0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
196 tayangan3 halaman

Rencana Asuhan Keperawatan

Rencana asuhan keperawatan untuk masalah nausea ini memberikan definisi nausea sebagai perasaan tidak nyaman di tenggorokan atau lambung yang dapat menyebabkan muntah. Rencana ini juga menjelaskan cara mengidentifikasi dan mengelola gejala nausea serta faktor penyebabnya, serta memberikan edukasi dan terapi non-farmakologi untuk mengatasi nausea.

Diunggah oleh

Shella Elselina
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
196 tayangan3 halaman

Rencana Asuhan Keperawatan

Rencana asuhan keperawatan untuk masalah nausea ini memberikan definisi nausea sebagai perasaan tidak nyaman di tenggorokan atau lambung yang dapat menyebabkan muntah. Rencana ini juga menjelaskan cara mengidentifikasi dan mengelola gejala nausea serta faktor penyebabnya, serta memberikan edukasi dan terapi non-farmakologi untuk mengatasi nausea.

Diunggah oleh

Shella Elselina
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : ....................................... Ruang/bed : ........................................ No.RM : ..........................................


Masalah Keperawatan : NAUSEA
Definisi : Perasaan tidak nyaman pada bagian belakang tenggorok atau lambung yang dapat mengakibatkan muntah.
Tgl/jam Tanda dan Gejala SLKI SIKI Ttd
Gejala dan tanda Ekspektasi : Menurun Definisi Manajemen Mual : mengidentifikasi dan
mayor Kriteria hasil : dalam waktu ........... x 24 jam tercapai sebagai berikut : mengelola perasaan tidak enak pada bagian
Subyektif tenggorok atau lambung yang dapat menyebabkan
 Mengeluh mual Menuru Cukup Sedan Cuku Mening muntah.
 Merasa ingin n menuru g p kat Observasi.
muntah n menin a. Identifikasi pengalaman mual
 Tidak berminat gkat b. Identifikasi isyarat nonverbal ketidaknyamanan
makan Nafsu makan 1 2 3 4 5 (mis. Bayi, anak-anak, dan mereka yang tidak
Obyektif Mening Cukup Sedan Cuku Menuru dapat berkomunikasi secara efektif)
kat mening g p n c. Identifikasi dampak mual terhadap kualitas
 ................................ kat menur hidup (mis. nafsu makan, aktivitas, kinerja,
....... un tanggung jawab peran, dan tidur)
Keluhan mual 1 2 3 4 5 d. Identifikasi faktor penyebab mual (mis.
Gejala dan tanda minor Perasaan ingin 1 2 3 4 5 Pengobatan dan prosedur)
Subyektif muntah e. Identifikasi antiemetik untuk mencegah mual
 Merasa asam di Perasaan asam 1 2 3 4 5 (kecuali mual pada kehamilan)
mulut dimulut f. Monitor mual (mis. Frekuensi, durasi, dan
 Sensasi panas/dingin Sensasi panas 1 2 3 4 5 tingkat keparahan)
 Sering menelan Sensasi dingin 1 2 3 4 5 g. Monitor asupan nutrisi dan kalori
Obyektif Frekuensi 1 2 3 4 5 Terapeutik.
 Saliva meningkat menelan a. Kendalikan faktor lingkungan penyebab mual
 Pucat Diaforesis 1 2 3 4 5 (mis. Bau tidak sedap, suara, dan rangsangan
 Diforesis Jumlah saliva 1 2 3 4 5 visual yang tidak menyenangkan)
 Takikardia b. Kurangi atau hilangkan keadaan penyebab mual
Membu Cukup Sedan Cuku Memba
 Pupil dilatasi ruk membu g p ik (mis. Kecemasan, ketakutan, kelelahan)
ruk memb c. Berikan makanan dalam jumlah kecil dan
aik menarik
Pucat 1 2 3 4 5 d. Berikan makanan dingin, cairan bening, tidak
Takikardia 1 2 3 4 5 berbau dan tidak berwarna, jika perlu
Dilatasi pupil 1 2 3 4 5 Edukasi.
a. Anjurkan istirahat dan tidur yang cukup
b. Anjurkan sering membersihkan mulut, kecuali
jika merangsang mual
c. Anjurkan makanan tinggi karbohidrat dan
rendah lemak
d. Ajarkan penggunaan teknik nonfarmakologis
untuk mengatasi mual (mis. Biofeedback,
hipnosis, relaksasi, terapi musik, akupresure)
Kolaborasi.
a. Kolaborasi pemberian antiemetik, jika perlu.

Anda mungkin juga menyukai