Anda di halaman 1dari 2

TUGAS REFERAT

Cari skoring Migrain!

Salah satu skoring migrain adalah dalam menilai derajat gangguan fungsional
yang ditimbulkan oleh nyeri kepala, skoring ini adalah HIT-6 atau disebut juga
Headache Impact Test. Ada enam hal yang di evaluasi dalam menilai seberapa
parah nyeri kepala tersebut :

1. Pembatasan untuk melakukan aktivitas sehari-hari

2. Keinginan untuk berbaring

3. Kelelahan

4. Iritabilitas

5. Kesulitan Konsentrasi

6. Frekuensi nyeri kepala berat

Setiap point dari enam hal tersebut di skor berdasarkan frekuensi, dan derajat
nyeri, memberikan skor 36-78 untuk setiap point. Keterangan yang diberikan
yaitu :

Tidak ada pengaruh (Grade 1: score 36-49)

Pengaruh Sedang (Grade 2: score 50-55)

Pengaruh Substantial (Grade 3: score 56-59)

Sangat berpengaruh (Grade 4: score 60-78)

Medikamentosa Spesifik Migrain

Ergot Alkloid (Ergometrin, DHE)

Sumatriptan B
Indikasi Penggunaan Obat Preventif pada Migrain

1. Serangan migraine yang berat menyebabkan pembatasan aktivitas sehari-hari

2. Frekuensi serangan lebih dari 2 kali perbulan

3. Pasien yang tidak respon dengan baik dengan terapi abortif pada saat serangan

4. Durasi serangan lebih dari 24 jam

5. Jenis migrain yang respon terhadap pengobatan preventif dan jenis migrain
memiliki resiko menyebabkan kerusakan saraf permanen

Cluster Headache

Cluster Headache memiliki karakteristik lokalisasi nyeri yang konsisten pada


daerah orbital unilateral. Rasa sakit dirasakan jdi dalam dan sekitar orbita, sangat
intens dan tidak berdenyut, serta seringkali menjalar ke dahi, pelipis, dan pipi –
kadang-kadang juga menjalar ke telinga, oksipital, dan leher. Karakteristik lain
adalah kekambuhan nyeri pada malam hari, antara 1 dan 2 jam setelah pasien
tertidur, atau menyerang beberapa kali pada malam hari; lebih jarang serangan
terjadi pada siang hari, tanpa disertai oleh aura atau muntah.

Nyeri kepala ini berulang secara regular tiap hari selama periode waktu 6 sampai
12 minggu, yang diikuti dengan priode bebas nyeri selama berbulan-bulan atau
bahkan bertahun-tahun. Namun demikian, pada sekitar 10% pasien, nyeri kepala
dapat berlangsung kronis, bertahan selama bertahun-tahun. Terdapat beberapa
fenomena vasomotor yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi nyeri kepala
tipe cluster: hidung tersumbat, rhinorrhea, injeksi konjungtiva, lakrimasi, miosis,
dan flush dan edema pipi, semua berlangsung rata-rata selama 45 menit (kisaran
15-180 menit)