Anda di halaman 1dari 3

kerjakan soal di bawah ini :

1. Mengapa persediaan sering kali merupakan bagian yang paling sulit dan paling
menghabiskan waktu dalam banyak audit?
Jawaban
Siklus persediaan dan pergudangan adalah unik karena erat hubungannbya dengan siklus transaksi
lainnya. Bahan baku dan buruh langsung masuk ke siklus persediaan dan pergudangan, masing –
masing dari siklus perolehan dan pembayaran. Siklus persediaan dan pergudangan diakhiri dengan
penjualan barang dalam siklus penjualan dan penerimaan kas.
Audit terhadap persediaan seperti pengujian saldo persediaan akhir tahun seringkali ialah bagian yang
paling kompleks dan menghabiskan banyak waktu audit. Faktor-faktor yang mempengaruhi
kompleksitas audit persediaan yaitu :
- Persediaan sering kali merupakan akun terbesar pada neraca,
- Persediaan sering kali berada pada lokasi yang berbeda yang membuat pengendalian dan
perhitungan fisik menjadi sulit,
- sering kali sulit bagi auditor untuk mengamati dan menilai item persediaan yang berbeda, dan
- Penilaian persediaan juga dipersulit oleh faktor ketinggalan jaman dan perlunya
mengalokasikan biaya manufaktur ke persediaan.

2. Jelaskan hubungan antara siklus akuisisi dan pembayaran serta siklus persediaan dan
pergudangan dalam audit atas perusahaan manufaktur. Sebutkan beberapa prosedur
audit dalam siklus akuisisi dan pembayaran yang mendukung penjelasan Anda?
Jawaban
Menurut saya hubungannya ialah antara siklus audit pada bahan baku yang menyediakan
informasi bahwa laporan keuangan, barang setengah jadi dan persediaan barang jadi dan
harga pokok penjualan secara wajar yang berhubungan dengan audit siklus akuisisi dan
pembayaran prosedur audit yang sama digunakan ialah pengujian pengendalian dan
pengujian substantive atas transaksi baik transaksi siklus akuisisi dan pembayaran serta siklus
pengujian dan personalia pengujian terhadap pengendalian bahan baku harus berjalan
seefektif mungkin dan transaksi akuisis dinyatakan dengan benar, bila tenaga kerja langsung
merupakan bagian penting dalam persediaan manufaktur maka auditor harus melakukan
verifikasi proses akuntansi yang tepat atas biaya dalam siklus pengajian dan personalia.

3. Pada saat auditor menyelesaikan observasi persediaan, controller meminta auditor


memberikan salinan dari semua perhitungan pengujian yang dicatat untuk
memfasilitasi perbaikan atas sseluruh perbedaan antara perhitungan klien dan auditor.
Apakah auditor harus memenuhi permintaan tersebut? Mengapa
Jawaban
Menurut saya auditor perlu memenuhi permintaan tersebut dikarenakan audit atas penetapan
harga dan kompilasi penetapan harga mencakup seluruh jenis pasa pengujian harga satuan
klien agar menetapkan apakah hal tersebut telah benar. Kompilasi mencakup semua
pengujian atas ikhtisar dari perhitungan fisik, hasil perkalian harga dengan kuantitas,
penjumlahan dari ikhtisar persediaan, serta penelusuran jumlah persediaan keseluruhannya ke
buku besar.

4. Berikut adalah prosedur audit yang umumnya dilakukan dalam siklus persediaan dan
pergudangan bagi perusahaan manufaktur:
1) Membaca instruksi persediaan fisik klien dan mengamati apakah instruksi itu
diikuti oleh orang yan gbertanggung ajwab menghitung persediaan
2) Memperhitungkan urutan tag persediaan dan menelusuri masing-amsing tag
ke persediaan fisik untuk memastikan persediaan tersebut benar-benar ada
3) Membandingkan perhitungan fisik persediaan klien pada tanggal interim
dengan file induk persediaan perpetual
4) Menelurusi perhitungan pengujian auditor yang dicatat pada file audit ke
kompilasi persediaan akhir dan membandingkan nomor tag, deskripsi, dan
kuantitas
5) Membandingkan harga per unit pada ikhtisar persediaan akhir dengan faktur
vendor
6) Memperhitungkan urutan permintaan bahan baku dan memeriksa masing-
masing permintaan untuk melihat persetujuan yang diotorisasi
7) Menelusuri penambhana yang dicatat ada file induk persediaan perpetual
barang jadi ke catatan produksi yang telah selesai.
Pertanyaan:
a. Identifikasi apakah masing-masing prosedur terutama merupakan pengujian
pengendalian atau pengujian substantif atas transaksi
b. Sebuttkan tujuan setiap prosedur
Jawaban
a. Prosedur terutama nomor 1) ialah pengujian substantif atas transaksi; Prosedur
terutama nomor 2) ialah pengujian pengendalian; Prosedur terutama nomor 3) ialah
pengujian substantif atas transaksi; Prosedur terutama nomor 4) ialah pengujian
pengendalian; Prosedur terutama nomor 5) ialah pengujian pengendalian; Prosedur
terutama nomor 6) ialah pengujian pengendalian; dan Prosedur terutama nomor 7)
ialah pengujian substantif atas transaksi.
b. Tujuan prosedur 1) adalah Auditor diharuskan untuk melakukan pengujian observasi
fisik atas persediaan karena auditor tidak mengamati secara fisik persediaan, yang
pada saat itu tidak diharuskan; Tujuan prosedur 2) adalah klien memerlukan
pengendalian internal atas kompilasi persediaan untuk memastikan bahwa
perhitungan fisik telah diikhtisarkan dengan benar, diberi harga pada jumlah yang
sama seperti catatan per unit, dikalikan dan ditotalkan dengan benar, serta
dicantumkan pada file induk perediaan perpetual dan akun; Tujuan prosedur 3) adalah
Auditor harus memverifikasi bahwa perhitungan fisik atau kuantitas catatan perpetual
sudah diberi harga dan dikompilasi dengan benar. Pengujian harga persediaan
(inventory price test) mencakup semua pengujian atas harga per unit klien untuk
menentukan apakah hal itu sudah benar. Tujuan prosedur 4) adalah Auditor harus
memverifikasi bahwa perhitungan fisik atau kuantitas catatan perpetual sudah diberi
harga dan dikompilasi dengan benar. Pengujian harga persediaan (inventory price
test) mencakup semua pengujian atas harga per unit klien untuk menentukan apakah
hal itu sudah benar; Tujuan prosedur 5) adalah ada pada Prosedur penetapan harga
dan kompilasi. Observasi fisik merupakan sumber utama informasi pisah batas untuk
penjualan dan pembelian. Auditor dapat menerapkan tujuan dengan menggunakan
informasi yang diperoleh dari klien sebagai kerangka referensi, termasuk deskripsi
setiap item persediaan, kuantitas, harga per unit, dan nilai total. Tujuan prosedur 6)
adalah untuk memastikan ada pihak yang bertanggung jawab atas hal tersebut; Tujuan
prosedur 7) adalah Karena fungsi pencatatan pengiriman merupakan bagian dari
siklus penjualan dan penagihan, auditor harus memahami dan menguji pengendalian
internal terhadap pencatatan pengiriman sebagai bagian dari audit siklus tersebut ,
termasuk prosedur untuk memverifikasi keakuratan pengkreditan ke persediaan yang
dicatat dalam file induk persediaan perpetual.