari 29 siswa
ternyata ada beberapa siswa saja yang belum bisa menyelesaikan tugas dengan baik.
Lampiran 6

Media Peraga
Lampiran 2

FORMAT KESEDIAAN TEMAN SEJAWAT

DALAM PENYELENGGARAAN PKP

Kepada

Kepala UPBJJ UT Surabaya

Di

Surabaya

Yang bertanda tangan di bawah ini, menerangkan bahwa :

Nama

: Eka Nurhayati, S.Pd

NIP

: .........................

Tempat mengajar

SDN Glagga 03
Asal sekolah

Menyatakan bersedia sebagai teman sejawat untuk mendampingi pelaksanaan PKP


atas nama :

Nama

Moh. Erfan

NIM

813976434

Program studi

S1 PGSD

Tempat mengajar

SDN Glagga 03

Alamat sekolah

Demikian agar surat pernyataan ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Bangkalan, 20 Maret 2010


Teman Sejawat

Eka Nurhayati, S.Pd

NIP. .........................
LAPORAN

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Judul

MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA

MENCERITAKAN PENGALAMAN MENGGUNAKAN


TEHNOLOGI TRANSPORTASI MELALUI MEDIA GAMBAR
PADA KELAS IV SDN GLAGGA 03

KEC. AROSBAYA BANGKALAN .


Oleh :

MOH. ERFAN

NIM. 813976434

UNIVERSITAS TERBUKA

UNIT PROGRAM BELAJAR JARAK JAUH SURABAYA


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

APRIL 2010
LEMBAR PENGESAHAN

Nama Mahasiswa

Moh. Erfan

NIM

813976434

Program Studi

S1 PGSD

Tempat Mengajar

SDN Glagga 03

Jumlah Pembelajaran

2
Jumlah Siklus Pembelajaran I

Tanggal Pelaksanaan

1.

16 Maret 2010

2.

18 Maret 2010

Jumlah Siklus Pembelajaran II

Tanggal Pelaksanaan
:

1.

19 Maret 2010

2.

23 Maret 2010

Pembelajaran I

Meningkatkan minat belajar siswa tentang

perambatan bunyi melalui zat padat dengan

media telepon mainan.

Pembelajaran II

: Meningkatkan

kemampuan

siswa tentang

menceritakan
pengalaman

menggunakan

tehnologi transportasi.

Menyetujui,

Bangkalan, 27 Maret 2010

Supervisor

Mahasiswa

Dr. Yuliati, M.Pd.

Moh. Erfan

NIP 195707021983032005

NIM. 813976434
ii
ABSTRAK

Moh. Erfan 2010. Meningkatkan kemampuan siswa dalam meningkatkan minat


belajar tentang mendiskripsikan perkembangan tehnologi transportasi dengan media
gambar di kelas IV SDN Glagga 03 Arosbaya Bangkalan. Laporan Pemantapan
Kemampuan Profesional (PKP) Program S1 PGSD FKIP Universitas Terbuka UPBJJ
Surabaya. Pembimbing Ibu Drs. Yuliati, M.Pd.

Kata Kunci : Tehnologi transportasi dengan media gambar.

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan belajar siswa tentang Mendiskripsikan


perkembangan tehnologi transportasi dengan media gambar di kelas IV SDN Glagga
03 Kec Arosbaya Bangkalan . Dilaksanakan di SDN Glagga 03.Kec Arosbaya Kab
Bangkalan. Pelaksanaan perbaikan dilaksanakan 2 siklus.

Langkah-langkah yang ditempuh dalam perbaikan pembelajaran :

Apersepsi

Memotivasi siswa melalui tanya jawab

Menyampaikan tujuan pembelajaran

Penjelasan materi tentang perkembangan tehnologi transportasi

Kesimpulan

Masalah yang dirumuskan dalam fokus perbaikan ini adalah :


Mengapa siswa tidak dapat menceritakan pengalamannya menggunakan
perkembangan tehnologi transportasi.

Upaya apa yang dapat dilakukan agar siswa dapat menyebutkan contoh-contoh
perkembangan tehnologi masa lalu dan masa kini.

