0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
138 tayangan3 halaman

Penelitian Hukum: Kekaburan Norma Pengungsi

Dokumen tersebut berisi soal dan jawaban ujian akhir semester mata kuliah Ilmu Hukum. Soal-soal tersebut membahas tentang obyek penelitian hukum, isu hukum yang diusulkan untuk diteliti dalam proposal disertasi, problematika yang muncul terkait isu hukum tersebut, metode dan teori hukum yang relevan untuk penelitian disertasi, serta persyaratan teknis penulisan disertasi.

Diunggah oleh

isotop
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
138 tayangan3 halaman

Penelitian Hukum: Kekaburan Norma Pengungsi

Dokumen tersebut berisi soal dan jawaban ujian akhir semester mata kuliah Ilmu Hukum. Soal-soal tersebut membahas tentang obyek penelitian hukum, isu hukum yang diusulkan untuk diteliti dalam proposal disertasi, problematika yang muncul terkait isu hukum tersebut, metode dan teori hukum yang relevan untuk penelitian disertasi, serta persyaratan teknis penulisan disertasi.

Diunggah oleh

isotop
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

UNIVERSITAS UDAYANA

FAKULTAS HUKUM
UJIAN AKHIR SEMESTER

SOAL DAN JAWABAN:

1. Apakah yang menjadi obyek penelitian dalam ilmu hukum? Jelaskan jawaban
saudara dengan mengemukakan pilihan metodenya yang relevan untuk mengkaji
satu fokus permasalahan dalam penelitian hukum!

Obyek kajian ilmu hukum sesungguhnya adalah norma. dalam


perkembanganya menggunakan metode normatif dan empiris.. Obyek penelitian
hukum dengan karakter keilmuan yang normatif adalah norma hukum yang
tersebar dalam peraturan hukum primer (primary rules) dan peraturan hukum
sekunder (secondary rules). Ilmu Hukum itu terlihat pada keberadaan norma
hukum sebagai obyek kajiannya (normologic) dan untuk penegakkan norma
hukum itu diperlukan otoritas kekuasaan (otoritatif) tersendiri seperti kepolisian,
kejaksaan dan kehakiman.

2. Apa isu hukum yang saudara kaji dalam usulan proposal disertasinya? Mengapa
menurut saudara isu tersebut penting untuk diteliti?

Isu hukum keimigrasian, khususnya kekaburan norma dalam Pasal 3


Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 125 Tahun 2016 tentang
Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri berkaitan dengan penanganan
Pengungsi Internasional. Menurut penulis kata-kata “memperhatikan ketentuan
Internasional yang berlaku umum” dan kata-kata “sesuai dengan ketentuan
Peraturan Perundang-Undangan”, dapat menimbulkan penafsiran. Ini didasarkan
dari pemahaman penulis bahwa kata-kata “memperhatikan ketentuan Internasional
yang berlaku umum” dan kata-kata “sesuai dengan ketentuan Peraturan
Perundang-Undangan”, dapat dikaji bahwa tidak mencantumkan secara jelas
pengertian, bentuk ketentuan Internasional dan Peraturan Perundang-Undangan
seperti apa yang terkait. Penulis menilai bahwa ketentuan Internasional dapat
berupa deklarasi, perjanjian Internasional, atau persetujuan Internasional.
Sehingga penulis dapat memaknai bahwa isu kekaburan norma dari Pasal 3
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 125 Tahun 2016 tentang
Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri penting untuk diteliti dan untuk dapat
menjawab kekaburan norma maka penulis dapat mengemukakan alternatif-
alternatif penafsiran dengan mencocokan pendapat pakar hukum dan ketentuan
Internasional.

3. Jelaskan problematika filosofis, problematika yuridis dan problematika sosiologis


yang mengemuka berkaitan dengan isu hukum yang saudara ajukan dalam usulan
proposal disertasinya!
Problem Filosofis:
Kekaburan Norma Hukum menyebabkan ketidakpastian dan ketidakadilan tentang
Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri
Problem Yuridis:
Ketentuan dalam Pasal 3 Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 125
Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri berkaitan dengan
penanganan Pengungsi Internasional pada masa Pandemi covid 19
Problem Sosiologis:
Ketidakpastian norma hukum menyulitkan penerapan aturan pada Pengungsi
Internasional

4. Metode penelitian apa yang digunakan untuk penulisan proposal disertasi


saudara? Mengapa metode penelitian tersebut relevan?

