Anda di halaman 1dari 28

Metalurgi Fisik

Ms:2126, MK ,Wajib 2 sks


Toto Triantoro
Materi Kuliah

Pemahaman tentang Metalurgi


fisik Sifat – sifat Material: Sifat
fisik , sifat mekanik , sifat
teknologi , dan sifat listrik

Peb 2010 Triantoro 1


Pengertian Metalurgi

Metalurgi adalah cara mengambil atau Menambang


biji logam dan mengolahnya sampai membuat
barang setengah jadi

Ingot Slab Baja profil Produk

Metalurgi Fisik membahas kaitan antara


Struktur Mikro dengan sifat material
Pada saat kita melakukan Proses Perlakuan panas

Peb 2010 Trian's65 2


Pembagian Metalurgi
Metalurgi Ekstraktif / Metalurgi Kimia
adalah bahan dari tambang bentuk biji dibuat
kosentrat diseragamkan dibuat logam melalui proses
reduksi dan dilebur menjadi ingot dan dimurnikan
melalui proses elektrolisa menjadi bahan baku logam
Metalurgi Mekanik
Adalah ilmu yang mempelajari sifat Mekanik
setelah mengalami proses pembentukan
Metalurgi Mekanik
Adalah ilmu yang mempelajari berat jenis,
daya hantar listrik dan sifat magnet,struktur mikro logam

Peb 2010 Trian's65 3


Perubahan Strukur Mikro

Perubahan Strukur Mikro bisa mancakup dua hal


1. Fasa Berubah : - Proses pemanduan
- Proses perlakuan panas
2. Fasa Tetap ( perubahan bentuk )
Pengerjaan Mekanis

Struktur mikro dirubah dengan tiga cara


Proses Pemanduan ( Alloying )
Proses perlakuan panas ( Heattreatment )
Proses Pengerjaan Mekanis

Peb 2010 Trian's65 4


Sifat Material: Tergantung dari dua faktor yaitu :
Komposisi kimia dan Struktur mikro
Serta faktor lain

A = Analisis Komposisi kimia


S = Struktur Struktur Mikro
T = Tekstur Tekstur Kristalograf
R = Residual Stress Tegangan sisa
O = Opper Vlak Kondisi pemakaian
Komposisi
kimia
Struktur Sifat Material
mikro
Proses perlakuan
&
Kondisi
Peb 2010 kerja Trian's65 5
LOGAM

NON LOGAM

KLASIFIKASI MATERIAL KERAMIK

POLIMER

KOMPOSIT
Peb 2010 Trian's65 6
RINCIAN SPESIFIKASI MATERIAL
- Logam
- non logam

LOGAM :
- Non Fero : Al,Cu, Zn, Sn, dll
- Fero :
1.besi
2.baja
a.baja karbon
b.baja paduan
I ) baja perkakas
1 ) baja kecepatan tinggi
2 ) baja tahan karat, dll

Selain ini baja juga diklasifikasikan menurut berbagai


versi
Peb 2010 : proses pembuatan,Trian's65
aplikasi, bentuknya, dll 7
Klasifikasi Logam Industri

Peb 2010 Trian's65 8


Klasifikasi Logam Industri

Peb 2010 Trian's65 9


BAJA KARBON

JENIS KANDUNGAN - C
BAJA KARBON RENDAH 0.025 - 0.25 %
BAJA KARBON SEDANG 0.260 - 0.55 %
BAJA KARBON TINGGI 0.560 – 1.70 %

BAJA PADUAN

JENIS TOTAL UNSUR PEMADU


BAJA PADUAN RENDAH < 5 %
BAJA PADUAN SEDANG 5 – 10 %
BAJA PADUAN TINGGI 10 % >
Peb 2010 Trian's65 10
PENGGOLONGAN BAJA PERKAKAS
MENURUT PENGGUNAANNYA

GROUP SYMBOL AND TYPE


Water Hardening W
Shock-resisting S
Cold work O Oil hardening
A Medium alloy air hardening
D High carbon high cromium
Hot work H H1 - H19 :chromium base
H20 - H39 :tungsten base
H40 - H59 :molybdenum base
High speed T Tungsten base
M Molybdenum base
Mold steel (P1-P19 :low
Mold P
carbon; P20-
P39 other types)
Special purpose L Low alloy
F Carbon tungsten
Klasifikasi Baja menurut
Standar AISI - SAE
Nomr. Nomr.
TYPE TYPE
AISI AISI
1xxx Carbon Steel 5xxx Chromium
10xx Plain Carbon 50xx
11xx Free Cutting (S) 51xx
12xx Free Cutting (S) and (P) 6xxx Chromium-Vanadium
15xx High Manganese 61xx
13xx High Manganese 8xxx Ni,Cr,Mo
2xxx Nickel Steel 81xx
3xxx Nickel-Chromium 86xx
4xxx Molybdenum 87xx
40xx Mo 88xx
41xx Mo,Cr 9xxx other
43xx Mo,Cr,Ni 92xx High silicon
44xx Mo 93xx Ni,Cr,Mo
46xx Mo,Ni (low) 94xx Ni,Cr,Mo
47xx Mo,Cr,Ni
48xx Mo,Ni (high
Peb 2010 Trian's65 12
Klasifikasi besi.