Secara umum siswa dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran mata pelajaran IPS
menemui kesulitan, untuk itu peneliti berusaha untuk memecahkan masalah yang
dihadapi siswa melalui PTK.
iv
DAFTAR ISI

Halaman

Halaman Judul i

Lembar Pengesahan ii

Abstrak iii

Daftar Isi iv

Daftar Tabel vi

Daftar Lampiran vii

Kata Pengantar viii

BAB I PENDAHULUAN 1

A. Latar Belakang 1

B. Rumusan Masalah 2
C. Tujuan Penelitian 3

D. Manfaat Penelitian 3

BAB II KAJIAN PUSTAKA4

A. Identifikasi Masalah 4

B. Tindakan Penelitian 5

C. Tinjauan Masalah dan Tindakan Perbaikan 8

D. Kerangka Berfikir 9

BAB III PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN 11

A. Tempat dan waktu11

B. Deskripsi Pelaksanaan Persiklus 11

1. Perencanaan 11

2. Pelaksanaan14
v
3. Pengumpulan data 16

4. Refleksi (Analisis dan Interprestasi) 18

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBASAHAN 19

A. Hasil pengolahan data 19

B. Pembahasan 21

BAB V KESIMPULAN 22

A. Simpulan 22

B. Saran 22

DAFTAR PUSTAKA 23

LAMPIRAN

Surat Pernyataan Teman Sejawat

Rencana Perbaikan Pembelajaran / RPP (dibuat per siklus)


Data-data Hasil Pelaksanaan Perbaikan
vi
DAFTAR TABEL

Jadwal Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran

Hasil Observasi Siswa Siklus 1

Hasil Observasi Siswa Siklus 2


vii
DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1a

: Rencana Perbaikan Pembelajaran Siklus 1 ...........................

19

Lampiran 1b

: Rencana Perbaikan Pembelajaran Siklus 2 ...........................

22

Lampiran 2a

: Lembar Observasi Guru Siklus 1 .........................................

25

Lampiran 2b

: Lembaran Observasi Guru Siklus 2 .....................................

26

Lampiran 3a

: Sistematika Laporan Siklus 1 ..............................................

27

Lampiran 3b
: Sistematika Laporan Siklus 2 ..............................................

28

Lampiran 4

Media Gambar ....................................................................

29

Lampiran 5

Format Kesediaan Sebagai Teman Sejawat..........................

30
vii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan hidayahnya sehingga
penulis dapat menyelesaikan tugas menyusun laporan penelitian tindakan kelas.
Pelajaran eksata denganMeningkatkanjudulkemampuan “siswa dalam meningkatkan
minat belajar tentang mendiskripsikan perkembangan tehnologi transportasi dengan
media gambar di kelas IV SDN Glagga 03 Arosbaya Bangkalan”. Maksud dari
laporan ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah PKP Program S-1
PGSD.

Penulisan laporan ini tidak lepas dari bimbingan dan dorongan dari berbagai pihak,
oleh karena itu perkenankanlah penulis menghaturkan rasa terima kasih yang tak
terhingga kepada yang terhormat :

Prof. Dr. Kisyani, M.Hum, selaku Kepala UPBJJ Universitas Terbuka Surabaya

Ibu Dr. Yuliati, M.Pd, selaku pembimbing dan supervisor.

Bapak/Ibu Disen UT yang telah membekali penelitian dengan berbagai Ilmu


Pengetahuan.

Kepala Sekolah SDN Glagga 03 yang telah banyak memberikan dorongan moril dan
materiil.

Ibu Eka Nurhayati, S.Pd, selaku pengamat dan teman sejawat.


Segenap rekan guru SDN Glagga 03 yang telah banyak memberikan dukungan.

44
Pada kesempatan ini penulis menyadari bahwa penulisan laporan ini masih jauh dari
sempurna, oleh karena itu dengan segala kerendahan dari penulis mengharapkan
kritik dan saran bersifat membangun demi kesempurnaan penyusunan laporan ini
sehingga laporan ini memberi sedikit sumbangan pemikiran untuk meningkatkan
mutu pendidikan disekolah.

Bangkalan , Maret 2010

Moh. Erfan

NIM. 813976434
ix