Penulisan hukum ini adalah penulisan hukum normatif. Metode penelitian


ini relevan digunakan karena adanya Kekaburan Norma Hukum menyebabkan
ketidakpastian dan ketidakadilan tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar
Negeri.

5. Teori hukum apakah yang relevan sebagai pisau analisis dalam membantu saudara
untuk mencari jawaban atas permasalahan hukum yang saudara ajukan dalam
usulan penelitian disertasi?

Adapun teori yang digunakan dalam melakukan penelitian ini yakni teori
negara hukum, teori penjenjangan norma, teori kewenangan, teori keadilan.

6. Apakah saudara memerlukan teori-teori relevan lainnya di luar teori hukum?


Jelaskan mengapa dipandang relevan!
Tidak memerlukan. Alasan yang mendasari bahwa obyek kajian ilmu hukum
sesungguhnya adalah norma, dan bukan sikap atau perilaku manusia, seperti yang
dijadikan obyek kajian misalnya oleh ilmu sosiologi, anthropologi, psikologi, ekonomi,
dan politik.
7. Tuliskan sumber referensi berkaitan dengan orisinalitas dalam usulan
proposalnya!

Afriandi, Fadli dan Yusnarida Eka Nizmi. “Kepentingan Indonesia Belum


Meratifikasi Konvensi 1951 dan Protokol 1967 Mengenai Pengungsi
Internasional dan Pencari Suaka.” Transnasional Jurnal Ilmu Hubungan
Internasional. Vol. 5 No. 2 Februari 2014.
Kevin, Wenas Kenny. “Pelindungan Hukum Bagi Pengungsi Di Indonesia
Menurut Konvensi PBB 1951 dan Protokol 1967.” Jurnal Lex Crimen.
Vol. VI, No. 8, Okt 2017.
Novianti, N. (2020). Implementasi Perpres No. 125 Tahun 2016 tentang
Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri (The Implementation of
Presidential Regulation Number 125 of 2016 on the Handling of
International Refugees). Negara Hukum: Membangun Hukum untuk
Keadilan dan Kesejahteraan, 10(2), 259-280.
Nugroho, O. C., & Situmorang, D. M. (2021). Kebijakan Penanganan Pengungsi
Luar Negeri di Indonesia. Inovasi, 18(2), 225-236.
Paramitha, Ni Made Maha Putri. “Peranan UNHCR (United Nation High
Commission for Refugees) Dalam Memberikan Pelindungan Kepada
Pengungsi Korban Konflik Suriah yang berada di Negara Transit
Hongaria.” http://e-journal.uajy.ac.id/9158/1/Jurnalhukum10952.pdf.
Renyaan, Paulus Salvio Renno. “Peranan UNHCR (United Nation High
Commission for Refugees) dalam memberikan pelindungan kepada
pengungsi korban konflik Suriah yang berada di Negara transit Hongaria.”
http://ejournal.uajy.ac.id/9161/1/JURNALHK10912.pdf.
Riyanto, Sigit. “Urgensi Legislasi Hukum Pengungsi dan Kendalanya di
Indonesia.” Jurnal Hukum Internasional Indonesian Journal of
International Law, Vol. 2, No.1 – Oktober 2004.

8. Dalam penulisan disertasi, persyaratan teknis apa saja yang wajib dipenuhi dengan
mengacu pada Buku Pedoman Program Studi Doktor Ilmu Hukum FH Unud
tahun 2020 agar usulan proposal disertasinya menjadi layak diajukan?

Menemukan pemahaman baru dalam mengembangkan teori-teori baru,


pemahaman tentang bebas plagiarisme dibuat secara tertulis dan pemahaman atas 3
bagian yaitu: (1) Bagian Awal, (2) Bagian Inti, (3) bagian akhir tata cara penulisan
Ilmu Hukum FH Unud.

Anda mungkin juga menyukai