BESI COR JENIS KUAT TARIK PENGGUNAAN

perlitik 275 MPa Blok Mesin


martensitik 550 MPa Tahan gesek
Kelabu
bainitik 550 MPa Poros hubung
feritik 172 MPa Pipa, bantalan mesin

feritik 413 MPa pipa


Nodular perlitik 550 MPa poros engkol
martensit temper 825 MPa suku cadang khusus

feritik 365 MPa perkakas


Mampu Tempa perlitik 450 MPa komponen KA
martensit temper 700 MPa komponen KA

Tuang Putih perlitik 275 MPa produk tahan aus


Peb 2010 Trian's65 13
NON FEROUS
KLASIFIKASI LOGAM NON FEROUS HANYA
DIDASARKAN PADA LOGAM MURNI DAN LOGAM
PADUAN YANG TERGANTUNG PADA KANDUNGAN
LOGAM PADUANNYA SAJA, MISALNYA TEMBAGA
MURNI, KUNINGAN/BRASS (Cu+Zn), PERUNGGU/
BRONS (Cu+Sn)
SIFAT MEKANIS UMUMNYA DARI NON FEROUS
MEMPUNYAI KEKUATAN LEBIH RENDAH DARI BAJA
TETAPI LEBIH LIAT DAN LEBIH RINGAN, KECUALI LOGAM
TITANIUM (Ti) YANG MEMPUNYAI KEKUATAN SETARA
DENGAN BAJA. BEBERAPA NON FEROUS LEBIH TAHAN
KARAT
Peb 2010 DARI BAJA ADA JUGA YANG TIDAK
Trian's65 14
Klasifikasi aluminium berdasarkan
unsur paduan

NOMOR SERI UNSUR PADUAN UTAMA

1XXX Tanpa paduan


2XXX Tembaga (Cu)
3XXX Mangan (Mn)
4XXX Silikon (Si)
5XXX Magnesium (Mg)
6XXX Magnesium - Silikon (Mg-Si)
7XXX Seng (Zn)
8XXX Litium (Li)

Peb 2010 Trian's65 15


klasifikasi aluminium berdasarkan
proses perlakuan panas
Tanda Perlakuan

F setelah pembuatan tanpa perlakuan


O mengalami anil penuh
H pengerasan regang
T perlakuan panas
T2 anil penuh untuk bahan cor coran
T3 pengerasan regang setelah perlakuan pelarutan
T4 natural aging setelah perlakuan plarutan
T5 artificial aging tanpa perlakuan pelarutan
T6 artificial aging setelah perlakuan pelarutan
T7 penstabilan setelah perlakuan pelarutan
T8 perlakuan pelarutan, pengerasan regang, artificial aging
T9 perlakuan pelarutan, artificial aging, pengerasan regang
T10 pengerasan regang setelah artificial aging

Peb 2010 Trian's65 16


ENGINEERING MATERIALS

METALS AMORPHOUS
CRYSTALLINE
POLYMERS COMPOSITE

CERAMICS CELLULAR

MASING MASING JENIS MATERIAL DAPAT


BERSTRUKTUR KOMPOSIT MAUPUN CELLULAR,
TETAPI HANYA MATERIAL TERTENTU YANG
AMORF ATAU KRISTALIN
Peb 2010 Trian's65 17
ENGINEERING MATERIALS
AMORPHOUS : ATOM ATOMNYA TERTATA
SECARA RANDOM
CRYSTALLINE : ATOM ATOMNYA TERTATA
SECARA TERATUR (SIMETRIS)
DAN MEMBENTUK POLA TERTENTU
COMPOSITES : TERSUSUN DARI DUA ATAU
LEBIH MATERIAL
CELLULAR : TERDIRI DARI SEL 2 SIMETRIS
BERLUBANG YANG TERSUSUN
SECARA TERATUR

Peb 2010 Trian's65 18


AMORF

CONTOH : SiO2
SiO 2 BISA HADIR DALAM BENTUK CRYSTALLINE MAUPUN
NONCRYSTALLINE. KEDUA KONDISI TERSEBUT MASING 2
ION SILIKON MENGIKAT 3 ION OKSIGEN.

TERBENTUKNYA CRYSTALLINE ATAU NON CRYSTALLINE


TERGANTUNG DARI KEMAMPUAN MATERIAL INI YG BER
STRUKTUR ATOM RANDOM PADA SAAT CAIR
BERTRANSFORMASI KE CRYSTALLINE KETIKA PEMBEKUAN

Peb 2010 Trian's65 19


SiO2

Peb 2010 Trian's65 20


PEMBEKUAN

Peb 2010 Trian's65 21


KRISTALIN
dan
AMORF

Peb 2010 Trian's65 22


POLYMER

Peb 2010 Trian's65 23


KOMPOSIT

Peb 2010 Trian's65 24


CELLULAR
MATERIAL

Peb 2010 Trian's65 25


DARI ALAM :

YANG DIMAKSUD BAHAN / MATERIAL ALAM


ADALAH YANG DAPAT LANGSUNG DIGUNAKAN
TANPA HARUS MELALUI PENGOLAHAN SEHINGGA
BERUBAH FISIK, MISALNYA KAYU, BAMBU, ROTAN
DAN JENIS AKAR AKARAN, JERAMI, BATU, KULIT
BINATANG, DLL. KARET JUGA DAPAT DI GOLONGKAN
KE MATERIAL ALAM, TETAPI KARENA KARET MASIH
MEMERLUKAN PROSES PENGOLAHAN, BIASANYA
DIGOLONGKAN KE JENIS POLIMER

Peb 2010 Trian's65 26


KLASIFIKASI
MATERIAL
BERDASAR
FUNGSINYA

Peb 2010 Trian's65 27


Terima Kasih

Sampai pertemuan berikutnya

Trians65@yahoo.co.id

Peb 2010 Trian's65 28