0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
287 tayangan3 halaman

Dops Up DC

Dokumen ini merangkum analisis tindakan keperawatan dalam pelepasan kateter pada Ny. A yang dirawat di ruang rawat inap dengan diagnosa stroke. Tindakan pelepasan kateter dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi dengan mempersiapkan alat dan melibatkan pasien dalam prosesnya. Hasil evaluasi menunjukkan kateter berhasil dilepas dan risiko infeksi dapat dihindari.

Diunggah oleh

Dina Okhtiarini
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
287 tayangan3 halaman

Dops Up DC

Dokumen ini merangkum analisis tindakan keperawatan dalam pelepasan kateter pada Ny. A yang dirawat di ruang rawat inap dengan diagnosa stroke. Tindakan pelepasan kateter dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi dengan mempersiapkan alat dan melibatkan pasien dalam prosesnya. Hasil evaluasi menunjukkan kateter berhasil dilepas dan risiko infeksi dapat dihindari.

Diunggah oleh

Dina Okhtiarini
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISA TINDAKAN KEPERAWATAN (DOPS)

1. Identitas klien : Ny. A


2. Diagnosa Medis : SH
3. Tindakan Keperawatan dan rasional : Melakukan pelepasan kateter
4. Diagnosa keperawatan : Hambatan mobilitas fisik
5. Data
Ny. A 52 tahun datang ke IGD dengan rujukan dari rumah sakit datu sanggul,
keluarga klien mengatakan bahwa mengalami penurunan kesadaran. GCS Ex V1
M1. Klien sudah dirawat di ruang rubi selama 3 hari dan adapun kateter yang
terpasang, sudah hars diganti untuk mencegah terjadinya infeksi TD: 140/100
MmHg, R: 34 x/menit, N: 111x//menit, T: 38,10C,
6. Prinsip tindakan dan rasional
a. Tahap PraInteraksi
a. Mengecek program terapi
Rasional: mengidentifikasi klien dan rencana klien akan dilakukan
pelepasan kateter
b. Mencuci tangan
Rasional: menghindari dan mencegah terjadinya kontaminasi kuman
pada tangan perawat ke pada klien
c. Menyiapkan alat
Rasional: mempermudah melakukan tindakan dengan menyiapkan
terlebih dahulu
b. Tahap Orientasi
a. Memberikan salam pada pasien dan sapa nama pasien
Rasional: Mengaplikasikan komunikasi teraupetik
b. Menjelaskan tujuan dan prosedur pelaksanaan
Rasional: menghormati hak-hak klien untuk mengetahui tindakan yang
akan diberikan.
c. Menanyakan persetujuan/kesiapan pasien
Rasional: menghormati hak-hak otonomi klien
c. Tahap Kerja
a. Memasang sampiran/menjaga privacy
Rasional: Menghormati hak klien
b. Menyiapkan pasien dengan posisi dorcal recumbent dan melepaskan
pakaian bawah pasien
Rasional: Mempermudah melakukan tindakan
c. Memasang perlak, pengalas
Rasional: mencegah bedcover basah
d. Memasang selimut mandi
Rasional : menjaga privacy klien
e. Memakai sarung tangan
Rasional: mencegah transmisi mikroorganisme
f. Melepas plester dan membersihkan sisa plester
Rasional: Mempermudah melakukan tindakan dan menjaga kebersihan
klien
g. Melakukan aspirasi balon kateter hingga habis isinya
Rasional: mencegah kerusakan integritas jaringan
h. Menarik kateter perlahan-lahan hingga lepas, pasien diminta nafas
dalam dan rileks
Rasional: relaksasi
i. Merapikan pasien
Rasional : memberikan kenyamanan bagi klien
d. Tahap Terminasi
a. Mengevaluasi tindakan yang baru dilakukan
Rasional: mengetahui ada atau tidaknya keluhan
b. Berpamitan dengan klien
Rasional: Mengaplikasikan komunikasi teraupetik
c. Membereskan dan kembalikan alat ke tempat semula
Rasional: Rasional: mempermudah melakukan tindakan selanjutnya
d. Mencuci tangan
Rasional: mencegah transmisi mikroorganisme
e. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan
Rasional: dokumentasi
7. Tujuan tindakan
Mencegah infeksi dan klien yang tidak memerlukan pemasangan kateter lebih
lama.
8. Bahaya yang mungkin terjadi akibat tindakan tersebut dan cara pencegahannya:
Bahaya yang terjadi kemungkinan klien mengalami resiko infeksi
9. Evaluasi (hasil yang didapat dan maknanya)
Hasil tidak terpasang kateter
Maknanya: klien terhindar dari resiko infeksi
Banjarmasin, 27 oktober 2019
Preseptor klinik Ners muda,

Risma Handrawanti S.Kep.Ns Intan Nur Karimah, S.Kep

Anda mungkin juga menyukai